BLORA - Seorang lansia asal desa Jatiharjo, Kecamatan PuloKulon, Grobogan ditemukan tewas di rumah kosong depan RSUD Soetijono Blora, Senin (18/2).
Korban ditemukan oleh pedagang setempat ketika mencium bau busuk menyengat yang berasal dari dalam rumah kosong.
Sutini, salah satu penjual es campur mengatakan korban tewas itu bernama Bintang Purwo Supeno, 60, sudah mengeluarkan bau menyengat.
Baca Juga: Soroti Banjir, Dewan Ingatkan Pemkab Pati segera Normalisasi Sungai dan Jaga DAS
Sedangkan, hasil visum saat ini dari kepolisian masih menunggu dari tim kesehatan RSUD Soetijono Blora.
Penemuan mayat pertama kali diketahui oleh pedagang kaki lima yang berjualan di sekitar rumah kosong tersebut.
Sutini salah satu pedagang penjual es campur mengatakan, terakhir melihat korban itu pada empat hari yang lalu. Tepatnya pada Kamis (14/3) pagi.
"Bintang itu biasanya jadi juru parkir di depan RSUD Soetijono Blora. Dia juga punya saudara yang ada di Desa Sawahan, Ngawen. Korban itu memang sering tidur di rumah kosong itu," ucapnya.
Sutini mengetahui ada kejanggalan di rumah kosong itu pada hari Sabtu (16/3).
Saat itu Sutini berniat ingin membersihkan rumah kosong yang biasa dipakai untuk parkir gerobak. Namun, tidak dia lakukan karena sudah terlalu malam.
"Pagi tadi saya ingin membersihkan pekarangan rumah itu saya melihat ada kotoran manusia yang ada di pekarangan. Heran kok ada kotoran manusia, saya mengajak pedagang lain untuk menimbun kotoran itu dengan tanah," ujarnya.
Dia kemudian melihat pintu rumah itu sudah dipenuhi lalat tersebut. Tak hanya itu, dia juga melihat ada tangan yang menggantung dan bayangan korban tergeletak di keramik.
"Tidak berani mengecek pintu sendiri, Sutini mengajak beberapa pedagang lain untuk membuka pintu dan melihat korban sudah tewas tergeletak," jelasnya.
Kapolsek Blora Kota AKP Rustam mengatakan, pihaknya menerima adanya bau menyengat dari rumah kosong.
Dari laporan itu ditemukan korban lansia tewas tergeletak dengan dugaan korban tewas lebih dari tiga hari.
"Saat ini sudah kami tangani dan serahkan ke tim kesehatan RSUD Soetijono Blora.
Hasil visumnya nanti menunggu dari pihak kesehatan," jelasnya. (ari)
Editor : Ali Mustofa