BLORA – Untuk mematangkan progam sekolah sisan ngaji (SSN), Dinas Pendidikan Kabupaten Blora menggelar audiensi bersama Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TP2D) baru-baru ini.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blora Sunaryo didampingi Sekretaris Dinas Pendidikan Nuril Huda memimpin langsung audiensi tersebut di Aula C Dinas Pendidikan Kabupaten Blora.
Kepala Dinas Sunaryo menyebut pelaksanaan program tersebut akan disesuaikan dengan jenjang pendidikan. Untuk PAUD akan lebih mengoptimalkan peran guru di masing-masing.
Baca Juga: Dinas Pendidikan Blora Selenggarakan Seleksi Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional Tingkat Kabupaten, Berikut Daftar Lengkap Juaranya
Sementara pada jenjang SD, peran pengajaran terkait SSN akan diperankan guru agama.
"Sedangkan SMP disamping guru PAI di SMP tersebut, juga di madin," imbuhnya.Pihaknya menjelaskan dalam implementasi konsep SSN, untuk materi dan konten telah disiapkan para guru masing-masing. Yang kemudian dipaparkan dalam audiensi itu.
“Kami meminta masukan dari Tim TP2D dan konsep ini bisa terlaksana. Nanti Kita akan evaluasi secara bertahap. Semoga bisa berjalan seperti yang Kita harapkan dan Kami laksanakan di tahun ajaran baru,” tuturnya.
Sekretaris Dinas Pendidikan Nuril Huda berharap ada standar-standar yang nanti diterapkan.
Baca Juga: Dinas Pendidikan Blora Gelar Rapat Koordinasi Persiapan Serangkaian Acara PAUD 2024, Ini Salah Satu Programnya
Misalnya anak-anak lulusan SD hafal Juz’ama. Untuk yang SMP minimal sholat dan dzikirnya sudah benar.
"Atau misal sudah berani menjadi imam di lingkungannya," tambahnya.
Pihaknya menambahkan Sekolah Sisan Ngaji ini akan dilaksanakan pada pagi hari.
Dengan harapan anak-anak masih dalam pikiran yang segar. Sehingga mudah menerima.
Hadir dalam acara Audiensi tersebut selain dari TP2D Kabupaten Blora juga ada pengawas SMP, Kepala SMPN 2 Blora, Ketua MKKS SMP, Pejabat Struktural Dinas Pendidikan Kabupaten Blora,Tim Penyusun Materi Sekolah Sisan Ngaji Jenjang PAUD, SD dan SMP. (*)
Editor : Abdul Rokhim