Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Tinjau Tanah Longsor Akibat Luapan Air Bengawan Solo, Bupati Blora Minta Kepala Balai untuk Lakukan Hal Ini

Arif Fakhrian Khalim • Rabu, 13 Maret 2024 | 23:41 WIB

 

CEK LOKASI: Bupati Blora Arief Rohman memantau lokasi longsor akibat luapan air Bengawan Solo, Rabu (13/3.
CEK LOKASI: Bupati Blora Arief Rohman memantau lokasi longsor akibat luapan air Bengawan Solo, Rabu (13/3.

CEPU - Bupati Blora Arief Rohman turun langsung meninjau lokasi bencana tanah longsor yang terjadi di Desa Gadon, Cepu dan Desa Panolan, Kedungtuban.

Dalam kunjungannya, Arief Rohman mengevaluasi kerusakan akibat longsor yang terjadi karena luapan Sungai Bengawan Solo dan langsung berkomunikasi dengan Kepala Balai Bengawan Solo untuk segera diperbaiki.

Diketahui, akses jalan Ngloram-Gadon yang merupakan jalan kabupaten untuk sementara ditutup sampai ada perbaikan dari balai wilayah sungai Bengawan Solo.

Bupati Blora Arief Rohman mengatakan, kondisi longsor itu cukup parah dengan mengakibatkan jalan kabupaten Ngloram-Gadon terputus.

Pihaknya juga telah berkomunikasi dengan kepala balai wilayah Sungai Bengawan Solo untuk segera dibantu memperbaiki.

"Jalannya ini harus ditutup untuk keselamatan dan tidak mengakibatkan longsor susulan. Tadi, kami sudah telfon dengan kepala balai untuk meminta bantuan perbaikan. Karena tahun lalu, jalan ini sudah dilakukan pemasangan bronjong kawat, namun tetap terjadi longsor," ujarnya.

Dia menambahkan, akses jalan ini kalau tidak segera diperbaiki dengan dilakukan pemasangan paku akan tergerus lagi oleh derasnya aliran sungai ketika meluap.

Pemasangan bronjong kawat ini juga pernah dilakukan pada 2021 sebagai langkah pencegahan, namun masih kalah dengan derasnya arus sungai.

"Kami minta bantuannya kepada Kementerian PUPR untuk dibantu penanganan longsoran di Desa Gadon ini. Kepada kepala balai BBWS Bengawan Solo juga sudah kami todong untuk segera ada penanganan," ucapnya.

Pejabat Pembuat Komitmen Operasi dan Pemeliharaan (PPK OP) IV BBWS Bengawan Solo Yosi mengatakan, untuk penanganan darurat itu pihaknya sudah berkoordinasi dengan BPBD dan Bidang SDA PUPR Blora.

Kemungkinan nanti akan dipasang cerucuk terlebih dahulu agar tidak ada longsor susulan dan menjaga kestabilan tanah.

Ketika disinggung soal anggaran perbaikan Kepala Dinas PUPR Samgautama Karnajaya mengatakan, untuk anggaran perbaikannya akibat longsoran itu tidak ada anggaran.

Namun, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pihak BBWS Bengawan Solo untuk langkah kedepannya dalam penanganan bencana ini.

"Untuk kapan bisa diperbaiki sementara ini kami menunggu jawaban dari kepala balai yang sudah ditelfon Bupati Arief Rohman. Kami akan melakukan mitigasi secepatnya dengan menggunakan cerucuk untuk menopang jalan agar tidak jatuh ke sungai," jelasnya. (ari)

Editor : Ali Mustofa
#bengawan solo #bupati #blora #tanah longsor