BLORA - Dinas Kesehatan (Dinkes) Blora membuat membagikan serbuk abate kepada seluruh puskesmas dan camat yang ada di Blora.
Gebrakan tersebut dilakukan untuk mencegah angka kasus DBD atau demam berdarah dengue.
Kepala Dinas Kesehatan Blora Edi Widayat mengatakan angka kasus DBD di Blora sudah mencapai ratusan orang dan yang meninggal itu masih sembilan orang.
Tingginya kasus DBD harus segera dicegah secara masif. Salah satunya dengan menabur abate.
Menurutnya dibandingkan dengan kabupaten lain seperti Jepara.
Kabupaten kasusnya lebih sedikit. Namun begitu ia tak mau kecolongan. "Kami tidak mau angka kematian akibat DBD ini semakin meningkat terus.
Terlebih lagi ini sudah masuk musim hujan, dan masyarakat sudah mulai malas untuk bersih-bersih lingkungan rumah mereka," ujarnya.
Pihaknya sudah menginstruksikan upaya memberantas nyamuk penularan demam berdarah dengue (DBD), dengan Lokus pembagian abate di semua kecamatan yang diterima oleh camat dan kepala puskesmas.
Kepala Bidang Pengendalian, Pencegahan Penyakit Menular Dinas Kesehatan Blora Prih Hartanto menambahkan, pemberian abate penting segera dilakukan sebab banyak warga yang melakukan penampungan air di tempat terbuka.
Hal itu dipicu kondisi masyarakat yang tidak mau melakukan pengecekan pada jentik-jentik nyamuk di genangan air yang bersih. (ari/ali)
Editor : Noor Syafaatul Udhma