BLORA - Tiga nama digadang-gadang bakal diusulkan DPC PKB Kabupaten Blora jadi calon ketua DPRD Kabupaten Blora.
Tiga nama itu yang dalam tabulasi internal PKB merupakan caleg dengan perolehan nama terbanyak.
Hal itu diungkapkan Ketua Lembaga Pemenangan Pemilu (LPP ) PKB Blora, M Khamdun.
Ia menyebut berdasarkan tabulasi internal pihaknya, PKB memperoleh kursi terbanyak.
Sehingga berpotensi besar menduduki posisi ketua DPRD Kabupaten Blora 2024-2029.
"Berdasarkan Undang-Undang tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (UU MD3), ketua DPRD diisi partai dengan perolehan kursi terbanyak. Maka kita potensi jadi ketua DPRD 2024-2029," katanya, Jumat (1/3).
Menurutnya PKB punya mekanisme tersendiri untuk penentuan ketua DPRD. Ditentukan dari DPP PKB. Dari DPC hanya akan mengusulkan saja.
Nantinya ada tiga nama yang diusulkan. Yakni yang memiliki suara terbanyak.
Berdasarkan tabulasi dari pihaknya tiga naama dengan perolehan terbanyak yakni, Mustofa dapil tiga, kemudian Mohammad Khilmi Yuliyanjaya dapil satu.
Selain itu ada Mochamad Muchklisin dapil satu.
"Schedulenya nanti kita menunggu jadwal resmi DPP. Kapan DPC mengusulkan akan diberi waktu mengusulkan calon pimpinan," paparnya.
Secara keseluruhan menurut tabulasi DPC PKB, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Kabupaten Blora raih suara tertinggi.
Perolehan suara itu mengungguli pesaing terdekat PDI P.
Keberhasilan menorehkan 11 kursi itu tercatat sebagai kemenangan tersukses sejak pasca Orde Baru.
Data itu didapatkan berdasarkan menambahkan jika berdasarkan tabulasi penghitungan dari internal partai sejak masa pemungutan hingga hasil rekapitulasi di tingkat kecamatan.
PKB merajai perolehan kursi di DPRD Blora.
"Rinciannya dapil 1 dapat tiga kursi. Dapil 2 dapat dua kursi. Dapil 3 dapat satu kursi. Dapil 4 dapat tiga kursi. Dan dapil 5 dapat dua kursi. Jadi total kursi yang kita dapatkan 11," paparnya.
Jumlah ini meningkat tiga kursi dari pemilu 2019. Yang jumlahnya delapan. Sehingga memastikan PKB jadi pemenang di Blora. Mengungguli PDI P yang dapat 8 kursi.
Kemudian Gerindra, Golkar dan Nasdem dapat lima kursi. (TOS)
Editor : Dzikrina Abdillah