BLORA – Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan kerja sekaligus silaturahim dengan peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) di Kabupaten Blora kemarin.
Silaturahim itu, digelar untuk menindaklanjuti laporan rumah sakit dan puskesmas yang penuh dengan pasien.
Kegiatan yang digelar di Graha Larasati, Blora Kota, itu, berlangsung selama 30 menit.
Dimulai dari sambutan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin.
Dilanjutkan sambutan Presiden Joko Widodo terkait kesuksesannya dalam program JKN-KIS.
Silaturahmi itu, diikuti ratusan peserta JKN-KIS dan seluruh perwakilan puskesmas klinik serta rumah sakit se-Kabupaten Blora.
Presiden yang akrab disapa Jokowi ini mengatakan, sampai saat ini warga Indonesia yang sudah memiliki KIS dan terdaftar menjadi anggota BPJS ada 267 juta orang atau 95 persen orang dari jumlah penduduk Indonesia.
”Tujuan silaturahim saya ini, untuk meninjau dan mendengarkan langsung apa betul KIS bermanfaat bagi masyarakat Blora yang sudah terdaftar. Apakah selama sakit dan dilayani di klinik atau rumah sakit itu, ada biayanya atau tidak," ucapnya.
"Obatnya bayar atau tidak. Dan pelayanannya ramah atau tidak. Jadi, masyarakat Blora jangan takut untuk berobat dan periksa ke klinik atau rumah sakit," lanjutnya.
Jokowi menjelaskan, kartu BPJS itu hanya buat jaga-jaga, kalau sakitnya parah. Kalau sakit hanya batuk dan pilek jangan langsung ke rumah sakit.
Lebih baik ke puskesmas atau klinik terlebih dulu. KIS itu, sebaiknya digunakan untuk penyakit yang membutuhkan biaya besar.
”Jika sakit parah harus segera berobat. Jangan risau soal biaya. Semua biaya ditanggung oleh anggaran APBN pemerintah. Bapak ibuk kedah sehat, mboten usah remen kalian sakit," ujarnya.
Jokowi menegaskan, masalahnya kalau sering sakit itu rumah sakit dan puskesmas sering penuh.
”Hari ini (kemarin sebelum ke Blora, Red) saya ke Grobogan lihat puskesmasnya penuh. Beberapa hari lalu juga ke Salatiga untuk cek laporan rumah sakit penuh, ya ternyata benar penuh," ujarnya.
Suwito, warga asal Desa Bangkle, Blora, pengguna KIS yang ditunjuk Presiden Jokowi untuk berkomentar mengaku, dia sakit lambung sudah lama.
Selama sakit dia berobat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Blora menggunakan KIS.
”Alhamdulillah pelayanan rumah sakit di Blora sudah baik. Obatnya juga cukup baik. Setelah berobat sudah tidak kambuh-kambuh lagi," ujarnya.
Mendengar hal itu, Presiden Joko Widodo memuji kinerja Bupati Blora Arief Rohman dalam memberikan pelayanan rumah sakit di Blora.
”Pak Bupati Blora, niki rakyate sampun muni kiambak. Matur nuwun sampun diperhatikan pelayanannya. Dan semoga selalu ditingkatkan," tuturnya. (ari/lin)
Editor : Ali Mustofa