Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Bupati Wacanakan Lapangan Golf di Blora Mangkrak yang Diduga Kerap Jadi Tempat Mesum Disulap sebagai Pusat Edukasi

Eko Santoso • Jumat, 19 Januari 2024 | 22:54 WIB

 

 

 

TAK TERURUS: Bagian lapangan Golf Blora sebelah selatan yang dipenuhi tanaman liar kemarin.
TAK TERURUS: Bagian lapangan Golf Blora sebelah selatan yang dipenuhi tanaman liar kemarin.

BLORA - Bupati Blora Arief Rohman mewacanakan area lapangan Golf Blora yang kurang terurus menjadi pusat edukasi.

Konsepnya telah dibuat. Tujuannya agar lahan seluas 10 hektare itu lebih bermanfaat dan produktif. Tak untuk kegiatan negatif.

Terlebih belakangan diberitakan jika tempat itu justru diduga kerap jadi tempat nongkrong dan berbuat tak senonoh dengan ditemukannya alat kontrasepsi, hingga obat kuat.

Hal itu diperkuat dengan laporan warga kepada pemerintah Kelurahan Kunden.

Bupati Blora Arief Rohman menyatakan lapangan Golf merupakan aset milik Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Kabupaten Blora.

Yang ke depan akan telah direncanakan peruntukannya agar lebih maksimal dan bermanfaat. Menjadi tempat edukasi hingga ekowisata.

“Kami rencana mengkonsep menjadi semacam pusat edukasi. Ada untuk tanam tanaman, buah buahan. Karena wahananya kan luas,” jelasnya.

Arief menjelaskan sudah ada pembahasan dengan bagian aset untuk juga merencanakan pengelolaan Lapangan Golf agar juga berkontribusi pada pemasukan daerah.

Di antaranya dengan menawarkan ke investor.

“Untuk Lapangan Golf investor sudah ada yang berminat tinggal kami matangkan. Perencanaan sudah kami buat. Semoga bisa kami tindaklanjuti,” terangnya.

Kepala Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Blora Slamet Pamudji menjelaskan jika memang ada beberapa aset pemkab yang belum teroptimalisasi. Sehingga terus ditawarkan ke investor.

"Untuk yang aset nilai ekonomi tinggi salah satunya eks pasar. Kemudian ada aset lapangan golf dan Tirtonadi," jelasnya.

Menurutnya pihaknya telah membuat konsep dan langkah-langkah agar aset-aset tersebut ke depan bisa lebih teroptimalisasi dengan melibatkan investor.

Sehingga diharapkan jika berjalan akan memberikan sumbangsih bagi pendapatan asli daerah (PAD). (tos/zen)

 

 

 

Editor : Ali Mustofa
#lapangan golf #investor #bupati #ekowisata #blora #Pusat Edukasi