Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Sedih, Begini Curhat Pedagang Pasar Ngawen Blora Pasca Kebakaran

Arif Fakhrian Khalim • Jumat, 12 Januari 2024 | 03:05 WIB
TAK TERDAMPAK: Beberapa penjual tetap berdagang di tempat kejadian kebakaran Pasar Ngawen, Blora, kemarin.
TAK TERDAMPAK: Beberapa penjual tetap berdagang di tempat kejadian kebakaran Pasar Ngawen, Blora, kemarin.

BLORA – Kebakaran hebat melalap Pasar Ngawen Blora Selasa (9/1). Sekitar 900-san lapak ludes dilalap si jago merah. 

Pantauan Jawa Pos Radar Kudus saat di lapangan, Rabu pagi (10/1), masih terdapat pedagang jualan di tengah-tengah evakuasi atau pemadaman berlangsung.

Para pedagang pun berharap segera relokasi.

Salah satu pedagang los yang masih berjualan Supriyanti mengatakan, tetap berjualan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Ia akui lapak dagangannya juga terdampak si jago merah.

”Ini depan lapak sudah kena kobaran api. Untung tidak sampai semua kena. Semalam reda, akhirnya pagi tetap berjualan. Ini sambil niliki temen-temen yang lain,’’ ucapnya.

Dia berharap segera ada bantuan untuk para pedagang. Sebab, menurutnya, ini satu-satunya mata pencaharian.

‘’Mohon dibantu aja mas. Misal dipindah sementara, nggeh monggo. Tolong disampaikan, karena ini juga kasihan temen-temen yang lebih parah. Ada yang ludes ratusan juta,’’ terangnya.

Sementara itu, Pedagang kios yang terdampak, Shokheh berharap segera ada bantuan.

Diketahui, tiga kios dagangannya ludes terbakar. Menurutnya, kerugian yang dialami ditaksir ratusan juta.

"Sedih rasanya punya tiga kios tapi semuanya ludes bles. Kerugiannya kira-kira ya Rp 500 juta. Segera dibantu lah untuk para pedagang ini,’’ tuturnya.

Terpisah, Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM (Dindagkopukm) Blora Kiswoyo mengatakan tengah mencari jalan keluar terkait bencana tersebut.

Bersama dengan stakeholder dan forkopimda, pihaknya pun gerak cepat memberikan bantuan instan.

‘’Kami sudah sediakan sembako, langsung turun lapangan bareng forkopimda dan dinas lain. Ini baznas juga sudah bantu. Dinsos juga sudah buka dapur umum untuk masyarakat disini,’’ jelasnya.

Dia mengatakan, terkait relokasi itu belum berani memutuskan. Sebab, perlu adanya rapat koordinasi dengan pihak-pihak terkait.

‘’Sudah bilang pak bupati juga. Untuk lapangan yang mau dibuat sementara juga nunggu persetujuan camat setempat. Secepatnya lah karena untuk masyarakat,’’ tuturnya.  (ari/zen)

 

Editor : Ali Mustofa
#si jago merah #kebakaran #blora #Lapak #pasar ngawen #pedagang