Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Ratusan Kios dan Lapak di Pasar Ngawen Blora Ludes Dilalap Si Jago Merah, Ini Dugaan Penyebab Awal Kebakaran

Arif Fakhrian Khalim • Kamis, 11 Januari 2024 | 23:22 WIB

 

BERDUKA: Pedagang sedang mencari sisa-sisa jualan mereka yang terbakar di Pasar Ngawen belum lama ini.
BERDUKA: Pedagang sedang mencari sisa-sisa jualan mereka yang terbakar di Pasar Ngawen belum lama ini.

BLORA - Kebakaran di Pasar Ngawen Selasa (9/1) malam menelan luka mendalam bagi pedagang pasar.

Selama 11 jam si jago merah menghanguskan sebanyak 800 lapak. Penyebab kebakaran diduga karena lilin menyala.

Akibat kebakaran tersebut, tiga bangunan utama pasar terbakar, yaitu Blok A sampai L, Blok M sampai X dan Blok Z.

Setidaknya ada 78 kios, 744 loss, serta 150 pelataran pedagang yang terbakar.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Blora Pujo Catur Susanto mengatakan, baru mengetahui kebakaran pasar pada pukul 14.30 WIB.

Sedangkan, api baru bisa dipadamkan setelah kurang lebih 11 jam berlalu.

"Seluruh unit pemadam kebakaran di Kabupaten Blora ini sudah kami kerahkan semalam. Dari empat pos di Blora, bantuan dari Rembang dan Purwodadi juga ikut memadamkan," ujarnya.

Dia menambahkan, kemarin damkar masih diterjunkan untuk pendinginan.

Garis polisi juga dipasang untuk mencegah warga mendekat ke lokasi kebakaran.

Sebab, bangunan pasar bisa saja runtuh. Karena sisa-sisa kebakaran.

Kapolsek Ngawen Ajun Komisaris Polisi (AKP) Lilik Eko Sukaryono mengaku telah memeriksa tiga orang saksi.

Berdasarkan keterangan saksi tersebut, penyebab kebakaran diduga karena adanya lilin yang menyala di dalam pasar.

"Sebelum peristiwa kebakaran terjadi, telah dilakukan pemadaman listrik oleh PLN mulai pukul 09.30 WIB. Dari berbagai laporan yang kami terima, lilin itu menyala untuk menerangi sebuah ruko. Tadi malam kami sudah memeriksa tiga saksi," ucapnya.

Dia menambahkan, untuk mengetahui penyebabnya secara pasti.

Kepolisian akan terus melakukan penyelidikan dan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Tim Inafis Polres Blora juga telah melakukan pemeriksaan di lokasi.

"Memang dari keterangan beberapa saksi itu kebakarannya diawali dari lilin, tapi kami masih mendalami. Apakah betul atau tidak," ujarnya.

Berdasarkan pantauan wartawan Jawa pos Radar Kudus di Lokasi, sejumlah pedagang dan petugas gabungan bergotong-royong membersihkan sisa-sisa kebakaran.

Barang dagangan dan bangunan berbahan kayu berubah menjadi arang. Damkar masih diterjunkan untuk melakukan pendinginan. (ari)

Editor : Ali Mustofa
#kebakaran #damkar #pasar #lilin #blora #pedagang