BLORA – Pemerintah kabupaten (Pemkab) Blora gerak cepat Sikapi ambrolnya bahu jalan di Jembatan Kalisari.
Bupati Blora Arief Rohman dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) turun tangan.
Bahu jalan yang ambrol di sekitar jembatan Kalisari itu berada di ruas Jalan Blora-Randublatung.
Bupati Blora Arief Rohman menyebut pihaknya lega penanganan longsoran di seputaran jembatan Kalisari itu dilakukan cepat. Tanpa menunggu penganggaran di tahun 2024.
‘’Ini (jalan yang longsor –Red) merupakan jalur vital yang menghubungkan Blora – Randublatung, sehingga perlu penanganan segera. Alhamdulilah, oleh DPUPR akan ditangani tetap. Semoga penangananya lancar dan longsoran bisa segera teratasi,’’ jelasnya.
Longsoran tersebut sepanjang 3 Meter dengan kedalaman 10 Meter.
Sehingga mengakibatkan sebagian rabat beton menggantung.
Hal itu terjadi akibat hujan lebat yang terjadi hampir merata di wilayah Blora, Jawa Tengah, pada Jumat (01/12).
Bahu jalan sisi Utara atau lebih tepatnya sisi Timur jembatan utama penghubung Blora-Randublatung, wilayah Desa Kalisari mengalami longsor.
Menyikapi kejadian tersebut, Pemkab Blora melalui Bidang Bina Marga dan Sumber Daya Air (SDA) DPUPR setempat, bergerak cepat untuk melakukan penanganan.
Kepala Bidang Sumber Daya Air DPUPR Blora Surat menyebut aksi gerak cepat penanganan longsoran itu dilaksanakan bersinergi dengan Bidang Bina Marga di instansinya.
“Kami saling kerjasama, bahu membahu segera turun ke lapangan untuk melakukan penanganan. Hal itu untuk memastikan longsoran yang terjadi cepat ditangani sehingga fungsi jalan dan jembatan bisa kembali beroperasi normal kembali,” jelasnya.
Rencana penanganan akan dilakukan selama beberapa minggu ke depan dengan pembangunan talud beton.
Untuk itu kepada pengguna jalan, dihimbau untuk berhati-hati ketika melintasi jalan tersebut mengingat selama perbaikan longsoran jalan akan dibuka satu lajur untuk lewat dengan buka tutup jalan. (tos)
Editor : Ali Mustofa