BLORA - Ratusan warga di Blora melakukan aksi solidaritas untuk Palestina pada Minggu (19/11). Aksi itu dilakukan di alun-alun sejak pukul 12.15-13.00 WIB.
Di tengah terik matahari, puluhan bendera Palestina dan Indonesia berkibar.
Berdiri tegak di sekitaran alun-alun Blora. Spanduk-spanduk juga terbentang. Beberapa di antaranya bertuliskan "Solidaritas masyarakat Blora untuk Palestina", "Untukmu Al Aqso", hingga "Boikot Produk-produk Pendukung Zionis Yahudi".
Baca Juga: Begini Sejarah Akademi Penerbangan Banyuwangi yang Direncanakan Membuka Pendidikan di Blora
Aksi dimulai dengan berbagai orasi. Seruan mengajak masyarakat peduli atas perang yang terjadi di Palestina.
Hingga ajakan untuk memboikot produk-produk zionis Yahudi yang mendukung Israel. Kemudian berlanjut dengan pembakaran bendera Israel.
Korlap aksi tersebut Rusdiyono menyebut kegiatan tersebut dilakukan atas keprihatinan warga Blora atas apa yang terjadi di Palestina.
Baca Juga: Akademi Penerbang Indonesia Banyuwangi Bakal Pindah di Blora, Ini Tujuannya
Yang terjadi pelanggaran kemanusiaan, pembunuhan secara besar-besaran.
"Ini kami dari elemen masyarakat Blora. Ada ponpes, ormas, keamanan, seperti Muhammadiyah, perwakilan mahasiswa, dan masyarakat umum," katanya.
Dalam aksi itu pihaknya menyerukan agar umat Islam sadar dan prihatin atas kebiadaban zionis Israel dan Yahudi. Tetapi tidak dengan berperang.
Baca Juga: Kabar Baik! Bandara Ngloram Blora Mulai Layani Penerbangan Jamaah Umroh ke Halim Perdana Kusuma
Melainkan dengan memboikot produk-produk yang mendukung Israel dan zionis Yahudi.
Terutama produk Amerika Serikat dan Eropa. Mulai dari produk-produk Unilever hingga Danone.
"Ya seperti minuman Aqua. Kita boikot agar mereka secara ekonomi lemah. Tidak perlu ikut berperang," jelasnya.
Baca Juga: BARU! Wisata Aerotourism Lewat Bandara Ngloram Blora, Wisatawan Bakal Dimanjakan Pemandangan Ini!
Menurutnya aksi tersebut dibalur dengan acara doa bersama, Galang dana hingga aksi teatrikal. Serta dialog bersama lapisan masyarakat luas.
"Pesan kami, apapun agamamu, bajumu, asalmu, semua tidak ingin ada pembantaian yang tidak kemanusiaan. Dan membabi buta. Mari dukung kemerdekaan untuk Palestina," tuturnya. (tos/khim)
Editor : Abdul Rokhim