Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Molor, Revitalisasi Terminal Bus Tipe A Cepu Telan Dana Rp32 Miliar Tak Kunjung Rampung, Ini Penampakannya

Eko Santoso • Sabtu, 18 November 2023 | 18:00 WIB

 

TELAT: Deretan pedagang dan bus yang dipindah selama proses perbaikan terminal.
TELAT: Deretan pedagang dan bus yang dipindah selama proses perbaikan terminal.

CEPU - Revitalisasi terminal bus tipe A Cepu alami keterlambatan.

Capaian pengerjaan hingga kini baru 14 persen. Dan mengalami keterlambatan 13 persen.

Proyek tersebut sebenarnya diproyeksikan mencapai 30 persen pada Desember 2023. Dan akan dilanjutkan pada 2024.

Revitalisasi terminal bus tipe A Cepu dianggarkan dari pusat.

Dengan pendanaan yang bersumber dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN). Dengan total mencapai Rp 32 miliar.

Pelaksanaannya dikerjakan dua tahap. Tahap pertama 24 Mei sampai Desember 2023 dengan target mencapai 30 persen.

Tahap kedua dilanjutkan awal Januari sampai 17 Mei 2024.

Anggota Komisi V DPR RI Sudewo meninjau langsung proyek revitalisasi terminal tersebut.

Menurutnya keterlambatan terjadi lantaran ada review desain.

Sehingga pihak kontraktor tak langsung mengerjakan.

 "Ada waktu tiga bulan yang ditunggu sampai clear. Sehingga kontraktor tak langsung mengerjakan. Kalau soal anggaran tak ada masalah. Pemerintah konsekuen," imbuhnya.

Direktur Prasarana Transportasi Darat  Kementerian Perhubungan Toni Tauladan menjelaskan dari evaluasi selama dua hari ini, pihaknya sudah menemukan akar permasalahan.

Sehingga ia berharap hal-hal tersebut tak terulang.

"Kami memerintahkan kepada tim manajemen supaya kejadian variabel yang tidak terduga pada tahap pertama ini tidak boleh terjadi di tahap kedua. Tapi kalau tahap kedua terjadi lagi tidak ada toleransi lagi, karena perpanjangan kontrak sampai 17 Mei," tuturnya.

Sampai November ini, menurutnya pengerjaan tahap pertama mulai dari persiapan, bongkar bangunan eksisting, dan struktur bawah sudah selesai dilakukan. Tinggal pekerjaan lainnya.

Perwakilan PT Apro Megatama KSO Alam Lintas Indonesia Aji Jamil yang memenangkan tender proyek tersebut menegaskan, karena ada review desain, target pekerjaan yang harus dikejar sebesar 30 persen. Jadi real lapangan 14 persen.

"Sampai hari ini ada minus 13 persen. Minus terjadi karena keterlambatan review yang memakan waktu tiga bulan. Hal ini dikarenakan soft drawing yang ada di lapangan banyak yang tidak sesuai. Review itu setelah direvisi perubahan 60 persen. Makanya pada saat memulai, kita terhambat," ujarnya. (tos/zen)

 

 

Editor : Ali Mustofa
#cepu #blora #anggaran #terminal bus