Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Bikin Bangga, Siswa SMK di Cepu Ini Rakit Miniatur Pesawat Berbahan Styrofoam dan Berhasil Terbang

Eko Santoso • Kamis, 19 Oktober 2023 | 19:04 WIB
BISA TERBANG: Bupati Blora Arief Rohman (kanan) melihat miniature rakitan pesawat terbang karya Brian baru-baru ini.
BISA TERBANG: Bupati Blora Arief Rohman (kanan) melihat miniature rakitan pesawat terbang karya Brian baru-baru ini.

BLORA – Bupati Blora mengapresiasi kreativitas siswa SMK Muhammadiyah 2 Cepu Ahman Brian Rozaki.

Lantaran berhasil merakit miniatur pesawat berbahan styrofoam dan berhasil terbang.

Orang nomor 1 di Blora itu pun datang dan menyaksikan langsung.

Arief Rohman memuji karya siswa SMK Muhammadiyah 2 Cepu yang bernama Ahman Brian Rozaki, 16, siswa kelas XI SMK Muhammadiyah 2 Cepu, Blora. Ia menamai pesawatnya itu Citilink ATR 72.

”Bagus juga ini (miniatur pesawat, Red), dan ternyata juga bisa terbang. Mas Brian ini cita-citanya pilot. Semoga bisa tercapai," katanya.

Brian menceritakan, miniatur pesawat rakitannya yang ia buat memiliki panjang badan (fuselage) 3 meter dan panjang sayap (wings pane) 3,5 meter.

Material pesawat didominasi dari styrofoam. Ringan. Memudahkan pesawat untuk terbang.

Di dalam badan pesawat Citilink ATR 72 itu, terdapat rangkaian kelistrikan untuk penunjang terbang.

Termasuk delapan unit baterai yang biasa digunakan untuk rokok elektrik.

Bisa diterbangkan selama 10 menit dengan dikendalikan melalui remot kontrol.

Ahman Brian Rozaki mengaku suka sekali bermain dengan dunia kelistrikan.

Bahkan, sejak masih duduk di bangku kelas VIII SMP dia sudah terbiasa mengotak-atik barang elektronik.

”Ya hingga akhirnya tertarik merakit pesawat mainan dengan belajar secara otodidak dari Youtube maupun grup media sosial," ungkapnya.

Menurutnya, sudah puluhan pesawat yang dia rakit. Ada yang gagal.

Tak sedikit pula yang berhasil diterbangkan. Banyak juga rekaman hasil karyanya yang dia bagikan di Youtube pribadinya.

Tidak terkecuali miniatur pesawat Citilink yang berhasil dia rakit itu. Pernah diterbangkan di area Bandara Ngloram.

”Perlu satu tahun untuk merakit dan menyelesaikan ini (miniatur pesawat Citilink ATR 72, Red). Tapi kalau mau serius, dalam waktu dua bulan bisa selesai," ujarnya.

Dia mengaku, pembuatan miniatur pesawat itu, untuk belajar mengeksplorasi kreativitas.

Tidak lepas dari dukungan kedua orang tuanya, Sutari dan Umiasih. Sebab, tidak sedikit biaya yang harus dikeluarkan.

Satu unit miniatur pesawat itu, menghabiskan sampai Rp 2,5 juta.

”Paling sulit menemukan gravitasinya. Artinya tidak berat ke depan maupun belakang atau ke samping kanan maupun ke kiri. Supaya saat terbang bisa tenang dan seimbang," imbuhnya. (tos/lin)

Editor : Ali Mustofa
#miniatur #blora #pesawat #citilink