BLORA – Pemerintah Kabupaten Blora berupaya mengoptimalisasi Bandara Ngloram, Cepu. Terbaru, Blora akan jadi markas pesawat-pesawat kecil.
Pemkab Blora dan pengelola bandara kerja sama dengan Jogja Flying Club (JFC). Itu untuk jajaki potensi Aerowisata di bandara tersebut.
Baca Juga: Begini Penjelasan Polisi Soal Penangkapan Pencuri Kayu di Hutan Cepu Blora
Kerja sama itu tambahan dari pengoptimalan Bandara Ngloram. Yang sebelumnya juga dibuka feeder Umrah.
Saat wartawan Jawa Pos Radar Kudus berada di Bandara pukul 09.00 Sabtu (7/10).
Baca Juga: Kebangetan! Komplotan Maling Nekat Mencuri Tiang Listrik di Siang Bolong di Blora, Begini Modusnya!
Satu per satu pesawat kecil milik anggota komunitas JFC mendarat di Bandara Ngloram.
Total delapan pesawat kecil terparkir di landasan parkir pesawat bandara tersebut.
Kedatangan komunitas yang terbang dari Bandara Adi Sucipto Yogyakarta itu untuk menjajaki potensi Aerowisata dan edukasi aviasi yang dihadiri oleh perwakilan siswa dari SMAN 1 Cepu.
Pembina JFC sekaligus Komandan Lanud Adi Sucipto Yogyakarta Marsma Dedy Susanto mengatakan adanya potensi yang besar dari Bandara Ngloram untuk aerowisata.
Baca Juga: Petani Hutan di Blora Tolak Program Agroforestri Tebu Mandiri, Ada Apa?
Baca Juga: BARU! Wisata Aerotourism Lewat Bandara Ngloram Blora, Wisatawan Bakal Dimanjakan Pemandangan Ini!
Pasalnya kapasitas bandara yang memadai dan landasan pacu yang mulus sudah cukup untuk aerowisata ada di Blora.
"Rencana ke depan, Blora akan jadi markas pesawat-pesawat kecil itu. Tak hanya markas, tujuan kami juga untuk menarik minat wisatawan lokal maupun luar daerah untuk mencoba sensasi terbang," jelasnya.
Bupati Blora Arief Rohman yang hadir di acara itu berkesempatan mencoba terbang dengan salah satu pesawat kecil dan didampingi pilot profesional dari JFC.
Baca Juga: Polda Jateng Gagalkan Penyelundupan Pupuk Bersubsidi Ilegal yang Hendak Dikirim ke Blora, Begini Modusnya
"Pengalaman pertama saya mencoba terbang dengan pesawat kecil. Ini benar-benar pengalaman terbang yang luar biasa. Saya menyambut baik dan mengapresiasi atas inisiasi Bandara Ngloram dan Jogja Flying Club ini dalam menjajaki potensi Aerowisata. Sebab, di Kabupaten Blora ini pemandangannya dari atas dipenuhi hutan jati dan sungai Bengawan Solo," ucapnya.
Dia menambahkan, rencana ini akan kami dukung sebagai upaya pengoptimalan bandara.
Sebab, adanya aerowisata ini sangat potensial juga untuk anak sekolah melihat pesawat kecil secara dekat dan bisa terbang melihat Blora dari atas. (ari/zen)
Editor : Ali Mustofa