BLORA – Seorang petani di Blora tewas akibat tersetrum jebakan tikus dari kawat yang dialiri listrik. Kejadian ini terjadi Rabu (30/8) malam.
Diketahui korban tewas bernama Sutikno, petani asal Desa Ngraho di area persawahan Desa Ngraho.
Suntoyo, saksi mata yang juga warga Desa Kematren, Kedungtuban, mengatakan, Sutikno pada Rabu (30/8) pukul 21.00 berpamitan untuk pergi ke sawah.
Dia biasanya menginap atau tidur di gubuk sawah. Untuk menjaga hama dan mengairi sawahnya.
”Korban memang sudah biasa tidur di sawah saat mau musim panen. Dia mengendarai motor lewat jalur sawah,” ucapnya.
Pada pagi hari, istri korban meminta tolong kepada Sriyanto, tetangganya untuk mengirim sarapan kepada korban.
Sesampai di area persawahan, dia melihat beberapa warga sudah berkumpul di lokasi kejadian. Ternyata Sutikno sudah tergeletak tak bernyawa.
Mengetahui kejadian ini, dia langsung melapor ke Polsek Kedungtuban. Juga memberi tahu warga setempat untuk membantu proses evakuasi dan dibawa ke pihak keluarga.
”Saya ke sana (sawah, Red) warga sudah berkumpul dan korban sudah tergeletak di sawah. Juga motor korban yang terjatuh tepat di sebelah korban. Kemungkinan besar motor korban terpeleset tanah sawah, lalu korban terjatuh dan terkena jebakan tikus dari kawat yang dialiri listrik,” ujarnya.
Selain kejadian itu, sebelumnya atau pada 10 Agustus lalu, di Kecamatan Kedungtuban juga ada kejadian serupa.
Korbannya, Kasto, petani Desa Kemantren. Korban tidak sengaja memegang kawat jebakan rikus yang diliri listrik di area persawahan Desa Sidoarjo. (ari)
Editor : Ali Mustofa