Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Petani di Kedungtuban Blora Ditemukan Tewas di Persawahan, Begini Kronologinya

Eko Santoso • Jumat, 11 Agustus 2023 | 00:34 WIB

EVAKUASI: Para warga saat mengevakuasi jasad Kasto usai tewas terkena jebakan tikus pada Kamis (10/8).
EVAKUASI: Para warga saat mengevakuasi jasad Kasto usai tewas terkena jebakan tikus pada Kamis (10/8).




BLORA
- Malang nasib petani asal Desa Kemantren, Kedungtuban. Ia tewas setelah terkena jebakan tikus yang dialiri listrik. Yang berada di areal persawahan Desa Sidoarjo, Kedungtuban.

Warga sekitar Sukir menyebut korban bernama Kasto. Semula korban ke sawah hendak memasang saluran air.

Nahas, saat hendak mengaliri sawahnya itu malah terkena listrik jebakan tikus yang belum dimatikan.

Baca Juga: Apes! Jambret Ponsel Pemotor di Jalan Purwodadi-Blora, Pria Asal Kunduran Blora Dibekuk Polsek Wirosari

"Waktu memasang plastik hendak mengairi sawah tidak sengaja memegang kawat setrum listrik yang masih menyala," jelasnya.

Menurutnya korban diketahui tewas dan ditemukan warga sekitar pukul 07.00 WIB.

Warga yang mengetahui kemudian membantu mengevakuasi dan memberitahukannya kepada keluarga korban.

Baca Juga: Parah! Berbulan-Bulan Bolos Kerja, Kades Nglebur Jiken Blora Segera Diberhentikan, Kok Bisa?

"Mayoritas petani di sini memang masih menggunakan listrik untuk membasmi hama tikus. Meski menurutnya sudah ada himbauan untuk tidak menggunakan listrik," jelasnya.

Baca Juga: Kades Nglebur Blora Berbulan-bulan Malas Ngantor, Ini Sanksi yang Bakal Diterima

Menurutnya imbauan itu berasal dari berbagai pihak. Dari kepolisian hingga pemerintah.

Lantaran menggunakan jebakan tikus yang dialiri listrik sangat membahayakan keselamatan.

Baca Juga: Kejari Blora Tetapkan 3 Pejabat Pengelola Pasar Jadi Tersangka, Ini Dia Identitas dan Kasus yang Membelitnya

"Di sini tikus tidak ada habisnya menyerang padi, kadang-kadang semalam pakai setrum bisa mendapat 100 tikus," tambahnya.

Ia menambahkan kejadian serupa, tewasnya petani akibat tersengat jebakan tikus sudah berlangsung berkali-kali.

Di antaranya pada 2022 lalu. Seorang petani di Dukuh Sudung, Desa Wado, Kecamatan Kedungtuban, juta mati setelah tersengat listrik jebakan tikus. (tos/khim)

 

Editor : Abdul Rokhim
#kunduran #tewas #petani #blora