Baca Juga : Ngeri! Pabrik Briket di Kunduran Blora Ini Terbakar, 34 Jam Api Tak Kunjung Padam
Sapi perkasa itu membuat panitia dan puluhan warga yang menonton proses penyembelihan menjadi buyar saat sapi mengamuk.
Sebagian tali yang dipasang pada tubuh sapi bahkan sampai putus. Sedangkan sebagian lainnya terlepas dari sapi dengan tubuh gempal itu. Beruntung, masih ada tali yang menahan sapi. Sehingga Sapi Jokowi masih tertahan di area depan masjid.
Seperti diketahui, sapi itu dikirimkan dari Ungaran, Kabupaten Semarang. Hewan kurban dari orang nomor satu di Indonesia itu tiba di kampung halaman Pratama Arhan yang ada di Desa Sidomulyo, Banjarejo, pada Rabu (28/6) sekitar pukul 5.00.
Beberapa waktu setelah tiba, petugas kesehatan hewan dari Dinas Pangan, Pertanian, Peternakan dan Perikanan (DP4) Kabupaten Blora memeriksa kesehatan sapi yang dikirim dari Kabupaten Semarang itu.
Baca Juga : Jokowi Kirim Sapi Kurban ke Kampung Pratama Arhan di Blora, Ini Jenisnya
Kabid Kesehatan Hewan DP4 Blora Tejo Yuwono mengatakan, pemeriksaan itu sebagai langkah awal pihaknya untuk memeriksa kesehatan hewan sebelum disembelih. Atau disebut sebagai tindakan Ante Mortem.
Sedangkan paska penyembelihan, pihaknya langsung memeriksa beberapa organ tubuh sapi. Atau disebut sebagai tindakan post mortem. Hal itu dilakukan untuk memastikan apakah sapi dalam kondisi sehat.
Bupati Blora Arief Rohman hadir langsung ke lokasi bersama Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno dan jajarannya serta perwakilan dari Baznas Jateng. Pada momentum itu, rombongan dari provinsi itu juga menyerahkan bantuan berupa rumah tak layak huni (RTLH) dengan total senilai Rp 60 juta dan 250 paket sembako dengan total Rp 60 juta pula.
"Kami mewakili masyarakat Sidomulyo khususnya, mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden atas sapi kurbannya yang mantap. Dan juga kepada Pak Gubernur, Pak Sekda Jateng dan jajarannya, atas bantuannya senilai total Rp 120 juta. Semoga bermanfaat untuk masyarakat Sidomulyo, Banjarejo, Blora," ucap Bupati Arief.
Sementara di Masjid Moetiah Sawahan, Kecamatan/Kabupaten Blora, Masjid yang didirikan oleh Kadiv Propam Polri Irjen Pol Syahar Diantono melaksanakan Salat Idul Adha untuk pertama kalinya. Meski begitu, sebanyak 15 sapi dan 9 kambing dari masyarakat sekitar masjid hingga luar kota disembelih di area masjid tersebut.
Irfan Agustian Iswandaru, Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Moetiah mengatakan, daging-daging itu akan dibagikan kepada warga sekitar masjid. Sebelumnya, dia bersama panitia lain telah menyerahkan kupon pembagian daging agar saat penyerahan lebih kondusif.
"Diutamakan yang di sekitar masjid. Jadi sekitar masyarakat tinggal menukar kupon dengan daging. Ini pertama kalinya kami melaksanakan Idul Adha dan Idul Fitri di Masjid ini," ungkapnya.
"Tentunya pada momen idul Adha ini harapannya bisa menumbuhkembangkan rasa rela berkorban. Mengorbankan ego dan membantu sesama. Sehingga momen ini sangat berharga dan semoga bermanfaat untuk banyak masyarakat," harap pria yang sekaligus menjabat sebagai Asisten Pemerintahan Dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Blora itu. (cha/khim) Editor : Abdul Rokhim