Setidaknya butuh hampir satu jam untuk menaklukkan sapi berjenis simental seberat satu ton itu. Sapi perkasa itu membuat panitia dan puluhan warga yang menonton proses penyembelihan menjadi buyar saat sapi mengamuk.
Sebagian tali yang dipasang pada tubuh sapi bahkan sampai putus. Sedangkan sebagian lainnya terlepas dari sapi dengan tubuh gempal itu. Beruntung, masih ada tali yang menahan sapi. Sehingga Sapi Jokowi masih tertahan di area depan masjid.
Kabid Kesehatan Hewan DP4 Blora Tejo Yuwono mengatakan, sapi itu berasal dari Ungaran, Kabupaten Semarang. Tiba di Banjarejo Blora pada Rabu (28/6).
Petugas kemudian melalukan pemeriksaan sebagai langkah awal pihaknya untuk memeriksa kesehatan hewan sebelum disembelih. Atau disebut sebagai tindakan Ante Mortem.
Sedangkan paska penyembelihan, pihaknya langsung memeriksa beberapa organ tubuh sapi. Atau disebut sebagai tindakan post mortem. Hal itu dilakukan untuk memastikan apakah sapi dalam kondisi sehat. (cha) Editor : Kholid Hazmi