Baca Juga : Tersandung Korupsi, Mantan Kades Tlogotuwung Blora Sriyanto Divonis Hukuman Empat Tahun Penjara
Kepala BKD Blora, Heru Eko Wiyono mengaku belum ada info berkaitan rekrutmen CPNS di tingkat daerah. Rekrutmen calon ASN hanya ada pada pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).
"Yang muncul di PMK 212 (Peraturan Menteri Keuangan nomor 212 tahun 2022, Red) itu langsung muncul PPPK, PNS belum ada," ungkapnya.
"Sementara kalau rakor (untuk rekrutmen CPNS 2023, Red) hanya di kementerian dan lembaga negara," tambahnya.
Rekrutmen untuk kementerian dan lembaga negara menurutnya disiapkan dalam pengembangan menuju ibu kota negara (IKN) baru di Kalimantan nantinya. Bahkan, tersiar kabar akan adanya pemindahan ribuan ASN pada 2024 mendatang.
"Karena mungkin kementerian itu kan mau pengembangan ke IKN itu. Tapi kalau yang daerah sementara kok belum ada. Kita tunggu lah," ungkapnya.
Program CPNS pemerintah pada tahun ini menurutnya lebih difokuskan untuk percepatan di bidang pendidikan, kesehatan, dan penyuluh pertanian.
Heru juga mengungkapkan, jumlah PNS di Blora yang lebih dari 8 ribu pegawai itu masih cukup. Meskipun belum ada rekrutmen CPNS dalam empat tahun mendatang.
"Sehingga saya tidak berani jamin ada atau tidaknya," lanjutnya.
Diketahui, pemerintah telah merencanakan adanya penghapusan tenaga honorer hingga November mendatang. Sehingga langkah yang paling tepat menurut Heru adalah dengan rekrutmen PPPK. Bukan CPNS.
"Karena banyak honorer kan di atas 35 tahun. Kalau CPNS kan di bawah 35 tahun dan dari umum, ya tidak ada solusi itu (untuk mengatasi permasalah honorer, Red)," jelasnya. (cha/khim) Editor : Abdul Rokhim