Jiyanto, relawan tim SAR dari unsur Banser Todanan mengungkapkan, Sulastri ditemukan dalam keadaan telanjang dan kondisi sudah meninggal dunia. Jasad perempuan berusia 45 tahun itu ditemukan sekitar pukul 8.25 WIB. Korban yang terseret aliran deras sungai itu ditemukan dalam keadaan mengapung dan tampak pucat.
"Korban (Sulastri, Red) sudah ketemu, korban tidak pakai baju. Awak e (tubuhnya) kayak melembung, warnanya putih. Saat itu sungai tidak banjir, sudah surut, air mengalir biasa," terang Jiyanto.
Diberitakan sebelumnya, tiga warga Desa Candi, Todanan, dilaporkan hanyut terseret aliran sungai pada Selasa sore (29/11) lalu. Dua diantaranya telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, sedang satu orang lainnya baru ditemukan pagi tadi. Mereka diduga terseret oleh banjir saat akan pulang dari ladang.
Tiga orang korban yaitu Siti Maryam (45), Sulastri (50) dan Ali Rifai (50). Seluruh korban warga Desa Candi, Kecamatan Todanan, Blora. Lasdi, salah satu warga mengatakan, awal kejadian ada tiga korban yang hendak pulang dari sawah menyebrangi sungai dengan arus deras. Ketiga korban nahas tersebut terbawa arus sungai.
Setelah ditemukan, petugas langsung mengevakuasi jasad korban dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan sebagaimana mestinya. (cha) Editor : Ali Mustofa