Dari pantauan wartawan di lokasi, atap ruangan itu ambrol. Kayu-kayu dan pecahan genting berserakan di lantai. Kayu yang terlihat dari jendela kaca luar sudah lapuk.
Kepala SMPN 2 Jepon menyebut, ruang itu memang memang sudah lama dikosongkan. ”Hanya atapnya yang runtuh. Ruang itu sudah lama kosong,” ungkapnya.
Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blora melalui Kasi Pembinaan SMP Fiqri Hidayat menyampaikan, robohnya atap salah satu ruangan di SMPN 2 Jepon itu, terjadi sekitar pukul 11.00 kemarin (6/10). Dia mendapatkan informasi setelah menghubungi kepala SMP tersebut. ”Besok (hari ini, Red) baru dibuatkan berita acaranya,” jelasnya.
Dia menjelaskan, pihaknya telah mengetahui kerusakan salah satu ruang yang terletak di sebelah musola SMP itu, saat monitoring pelaksanaan asesmen nasional berbasis komputer (ANBK) SMP baru-baru ini.
Saat itu kondisi atapnya memang sudah melengkung. ”Ruangan itu dulunya lab komputer. Namun, karena kondisinya sudah tak layak, pihak sekolah akhirnya mengosongkan ruang itu,” jelasnya.
Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan Sandy Tresna Hadi menambahkan, pihaknya berencana akan merehab ruangan itu tahun depan. (cha/lin/lid) Editor : Kholid Hazmi