Penghuni Tidur Lelap, Sebuah Rumah di Blora Terbakar, Begini Kronologinya

Ali Mustofa • Dipublikasikan Sabtu, 24 September 2022 | 01:46 WIB
HANGUS: Rumah milik warga di Desa Pucakwangi terbakar diduga akibat pembuatan bediang. (TIM DAMKAR FOR RADAR KUDUS)
HANGUS: Rumah milik warga di Desa Pucakwangi terbakar diduga akibat pembuatan bediang. (TIM DAMKAR FOR RADAR KUDUS)
BLORA - Sebuah rumah milik Mbah Nur Laji terbakar, Jumat (23/9). Sebagian atap rumah yang terletak di Desa Kalangan, Tunjungan, itu terpaksa dirubuhkan akibat lahapan si jago merah itu. Hal itu untuk mencegah penjalaran lebih lanjut.

Supar, menantu mbah Laji mengungkapkan, kebakaran terjadi sekitar pukul 9.00. Saat itu mbah Laji masih tidur di kamarnya. Melihat api yang mulai berkobar, Mbah Laji lalu dibangunkan dan diajak keluar rumah.

Dari pantauan wartawan, tampak sebagian genting sudah diruntuhkan. Atap yang tak bergenting itu berukuran sekitar 6x7 meter. Sebagian kerangka masih tampak agak kokoh meski berwarna hitam akibat terbakar. Tetapi, sebagian lain, sekitar 2m x 7 m, kerangka sudah habis dilalap api.

"Kalau dari pernyataan polisi dan pemadam kebakaran, bilangnya kemungkinan dari kabel," ungkapnya saat ditemui wartawan Jawa Pos Radar Kudus ini.

Di atas genteng rumah bagian belakang itu memang ada kabel. Tetapi kabel tersebut masuk ke rumah melalui genteng di bagian tengah rumah, sedangkan nyala api diketahui menjulur mulai dari bagian pojok belakang rumah.

"Ada kemungkinan karena faktor kelalaian manusia. Entah itu ada yang bakar sampah ataupun lainnya," ungkap seseorang keluarga lain yang tidak menyebutkan namanya. (cha) Editor : Ali Mustofa
rumah terbakar pemadaman kebakaran blora tak ada korban jiwa