Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Pameran UMKM Blora: Jual Walang Goreng hingga Seni Kriya

Abdul Rokhim • Jumat, 6 Mei 2022 | 16:04 WIB
SELEKSI KETAT: Bupati Blora juga Ketua PW PS NU Pagar Nusa Jateng Arief Rohman bersalaman dengan panitia Kejurda PS NU Pagar Nusa Jateng di GOR Mustikam, Blora, pada Minggu (13/3). (FAKHRI/RADAR KUDUS)
SELEKSI KETAT: Bupati Blora juga Ketua PW PS NU Pagar Nusa Jateng Arief Rohman bersalaman dengan panitia Kejurda PS NU Pagar Nusa Jateng di GOR Mustikam, Blora, pada Minggu (13/3). (FAKHRI/RADAR KUDUS)
BLORA – Pameran Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang ada di kompleks Alun-alun Blora nampaknya tak berhenti meski Ramadan usai. Saat momen lebaran, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora mendirikan pusat oleh-oleh yang memamerkan produk UMKM sebulan penuh.

Baru-baru ini, pusat oleh-oleh itu telah di-launching Bupati Blora Arief Rohman. Lokasinya di foodcourt selatan alun-alun.

Bupati Blora Arief mengatakan, ide membuka pusat oleh-oleh khas Blora muncul saat Ramadan kemarin dilaksanakan bazar UMKM. Untuk menyambut pemudik, digelarlah pusat oleh-oleh ini. Isinya, diantaranya ada sambel pecel, walang goreng, egg roll, bagelen, aneka keripik hingga batik serta seni kriya.

"Diharapkan ketika kembali ke tempat masing-masing, bisa membawa oleh-oleh dari Blora," katanya.

Bupati Arief meminta agar pelaku UMKM bisa terus mengisi dan menitipkan produk di pusat oleh-oleh. Kepada BUMD yang memiliki binaan UMKM juga diminta untuk mengisi pusat oleh-oleh. "Dengan adanya pusat oleh-oleh ini, diharapkan bisa ikut membantu hasil UMKM Blora, UKM Blora naik kelas," imbuhnya.

Arief menyampaikan, agar sektor pariwisata dan UMKM bisa menyiapkan diri sebaik mungkin dalam rangka menyambut pemudik yang datang ke Blora. Ia juga berpesan kepada warung-warung agar tidak membanderol harga yang tak wajar.

”Warung-warung ini jangan sampai harganya dinaikkan tidak wajar, tolong nanti diberikan imbauan khususnya kuliner-kuliner yang menjadi rujukan," paparnya.

Ketua Dekranasda Blora Ainia Shalichah mengatakan, pusat oleh-oleh khas Blora akan dibuka selama sebulan. Pusat oleh-oleh ini di-launching kemarin (1/5)."Kami mendekat di pusat kota dengan harapan bisa terjangkau dengan mudah," ujarnya. (vah/him) Editor : Abdul Rokhim
#oleh-oleh blora #umkm #UMKM Blora #bupati blora #blora #pemkab blora #arief rohman #pameran umkm blora