Acara itu dilaksanakan di gedung Larasati. Aula itu seakan membiru dengan kehardiran ibu-ibu yang kompak berseragam dengan warna yang sama.
Rapat koordinasi bunda PAUD kecamatan dan desa/kelurahan itu, juga dirangkai pengukuhan Bunda PAUD kecamatan se-Kabupaten Blora. Bunda PAUD Kabupaten Ainia Shalichah menyampaikan, selain pembentukan Bunda PAUD di tingkat kecamatan, ke depan juga akan ada pembentukan di tingkat desa. ”Setiap tahunnya ada kegiatan. Nanti kami bicarakan lebih lanjut," ujarnya.
Dia berharap ada kegiatan dongeng setiap bulan di masing-masing kecamatan. Ke depan program itu akan di-breakdown. ”PAUD di desa jangan dibiarkan sendirian. Diharapkan ada mitra lintas sektoral,” ujarnya.
Bunda PAUD di kecamatan diharapkan memiliki program tilik PAUD yang ada di desa. Dari program itu, kemudian disusun laporan. ”Saya mengharapkan adanya laporan program tentang PAUD ini," harapnya.
Sementara itu, untuk target jangka panjang diharapkan bisa meningkatkan sumber daya manusia (SDM) berkualitas dan berdaya saing. Dengan memperhatikan kebutuhan esensial anak. Seperti kesehatan, gizi, pengasuhan, hingga perlindungan dari kekerasan.
Konkretnya, di antaranya ada program makan sehat di sekolah serta menjaga kebersihan dengan mencuci tangan untuk menjaga kebersihan diri. Termasuk pertemuan orang tua terkait tumbuh kembang anak juga perlu dilakukan. (vah/lin) Editor : Abdul Rokhim