“Korban warga Surabaya. Awalnya korban janjian bertemu dengan temannya dari Bojonegoro dan menginap di hotel pada Selasa siang,” terang Ipda Budi Santoso, Kanit Reskrim Polsek Cepu.
Sekitar pukul 04.30, korban mengeluh badannya sakit. Oleh pasangannya, korban kemudian di bawa ke RSU Dr R Soeprapto Cepu dengan naik motor. Selanjutnya, dokter menyarankan agar korban opname. Namun ditolak dan kembali ke hotel.
“Saat pasangannya keluar hotel mencari sarapan dan kembali ke kamar, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia,” tambahnya.
Dari hasil visum yang dilakukan oleh tim dokter Puskesmas Cepu, tidak ditemukan bekas penganiayaan pada tubuh korban. ”Korban diduga meninggal akibat sakit atau gagal nafas,” tegasnya.
Manager Hotel Lawu Cepu, M Yudi mengungkapkan korban dan istrinya sudah dua kali ini menginap di hotel Lawu. Saat cek in, korban sehat-sehat saja. Namun menjelang pagi, sekitar pukul 04.00 pagi, korban mengeluh sakit. Kemudian pergi ke rumah sakit.
”Katanya korban takut disuntik. Sehingga tidak dirawat inap dan kembali ke hotel. Lima Belas menit kemudian, korban diketahui sudah meninggal dunia. Atas permintaan dari pihak keluarga, korban dibawa pulang ke rumahnya di Surabaya,” jelasnya. (zen)
Editor : Ali Mustofa