Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

25 Ribu Anak di Blora Beradu Skill Mewarnai ”Pesawat”

Saiful Anwar • Jumat, 19 November 2021 | 17:05 WIB
SERIUS: Anak-anak PAUD Nurul Hidayah, Jepon, Blora menyelesaikan karya mewarnainya saat festival mewarnai kemarin. (DONNY SETIAWAN/RADAR KUDUS)
SERIUS: Anak-anak PAUD Nurul Hidayah, Jepon, Blora menyelesaikan karya mewarnainya saat festival mewarnai kemarin. (DONNY SETIAWAN/RADAR KUDUS)

BLORA  Festival mewarnai dengan peserta 25 ribu anak di Blora telah dibuka kemarin. Event yang diselenggarakan Jawa Pos Radar Kudus bersama Dinas Pendiikan (Dindik) dan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Blora itu, diikuti berbagai taman kanak-kanak, PAUD, dan raudhatul anfal (RA) yang tersebar di Kota Sate. Penyelenggarannya dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes).






Kemarin, tim Radar Kudus bersama Dindik dan Kemenag Blora berkunjung di dua sekolah yang mengikuti festival ini. Pertama, di PAUD Nurul Hidayah, Jepon. Anak-anak di sini tampak antusias mengikuti festival. Mereka juga interaktif menyambut kedatangan rombongan.

Direktur Radar Kudus Baehaqi menjulurkan tangan. Memberikan tos kepada peserta sebagai tanda persahabatan. ”Kalau menang dapat piala,” kata Baehaqi.



Ya, festival ini melalui proses seleksi berjenjang. Dari masing-masing sekolah. Nantinya akan dijaring peserta terbaik di tingkat kecamatan. Kemudian diseleksi kembali sampai lolos ke tingkat kabupaten. Dan, finalnya dilaksanakan di GOR Mustika Blora.

Dalam pelaksanaan festival ini, Kepala Dindik Blora Hendi Purnomo, meminta kepada guru agar mengamati dan menggali potensi para siswa. Sehingga setelah kenaikan kelas nanti, mereka bisa memberikan karya dan menunjukkan bakat kepada orang tua.

”Meskipun sederhana sangat bermanfaat untuk menggali potensi adik-adik,” katanya.

Setelah dari Kecamatan Jepon, rombongan menuju TK An Nawa, Blora. Di sana murid-murid tak kalah antusias. Mereka aktif menjawab pertanyaan-pertanyaan dari Baehaqi yang saat kali pertama datang dan menyapa puluhan anak-anak itu. Tak cukup itu, peseta juga semangat menyanyikan lagu tentang sekolah mereka.

Setelah menyambut rombongan itu, mereka pun langsung bergegas menorehkan pensil warna pada gambar pesawat itu. Ya, gambar pesawat ini bisa dibilang menunjukkan capaian pembangunan yang ada di Kota Sate. Sebab, baru-baru ini, kabupaten berslogan Mustika ini baru saja membuka Bandara Ngloram, Cepu. Yang saat ini sudah mulai beroperasi.

Fatul Himam, kepala seksi (kasi) Madrasah dan RA Kemenag Blora menilai, festival ini sesuai dengan kurikulum. Anak perlu dirangsang untuk berpikir kritis dan imajinatif. Sehingga nantinya diharapkan anak bisa menjadi kreatif.

”Kami setuju festival-festival yang diadakan Jawa Pos Radar Kudus ini. Bagus. Karena anak bisa mengeksplor imajinasinya. Ada pesawat, pepohonan, dan lain-lain,” katanya.



Editor : Saiful Anwar
#blora #Festival Mewarnai