Inovasi Pelayanan Jadi Kunci, RSUD Loekmono Hadi Kudus Raih Penghargaan Terbaik di Eks Karesidenan Pati

Ali Mustofa • Dipublikasikan Selasa, 18 Agustus 2026 | 16:06 WIB
RESMI: Plt. Direktur RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus dr. Andini Aridewi, meresmikan pemindahan ruang bersalin yang baru. (RSUD DR LOEKMONOHADI KUDUS UNTUK RADAR KUDUS)
RESMI: Plt. Direktur RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus dr. Andini Aridewi, meresmikan pemindahan ruang bersalin yang baru. (RSUD DR LOEKMONOHADI KUDUS UNTUK RADAR KUDUS)

TRANSFORMASI RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus tidak hanya dilakukan melalui pengembangan fasilitas.

Inovasi pelayanan, digitalisasi, serta penguatan fungsi sebagai rumah sakit pendidikan menjadi bagian lain yang mengantarkan rumah sakit tersebut meraih Radar Kudus Award 2026.

RSUD dr. Loekmono Hadi menerima penghargaan kategori Rumah Sakit dengan Transformasi Pelayanan Terbaik di Eks Karisidenan Pati.

Berbagai inovasi pelayanan publik terus dikembangkan untuk membuat proses pelayanan semakin sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Digitalisasi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan efektivitas pelayanan.

LAYANAN: Tenaga kesehatan RSUD memeriksa pasien secara profesional
LAYANAN: Tenaga kesehatan RSUD memeriksa pasien secara profesional

Selain itu, status sebagai rumah sakit pendidikan menjadi salah satu aspek yang memperkuat peran RSUD dr. Loekmono Hadi.

Fungsi tersebut membuat rumah sakit tidak hanya berfokus pada pelayanan pasien, tetapi juga memiliki peran dalam mendukung proses pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia bidang kesehatan.

Capaian lainnya terlihat dari pengakuan eksternal yang diterima rumah sakit.

RSUD dr. Loekmono Hadi mendapat penghargaan dalam pengelolaan program TBC terbaik di Kabupaten Kudus. 

Pengakuan tersebut menjadi kesehatan di rumah sakit memberikan dampak positif. Plt.

Direktur RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus dr. Andini Aridewi, M.Kes., mengatakan inovasi perlu terus dikembangkan agar pelayanan mampu mengikuti perubahan kebutuhan Masyarakat.

“RSUD dr. Loekmono Hadi terus menunjukkan komitmennya melalui peningkatan mutu pelayanan yang berkelanjutan, penerapan inovasi dan digitalisasi, serta penguatan peran sebagai rumah sakit pendidikan,” ujarnya.

Menurut dr. Andini, transformasi pelayanan harus berjalan secara menyeluruh.

Teknologi dan inovasi bukan sekadar pelengkap, tetapi mejadi instrumen untuk memperkuat kualitas pelayanan. 

Berbagai capaian tersebut menjadi bukti bahwa perubahan di RSUD dr. Loekmono Hadi dilakukan dari sisi sistem pelayanan maupun pengembangan kelembagaan.

Penghargaan Radar Kudus Award 2026 pun diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh jajaran rumah sakit untuk mempertahankan semangat berinovasi.

dr. Andini menyampaikan apresiasi kepada Radar Kudus atas penghargaan yang diberikan.

Ia berharap penghargaan tersebut dapat menjadi pelecut untuk terus memberikan pelayanan terbaik. (dik/him)

Editor : Ali Mustofa
RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus Radar Kudus Award 2026 penghargaan Inovasi Pelayanan pelayanan pasien