Bupati Jepara Raih Radar Kudus Award 2026 Bidang Pendidikan

M. Khoirul Anwar • Dipublikasikan Sabtu, 8 Agustus 2026 | 18:02 WIB
APRESIASI: Direktur Jawa Pos Radar Kudus Baehaqi menyerahkan Radar Kudus Award 2026 kepada Bupati Jepara Witiarso Utomo yang diwakili Wakil Bupati Jepara Mm Ibnu Hajar.
APRESIASI: Direktur Jawa Pos Radar Kudus Baehaqi menyerahkan Radar Kudus Award 2026 kepada Bupati Jepara Witiarso Utomo yang diwakili Wakil Bupati Jepara M. Ibnu Hajar.

 

KUDUS – Komitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memperluas akses pendidikan mengantarkan Bupati Jepara Witiarso Utomo meraih Radar Kudus Award 2026 kategori Kepala Daerah Inovator Pembangunan SDM Unggul dan Akses Pendidikan Berkualitas.

Trofi dan piagam penghargaan diterima Wakil Bupati Jepara Muhammad Ibnu Hajar yang mewakili Bupati Witiarso dalam malam penganugerahan Radar Kudus Award 2026 di salah satu hotel di Kudus, Jumat (7/8).

Penghargaan tersebut diserahkan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bersama sejumlah kepala daerah dan penerima penghargaan lainnya. Setelah prosesi penyerahan, panitia menayangkan video profil para penerima penghargaan.

Kartu Sarjana hingga Kartu Guru Sejahtera

Mewakili Bupati Jepara, Muhammad Ibnu Hajar menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diberikan Radar Kudus.

Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi penyemangat bagi Pemerintah Kabupaten Jepara untuk terus meningkatkan mutu layanan pendidikan.

"Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus meningkatkan mutu layanan pendidikan. Kami ingin akses pendidikan yang berkualitas dapat dirasakan seluruh masyarakat Jepara," ujarnya.

Sejumlah program menjadi bagian dari upaya tersebut. Salah satunya Kartu Sarjana Jepara yang menyasar mahasiswa dari keluarga prasejahtera, mahasiswa berprestasi, serta penghafal Al-Qur'an.

Pemkab Jepara juga menjalankan Kartu Guru Sejahtera untuk guru non-ASN. Pada 2026, anggaran program tersebut sekitar Rp25 miliar dengan penerima lebih dari 17 ribu guru.

Revitalisasi Sekolah dan Digitalisasi Pembelajaran

Peningkatan kualitas pendidikan juga dilakukan melalui revitalisasi 103 satuan pendidikan. Digitalisasi pembelajaran turut diperkuat untuk mendukung proses belajar mengajar.

INOVATOR: Bupati Jepara Witiarso Utomo di tengah peserta MPLS di salah satu sekolah di Mlonggo.
INOVATOR: Bupati Jepara Witiarso Utomo di tengah peserta MPLS di salah satu sekolah di Mlonggo.

 

Selain itu, ribuan guru difasilitasi mengikuti Pendidikan Profesi Guru (PPG). Pemkab Jepara juga mengembangkan sejumlah program pendidikan lainnya, seperti Pesantren MULUS, Sekolah Rakyat, dan Sekolah Nasional Terintegrasi.

Berbagai program tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah untuk memperluas kesempatan masyarakat memperoleh pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia Jepara.

Tiga Tokoh Jepara Raih Penghargaan

Pada ajang yang sama, Ketua DPRD Jepara Agus Sutisna menerima Radar Kudus Award 2026 kategori Tokoh Legislatif Penggerak Kepedulian Sosial dan Kesejahteraan Masyarakat Kabupaten Jepara.

Sementara itu, Dandim 0719/Jepara Letkol Arm. Ranna Hidfitriyadi dianugerahi penghargaan sebagai Tokoh Penguat Ketahanan Wilayah dan Sinergi Pembangunan Teritorial TNI di Daerah. Kehadirannya diwakili oleh  Pasi Intel Kodim 0719/Jepara Lettu Inf. Devi Norma J.T.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dalam sambutannya mengatakan media memiliki peran penting dalam pembangunan daerah. Media, menurutnya, menjadi mitra pemerintah sekaligus berperan menjaga kepercayaan publik melalui pemberitaan yang akurat.

"Lakukan cek, ricek, dan pemeriksaan akhir terhadap setiap informasi. Dengan begitu, kepercayaan publik akan tetap terjaga," tuturnya.

Direktur Jawa Pos Radar Kudus Baehaqi mengatakan Radar Kudus Award merupakan bentuk apresiasi kepada tokoh, lembaga, badan usaha, dan instansi yang menghadirkan inovasi serta terobosan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Penghargaan tersebut diharapkan menjadi bentuk apresiasi sekaligus pemantik bagi para penerima untuk terus menghadirkan inovasi dan kontribusi positif bagi daerah.

 

Editor : Admin
pendidikan jepara muhammad ibnu hajar jepara witiarso utomo Radar Kudus Award