Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Gegara Suami Kakehan Polah, Rumah Tangga Pasutri Dadi Bubrah

Andre Faidhil Falah • Senin, 25 November 2024 | 22:38 WIB
Photo
Photo

KEINGINAN Mawar (bukan nama sebenarnya) untuk memiliki rumah tangga yang harmonis ternyata jauh dari kenyataan.

Bukannya menikmati kehidupan rumah tangga yang damai dan bahagia, dia justru harus menghadapi perceraian dengan suaminya, Jono (nama samaran).

Mawar sebenarnya tidak bersalah.

Masalah utama justru berasal dari perilaku Jono, yang selama ini dikenal sebagai pria dengan reputasi buruk.

Ia kerap menjalin hubungan dengan banyak perempuan. Baik gadis maupun janda, tanpa memikirkan konsekuensinya.

Sari (nama ganti), salah satu janda yang juga tetangga terpikat oleh pesona Jono.

Bahkan, rela menyerahkan segalanya. Akibatnya, Sari hamil dan meminta Jono untuk bertanggung jawab atas perbuatannya.

"Jono memang lelaki mata keranjang, tapi Sari juga pelakor," kata Mawar dengan tegas.

Tidak ingin nasibnya dipermainkan, Mawar memutuskan untuk meng ambil langkah demi melindungi dirinya.

Sebagai bentuk dendam kepada Sari, Mawar memastikan bahwa Sari dan anak yang dikandungnya tidak akan mendapatkan pengakuan resmi dari negara.

Pada akhirnya, Mawar merasa puas melihat Sari gagal mendapatkan status yang diinginkannya. Terlebih ketika hubungan Sari dengan Jono juga berakhir.

"Saya izinkan (Jono) nikah siri," katanya.

Namun, persoalan tidak berhenti di situ. Jono justru mengajukan perceraian kepada Mawar.

Dengan alasan memiliki anak dari perempuan lain yang berasal dari daerah berbeda.

Anak tersebut bukan dari rahim Sari, melainkan hasil hubungannya dengan janda lain.

Mawar kini harus menghadapi babak baru dalam kehidupannya. Di tengah kenyataan pahit yang terus menghantui rumah tangganya. (adr/lin)

Editor : Ali Mustofa
#perceraian #rumah tangga #ambyar #pelakor