Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Kurang PD, Ketikung Pria Lain

Galih Erlambang Wiradinata • Senin, 22 Juli 2024 | 22:29 WIB
Photo
Photo

STATUS sosial sebenarnya tidak membuat cintanya Ramos (nama samaran) kandas.

Ia awalnya mengagumi sosok perempuan bernama Ayu (bukan nama sebenarnya). Cintanya datang saat pandangan pertama.

Ramos adalah lelaki yang hidup sederhana dan biasa-biasa saja.

Ia menjalani kehidupan dengan penuh rasa syukur. Bisa makan ke resto satu bulan sekali ia sudah senang.

Kondisi itu karena Ramos hanya anak buruh harian. Pekerjaan ayahnya kasar dan tak jelas.

Akan tetapi, ia punya muka yang tampan dan perawakan kekar. Hal tersebut membuat perempuan terpesona dengannya.

Meski begitu, Ramos tetap menyukai Ayu. Gadis pujaannya itu, merupakan anak orang kaya.

Meski begitu, penampilannya sederhana dan tidak neko-neko.

Namun, Ramos tidak berani mengungkapkan perasaannya kepada Ayu.

Ia melihat dirinya hanyalah seorang yang tak memiliki apa-apa. Dia pun hanya bisa menjadi pengagum rahasia.

”Apalah saya, hanya anak orang tak berpunya. Hanya berani menjadi pengagum rahasia,” ungkapnya sedih.

Beberapa bulan tidak bertemu dengan Ayu, Ramos melihat orang yang dia sukai malah sudah bergandengan dengan lelaki lain.

Ternyata, laki-laki itu adalah calon suami Ayu.

Dari tampang cukup jauh. Ramoslah yang lebih unggul. Dalam hati Ramos berkata; ”Ini sih kalah PD (percaya diri) saja.”

Apalagi pria yang digandeng Ayu itu, status ekonominya biasa saja. Ramos justru malah punya jabatan strategis di pekerjaannya. (gal/lin)

Editor : Ali Mustofa
#pd #Kehidupan #Buruh Harian #percaya diri #ambyar #calon suami