KASPO (nama samaran) lebih memilih meninggalkan Jumi (bukan nama sebenarnya), istrinya.
Ia seakan lupa dengan sosok wanita yang menemani berjuang dan lebih memilih perempuan yang baru ia kenal.
Kaspo dan Jumi sudah berpacaran bertahun-tahun. Sejak masa remaja sampai beranjak dewasa.
Karena merasa sudah saling kenal, keduanya pun memutuskan naik ke jenjang yang lebih serius.
Kaspo merupakan pemuda yang masih merintis karir. Di awal-awal pernikahan, kebutuhan ekonomi didukung oleh keluarga Jumi.
Beberapa fasilitas diberikan oleh mertua. Seperti tempat tinggal dan kendaraan.
Selang beberapa tahun menikah, karir Kaspo mulai merangkak naik. Otomatis sirkel pertemanan juga meluas.
Sampai suatu hari Kaspo bertemu dengan seorang perempuan saat ia bekerja.
Perempuan itu pun memikat hati Kaspo. Ia lupa dengan istrinya. Semenjak mengenal wanita itu, Kaspo jadi jarang pulang. Karena mencurigakan, keluarga Jumi pun menyelidikinya.
Dan, benar Kaspo kepergok. Saat pulang Jumi menemukan percakapan mencurigakan di ponsel suaminya. Kaspo mengelak, dengan alasan urusan kerja.
Namun keluarga jumi tetap tidak mempercayai. Kaspo masih berpura-pura tak mengetahui apa apa.
Sampai suatu hari gelagat Kaspo sudah tidak bisa ditutupi lagi. Ia makin jarang pulang. Hingga membuat keluarga Jumi jengkel. Hingga keluarga mencarinya. "Saya cari," kata salah satu keluarga.
Dari situlah Kaspo sudah tidak bisa mengelak lagi sampai keduanya pun memutuskan untuk bercerai. Selang beberapa saat Kaspo pun menikah dengan perempuan lain. (vah/zen)
Editor : Ali Mustofa