KISAH cinta Hanum dan Rangga sudah terjalin hampir setahun. Keduanya saat itu semestinya menanti buah hati pertamanya. Usia kandungan empat bulan.
Namun sayang, impian dan kisah cinta itu kandas di tengah jalan. Keduanya bercerai.
Sebenarnya, Rangga bukan orang yang neko-neko. Sebagai pria, ia juga jarang membuang waktu untuk nongkrong hingga larut malam.
Namun, penyakitnya hanya satu. Ia penggemar game online. Dan ketika sudah nge-game, ia tak bisa diganggu. Selalu dihiraukan siapapun yang menelpon.
Dan itu yang menjadi penyebab perceraian Hanum dan Rangga. Insiden perceraian itu terjadi setelah Hanum keguguran calon buah hati pertamanya.
"Saya ikhlas, cuma saya tidak rela dengan sikap mas Rangga," ungkap Hanum.
Insiden itu bermula sebulan lalu. Pada suatu malam, Rangga izin nongkrong di warung. Ia pun pamit istrinya dan diizinkan.
Di warung itu, ia pun mabar game online bersama rekan-rekannya.
Siapa sangka, Hanum mendapat musibah di rumah. Sewaktu ke kamar mandi, ia terpeleset. Itu membuatnya mengalami pendarahan hebat.
Ia mencoba merangkak mengambil handphone, untuk menelpon suaminya. Namun berpuluh kali usaha, telponnya tak diangkat.
Ia pun nekat berusaha keluar untuk meminta pertolongan warga.
Beruntung ada tetangga yang mengetahuinya, ia langsung dibawa ke rumah sakit oleh tetangga tersebut.
Sementara Rangga, baru tahu setelah disusul tetangga lainnya. Seketika ia bergegas pulang dan berusaha menemui istrinya.
Sayang, istrinya terlanjur kecewa dengan sikap suaminya. Hanum pun menggugat cerai Rangga, setelah ia sembuh. (rom/zen)
Editor : Ali Mustofa