Sebabnya, gara-gara tingkah kurang ajar Juned sendiri. Bagaimana tidak, dirinya ketahuan selingkuh sebulan lalu. Parahnya lagi, selingkuhannya adalah Dina (nama samaran), teman dekat calon istrinya sendiri.
Aroma perselingkuhan tersebut tercium ketika Dina dan Surti tengah kongkow bareng berdua di salah satu desa wisata di Jepara. Sementara Juned saat itu kebetulan tidak menemani calon istrinya. Maklum, pengacara. Pengangguran banyak acara. Surti pun tak bilang ke Juned hendak pergi ke mana maupun dengan siapa.
Saat dalam perjalanan pulang dari desa wisata, handphone Surti berbunyi. Rupanya Juned menelpon. Sekadar tanya di mana dan sedang apa. Tidak lebih. Selang beberapa menit, ganti handphone Dina yang berbunyi. Rupanya Juned juga yang menelpon. Pertanyaannya sama dengan yang diajukan ke Surti. ”Saya di situ mulai curiga,” ujar Surti.
Gerak gerik antara Juned dan Dina pun diikuti Surti. Perselingkuhan ke duanya terkuak nyata saat Dina memergoki Juned dan Dina check-in di salah satu hotel. Amarahnya pun memuncak. Dari situ, Surti memutus hubungannya dengan Dina dan Juned. Rupanya, karena rasa bersalahnya terhadap Surti, Dina pun memilih pergi meninggalkan Juned. (zen) Editor : Ali Mustofa