alexametrics
26.2 C
Kudus
Wednesday, May 18, 2022

Tunangan Gagal karena Penyakit Syaraf

AZIZAH (bukan nama sebenarnya) gagal tunangan, karena punya penyakit syaraf. Sebab, orang tua calon tunangannya Nurdin (nama samaran) tak merestui hubungan mereka setelah tahu penyakitnya.

Nurdin sudah mencintai Azizah sejak kuliah 2014 lalu. Namun, Nurdin tak memberanikan diri untuk mengungkapkan. ”Pada saat itu belum berani. Baru empat bulan ini berani mengungkapkan,” ujar Nurdin. ”Kalau berani langsung datang ke rumah saya. Ngomong saya orang tua saya,” sambung Azizah.

Alhasil, Nurdin datang ke rumah Azizah untuk mengungkapkan perasaannya sekaligus melamarnya. ”Saya ngomong ke orang tua Azizah kalau ingin serius. Kemudian melamarnya. Orang tuanya pun setuju,” katanya.


Kisah cinta yang dipendam selama lima tahun akhirnya Nurdin gapai. Rencana pertunangan pun telah mereka gagas. Acaranya dua bulan sejak mereka direstui. ”Orang tua saya juga silaturahim ke rumah Azizah. Kami membahas waktu pertunangan. Yang agendanya terlaksana dua bulan lagi,” beber Nurdin.

Lembaran baru pun dimulai sejak kedua belah pihak bertemu. Bumbu-bumbu cinta bertebaran di Jogjakarta, Semarang, Tegal, dan Solo. ”Sering main ke luar kota bareng. Sambil nyicil foto buat prewed,” papar Nurdin.

Namun, kisah cinta mereka menyimpan bom waktu. Yang seakan-akan meledak suatu saat. Azizah punya penyakit syaraf. Yang memaksanya operasi di Malaysia. ”Baru terasa saat merantau di luar Jawa. Tiba-tiba tangan sering ndredeg. Kepala terasa muser-muser. Kata dokter ada syaraf yang kejepit. Lalu disarankan operasi ke Malaysia,” ungkap Azizah.

Nurdin pun tahu akan penyakit Azizah. Namun, tak berani membicarakan ke orang tuanya. Takut tak direstui. ”Saya nerima Azizah apa adanya. Walaupun berobat rutin seperti itu aku tetap cinta. Tapi orang tua saya mungkin tak merestui. Saya tak mau bilang. Nunggu momen,” ujar Nurdin.

Baca Juga :  Ditinggal Merantau, Istri Diembat Majikan

Semakin mendekatai hari H pertunangan, perasaan tertekan Nurdin pun tak terelakkan. Bagaimana pun dia harus menceritakan semuanya kepada orang tuanya. ”Saya takut. Tak ingin kehilangan orang yang saya cintai. Bingung ngomong ke ayah dan ibu,” ucapnya.

H-3 jelang pertunangan, akhirnya Nurdin mengungkapkan semuanya. Mulai rasa cinta yang dipendam sejak kuliah hingga penyakit yang dialami Azizah. Cekcok pun tak terhindarkan. ”Saya sempat berantem dengan orang tuaku. Di sisi lain saya cinta Azizah. Di sisi lain sayang kepada orang tua. Ibu saya menangis saat itu. Aku tak tega melihatnya,” keluhnya.

Hubungan mereka pun kandas. Nurdin tak bisa mengelak karena tak direstui. Pihak keluarga Azizah pun tak bisa berkata banyak. ”Walaupun begitu, aku tetep sayang keluarga. Tak tega melihat ibu menangis. Katanya, bagaimana masa depanku nanti. Keluarga Azizah pun hanya diam menahan sakit hati ketika saya beritahu,” katanya.

Azizah pun tak bisa memaksakan kehendak ini. Mungkin tak jodoh. ”Mungkin juga karena karma karena aku mengabaikanmu. Orang tua Nurdin tak merestui hubungan kami. Sedangkan kamu mau menyanggupi itu. Maafkan aku karena sempat menghilang darimu,” tutup Azizah menceritakan kisahnya kepada wartawan ini. (lin)






Reporter: Andre Faidhil Falah

AZIZAH (bukan nama sebenarnya) gagal tunangan, karena punya penyakit syaraf. Sebab, orang tua calon tunangannya Nurdin (nama samaran) tak merestui hubungan mereka setelah tahu penyakitnya.

Nurdin sudah mencintai Azizah sejak kuliah 2014 lalu. Namun, Nurdin tak memberanikan diri untuk mengungkapkan. ”Pada saat itu belum berani. Baru empat bulan ini berani mengungkapkan,” ujar Nurdin. ”Kalau berani langsung datang ke rumah saya. Ngomong saya orang tua saya,” sambung Azizah.

Alhasil, Nurdin datang ke rumah Azizah untuk mengungkapkan perasaannya sekaligus melamarnya. ”Saya ngomong ke orang tua Azizah kalau ingin serius. Kemudian melamarnya. Orang tuanya pun setuju,” katanya.

Kisah cinta yang dipendam selama lima tahun akhirnya Nurdin gapai. Rencana pertunangan pun telah mereka gagas. Acaranya dua bulan sejak mereka direstui. ”Orang tua saya juga silaturahim ke rumah Azizah. Kami membahas waktu pertunangan. Yang agendanya terlaksana dua bulan lagi,” beber Nurdin.

Lembaran baru pun dimulai sejak kedua belah pihak bertemu. Bumbu-bumbu cinta bertebaran di Jogjakarta, Semarang, Tegal, dan Solo. ”Sering main ke luar kota bareng. Sambil nyicil foto buat prewed,” papar Nurdin.

Namun, kisah cinta mereka menyimpan bom waktu. Yang seakan-akan meledak suatu saat. Azizah punya penyakit syaraf. Yang memaksanya operasi di Malaysia. ”Baru terasa saat merantau di luar Jawa. Tiba-tiba tangan sering ndredeg. Kepala terasa muser-muser. Kata dokter ada syaraf yang kejepit. Lalu disarankan operasi ke Malaysia,” ungkap Azizah.

Nurdin pun tahu akan penyakit Azizah. Namun, tak berani membicarakan ke orang tuanya. Takut tak direstui. ”Saya nerima Azizah apa adanya. Walaupun berobat rutin seperti itu aku tetap cinta. Tapi orang tua saya mungkin tak merestui. Saya tak mau bilang. Nunggu momen,” ujar Nurdin.

Baca Juga :  Akibat Pilah-Pilih Calon Suami

Semakin mendekatai hari H pertunangan, perasaan tertekan Nurdin pun tak terelakkan. Bagaimana pun dia harus menceritakan semuanya kepada orang tuanya. ”Saya takut. Tak ingin kehilangan orang yang saya cintai. Bingung ngomong ke ayah dan ibu,” ucapnya.

H-3 jelang pertunangan, akhirnya Nurdin mengungkapkan semuanya. Mulai rasa cinta yang dipendam sejak kuliah hingga penyakit yang dialami Azizah. Cekcok pun tak terhindarkan. ”Saya sempat berantem dengan orang tuaku. Di sisi lain saya cinta Azizah. Di sisi lain sayang kepada orang tua. Ibu saya menangis saat itu. Aku tak tega melihatnya,” keluhnya.

Hubungan mereka pun kandas. Nurdin tak bisa mengelak karena tak direstui. Pihak keluarga Azizah pun tak bisa berkata banyak. ”Walaupun begitu, aku tetep sayang keluarga. Tak tega melihat ibu menangis. Katanya, bagaimana masa depanku nanti. Keluarga Azizah pun hanya diam menahan sakit hati ketika saya beritahu,” katanya.

Azizah pun tak bisa memaksakan kehendak ini. Mungkin tak jodoh. ”Mungkin juga karena karma karena aku mengabaikanmu. Orang tua Nurdin tak merestui hubungan kami. Sedangkan kamu mau menyanggupi itu. Maafkan aku karena sempat menghilang darimu,” tutup Azizah menceritakan kisahnya kepada wartawan ini. (lin)






Reporter: Andre Faidhil Falah

Most Read

Artikel Terbaru

/