alexametrics
23.5 C
Kudus
Monday, May 23, 2022

Beda Kelas Cintaku Kandas

LEMBARAN indah kisah cinta sebut saja Nova dan Novi harus diakhiri. Sebelum kisah cinta mereka mencapai puncaknya lebih indah. Perkawinan. Nova akhirnya mengurungkan niatnya melamar Novi sebagai istrinya.

Bukan karena dia sudah tak cinta lagi dengan kekasihnya yang sudah tiga tahun dia pacari itu. Nova memilih mundur karena dia minder dengan keadaannya. Cinta mereka kandas karena beda kelas.

Meski sama-sama mencintai, tapi cinta masih saja mengenal kasta. Mungkin hanya di kisah-kisah dongeng, putri cantik jelita bisa bersanding dengan pemuda miskin dari desa. Di dunia nyata, hal itu sangat susah terwujud.


Nova menyadari, dirinya ternyata tidak sepadan dengan pujaan hatinya. Tunggangannya Supra. Sementara kekasihnya Agya. Sebenarnya Novi menerima kekurangan kekasihnya itu. Sayang keluarganya tidak sependapat dengannya.

Baca Juga :  Bubrah karena LDR

Keluarga kekasihnya dari kalangan berada. Mereka terpandang. Golongan priyayi. Sangat berbeda dengannya yang dari keluarga biasa-biasa saja (untuk tidak menyebutkan dari keluarga miskin).

Karena itu, Nova galau bukan main. Sedikit menyesali juga. Kenapa harus lama-lama membina cinta, jika akhirnya berakhir nestapa. Meminjam istilah tokoh Cu Pat Kay dalam serial Kera Sakti yang melegenda itu: Dari dulu begitulah cinta, deritanya tiada akhir. (lin)






Reporter: Achmad Ulil Albab

LEMBARAN indah kisah cinta sebut saja Nova dan Novi harus diakhiri. Sebelum kisah cinta mereka mencapai puncaknya lebih indah. Perkawinan. Nova akhirnya mengurungkan niatnya melamar Novi sebagai istrinya.

Bukan karena dia sudah tak cinta lagi dengan kekasihnya yang sudah tiga tahun dia pacari itu. Nova memilih mundur karena dia minder dengan keadaannya. Cinta mereka kandas karena beda kelas.

Meski sama-sama mencintai, tapi cinta masih saja mengenal kasta. Mungkin hanya di kisah-kisah dongeng, putri cantik jelita bisa bersanding dengan pemuda miskin dari desa. Di dunia nyata, hal itu sangat susah terwujud.

Nova menyadari, dirinya ternyata tidak sepadan dengan pujaan hatinya. Tunggangannya Supra. Sementara kekasihnya Agya. Sebenarnya Novi menerima kekurangan kekasihnya itu. Sayang keluarganya tidak sependapat dengannya.

Baca Juga :  Pengajuan Dispensasi Nikah di Jepara Meningkat 23,5 Persen

Keluarga kekasihnya dari kalangan berada. Mereka terpandang. Golongan priyayi. Sangat berbeda dengannya yang dari keluarga biasa-biasa saja (untuk tidak menyebutkan dari keluarga miskin).

Karena itu, Nova galau bukan main. Sedikit menyesali juga. Kenapa harus lama-lama membina cinta, jika akhirnya berakhir nestapa. Meminjam istilah tokoh Cu Pat Kay dalam serial Kera Sakti yang melegenda itu: Dari dulu begitulah cinta, deritanya tiada akhir. (lin)






Reporter: Achmad Ulil Albab

Most Read

Artikel Terbaru

/