alexametrics
30.5 C
Kudus
Thursday, May 12, 2022

Suami Tukang Kawin, Istri Rak Betah

JUMI (bukan nama sebenarnya) sudah teramat sabar menghadapi tingkah Kaspo (bukan nama sebenarnya), suaminya. Dia sering kowan-kawin. Walaupun Jumi jengkel, si Kaspo tak mempedulikan. Bahkan Kaspo bukannya sembuh malah menjadi sifat buruknya.

Kaspo bisa dikatakan hobi kawin. Sudah enam kali Kaspo kawin. Kawin sah secara agama tapi ilegal secara negara.

Jumi bercerita awal Kaspo menikah kedua kalinya di 2000. Saat itu ia merelakan suaminya nikah lagi. Walaupun secara agama dan negera Kaspo belum menceraikan Jumi.


”Kawinan kedua setelah saya, seingat saya, dia mempunyai anak satu,” terangnya.

Istri kedua itu bertengkar dengan Kaspo. Akhirnya perempuan itu balik ke suaminya pertama.

”Anak dari hasil perkawinan kedua itu kata orang-orang terlantar. Suami pertama tak mau merawat anak dari hubungan perselingkuhan,” paparnya.

Setelah bosan, Kaspo kembali ke Jumi. Tak berselang lama tingkah Kaspo terulang. Kali ini dia nikah dengan janda tetangga desanya.

Sebagaimana pernikahan kedua, pernikahan ketiga kandas. Kaspo bosen. Kembali lagi ke istri pertama.

Baca Juga :  Dicinta (Hanya) Kala Muda

”Kalau sudah bosen dengan istri baru, mesti Kaspo balik ke saya,” terangnya.

Dia mengaku diancam tidak akan dicerai Kaspo. Bahkan buku nikahnya disimpan Kaspo.

”Saya tak diberi tahu di mana lokasi nyimpennya (buku nikah, Red),” ujarnya.

Jumi mengaku setiap kali Kaspo dekat dengan perempuan lain, hatinya sakit. Ingin gugat cerai, tapi biaya mengurusnnya mahal, sampai Rp 2-5 juta.

Belum lagi dirinya berusaha mempertahankan keharmonias rumah tangga. Hasil nikah dengan Jumi dan Kaspo mempunyai dua anak.

”Anak kedua saya sekarang kelas III SMA. Sementara saya kerja per hari hanya Rp 30 ribu. Biaya sekolah mahal. Belum yang saku. Saya bingung,” tangisnya di hadapan wartawan ini.

Anak pertama yang sudah nikah menyarankan ibunya gugat cerai. Agar Kaspo tak balik rumah. ”Semoga nanti ada yang nolong saya. Bantu biaya perceraian,” harapnya. (vah/zen)






Reporter: Vachry Rizaldi Luthfipambudi

JUMI (bukan nama sebenarnya) sudah teramat sabar menghadapi tingkah Kaspo (bukan nama sebenarnya), suaminya. Dia sering kowan-kawin. Walaupun Jumi jengkel, si Kaspo tak mempedulikan. Bahkan Kaspo bukannya sembuh malah menjadi sifat buruknya.

Kaspo bisa dikatakan hobi kawin. Sudah enam kali Kaspo kawin. Kawin sah secara agama tapi ilegal secara negara.

Jumi bercerita awal Kaspo menikah kedua kalinya di 2000. Saat itu ia merelakan suaminya nikah lagi. Walaupun secara agama dan negera Kaspo belum menceraikan Jumi.

”Kawinan kedua setelah saya, seingat saya, dia mempunyai anak satu,” terangnya.

Istri kedua itu bertengkar dengan Kaspo. Akhirnya perempuan itu balik ke suaminya pertama.

”Anak dari hasil perkawinan kedua itu kata orang-orang terlantar. Suami pertama tak mau merawat anak dari hubungan perselingkuhan,” paparnya.

Setelah bosan, Kaspo kembali ke Jumi. Tak berselang lama tingkah Kaspo terulang. Kali ini dia nikah dengan janda tetangga desanya.

Sebagaimana pernikahan kedua, pernikahan ketiga kandas. Kaspo bosen. Kembali lagi ke istri pertama.

Baca Juga :  Bubaran Gegara Istri Hobi Tiktok

”Kalau sudah bosen dengan istri baru, mesti Kaspo balik ke saya,” terangnya.

Dia mengaku diancam tidak akan dicerai Kaspo. Bahkan buku nikahnya disimpan Kaspo.

”Saya tak diberi tahu di mana lokasi nyimpennya (buku nikah, Red),” ujarnya.

Jumi mengaku setiap kali Kaspo dekat dengan perempuan lain, hatinya sakit. Ingin gugat cerai, tapi biaya mengurusnnya mahal, sampai Rp 2-5 juta.

Belum lagi dirinya berusaha mempertahankan keharmonias rumah tangga. Hasil nikah dengan Jumi dan Kaspo mempunyai dua anak.

”Anak kedua saya sekarang kelas III SMA. Sementara saya kerja per hari hanya Rp 30 ribu. Biaya sekolah mahal. Belum yang saku. Saya bingung,” tangisnya di hadapan wartawan ini.

Anak pertama yang sudah nikah menyarankan ibunya gugat cerai. Agar Kaspo tak balik rumah. ”Semoga nanti ada yang nolong saya. Bantu biaya perceraian,” harapnya. (vah/zen)






Reporter: Vachry Rizaldi Luthfipambudi

Most Read

Artikel Terbaru

/