alexametrics
30.3 C
Kudus
Friday, July 22, 2022

Wis Dimodali Malah Blenjani

POLAH Kaspo (nama samaran) dianggap tak tahu diuntung. Kebutuhan hingga fasilitas sehari-hari sebagian besar ditunjang oleh mertuanya. Namun, bukannya anteng dan berterimakasih, si Kaspo justru banyak tingkah. Endingnya bikin rumah tangga menjadi bubrah.

Kaspo dan Jumi (bukan nama sebenarnya) sebelumnya sudah saling mencintai sejak lama. Mulai sekolah menengah pertama mereka menjalin cinta monyet. Mereka berpacaran.

Hari-hari keduanya dijalani bersama. Saat itu Kaspo masih lempeng-lempeng aja. Tak ada perilaku yang aneh.


Tak disangka, cinta-cintaan ala remaja itu berlanjut sampai dewasa. Keduanya sudah mentas dari sekolah formal. Kaspo sudah bekerja dan menunjukkan keseriusannya.

Begitupun dengan Jumi, ia juga merasa mantab dengan Kaspo. Di sisi lain, dari segi penghasilan saat itu Kaspo memang sedang merintis. Namun, Jumi dan keluarganya menerima.

Baca Juga :  Sengaja Dibikin Sakit, Bisa Nikah Lagi

Bahkan, orangtua Jumi justru memberikan fasilitas yang layak untuk rumah tangga mereka. Singkat cerita, Kaspo dan Jumi pun menjadi suami istri.

Hubungan awal pernikahan masih lancar. Namun, semua seakan berubah, ketika pekerjaan Kaspo mulai menunjukkan hasil yang baik. Gaya hidupnya berubah. Bahkan sampai main serong dengan cewek lain.

Seiring berjalannya waktu, permainan Kaspo pun terbongkar. Ia sudah tak bisa mengelak. Sontak keluarga Jumi pun kecewa. Bahkan sampai enggan bertemu dengan Kaspo. Hingga akhirnya Kaspo dan Jumi pun berpisah.

Itulah kisah asmara Kaspo yang tak kuat imannya saat sedang mendapatkan rezeki lebih. Padahal ia bisa seperti itu berkat bantuan keluarga pasangannya. Ibarat diwehi ati ngerogoh rempelo (dikasih hati, masih minta ampela, red). (vah/him)






Reporter: Vachry Rizaldi Luthfipambudi

POLAH Kaspo (nama samaran) dianggap tak tahu diuntung. Kebutuhan hingga fasilitas sehari-hari sebagian besar ditunjang oleh mertuanya. Namun, bukannya anteng dan berterimakasih, si Kaspo justru banyak tingkah. Endingnya bikin rumah tangga menjadi bubrah.

Kaspo dan Jumi (bukan nama sebenarnya) sebelumnya sudah saling mencintai sejak lama. Mulai sekolah menengah pertama mereka menjalin cinta monyet. Mereka berpacaran.

Hari-hari keduanya dijalani bersama. Saat itu Kaspo masih lempeng-lempeng aja. Tak ada perilaku yang aneh.

Tak disangka, cinta-cintaan ala remaja itu berlanjut sampai dewasa. Keduanya sudah mentas dari sekolah formal. Kaspo sudah bekerja dan menunjukkan keseriusannya.

Begitupun dengan Jumi, ia juga merasa mantab dengan Kaspo. Di sisi lain, dari segi penghasilan saat itu Kaspo memang sedang merintis. Namun, Jumi dan keluarganya menerima.

Baca Juga :  Tiwas Ngenteni, Malah Diblenjani

Bahkan, orangtua Jumi justru memberikan fasilitas yang layak untuk rumah tangga mereka. Singkat cerita, Kaspo dan Jumi pun menjadi suami istri.

Hubungan awal pernikahan masih lancar. Namun, semua seakan berubah, ketika pekerjaan Kaspo mulai menunjukkan hasil yang baik. Gaya hidupnya berubah. Bahkan sampai main serong dengan cewek lain.

Seiring berjalannya waktu, permainan Kaspo pun terbongkar. Ia sudah tak bisa mengelak. Sontak keluarga Jumi pun kecewa. Bahkan sampai enggan bertemu dengan Kaspo. Hingga akhirnya Kaspo dan Jumi pun berpisah.

Itulah kisah asmara Kaspo yang tak kuat imannya saat sedang mendapatkan rezeki lebih. Padahal ia bisa seperti itu berkat bantuan keluarga pasangannya. Ibarat diwehi ati ngerogoh rempelo (dikasih hati, masih minta ampela, red). (vah/him)






Reporter: Vachry Rizaldi Luthfipambudi

Most Read

Artikel Terbaru

/