alexametrics
30 C
Kudus
Friday, May 13, 2022

Bubaran karena Beda Keyakinan

SIAL nasib Rini, dia tak pernah menyangka hubungannya dengan pacarnya, Raka harus kandas. Padahal cinta keduanya telah melewati berbagai dinamika. Tak mulus. Sangat begejolak. Penuh rintangan.

Semula, keduanya memang hanya bersahabat. Raka telah memiliki pacar. Begitupula Rini. Punya cowok idaman tersendiri yang menjadi teman kencannya. Tetapi semua berubah ketika terjadi tragedi.

Pacar Raka yang bernama Andin menderita sakit berkepanjangan hingga dirawat lama di rumah sakit. Sialnya, alih-alih sembuh, dan kembali menjalin romantisme dengan Raka, Andin justru dipanggil sang khalik.


Sejak saat itu, lelaki berambut keriting dengan senyum manis, berlesung pipit itu tak punya kekasih lagi. Rencana tunangan pun kandas.

Di sisi lain, Rini memberi simpati. Dia mulai kerap bertemu Raka. Menghibur. Mengajak makan. Saling curhat. Hingga kerap jalan berdua.

Keduanya saling membutuhkan teman. Rini juga punya cerita tragis. Cowoknya ternyata kerap main kasar. Jutek. Kurang perhatian. Dan tak lagi bisa membuat wanita berambut sebahu lurus itu tak lagi betah.

Dua kondisi ini yang menjadikan Raka dan Rini makin kelet. Lengket. Bagai perangko. Sampai akhirnya Rini nyaman bersama Raka dan memutus hubungan dengan cowok pertamanya. Mereka pun menjalin hubungan. Tak lagi sekedar sahabat atau teman mesra.

Perlahan, mereka pun berkomitmen menjalin hubungan serius. Sebab keduanya sudah saling bekerja. Terlebih keduanya sudah merasa cocok. Saling kenal sejak masa kuliah.

Tetapi cobaan bagi keduanya ternyata kembali datang. Kali ini pertimbangan soal keyakinan. Raka Islam. Rini Katolik. Kedua keluarga saling tak menerima. Penolakan masing-masing dari keluarga itu memang tak menjadi pertimbangan sedari awal. Sebab kasmaran di antara keduanya kadung memuncak.

Baca Juga :  Trauma H-1 Gagal Nikah, Cari Lima Simpanan

Orang tua Raka berharap, Rini  masuk Islam. Begitu sebaliknya. Orang tua Rini menghendaki Raka masuk katolik. Tetapi keduanya saling kekeh. Raka dan Rini tetap dalam keyakinan masing-masing.

Tak ada titik temu, pernikahan yang sudah disusun Raka dan Rini pun kandas. Tapi tak memutus relasi pacaran. Hingga akhirnya keduanya dipisahkan karena pekerjaan.

Rini yang semula menjadi HRD di sebuah perusahaan ritel harus pindah keluar kota. Dia ditarik menjadi HRD sebuah perusahaan pertambangan batu bara. Hitung-hitungan gaji membuat Rini tak kuasa menolak.

Hubungan LDR ini ternyata jadi permulaan bencana. Keduanya mulai jarang bertemu. Jarang komunikasi. Dampaknya pun buruk, sebab di luar kota itu Rini diam-diam menjalin relasi dengan cowok lain.

Sementara Raka, juga menjalin hubungan dengan wanita yang seiman bermana Resti. Orang tua Raka merasa cocok dengan hubungan Raka-Resti. Mereka pun langsung menjodohkan keduanya.

Mendengar kedekatan Raka-Resti, Rini akhirnya kesal. Terlebih, cowok barunya itu ternyata juga berengsek. Sampai akhirnya Rini mengharap kembali ke Raka.

Namun Raka terlanjur menentukan tanggal perjodohan dengan Resti. Mereka pun menikah. Sementara Rini menyesali keputusannya yang tak mau pindah keyakinan. (zen)






Reporter: Eko Santoso

SIAL nasib Rini, dia tak pernah menyangka hubungannya dengan pacarnya, Raka harus kandas. Padahal cinta keduanya telah melewati berbagai dinamika. Tak mulus. Sangat begejolak. Penuh rintangan.

Semula, keduanya memang hanya bersahabat. Raka telah memiliki pacar. Begitupula Rini. Punya cowok idaman tersendiri yang menjadi teman kencannya. Tetapi semua berubah ketika terjadi tragedi.

Pacar Raka yang bernama Andin menderita sakit berkepanjangan hingga dirawat lama di rumah sakit. Sialnya, alih-alih sembuh, dan kembali menjalin romantisme dengan Raka, Andin justru dipanggil sang khalik.

Sejak saat itu, lelaki berambut keriting dengan senyum manis, berlesung pipit itu tak punya kekasih lagi. Rencana tunangan pun kandas.

Di sisi lain, Rini memberi simpati. Dia mulai kerap bertemu Raka. Menghibur. Mengajak makan. Saling curhat. Hingga kerap jalan berdua.

Keduanya saling membutuhkan teman. Rini juga punya cerita tragis. Cowoknya ternyata kerap main kasar. Jutek. Kurang perhatian. Dan tak lagi bisa membuat wanita berambut sebahu lurus itu tak lagi betah.

Dua kondisi ini yang menjadikan Raka dan Rini makin kelet. Lengket. Bagai perangko. Sampai akhirnya Rini nyaman bersama Raka dan memutus hubungan dengan cowok pertamanya. Mereka pun menjalin hubungan. Tak lagi sekedar sahabat atau teman mesra.

Perlahan, mereka pun berkomitmen menjalin hubungan serius. Sebab keduanya sudah saling bekerja. Terlebih keduanya sudah merasa cocok. Saling kenal sejak masa kuliah.

Tetapi cobaan bagi keduanya ternyata kembali datang. Kali ini pertimbangan soal keyakinan. Raka Islam. Rini Katolik. Kedua keluarga saling tak menerima. Penolakan masing-masing dari keluarga itu memang tak menjadi pertimbangan sedari awal. Sebab kasmaran di antara keduanya kadung memuncak.

Baca Juga :  Berpaling ke Berondong

Orang tua Raka berharap, Rini  masuk Islam. Begitu sebaliknya. Orang tua Rini menghendaki Raka masuk katolik. Tetapi keduanya saling kekeh. Raka dan Rini tetap dalam keyakinan masing-masing.

Tak ada titik temu, pernikahan yang sudah disusun Raka dan Rini pun kandas. Tapi tak memutus relasi pacaran. Hingga akhirnya keduanya dipisahkan karena pekerjaan.

Rini yang semula menjadi HRD di sebuah perusahaan ritel harus pindah keluar kota. Dia ditarik menjadi HRD sebuah perusahaan pertambangan batu bara. Hitung-hitungan gaji membuat Rini tak kuasa menolak.

Hubungan LDR ini ternyata jadi permulaan bencana. Keduanya mulai jarang bertemu. Jarang komunikasi. Dampaknya pun buruk, sebab di luar kota itu Rini diam-diam menjalin relasi dengan cowok lain.

Sementara Raka, juga menjalin hubungan dengan wanita yang seiman bermana Resti. Orang tua Raka merasa cocok dengan hubungan Raka-Resti. Mereka pun langsung menjodohkan keduanya.

Mendengar kedekatan Raka-Resti, Rini akhirnya kesal. Terlebih, cowok barunya itu ternyata juga berengsek. Sampai akhirnya Rini mengharap kembali ke Raka.

Namun Raka terlanjur menentukan tanggal perjodohan dengan Resti. Mereka pun menikah. Sementara Rini menyesali keputusannya yang tak mau pindah keyakinan. (zen)






Reporter: Eko Santoso

Most Read

Artikel Terbaru

/