Radar Kudus JawaPos.com | Berita Daerah RSS News Feed http://radarkudus.jawapos.com/rss/79/berita-daerah http://www.jawapos.com/images/radar-logo/radarkudus-logo1.png http://www.jawapos.com/images/radar-logo/radarkudus-logo1.png Radar Kudus JawaPos.com | Berita Daerah RSS News Feed http://radarkudus.jawapos.com/rss/79/berita-daerah id Wed, 24 Apr 2019 13:33:29 +0700 Radar Tulungagung <![CDATA[17 Mobil Batik Kudus Resmi Dilaunching Bupati, Begini Penampakannya]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/24/133564/17-mobil-batik-kudus-resmi-dilaunching-bupati-begini-penampakannya https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/24/17-mobil-batik-kudus-resmi-dilaunching-bupati-begini-penampakannya_m_133564.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/24/17-mobil-batik-kudus-resmi-dilaunching-bupati-begini-penampakannya_m_133564.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/24/133564/17-mobil-batik-kudus-resmi-dilaunching-bupati-begini-penampakannya

Bupati Kudus M Tamzil gencar melakukan promosi batik Kudus. Salah satunya dengan me-launching 17 mobil batik milik kabag dan camat pada Senin (22/4) lalu.]]>

KUDUS – Bupati Kudus M Tamzil gencar melakukan promosi batik Kudus. Salah satunya dengan me-launching 17 mobil batik milik kepala bagian (kabag) dan camat pada Senin (22/4) lalu. Maka usai launching, mobil batik itu diarak melewati jalan utama kabupaten. Selain mengenalkan ke masyarakat, juga menandai telah diresmikannya mobil batik Kudus.

Didampingi mobil Dinas Perhubungan, 17 mobil dinas itu akhirnya melakukan arak-arakan. Dimulai dari depan pendapa usai diberangkatkan Bupati Kudus M Tamzil. Kemudian melewati Simpang Tujuh, Jalan A Yani, lalu Jalan Ramelan, dan kembali lagi ke Pendapa Kabupaten Kudus.

Bupati Kudus M Tamzil mengatakan, promosi batik ini dilakukan agar masyarakat bisa mengetahui motif-motif batik Kudus. Ada kapal kandas, parijoto, dan beberapa motif lainnya. Setelah mengetahui, orang nomor 1 di Kabupaten Kudus ini, berharap warga Kudus mulai mengenakan batik Kudus.

LAUNCHING: Bupati Kudus M Tamzil memberikan penjelasan saat launching mobil batik Kudus. (M ULIN NUHA/RADAR KUDUS)

Untuk memulainya, Tamzil mewajibkan aparatur sipil negara (ASN) untuk mengenakan batik Kudus dua kali sepekan. Ini sebagai upaya melestarikan batik Kudus. ”Kami harus memberi contoh yang baik bagi masyarakat. Biar batik Kudus terus lestari, maka kami yang memulainya terlebih dahulu,” tuturnya.

Terkait mobil dinas baru itu, dia memang memberi kejutan kepada kepala bagian dan camat dengan mobil baru. Tujuannya, agar mereka bekerja lebih giat dan disiplin. Selain itu, juga bisa menunjang kebutuhan kerja. ”Mobil baru, desain baru, dan semangat baru. Semoga kinerja mereka semakin baik,” katanya.

Sementara itu, Plt Bagian Umum Bambang Widyanarko mengaku senang mendapat fasilitas mobil baru ini. Apalagi dihias dengan motif klasik merak katleya. Selain unik, modifikasi ini beda dengan daerah lain. Dengan begitu keberadaan mobil ini mudah diketahui dari modivikasi batik Kudus. Juga mempromosikan batik Kudus. ”Saya pilih motifnya sendiri. Kok sepertinya cocok. Semoga masyarakat tahu motif batik Kudus,” ungkapnya.

]]>
Ali Mustofa Wed, 24 Apr 2019 13:33:29 +0700
<![CDATA[Gubernur Ganjar Pranowo Siap Tindak Tegas Perusahaan yang Abai K3]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/24/133545/gubernur-ganjar-pranowo-siap-tindak-tegas-perusahaan-yang-abai-k3 https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/24/gubernur-ganjar-pranowo-siap-tindak-tegas-perusahaan-yang-abai-k3_m_133545.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/24/gubernur-ganjar-pranowo-siap-tindak-tegas-perusahaan-yang-abai-k3_m_133545.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/24/133545/gubernur-ganjar-pranowo-siap-tindak-tegas-perusahaan-yang-abai-k3

Gubernur Jawa Tengah Ganjar menyatakan akan menindak tegas perusahaan-perusahaan besar yang tidak memperhatikan Keselamatan dan Kesehatan Kerja karyawannya.]]>

JAKARTA – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyatakan akan menindak tegas perusahaan-perusahaan besar yang tidak memperhatikan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) para karyawannya. Sebab, sudah saatnya BUMN, BUMD, dan perusahaan besar menjadikan unsur K3 menjadi prioritas.

”Jika ada perusahaan mengabaikan unsur K3 ini, maka Pemprov Jateng siap ambil tindakan tegas. Tetapi, perlakuan tindakan tegas ini sedikit berbeda dengan cara penanganan terhadap perusahaan menengah ke bawah,” kata Ganjar usai menerima penghargaan sebagai Pembina terbaik K3 dari Kementerian Ketenagakerjaan.

Penghargaan K3 dari Kementerian Ketenagakerjaan tersebut, merupakan kali kelima yang diraihnya. Penyerahan penghargaan diserahkan oleh Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri di Ruang Birawa Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Senin malam (22/4).

Ganjar menegaskan, saat ini yang perlu dilakukan adalah memastikan pengawas-pengawas penegakan K3 memiliki integritas. ”Kita mesti dorong pengawas bisa memiliki integritas, supaya tidak kalah dengan perusahaan-perusahaan yang diawasi terkait unsur K3,” paparnya.

Sementara untuk perusahaan-perusahaan skala menengah ke bawah, perlu pendampingan untuk penerapan K3. Pihaknya akan lebih mengedepankan edukasi dan pembinaan ketimbang penindakan terhadap perusahaan-perusahaan menengah ke bawah yang belum bisa sepenuhnya menerapkan K3.

”Perusahaan-perusahaan menengah ke bawah ini, mungkin saja ada faktor ketidakmampuan peralatan atau tidak mampu secara teknis. Untuk itu mereka butuh pendampingan. Secara umum perusahaan-perusahaan di Jateng sudah bagus kesadarannya dalam penerapan K3. PR-nya hanya bagaimana kita terus bisa menyosialisasikan ke banyak perusahaan untuk mereka bisa menyiapkan dan melaksanakan K3,” bebernya.

Sementara itu, Hanif Dhakiri mengungkapkan, saat ini masih banyak perusahaan yang menggangap penerapan K3 sebagai sebuah beban. Padahal, menurutnya, pelaksanaan dan penerapan K3 itu merupakan sebuah investasi bagi perusahaan.

”Tanpa bosan saya mengajak seluruh pihak agar penerapan K3 bisa terlaksana dengan baik di tempat kerja di seluruh Indonesia. Saya prihatin angka kecelakaan kerja hingga saat ini masih tinggi. Data tahun lalu menyebutkan ada 157 ribuan kasus di Indonesia. Kebanyakan terjadi di jalan raya saat para pekerja pergi-pulang bekerja. Terutama mereka yang mengendarai sepeda motor,” kata Hanif.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Jateng Wika Bintang menjelaskan, ada 155 perusahaan yang menerima penghargaan K3 pada tahun ini. Ke-155 perusahaan tersebut terdiri atas 46 perusahaan memperoleh penghargaan kecelakaan nihil (zero accident), 26 perusahaan meraih penghargaan Program Pencegahan Dan Penanggulangan (P2) HIV/AIDS, 27 perusahaan meraih penghargaan Sistem Manajemen K3 (SMK3) dan perusahaan penyelenggara pelayanan kesehatan kerja, serta perusahaan yang telah membentuk panitia pembinaan keselamatan kerja ketiga sejumlah 167 perusahaan.

Untuk diketahui, perusahaan yang wajib sertifikasi Sistem Manajemen (SMK3) merupakan perusahaan-perusahaan yang sudah mempekerjakan karyawan/pekerja/buruh lebih dari 100 orang. Selain itu, perusahaan yang karyawannya kurang dari 100 orang tetapi mempunyai potensi bahaya tinggi, maka wajib menerapkan SMK3 dengan dibuktikan sertifikat SMK3.

”Jumlah perusahaan di Jateng yang menerima terus meningkat. Pada 2017 terdapat 124 perusahaan yang menerima penghargaan berbagai kategori. Pada 2018 meningkat menjadi 132 perusahaan,” kata Wika Bintang yang turut mendampingi Ganjar Pranowo saat menerima penghargaan.

Pada penyerahan penghargaan dari Kemenaker pada perusahaan-perusahaan di Indonesia itu, terdapat 1.052 perusahaan penerima penghargaan kecelakaan nihil, 172 perusahaan meraih penghargaan program (P2) HIV/AIDS, 1.566 perusahaan meraih penghargaan SMK3 dan perusahaan penyelenggara pelayanan kesehatan kerja, serta perusahaan yang telah membentuk panitia pembinaan keselamatan kerja ketiga sejumlah 167 perusahaan. Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada 17 gubernur di Indonesia selaku pembina K3. (lhr/ida)

]]>
Ali Mustofa Wed, 24 Apr 2019 12:17:39 +0700
<![CDATA[Pamerkan Batik Kudus, Talk show Perempuan Berkarya Berlangsung Meriah]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/23/133408/pamerkan-batik-kudus-talk-show-perempuan-berkarya-berlangsung-meriah https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/23/pamerkan-batik-kudus-talk-show-perempuan-berkarya-berlangsung-meriah_m_133408.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/23/pamerkan-batik-kudus-talk-show-perempuan-berkarya-berlangsung-meriah_m_133408.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/23/133408/pamerkan-batik-kudus-talk-show-perempuan-berkarya-berlangsung-meriah

Talk show Perempuan Berkarya dalam rangka memeringati hari kelahiran RA. Kartini berlangsung meriah dan penuh makna di Pendapa Kabupaten Kudus kemarin.]]>
KUDUS – Talk show Perempuan Berkarya dalam rangka memeringati hari kelahiran RA. Kartini berlangsung meriah dan penuh makna di Pendapa Kabupaten Kudus kemarin. Dalam talk show para narasumber sepakat batik Kudus perlu dilestarikan. Caranya dengan membuat batik Kudusan dengan harga terjangkau. Acara yang diselenggarakan Jawa Pos Radar Kudus bersama PT. Nojorono Tobacco International (NTI) dan Pemkab Kudus itu diawali launching mobil dinas yang dibalut dengan stiker bergambar batik Kudus.

Sebelum peluncuran itu, para pegawai perempuan di lingkungan Pendapa Kabupaten Kudus kompak menggunakan kebaya dengan bawahan motif batik maupun songket. Mereka terlihat anggun. Pakaian ini dipakai dalam rangka apel pagi memeringati kelahiran RA. Kartini pukul 6.30 kemarin.

Apel dipimpin langsung Bupati Kudus M. Tamzil didampingi istri Rina Budhy Ariani beserta Wakil Bupati Kudus Hartopo beserta isri Mawar.

Bupati Kudus Tamzil menyampaikan pesan dicanangkan para aparatur sipil negara (ASN) tiap Rabu mengenakan batik Kudus. Sementara adanya mobil dinas berbatik Kudus ini maka batik Kudus bisa dikenal masyarakat luas.

”Ayo lestarikan batik Kudus, karena bagian dari warisan budaya,” pesannya.

Menurutnya sejarah batik juga ada kaitan RA. Kartini. RA. Kartini pernah membatik dan hasilnya dipamerkan di Belanda.

CANTING: Istri Wabup Kudus Mawar Hartopo, dan istri Bupati Kudus Rina Budhy Ariani menyanting di depan Pendapa Kabupaten Kudus kemarin. (M. ULIN NUHA/RADAR KUDUS)

Acara kemudian dilanjut dengan nyanting bersama.Dilakukan Istri Bupati Kudus Rina Budhy Ariani, didampingi istri Wakil Bupati Kudus Mawar. Presiden Direktur PT Nojorono Tobacco International Stefanus JJ Batihalim bersama dengan Direktur Jawa Pos Radar Kudus Baehaqi dan Head of Corporate Brand dan Marketing Communications PT Nojorono Tobacco International (NTI) Amelia Santoso juga melakukan hal sama.

Di sekitar lokasi talk show ada sepuluh stan batik karya perempuan. Untuk memeriahkan acara dilaksanakan lomba memasukkan benang dalam jarum, menggulung stagen dan vlog.

Usai membatik sekitar 10 menit, dilanjutkan Talk Show Perempuan Berkarya. Hadir dalam talk show itu tokoh inspiratif juga desainer kebanggaan Indonesia Intan Avantie, peneliti batik dan antropolog dari Universitas Indonesia (UI) Notty J Mahdi, desainer muda alumni SMK NU Banat Nia Faradiska Nur Faiza, dan perajin batik Kudus Ummu Asiyati.

Dalam sambutannya Direktur Radar Kudus Baehaqi menjelaskan perhatiannya terhadap batik dibuktikan perusahaan yang ia pimpin. Salah satunya seluruh karyawan di Radar Kudus telah memakai batik. Di antaranya batik Lasem. Baehaqi juga menjelaskan secara singkat beberapa sejarah batik. Di antaranya batik Kudus, batikl Lasem, dan lainnya.

LUWES: Dari kiri Head of Corporate Brand, Marketing Communications PT NTI Amelia Santoso, Direktur Jawa Pos Radar Kudus Baehaqi, Presiden Direktur PT NTI Stefanus JJ Batihalim, (M. ULIN NUHA/RADAR KUDUS)

Sementara Presiden Direktur PT NTI Stefanus JJ Batihalim menyampaikan batik merupakan warisan budaya yang perlu dilestarikan. Melalui talk show ini membuka pikiran kaum perempuan untuk berkarya. Seperti dicontohkan RA. Kartini yang memiliki misi jiwa untuk menjadi pendidik.

Istri Bupati Kudus Rina Budhy Ariani Tamzil mengatakan, sejak 2005 saat Tamzil menjabat bupati pada periode pertama menggagas adanya pelatihan batik. Saat itu dalam rangka membudayakan batik Kudus, seluruh jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) di Kudus diwajibkan memakai batik Kudus sebagai seragam yang dipakai dua hari dalam satu minggu.

”Kami sudah memberikan imbauan kepada seluruh OPD beserta jajarannya untuk dapat berseragam batik Kudus dua hari dalam satu minggu,” tambahnya.

Peneliti batik dan Antropolog Universitas Indonesia (UI) Notty J Mahdi bercerita sejarah batik pesisir sampai menunjukkan contoh-contoh batik pesisir milik temannya yang didapat dari Myanmar. Di penghujung acara, Notty menyampaikan motif Kudus yang khas perlu dicari detailnya. Di mana di daerah lain tidak ada.

”Seperti motif kapal kandas sebenarnya di Indramayu juga ada motif yang sekilas sama,” jelasnya.

Batik, lanjutnya, mempunyai banyak filosofi, sejarah dari penciptanya. Motif Batik Kudus terinspirasi  dari budaya Tiongkok, Jawa, dan Eropa. Warna dari batik Kudus  perpaduan antara biru Pekalongan, merah Lasem, dan cokelat Solo. ”Sehingga memunculkan warna kuning Kudus yang biasa disebut lemah teles,” ucapnya.

HIDUPKAN BATIK: Dari kiri perajin batik Kudus Ummu Asiyati, peneliti batik dan antropolog UI Notty J Mahdi, desainer Indonesia Intan Avantie, dan desainer alumni SMK NU Banat Nia Faradsika Nur Faiza. (M. ULIN NUHA/RADAR KUDUS)

Kemudian, giliran Intan Avantie menceritakan kehidupannya hingga bisa sukses sampai saat ini. Sejak masih duduk di bangku SD, Intan sudah belajar berbisnis kreatif. Dengan memanfaatkan barang-barang bekas di lingkungan sekitarnya. Dia jadikan pernak-pernik.

”Saya ambil barang-barang yang tidak terpakai. Seperti kabel warna-warni, saya buat kerajinan. Lalu saya jual ke teman-teman,” ungkapnya.

Ketika SMP, Intan mulai membuat baju. Utamanya baju wisuda. Sasarannya kakak kelas yang hendak wisuda. Karyanya disukai oleh kakak kelasnya. Hingga dia mendapat beasiswa untuk melanjutkan pendidikan di Jakarta selama tiga tahun.

Baru setahun berjalan, Intan tak betah dengan suasana di Jakarta. Dia minta pulang ke Semarang. ”Orang tua saya tidak pernah menekankan harus dapat nilai bagus saat sekolah. Yang penting saya cinta dengan apa yang saya lakukan," jelasnya.

Hingga kini, sudah tak terhitung banyaknya karya baju yang didesain Intan Avantie. Bahkan sejak sekitar 2010 lalu, desain bajunya dipakai oleh Miss Universe hingga sekarang. Dalam talk show itu Intan Avantie juga memamerkan koleksi karyanya yang diperagakan oleh beberapa model.

Selain koleksi baju karya Intan Avantie, busana hasil rancangan siswi SMK NU Banat juga turut dipamerkan. Juga diperagakan oleh beberapa model.

]]>
Ali Mustofa Tue, 23 Apr 2019 16:09:39 +0700
<![CDATA[Baznas Rembang Kembali Guyur Rp 763 Juta untuk Fakir Miskin]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/23/133397/baznas-rembang-kembali-guyur-rp-763-juta-untuk-fakir-miskin https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/23/baznas-rembang-kembali-guyur-rp-763-juta-untuk-fakir-miskin_m_133397.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/23/baznas-rembang-kembali-guyur-rp-763-juta-untuk-fakir-miskin_m_133397.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/23/133397/baznas-rembang-kembali-guyur-rp-763-juta-untuk-fakir-miskin

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Rembang kemarin (22/4), kembali menyalurkan sadaqoh/zakat. Total anggarannya sebesar Rp 763 juta disalurkan pada 2.380 fakir.]]>

KOTA – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Rembang kemarin (22/4), kembali menyalurkan sadaqoh/zakat. Total anggarannya sebesar Rp 763 juta disalurkan pada 2.380 fakir miskin di 14 Kabupaten Rembang.

”Hari Senin kemarin sadaqoh zakat mulai didistribusikan di kecamatan. Hari pertama pendistribusian di dua kecamatan, yakni wilayah  Rembang kota  dan Sarang,” Ketua Baznas Rembang, Wahid Hazby.

Setelah dua kecamatan disalurkan, hari berikutnya giliran Kecamatan Lasem dan Kragan. Begitupun seterusnya sisanya akan  distribusikan 10 kecamatan.

Kalau mengacu data diatas yang belum di Kaliori, Sumber, Bulu, Sulang, Pancur, Pamotan, Sedan, Sarang, Sluke, Kragan. Dengan kualifikasi yang telah ditentukan dari unsur fakir miskin hingga guru madin.

”Jadi setiap kecamatan ada 170 orang penerima. Mereka dari unsur fakir miskin, 60 orang, anak yatim 50 orang, mubalig 20 orang, marbot  masjid 20 orang, guru madin 20 orang,” terangnya.

Hazby menyebutkan sumber dana yang dihimpun berasal dari alokasi yang dikumpulkan Baznas setempat. Terkumpul dari ASN Pemkab Rembang, instansi vertikal (kemenag) dan masyarakat umum.

“Bantuan tersebut diserahkan wujud barang dan uang tunai. Untuk wujud barang yang diserahkan berupa sembako. Kami berharap sadaqoh ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya bagi penerima bantuan,” harapnya.

]]>
Ali Mustofa Tue, 23 Apr 2019 14:54:11 +0700
<![CDATA[Bikin Heboh! Kreasi Busana Daur Ulang Peringati Hari Bumi]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/23/133387/bikin-heboh-kreasi-busana-daur-ulang-peringati-hari-bumi https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/23/bikin-heboh-kreasi-busana-daur-ulang-peringati-hari-bumi_m_133387.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/23/bikin-heboh-kreasi-busana-daur-ulang-peringati-hari-bumi_m_133387.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/23/133387/bikin-heboh-kreasi-busana-daur-ulang-peringati-hari-bumi

Hari Bumi yang jatuh tiap tanggal 22 April diperingati Semen Gresik dengan cara yang kreatif. Diadakan di Pantai Nyamplung Desa, Tritunggal Kecamatan Kota.]]>

KOTA - Hari Bumi yang jatuh tiap tanggal 22 April diperingati Semen Gresik dengan cara yang kreatif. Diadakan di Pantai Nyamplung Desa, Tritunggal Kecamatan Kota, Semen Gresik menggelar agenda bertajuk Festival Jaga Bumi. 

Ada empat agenda sekaligus dalam acara ini.  Mulai dari Bersih-bersih Pantai Nyamplung, Aksi Tanam Ribuan Pohon, Lomba Mewarnai “Satu Anak Satu Pohon”, dan Semen Gresik Recycle Fashion Carnival. 

Ratusan pelajar mulai dari anak TK hingga mahasiswa, kalangan anak muda IMMR serta berbagai elemen lain antusias ikut meramaikan aksi peduli lingkungan ini.  Diharapkan agenda inj mampu mengangkat potensi wisata bahari di Kota Garam. 

Direktur Operasional PT Semen Gresik Joko Sulistyanto mengatakan pihaknya berkomitmen menjaga kelestarian bumi sesuai aturan yang berlaku. Terkait hal itu, pihaknya juga selalu membuka pintu dialog dan komunikasi dengan berbagai elemen. 

Meski tergolong "warga baru" di Rembang namun Semen Gresik sudah dan terus menerapkan konsep industri hijau dan pembangunan berkelanjutan dalam pengelolaan maupun pengembangan perusahaan. 

"Kegiatan Festival Jaga Bumi ini merupakan salah satu upaya kita untuk menumbuhkan kesadaran dan sekaligus berkontribusi nyata dalam gerakan peduli lingkungan. Mulai dari anak-anak hingga dewasa kita ajak agar mereka juga lebih mencintai bumi ini," kata dia kemarin.

Sesi Semen Gresik Recycle Fashion Carnival termasuk salah satu yang menarik perhatian. Berbagai gaun unik dan menarik yang merupakan hasil kreativitas pelajar SMP dan SMA/Sederajat di Kabupaten Rembang ditampilkan dalam ajang itu. Beragam busana itu dirangkai dari sampah plastik aneka jenis. 

Sementara itu, Bupati Rembang Abdul Hafidz dalam sambutannya yang diwakili Asisten Setda Rembang Noor Effendi mengungkapkan, melalui peringatan Hari Bumi, pihaknya mengajak masyarakat luas untuk melakukan hal yang bermanfaat untuk perbaikan lingkungan.

"Menjadi kewajiban kita bersama untuk menjaga bumi, dan melindungi alam tempat kita tinggal," ungkap dia.

]]>
Ali Mustofa Tue, 23 Apr 2019 14:37:46 +0700
<![CDATA[Gus Muwafiq: Milenial Ilmu Banyak Tapi Minim Adab]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/23/133373/gus-muwafiq-milenial-ilmu-banyak-tapi-minim-adab https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/23/gus-muwafiq-milenial-ilmu-banyak-tapi-minim-adab_m_133373.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/23/gus-muwafiq-milenial-ilmu-banyak-tapi-minim-adab_m_133373.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/23/133373/gus-muwafiq-milenial-ilmu-banyak-tapi-minim-adab

Kiai kharismatik asal Sleman Jogjakarta, K.H. Ahmad Muwafiq hadir dalam akhirus sanah Ponpes Roudlotut Tholibin asuhan K.H. Musthofa Bisri atau Gus Mus kemarin.]]>

KOTA – Kiai kharismatik asal Sleman Jogjakarta, K.H. Ahmad Muwafiq hadir dalam akhirus sanah Ponpes Roudlotut Tholibin asuhan K.H. Musthofa Bisri atau Gus Mus kemarin. Sosok yang akrab disapa Gus Muwafiq itu memberikan banyak ilmu hikmah dalam mauidhoh hasanah yang digelar di halaman ponpes Leteh tersebut.

Salah satunya yakni mengenai generasi milenial yang sebenarnya memiliki pengetahuan dan ilmu yang luas, tetapi tidak memiliki akhlak atau adab yang baik. Sebab, mereka kebanyakan belajar dari internet. Dan, di mana pun bisa diakses asalkan memiliki koneksi.

”Itu yang bikin mereka bolak-balik sowan Yai Mus, karena kurang adab itu,” terang sosok yang dulu merupakan asisten pribadi Gus Dur itu.

Gus Muwafiq menyinggung mengenai pemuda yang sempat dianggap masyarakat menghina Gus Mus, sebelum akhirnya meminta maaf langsung ke Leteh. Setidaknya, sudah ada dua pemuda yang dianggap masyarakat merendahkan Gus Mus dan datang langsung ke Leteh untuk meminta maaf.

Selain itu, Gus Muwafiq itu juga menyinggung mengenai pentingnya sosok kiai kampung. Menurut tokoh kelahiran Lamongan itu, tugas kiai kampung sangat berat. Sebab, mereka mengemban banyak amanah dari masyarakat di tempatnya tinggal.

”Kita ini bejo masih ketunggon kiai (ditunggui kiai). Kita ini kan wes adoh karo Nabi (kita ini kan sudah jauh dari Nabi-Muhammad, secara jangka waktu). Dadi lamuno kebagian nggih boten katah (Jadi, seandainya kebagian ya tidak banyak),” papar Kiai berambut gondrong itu.

Lebih lanjut, Gus Muwafiq menerangkan mengenai ilmu yang didapat masyarakat bawah mengenai Nabi Muhammad tak bisa banyak. Sebab dilihat dari jarak waktu yang terlampau lama kehidupannya dari sekarang. Meski demikian, Gus Muwafiq memaparkan ilmu atau hikmah dari para kiai, ada yang bisa direguk lebih dalam. Salah satunya, Gus Mus.

”Jenengan ajeng kulak ten mriki monggo (Anda mau menjadi tengkulak ke sini, silakan). Jenengan kuate sak pinten ya wes niku mawon (Anda kuatnya seberapa ya sebegitu saja). Yai Mus (Gus Mus,  Red) iki grosir. Yai Kholil kelas grosir,” tambah Gus Muwafiq yang kemarin tampak mengenakan setelan putih-putih itu.

Gus Muwafiq lebih jauh mengajak masyarakat agar jangan lelah mencari ilmu atau hikmah kepada para kiai. Dan, pencarian itu disesuaikan dengan kemampuan masing-masing. Tidak perlu memaksakan diri. 

]]>
Ali Mustofa Tue, 23 Apr 2019 12:49:33 +0700
<![CDATA[Dewan Sepakat Raperda PT Bank Daerah Pati Dibahas]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/23/133356/dewan-sepakat-raperda-pt-bank-daerah-pati-dibahas https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/23/dewan-sepakat-raperda-pt-bank-daerah-pati-dibahas_m_133356.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/23/dewan-sepakat-raperda-pt-bank-daerah-pati-dibahas_m_133356.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/23/133356/dewan-sepakat-raperda-pt-bank-daerah-pati-dibahas

Delapan dari sembilan fraksi yang ada di DPRD Pati, kompak langsung menyetujui untuk dilakukan pembahasan raperda tentang Perseroan Terbatas Bank Perseroda Pati]]>

KOTA – Delapan dari sembilan fraksi yang ada di DPRD Kabupaten Pati, kompak langsung menyetujui untuk dilakukan pembahasan raperda tentang Perseroan Terbatas Bank Perkreditan Rakyat Bank Daerah (perseroda) Pati pada rapat paripurna siang kemarin.

Para perwakilan fraksi yang hadir semuanya menolak untuk memberikan pandangan umum, sebab sudah merasa setuju dengan apa yang ingin disampaikan Bupati Haryanto tersebut. ”Kami tidak menggunakan hak kami untuk memberikan pandangan umum fraksi. Karena kami sudah setuju,” terang Bambang Susilo dari fraksi PKB.

Hal yang sama juga diungkapkan Jamari, dari fraksi PDI Perjuangan. Pihaknya juga tak menginginkan adanya paripurna untuk pandangan umum fraksi. Karena pihaknya sudah sepaham dengan rencana pemerintah.

Beberapa partai seperti PKS, Demokrat juga mengaku manut dengan fraksi lainnya yang menyatakan tak perlu menggunakan hak untuk menyampaikan pandangan umum fraksinya.

Sebelumnya, Ketua DPRD Kabupaten Pati Ali Badrudin mengumumkan kepada segenap fraksi yang ada untuk melakukan rapat fraksi dalam rangka memberikan pandangan umum terhadap rancangan perda yang diajukan Bupati Haryanto tersebut. Namun semua fraksi yang hadir menolak memberikan pandangan. Karena sudah sepaham.

Delapan fraksi itu meliputi PDI Perjuangan, PKB, PPP, PKS, Demokrat, Gerindra, Golkar, dan Hanura. Anggota fraksi Partai Nasdem tak satupun yang hadir dalam rapat tersebut.

”Jadi diputuskan, karena semua fraksi yang hadir kecuali Nasdem menghendaki untuk meniadakan paripurna pandangan umum fraksi, maka pandangan umum ditiadakan,” terang Ali Badrudin.

Seperti diketahui, Bupati Haryanto menyampaikan rancangan peraturan daerah tentang Perseroan Terbatas Bank Perkreditan Rakyat Bank Daerah Pati (perseroda). Hal itu diantaranya menindaklanjuti peraturan perundang-undangan yang mengatur tentang perusahaan daerah atau BUMD perlu diubah menjadi PT.

Nantinya Bank BPR ini akan menjadi perseroan terbatas. Selain itu diharapkan mampu meningkatkan kinerja Bank Daerah Pati. ”BPR Pati ini kinerjanya sudah baik. Beberapa kali pernah meraih penghargaan tingkat nasional juga. Selain itu deviden yang disetorkan ke daerah juga selalu meningkat tiap tahunnya,” kata Bupati Haryanto saat menjelaskan tentang raperda tersebut di hadapan anggota dewan.

]]>
Ali Mustofa Tue, 23 Apr 2019 11:53:33 +0700
<![CDATA[Peringati Hari Kartini, RS Mitra Bangsa Layani Pasien Kenakan Kebaya]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/23/133355/peringati-hari-kartini-rs-mitra-bangsa-layani-pasien-kenakan-kebaya https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/23/peringati-hari-kartini-rs-mitra-bangsa-layani-pasien-kenakan-kebaya_m_133355.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/23/peringati-hari-kartini-rs-mitra-bangsa-layani-pasien-kenakan-kebaya_m_133355.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/23/133355/peringati-hari-kartini-rs-mitra-bangsa-layani-pasien-kenakan-kebaya

Peringatan Hari Kartini di RS Mitra Bangsa dilakukan sejak Minggu (21/4) lalu, hingga kemarin. Kegiatan dimulai dengan senam jantung sehat memakai kebaya.]]>

KOTA – Peringatan Hari Kartini di RS Mitra Bangsa dilakukan sejak Minggu (21/4) lalu, hingga kemarin. Kegiatan dimulai dengan senam jantung sehat memakai kebaya pada hari Minggu, dan mengenakan kebaya serta pakaian adat saat melayani pasien kemarin.

Direktur RS Mitra Bangsa, Sugeng Ristanto mengungkapkan, kegiatan peringatan Hari Kartini sudah dimulainya pada Minggu. Ratusan peserta, mulai dari para karyawan, hingga klub klub jantung sehat se-Kabupaten Pati turut memeriahkan kegiatan tersebut.

Untuk peserta putra memakai batik atau pakaian adat, yang perempuan mengenakan kebaya saat senam. ”Kami juga memberikan hadiah kepada para peserta yang mengenakan pakaian atau kostum paling bagus dalam kegiatan senam tersebut,” jelas Sugeng Ristanto kepada Jawa Pos Radar Kudus kemarin.

 Selain itu, saat melakukan pelayanan kemarin, segenap karyawan rumah sakit dari para dokter, perawat, staf pegawai hingga petugas keamanan juga mengenakan pakaian tradisional. Masih sama, yang perempuan mengenakan setelan kebaya, dan yang laki-laki mengenakan beskap, batik atau pakaian adat lainnya.

”Bahkan ada yang sampai total. Seorang dokter bedah bahkan sampai mengenakan pakaian lengkap layaknya yang dipakai seorang dalang. Atasan beskap motif bunga, kain jarik, dan tak lupa mengenakan blangkonnya,” terang Sugeng.

Ia pun mengaku tertarik dengan kostum yang dikenakan dokter tersebut. ”Katanya biar unik. Menggembirakan serta menghibur pasien. Kan pakaian seperti itu tak biasa. Jadi unik saja sih,” kata Sugeng menirukan alasan seorang dokter tersebut. 

]]>
Ali Mustofa Tue, 23 Apr 2019 11:41:56 +0700
<![CDATA[Gaji Guru dan Pegawai Tidak Tetap SD/SMP di Jepara Ditransfer Hari Ini]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/23/133346/gaji-guru-dan-pegawai-tidak-tetap-sdsmp-di-jepara-ditransfer-hari-ini https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/23/gaji-guru-dan-pegawai-tidak-tetap-sdsmp-di-jepara-ditransfer-hari-ini_m_133346.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/23/gaji-guru-dan-pegawai-tidak-tetap-sdsmp-di-jepara-ditransfer-hari-ini_m_133346.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/23/133346/gaji-guru-dan-pegawai-tidak-tetap-sdsmp-di-jepara-ditransfer-hari-ini

Gaji guru dan pegawai tidak tetap SD/SMP di Jepara yang ditanggung anggaran daerah nuggak sejak Januari lalu. Seharusnya gaji diterimakan tiap bulan.]]>

KOTA – Gaji guru dan pegawai tidak tetap SD/SMP di Jepara yang ditanggung anggaran daerah nuggak sejak Januari lalu. Seharusnya gaji diterimakan tiap bulan. Gaji Januari hingga Maret rencananya dirapel hari ini.

Plt Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Jepara Agus Tri Harjono mengatakan, pihaknya telah menandatangani cek pencairan gaji kemarin. Jadi, dipastikan hari ini gaji tersebut tersalurkan. ”Keterlambatan penyaluran ini diakibatkan adanya perubahan data mutasi pegawai sejak awal tahun ini,” katanya.

Selama proses pencairan sebelumnya, pihaknya masih memperbaiki data mutasi sejak awal tahun ini. Perubahan data kepindahan ini, karena masuknya guru pegawai negeri sipil (PNS) hasil perekrutan tahun ini. Sehingga harus ada GTT yang dicarikan sekolah lain untuk memenuhi jam pelajaran.

Menurutnya, gaji bisa ditransfer bulan lalu. Tapi ada rekap salah satu kecamatan yang belum selesai. Sedangkan kecamatan lain sudah beres. Data yang dimiliki dinas kemarin sudah dilengkapi. Juga sudah diinput dan disinkronkan dengan bank.

Bulan Januari, Februari, dan Maret berkas syarat pencairannya telah diselesaikan. Sedangkan gaji April harus menunggu laporan selesai di akhir bulan. Jadi gaji April akan disalurkan awal Mei.

”Setelah PNS masuk, kebutuhan sekolah terhadap tenaga pendidikan sebagian terpenuhi. GTT yang ada di sekolah yang bersangkutan harus dicarikan sekolah lain. Perubahan data ini yang perlu penyesuaian. Sehingga penyaluran agak molor,” tuturnya.

Agus menambahkan, pencairan di awal tahun memang terjadi keterlambatan. Karena perubahan data. Mekanisme pencairan dilakukan dengan bukti administrasi. GTT harus mengajar dulu memenuhi kewajibannya, baru ditransfer haknya yang ditanggung anggaran daerah.

”Setelah awal tahun ini ada penyesuaian data, bulan depan sampai dengan Desember gaji tersalurkan sesuai waktu ketentuan,” tandasnya.

]]>
Ali Mustofa Tue, 23 Apr 2019 10:59:22 +0700
<![CDATA[Peringati Nishfu Sya'ban, Warga Welahan Arak Puli Sepanjang 15 Meter]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/23/133345/peringati-nishfu-syaban-warga-welahan-arak-puli-sepanjang-15-meter https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/23/peringati-nishfu-syaban-warga-welahan-arak-puli-sepanjang-15-meter_m_133345.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/23/peringati-nishfu-syaban-warga-welahan-arak-puli-sepanjang-15-meter_m_133345.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/23/133345/peringati-nishfu-syaban-warga-welahan-arak-puli-sepanjang-15-meter

Malam nishfu Sya'ban diperingati dengan berbagai kegiatan. Di Desa Kendengsidialit, Kecamatan Welahan, warga mengarak puli keliling desa.]]>

WELAHAN – Malam nishfu Sya'ban diperingati dengan berbagai kegiatan. Di Desa Kendengsidialit, Kecamatan Welahan, warga mengarak puli keliling desa. Tak tanggung-tanggung, puli yang diarak memiliki panjang hingga 15 meter.

Selain puli, juga diramaikan dengan arak-arakan replika perahu, mobil, dan hewan ternak. Ada pula puluhan obor yang menyemarakkan kirab. Puncak acara, dilakukan doa bersama dan pembacaan puisi.

Kahono Wibowo, petinggi Desa Kendengsidialit mengatakan, malam nishfu Sya'ban jatuh pada tanggal 15 bulan ke depalan tahun Islam. Biasanya, diperingati dengan tradisi baratan di malam hari.

Kahono melanjutkan, tradisi baratan sendiri sebagai ungkapan syukur masyarakat Islam menyambut hari keberkahan atau dalam bahasa Arab bara'ah. ”Juga diyakini sebagai hari pengampunan dosa,” tuturnya.

Mengenai puli yang diarak sendiri, Kahono menjelaskan, pihaknya menyediakan 200 kilogram beras untuk dibuat puli. ”Puli dibuat ibu-ibu di desa kami. Mereka mengolahnya mulai dari memasak beras, memberi obat bleng, hingga menumbuknya. Tak hanya dibuat puli, ibu-ibu juga membuat kerupuk puli,” jelasnya.

Sebelum menyantap puli, warga biasanya berkumpul di suatu tempat untuk melangsungkan doa bersama. Di desa tersebut, tradisi baratan rutin digelar tiap tahun. ”Ini momem kita bersama untuk berdoa demi kesejahteraan dan kerukunan warga. Tradisi yang menjadi peninggalan leluhur tetap dilestarikan,” imbuhnya.

]]>
Ali Mustofa Tue, 23 Apr 2019 10:47:34 +0700
<![CDATA[RSUD RA Kartini Layani Pasien Pakai Beskap dan Kebaya di Ultah ke-41]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/23/133339/rsud-ra-kartini-layani-pasien-pakai-beskap-dan-kebaya-di-ultah-ke-41 https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/23/rsud-ra-kartini-layani-pasien-pakai-beskap-dan-kebaya-di-ultah-ke-41_m_133339.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/23/rsud-ra-kartini-layani-pasien-pakai-beskap-dan-kebaya-di-ultah-ke-41_m_133339.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/23/133339/rsud-ra-kartini-layani-pasien-pakai-beskap-dan-kebaya-di-ultah-ke-41

Seluruh manajemen, dokter, karyawan, hingga tukang parkir RSUD RA Kartini mengikuti upacara HUT ke-41 rumah sakit dan perayaan Hari Kartini kemarin.]]>

KOTA – Seluruh manajemen, dokter, karyawan, hingga tukang parkir RSUD RA Kartini mengikuti upacara HUT ke-41 rumah sakit dan perayaan Hari Kartini kemarin. Pegawai laki-laki memakai beskap adat Jawa. Sedangkan pegawai perempuan memakai kebaya. Usai upacara, seluruh pelayanan kepada pasien tetap menggunakan kebaya dan beskap.

Sebelum pelayanan dimulai, seluruh pegawai berjalan dari lapangan upacara menuju gedung RSUD. Mereka dinilai dalam lomba keluwesan. Tak hanya pegawai perempuan, pegawai laki-laki juga berpartisipasi. Setelah selesai, pemenang langsung diumumkan. Jajaran direksi memberikan hadiah sebagai apresiasi kepada pemenang.

Wakil Direktur Umum dan Keuangan RSUD RA Kartini Muh Ali mengatakan, konsep upacara memakai beskap dan kebaya ini sudah dua tahun digelar. Tak hanya dari pakaian, setiap hari pegawai juga diharuskan melayani dengan senyum, salam, dan sapa. Hal ini untuk menciptakan pelanggan atau pasien yang loyal pada pelayanan RSUD RA Kartini Jepara.

”Kami inisiasi untuk tampil yang berbeda. Hal ini untuk menyemangati pegawai maupun pasien. Sesuai visi misi rumah sakit menjadi rumah sakit pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat secara excellent,” paparnya.

Direktur RSUD RA Kartini Dwi Susilowati mengatakan, berbagai capaian telah diraih RSUD RA Kartini. Melalui peringatan HUT RSUD, harapan besar bisa meningkatkan mutu pelayanan. Sehingga selalu berkesan di hati masyarakat. ”Dengan kebersamaan dan semangat menjadikan rumah sakit lebih baik. Akhirnya menjadi pilihan utama dan pertama,” katanya.

Ia mengajak seluruh jajarannya terus memperbaiki segala aspek. Juga menggerakkan roda birokrasi rumah sakit. Mengaca hasil akreditasi paripurna, hal ini menjadi pelecut semangat mempertahankan. Bahkan meningkatkan lagi.

RSUD RA Kartini sudah menjadi rujukan SIMRS nasional untuk rumah sakit daerah. Atas pelayanan publik yang baik dan keterbukaan informasi yang dimiliki, membuahkan apresiasi dua penghargaan sekaligus dari Komisi Informasi Provinsi Jateng dan Kementerian Pemberdayaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi.

]]>
Ali Mustofa Tue, 23 Apr 2019 10:35:38 +0700
<![CDATA[Kelelahan, Lima Petugas Pemilu di Blora Dilarikan ke Rumah Sakit]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/23/133330/kelelahan-lima-petugas-pemilu-di-blora-dilarikan-ke-rumah-sakit https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/23/kelelahan-lima-petugas-pemilu-di-blora-dilarikan-ke-rumah-sakit_m_133330.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/23/kelelahan-lima-petugas-pemilu-di-blora-dilarikan-ke-rumah-sakit_m_133330.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/23/133330/kelelahan-lima-petugas-pemilu-di-blora-dilarikan-ke-rumah-sakit

Proses Pemilu 2019 belum selesai 100 persen. Masih berlangsung. Namun, petugas penyelenggara Pemilu mulai kelelahan. Di Blora, ada lima petugas dilarikan ke RS.]]>

KOTA Proses Pemilu 2019 belum selesai 100 persen. Masih berlangsung. Namun, petugas penyelenggara Pemilu mulai kelelahan. Di Blora, ada lima petugas yang harus dilarikan ke rumah sakit dan menjalani rawat inap. Beberapa diantaranya kondisinya sudah mulai membaik.

Ketua Bawaslu Kabupaten Blora Lulus Mariyonan mengaku, memang ada beberapa yang jatuh sakit. Seperti Panitia Pengawas Desa (PPD) Desa Todanan, Kecamatan Todanan bernama Sumaji.

”Beliau jatuh sakit di kantor Panwaslu Kecamatan Todanan saat melaporkan hasil rekapitulasi pemungutan dan penghitungan suara pemilu 2019. Selanjutnya dilarikan ke Puskesmas Todanan,” ucapnya.

Dia menambahkan, Kordiv OSDM Bawaslu Blora Achmad Rozak juga sudah datang untuk melihat langsung kondisi yang bersangkutan. ”Banyak sebabnya, terutama kondisi tubuh yang terforsir. Sangat melelahkan,” jelasnya.

Selanjutnya adalah Anik Rosanti Dewi, staf Panwaslu Kecamatan Japah. Karena kelelahan dalam kondisi hamil, dia pingsan saat merekap hasil pemilu. ”Anik juga sempat dilarikan ke Rumah Sakit. Alhamdulillah sekarang kondisinya sudah membaik,” terangnya.

Sementara itu, Ketua KPU Blora Muhhamad Khamdun mengaku, kemarin juga ada dua orang sekretariat yang jatuh sakit. Namun saat ini sudah kembali pulang. Keduanya juga sempat opname satu hari.

”Pak Edi Kuntoro dan satu lagi petugas sekretariat. Ini sudah pulang dan bekerja lagi. Kemungkinan kelelalahn. Sebab, kita menyiapkan logistik sejak dua pekan sebelum hari H,” ucapnya.

Khamdun menambahkan, semua itu dilakukan petugas agar proses Pemilu 2019 berjalan dengan lancar. Para petugas baik di TPS hingga KPU sudah bekerja keras. Saat ini, KPU Blora sedang koordinasi dengan KPU RI. Untuk memutuskan apakah para petugas tersebut bisa mendapat santunan atau tidak.

]]>
Ali Mustofa Tue, 23 Apr 2019 09:20:11 +0700
<![CDATA[Beradu Fisik dengan Peziarah, Fotografer Menara Diskorsing Dua Bulan]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/23/133328/beradu-fisik-dengan-peziarah-fotografer-menara-diskorsing-dua-bulan https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/23/beradu-fisik-dengan-peziarah-fotografer-menara-diskorsing-dua-bulan_m_133328.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/23/beradu-fisik-dengan-peziarah-fotografer-menara-diskorsing-dua-bulan_m_133328.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/23/133328/beradu-fisik-dengan-peziarah-fotografer-menara-diskorsing-dua-bulan

Enam Oknum fotografer menara terpaksa harus diskorsing sekitar hampir dua bulan oleh pihak kepolisian. Mereka tidak diperkenankan foto mulai 22 April-6 juni.]]>

KOTA – Enam Oknum fotografer menara Kudus terpaksa harus diskorsing sekitar hampir dua bulan oleh pihak kepolisian. Mereka tidak diperkenankan foto mulai 22 April-6 juni 2019 mendatang. Hukuman ini diberikan lantaran mereka sempat beradu fisik dengan peziarah pada Minggu (21/4) kemarin.

Kapolsek Kota AKP Khoirul Naim mengatakan, atas kejadian ini pihaknya telah memberikan pembinaan kepada keenam oknum fotografer menara itu. Kemarin, sekitar pukul 09.00, pihaknya mengumpulkan mereka di ruang Kepala Desa Kauman.

”Mereka berenam sudah mengaku bersalah dan sanggup untuk tidak mengulangi atau melakukan perbuatan yang mengganggu kenyamanan peziarah,” kata Naim.

Terkait kronologi, Naim menjelaskan, keributan yang terjadi sekitar pukul 13.30 itu hanya berawal dari salah komunikasi antara rombongan peziarah dan para oknum fotografer Menara. Proses tawar menawar yang tidak terbangun dengan baik akhirnya menimbulkan salah satu okmum fotografer marah. Yang kemudian mulai mendorong pihak peziarah dan dibalas oleh mereka. ”Sebenarnya hanya masalah komunikasi saja,” katanya.

Tak hanya pihak kepolisian yang bergerak cepat merespon kejadian ini. Pemerintah Kabupaten Kudus juga turun tangan kemarin sore. 

Wakil Bupati Kudus Muhammad Hartopo bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) meninjau sekaligus pembinaan kepada fotografer yang ada di kawasan wisata menara tersebut. ”Kami ingin melihat langsung kondisi yang ada di lapangan. Permasalah ini kami pastikan dapat terselesaikan dengan baik dan tidak terjadi lagi di kemudian hari,” kata Hartopo.

Dalam kesempatan itu, Hartopo menginstruksikan Disbudpar untuk merangkul paguyuban fotografer di kawasan menara. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan pembinaan agar bisa berjalan lebih baik. Termasuk tentang pengurusan izin.

”Di mata wisatawan, para fotografer ini adalah bagian dari wajah Pemkab Kudus. Semangat dalam memberikan pelayanan yang baik kami lakukan. Harapannya, kami berikan pelayanan yang maksimal kepada para wisatawan. Sehingga mereka akan membawa kenangan yang baik saat meninggalkan Kudus,” ujarnya.

Sektor pariwisata menjadi salah satu pilar pendapatan daerah di kabupaten Kudus. Sudah seharusnya ada sinergi yang positif antara pemkab, pihak swasta, dan warga masyarakat untuk bersama-sama mengembangkan sektor andalan kabupaten Kudus ini.

”Pemerintah daerah, menjamin keamanan serta kenyamanan tamu tamu para wisatawan yang berkunjung di Kabupaten Kudus. Kami berharap wisatawan yang datang tidak terpengaruh oleh kejadian ini,” pungkasnya.

]]>
Ali Mustofa Tue, 23 Apr 2019 09:01:28 +0700
<![CDATA[UMK Kudus Terima Dua Motor Listrik PLN di Seminar TechnoCamp 2019]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/23/133327/umk-kudus-terima-dua-motor-listrik-pln-di-seminar-technocamp-2019 https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/23/umk-kudus-terima-dua-motor-listrik-pln-di-seminar-technocamp-2019_m_133327.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/23/umk-kudus-terima-dua-motor-listrik-pln-di-seminar-technocamp-2019_m_133327.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/23/133327/umk-kudus-terima-dua-motor-listrik-pln-di-seminar-technocamp-2019

Ratusan mahasiswa UMK menghadiri kegiatan Seminar Nasional bertajuk Penerapan Teknologi di Era Revolusi Industri 4.0 Menuju Indonesia Emas 2045 kemarin.]]>

BAE – Ratusan mahasiswa Universitas Muria Kudus (UMK) menghadiri kegiatan Seminar Nasional bertajuk Penerapan Teknologi di Era Revolusi Industri 4.0 Menuju Indonesia Emas 2045 kemarin. Kegiatan itu merupakan rangkaian acara TechnoCamp 2019.  

Acara yang diselenggarakan oleh Fakultas Teknik Universitas Muria Kudus, itu mengundang pembicara Komang Parmita. Dia General Manager PLN Unit Induk Pembangkit Tanjung Jati B Jepara.

Rektor UMK, Suparyono, dalam sambutannya mengapresiasi, Komang yang telah membagikan ilmu kepada para mahasiswanya. Dia menambahkan, perkembangan Revolusi Industri 4.0 ditandai dengan munculnya teknologi artificial intelegence.

”Tahun 2045 waktunya mahasiswa bisa membawa Indonesia menjadi negara yang maju. Itu menjadi tugas generasi muda saat ini, bukan generasi usia 40-50 tahun,” ungkap Suparyono.

Sementara itu narasumber seminar bertajuk Penerapan Teknologi di Era Revolusi Industri 4.0 Menuju Indonesia Emas 2045, Komang Parmita, menyampaikan materi Pemanfaatan Teknologi di PLTU Tanjung Jati B untuk Menopang Revolusi Industri 4.0. Dia mengenalkan teknologi terapan terkini dalam pengoperasian PLTU.

”Kami terus mengembangkan teknologi agar PLTU semakin efisien, handal, dan ramah lingkungan. Sebab PLTU merupakan backbone sistem kelistrikan nasional,” paparnya. Saat ini inovasi sudah dilakukan. Komang menyebutkan, berbagai macam peralatan sudah dikendalikan dari jarak jauh dan real time.

Selain menyampaikan materi seminar, Komang juga memberikan semangat kepada peserta seminar yang hadir. Dia menyampaikan, setiap transformasi dalam diri manusia dimulai dari mengubah pola pikir yang diterapkan dalam diri masing-masing.

Di akhir acara PLN UIK TJB menyerahkan bantuan berupa dua unit motor listrik kepada UMK. ”Semoga bisa bermanfaat untuk operasional kampus dan juga jadi bahan riset, siapa tau lahir motor listrik dari Kudus,” pungkas Komang. (gal)

]]>
Ali Mustofa Tue, 23 Apr 2019 08:47:00 +0700
<![CDATA[Bahas LKPJ Bupati Tahun 2018, DPRD Kudus Langsung Bentuk Pansus]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/23/133323/bahas-lkpj-bupati-tahun-2018-dprd-kudus-langsung-bentuk-pansus https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/23/bahas-lkpj-bupati-tahun-2018-dprd-kudus-langsung-bentuk-pansus_m_133323.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/23/bahas-lkpj-bupati-tahun-2018-dprd-kudus-langsung-bentuk-pansus_m_133323.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/23/133323/bahas-lkpj-bupati-tahun-2018-dprd-kudus-langsung-bentuk-pansus

DPRD Kabupaten Kudus langsung membentuk pansus guna membahas Laporan Keterangan dan Laporan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Kudus 2018.]]>

JATI – DPRD Kabupaten Kudus langsung membentuk pansus guna membahas Laporan Keterangan dan Laporan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Kudus 2018. Total, ada empat pansus yang dibentuk oleh pimpinan DPRD.

Sidang paripurna dengan agenda penyampaian LKPJ Bupati Kudus 2018 digelar kemarin. Ketua DPRD Kabupaten Kudus Achmad Yusuf Roni memimpin langsung sidang tersebut. Dihadiri oleh 25 anggota DPRD.

 Sedangkan dari unsur Pemkab Kudus, Bupati Kudus M Tamzil tak bisa hadir dalam sidang kemarin. Wakil Bupati Hartopo yang mewakilinya. Bersama beberapa pimpinan OPD terkait.

Laporan tersebut disampaikan oleh Hartopo di hadapan anggota DPRD. Ditemui usai sidang paripurna, Hartopo berharap serapan anggaran untuk tahun anggaran 2019 bisa lebih baik dibanding sebelumnya.

”Tahun ini saya berharap serapan anggaran bisa lebih maksimal. Artinya, apa yang sudah direncanakan itu bisa terakomodir semua. Untuk tahun ini, prioritas kami masih di sektor infrastruktur,” jelasnya.

Selesai sidang paripurna dengan agenda penyampaian LKPJ tersebut, dilanjutkan dengan sidang paripurna untuk membentuk panitia khusus (pansus). Pansus tersebut yang akan membahas LKPJ Bupati Kudus 2018.

Total, ada empat pansus yang dibentuk. Proses pembentukan pansus sendiri berlangsung dengan lancar. Meskipun sempat ada beberapa masukan dari anggota DPRD, terkait susunan wakil ketua pansus.

Dalam susunan yang dibacakan oleh ketua DPRD, Pansus I dipimpin oleh Mardijanto. Politisi dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Mukhasiron memimpin Pansus II. Anggota Fraksi PDI Perjuangan Hendrik Marantek menjadi ketua Pansus III. Sedangkan pansus IV dipimpin oleh Sayyid Yunanta.

”Sebelumnya pimpinan DPRD telah menyampaikan surat ke fraksi-fraksi terkait pembentukan pansus LKPJ bupati,” ungkap Ketua DPRD Kudus Achmad Yusuf Roni.

Ketua Pansus I Mardijanto mengungkapkan, pihaknya punya waktu sekitar sepekan untuk membahas LKPJ bupati yang telah disampaikan kemarin. Untuk Pansus I, ada 17 bidang yang jadi pembahasan.

”Saya yakin dengan waktu yang diberikan sekitar sepekan, Pansus I sudah menyelesaikan pembahasan ini,” jelas pria yang juga ketua Komisi A DPRD Kudus ini.

Disinggung poin mana saja yang kira-kira perlu masukan dari Pansus I, Mardijanto belum bisa membeberkan. Dia bersama tim di Pansus I akan mencermati terlebih dahulu LKPJ itu dan membahasnya. Termasuk, berapa serapan anggaran di setiap OPD yang ditangani oleh Pansus I.

]]>
Ali Mustofa Tue, 23 Apr 2019 08:28:05 +0700
<![CDATA[Pemkab Blora Gelar Pelatihan fotografi dan videografi untuk Humas OPD]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/22/133178/pemkab-blora-gelar-pelatihan-fotografi-dan-videografi-untuk-humas-opd https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/22/pemkab-blora-gelar-pelatihan-fotografi-dan-videografi-untuk-humas-opd_m_133178.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/22/pemkab-blora-gelar-pelatihan-fotografi-dan-videografi-untuk-humas-opd_m_133178.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/22/133178/pemkab-blora-gelar-pelatihan-fotografi-dan-videografi-untuk-humas-opd

Pemkab Blora melalui Bagian Humas dan Protokol Sekretariat Daerah (Setda) menggelar workshop fotografi dan videografi bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD).]]>

KOTA – Pemkab Blora melalui Bagian Humas dan Protokol Sekretariat Daerah (Setda) menggelar workshop fotografi dan videografi bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) belum lama ini. Tujuannya, untuk meningkatkan kemampuan sumber daya kehumasan di setiap OPD. Agar semua kegiatan OPD dapat terdokumentasi dengan baik.

Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Blora Hariyanto mengaku, kegiatan workshop kali ini diikuti 40 orang dari OPD se-Kabupaten Blora.Workshop ini merupakan salah satu bagian dari kegiatan peningkatan kompetensi sumber daya manusia penyelenggara kehumasan, di lingkungan Pemkab Blora. Selama satu hari, seluruh peserta akan memperoleh pelatihan tentang fotografi dan videografi yang nantinya diharapkan bisa menunjang kegiatan kehumasan di masing-masing OPD.

Menurutnya, workshop ini diberikan kepada OPD karena dokumentasi kegiatan dari sebuah institusi atau organisasi merupakan hal yang sangat penting. Terlebih saat ini hal tersebut sudah menjadi kebutuhan untuk selanjutnya dipublikasikan kepada masyarakat atau pihak luar.

Dengan adanya publikasi dari kegiatan yang telah didokumentasikan dapat meningkatkan citra positif intsitusi atau organisasi tersebut. Dokumentasi dapat pula digunakan sebagai bahan pelaporan dan bukti otentik atas sebuah kegiatan.

”Sehingga setiap OPD harus bisa membuat dokumentasi kegiatan berbentuk foto dan video yang baik. Dalam membuat dokumentasi yang baik ini diperlukan pemahaman yang tepat atas kegiatan tersebut. Sehingga momentum penting yang terjadi dapat tersampaikan secara utuh melalui gambar atau video,” tambahnya.

Pihaknya mengaku, ada dua narasumber yang dihadirkan. Yakni Dwi Prasetyo Budi Santosa seorang fotografer profesional sekaligus kontributor foto majalah National Geographic dari Jogjakarta dan Mamuk Ismuntoro seorang fotografer profesional berbasis jurnalistik, sekaligus seorang videografer, Pendiri Komunitas Matanesia dan Photo Journey Series dari Sidoarjo, Jawa Timur.

Sekda Blora Komang Gede Irawadi mengaku senang dan mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan Bagian Humas dan Protokol. ”Jangan sampai peserta yang datang hanya sekadar ikut memenuhi undangan saja. Namun harus bisa memanfaatkan workshop ini dengan baik, agar ke depan fungsi kehumasan di masing-masing OPD bisa berjalan,” pintanya.

Menurut Sekda, saat ini keterbukaan informasi publik sangat diperlukan terlebih rasa ingin tahu masyarakat terhadap kegiatan pemerintahan sangat tinggi. Sehingga masing-masing OPD diminta agar bisa aktif mengabarkan kegiatannya, melalui berbagai kanal informasi baik dalam bentuk foto dan video.”Selain Setda dan Dinkominfo, saya lihat OPD lain masih minim dalam publikasi kegiatan di media sosial. Dengan adanya workshop ini saya harap nantinya para peserta bisa menjadi petugas kehumasan di OPD nya yang aktif mengirim atau mengunggah kegiatannya dalam website resmi OPD terkait maupun media sosial,” lanjutnya.

Kasubbag Palayanan Informasi dan Dokumentasi pada Bagian Humas dan Protokol Setda Kabupaten Blora Sri Sudiyarningsih menyampaikan, workshop kali ini merupakan tahap awal untuk pelatihan fotografi dan videografi.

”Setelah workshop, sesuai arahan Pak Sekda, nanti seluruh peserta akan kita buatkan SK petugas kehumasan yang akan mewakili setiap OPD masing-masing. Jadi ke depan mereka akan menjadi mitra kehumasan,” jelas Sri Sudiyarningsih.

Tidak hanya mendapatkan materi, selama workshop, seluruh peserta juga diajari langsung praktik memotret dan membuat video bersama kedua narasumber. Salah satunya hunting foto bersama di acara Dekranasda Expo 2019 yang hari ini digelar di Alun-alun Blora.

Nikmah Diana, salah satu peserta workshop perwakilan dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Blora, merasa senang bisa mengikuti workshop ini. ”Setelah mengikuti pelatihan, akhirnya saya paham bahwa hal-hal sepele yang biasa kita lakukan, seperti membuat video story Whatsapp dengan handphone itu bisa dipelajari agar hasilnya lebih bagus. Terlebih jika bisa mendokumentasikan untuk kegiatan kantor, hasilnya bisa menarik,” ungkapnya.

]]>
Ali Mustofa Mon, 22 Apr 2019 15:47:43 +0700
<![CDATA[Habib Anis di Suluk Maleman: Energi La Tahzan untuk Keselamatan Negeri]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/22/133172/habib-anis-di-suluk-maleman-energi-la-tahzan-untuk-keselamatan-negeri https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/22/habib-anis-di-suluk-maleman-energi-la-tahzan-untuk-keselamatan-negeri_m_133172.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/22/habib-anis-di-suluk-maleman-energi-la-tahzan-untuk-keselamatan-negeri_m_133172.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/22/133172/habib-anis-di-suluk-maleman-energi-la-tahzan-untuk-keselamatan-negeri

Habib Anis Sholeh Baasyin membuka obrolan Suluk Maleman edisi ke-88 dengan cerita saat Nabi Muhammad bersama sahabat Abu Bakar sembunyi dalam kejatan kaum kafir]]>

KOTA - Habib Anis Sholeh Baasyin membuka obrolan Suluk Maleman edisi ke-88 dengan cerita saat Nabi Muhammad bersama sahabat Abu Bakar sembunyi dalam pengejaran kaum kafir saat hendak hijrah ke Madinah.

Saat itu keduanya sembunyi di dalam Gua Tsur. Ancaman sudah ada jelas di depan mata. Abu Bakar ketakutan dan mengkhawatirkan keselamatan baginda nabi. Saat itu dikisahkan, jejak kaki si pengejar bisa terlihat oleh Abu Bakar saking dekatnya.

Sekatnya tipis sekali. Hanya ada sarang laba-laba dan sarang burung yang sedang mengerami telurnya. "Ketakutan itu ditangkap oleh Nabi Muhammad. Beliau kemudian mengatakan, la takhzan, innallaha ma’ana. Jangan berduka cita. Sesungguhnya Allah bersamaku. Sejak itu turunlah sakinah, ketenangan dari-Nya, dan bala bantuan berupa tentara yang tak terlihat pun tiba. Selamatlah kanjeng nabi dan sahabat Abu Bakar," jelas Anis Sholeh Ba'asyin.

Lebih lanjut, kata Anis, kekhawatiran yang dialami sahabat Abu Bakar, hari ini juga sedang dirasakan sebagian rakyat Indonesia. "Mereka merasa pilpres kali ini bukanlah pilpres normal seperti yang selama ini mereka alami," imbuh Anis.

Ada kekhawatiran terjadi chaos. Melihat gejala-gejala yang terjadi sekarang dimana pilpres sarat dengan pertentangan. Masyarakat dibuat berhadapan menjadi dua kubu. Bahkan, saking sarat pertentangan istilahnya menjadi bermacam-macam untuk mengejar kemenangan. Misalnya sampai menyebut dengan istilah perang badar juga.

"Nah mampukah kita dalam posisi demikian bisa meniru kanjeng nabi. Dengan La Tahzan lalu menyerahkan kepada Tuhan Yang Mahad Kuasa sambil memohon pertolongan," kata pria yang juga budayawan tersebut.

Suluk Maleman Sabtu (20/4) malam lalu mengambil tema Nyadong Syafaat Kanjeng Nabi. Membahas tentang pertentangan tersebut, para jamaah yang hadir diajak untuk menyanyikan bersama lagu Rumah Kita Sendiri karya Godbless. "Dengan ini mari kita kembali menjadi Indonesia," terang Habib Anis.

Gejala-gejala perbenturan memang sangat terasa dalam pemilu tahun ini. Praktis kekhawatiran terjadi chaos sangat terbuka. Beruntung hingga sekarang situasi sosial masih tetap stabil dan cenderung masih aman-aman saja.

]]>
Ali Mustofa Mon, 22 Apr 2019 15:20:10 +0700
<![CDATA[Kenalkan Perjuangan RA Kartini, Bupati Apresiasi Penampilan Anak-anak]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/22/133166/kenalkan-perjuangan-ra-kartini-bupati-apresiasi-penampilan-anak-anak https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/22/kenalkan-perjuangan-ra-kartini-bupati-apresiasi-penampilan-anak-anak_m_133166.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/22/kenalkan-perjuangan-ra-kartini-bupati-apresiasi-penampilan-anak-anak_m_133166.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/22/133166/kenalkan-perjuangan-ra-kartini-bupati-apresiasi-penampilan-anak-anak

Upaya mengenalkan pahlawan RA. Kartini terus dilakukan. Salah satunya saat hari kelahiran Kartini. Kemarin diselenggarakan pengenalan nilai-nilai perjuangannya.]]>

KOTA - Upaya mengenalkan pahlawan RA. Kartini terus dilakukan. Salah satunya saat hari kelahiran Kartini. Kemarin diselenggarakan acara pengenalan nilai-nilai perjuangan RA. Kartini bagi anak-anak usia dini.

Dalam acara yang diselenggarakan di Serambi belakang Pendapa Kabupaten Jepara tersebut ada berbagai hal yang dilakukan. Salah satunya penampilan anak-anak mulai dari menyanyi hingga drama. Acara yang diselenggarakan oleh Sanggar Sekar Pamujan dan melibatkan anak-anak dari berbagai wilayah di Jawa Tengah ini juga mendapat respon positif dari Bupati Jepara Ahmad Marzuqi. Di tengah-tengah acara Marzuqi hadir secara langsung.

Kehadiran Bupati Jepara bisa menyemarakkan suasana. Bupati Jepara berbaur dengan anak-anak dan mengapresiasi apa yang mereka tampilkan. Marzuqi sempat melihat penampilan anak saat menyanyi hingga bermain drama.

Marzuqi pun tak sungkan untuk duduk dan mengapresiasi anak-anak secara langsung Marzuqi mengatakan, potensi yang dimiliki anak harus dikembangkan salah satunya melalui ruang seperti ini di sini mereka bisa menunjukkan kemampuannya. "Kemampuan yang positif perlu terus diasah," katanya.

Marzuqi juga menyampaikan apresiasi pada penyelenggara acara. "Anak-anak perlu dikenalkan dengan sosok RA. Kartini sejak dini supaya bisa menghargai meneladani nilai-nilai perjuangannya," ungkapnya.

Sementara itu pimpinan Sanggar Sekar Pamujan, Hanindya Sitar mengatakan, pihaknya sengaja memilih Pendapa Kabupaten Jepara sebagai lokasi acara pengenalan nilai-nilai RA. Kartini karena di Jepara inilah RA. Kartini lahir.

Dia menyatakan, anak-anak yang dilibatkan pada acara tersebut tidak hanya berasal dari wilayah Jepara tetap juga dari beberapa kota di Jawa Tengah. "Tujuan kami tentunya untuk mengenalkan RA Kartini serta nilai-nilai perjuangannya," imbuhnya.

]]>
Ali Mustofa Mon, 22 Apr 2019 14:53:54 +0700
<![CDATA[Gara-gara Los Terbuka, Pedagang Pasar Wonokerto Milih Kabur]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/22/133160/gara-gara-los-terbuka-pedagang-pasar-wonokerto-milih-kabur https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/22/gara-gara-los-terbuka-pedagang-pasar-wonokerto-milih-kabur_m_133160.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/22/gara-gara-los-terbuka-pedagang-pasar-wonokerto-milih-kabur_m_133160.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/22/133160/gara-gara-los-terbuka-pedagang-pasar-wonokerto-milih-kabur

Jumlah pedagang Pasar Wonokerto kini menyusut dibanding ketika awal dibuka beberapa bulan lalu. Hal itu diduga karena bentuk los yang tidak sesuai harapan.]]>

SALE – Jumlah pedagang Pasar Wonokerto kini menyusut dibanding ketika awal dibuka beberapa bulan lalu. Hal itu diduga karena bentuk los yang tidak sesuai dengan yang diharapkan para pedagang. Sebab, dengan model los tanpa ada ruang yang bisa dikunci, pedagang harus membawa barang dagangannya pulang-pergi setiap hari.

Kepala Desa Wonokerto Eko mengungkapkan, hampir setengah untuk los di dalam pasar kosong. Adanya sejumlah pasar di desa tak jauh dari Pasar Wonokerto pun membuat pasar tersebut tak bisa seramai dulu.

”Sekarang sekitar 50 sampai 60 persen. Hampir setengahnya kosong,” terangnya kemarin.

Selain itu, kondisi hujan juga turut memengaruhi. Sebab, bagian depan memang belum dipaving. Meski begitu, dia optimis pada bulan Ramadan nanti, Pasar Wonokerto kembali ramai. Sebab, di bulan Ramadan, banyak warga yang membeli barang dagangan.

Sementara itu, mengenai klaim Didagkop UKM mengenai pasar yang untuk sementara menjadi tanggung jawab Pemdes, Eko mengaku kurang memahami. Sebab, selama ini tidak ada surat secara tertulis yang menyatakan Pasar Wonokerto untuk sementara menjadi tanggung jawab Pemdes.

”Kalau tanggung jawab secara kewilayahan, ya sudah pasti. Kan, ini di wilayah sini. Tetap menjadi tanggung jawab kami. Tetapi kalau untuk pasar, kan harusnya berbeda,” tambah dia.

Meski demikian, selama ini pihaknya tetap bersedia mengurusi segala hal yang menjadi kebutuhan pasar. Asalkan, pihaknya mampu menanganinya. Yakni untuk kebutuhan atau kekurangan kecil kebutuhan pasar.

]]>
Ali Mustofa Mon, 22 Apr 2019 14:31:30 +0700
<![CDATA[Ratusan Penari Orek-Orek Sambut Pataka Kata Mutiara Kartini ke Museum]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/22/133155/ratusan-penari-orek-orek-sambut-pataka-kata-mutiara-kartini-ke-museum https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/22/ratusan-penari-orek-orek-sambut-pataka-kata-mutiara-kartini-ke-museum_m_133155.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/22/ratusan-penari-orek-orek-sambut-pataka-kata-mutiara-kartini-ke-museum_m_133155.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/22/133155/ratusan-penari-orek-orek-sambut-pataka-kata-mutiara-kartini-ke-museum

Pataka berisi kata mutiara RA Kartini Minggu (21/4), yang telah di kirab ke makam disimpan kembali ke menuju Museum RA Kartini, dilakukan lewat prosesi upacara.]]>

REMBANG – Pataka berisi kata mutiara RA Kartini Minggu (21/4), yang telah di kirab ke makam disimpan kembali ke menuju Museum RA Kartini. Prosesi pengembalian bendera berwarna hijau kedalam kotak dilakukan lewat prosesi upacara di alun-alun di iringi ratusan putri domas dan pasukan Permadani.

Prosesi pengembalian pataka kata mutiara diawali tari orek-orek. Tari khas Kota Garam tersebut dimainkan 400 orang. Mereka berasal dari 10 SMP yang tersebar di wilayah kecamatan Rembang Kota dan Lasem.

Rinciannya, SMPN 1 Rembang, SMPN 2 Rembang, SMPN 3 Rembang, SMPN 5 Rembang. Lalu SMPN 1 Lasem, SMPN1 Sulang, SMPN 2 Sulang dan SMPN 1 Kaliori dan Nawawiyah.

Tari yang dibawakan mereka cukup apik. Dengan konfigurasi lagu Rembang Indah yang diciptakan seniman lokal setempat, Ki Anom Subekti. Sambil jalan prosesi pengembalian bendera berisikan kata mutiara dilangsungkan.

Bendera dibawakan dua pasukan dari Permadani bersamaan dengan itu ada Mbak dan Mas Rembang, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan beserta istri. Kemudian putri domas berpakaian ala Kartini.

Bendera diserahkan Bupati Rembang, Abdul Hafidz dan istrinya Haziroh Hafidz. Turut menyaksikan Wakil Bupati Rembang, Bayu Andriyanto dan istrinya Vivit Bayu Andriyanto, selain unsur Forkompimda lainnya beserta istri.

Hadir juga cucu menantu dari RA Kartini, Bijantini, cicit maupun canggahnya. Disamping unsur OPD, camat maupun tamu undangan lainnya. Semuanya mengenakan baju adat, untuk perempuan kenakan kebaya. Sekaligus ikuti upacara peringatan ke-140 Hari Kartini.

Bupati Rembang, Abdul Hafidz menyampaikan rasa syukur atas segala keberhasilan dan pencapaian empat tahun terakhir. Diantarnya, menurunkan angka kemiskinan, meningkatkan infrastruktur, termasuk tata pemerintahan yang baik.

”Ini sekaligus ucapan rasa syukur, atas capaian dari Kabupaten Rembang. Saya juga ucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Rembang dalam pembangunan daerah,” terangnya saat sambutan.

]]>
Ali Mustofa Mon, 22 Apr 2019 14:22:22 +0700
<![CDATA[Peringati Hari Bumi, Matikan AC saat Jendela Terbuka]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/22/133152/peringati-hari-bumi-matikan-ac-saat-jendela-terbuka https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/22/peringati-hari-bumi-matikan-ac-saat-jendela-terbuka_m_133152.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/22/peringati-hari-bumi-matikan-ac-saat-jendela-terbuka_m_133152.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/22/133152/peringati-hari-bumi-matikan-ac-saat-jendela-terbuka

Drama treatrikal tentang sampah, bumi, dan manusia berhasil mencuri perhatian puluhan pengunjung car free day di Simpang Tujuh Kudus kemarin.]]>

KOTA Drama treatrikal tentang sampah, bumi, dan manusia berhasil mencuri perhatian puluhan pengunjung car free day di Simpang Tujuh Kudus kemarin. Kegiatan ini untuk memperingati hari Bumi dengan mengajak mematikan AC saat jendala terbuka.

Tak hanya treatrikal, kampanye tentang kepedulian lingkungan juga digiatkan menjelang peringatan hari Bumi diperingati hari ini. Komunitas Muria Research Center (MRC) Indonesia, yang merupakan pemrakarsa kegiatan ini juga memberikan tips menjaga bumi dari diri sendiri.

Seperti ajakan membuang sampah pada tempatnya, hemat air, hemat kertas, pengurangan sampah plastik, hingga tips menghemat listrik. Seperti mencabut charger telepon genggam dari stop kontak, atau mematikan AC saat jendela terbuka.

”Kalau dibuka (Jendela,Red) berarti manfaatnya tidak dirasakan untuk kita. Jadi sia-sia, dari AC itu tidak terasa dan listriknya tetap menyala,” kata Nanda Oktina, Koordinator acara bertajuk Aksi Peduli Bumi ini.

Tips-tips tersebut dituliskan dalam selebaran yang dibagikan kepada para pengunjung CFD. Nanda menambahkan, tujuan dari aksi ini untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang manfaat bumi yang selama ini banyak dirasakan manfaatnya.

Tapi sebagian oknum tak bertanggung jawab kurang peduli terhadap kelestarian bumi sendiri. Lewat aksi ini diharapkan kepedulian semakin tumbuh.

 ”Salah satunya dengan aksi nyata. Misal tidak membuang sampah sembarangan. Kita bisa menjaga bumi dari ancaman bencana. Banyak sekali bencana yang dapat ditimbulkan,”ujarnya. (vah)

]]>
Ali Mustofa Mon, 22 Apr 2019 14:12:05 +0700
<![CDATA[Polwan Cantik Ini Beraksi Bongkar Pasang Senpi Kurang dari Satu Menit]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/22/133151/polwan-cantik-ini-beraksi-bongkar-pasang-senpi-kurang-dari-satu-menit https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/22/polwan-cantik-ini-beraksi-bongkar-pasang-senpi-kurang-dari-satu-menit_m_133151.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/22/polwan-cantik-ini-beraksi-bongkar-pasang-senpi-kurang-dari-satu-menit_m_133151.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/22/133151/polwan-cantik-ini-beraksi-bongkar-pasang-senpi-kurang-dari-satu-menit

Kemampuan adu bongkar pasang senjata dilakukan Polisi Wanita (Polwan) Polres Grobogan, kemarin. Kegiatan itu, dilakukan Bripda Putri dan Bripda Dessy.]]>

PURWODADI – Kemampuan adu bongkar pasang senjata dilakukan Polisi Wanita (Polwan) Polres Grobogan, kemarin. Kegiatan itu, dilakukan Bripda Putri dan Bripda Dessy. Keduanya mampu membongkar senpi jenis SS V2 semi otomatis buatan PT Pindad. Mereka terlihat piawai dalam membongkar dan mengembalikannya seperti semula untuk siap digunakan, dengan tempo cepat.

”Kita harus tahu masing-masing komponen. Kenali dulu senpinya, baru kita bongkar dan pasang lagi. Butuh perasaan dan intuisi yang pas,” kata Bripda Dessy, kemarin.

Bripda Dessy menambahkan, dalam mengenal setiap komponen senjata ini, diperlukan waktu sekitar satu minggu untuk latihan.

Sementara Kapolres Grobogan AKBP Choiron menjelaskan, senpi merupakan hal yang erat kaitannya dengan para petugas kepolisian. Choiron menuturkan, bongkar pasang senpi laras panjang yang dilakukan oleh para srikandi keamanan ini, diselesaikan dalam waktu kurang dari satu menit.

”Bongkar pasang senjata ini harus dilakukan secara profesional agar semua anggota pemegang senjata terlatih,” ujarnya.

]]>
Ali Mustofa Mon, 22 Apr 2019 14:05:25 +0700
<![CDATA[Dua Petugas TPS di Grobogan Ini Meninggal Diduga Kecapekan]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/22/133149/dua-petugas-tps-di-grobogan-ini-meninggal-diduga-kecapekan https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/22/dua-petugas-tps-di-grobogan-ini-meninggal-diduga-kecapekan_m_133149.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/22/dua-petugas-tps-di-grobogan-ini-meninggal-diduga-kecapekan_m_133149.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/22/133149/dua-petugas-tps-di-grobogan-ini-meninggal-diduga-kecapekan

Dua petugas tempat pemungutan suara (TPS) di Kabupaten Grobogan meninggal dunia. Mereka diduga karena kecapekan. Yaitu warga Sendanghar dan warga Nglinduk.]]>

PURWODADI – Dua petugas tempat pemungutan suara (TPS) di Kabupaten Grobogan meninggal dunia. Mereka diduga karena kecapekan. Yaitu Munawar, warga RT 7/RW 6, Desa Sendangharjo, Kecamatan Karangrayung, yang bertugas di TPS 09. Satu lagi, Djoko Siswoto warga Desa Nglinduk, Kecamatan Gabus.

Ketua KPU Grobogan Agung Sutopo mengatakan, kedua petugas TPS ini memang bertugas aktif mulai dari awal sampai selesai perhitungan. Keduanya meninggal karena kecapekan dan proses perhitungan di tingkat TPS selesai.

”Kami sudah mendatangi rumah keluarga dan mengucapkan bela sungkawa. Mereka adalah pahlawan demokrasi yang menyukseskan Pemilu 2019,” kata Agung Sutopo usai menghadiri upacara pemakaman kedua petugas TPS tersebut.

Atas kejadian terebut dirinya prihatin. Sebab, proses Pemilu 2019 membutuhkan waktu panjang. Yaitu mulai pagi sampai selesai pada dini hari. Bahkan ada sebagian yang sampai perhitungan di tingkat TPS pagi hari.

”Dua petugas ini meninggal setelah perhitungan sudah selesai dan memang diduga karena kecapekan,” terangnya.

]]>
Ali Mustofa Mon, 22 Apr 2019 13:48:08 +0700
<![CDATA[Kenakan Baju Kanung, Kirab Pataka Hari Kartini Berlangsung Semarak]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/22/133111/kenakan-baju-kanung-kirab-pataka-hari-kartini-berlangsung-semarak https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/22/kenakan-baju-kanung-kirab-pataka-hari-kartini-berlangsung-semarak_m_133111.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/22/kenakan-baju-kanung-kirab-pataka-hari-kartini-berlangsung-semarak_m_133111.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/22/133111/kenakan-baju-kanung-kirab-pataka-hari-kartini-berlangsung-semarak

Prosesi kirab pataka Hari Kartini yang digelar Pemkab Rembang berlangsung semarak kemarin malam. Tahun ini peserta mengenakan baju kanung.]]>

REMBANG – Prosesi kirab pataka Hari Kartini yang digelar Pemkab Rembang berlangsung semarak kemarin malam. Tahun ini peserta mengenakan baju kanung.

Hal yang menarik saat upacara pemberangkatan dikunjungi wisatawan. Kurang lebih 20 personel saka pariwisata bergabung. Ini merupakan utusan pramuka se-Jateng, untuk ikut menyaksikan pemberangkatan kirab pataka.

Proses pemberangkatan sendiri cukup sakral. Tampak terlihat di sudut-sudut museum RA Kartini dipenuhi hiasan janur kuning melengkung. Beberapa tamu undangan menggunakan baju adat khas jawa. 

DIKIRAB: Replika sebuah kapal menjadi salah satu objek menarik saat kirab Hari RA Kartini kemarin malam. (WISNU AJI/RADAR KUDUS)

Pataka bendera panji-panji berisi kata RA Kartini dikirab sepanjang 22 kilometer. Mengambil start dari Musuem RA Kartini dan berakhir di Makam RA Kartini yang ada di desa Bulu, Kecamatan Bulu. Kirab dilaksanakan dengan jalan kaki.

Start dimulai pukul 19.30 ditandai pembukaan kotak. Didalamnya berisikan dua bendera warna hijau dengan kata-kata mutiara. Kotak diserahkan petugas Permadani secara bersamaan kepada Bupati Rembang, Abdul Hafidz kepada istrinya Haziroh Hafidz.

Selanjutnya diserahkan Mbak dan Mas Rembang. Untuk dibawa menggunakan mobil bak terbuka yang diiringi dengan pasukan pembawa lampion melalui rute yang telah ditentukan. 

”Rute yang dilalui Museum RA Kartini sampai Perempatan Galonan. Disitu ada tampilan peragaan seni,” kata kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Kabupaten Rembang, Dwi Purwanto kepada Jawa Pos Radar Kudus, kemarin (20/4).

Semua OPD dan anak SMP dan SMA turut mengikuti kirab. Para siswa sekaligus mengikuti lomba lampion makin membuat meriah.

”Seperti biasanya bendera pataka disemayamkan semalam di Makam RA Kartini. Selanjutnya rombongan dihibur ki Sigit Ariyanto,” terangnya.

Hari ini dibawa kembali ke Museum RA Kartini dengan melibatkan para pegiat komunitas sampai alun-alun setempat. Kemudian diserahkan kembali kepada Haziroh Hafidz, untuk dimasukan dalam peti.

Bendera pataka diiring oleh pasukan permadani 21 orang. Ditambah putri domas sebanyak 40 orang dari SMA Kartini. Kemudian dimasukkan ke Pendapa Musuem RA Kartini untuk disemayamkan dan dikirab pada 2020 mendatang.

Sementara itu, dalam sambutan kirab Pataka kemarin malam, Bupati Rembang Abdul Hafidz menyatakan, sejak tahun lalu makam RA Kartini di Bulu ditetapkan Kementerian Sosial sebagai makam nasional. Hal itu, kata Hafidz, sebagai penghargaan yang patut disyukuri.

”Oleh karena itu, malam ini kita terus mengenang jasa beliau. Dan bisa mengikuti jasa beliau untuk mencerdaskan anak bangsa,” ujarnya.

]]>
Ali Mustofa Mon, 22 Apr 2019 11:11:02 +0700
<![CDATA[Talk Show Perempuan Berkarya Gandeng Kaum Millennial untuk Produktif  ]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/22/133107/talk-show-perempuan-berkarya-gandeng-kaum-millennial-untuk-produktif https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/22/talk-show-perempuan-berkarya-gandeng-kaum-millennial-untuk-produktif_m_133107.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/22/talk-show-perempuan-berkarya-gandeng-kaum-millennial-untuk-produktif_m_133107.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/22/133107/talk-show-perempuan-berkarya-gandeng-kaum-millennial-untuk-produktif

Rasa peduli terhadap budaya harus ditumbuhkan sejak dini. Pesan itu yang ingin disampaikan PT Nojorono Tobacco International dalam Talk Show Perempuan Berkarya.]]>

KUDUS – Rasa peduli terhadap budaya harus ditumbuhkan sejak dini. Pesan itu yang ingin disampaikan PT Nojorono Tobacco International dalam acara yang di kemas dengan tajuk Talk Show Perempuan Berkarya, hari ini.

Amelia Santoso, Head of Corporate Brand & Marketing Communications, PT Nojorono Tobacco International ingin terus mengingatkan kepada kaum perempuan khususnya generasi millenial di area Kudus dan sekitarnya untuk terus berkarya. Seperti halnya semangat RA Kartini.

”Dalam acara Talk Show Perempuan Berkarya ini nanti, kami meyajikan  fashion show hasil karya generasi millennial yaitu dari siswi SMK NU Banat Kudus. Selain itu, kami juga menghadirkan tokoh inspiratif perempuan yang hasil karyanya sudah mengharumkan Indonesia di kancah international” jelasnya.

”Kami berharap, melalui acara ini, akan semakin banyak perempuan yang bisa menginspirasi perempuan lainnya. PT NojoronoTobacco International, mengajak perempuan untuk terus belajar, berdaya dan berkarya dengan talenta masing-masing,” imbuhnya.

Menurut T Sugiyanto, PR and CSR Manager PT Nojorono Tobacco International, acara talk show ini merupakan bentuk kepedulian PT Nojorono Tobacco International terhadap budaya asli kota Kudus. ”Sudah menjadi tugas untuk terus mengingatkan generasi muda yang ada di kota Kudus dan sekitarnya ini, agar lebih peduli terhadap budaya asli daerah,” tuturnya.

Menurut Zulfa, staf pengajar di SMK Banat NU Kudus, fashion show yang dibawakan oleh siswanya bertemakan dandangan. ”Busana yang dibawakan merupakan representasi tradisi dandangan. Ide awalnya diambil dari keunikan-keunikan tradisi dandangan. Yakni, kereweng, santri dan menara,” jelasnya.

Kereweng (gerabah mainan anak dari tanah liat) merupakan salah satu gerabah yang sering dipasarkan para pedagang dandangan. Kereweng  ini dicat dengan berbagai macam warna yang segar.

Keunikan dandangan lainnya dalah santri. Kota Kudus merupakan salah satu kota yang menjadi alternatif untuk menimba ilmu. Kaitannya dengan tradisi dandangan, kebanyakan para santri diberikan kelonggaran waktu untuk bisa menikmati dan berpartisipasi dalam tradisi dandangan. Ciri khas santri di kudus adalah mengenakan baju kurung dan juga sarung.

Dan yang terakhir adalah menara, seluruh kegiatan tradisi dandangan berpusat di menara. Sebagaimana diketahui Menara Kudus berdampingan Masjid Al Aqsho Kudus. Menara dengan ornamen-ornamen dan arsitektur dari batu bata yang unik dan khas menjadikan menara sangat ikonik di kota Kudus. Dari ketiga hal unik tersebut maka diwujudkanlah dalam bentuk busana muslimah.

Dalam peragaan busana nanti akan dibawakan tujuh siswi SMK NU Banat. Yakni Alenda Syifa Junaedi, Lina Miftakhul Jannah, dan Diva Sabrina Anastasya. Selain itu masih ada Novi Nidya Larasati, Ratnaningrum, Silfia  Nabila Ardyani dan Rania. (lia)

]]>
Ali Mustofa Mon, 22 Apr 2019 10:59:20 +0700
<![CDATA[Talk Show Perempuan Berkarya Diawali Launching dan Parade Mobil Batik]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/22/133081/talk-show-perempuan-berkarya-diawali-launching-dan-parade-mobil-batik https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/22/talk-show-perempuan-berkarya-diawali-launching-dan-parade-mobil-batik_m_133081.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/22/talk-show-perempuan-berkarya-diawali-launching-dan-parade-mobil-batik_m_133081.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/22/133081/talk-show-perempuan-berkarya-diawali-launching-dan-parade-mobil-batik

Memperingati Hari Kartini, Jawa Pos Radar Kudus bersama PT Nojorono Tobacco International (NTI) dan Pemkab Kudus menggelar talk show tentang batik.]]>

KUDUS – Memperingati Hari Kartini, Jawa Pos Radar Kudus bersama PT Nojorono Tobacco International (NTI) dan Pemkab Kudus menggelar talk show tentang batik bertemakan Perempuan Berkarya. Acara ini tak hanya mengupas batik oleh sejumlah pakar.

Narasumber yang bakal hadir, Intan Avantie, prancang busana kenamaan; Ada Notty J. Mahdi, pengamat dan antropolog dari Universitas Indonesia; Ummu Asiati, pelaku usaha batik Kudus; dan Nia Faradiska Nor Isfaiza, desainer muda Kudus. Nia Faradiska Nor Isfaiza sendiri, merupakan desainer muda yang berhasil meraih juara nasional dalam acara Sakura Collection Indonesia di Bali

”Mereka bakal memberikan penjelasan dan mengungkap sejarah batik Kudus yang selama ini masih terjadi simpang siur. Kemudian agar masyarakat luas tahu, acara ini dibuka untuk umum. Jadi, sangat dipersilakan kehadirannya di Pendapa Kabupaten Kudus,” kata Ketua Panitia Andhika Yusli.

MOBIL CAMAT: Mobil yang bakal di launching saat talk show hari ini. (DONNY SETYAWAN/RADAR KUDUS)

Rangkaian acara talk show ini, akan ada peragaan busana batik Kudus klasik yang dikombinasikan dengan kebaya karya Intan Avantie. Terdiri dari motif pagi sore burung hong keranjang bunga-bunga wisteria yang tercipta pada pada 1940, merak Jowo latar kembang randu yang tercipta pada 1940, pagi sore negeri liris dlorong bunga anggrek tercipta pada 1930, dan sarunggaling latar beras kecer tercipta pada 1960. Empat batik tulis klasik Kudusan tersebut, merupakan koleksi pembatik Kudus Ummu Asiyati. Selain itu, juga ada peragaan busana dari siswa SMK NU Banat Kudus.

Namun sebelum talk show, terlebih dahulu ada launching mobil batik oleh Bupati Kudus M. Tamzil. Mobil ini diperuntukkan untuk dinas para camat di Kabupaten Kudus. Setelah di-launching rencananya ada iring-iringan atau parade mobil mengitari Alun-alun Simpang 7 Kudus.

Tak hanya itu, beragam acara juga akan disajikan dalam acara ini. Setelah launching mobil juga ada beberapa perlombaan. Meliputi memasukkan benang ke dalam lubang jarum, menggulung stagen, dan vlog. Selain itu, juga ada beberapa stan yang menyajikan beragam produk batik baik dari Kudus, Pati, dan Lasem (Rembang), serta produk UMKM.

CSR Manager PT Nojorono Tobacco International T. Sugiyanto menambahkan, batik menjadi salah satu produk budaya yang dimiliki Kudus. Kota Kretek pernah menjadi pusat niaga batik dari berbagai kota di Jawa Tengah.

”Dari dulu Kudus juga punya satu motif batik yang melegenda, motif kapal kandas. Motif itu yang menjadi ikon batik Kudus. Ini juga penting untuk dilestarikan. Kalau perlu dipatenkan sebagai motif asli milik Pemkab Kudus,” ungkapnya.

Dia berharap acara ini bisa memberikan dampak positif. Yaitu menularkan pelestarian batik ke perusahaan-perusahaan lain. Utamanya di Kabupaten Kudus.

Sementara itu, Rina Budhi Ariani, istri Bupati Kudus M Tamzil mengatakan, sejarah batik Kudus terkesan masih simpang siur. Untuk itu, dengan acara talk show ini, diharapkan bisa mengungkap sejarah batik Kudus yang sebenarnya.

”Kami mengundang para ahlinya, seperti perajin batik asli Kudus, peneliti batik, dan desaine sekaligus tokoh inspiratif. Supaya bisa mengungkap sejarah batik Kudus yang sesungguhnya. Juga memberikan inspirasi kepada perempuan untuk perhatian dengan warisan budaya. Yakni mengenakan baju-baju batik yang bisa didesain menawan, elegan, dan memesona,” imbuhnya.

]]>
Ali Mustofa Mon, 22 Apr 2019 09:20:58 +0700
<![CDATA[PJU Tenaga Surya 90 Persen Mati, Ini yang Dilakukan Dishub]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/20/132849/pju-tenaga-surya-90-persen-mati-ini-yang-dilakukan-dishub https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/20/pju-tenaga-surya-90-persen-mati-ini-yang-dilakukan-dishub_m_132849.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/20/pju-tenaga-surya-90-persen-mati-ini-yang-dilakukan-dishub_m_132849.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/20/132849/pju-tenaga-surya-90-persen-mati-ini-yang-dilakukan-dishub

PJU di beberapa ruas jalan alami gangguan diperbaiki petugas Dishub sepekan terakhir. PJU hanya diperbaiki penerangan yang gunakan sambungan jaringan listrik.]]>

KOTA – Penerangan jalan umum di beberapa ruas jalan mengalami gangguan diperbaiki petugas Dinas Perhubungan Jepara sepekan terakhir. Namun PJU yang diperbaiki hanya penerangan yang gunakan sambungan jaringan listrik. Sedangkan penerangan tenaga surya belum mendapat sentuhan perbaikan. Dari 345 lampu tenaga surya, 230 di antaranya mati.

Petugas Dishub  gunakan kendaraan truk yang dimodifikasi menjadi skylift ketika perbaiki PJU. Pantauan Jawa Pos Radar Kudus di Jalan Jepara- Kudus, kendaraan digunakan memperbaiki beberapa PJU yang tersambung  jaringan listrik. Satu petugas berjaga di bagian operator sklylift. Satu petugas lainnya bertugas memperbaiki PJU. Ada pula satu petugas yang berjaga di bagian setir truk.

Kepala Dinas Perhubungan, Deni Hendarko melalui Kabid Lalu Lintas Darat Sholeh Sudarsono  menjelaskan, pihaknya menerima laporan dari masyarakat terdapat kerusakan PJU di beberapa titik. Salah satunya di sekitar Pasar Mayong. Sehingga saat malam hari penerangan tidak maksimal.

“Petugas segera kami kirim untuk memperbaiki. Setelah itu tim menyisir PJU di bawah kewenangan kami sekaligus perawatan dan pengecekan,” imbuhnya.

Selain di Mayong, titik rawan PJU yang rusak juga ada di sepanjang jalan Bangsri – Keling. Belasan lampu sudah diperbaiki. Namun di beberap titik yang terdapat PJU tenaga surya mengalami kerusakan pula. Namun petugas Dishub belum bisa melakukan perbaikan.

“PJU yang menggunakan tenaga surya jika rusak harus ada penggantian instrumen penerangan. Seperti baterai atau panel suryanya. Kendalanya, selama ini perawatan yang bisa dilakukan untuk yang tersambung dengan listrik,” paparnya.

Seperti diketahui, data Dinas Perhubungan, sebagian besar kondisi penerangan jalan umum tenaga surya di Jepara dalam kondisi rusak. Dari 345 lampu, 230 di antaranya dalam kondisi rusak. Sedangkan sisanya, 124 lampu masih dalam keadaan baik. Artinya 65 persen PJU PLTS di Jepara dalam kondisi rusak. Tahun kemarin juga ada tambahan bantuan sebanyak 375 lampu PJU PLTS.

Sedangkan PJU yang menggunakan jaringan listrik di jepara sebanyak 7.243 lampu. Dari jumlah tersebut, 4.345 diantaranya  dalam kondisi baik. Sedangkan lampu yang kurang baik 2.173 lampu dan 725 lampu dalam keadaan rusak.

]]>
Ali Mustofa Sat, 20 Apr 2019 15:44:07 +0700
<![CDATA[Pikat Wisatawan, Makanan Berbahan Dasar Ikan di Jepara Dilombakan]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/20/132848/pikat-wisatawan-makanan-berbahan-dasar-ikan-di-jepara-dilombakan https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/20/pikat-wisatawan-makanan-berbahan-dasar-ikan-di-jepara-dilombakan_m_132848.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/20/pikat-wisatawan-makanan-berbahan-dasar-ikan-di-jepara-dilombakan_m_132848.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/20/132848/pikat-wisatawan-makanan-berbahan-dasar-ikan-di-jepara-dilombakan

Berbagai macam olahan makanan berbahan dasar ikan dilombakan. Tak sekadar lomba, kegiatan ini juga merupakan upaya promosi gerakan gemar makan ikan di Jepara.]]>

KOTA - Berbagai macam olahan makanan berbahan dasar ikan dilombakan. Tak sekadar lomba, kegiatan ini juga merupakan upaya promosi gerakan gemar makan ikan di Kabupaten Jepara.

Lomba ini merupakan kerja sama antara Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Jepara dengan tim penggerak PKK Kabupaten Jepara. Hadir dalam kesempatan itu, Asisten III Setda Jepara Edy Sudjatmiko, Kepala Dislutkan Wasiyanto, Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Jepara Reni Edy Sudjatmiko dan pengurus PKK kabupaten dan kecamatan.

Wakil Ketua III TP PKK Kabupaten Jepara Reni Edy Sudjatmiko mengatakan, lomba memasak berbahan ikan ini diikuti seluruh perwakilan PKK kecamatan dengan menyertakan masing masing dua anggotanya. ”Kami ingin mendukung pemerintah, dalam program gemar makan ikan guna peningkatan gizi keluarga,” katanya.

Asisten III Setda Jepara Edy Sudjatmiko mengatakan,  lomba memasak berbahan ikan ini sebagai upaya membudayakan masyarakat agar gemar memakan ikan terutama anak-anak melalui beragam menu masakan yang dihidangkan oleh keluarganya. ”Sehingga hidupnya lebih sehat dan cerdas karena ikan banyak mengandung omega tiga yang berguna meningkatkan kecerdasan otak anak-anak kita,” jelasnya.

Dengan keanekaragaman menu masakan ikan, Edi berharap bisa meningkatkan nilai proyeksi konsumsi ikan perkapita masyarakat Jepara yang masih di bawah nilai proyeksi komsumsi ikan per kapita Jawa Tengah.

Diharapkan, para kaum ibu di bawah bimbingan PKK dapat lebih berinovasi untuk menciptakan menu-menu baru berbahan dasar ikan. ”Tidak hanya pindang serani yang sudah terkenal, saya berharap muncul menu baru dari Jepara, yang dapat memikat para wisatawan,” imbuhnya.

]]>
Ali Mustofa Sat, 20 Apr 2019 15:36:26 +0700
<![CDATA[Dipadati Penziarah, Makam RA Kartini Dibuka 24 Jam]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/20/132845/dipadati-penziarah-makam-ra-kartini-dibuka-24-jam https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/20/dipadati-penziarah-makam-ra-kartini-dibuka-24-jam_m_132845.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/20/dipadati-penziarah-makam-ra-kartini-dibuka-24-jam_m_132845.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/20/132845/dipadati-penziarah-makam-ra-kartini-dibuka-24-jam

Persiapan menyambut Gema Kartini terlihat di makam dan museum RA Kartini telah dipercantik jelang perhelatan peringatan Hari Kartini tanggal 21 April.]]>

KOTA – Persiapan menyambut Gema Kartini  terlihat di makam dan museum RA Kartini telah dipercantik jelang perhelatan peringatan Hari Kartini tanggal 21 April mendatang. Mulai kemarin, makam pahlawan nasional emansipasi wanita yang berada di Kecamatan Bulu, Kabupaten Rembang telah banyak dikunjungi peziarah. Pihak panitia pun membuka makam 24 jam bagi para peziarah.

Meski tak banyak ditata. Namun diharapkan tidak mengecewakan pengunjung. Sejumlah persiapan tersebut diantarnya, pengecatan hingga penataan MCK di area destinasi wisata ziarah nasional. Pesanggrahan Puncak Winahyu, Singgih Djojo Adhiningrat juga tak luput dari penataan.

Dekatnya perayaan juga diimbangi animo masyarakat berziarah. Mulai hari Jumat kemarin, hilir-mudik rombongan memadati area makam. Kebanyakan mereka mencari momen liburan sekolah.

Pertimbangannya saat moment 21 April bakal padat dipenuhi orang. Makanya kebanyakan orang tua maupun anak-anak mencari waktu luang. Kebanyakan selain berziarah mereka melanjutkan mampir di beberapa destinasi wisata sekitar.

Kegiatan ziarah dibuka 24 jam. Mereka dapat melakukan tahlil secara berkelompok ataupun bersama rombongan. Beberapa buku tuntunan doa dan tahlil disediakan. Peziarah dapat mengambil di meja dekat ruang penjaga.

Untuk masuk di area makam juga free. Namun bagi peziarah yang ingin memberikan uang sekadar kebersihan dapat dimasukan kotak kas.

Penjaga Makam RA Kartini, Wartono menyampaikan kesiapan yang dilakukan di area pemakaman dengan melakukan pengecatan. Lalu kebersihan maupun fasilitas MCK atau pun tempat ibadah, meskipun hanya seadanya.

”Kita tidak peziarah kecewa. Nanti kesini kesulitan MCK ataupun ibadah, meskipun seadanya kita perbaiki,” ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Kudus, kemarin (19/4).

Selain persiapan sederhana, Wartono tidak lupa apresiasi Pemkab Rembang ataupun donasi maupun pengunjung. Memberikan kepedulian terhadap makam RA Kartini. Walaupun secara kepemilikan masih milik keluarga.

Lepas dengan persiapan sederhana di area pemakaman, dikatakan Wartono kini pengunjung mulai memadati area makam. Walaupun beda dengan tahun 2018. Karena tahun ini hampir bersamaan dengan pesta demokrasi.

”Baru ramainya hari Jumat. Sementara masih lokal Rembang-Blora, Jepara. Sebelumnya juga banyak dari Calon Legislatif di DPR RI, Provinsi maupun Kabupaten,” terangnya.

Terkait jam tidak dibatasi, dengan kata lain terbuka 24 jam. Bahkan pukul 02.00 maupun 02.30 dinihari tetap berjalan. Jadi pintu terbuka lebar. Justru pihak pengelola maupun keluarga senang banyak yang mendoakan.

”Puncak tanggal malam 21 April. Prosesnya ada kirab Pataka dan wayang. Sementara pengajian dipusatkan di area kecamatan Bulu,” katanya.

Terpisah Ketua Perkumpulan Keluarga Abdul Karnen yang juga Keluarga Putra RA Kartini, Singgih Soesali didampingi kerabatnya Dodi menyampaikan pihak keluarga saat ini sudah berkumpul di pesanggrahan puncak winahyu, KRMAA Singgih Djojo Adhiningrat Jumat dini hari.

“Agenda utama kami hanya ziarah. Selain itu, kami Kebetulan pihak keluarga memang diundang Pemkab. Untuk ikut mengikuti prosesi upacara hari Kartini di kawasan Alun-Alun Rembang. Rencananya hadir juga cucu menantu dari RA Kartini yakni Bijantini,” ungkapnya.

]]>
Ali Mustofa Sat, 20 Apr 2019 15:16:22 +0700
<![CDATA[Hindari Lubang Jalan, Anggota TPS Landoh Terjatuh dari Motor, Tewas]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/20/132841/hindari-lubang-jalan-anggota-tps-landoh-terjatuh-dari-motor-tewas https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/20/hindari-lubang-jalan-anggota-tps-landoh-terjatuh-dari-motor-tewas_m_132841.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/20/hindari-lubang-jalan-anggota-tps-landoh-terjatuh-dari-motor-tewas_m_132841.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/20/132841/hindari-lubang-jalan-anggota-tps-landoh-terjatuh-dari-motor-tewas

Kecelakan maut menimpa guru Paud warga Desa Landoh, Kecamatan Sulang, Kamis (18/4). Korban ibu dua anak ini yang juga petugas TPS 07 Landoh, meregang nyawa.]]>

KOTA – Kecelakan maut menimpa guru Paud warga Desa Landoh, Kecamatan Sulang, Kamis (18/4). Korban ibu dua anak ini yang juga petugas TPS 07 Landoh, meregang nyawa setelah diduga terjatuh lantaran menghindari lubang jalan di Jalan Sulang – Gunem.

Almarhumah yang berumur 44 tahun tersebut semula mengendarai sepeda motor matik Yamaha MIO-J K 4914 HM dari arah barat dan timur. Setiba di tempat kejadian motor mengalami oleng, sehingga korban terjatuh.”Korban terjatuh di badan jalan sebelah barat. Kejadian sekitar pukul 08.15,” keterangan Kasat Lantas, AKP Roy Irawan.

Terkait penyebab apakah menghindari lubang jalan pihak petugas masih mendalami. Namun hasil olah TKP sementara dugaan korban mengalami laka tunggal. Sebelumnya korban sempat dilarikan di puskesmas Sulang. Namun dari keterangan pihak petugas kondisinya dalam keadaan sudah meninggal.

”Keterangan dari puskesmas Sulang untuk korban tidak di temukan luka dan korban di bawa ke puskesmas sudah dalam keadaan meninggal dunia,” terangnya.

]]>
Ali Mustofa Sat, 20 Apr 2019 14:53:53 +0700
<![CDATA[Reaktivasi KAI Rentan Timbulkan Masalah, Ini Salah Satu Penyebabnya]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/20/132840/reaktivasi-kai-rentan-timbulkan-masalah-ini-salah-satu-penyebabnya https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/20/reaktivasi-kai-rentan-timbulkan-masalah-ini-salah-satu-penyebabnya_m_132840.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/20/reaktivasi-kai-rentan-timbulkan-masalah-ini-salah-satu-penyebabnya_m_132840.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/20/132840/reaktivasi-kai-rentan-timbulkan-masalah-ini-salah-satu-penyebabnya

Bupati Rembang mengakui rencana pengaktifan kembali KAI (Kereta Api Indonesia) di Rembang dan Lasem yang digagas pemerintah akan menimbulkan masalah baru.]]>

KOTA – Bupati Rembang mengakui rencana pengaktifan kembali KAI (Kereta Api Indonesia) di Rembang dan Lasem yang digagas pemerintah akan menimbulkan masalah baru. Sebab, lahan milik KAI saat ini sudah banyak ditempati warga untuk pemukiman dengan bangunan permanen.

Bupati Rembang Abdul Hafidz mengungkapkan mengenai reaktivasi KAI, pihaknya masih menunggu Perda RTRW dari provinsi. Dari sana, nantinya akan dipelajari apakah benar-benar mengaktifkan stasiun lama, atau membuka jalur baru.

”Ya kita nunggu nanti Perda RTRW. Dari Provinsi. Apakah masih ada kemungkinan, tata ruang untuk kereta api,” terangnya saat ditemui di Kantor DPC PPP Rembang kemarin.

Bupati mengakui apabila mengaktifkan jalur lama, akan menemui banyak kendala di masyarakat. Sebab, aset kereta api sudah dimanfaatkan untuk masyarakat. Sehingga, pemerintah pun harus mengkaji hal tersebut.

”Saya kira banyak problem di masyarakat. Karena asetnya kereta api itu sudah dimanfaatkan untuk masyarakat. Itu serius. Pemerintah harus mengkaji itu,” paparnya.

Mengenai kemungkinan tukar guling, pihaknya juga belum bisa memprediksi. Sebab, hal itu juga bukan perkara yang sederhana. Meski begitu, pihaknya mengapresiasi rencana pemerintah pusat untuk mengaktifkan lagi stasiun kereta api Semarang-Lasem.

Sebagaimana diketahui, rencana pengaktifan kembali kereta api di Rembang dan Lasem cukup hangat diperbincangkan di masyarakat. Sebab, sejumlah lahan milik KAI sudah banyak dibangun bangunan semi permanen maupun permanen. 

]]>
Ali Mustofa Sat, 20 Apr 2019 14:45:51 +0700
<![CDATA[Lomba Vlog Meriahkan Talk Show Perempuan dan Batik, Ini Cara Daftarnya]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/20/132837/lomba-vlog-meriahkan-talk-show-perempuan-dan-batik-ini-cara-daftarnya https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/20/lomba-vlog-meriahkan-talk-show-perempuan-dan-batik-ini-cara-daftarnya_m_132837.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/20/lomba-vlog-meriahkan-talk-show-perempuan-dan-batik-ini-cara-daftarnya_m_132837.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/20/132837/lomba-vlog-meriahkan-talk-show-perempuan-dan-batik-ini-cara-daftarnya

Talk show perempaun dan batik bertema Perempuan Berkarya pada Senin (22/4) di Pendapa Kabupaten Kudus akan dimeriahkan beberapa kegiatan.]]>

KUDUS – Talk show perempaun dan batik bertema Perempuan Berkarya pada Senin (22/4) di Pendapa Kabupaten Kudus akan dimeriahkan beberapa kegiatan. Salah satunya ada lomba vlog untuk siswa SMP/MTs, SMA/SMK, dan mahasiswa. Acara ini, digelar untuk memeriahkan Hari Kartini.

Kegiatan ini dibuka umum. Untuk mengukuti, terlebih dahulu calon peserta mendaftar di kantor Jawa Pos Radar Kudus, Jalan Lingkar Utara, No. 17, Desa Bacin, Bae, Kudus.

Ketua Panitia Andhika Yusli mengatakan, lomba vlog mengandung pesan tentang perempuan dan/atau batik. ”Bagi yang suka nge-vlog bisa langsung daftar dan gratis. Ada hadiah uang tunai dan pemenang akan diumumkan dalam pemberitaan di koran Jawa Pos Radar Kudus,” ungkapnya.

Untuk kriteria syarat dan ketentuan lomba di antaranya durasi video dua hingga tiga menit, wajib menghadiri technical meeting, konten vlog pada saat acara berlangsung, diunggah ke Youtobe dan share di Instragram (IG) dan Facebook, serta pengiriman paling lambat tiga hari setelah acara.

”Kami juga ada pamflet lomba vlog. Kalau meminta informasi lebih lengkap bisa datang ke kantor Jawa Pos Radar Kudus atau kontak person yang sudah tercantum pada pamflet (082242868553 atas nama Santi),” terangnya.

Dia menjelaskan, acara talk show ini merupakan kerja sama Jawa Pos Radar Kudus dengan PT Nojorono Tobacco International (NTI). Tujuannya untuk lebih mengenalkan batik.

Di menjelaskan, talk show tersebut mengundang tokoh inspiratif Intan Avantie yang merupakan putri perancang busana terkenal Anne Avantie. Intan Avantie juga merupakan desainer muda kebanggaan Indonesia yang khusus mendesain kebaya dan batik.

Dia menuturkan, selain ada lomba vlog; peserta juga disuguhi bisa fashion show rancangan Intan Avantie; stan-stan produk khas Kudus seperti batik, kerajinan, dan kopi Muria. Acara utamanya akan mengupas tuntas tentang batik dan serba-serbinya.

Andhika menambahkan, even ini sebagai bukti tekad untuk ikut lebih mengenalkan batik kepada generasi milenial. Generasi milenial menjadi target dalam acara ini. Sebab, generasi inilah yang nantinya memegang nasib kebudayaan yang dimiliki bangsa Indonesia. ”Ketika mereka memiliki tingkat kecintaan yang tinggi, maka dipastikan budaya akan lestari,” imbuhnya.

]]>
Ali Mustofa Sat, 20 Apr 2019 14:27:07 +0700
<![CDATA[Motif Batik Kudusan Ditampilkan di Talk Show Perempuan Berkarya]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/20/132835/motif-batik-kudusan-ditampilkan-di-talk-show-perempuan-berkarya https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/20/motif-batik-kudusan-ditampilkan-di-talk-show-perempuan-berkarya_m_132835.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/20/motif-batik-kudusan-ditampilkan-di-talk-show-perempuan-berkarya_m_132835.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/20/132835/motif-batik-kudusan-ditampilkan-di-talk-show-perempuan-berkarya

Talk Show Perempuan dan Batik yang dilaksanakan PT Nojorono kerja sama dengan Jawa Pos Radar Kudus serta Pemkab Kudus di Pendapa Kabupaten Kudus.]]>

KUDUS – Talk Show Perempuan dan Batik yang dilaksanakan PT Nojorono kerja sama dengan Jawa Pos Radar Kudus serta Pemkab Kudus di Pendapa Kabupaten Kudus akan dilaksanakan pada Senin (22/4). Kegiatan ini bagian dari usaha memeringati Hari Kartini.

Dalam acara itu juga akan ditampilkan beberapa batik tulis klasik Kudusan. Di antaranya motif pagi sore Burung Hong Keranjang Bunga-bungaWisteria tercipta tahun 1940, Merak Jowo Latar Kembang Randu tercipta tahun 1940, pagi sore Negeri Liris Dlorong Bunga Anggrek tercipta tahun 1930, Sarunggaling latar Beras Kecer tahun tercipta1960.

Menurut CSR Manager PT Nojorono Tobacco International T. Sugiyanto batik menjadi salah satu budaya dimiliki Kudus. Kudus pernah jadi pusat niaga batik dari berbagai kota di Jawa Tengah.

”Dari dulu Kudus juga punya satu motif batik yang melegenda. Yakni, motif Kapal Kandas. Motif itu  yang menjadi ikon dari batik Kudus. Ini juga penting untuk dilestarikan. Kalau perlu dipatenkan sebagai motif asli milik Pemkab Kudus,” ungkapnya.

Dia berharap acara itu bisa memberikan dampak positif. Yaitu menularkan pelestarian batik ke perusahaan-perusahaan yang lain. Utamanya di Kabupaten Kudus.

Harapan PT Nojorono batik Kudus tetap lestari. Sehingga PT Nojorono juga bisa bersinergi dengan Pemkab Kudus secara baik. Sudah sering dilakukan oleh PT Nojorono menggelar kegiatan-kegiatan yang menyemarakkan Kudus.

Hal itu patut mendapat apresiasi sebagai tanda bahwa perusahaan tersebut benar-benar ikut membangun Kudus.

Dalam rangkaian acara Talk Show tersebut akan ada perancangan busana batik dari Intan Avantie. Beberapa motif Batik Kudus akan ditampilkan di acara itu.

Empat batik tulis Klasik Kudusan tersebut merupakan koleksi dari pembatik Kudus Ummu Asiyati. T Sugiyanto mengatakan, motif Klasik Kudus dibuat kembali oleh Ummu untuk melestarikan kembali.

”Saat ini empat batik tersebut dikirimkan ke Intan Avantie yang nantinya akan dikolaborasikan dengan kebaya karyanya. Kami ingin menunjukkan batik klasik sekalipun masuh diminati desainer dan menjadikan karyanya makin disukai khalayak nusantara bahkan internasional,” tandasnya.

]]>
Ali Mustofa Sat, 20 Apr 2019 14:18:26 +0700
<![CDATA[Talk Show Perempuan Berkarya Bakal Ungkap Sejarah Batik Kudus]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/20/132827/talk-show-perempuan-berkarya-bakal-ungkap-sejarah-batik-kudus https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/20/talk-show-perempuan-berkarya-bakal-ungkap-sejarah-batik-kudus_m_1555744489_132827.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/20/talk-show-perempuan-berkarya-bakal-ungkap-sejarah-batik-kudus_m_1555744489_132827.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/20/132827/talk-show-perempuan-berkarya-bakal-ungkap-sejarah-batik-kudus

Talk show Perempuan dan Batik yang dilaksanakan PT Nojorono berkerjasama dengan Jawa Pos Radar Kudus dan Pemkab Kudus bakal mengungkap sejarah batik Kudus.]]>

KUDUS – Talk show Perempuan dan Batik yang dilaksanakan PT Nojorono berkerjasama dengan Jawa Pos Radar Kudus dan Pemkab Kudus bakal mengungkap sejarah batik Kudus. Acara ini sendiri digelar di Pendapa Kabupaten Kudus pada Senin (22/4) mendatang.

Beberapa narasumber yang berkompeten di bidang batik dan desain dihadirkan. Di antaranya perajin batik Kudus Ummu Asiyati, tokoh inspiratif desainer kebanggaan Indonesia Intan Avantie, dan peneliti batik dan antropolog Universitas Indonesia (UI) Notty J Mahdi.

Menurut Rina Budhi Ariani, istri Bupati Kudus M Tamzil, sejarah batik Kudus terkesan masih simpang siur. Dengan acara talk show Perempuan dan Batik ini, diharapkan bisa mengungkap sejarah batik Kudus yang sebenarnya.

”Kami mengundang para ahlinya, seperti perajin batik asli Kudus. Kemudian peneliti batik dan tokoh inspiratif sekaligus desainer kondang. Supaya bisa mengungkap sejarah batik Kudus yang sesungguhnya. Diharapkan bisa memberikan inspirasi kepada perempuan untuk perhatian dengan warisan budaya, yakni mengenakan baju-baju batik. Nantinya juga bisa didesain dengan menawan, elegan, dan memesona,” ungkapnya.

Sementara itu, Head of Corporate Brand dan Marketing Communications PT Nojorono Tobacco International (NTI) Amelia Santoso mengatakan, talks show ini diharapkan membuka pikiran kaum perempuan untuk berkarya. Seperti dicontohkan RA Kartini yang memiliki misi jiwa untuk menjadi pendidik.

”Pendidik sejatinya adalah manusia yang memberdayakan manusia lain menjadi lebih baik. Dengan misi yang sama, kami PT Nojorono Tobacco International menghadirkan kesempatan bagi para perempuan yang berkarya untuk memberi inspirasi untuk terus belajar, berdaya, dan berkarya dengan talenta mereka masing-masing,” terangnya.

CSR Manager PT Nojorono Tobacco International T. Sugiyanto menambahkan, batik menjadi salah satu budaya yang dimiliki Kudus. Kota Kretek sendiri pernah jadi pusat niaga batik dari berbagai kota di Jawa Tengah.

”Dari dulu Kudus juga punya satu motif batik yang melegenda. Yakni motif kapal kandas. Motif itu yang menjadi ikon batik Kudus. Ini juga penting untuk dilestarikan. Kalau perlu dipatenkan sebagai motif asli milik Pemkab Kudus,” ungkapnya.

Dia berharap, acara ini bisa memberikan dampak positif. Yaitu menularkan pelestarian batik ke perusahaan-perusahaan yang lain. Utamanya di Kabupaten Kudus. ”Kami berharap batik Kudus tetap lestari. Sehingga PT Nojorono juga bisa bersinergi dengan Pemkab Kudus secara baik,” imbuhnya. 

]]>
Ali Mustofa Sat, 20 Apr 2019 13:48:06 +0700
<![CDATA[Ribuan Warga Antusias Ikuti Lomba Swafoto Usai Coblosan]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/20/132817/ribuan-warga-antusias-ikuti-lomba-swafoto-usai-coblosan https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/20/ribuan-warga-antusias-ikuti-lomba-swafoto-usai-coblosan_m_132817.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/20/ribuan-warga-antusias-ikuti-lomba-swafoto-usai-coblosan_m_132817.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/20/132817/ribuan-warga-antusias-ikuti-lomba-swafoto-usai-coblosan

Lomba swafoto seusai mencoblos di TPS yang diselenggarakan KPU dan PWI Pati menyedot antusias ribuan warga. Hingga saat ini sudah diikuti lebih 2000 warga.]]>

KOTA – Lomba swafoto seusai mencoblos di TPS yang diselenggarakan KPU dan PWI Pati menyedot antusias ribuan warga. Hingga saat ini sudah lebih 2000 warga yang mengunggah hasil swafotonya di medsos usai mencoblos.

Haryono, Komisioner KPU Kabupaten Pati menyebut, di instagram sudah ada unggahan 2000 lebih hasil swafoto di TPS yang ada di Kabupaten Pati dengan menunjukkan jarinya yang tercelup tinta usai mencoblos 17 April lalu.

Seperti diketahui, penyelenggara pemilu tersebut menggelar lomba swafoto di seluruh TPS. Langkah itu ditempuh sebagai salah satu upaya mengajak warga yang telah memiliki hak pilih untuk berpartisipasi aktif dalam pemilu.

Menurutnya, lomba swafoto di TPS merupakan bagian upaya masif mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam pemilu serentak 2019. Sekaligus sebagai apresiasi kepada masyarakat yang turut menyukseskan Pemilu dengan berpartisipasi aktif di dalamnya.

Lomba bertema “Ayo Nyoblos, Golput Bukan Pilihan”, lanjut Haryono, tidak hanya digelar di Pati. Ajang tersebut berlangsung serentak di seluruh Indonesia. ”Kegiatan itu sekaligus mengajak masyarakat untuk bergembira dalam pelaksanaan pemilu, dengan tetap cerdas dalam menentukan pilihan tanpa terjebak politik uang dan hoax,” terang Haryono kepada Jawa Pos Radar Kudus kemarin.

Lomba yang digelar bekerja sama dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pati itu, menyediakan hadiah bagi 12 karya foto. Sebanyak 12 karya swafoto di TPS terbaik dibagi dalam dua kategori, yakni perorangan dan kelompok.

Enam karya terbaik pada masing-masing kategori hasil penjurian diberikan hadiah. Khusus kategori kelompok, setiap timnya terdiri paling sedikit tiga orang. Sesuai ketentuan, swafoto hanya diperkenankan di luar TPS.

”Pengabadian foto dan video di dalam bilik suara tidak diperbolehkan. Karena sesuai aturan memperlihatkan penggunaan hak pilihnya merupakan larangan lantaran mencederai prinsip kerahasiaan,” imbuhnya.

Pengumuman pemenang lomba, akan dilakukan hari ini Sabtu (20/4). Pengumuman bisa disimak di akun fanspage KPU Pati, instagram KPU Pati, dan instagram PWI Pati.

]]>
Ali Mustofa Sat, 20 Apr 2019 13:11:53 +0700
<![CDATA[Diterjang Angin Kencang, Dua Rumah di Desa Ngagel Roboh]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/20/132812/diterjang-angin-kencang-dua-rumah-di-desa-ngagel-roboh https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/20/diterjang-angin-kencang-dua-rumah-di-desa-ngagel-roboh_m_132812.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/20/diterjang-angin-kencang-dua-rumah-di-desa-ngagel-roboh_m_132812.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/20/132812/diterjang-angin-kencang-dua-rumah-di-desa-ngagel-roboh

Angin kencang yang melanda sekitar Desa Ngagel, Dukuhseti, membuat dua rumah roboh. Satu rumah roboh karena tidak layak, satu lainnya terkena robohan pohon.]]>

DUKUHSETI – Angin kencang yang melanda sekitar Desa Ngagel, Dukuhseti, membuat dua rumah roboh. Satu rumah roboh karena tidak layak, satu lainnya karena terkena robohan pohon usai diterjang angin.

Kejadian itu terjadi pada Kamis (18/4) pukul 22.00. Selain rumah roboh, banyak atap rumah warga yang rusak ringan dan beberapa pohon tumbang.

Koordinator Pusdalop BPBD Pati Sunarto mengatakan, dua rumah tersebut salah satunya merupakan rumah milik Suyuthi, 58. Rumah korban tertimpa pohon matoa di belakang rumahnya usai diterjang angin kencang. Beruntung yang terkena hanya bekalang rumah saja. Pohon mengenai temok dan atap. Kini sudah diperbaiki.

Sedangkan rumah lainnya milik Soleman. Kakek berusia 70 tahun itu kondisinya sudah tidak layak. Sehingga ketika diterjang angin kencang, langsung roboh. Bahkan usai diterjang angin itu, rumah korban rata tanah. Rumah semi permanen itu dindingnya terbuat dri anyaman bambu dan alas rumah masih tanah.

“Kami dari relawan BPBD Pati telah mendatangi lokasi. Selain meninjau, juga membantu mengevakuasi rumah yang roboh. Beruntung tidak ada korban jiwa. Kerugian ditaksir puluhan juta,” jelasnya. 

]]>
Ali Mustofa Sat, 20 Apr 2019 12:50:13 +0700
<![CDATA[Dinsos Grobogan Beri Pelatihan Disabilitas Bikin Gethuk hingga Batik]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/20/132806/dinsos-grobogan-beri-pelatihan-disabilitas-bikin-gethuk-hingga-batik https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/20/dinsos-grobogan-beri-pelatihan-disabilitas-bikin-gethuk-hingga-batik_m_132806.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/20/dinsos-grobogan-beri-pelatihan-disabilitas-bikin-gethuk-hingga-batik_m_132806.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/20/132806/dinsos-grobogan-beri-pelatihan-disabilitas-bikin-gethuk-hingga-batik

Sebanyak 50 penyandang disabilitas belajar membatik di aula Dinas Sosial Grobogan. Mereka terlihat sibuk dengan potongan kain dan cantingnya masing-masing.]]>

PURWODADI – Sebanyak 50 penyandang disabilitas belajar membatik di aula Dinas Sosial (Dinsos) Grobogan. Mereka terlihat sibuk dengan potongan kain dan cantingnya masing-masing. Kendati memiliki keterbatasan fisik, mereka tetap berjuang bertahan hidup.

Kegiatan membatik membuat taplak meja hingga memasak gethuk lindri ini merupakan bagian dari pelatihan kerajinan yang digelar Dinsos Grobogan bersama Kube Difabel Grobogan. Pesertanya yakni penyandang disabilitas yang tinggal di wilayah Grobogan. Mereka terdiri dari lima kelompok.

Meski memiliki sejumlah keterbatasan fisik, mereka tampak bersemangat dan antusias selama mengikuti pelatihan. Hasil membatik dan memasak pun tak kalah dengan yang dikerjakan orang-orang dengan fisik normal.

Menurut Kasi Rehabilitas Penyandang Disabilitas Dinsos Grobogan Retno Numirah mengatakan, pelatihan ini sengaja diadakan bagi kaum difabel agar bisa terus produktif dan meningkatkan perekonomian keluarga. Kegiatan ini bersumber dari APBD II dengan dana Rp 20 juta.

 ”Mereka yang ikut pelatihan ini menjadi calon penerima bantuan. Sedangkan bantuan yang kami berikan berupa barang, seperti peralatan masak, alat pewarna untuk membatik hingga mesin jahit. Tergantung yang mereka butuhkan,” ungkapnya.

Pihaknya berharap, setelah mendapatkan pelatihan ini bisa mengembangkan dengan membuka bisnis secara mandiri. ”Kami sengaja memberikan pelatihan yang mudah, seperti memasak gethuk lindri. Bahan dasarnya mudah dicari dan ada di sekeliling mereka,” ujarnya.

Selain mereka lebih produktif, ini juga menjadi motivasi mereka agar terus semangat menjalani hidup. ”Mereka akan memiliki motivasi lebih untuk meningkatkan perekonomian keluarga. Terlebih dengan kerapnya berkumpul, tentu mereka tak akan merasa sendiri,” paparnya.

]]>
Ali Mustofa Sat, 20 Apr 2019 12:13:07 +0700
<![CDATA[Warga Keluhkan Jalan Longsor di Sumberagung Tak Kunjung Diperbaiki]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/20/132802/warga-keluhkan-jalan-longsor-di-sumberagung-tak-kunjung-diperbaiki https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/20/warga-keluhkan-jalan-longsor-di-sumberagung-tak-kunjung-diperbaiki_m_132802.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/20/warga-keluhkan-jalan-longsor-di-sumberagung-tak-kunjung-diperbaiki_m_132802.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/20/132802/warga-keluhkan-jalan-longsor-di-sumberagung-tak-kunjung-diperbaiki

Sudah empat pekan jalan di Dusun Nangka, Desa Sumberagung, Kecamatan Ngaringan longsor. Hingga kini, belum ada perbaikan permanen dari OPD terkait.]]>

NGARINGAN – Sudah empat pekan jalan di Dusun Nangka, Desa Sumberagung, Kecamatan Ngaringan longsor. Hingga kini, belum ada perbaikan permanen dari OPD terkait. Padahal, warga dan pemerintah desa setempat sudah melaporkan longsor tersebut ke OPD terkait.

Akibat hujan deras dan tanah jalan yang labil. Jalan sepanjang 17 meter di Dusun Nangka, Desa Sumberagung, Kecamatan Ngaringan lonsor. Dampak dari longsor tersebut, kendaraan truk dan mobil bermuatan berat tidak bisa lewat.

Kepala Desa Sumberagung Muhammad Puji Hendripujiyanto mengatakan, longsor jalan yang terjadi pada 24 Maret lalu. Panjang longsoran mencapai 17 meter dan lebar dua meter. Ketinggian mencapai tujuh meter.

”Usai terjadi longsor, warga gotong royong dengan menimbun longsoran. Yaitu dengan tanah dan pohon kelapa,” kata pria yang akrab dipanggil Hendri.

Upaya yang dilakukan oleh warga tidak bisa bertahan lama. Sebab, pada 7 April lalu jalan tersebut longsor kembali. Sehingga jalan tersebut tidak bisa dilewati truk atau kendaraan roda empat dengan muatan. Pihak warga memasang tanda pembatas jalan.

”Yang bisa lewat hanya sepeda motor dan mobil berbobot ringan dengan cara bergantian tapi harus hati-hati karena berbahaya,” ujarnya.

Dijelaskan, lokasi jalan longsor tersebut sebelumnya tahun lalu juga alami longsor. Lokasinya berdekatan. Sedangkan status jalan sendiri adalah jalan kabupaten. Dimana jalan tersebut menghubungi jalan desa sekitar.

”Jalan itu milik pemerintah kabupaten. Sampai sekarang belum ada penanganan. Informasi dari Dinas PUPR sudah dianggarkan tetapi pelaksanaan pada Agustus,” terang dia.

Camat Ngaringan Joko mengatakan, warga Desa Sumberagung berharap jalan yang longsor bisa diperbaiki. Supaya kendaraan roda empat bisa melewati dan akses perekonomian warga tidak terganggu.

”Informasi adanya jalan lonsor sudah saya laporkan ke Dinas PUPR Grobogan dan tinggal menunggu tindak lanjutnya,” tandasnya.

]]>
Ali Mustofa Sat, 20 Apr 2019 12:05:03 +0700
<![CDATA[Pastikan Aman, Polisi Sterilisasi Gereja sebelum dan usai Paskah]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/20/132798/pastikan-aman-polisi-sterilisasi-gereja-sebelum-dan-usai-paskah https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/20/pastikan-aman-polisi-sterilisasi-gereja-sebelum-dan-usai-paskah_m_132798.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/20/pastikan-aman-polisi-sterilisasi-gereja-sebelum-dan-usai-paskah_m_132798.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/20/132798/pastikan-aman-polisi-sterilisasi-gereja-sebelum-dan-usai-paskah

Meski perayaan Paskah jatuh pada Jumat (19/4), Polres Grobogan tetap melakukan pengamanan gereja hingga Minggu (21/4). Itu dilakukan untuk memberi rasa aman.]]>

PURWODADI – Meski perayaan Paskah jatuh pada Jumat (19/4), Polres Grobogan tetap melakukan pengamanan gereja hingga Minggu (21/4). Itu dilakukan untuk memberi rasa aman dan nyaman bagi jemaat gereja yang beribadah.

Pengamanan dilakukan mulai kamis (18/4) sore sampai Minggu (21/4) di semua gereja di Kota Purwodadi. Pengamanan juga dengan melakukan sterilisasi, terutama di gereja yang dipandang menjadi pusat peribadahan.

”Sterilisasi ini kami lakukan dengan bantuan dari anjing pelacak dan menggunakan metal detektor” ungkap Kapolres Grobogan AKBP Choiron melalui Kabag Ops Kompol Sigit kemarin.

Kompol Sigit mengatakan, sterilisasi dengan menggunakan anjing pelacak dan metal detektor itu untuk mengetahui adanya benda-benda yang dapat mengganggu jemaat saat melakukan ibadah.

Sterilisasi ini dilakukan supaya umat yang akan melakukan ibadah di gereja merasa aman dan nyaman. Anggota yang diterjunkan memeriksa setiap sudut gereja mencari dan memastikan tidak ada benda yang mencurigakan.

”Tentunya sterilisasi ini selain untuk memberikan kenyamanan saat ibadah, juga untuk meningkatkan kewaspadaan pada Hari Raya Paskah,” ujarnya.

]]>
Ali Mustofa Sat, 20 Apr 2019 11:49:02 +0700
<![CDATA[Ketua DPC PDIP Kudus Musthofa Optimistis Banteng Gondol 12 Kursi Dewan]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/20/132784/ketua-dpc-pdip-kudus-musthofa-optimistis-banteng-gondol-12-kursi-dewan https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/20/ketua-dpc-pdip-kudus-musthofa-optimistis-banteng-gondol-12-kursi-dewan_m_132784.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/20/ketua-dpc-pdip-kudus-musthofa-optimistis-banteng-gondol-12-kursi-dewan_m_132784.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/20/132784/ketua-dpc-pdip-kudus-musthofa-optimistis-banteng-gondol-12-kursi-dewan

Perolehan kursi dari beberapa partai mulai bermunculan. Ada yang mantap menyebutkan perolehan kursi, ada juga yang masih ragu menyebutkan perolehan kursi DPRD.]]>

KOTA  – Perolehan kursi dari beberapa partai mulai bermunculan. Ada yang mantap menyebutkan perolehan kursi, ada juga yang masih ragu atau belum berani menyebutkan perolehan kursi DPRD Kabupaten Kudus. Misalnya saja Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kudus optimistis mendapat 12 kursi dari total 45 kursi. Jumlah itu terbanyak dari semua partai.

Ketua DPC PDIP Kudus, Musthofa mengatakan, menarget mendapatkan 12 kursi. Namun, dia tidak bisa memastikan. Mengingat rekapitulasi penghitungan suara begitu lama. ”Semenjak saya pimpin, PDIP ada kenaikan. Dari enam mampu menembus sembilan kursi DPRD Kabupaten,” katanya.

Dia menambahkan, dengan sistem sanint league lebih menguntungkan atau banyak kesalahan. Pengamatan Musthofa, hampir disetiap TPS banyak mengalami kerusakan surat suara. Ketika ditanya temuan itu, dia akan melakukan perekapan C1.

Sedangkan Ketua Bidang Pemenang Pemilu (Bapilu) partai Golkar Jhony, menargetkan, calegnya bisa memenangkan sembilan kursi DPRD Kabupaten. Padahal sebelumnya lima tahun lalu Golkar hanya menduduki empat kursi saja. ”Caleg-caleg menyumbang suara untuk memenuhi target kemenangan target partai Golkar,”katanya

Untuk Partai Gerindra Kudus memprediksi mampu merebut 7-9 kursi anggota DPRD Kabupaten Kudus. Wakil Ketua OKK Partai Gerindra Kabupaten Kudus Zamroni Noor mengaku, untuk tahun ini pihaknya memang menargetkan ada kenaikan hasil.

”Target kami di DPRD Kabupaten Kudus sekitar 7-9 kursi. Pokoknya ada peningkatan dibanding tahun lalu,” jelasnya. Diketahui pada pemilu April 2014 lalu, Partai Gerindra mendapat lima kursi di DPRD Kabupaten Kudus.

Terkait hasil perolehan suara, saat ini pihaknya belum berani bicara banyak. Sebab, perhitungan masih dilakukan di tingkat kecamatan. Meskipun demikian, pihaknya tetap optimis atas target yang dipasang. ”Gambaran kasar kami sudah ada. Tapi kami masih menunggu keputusan resmi dari KPU. Sampai saat ini kami tetap optimis bisa mengisi target itu,”ujarnya.

Terkait jumlah kader yang mencalonkan diri, tahun ini mengalami penurunan. Pada saat pemilu 2014 lalu kader DPC Partai Gerindra Kabupaten Kudus yang mencalonkan diri sebanyak 45 orang. Jumlah tersebut berkurang satu angka pada pemilu tahun ini. ”Tahun ini yang maju di pileg ada 44 orang,” imbuhnya. Dirincikan, jumlah tersebut tersebar di seluruh dapil di Kabupaten Kudus. Dapil I 10 valeg, dapil II dan III 11 caleg, dan dapil IV 12 caleg.

Sedangkan untuk Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menargetkan 4 kursi DPRD Kudus. Ketua DPC PPP Kudus Ulwan Hakim tahun ini menargetkan 4 kursi anggota DPRD Kudus. Namun melihat situasi, kemungkinan PPP akan mendapatkan 3 kursi. Padahal pada 2014 lalu, partai ini menargetkan mampu memperoleh 4 – 6 kursi di DPRD. ”Tahun ini cukup berat,” tuturnya.

Terkait perolehan suara di Dapil II Kaliwungu-Gebog, dia mengatakan ada 11 jatah. Untuk PPP 1, PDIP 2, PAN 1, dan PKB 2. Kemudian ada Gerinda 1, Golkar 1, PKS 1, dan Nasdem 1.

 Untuk Partai Amanat Nasional (PAN) menargetkan empat kursi dalam DPRD Kudus. Sekertaris Dewan Pimpinan Daerah (PDD) PAN Kudus Hemdro RK mengatakan target kursi ditargetkan setiap Dapil satu calon legislatif (Caleg). ”Target kursi memang satu dapil satu (Caleh,Red) memang realistislah,” ujarnya.

Sedangkan Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kudus Teguh Santoso mengatakan, masih menunggu hasil perhitungan suara tingkat kecamatan. Kalau target satu daerah pemilhan (Dapil) hanya satu kursi.

”Dapil II kosong karena sejak awal tidak ada perwakilan perempuan yang nyaleg. Namun kami belum bisa memastikan siapa yang lolos. Belum berani. Tunggu pengumuman resminya,” ungkapnya.

Hal ini berbeda dengan yang diungkapkan ketua umum DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Setia Budi Wibowo. Dia justru optimis mendapatkan empat kursi. Sebenarnya, ditargetkan dapat lima kursi.

Sedangkan partai Nasional Demokrat (Nasdem) menargetkan 4 kursi dan Demokrat 3 kursi. Dua partai lainnya yakni Hanura dan PKB belum perkiraannya masing simpang siur. Sementara menargetkan masing-masing dua kursi. (gal/vah)

]]>
Ali Mustofa Sat, 20 Apr 2019 11:20:20 +0700
<![CDATA[Pesan Perdamaian dan Melayani Umat di Jumat Agung]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/20/132764/pesan-perdamaian-dan-melayani-umat-di-jumat-agung https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/20/pesan-perdamaian-dan-melayani-umat-di-jumat-agung_m_132764.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/20/pesan-perdamaian-dan-melayani-umat-di-jumat-agung_m_132764.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/20/132764/pesan-perdamaian-dan-melayani-umat-di-jumat-agung

Jumat Agung merupakan Hari Jumat sebelum Minggu Paskah. Hari itu merupakan hari peringatan penyaliban Yesus Kristus dan salah satu dari Hari Tri Suci.]]>

KUDUS –  Jumat Agung merupakan Hari Jumat sebelum Minggu Paskah. Hari itu merupakan hari peringatan penyaliban Yesus Kristus dan salah satu dari Hari Tri Suci. Sedangkan rangkaian peringatan Paskah meliputi Kamis Putih, Jumat Agung, dan misa kebangkitan Yesus yang kerap dikenal dengan sebutan Malam Paskah. Ketiga hari ini merupakan hari-hari penting saat menjelang Hari Paskah.

Untuk misa Jumat Agung yang dijalani umat Kristiani di Gereja Injil di Tanah Jawa (GITJ) Kudus yang dipimpin Pendeta Herin Kahadi Jayanto. Dia menyampaikan kepada umatnya perdamaian itu sangat penting.

”Indonesia beragam suku, budaya, agama, dan sebagainya. Bagaimana kita harus menempatkan diri untuk saling toleransi. Kita juga mengingat pengorbanan Yesus menjadi pelayan umatnya. Hal ini menunjukkan kebesaran hati dan memberikan contoh agar hidup berdampingan itu untuk rukun, agar damai sejahtera,” ungkapnya.

LAMBANG MELAYANI UMAT: Jemaat membasuh kaki jemaat lain saat peryaan Paskah di GITJ Jepara kemarin. (ENGURUS GITJ JEPARA FOR RADAR KUDUS)

Misa Jumat Agung merupakan peringatan untuk mengenang peristiwa Yesus wafat di kayu salib. Peringatan ini biasanya diwarnai ibadah jalan salib. Sebelumnya juga ada perjamuan Kudus, para jemaat dibagikan satu potong roti tawar putih berbentuk kotak kecil dan gelas kecil berisi anggur merah.

”Ini melambangkan pengorbanan untuk umatnya. Kematian Tuhan Yesus Kristus mengajarkan kepada umat Kristiani, agar teguh memberi diri bagi pelayanan kasih dan keadilan di mana pun berada,” terangnya.

Dia juga berpesan, umat Kristiani harus menjadi pembawa kebenaran dan terang yang penuh kasih bagi sesama. Baik di lingkungan masyarakat maupun bangsa. Pengorbanan Tuhan Yesus Kristus menegaskan, bahwa umat Kristiani harus makin taat dan rajin menceritakan tentang kemuliaan dan kuasa Tuhan bagi alam ciptaan-Nya.

”Jangan kita hanya cari aman. Kita harus menjadi bagian dalam pelayanan kepada sesama. Kita hidup untuk bersaksi tentang Tuhan Yesus Kristus sebagai penebus dan juru selamat dunia melalui kata dan perbuatan,” ungkapnya.

Di Jepara, menjelang perayaan paskah, Gereja Indonesia Tanah Jawa (GITJ) Jepara melangsungkan ibadah Kamis Putih (18/4). Bersamaan dengan itu, dilakukan pula ritual basuh kaki para jemaat. Tujuannya, untuk meneladani Yesus yang mau merendahkan diri dan melayani semua umat.

Basuh kaki dilakukan setelah sebelumnya digelar kebaktian. Pada basuh kaki itu, jemaat dibagi menjadi dua kelompok. Yakni kelompok perempuan dan kelompok laki-laki.

Pendeta Herodion Noto Widi Susabda mengatakan, ibadah Kamis Putih yang dilakukan kemarin malam ini, sebagai persiapan Jumat Agung kemarin. Pada Kamis Putih itu, pihaknya juga menggelar pembasuhan kaki. ”Kami meneladani Sang Kristus. Ia telah mencontohkan dengan merendahkan diri dan mengasihi. Maka sudah menjadi tugas kita untuk meneladani dan saling melayani antar sesama pejabat,” katanya.

Pendeta GITJ Jepara Danang Kristiawan menyampaikan, di GITJ Jepara basuh kaki sudah dilaksanakan sejak 2007. ”Basuh kaki ini sesuai dengan ajaran Yesus, untuk mencintai sesama,” ungkapnya.

Melalui basuh kaki tersebut, jemaat diajarkan untuk bukan hanya merangkul yang mencintai, tapi juga merangkul orang yang membenci sebagaimana inti dari ajaran Yesus.

Pada kesempatan tersebut, pihaknya juga menggagas agar para jemaat berdonasi. Melalui Puasa Paskah pihaknya mengajak jemaat untuk berderma. ”Mengurangi jatah makan, kemudian uang jatah makan itu dikumpulkan untuk membantu jemaat lain yang sedang kesusahan,” tuturnya.

Pada kemarin pagi dilaksanakan kebaktian Jumat Agung. Pendeta Danang Kristiawan menyampaikan renungan berdasarkan firman Tuhan dari Ibrani 10:16-25.

Pendeta Danang menyampaikan renungan tentang menghargai pengorbanan. ”Pagi ini kita belajar tentang pengurbanan Yesus: Pengurbanan Yesus itu sempurna, pengurbanan Yesus itu menyatukan kembali manusia dengan Allah; memberi jalan masuk kepada Allah. Apa yang harus kita lakukan sebagai respon terhadap pengurbanan Yesus? Kita harus termotivasi untuk mengarahkan hidup kepada Yesus, teguh dalam pengharapan serta membangun persekutuan.

Kalau kita memang sungguh-sungguh menghargai pengorbanan Yesus marilah kita wujudkan pembaruan hidup dalam praktik hidup sehari-hari,” katanya.

Pada kebaktian itu, juga dilayani sakramen Baptisan Orang Percaya untuk 13 orang yang mengaku percaya kepada Tuhan Yesus sebagai juru selamat, didukung persembahan pujian Pemuda GITJ Jepara. Dilayani pula sakramen Perjamuan Kudus bagi jemaat.

]]>
Ali Mustofa Sat, 20 Apr 2019 09:24:42 +0700
<![CDATA[Tak Kunjung Ditempati, Shelter PGOT di Purwodadi Mangkrak]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/18/132517/tak-kunjung-ditempati-shelter-pgot-di-purwodadi-mangkrak https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/18/tak-kunjung-ditempati-shelter-pgot-di-purwodadi-mangkrak_m_132517.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/18/tak-kunjung-ditempati-shelter-pgot-di-purwodadi-mangkrak_m_132517.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/18/132517/tak-kunjung-ditempati-shelter-pgot-di-purwodadi-mangkrak

Pembangunan tahap pertama shelter khusus Pengemis Gelandangan dan Orang Terlantas (PGOT) dan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Jalan MH Thamrin.]]>

PURWODADI - Pembangunan tahap pertama shelter khusus Pengemis Gelandangan dan Orang Terlantas (PGOT) dan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Jalan MH Thamrin Kelurahan Danyang, Kecamatan Purwodadi milik Dinas Sosial (Dinsos) Grobogan rampung telah rampung setahun lalu. Namun, hingga kini gedung senilai Rp 1,3 miliar tersebut, tak kunjung ditempati, sehingga mangkrak.

Kasi Kesejahteraan Sosial Anak dan Lanjut Usia Dinsos Grobogan Jasmari mengatakan, pendirian shelter dilakukan secara bertahap. Tahap pertama yang dikerjakan sejak Juli lalu, pada 29 Oktober rampung dikerjakan.

Tahap pertama menggunakan anggaran Rp 1,389 miliar dari ABPD. Dipakai untuk pematangan tanah dan talud. Kemudian pembangunan gedung A lantai 1 dan B. Gedung tersebut merupakan unit pengelolaan dan gedung pendataan. “Tahun ini kami mengusulkan anggaran namun belumtapi tak dapat. Sehingga gedung mangkrak karena tak ada pekerjaan selama setahun. Kami sudah mengusulkan pengerjaan tahun depan, kemungkinan di dapat pada akhir tahun depan. Sehingga akan mangkrak cukup lama,” keluhnya.

Pada pengusulan tahap kedua, Dinsos mengusulkan sekitar Rp 2 miliar untuk pendirian ruang isolasi dan dapur. ”Harusnya tahun lalu yang diutamakan pendirian isolasi. Sehingga gedung bisa dipakai. Kalau yang sudah berdiri ini kan gedung pendataan atau kantor, namun belum ada sarana dan prasarana hingga saluran airnya. Sehingga belum bisa di tempati,” paparnya.

Rencananya pada tahap kedua nanti akan didirikan ruang isolasi, dapur dan perampungan gedung A lantai 2, pembangunan gedung C, finishing area, hingga pagar keliling gedung.

”Kami berharap pembangunan shelter ini segera rampung. Mengingat kami selalu kualahan membawa PGOT maupun ODGJ yang kami temukan di jalan. Lansia yang telantar pun kami harus membawa ke luar daerah, tak jarang mereka sudah penuh,” ungkapnya.

]]>
Ali Mustofa Thu, 18 Apr 2019 14:30:55 +0700
<![CDATA[Demi Pengamanan TPS, Koramil dan Polsek Lewati Jalan Berlumpur]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/18/132516/demi-pengamanan-tps-koramil-dan-polsek-lewati-jalan-berlumpur https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/18/demi-pengamanan-tps-koramil-dan-polsek-lewati-jalan-berlumpur_m_132516.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/18/demi-pengamanan-tps-koramil-dan-polsek-lewati-jalan-berlumpur_m_132516.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/18/132516/demi-pengamanan-tps-koramil-dan-polsek-lewati-jalan-berlumpur

Babinsa Jambangan Koramil 09/Gundih bersama Bhabinkamtibmas Polsek Geyer rela menempuh medan berat untuk menjaga pelaksanaan pengamanan pemilu.]]>

GEYER - Babinsa Jambangan Koramil 09/Gundih bersama Bhabinkamtibmas Polsek Geyer rela menempuh medan berat untuk menjaga pelaksanaan pengamanan pemilu. Hal tersebut dilakukan demi menjalankan tugas negara

Para petugas melewati medan tersebut dengan menggunakan sepeda motor. Mereka melintasi jalur yang licin dan sempat membuat Babinsa harus dibantu warga karena hampir terperosok.

”Kami patroli keliling untuk mengecek kesiapan 24 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang ada di Desa Jambangan ini. Medan di sini cukup sulit, karena gang kecil masih banyak yang tanah dan hanya bisa dilalui kendaraan roda dua. Itu pun harus dibantu dorong. Kalau kami jalan kaki, tentu akan menghabiskan waktu,” ujar Babinsa Jambangan Koramil 09/Gundih Koptu Agus Nurcahyo.

Medan yang paling berat saat petugas menuju TPS 21di Dusun Nduro. Sekiranya petugas harus menempuh jarak 1,5 kilometer untuk bisa menuju lokasi. Jalan pun becek dan masih tanah. Terlebih selepas hujan, sehingga petugas cukup sulit melalui medan tersebut.

“Ini menjadi jalan satu-satunya. Medan berat tidak menjadi rintangan bagi kami, demi terselenggaranya Pemilu yang aman, sejuk dan damai,” katanya.

Meski lokasi TPS berada di pelosok dan akses susah, lanjut dia, tak menuyurutkan antusias warga untuk berbondong-bondong datang ke TPS. Karena kesadaran warga di daerah tersebut untuk menyalurkan hak pilihnya cukup tinggi.

]]>
Ali Mustofa Thu, 18 Apr 2019 14:26:10 +0700
<![CDATA[Gema Kartini Bakal Dimeriahkan Tari Orek-Orek 500 Siswi]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/18/132492/gema-kartini-bakal-dimeriahkan-tari-orek-orek-500-siswi https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/18/gema-kartini-bakal-dimeriahkan-tari-orek-orek-500-siswi_m_132492.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/18/gema-kartini-bakal-dimeriahkan-tari-orek-orek-500-siswi_m_132492.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/18/132492/gema-kartini-bakal-dimeriahkan-tari-orek-orek-500-siswi

Tari orek-orek khas Rembang yang diikuti 500 siswi bakal turut memerihkan peringatan Hari RA Kartini. Sesuai jadwal tari akan dibawakan sebelum kirab.]]>

KOTA –  Tari orek-orek khas Rembang yang diikuti 500 siswi bakal turut memerihkan peringatan Hari RA Kartini di Kota Garam. Sesuai jadwal tari akan dibawakan sebelum kirab pataka bendera panji-panji kata mutiara RA Kartini akan menempuh jarak sekitar 22 km mulai Museum RA Kartini hingga makan Kartini, Bulu.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Dwi Purwanto menyampaikan persiapan telah dilaksanakan mulai Kamis (18/4) dengan agenda gladi bersih. Mereka diantarnya, pasukan pembawa kirab, 40 putri domas siswa SMA Kartini dan keluarga besar Permadani.

”Untuk tanggal 18 April gladi bersih kirab. Tanggal 19 April malam ada prosesi mengeluarkan Pataka dari dalam museum di tengah pendopo,” ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Kudus, kemarin (17/4).

Nantinya prosesi kirab akan diisi cokekan, mocopat dan lain-lain. Setelah itu Pataka siap untuk di kirab tanggal 20 April malam hari. “Kegiatan ini terintegrasi kegiatan fam trip, selain akan dihadiri 20  wisatawan mancananegara,” ujarnya.

Sesuai rencana pihaknya akan didukung Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Provinsi Jawa Tengah. Terutama, terkait kunjungan wisatawan ke lokasi destinasi wisata. Antara lain, ada di Lasem, TRP Kartini dan prosesi kirab pataka.”Untuk Rembang ada Fam Trip sendiri. Kita hadirkan 50 buyer yang didominasi dari wilayah Jawa Timur,” terangnya.

Pihaknya berharap gema Kartini dipastikan beda. Seiring inovasi yang sebelumnya di usung launching aplikasi berbasis android. Kini ditindaklanjuti action-nya. Selain itu, masih banyak kegiatan yang bakal diusung hingga akhir April.

” Ada tari kolosal, untuk mengangkat tari khas Rembang yakni orek-orek yang melibatkan 500 siswi,” paparnya.

Selain itu, ada lomba lukis dan mewarnai. Hal ini diperuntukan anak-anak TK. Tentu dengan tema yang diusung Kartini. Dengan target peserta mencapai 1.000 peserta. “Ini untuk menyemarakkan rangkaian gema Kartini,” ujarnya. 

]]>
Ali Mustofa Thu, 18 Apr 2019 12:13:53 +0700
<![CDATA[Inspektorat Selidiki Tujuh  Dugaan Penyelewengan Dana Desa]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/18/132491/inspektorat-selidiki-tujuh-dugaan-penyelewengan-dana-desa https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/18/inspektorat-selidiki-tujuh-dugaan-penyelewengan-dana-desa_m_132491.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/18/inspektorat-selidiki-tujuh-dugaan-penyelewengan-dana-desa_m_132491.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/18/132491/inspektorat-selidiki-tujuh-dugaan-penyelewengan-dana-desa

Di sepanjang 2018 lalu, Inspektorat menangani sejumlah laporan dugaan penyalahgunaan dana desa di beberapa desa di Rembang. Mayoritas mengenai kualitas bahan.]]>

KOTA – Di sepanjang 2018 lalu, Inspektorat menangani sejumlah laporan dugaan penyalahgunaan dana desa di beberapa desa di Rembang. Mayoritas mengenai kualitas bahan perbaikan jalan yang menjadi tanggung jawab desa.

Kepala Dinpermades Rembang Sulistiyono mengungkapkan, sejumlah aduan dari masyarakat sudah ditindaklanjuti. Namun, ada beberapa aduan tersebut yang dilaporkan ke Bupati Rembang untuk kemudian ditindaklanjuti Inspektorat Rembang.

”Yang ditindaklanjuti Inspektorat di antaranya untuk Desa Manggar, Labuhan, Sarangmeduro, Megal, Bangunrejo, Segoromulyo, dan Sudo,” terang Sulistiyono belum lama ini.

Selain kasus yang ditindaklanjuti oleh Inspektorat, Sulis menyebut juga ada beberapa laporan yang langsung ditangani pihaknya. Namun, untuk kasus yang terdapat dugaan kerugian akan langsung dilaporkan ke Bupati untuk ditindaklanjuti oleh Inspektorat.

Meski demikian, Sulis enggan menyebut aduan apa saja yang langsung ditangani olehnya, tanpa melibatkan Inspektorat atau pihak yang ditunjuk Bupati. Dia hanya menerangkan bahwasanya untuk saat ini pihaknya terus melakukan pembinaan yang bersifat pencegahan dan pendampingan.

Sementara itu Bupati Rembang Abdul Hafidz dalam keterangannya pada Selasa (16/4) lalu menyebut selalu hati-hati dalam melihat aduan yang ada. Apalagi, pelapor atau pengadu yang ada kapasitasnya dianggap tidak memadai.

”Kita tidak bisa menangani satu per satu. Kita sudah ada salurannya. Kalau ada, kita lihat di Inspektorat. Kalau sifatnya hanya kelalaian, masih dilihat dulu. Tapi kalau memang dari awal ada niat jahat, akan dipertimbangkan (untuk diproses lebih lanjut),” paparnya. 

]]>
Ali Mustofa Thu, 18 Apr 2019 12:08:26 +0700
<![CDATA[Tutup Road Show, Gubernur Jateng Bagikan Bantuan di Kudus]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/17/132313/tutup-road-show-gubernur-jateng-bagikan-bantuan-di-kudus https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/17/tutup-road-show-gubernur-jateng-bagikan-bantuan-di-kudus_m_132313.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/17/tutup-road-show-gubernur-jateng-bagikan-bantuan-di-kudus_m_132313.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/17/132313/tutup-road-show-gubernur-jateng-bagikan-bantuan-di-kudus

Kunjungan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam membagikan bantuan sampai di Kabupaten Kudus kemarin. Kudus merupakan penutup dari rangkaian kunjungannya.]]>

KUDUS – Kunjungan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam membagikan bantuan sampai di Kabupaten Kudus kemarin. Ia mengatakan, Kudus merupakan penutup dari rangkaian kunjungannya. Kunjungan ini merupakan rangkaian panjang dari 35 kabupaten kota. Di Kota Kretek ia memberikan bantuan rumah tidak layak huni (RTLH) dan bantuan intensif kepada 8.000 guru madrasah dan guru ngaji.

”Saya tutup di Kudus. Jadi, seluruh kegiatan yang kami lakukan untuk menyerahkan seluruh bantuan termasuk menjelaskan untuk apa porsi-porsi yang ada. Terus kami juga merespon apa yang selalu selama saya menjelang kunjungan ini lapor ke saya,” kata Ganjar.

Seperti laporan di bidang kesehatan, pendidikan, dan rumah tak layak huni. ”Hari ini (kemarin, Red) kami serahkan semuanya. Sekaligus ngecek persiapan untuk pemilu besok (hari ini, Red). Alhamdulillah sudah siap. Mudah-mudahan lancar,” katanya saat ditemui seusai acara di Pendapa Kabupaten Kudus.

Titik-titik kunjungan Ganjar di Kudus di antaranya di Desa Glagahwaru, Undaan; Pondok Pesantren Assa’idiyah, Mejobo; dan Desa Perambatan Kidul, Kaliwugu. Dalam kunjungannya itu, ia menyerahkan bantuan RTLH dan menyerahkan bantuan intensif guru keagamaan.

Kemudian kegitannya dilanjutkan ke Pendapa Kabupaten Kudus sekitar pukul 17.00. Tujuannya, untuk bersilaturahim dengan perorangan atau lembaga penerima bantuan.

Bupati Kudus Muhammad Tamzil mengatakan, terkait kegiatan gubernur untuk menyerahkan bantuan kepada masyarakat dari pemerintah provinsi ini, pihaknya berharap masyarakat bisa memanfaatkan bantuan dengan baik. ”Tadi di lapangan secara langsung menyerahkan (bantuan) RTLH di dua titik. Kemudian bantuan untuk guru ngaji dan madrasah jumlahnya 8.000 orang,” ungkapnya.

Ia menambahkan, ada banyak varian bantuan yang diserahakan. Seperti bantuan desa, guru, dan insfrastruktur. (vah)

]]>
Ali Mustofa Wed, 17 Apr 2019 06:37:08 +0700
<![CDATA[Diduga Korslet, Pengepakan Pabrik Garuda Food Membara]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/17/132312/diduga-korslet-pengepakan-pabrik-garuda-food-membara https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/17/diduga-korslet-pengepakan-pabrik-garuda-food-membara_m_132312.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/17/diduga-korslet-pengepakan-pabrik-garuda-food-membara_m_132312.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/17/132312/diduga-korslet-pengepakan-pabrik-garuda-food-membara

Musibah kebakaran terjadi di area pabrik Garuda Food di Jalan Raya Pati-Juwana kemarin siang. Api berasal dari ruang pengepakan yang diduga akibat korsleting.]]>

PATI – Musibah kebakaran terjadi di area pabrik Garuda Food di Jalan Raya Pati-Juwana kemarin siang. Api berasal dari ruang pengepakan yang diduga akibat korsleting.

Salah seorang karyawan yang tak mau disebutkan identitasnya mengungkapkan, kejadian itu diduga akibat adanya sebuah instalasi yang meledak. Kemudian menyambar ke ruang pengepakan. Seorang karyawan lain menyebut ada korsleting listrik yang menyebabkan kebakaran.

Dua jam lebih saat Jawa Pos Radar Kudus memantau lokasi kebakaran, api masih saja terus membara. Asap hitam pekat membubung tinggi. Beberapa mobil pemadam kebakaran (damkar) berusaha memadamkan api. Mobil pemadam dari Sabhara Polres Pati serta mobil tangki air dari PMI dan BPBD juga dikerahkan untuk memadamkan api.

PADAMKAN API: Mobil damkar dari Sabhara Polres Pati turut terjun memadamkan api. (ACHMAD ULIL ALBAB/RADAR KUDUS)

Puluhan karyawan serta beberapa warga yang melihat kejadian tersebut, sempat panik dan histeris. Lantaran api yang berada dekat dengan tabung gas besar. Api diperkirakan menyambar bagian-bagian lain di area pabrik tersebut. Satu mobil damkar bahkan sampai terjebak di lokasi kebakaran.

Sementara itu, Kapolres Pati AKBP Jon Wesly mengungkapkan, hingga kemarin sore penyebab pasti kebakaran tersebut belum diketahui secara pasti. ”Nanti akan diterjunkan tim labfor untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Untuk mengetahui kejelasan penyebab kejadian tersebut. Namun, ada informasi awal dugaannya karena ada alat pendeteksi logam yang mengalami korslet. Tapi lebih jelasnya nanti diuji tim labfor,” jelas kapolres kepada Jawa Pos Radar Kudus usai meninjau pemadaman api.

Untuk korban dan kerugian, kata kapolres juga belum diketahui pasti. ”Yang jelas ada kerugian materil. Kalau korban belum diketahui pasti,” imbuh kapolres. Sayang pihak dari Garuda Food belum bisa dimintai keterangan. Wartawan belum diperkenankan saat masuk area kantor pabrik.

]]>
Ali Mustofa Wed, 17 Apr 2019 06:33:28 +0700
<![CDATA[BPJS Kesehatan Pati Bayarkan Rp 103 Miliar kepada Faskes]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/17/132309/bpjs-kesehatan-pati-bayarkan-rp-103-miliar-kepada-faskes https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/17/bpjs-kesehatan-pati-bayarkan-rp-103-miliar-kepada-faskes_m_1555553724_132309.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/17/bpjs-kesehatan-pati-bayarkan-rp-103-miliar-kepada-faskes_m_1555553724_132309.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/17/132309/bpjs-kesehatan-pati-bayarkan-rp-103-miliar-kepada-faskes

BPJS Kesehatan Kantor Cabang Pati telah membayar rumah sakit di daerah wilayahnya sebesar Rp 103 miliar pada April ini. Pembayaran ini lebih cepat kepada faskes]]>

KOTA – BPJS Kesehatan Kantor Cabang Pati telah membayar rumah sakit di daerah wilayahnya sebesar Rp 103 miliar pada April ini. Pembayaran yang dilakukan BPJS Kesehatan lebih cepat kepada faskes tersebut supaya faskes memberikan pelayanan baik dan peserta BPJS merasa nyaman.

Kepala BPJS Kesehatan KC Pati Surmiyati menuturkan, pembayaran yang dilakukan kepada faskes lanjutan dan primer khusus April ini mencapai Rp 103 miliar. Pembayaran menggunakan sistem first in first out. Pembayaran dilakukan sesuai kecepatan rumah sakit menagih ke BPJS. Semakin cepat menagih, semakin cepat dibayarkan.

“Pembayaran itu untuk 242 fasilitas kesehatan tingkat pertama dan 35 fasilitas kesehatan rujukan tingkat lanjutan yang dibayarkan dana kapitasi dan tagihan klaimnya oleh BPJS Kesehatan. Di Pati, paling banyak di RS Keluarga Sehat Pati dan RSUD Soewondo,” tuturnya kepada Jawa Pos Radar Kudus.

Surmiyati berharap, dengan pembayaran hutan klaim jatuh tempo oleh BPJS Kesehatan kepada faskes, supaya pihak faskes bisa melakukan kewajibannya sesuai regulasi yang ada. Dirinya meminta rumah sakit semakin optimal dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada pasien JKN-KIS.

“Kalau rumah sakit memberikan pelayanan optimal, pastinya pasien nyaman. Sehingga bisa tak ada keluhan dari pasien lagi. Selain itu, kami telah berkoordinasi dan meminta faskes dalam memberikan pelayanan tanpa diskriminasi. Sehingga peserta yang dilayani menggunakan program JKN bisa merasakan manfaat. Bahkan sebanyak 800 ribu peserta atau 40 persen memanfaatkan BPJS di tingkat lanjutan,” paparnya.

Selain telah membayarkan rumah sakit, pihaknya juga mendorong peserta untuk rutin melakukan pembayaran. Terutama iuran peserta pekerja bukan penerima upah atau peserta mandiri. Sebab saat ini tunggakan peserta PBJS sebanyak 65 ribu dan total iuran tertunggak Rp 31 miliar pada April ini.

“Peserta mandiri yang rutin membayar hanya 72 persen. Ada 28 persen atau 65 ribu peserta tidak membayar sehingga menunggak Rp 31 miliar. Tunggakan ini disebabkan karena peserta tidak tahu. Untuk itu, kami berupaya mempermudah akses pembayaran dengan menggandeng kader JKN,” katanya.

Di Pati, ada 10 kader JKN, sedangkan di Rembang ada lima kader, dan Blora ada lima kader yang disebar di seluruh kecamatan untuk mendatangi para peserta supaya rutin membayar BPJS. Kader JKN ini bisa memudahkan akses peserta mandiri yang menunggak untuk membayar.

“Kader JKN untuk mengingatkan iuran peserta dan menerima pembayaran iuran. Terlebih yang sudah menunggak selama lima bulan. Ini tentunya memudahkan peserta karena tidak harus ke kantor pos, dan lainnya. Sejak ada kader ini animo masyarakat membayar meningkat. Dalam sebulan saja kader JKN bisa menagih Rp 180 juta dari pasien yang menunggak,” lanjutnya.

]]>
Ali Mustofa Wed, 17 Apr 2019 05:33:09 +0700
<![CDATA[Jelang Ramadan, Satlantas Evaluasi Titik Rawan dan Petakan Blackspot]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/16/132170/jelang-ramadan-satlantas-evaluasi-titik-rawan-dan-petakan-blackspot https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/16/jelang-ramadan-satlantas-evaluasi-titik-rawan-dan-petakan-blackspot_m_132170.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/16/jelang-ramadan-satlantas-evaluasi-titik-rawan-dan-petakan-blackspot_m_132170.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/16/132170/jelang-ramadan-satlantas-evaluasi-titik-rawan-dan-petakan-blackspot

Mendekati Ramadan, Unit Dikyasa Sat Lantas Polres Grobogan mulai melakukan pemetaan dan evaluasi titik rawan laka. Lantaran ada sejumlah jalan rawan laka.]]>

PURWODADI – Mendekati Ramadan, Unit Dikyasa Sat Lantas Polres Grobogan mulai melakukan pemetaan dan evaluasi titik rawan laka. Lantaran di Kabupaten Grobogan ini terdapat sejumlah jalan yang merupakan daerah rawan laka tersebut.

Kasat Lantas Polres Grobogan AKP I Putu Krisna Purnama melalui Kanit Dikyasa Iptu Umbarwati mengatakan, berbagai upaya dilakukan untuk bisa mengurangi angka kecelakaan. Terutama mengetahui blackspot, black site dan black area. Setelah itu pihkanya akan menambah sejumlah rambu lalu lintas di lokasi tersebut.

Sebelum melakukan peninjauan lokasi, guna mengetahui penyebab dan langkah tindak lanjut. Dilakukan rapat koordinasi (rakor) dengan berbagai instansi terkait untuk memetakan sejumlah titik.

Sedikitnya ada loma titik yang menjadi daerah lawan laka. Diantaranya di sepanjang jalan Desa Jatilor, Kecamatan Godong, Desa Ngeluk, Kecamatan Penawangan. Kemudian di sepanjang jalan Kecamatan Gabus, dan pom bensin Sukorejo Desa Krangganharjo, Kecamatan Toroh.

”Rata-rata lokasinya memiliki jalan lurus halus dengan bahu jalan rendah. Juga kurangnya penerangan pada malam hari. Selain itu, belum adanya marka jalan dan lampu penerangan,” imbuhnya.

Setelah meninjau lokasi, ke depan usaha yang dilakukan untuk menghilangkan black spot akan dilakukan instansi terkait tersebut. ”Ke depan akan memperketat razia. Terlebih pelajar yang masih mendominasi angka kecelakaan. Sehingga akan memperketat dalam pemeriksaan kendaraan. Kemudian meminta sekolah-sekolah menyediakan bus sekolah,” paparnya.

Sedangkan dari Dishub diminta menyediakan perlengkapan keselamatan jalan di sejumlah titik tersebut. Seperti lampu peringatan, rambu-rambu lalu lintas, serta marka jalan. ”Harapannya saat Ramadan nanti, angka laka bisa turun. Sehingga masyarakat menikmati mudik dengan lancar,” pungkasnya.

]]>
Ali Mustofa Tue, 16 Apr 2019 15:13:54 +0700
<![CDATA[Gara-gara Drainase Tersumbat, KBM di Purwodadi Tersendat]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/16/132168/gara-gara-drainase-tersumbat-kbm-di-purwodadi-tersendat https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/16/gara-gara-drainase-tersumbat-kbm-di-purwodadi-tersendat_m_132168.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/16/gara-gara-drainase-tersumbat-kbm-di-purwodadi-tersendat_m_132168.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/16/132168/gara-gara-drainase-tersumbat-kbm-di-purwodadi-tersendat

Kegiatan belajar mengajar (KBM) di sejumlah sekolah yang berada di sepanjang Jalan Diponegoro Purwodadi sempat tersendat. Lantaran, air masuk ke sekolah.]]>

PURWODADI – Kegiatan belajar mengajar (KBM) di sejumlah sekolah yang berada di sepanjang Jalan Diponegoro Purwodadi sempat tersendat. Lantaran, sejak Senin (15/4) dini hari sekitar pukul 00.30 air masuk ke sekolah dan menggenangi ruangan hingga siang.

Banjir terjadi diduga disebabkan drainase arah Jalan Diponegoro penuh dan mampet, sehingga air tak bisa mengalir. Bahkan, malah meluap hingga menggenangi sekolah.

”Banjir tertinggi dan bertahan lama baru kali ini terjadi. Biasanya setiap curah hujan tinggi halaman sekolah memang sering banjir tapi hanya sebentar surut. Banjir kali ini termasuk yang paling besar, pun lama surutnya,” ungkap Kepala MAN 1 Grobogan Suprapto.

Saat di pantau di lokasi, ada empat ruang kelas X dan empat ruang kelas XI yang terendam genangan air. Ketinggian mencapai 10 sentimeter. Meski sempat membuat KBM tersendat, siswa pun langsung di pindahkan ke ruang kelas XII yang saat ini kosong.

”Kebetulan kelas XII kosong, karena sudah selesai ujian, sehingga bisa dipakai untuk KBM kelas X dan XII yang kelasnya terendam. Jadi proses KBM bisa kembali normal,” ungkapnya.

Selain di MAN 1 Grobogan, banjir cukup tinggi juga menggenangi jalan samping MAN 1 Grobogan dan SMKN 1 Purwodadi menuju SMA Pancasila. Ketinggian air mencapai 30 meter, sehingga aktivitas siswa mau pun guru untuk bisa sampai ke SMA Pancasila tersendat.

Menurut Kepala MAN 1 Grobogan, kerapnya terjadi banjir di sepanjang jalan tersebut disebabkan pengaturan drainase yang kurang sempurna. Drainase mampet menyebabkan aliran air tak bisa mengalir sebagaimana mestinya.

”Saya baru berkoordinasi dengan kepala SMKN 1 Purwodadi untuk mengatasi permasalahan ini. Sebab, kalau setiap hujan sekolah banjir maka aktivitas KBM bisa lumpuh. Anak-anak tidak nyaman untuk belajar di sekolah,” ungkapnya.

Pihaknya berharap agar dinas terkait segera mengambil tindakan agar banjir serupa tidak terjadi lagi. ”Rencana ke depan, kami akan segera mungkin menghadap ke pemkab Grobogan untuk meminta solusi. Selama ini memang belum mengajukan surat secara resmi, namun kami akan segera mengadu soal ini,” ungkapaya.

]]>
Ali Mustofa Tue, 16 Apr 2019 15:08:55 +0700
<![CDATA[Amankan TPS, Polres Grobogan Terjunkan 738 Personel]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/16/132167/amankan-tps-polres-grobogan-terjunkan-738-personel https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/16/amankan-tps-polres-grobogan-terjunkan-738-personel_m_1555452589_132167.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/16/amankan-tps-polres-grobogan-terjunkan-738-personel_m_1555452589_132167.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/16/132167/amankan-tps-polres-grobogan-terjunkan-738-personel

Apel pergeseran pasukan dalam rangka pengamanan TPS Pemilu 2019 tingkat Polres Grobogan dipimpin oleh Kapolres AKBP Choiron El Atiq SH SIK MH di Mapolres.]]>

 PURWODADI – Apel pergeseran pasukan dalam rangka pengamanan TPS Pemilu 2019 tingkat Polres Grobogan dipimpin oleh Kapolres AKBP Choiron El Atiq SH SIK MH di halaman Mapolres kemarin. Apel tersebut personel Polres Grobogan yang ditugaskan pengamanan di TPS.

Dalam amanatnya Kapolres Grobogan AKBP Choiron mengingatkan kembali, pengamanan TPS ini merupakan rangkaian dari kegiatan kita mengamankan pemilu tahun 2019. Sebagai suatu pesta demokrasi yang diselenggarakan untuk memilih pimpinan nasional maupun perwakilan legislatif.

”Beberapa langkah telah kami yang dilakukan secara struktural, sistematis dalam rangka melaksanakan pengamanan ini. TNI dan Polri akan bersinergi,” kata Kapolres.

Lanjutnya lagi, langkah-langkah yang bersifat nasional maupun lokal termasuk tingkat Polres telah dilaksanakan. Mulai dari cipta kondisi dan memberikan tindakan ataupun langkah-langkah preventif. Misalanya himbauan, pendekatan, dan penggalangan masyarakat mampu berpartisipasi menyukseskan pemilu tahun 2019 ini berjalan dengan lancar, aman, dan kondusif.

”Itu semua dilakukan agar pelaksanaan pengamanan Pemilu dapat berjalan dengan lancar dan hari pelaksanakan pengecekan kesiapan pasukan pengamanan dan akan digeser kepada titik tempat pelaksanaan,” ujarnya.

Kapolres menambahkan, tempat yang paling penting dan krusial dalam pelaksanaan pemilu tahun 2019 yaitu tempat pemungutan suara sekaligus penghitungan suara. Sebab  tiga hari sebelum pemungutan suara, logistik akan digeser di TPS. Maka semua personel harus bergeser untuk mengamankan logistik tersebut sekaligus nanti melihat berorientasi pada tempat pemungutan suara di TPS.

”Kita melibatkan 738  personel, dalam pengamanan Pemilu 2019 ini. Semuanya akan ditempatkan untuk melakukan kegiatan di tempat-tempat pemilu yang sudah diatur dengan sistem pengamanan secara teknis,” terang dia.

Pengamanan di TPS agar bertanggung jawab terhadap tugasnya dan memastikan semua logistik Pemilu dalam keadaan lengkap. Pada saat pengamanan Pemilu nanti agar dapat memperlihatkan sikap netralitas sebagai anggota Polri yang tidak memihak. Serta bersikap professional dan jaga etika sehingga dapat menciptakan iklim yang menyejukkan dan membawa kedamaian.

”Tetap semangat dan jaga kesehatan, demi kelancaran dan keamanan pada pesta demokrasi untuk menentukan nasib bangsa Indonesia lima tahun ke depan,” tandasnya.

]]>
Ali Mustofa Tue, 16 Apr 2019 15:02:43 +0700
<![CDATA[Hampir Sebulan Hilang, Balita Asal Sarang Belum Ditemukan]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/16/132162/hampir-sebulan-hilang-balita-asal-sarang-belum-ditemukan https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/16/hampir-sebulan-hilang-balita-asal-sarang-belum-ditemukan_m_132162.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/16/hampir-sebulan-hilang-balita-asal-sarang-belum-ditemukan_m_132162.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/16/132162/hampir-sebulan-hilang-balita-asal-sarang-belum-ditemukan

Mata Zaenab berkaca-kaca saat Kepala Desa, Temperak Kecamatan Sarang, Nur Safi menceritakan kronologi hilangnya bocah dua tahun bernama Alfi.]]>

SARANG – Mata Zaenab berkaca-kaca saat Kepala Desa, Temperak Kecamatan Sarang, Nur Safi menceritakan kronologi hilangnya bocah dua tahun bernama Alfi kepada Asisten II Setda Rembang Abdullah Zawawi, Senin (15/4). Zaenab adalah kakek Alfi, yang 16 hari yang lalu, tepatnya pada Minggu (31/3) lalu meninggalkan cucunya itu hanya 10 menit, sebelum akhirnya hilang rimbanya hingga kini.

Pihak keluarga dengan dibantu masyarakat, Pemdes Temperak, Polsek Temperak, sudah terus berusaha mencari keberadaan anak kedua dari pasangan Sunari dan Siti Khoifah itu. Namun, hingga kemarin, hasilnya masih nihil.

Kades Temperak, Nur Safi menceritakan, pihak keluarga juga telah melakukan pencarian hingga Surabaya, bahkan Lumajang Jawa Timur. Sebab, ada kabar terdapat anak-anak dua atau tiga tahunan menjadi pengemis. Namun, setelah dua hari pencarian, hasilnya juga nihil.

”Setiap habis Isya’ keluarga juga selalu mengadakan sholawatan nariyahan di rumah,” kata Kades.

Pihak keluarga sebelumnya sebelumnya menduga Alfi diculik. Sebab, ada kalung emas melingkar di lehernya. Namun, sejauh usaha pencarian kepolisian serta dibantu kelompok intel pun, hasilnya nihil.

Pencarian di sekitar rumah pun masih terus dilakukan mulai dari semak-semak, sumur, rumah warga, hingga rumah-rumah atau gedung kosong yang ada di sekitar kediaman keluarga korban. Namun, tetap tak ada hasil.

Kemarin, pihak keluarga mencari Alfi dengan cara yang tak biasa (klenik, red), untuk ketiga kalinya. Upaya spiritual itu pada akhirnya berkesimpulan bahwa Alfi masih hidup, namun disembunyikan oleh makhluk gaib. Pihak keluarga pun diminta menyiapkan persyaratan berupa ekor kuda putih dan menyan untuk bisa melihat Alfi dengan mata telanjang.

Adapun Abdullah Zawawi mewakili Pemkab Rembang dalam silaturrahmi ke kediaman korban kemarin yakni untuk mengetahui secara pasti kronologi kejadian. Selain itu, juga menyatakan terus mendukung setiap upaya pencarian.

”Kedatangan kami ke mari untuk mengetahui secara pasti kronologi secara pasti. Juga turut prihatin dengan belum ditemukannya anak kita semua, Alfi,” ungkap dia.

]]>
Ali Mustofa Tue, 16 Apr 2019 14:44:02 +0700
<![CDATA[Dua Kecamatan di Rembang Ini Masuk Daerah Rawan Gesekan Pemilu]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/16/132160/dua-kecamatan-di-rembang-ini-masuk-daerah-rawan-gesekan-pemilu https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/16/dua-kecamatan-di-rembang-ini-masuk-daerah-rawan-gesekan-pemilu_m_132160.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/16/dua-kecamatan-di-rembang-ini-masuk-daerah-rawan-gesekan-pemilu_m_132160.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/16/132160/dua-kecamatan-di-rembang-ini-masuk-daerah-rawan-gesekan-pemilu

Apel pasukan pengamanan TPS digelar di halaman Polres Rembang, Senin (15/4). Ada 2.171 TPS yang bakal diamankan dengan pemetaan dua kecamatan masuk daerah rawan]]>

KOTA – Apel pasukan pengamanan TPS digelar di halaman Polres Rembang, Senin (15/4). Total ada 2.171 TPS yang bakal diamankan dengan pemetaan dua kecamatan masuk daerah rawan, yakni Sarang dan Lasem.

Dari unsur pemerintah siapkan 6.000 lebih Linmas. Tiap-tiap TPS ada dua personel, desa tiga personel sedangkan tiap kecamatan ada enam personel. Nantinya mereka bakal membantu keamanan dari Polri.

”Koordinasi antara Linmas, Polri dan TNI harus di intensifkan. Sehingga kalau ada persoalan dapat segera terselesaikan,” dorongan Bupati Abdul Hafidz usai mengikuti apel pergeseran pasukan.

Disinggung soal kendala Bupati beberkan saat ini belum ada. Pelaksanaan pesta demokrasi juga belum dilakukan. Namun yang pasti soal logistik sudah clear. Jadi secara prinsip tinggal pelaksanaan dua hari ke depan atau tepatnya 17 April.

Demikian antisipasi tetap dilakukan. Barangkali ada kemungkinan-kemungkinan yang dipersoalkan dari pihak-pihak tertentu. Nantinya petugas yang harus tampil, untuk menjawab secara tegas tanpa condong di salah satu partai politik.

”Kuncinya hanya disitu. Kalau petugas clear, tidak memihak salah satu Parpol ataupun Capres tidak akan ada kendala,” ujarnya.

Bupati menyatakan masyarakat sudah sadar, terbiasa dan tidak mempersoalkan. Namun arus dari luar yang kerap mengganggu. Kalau semua personel saling bersinergi, optimistis tidak ada persoalan dalam pelaksanaan.

Kapolres Rembang, AKBP Pungky Bhuana Santoso menyampaikan pendistribusian logistik sejak hari Minggu dan Senin kemarin masih berlangsung. Bahkan, sudah ada di Panitia Pemungutan Suara (PPS), namun masih juga ada di PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan).

”Petugas Polsek kami libatkan. Pak Kapolsek bertanggung jawab dari PPK ke PPS. Kemudian H-1 melengkapi logistik kotak suara TPS kami lakukan pantuan bersama petugas yang sudah ada,” terangnya.

Khusus personel Polres Rembang ada 550 personel. Atau setara 85 persen kekuatan. Sisanya digunakan patrol skala besar. Sekaligus pasukan pemukul, bilamana terjadi hal-hal yang tidak diinginkan akan dibantu TNI. “Kami Dibantu BKO 25 dari Brimob dan 25 Polda,” katanya.

Komandan Kodim Rembang, Letkol Andi Budi Sulistyanto menyampaikan dalam Pileg dan Pilpres Kodim 0720/Rembang siapkan 261 orang. 161 orang langsung aktion di lapangan, 100 orang stan by di Kodim. “Atas permintaan Polres kami siap bergerak kapan pun di butuhkan,” ujarnya.

]]>
Ali Mustofa Tue, 16 Apr 2019 14:40:10 +0700
<![CDATA[Mbak Rerie: Ratu Kalinyamat Sosok Perempuan Inklusif Kosmopolitan]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/16/132140/mbak-rerie-ratu-kalinyamat-sosok-perempuan-inklusif-kosmopolitan https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/16/mbak-rerie-ratu-kalinyamat-sosok-perempuan-inklusif-kosmopolitan_m_132140.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/16/mbak-rerie-ratu-kalinyamat-sosok-perempuan-inklusif-kosmopolitan_m_132140.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/16/132140/mbak-rerie-ratu-kalinyamat-sosok-perempuan-inklusif-kosmopolitan

Sosok Ratu Kalinyamat diperjuangkan untuk menjadi pahlawan nasional. Dari bukti yang dikumpulkan Yayasan Dharma Bakti Lestari, kisah Ratu Kalinyamat bukan mitos]]>

JAKARTA – Sosok Ratu Kalinyamat diperjuangkan untuk menjadi pahlawan nasional. Dari bukti yang dikumpulkan Yayasan Dharma Bakti Lestari, kisah Ratu Kalinyamat bukan mitos. Melainkan catatan sejarah yang memiliki sosok perempuan inklusif kosmopolitan.

Pembina Yayasan DBL Lestari Moerdijat sudah membentuk tim peneliti dan penulis naskah akademik dengan mempelajari literasi dan sumber-sumber asli. Gunanya untuk menepis anggapan bahwa Ratu Kalinyamat adalah mitos tentang ratu visioner tersebut.

Dalam keterangan tertulisnya Jumat (12/4) lalu, perempuan yang biasa disapa Mbak Rerie ini menyatakan, berdasarkan catatan sejarah yang ditulis bangsa Portugis menunjukkan bahwa Ratu Kalinyamat disebut sebagai Rainha de Jepara (Ratu Jepara). Di catatan itu memang ada. Jadi, bukan mitos dan bukan pula milik komunitas tertentu.

Pada dasarnya mitos dapat timbul sebagai catatan peristiwa sejarah yang terlalu dilebih-lebihkan. Mitos kerap disebarkan untuk menyampaikan pengalaman religius atau ideal untuk membentuk model sifat-sifat tertentu. Juga sebagai bahan ajaran dalam suatu komunitas.

Menurut Mbak Rerie, kehadiran Ratu Kalinyamat bukan milik komunitas Jepara saja, karena Ratu Kalinyamat merupakan sosok perempuan yang inklusif sekaligus kosmopolitan. Sebagai perempuan yang inklusif, menurut dia, Ratu Kalinyamat menempatkan dirinya ke dalam cara pandang orang lain atau kelompok lain dalam melihat dunia. Ratu Kalinyamat berusaha menggunakan sudut pandang orang lain atau kelompok lain dalam memahami masalah.

Hal inilah yang mendasari Ratu Kalinyamat membantu Sultan Johor dan Sultan Aceh menjaga kedaulatan lalu lintas perdagangan Nusantara dan antarpulau.

Sedangkan semangat kosmopolitan yang dimiliki Ratu Kalinyamat identik dengan keterbukaan, merangkul semua golongan, kepentingan, dan wacana setiap zaman. Kemampuannya dibuktikan dengan membangun armada maritim yang tak hanya berasal dari masyarakat Jepara, tetapi juga dari masyarakat Demak, Cirebon, dan Banten. Mereka juga berasal dari berbagai golongan.

”Kepentingan untuk memiliki jalur pelayaran dan perdagangan yang aman dan berdaulat menjadi cita-cita bersama antara Ratu Kalinyamat dengan Sultan Aceh dan Johor,” ujar Mbak Rerie.

Dia menilai, kepahlawanan Ratu Kalinyamat dapat diangkat secara nasional demi kepentingan bangsa Indonesia yang juga inklusif dan kosmopolitan. ”Hanya orang-orang tertentu yang mampu menjadi wacana setiap masyarakat Indonesia. Salah seorang itu adalah Ratu Kalinyamat,” katanya.

Lestari juga mengatakan, sisi kepahlawanan Ratu Kalinyamat dapat menjadikan masyarakat terlibat dalam pembangunan Indonesia secara aktif, kreatif, sekaligus holistik.

Malah, menurut dia, yang paling penting dari kepahlawanan Ratu Kalinyamat adalah dapat menjadi figur yang seharusnya menjadi panutan untuk membantu masyarakat. Terutama generasi muda, khususnya perempuan. Selain itu, mengeksplorasi identitas dirinya, sehingga kalangan muda dapat mengembangkan personal value yang positif.

]]>
Ali Mustofa Tue, 16 Apr 2019 13:50:33 +0700
<![CDATA[Mensos RI: 93,2 Persen Keluarga Nyatakan Puas terhadap PKH]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/16/132137/mensos-ri-932-persen-keluarga-nyatakan-puas-terhadap-pkh https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/16/mensos-ri-932-persen-keluarga-nyatakan-puas-terhadap-pkh_m_132137.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/16/mensos-ri-932-persen-keluarga-nyatakan-puas-terhadap-pkh_m_132137.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/16/132137/mensos-ri-932-persen-keluarga-nyatakan-puas-terhadap-pkh

Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan sebesar 93,2 persen KPM Program Keluarga Harapan menyatakan puas terhadap program bansos.]]>

Jakarta - Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan sebesar 93,2 persen Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) menyatakan puas terhadap program bansos yang bertujuan menekan angka kemiskinan di Indonesia.

Ia menjelaskan berdasarkan survei independen MicroSave Consulting Indonesia dalam kerangka kerjasama antara Kementerian Sosial RI dan Bill & Melinda Gates Foundation (BMGF) menunjukkan 93 persen puas terhadap keteraturan penerimaan dana bansos PKH ke dalam rekening, 92 persen puas terhadap respon Contact Center PKH dalam menanggapi aduan, 94 persen puas terhadap pendampingan oleh Pendamping PKH, 93 persen puas terhadap kemudahan menjangkau lokasi pencairan bansos, dan 94 persen menyatakan puas terhadap kemudahan bertransaksi di lokasi pencairan bansos. 

"Sebanyak 86 persen KPM mengetahui bahwa bansos ini merupakan program prioritas pemerintah pusat. Mereka juga dapat menjelaskan dengan baik pemanfaatan bantuan sosial sebagaimana yang disyaratkan pemerintah," tutur Menteri.

Hal ini tampak pada hasil survei dimana sebanyak 74 persen responden menggunakan dana bansos PKH untuk pembelian peralatan sekolah, 67 persen untuk biaya sekolah, 58 persen untuk biaya transportasi ke sekolah, 54 persen untuk membeli makanan tambahan, 42 persen biaya ekstrakurikuler sekolah, dan 33 persen untuk biaya masuk sekolah di tahun ajaran baru.

Capaian yang positif juga tampak pada metode penyaluran bansos secara non tunai menggunakan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS). Sebanyak 77 persen KPM menggunakan KKS untuk berbagai transaksi perbankan dan 23 persen menggunakan untuk tarik tunai bansos PKH.

"Bagi 86 persen KPM PKH, rekening KKS adalah rekening pertama mereka, dan 23 persen KPM PKH memanfaatkan rekening KKS untuk transaksi keuangan mereka yang mana memberikan kontribusi signifikan terhadap Inklusi Keuangan,” terangnya.

Mensos melanjutkan dari survei ditemukan bahwa sebanyak 18 persen KPM PKH tidak melakukan pencairan dana sekaligus. Hal ini menunjukkan perilaku menabung dan upaya mendorong keuangan inklusif untuk rakyat miskin telah menunjukkan hasil positif.

Survei tersebut, lanjutnya, juga menunjukkan bahwa 98 persen KPM lebih memilih metode penyaluran non tunai melalui KKS dibandingkan dengan cara sebelumnya melalui kantor pos. Melalui KKS, penerima PKH lebih melek transaksi bank melalui ATM, mereka juga tidak mengeluarkan biaya pencairan, sehingga menerima dana bansos utuh.

"Sekitar 64 persen pencairan dana PKH dilakukan penerima manfaat melalui ATM bank dibandingkan Agen Bank sebesar 14 persen dan e-Warong sebanyak 2,4 persen," tutur Mensos.

Di bidang kesehatan, 92 persen KPM mengakses rumah sakit/puskesmas untuk mendapatkan layanan kesehatan, 48 persen KPM menggunakan KB, sementara hanya 26 persen Non KPM PKH yang menggunakan KB.

Di bidang pendidikan 78 persen anak-anak KPM PKH hadir di sekolah secara reguler dan 10 persen anak-anak KPM PKH berprestasi di bidang akademik 5 persen, olah raga 4 persen, seni budaya 1 persen.

Dari sisi pendampingan, sebanyak 79 persen KPM PKH telah mendapatkan sesi Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) secara regular setiap bulannya.

Dampak bansos pada pengeluaran bulanan keluarga menunjukkan total pengeluaran bulanan KPM PKH 3,8 persen lebih tinggi dari non-KPM PKH. Pengeluaran bulanan non-makanan KPM PKH cenderung lebih tinggi 11,8 persen dari non-KPM PKH. Hal ini menunjukkan bahwa program PKH secara tidak langsung membantu meningkatkan pendapatan KPM yang tercermin dari tingkat pengeluaran rumah tangga.

Dampak terhadap hasil terkait perilaku kesehatan yakni 12,1 persen KPM PKH cenderung pergi ke layanan kesehatan pemerintah untuk berbagai masalah kesehatan dan menggunakan fasilitas Keluarga Berencana (KB) 8,4 persen lebih banyak daripada penerima manfaat non-PKH.

Demikian pula, Lansia yang menerima PKH 8,8 persen lebih mungkin datang ke fasilitas kesehatan daripada non penerima manfaat

Studi dilakukan di 15 provinsi dan mencakup 28 kota/kabupaten di Indonesia. Untuk keperluan analisis data, survei dibagi di tiga wilayah bagian yakni Wilayah Barat (meliputi Sumatera Barat dan Sumatra Utara, Kepulauan Riau, Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur), Wilayah Tengah (meliputi seluruh pulau Jawa), dan Wilayah Timur (meliputi Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, NTT dan Papua).

Jumlah responden adalah 2.903 dengan 1.466 KPM PKH dan 1.437 dari kontrol group (non-KPM PKH), serta ditambah 25 In-depth interview. Kontrol grup adalah kelompok non penerima sebagai perbandingan untuk kelompok penerima PKH. Data KPM PKH dan non-KPM PKH diambil dari Basis Data Terpadu (BDT) yang berada pada 11--20 percentil.

Mensos mengatakan hasil survei ini bersifat independen dan dapat berlangsung berkat dukungan dari BMGF dan mitra kerjanya di Indonesia yakni MicroSave Consulting (MSC) dan difasilitasi Inke Maris & Associates (IMA).

BMGF adalah Yayasan amal Bill dan Melinda Gates, yang merupakan yayasan pribadi dengan kantor pusat di Seatlle, AS, yang mencurahkan perhatiannya pada upaya pengentasan kemiskinan di banyak negara di Afrika, Asia, Amerika Latin.

"Kami sangat mengapresiasi bantuan ini guna mengevaluasi pelaksanaan PKH kedepannya agar semakin baik dalam penyaluran dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat. Ujungnya adalah angka kemiskinan dapat terus menurun di akhir tahun 2019,” harap Menteri Agus. (sonny)

]]>
Ali Mustofa Tue, 16 Apr 2019 13:31:14 +0700
<![CDATA[Lestarikan Wayang Kulit, Wabup Jepara Apresiasi Pepadi]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/15/131974/lestarikan-wayang-kulit-wabup-jepara-apresiasi-pepadi https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/15/lestarikan-wayang-kulit-wabup-jepara-apresiasi-pepadi_m_131974.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/15/lestarikan-wayang-kulit-wabup-jepara-apresiasi-pepadi_m_131974.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/15/131974/lestarikan-wayang-kulit-wabup-jepara-apresiasi-pepadi

Pagelaran wayang kulit semalam suntuk berlangsung di Alun-alun II Jepara, SabtuSabtu (13/4) malam. Kegiatan tersebut dimeriahkan dalang Ki Nuryanto.]]>

KOTA - Pagelaran wayang kulit semalam suntuk berlangsung di Alun-alun II Jepara, SabtuSabtu (13/4) malam. Kegiatan tersebut dimeriahkan dalang Ki Nuryanto dengan lakon Babare Jagad Raya.

Selain Pagelaran wayang ini diawali dengan pelantikan Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) Kabupaten Jepara periode 2019-2024. Pada periode ini, Pepadi diketuai oleh Hendroyono. Pelantikan pengurus Pepadi Kabupaten Jepara itu sendiri dilakukan oleh perwakilan Pepadi Provinsi Jawa Tengah.

Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Jepara, Zamroni Lestiaza mengatakan, pagelaran wayang semalam suntuk ini merupakan rangkaian dari Hari Jadi ke 470 Kabupaten Jepara. Tujuannya tak lain untuk melestarikan kesenian tradisional di Kabupaten Jepara.

Sementara itu, Wakil Bupati Jepara Dian Kristiandi yang hadir secara langsung mengapresiasi kegiatan pelestarian budaya atau seni dari pulau Jawa tersebut. Apalagi, wayang kulit yang masuk dalam kesenian tradisional ini jarang digelar di masyarakat.

Dia mengatakan, wayang merupakan salah satu warisan yang harus dilestarikan. Pemkab Jepara sendiri memberikan dukungan penuh untuk pelestarian wayang. Di antaranya dengan mengadakan pagelaran wayang secara rutin di wilayah Kabupaten Jepara. "Dalam satu tahun ada beberapa kali pagelaran wayang," katanya.

Andi juga mengapresiasi putra-putri daerah yang pada kesempatan tersebut dapat menampilkan seni wayang yang tidak kalah bagusnya dengan kelompok wayang lainnya.

Tak hanya itu, Andi juga mengucapkan selamat pada anggota Pepadi Jepara yang baru saja dilantik. "Harapannya melalui Pepadi ini, seni tradisional wayang bisa terus dilestarikan. Tak hanya itu harapannya ke depan juga semakin banyak inovasi dalam pagelaran wayang agar wayang bisa kembali populer di semua kalangan. Biasanya wayang digemari oleh orang tua, jika ada inovasi maka kesenian wayang juga bisa dinikmati oleh generasi muda," imbuhnya.

]]>
Ali Mustofa Mon, 15 Apr 2019 15:57:01 +0700
<![CDATA[Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan KKN, Unisnu Jepara Undang Kades]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/15/131972/evaluasi-pelaksanaan-kegiatan-kkn-unisnu-jepara-undang-kades https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/15/evaluasi-pelaksanaan-kegiatan-kkn-unisnu-jepara-undang-kades_m_131972.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/15/evaluasi-pelaksanaan-kegiatan-kkn-unisnu-jepara-undang-kades_m_131972.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/15/131972/evaluasi-pelaksanaan-kegiatan-kkn-unisnu-jepara-undang-kades

Penguatan Kerjasama Unisnu Jepara, Pemerintah Kabupaten Jepara dan Pemerintah Desa dalam rangka pemberdayaan masyarakat digelar di Gedung Pasca Sarjana Unisnu.]]>

TAHUNAN – Penguatan Kerjasama Unisnu Jepara, Pemerintah Kabupaten Jepara dan Pemerintah Desa dalam rangka pemberdayaan masyarakat digelar di Gedung Pasca Sarjana Unisnu Jepara pada Jum’at (5/4) lalu. Kegiatan diikuti 40 kepala desa se-Kabupaten Jepara yang tahun kemarin ditempati kegiatan Kuliah Kerja Nyata.

Sekretaris Pusat KKN Unisnu Khoirul Muslimin mengatakan, kegiatan ini bertujuan merekatkan hubungan Unisnu dengan pemerintah desa. Kegiatan tersebut dalam rangka  melaksanakan pemberdayaan KKN berdasarkan kebutuhan masyarakat, dan evaluasi pelaksanaan kegiatan KKN.

Dia menambahkan, pertemuan para kepala desa dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Unisnu Jepara untuk penyelaraskan program-program masyarakat dengan Unisnu. Dengan adanya sinergitas pembangunan, sehingga program-program KKN bisa bermanfaat untuk masyarakat desa.

“Saya berharap dengan adanya sinergitas ini, program-program KKN bisa dirasakan oleh masyarakat desa dan ada tindak lanjut program KKN pada tahap berikutnya,” katanya.

Sementara itu, Ketua LPPM Unisnu Purwo Adi Wibowo menuturkan, kegiatan sudah direncanakan dari tahun 2016 untuk mengundang para kepala desa yang ditempati KKN. Hal ini untuk menyampaikan keuntungan dan persoalan ketika para mahasiswa melakukan pengabdian di desa. Sehingga pihaknya bisa meningkatkan pelayanan masyarakat dalam melakukan pengabdian mahasiswa di desa.

Hadir sebagai narasumber Kabag Pemdes Setda Jepara, Eriza Yulianto menyampaikan peran perguruan tinggi, pemerintah dan pengusaha sangat penting dalam membangun desa. Tiga komponen masyarakat ini memilik peran masing-masing. Bila ketiganya akan bersinergi maka akan terwujud kemandirian desa.

Ketua Panitia KKN Tahun 2019 Hadi Ismanto memaparkan program-program KKN baik yang bersifat kelompok maupun individu hasil observasi sebelum penempatan peserta KKN di desa. Salah satu program yang sudah direalisasikan mahasiswa selama pengabdian yaitu festival kopi Tempur, festival dolanan anak Karanganyar Welahan, reboisasi dan penyerahan bibit tanaman, pengembangan Wisata (Taman Rolet, Taman Jrakah, Pantai Beringin, Gubug Orbit, pelatihan E-commerce, packaging dan labelisasi, branding produk baru dan pemasaran, pelatihan IT perangkat desa, pelatihan pembukuan UMKM.

Salah satu peserta, Kepala Desa Suwawal Timur Aziz Nur Rohman mengungkapkan, pengabadian mahasiswa di desa sangat dibutuhkan masyarakat desa. Karena dengan kehadiran mahasiswa banyak memberikan kontribusi dalam membangun desa. Hal itu karena background pendidikan mahasiswa beragam sehingga banyak masalah yang bisa teratasi dengan kahadiran mahasiswa.

Wakil Rektor II Hendro Martojo mengatakan, akademisi yang dalam ini adalah perguruan tinggi selaku center of knowledge,  dapat menjadi agen pelaksana terkait kegiatan pelatihan seperti pemasaran online, membimbing menyusunan anggaran, tata ruang desa, inkubasi bisnis, maupun  pendampingan usaha.

”Perguruan tinggi juga dapat menjadi agen peningkatan sumber daya manusia, dan juga menjadi agen diseminasi desain label produk makanan dan pengembangan UMKM desa,” katanya.

]]>
Ali Mustofa Mon, 15 Apr 2019 15:52:16 +0700
<![CDATA[Tak Ada Lapak UMKM, Jumlah Pedagang Dandangan Menyusut]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/15/131943/tak-ada-lapak-umkm-jumlah-pedagang-dandangan-menyusut https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/15/tak-ada-lapak-umkm-jumlah-pedagang-dandangan-menyusut_m_131943.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/15/tak-ada-lapak-umkm-jumlah-pedagang-dandangan-menyusut_m_131943.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/15/131943/tak-ada-lapak-umkm-jumlah-pedagang-dandangan-menyusut

Dua pekan lagi tradisi dandangan akan kembali digelar. Tahun ini, konsep dandangan tak jauh beda dengan tahun-tahun sebelumnya. Hanya saja jumlah lapak bekurang]]>

KOTA – Dua pekan lagi tradisi dandangan akan kembali digelar. Tahun ini, konsep dandangan tak jauh beda dengan tahun-tahun sebelumnya. Hanya saja jumlah lapak bekurang. Jika sebelumnya lapak yang disediakan mencapai 400-an, kini hanya disediakan 230 lapak.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Perdagangan Sudiharti melalui Kabid Pedagang Kaki Lima (PKL) Sofyan Duhri. Pengurangan ini merupakan dampak dari tidak disediakannya lapak untuk UMKM. ”Tahun ini tidak ada karena anggarannya juga tidak ada,” ujarnya.

Selain karena alasan itu, Sofyan juga mengungkapkan ada lokasi yang tidak lagi digunakan sebagai lokasi dandangan. Jalan Pemuda yang tahun lalu digunakan sebagai lokasi perluasan dandangan sekarang tidak digunakan. Pertimbangannya karena sepi pengunjung. ”Setelah kami evaluasi, ternyata memang tidak efektif. Kasihan pedagang kalau sepi,” imbuhnya.

Tahun ini lokasi yang digunakan sebagai lokasi dandangan meliputi Jalan Sunan Kudus, Jalan Madureksan, Jalan Kiai Telingsing, Jalan Pangeran Puger, jalan Wahid Hasyim, jalan KHA. Dahlan, jalan Ramelan, jalan Menara dan Jalan Kudus–Jepara.

Berkurangnya jumlah lapak yang disediakan, pihaknya berharap masyarakat bisa semakin nyaman. Selain itu juga agar ketersediaan kantong parkir bisa lebih luas. Sehingga nantinya tak ada masyarakat yang nekat membawa sepeda motornya masuk dalam kawasan dandangan yang steril dari kendaraan.

Sofyan menyebut, dari 230 lapak yang disediakan sudah diserbu pedagang. Sampai sekarang sekitar 60 persen lapak sudah terisi. Ketika nanti permintaan melonjak, pedagang akan ditempatkan di Jalan Ramelan. ”Jalan Ramelan nanti digunakan untuk menampung luberan pedagang,” katanya.

Terkait tarif retribusi lapak, ia mengatakan, sesuai dengan Peraturan Bupati Nomor 12 Tahun 2012 Tentang Pemakaian Kekayaan Daerah. Dimana setiap meternya ditarif Rp 2 ribu per hari. Tarif ini belum termasuk retribusi sampah dan biaya sewa listrik. Berdasarkan Perbub Nomor 12 Tahun 2010 tentang Retribusi Sampah, tarif setiap meter persegi sebesar Rp 60.

]]>
Ali Mustofa Mon, 15 Apr 2019 12:23:02 +0700
<![CDATA[Sambut Hari Kartini, Remaja Masjid Agung Gelar Festival Seni Islami]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/15/131939/sambut-hari-kartini-remaja-masjid-agung-gelar-festival-seni-islami https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/15/sambut-hari-kartini-remaja-masjid-agung-gelar-festival-seni-islami_m_131939.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/15/sambut-hari-kartini-remaja-masjid-agung-gelar-festival-seni-islami_m_131939.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/15/131939/sambut-hari-kartini-remaja-masjid-agung-gelar-festival-seni-islami

Dalam rangka menyambut hari Kartini dan menambah kunjangan ke masjid, remaja Masjid Agung Kudus menggelar Festival Seni Islami Putri kemarin.]]>

KOTA – Dalam rangka menyambut hari Kartini dan menambah kunjangan ke masjid, remaja Masjid Agung Kudus menggelar Festival Seni Islami Putri kemarin. Kegiatan bertempat di Masjid Agung Kudus ini diikuti seluruh masjid dan musala se- Kabupaten Kudus.

Kegiatan itu diikuti oleh sembilan grup rebana. Satu grupnya terdiri dari 12 hingga 15 orang. Sedangkan untuk Dai 20 orang. Lalu untuk MTQ ada 20 orang.

Alifia Pusfita salah sorang anggota grup rebana El Luna mengatakan, timnya menyiapkan latihan hanya tiga hari saja. Pada waktu tampil ia membawakan dua lagu. Jamalu dan Ustazi. Timnya mengikuti kegiatan ini untuk memeriahkan acara saja. ”Saya niatnya hanya menyiarkan islam. Jika bersAlawat orang bisa cinta kepada Nabi Muhammad,” katanya.

Sementara itu, Sekertaris Panitia Festival Islami Putri, Futuhal Hidayah, menngungkapkan, Tujuan dari kegiatan itu, yakni membumikan tilawah. Rebana sebagai seni untuk membangkitkan cinta kepada Nabi Muhammad SAW sekaligus menyebarkan agama islam. ”Visi kami agar remaja bisa memakmurkan masjid di seluruh Kabupaten Kudus. Serta kegiatan ini diharapkan mengkikis paham radikal,” ungkapnya.

Puncak dari acara ini akan diselenggarakan pada 22 April 2019. Yang bertempat di aula Masjid Agung Kudus. Puncak kegiatan itu akan melakukan seminar keperempuanan. Seminar itu akan membahas penanganan kanker bagi remaja dan pramenopause. Untuk pembicaranya akan mendatangkan dokter spesialis.

Sedangkan untuk remaja putra akan digelar bulan syaban. Juga ada akan menggelar tabuh bedug dhandang. (gal)

]]>
Ali Mustofa Mon, 15 Apr 2019 12:06:05 +0700
<![CDATA[Pengusulan Ratu Kalinyamat sebagai Pahlawan Nasional Libatkan Pakar]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/15/131916/pengusulan-ratu-kalinyamat-sebagai-pahlawan-nasional-libatkan-pakar https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/15/pengusulan-ratu-kalinyamat-sebagai-pahlawan-nasional-libatkan-pakar_m_131916.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/15/pengusulan-ratu-kalinyamat-sebagai-pahlawan-nasional-libatkan-pakar_m_131916.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/15/131916/pengusulan-ratu-kalinyamat-sebagai-pahlawan-nasional-libatkan-pakar

Dalam penyusunan naskah akademik, dasar pengusulan Ratu Kalinyamat sebagai Pahlawan Nasional, juga akan dilibatkan sejumlah pakar di Perguruan Tinggi Negeri.]]>

JEPARA – Dalam penyusunan naskah akademik, dasar pengusulan Ratu Kalinyamat sebagai Pahlawan Nasional, juga akan dilibatkan sejumlah pakar di Perguruan Tinggi Negeri di Indonesia. Hal ini disampaikan, Ketua Tim Yayasan Dharma Bakti Lestari Edi Hidayat. Selain para pakar akademik, juga dilibatkan para tokoh yang mempunyai referensi dan keterkaitan dengan Ratu Kalinyamat.

Dikatakan Edi, naskah akademik ini sangat penting. Karena akan menjadi dasar untuk melengkapi administrasi. Yang terdiri dari daftar riwayat hidup, uraian perjuangan, rekomendasi dari bupati atau gubernur dan biografi Ratu Kalinyamat. ”Naskah akademik ini disusun dengan melibatkan para penulis dan peneliti dari Undip, UGM, UIN Sunan Kalijaga dan dari Universitas Indonesia (UI),” kata dia.

Selain itu, nasakah akademik juga akan dilengkapi pakar pertahanan dari Universitas Pertahanan dan peneliti dari Pusat Arkeologi Nasional Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. “Masyarakat Jepara dari berbagai kalangan juga memberikan banyak data tambahan dalam melengkapi naskah akademik agar lebih berbobot secara ilmiah dan faktual,” ujarnya.

Pembina Yayasan DBL Lestari Moerdijat menambahkan, naskah akademik ini nantinya sebelum diajukan akan dibahas secara terbuka melalui forum diskusi baik di tingkat lokal di Jepara maupun di Jakarta dalam waktu dekat. Sebenarnya dari proses usulan pertama pada 2007 dan usulan kedua tahun 2009, syarat yang disampaikan hanya kurang sedikit saja. Dari informasi yang ada, hanya kurang dalam hal pembuktian mengenai keberadaan Ratu Kalinyamat dan kapan dia berperang melawan Portugis.

Pada pengajuan usulan yang saat ini kembali dirintis, tinggal dilengkapi saja. Tim sendiri dalam hal ini sudah mendapatkan beberapa bukti literatur mengenai eksistensi Ratu Kalinyamat. Dari perpustakaan di Portugal, ada enam buku yang menyebutkan kiprah Ratu Kalinyamat pada masanya.

Usulan ini disampaikan Pemkab Jepara ke Gubernur Jawa Tengah, melalui Dinas Sosial Provinsi Jateng. Selanjutnya, usulan tersebut dikaji oleh tim provinsi untuk mengulas secara detail, apakah usulan tersebut layak disampaikan ke pemerintah pusat atau tidak. Jika dari Provinsi Jawa Tengah menyatakan sudah siap, maka usulan tersebut akan dilanjutkan ke Presiden RI melalui Kementerian Sosial. Di tingkat nasional, ada tim pengkaji lagi yang akan melakukan kajian mengenai usulan ini. “Saya berharap setelah dilakukan perbaikan naskah akademik yang sebelumnya sudah dibuat, ajuan gelar pahlawan nasional ini bisa segera diberikan untuk Ratu Kalinyamat. Karena memang beliau layak mendapatkannya,” katanya.

]]>
Ali Mustofa Mon, 15 Apr 2019 09:40:19 +0700
<![CDATA[Pelayanan Penerbitan SIM di Rembang Libur Empat Hari, Ini Penyebabnya]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/14/131760/pelayanan-penerbitan-sim-di-rembang-libur-empat-hari-ini-penyebabnya https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/14/pelayanan-penerbitan-sim-di-rembang-libur-empat-hari-ini-penyebabnya_m_1555209801_131760.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/14/pelayanan-penerbitan-sim-di-rembang-libur-empat-hari-ini-penyebabnya_m_1555209801_131760.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/14/131760/pelayanan-penerbitan-sim-di-rembang-libur-empat-hari-ini-penyebabnya

Pelayanan penerbitan SIM di Rembang libur selama empat hari. Kebijakan ini akan diberlakukan mulai Rabu-Sabtu (17-20/4). Bagi pemegang SIM dalam masa rentang.]]>

REMBANG – Pelayanan penerbitan SIM di Rembang libur selama empat hari. Kebijakan ini akan diberlakukan mulai Rabu-Sabtu (17-20/4). Bagi pemegang SIM dalam masa rentang Pilpres dan Pileg dapat mengurus dalam masa tenggang.

Hal itu diungkapkan Kasatlantas AKP Roy Irawan. Menurutnya dasar yang digunakan ST Kapolri Nomor: ST/ 1081/IV/ YAN.1.1./2019, tanggal 11 April 2019 tentang Hari Pemungutan Suara Pemilihan Umum Tahun 2019.

”Kami beritahukan kepada pemohon SIM. Bahwa pelayanan penerbitan SIM libur pada Rabu-Sabtu (17-20/4),” ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Kudus kemarin.

Pemegang SIM yang masa berlakunya habis, lanjut Roy, maka tetap bisa diperpanjang. Dengan masa tenggang di tanggal berikutnya. Masa tenggang diberlakukan selama sepakan mulai Senin-Sabtu (22-27/4). Begitupun sebaliknya, kalau di atas tanggal yang sudah ditentukan  diberlakukan proses penerbitan baru sesuai ketentuan.

”Bagi pemegang yang masa berlakunya berakhir di 17-20 April tidak melakukan perpanjangan sampai 27 April atau masa tenggang diberlakukan proses penerbitan baru,” terangnya.

Praktis ketika penerbitan baru, lanjutnya, pemohon ikuti prosedural. Mulai kesehatan, ujian teori, maupun praktik untuk mengantongi SIM. Kebijakan ini dikatakan mulai disosialisasikan kepada khalayak masyarakat.

Roy menyampaikan pelayanan SIM dari sisi material semua tercukupi. Baik blangko stok baru maupun perpanjangan. Sehingga dipastikan tidak ada kendala kedepan.

”Untuk saat ini yang mendominasi permintaan SIM C. Karena banyak pengguna kendaraan roda dua di seluruh kabupaten,” jelasnya.

Pemohon SIM A hanya lima pemohon. Untuk pemohonan baru harus di kantor Satlantas setempat.

Ditambahkan Roy, khusus difabel Satlantas Rembang memfasilitasi. Dengan SIM yang dikeuarkan jenisnya D. Di kota garam sendiri sudah dilayani. Hingga saat ini kisarannya sudah mencapai 30-an orang.

Biasanya mereka datang secara berkelompok. Bisa lima orang maupun diatasnya. Lalu sama-sama dilakukan pengujian sesuai kendaraanya. Katakanlah cacat dibagian kaki kendaraan dapat dimodifikasi.

”Termasuk tangan diamputasi mereka tetap dapat kendarai motor. Tentunya disesuaikan tingkat kecacatan,” tutupnya. 

]]>
Ali Mustofa Sun, 14 Apr 2019 02:29:49 +0700
<![CDATA[Imam Suroso Naik Becak ke Lokasi Kampanye Akbar Relawan Jokowi]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/14/131759/imam-suroso-naik-becak-ke-lokasi-kampanye-akbar-relawan-jokowi https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/14/imam-suroso-naik-becak-ke-lokasi-kampanye-akbar-relawan-jokowi_m_1555209097_131759.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/14/imam-suroso-naik-becak-ke-lokasi-kampanye-akbar-relawan-jokowi_m_1555209097_131759.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/14/131759/imam-suroso-naik-becak-ke-lokasi-kampanye-akbar-relawan-jokowi

Puluhan becak konvoi dari Alun-alun Simpanglima ke Lapangan Margorejo atau belakang Plaza Pragolo lokasi kampanye akbar Relawan Jokowi siang kemarin.]]>

PATI – Puluhan becak konvoi dari Alun-alun Simpanglima ke Lapangan Margorejo atau belakang Plaza Pragolo lokasi kampanye akbar Relawan Jokowi siang kemarin.

Puluhan ribu warga tumpah ruah di arena kampanye. Bahkan di Jalan Panglima Sudirman depan RS KSH sampai terjadi penumpukan kendaraan. Ribuan sepeda motor memadati jalanan.

Hadir dalam kesempatan tersebut beberapa tokoh. Di antaranya anggota DPR RI Imam Suroso. Dalam kesempatan orasinya tersebut, Imam Suroso mengajak warga kembali memilih Jokowi sebagai presiden. Imam Suroso tak lain kader asli PDI Perjuangan itu membeberkan sederet prestasi Jokowi sebagai pemimpin. Mulai tingkat daerah sampai nasional.

”Memimpin Indonesia, negeri yang besar ini tak mudah. Bukan orang sembarangan. Harus yang menguasai persoalan. Dan itu ada diri Jokowi,” kata Imam Suroso.

Jokowi, lanjut Imam Suroso, telah terbukti mampu memimpin baik di Solo saat menjabat walikota, menjadi gubernur Jakarta, dan terakhir menjadi Presiden Republik Indonesia. ”Ke mana-mana saat saya kunjungan kerja ke luar negeri, banyak yang memberikan kesaksian kepemimpinan Pak Jokowi sangat baik. Layak untuk melanjutkan lagi. Indonesia di bawah pimpinan Pak Jokowi sangat disegani luar negeri,” imbuhnya.

Dirinya menambahkan, di kampanye akbar penutup ini rasanya sangat optimistis. Terbukti banyaknya warga hadir. Bahkan sampai meluber ke depan Plaza Pragolo. ”Ini artinya Jokowi dicintai rakyat. Mereka masih ingin dipimpin Jokowi. Jadi 17 April nanti jangan sampai salah pilih,” tegasnya.

Sementara itu, berbeda dengan Tim Kampanye Daerah (TKD), para relawan Jokowi bahkan mematok perolehan suara sampai 80 persen di Kabupaten Pati dalam orasinya di kampanye akbar kemarin. Selain alasan historis Pati sebagai kandang banteng. Keberhasilan kepemimpinan Jokowi selama satu periode dinilai menjadi alasan realistis target perolehan suara tersebut.

Seperti diketahui, kemenangan calon presiden nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf Amin dipatok 78 persen di Bumi Mina Tani. Target itu lebih tinggi dari kemenangan Jokowi di pilpres 2014 silam yang mencapai 73 persen.

”Ya kami di Kabupaten Pati mematok target kemenangan 78 persen. Hal itu melihat dari capaian di tahun 2014, dimana Jokowi berhasil memeroleh 73 persen suara,” kata Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pati, Ali Badrudin kepada Jawa Pos Radar Kudus.

]]>
Ali Mustofa Sun, 14 Apr 2019 02:25:21 +0700
<![CDATA[Sukses Menjawab Pertanyaan Bupati, Anak PAUD Ini Dapat Hadiah]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/14/131756/sukses-menjawab-pertanyaan-bupati-anak-paud-ini-dapat-hadiah https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/14/sukses-menjawab-pertanyaan-bupati-anak-paud-ini-dapat-hadiah_m_1555207427_131756.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/14/sukses-menjawab-pertanyaan-bupati-anak-paud-ini-dapat-hadiah_m_1555207427_131756.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/14/131756/sukses-menjawab-pertanyaan-bupati-anak-paud-ini-dapat-hadiah

PAUD Harapan Bangsa, Jetis Kapuan, Jati, Kudus genap berusai delapan tahun kemarin. PAUD berdiri 13 April 2011 ini mengundang Bupati Kudus M Tamzil sebagai tamu]]>

KUDUS - PAUD Harapan Bangsa, Jetis Kapuan, Jati, Kudus genap berusai delapan tahun kemarin. PAUD berdiri 13 April 2011 ini mengundang Bupati Kudus M Tamzil beserta istri Rina Budi Ariyani sebagai tamu. Itu spesial memperingati sewindu berdirinya PAUD. Tamzil di acara itu sempat memberikan pertanyaan ke siswa. Kemudian memberikan hadiah.

Acara yang digelar pukul 08.00 kemarin itu memberikan suguhan drum band yang dimainkan oleh anak-anak PAUD Harapan Bangsa. Itu sebagai bentuk penyambutan kepada Bupati Kudus M Tamzil bersama sang istri. Saat bupati beserta istri dan rombongan tiba di area PAUD, anak-anak mulai menambuh drum. Ada pula suguhan barongan. Antusiasme anak-anak beserta orang tua dan guru menyambut kedatangan bupati dan istri sangat tampak.

Satu demi satu anak-anak menyalami bupati beserta istri. Tak terkecuali guru dan orang tua murid. Bahkan ada pula yang meminta foto. Sesampainya di tempat acara, bupati dan istri disuguhkan tarian Kretek yang ditampilkan dua orang alumni PAUD Harapan Bangsa. Selepas itu, pemilik Yayasan PAUD harapan Bangsa Rajimah turut memberikan sambutan. Menurutnya, kegiatan harlah semacam ini adalah kegiatan yang positif.

Kepala Sekolah PAUD Harapan bangsa Ely Suparytinah ingin mengajak anak bermain sambil belajar di acara Harlah ini. ”Kami ajak anak untuk bermain juga. Karena kalau belajar terus anak menjadi bosan,” terangnya.

Bupati M Tamzil juga memberikan sambutan di acara itu. Orang nomor satu di Kudus itu mengucapkan selamat untuk Harlah PAUD Harapan Bangsa yang kedelapan. ”Selamat untuk PAUD Harapan Bangsa yang genap berusia sewindu,” terang M Tamzil.

Pada kesempatan itu pula, bupati berinteraksi dengan memberikan pertanyaan kepada anak-anak sekaligus memberikan hadiah. Beberapa pertanyaan diajukan oleh M Tamzil sembari bergurau dengan anak-anak. Seperti bertanya soal nama hingga mengajak bernyanyi dan bertanya bunyi do'a sebelum makan.

Sementara itu, Rina Budi Ariyani, istri dari Bupati Kudus M Tamzil menyambut baik kegiatan ini. ”Kegiatan seperti ini terbilang positif dan bagus bagi anak-anak usia dini,” imbuhnya. (vga)

]]>
Ali Mustofa Sun, 14 Apr 2019 01:49:09 +0700
<![CDATA[Untuk Menarik Pengunjung, Disperindag Tambah Fasilitas Pusat Kuliner ]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/14/131755/untuk-menarik-pengunjung-disperindag-tambah-fasilitas-pusat-kuliner https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/14/untuk-menarik-pengunjung-disperindag-tambah-fasilitas-pusat-kuliner_m_1555207834_131755.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/14/untuk-menarik-pengunjung-disperindag-tambah-fasilitas-pusat-kuliner_m_1555207834_131755.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/14/131755/untuk-menarik-pengunjung-disperindag-tambah-fasilitas-pusat-kuliner

Setelah di tempati pedagang sejak awal tahun ini, pusat kuliner di eks stasiun lama Jalan Banyuono, Grobogan, terus dilakukan penambahan sarana dan prasarana.]]>

GROBOGAN - Setelah di tempati pedagang sejak awal tahun ini, pusat kuliner di eks stasiun lama Jalan Banyuono, Grobogan, terus dilakukan penambahan sarana dan prasarana. Tahun ini, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Grobogan menambah berbagai fasilitas. Agar menarik masyarakat berkunjung ke lokasi tersebut.

Kepala Disperindag Grobogan Karsono mengungkapkan, pusat kuliner yang berdiri di lahan milik PT KAI (Kerita Api Indonesia) memiliki luas 6.041 meter persegi itu dibangun sebanyak 70 shelter. Pembangunan itu menggunakan anggaran sebesar Rp 4,070 miliar.

Dana tersebut untuk rabat beton halaman, gedung bank mitra, IPAL, dan shelter. Tahun ini mendapatkan dana tambahan untuk menambah sarana sekitar Rp 615 juta. Dana itu untuk pembangunan musala, panggung hiburan, foodcourt, tempat pusat oleh-oleh khusus Grobogan, hingga tempat bermain anak.

Menurutnya, rencananya tahun ini mulai dikerjakan. Pendirian fasilitas tersebut dinilai penting. Mengingat untuk menarik pengunjung.

”Selama ini sudah ada beberapa komunitas atau pun kelompok tertentu mengadakan acara di sana. Tapi fasilitas yang kami beri belum lengkap, maka adanya panggung hiburan ini diharapkan bisa mengaktifkan pusat kuliner. Sehingga ada banyak acara yang tersaji di sana,” ungkapnya.

Diungkapkan, lahan milik PT KAI yang dipakai untuk pusat kuliner ini dikenakan biaya sewa sekitar Rp 246 juta per tahun. Biaya tersebut akan dibebankan pada pedagang yang menyewa kios. ”Kalau dihitung, pedagang harus bayar sewa 3,5 juta per tahun atau 300 ribu per bulannya,” jelasnya.

Menurutnya, sistem sewa diterapkan karena dinas dituntut menyumbang pemasukan ke daerah setelah menyewa lahan dari PT KAI. Keharusan adanya pemasukan itu berdasarkan saran dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). “Setiap uang APBD yang digunakan untuk komersial harus kembali,” jelasnya.

Selain pusat kuliner di eks stasiun lama, Disperindag juga akan mendirikan pusat kuliner di taman hijau kota dan di eks terminal lama. Kedua titik itu akan didirikan dan di tempati per akhir tahun ini.

]]>
Ali Mustofa Sun, 14 Apr 2019 01:46:32 +0700
<![CDATA[Munculkan Alat Tangkap Ikan yang Tak Merugikan Nelayan]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/14/131754/munculkan-alat-tangkap-ikan-yang-tak-merugikan-nelayan https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/14/munculkan-alat-tangkap-ikan-yang-tak-merugikan-nelayan_m_1555206715_131754.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/14/munculkan-alat-tangkap-ikan-yang-tak-merugikan-nelayan_m_1555206715_131754.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/14/131754/munculkan-alat-tangkap-ikan-yang-tak-merugikan-nelayan

Persoalan penggunaan alat tangkap ikan oleh nelayan tradisional kembali mengemuka. Terutama tentang cantrang, salah satu alat tangkap ikan yang dilarang.]]>

PATI - Persoalan penggunaan alat tangkap ikan oleh nelayan tradisional kembali mengemuka. Terutama tentang cantrang, alat tangkap ikan tradisional yang menjadi salah satu alat menangkap ikan yang dilarang digunakan menurut Peraturan Menteri (Permen) Kelautan dan Perikanan. Kebijakan pelarangan penggunaan cantrang itu tercantum di dalam Permen Kelautan dan Perikanan Nomor 2 Tahun 2015 tentang Pelarangan Penggunaan Alat Penangkapan Ikan Trawl dan Seine Nets, yang sudah berlaku seak beberapa waktu lalu.

“Potensi perikanan tangkap dari kaum nelayan di Pati dan Rembang, khususnya daerah Juwana, itu sebenarnya besar. Tetapi, sekarang ada kondisi yang melanda nelayan. Ketika saya masuk ke wilayah nelayan, ternyata mereka menyampaikan, sejak dilarang menggunakan cantrang, mereka memang menjadi tiarap. Sebab, para nelayan di sana itu kebanyakan bergabung dengan nelayan-nelayan lain yang menggunakan kapal-kapal yang ternasuk jenis cantrang. Sejak ada kebijakan pemerintah yang melarang kapal-kapal jenis cantrang itu untuk menangkap ikan, pendapatan mereka menjadi turun drastis karena memang alat itulah andalan mereka,” kata jelas Bambang Haryanto.

Purnawirawan jenderal bintang dua itu mengakui, pelarangan penggunaan cantrang itu memberi dampak cukup besar bagi nelayan. Hal itu mereka sampaikan kepada Bambang ketika Mantan Panglima Divisi Infanteri 2/Kostraditu bertandang ke kampung nelayan, baru-baru ini. Bambang pun berpendapat, perlu ada solusi tentang pengganti cantrang jika memang alat tangkapikan itu dilarang. Sehingga, para nelayan tetap bisa mencari ikan dengan baik. Sebab, jika hal itu dilarang, hasil tangkapan nelayan itu berkurang banyak sekali. Sedangkan pendapatan nelayan yang kecil-kecil itu sebelumnyapun sudah terbatas.

“Mereka menyampaikan kepada kami memang seperti itu. Kami belum bisa menjawab keluhan mereka, tetapi kami katakan, nanti akan kita carikan solusi terbaik jika kami duduk di lembaga legislatif. Tetapi memang ke depan perlu ada solusi soal penangkapan ikan oleh nelayan-nelayan tradisonal itu, terutama berkaitan dengan peraturantentang jenis kapalnya, sistem perizinannya, atau alat tangkapnya,” ujarnya.

Alumnus Akademi Militer Nasional tahun 1984 berasal dari kecabangan Infanteri tersebut berpendapat, jika sekarang penggunaan cantrang dilarang seharusnya ada solusi alternatif agar nelayan tetap dapat mencari nafkah dengan baik dan bisa mencukupi kebutuhan mereka. Misalnya, batasi penggunaan alat menangkap ikan yang sejenis cantrang tetapi tak perlu melarangnya. Atau perbaiki tekniknya, agar ikan-ikan kecil di perairan tertentu tidak ikut terjaring. Cukup ikan-ikan besar saja yang terjaring.

“Yang saya pelajari, sistem cantrang itu dilarang karena ternyata ketika nelayan menggunakan cantrang, ikan-ikan kecil akan ikut terjaring sementara ikan-ikan kecil itu merupakan bibit-bibit ikan yang nantinya berpotensi untuk menjadi ikan besar. Artinya, penggunaan cantrang itu berpotensi merusak ekosistem. Sebab, dengan terjaringnya ikan-ikan kecil, akan berpengaruh terhadap produktivitas ikan itu sendiri. Yang kedua, hal itu akan berpotensi merusak karang-karang laut. Menurut saya, nanti perlu ada standarisasi mengenai alat tangkap ikan. Alatnya yang harus diatur dan distandarisasikan,” ucapnya.

Lebih lanjut, Bambang menilai, perlu pengembangan armada kapal ikan nasional yang berukuran di atas 50 GT dengan alat tangkap yang efisien dan ramah lingkungan. Hal itu perlu untuk memanfaatkan sumber-sumber daya ikan yang ada di wilayah-wilayah laut yang selama ini menjadi tempat pencurian ikan (illegal fishing) oleh nelayan-nelayan asing yang masuk ke wilayah perairan Indonesia. Nelayan tradisional yang sebagian besar masih miskin juga harus ditingkatkan kapasitas dan etos kerjanya.

]]>
Ali Mustofa Sun, 14 Apr 2019 01:34:33 +0700
<![CDATA[Abdul Aziz Komitmen Perjuangkan Reaktifasi Rel Semarang-Rembang]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/14/131737/abdul-aziz-komitmen-perjuangkan-reaktifasi-rel-semarang-rembang https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/14/abdul-aziz-komitmen-perjuangkan-reaktifasi-rel-semarang-rembang_m_1555200820_131737.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/14/abdul-aziz-komitmen-perjuangkan-reaktifasi-rel-semarang-rembang_m_1555200820_131737.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/14/131737/abdul-aziz-komitmen-perjuangkan-reaktifasi-rel-semarang-rembang

Anggota Komisi D DPRD Jateng Abdul Aziz berkomitmen kuat untuk memperjuangkan reaktifasi rel kereta api di Jateng. Salah satunya jalur Semarang-Rembang.]]>

SEMARANG – Anggota Komisi D DPRD Jateng Abdul Aziz berkomitmen kuat untuk memperjuangkan reaktifasi rel kereta api di Jawa Tengah (Jateng). Salah satunya jalur Semarang-Rembang yang selama ini sudah tidak berfungsi lagi. Langkah tersebut sebagai uapaya mempercepat koneksi antardaerah sekaligus mengurangi angka kemacetan di Jateng.

Komitmen tersebut sebagai upaya untuk mendukung kebijakan presiden bahwa conectivity dan daya saing infrastruktur sangat penting. Reaktivasi jalur rel kereta api menjadi solusi sebagai transportasi masal yang lebih efisien dan biaya lebih murah. ”Justru kami melihat, pilihan conectivity di situ lebih tepat berbasis sosial budaya dan lingkungan, dan itu adalah kereta api," katanya.

Ketua Panitia Khusus (Pansus) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) DPRD ini mengatakan, di Jateng sudah banyak jalur rel kereta api yang tak dipakai. Aktivasi jalur kereta Semarang-Jogjakarta-Banyumas harus segera dibangun sebagai penyangga jalur rel sisi utara (Semarang-Tegal-Banyumas) yang padat. Sementara jalur Semarang-Kudus-Rembang-Bojonegoro akan menjadi penyangga jalur rel tengah (Semarang-Purwodadi-Bojonegoro) jika proyek kereta cepat Jakarta-Surabaya ingin segera diwujudkan. ”Dengan begitu, proyek kereta cepat Jakarta-Surabaya yang masuk Jateng dimungkinkan dengan tidak perlu membangun trek baru lagi. Cukup menggunakan double track yang ada," ujarnya.

Kang Aziz dengan tegas juga menolak pembangunan tol Bawen-Jogjakarta. Karena secara geografis, jalan tol ruas Bawen-Jogjakarta, ekuivalen dengan jalan tol ruas Solo-Jogjakarta yang masih dalam proses pembangunan. Selain itu, jalur yang akan dilewati jalan tol masuk dalam area rawan gempa bumi. Banyak struktur lempung di jalur tersebut. "Dan yang utama, pembangunan jalan tol akan mengorbankan sekitar 350 hektare lahan basah di Jateng. Penolakan ini juga mempertimbangkan eksploitasi jutaan kubik material untuk pembangunan jalan di kawasan tersebut," tambahnya. (fth)

]]>
Ali Mustofa Sun, 14 Apr 2019 00:01:20 +0700
<![CDATA[Pasien Katarak Manfaatkan Ambulans Gratis Sahabat Lestari Berobat]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/13/131734/pasien-katarak-manfaatkan-ambulans-gratis-sahabat-lestari-berobat https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/13/pasien-katarak-manfaatkan-ambulans-gratis-sahabat-lestari-berobat_m_1555201301_131734.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/13/pasien-katarak-manfaatkan-ambulans-gratis-sahabat-lestari-berobat_m_1555201301_131734.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/13/131734/pasien-katarak-manfaatkan-ambulans-gratis-sahabat-lestari-berobat

Ambulans gratis Sahabat Lestari mengantar pasien katarak ke RSI Sultan Agung Semarang (8/4) lalu. Lantaran, Soni harus menjalani operasi pada matanya.]]>

JEPARA – Ambulans gratis Sahabat Lestari mengantar pasien katarak ke RSI Sultan Agung Semarang (8/4) lalu. Soni Hidayat, 42, diantar ke RSI Sultan Agung Semarang lantaran harus menjalani operasi pada matanya.

Warga RT 1/RW 1, Desa Bugel, Kecamatan Kedung, Jepara, ini menderita katarak. Sehingga membutuhkan penanganan lebih lanjut. Sebelumnya, Soni melakukan pemeriksaan di RSI Kudus. Selanjutnya Soni dirujuk ke RSI Sultan Agung Semarang.

Soni pergi ke RSI Sultan Agung menggunakan armada ambulans gratis Sahabat Lestari. Dia juga berterima kasih karena sudah diberi kemudahan transportasi.

”Alhamdulillah saya bisa menikmati fasilitas ambulans gratis Sahabat Lestari. Jadi, saya bisa menghemat pengeluaran dan bisa saya gunakan untuk keperluan lain. Terima kasih Ibu Lestari Moerdijat yang menyediakan fasilitas ambulans gratis,” ujar Soni.

Sehari-hari Soni bekerja sebagai tukang parkir di Pasar Kalinyamatan. Sedangkan istrinya membuka warung di rumahnya. Beruntung, Soni memiliki kartu jaminan kesehatan bantuan dari pemerintah. Sehingga memudahkannya dalam mendapatkan pengobatan.

Sebelumnya, Soni juga pernah mengalami sakit ginjal yang mengharuskan dirinya menjalani pengobatan selama tiga bulan. Setelah sembuh, Soni harus kembali berobat lantaran penyakit kataraknya semakin parah dan harus segera dioperasi.

]]>
Ali Mustofa Sat, 13 Apr 2019 23:57:39 +0700
<![CDATA[Wagub Jateng Salurkan Bantuan Bagi 9.762 Guru Ngaji, Ini Nominalnya]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/13/131731/wagub-jateng-salurkan-bantuan-bagi-9762-guru-ngaji-ini-nominalnya https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/13/wagub-jateng-salurkan-bantuan-bagi-9762-guru-ngaji-ini-nominalnya_m_1555200493_131731.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/13/wagub-jateng-salurkan-bantuan-bagi-9762-guru-ngaji-ini-nominalnya_m_1555200493_131731.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/13/131731/wagub-jateng-salurkan-bantuan-bagi-9762-guru-ngaji-ini-nominalnya

Rona bahagia terpancar dari wajah Suyatmi. Warga Purwodadi yang telah mengabdikan diri sebagai guru TPQ NU Nglejok sejak 1988 silam itu, terima bantuan intensif]]>

GROBOGAN – Rona bahagia terpancar dari wajah Suyatmi. Warga Kecamatan Purwodadi yang telah mengabdikan diri sebagai guru TPQ NU Nglejok sejak 1988 silam itu, baru saja menerima bantuan insentif guru keagamaan atau guru ngaji dari Pemprov Jateng. Bantuan ini diserahkan Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen di Pondok Pesantren (Ponpes) Riyadlotut Tholibin, Ngrebo, Kedungrejo, Grobogan, (13/4) lalu.

”Saya senang sekali teman-teman guru ustaz/ustazah mendapat bantuan semua. Mudah-mudahan ke depan terus mendapat bantuan insentif itu dan barokah untuk kita semua," ujarnya dengan senyum semringah saat menghadiri acara silaturahmi wakil gubernur Jawa Tengah dengan ustaz/ustazah Kabupaten Grobogan 2019. Sumiyati merupakan salah seorang dari 9.762 orang guru ngaji di Kabupaten Grobogan yang mendapat insentif tersebut tahun ini.

Kepala Bidang Pendidikan Diniyah dan Ponpes Kanwil Kemenag Provinsi Jateng Nur Abadi menjelaskan, tahun ini tercatat ada 171.131 guru ngaji di Jateng yang mendapatkan insentif. Pada 2020 jumlahnya bertambah menjadi 200.000 orang yang akan menerima bantuan itu. Khusus di Kabupaten Grobogan, penambahan jumlah penerima juga ada. ”Untuk Kabupaten Grobogan yang semula hanya 9.762 orang guru keagamaan menjadi 11.726 ustaz/ustazah," katanya.

Wagub Taj Yasin menjelaskan, bantuan insentif itu diberikan kepada guru madrasah diniyah (madin), TPQ, dan ustaz/ustazah sebagai wujud apresiasi atas perjuangan mereka mengajarkan ilmu agama dan mendidik karakter anak bangsa. Anggaran Rp 205,35 miliar dialokasikan oleh Pemprov Jateng untuk memberikan bantuan kepada 171.131 orang guru ngaji se-Jateng tahun ini. ”Insya Allah per tiga bulan ditransfer wonten rekening panjenengan masing-masing," jelasnya.

Gus Yasin -sapaan akrab wagub- menjelaskan, dirinya diberi amanah Gubernur Jateng Ganjar Pranowo untuk mengawal pendataan guru ngaji secara valid. Sebab, program ini salah satu pelaksanaan janji kampanye pasangan Gubernur Ganjar Pranowo dan Wagub Taj Yasin Maimoen.

Putera ulama kharismatik KH Maimoen Zubair itu berpendapat, keberadaan guru ngaji ibarat benteng bagi generasi muda. Melalui pendidikan budi pekerti luhur yang diberikan, generasi muda siap menghadapi ancaman radikalisme, terorisme, maraknya ujaran kebencian, berita bohong, dan fitnah yang marak terjadi belakangan ini.

”Meniko tali asih kagem guru ustaz/ustazah amargi panjenengan sampun ngajaraken kawula lan (ini tali asih untuk karena anda telah mengajarkan kami dan) putra-putri Indonesia bahwa pendidikan karakter niku (itu) sangat penting. Amargi (sebab) Indonesia sakmenika taksih (saat ini masih) perang. Mboten kaliyan (bukan dengan) penjajah, nanging kaliyan (tapi dengan) fitnah, hoax, radikalisme, lan (dan) terorisme," ujarnya.

Mantan anggota DPRD Provinsi Jateng itu menambahkan, selain bantuan insentif untuk guru ngaji, pada kesempatan itu juga diberikan apresiasi kepada para santri yang mampu menghafal Alquran. Ada pula program ekonomi pesantren (ekotren) agar pondok-pondok pesantren dapat mengembangkan jiwa wirausaha santri sekaligus menumbuhkan ekonomi di lingkungan ponpes. (lhr)

]]>
Ali Mustofa Sat, 13 Apr 2019 23:51:51 +0700
<![CDATA[Peringati Isra Mikraj, KH Anwar Zahid Ajak Regenerasi Ukir Sejarah]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/13/131730/peringati-isra-mikraj-kh-anwar-zahid-ajak-regenerasi-ukir-sejarah https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/13/peringati-isra-mikraj-kh-anwar-zahid-ajak-regenerasi-ukir-sejarah_m_1555223716_131730.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/13/peringati-isra-mikraj-kh-anwar-zahid-ajak-regenerasi-ukir-sejarah_m_1555223716_131730.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/13/131730/peringati-isra-mikraj-kh-anwar-zahid-ajak-regenerasi-ukir-sejarah

Mubarokfood menggelar pengajian Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW di aula Mubarokfood kemarin. Pengajian itu menghadirkan KH Anwar Zahid.]]>

KUDUS – Mubarokfood menggelar pengajian Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW di aula Mubarokfood kemarin. Pengajian itu menghadirkan ulama ternama asal Kabupaten Bojonegoro KH Anwar Zahid. Dalam tausiyahnya, kiai yang terkenal dengan Qulhu ae Lek ini, berpesan agar meneladani sosok Rasulullah. Juga mengajak menjadi manusia yang memberikan perubahan ke depan.

Pengajian yang dimulai pukul 10.00 ini dihadiri ratusan karyawan Mubarokfood. Tak hanya itu, juga turut mengundang puluhan warga binaan Rutan Kelas II B Kudus. Para tamu undangan yang tak kebagian tempat di aula, rela duduk di lantai bawah. Mereka menyaksikan lewat layar proyektor yang disediakan oleh panitia.

Sebelum acara dimulai, Syatta Imtiyaaz Thuvaila turut menghibur para hadirin yang hadir. Putri pasangan HM Hilmy (Dirut Mubarokfood) dan Hj Nujumullaily itu, menyanyikan dua lagu. Yaitu Din Assalam dan Ya Jamallu. Tak hanya Syatta, karyawan Mubarokfood turut andil memeriahkan acara. Mereka unjuk gigi dengan menampilkan rebana.

HADIR PENGAJIAN: Warga binaan Rutan Kelas II B Kudus turut hadir di pengajian ini. (DONNY SETYAWAN/RADAR KUDUS)

KH Anwar Zaid dalam tausiyahnya berpesan, peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW tak hanya diperingati setahun sekali. Namun harusnya diperingati setiap hari. Bahwasanya itu bentuk kecintaan dan ingat kepada Rasulullah. Sebab, Isra Mikraj merupakan turunnya wahyu perintah salat lima waktu. ”Ketika menjalankan salat kita sering melakukannya begitu cepat. Paling dua menit. Sedangkan ibu-ibu dandan bisa berjam-jam. Bagaimana itu (salat, Red) memperbaiki jiwa kalian. Salat harus khuyuk. Jangan tergesa-gesa,” pesannya.

Kiai yang terkenal pintar melucu ini juga mengingatkan untuk senantiasa meneladani sifat Rasulullah. Jika meneladani hal tersebut, manusia akan sukses di dunia maupun akhirat.

Proses regenarasi juga diungkapkannya. Regenerasi yang baik akan mengukir sejarah ke depan. Salah satu penghambat membentuk generasi unggul adalah penggunaan smartphone secara berlebihan.

”Seperti halnya yang diterapkan Mubarokfood. Produknya sudah menembus pasar luar negeri. Itu adalah bentuk regenerasi yang baik,” katanya.

Terpisah, Direktur Utama Mubarokfood HM Hilmy mengatakan, momentum Isra Mikraj dimanfaat untuk membangun karakter sesuai pesan-pesan Nabi Muhammad SAW dan syariat Islam. Hal itu diharapkan menjadi pesan spiritual bagi keluarga dan karyawan Mubarokfood serta masyarakat yang turut hadir.

Hilmy juga berharap, warga binaan yang hadir bisa menjadi lebih baik. Bisa mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dia juga berharap, SDM yang berkualitas bisa bermunculan sesuai visi misi Mubarokfood. Melalui kegiatan bernuasa religi. ”Kami ikhtiyari dengan kegiatan-kegiatan yang bernuansa religi, seperti pengajian, ” katanya.

Setelah memberikan tausiyah, KH Anwar Zahid mengunjungi ke museum Jenang Kudus. Beliau melihat koleksi museum di lantai II. Selanjutnya beliau mengisi pengajian di Masjid Agung Kudus pada pukul 15.00.

Pengajian Isra Mikraj di Masjid Agung Kudus dihadiri ribuan warga. Warga memadati halaman Masjid Agung Kudus hingga keluar masjid. Pengajian itu juga dihadiri Bupati Kudus M Tamzil, Kapolres Kudus AKBP Saptono, dan Dirut Mubarokfood.

Kepala Yayasan Masjid Agung Kudus Noor Badri mengatakan, pengajian Isra Mikraj ini rutin digelar. Sebab, acara semacam ini sebagai pendorong keimanan dan ketaqwaan masyarakat Kudus. Sehingga mampu mengarah pada Islam yang rahmatan lil alamin.

Dia menambahkan, menjelang puasa Masjid Agung akan menyelenggarakan beragram kegiatan. Di antaranya, pentas puisi islami dan seminar tentang perempuan. ”Dengan adanya kegiatan itu, kami berharap bisa memakmurkan masjid," katanya. (gal)

]]>
Ali Mustofa Sat, 13 Apr 2019 23:48:43 +0700
<![CDATA[Tak Miliki Jamban, Enam Kecamatan Ini Dapat Bantuan Dinkes]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/13/131636/tak-miliki-jamban-enam-kecamatan-ini-dapat-bantuan-dinkes https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/13/tak-miliki-jamban-enam-kecamatan-ini-dapat-bantuan-dinkes_m_1555141241_131636.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/13/tak-miliki-jamban-enam-kecamatan-ini-dapat-bantuan-dinkes_m_1555141241_131636.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/13/131636/tak-miliki-jamban-enam-kecamatan-ini-dapat-bantuan-dinkes

Dinas Kesehatan (Dinkes) Grobogan terus menargetkan peningkatan kualitas jamban. Sebab, sampai saat ini masyarakat masih ada yang memakai akses sanitasi dasar.]]>

PURWODADI – Dinas Kesehatan (Dinkes) Grobogan terus menargetkan peningkatan kualitas jamban. Sebab, sampai saat ini masyarakat masih ada yang memakai akses sanitasi dasar berupa jamban cemplung, kendati demikian, Grobogan dinyatakan Bebas Buang Air Besar Sembarangan (BABS) sejak 2016 silam.

Kepala Dinkes Grobogan Slamet Widodo melalui Kasi Kesehatan Lingkungan Jati Yuswaningsih mengatakan, peningkatan kualitas jamban penting dilakukan. Sebab masih banyak masyarakat yang memakai jamban semi permanen maupun sharing, yakni numpang ke tetangga.

”Maka, mulai tahun ini kami mengusulkan bantuan hibah air limbah melalui APBN untuk Jamban Sehat Permanen (JSP). Tahun ini pembangunan di enam kecamatan, yakni di Kecamatan Tawangharjo, Wirosari, Geyer, Toroh, Brati, dan Purwodadi,” jelasnya.

Nantinya, hibah yang diberikan berupa fisik. Karena baru 13 desa di enam kecamatan yang tahun ini mendapatkan bantuan. Tahun depan, pihaknya akan mengusulkan kembali. Sehingga peningkatan kualitas bisa segera terselesaikan.

”Tahun ini target secara umum untuk peningkatan kualitas akes layak mencapai 98 persen dengan akses dasar 2 persen. Namun, tahun ini baru bisa mencapai 65,44 persen,” jelasnya.

Menurutnya, suksesnya Bebas BABS utamanya harus didukung dengan perubahan perilaku dari masyarakat sendiri. Utamanya melalui pendekatan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM).

”Kami ingin merubah perilaku masyarakat dalam peningakatan akses sanitasi layak ini. Terpenting bisa berubah mindset agar tak kembali BABS ke bantaran sungai. Serta menggunakan akses semi permanen. Karena dapat membawa dampak buruk bagi kesehatan masyarakat,” jelasnya.

Dengan adanya program ini dinilai efektif, karena meningkatkan kebersihan dan pola hidup sehat bagi masyarakat. “Sangat penting dan bermanfaat untuk kesehatan masyarakat. Karena jamban merupakan suatu tempat pembuangan kotoran yang dapat berdampak bagi kesehatan masyarakat,” jelasnya.

Pihaknya berharap ke depan secara bertahap pembuatan JSP warga ini akan tuntas, sehingga tidak adanya warga yang mandi cuci kakus (MCK) menggunakan semi permanen mau pun sharing dengan tetangga. Sehingga menjadikan kebersihan lingkungan serta kesehatan masyarakat meningkat.

]]>
Ali Mustofa Sat, 13 Apr 2019 14:39:12 +0700
<![CDATA[Rusak dan Tertutup Akar, DPUR Rehab Trotoar di Jalan MT Haryono]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/13/131630/rusak-dan-tertutup-akar-dpur-rehab-trotoar-di-jalan-mt-haryono https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/13/rusak-dan-tertutup-akar-dpur-rehab-trotoar-di-jalan-mt-haryono_m_131630.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/13/rusak-dan-tertutup-akar-dpur-rehab-trotoar-di-jalan-mt-haryono_m_131630.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/13/131630/rusak-dan-tertutup-akar-dpur-rehab-trotoar-di-jalan-mt-haryono

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Grobogan tahun ini kembali melakukan penataan kota dengan memperbaiki beberapa titik trotoar.]]>

PURWODADI – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Grobogan tahun ini kembali melakukan penataan kota dengan memperbaiki beberapa titik trotoar. Salah satunya di Jalan MT Haryono. Trotoar di sepanjang jalan tersebut rusak dan dipenuhi akar pohon.

Kabid Pembangunan Peningakatan Jalan dan Jembatan DPUPR Grobogan Erry Subagyo mengatakan, di sepanjang Jalan MT Haryono banyak pepohonan hingga membentuk banyak akar. Adanya akar itu tentu akan mengganggu perbaikan trotoar.

”Sepanjang jalan tersebut memang cukup rindang. Sebelum diperbaiki, cabang pohon akan dipangkas. Kemudian sebagian akar akan dibuang karena mengganggu pengerjaan,” jelasnya.

Selain di MT Haryono dengan anggaran senilai Rp 2 miliar, perbaikan trotoar juga dilakukan di sepanjang Jalan R Suprapto senilai Rp 5 miliar dan Jalan Jenderal Sudirman tepatnya di depan Masjid Agung Baitul Makmur alun-alun Rp 400 juta dan Jalan Gatot Subroto Rp 500 juta.

Perbaikan trotoar di Jalan R Suprapto merupakan lanjutan pengerjaan di tahun lalu. Tahun lalu pengerjaan sampai perempatan traffic light Diskominfo. Rencananya, tahun ini melanjutkan sampai traffic light RS Panti Rahayu (Yakkum).

”Tapi khusus di depan RS Yakkum kemungkinan belum bisa diperbaiki. Mengingat di RS tersebut sedang ada pembangunan sehingga jalan masuk masih untuk lalu lalang kendaraan proyek. Kami masih koordinasi dengan RS tersebut,” paparnya.

Saat ini telah memasuki persiapan penandatanganan kontrak DED, serta memasuki SPK atau pencanangan teknis.

”Ketiga titik itu memasuki proses perencanaan teknis. Rencananya bulan ini sudah bisa dilelangkan. Karena target pekerjaan rampung sekitar November nanti,” ungkapnya.

Menurutnya, untuk desain akan berbeda di setiap titiknya. Meski begitu tak jauh berbeda dari sebelumnya (Red, sepanjang Jalan R Suprapto) yang telah dibangun tahun lalu.

”Kami masih meminta masukan ke beberapa tokoh. Mungkin menggunakan paving decoratif. Jika penataan sebelumnya sudah tersedia bangku-bangku di setiap sudut. Tahap kali ini belum bisa, namun tergantung ketersediaan anggaran,” paparnya.

]]>
Ali Mustofa Sat, 13 Apr 2019 14:23:34 +0700
<![CDATA[Koramil 10/Dukuhseti Gembleng Fisik Anggota Saka Kartika Brojoseti]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/13/131594/koramil-10dukuhseti-gembleng-fisik-anggota-saka-kartika-brojoseti https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/13/koramil-10dukuhseti-gembleng-fisik-anggota-saka-kartika-brojoseti_m_1555136465_131594.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/13/koramil-10dukuhseti-gembleng-fisik-anggota-saka-kartika-brojoseti_m_1555136465_131594.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/13/131594/koramil-10dukuhseti-gembleng-fisik-anggota-saka-kartika-brojoseti

Koramil 10/Dukuhseti melakukan pengemblengan fisik kepada anak pramuka yang tergabung dalam Saka Kartika Brojoseti di halaman kantor kecamatan setempat.]]>

DUKUHSETI – Koramil 10/Dukuhseti melakukan pengemblengan fisik kepada anak pramuka yang tergabung dalam Saka Kartika Brojoseti di halaman kantor kecamatan setempat. Latihan itu diharapkan mampu membentuk karakter patriotik.

Komandan Kodim 0718/Pati Letkol Arm Arief Darmawan melalui Komandan Koramil 10/Dukuhseti Kapten Inf Hadi Saputro mengungkapkan, kegiatan pembinaan fisik tersebut sudah rutin dilakukan.  Latihan fisik yang diberikan berupa kegiatan baris-berbaris, sit up, push up, dan juga gerakan-gerakan fisik lainnya.

”Ini merupakan bekal kepada anak-anak, seperti anak pramuka ini, sehingga mereka tidak melakukan tindakan-tindakan yang tidak terpuji. Misalnya tawuran, minum-minuman keras, dan tindakan yang tidak terpuji lainnya yang bias merugikan diri sendiri dan masyarakat lainnya,” jelas Danramil Hadi kepada Jawa Pos Radar Kudus.

Penggemblengan fisik ini dipimpin Batiwanmil Pelda Nurkhamid. ”Pendidikan karakter juga penting ditanamkan, terutama dalam menghadapi tantangan kedepan. Khususnya di bidang informasi,” imbuh Danramil.

Pihaknya berharap, dengan adanya karakter yang baik, maka semangat cinta kepada tanah air dan bangsa Indonesia tidak akan surut. Sehingga akan mampu mewujudkan ketahanan nasional yang kuat. 

]]>
Ali Mustofa Sat, 13 Apr 2019 11:44:45 +0700
<![CDATA[Perwakilan Organisasi Wanita Antusias Bacakan Isi Surat RA Kartini]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/13/131591/perwakilan-organisasi-wanita-antusias-bacakan-isi-surat-ra-kartini https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/13/perwakilan-organisasi-wanita-antusias-bacakan-isi-surat-ra-kartini_m_1555130914_131591.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/13/perwakilan-organisasi-wanita-antusias-bacakan-isi-surat-ra-kartini_m_1555130914_131591.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/13/131591/perwakilan-organisasi-wanita-antusias-bacakan-isi-surat-ra-kartini

Puluhan perwakilan organisasi wanita di Kabupaten Jepara tampil dalam lomba membaca surat RA Kartini kemarin. Beragam ekspresi saat membaca surat Kartini.]]>

KOTA – Puluhan perwakilan organisasi wanita di Kabupaten Jepara tampil dalam lomba membaca surat RA Kartini kemarin. Beragam ekspresi saat membaca surat Kartini ditampilkan, mulai dari membaca dengan nada sendu hingga menggebu-gebu.

Para peserta tampak antusias. Selain mempersiapkan diri membaca para peserta juga menyiapkan penampilan mereka sebaik mungkin. Mereka berdandan dengan menggunakan busana yang menarik perhatian seperti kebaya dan lainnya.

Seorang peserta lomba, Lhera mengatakan, dia mewakili Harpi Melati Kabupaten Jepara. ”Baru kali pertama ikut lomba ini,” katanya kepada Jawa Pos Radar Kudus.

Lhera melanjutkan, dia membacakan salah satu surat RA Kartini pada sahabatnya Estella Zeehandelaar. Surat itu menceritakan kegelisahan dari RA Kartini akan masa depannya. Dia ingin menjadi sosok yang benar-benar memberi manfaat bagi sesama.

Mengenai surat yang dibacanya, Lhera menyampaikan, dia tak bisa memilih sendiri melainkan diacak dari panitia. ”Diacak satu hari sebelum lomba,” ujarnya yang tampil dengan busana kebaya hitam dengan bawahan lurik.

Sementara itu panitia kegiatan Kabid PPPA pada Dinas DP3A2KB Kabupaten Jepara, Mukaim mengatakan, ada tiga surat yang disiapkan panitia dalam lomba tersebut. ”Melalui lomba tersebut, peserta tidak sekadar membaca surat Kartini tapi bisa memahami dan menghayati apa yang disampaikan Kartini. Harapannya ide atau gagasan RA Kartini juga bisa diteruskan oleh perempuan pada generasi saat ini,” terangnya.

]]>
Ali Mustofa Sat, 13 Apr 2019 11:34:26 +0700
<![CDATA[Di Kirab kebangsaan, Ganjar Orasi Persatuan, Marzuqi Pimpin Salawat]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/13/131588/di-kirab-kebangsaan-ganjar-orasi-persatuan-marzuqi-pimpin-salawat https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/13/di-kirab-kebangsaan-ganjar-orasi-persatuan-marzuqi-pimpin-salawat_m_1555131390_131588.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/13/di-kirab-kebangsaan-ganjar-orasi-persatuan-marzuqi-pimpin-salawat_m_1555131390_131588.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/13/131588/di-kirab-kebangsaan-ganjar-orasi-persatuan-marzuqi-pimpin-salawat

Kirab dan tausiyah kebangsaan yang digelar di Jepara kemarin berlangsung semarak. Meski batal dihadiri Habib Lutfi, namun terlihat hadir Gubernur Jateng.]]>

KOTA – Kirab dan tausiyah kebangsaan yang digelar di Jepara kemarin berlangsung semarak. Meski batal dihadiri Habib Lutfi bin Yahya, namun terlihat hadir Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan wakilnya Taj Yasin.

Kirab tumpeng kebangsaan mulai Pendapa Kabupaten Jepara hingga Stadion Gelora Bumi Kartini. Dalam kirab itu, ada tumpeng berwarna merah dan putih yang diarak. Ada pula peserta arak-arakan yang mengenakan berbagai busana daerah serta pasukan pembawa bendera merah putih. Kirab ini juga diikuti para pelajar dari berbagai tingkatan di Jepara.

Setibanya di Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK), acara berlanjut dengan pemotongan tumpeng Ganjar Pranowo. Ganjar juga sempat menyampaikan pesan untuk menjaga kesatuan NKRI. Acara diakhiri dengan shalawat bersama Bupati Jepara, Ahmad Marzuqi.

Pada kesempatan itu, Ganjar Pranowo mengapresiasi warga Jepara yang menginisiasi kegiatan tersebut. ”Melalui kegiatan ini semua bersama-sama membangun kebersamaan, mengemukakan persatuan dan nilai-nilai kebangsaan,” katanya.

Ganjar menilai, kegiatan semacam ini diperlukan. ”Kita tentu merindukan suasana seperti ini di antara isu-isu politik yang membuat banyak hati tak nyaman. Di sini perbedaan bisa bersatu,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Maskur Zaenuri menyatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari sikap keprihatinan atas situasi yang berkembang menjelang pemilu. Pihaknya ingin mengajak agar perbedaan pilihan yang terlalu tajam tak berlarut-larut terjadi. “Kami berharap, kesadaran nilai-nilai kebangsaan lebih penting dari sekadar pilihan berbeda bisa dikedepankan,” ujarnya.

]]>
Ali Mustofa Sat, 13 Apr 2019 11:18:55 +0700
<![CDATA[TNI Bantu 22 Kloset bagi Warga Tak Mampu]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/13/131586/tni-bantu-22-kloset-bagi-warga-tak-mampu https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/13/tni-bantu-22-kloset-bagi-warga-tak-mampu_m_1555130086_131586.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/13/tni-bantu-22-kloset-bagi-warga-tak-mampu_m_1555130086_131586.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/13/131586/tni-bantu-22-kloset-bagi-warga-tak-mampu

Sebanyak 22 kloset dibagikan kepada warga di Desa Gelang, Keling Selasa (9/4) lalu. Pembagian dilakukan jajaran Koramil Keling. Babinsa juga ikut memasangnya.]]>

KELING – Sebanyak 22 kloset dibagikan kepada warga di Desa Gelang, Keling Selasa (9/4) lalu. Pembagian dilakukan jajaran Koramil Keling. Selain memberi bantuan kloset, Babinsa Serma Rosyidin juga ikut memasang kloset bagi penerima bantuan.

Tanpa canggung, Serma Rosyidin mengaduk semen dan pasir di belakang rumah warga RT 4 RW 2 Dukuh Watu Bengkah Desa Gelang, Keling, Tumijan. Usai mengaduk material, kloset dipasang di lokasi yang dikehendaki penerima bantuan. Dalam waktu sejam, kloset sudah terpasang.

Tumijan dan keluarga tak lagi buang air besar semarangan. Pasalnya jambanisasi program Koramil Keling sudah bisa dimanfaatkan. ”Sekarang tidak lagi pakai jamban di kebun. Sudah dibantu sanitasi jambannya lebih sehat. Terimakasih TNI,” kata Tumijan.

Komandan Kodim (Dandim) 0719/Jepara Letkol (Czi) Fachrudi Hidayat menjelaskan, jambanisasi tersebut merupakan program Karya Bakti TNI Semester 1 tahun 2019. Bantuan kepada warga untuk mendukung pemerintah mewujudkan masyarakat yang sehat.

Dengan jamban jongkok yang representatif, mampu mencegah bakteri yang menyebabkan penyakit tertentu. “Masih ada warga yang memiliki kemampuan finansial terbatas. Sehingga belum memiliki jamban yang sehat. Harapannya bisa memberi manfaat bagi keluarga yang menerima bantuan,” imbuhnya.

]]>
Ali Mustofa Sat, 13 Apr 2019 11:12:15 +0700
<![CDATA[Ketua PBNU KH Said Aqil Siradj Ajak Warga Gunakan Hak Pilih di Pemilu]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/13/131585/ketua-pbnu-kh-said-aqil-siradj-ajak-warga-gunakan-hak-pilih-di-pemilu https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/13/ketua-pbnu-kh-said-aqil-siradj-ajak-warga-gunakan-hak-pilih-di-pemilu_m_131585.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/13/ketua-pbnu-kh-said-aqil-siradj-ajak-warga-gunakan-hak-pilih-di-pemilu_m_131585.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/13/131585/ketua-pbnu-kh-said-aqil-siradj-ajak-warga-gunakan-hak-pilih-di-pemilu

Ketua PBNU KH Said Aqil Sirodj mengajak semua warga Indonesia untuk menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu 2019 pada 17 April mendatang.]]>

PURWODADI – Ketua PBNU KH Said Aqil Sirodj mengajak semua warga Indonesia untuk menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu 2019 pada 17 April mendatang. Hal itu, diungkapkan oleh usai acara Tabligh Akbar Polres Bersalawat, di lapangan Mapolres setempat Kamis (11/04) malam.

”Bagi seluruh Bangsa Indonesia bagi yang punya hak pilih mari sukseskan Pemilu. Jangan ada yang tidak andil dalam Pemilu. Kesempatan lima tahun sekali. Kepercayaan kepada partai politik yang kita pilih dan calon presiden yang kita percayai. Golput bukan pilihan yang benar. Pilih capres sesuai hati nurani. Pilih wakil rakyat sesuai hati nurani,” kata Said Aqil Siradj.

Dalam kesempatan itu,  tentang nasionalisme dan agama harus bersatu dan tidak dapat dipisahkan. Untuk itu perlu untuk saling bergandengan tangan agar tidak terjadi perpecahan di dalam negeri.

”Jangan mudah mengatakan bid'ah atau mengkafirkan orang lain belum tentu apa yg mereka kerjakan itu salah dan juga belum tentu yang kita kerjakan itu benar, untuk itu perlu mempererat ukhuwah islamiyah supaya tetap terjaga kerukunan dalam umat beragama,” ujarnya.

Ditambahkan, tidak boleh ada permusuhan karena beda agama, mazhab, atau beda keyakinan.  Kecuali bagi mereka yang melanggar hukum.

Sementara itu, Kapolres Grobogan AKBP Choiron El Atiq mengatakan, kegiatan ini diselenggarakan untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dan menjelang pelaksanaan Pemilu tahun 2019.

”Diharapkan dapat tercipta situasi yang aman, damai dan sejuk di seluruh wilayah hukum Polres Grobogan. Baik sebelum, pada saat dan pasca Pilpres dan Pileg 2019,” ujar AKBP Choiron.

]]>
Ali Mustofa Sat, 13 Apr 2019 11:06:09 +0700
<![CDATA[Resahkan Warga, Karaoke Bariyo Dipaksa Tutup]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/13/131581/resahkan-warga-karaoke-bariyo-dipaksa-tutup https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/13/resahkan-warga-karaoke-bariyo-dipaksa-tutup_m_131581.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/13/resahkan-warga-karaoke-bariyo-dipaksa-tutup_m_131581.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/13/131581/resahkan-warga-karaoke-bariyo-dipaksa-tutup

Ratusan warga Desa Getasrejo, Grobogan mendatangi kafe karaoke Bariyo di Jalan Purwodadi-Pati Kamis malam (11/4), karena telah meresahkan warga.]]>

GROBOGAN – Ratusan warga Desa Getasrejo, Kecamatan Grobogan mendatangi kafe karaoke Bariyo di Jalan Purwodadi-Pati Kamis malam (11/4). Mereka mendatangi karaoke tersebut karena telah meresahkan warga lingkungan sekitar.

Saat didatangi warga, kafe karaoke sudah ditutup pemiliknya. Diduga informasi kedatangan warga telah bocor. Sehingga warga saat datang, karaoke dalam keadaan tutup. Kedatangan warga ini karena setelah 4 bulan warga menunggu tindakan aparat pemerintah Kabupaten Grobogan untuk menutup kafe karaoke Bariyo.

Ketua RT 5 Dusun Sanggrahan, Desa Getasrejo, Sarjono mengatakan, kedatangan ratusan warga ke tempat karaoke lakukan penutupan sendiri karena tempat hiburan tersebut berada di tengah pemukiman warga. Keberadaan itu, sangat mengganggu kenyamanan warga dan berdekatan dengan tempat ibadah.

”Warga sudah lama mengingatkan agar tempat hiburan ditutup. Sudah empat bulan agar karaoke Bariyo ditutup. Tetapi sampai sekarang belum ada tindakan,” kata Sarjono.

Protes warga yang dilakukan, kata Sarjono yakni memberikan surat protes untuk segera menutup kafe karaoke kepada Satpol PP, Bupati, DPMTSP, Disporabudpar dan Camat.

”Karena surat dari RT dan RW tidak ada tanggapan. Maka mendatangi langsung dengan menutup kafe karaoke sebagai ungkapan protes. Biar tidak beroperasi lagi,” ujarnya.

Hal sama juga diungkapkan Mutholib Ketua RT 6 Dusun Sanggrahan mengaku merasa tidak nyaman dengan kehadiran tempat hiburan karaoke Bariyo. Warga kemudian melakukan aksi protes kepada pemerintah Kabupaten Grobogan yang lamban dan membiarkan kafe karaoke di tengah warga masih terus beroperasi.

”Kami mendatangi karaoke Bariyo sebagai aksi protes tidak ada tanggapan dari pemerintah daerah,” terang dia. Sementara itu, dalam aksi mendatangi kafe karaoke mendapatkan pengamanan ketat dari aparat Polres Grobogan dan TNI serta Satpol PP Grobogan.

]]>
Ali Mustofa Sat, 13 Apr 2019 10:57:10 +0700
<![CDATA[Pansus I DPRD Grobogan Bahas Raperda Pembangunan Kepariwisataan]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/13/131577/pansus-i-dprd-grobogan-bahas-raperda-pembangunan-kepariwisataan https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/13/pansus-i-dprd-grobogan-bahas-raperda-pembangunan-kepariwisataan_m_131577.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/13/pansus-i-dprd-grobogan-bahas-raperda-pembangunan-kepariwisataan_m_131577.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/13/131577/pansus-i-dprd-grobogan-bahas-raperda-pembangunan-kepariwisataan

Pansus I DPRD Grobogan membahas tentang Raperda tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Grobogan bersama OPD terkait pada 5 dan 8 April lalu.]]>

GROBOGAN – Panitia Khusus (Pansus) I DPRD Grobogan membahas tentang Raperda tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Kabupaten Grobogan bersama OPD terkait pada 5 dan 8 April lalu. Pembahasan untuk raperda tersebut sudah hampir selesai setiap pasal Raperda yang dibuat.

Ketua Pansus I DPRD Grobogan Nur Ali Mursidi mengatakan, pembahasan Raperda tentang rencana induk pembangunan kepariwisataan Kabupaten Grobogan telah hampir selesai. Pembahasan secara teknis untuk Raperda telah dibahas dengan OPD terkait.

”Prosesnya hampir selesai. Raperda ini memberikan jaminan dan peraturan pengelolaan Pariwisata di Kabupaten Grobogan,” kata Nur Ali Mursidi.

Setelah pembahasan selesai, Pansus akan melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten/Kota yang telah menerapkan raperda tersebut. Hal itu, dilakukan sebagai pembanding dan belajar untuk pengelolaan pariwisata  di Kabupaten Grobogan yang beraneka ragam. Seperti wisata religi seperti  makam Ki Ageng Selo, makam Ki Ageng Tarub, dan makam Ki Ageng Getas Pendowo. Mereka adalah makam pendiri-pendiri raja-raja di Jawa.

Selain itu, juga ada wisata alam. Diantaranya wisata lumpur Bledug Kuwu, Goa Lawa, Goa Macan, air terjung Gulingan, air tejun Widuri dan wisata Purbakala di Desa Banjarejo, Gabus. Tidak hanya wisata alam, Kabupaten Grobogan juga mempunyai banyak wisata yang dikelola BUMDes yang sekarang digeliatkan.

”Rencana Kunker usulan ke Kabupaten Tuban. Harapanya bisa diaplikasikan dan menjadi rujukan untuk wisata,” terang dia.

Nur Ali Mursidi menambahkan, adanya Raperda tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Kabupaten Grobogan bisa menjadikan acuan dalam menerapkan, menginventarisir, dan acuan dalam pengelolaan wisata di Kabupaten Grobogan. Hasil dari Raperda bisa menjadikan semangat pengembangan pariwisata di Grobogan bisa meningkat.

”Pembahasan ini akan kami terus kita genjot. Agar penyelesaiannya untuk Raperda bisa cepat selesai dan disahkan,” tandasnya.

]]>
Ali Mustofa Sat, 13 Apr 2019 10:47:46 +0700
<![CDATA[Ini Perlunya Pekerja Ikuti Bimtek dan Pelatihan Konstruksi Bangunan]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/13/131571/ini-perlunya-pekerja-ikuti-bimtek-dan-pelatihan-konstruksi-bangunan https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/13/ini-perlunya-pekerja-ikuti-bimtek-dan-pelatihan-konstruksi-bangunan_m_131571.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/13/ini-perlunya-pekerja-ikuti-bimtek-dan-pelatihan-konstruksi-bangunan_m_131571.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/13/131571/ini-perlunya-pekerja-ikuti-bimtek-dan-pelatihan-konstruksi-bangunan

Puluhan pekerja dari berbagai CV mengikuti bimtek dan pelatihan konstruksi bangunan. Para pekerja peserta pelatihan itu nantinya bisa ikut mengerjakan proyek.]]>

KOTAPuluhan pekerja dari berbagai CV mengikuti bimbingan teknis (bimtek) dan pelatihan konstruksi bangunan. Para pekerja peserta pelatihan itu nantinya bisa ikut mengerjakan proyek dari pemerintah karena dinyatakan sudah kompeten.

Kabag Administrasi pembangunan Setda Blora Pitoyo mengungkapkan, bimtek seperti ini dilaksanakan sekali dalam setahun. Tujuannya untuk memberikan pembekalan dan melatih para pekerja agar benar-benar paham serta memiliki kapasitas yang mumpuni dalam bidang konstruksi bangunan.

Sehingga setelah pelatihan, mereka akan mendapatkan sertifikat sebagai bentuk keahliannya. ”Sertifikat ini nantinya bisa digunakan untuk mengikuti lelang proyek. Sebab ini merupakan salah satu syaratnya. Yaitu tenaga yang sudah kompeten,” imbuhnya.

Dalam pelatihan itu, para peserta diminta langsung mempraktikkan mendirikan bangunan mulai dari nol. Yaitu membuat pondasi bangunan. Para peserta juga langsung mengikuti dan melaksanakan instruksi dari instruktur. Praktiknya, peserta memanfaatkan lahan di belakang Kantor Bupati Blora.

Dia menambahkan, setiap kali pelatihan biasanya ada 30 orang. Meski begitu kontraktor biasanya juga mengadakan kerja sama dan pelatihan dengan pihak ketiga secara mandiri. ”Kalau ini dibiayai oleh APBD. Gratis. Namun terbatas orangnya,” terangnya.

Pitoyo mengaku, tidak semua peserta yang ikut bisa lulus. Berdasarkan pengalaman, pernah yang gagal dan tidak lulus. Sebab, peserta tidak menguasai dan tak kompeten dalam bidang ini. ”Ada wawancara, praktik, dan pengujian dari tim ahli,” ucapnya di sela-sela praktik. 

]]>
Ali Mustofa Sat, 13 Apr 2019 10:22:57 +0700
<![CDATA[Pasar Kliwon Bakal Manjakan Pengunjung dengan Penambahan Fasilitas AC]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/13/131565/pasar-kliwon-bakal-manjakan-pengunjung-dengan-penambahan-fasilitas-ac https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/13/pasar-kliwon-bakal-manjakan-pengunjung-dengan-penambahan-fasilitas-ac_m_131565.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/13/pasar-kliwon-bakal-manjakan-pengunjung-dengan-penambahan-fasilitas-ac_m_131565.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/13/131565/pasar-kliwon-bakal-manjakan-pengunjung-dengan-penambahan-fasilitas-ac

Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus terus berupaya untuk meningkatkan fasilitas di sejumlah pasar tradisional. Salah satunya pasar Kliwon.]]>

KOTA – Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus terus berupaya untuk meningkatkan fasilitas di sejumlah pasar tradisional. Salah satunya pasar Kliwon. Setelah adanya eskalator, kini pasar yang mendapat penghargaan sebagai pasar ramah difabel itu akan ditambah AC.

Wacana ini disampaikan Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus Sudiharti kemarin. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk semakin memanjakan pengunjung. Sehingga kenyamanan mereka saat berada di Pasar Kliwon terjamin. ”Rencananya kami akan aplikasikan secara bertahap. Mulai dari blok A dulu,” katanya.

Pengadaan mesin pendingin ruangan itu akan dianggarkan dalam APBD. Terkait biaya listriknya, nanti akan dibebankan kepada para pedagang. Hal ini diakuinya telah dikomunikasikan kepada para pedagang. Mereka pun menyambutnya dengan positif.

Terkait anggaran yang dibutuhkan untuk merealisasikan hal ini memang tidak sedikit. Namun hal itu tetap akan diupayakan. Saat ini rencana tersebut masih dalam tahap pematangan konsep. Dalam rinciannya, setiap 15 meter pemasangan membutuhkan dana sekitar Rp 134 juta.

”Kami belum bisa merealisasikannya. Sebab belum ada anggarannya. Nanti akan kami anggarakan dalam anggaran perubahan. Semoga bisa terealisasi tahun ini,” jelasnya.

Sudiharti berpesan, ketika rencana ini terealisasi, pihaknya berharap baik pedagang dan pengunjung dapat bersifat kooperatif. Artinya, mereka harus ikut menjaga dan merawat fasilitas yang sudah disediakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus. ”Kami harap semua bisa ikut bertanggung jawab agar bisa awet,” ujarnya.

]]>
Ali Mustofa Sat, 13 Apr 2019 09:42:38 +0700
<![CDATA[Partai Demokrat Fasilitasi Nelayan Perahu Mesin di Pantai Bondo]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/13/131551/partai-demokrat-fasilitasi-nelayan-perahu-mesin-di-pantai-bondo https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/13/partai-demokrat-fasilitasi-nelayan-perahu-mesin-di-pantai-bondo_m_131551.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/13/partai-demokrat-fasilitasi-nelayan-perahu-mesin-di-pantai-bondo_m_131551.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/13/131551/partai-demokrat-fasilitasi-nelayan-perahu-mesin-di-pantai-bondo

Jajaran pengurus Partai Demokrat menemui masyarakat nelayan di Pantai Desa Bondo, Bangsri. Sebuah kapal mesin nelayan milik Partai Demokrat diserahkan nelayan.]]>

JEPARA – Jajaran pengurus Partai Demokrat menemui masyarakat nelayan di Pantai Desa Bondo, Bangsri, kemarin. Sebuah kapal mesin nelayan milik Partai Demokrat diserahkan kepada perwakilan nelayan untuk bisa dimanfaatkan melaut. Secara simbolis penyerahan diberikan kepada salah satu relawan militan Partai Demokrat, Usman, 64.

Usman sebelumnya menggunakan rakit yang terbuat dari potongan kayu. Setiap hari ia melaut dengan menggunakan pancing tangan. Uniknya, di rakit miliknya terdapat bendera Partai Demokrat. Ia mengaku sebagai pengagum Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Partai Demokrat. Hingga akhir tahun lalu, salah satu kader bertemu Usman di tengah laut.

Lalu dihubungkan kepada SBY, bahwa di Jepara ada militan Partai Demokrat. ”Lewat sambungan telepon saya berbicara langsung kepada beliau (SBY, Red). Saya sampaikan minta bantuan kapal nelayan supaya bisa melaut. Selama ini saya pakai rakit seadanya,” kata Usman.

Sekretariat Fraksi Partai Demokrat DPR RI Didik Mukrianto didampingi Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrat Jepara M. Latifun hadir pada acara silaturrahmi dengan nelayan tersebut. Hadir pula, tokoh-tokoh partai seperti Hendro Martojo dan Helmy Turmudzi.

Sekretariat Fraksi Partai Demokrat DPR RI Didik Mukrianto mengatakan, tekad dan kenekatan seperti itu semata-mata untuk dapat meneruskan kehidupan yang masih amat sulit di negeri ini. Hingga akhirnya ia meneruskan melaut menggunakan rakitnya.

”Beliau Pak Usman jadi inspirasi bagi kita. Keteguhannya dalam menyukupi kebutuhan keluarga patut dicontoh. Apalagi beliau simpatisan Partai Demokrat yang militan. Semoga kapal nelayan milik partai ini bisa dimanfaatkan Pak Usman dan nelayan lain untuk melaut,” katanya.

Sementara itu, M. Latifun menambahkan, Partai Demokrat mengapresiasi kecintaan Usman terhadap SBY dan Partai Demokrat. Hal ini membuktikan Partai Demokrat masih menjadi harapan besar rakyat termasuk nelayan dalam memperjuangkan nasib mereka. ”Masyarakat rindu masa pemerintahan SBY. Harapannya melalui perwakilan di legislatif bisa melanjutkan kebijakan yang memihak kepada masyarakat,” terangnya.

Terpisah, Usman bercerita mengenai bendera Partai Demokrat yang ada di rakitnya. Bendera itu ia dapat dari temannya. Usman menjelaskan, begitu kagumnya ia kepada SBY dan putranya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). ”Sing ora iso dilalekke seko Pak SBY iku wibawane,” jelasnya saat mengenang SBY saat menjabat sebagai Presiden RI ke-6.

Ia pun mengungkapkan begitu kagum dan begitu mengidolakan sosok SBY. Karena keterbatasan ekonomi, memaksanya hingga melaut dengan rakit yang ia dayung dengan tangannya sendiri. Karena ia tak mampu membuat atau membeli perahu bermesin.

]]>
Ali Mustofa Sat, 13 Apr 2019 08:57:08 +0700
<![CDATA[Temukan Bapak-Bapak Stroke, Gubernur Ganjar: Saiki Gowo Rumah Sakit!]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/13/131541/temukan-bapak-bapak-stroke-gubernur-ganjar-saiki-gowo-rumah-sakit https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/13/temukan-bapak-bapak-stroke-gubernur-ganjar-saiki-gowo-rumah-sakit_m_131541.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/13/temukan-bapak-bapak-stroke-gubernur-ganjar-saiki-gowo-rumah-sakit_m_131541.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/13/131541/temukan-bapak-bapak-stroke-gubernur-ganjar-saiki-gowo-rumah-sakit

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memberikan bantuan renovasi rumah tidak layak huni (RTLH) di RT 17/RW 4, Desa Batealit, Kecamatan Batealit, Jepara.]]>

JEPARA – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memberikan bantuan renovasi rumah tidak layak huni (RTLH) di RT 17/RW 4, Desa Batealit, Kecamatan Batealit, Jepara. Saat memberikan bantuan itu, Ganjar tidak sengaja menemukan seorang bapak-bapak bernama Muhtar, 65, yang terkena stroke. Namun, belum dibawa ke rumah sakit karena terkendala biaya. Padahal, Muhtar sudah menderita stroke sejak empat bulan lalu.

Seketika itu, Ganjar langsung memerintahkan agar pihak keluarga membawa Muhtar ke rumah sakit. Tanpa pikir panjang, Ganjar langsung meminta ajudannya untuk mencarikan ambulans terdekat dan membawa Muhtar berobat ke rumah sakit. ”Ayo saiki gowo ning rumah sakit (ayo sekarang bawa ke rumah sakit). Masalah biaya dipikir belakangan. Sudah punya Kartu Indonesia Sehat (KIS) kan?" tegasnya.

Awalnya, Ganjar datang ke salah satu rumah warga Batealit, Ali Maftukhin. Di rumah itu, Ganjar ingin memberikan bantuan renovasi RTLH kepada Ali, karena rumahnya belum layak huni. Selain memberikan bantuan RTLH, kedatangan Ganjar ke rumah Ali juga ingin menengok anak Ali, Sara Asyka Larasati yang menderita jantung bocor. Asyka yang baru berusia 14 bulan itu, harus dioperasi.

PEKA DENGAN RAKYAT KECIL: Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengawal Muhtar yang menderita stroke. Muhtar berangkat berobat ke rumah sakit dengan dibopong anaknya. (HUMAS SETDA PROVINSI JATENG FOR RADAR KUDUS)

Setelah memberikan bantuan RTLH dan hendak melanjutkan perjalanan, Ganjar diserbu warga untuk bersalaman dan berfoto bersama. Saat itu, tak sengaja ada salah satu warga yang mengatakan jika orang tua Ali Maftukhin juga sedang sakit parah. ”Itu bapaknya juga sakit, Pak. Kena stroke. Sudah empat bulan, tapi belum diperiksa ke rumah sakit," lapor warga.

Mendengar itu, Ganjar langsung masuk ke dalam rumah Muhtar yang berdempetan dengan rumah Ali. Di dalam rumah itu, Ganjar melihat Muhtar yang tergeletak di ranjang karena tidak bisa berjalan. ”Mas iki bapake sampean (Mas ini bapak sampean). Wis saiki digendong, gowo rumah sakit (sekarang gendong bapaknya, bawa ke rumah sakit). Gowo KTP sama KK-nya, biar didampingi dari bidan desa," kata Ganjar.

Ganjar meminta warga untuk saling memperhatikan keluarga dan tetangga. Jika ada yang sakit, warga diminta untuk saling membantu pengobatan ke rumah sakit. ”Nah, ini kebetulan ketahuan. Mudah-mudahan segera ditangani, cepat sembuh, dan semoga ini menjadi Jumat Berkah bagi keluarga Pak Ali ini. Ndilalah ini ambulans sudah siap, puskesmas sudah siap, dokternya juga sudah siap. Jadi benar-benar berkah," ucap Ganjar diamini warga dengan kompak.

Tak lupa, Ganjar berpesan kepada Ali untuk merawat orang tuanya itu. Hal itu merupakan kewajiban anak, karena dahulu saat kecil juga dirawat dengan baik. ”Saya titip pesan, dulu cilikane sampeyan digendong karo bapakmu-ibumu (dulu kecilmu sering digendong oleh bapak ibumu). Saiki gantian bapake sing digendong (sekarang gantian bapaknya digendong). Tolong diurusi ya, gantian saiki ngurusi bapake nganti sehat (gantian sekarang mengurusi orang tua sampai sehat)," pesan Ganjar.

Langsung saja Ali menggendong bapaknya masuk ke dalam ambulans. Didampingi keluarga dan beberapa warga, Ali membawa Muhtar menuju ke rumah sakit. ”Memang sakit sudah lama, sudah empat bulan kena stroke. Itu sudah tidak bisa jalan, tapi belum dibawa ke rumah sakit," kata Nanik Arifatun Asikoh, 33, keponakan Muhtar.

Nanik mengatakan, Muhtar belum dibawa ke rumah sakit karena terkendala biaya. Meskipun sudah memiliki KIS, namun keluarga menganggap pengobatan membutuhkan biaya besar. ”Senang sekali ini tadi langsung dikawal Pak Ganjar untuk berobat. Semoga paman saya bisa sembuh dan kembali sehat, bisa berjalan," ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Ganjar memberikan bantuan dua RTLH kepada warga Jepara. Bantuan pertama diberikan kepada keluarga Endi Ribowo di Desa Ngabul. Bantuan RTLH kedua diberikan kepada Ali Maftukhin.

Sebelumnya, Ganjar menyerahkan Bantuan Gubernur Tahun 2019 untuk perseorangan/lembaga penerima bantuan se-Kabupaten Jepara Tahun 2018 di Pendapa Rumah Dinas Bupati Jepara. Bantuan yang diserahkan antara lain untuk peningkatan jalan, penataan objek wisata, beasiswa, rehab RTLH, hingga bantuan keuangan pada 239 desa.

Pada rangkaian roadshow ini, Ganjar juga menyerahkan insentif pada guru ngaji di Jepara. Sebanyak 11.758 orang guru ngaji menerima insentif yang diserahkan di Ponpes Roudlotul Mubtadiin Balekambang.

Sebelumnya, penyerahan insentif sudah dilakukan di sejumlah daerah oleh Ganjar dan Wagub Taj Yasin. Antara lain di Kota Semarang, Kota dan Kabupaten Magelang, Purworejo, Banyumas, Banjarnegara, Kendal, Batang, dan Tegal. Pemberian insentif merupakan pelaksanaan janji kampanye Ganjar dan Taj Yasin.

Ganjar menyampaikan pemberian insentif merupakan bentuk dukungan dari Pemprov Jateng, agar para guru ngaji makin bermutu dan profesional dalam mendidik generasi bangsa. ”Ini hanya ucapan terima kasih. Semoga memberi bermanfaat," ucap Ganjar. (lhr)

]]>
Ali Mustofa Sat, 13 Apr 2019 08:33:57 +0700
<![CDATA[Donny Priambodo Bantu Rehabilitasi Sarana Pendidikan dan Tempat Ibadah]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/13/131537/donny-priambodo-bantu-rehabilitasi-sarana-pendidikan-dan-tempat-ibadah https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/13/donny-priambodo-bantu-rehabilitasi-sarana-pendidikan-dan-tempat-ibadah_m_131537.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/13/donny-priambodo-bantu-rehabilitasi-sarana-pendidikan-dan-tempat-ibadah_m_131537.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/13/131537/donny-priambodo-bantu-rehabilitasi-sarana-pendidikan-dan-tempat-ibadah

Pembangunan yang merata baik fisik maupun nonfisik sudah menjadi misi anggota DPR RI Donny Imam Priambodo. Khususnya untuk masyarakat di daerah pilihan (dapil).]]>

PATI – Pembangunan yang merata baik fisik maupun nonfisik sudah menjadi misi anggota DPR RI Donny Imam Priambodo. Khususnya untuk masyarakat di daerah pilihan (dapil) Kabupaten Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan. Anggota Komisi XI yang membidangi keuangan dan perbankan ini, kerap membawa berbagai program rehabilitasi sarana pendidikan dan tempat ibadah di dapilnya.

Komisi XI berdasarkan tugasnya memang tak bermitra dengan Kementerian Pendidikan dan Kementerian Agama. Namun, caleg Partai Nasdem Dapil Jateng 3 nomor urut 9 ini, mengunjungi masjid, musala, dan sekolah sudah menjadi aktivitas rutin ketika menyambangi dapilnya.

Donny menyadari bahwa masa depan sebuah daerah terletak dari sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas. Yakni dengan memadukan keunggulan intelektual, iman, dan takwa. Sejauh ini telah banyak alokasi dana yang berhasil digelontorkan untuk kepentingan rehabilitasi sarana pendidikan dan rumah ibadah di dapilnya.

Beberapa lembaga yang telah mendapatkan alokasi dana tersebut, di antaranya SMK Arrido di Desa Ngagel, Pati; Musala Riyadhul Muttaqin di Desa Tlogorejo, Grobogan; SD IT Miftahul Falah di Desa Margoyoso, Pati; dan TK Islam Rahmatul Ummah Desa Kembang, Pati. Kemudian, TPQ Baitul Rohim Desa Ngemplak Kidul, Pati; MI Tarbiyatul Islam, Desa Wedusan, Pati; dan lainnya.

Donny mengatakan, pemberian bantuan rehabilitasi sarana pendidikan dan ibadah merupakan wujud tanggung jawab dirinya di dapilnya. Khususnya dalam hal pendidikan dan kegamaan. ”Ini sudah menjadi tugas dari DPR RI sebagai wakil rakyat memperjuangkan aspirasi untuk pendidikan dan keagamaan,” katanya.

Keberhasilan dalam memperjuangkan kucuran dana rehabilitasi sarana pendidikan dan keagamaan di dapilnya merupakan bagian rasa terima kasih kepada masyarakat di dapilnya. Sebab, telah memberikan kepercayaan kepadanya yang duduk di kursi DPR RI. Untuk itulah, dirinya merasa berkewajiban untuk memenuhi segala aspirasi masyarakat di dapilnya. Meski berbeda dengan tugas pokok fungsinya di Komisi XI.

”Saya juga berharap, kedepannya bisa tetap silaturrahim antara masyarakat. Harapannya saya sebagai anggota DPR RI semakin baik di masa mendatang,” terangnya.

]]>
Ali Mustofa Sat, 13 Apr 2019 08:23:27 +0700
<![CDATA[Bupati Kudus: Lagi Darurat? Tinggal Tekan 112, Beres Deh!]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/12/131417/bupati-kudus-lagi-darurat-tinggal-tekan-112-beres-deh https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/12/bupati-kudus-lagi-darurat-tinggal-tekan-112-beres-deh_m_131417.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/12/bupati-kudus-lagi-darurat-tinggal-tekan-112-beres-deh_m_131417.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/12/131417/bupati-kudus-lagi-darurat-tinggal-tekan-112-beres-deh

Bupati Kudus M Tamzil terus melakukan peningkatan pelayanan masyarakat. Kemarin, Tamzil me-launching Unit Siaga Gawat Darurat dan Bencana 112 atau U-Garuda 112]]>

KOTA  Bupati Kudus M Tamzil terus melakukan peningkatan pelayanan masyarakat. Kemarin, Tamzil me-launching Unit Siaga Gawat Darurat dan Bencana 112 atau U-Garuda 112. Ini nomor tunggal panggilan siaga darurat untuk semua penanganan. Mulai dari bencana alam, kecelakaan, kebakaran, gangguan keamanan, kedaruratan medis, kegawatdaruratan lainnya.

Tamzil secara resmi meluncurkan U-Garuda 112 di kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus. Pada peresmian itu turut hadir Ketua Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kudus Rina Budhy Ariani, perwakilan dari Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, jajaran Forkopimda, camat, para OPD dan elemen masyarakat.

Dia mengatakan, layanan darurat itu sangat dibutuhkah oleh masyarakat Kudus. Selain cepat juga memudahkan warga menyelesaikan permasalahannya. Tamzil menambahkan, dengan menekan tombol 112 masyarakat akan cepat terlayani. Pasalnya layanan itu terkoneksi langsung dengan polisi, damkar, tenaga kesehatan, dan Basarnas.

”Ketika ada keluarga yang terkena stroke akan cepat terlayani. Kurang dari 10 menit akan ada pertolongan pertama. Bahkan jika ada anak kurang gizi juga bisa menghubungi nomor ini,” katanya.

Dia mengimbau kepada warga agar tidak menyalahgunakan nomor ini. Jika tidka dalam kondisi darurat tidak usah menghubungi nomor ini, apalagi untuk main-main. ”Tolong ya ini dibedakan kalau 112 ini hanya untuk darurat. Misalnya mau melahirkan. Tapi jangan mengadu cari jodoh. Meskipun belum punya jodoh juga darurat,” katanya. Warga pun tertawa mendengar candaannya.

Dia mengatakan, nantinya operator call center segera tanggap dalam menjawab panggilan. Pasalnya akan sia-sia saja ketika layanan ini sudah beroperasi nantinya. Tamzil menambahkan akan dilakukan pelatihan untuk meningkatkan SDM terkait layanan U-Garuda 112 itu.

MONITORING: Bupati Kudus M Tamzil dan Ketua PKK Kudus Rina Budhy Ariani sedang motinor pantauan lalu lintas. (KOMINFO FOR RADAR KUDUS)

Penggunaan layanan 112 ini  cukup mudah. Hanya tinggal memencet 112, kemudian melakukan panggilan. Jika dianggap darurat masyarakat bisa memencet angka 1. Setelah ada jawaban, masyarakat tinggal mengadu kepada operator. Nantinya akan ada petugas dari kecamatan terdekat dari lokasi, yang sigap melayani. Hingga saat ini baru ada tiga operator seluler yang bisa menggunakan layanan 112 ini. Satu diantaranya masih dalam upaya penyempurnaan jaringan. ”Nantinya akan ada petugas yang datang ke rumah jenengan. Misalnya ada bencana nanti BPBD yang datang. Ada pencurian, maka pak Polisi yang datang,” tuturnya.

Selain melaunching U-Garuda 112, Tamzil juga memberikan kartu indonesia sehat (KIS) kepada warga yang belum ikut menjadi peserta BPJS sekitar 40 ribu warga. Semua Hal ini untuk menuju Universal Health Coverage (UHC) di Kudus. ”Sesuai laporan sudah ada UHC sebanyak 96 persen di Kudus. Ini patut diapresiasi,” terangnya.

Sementara itu, Dirjen Penyelenggara Pos dan Informatika Kemenkominfo RI yang diwakili Kasi Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Telekomunikasi Khusus Agung Setyo Utomo mengatakan, Kudus sudah menjadi kota yang 34 dari 514 kabupaten kota yang telah menggunakan layanan 112. Sedangkan di Jawa Tengah Kudus jadi ke empat yang menggunakan layanan ini.

 ”Dengan satu nomor akan mempermudah masyarakat menghafal. Bahkan layanan ini gratis ketika masyarakat melakukan panggilan,” katanya. (gal)

CEK KESIAPAN: Bupati Kudus M Tamzil mengecek kesiapan petugas U-Garuda 112. (DONNY SETYAWAN /RADAR KUDUS)
]]>
Ali Mustofa Fri, 12 Apr 2019 15:30:56 +0700
<![CDATA[Petakan Titik Rawan Bencana, Ini yang Dilakukan Babinsa]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/12/131415/petakan-titik-rawan-bencana-ini-yang-dilakukan-babinsa https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/12/petakan-titik-rawan-bencana-ini-yang-dilakukan-babinsa_m_131415.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/12/petakan-titik-rawan-bencana-ini-yang-dilakukan-babinsa_m_131415.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/12/131415/petakan-titik-rawan-bencana-ini-yang-dilakukan-babinsa

Guna mengantisipasi terjadinya bencana, Babinsa Koramil 17/Kradenan memutakhirkan peta lokasi rawan bencana di Desa Crewek, Kecamatan Kradenan.]]>

GROBOGAN – Guna mengantisipasi terjadinya bencana, Babinsa Koramil 17/Kradenan memutakhirkan peta lokasi rawan bencana di Desa Crewek, Kecamatan Kradenan. Itu diperlukan untuk menentukan langkah-langkah penanggulangan jika terjadi bencana.

Babinsa memantau wilayah binaannya yang rawan tanah longsor di RT 6 RW 5 Dusun Mojoroto, Desa Crewek, Kecamatan Kradenan. Babinsa memiliki kewajiban menguasai kondisi geografi di wilayahnya, untuk memetakan daerahnya yang terhadap bencana. Sehingga lebih waspada terhadap situasi yang berkembang. Terlebih saat intensitas hujan tinggi.

”Kami memiliki kebijakan untuk memutakhirkan informasi pada lokasi-lokasi bencana secara real time, untuk mengetahui perkembangan kondisi di lapangan. Tindakan yang diambil sebagai penanggulangan sementara dengan cara bersama-sama. Diantaranya membantu membuatkan tanggul dari bambu yang di anyam untuk menghambat longsor,” kata Sertu Ali Sodikin.

Diungkapkan, bencana tanah lonsor sewaktu-waktu dapat terjadi. Sebab itu, Babinsa harus siap dan tanggap untuk menghadapinya.  Melalui koordinasi dengan semua unsur terkait, mengingat tingginya curah hujan akhir-akhir ini. Sehingga perlu adanya antisipasi sejak dini terhadap potensi terjadinya bencana tanah longsor.

”Lokasi ini sebelumnya sudah rawan longsor. Sudah mendekati rumah warga. Maka harus dipantau jika ada perkembangan longsor. Serta persiapan yang dilakukan warga jika bahaya tersebut mengancam nyawa mereka,” paparnya.

Sedangkan di tempat terpisah, Danramil 17/Kradenan Kapten Inf Sukardi mengatakan, dengan intensitas hujan yang tinggi, khusus di wilayah Kecamatan Kradenan berpotensi terjadinya tanah longsor. Babinsa diperintahkan untuk terus mewaspadai dan dipantau setiap hari, terlebih saat hujan turun secara terus menerus dengan intensitas tinggi .

”Hal ini kami lakukan tidak menitik beratkan pada penanganan pasca bencana, tetapi lebih pada proses antisipasi dan pengurangan risiko bencana untuk masyarakat,” katanya. 

]]>
Ali Mustofa Fri, 12 Apr 2019 15:14:54 +0700
<![CDATA[Dinkes Sebut Kasus Demam Berdarah di Grobogan Turun Drastis]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/12/131414/dinkes-sebut-kasus-demam-berdarah-di-grobogan-turun-drastis https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/12/dinkes-sebut-kasus-demam-berdarah-di-grobogan-turun-drastis_m_131414.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/12/dinkes-sebut-kasus-demam-berdarah-di-grobogan-turun-drastis_m_131414.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/12/131414/dinkes-sebut-kasus-demam-berdarah-di-grobogan-turun-drastis

Kasus DBD sempat tinggi di awal tahun ini. Memasuki Maret lalu, kasus DBD mulai menurun. Namun, Dinkes memetakan hampir seluruh kecamatan ini endemis DBD.]]>

GROBOGAN – Kasus demam berdarah dengue (DBD) sempat tinggi di awal tahun ini. Memasuki Maret lalu, kasus DBD mulai menurun. Namun, Dinas Kesehatan (Dinkes) Grobogan memetakan hampir seluruh kecamatan di kabupaten ini endemis DBD.

Kepala Dinkes Grobogan Slamet Widodo melalui Pengelola Program Penyakit Menular Gunawan Cahyo mengatakan, Januari hingga Maret merupakan fase waspada. Tingginya kasus pada Januari lalu disebabkan intensitas hujan yang tak terlalu tinggi. Sehingga banyak endapan dan tempat untuk nyamuk berkembang biak.

”Per Maret hingga April ini kan intensitas hujan tinggi. Hujan hampir setiap hari, melalui intensitas tinggi ini membuat air mengalir. Maka akan jarang menemukan air yang mengendap, sehingga tidak bisa dipakai untuk nyamuk berkembang biak,” paparnya.

Januari lalu ada 230 kasus dan satu balita meninggal dunia karena terkena DBD. Kemudian, Februari sempat naik menjadi 244 kasus dan pada Maret menurun menjadi 30 kasus DBD.

Diungkapkan, hampir semua kecamatan di Kabupaten Grobogan merupakan endemis DBD. Penetapan daerah endemis dihitung dari adanya kasus berturut-turut selama tiga tahun. Diungkapkan, hampir semua daerah memiliki kasus DBD setiap tahunnya.

”Paling banyak kasus terjadi kasus di Kecamatan Gabus, Kradenan, Wirosari, dan Purwodadi. Keempat daerah ini termasuk paling endemis DBD. Namun pada dasarnya semua daerah endemis, maka kami waspada ke seluruh daerah,” ujarnya.

Meski begitu, Dinkes mengajak petugas di setiap puskesmas untuk bisa waspada dan bergerak ke hulu. Utamanya dalam pemberantasan sarang nyamuk (PSN). Pihaknya mulai menggencarkan Gerakan Satu Rumah Satu Jemantik (GSRSJ) yang pilot project-nya di Desa Ketro, Kecamatan Karangrayung dan Desa Pojok, Kecamatan Godong.

”Yang harus dibasmi adalah telur dan jentiknya. Karena telur bisa bertahan hingga satu tahun. Setelah musim penghujan dan adanya banyak genangan maka telur tersebut baru akan menetas. Inilah yang harus dibasmi. Kami mulai mengurangi fogging, karena hanya membuat nyamuk resisten,” tegasnya.

]]>
Ali Mustofa Fri, 12 Apr 2019 15:08:15 +0700
<![CDATA[Diguyur Hujan, Istighotsah Sambut Pemilu 2019 di Mapolres Tetap Khusuk]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/12/131380/diguyur-hujan-istighotsah-sambut-pemilu-2019-di-mapolres-tetap-khusuk https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/12/diguyur-hujan-istighotsah-sambut-pemilu-2019-di-mapolres-tetap-khusuk_m_1555054644_131380.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/12/diguyur-hujan-istighotsah-sambut-pemilu-2019-di-mapolres-tetap-khusuk_m_1555054644_131380.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/12/131380/diguyur-hujan-istighotsah-sambut-pemilu-2019-di-mapolres-tetap-khusuk

Istighotsah dan peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad menyambut Pemilu digelar di halaman Mapolres Rembang Rabu malam (10/4), langsung disambut guyuran hujan.]]>

KOTA - Istighotsah dan peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad menyambut Pemilu 2019 digelar di halaman Mapolres Rembang Rabu malam (10/4). Kegiatan yang dihadiri puluhan kiai dan tokoh agama Kota Garam tersebut, langsung disambut guyuran hujan saat lantunan doa mulai dipanjatkan dari atas panggung. Meski begitu 600 jamaah tetap khusuk.   

Hadiri dalam kesempatan tersebut Kapolres Rembang, AKBP Pungky Bhuana Santoso, Dandim 0720 /Rembang, Ketua Pengadilan Negeri Rembang, Kajari. Selain itu, Kepala Kemenag Rembang, Ketua MUI, Ketua FKUB, Anggota Polres Rembang, Anggota Kodim 0720/ Rembang serta para santri.

Hujan yang turun hampir satu jam setengah sempat menggenangi halaman mapolres. Namun, kegiatan doa bersama tetap dipenuhi jamaah hingga acara rampung. Hadir untuk memberikan tausiah dan doa penutup KH. Syarofuddin Ismail Qoimas dari Leteh Rembang.

”Kita ingin minta doa restu kiai dan tokoh agama serta kepala pemerintahan. Agar nantinya TNI/Polri saat menjalankan tugas, khususnya mengamankan Pemilu 2019 dapat berjalan lancar tanpa kendala,” ungkap Kapolres Rembang, AKBP Pungky Bhuana Santoso, saat memberikan sambutan.

Pada kesempatan tersebut, Kapolres berkomitmen mengantisipasi terjadinya politik uang pada tiga hari masa tenang. Caranya dengan menggelar razia dengan lokasi mulai jalan raya, tempat rawan premanisme maupun tempat lain yang rawan money politik.

“Kami akan mempertebal personel. Dalam bentuk cara bertindak melaksanakan patrol, razia maupun sweeping. Kami juga berkolaborasi dengan TNI. Termasuk mengajak tokoh masyarakat sekitar,” ungkapnya.

Kapolres juga menekankan pada seluruh masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam menyukseskan Pileg dan Pilpres 2019 dengan berbondong-bondong untuk mencoblos. Sehingga jumlah pemilih akan terus meningkat.

”Mari wujudkan pemilu 2109 aman, damai dan sejuk. Kita ramaikan Pileg dan Pilpres 2019 dengan ikut membantu seluruh tahapan pemilu. Siapa saja pilihan kita, yang penting tetap menjaga persatuan dan kesatuan,” tegasnya.

]]>
Ali Mustofa Fri, 12 Apr 2019 11:41:26 +0700
<![CDATA[Tahun Ini Bangunan Eks Kudus Plaza yang Terbakar akan Dirobohkan]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/12/131373/tahun-ini-bangunan-eks-kudus-plaza-yang-terbakar-akan-dirobohkan https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/12/tahun-ini-bangunan-eks-kudus-plaza-yang-terbakar-akan-dirobohkan_m_1555055300_131373.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/12/tahun-ini-bangunan-eks-kudus-plaza-yang-terbakar-akan-dirobohkan_m_1555055300_131373.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/12/131373/tahun-ini-bangunan-eks-kudus-plaza-yang-terbakar-akan-dirobohkan

Pemkab Kudus sedang mengkaji nilai jual besi yang berada di bangunan eks Kudus Plaza. Kajian ini menyusul adanya rencana perobohan bangunan tersebut.]]>

JATI – Pemerintah Kabupaten Kudus sedang mengkaji nilai jual besi yang berada di bangunan eks Kudus Plaza. Kajian ini menyusul adanya rencana perobohan bangunan tersebut. Besi-besi tua tersebut nanti akan dijual dengan sistem lelang.

Hal itu disampaiakan oleh Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Kudus Eko Djumartono. Ia mengatakan, ketika tidak ada perubahan, bangunan yang dahulu terbakar itu akan dirobohkan tahun ini.

”Di dalam bangunan itu kan masih banyak besi-besi yang bisa dijual. Jadi, ini kami sedang kaji nilainya untuk nanti dilelang. Biar bisa masuk dalam kas daerah,” jelasnya.

Dalam penaksiran nilai jual besi-besi kerangka bangunan yang berdiri sekitar 1991 itu, ia mempercayakan pada Kantor Jasa Penilai Publik (JPP) Semarang. Hal ini dilakukan agar mendapat nilai taksiran harga yang sesuai di pasaran.

”Untuk lelangnya, kami nanti akan bekerjasama dengan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL),” imbuhnya.

Sejak terbakar pada 22 Februari 2018 lalu, aktivitas di Kudus Plaza bisa dibilang lumpuh. Meskipun sekarang Matahari Departement Strore sudah beroperasi kembali di lantai II Kudus Extention Mall, namun keramaian di lokasi tersebut berkurang. Pedagang yang semula berjualan di kios lantai I banyak yang tutup. Terlihat hanya beberapa gelintir yang nekat berjualan di bawah bangunan yang sudah tak indah lagi.

Bupati Kudus Muhammad Tamzil mengatakan, saat ini sudah ada beberapa calon investor yang melirik untuk menyewa dan membangun Kudus Plaza. Rapat terkait hal ini sudah beberapa kali digelar. Namun belum ada keputusan final.

”Kami masih menunggu keputusan dari calon investor. Rencananya akan dibangun untuk mall lagi,” ujarnya.

Terkait putusan untuk merobohkan bangunan Kudus Plaza ini, juga karena pertimbangan hasil hammer test yang dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kudus beberapa waktu lalu. Hasilnya, bangunan yang berdampingan dengan Pasar Bitingan itu sudah tidak layak digunakan. Ketika tidak dirobohkan sangat berisiko.

]]>
Ali Mustofa Fri, 12 Apr 2019 11:20:55 +0700
<![CDATA[Gantikan BPJS Kelas III Gratis, Ratusan Warga Kudus Terima JKN-KIS]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/12/131370/gantikan-bpjs-kelas-iii-gratis-ratusan-warga-kudus-terima-jkn-kis https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/12/gantikan-bpjs-kelas-iii-gratis-ratusan-warga-kudus-terima-jkn-kis_m_1555044260_131370.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/12/gantikan-bpjs-kelas-iii-gratis-ratusan-warga-kudus-terima-jkn-kis_m_1555044260_131370.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/12/131370/gantikan-bpjs-kelas-iii-gratis-ratusan-warga-kudus-terima-jkn-kis

Ratusan warga Kudus secara resmi menerima bantuan Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) sebagai pengganti BPJS kelas III gratis.]]>

KUDUS Ratusan warga Kudus secara resmi menerima bantuan Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Bantuan itu bersumber dari APBD Kabupaten Kudus. Program itu merupakan pengganti BPJS kelas III gratis. 

Pada 1 Februari 2019 Kabupaten Kudus telah melaksanakan Universal Healt Coverage (UHC). Yang ditetapkan oleh Perbub No IV Tahun 2019, tentang pemberian bantuan iuran jaminan kesehatan nasional. Data pencapaian progres itu, mencapai 95,97 persen. Dari total penduduk Kudus 843.847 jiwa, yang sudah tercapai 809.823 jiwa.

Bupati Kudus Muhammad Tamzil mengatakan, penyelenggaraan bantuan KIS itu dana dari bagi hasil cukai rokok. Pemkab menanggung semua biaya pengobatan masyarakat. Sehingga, masyarakat tak perlu risau ketika sakit.

Jika belum terdaftar, Tamzil menyarakan agar masyarakat datang langsung ke puskesmas terdekat. Tinggal menunjukkan KTP beserta KK. Pasalnya kartu tersebut dua hingga tiga hari sudah jadi. ”Dari dana bagi hasil cukai rokok, masyarakat terjamin kesehatannya jika sakit,” katanya.

Tamzil juga meminta kepala desa untuk menyosialisasikan program itu. Jika ada warga yang belum terdaftar, harap dilayani secara maksimal. Dengan meminta KTP dan KK warga, guna didaftarkan ke Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus.

Camat Kaliwungu Muhammad Fitriyanto mengapresiasi pembagian Kartu Indonesia Sehat (KIS) itu. Program itu memudahkan masyarakat yang kurang mampu. Saat ini layanan itu sudah berjalan di Kecamatan Kaliwungu. Setiap masyarakat diberikan kemudahan. Ketika tak punya BPJS bisa menggunakan KTP dan KK saat berobat di Puskesmas. Setelah itu, petugas mendaftarkan pasien guna mendapatkan KIS.

Dia mengimbau kepada kepala desa untuk menyosialisasikan program itu ke setiap warganya. Bahkan, jika diperlukan kades mengantarkan warganya sampai puskesmas. Sampai saat ini, camat yang biasa disapa Aan itu mengatakan, masih ada beberapa warga yang belum mengetahui detail program itu.

”Kendalanya warga yang sudah PHK kebanyakan belum memindahkan BPJS-nya secara mandiri. BPJS masih dibayar oleh pabrik,” katanya. (gal)

]]>
Ali Mustofa Fri, 12 Apr 2019 11:11:21 +0700
<![CDATA[Kapolres Apresiasi Atlet Lari Juara I Kartini Run 2019 dari Cepu]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/12/131369/kapolres-apresiasi-atlet-lari-juara-i-kartini-run-2019-dari-cepu https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/12/kapolres-apresiasi-atlet-lari-juara-i-kartini-run-2019-dari-cepu_m_1555043248_131369.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/12/kapolres-apresiasi-atlet-lari-juara-i-kartini-run-2019-dari-cepu_m_1555043248_131369.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/12/131369/kapolres-apresiasi-atlet-lari-juara-i-kartini-run-2019-dari-cepu

Kapolres Blora AKBP Antonius Anang mengapresiasi Noce Matita asal Kecamatan Cepu Blora, peraih juara I dalam lomba Kartini Run 2019.]]>

KOTA – Kapolres Blora AKBP Antonius Anang mengapresiasi Noce Matita, atlet lari dari Kecamatan Cepu Blora. Dia merupakan peraih juara I dalam lomba Kartini Run 2019 yang dilaksanakan di Jakarta.

Kartini Run 2019 merupakan lomba lari berjarak 10 km yang secara diadakan menyambut Hari Kartini. Lomba ini diprakarsai oleh Yayasan Kemala Bhayangkari dengan semangat Kartini.

”Prestasi yang diraih Noce Matita sudah membuat bangga masyarakat Blora. Bisa meraih juara I dalam Kartini Run tentu tak mudah. Tentunya persaingan sangat ketat, sebab atlet-atlet terbaik dari penjuru tanah air ikut bersaing," jelas Kapolres Blora AKBP Antonius Anang kemarin.

Dia merasa bangga dengan prestasi yang diraih Noce Matita. ”Saya bangga ada atlet dari Blora yang meraih juara I pada Kartini Run di Jakarta. Saya doakan terus sukses di even-even lain," kata AKBP Anang.

Noce Matita merasa terharu atas kepedulian kapolres Blora beserta bhayangkari yang secara istimewa mengundangnya hadir di tengah-tengah keluarga polres dan bhayangkari. ”Sebuah kebanggaan tersendiri bagi saya. Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolres dan Ibu atas perhatiannya," ucapnya. 

]]>
Ali Mustofa Fri, 12 Apr 2019 11:03:11 +0700
<![CDATA[Ambrol Diterjang Banjir, Jembatan di Semanggi Akhirnya Diperbaiki]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/12/131368/ambrol-diterjang-banjir-jembatan-di-semanggi-akhirnya-diperbaiki https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/12/ambrol-diterjang-banjir-jembatan-di-semanggi-akhirnya-diperbaiki_m_1555041869_131368.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/12/ambrol-diterjang-banjir-jembatan-di-semanggi-akhirnya-diperbaiki_m_1555041869_131368.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/12/131368/ambrol-diterjang-banjir-jembatan-di-semanggi-akhirnya-diperbaiki

Bhabinkamtibmas, Bhabinsa Polsek Jepon, bersama warga gotong royong memperbaiki jembatan putus di Desa Semanggi, Jepon. Jembatan ini satu-satunya akses warga.]]>

BLORA – Bhabinkamtibmas, Bhabinsa Polsek Jepon, bersama warga gotong royong memperbaiki jembatan putus di Desa Semanggi, Jepon. Jembatan ini merupakan satu-satunya akses terdekat bagi warga yang menghubungkan antara Dukuh Ngodo dengan Desa Semanggi. Akibat jembatan rusak ini, masyarakat harus menempuh jarak 4 km dengan kondisi jalan yang rusak.

Jembatan di Desa Semanggi ini, rusak akibat diterjang banjir setahun yang lalu. Setelah ada anggaran perbaikan dari Pertamina EP, akhirnya TNI, Polri, bersama warga gotong royong memperbaiki.

Anggota Bhabinkamtibmas Polsek Jepon Brigadir Sagiman mengatakan, perbaikan jembatan tersebut mendapat anggaran bantuan dari Pertamina EP. Jembatan ini rusak akibat terjangan banjir. Selain itu, usia jembatan memang sudah tua dan belum pernah dibangun, karena kurangnya perhatian dari pemerintah daerah.

Dia menambahkan, perbaikan jembatan ini sedang dikebut warga. Untuk sementara dipasang jembatan darurat yang dibuat dari kayu dan bambu yang hanya bisa dilewati kendaraan roda dua. ”Meskipun berbahaya jika sewaktu-waktu hujan dan air sungai banjir, masyarakat tetap menggunakan,” terangnya.

Ditanya mengenai distribusi logistik Pemilu 2019 dari desa menuju TPS yang sebentar lagi akan digelar, dirinya mengatakan, tetap akan menggunakan jembatan darurat mengingat jarak tempuh lebih dekat dan mengurangi risiko gangguan keamanan.

”Pengawalan dan pengamanan distribusi khusus surat suara Pemilu 2019 dari PPS menuju TPS Dukuh Ngodo akan melewati jembatan darurat, karena jarak tempuhnya dekat,” imbuhnya. 

]]>
Ali Mustofa Fri, 12 Apr 2019 10:56:48 +0700
<![CDATA[Bangun Sinergitas, Kapolres Kudus Kunjungi Mubarokfood]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/12/131367/bangun-sinergitas-kapolres-kudus-kunjungi-mubarokfood https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/12/bangun-sinergitas-kapolres-kudus-kunjungi-mubarokfood_m_1555043767_131367.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/12/bangun-sinergitas-kapolres-kudus-kunjungi-mubarokfood_m_1555043767_131367.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/12/131367/bangun-sinergitas-kapolres-kudus-kunjungi-mubarokfood

Dalam rangka membangun sinergitas dan menjalin silaturahim, Kapolres Kudus AKBP Saptono beserta jajarannya berkunjung ke PT Mubarokfood Cipta Delicia.]]>

KOTA – Dalam rangka membangun sinergitas dan menjalin silaturahim, Kapolres Kudus AKBP Saptono beserta jajarannya berkunjung ke PT Mubarokfood Cipta Delicia kemarin. Dalam kunjungannya kali ini banyak hal yang disampaikan kepada PT Mubarokfood Cipta Delicia sebagai salah satu pelaku usaha di Kabupaten Kudus. Salah satunya jaminan keamanan dari pihak kepolisian. ”Sebagai pengampu di bidang keamanan, saya tentu juga akan menjamin keamanan terhadap kegiatan usaha di Kudus,” katanya.

Saptono berharap dengan silaturahim yang terjalin baik, rasa nyaman dan aman bisa dirasakan PT Mubarokfood Cipta Delicia Kudus. Sehingga dalam menjalankan usahanya bisa berkembang dan tidak menuai hambatan. ”Saya harapkan ketika semuanya aman, bisa turut serta mendorong upaya pengembangan perekonomian di Kudus,” ucapnya.

Dirut PT Mubarokfood Cipta Delicia Muhammad Hilmy berterima kasih kepada Kapolres Kudus. Dikatakannya, selama ini Polres Kudus telah banyak membantu PT Mubarokfood Cipta Delicia. Terlebih ketika banyak agenda kunjungan ke Museum Jenang yang parkirnya sering memakan jalan. ”Kami berterima kasih dan mohon maaf banyak merepotkan selama ini,” katanya.

Dalam kesempatan siang kemarin, Hilmy juga meminta doa restu agar pengembangan Museum Jenang bisa berjalan lancar. Museum Jenang yang sebelumnya sudah ditambah juga sudah dibangun gusjigang X-Building ini rencananya akan ditambah Galeri alquran 30 juz. Selain itu juga akan ada galeri Asmaul Husna, visualisasi ka’bah lengkap dengan replika kiswahnya, Paviliun Nitisemito, Replika Omah Kapal, ruang Trilogi Ukhuwwah dan perpustakaan lengkap dengan patung Sostrokartono. ”Saat ini pembangunan sudah berjalan, Insya Allah jelang lebaran, pengunjung sudah bisa menikmatinya,” katanya.

]]>
Ali Mustofa Fri, 12 Apr 2019 10:52:05 +0700
<![CDATA[Ini Tujuan Pemkab dan Kejaksaan Negeri Blora Jalin MoU]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/12/131366/ini-tujuan-pemkab-dan-kejaksaan-negeri-blora-jalin-mou https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/12/ini-tujuan-pemkab-dan-kejaksaan-negeri-blora-jalin-mou_m_1555042670_131366.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/12/ini-tujuan-pemkab-dan-kejaksaan-negeri-blora-jalin-mou_m_1555042670_131366.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/12/131366/ini-tujuan-pemkab-dan-kejaksaan-negeri-blora-jalin-mou

Pemerintah Kabupaten Blora melakukan penandatanganan kesepahaman bersama atau memorandum of understanding (MoU) dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Blora.]]>

KOTA – Pemerintah Kabupaten Blora melakukan penandatanganan kesepahaman bersama atau memorandum of understanding (MoU) dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Blora. Bertempat di ruang pertemuan Setda Kabupaten Blora, penandatanganan dilakukan oleh Bupati Djoko Nugroho dan Kajari I Made Sudiatmika.

Penandatanganan kesepahaman bersama ini, sebagai wujud kerja sama antara Pemkab dengan Kejari Blora agar mendapatkan pendampingan dalam kegiatan bidang perdata dan tata usaha negara dalam kegiatan pemerintahan. MoU ini berlaku untuk semua unsur pemerintahan di Kabupaten Blora. Tidak hanya bupati, namun mencakup seluruh organisasi perangkat daerah (OPD). ”Jadi jika masing-masing OPD ada permasalahan perdata dan tata usaha negara, bisa langsung konsultasi dengan kejari,” ungkap Djoko Nugroho kemarin.

Menurutnya, utamanya lagi adalah para camat yang sebentar lagi akan menjadi kuasa pengguna anggaran. Seiring akan dikucurkannya anggaran dana desa oleh pemerintah pusat. ”Jangan sampai ada penyalahgunaan administrasi keuangan. Jika menemui kesulitan langsung saja konsultasi dengan kejari, agar tidak melanggar hukum,” ujarnya.

Bupati menegaskan, MoU ini bukan alat untuk sembunyi dari kesalahan dan bukan tameng agar kebal hukum. Namun, lebih kepada fungsi pencegahan agar dalam menjalankan roda pemerintahan ada konsultasi hukum, sehingga tak sampai melanggar hukum.

Usai penandatanganan MoU, bupati lantas menyerahkan piagam penghargaan kepada Tim Pengawal, Pengaman Pemerintahan, dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejari Blora atas peran aktifnya mendampingi pelaksanaan program pembangunan Kabupaten Blora 2018.

”Terima kasih kepada bapak bupati dan seluruh jajaran Pemkab Blora yang telah bersedia menjalin kesepakatan bersama bidang perdata dan tata usaha negara. Kami siap membantu memberikan arahan, agar tak sampai terjadi penyimpangan dalam hal perdata maupun tata usaha negara,” ucap Kajari Blora I Made Sudiatmika.

Dia menambahkan, kantor Kejari Blora terbuka untuk semua. Jika ada masalah atau ketidakjelasan dipersilakan untuk konsultasi.

]]>
Ali Mustofa Fri, 12 Apr 2019 10:51:32 +0700
<![CDATA[Pakai TPS Mobile, Pasien Rumah Sakit Dapat Sisa Surat Suara Pemilu]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/12/131364/pakai-tps-mobile-pasien-rumah-sakit-dapat-sisa-surat-suara-pemilu https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/12/pakai-tps-mobile-pasien-rumah-sakit-dapat-sisa-surat-suara-pemilu_m_1555052278_131364.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/12/pakai-tps-mobile-pasien-rumah-sakit-dapat-sisa-surat-suara-pemilu_m_1555052278_131364.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/12/131364/pakai-tps-mobile-pasien-rumah-sakit-dapat-sisa-surat-suara-pemilu

Teknis pemilu di rumah sakit menuai kritik. Hal ini dikhawatirkan pasien rumah sakit kehabisan surat suara. Perkaranya pasien tak sewaktu-waktu bisa mengurus A5]]>

KOTA Teknis pemilihan umum (pemilu) di rumah sakit menuai kritik. Hal ini dikhawatirkan pasien rumah sakit kehabisan surat suara. Perkaranya pasien tak sewaktu-waktu bisa mengurus A5. Sementara pasien yang belum membawa A5 bisa memilih selama surat suara dari TPS masih tersedia.

Regulasi pemungutan suara di rumah sakit di fasilitasi dengan Tempat Pemungutan Suara (TPS) mobile. TPS ini melayani di rumah sakit, tahanan, dan polres. Hal ini disampaikan saat rapat koordinasi tahapan pemungutan dan penghitungan suara pemilu 2019 kemarin.

”Jika ada pasien yang belum membawa A5, sepanjang surat suara masih tersedia di TPS masih bisa mengeluarkan A5. Sepanjang surat suara masih tersedia,” kata Divisi Teknis Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kudus, Dhani Kurniawan.

Menanggapi hal ini perwakilan dari rumah sakit Mardi Rahayu memberikan evaluasi terhadap regulasi pemungutan suara bagi pasien rumah sakit. Ia berharap lima tahun ke depan regulasi ini bisa diperbaiki. Berdasarkan evaluasinya, pemilihan umum lima tahun lalu masih banyak pasien yang tidak bisa menggunakan hak suaranya. ”Karena orang sakit tidak sewaktu-waktu bisa mengurus A5,” ungkapnya.

Menanggapi hal ini, Ketua KPU Kudus Naily Syarifah mengatakan pihaknya terkendala dengan aturan yang mengikat tentang pelayanan khusus di rumah sakit. ”Hal ini sudah menjadi catatan sejak 2014. Pada 2019 juga menjadi catatan yang demikian. Harapan kita semua di 2024 nanti akan ada perubahan peraturan. Kami akan memaksimalkan agar semua bisa terlayani,” ujarnya.

Sementara itu, karyawan rumah sakit akan diarahkan ke TPS dekat dengan rumah sakit. Seperti rumah sakit Mardirahayu akan disebar di desa Jati wetan dan tanjung karang. ”Dari instansi (rumah sakit,Red) yang hari itu masuk bisa dibikin shift di dalam shift. Jadi bergantian menggunakan hak pilihnya,” tambah Dhani Kurniawan.

]]>
Ali Mustofa Fri, 12 Apr 2019 10:43:22 +0700
<![CDATA[Sepekan Jelang Pemilu, Kapolres Cek Personel dan Kendaraan Operasional]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/12/131363/sepekan-jelang-pemilu-kapolres-cek-personel-dan-kendaraan-operasional https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/12/sepekan-jelang-pemilu-kapolres-cek-personel-dan-kendaraan-operasional_m_1555041314_131363.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/12/sepekan-jelang-pemilu-kapolres-cek-personel-dan-kendaraan-operasional_m_1555041314_131363.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/12/131363/sepekan-jelang-pemilu-kapolres-cek-personel-dan-kendaraan-operasional

Kapolres Pati mengecek langsung kesiapan personel dan sarana prasarana menjelang pemilu 2019 kemarin. Pemeriksaan baik secara personal dan kendaraan dilakukan.]]>

KOTA – Kapolres Pati mengecek langsung kesiapan personel dan sarana prasarana menjelang pemilu 2019 kemarin. Pemeriksaan baik secara personal dan kendaraan dilakukan untuk memastikan kesiapan anggota dan sarana pendukung lainnya menjelang pemilu 2019 yang sudah di depan mata.

Kapolres Pati AKBP Jon Wesly Arianto menuturkan, pihaknya telah memeriksa personel hingga memeriksa puluhan kendaraan dinas untuk memastikan kendaraan yang akan digunakan semuanya layak. Semua kendaraan tersebut dinyatakan layak. Sebab, secara rutin dari sarpras polres diperiksa kesiapannya.

“Sehingga selalu siap digerakkan sewaktu-waktu jika dibutuhkan mulai dari perlengkapan pokok, kotak P3K, dan lainnya yang ada di dalam kendaraan. Pada saat apel, kami kembali mengecek kendaraan itu untuk memastikan kelayakannya,” katanya kemarin.

Pada gelar pemeriksaan sarpras dan kelengkapan perorangan pada kesiapan pengamanan TPS pemilu 2019 itu, kapolres juga memberikan buku saku untuk dipelajari sebagai pedoman sebelum melaskanakan tugas. Pihaknya juga memberikan kelengkapan tas Polda Jateng, jas hujan, tongkat T Polri, senter, borgol, rompi, hingga kerapian dan sikap tampang.

Jon Wesly menambahkan, pada H-2 pemilu, seluruh personel pengamanan sudah bergerak ke setiap TPS sesuai dengan job masing-masing untuk mengenali petugas lingkungan TPS, kerawanan TPS, dan lainnya. Sedangkan pada H-1 sebelum pemungutan suara, personil harus memastikan keamanan kotak suara dan sarpras di TPS.

“Sedangkan pada saat pemungutan suara, pukul 06.00 personil harus sudah ada di TPS untuk mengecek. Kami tegaskan semua personel harus netral. Personil harus meninggalkan TPS jika benar-benar selesai. Personil tak boleh meninggalkan TPS jika belum selesai penghitungan surat suara. Karena harus bertanggung jawab hingga mengantarkan kotak suara sampai ke tangan PPS/PPK hingga aman,” ungkapnya.

Jon Wesly menambahkan, tiga hari lagi memasuki masa tenang pemilu dan dua hari menjelang Rabu Putih. Ia meminta petugas menjalankan tugas dengan baik supaya tidak ada kelompok tertentu ingin memperkeruh situasi.

]]>
Ali Mustofa Fri, 12 Apr 2019 10:42:22 +0700
<![CDATA[Danramil dan Babinsa Kompak Bantu Pasang Jamban di Rumah Warga]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/12/131358/danramil-dan-babinsa-kompak-bantu-pasang-jamban-di-rumah-warga https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/12/danramil-dan-babinsa-kompak-bantu-pasang-jamban-di-rumah-warga_m_1555040632_131358.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/12/danramil-dan-babinsa-kompak-bantu-pasang-jamban-di-rumah-warga_m_1555040632_131358.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/12/131358/danramil-dan-babinsa-kompak-bantu-pasang-jamban-di-rumah-warga

Karya Bhakti TNI Semester I tahun 2019 Koramil 03/Batealit Kodim Jepara diisi dengan kegiatan jambanisasi. Babinsa ikut memasang jamban di rumah warga.]]>

BATEALIT – Karya Bhakti TNI Semester I tahun 2019 Koramil 03/Batealit Kodim Jepara diisi dengan kegiatan jambanisasi. Babinsa di wilayah Koramil 03/Batealit turun langsung ikut memasang jamban di rumah warga penerima bantuan.

Seperti yang dikerjakan Babinsa Desa Ngasem, Batealit, Pelda Sugiyanto belum lama ini. Ia membantu warga RT 5/RW 7, Desa Ngasem, Batealit, Harun memasang klosed bantuan dari koramil. Bahkan, Danramil 03/Batealit Kapten Czi Dono Susilo secara langsung terjun membantu anggota dalam pembuatan jamban.

Kapten Czi Dono Susilo mengatakan, tujuan pembangunan jambanisasi yang dilaksanakan TNI ini, karena masih banyaknya masyarakat yang belum memiliki jamban sehat.

”Harapannya, dengan pembangunan beberapa jamban, masyarakat khususnya warga Desa Ngasem mampu merubah pola dan gaya hidup menjadi lebih sehat. Yang biasanya menjadikan sungai dan kebun sebagai tempat untuk buang hajat. Sekarang sudah ada jamban yang sehat,” tuturnya.

Ia menambahkan, dengan buang air besar sembarangan mempunyai dampak yang berbahaya. Karena sungai akan menjadi kotor. Hal ini  bedampak pada pencemaran lingkungan.

”Ini juga sebagai wujud dukungan kita kepada pemerintah dalam progam Open Defecation Free (ODF). Hal ini juga merupakan kepedulian TNI dalam menyejahterakan rakyat,” ujarnya.

Harun, warga yang mendapatkan bantuan jambanisasi mengucapkan terima kasih kepada TNI. Sebab, telah peduli dan membantu warga dalam pembuatan jamban. ”Kami sangat berterima kasih kepada bapak-bapak tentara yang sudah membangun jamban. Bagi kami, membuat jamban sangatlah tidak mungkin, karena keterbatasan ekonomi kami,” katanya.

]]>
Ali Mustofa Fri, 12 Apr 2019 10:17:37 +0700
<![CDATA[Porsema LP Maarif NU Lebih Kompetitif, Pertemukan MA, SMA, dan SMK]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/12/131355/porsema-lp-maarif-nu-lebih-kompetitif-pertemukan-ma-sma-dan-smk https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/12/porsema-lp-maarif-nu-lebih-kompetitif-pertemukan-ma-sma-dan-smk_m_1555038937_131355.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/12/porsema-lp-maarif-nu-lebih-kompetitif-pertemukan-ma-sma-dan-smk_m_1555038937_131355.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/12/131355/porsema-lp-maarif-nu-lebih-kompetitif-pertemukan-ma-sma-dan-smk

Pekan Olahraga dan Seni (Porsema) XI 2019 LP Maarif NU tingkat Jepara berlangsung di Kedung Sport Center, Bugel, Kedung, mulai Rabu (10/4) hingga kemarin.]]>

KEDUNG – Pekan Olahraga dan Seni (Porsema) XI 2019 LP Maarif NU tingkat Kabupaten Jepara berlangsung di Kedung Sport Center, Bugel, Kedung, mulai Rabu (10/4) hingga kemarin. Porsema tahun ini lebih gebyar, karena digabungnya seluruh satuan pendidikan yang ada di bawah naungan LP Ma’arif NU Jepara. Meliputi MA, SMA, dan SMK.

Ketua LP Ma’arif NU Jepara Fathul Huda menjelaskan, sebelumnya tiap satuan pendidikan menggelar seleksi tersendiri. Namun, tahun ini antara MA, SMA, dan SMK digabung menjadi satu. Penggabungan ini diharapkan lebih kompetitif, sehingga meningkatkan kualitas kompetisi. Sehingga nantinya bisa terpilih wakil terbaik untuk Porsema tingkat Provinsi Jawa Tengah.

”Tuan rumah kegiatan kali ini, MA Matholiul Huda Bugel. Butuh koordinasi ekstra untuk bisa menggandeng semua satuan pendidikan. Apalagi saat persiapan dan pelaksanaan, masing-masing lembaga masih disibukkan dengan kegiatan ujian,” katanya.

Porsema sendiri menjadi wahana menyalurkan bakat siswa di bidang olahraga dan seni. Juga untuk menjaring atlet berkemampuan tinggi yang akan menjadi wakil Jepara ke Porsema Jateng Juni mendatang. ”Kontingen Porsema Jepara ke Jateng untuk jenjang pendidikan di bawahnya, yakni MI/SD dan MTs/SMP sudah lebih dahulu terbentuk,” imbuhnya.

Untuk Porsema tingkat MA/SMK/MA ini, pesertanya berasal dari 59 satuan pendidikan  tingkat MA, SMA, dan SMK. Rinciannya, 38 MA, 17 SMK, dan empat SMA. Total peserta 1.560 siswa yang ambil bagian di 16 cabang olahraga dan 12 cabang seni.

]]>
Ali Mustofa Fri, 12 Apr 2019 10:05:56 +0700
<![CDATA[Bupati: Kunjungan Wisatawan ke Jepara Tembus 2,6 Juta Orang]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/12/131350/bupati-kunjungan-wisatawan-ke-jepara-tembus-26-juta-orang https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/12/bupati-kunjungan-wisatawan-ke-jepara-tembus-26-juta-orang_m_131350.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/12/bupati-kunjungan-wisatawan-ke-jepara-tembus-26-juta-orang_m_131350.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/12/131350/bupati-kunjungan-wisatawan-ke-jepara-tembus-26-juta-orang

Pembangunan infrastruktur dan pariwisata menjadi program prioritas pada 2018. Adanya perbaikan infrastruktur berdampak positif bagi pariwisata di Kota Ukir.]]>

KOTA - Pembangunan infrastruktur dan pariwisata menjadi program prioritas pada 2018. Adanya perbaikan infrastruktur berdampak positif bagi pariwisata di Kota Ukir. Salah satunya terkait makin banyaknya kunjungan wisatawan ke Jepara.

Pada tahun 2017 tercatat ada 2,190.231 kunjungan. Lalu pada 2018, naik menjadi 2.601.528 kunjungan. Hal ini disampaikan Bupati Jepara Ahmad Marzuqi kemarin.

Marzuqi menyatakan, meningkatnya kunjungan wisatawan itu berdampak pada kontribusi sektor pariwisata terhadap PDRB. Jika 2017 hanya 10,37 persen. Pada 2018 naik menjadi 12,7 persen atau Rp 3,276 miliar dari jumlah total PDRB 2018 yang mencapai Rp 25,865 miliar.

Marzuqi mengatakan, saat ini pada tahun ketiga kepemimpinannya fokus dan prioritas pembangunan sudah ditetapkan. Yakni optimalisasi pembangunan infrastruktur pariwisata didukung oleh pengembangan kualitas sumber daya manusia yang berdaya saing. Prioritas tersebut dimaksudkan untuk memperkuat ekonomi daerah berbasis pengembangan industri pariwisata yang didukung peningkatan kualitas SDM.

Lebih lanjut dia menjelaskan, pada tahun 2018 Pemkab Jepara telah berhasil menaikkan realisasi sebesar Rp 369,3 miliar atau naik menjadi 105,4 persen atau dari target anggaran sebesar Rp 350,3 miliar. Capaian realisasi ini juga lebih banyak dibanding tahun 2017 yakni sebesar Rp 331 miliar.

Marzuqi berharap, melalui pertumbuhan berbagai potensi unggulan daerah seperti sektor pariwisata membuka peluang-peluang pendapatan baru peningkatan PAD pendapatan baru peningkatan. "PAD penting karena menjadi indikator kemandirian daerah anggaran pada APBD penetapan 2019 telah dipatok Rp 359,893 miliar. Semoga realisasinya melebihi target seperti tahun-tahun sebelumnya," imbuhnya.

]]>
Ali Mustofa Fri, 12 Apr 2019 09:33:34 +0700
<![CDATA[Ambulans Gratis Sahabat Lestari Antar Siapa Saja untuk Berobat]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/12/131348/ambulans-gratis-sahabat-lestari-antar-siapa-saja-untuk-berobat https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/12/ambulans-gratis-sahabat-lestari-antar-siapa-saja-untuk-berobat_m_131348.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/12/ambulans-gratis-sahabat-lestari-antar-siapa-saja-untuk-berobat_m_131348.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/12/131348/ambulans-gratis-sahabat-lestari-antar-siapa-saja-untuk-berobat

Ambulans gratis Sahabat Lestari kembali mengantar seorang pasien untuk berobat. Kali ini tim ambulans gratis Sahabat Lestari mengantar Aan Zahroni, 38.]]>

JEPARA – Ambulans gratis Sahabat Lestari kembali mengantar seorang pasien untuk berobat. Kali ini tim ambulas gratis Sahabat Lestari mengantar Aan Zahroni, 38, untuk berobat ke RS. Ortopedi Prof. Dr. R. Soeharso, di Surakarta belum lama ini.

Aan menderita osteoarthritis atau yang lebih dikenal dengan pengapuran sendi. Kondisi ini umumnya terjadi saat tulang rawan yang seharusnya melindungi bagian ujung tulang mengalami kerusakan seiring berjalannya waktu. Sehingga Aan tidak bisa berjalan normal tanpa bantuan dari tongkat untuk menyangga tubuhnya.

Warga RT 03/RW 05, Desa Sukodono, Tahunan, Kabupaten Jepara ini, telah menjalani perawatan sebelumnya. Pada Rabu (10/4) lalu jadwal untuk kontrol. Tim ambulans gratis Sahabat Lestari dengan sigap mengantar Aan ke RS. Prof. Dr. R. Soeharso Surakarta.

Tim ambulans gratis mendapat kabar bahwa Aan butuh transportasi menuju Surakarta. Tim ambulans gratis Sahabat Lestari sudah berkomitmen untuk siap siaga membantu warga yang membutuhkan armada.

“Hal ini sesuai instruksi dari Ibu Lestari Moerdijat yang selalu menekankan kepada kami untuk siap melayani siapa pun. Untuk itu, begitu mendengar kabar bapak Aan, kami segera datang ke rumahnya dan siap mengantar Bapak Aan dan keluarga berobat,” kata Tim ambulans gratis Sahabat Lestari, Huda.

Sementara itu, pihak keluarga sangat bersyukur dengan adanya ambulans gratis Sahabat Lestari. Selain untuk memudahkan transportasi juga dapat menghemat biaya. “Alhamdulillah, kami sekeluarga sangat dimudahkan, kami ingin berterima kasih kepada tim ambulans gratis Sahabat Lestari dan Ibu Lestari Moerdijat. Selain lebih nyaman, kami juga hemat ongkos, karena ambulans gratis ini,” ujar Aan.

]]>
Ali Mustofa Fri, 12 Apr 2019 09:19:44 +0700
<![CDATA[Caleg DPR RI Donny Imam Priambodo Perjuangkan Petani]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/12/131346/caleg-dpr-ri-donny-imam-priambodo-perjuangkan-petani https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/12/caleg-dpr-ri-donny-imam-priambodo-perjuangkan-petani_m_131346.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/12/caleg-dpr-ri-donny-imam-priambodo-perjuangkan-petani_m_131346.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/12/131346/caleg-dpr-ri-donny-imam-priambodo-perjuangkan-petani

Pertanian di Indonesia menjadi faktor penting dalam berjalannya roda kehidupan. Baik dalam sektor ekonomi, pemerintahan, dan sektor lainnya.]]>

BLORA – Pertanian di Indonesia menjadi faktor penting dalam berjalannya roda kehidupan. Baik dalam sektor ekonomi, pemerintahan, dan sektor lainnya. Terutama di daerah pemilihan tiga meliputi Kabupaten Blora, Pati, Rembang, dan Grobogan yang menjadi daerah penyangga pangan nasional.

Donny Imam Priambodo, caleg DPR RI Dapil Jateng III nomor urut 9 mengaku akan fokus memperjuangkan pertanian. Menurutnya pertanian perlu dikembangkan nilai daya saing dan meningkatkan optimalisasi produk.

”Saya ingin produktivitas pertanian meningkat. Caranya meningkatkan kemampuan para petani. Daya saing para petani harus diasah. Jika peningkatan ini dibarengi dengan penataan mekanisme produksi yang baik maka akan bisa meningkatkan perekonomian,” kata Donny yang juga menjadi anggota Komisi XI DPR RI.

Dia menilai Indonesia negara sangat subur. Namun, fakta tersebut jangan sampai terbengkalai. Bahkan banyak anggapan profesi petani itu rendah. Padahal, seluruh makanan yang dikonsumsi oleh seluruh penghuni negeri berasal dari tangan-tangan petani.

Selain kemampuan dan mekanisme produksi, lanjut Donny hal lain yang harus diperbaiki adalah orientasi masyarakat yang suka merendahkan profesi petani. Hal itu, menjadikan masalah karena Indonesia adalah negara yang negara kekayaan alamnya melimpah.

”Jika kita maksimalkan, tentu akan sangat menguntungkan bagi kita semua. Jadi jangan sampai ada yang menganggap profesi petani rendah. Sebab, dari hasil cangkul dan bajak petani, kita bisa makan,” ujarnya.

Donny menambahkan, perlunya keterpaduan aspek pertanian dan teknologi. Tujuannya meningkatkan produktivitas. Dengan adanya peran teknologi pertanian diharapkan akan dapat meningkatkan kualitas hasil pertanian. Serta memudahkan bagi para pengelola sektor pertanian untuk mendapatkan hasil kerja yang optimal.

”Pembenahan sektor pertanian yang menitikberatkan pada keterpaduan aspek pertanian dan teknologi. Maka akan mewujudkan ekonomi rakyat yang mandiri. Jika sektor pertanian meningkat, ekonomi nasional akan meningkat,” terang Donny.

Tidak hanya sektor pertanian, Donny Imam Priambodo juga mendukung bantuan kredit untuk petani. Dukungan tersebut dengan usulan Bank Indonesia (BI) untuk membentuk corporate farming atau Badan Usaha Milik Tani (BUMT). Dia menilai usulan tersebut menjadi jalan keluar meningkatkan produktivitas.

”Saya setuju jika pemerintah membentuk program corporate farming atau BUMT,” tandasnya.

Menurutnya, program corporate farming sosial BI yang berhasil diimplementasikan di sejumlah daerah melalui pendekatan klaster. Fasilitas yang diberikan BI berupa bantuan teknis bagi 35 klaster. Meliputi berbagai komoditas termasuk dengan sektor pertanian.

”BUMT ini perlu dibentuk karena skema kredit usaha rakyat (KUR) dari pemerintah belum efektif untuk sektor produktif. Adanya pembiayaan dari Bank ini menjadi lebih mudah karena berskala koperasi,” tambahnya.

]]>
Ali Mustofa Fri, 12 Apr 2019 09:08:59 +0700