Radar Kudus JawaPos.com | Blora RSS News Feed http://radarkudus.jawapos.com/rss/172/blora http://www.jawapos.com/images/radar-logo/radarkudus-logo1.png http://www.jawapos.com/images/radar-logo/radarkudus-logo1.png Radar Kudus JawaPos.com | Blora RSS News Feed http://radarkudus.jawapos.com/rss/172/blora id Sat, 13 Apr 2019 10:22:57 +0700 Radar Tulungagung <![CDATA[Ini Perlunya Pekerja Ikuti Bimtek dan Pelatihan Konstruksi Bangunan]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/13/131571/ini-perlunya-pekerja-ikuti-bimtek-dan-pelatihan-konstruksi-bangunan https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/13/ini-perlunya-pekerja-ikuti-bimtek-dan-pelatihan-konstruksi-bangunan_m_131571.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/13/ini-perlunya-pekerja-ikuti-bimtek-dan-pelatihan-konstruksi-bangunan_m_131571.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/13/131571/ini-perlunya-pekerja-ikuti-bimtek-dan-pelatihan-konstruksi-bangunan

Puluhan pekerja dari berbagai CV mengikuti bimtek dan pelatihan konstruksi bangunan. Para pekerja peserta pelatihan itu nantinya bisa ikut mengerjakan proyek.]]>

KOTAPuluhan pekerja dari berbagai CV mengikuti bimbingan teknis (bimtek) dan pelatihan konstruksi bangunan. Para pekerja peserta pelatihan itu nantinya bisa ikut mengerjakan proyek dari pemerintah karena dinyatakan sudah kompeten.

Kabag Administrasi pembangunan Setda Blora Pitoyo mengungkapkan, bimtek seperti ini dilaksanakan sekali dalam setahun. Tujuannya untuk memberikan pembekalan dan melatih para pekerja agar benar-benar paham serta memiliki kapasitas yang mumpuni dalam bidang konstruksi bangunan.

Sehingga setelah pelatihan, mereka akan mendapatkan sertifikat sebagai bentuk keahliannya. ”Sertifikat ini nantinya bisa digunakan untuk mengikuti lelang proyek. Sebab ini merupakan salah satu syaratnya. Yaitu tenaga yang sudah kompeten,” imbuhnya.

Dalam pelatihan itu, para peserta diminta langsung mempraktikkan mendirikan bangunan mulai dari nol. Yaitu membuat pondasi bangunan. Para peserta juga langsung mengikuti dan melaksanakan instruksi dari instruktur. Praktiknya, peserta memanfaatkan lahan di belakang Kantor Bupati Blora.

Dia menambahkan, setiap kali pelatihan biasanya ada 30 orang. Meski begitu kontraktor biasanya juga mengadakan kerja sama dan pelatihan dengan pihak ketiga secara mandiri. ”Kalau ini dibiayai oleh APBD. Gratis. Namun terbatas orangnya,” terangnya.

Pitoyo mengaku, tidak semua peserta yang ikut bisa lulus. Berdasarkan pengalaman, pernah yang gagal dan tidak lulus. Sebab, peserta tidak menguasai dan tak kompeten dalam bidang ini. ”Ada wawancara, praktik, dan pengujian dari tim ahli,” ucapnya di sela-sela praktik. 

]]>
Ali Mustofa Sat, 13 Apr 2019 10:22:57 +0700
<![CDATA[Kapolres Apresiasi Atlet Lari Juara I Kartini Run 2019 dari Cepu]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/12/131369/kapolres-apresiasi-atlet-lari-juara-i-kartini-run-2019-dari-cepu https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/12/kapolres-apresiasi-atlet-lari-juara-i-kartini-run-2019-dari-cepu_m_1555043248_131369.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/12/kapolres-apresiasi-atlet-lari-juara-i-kartini-run-2019-dari-cepu_m_1555043248_131369.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/12/131369/kapolres-apresiasi-atlet-lari-juara-i-kartini-run-2019-dari-cepu

Kapolres Blora AKBP Antonius Anang mengapresiasi Noce Matita asal Kecamatan Cepu Blora, peraih juara I dalam lomba Kartini Run 2019.]]>

KOTA – Kapolres Blora AKBP Antonius Anang mengapresiasi Noce Matita, atlet lari dari Kecamatan Cepu Blora. Dia merupakan peraih juara I dalam lomba Kartini Run 2019 yang dilaksanakan di Jakarta.

Kartini Run 2019 merupakan lomba lari berjarak 10 km yang secara diadakan menyambut Hari Kartini. Lomba ini diprakarsai oleh Yayasan Kemala Bhayangkari dengan semangat Kartini.

”Prestasi yang diraih Noce Matita sudah membuat bangga masyarakat Blora. Bisa meraih juara I dalam Kartini Run tentu tak mudah. Tentunya persaingan sangat ketat, sebab atlet-atlet terbaik dari penjuru tanah air ikut bersaing," jelas Kapolres Blora AKBP Antonius Anang kemarin.

Dia merasa bangga dengan prestasi yang diraih Noce Matita. ”Saya bangga ada atlet dari Blora yang meraih juara I pada Kartini Run di Jakarta. Saya doakan terus sukses di even-even lain," kata AKBP Anang.

Noce Matita merasa terharu atas kepedulian kapolres Blora beserta bhayangkari yang secara istimewa mengundangnya hadir di tengah-tengah keluarga polres dan bhayangkari. ”Sebuah kebanggaan tersendiri bagi saya. Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolres dan Ibu atas perhatiannya," ucapnya. 

]]>
Ali Mustofa Fri, 12 Apr 2019 11:03:11 +0700
<![CDATA[Ambrol Diterjang Banjir, Jembatan di Semanggi Akhirnya Diperbaiki]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/12/131368/ambrol-diterjang-banjir-jembatan-di-semanggi-akhirnya-diperbaiki https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/12/ambrol-diterjang-banjir-jembatan-di-semanggi-akhirnya-diperbaiki_m_1555041869_131368.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/12/ambrol-diterjang-banjir-jembatan-di-semanggi-akhirnya-diperbaiki_m_1555041869_131368.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/12/131368/ambrol-diterjang-banjir-jembatan-di-semanggi-akhirnya-diperbaiki

Bhabinkamtibmas, Bhabinsa Polsek Jepon, bersama warga gotong royong memperbaiki jembatan putus di Desa Semanggi, Jepon. Jembatan ini satu-satunya akses warga.]]>

BLORA – Bhabinkamtibmas, Bhabinsa Polsek Jepon, bersama warga gotong royong memperbaiki jembatan putus di Desa Semanggi, Jepon. Jembatan ini merupakan satu-satunya akses terdekat bagi warga yang menghubungkan antara Dukuh Ngodo dengan Desa Semanggi. Akibat jembatan rusak ini, masyarakat harus menempuh jarak 4 km dengan kondisi jalan yang rusak.

Jembatan di Desa Semanggi ini, rusak akibat diterjang banjir setahun yang lalu. Setelah ada anggaran perbaikan dari Pertamina EP, akhirnya TNI, Polri, bersama warga gotong royong memperbaiki.

Anggota Bhabinkamtibmas Polsek Jepon Brigadir Sagiman mengatakan, perbaikan jembatan tersebut mendapat anggaran bantuan dari Pertamina EP. Jembatan ini rusak akibat terjangan banjir. Selain itu, usia jembatan memang sudah tua dan belum pernah dibangun, karena kurangnya perhatian dari pemerintah daerah.

Dia menambahkan, perbaikan jembatan ini sedang dikebut warga. Untuk sementara dipasang jembatan darurat yang dibuat dari kayu dan bambu yang hanya bisa dilewati kendaraan roda dua. ”Meskipun berbahaya jika sewaktu-waktu hujan dan air sungai banjir, masyarakat tetap menggunakan,” terangnya.

Ditanya mengenai distribusi logistik Pemilu 2019 dari desa menuju TPS yang sebentar lagi akan digelar, dirinya mengatakan, tetap akan menggunakan jembatan darurat mengingat jarak tempuh lebih dekat dan mengurangi risiko gangguan keamanan.

”Pengawalan dan pengamanan distribusi khusus surat suara Pemilu 2019 dari PPS menuju TPS Dukuh Ngodo akan melewati jembatan darurat, karena jarak tempuhnya dekat,” imbuhnya. 

]]>
Ali Mustofa Fri, 12 Apr 2019 10:56:48 +0700
<![CDATA[Ini Tujuan Pemkab dan Kejaksaan Negeri Blora Jalin MoU]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/12/131366/ini-tujuan-pemkab-dan-kejaksaan-negeri-blora-jalin-mou https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/12/ini-tujuan-pemkab-dan-kejaksaan-negeri-blora-jalin-mou_m_1555042670_131366.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/12/ini-tujuan-pemkab-dan-kejaksaan-negeri-blora-jalin-mou_m_1555042670_131366.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/12/131366/ini-tujuan-pemkab-dan-kejaksaan-negeri-blora-jalin-mou

Pemerintah Kabupaten Blora melakukan penandatanganan kesepahaman bersama atau memorandum of understanding (MoU) dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Blora.]]>

KOTA – Pemerintah Kabupaten Blora melakukan penandatanganan kesepahaman bersama atau memorandum of understanding (MoU) dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Blora. Bertempat di ruang pertemuan Setda Kabupaten Blora, penandatanganan dilakukan oleh Bupati Djoko Nugroho dan Kajari I Made Sudiatmika.

Penandatanganan kesepahaman bersama ini, sebagai wujud kerja sama antara Pemkab dengan Kejari Blora agar mendapatkan pendampingan dalam kegiatan bidang perdata dan tata usaha negara dalam kegiatan pemerintahan. MoU ini berlaku untuk semua unsur pemerintahan di Kabupaten Blora. Tidak hanya bupati, namun mencakup seluruh organisasi perangkat daerah (OPD). ”Jadi jika masing-masing OPD ada permasalahan perdata dan tata usaha negara, bisa langsung konsultasi dengan kejari,” ungkap Djoko Nugroho kemarin.

Menurutnya, utamanya lagi adalah para camat yang sebentar lagi akan menjadi kuasa pengguna anggaran. Seiring akan dikucurkannya anggaran dana desa oleh pemerintah pusat. ”Jangan sampai ada penyalahgunaan administrasi keuangan. Jika menemui kesulitan langsung saja konsultasi dengan kejari, agar tidak melanggar hukum,” ujarnya.

Bupati menegaskan, MoU ini bukan alat untuk sembunyi dari kesalahan dan bukan tameng agar kebal hukum. Namun, lebih kepada fungsi pencegahan agar dalam menjalankan roda pemerintahan ada konsultasi hukum, sehingga tak sampai melanggar hukum.

Usai penandatanganan MoU, bupati lantas menyerahkan piagam penghargaan kepada Tim Pengawal, Pengaman Pemerintahan, dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejari Blora atas peran aktifnya mendampingi pelaksanaan program pembangunan Kabupaten Blora 2018.

”Terima kasih kepada bapak bupati dan seluruh jajaran Pemkab Blora yang telah bersedia menjalin kesepakatan bersama bidang perdata dan tata usaha negara. Kami siap membantu memberikan arahan, agar tak sampai terjadi penyimpangan dalam hal perdata maupun tata usaha negara,” ucap Kajari Blora I Made Sudiatmika.

Dia menambahkan, kantor Kejari Blora terbuka untuk semua. Jika ada masalah atau ketidakjelasan dipersilakan untuk konsultasi.

]]>
Ali Mustofa Fri, 12 Apr 2019 10:51:32 +0700
<![CDATA[Caleg DPR RI Donny Imam Priambodo Perjuangkan Petani]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/12/131346/caleg-dpr-ri-donny-imam-priambodo-perjuangkan-petani https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/12/caleg-dpr-ri-donny-imam-priambodo-perjuangkan-petani_m_131346.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/12/caleg-dpr-ri-donny-imam-priambodo-perjuangkan-petani_m_131346.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/12/131346/caleg-dpr-ri-donny-imam-priambodo-perjuangkan-petani

Pertanian di Indonesia menjadi faktor penting dalam berjalannya roda kehidupan. Baik dalam sektor ekonomi, pemerintahan, dan sektor lainnya.]]>

BLORA – Pertanian di Indonesia menjadi faktor penting dalam berjalannya roda kehidupan. Baik dalam sektor ekonomi, pemerintahan, dan sektor lainnya. Terutama di daerah pemilihan tiga meliputi Kabupaten Blora, Pati, Rembang, dan Grobogan yang menjadi daerah penyangga pangan nasional.

Donny Imam Priambodo, caleg DPR RI Dapil Jateng III nomor urut 9 mengaku akan fokus memperjuangkan pertanian. Menurutnya pertanian perlu dikembangkan nilai daya saing dan meningkatkan optimalisasi produk.

”Saya ingin produktivitas pertanian meningkat. Caranya meningkatkan kemampuan para petani. Daya saing para petani harus diasah. Jika peningkatan ini dibarengi dengan penataan mekanisme produksi yang baik maka akan bisa meningkatkan perekonomian,” kata Donny yang juga menjadi anggota Komisi XI DPR RI.

Dia menilai Indonesia negara sangat subur. Namun, fakta tersebut jangan sampai terbengkalai. Bahkan banyak anggapan profesi petani itu rendah. Padahal, seluruh makanan yang dikonsumsi oleh seluruh penghuni negeri berasal dari tangan-tangan petani.

Selain kemampuan dan mekanisme produksi, lanjut Donny hal lain yang harus diperbaiki adalah orientasi masyarakat yang suka merendahkan profesi petani. Hal itu, menjadikan masalah karena Indonesia adalah negara yang negara kekayaan alamnya melimpah.

”Jika kita maksimalkan, tentu akan sangat menguntungkan bagi kita semua. Jadi jangan sampai ada yang menganggap profesi petani rendah. Sebab, dari hasil cangkul dan bajak petani, kita bisa makan,” ujarnya.

Donny menambahkan, perlunya keterpaduan aspek pertanian dan teknologi. Tujuannya meningkatkan produktivitas. Dengan adanya peran teknologi pertanian diharapkan akan dapat meningkatkan kualitas hasil pertanian. Serta memudahkan bagi para pengelola sektor pertanian untuk mendapatkan hasil kerja yang optimal.

”Pembenahan sektor pertanian yang menitikberatkan pada keterpaduan aspek pertanian dan teknologi. Maka akan mewujudkan ekonomi rakyat yang mandiri. Jika sektor pertanian meningkat, ekonomi nasional akan meningkat,” terang Donny.

Tidak hanya sektor pertanian, Donny Imam Priambodo juga mendukung bantuan kredit untuk petani. Dukungan tersebut dengan usulan Bank Indonesia (BI) untuk membentuk corporate farming atau Badan Usaha Milik Tani (BUMT). Dia menilai usulan tersebut menjadi jalan keluar meningkatkan produktivitas.

”Saya setuju jika pemerintah membentuk program corporate farming atau BUMT,” tandasnya.

Menurutnya, program corporate farming sosial BI yang berhasil diimplementasikan di sejumlah daerah melalui pendekatan klaster. Fasilitas yang diberikan BI berupa bantuan teknis bagi 35 klaster. Meliputi berbagai komoditas termasuk dengan sektor pertanian.

”BUMT ini perlu dibentuk karena skema kredit usaha rakyat (KUR) dari pemerintah belum efektif untuk sektor produktif. Adanya pembiayaan dari Bank ini menjadi lebih mudah karena berskala koperasi,” tambahnya.

]]>
Ali Mustofa Fri, 12 Apr 2019 09:08:59 +0700
<![CDATA[Hindari Motor Jatuh, Truk Tangki Solar Nyungsep ke parit]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/11/131160/hindari-motor-jatuh-truk-tangki-solar-nyungsep-ke-parit https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/11/hindari-motor-jatuh-truk-tangki-solar-nyungsep-ke-parit_m_1554957694_131160.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/11/hindari-motor-jatuh-truk-tangki-solar-nyungsep-ke-parit_m_1554957694_131160.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/11/131160/hindari-motor-jatuh-truk-tangki-solar-nyungsep-ke-parit

Truk tangki PT Sinar Bacan Khatulistiwa pengangkut BBM Jenis solar nyungsep di Jalan Blora-Purwodadi. Sopir terpaksa banting setir untuk menghindari pengendara.]]>

BLORA – Truk tangki PT Sinar Bacan Khatulistiwa pengangkut BBM Jenis solar nyungsep di Jalan Blora-Purwodadi kemarin. Sopir terpaksa banting setir ke kiri untuk menghindari pengendara sepeda motor yang terjatuh.

Kejadian ini terjadi sekitar pukul 06.30 kemarin. Saat itu sopir berusaha menghindari korban tabrak lari. Nahasnya, truk tangki ini malah nyungsep ke parit. Proses evakuasi terpaksa berlangusng lama. Sebab harus memindahkan bahan bakar solar tersebut ke tangki lain. Mobil itu berhasil di evakuasi sekitar pukul 15.19. Selanjutnya dibawa ke Satlantas Polres Blora.

Sopir Tangki  BBM sempat mengaku bernama Widodo. Namun, nama yang tertera pada SIM adalah Mat Syukur. Pria asal Surabaya itu mengaku, BBM jenis solar tersebut diangkut dari Surabaya sekitar pukul 01.00. Dia sempat berhenti untuk istirahat di Bojonegoro untuk makan. Setelah itu lanjut menuju Semarang.

Namun sesampainya di lokasi kejadian, truk tangki yang dia kendarai nabrak pohon dan nyungsep di parit. ”Saya memang tidak sempat ngerem. Sudah tidak nyandak. Kecepatan sekitar 40-an kilometer per jam. Makanya saya banting ke kiri dan nabrak pohon seperti ini,” terangnya.

Ahmad Mahmudi, pengendara motor mengaku, saat hendak berangkat sekolah, dia sempat diserempet truk pengangkut semen. Sehingga dia terjatuh ke kanan. Untungnya tidak disambar truk tangki pengangkut BBM Solar tersebut. “Karena menghindari saya dia terperosok dan masuk parit. Nabrak pohon hingga tumbang,” terangnya.

Warga Desa Trembul, Kecamatan Ngawen ini megaku tidak megalami luka-luka. Namun kendaraannya mengalami kerusakan ringan. ”Alhamdulillah selamat. Harus lebih berhati-hati lagi,” jelasnya.

]]>
Ali Mustofa Thu, 11 Apr 2019 11:03:45 +0700
<![CDATA[Bupati Sumbang Dua Lagu Daerah dalam Pertunjukan Ketoprak Dinkominfo]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/11/131155/bupati-sumbang-dua-lagu-daerah-dalam-pertunjukan-ketoprak-dinkominfo https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/11/bupati-sumbang-dua-lagu-daerah-dalam-pertunjukan-ketoprak-dinkominfo_m_1554958213_131155.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/11/bupati-sumbang-dua-lagu-daerah-dalam-pertunjukan-ketoprak-dinkominfo_m_1554958213_131155.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/11/131155/bupati-sumbang-dua-lagu-daerah-dalam-pertunjukan-ketoprak-dinkominfo

Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Blora sukses menggelar pertunjukan seni ketoprak di Desa Nglebak, Kecamatan Kradenan belum lama ini.]]>

BLORA – Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Blora sukses menggelar pertunjukan seni ketoprak di Desa Nglebak, Kecamatan Kradenan belum lama ini. Bahkan, Bupati Blora Djoko Nugroho turut menyumbangkan lagu daerah.  

Pertunjukan ini digelar dalam rangka sosialisasi ketentuan di bidang cukai tembakau 2019 bagi masyarakat Desa Nglebak. Dalam kesempatan itu, Bupati Djoko Nugroho juga menyempatkan diri naik panggung untuk menghibur ribuan warga Blora Selatan tersebut.

Pria yang akrab disapa Kokok ini menyanyikan dua buah lagu. Salah satunya Caping Gunung. Sejumlah penonton, nampak ikut menikmati dengan tarian mengikuti irama gamelan jawa. Meski di lokasi becek setelah hujan deras di wilayah setempat, namun suasana cukup meriah dan penonton tak beranjak hingga akhir acara.

”Saya mengapresiasi, pertunjukan seni harus tepat waktu dan tidak sampai pagi. Agar anak-anak juga bisa ikut menonton,” terangnya.

Rencananya, bupati juga mengatakan akan membuat Perbup yang isinya masa jabatan perangkat desa berakhir hingga usia 60 tahun. ”Saat ini perangkat ada tiga Surat Keputusan (SK), ada yang 20 tahun, 60 tahun, dan 65 tahun. Maka akan dibuat Perbup yang isinya semua perangkat desa masa jabatannya hingga 60 tahun,” jelasnya.

Kepada pemerintah Desa Nglebak, bupati berjanji akan memberi bantuan senilai Rp 200 juta untuk pembangunan kantor desa setempat. Selain itu, secara bertahap akan terus dilakukan pembangunan infrastruktur jalan di wilayah Blora selatan.

Kepala Dinkonminfo Kabupaten Blora Sugiyono mengatakan, sosialisasi ketentuan di Bidang Cukai Tembakau atau Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) 2019 ini disampaikan dengan media seni kethoprak. Dengan harapan agar masyarakat memahami dan menyadari terkait legalitas cukai tembakau.

”Kalau produk tembakau yang dijual di warung atau toko ada pita cukai yang resmi, berarti ada pendapatan yang masuk ke kas negara. Uang tersebut bisa dimanfaatkan untuk pembangunan seperti infrastruktur jalan atau jembatan dan gedung pemerintah,” ujarnya.

Dia menambahkan, dalam sosialisasi kemarin, menampilkan Ketoprak Wahyu Ngesti Utomo pimpinan Didik Prasetyo dari Karangtawang, Kecamatan Tunjungan. Acara diawali acara dengan persembahan tari gambyong dan mengambil cerita daerah Dumadine Kutha Banyuwangi.

Sementara pada acara lawak, disampaikan pesan terkait ketentuan bagi warga pengguna produk tembakau dan menyampaikan informasi kepada warga tentang stunting. ”Mari saudara-saudara, perhatikan, teliti, jangan produk tembakau yang tidak bercukai resmi,” kata pelawak seni kethoprak di atas panggung.

]]>
Ali Mustofa Thu, 11 Apr 2019 10:37:03 +0700
<![CDATA[Cek Kendaraan Dinas Jelang Pemilu, Kapolres Temukan Kerusakan]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/10/130860/cek-kendaraan-dinas-jelang-pemilu-kapolres-temukan-kerusakan https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/10/cek-kendaraan-dinas-jelang-pemilu-kapolres-temukan-kerusakan_m_1554865433_130860.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/10/cek-kendaraan-dinas-jelang-pemilu-kapolres-temukan-kerusakan_m_1554865433_130860.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/10/130860/cek-kendaraan-dinas-jelang-pemilu-kapolres-temukan-kerusakan

Jelang Pemilu 2019, Polres Blora menggelar bimbingan teknis pengamanan TPS Pileg dan Pilpres 2019 kemarin. Juga memeriksa ratusan kendaraan dinas.]]>

KOTA – Jelang Pemilu 2019, Polres Blora menggelar bimbingan teknis pengamanan TPS Pileg dan Pilpres 2019 kemarin. Selain itu, polres juga memeriksa ratusan kendaraan dinas. Hasilnya, ada beberapa kendaraan yang mengalami kerusakan ringan.

Kapolres Blora AKBP Antonius Anang berpesan, dalam pengamanan pemilu 2019 nanti, semua aparat diminta untuk menguasai situasi, memahami tugas dan tanggung jawab dalam pengamanan. Sehingga tidak terjadi kesalahan prosedur dalam pengamanan.

”Harapannya kita dapat mengamankan pemungutan dan penghitungan suara Pemilu 2019 dengan aman, damai, dan sukses,” terangnya.

Dia menambahkan, pihaknya juga melakukan simulasi pengamanan TPS Pemilu 2019. Mulai tahap pungut suara, penghitungan suara, dan pembuatan berita acara. Simulasi ini seolah-olah adalah gambaran situasi real yang ada di TPS saat pencoblosan 17 April mendatang.

Selain itu, kapolres juga melakukan pemeriksaan ratusan kendaraan operasional dinas milik anggota Polres Blora. Baik kondisi kelaiakan jalan dan lainnya. Tujuannya, memastikan kelaikan kendaraan operasional dalam rangka menciptakan situasi aman dan kondusif pada pelaksanaan Pemilu 2019.

Kapolres mengatakan, pengecekan dilakukan terhadap kendaraan roda dua maupun empat. Meliputi fungsi kendaraan seperti rotator hingga kondisi mesin. Mulai dari kendaraan Polsek jajaran hingga kendaraan yang dioperasionalkan di Polres.

Menurutnya, jika ditemukan adanya kerusakan pada kendaraan dinas. Polres Blora masih memiliki waktu untuk melakukan perbaikan. Dari hasil pengecekan yang dilakukan, ditemukan beberapa kerusakan kecil pada kendaraan. Seperti halnya ban yang sudah menipis, lampu rotator tidak berfungsi, dan lainnya karena faktor usia kendaraan.

”Kebetulan hari ini (kemarin, Red) juga waktunya servis berkala untuk kendaraan roda empat. Jadi beberapa kendaraan yang mengalami kerusakan dapat segera langsung diperbaiki. Sehingga kondisinya tidak ada masalah ketika digunakan dapat masksimal,” terangnya.

Selain kendaraan dinas, AKBP Anang juga melakukan pengecekan alat khusus. Seperti pelengkapan senjata api, gas gun, body protector PHH, dan alat olah TKP. Juga Identification Portable Sistem (IPS) milik Sat Sabhara dan Sat Reskrim Polres Blora.

]]>
Ali Mustofa Wed, 10 Apr 2019 09:42:34 +0700
<![CDATA[Ribuan Guru Ngaji di Blora Terima Insentif, Segini Besarannya]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/09/130683/ribuan-guru-ngaji-di-blora-terima-insentif-segini-besarannya https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/09/ribuan-guru-ngaji-di-blora-terima-insentif-segini-besarannya_m_130683.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/09/ribuan-guru-ngaji-di-blora-terima-insentif-segini-besarannya_m_130683.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/09/130683/ribuan-guru-ngaji-di-blora-terima-insentif-segini-besarannya

Ribuan guru ngaji se-Kabupaten Blora menerima bantuan hibah berupa insentif dari Pemkab dan Pemprov. Besaran insentif Rp 1,2 juta untuk satu tahun dari pemprov]]>

KOTA – Ribuan guru ngaji se-Kabupaten Blora menerima bantuan hibah berupa insentif dari Pemkab Blora dan Pemprov Jateng kemarin. Besaran insentif yang diterima masing-masing guru sebesar Rp 1,2 juta untuk satu tahun dari Pemprov Jateng dan Rp 400 ribu dari Pemkab Blora.

Insentif tersebut diberikan tiap triwulan sekali. Selanjutnya langsung ditransfer ke rekening masing-masing yang bersangkutan. Tahun ini Pemprov Jateng memang menyiapkan dana sebesar Rp 205 miliar untuk insetif para guru ngaji di TPQ, madin, maupun pondok pesantren. Dana itu disiapkan untuk 171.131 guru ngaji.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Pemkab Blora Supriyono mengungkapkan, insentif yang diberikan kepada ribuan guru ngaji tersebut merupakan program dari pemkab dan pemprov. Besarannya memang beda. Kalau Pemkab Rp 400 ribu dan Pemrov Rp 1,2 juta. ”Total dalam satu tahun mereka mendapat insentif Rp 1,6 juta,” terangnya.

Dia menambahkan, pemberian insentif ini sebagai wujud apresiasi atas pengabdiannya kepada masyarakat. Penyerahan bantuan dilakukan di Ponpes Al-Hikmah Ngadipurwo, Kecamatan Blora. 

”Rinciannya utuk FKPP 100 ustaz/ustazah,  FKDT 1200 ustaz madin, dan untuk badko TPQ 700 orang,” terangnya.

Sementara itu, Plt Kasi PD Pontren Kemenag Kabupaten Blora Parmono mengaku, untuk dana hibah dan bansos disalurkan melalui organisasi masing-masing. Untuk guru madin disalurkan melalui Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT), Badko TPQ ,dan FKPP. ”Bantuan yang diberikan ini memang belum mampu mencukupi kebutuhan operasional penerima, namun paling tidak bisa membantu,” terangnya.

Menurutnya, ini adalah sebagai bentuk apresiasi Pemkab Blora dan Pemprov Jateng kepada para guru TPQ dan madrasah serta lainnya yang telah mengabdikan diri kepada masyarakat.

]]>
Ali Mustofa Tue, 09 Apr 2019 12:58:32 +0700
<![CDATA[Jemput Wajib Pajak, Samsat Blora Blusukan ke Pelosok Desa]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/09/130680/jemput-wajib-pajak-samsat-blora-blusukan-ke-pelosok-desa https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/09/jemput-wajib-pajak-samsat-blora-blusukan-ke-pelosok-desa_m_130680.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/09/jemput-wajib-pajak-samsat-blora-blusukan-ke-pelosok-desa_m_130680.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/09/130680/jemput-wajib-pajak-samsat-blora-blusukan-ke-pelosok-desa

Masyarakat Blora terus dimudahkan untuk membayar pajak. Mereka tidak lagi datang jauh-jauh ke kota. Sebab sudah ada petugas Samsat keliling dan Samsat desa.]]>

KOTA – Masyarakat Blora terus dimudahkan untuk membayar pajak. Mereka tidak lagi datang jauh-jauh ke kota. Sebab sudah ada petugas Samsat keliling dan Samsat desa yang menjemput dan melayani hingga pelosok desa.

Kasat Lantas Polres Blora AKP Edy Sutrisno mengungkapkan, pihaknya terus berinovasi untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Salah satunya adalah jemput bola kepada wajib pajak. Datang ke Pelosok desa, agar lebih mudah dalam pembayaran pajak.

”Dengan Samsat Keliling dan juga Samsat Desa, Kami jemput bola hingga pelosok desa, jadi warga tidak perlu repot jauh jauh hingga ke Kota,” ucap Edy.

Menurutnya ini adalah salah satu upaya Samsat Blora untuk mewujudkan pelayanan berkualitas kepada masyarakat. Yaitu dengan pembayaran pajak kendaraan bermotor yang semakin mudah dan cepat. Bukan hanya Samsat Keliling yang menyambangi kecamatan, bahkan petugas juga blusukan ke pelosok desa. ”Kemarin kami memberikan pelayanan di Desa Gayam, Kecamatan Bogorejo,” terangnya.

Kasatlantas menjelaskan, Samsat masuk desa adalah upaya mempermudah masyarakat desa untuk menjalankan kewajiban membayar pajak. Dia tidak ingin warga yang berada di desa-desa menjadi tak patuh hukum dengan tidak membayar pajak.

Upaya ini pun mendapat sambutan baik dari warga setempat. Kristina, salah satu warga Desa Gayam mengaku terbantu dengan adanya Samsat masuk desa ini. Kesibukannya sebagai ibu rumah tangga tak jarang membuat dia kesulitan datang ke kota membayar pajak. ”Tentunya lebih mudah dan cepat. Tidak usah jauh-jauh ke kota. Jadi tidak menyita banyak waktu. Apalagi rumah saya di pelosok desa,” terangnya.

]]>
Ali Mustofa Tue, 09 Apr 2019 12:48:12 +0700
<![CDATA[Depresi Ditinggal Istri, Warga Sarimulyo Ini Akhiri Hidup Gantung Diri]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/09/130676/depresi-ditinggal-istri-warga-sarimulyo-ini-akhiri-hidup-gantung-diri https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/09/depresi-ditinggal-istri-warga-sarimulyo-ini-akhiri-hidup-gantung-diri_m_130676.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/09/depresi-ditinggal-istri-warga-sarimulyo-ini-akhiri-hidup-gantung-diri_m_130676.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/09/130676/depresi-ditinggal-istri-warga-sarimulyo-ini-akhiri-hidup-gantung-diri

Diduga depresi lantaran ditinggal pergi sang istri, seorang lansia tega mengakhiri hidupnya dengan gantung diri. Pria berusia 68 tahun itu bernama Dasar.]]>

NGAWEN – Diduga depresi lantaran ditinggal pergi sang istri, seorang lansia tega mengakhiri hidupnya dengan gantung diri. Pria berusia 68 tahun itu bernama Dasar, warga Desa Sarimulyo Kecamatan Ngawen, Blora. Selain depresi, Dasar juga diketahui menderita penyakit gula yang tak kunjung sembuh.

Sulasi, kepala Desa Sarimulyo mengungkapkan, kejadian kali pertama diketahui sekitar pukul 16.00 kemarin. Tetangga korban yang hendak meminjam tangga melihat korban telah tergantung di bagian dalam rumah.

”Dia kaget dan segera melaporkan kejadian ini kepada perangkat desa. Kemudian, kita teruskan laporan tersebut kepada Polsek Ngawen,” ucapnya.

Menerima laporan tersebut, Kapolsek Ngawen AKP Joko Priyono segera menerjunkan petugas ke lokasi kejadian. Berdasarkan hasil pemeriksaan petugas kepolisian dan tim medis, diketahui korban terjerat tali plastik sepanjang 1,5 meter yang terkait pada belandar rumah.

”Tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan maupun kekerasan. Korban murni meninggal karena gantung diri,” jelasnya.

Berdasarkan informasi dari tetangga dan kerabat korban, diketahui korban menderita penyakit gula yang tak kunjung sembuh. Selain itu, rasa depresi lantaran ditinggal pergi istrinya. ”Diduga kuat menjadi alasan korban mengakhiri hidupnya,” ucapnya.

]]>
Ali Mustofa Tue, 09 Apr 2019 12:40:29 +0700
<![CDATA[Sambut Pesta Demokrasi, KPU Blora Ajak Warga Nyoblos dengan Fun Run]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/09/130572/sambut-pesta-demokrasi-kpu-blora-ajak-warga-nyoblos-dengan-fun-run https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/09/sambut-pesta-demokrasi-kpu-blora-ajak-warga-nyoblos-dengan-fun-run_m_130572.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/09/sambut-pesta-demokrasi-kpu-blora-ajak-warga-nyoblos-dengan-fun-run_m_130572.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/09/130572/sambut-pesta-demokrasi-kpu-blora-ajak-warga-nyoblos-dengan-fun-run

KPU Blora menggelar Pemilu Fun Run 2019 kemarin. Kegiatan yang dihadiri ribuan masyarakat tersebut, diharapkan mampu meningkatkan partisipasi pemilih pemilu.]]>

KOTA – KPU Blora menggelar Pemilu Fun Run 2019 kemarin. Kegiatan yang dihadiri ribuan masyarakat tersebut, diharapkan mampu meningkatkan partisipasi pemilih pada pemilu tanggal 17 April mendatang.

Kepala Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Slamet Pamuji yang mewakili Bupati Blora melepas langsung para peserta Run. “Kami sampaikan pesan dari bupati, agar semua yang sudah memiliki hak pilih untuk nyoblos, ke TPS. Jangan golput. Ayo datang ke TPS, jangan lupa ke TPS untuk nyoblos, dan  jangan ada warga Blora yang golput,” pesannya.

Ketua KONI Blora, Hery Sutiono, menerangkan rute yang ditempuh ratusan peserta Pemilu 2019 Fun Run sejuah 4,2 km. Mengelilingi kota Blora. Mulai dari depan kantor bupati, jalan Pemuda hingga finis di panggung hiburan alun-alun. “Peserta terdiri anak, pelajar dan dewasa,” ungkap Ketua KONI yang digandeng turut menyukseskan kegiatan tersebut.

Sementara itu Ketua KPU Moh. Khamdun, mengaku bangga dan memberikan apresiasi positif kehadiraan masyarkat Blora di event olahraga Minggu pagi Pemilu Fun Run. Di hadapan peserta dan penonton, Khamdum berkali-kali berpesan agar datang ke tempat pemungutan suara (TPS) di lingkungan masing-masing untuk mencoblos.

Khamdun menambahkan, kegiatan Fun Run merupakan kegiatan bergembira menyambut pesta demokrasi. “Peserta boleh lari, boleh jalan santai sesuai dengan rute yang telah ditentukan. Dan ini merupakan salah satu sosialisasi Pemilu 2019 kepada warga masyarakat agar menggunakan hak pilihnya ke TPS hari Rabu, 17 April 2019 mendatang,” terangnya.

]]>
Ali Mustofa Tue, 09 Apr 2019 01:19:30 +0700
<![CDATA[Ternyata, Ini Penyebab Target Jalan Mulus di Blora Tak Tercapai]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/09/130568/ternyata-ini-penyebab-target-jalan-mulus-di-blora-tak-tercapai https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/09/ternyata-ini-penyebab-target-jalan-mulus-di-blora-tak-tercapai_m_130568.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/09/ternyata-ini-penyebab-target-jalan-mulus-di-blora-tak-tercapai_m_130568.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/09/130568/ternyata-ini-penyebab-target-jalan-mulus-di-blora-tak-tercapai

Masyarakat Kabupaten Blora nampaknya harus lebih bersabar untuk memiliki jalan kondisi baik. Sebab hasil yang dicapai DPU masih di bawah target yang diharapkan.]]>

KOTA – Masyarakat Kabupaten Blora nampaknya harus lebih bersabar untuk memiliki jalan kondisi baik. Sebab hasil yang dicapai Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang masih di bawah target yang diharapkan. Pemicunya salah satunya adanya penambahan panjang ruas jalan dalam kondisi rusak berat dari perhutani yang menjadi jalan kabupaten.

“Prosentase Jalan Mantap ditargetkan 83,41%, realiasinya 56,37%. Semenatra Jalan Kondisi Baik target 2018 sebesar 62%, terealisasi 43,55%,” terang Bupati Djoko Nugroho belum lama ini.

Dia menambahkan, tahun kemarin, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang dialokasikan anggaran Rp 245,7 miliar. Terealisasi Rp 229,2 miliar. Atau sebesar 93,30%. Di mana realisasi anggaran tersebut dimanfaatkan untuk melaksanakan 12 program dengan 237 Kegiatan Prioritas.

Untuk hasil yang dicapai mulai dari, jalan mantap ditargetkan 83,41%, realiasinya 56,37%. Jalan Kondisi Baik target tahun 2018 sebesar 62%, realisasi 43,55%. Untuk jembatan dalam kondisi baik ditargetkan 78%, realisasi 86,07%.

Untuk panjang salurah drainase dalam Kondisi Baik ditargetkan 216 km, terealisasi 136,59 KM. Berbeda dengan jaringan irigasi. Realisasinya naik 3 persen lebih. Di mana target irigasi dalam Kondisi Baik 35,03%, terealisasi 38,18%.

“Begitu juga dengan tersedianya air irigasi untuk pertanian rakyat pada Sistem Irigasi yang sudah ada. Dari target 40% meleset dan hanya 31,5% yang terealisasi,” tambahnya.

Untuk prosentase penduduk yang mendapatkan air minum yang aman, ditargetkan 63,53%, realisasi 91,3%. Cakupan pelayanan sanitasi, dari target 93,94%, terealisasi 94%. Begitu juga dengan Perda RDTR yang ditetapkan. Meleset, dari target 1, realisasinya 0. “Tersedianya luasan RTH publik sebesar 20% dari luas wilayah kota/ kawasan perkotaan juga sama. Dari target 12,5%, Hanya terealisasi 8%,” tegasnya.

Menurutnya, beberapa target yang tidak tercapai target karena beberapa faktor. Jalan kondisi mantap dan baik misalnya. Prosentase kurang dari target karena adanya penambahan panjang ruas jalan dalam kondisi rusak berat dari perhutani yang menjadi jalan kabupaten. Begitu juga dengan panjang salurah drainase dalam kondisi baik. Belum tercapai karena kurangnya kepedulian masyarakat dalam pemeliharaan secara berkala pada saluran drainase.

Kalau ketersediaan air irigasi untuk pertanian rakyat belum sesuai target, disebabkan karena sumber air irigasi di Kabupaten Blora tergantung dari curah hujan. Sehingga pemenuhan air irigasi juga tergantung dari curah hujan yang ada. Begitu juga dengan Perda RDTR. Belum sesuai target karena masih menunggu penetapan revisi perda RTRW dalam proses evaluasi oleh provinsi.

“Untuk Penyediaan RTH, belum mencapai target karena kita lebih memprioritaskan pada peningkatan dan pengembangan fungsi RTH untuk ruang terbuka publik, serta belum tersedianya lahan untuk penambahan luasan RTH,” terang bupati.

]]>
Ali Mustofa Tue, 09 Apr 2019 01:07:46 +0700
<![CDATA[Solar Subsidi Diduga Disalahgunakan, Begini Tanggapan Ombudsman]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/09/130565/solar-subsidi-diduga-disalahgunakan-begini-tanggapan-ombudsman https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/09/solar-subsidi-diduga-disalahgunakan-begini-tanggapan-ombudsman_m_130565.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/09/solar-subsidi-diduga-disalahgunakan-begini-tanggapan-ombudsman_m_130565.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/09/130565/solar-subsidi-diduga-disalahgunakan-begini-tanggapan-ombudsman

Ombusmen RI berharap aparat tak menutup mata soal dugaan penyalahgunaan solar subsidi yang diduga untuk kebutuhan industri di Blora bisa diusut tuntas.]]>

KOTA – Ombusmen RI berharap aparat tak menutup mata soal dugaan penyalahgunaan solar subsidi yang diduga untuk kebutuhan industri di Blora bisa diusut tuntas. Salah satunya dugaan penggunaan solar subsidi di proyek Kementerian pekerjaan umum Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Balai Besar Wilayah Sungai Pamali Juana. Satker Operasi Dan Pemeliharaan Sumber Daya Air Pamali Juana.

Proyek yang menghabiskan anggaran Rp 13,4 miliar tersebut kuat diduga menggunakan solar bersubsidi. Di mana pekerjaanya dimulai pada 29 Oktober 2018 dan selama 210 hari kalender. Ironisnya, salah satu pemain diduga adalah Oknum PNS.

Kepala BKD Blora Anang Sri Danariyanto melalui Kepala Subbidang Pembinaan Pegawai Dan Peraturan Perundang-undangan Kristiawan Sri Hadi mengungkapkan, apabila ada oknum PNS yang bermain BBM subsidi jelas tidak diperbolehkan. Apalagi itu jelas ranah pidana. Selain itu PNS juga tidak diperkenankan bermain proyek yang bukan wilayahnya. “Kalau itu bukan bidangnya atau bukan kapasitasnya jelas tidak diperkenankan,”terangnya.

Sabarudin Hulu, Plh. Kepala Perwakilan Ombudsman RI Jawa Tengah mengaku seharusnya ini tidak terjadi. Pengawasan dari pertamina kepada SPBU harus maksimal, dan juga aparat penegak hukum untuk menindak. Apalagi ini BBM subsidi. Pengawasannya kurang maksimal.

“Ini menjadi perhatian kami di Ombudsman RI Perwakilan Jateng. Jika pengawas dari Pertamina dan instansi terkait tidak mengawasi maksimal, pengawasnya juga berpotensi melakukan mal administrasi. Yakni mengabaikan kewajiban hukum dalam melakukan pengawasan. Kita dorong, sinergitas instansi terkait untuk memaksimalkan pengawasan,” terangnya.

Sabarudin menambahkan, pengawasan tersebut merupakan kewenangan dari Kementerian ESDM dan BPH Migas. Saat ini juga sudah ada MoU dengan Polri dalam melakukan pengawasan dan penindakan. Selain itu, masyarakat juga punya hak untuk mengawasi.

“Di tingkat kabupaten/kota, ada penegak hukum. Pertamina wilayah juga punya tanggung jawab untuk awasi SPBU. SPBU wajib verifikasi dan melihat apakah ada surat rekomendasi dari OPD terkait dalam membeli BBM subsidi,” katanya.

Sebelumnya, Humas Pertamina MOR 4 Semarang, Andar Lestari mengaku, barang bersubsidi itu diawasi. Jika ada oknum dari SPBU yang melakukan pendistribusian di luar dari aturan yang berlaku, maka SPBU itu akan diberikan sanksi. Jika memang terbukti.

“Jika dari pembeli tidak bisa memberikan surat rekomendasi dari dinas terkait maka SPBU tidak diperkenankan untuk menjual,” imbuhnya.

Dia menegaskan, akan menegur keras jika SPBU/petugas tetap melayani soal subsidi  jika tetap menjual barang bersubsidi kepada orang yang bukan seharusnya (artinya bila pembeli tidak dapat memperlihatkan surat rekomendasi dari dinas terkait.” Sanksinya jelas berat,” jelasnya.

]]>
Ali Mustofa Tue, 09 Apr 2019 00:57:53 +0700
<![CDATA[Sensus Penduduk 2020 Terkoneksi Aplikasi Digital]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/06/130037/sensus-penduduk-2020-terkoneksi-aplikasi-digital https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/06/sensus-penduduk-2020-terkoneksi-aplikasi-digital_m_130037.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/06/sensus-penduduk-2020-terkoneksi-aplikasi-digital_m_130037.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/06/130037/sensus-penduduk-2020-terkoneksi-aplikasi-digital

Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Blora menggelar Pelatihan Petugas Pemetaan dan Pemutakhiran Muatan Wilayah Kerja Statistik (Wilkerstat).]]>

BLORA – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Blora menggelar Pelatihan Petugas Pemetaan dan Pemutakhiran Muatan Wilayah Kerja Statistik (Wilkerstat) di Hotel Kryad Arra, Cepu, kemarin. Pelatihan ini sebagai langkah persiapan awal pelaksanaan sensus penduduk (SP) pada 2020 mendatang.

Pelatihan ini digelar dalam beberapa gelombang. Gelombang pertama pada 28-31 Maret dengan membuka lima kelas dan ada 147 peserta. Gelombang kedua (1-4 April) dengan lima kelas ada 140 peserta. Gelombang ketiga (5-8 April) dengan empat kelas ada 110 peserta. ”Empat kelas itu, Kelas A untuk Kecamatan Japah dan Bogorejo, Kelas B dan C untuk Kunduran dan Ngawen, serta Kelas F untuk Kecamatan Banjarejo,” terang Kepala BPS Blora Heru Prasetyo.

Dia menjelaskan, kegiatan ini untuk mengembangkan statistical spatial framework sebagai jembatan integrasi informasi statistik dan geospasial. Selain itu, meningkatkan kualitas dan kuantitas ketersediaan kerangka induk wilayah kerja statistik sebagai dasar pelaksanaan lapangan SP 2020.

Dia menuturkan, pihaknya juga mengutamakan calon petugas pemetaan dan pemutakhiran wilayah kerja statistik dari warga desa setempat. Supaya mengetahui secara detail rumah yang akan dikunjungi.

”Ketika petugas nanti turun ke lapangan bisa langsung melakukan konfirmasi ke aparat setempat di tingkat RT. Sebab, meski ini tugas dari BPS, tetapi hasil untuk kepentingan Pemkab Blora khususnya dan pemerintah pusat umumnya,” jelasnya.

Nantinya, hasil akhir dari kegiatan pemetaan dan pemutakhiran muatan wilkerstat 2020 ini, sebagai pembentukan peta manual dan digital hingga lingkup terkecil, tingkat RT. ”Nantinya kita akan bisa melihat muatan dari tiap-tiap RT. Dari segi bangunan sensus maupun jumlah kepala keluarga di desa itu,” jelasnya.

Menurutnya, pada saat pelaksanaannya di lapangan nanti, para petugas akan dibekali peta manual desa yang telah diperbaiki pada 2018. Juga menggunakan handphone android, supaya dapat memetakan lebih detail. ”Nanti bisa terkoneksi dengan Google Maps, sehingga hasilnya benar-benar akurat,” jelasnya.

Menurutnya, BPS menggunakan aplikasi Wilkerstat sudah sejak 2018 dalam pembuatan peta desa dan di 2019 dibuat lebih spesifik hingga tingkat RT. ”Keunggulan penggunaan peta digital ini, untuk menghindari tumpang tindih antarwilayah,” katanya.

Hasil pemetaan ini, akan digunakan sebagai bahan untuk mengetahui wilayah kerja para petugas sensus penduduk pada 2020. Dalam pelaksanaannya, BPS menggunakan metode kombinasi. Yaitu perpaduan antara data registrasi sistem administrasi kependudukan yang dimiliki Kementerian Dalam Negeri dengan data di lapangan. Jadi, nanti tidak akan terjadi daerah-daerah yang tidak tersensus atau bahkan tersensus dua kali.

”Kepada stakeholder dari pemkab dan jajarannya sampai level RT, kami minta dukungan kelancaran sensus ini. Yaitu pada 22 April hingga 22 Mei mendatang. Kepada masyarakat kami berharap dapat menerima kedatangan dan membantu petugas lapangan dengan memberikan jawaban yang benar,” terangnya.

Sementara itu, Kepala BPS Provinsi Jateng Sentot Bangun Widoyono yang diwakili Kepala Bidang IPDS Agus Sudibyo mengungkapkan, tujuan dan manfaat Wilkerstat sebagai kerangka induk. Sehingga wilayah terkecil pencacahan (sensus) tak terjadi cacah ganda, salah cacah, dan lewat cacah.

]]>
Ali Mustofa Sat, 06 Apr 2019 09:28:05 +0700
<![CDATA[Disdukcapil: Program Akta Kelahiran di Blora Tembus 100 Persen]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/06/130022/disdukcapil-program-akta-kelahiran-di-blora-tembus-100-persen https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/06/disdukcapil-program-akta-kelahiran-di-blora-tembus-100-persen_m_1554520769_130022.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/06/disdukcapil-program-akta-kelahiran-di-blora-tembus-100-persen_m_1554520769_130022.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/06/130022/disdukcapil-program-akta-kelahiran-di-blora-tembus-100-persen

Program Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Blora untuk memberikan pelayanan cepat di bidang penerbitan administrasi kependudukan menuai buah manis.]]>

KOTA - Program Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Blora untuk memberikan pelayanan cepat di bidang penerbitan administrasi kependudukan seperti akta kelahiran, Kartu Identitas Anak (KIA), KTP dan Kartu Keluarga (KK) menuai buah manis. Kesuksesan Disdukcapil tersebut berkat kerja sama dengan RSU dan Kementerian Agama (Kemenag) dan organisasi lainnya yang ada di Kabupaten Blora.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Blora, Riyanto mengaku, melalui kerja sama dengan pihak rumah sakit ataupun puskesmas, bayi yang baru lahir bisa langsung membawa pulang identitas kependudukan. Baik akta lahir maupun KIA. Berkat kerja sama tersebut, kesadaran masyarakat untuk mengurus akta kelahiran terus mengalami peningkatan.

“Selama tahun 2018 kemarin, indikator rasio bayi berakte kelahiran hampir 100 persen. Di mana target awal 99 persen realisasi 99,41 persen,” terangnya.

Sementara untuk jumlah penduduk ber-KTP belum memenuhi target. Yaitu dari target 97% terealisasi sebesar 98,78%. Begitu juga dengan kepemilikan Kartu Identitas Anak (KIA). Dari target 90%, terealisasi 18,68%. “Belum tercapainya pencapaian kinerja indikator kepemilikan KIA ini karena peralatan cetak pada Dindukcapil terbatas. Selain itu, alat cetak yang ada diprioritaskan untuk cetak KTP,” imbuhnya.

Menurutnya, alokasi anggaran untuk penyelenggaraan Urusan Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil tahun 2018 kemarin sebesar Rp 3,3 miliar. Terealisasi sebesar Rp 3,2 miliar atau 96,69%. Realisasi Anggaran tersebut dimanfaatkan untuk melaksanakan 1 Program dengan 9 kegiatan prioritas.

]]>
Ali Mustofa Sat, 06 Apr 2019 08:51:17 +0700
<![CDATA[Wabup Arief Rohman Turun Tangan, RTLH Akhirnya Direhab]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/05/129867/wabup-arief-rohman-turun-tangan-rtlh-akhirnya-direhab https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/05/wabup-arief-rohman-turun-tangan-rtlh-akhirnya-direhab_m_1554452479_129867.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/05/wabup-arief-rohman-turun-tangan-rtlh-akhirnya-direhab_m_1554452479_129867.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/05/129867/wabup-arief-rohman-turun-tangan-rtlh-akhirnya-direhab

Kebahagiaan terpancar dari wajah Siti Damiyatini kemarin. Sekarang dia tidak perlu lagi takut rumahnya roboh dan bocor. Sebab rumah warga dapat bantuan rehab.]]>

KOTA - Kebahagiaan terpancar dari wajah Siti Damiyatini kemarin. Sekarang dia tidak perlu lagi takut rumahnya roboh dan bocor. Sebab rumah warga RT 06/RW 01, Kelurahan Tegalgunung, Kecamatan Blora Kota itu mendapat bantuan rehab dari pemkab melalui Baznas Kabupaten Blora.

Siti Damiyatini mengaku, selama ini rumah tersebut ditinggali lima orang. Yaitu kedua anaknya, dirinya sendiri, sang paman, dan sang ayah. Saat hujan tiba dan angin kencang mereka terpaksa mengungsi ke rumah tetangga mencari perlindungan. ”Kalau ada hujan dan angin ya mak krek-krek bunyinya. Hampir roboh kalau kena angin,” terangnya.

Sebagai ibu rumah tangga, untuk keperluan sehari-hari dia mengandalkan anaknya yang kerja jadi penjaga toko. Rencananya, selama rumah direhab, ayah dan pamannya diungsikan sementara ke rumah saudara yang ada di sebelah.

Siti Damiyatini sendiri sudah berstatus janda. Karena sang suami telah meninggal sekitar dua tahun lalu. Keluarganya sudah terdaftar dalam PKH, BPNT, dan JKN-KIS. Sedangkan kedua anaknya sudah lulus sekolah, bekerja namun belum berkeluarga.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Arief Rohman yang juga Ketua Tim Penanggulangan Kemiskinan Kabupaten Blora. Didampingi juga oleh pejabat terkait dan Forkompimda. Bantuan senilai Rp 15 juta itu diwujudkan untuk pembangunan rumah Siti Damiyatini yang bagian belakangnya hampir roboh, usai terkena hujan deras beberapa hari lalu.

”Berdasarkan laporan yang masuk, ada rumah tidak layak huni ditempati lima orang di Tegalgunung. Kami langsung koordinasikan dengan Baznas untuk dibantu,” ucap Wakil Bupati Arief Rohman.

Ketua Baznas Kabupaten Blora Ali Muchdhor menerangkan, bantuan yang diberikan bukan dalam bentuk uang tunai. Namun berupa material kayu dan sebagainya untuk kepentingan rehab rumah yang langsung dikerjakan oleh tukang dari Baznas, dengan biaya total Rp 15 juta. ”Alhamdulillah tadi dibantu anggota TNI, Polri, dan perangkat dari Kelurahan Tegalgunung, bersama para tetangga untuk pembongkarannya. Kayu yang baru juga sudah didatangkan untuk pengganti kayu lama yang sudah lapuk. Semoga bisa bermanfaat,” terangnya.

]]>
Ali Mustofa Fri, 05 Apr 2019 14:44:02 +0700
<![CDATA[DPRD Blora Terima Laporan APBD 2018]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/05/129856/dprd-blora-terima-laporan-apbd-2018 https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/05/dprd-blora-terima-laporan-apbd-2018_m_1554449214_129856.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/05/dprd-blora-terima-laporan-apbd-2018_m_1554449214_129856.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/05/129856/dprd-blora-terima-laporan-apbd-2018

DPRD Blora menggelar rapat paripurna kemarin. Yaitu tentang perubahan penyusunan program pembentukan peraturan daerah Kabupaten Blora tahun 2019.]]>

KOTA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Blora menggelar rapat paripurna kemarin. Yaitu tentang perubahan penyusunan program pembentukan peraturan daerah Kabupaten Blora tahun 2019. Bupati juga menyerahkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) 2018.

Rapat paripurna dipimpin langsung Ketua DPRD Blora Bambang Susilo di ruang pertemuan DPRD setempat, Kamis (4/4). Hadir pada rapat paripurna, Bupati Blora Djoko Nugroho, Wakil Bupati Blora Arief Rohman, Sekda Blora Komang Gede Irawadi, Forkopimda Blora, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), anggota DPRD Blora, pimpinan BUMN dan BUMD.

Juru bicara Badan Pembentukan Peraturan Daerah DPRD Blora Kartini dalam laporannya menyampaikan, tujuan penyusunan program pembentukan peraturan daerah di Blora ini untuk menentukan skala prioritas Ranperda yang akan dipersiapkan, disusun, dan atau dibahas dalam kurun waktu satu tahun.

”Bahwa hasil dari pembahasan program pembentukan peraturan daerah, harus dilaporkan oleh Badan Pembentukan Peraturan Daerah dalam Rapat Paripurna DPRD untuk ditetapkan menjadi keputusan DPRD,” ujarnya.

Dalam laporan program pembentukan peraturan daerah yang dilaporkan pada Rapat paripurna 26 November 2018 lalu, ada sebanyak 38 ranperda. Yaitu sembilan ranperda inisiatif DPRD Blora dan 26 ranperda Pemkab Blora, dan tiga ranperda komulasi terbuka.

”Maka kami Badan Pembentukan Peraturan Daerah DPRD Blora setelah mengadakan pertemuan dan koordinasi dengan Bagian Hukum Setda Blora menyetujui adanya perubahan,” jelasnya.

Perubahan yang dimaksud adalah penambahan satu Ranperda tentang Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Amerta Kabupaten Blora. Berikutnya, Ranperda dengan judul Izin Usaha Konstruksi dihapus. Karena sesuai dengan Peraturan Pemerintah RI Nomor 24 Tahun 2018 tentang Pelayanan Perizinan Berusaha Terintregasi Secara Elektronik atau Online Single Submission (OSS). Karena Izin Usaha Konstruksi sudah masuk di dalam OSS tersebut maka tidak perlu dibuatkan Perda.

Kemudian, ranperda tentang perangkat desa di hapus. Sebab rencana perda inisiatif ini akan memasukkan jabatan perangkat desa yaitu modin perempuan. Karena jabatan modin perempuan tidak ada dasar hukumnya, dan secara teknis apabila jabatan modin perempuan diperlukan tidak perlu dengan Perda cukup dengan surat keputusan kepala desa untuk penugasannya.

Dalam rapat paripurna kemarin juga dirangkaikan dengan penyerahan buku Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) akhir tahun anggaran 2018 oleh Bupati Blora Djoko Nugroho kepada DPRD.

LKPJ ini merupakan pertanggungjawaban realisasi pelaksanaan program dan kegiatan dalam APBD Tahun Anggaran 2018. Adapun penyusunan program dan kegiatan dalam APBD tersebut berpedoman pada Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Blora (RKPD) Tahun 2018.

]]>
Ali Mustofa Fri, 05 Apr 2019 13:57:13 +0700
<![CDATA[Pertamina Beri Sanksi SPBU Karangjati, Ini Faktor Penyebabnya]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/04/129609/pertamina-beri-sanksi-spbu-karangjati-ini-faktor-penyebabnya https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/04/pertamina-beri-sanksi-spbu-karangjati-ini-faktor-penyebabnya_m_1554366035_129609.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/04/pertamina-beri-sanksi-spbu-karangjati-ini-faktor-penyebabnya_m_1554366035_129609.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/04/129609/pertamina-beri-sanksi-spbu-karangjati-ini-faktor-penyebabnya

Pertamina akhirnya memberi sanksi kepada pengelola SPBU 44-58203 di Kelurahan Karangjati, Kecamatan Blora. Atas penyalahgunaan BBM solar bersubsidi.]]>

BLORA – Pertamina akhirnya memberi sanksi kepada pengelola SPBU 44-58203 di Kelurahan Karangjati, Kecamatan Blora. Atas penyalahgunaan BBM solar bersubsidi. Teguran dan sanksi itu berupa penghentian solar bersubsisi selama satu bulan.

Akhirnya mendapat teguran dan sanksi dari pihak pertamina. Yiatu berupa penghentian distribusi solar subsidi selama 1 bulan. Yaitu mulai 3 April hingga 3 Mei mendatang. Sementara untuk oknum SPBU, ditindak lanjuti oleh pihak SPBUnya.

Humas Pertamina MOR 4 Semarang Andar Lestari mengaku, SPBU yang bersangkutan telah diberi sanksi dan pembinaan. Salah satunya adalah dengan penghentian pendistribusian solar subsidi selama satu bulan.

”Yang dihentikan sementara solar satu bulan, produk yang lain tetap berjalan. Karena SPBU itu letaknya di tengah kota,” terangnya.

Dia menambahkan, terkait penyalahgunaa BBM Subsidi, SPBU akan digugat secara perdata. ”Pertamina ada hubungan kontrak kepada SPBU. Pertamina akan memberikan sanksi jika SPBU yang melanggar. Karena ada kontraknya. Jadi sifatya perdata,” terangnya.

Andar Lestari menambahkan, rencananya SPBU itu akan diberi spanduk bahwa sedang dalam tahap pembinaan oleh Pertamina. ”Tapi terhitung mulai tanggal (TMT) 3 April sampai 3 mei SPBU itu kami hentikan solarnya. Minta tolong ya dicek,” lanjutnya.

Sebelumnya, dia mengaku, barang bersubsidi itu diawasi. Jika ada oknum dari SPBU  yang melakukan pendistribusian di luar dari aturan yang berlaku, maka SPBU itu mendapat sanksi dari pertamina.

Pemberian sanksi itu setelah mencuatnya penjualan solar subsidi untuk kebutuhan industri. Pembeli membeli solar dengan jirigen, yang kemudian ditampung di tempat tertutup di sebelah SPBU Karangjati. Setelah terkumpul, solar subsisi itu kemudian didistribusikan. Ada juga yang dioplos. Dalam praktik itu, pembeli memberi upah mulai Rp 100 per liter kepada petugas SPBU.

]]>
Ali Mustofa Thu, 04 Apr 2019 15:06:01 +0700
<![CDATA[Tahun Ini Pemkab Prioritaskan Pembangunan dan Penurunan Kemiskinan]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/04/129583/tahun-ini-pemkab-prioritaskan-pembangunan-dan-penurunan-kemiskinan https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/04/tahun-ini-pemkab-prioritaskan-pembangunan-dan-penurunan-kemiskinan_m_129583.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/04/tahun-ini-pemkab-prioritaskan-pembangunan-dan-penurunan-kemiskinan_m_129583.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/04/129583/tahun-ini-pemkab-prioritaskan-pembangunan-dan-penurunan-kemiskinan

Sektor pembangunan dan kemiskinan menjadi fokus Pemkab Blora saat ini. Infrastruktur di wilayah pinggiran mulai dibangun menjadi prioritas penanganan kemiskinan]]>

BLORA – Sektor pembangunan dan kemiskinan menjadi fokus Pemkab Blora saat ini. Infrastruktur di wilayah pinggiran mulai dibangun. Selain itu, pemkab juga sudah memetakan desa zona merah yang menjadi prioritas penanganan kemiskinan.

Khusus pengentasan kemiskinan, Pemkab Blora telah memetakan desa-desa miskin menjadi prioritas penanganan di level kategori satu dan level kategori dua. Secara total dari 295 desa/kelurahan se-Kabupaten Blora, ada 46 desa yang masih masuk zona merah. Terbagi menjadi enam desa miskin prioritas satu, enam desa miskin priroritas dua, dan 34 desa miskin prioritas tiga.

”Ini yang akan kita arahkan untuk dikroyok dengan berbagai program secara bersama-sama, sehingga kemiskinan bisa segera turun,” terang Wakil Bupati Arief Rohman saat mengisi kuliah umum dengan tema di Kampus STAI Khozinatul Ulum.

Menurutnya, Pemkab Blora telah menetapkan beberapa program prioritas dengan tema besar .Yaitu, meningkatkan iklim investasi dan berusaha dengan memanfaatkan potensi daerah, didukung pemerataan infrastruktur wilayah yang berwawasan lingkungan. Di lain sisi, pembangunan infrastruktur juga akan menjadi perhatian pemkab. Hanya, dalam pembangunannya, akan dilakukan secara bertahap disesuaikan kemampuan anggaran dan skala prioritas.

”Pembangunan jalan tetap berlanjut secara bertahap. Selain itu, juga ada proyek besar yakni pembangunan Bandara Ngloram yang merupakan kegiatan nasional. Kemudian pembangunan jembatan Bengawan Solo di Kradenan yang saat ini sedang pembuatan DED,” tambahnya.

Wakil Bupati berharap para mahasiswa, maupun pemuda lainnya bisa memberikan masukan guna meningkatkan pembangunan Blora ke depan. ”Kami akan merangkul semua lapisan masyarakat agar pembangunan yang ada di Blora bisa berjalan lancar,” lanjutnya.

]]>
Ali Mustofa Thu, 04 Apr 2019 13:43:04 +0700
<![CDATA[Usai Pimpin Apel, Bupati Blora Jadi Guru TK Sehari]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/03/129355/usai-pimpin-apel-bupati-blora-jadi-guru-tk-sehari https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/03/usai-pimpin-apel-bupati-blora-jadi-guru-tk-sehari_m_129355.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/03/usai-pimpin-apel-bupati-blora-jadi-guru-tk-sehari_m_129355.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/03/129355/usai-pimpin-apel-bupati-blora-jadi-guru-tk-sehari

Dengan ramah dan penuh semangat, Bupati Blora Djoko Nugroho menyambut kedatangan ratusan siswa TK di Kantor Bupati. Bupati juga berinteraksi dan menjadi guru.]]>

KOTA – Dengan ramah dan penuh semangat, Bupati Blora Djoko Nugroho menyambut kedatangan ratusan siswa TK di Kantor Bupati Blora. Bupati juga berinteraksi dan menjadi guru bagi anak-anak TK itu.

Pemandangan berbeda terjadi pada Selasa (2/4) di Kantor Bupati Blora. Usai apel, kantor yang berada di Jalan Pemuda nomor 12 Kota Blora ini kedatangan ratusan anak-anak usia 2-6 tahun. Mereka datang berjalan kaki dari Alun-alun Blora membentuk barisan panjang mengular dengan memakai seragam serba merah.

Rupanya mereka adalah siswa siswi Kelompok Bermain (KB) dan Taman Kanak Kanak (TK) Islam Baitunnur Blora yang ingin bertemu dengan Bupati Djoko Nugroho. Setibanya di kantor bupati, dengan didampingi para guru, ratusan anak-anak kecil ini diarahkan untuk duduk lesehan di halaman belakang sembari menikmati rimbunnya taman air mancur.

”Assalamu’alaikum anak-anak. Bapak senang bisa berjumpa dengan kalian yang hebat-hebat ini. Ayo siapa yang berani maju ke depan nanti Bapak kasih hadiah,” sambut bupati.

Beberapa anak memberanikan diri untuk maju bersama bupati. Ada yang membacakan Surat Al Fatihah, menyanyi Balonku Ada Lima, dan beberapa lagu wajib yang mengajarkan nilai cinta tanah air. Atas keberaniannya tersebut, bupati pun memberikan apresiasi berupa bingkisan.

Selain mengajak nyanyi dan hafalan surat pendek, bupati juga mengajarkan tentang pentingnya keberanian dan mengenalkan lingkungan kantornya. ”Anak-anak harus kita latih jadi pemberani. Berani mengutarakan pendapatnya dan unjuk bakat. Seperti ini tadi kita latih keberanian mereka untuk tampil. Jangan sampai anak-anak kita menjadi generasi pemalu dan pendiam,” lanjut Bupati.

Kepada guru guru yang mendampingi, bupati berpesan agar mereka menanamkan nilai nilai kejujuran dan disiplin sejak dini. Menurut bupati, bagi anak-anak pendidikan karakter lebih penting ditanamkan sejak dini ketimbang ilmu pengetahuan umum lainnya.

 ”Saya minta agar anak-anak diajari kejujuran sejak dini. Jangan ajari mereka tentang bagaimana mendapatkan nilai terbaik, namun ajari mereka berlaku jujur, disiplin, dan toleransi dengan contoh perilaku sehari-hari. Contohnya budaya antre, ini salah satu karakter yang harus dibangun sejak dini,” terang Bupati.

Yahya, salah satu siswa kelas TK B merasa senang bisa bernyanyi di depan bupati. Ketika ditanya menyanyi lagu judul apa, dengan spontan ia jawab menyanyi lagu Kasih Ibu. ”Tadi nyanyi lagu Kasih Ibu Kepada Beta bersama teman-teman di hadapan Pak Bupati,” ucap Yahya sambil tersenyum.

Sementara itu, Kepala KB/TK Islam Baitunnur, Yelly Novitarini, menyampaikan bahwa kedatangan seluruh anak muridnya ke Kantor Bupati kali ini untuk belajar tentang kepemimpinan, pemerintahan, dan nasionalisme.

]]>
Ali Mustofa Wed, 03 Apr 2019 13:10:52 +0700
<![CDATA[Sehari, 2.000 Liter Solar Subsidi “Bocor”, Ini Faktor Penyebabnya]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/02/129160/sehari-2000-liter-solar-subsidi-bocor-ini-faktor-penyebabnya https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/02/sehari-2000-liter-solar-subsidi-bocor-ini-faktor-penyebabnya_m_129160.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/02/sehari-2000-liter-solar-subsidi-bocor-ini-faktor-penyebabnya_m_129160.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/02/129160/sehari-2000-liter-solar-subsidi-bocor-ini-faktor-penyebabnya

Bahan Bakar Minyak subsidi dari pemerintah nampaknya masih banyak disalahgunakan. Salah satunya solar. Beberapa oknum petugas SPBU juga memanfaatkan kesempatan.]]>

KOTA – Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi dari pemerintah nampaknya masih banyak disalahgunakan. Salah satunya solar. Beberapa oknum petugas SPBU juga memanfaatkan kesempatan ini. Sebab, mereka bisa mengambil keuntungan Rp 100 rupiah per liter.

Jawa Pos Radar Kudus mencoba menelisiknya. Hasilnya sangat mengejutkan. Satu orang bisa membeli BBM Solar bersubsidi sekitar 2 ton (2 ribu liter) dalam sehari. Setiap liternya, oknum petugas SPBU mendapat tambahan pundi-pundi Rp 100-500.

Praktik ini terbilang fulgar dan terang-terangan. Pertama, pembeli solar menurunkan jirigen di tempat yang tertutup. Tempat tertutup itu letaknya persis di sebalah SPBU di daerah Karangjati, Kecamatan Blora. Selanjutnya satu per satu jirigen dibawa oleh dua orang atau lebih ke pengisian SPBU di daerah Karangjati, Kecamatan Blora Kota untuk diisi solar.

Ada juga yang jirigen disembunyikan terlebih dahulu di dalam saluran air depan SPBU. Tujuannya agar tidak mencolok. Setelah melakukan pengisian, kemudian disimpan di tempat yang tertutup dengan seng. Mereka kembali mengambil jirigen yang kosong untuk diisi kembali. Hal ini terus dilakukan hingga semua dirigen terisi semua.

Selanjutnya, mobil pikap yang sudah menunggu datang untuk memuatnya. Setelah itu, solar dinaikkan mobil dan ditutup terpal, segera beranjak dengan kecepatan tinggi. Kemudian diantar ke salah satu penampungan minyak untuk dioplos.

Solar itu nantinya akan didistribusikan ke pelabuhan atau tempat industri lainnya di sekitar Jawa Tengah. Mulai dari Rembang, Pati, Kudus, Demak, Semarang, Batang, Pekalongan, dan Tegal.

Salah satu petugas SPBU yang enggan disebut namanya mengaku, setiap liternya dia mendapatkan Rp 100 rupiah. Diserahkan setelah pengisian Solar. Praktik ini sudah berlangsung lama. Bahkan di SPBU lain, petugas bisa mengambil keuntungan Rp 500 per liternya, atau Rp 5 ribu per jirigen. Sayangnya, setelah dicek, petugas SPBU tidak bisa menunjukkan surat tersebut.

”Pakai surat izin mas. Bisa dari kelurahan maupun dinas terkait. Suratnya sudah ada di dalam,” terangnya.

Sementara itu, NR salah satu petugas SPBU lain mengaku tidak tahu kalau ada pengisian solar bersubsidi di tempatnya. Dia megaku hal itu tidak diperbolehkannya. Bahkan dia sempat menghentikan pengisian solar tersebut. Selanjurnya, wartawan koran ini diajak masuk ke kantor SPBU bersama kurir yang bertugas mengambil solar.

Wartawan juga sempat disodorkan handphone Nokia warna merah miliknya yang sudah terhubungkan dengan pemesan solar tersebut. Tujuannya supaya tidak ada pemberitaan terkait praktik kotor tersebut. Jawa Pos Radar Kudus juga dipertemukan dengan pemesan solar.

Kepada wartawan koran ini, dia kembali menyampaikan supaya tidak mencatut namanya dan memberitakan SPBU tersebut. Takutnya binis yang dijalani tidak lagi berjalan. Dalam hal ini pemesan juga menyampaikan selain memberikan fee kepada operator SPBU, untuk melancarkan bisnis ini juga memberikan atensi kepada oknum aparat. ”Kalau atensi sudah urusan pemilik PT. Saya hanya sebagai penyedia barang,” terangnya.

Dia mengaku, setiap hari bisa mendapatkan solar subsidi sebanyak 2 ton (2 ribu liter) di tempat yang sama. Setiap liternya dia ambil keuntungan sebesar Rp 150 hingga Rp 450. Dia juga menggunakan jasa angkut dan membayarnya Rp 1,6 juta sampai di tempat.

Menurutnya, hampir semua SPBU melakukan praktik ini. Pemainnya beda-beda. Baik waktu pengambilan dan cara juga berbeda. Ada yang menggunakan tangki modifikasi, ada juga yang menggunakan jirigen seperti dirinya.

Ketua DPC Hiswana Migas eks-Karesidenan Pati Suma Novendi mengaku, pembelian dengan menggunakan jirigen hanya untuk usaha mikro kecil. Kalau ada surat rekomendasi untuk usaha mikro tidak masalah. Namun, apabila untuk dijual lagi tidak boleh. ”Jadi ada banyak aturannya. Selma ini memang pengawasan tidak ada. Tidak boleh pembelian jirigen dengan subsidi,” jelasnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Humas Pertamina MOR 4 Semarang Andar Lestari. Menurutnya pembelian solar subsidi selama ada surat rekomendasi dinas terkait tidak masalah. Namun apabila dijual kembali tidak diperbolehkan. Kalau pembeli tidak bisa menunjukkan surat resmi, SPBU dilarang untuk melayani. ”Kami akan menindak SPBU tersebut jika memang pembeliannya tidak menunjukkan surat resmi. Apalagi petugas menerima tips dari pembeli,” terangnya.

]]>
Ali Mustofa Tue, 02 Apr 2019 13:35:02 +0700
<![CDATA[Gandeng BPPT, Pemkab Blora Terapkan E-Government]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/02/129156/gandeng-bppt-pemkab-blora-terapkan-e-government https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/02/gandeng-bppt-pemkab-blora-terapkan-e-government_m_129156.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/02/gandeng-bppt-pemkab-blora-terapkan-e-government_m_129156.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/02/129156/gandeng-bppt-pemkab-blora-terapkan-e-government

Pemkab Blora jajaki kerja sama dengan Pusyantek Badan Pengkajian Dan Penerapan Teknologi Jakarta. Penjajakan kerja sama ini dalam hal teknologi informasi.]]>

OTA – Pemkab Blora jajaki kerja sama dengan Pusyantek Badan Pengkajian Dan Penerapan Teknologi (BPPT) Jakarta. Penjajakan kerja sama di antaranya dalam hal teknologi informasi seperti e-Government (e-budgeting dan e-planning), aplikasi peralatan pertanian untuk mengatasi permasalahan hasil pertanian di  paska panen, dan aplikasi lainnya.

Staf khusus bupati bidang IPTEK, Pemberdayaan Masyarakat, Penanggulangan Kemiskinan, Kearifan Lokal, Djati Walujastono mengungkapkan, dengan penjajakan dan dilanjutkan kerjasama nantinya banyak hal yang akan diperoleh Pemkab Blora. Mulai dari kegiatan yang melalui Pusyantek BPPT bersifat resmi, karena dilakukan berdasarkan kepada peraturan perundangan yang berlaku.

”Pusyantek BPPT melakukan segala urusan admisnistrasi kegitan kerja sama untuk bahan audit oleh Badan Pemeriksa Leuangan (BPK) dan Kantor Akuntan Publik (KAP),” tambahnya.

Djati menambahkan, kunjungan Pemkab Blora ke BPPT Jakarta kemarin dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Arief Rohman dan didampingi oleh sekda, kepala OPD terkait, dan dirinya. Dalam kunjungan tersebut, rombongan Pemkab Blora diterima oleh Kabid Pemasaran Lati,f mewakili Kepala Pusat Pelayanan Teknis (Pusyatek) BPPT.

Menurutnya, dalam e-budgeting yang dilakukan oleh vendor di BPPKAD dan e-planning yang dilakukan oleh vendor di Bappeda belum terintegrasi dengan baik. Selain itu, tidak ada transfer knowledge dari vendor kepada pegawai kedua OPD tersebut. Untuk itu, rencananya akan dilakukan kerja sama dengan BPPT menggunakan software ciptaan BPPT yang dinamakan sistem informasi managemen perancanaan, penganggaran dan pelaporan (Simral).

Dimana dalam kerja sama ini, 20 orang pegawai Pemkab Blora akan dilatih oleh BPPT untuk bisa mengoperasikan Simral tersebut. Sehingga Pemkab Blora tidak tergantung oleh vendor luar, dan dimungkinkan bisa mengembangkan software tersebut.

Begitu juga dalam penerapan peralatan pertanian untuk mengatasi melimpahnya hasil pertanian paska panen. Sehingga diharapkan petani tidak rugi karena dipermainkan harganya oleh tengkulak dalam penjualan hasil panen tesebut.

]]>
Ali Mustofa Tue, 02 Apr 2019 13:24:03 +0700
<![CDATA[Enam Rumah di Cepu Rusak Dihajar Angin Puting Beliung]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/02/129136/enam-rumah-di-cepu-rusak-dihajar-angin-puting-beliung https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/02/enam-rumah-di-cepu-rusak-dihajar-angin-puting-beliung_m_129136.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/02/enam-rumah-di-cepu-rusak-dihajar-angin-puting-beliung_m_129136.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/02/129136/enam-rumah-di-cepu-rusak-dihajar-angin-puting-beliung

Sebanyak enam rumah di Kecamatan Cepu, Blora, dihantam puting beliung kemarin. Akibatnya satu rusak parah dan sisanya rusak ringan.]]>

BLORA – Sebanyak enam rumah di Kecamatan Cepu, Blora, dihantam puting beliung kemarin. Akibatnya satu rusak parah dan sisanya rusak ringan.

Sebelumnya, wilayah Kecamatan Cepu juga diterjang banjir bandang kemarin malam. Akibatnya, 387 rumah warga terendam banjir. Mulai di Kelurahan Cepu, Kelurahan Balun, dan Desa Mulyorejo.

Banjir terjadi karena luapan dari beberapa sungai. Mulai dari Sungai Ngareng, Sungai Balun, dan Sungai Mulyorejo. Sehingga menggenangi ratusan pemukiman penduduk. Ketinggian air juga variatif. Mulai dari 30 sentimeter hingga 125 sentimeter.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana daerah (BPBD) Blora, Sunanto mengaku, tidak ada korban jiwa dalah musibah puting beliung kemarin. Hanya saja, enam rumah mengalami kerusakan. Mulai dari atap rumah, kamar mandi, dan ruang tamu.

Keenam warga yang terdampak puting beliung adalah Bambang Purwanto, 57, di RT 03/RW VI, Kecamatan Cepu, Blora. Kerugian mencapai Rp 5 juta. “Atap rumah di bagian dapur, kamar mandi, dan ruang tamu mengalami kerusakan akibat terjangan angin kencang,” jelasnya.

Lainnya, adalah Lutfi, 60; Teguh, 59; Sugihartoyo, 60; Yantoyo, 58; dan Tinuk, 48. Seluruhnya berada di RT 3/RW IV. Kerusakannya cenderung sama. Yakni genteng rumah beterbangan. “Masing-masing kerugiannya sekitar Rp 500 ribu,” jelasnya.

Mengingat kondisi cuaca seperti ini, pihaknya mengimbau masyarakat tetap waspada. Jangan pernah di rumah sendirian. Apabila ada angin kencang segera keluar rumah. Mencari tempat perlindungan yang aman.

“Petugas kami telah melakukan pendataan di lokasi terdampak. Kami mengimbau masyarakat tetap waspada dengan cuaca akhir-akhir ini,” jelasnya

]]>
Ali Mustofa Tue, 02 Apr 2019 11:30:26 +0700
<![CDATA[Gedung Baru Jadi Kado Ulang Tahun ke-69 RSUD dr R Soetijono]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/01/128871/gedung-baru-jadi-kado-ulang-tahun-ke-69-rsud-dr-r-soetijono https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/01/gedung-baru-jadi-kado-ulang-tahun-ke-69-rsud-dr-r-soetijono_m_128871.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/01/gedung-baru-jadi-kado-ulang-tahun-ke-69-rsud-dr-r-soetijono_m_128871.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/01/128871/gedung-baru-jadi-kado-ulang-tahun-ke-69-rsud-dr-r-soetijono

Kemarin Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr R Soetijono Blora ulang tahun ke-69. Salah satu kadonya, rumah sakit tersebut punya gedung baru.]]>

BLORA – Kemarin Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr R Soetijono Blora ulang tahun ke-69. Salah satu kadonya, rumah sakit tersebut punya gedung baru. Yang khusus untuk menangani pasien kritis dewasa dan anak-anak.

Bupati Blora Djoko Nugroho dalam perayaan kemarin mengungkapkan, ulang tahun ke-69 harus jadi pendongkrak semangat melayani masyarakat dengan baik. ”Peralatan kesehatan dan gedungnya terus kita bangun agar lebih lengkap serta nyaman. Maka pelayanan juga harus semakin baik, saya pesankan ini sama Pak Direktur,” ucap Bupati Djoko Nugroho.

Bicara soal gedung, tahun depan Pemkab Blora membangun gedung Dinas Kesehatan (Dinkes) yang baru di Kelurahan Beran. Setelah gedung itu jadi, kantor Dinkes lama yang berada di samping RSUD bisa dimanfaatkan untuk perluasan rumah sakit.

Direktur RSUD dr R Soetijono Nugroho Adiwarso menerangkan, perayaan kemarin juga diselingi dengan peresmian gedung ICU-PICU-NICU. Gedung itu merupakan bangunan baru yang dilengkapi dengan fasilitas modern. Di dalamnya, ada ruangan untuk melayani perawatan pasien kritis dewasa dan anak-anak. ”Ini adalah ruang yang terbaik di RS se eks Karesidenan Pati,” ujarnya.

Soal sumber daya manusia (SDM), Pemkab Blora juga sudah menambah personel. Salah satunya lewat pengangkatan CPNS pekan lalu. Baik dari tenaga kesehatan, dokter, maupun perawat terampil.

”Beberapa dokter dan perawat CPNS baru ini juga ada yang ditempatkan di RSUD Blora. Saya berharap mereka bisa menjadi agen pembaharuan yang penuh inovasi, sehingga pelayanan di RSUD bisa semakin baik. SDM baru, membawa ilmu baru, agar ditularkan kepada SDM lama. Jangan sampai ada senior junior. Semua bekerja sama untuk kebaikan pelayanan rumah sakit,” terang bupati.

]]>
Ali Mustofa Mon, 01 Apr 2019 11:32:33 +0700
<![CDATA[Tiga Sungai Meluap, Ratusan Rumah di Cepu Terendam Banjir]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/30/128584/tiga-sungai-meluap-ratusan-rumah-di-cepu-terendam-banjir https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/30/tiga-sungai-meluap-ratusan-rumah-di-cepu-terendam-banjir_m_128584.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/30/tiga-sungai-meluap-ratusan-rumah-di-cepu-terendam-banjir_m_128584.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/30/128584/tiga-sungai-meluap-ratusan-rumah-di-cepu-terendam-banjir

Ratusan rumah di tiga kelurahan di Kecamatan Cepu sempat terendam. Penyebabnya, karena curah hujan tinggi dan tiga sungai meluap. Kemarin, air mulai menyusut.]]>

BLORA – Ratusan rumah di tiga kelurahan di Kecamatan Cepu sempat terendam. Penyebabnya, karena curah hujan tinggi dan tiga sungai meluap. Beruntung, kemarin air yang menggenang di rumah warga mulai menyusut.

Total ada 387 rumah warga yang kebanjiran. Mulai di Kelurahan Cepu, Kelurahan Balun, dan Desa Mulyorejo. Semuanya di Kecamatan Cepu, Blora. Banjir itu terjadi pada Kamis (28/3) lalu. Sedangkan air mulai masuk ke rumah warga sekitar pukul 16.30.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana daerah (BPBD) Blora Sunanto mengaku, banjir terjadi karena luapan dari beberapa sungai. Mulai dari Sungai Ngareng, Sungai Balun, dan Sungai Mulyorejo. Sehingga menggenangi ratusan pemukiman penduduk. Ketinggian air juga variatif. Mulai dari 30 sentimeter hingga 125 sentimeter.

”Yang paling parah terjadi di Dukuh Balun, Kelurahan Balun. Ketinggian air mencapai 125 sentimeter yang merendam sebanyak 40 rumah,” terangnya.

Mantan Camat Ngawen ini mengaku, untuk wilayah yang paling banyak unit rumah terendam ada di Kelurahan Cepu. Seperti di Kampung Ngareng (stasiun kota) sebanyak 70 rumah dengan ketinggian 50-80 sentimeter.

Begitu juga di Dukuh Balun Ledokan, Kelurahan Balun. Mulai dari Balun Kesehatan, ada 42 rumah terendam air dengan ketinggian 50-80 sentimeter, Balun Sawahan ada 90 rumah ketinggian 50-80 sentimeter. Selanjutnya, Balun Kandang Doro ada 30 rumah dengan ketinggian air 30-50 sentimeter. Berikutnya Balun Swadaya ada 40 rumah ketinggian 80-125 sentimeter.

Untuk  Desa Mulyorejo, air merendam sekitar 45 rumah. Dengan ketinggian 40-80 sentimeter. Selain itu merendam jalan nasional dengan ketinggian 30-50 sentimeter. Lainnya, adalah  Balun Ledokan ada 70 rumah terendam, dengan ketinggian air sekitar 30-70 sentimeter.

Sunanto menambahkan, saat ini kondisinya sudah normal. Air yang sempat menggenang ratusan rumah itu sudah menyusut sejak kemarin. Masyarakat juga sudah kembali beraktivitas seperti biasa. ”Sekarang kondisinya sudah normal,” jelasnya.

]]>
Ali Mustofa Sat, 30 Mar 2019 12:33:45 +0700
<![CDATA[Tutup TMMD ke-104, Pangdam Bagikan Paket Sembako Gratis]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/28/128144/tutup-tmmd-ke-104-pangdam-bagikan-paket-sembako-gratis https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/28/tutup-tmmd-ke-104-pangdam-bagikan-paket-sembako-gratis_m_128144.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/28/tutup-tmmd-ke-104-pangdam-bagikan-paket-sembako-gratis_m_128144.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/28/128144/tutup-tmmd-ke-104-pangdam-bagikan-paket-sembako-gratis

Danrem 073/Makutarama, Kolonel Arm. Moch Erwansjah, secara resmi menutup TMMD Reguler ke-104 Kodim 0721/Blora, di Desa Jurangjero, Kecamatan Bogorejo.]]>

BLORA -  Danrem 073/Makutarama, Kolonel Arm. Moch Erwansjah, secara resmi menutup TMMD Reguler ke-104 Kodim 0721/Blora, di Desa Jurangjero, Kecamatan Bogorejo, Rabu (27/3). Usai upacara penutupan di lapangan sepak bola Desa Nglengkir, Kecamatan Bogorejo, kegiatan diisi dengan penyerahan ratusan paket sembako.

Hadir dalam kesempatan tersebut,  Kapolres Blora, AKBP Antonius Anang, Bupati Blora yang diwakili Sekda Blora, Komang Gede Irawadi, Kajari Blora Made Sudiatmika, Danyonif 410/Alugoro, Letkol Inf. Irvan Christian Tarigan, serta masyarakat sekitar lokasi.

Pembagian 150 paket sembako gratis dari Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi diberikan untuk masyarakat Desa Jurangjero dan Desa Ngelengkir. Selain pembagian sembako, juga ada pasar murah, stan pelayanan SIM dari Satlantas Blora, pelayanan KTP dari Dindukcapil Kabupaten Blora. 

Dandim 0721/Blora, Letkol Inf. Ali Mahmudi usai memotong pita tanda selesainya pelaksanaan TMMD Reguler ke-104 Kodim 0721/Blora di Desa Jurangjero, Bersamaan berharap semua hasil TMMD bisa bermanfaat maksimal bagi warga desa sasaran dan sekitarnya.   

Tak hanya itu, orang nomor satu di jajaran Kodim 0721/Blora itu menjelaskan di TMMD Reguler ke-104 di Desa Jurangjero ada enam kegiatan fisik dan berbagai kegiatan non fisik. Untuk kegiatan fisik cukup bervariasi, mulai pembangunan jalan makadam sepanjang 1.360 meter, jambanisasi, pembangunan talud, rehab rumah tidak layak huni (RTLH), rehab Musala.

Ditambahkan, selain kegiatan fisik, ada juga sejumlah kegiatan non fisik, diantaranya  penyuluhan kesehatan, sosialisasi kesehatan KB, penyuluhan kamtibmas, sosialisasi bela negara, sosialisasi bahaya narkoba, dan sejumlah kegiatan lainnya.

]]>
Ali Mustofa Thu, 28 Mar 2019 13:14:07 +0700
<![CDATA[Bupati Usulkan Blora-Ngawi Jadi Jalan Provinsi]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/28/128129/bupati-usulkan-blora-ngawi-jadi-jalan-provinsi https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/28/bupati-usulkan-blora-ngawi-jadi-jalan-provinsi_m_128129.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/28/bupati-usulkan-blora-ngawi-jadi-jalan-provinsi_m_128129.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/28/128129/bupati-usulkan-blora-ngawi-jadi-jalan-provinsi

Bupati Blora, Djoko Nugroho hadir dalam Musrenbangwil se-Karesidenan Pati dimanfaatkan menyampaikan unek-uneknya kepada Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.]]>

BLORA - Bupati Blora, Djoko Nugroho hadir dalam Musyawarah Rencana Pembangunan Wilayah (Musrenbangwil) se-Karesidenan Pati dimanfaatkan menyampaikan unek-uneknya kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, mulai peningkatan infrastruktur Jalan Blora-Ngawi, data kemiskinan hingga percepatan pembangunan Bandara Ngloram.

Bupati Blora, Djoko Nugroho menyampaikan sepuluh usulan pembangunan yang kesemuanya adalah perbaikan infrastruktur jalan. Khusus jalan Blora-Randublatung tembus Ngawi, agar bisa ditingkatkan menjadi jalan provinsi. Pertimbangannya, karena seiring dengan beroperasinya jalan tol Jakarta-Surabaya lewat Ngawi, banyak warga yang memilih lewat tol untuk ke Surabaya maupun Jakarta. “Ini agar akses jalan semakin lancar dan mendorong pertumbuhan ekonomi Blora selatan,” ucap Bupati Djoko Nugroho.

Begitu juga Jalan Jepon-Bogorejo-Jambetelu diusulkan untuk ditingkatkan dari jalan Kabupaten menjadi jalan Provinsi karena jalur tersebut merupakan penghubung dua Kabupaten di dua Provinsi, yakni Blora Jateng menuju Tuban Jatim.

Selain infrastruktur jalan, bupati juga meminta dukungan percepatan pembangunan Bandara Ngloram yang tahun ini mulai dilakukan. Sedangkan pembangunan jembatan Bengawan Solo di Medalem saat ini sedang pembuatan Detail Engineering Design (DED), pembangunannya akan dilaksanakan tahun depan oleh Pemkab Bojonegoro.

“Jika seluruh jalan bisa terbangun baik, maka akses perekonomian masyarakat membaik. Sehingga kemiskinan bisa ditekan. Khusus kemiskinan ini, kami sudah petakan 46 desa desa miskin yang butuh intervensi. Mohon izin Pak Gubernur untuk bantuan 813 bedah RTLH akan kami fokuskan ke desa desa miskin saja agar progresnya kelihatan,” lanjutnya.

Selanjutnya, bupati minta izin kepada Gubernur agar bisa diberi kemudahan untuk melakukan pendataan ulang PKH karena saat ini banyak yang tidak tepat sasaran. “Masih banyaknya program bantuan PKH yang tidak tepat sasaran, untuk mengubah itu ternyata kami kesulitan. Mohon bantuannya Pak Gubernur agar bisa secepatnya kita ubah database nya,” terangnya.

Mendengar usulan bupati, Gubernur Ganjar Pranowo didampingi Sekda Jateng dan seluruh Kepala OPD Provinsi Jawa Tengah, langsung memberikan respons positifnya. “Perbaikan infrastruktur jalan memang sangat perlu dilakukan. Kami akan dukung terus. Randublatung-Getas sudah kita anggarkan tahun ini. Ke depan kita usulkan kembali lanjutannya,” ucap Gubernur.

Soal kemiskinan, Gubernur yang akrab disapa Mas Ganjar ini mengapresiasi Bupati Blora yang telah memetakan desa desa miskin menjadi beberapa prioritas penanggulangan. “Ini langkah yang bagus. Kita akan dukung, tidak hanya dari APBD saja, coba nanti kita carikan dari CSR. Adanya Baznas di masing masing kabupaten, tolong juga dimaksimalkan untuk ngroyok kemiskinan,” lanjutnya.

]]>
Ali Mustofa Thu, 28 Mar 2019 12:03:49 +0700
<![CDATA[Ini Lima Sektor Prioritas Pembangunan Pemkab di 2020]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/27/127893/ini-lima-sektor-prioritas-pembangunan-pemkab-di-2020 https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/27/ini-lima-sektor-prioritas-pembangunan-pemkab-di-2020_m_127893.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/27/ini-lima-sektor-prioritas-pembangunan-pemkab-di-2020_m_127893.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/27/127893/ini-lima-sektor-prioritas-pembangunan-pemkab-di-2020

Pemerintah Kabupaten Blora mengusung lima prioritas pembangunan RKPD 2020. Mulai dari pengentasan kemiskinan, peningkatan kualitas SDM dan kualitas hidup.]]>

KOTA – Pemerintah Kabupaten Blora mengusung lima prioritas pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2020. Mulai dari pengentasan kemiskinan, peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan kualitas hidup, peningkatan iklim investasi dan berusaha, pemerataan infrastruktur yang berwawasan lingkungan, serta peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan.

Hal ini disampikan Bupati Blora Djoko Nugroho dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) untuk menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2020 di Ballroom Hotel Allium Kecamatan Cepu.

Menurutnya, untuk pengentasan kemiskinan, pihaknya telah memetakan enam desa termiskin. Sedangkan secara total dari 295 desa/kelurahan se-Kabupaten Blora, ada 46 desa yang masih masuk zona merah. ”Ini yang akan kita arahkan untuk dikeroyok bersama sehingga kemiskinan bisa segera turun,” lanjut bupati.

Menurut bupati, adanya bantuan bedah rumah sebanyak 850 unit dari pemerintah akan diberikan untuk desa-desa miskin yang telah dipetakan. Tidak dibagi rata untuk semua desa se-Kabupaten Blora.

”Saya akan sampaikan ke Pak gubernur agar bantuan bedah rumah tidak layak huninya dipusatkan ke desa-desa miskin. Sehingga nanti hasil penurunan kemiskinannya akan kelihatan, daripada dibagi rata se-kabupaten,” jelasnya.

Sedangkan di bidang investasi, bupati ingin ada investor pabrik pakan ternak. Karena potensi jagung di Kabupaten Blora sangat besar. Terbesar kedua di Jawa Tengah setelah Grobogan. Disamping itu, bupati yang akrab disapa Kokok ini ingin industri kayu jati bisa berkembang dengan adanya pabrik pengolahan kayu.

Khusus untuk infrastruktur, pemerataan pembangunan jalan kabupaten menurutnya akan terus dilanjutkan. Bupati juga meminta agar seluruh camat dan kades, yang wilayahnya ada di jalur Blora-Rembang atau Blora-Cepu bisa memanfaatkan potensi jalan nasional yang kini sedang dilebarkan. Caranya dengan membangun sentra-sentra ekonomi baru.

Sepakat dengan komitmen bupati untuk pemerataan infrastruktur jalan, Ketua DPC PDIP Kabupaten Blora M Dasum yang ikut hadir dalam forum Musrenbang itu mengusulkan, agar tahun 2020 nanti jalan tembus Kedungtuban menuju Sambong dan Jepon bisa diperbaiki. ”Untuk memangkas jarak tempuh dari Kedungtuban menuju Blora, tanpa melalui Cepu. Sebaiknya jalan Kedungtuban melalui Galuk tembus Temengeng-Sambong serta Blungun Jepon juga diperbaiki,” kata Dasum.

Bupati Djoko Nugroho pun menerima usulan itu dan meminta kepada Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) untuk menganggarkannya di tahun 2020. ”Adanya jalan nasional Rembang-Blora-Cepu yang kini mulai ramai dan sedang dilebarkan akan membawa dampak ekonomi bagi masyarakat. Baca potensi itu,” terang Bupati.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga memberikan penghargaan kepada tiga OPD yang tahun lalu telah melakukan perencanaan program kerja terbaik se-Kabupaten Blora. Juara I diraih oleh Badan Kepegawaian Daerah, juara II Kecamatan Jepon, dan juara III Satpol PP.

]]>
Ali Mustofa Wed, 27 Mar 2019 12:09:53 +0700
<![CDATA[PD BPR Blora Launching Produk Tabungan Presma Plus dan KMP ]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/22/126780/pd-bpr-blora-launching-produk-tabungan-presma-plus-dan-kmp https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/22/pd-bpr-blora-launching-produk-tabungan-presma-plus-dan-kmp_m_126780.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/22/pd-bpr-blora-launching-produk-tabungan-presma-plus-dan-kmp_m_126780.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/22/126780/pd-bpr-blora-launching-produk-tabungan-presma-plus-dan-kmp

PD. BPR Blora me-launching produk Tabungan Presma Plus dan Kredit Mikro Presma (KMP) tahun 2019 kemarin. Acara dibarengkan dengan undian Tabungan Presma ke-7.]]>

BLORA - PD. BPR Blora me-launching produk Tabungan Presma Plus dan Kredit Mikro Presma (KMP) tahun 2019 kemarin. Acara dibarengkan dengan undian Tabungan Presma ke-7 tahun 2019 di Resto D’Joglo Blora. Hadir dalam acara itu sekitar 150 orang. Mulai dari unsur dinas, instansi, BUMD, perbankan, nasabah, dan lainnya.

Direktur Utama PD. BPR Blora Arief Syamsuhuda mengaku, kegiatan ini memberikan rangsangn kepada para penabung berupa hadiah. Sehingga akan termotivasi meningkatkan saldo Tabungan Presmanya.

Selain itu meningkatkan kesadaran dan memberikan motivasi  kepada masyarakat. Khususnya di Kabupaten Blora. Agar menempatkan dananya di PD. BPR Blora. Salah satunya dalam bentuk tabungan Prestasi Masyarakat  (tabungan Presma). Selain itu untuk memberikan  pengertian  kepada  masyarakat dengan menabung di  PD. BPR Blora  dapat  berpengaruh  terhadap peningkatan pembangunan  daerah. Khususnya di Blora.

Dia menambahkan, perusahaan daerah BPR Blora adalah bank yang sahamnya 100 persen milik Pemerintah Kabupaten Blora. Berawal dari modal disetor sebesar Rp 50 juta di 1998, terhitung mulai 31 Desember 2017 sampai dengan tanggal 31 Desember 2018, pertumbuhan PD. BPR Blora telah menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan. Baik dari sisi asset, maupun lainnya.

“Kami merasa, bahwa sampai saat ini apa yang kami peroleh atau raih masih belum optimal. Untuk itu kami berharap tahun–tahun mendatang bisa lebih kami tingkatkan lagi. Sehingga kontribusi deviden dari PD BPR Blora untuk setoran PAD bisa lebih meningkat pula. 50 persen dari laba setelah pajak disetor ke PAD,” terangnya.

Arief menambahkan, untuk nilai tingkat kesehatan bank (Camel) sampai 31 Desember 2018 total skor atau nilai adalah 93,42 dengan predikat sehat (standart sehat nilai 81). Pihaknya juga berharap dalam rangka percepatan pembangunan ekonomi kerakyatan dengan intensifikasi pertanian dalam arti luas, UMKM dan industri padat karya, PD. BPR Blora berupaya lebih memprioritaskan pemberian pinjaman kepada sektor UMKM di Blora. Sehingga lebih berdaya guna dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas produknya.

“Ekonomi kerakyatan di Kabupaten Blora dapat tumbuh dan berkembang. Sehingga akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Blora,” tambahnya.

Dia menambahkan, dalam dua tahun berturut–turut yaitu 2017-2018, atas doa restu dan dukungan semua pihak khususnya nasabah, Agustus 2018 PD. BPR Blora meraih Info Bank Award dengan predikat Kinerja Sangat Bagus Untuk Kriteria Asset Rp 25 miliar – Rp 50 miliar. Dan di tahun  ini (Majalah Info Bank Edisi Pebruari 2019) PD. BPR Blora meraih Prestasi Top BUMD rangking 6 Nasional Untuk Kriteria Asset Rp 50 miliar – Rp 100 miliar (kinerja tahun 2018 ).

Bupati Djoko Nugroho mendukung produk Tabungan Presma Plus dan Kredit Mikro Presma (KMP) tahun 2019 yang di-launching kemarin. Bupati juga mengucapkan terima kasih kepada PD. BPR Blora. Dia juga berharap PD. BPR Blora bisa merangkul dan membantu rakyat kecil yang membutuhkan. Sehingga mereka bisa berkembang dan berhasil dalam setiap usahanya. “Terima kasih kerawuhannya. Nak nabung di BPR Blora geh (terima kasih kedatangannya. Kalau menabung di BPR Blora ya, Red),” pintanya.

]]>
Ali Mustofa Fri, 22 Mar 2019 08:29:52 +0700
<![CDATA[Berikan Dukungan, Istri Dandim Bagikan Nasi ke Satgas TMMD]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/21/126555/berikan-dukungan-istri-dandim-bagikan-nasi-ke-satgas-tmmd https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/21/berikan-dukungan-istri-dandim-bagikan-nasi-ke-satgas-tmmd_m_126555.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/21/berikan-dukungan-istri-dandim-bagikan-nasi-ke-satgas-tmmd_m_126555.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/21/126555/berikan-dukungan-istri-dandim-bagikan-nasi-ke-satgas-tmmd

Ibu-ibu Persit KCK Cabang XLII Kodim 0721/Blora merasakan ekstremnya medan desa sasaran TMMD Reguler ke-104. Kedatangan mereka untuk memberi dukungan.]]>

BOGOREJO – Ibu-ibu Persit KCK Cabang XLII Kodim 0721/Blora merasakan ekstremnya medan desa sasaran TMMD Reguler ke-104. Kedatangan mereka untuk memberi dukungan kepada Satgas TMMD yang sedang bertugas dan membagikan nasi.

Mereka datang untuk membuktikan bahwa apa yang diberitakan medan Desa Jurangjero, Kecamatan Bogorejo itu terjal. Benar saja, mereka sempat kesulitan ketika sampai di lokasi sasaran fisik TMMD. Bahkan, anggota Persit ada yang sempat terjebak dalam jalan berlumpur.

Namun, medan yang terjal dan licin tersebut tidak menyurutkan semangat ibu-ibu Persit Kodim Blora  untuk menuju ke lokasi TMMD. Kedatangan mereka untuk memberi dukungan moral kepada satgas dan warga agar lebih giat bekerja. '

Kedatangan ibu-ibu Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XLII Kodim 0721/Blora, dengan dipimpin langsung Ketua Persit Yeni Ali Mahmudi. Mereka melihat secara langsung kegiatan yang di lakukan oleh TNI dan masyarakat.

Apalagi saat datang di lokasi TMMD, juga membawa buah tangan berupa makanan dan minuman segar. Tentu akan menjadi suguhan pelepas dahaga bagi TNI dan masyarakat di sela-sela kesibukannya menyelesaikan sasaran TMMD.

Pada kesempatan tersebut ketua dan pengurus Persit juga membagikan nasi kotak kepada masyarakat dan anggota satgas TMMD. ”Sebagai wujud kebanggaan, kami juga harus bisa memberikan semangat kepada bapak-bapak yang bertugas di TMMD ini,” ucapnya. 

]]>
Ali Mustofa Thu, 21 Mar 2019 10:09:14 +0700
<![CDATA[Kali Ketiga, Kemendes PTT Latih Puluhan Peternak Ayam Joper]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/20/126389/kali-ketiga-kemendes-ptt-latih-puluhan-peternak-ayam-joper https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/20/kali-ketiga-kemendes-ptt-latih-puluhan-peternak-ayam-joper_m_126389.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/20/kali-ketiga-kemendes-ptt-latih-puluhan-peternak-ayam-joper_m_126389.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/20/126389/kali-ketiga-kemendes-ptt-latih-puluhan-peternak-ayam-joper

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi melalui Balai Besar Latihan Masyarakat (BBLM) Yogyakarta kembali melaksanakan Prukades.]]>

BANJAREJO – Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) melalui Balai Besar Latihan Masyarakat (BBLM) Yogyakarta kembali melaksanakan Pelatihan Produk Unggulan Kawasan Pedesaan (Prukades) kemarin. Yaitu berupa pelatihan ternak ayam Jowo Super (Joper) selama lima hari.

Pada tahun ketiga ini, pelatihan dipusatkan di Balai Desa Gadu. Diikuti sebanyak 30 orang dari tiga desa. Yakni Desa Gadu, Sambong, dan Temengeng. ”Peserta akan mengikuti pelatihan selama lima hari. Mereka sebelumnya telah diseleksi dari desa masing-masing,” terang Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat Dinas PMD Sri Widjanarsih.

Mewakili Kepala BBLM Yogyakarta, Kepala Bidang Penyelenggaraan BBLM Yogyakarta M Hery Salugu menyampaikan, pelatihan Prukades ternak ayam joper di Blora ini sudah berjalan tiga tahun. Selain itu telah melahirkan lebih dari seratus peternak dari berbagai desa.

”Ternak ayam joper sangat cocok dikembangkan karena mempunyai beberapa kelebihan. Diantaranya mudah beradaptasi dengan lingkungan, lebih tahan terhadap penyakit, pertumbuhan lebih cepat, harga relatif stabil, dan rasa dagingnya hampir sama dengan ayam jawa asli,” ucapnya.

Disamping itu, permintaan pasar yang cukup tinggi terhadap daging ayam kampung (jawa). Sehingga membuat budidaya ternak unggas jawa super sangat terbuka pasarnya untuk dikembangkan di masyarakat.

Wakil Bupati Blora Arief Rohman menyatakan, pelatihan itu merupakan salah satu wujud program pemberdayaan masyarakat. Tujuannya untuk mengurangi pengangguran dan kemiskinan. Diharapkan, pelatihan tahun ketiga ini berhasil dan bisa menekan angka kemiskinan serta pengangguran.

Sementara itu, yang sudah berhasil pada pelatihan tahun pertama dan tahun kedua diminta bisa ikut mendampingi peserta tahun ketiga ini. ”Tularkan ilmunya agar lebih banyak lagi yang bisa mengembangkan ternak ayam joper. Peternak lain itu bukan kompetitor, namun rekan bisnis,” lanjutnya. 

]]>
Ali Mustofa Wed, 20 Mar 2019 16:06:13 +0700
<![CDATA[Kurun Waktu 10 Hari Terjadi Empat Kebakaran, Kerugian Capai Rp 1 M]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/20/126386/kurun-waktu-10-hari-terjadi-empat-kebakaran-kerugian-capai-rp-1-m https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/20/kurun-waktu-10-hari-terjadi-empat-kebakaran-kerugian-capai-rp-1-m_m_126386.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/20/kurun-waktu-10-hari-terjadi-empat-kebakaran-kerugian-capai-rp-1-m_m_126386.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/20/126386/kurun-waktu-10-hari-terjadi-empat-kebakaran-kerugian-capai-rp-1-m

Belum genap dua pekan, sudah ada empat kali kejadian kebakaran di Kabupaten Blora. Kebakaran itu terjadi di empat desa di empat kecamatan.]]>

KOTA – Belum genap dua pekan, sudah ada empat kali kejadian kebakaran di Kabupaten Blora. Kebakaran itu terjadi di empat desa di empat kecamatan. Total kerugian materiel sekitar Rp 1 miliar.

Kebakaran kali pertama terjadi di RT 3/RW 2, Kelurahan Cepu, Kecamatan Cepu, Blora pada 10  Maret 2019. Penyebabnya Korsleting listrik. Akibatnya rumah Suparji rata dengan tanah. Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Kerugian materiel berupa dua unit bangunan rumah senilai  Rp 250 juta.

Kedua terjadi tiga hari setelahnya. Yaitu Rabu (13/3) di Dukuh Tempur, Desa Ngilen, Kecamatan Kunduran. Korbannya adalah Winarti. Penyebabnya juga korsleting listrik. Kerugian mencapai Rp 50 juta. Rumah beserta isinya ludes rata dengan tanah. Termasuk padi hasil panen dan kayu yang hendak digunakna untuk membangun rumah.

Berikutnya terjadi Minggu(16/3) sekitar pukul 22.00 kemarin. Dua rumah di Dukuh Jati, Desa Sumber, Kecamatan Kradenan Blora rata dengan tanah. Yaitu milik Sukirno dan Suwaji. Kades Sumber, Zaki mengaku, kebakaran yang menimpa dua warganya itu terjadi sekitar pukul 22.00. Selain menghanguskan rumah, api juga melahap tiga sepeda motor dan surat-surat penting.

”Ditaksir kerugian sekitar Rp 350 juta untuk Sukirno. Sedangkan Suwaji mengalami kerugian sekitar Rp 70 juta,” imbuhnya.

Sementara itu, amukan si jago merah terbaru memporak-porandakan rumah, Masyono di RT 3/RW 6, Desa Tanggel, Kecamatan Randublatung, Blora. Penyebabnya kebakaran pada Senin (18/3) itu karena pembakaran sampah.

Minanto, salah satu perangkat desa Tanggel mengaku, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 10.30. Diduga, api berasal dari pembakaran sampah yang ada di dekat rumah. Api merembet ke dinding rumah dan semakin membesar. Akibatnya, api membakar habis rumah berbentuk limasan, berukuran 10 x 12 meter yang dinding dan lantainya terbuat dari kayu tersebut.

Kapolsek Randublatung mengungkapkan, saat kebakaran terjadi, ada dua anak yang sedang nonton televisi di dalam rumah. Akibat kebakaran itu, kerugian diperkirakan sekitar Rp 200 juta. ”Diduga, peristiwa ini bermula dari sampah yang dibakar. Karena tertiup angin sehingga menyambar api dinding rumah korban,” ungkap kapolsek.

]]>
Ali Mustofa Wed, 20 Mar 2019 15:59:40 +0700
<![CDATA[Asisten Kasad Nganyari Hasil TMMD Kodim Blora di Desa Jurangjero]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/20/126382/asisten-kasad-nganyari-hasil-tmmd-kodim-blora-di-desa-jurangjero https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/20/asisten-kasad-nganyari-hasil-tmmd-kodim-blora-di-desa-jurangjero_m_126382.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/20/asisten-kasad-nganyari-hasil-tmmd-kodim-blora-di-desa-jurangjero_m_126382.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/20/126382/asisten-kasad-nganyari-hasil-tmmd-kodim-blora-di-desa-jurangjero

Aspers Kasad Mayjen TNI Heri Wiranto meninjau hasil rehab RTLH di Desa Jurangjero, Bogorejo. Dari tujuh rumah yang masuk program RTLH, sebagian selesai dibangun]]>

BOGOREJO – Aspers Kasad Mayjen TNI Heri Wiranto meninjau hasil rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Jurangjero, Kecamatan Bogorejo. Dari tujuh rumah yang masuk program RTLH, sebagian diantaranya sudah selesai dibangun.

Aspers Kasad Mayjen TNI Heri Wiranto mengungkapkan, RTLH yang direhab lewat program TMMD oleh Kodim 0721/Blora itu kualitasnya sangat bagus. Itu, tak lepas dari penggunaan material yang berkualitas seperti kayu jati.

”Saya sangat senang dan dengan hasil perehaban rumah yang telah dikerjakan oleh anggota Satgas TMMD bersama warga. Rumah yang semula masuk kategori tidak layak huni sekarang sudah menjadi bagus,” tandasnya.

Sebagaimana diketahui, melalui kerja sama dengan Baznas Kabupaten Blora, dalam gelaran TMMD Reguler Kodim Blora, sedikitnya ada 7 rumah warga yang direhab. Proses pengerjaannya gotong royong antara Satgas TMMD bersama warga. Sebagian sudah selesai 100 persen. Sementara sebagian lagi masih dalam tahap pengerjaan.

Salah satu hsil rehab RTLH yang dikunjungi Aspers Kasad adalah rumah Sutiyono yang terletak di RT 3/RW 3, Dukuh Nggoloyo, Desa Jurangjero. Sebelum direhab, rumah tersebut dalam kondisi  memprihatinkan. Yakni banyak kayu yang digunakan sebagai kerangka rumah lapuk. Sementara dinding rumah menggunakan kayu dan anyaman bambu yang juga dalam kondisi lapuk.

Selain mengunjungi rehab RTLH, Mayjen TNI Heri Wiranto, juga mengunjungi sejumlah sasaran fisik TMMD di Desa Jurangjero. Diantaranya pembangunan jalan makadam sepanjang 1.360 meter dengan lebar 2,5 meter. Kemudian perehaban tiga musala yang ada di desa setempat.

]]>
Ali Mustofa Wed, 20 Mar 2019 15:44:29 +0700
<![CDATA[Jalan TMMD di Desa Jurangjero Bikin Asisten Kasad Kepincut]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/19/126052/jalan-tmmd-di-desa-jurangjero-bikin-asisten-kasad-kepincut https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/19/jalan-tmmd-di-desa-jurangjero-bikin-asisten-kasad-kepincut_m_126052.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/19/jalan-tmmd-di-desa-jurangjero-bikin-asisten-kasad-kepincut_m_126052.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/19/126052/jalan-tmmd-di-desa-jurangjero-bikin-asisten-kasad-kepincut

Jalan makadam yang dibangun lewat program TMMD di Desa Jurangjero, Kecamatan Bogorejo menarik perhatian Aspers Kasad Mayjen TNI Heri Wiranto.]]>

BLORA – Jalan makadam yang dibangun lewat program TMMD di Desa Jurangjero, Kecamatan Bogorejo menarik perhatian Aspers Kasad Mayjen TNI Heri Wiranto. Pejabat TNI AD itu rela menyusuri lokasi pembangunan jalan yang masih becek.

Jalan makadam sepanjang 1.360 Meter di Desa Jurangjero, Kecamatan Bogorejo menarik perhatian Ketua Tim Wasev Pusat, Aspers Kasad Mayjen TNI Heri Wiranto beserta rombongan ke lokasi kemarin. Hingga kemarin, pembangunan jalan sendiri nyaris selesai dibangun oleh Satgas TMMD Reguler ke -104 Kodim 0721/Blora.

Dalam kunjungan itu, Apsers Kasad itu mengecek beberapa sasaran fisik TMMD Reguler ke-104 Kodim 0721/Blora. Yang pertama adalah jalan penghubung Desa Jurangjero dan Desa Nglengkir. Kemudian, rombongan bergegas ke lokasi rehab musala Al Munawir di desa setempat.

Saat kunjungan kemarin, progres rehab musala termasuk membanggakan. Hampir mencapai 100 persen. Bahkan, musala itu sudah sekitar sepekan dimanfaatkan warga untuk beribadah dan kegiatan agama lainnya.

Melihat itu semua, Mayjen TNI Heri Wiranto, mengungkapkan rasa bangga atas hasil kerja anggota satgas TMMD Kodim Blora bersama warga desa sasaran. ”Apalagi pencapaian hasil kerja keras anggota satgas TMMD sudah bisa dirasakan oleh warga desa sasaran,'' tandasnya.

Saat meninjau pelaksanaan TMMD di Blora, Aspers Kasad dan rombongan didampingi Waaster Kodam IV/Diponegoro Letkol Inf Budi Rahmawan, Danrem 073/Makutarama Kolonel Arm Moch Erwansjah, Dansatgas TMMD Letkol Inf Ali mahmudi, Danyonif 410/Alugoro Letkol Inf Irfan Kristian Tarigan, dan unsur Muspida Kabupaten Blora. 

]]>
Ali Mustofa Tue, 19 Mar 2019 12:03:37 +0700
<![CDATA[Usai Audiensi, Paguyuban PKL Diminta Ikut Merawat Taman Seribu Lampu]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/19/126046/usai-audiensi-paguyuban-pkl-diminta-ikut-merawat-taman-seribu-lampu https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/19/usai-audiensi-paguyuban-pkl-diminta-ikut-merawat-taman-seribu-lampu_m_126046.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/19/usai-audiensi-paguyuban-pkl-diminta-ikut-merawat-taman-seribu-lampu_m_126046.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/19/126046/usai-audiensi-paguyuban-pkl-diminta-ikut-merawat-taman-seribu-lampu

Perwakilan para pedagang yang tergabung dalam Paguyuban Pedagang Kaki Lima Taman Seribu Lampu Cepu menemui Bupati Blora Djoko Nugroho belum lama ini.]]>

BLORA – Perwakilan para pedagang yang tergabung dalam Paguyuban Pedagang Kaki Lima Taman Seribu Lampu Cepu menemui Bupati Blora Djoko Nugroho belum lama ini. Mereka meminta kejelasan nasib untuk bisa berjualan di taman tersebut, setelah proses penataan.

Semenjak Pemkab Blora berencana melakukan penataan kembali Taman Seribu Lampu, dan merelokasi para pedagang di sana, mereka merasa resah. Hal ini dikarenakan para pedagang di Taman Seribu Lampu merasa tidak dilibatkan dalam penataan tersebut. Mereka juga khawatir setelah penataan selesai dilakukan, tidak dapat kembali berjualan di lokasi semula.

Edy, ketua Paguyuban PKL Taman Seribu Lampu menyampaikan apa yang menjadi aspirasi para pedagang. ”Di sini kami ingin kejelasan tentang nasib para pedagang Taman Seribu Lampu. Kami sangat berharap Pak Bupati dapat mengambil keputusan yang baik bagi kami,” ungkap Edy.

CARI JALAN TENGAH: Bupati Blora Djoko Nugroho memimpin audiensi bersama PKL Taman Seribu Lampu. (HUMAS PEMKAB BLORA FOR RADAR KUDUS)

Bupati Blora Djoko Nugroho mengatakan, tahun ini Pemkab Blora memang akan melakukan penataan ulang terhadap Taman Seribu Lampu di Cepu. Penataan ini meliputi pembangunan jembatan tematik, pelebaran jalan, penataan pohon, penataan kelistrikan, dan pembuatan shelter PKL agar lokasi ini menjadi indah dan nyaman.

”Nanti para PKL akan tetap berjualan di Taman Seribu lampu di shelter-shelter yang sudah disediakan. Jangan di luar shelter. Jadi rencana semula saya bahwa Pemkab Blora akan membangun shelter PKL di depan SD Internasional itu saya batalkan,” lanjut Bupati disambut tepuk tangan para perwakilan pedagang.

Namun, Djoko Nugroho meminta kepada para pedagang agar turut serta dalam menjaga kebersihan dan ketertiban taman. Hal ini dia tekankan mengingat sebentar lagi di Cepu akan dibangun Bandara Ngloram.

Mendengar langsung penjelasan bupati, Edy menyatakan kesanggupannya memenuhi keinginan dari Bupati. Paguyuban PKL Taman Seribu Lampu bersedia menjaga kebersihan dan ketertiban di lokasi tersebut.

”Kami sepenuhnya mendukung rencana Pak Bupati. Semua fasilitas yang nantinya disediakan oleh Pemkab Blora, termasuk pembangunan MCK menjadi tanggung jawab paguyuban untuk merawat dan menjaga,” ujar Edy. 

]]>
Ali Mustofa Tue, 19 Mar 2019 11:35:36 +0700
<![CDATA[Manfaatkan CFD, Polres Blora Jaring Calon Polisi]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/18/125797/manfaatkan-cfd-polres-blora-jaring-calon-polisi https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/18/manfaatkan-cfd-polres-blora-jaring-calon-polisi_m_125797.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/18/manfaatkan-cfd-polres-blora-jaring-calon-polisi_m_125797.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/18/125797/manfaatkan-cfd-polres-blora-jaring-calon-polisi

Jajaran Polres Blora gencar sosialisasikan penerimaan calon anggota Polri tahun 2019. Salah satunya di Alun-alun Blora dengan memanfaatkan Car Free Day (CFD).]]>

KOTA – Jajaran Polres Blora gencar sosialisasikan penerimaan calon anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri) tahun 2019. Salah satunya di Alun-alun Blora dengan memanfaatkan Car Free Day (CFD) dan Millenial Road Safety Festival (MRSF) Minggu (17/3) kemarin.

Kapolres Blora AKBP Antonius Anang Tri Kuswindarto melalui Kabagsumda Kompol Rubiyanto mengungkapkan, pendaftaran itu dibuka sejak 5 Maret dan berakhir pada 22 Maret 2019. Jadi masih ada waktu bagi putra putri terbaik untuk mendaftar.

”Untuk informasi dan pendaftaran online dapat dilihat melalui website Polri, www.penerimaan.polri.go.id dan blog bagsumdaresblora.wordpress.com,” jelasnya.

HARUS IDEAL: Anggota Polres Blora mengukur tinggi badan salah satu pendaftar anggota Polri. (POLRES BLORA FOR RADAR KUDUS)

Kompol Rubiyanto menambahkan, penerimaan ini berdasarkan keputusan Kapolri Nomor Kep/446,447,448/III/2019 tanggal 5 Maret 2019. Rinciannya, taruna Akpol, bintara PTU dan Brimob, bintara Polair, bintara TI, bintara musik, bintara penerbang, bintara kimia, bintara tekstil. Selanjutnya bintara dakwah islam, bintara perawat, bintara tata boga, tamtama Brimob, dan tamtama Polair.

Nantinya, verifikasi dan pendaftaran dilaksanakan hingga 22 Maret 2019. Bertempat di Halaman belakang Mapolres Blora. Pada 20 Maret hingga 23 Maret, ada ujian atau pemeriksaan administrasi. Dilanjutkan paginya, 24 Maret penandatanganan pakta Integritas secara serentak di Simpang Lima, Semarang. ”Hingga Sabtu kemarin, total ada 112 pendaftar calon anggota Polri tahun 2019,” jelasnya.

Rubiyanto menyebutkan, proses perekrutan ini nantinya tidak dipungut biaya. Rekrutmen juga akan melibatkan pengawas internal maupun eksternal. Proses seleksi ini prinsipnya bersih, transparan, akuntabel, dan humanis. Itu demi mewujudkan calon anggota Polri yang berkualitas dan punya kredibilitas.

Pihaknya juga mengimbau agar para pendaftar tidak mempercayai adanya calo. Sebab hal itu tidak akan berpengaruh terhadap proses seleksi anggota Polri. Jika ada oknum yang menawarkan dan menjanjikan kelulusan, agar segera dilaporkan.

”Jika ada oknum yang menawarkan dan mengiming-imingi kelulusan, laporkan kepada pengawas internal maupun eksternal dalam proses seleksi. Nanti, pada 24 Maret orang tua calon harus ke Semarang. Di sana akan dilakukan penandatangan pakta integritas. Kami tegaskan sekali lagi tidak dipungut biaya dan tanpa sponsorship” terangnya. 

]]>
Ali Mustofa Mon, 18 Mar 2019 10:14:39 +0700
<![CDATA[Tiga PSK dan Empat Wanita Pemijat Terjaring Razia Petugas Gabungan]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/16/125501/tiga-psk-dan-empat-wanita-pemijat-terjaring-razia-petugas-gabungan https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/16/tiga-psk-dan-empat-wanita-pemijat-terjaring-razia-petugas-gabungan_m_125501.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/16/tiga-psk-dan-empat-wanita-pemijat-terjaring-razia-petugas-gabungan_m_125501.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/16/125501/tiga-psk-dan-empat-wanita-pemijat-terjaring-razia-petugas-gabungan

Sembilan wanita terjaring operasi penyakit masyarakat (Pekat) petugas gabungan kemarin. Dari jumlah tersebut, tiga diantaranya merupakan pekerja seks komersial.]]>

KOTA – Sembilan wanita terjaring operasi penyakit masyarakat (Pekat) petugas gabungan kemarin. Dari jumlah tersebut, tiga diantaranya merupakan pekerja seks komersial (PSK). Sisanya tanpa identitas dan wanita pemijat.

Kabid Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat Satpol PP Blora, Hadi Praseno mengungkapkan, razia dimulai sejak pukul 21.00 hingga 23.00 kemarin. Menyasar para pelanggar tertib sosial. ”Tertib sosial yang dimaksud adalah penggunaan bangunan yang diduga digunakan untuk tempat berbuat asusila,” jelasnya.

Sedikitnya ada sembilan wanita malam terjaring razia tersebut. Enam diantaranya dibawa ke kantor Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Blora untuk mendapatkan pembinaan. Sisanya yang diduga sebagai pekerja seks komersial harus berhadapan dengan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Satpol PP Blora.

”Hasilnya, empat orang wanita pemijat di Pasar Pon, dua wanita tanpa identitas di warung remang-remang Pos Ngancar dibawa ke Dinsos P3A untuk didata dan mendapatkan pembinaan. Sedangkan, tiga wanita terduga PSK dipanggil PPNS Satpol PP,” paparnya.

Hadi menambahkan, Razia Pekat ini dilaksanakan dalam rangka pengendalian dan pemeliharaan ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat di wilayah Kabupaten Blora. Selain petugas Satpol PP Blora, terlibat dalam kegiatan ini Satpol PP Jateng, Dinsos P3A Blora, dan Polres Blora.

”Razia ini menyasar para pelanggar tertib sosial sebagaimana diatur dalam Perda Blora nomor 1 tahun 2017 tentang ketertiban umum,” jelasnya.

Selain menyasar pelaku tindak asusila, sedianya razia ini juga menyasar Pengemis, Gelandangan, dan Orang Telantar (PGOT). Namun, PGOT tidak ditemukan di lokasi pelaksanaan razia.

]]>
Ali Mustofa Sat, 16 Mar 2019 14:01:57 +0700
<![CDATA[Badan POM Ajak Masyarakat Cerdas Pilih Makanan Sehat]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/16/125414/badan-pom-ajak-masyarakat-cerdas-pilih-makanan-sehat https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/16/badan-pom-ajak-masyarakat-cerdas-pilih-makanan-sehat_m_125414.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/16/badan-pom-ajak-masyarakat-cerdas-pilih-makanan-sehat_m_125414.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/16/125414/badan-pom-ajak-masyarakat-cerdas-pilih-makanan-sehat

Dalam rangka pemberdayaan masyarakat, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menggelar komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE) dengan tokoh masyarakat.]]>

KUNDURAN – Dalam rangka pemberdayaan masyarakat, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menggelar komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE) dengan tokoh masyarakat atau lintas sektor kemarin. Masyarakat diajak untuk cerdas memilih makanan dan obat. Termasuk diberi trik memilih makanan dan obat yang aman untuk kesehatan.

Kepala Pusat data dan Informasi obat dan makanan (Posdatin) Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Roby Darmawan mengungkapkan, ada beberapa cara untuk memilih makanan dan obat yang tak berbahaya.

Caranya dengan mengecek kemasan, label, ijin edar, dan kedaluwarsanya. ”Kalau kemasan rusak, sobek, digigit binatang, gembung penyok dan lainnya jangan dibeli. Kemasan kaleng yang gembung biasanya disebabkan bakteri. Jangan dibeli, Kalau perlu laporkan ke BPOM,” terangnya.

Menurutnya ketelitian merupakan langkah awal untuk hidup sehat. Untuk itu diharapkan sebelum membeli masyarakat bisa membaca label yang tertera terlebih dahulu. Mulai dari nama jenis makanan, bahan dan komposisi, berat bersih, nomor pendaftaran, nama dan alamat dan lainnya. Sebab mengkonsumsi makanan dalam kemasan yang tidak terdaftar dapat membahayaan kesehatan.

”Dengan website BPOM masyarakat dapat dengan mudah mengeceknya. Tinggal klik melalui smartphone yang dimiliki,” terangnya di Rumah Makan Serba Sambal Kunduran.

Dia berharap, ratusan tokoh masyarakat atau lintas sektor yang hadir dan mendapatkan pengetahuan tentang BPOM, bisa menularkan ilmunya kepada keluarga dan lingkungan sekitar. Sehingga ilmu yang didapatkan bisa bermanfaat bagi masyarakat banyak. Selain itu masyarakat menjadi sehat dan terhindar dari berbagai macam penyakit.

Anggota Komisi IX DPR RI Imam Suroso menegaskan, dalam hal peredaran obat dan makanan, pengawasan pemerintah masih dinilai terbatas. Untuk itu perlu adanya kerja sama antara pemerintah dengan masyarakat. Sebab, petugas BPOM tidak cukup untuk mengawasi semua desa. Kalah jauh dengan jumlah desa di Indonesia. ”Total desa ada sekitar 82 ribuan, sementara petugas BPOM hanya 5.000-an,” jelasnya.

Untuk  itu, pihaknya ingin memberdayakan masyarakat supaya dapat memilih obat dan makanan yang benar. Agar bisa melindungi diri dan keluarganya. ”Justru pengawasan masyarakat ini yang paling efektif,” jelasnya. 

]]>
Ali Mustofa Sat, 16 Mar 2019 08:48:15 +0700
<![CDATA[Polsek Jati Bagi Sembako untuk Kaum Duafa]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/14/125031/polsek-jati-bagi-sembako-untuk-kaum-duafa https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/14/polsek-jati-bagi-sembako-untuk-kaum-duafa_m_125031.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/14/polsek-jati-bagi-sembako-untuk-kaum-duafa_m_125031.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/14/125031/polsek-jati-bagi-sembako-untuk-kaum-duafa

Puluhan paket sembako diserahkan anggota kepolisian sektor Jati Polres Blora kepada anak-anak penghuni panti asuhan. Ini bagian dari program program sibarkah.]]>

BLORA - Puluhan paket sembako diserahkan anggota kepolisian sektor (Polsek) Jati Polres Blora kepada anak-anak penghuni panti asuhan. Ini menjadi bagian dari program Polisi Berbagi Berkah (Sibarkah), sebuah program sosial Polres Blora.

Kapolsek Jati Polres Blora, Iptu Supriyono berharap, bantuan paket sembako dan uang saku kepada anak-anak panti suhan tersebut  dapat bermanfaat. ”Jangan dilihat jumlah dan nominalnya. Semoga ini bisa bermanfaat bagi adik-adik di panti asuhan, dan ini bentuk kepedulian polisi kepada kaum duafa yang membutuhkan uluran tangan,” ucapnya di sela penyerahan bantuan kemarin.

Sementara, pengasuh Panti Asuhan Al Istiqomah Sukono mengatakan, selama ini banyak pihak telah membantu para duafa yang ditampung di panti asuhan ini. Sejak 1996, banyak alumni panti asuhan telah mandiri sehingga menjadi donatur untuk melanjutkan misi sosial yayasan tersebut.

”Pada 2017, kami menerima akreditasi C dari Kemenkumham. Saat ini, ada 30 anak yang tinggal di sini. Mulai dari pelajar SMA hingga SD. Kami juga melaksanakan kegiatan keagamaan di panti asuhan ini,” jelas Sukono.

]]>
Ali Mustofa Thu, 14 Mar 2019 14:57:08 +0700
<![CDATA[Bupati Minta Dinas Kesehatan Perbarui Data untuk Tangani Stunting]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/13/124738/bupati-minta-dinas-kesehatan-perbarui-data-untuk-tangani-stunting https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/13/bupati-minta-dinas-kesehatan-perbarui-data-untuk-tangani-stunting_m_124738.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/13/bupati-minta-dinas-kesehatan-perbarui-data-untuk-tangani-stunting_m_124738.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/13/124738/bupati-minta-dinas-kesehatan-perbarui-data-untuk-tangani-stunting

Bupati Blora Djoko Nugroho meminta Dinkes Blora memperbarui data anak stunting di Kota Sate. Itu, untuk memudahkan identifikasi dan penanganan anak stunting.]]>

KOTA – Bupati Blora Djoko Nugroho meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Blora memperbarui data anak stunting di Kota Sate. Itu, untuk memudahkan identifikasi dan penanganan anak stunting.

Selain Dinkes, bupati juga meminta peran aktif dari pihak terkait. Mulai dari bidan desa, kepala desa, hingga camat. ”Saya ingin semua pertumbuhan bayi normal. Jika ada stunting, tolong diidentifikasi apa penyebabnya untuk ditangani bersama-sama,” jelasnya pada Rapat Kerja Kesehatan Daerah di Pendapa Rumah Dinas Bupati kemarin.

Tidak hanya bayi, menurut bupati kondisi ibu hamil juga perlu dikawal agar pertumbuhan janin di dalam rahimnya bisa sempurna. Baik asupan gizinya maupun kebersihan lingkungan rumahnya.

Semua OPD terkait harus bisa mengambil peran dalam upaya penanggulangan stunting ini. Bupati menginginkan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) difokuskan untuk pembangunan lantai rumah, sanitasi, dan ventilasi udara. Sebab, rumah yang berlantai tanah, bersanitasi buruk, dan minim ventilasi jadi salah satu penyebab stunting.

Bupati juga meminta Dinas Kesehatan beserta seluruh jajarannya, dibantu kades dan camat bisa memperbarui data stunting di Kabupaten Blora. ”Saya ingin tahu by name, siapa saja bayi yang menderita stunting. Dua bulan kedepan akan saya kontrol bagaimana perkembangan penanganannya,” lanjutnya.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blora Lilik Hernanto menyampaikan, angka stunting berdasarkan data penimbangan serentak pada Agustus 2018 sebanyak 8,3 persen. ”Dari 45.637 bayi yang ditimbang, 8,3 persen diantaranya menderita stunting. Ini yang akan menjadi salah satu fokus penanggulangan stunting kita,” ungkapnya.

Menurut Lilik, ada beberapa faktor penyabab stunting di Kabupaten Blora. Diantaranya yang paling besar adalah buruknya pola asuh orangtua terhadap anaknya. Sedangkan faktor lainnya adalah kondisi lantai rumah yang masih berupa tanah. Lantai tanah berpotensi memungkinkan hidupnya virus penyakit lebih lama ketimbang lantai ubin.

”Sedangkan angka stunting tertinggi berada di Puskesmas Kedungtuban, disusul Puskesmas Randulawang, Puskesmas Rowobungkul, Puskesmas Gondoriyo, dan Puskesmas Puledagel,” lanjutnya.

]]>
Ali Mustofa Wed, 13 Mar 2019 11:57:37 +0700
<![CDATA[Ribuan Warga Minta Dibuatkan Sertifikat Tanah, Ini Jawaban Pemkab]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/12/124550/ribuan-warga-minta-dibuatkan-sertifikat-tanah-ini-jawaban-pemkab https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/12/ribuan-warga-minta-dibuatkan-sertifikat-tanah-ini-jawaban-pemkab_m_124550.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/12/ribuan-warga-minta-dibuatkan-sertifikat-tanah-ini-jawaban-pemkab_m_124550.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/12/124550/ribuan-warga-minta-dibuatkan-sertifikat-tanah-ini-jawaban-pemkab

Permintaan warga dari tiga kelurahan di Kecamatan Cepu untuk mendapat Sertifikat Hak Milik atas lahan yang ditempati nampaknya harus pupus.]]>

CEPU – Permintaan warga dari tiga kelurahan di Kecamatan Cepu untuk mendapat Sertifikat Hak Milik atas lahan yang ditempati nampaknya harus pupus. Sebab, Pemkab Blora hanya memberikan izin tinggal. Regulasinya juga sudah disiapkan.

Kemarin ribuan warga dari Kelurahan Cepu, Ngelo, dan Karangboyo turun ke jalan. Mereka berkumpul di pertigaan traffic light di Jalan Nasional pengubung Kecamatan Cepu dengan Blora.

Aksi itu merupakan tindak lanjut dari dialog pada Minggu (10/3), antara masyarakat dengan Pemkab Blora, BPN, dan pihak terkait lainnya. Dialog dari sore hingga malam itu tak menemui jalan tengah. Masyarakat yang sudah menempati lahan hasil tukar guling Pemkab Blora dengan Perhutani itu, menuntut dibuatkan SHM.

Asisten Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Blora Purwadi Setiyono mengungkapkan, aksi itu memang tindak lanjut dari dialog yang dilaksanakan pada hari sebelumnya.

Disinggung soal tuntutan warga, Pemkab Blora akan membuat kebijakan untuk mereka agar diberi izin tinggal. Soal permintaan SHM, bukan hal mudah untuk menjadikan tanah hasil tukar guling dengan Perhutani diproses jadi SHM. ”Demikian tetap kami pikirkan dan menyiapkan regulasinya,” kata dia.

Muhammad Husein, salah satu tokoh agama di Wonorejo mengungkapkan, warga sudah berulang kali mengajukan pembuatan sertifikat. Namun, selalu ditolak oleh BPN Blora. Padahal, warga berpegangan pada Peraturan Pemerintah (PP) tahun 1997 nomor 24.

”Peraturan itu menyebutkan, seseorang yang mendiami wilayah selama 20 tahun dan tidak ada gugatan dari warga maupun adat, maka kita bisa melegitimasinya. Itu yang jadi pegangan kita,” jelasnya.

Harpono, koordinator aksi menambahkan, selama ini warga merasa diombang-ambingkan oleh pemerintah. Warga memang menuntut SHM atas tanah yang sudah ditempatinya selama puluhan tahun itu. ”Kami beri waktu satu pekan bagi Pemkab Blora untuk menerbitkan sertifikat tanah. Kalau tidak, kami lanjutkan aksi ke Jakarta,” ungkapnya.

]]>
Ali Mustofa Tue, 12 Mar 2019 15:17:00 +0700
<![CDATA[Si Jago Merah Ngamuk di Cepu, Lahap Dua Rumah Warga]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/12/124547/si-jago-merah-ngamuk-di-cepu-lahap-dua-rumah-warga https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/12/si-jago-merah-ngamuk-di-cepu-lahap-dua-rumah-warga_m_124547.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/12/si-jago-merah-ngamuk-di-cepu-lahap-dua-rumah-warga_m_124547.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/12/124547/si-jago-merah-ngamuk-di-cepu-lahap-dua-rumah-warga

Sebanyak tujuh unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan amukan si jago merah yang melahap dua rumah. Petugas butuh waktu lebih dari satu jam.]]>

CEPU – Sebanyak tujuh unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan amukan si jago merah yang melahap dua rumah. Petugas pemadam kebakaran sendiri membutuhkan waktu lebih dari satu jam untuk memadamkan api. Kemarin, mulai dari Pertamina, Migas Cepu, Damkar Blora dan Damkar Bojonegoro.

Musibah kebakaran kemarin terjadi di Kampung Sidoharjo RT 03/RW 02, Kelurahan Cepu, Kecamatan Cepu, Blora. Yaitu sekitar pukul 19.15. Dengan cepat api melahap rumah milik Suparji.

Kapolres Blora AKBP Antonius Anang melalui Kapolsek Cepu AKP Slamet Riyanto mengungkapkan, kejadian ini berawal pukul 19.15. Saat itu, Sabar tetangga korban berada di teras rumah dan melihat kepulan api di rumah kosong. Selanjutnya dia memanggil Hendro Prasetyo temannya.

Selanjutnya Sabar bersama warga berusaha menghubungi pemadam kebakaran dan membantu memadamkan api. Sementara Hendro Prasetyo melapor ke Polsek Cepu. Akibat angin yang kencang, kebakaran juga merembet kerumah Muji. Namun tidak separah Suparji. Hanya sekitar 30 persen.

Mobil pemadam kebakaran langsung diterjunkan. Tak hanya milik Pemkab Blora, pemadam kebakaran dari Pertamina, Migas Cepu, hingga Bojonegoro ikut berjibaku menjinakkan si jago merah. ”Sekitar pukul 20.30 api dapat di padamkan oleh tujuh unit mobil pemadam kebakaran,” terangnya.

Kondisi rumah yang terbuat dari kayu juga mempercepat api merambat. Beruntung, tak ada orang di dalam rumah ketika kejadian. Sebelumnya, sore harinya pada pukul 16.00 anak pemilik rumah datang untuk bersih-bersih. Kemudian mengisi token listrik rumah. Total kerugian sendiri diperkirakan mencapai Rp 250 juta dari dua rumah yang terbakar.

Dia menambahkan, untuk mengetahui penyebab kebakaran, Unit Indetifikasi Polres Blora juga diturunkan ke lokasi kebakaran. ”Kebakaran diduga dari arus pendek listrik,” terangnya.

]]>
Ali Mustofa Tue, 12 Mar 2019 14:58:47 +0700
<![CDATA[Dinas PMD Bentuk Tim Sisir Proyek Bankeu 2018, Ini Tujuannya]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/08/123700/dinas-pmd-bentuk-tim-sisir-proyek-bankeu-2018-ini-tujuannya https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/08/dinas-pmd-bentuk-tim-sisir-proyek-bankeu-2018-ini-tujuannya_m_123700.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/08/dinas-pmd-bentuk-tim-sisir-proyek-bankeu-2018-ini-tujuannya_m_123700.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/08/123700/dinas-pmd-bentuk-tim-sisir-proyek-bankeu-2018-ini-tujuannya

Persoalan dana Bankeu 2018 dari DPRD kepada desa terus melebar. Selain adanya dugaan pemotongan oleh oknum anggota DPRD, ada juga pekerjaan belum dikerjakan.]]>

BLORA – Persoalan dana Bantuan Keauangan (Bankeu) 2018 dari DPRD kepada desa terus melebar. Selain adanya dugaan pemotongan oleh oknum anggota DPRD, ada juga pekerjaan yang belum kelar dikerjakan. Bahkan, hingga kemarin ada desa yang pekerjaannya belum diselesaikan. Yaitu bankeu Rp 150 juta kepada Desa Ngraho, Kecamatan Kedungtuban.

Hal ini, menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Jawa Tengah (Jateng) belum lama ini. Untuk itu, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Blora menindaklanjuti dengan membentuk tim untuk terjun ke lapangan. Mereka berasal dari pegawai Dinas PMD.

Tujuannya, untuk monitoring dan evaluasi kegiatan bankeu di Kabupaten Blora dan dana desa 2018. Dinas juga meminta kepada desa untuk menyiapkan laporan keuangan dan lokasi fisik kegiatan yang dimaksud.

Selanjutnya, mengumpulkan tim pengelola kegiatan (TPK) dan bendahara desa. Juga menghadirkan kepala seksi (kasi) pembangunan kecamatan untuk bisa mendampingi tim kabupaten tersebut.

Tim sendiri ada tiga rombongan yang masing-masing beranggotakan lima orang. Mereka bergerak bersama-sama dan serentak. Meliputi Tim 1 yang terdiri dari lima petugas, Sri Widjanarsih, Amin Zaenudin, Suyono, Tricahyo, dan Desi. Mereka akan mengawal enam kecamatan. Masing-masing, Kecamatan Tunjungan, Banjarejo, Blora, Jepon, Bogorejo, dan Sambong.

Tim 2 juga terdiri dari lima orang. Yakni Gartini, Imam Raharjo, Subari, Rony, dan Devi. Mereka bertugas di lima kecamatan, Kecamatan Jiken, Japah, Todanan, Kunduran, dan Ngawen. Sementara Tim 3 yang beranggotakan lima personel (Budiman, Santoso, Puspo Kuncoro, Sutono, dan Prayogo Wahyudi) bergerak di lima kecamatan (Kecamatan Jati, Kradenan, Randublatung, Kedungtuban, dan Cepu).

Plt Kepala PMD Kabupaten Blora Purwadi Setiono kepada Jawa Pos Radar Kudus mengaku, pihaknya masih bekerja untuk menindaklanjuti temuan BPK RI Perwakilan Provinsi Jawa Tengah belum lama ini. ”Masih proses. Kalau sudah selesai kami kabari,” jelasnya. Mantan kepala Dinas Catatan Sipil ini, juga meminta agar tim yang sudah dibentuk untuk bisa bekerja terlebih dahulu.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Kudus, Rabu (6/3) lalu pihaknya juga mengumpulkan para kepala desa di ruang Asisten Pemerintahan. Ada juga pegawai Dinas PMD. ”Itu Rapat koordinasi,” ucapnya.

Sementara itu, informasi yang wartawan ini dapatkan, belum semua kepala desa yang mendapatkan dana Bankeu 2018 mengumpulkan SPj kegiatan. Bahkan, SPj yang sudah dikumpulkan di Dinas PMD masih tergeletak di samping kantor. Mungkin untuk didata. Apalagi saat ini ada desa yang pekerjaannya belum kelar.

Sebagaimana diketahui, BPK RI Perwakilan Jawa Tengah beberapa waktu lalu telah memeriksa 170 kepala desa dan ketua tim pelaksana kegiatan (TPK) di masing-masing kecamatan yang ada di Kabupaten Blora. Pemeriksaan dilaksanakan di lantai III Kantor Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Anggaran Daerah (BPPKAD) Blora.

Dalam pemeriksaan tersebut, para kades diminta membawa softcopy foto-foto lengkap terkait pelaksanaan kegiatan bankeudes (infrastruktur). Bulan ini, BPK akan kembali datang untuk memeriksa.

Dugaan adanya pemotongan bankeu kepada desa oleh oknum anggota DPRD juga mendapat perhatian dari Ombudsman RI Jawa Tengah. Ombudsman meminta Kejaksaan Negeri (Kejari) Blora untuk segera turun ke lapangan. Namun kejari menunggu proses BPK selesai terlebih dahulu.

]]>
Ali Mustofa Fri, 08 Mar 2019 09:59:02 +0700
<![CDATA[Parah, Proyek Bankeu 2018 Belum Kelar, Ini Salah Satu Penyebabnya]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/07/123568/parah-proyek-bankeu-2018-belum-kelar-ini-salah-satu-penyebabnya https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/07/parah-proyek-bankeu-2018-belum-kelar-ini-salah-satu-penyebabnya_m_123568.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/07/parah-proyek-bankeu-2018-belum-kelar-ini-salah-satu-penyebabnya_m_123568.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/07/123568/parah-proyek-bankeu-2018-belum-kelar-ini-salah-satu-penyebabnya

Persoalan Dana Bantuan Keuangan 2018 dari DPRD Blora kepada desa bertambah. Selain adanya dugaan pemotongan oknum DPRD, pekerjaan proyek dana juga belum keluar.]]>

BLORA - Persoalan Dana Bantuan Keuangan (Bankeu) 2018 dari DPRD Blora kepada desa bertambah. Selain adanya dugaan pemotongan oknum DPRD, ternyata beberapa pekerjaan proyek dana itu belum kelar dikerjakan. Di antaranya yang belum kelar Bankeu Rp 150 juta di Desa Ngraho, Kedungtuban, Blora.

Kepala BPPKAD Kabupaten Blora Maskur mengaku, anggaran 2018 pengerjaannya juga harus tahun itu. Tidak boleh melebihi tahun anggaran. “Aturan APBD kabupaten begitu. Pelaksanaan tahun 2018 diselesaikan tahun itu,” terangnya.

Untuk itu, ke depan, pihaknya akan mengkaji kembali terkait Bankeu. Apalagi yang di perubahan APBD. “Saya akan rubah untuk pencairan 2019. Bankeu akan kami batasi di bulan Oktober atau apa nanti. Ini masih kami kaji,” jelanya.

Dasiran, camat Kedungtuban, Blora mengakui hal itu. Alasannya belum kelarnya proyek benkeu pencairan dana terlambat. Yaitu pertengahan Desember 2018. Sehingga desa terkait bingung mengerjakannya.

“Ini sudah dikerjakan. Tapi belum selesai,” terangnya kepada Jawa Pos Radar Kudus kemarin.

Dia menambahkan, pengerjaan proyek sebesar Rp 150 juta itu dilakukan sebelum ada pemeriksaan dari BPK RI Perwakilan Jawa Tengah di Lantai III kantor Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Anggaran Daerah(BPPKAD) Blora beberapa waktu lalu. “Sudah kami ingatkan sebelumnya. Semoga ini cepat selesai,” jelasnya.

Sumarji, kepala Desa Ngraho, Kecamatan Kedungtuban, membenarkan hal tersebut. Alasannya pencairan terlambat. Saat pesan barang material berupa paving di Jatim pengiriman juga terlambat. Sebab pemesanan banyak. “Januari pesan lagi. Februari akhir baru datang. Kami langsung mengerjakannya,” ucapnya kemarin.

Dia menambahkan, hingga kemarin pihaknya baru membuat SPJ proyek tersebut. Sehingga belum mengumpulkan di dinas terkait. Rencananya dibuat sesuai keadaan.”SPJ nya ya apa adanya. Sesuai kondisi saat ini,” tambahnya.

Sumarji mengaku, untuk panjang paving sekitar 170 meter dengan lebar sekitar 3 meteran. Meski kemarin belum kelar, dia yakin bisa rampung. “Ini masih menunggu material mas. Semoga cepat datang,” jelasnya.

Sementara itu, Irma Isdiana (mantan DPRD Blora) pemberi Bankeu 2018 mengaku kalau soal teknis pelaksanaan pekerjaan menjadi urusan desa.  Pihaknya juga sudah mengingatkan untuk segera dilaksanakan. “Kalau saya hanya mengusulkan anggaran Bankeu atas usulan warga saat saya reses di sana,” terangnya.

Kepala Inspektorat Kabupaten Blora Kunto Aji mengaku, untuk desa terkait harus mengerjakan sampai selesai sebagai bentuk pertanggungjawaban. Harus diselesaikan. “Kalau tidak bagaimana nanti, malah repot,” terangnya.

Diketahui bersama, BPK RI Perwakilan Jawa Tengah beberapa waktu lalu telah memeriksa ratusan kepala desa dan Ketua Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) di masing-masing kecamatan yang ada di Kabupaten Blora. Pemeriksaan dilaksanakan di Lantai III kantor Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Anggaran Daerah (BPPKAD) Blora.

Dalam pemeriksaan tersebut para kades diminta membawa softcopy foto-foto lengkap terkait pelaksanaan kegiatan bankeudes (Infrastruktur). Selain membawa SPJ keuangan desa kalau sudah jadi. Selanjutnya Maret mendatang BPK akan kembali datang untuk kembali memeriksanya.

Dugaan adanya pemotongan Bankeu kepada desa oleh DPRD juga mendapat perhatian dari Ombudsman RI Jawa Tengah. Dia meminta kejaksaan untuk segera turun ke lapangan.

Sementara itu, untuk Kejaksaan Negeri Blora sendiri akan menunggu proses BPK selesai terlebih dahulu. Setelah pemeriksaan lanjutan nanti, BPK akan memberikan rekomendasi. Selanjutnya diberi waktu 60 hari untuk menyelesaikannya. Apabila rekomendasi itu tidak diindahkan atau diselesaikan, baru Kejaksaan Negeri akan turun. 

]]>
Ali Mustofa Thu, 07 Mar 2019 09:43:22 +0700
<![CDATA[Polres Blora Terbitkan 25 SIM D bagi Penyandang Disabilitas  ]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/06/123412/polres-blora-terbitkan-25-sim-d-bagi-penyandang-disabilitas https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/06/polres-blora-terbitkan-25-sim-d-bagi-penyandang-disabilitas_m_123412.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/06/polres-blora-terbitkan-25-sim-d-bagi-penyandang-disabilitas_m_123412.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/06/123412/polres-blora-terbitkan-25-sim-d-bagi-penyandang-disabilitas

Keinginan para penyandang disabilitas untuk bisa mengurus SIM D mendapatkan jalan cerah. Itu, usai Wakil Bupati mempertemukan mereka dengan Sat Lantas.]]>

KOTA – Keinginan para penyandang disabilitas untuk bisa mengurus SIM D mendapatkan jalan cerah. Itu, usai Wakil Bupati Arief Rohman mempertemukan mereka dengan Sat Lantas Polres Blora.

Pertemuan digelar di ruang rapat wakil bupati. Tiga orang perwakilan komunitas Difabel Blora Mustika (DBM) bertemu langsung dengan Kasatlantas Polres Blora AKP Himawan Aji Angga dan jajarannya.

Ghofur, selaku Ketua Komunitas DBM menyampaikan keinginan dan permasalahan yang dihadapi oleh para penyandang disabilitas ketika ingin mengurus SIM D. Banyak dari anggotanya yang belum memahami proses pembuatan SIM D

”Banyak anggota kami yang mahir mengendarai sepeda motor. Kalau bisa jangan dipersulit. Kami juga ingin menjadi warga yang taat aturan, mengendarai motor dengan memiliki SIM,” ujar Ghofur.

Mendengar unek-unek itu, Kasatlantas AKP Himawan Aji Angg menyampaikan, sebenarnya tidak ada yang mempersulit proses pembuatan SIM D bagi para difabel. Buktinya, hingga saat ini Satlantas Polres Blora sudah menerbitkan sebanyak 25 SIM D untuk para difabel.

Menurutnya pengurusan SIM D harus tetap menjalani serangkaian proses sesuai aturan yang berlaku. Diantaranya pemeriksaan kesehatan. ”Untuk syarat administrasi dan kondisi fisik biasanya tidak begitu terkendala. Namun ketika teman-teman difabel menjalani tes kesehatan sebagai salah satu syarat pengurusan SIM, banyak yang tidak memenuhi syarat. Sehingga hal inilah yang perlu dipahami,” lanjutnya.

Wakil Bupati Arief Rohman memberikan jalan tengah agar seluruh difabel yang ingin mengurus SIM D bisa menjalani proses sesuai aturan perundang-undangan. Wabup juga meminta DBM mendata semua anggotanya yang ingin mengurus SIM D. Kemudian diproses secara kolektif ke Sat Lantas dengan tetap memenuhi prosedur.

 ”Jika nanti tidak lolos, juga harus menyadari kekurangannya. Keinginan difabel terwadahi, sebaliknya pihak Sat Lantas juga tidak melanggar aturan,” jelasnya.

]]>
Ali Mustofa Wed, 06 Mar 2019 12:09:23 +0700
<![CDATA[Pemkab Blora Jajaki Kerja Sama dengan Buleleng ]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/05/123115/pemkab-blora-jajaki-kerja-sama-dengan-buleleng https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/05/pemkab-blora-jajaki-kerja-sama-dengan-buleleng_m_123115.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/05/pemkab-blora-jajaki-kerja-sama-dengan-buleleng_m_123115.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/05/123115/pemkab-blora-jajaki-kerja-sama-dengan-buleleng

Tekad Pemerintah Kabupaten Blora untuk memperbaiki layanan kesehatan dan pengembangan sektor pariwisata terus dilakukan. Pemkab Blora belajar ke Pemkab Buleleng]]>

KOTA – Tekad Pemerintah Kabupaten Blora untuk memperbaiki layanan kesehatan dan pengembangan sektor pariwisata terus dilakukan. Baru-baru ini, Pemkab Blora belajar ke Pemkab Buleleng, Bali sekaligus sebagai langkah awal penjajakan kerja sama.

Wakil Bupati Blora Arief Rohman mengungkapkan alasan pihaknya menjadikan Kabupaten Buleleng sebagai contoh. Buleleng dinilai mempunyai karakteristik yang hampir sama dengan Blora.

Kabupaten di utara Pulau Bali itu lokasinya jauh dari ibu kota Provinsi Bali di Denpasar. Begitu halnya dengan Blora yang jauh dari Semarang. Buleleng juga punya hutan yang luas dan jumlah penduduk hampir sama dengan Kota Sate.

”Hebatnya, Buleleng telah berhasil membangun fasilitas kesehatan dengan baik dan memiliki pendapatan asli daerah (PAD) yang besar dari pariwisata. Kita ingin agar Blora bisa belajar dari Buleleng,” ucapnya.

Setibanya di Buleleng pada Sabtu (2/3), wabup didampingi Sekda Blora Komang Gede Irawadi, Kepala Bappeda Blora Samsul Arief dan beberapa kepala OPD juga diundang oleh Pemkab Buleleng, untuk hadir dalam peresmian Rumah Sakit BaliMed. Yang letaknya tak jauh dari kantor bupati setempat.

Dengan adanya kunjungan sehari di Kabupaten Buleleng ini, Wakil Bupati Arief Rohman, menyampaikan bahwa Pemkab Blora akan mencoba melakukan penjajakan kerja sama bidang Kesehatan dan Pengembangan Pariwisata dengan Pemkab Buleleng.

Kita sudah siap menjalin MoU dengan Pemkab Banyuwangi. Namun waktunya sedang diatur. Kali ini juga kita jajaki kerja sama dengan Buleleng. Semoga nanti hasilnya bisa bermanfaat untuk pembangunan Kabupaten Blora,” kata wabup.

Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana menyampaikan, dalam membangun fasilitas kesehatan baik rumah sakit maupun Puskesmas harus mempertimbangkan jumlah penduduk seluruh kabupaten. Sehingga, bisa diprediksi kebutuhan kamar pasien di seluruh rumah sakit.

Jangan sampai kita kekurangan kamar sehingga banyak pasien yang tidak terlayani. Idealnya satu banding seribu. Jika penduduknya 800 ribu, maka di kabupaten itu harus ada 800 kamar pasien, tersebar di beberapa rumah sakit,” ucap Putu Agus Suradnyana.

Sekda Blora Komang Gede Irawadi menambahkan, selama ini Pemkab Blora memang belum sampai menghitung rata-rata kebutuhan kamar pasien berdasarkan jumlah penduduk. Sepulang dari Buleleng, Pemkab Blora akan memetakan lagi kebutuhan kamar sesuai dengan jumlah penduduk.

Selain itu, Wakil Bupati Blora Arief Rohman juga dengan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Buleleng Nyoman Sutrisna. Wabup diajak berkeliling melihat hasil pembangunan pariwisata yang bekerja sama dengan pihak swasta dan desa. Seperti Krisna Funtastic Land, Water Sport, hingga Pelabuhan Soenda Ketjil.

Tugas Dinas Pariwisata itu mencari investor agar mau membangun sektor pariwisata dengan potensi yang dimiliki daerah, lantas mempromosikannya. Buatlah buku saku yang berisi tentang potensi wisata daerah lengkap dengan maps lokasinya, kalau istilah saat ini dilengkapi dengan barcode maps. Sehingga akan mudah dijangkau cukup dengan smartphone,” terang Nyoman Sutrisna, yang sudah tiga tahun menjadi Kepala Dinas Pariwisata Buleleng.

Tidak hanya buku saku saja, menurutnya Dinas Pariwisata juga harus aktif melakukan promosi daya tarik wisata dengan membuat video-video pendek yang menarik untuk diunggah ke media sosial.

Wabup Arief Rohman menambahkan, Pemkab Blora akan gantian mengundang Pemkab Buleleng datang ke Kota Sate. ”Pak Nyoman Sutrisna ini ternyata istrinya asli Jepon, Blora. Nanti kita akan undang beliau datang ke Blora, sekaligus beliau jenguk mertua. Ilmu beliau selama di Buleleng harus bisa kita tiru untuk diterapkan di Blora,” imbuhnya.

]]>
Ali Mustofa Tue, 05 Mar 2019 09:14:33 +0700
<![CDATA[Ternyata Ini Agenda ”Pelesir” Berjamaah Pejabat Pemkab Blora ke Bali]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/04/122936/ternyata-ini-agenda-pelesir-berjamaah-pejabat-pemkab-blora-ke-bali https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/04/ternyata-ini-agenda-pelesir-berjamaah-pejabat-pemkab-blora-ke-bali_m_122936.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/04/ternyata-ini-agenda-pelesir-berjamaah-pejabat-pemkab-blora-ke-bali_m_122936.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/04/122936/ternyata-ini-agenda-pelesir-berjamaah-pejabat-pemkab-blora-ke-bali

Di sela rapat koordinasi dan resepsi putra Kajari Blora Made Sudiatmika di Buleleng, wakil bupati dan beberapa pejabat studi banding di sektor pariwisata.]]>

KOTA – Di sela rapat koordinasi dan resepsi putra Kajari Blora Made Sudiatmika di Kabupaten Buleleng, wakil bupati dan beberapa pejabat studi banding di sektor pariwisata. Bahkan, wakil bupati menjajal langsung wahana sepeda gantung di salah satu objek wisata.

Wakil Bupati Blora Arief Rohman mengungkapkan, rombongan pejabat dari Blora ke Bali bukan untuk jalan-jalan semata. Mereka menggelar rapat koordinasi. Kemudian ada agenda studi banding ke Pemkab Buleleng di beberapa sektor. Seperti pariwisata dan kesehatan.

”Kita banyak mendapat ilmu dan belajar tentang pelayanan kesehatan dan pariwisata dari Buleleng. Buleleng ini mirip dengan Blora,” terang wakil bupati Blora kemarin.

Soal efisiensi anggaran, wabup menegaskan sudah melaran OPD untuk menggunakan pesawat ketika berangkat ke Bali. Rombongan OPD menggunakan mobil sendiri. Sedangkan untuk rombongan camat menggunakan bus. ”Yang naik pesawat Forkompimda, karena waktunya mepet,” ungkapnya.

Rencananya, Pemkab Blora memang ada Memorandum of Understanding (MoU) dengan Pemkab Banyuwangi. Namun karena tidak jadi, sehingga dialihkan ke Kabupaten Buleleng. Kunjungan akhir pekan kemarin jadi salah satu penjajakan MoU dengan Pemkab Buleleng.

Sementara itu, Kabag Humas Pemkab Buleleng Ketut Suwarmawan melalui Kasubag Pemberitaan Nyoman Agus Tri Kartikayuda mengaku, Wakil Bupati Blora Arief Rohman juga ikut hadir dalam peresmian salah satu rumah sakit di Buleleng.

Sebelumnya, boyongan puluhan pejabat Blora ke Bali tersebut menjadi sorotan dari Plh Kepala Ombudsman RI Jawa Tengah, Sabarudin Hulu. Diharapkan kegiatan penyelenggara dengan menggunakan APBD untuk dilaksanakan secara efektif dan efisien. Sehinga benar-benar memberikan manfaat pada publik. Selain itu, penggunaan anggaran itu dapat transparan serta dapat dipertangungjawabkan.

]]>
Ali Mustofa Mon, 04 Mar 2019 10:46:26 +0700
<![CDATA[Begini Reaksi Ombudsman soal Kepala OPD ”Plesiran” Berjamaah ke Bali]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/02/122701/begini-reaksi-ombudsman-soal-kepala-opd-plesiran-berjamaah-ke-bali https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/02/begini-reaksi-ombudsman-soal-kepala-opd-plesiran-berjamaah-ke-bali_m_122701.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/02/begini-reaksi-ombudsman-soal-kepala-opd-plesiran-berjamaah-ke-bali_m_122701.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/02/122701/begini-reaksi-ombudsman-soal-kepala-opd-plesiran-berjamaah-ke-bali

Kurang lebih 61 pejabat Pemkab Blora kini berada di Bali. Agendanya, rakor pengendalian operasional kegiatan triwulan I 2019. Sekaligus menghadiri pernikahan.]]>

KOTA – Kurang lebih 61 pejabat Pemkab Blora kini berada di Bali. Agendanya, rakor pengendalian operasional kegiatan triwulan I 2019. Sekaligus menghadiri resepsi pernikahan putra Kajari Blora Made Sudiatmika. Entah kebetulan atau disengaja, lokasi dan hari pelaksanaan kedua acara tersebut sama.

Puluhan pejabat itu berangkat dari Blora kemarin. Ada yang menggunakan pesawat. Ada pula yang berangkat ke Pulau Dewata dengan transportasi darat. Tujuan utama mereka, ke Banyualit Spa‘n Resort Lovina, Buleleng, Bali.

Di tempat itulah, rakor triwulan Pemkab Blora digelar hari ini pukul 13.00. Malam harinya, di hotel yang sama ada resepsi pernikahan putra Kajari Blora Made Sudiatmika. Catatan Jawa Pos Radar Kudus, baru kali ini rakor pengendalian operasional kegiatan triwulan digelar di luar kota.

Kegiatan itu menjadi sorotan Ombudsman RI Jawa Tengah (Jateng). Plh Kepala Ombudsman RI Jawa Tengah Sabarudin Hulu mengungkapkan, kegiatan dengan menggunakan APBD harus dilaksanakan secara efektif dan efisien. Sehinga benar-benar memberikan manfaat pada publik.

 ”Seharusnya, Pemkab Blora juga mempertimbangkan pengawasan dan masukan dari masyarakat. Atas kegiatan yang menurut masyarakat bahwa berpotensi terjadi pemborosan anggaran,” ucap Sabarudin Hulu.

Ombusmand juga mendorong supaya pelayan publik tidak terganggu.  Apalagi pejabat ikut semua. Sehingga perlu ada pejabat yang menggantikan. ”Bahwa kegiatan pemda tentu menggunakan APBD, maka sesuai dengan Peraturan Daerah bahwa pengelolaan ini berbasis asas efektif dan efisien. Jadi, Kalau kemudian ada peraturan perundang-undangan yang diabaikan, tentu itu berpotensi mal administrasi,” imbuhnya.

Kepala Inspektorat Kabupaten Blora Kunto Aji mengungkapkan, tak ada pemborosan anggaran dalam kegiatan rakor di Bali itu. Justru bisa efektif dan efisien ketika disandingkan dengan manfaatnya. ”Ketika di lintas OPD juga disampaikan kita bisa belajar dengan Kabupaten Buleleng dan diadopsi ke Blora,” jelasnya.

]]>
Ali Mustofa Sat, 02 Mar 2019 14:47:38 +0700
<![CDATA[Soal Pemotongan Dana Bankeu, Akhirnya Anggota Dewan Mengaku “Nompo”]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/01/122431/soal-pemotongan-dana-bankeu-akhirnya-anggota-dewan-mengaku-nompo https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/01/soal-pemotongan-dana-bankeu-akhirnya-anggota-dewan-mengaku-nompo_m_122431.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/01/soal-pemotongan-dana-bankeu-akhirnya-anggota-dewan-mengaku-nompo_m_122431.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/01/122431/soal-pemotongan-dana-bankeu-akhirnya-anggota-dewan-mengaku-nompo

Beberapa anggota DPRD Blora satu persatu buka suara terkait dugaan pemotongan bantuan keuangan (bankeu) kepada desa oleh anggota dewan.]]>

BLORA – Beberapa anggota DPRD Blora satu persatu buka suara terkait dugaan pemotongan bantuan keuangan (bankeu) kepada desa oleh anggota dewan. Mereka ada yang mengaku nompo (menerima sebagian uang dari bankeu), meski besarannya kurang dari 10 persen.

Adanya dugaan pemotongan ini, BPK Republik Indonesia (RI) Perwakilan Jawa Tengah (Jateng) telah memeriksa 170 kepala desa (kades) dan ketua tim pelaksana kegiatan (TPK) di masing-masing kecamatan di Kabupaten Blora. Pemeriksaan dilaksanakan di lantai III kantor Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Anggaran Daerah (BPPKAD) Blora.

Dalam pemeriksaan tersebut, para kades diminta membawa softcopy foto-foto lengkap terkait pelaksanaan kegiatan bantuan keuangan desa (bankeudes) berupa infrastruktur. Selain itu, juga membawa surat pertanggungjawaban (SPj) keuangan desa kalau sudah jadi. Selanjutnya, sekitar bulan ini BPK akan kembali datang untuk memeriksa kasus ini.

Dugaan adanya pemotongan bankeu kepada desa oleh DPRD Blora juga mendapat perhatian dari Ombudsman RI Perwakilan Jateng. Ombudsman meminta Kejaksaan Negeri (Kejari) Blora segera turun ke lapangan.

Sementara itu, Kejari Blora sendiri akan menunggu proses BPK selesai pemeriksaan terlebih dahulu. Setelah pemeriksaan, lanjutan nanti BPK akan memberikan rekomendasi.

Ketua Komisi B DPRD Blora Subroto mengaku, dia memang menerima uang Rp 5 juta dari bankeu senilai Rp 100 juta. Itupun dilewatkan orang lain, mantan anggota DPRD. ”Kalau yang lainnya (dewan lainnya, Red) ora bakal wani (tidak bakal berani). Saya dikasih seteleh selesai pekerjaan (pembangunan infrastruktur di desa) sekitar Januari lalu. Kalau tidak sisa saya juga tidak akan meminta,” terangnya.

Dia mengaku jujur menerima. Sebab memang seperti itu. ”Aku jujur wae nompo (saya jujur saja nerima). Kalau ada penyidik BPK saya akan jujur. Kalau yang lain tidak mungkin pada ngaku. Saya menerima dari Bu Catur,” ujarnya.

Dia menuturkan, kalau hanya menerima Rp 5 juta harus masuk penjara, bakal tetap dijalaninya. ”Tapi saya yakin, selain saya lebih dari itu (besaran penerimaan uang dari bankeu). Hampir semua menerima, tapi saya tidak punya bukti,” tegasnya.

Sementara itu, anggota DPRD lain yang enggan disebutkan namanya mengaku, dia tidak menerima 10 persen dari besaran bankeu. Namun, saat ditanya lebih lanjut berapa yang diterima, dia enggan menjawab. ”Yang jelas bukan 10 persen, Mas. Saya juga siap dikonfrontir dengan kades bersangkutan. Saya juga siap dipanggil BPK untuk klarifikasi soal ini,” ucapnya.

Terpisah, kemarin, Camat Tunjungan Dwi Bambang Priyono juga mengundang para kepala desa (kades) yang mendapat bankeu dan sudah diperiksa BPK. Dia memberikan masukan dan imbauan kepada para kades terkait temuan BPK tersebut.

Dia mengimbau agar pajak dan SPj tentang penggunaan bankeu segera diselesaikan. ”Ini hanya terkait pajak dan SPj, Mas. Supaya segera dilengkapi dan dibayarkan. Tidak lebih dari itu,” terangnya singkat.

]]>
Ali Mustofa Fri, 01 Mar 2019 10:22:35 +0700
<![CDATA[Kejaksaan Tunggu Hasil BPK soal Penyimpangan Bantuan Keuangan Desa]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/28/122266/kejaksaan-tunggu-hasil-bpk-soal-penyimpangan-bantuan-keuangan-desa https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/28/kejaksaan-tunggu-hasil-bpk-soal-penyimpangan-bantuan-keuangan-desa_m_122266.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/28/kejaksaan-tunggu-hasil-bpk-soal-penyimpangan-bantuan-keuangan-desa_m_122266.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/28/122266/kejaksaan-tunggu-hasil-bpk-soal-penyimpangan-bantuan-keuangan-desa

Kejaksaan Negeri Blora hingga kini menunggu proses pemeriksaan BPK terhadap bantuan keuangan. Lumrahnya, BPK akan memberikan rekomendasi usai pemeriksaan.]]>

BLORA – Kejaksaan Negeri Blora hingga kini menunggu proses pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap bantuan keuangan (bankeu). Lumrahnya, BPK akan memberikan rekomendasi usai pemeriksaan. Jika rekomendasi tidak diindahkan, maka Kejaksaan Negeri Blora akan turun tangan.

Diberitakan sebelumnya Muncul isu pemotongan bantuan keuangan (bankeu) kepada desa oleh oleh oknum anggota DPRD Blora. Hal itu ternyata bukan isapan jempol. Potongan diperkirakan antara 10-15 persen tiap desa atau penerimanya.

Atas kejadian itu, BPK RI Perwakilan Jawa Tengah (Jateng) memeriksa 170 kepala desa (kades) dan Ketua Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) proyek di masing-masing kecamatan. Pemeriksaan dilakukan di lantai III kantor Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Anggaran Daerah (BPPKAD) Blora.

Dalam pemeriksaan tersebut, para kades diminta membawa softcopy foto-foto pelaksanaan kegiatan bankeudes (pembangunan infrastruktur). Selain itu, juga membawa surat pertanggungjawaban (SPj) keuangan desa bagi yang sudah jadi. Selanjutnya, Maret mendatang BPK akan kembali datang untuk pemeriksaan lebih intensif.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) pada Kejaksaan Negeri Blora Rendy Indro mengaku akan menunggu selesainya proses pemeriksaan BPK. Setelah pemeriksaan selesai, BPK biasanya akan memberikan rekomendasi. Selanjutnya diberi waktu 60 hari untuk menyelesaikannya. “Apabila rekomendasi itu tidak diindahkan atau diselesaikan, pihaknya baru akan turun. Kalau ada laporan akan kami terima dan kami berikan penjelasan seperti itu,” jelasnya.

Dugaan adanya pemotongan Bantuan Keauangan (Bankeu) di tiap desa yang diduga dari DPRD juga mendapat perhatian dari Ombusmand RI Jawa Tengah.

Plh Kepala Ombudsman RI Jawa Tengah Sabarudin Hulu mengaku, seharusnya tidak ada pemotongan di anggaran Bankeu. Kalau ada, itu kejaksaan memantau persoalan itu. “Imbauan kami dari Ombudsman, supaya persoalan semacam ini tidak terjadi pemotongan. Sebaiknya bantuan diterima pemerintah desa harus diberikan sesuai perundang dan haknya,” terangnya.

Sabarudin menambahkan, pemotongan keuangan negara atau daerah melanggar undang-undang. Maka masuk dalam ranah tindak pidana korupsi. Seharusnya tidak ada pemotongan. “Itu untuk menghindari terjadi mal administrasi atau pelanggaran hukum lainnya,” terangnya.

]]>
Ali Mustofa Thu, 28 Feb 2019 13:47:36 +0700
<![CDATA[Tahun Ini Betonisasi Jalan Kamolan-Banjarejo Dijatah 3,5 Kilometer]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/27/121977/tahun-ini-betonisasi-jalan-kamolan-banjarejo-dijatah-35-kilometer https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/27/tahun-ini-betonisasi-jalan-kamolan-banjarejo-dijatah-35-kilometer_m_121977.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/27/tahun-ini-betonisasi-jalan-kamolan-banjarejo-dijatah-35-kilometer_m_121977.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/27/121977/tahun-ini-betonisasi-jalan-kamolan-banjarejo-dijatah-35-kilometer

Rencana perbaikan Jalan Kamolan-Banjarejo terus dimatangkan. Kemarin Wakil Bupati Blora Arief Rohman bersama pejabat terkait meninjau lokasi jalan.]]>

BLORA – Rencana perbaikan Jalan Kamolan-Banjarejo terus dimatangkan. Kemarin Wakil Bupati Blora Arief Rohman bersama pejabat terkait meninjau lokasi jalan. Tahun ini, Pemkab Blora sudah menganggarkan Rp 14,5 miliar untuk betonisasi sepanjang 3,5 kilometer.

Dalam tinjauan kemarin, saat perjalanan dari Kamolan menuju Banjarejo, rombongan berhenti di Dukuh Kedawung, Desa Sumberagung. Rombongan melihat kerusakan jalan. Wakil Bupati meminta agar perbaikan tahun 2019 ini bisa ditempatkan pada titik terparah.

”Tahun ini melanjutkan perbaikan 2018 yang digarap di Dukuh Pulo, Desa Mojowetan. Kami minta agar DPUPR bisa menempatkan perbaikan 2019 di titik terparah lainnya seperti di Dukuh Kedawung, Desa Sumberagung ini. Dan melanjutkan Mojowetan ke barat,” ucap wakil bupati.

Sedangkan kerusakan lainnya menurut Wakil Bupati bisa ditangani dengan anggaran pemeliharaan sementara. Sambil menunggu perbaikan tahap selanjutnya. Pemkab ingin Jalan Kamolan-Banjarejo dibeton semua. Namun, pelaksanaannya bertahap. Menyesuaikan anggaran yang ada. Mengingat banyak juga jalan kabupaten yang harus ditangani.

Camat Banjarejo Margono mengaku, beberapa titik kerusakan terparah butuh perhatian khusus. Pihaknya meminta pembetonan dilanjutkan tahun ini. ”Jika tahun ini ada jatah pembetonan sepanjang 3,5 kilometer, mohon bisa dibagi. Misalnya 1,5 kilometer dari Pulo ke timur sampai Kedawung. Sisanya dua kilometer ke arah barat menuju Banjarejo,” terangnya.

Kepala Bidang Bina Marga Wilayah I DPUPR Sudarno menjelaskan, untuk tahun ini perbaikan jalan kabupaten ruas Kamolan-Banjarejo mendapatkan anggaran sekitar Rp 14,5 miliar. Dana itu untuk pembetonan sepanjang 3,5 kilometer.

”Untuk titik perbaikannya bisa menyesuaikan titik terparah atau melanjutkan perbaikan 2018 kemarin. Asal masih di ruas jalan yang sama, akan kita sesuaikan,” kata Sudarno.

]]>
Ali Mustofa Wed, 27 Feb 2019 13:54:19 +0700
<![CDATA[TMMD Reguler ke-104 Kodim Blora Dibuka 260 Penari Gemu Famire]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/27/121970/tmmd-reguler-ke-104-kodim-blora-dibuka-260-penari-gemu-famire https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/27/tmmd-reguler-ke-104-kodim-blora-dibuka-260-penari-gemu-famire_m_121970.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/27/tmmd-reguler-ke-104-kodim-blora-dibuka-260-penari-gemu-famire_m_121970.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/27/121970/tmmd-reguler-ke-104-kodim-blora-dibuka-260-penari-gemu-famire

TMMD Reguler ke-104 Kodim 0721/Blora dengan desa sasaran Desa Jurangjero, Bogorejo, resmi dibuka. Sejumlah kegiatan fisik seperti pembangunan dilaksanakan.]]>

BLORA – TMMD Reguler ke-104 Kodim 0721/Blora dengan desa sasaran Desa Jurangjero, Kecamatan Bogorejo, resmi dibuka kemarin. Sejumlah kegiatan fisik seperti pembangunan jalan dan bedah rumah dilaksanakan. Termasuk kegiatan non fisik seperti pelatihan bagi warga.

TMMD kemarin dibuka oleh Bupati Blora Djoko Nugroho di lapangan Desa Nglengkir, Kecamatan Bogorejo. Danrem 073/Makutarama, Kolonel Arm. Moch. Irwansjah juga hadir di acara itu sebagai pejabat kehormatan.

Sebuah tampilan tari kolosal, yakni tari kreasi maumere (Gemu Famire) memeriahkan pembukaan TMMD kemarin. Sebanyak 260 penari turut serta dalam penampilan tari tersebut. Mereka terdiri dari berbagai unsur. Mulai dari TNI, Polri, Satpol PP, PNS dan pelajar di Blora.

Sejumlah kegiatan bhakti sosial juga mewarnai di pembukaan TMMD. Diantaranya donor darah, pengobatan massal, penyerahan bibit tanaman, pelayanan KB-Kes gratis, dan sejumlah kegiatan sosial lainnya.

Dandim 0721/Blora Letkol Inf Ali Mahmudi menjelaskan, TMMD Reguler di Desa Jurangjero itu menyasar sejumlah kegiatan fisik maupun non fisik. Sasaran fisik, satgas bersama-sama warga akan membangun akses jalan sepanjang 1.360 meter dengan lebar 2,5 meter, talud, bedah rumah, dan jamban,.

Sementara untuk sasaran non fisiknya, cukup bervariasi. Seperti penyuluhan dan pelatihan yang melibatkan banyak unsur di Blora. ”Di fisik utama yang menentukan pembangunan jalan tembus dari Desa Jurangjero ke Desa Nglengkir. Diharapkan akan mampu memprelancar aktivitas warga dan mampu meningkatkan kesejahteraan warga desa sasaran dan sekitarnya,” jelasnya.

Bupati Blora Djoko Nugroho menambahkan, TMMD bisa jadi momentum untuk memajukan desa. Dengan menggali potensi desa untuk mengatasi berbagai masalah. Tentunya dengan sinergi TNI dan masyarakat.

]]>
Ali Mustofa Wed, 27 Feb 2019 13:10:47 +0700
<![CDATA[Usai Periksa 170 Kades, Bankeu Desa Ternyata Dipotong 10-15 Persen]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/27/121945/usai-periksa-170-kades-bankeu-desa-ternyata-dipotong-10-15-persen https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/27/usai-periksa-170-kades-bankeu-desa-ternyata-dipotong-10-15-persen_m_121945.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/27/usai-periksa-170-kades-bankeu-desa-ternyata-dipotong-10-15-persen_m_121945.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/27/121945/usai-periksa-170-kades-bankeu-desa-ternyata-dipotong-10-15-persen

Isu pemotongan bantuan keuangan (bankeu) kepada desa oleh oleh oknum anggota DPRD Blora, ternyata bukan isapan jempol. Bahkan, potongannya mencapai 10-15 persen]]>

BLORA – Isu pemotongan bantuan keuangan (bankeu) kepada desa oleh oleh oknum anggota DPRD Blora, ternyata bukan isapan jempol belaka. Bahkan, potongannya mencapai 10-15 persen tiap desa atau penerimanya.

Baru-baru ini, BPK RI Perwakilan Jawa Tengah (Jateng) memeriksa 170 kepala desa (kades) dan Ketua Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) proyek di masing-masing kecamatan. Pemeriksaan dilakukan di lantai III kantor Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Anggaran Daerah (BPPKAD) Blora.

Dalam pemeriksaan tersebut, para kades diminta membawa softcopy foto-foto pelaksanaan kegiatan bankeudes (pembangunan infrastruktur). Selain itu, juga membawa surat pertanggung jawaban (SPj) keuangan desa bagi yang sudah jadi. Selanjutnya, Maret mendatang BPK akan kembali datang untuk pemeriksaan lebih intensif.

Suyanto, kades Wonosemi, Kecamatan Banjarejo, Blora, kepada Jawa Pos Radar Kudus kemarin, mengatakan, dia mendapatan bankeu dari anggota DPRD senilai Rp 200 juta. Dana itu digunakan untuk pembangunan drainase. Namun, dana tersebut dipotong 10 persen terlebih dahulu. Yaitu oleh Siti Rohmah (sekarang mantan DPRD Blora karena di-PAW). Pemotongan itu dilakukan di depan atau setelah cair.

Dia mengaku tidak bisa berbuat banyak. Apalagi para kades yang sebelumnya dipanggil Badan Pemeriksa Keungan (BPK) provinsi sudah mengakui adanya pemotongan tersebut. ”Saat dipanggil BPK, ya saya mengakui apa adanya. Wong buktinya seperti itu. Mau bagaimana lagi,” terangnya kemarin.

Suyanto menerangkan, sebenarnya BPK sudah tahu semuanya. Hanya mencari saksi secara langsung. Sebab, sebelumnya sudah mengantongi data lapangan. ”Setelah saya jawab dipotong Mbak Rohmah, saya tanda tangan dan keluar dari ruang pemeriksaan BPK,” terangnya.

Dengan adanya pemotongan ini hingga dia diperiksa BPK, ke depan pihaknya akan berpikir ulang untuk menerima bankeu lagi. ”Saya juga tidak takut (diperiksa BPK). Proyeke mbangun drainase nyatane yo wes tak garap (proyek membangun drainase nyatanya sudah saya garap),” jelasnya.

Menurutnya, adanya masalah bankeu belum pernah diperiksa intensif seperti ini. Baru tahun ini. Banyak juga yang mengaku blak-blakan dalam pemeriksaan BPK. ”(Dana) aspirasi dioyak baru kali ini,” terangnya.

Sementara itu, Sriyatun, kades Karangtalun, Kecamatan Banjarejo, mengaku lolos saat pemeriksaan BPK baru-baru ini. Namun, banyak kepala desa (kades) yang keceplosan dan mengaku apa adanya kepada BPK soal adanya pemotongan bankeu. Seperti Desa Jati Sari, Wonosemi, dan lainnya. ”Nyatane emang iya kok (desa yang dapat bankeu dan dipotong). Ape ora ngaku pye? (mau tidak ngaku bagaimana?). Ada yang dipotong 10 persen. Ada juga yang 15 persen,” jelasnya.

Dia menambahkan, sebelum diperiksa, para kades sudah diperingatkan untuk bicara jujur oleh petugas BPK. Sehingga mau tidak mau harus berbicara jujur kepada pemeriksa.

Terpisah, Siti Rohmah atau biasa dipanggil Kentut Sanjaya (mantan anggota DPRD Blora) membantah dirinya memotong bankeu tersebut. Dia juga tidak merasa memotong bankeu kepada desa-desa yang bersangkutan. ”Tidak (memotong bankeu yang disalurkan ke desa-desa), Mas. Tidak,” jawabnya singkat melalui pesan Whattsap kemarin.

]]>
Ali Mustofa Wed, 27 Feb 2019 10:58:00 +0700
<![CDATA[Bikin Deg-Degan, Wabup Dibonceng Penyandang Disabilitas]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/26/121806/bikin-deg-degan-wabup-dibonceng-penyandang-disabilitas https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/26/bikin-deg-degan-wabup-dibonceng-penyandang-disabilitas_m_121806.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/26/bikin-deg-degan-wabup-dibonceng-penyandang-disabilitas_m_121806.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/26/121806/bikin-deg-degan-wabup-dibonceng-penyandang-disabilitas

Naik sepeda motor mungkin hal biasa. Namun bagaimana kalau Wakil Bupati yang membonceng penyandang disabilitas. Ada rasa was-was dan seru.]]>

KOTA – Naik sepeda motor mungkin hal biasa. Namun bagaimana kalau Wakil Bupati yang membonceng penyandang disabilitas. Ada rasa was-was dan seru. Namun akhirnya plong. Karena ternyata mereka juga terlatih dan benar-benar bisa mengendarai sepeda motor.

Hal ini dilakukan Wakil Bupati Blora, Arif Rohman saat berkunjung ke sanggar Difabel Blora Mustika (DBM) kemarin. Yaitu untuk melihat proses pengukuran tangan elektrik. Dalam kunjungannya kemarin, Arief sempat dibuat penasaran oleh Taufikurrohman. Meski tak punya kedua tangan, dia mengaku bisa mengendarai sepeda motor dengan baik dan benar.

Karena penasaran, Arif Rohman akhirnya membonceng Taufikurrohman untuk mempraktikkannya. Setelah berkendara sejauh 50 meter, Wabup mengapresiasi kemampuan Taufik. ”Aman, lolos-lolos,” ungkap wabup yang disambut tawa penyandang disabilitas lainnya. 

Untuk mengendarai sepeda motornya, Taufik memodifikasi sepeda motornya dengan membuat sebuah lubang di kedua stang motornya. Taufik secara blak-blakan mengaku belum punya SIM. Jika ada razia polisi, dia terpaksa berhenti terlebih dahulu untuk menghindarinya.

Untuk itu, Taufik meminta agar Wabup bisa membantunya untuk mempermudah dalam pembuatan SIM D. Menanggapi keluhan tersebut, Wabup berjanji akan memfasilitasi penyandang disabilitas dalam mendapatkan SIM tersebut. 

Ketua DBM Abdul Ghofur mengungkapkan, dari 600 difabel di Kabupaten Blora, baru ada 15 yang memiliki SIM D. Faktor kesehatan menjadi penghambat penyadang disabilitas dalam mendapatkan SIM. Untuk itu dia berharap ada perlakukan khusus terhadap penyandang Difabel.

]]>
Ali Mustofa Tue, 26 Feb 2019 15:38:55 +0700
<![CDATA[Hari Ini Baksos dan Pentas Seni Iringi Opening TMMD Reguler ke-104]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/26/121805/hari-ini-baksos-dan-pentas-seni-iringi-opening-tmmd-reguler-ke-104 https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/26/hari-ini-baksos-dan-pentas-seni-iringi-opening-tmmd-reguler-ke-104_m_121805.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/26/hari-ini-baksos-dan-pentas-seni-iringi-opening-tmmd-reguler-ke-104_m_121805.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/26/121805/hari-ini-baksos-dan-pentas-seni-iringi-opening-tmmd-reguler-ke-104

Hari ini Bupati Blora Djoko Nugroho membuka TMMD Reguler ke-104 Kodim 0721/Blora. Kemarin segala persiapan sudah dicek. Mulai dari perlengkapan pembukaan.]]>

BOGOREJO – Hari ini Bupati Blora Djoko Nugroho membuka TMMD Reguler ke-104 Kodim 0721/Blora. Kemarin segala persiapan sudah dicek. Mulai dari perlengkapan pembukaan, hingga pengisi acara juga sudah gladi resik.

Dandim 0721/Blora Letkol Inf Ali Mahmudi menjelaskan, koordinasi dengan berbagai pihak untuk menggelar kegiatan tambahan sudah dilakukan. Selain upacara pembukaan TMMD, ada berbagai acara yang digelar. ”Banyak acara tambahan di sela-sela pembukaan TMMD,” jelasnya.

Seperti donor darah, pengobatan gratis, dan pentas seni. Salah satu yang bakal menarik perhatian warga adalah tari gemu famire. Tari tersebut akan dibawakan oleh 260 orang dari berbagai unsur. Melibatkan anggota TNI di jajaran Kodim 0721/Blora dan Yonif 410/Alugoro, anggota Polres Blora, Satpol PP, hingga pelajar.

Tari Gemu Famire adalah sebuah tarian khas berasal dari Irian Jaya yang saat ini menjadi terkenal dan mendunia. Untuk itu, sangat tepat sekiranya tarian tersebut mengisi kemeriahan pada upacara pembukaan TMMD Reguler-104 Kodim 0721/Blora nanti.

Menjelang pentas, seluruh penggawa yang akan terlibat dalam pentas tari gemu famire tersebut terlihat dengan semangat melaksanakan latihan. Latihan digelar di lapangan Desa Nglengkir, Kecamatan Bogorejo yang juga jadi lokasi pembukaan TMMD.

Kapten Chb Sundiro sebagai Perwira Koordinator latihan Tari Gemu Famire mengatakan, pihaknya sangat bangga dan senang melihat latihan para penggawa yang penuh semangat dan kompak. Dia berharap, dengan semangat itu hari ini para penari bisa tampil maksimal. 

]]>
Ali Mustofa Tue, 26 Feb 2019 15:28:34 +0700
<![CDATA[Gaji Pegawai Kontrak Sedot Rp 28 Miliar, Begini Reaksi Pemkab]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/26/121803/gaji-pegawai-kontrak-sedot-rp-28-miliar-begini-reaksi-pemkab https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/26/gaji-pegawai-kontrak-sedot-rp-28-miliar-begini-reaksi-pemkab_m_121803.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/26/gaji-pegawai-kontrak-sedot-rp-28-miliar-begini-reaksi-pemkab_m_121803.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/26/121803/gaji-pegawai-kontrak-sedot-rp-28-miliar-begini-reaksi-pemkab

Kebutuhan gaji Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) terbilang besar. Selama setahun, diperkirakan mencapai Rp 28 miliar.]]>

KOTA – Kebutuhan gaji Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) terbilang besar. Selama setahun, diperkirakan mencapai Rp 28 miliar. Namun hingga saat ini belum ada pos anggarannya. Pemkab masih kesulitan untuk menganggarkannya.

Hingga saat ini, pemkab juga belum bisa memutuskan mekanisme gaji setelah lolos seleksi PPPK. Apakah akan digaji saat ada anggaran, atau akan dirapel hingga satu tahun ke depan.

Kepala Bidang (Kabid) Perencanaan dan Administrasi Pegawai Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Blora Rini Setyowati mengatakan, karena saat ini belum ada anggaran, rencananya, gaji PPPK baru akan dibayarkan saat tersedia anggaran. Tapi terkait kapan anggaran itu tersedia pihaknya belum bisa memastikan. Dimungkinkan, anggaran tersedia antara APBD Perubahan 20149 atau APBD 2020. ”Nanti ada rakor terkait itu,” jelasnya.

Kepala Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Anggaran Daerah (BPPKAD) Blora Maskur mengatakan, kebutuhan gaji PPPK sekitar Rp 28 miliar. Hanya kalau dikompensasikan dengan honor yang telah disediakan saat ini sebagai honorer K2 ada sebanyak Rp 8 miliar. ”Jadi kurang sekitar Rp 20 miliar,” ujarnya.

Dia menambahkan, dimungkinkan gaji tidak akan dirapel. Namun pihaknya juga belum tau bagaimana mekanisme ke depan. Sebab dana yang dibutuhkan juga tergolong besar. ”Mungkin tidak akan dirapel,” imbuhnya.

Diketahui bersama, total ada 517 peserta yang ikut seleksi PPPK. Sebanyak 156 peserta seleksi PPPK tahap I 2019 tidak memenuhi nilai ambang batas (passing grade). Sedangkan yang lolos passing grade total 361.

]]>
Ali Mustofa Tue, 26 Feb 2019 15:23:42 +0700
<![CDATA[Bantuan Keuangan Desa Dipotong, 170 Kades Dipanggil BPK]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/26/121703/bantuan-keuangan-desa-dipotong-170-kades-dipanggil-bpk https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/26/bantuan-keuangan-desa-dipotong-170-kades-dipanggil-bpk_m_121703.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/26/bantuan-keuangan-desa-dipotong-170-kades-dipanggil-bpk_m_121703.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/26/121703/bantuan-keuangan-desa-dipotong-170-kades-dipanggil-bpk

Sebanyak 170 kepala desa (kades) di Kabupaten Blora dipanggil auditor BPK provinsi baru-baru ini. Mereka dimintai keterangan terkait bantuan keuangan (bankeu).]]>

BLORA – Sebanyak 170 kepala desa (kades) di Kabupaten Blora dipanggil auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) provinsi baru-baru ini. Mereka dimintai keterangan terkait dengan bantuan keuangan (bankeu) yang diberikan DPRD kepada desa.

Hal ini dibenarkan Kepala Inspektorat Kabupaten Blora Kunto Aji kemarin. Semua kades yang mendapatkan bantuan tersebut dipanggil untuk dimintai keterangan. Selanjutnya, pada Maret mendatang, BPK akan kembali datang untuk kembali memeriksa. ”Ini baru tahap awal. Untuk pemeriksaan yang rinci nanti awal Maret,” ucapnya.

Menurutnya, pemeriksaan ini terkait adanya temuan-temuan yang didapat oleh BPK. Mulai dari pajak, administrasi, dan hasil pekerjaan. Sehingga yang mendapat bankeu dipanggil semua.

Dia menjelaskan, saat ini pengelolaan dari alokasi dana desa (ADD), dana desa, dan lainnya sudah mulai bagus. Sudah ada peningkatan. Semakin baik. ”Terkait dengan ini (pemeriksaan oleh BKP provinsi, Red) memang belum tersedia LPj. Jadi, pengenaan pajak belum bisa. Makanya dengan adanya pemeriksaan ini, bisa ditindaklanjuti. Misalnya dapat uang berapa, sudah dapat berapa pajaknya bisa segera dibayarkan pajaknya,” jelasnya.

Dari penelusuran Jawa Pos Radar Kudus tadi malam, dana tersebut ternyata sudah dipotong terlebih dahulu sebelum cair ke desa. Selain itu, di antara 170 desa yang diperiksa BPK itu, tidak semuanya belum membuat laporan pertanggungjawaban (LPj). Hanya beberapa yang belum.

Mantan Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Dinporabudpar) Blora ini, berharap administrasi desa bisa baik. Kepatuhannya juga ditingkatkan. Sebab berpengaruh juga dengan penilaian Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) kabupaten.

Dia menambahkan, selain memeriksa kades, kemarin BPK juga datang untuk pemeriksaan bantuan politik (banpol). ”Untuk pemeriksaan yang rinci, juga nanti awal Maret,” imbuhnya.

Terpisah, Kepala Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Anggaran Daerah (BPPKAD) Blora Maskur mengatakan, pemanggilan memang bertahap. Masing-masing kades diperiksa sendiri-sendiri. Ada yang sampai pukul 02.00.

”Kami (BPKAD, Red) tugasnya hanya menyalurkan dana. Yang tahu apa saja permasalahan di bankeu ya BPK. Saya juga khawatir berimbas ke BPKAD. Tapi semoga tidak,” jelasnya.

Dia mengaku beberapa kali bertemu pendamping desa. Katanya tidak ada apa-apa. Namun, dia juga mendapat cerita dari para pegawainya, kalau ada juga desa yang kurang baik. ”Apa mungkin yang saya tanya kebetulan (desa) yang baik-baik, juga tidak tahu,” selorohnya kemarin.

Sementara itu, Ketua Praja Kabupaten Blora Agung Heri Susanto menjelaskan, pemeriksaan BPK memang terkait bankeu. Dia juga menolak kalau semua desa yang dipanggil bermasalah. Sebab, banyak desa yang menggunakan dana bankeu tersebut sesuai dengan peruntukannya dan sebenar-benarnya.

”Mungkin ada desa yang barangkali RAB-nya salah. Mungkin juga pelaksanaannya kurang sesuai ketentuan,” tuturnya. 

]]>
Ali Mustofa Tue, 26 Feb 2019 11:39:44 +0700
<![CDATA[Wabup: Dana Desa Boleh untuk Update Data Kemiskinan  ]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/25/121460/wabup-dana-desa-boleh-untuk-update-data-kemiskinan https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/25/wabup-dana-desa-boleh-untuk-update-data-kemiskinan_m_121460.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/25/wabup-dana-desa-boleh-untuk-update-data-kemiskinan_m_121460.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/25/121460/wabup-dana-desa-boleh-untuk-update-data-kemiskinan

Wakil Bupati Blora Arief Rohman bersama kepala OPD terkait mendatangi kantor Kemensos RI sebagai salah satu upaya percepatan update data kemiskinan BDT.]]>

KOTA – Wakil Bupati Blora Arief Rohman bersama kepala OPD terkait mendatangi kantor Kementerian Sosial (Kemensos) RI. Kedatangan itu sebagai salah satu upaya percepatan update data kemiskinan yang terdapat pada Basis Data Terpadu (BDT) Kemensos.

Dirjen Penanganan Fakir Miskin (PFM) Kemensos Andi ZA Dulung mengaku, perbaikan atau updating data kemiskinan yang ada dalam BDT memang sangat perlu. Agar bisa diketahui secara detail dan valid kondisi kemiskinan terkini. Terlebih kondisi ekonomi masyarakat selalu berubah, sehingga data kemiskinan harus update agar program bantuan pemerintah bisa tepat sasaran.

Dia mencontohkan bantuan raskin yang tadinya berlaku istilah bagito atau bagi roto, kini tidak bisa diselewengkan lagi. Karena masuk rekening masing-masing keluarga penerima manfaat (KPM).

”Sehingga satu masalah sudah teratasi. Sekarang masalahnya bagaimana agar daftar KPM yang masuk BDT ini bisa benar-benar valid dan sesuai dengan kondisi lapangan, agar bantuannya tepat sasaran. Tugas pemerintah daerah untuk melakukan update BDT ini,” jelas Andi ZA Dulung.

Wakil Bupati Blora Arief Rohman mengungkapkan, kedatangannya ke Kemensos untuk mendapat arahan langsung, terkait update BDT di Blora. Menurutnya, kunci dari update BDT adalah kerja keras dan kemauan yang tinggi. Mulai dari pemerintah desa hingga kabupaten.

”Ujung tombak pendataan ini ada di desa, karena kades dan perangkatnya yang paham kondisi masyarakatnya,” terangnya.

Menurut Wakil Bupati, dirjen PFM telah menyarankan agar masing-masing desa bisa menganggarkan kegiatan pendataan kemiskinan di wilayahnya melalui dana desa. Sehingga dana desa tidak hanya digunakan untuk pembangunan fisik. Namun juga pendataan kemiskinan yang hasilnya bisa digunakan untuk dasar kegiatan pemberdayaan masyarakat.

Dalam waktu dekat, Dinsos P3A Kabupaten Blora juga akan mengajukan pelatihan pendataan kemiskinan ke Pusdatin Kemensos RI. Pihak Pusdatin Kemensos juga telah bersedia melakukan pelatihan kepada petugas admin BDT dari Kabupaten Blora.

]]>
Ali Mustofa Mon, 25 Feb 2019 08:11:50 +0700
<![CDATA[Satgas TMMD Kodim Blora Bangun Jalan untuk Tingkatkan Perekonomian]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/25/121455/satgas-tmmd-kodim-blora-bangun-jalan-untuk-tingkatkan-perekonomian https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/25/satgas-tmmd-kodim-blora-bangun-jalan-untuk-tingkatkan-perekonomian_m_121455.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/25/satgas-tmmd-kodim-blora-bangun-jalan-untuk-tingkatkan-perekonomian_m_121455.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/25/121455/satgas-tmmd-kodim-blora-bangun-jalan-untuk-tingkatkan-perekonomian

Dua kepala desa, yakni Kades Jurangjero Juwartik dan Kades Nglengkir Suparman mengapresiasi pembangunan jalan penghubung antardesa oleh Satgas TMMD.]]>

BOGOREJO – Dua kepala desa, yakni Kades Jurangjero Juwartik dan Kades Nglengkir Suparman mengapresiasi pembangunan jalan penghubung antardesa oleh Satgas TMMD. Jalan tersebut bisa meningkatkan perekonomian warga di dua desa, yang mayoritas bekerja sebagai petani.

Kedua kades itu bertemu saat sosialisasi TMMD yang berlangsung di Balai Desa Jurangjero yang digelar Kodim 0722/Blora, baru-baru ini. Kades Nglengkir Suparaman turut mengapresiasi pembangunan jalan tersebut. Meskipun, desa yang dipimpinnya tak termasuk dalam sasaran TMMD Reguler ke-104.

”Adanya bangunan jalan itu warga Nglengkir juga diuntungkan. Faktanya warga saya banyak yang mempunyai lahan garapan di Jurangjero. Sehingga dengan adanya jalan yang memadai akan memperlancar warga yang akan beraktivitas ke lahan masing-masing,” ungkap Suparman.

Ucapan senada dikemukakan Kades Jurangjero, Juwartik. Dia menyatakan sangat senang dan merasa bangga, menyusul apa yang diharapkan selama ini terkabul, yakni memajukan desanya melalui TMMD. “Untuk itu warga siap untuk bergotong royong membantu Pak Tentara, di semua kegiatan. Selaku yang dituakan di Desa Jurangjero saya mengucapkan terima kasih kepada jajaran TNI Kodim Blora,” ungkap Kades Juwartik.

Sikin, salah seorang perangkat Desa Jurangjero juga mengapresiasi apresiasi seluruh kegiatan Satgas TMMD Kodim Blora di desanya. Ia menilai apa yang dilakukan TNI melalui program  TMMD Reguler merupakan sebuah gebrakan dan akselarasi untuk membantu pembangunan di pedesaan.

”Jalan yang saat ini dibangun, awalnya sangat sulit dilalui. Setelah jalan jadi nantinya akan memperlancar aktivitas dan meningkatkan perekonomian warga di desa kami,” jelasnya.

]]>
Ali Mustofa Mon, 25 Feb 2019 07:59:15 +0700
<![CDATA[Duh, Baru Dua Bulan Ditempati, Atap Pasar Rakyat Sudah Ambrol]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/25/121452/duh-baru-dua-bulan-ditempati-atap-pasar-rakyat-sudah-ambrol https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/25/duh-baru-dua-bulan-ditempati-atap-pasar-rakyat-sudah-ambrol_m_121452.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/25/duh-baru-dua-bulan-ditempati-atap-pasar-rakyat-sudah-ambrol_m_121452.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/25/121452/duh-baru-dua-bulan-ditempati-atap-pasar-rakyat-sudah-ambrol

Belum ada satu bulan ditempati, plafon Pasar Rakyat Blora Sido Makmur sudah ambrol. Titik ambrol berada di bawah bangunan musala pasar, timur Blok C.]]>

KOTA – Belum ada satu bulan ditempati, plafon Pasar Rakyat Blora Sido Makmur sudah ambrol. Titik ambrol berada di bawah bangunan musala pasar, timur Blok C. Pedagang sempat kaget dengan ambrolnya plafon tersebut.

Ahwan, salah satu pedagang mengaku kaget mendengar jeritan para pedagang pasar. Dia lantas mendatangi titik ambrolnya plafon untuk melihat secara langsung. Plafon yang ambol panjangnya sekitar tujuh meter.

Hingga Jumat (22/2) kemarin, bekas ambrolnya plafon masih tersisa. Bagian atap juga belum ditambal. Bawahnya masih digunakan untuk jualan sayur. ”Tidak ada korban jiwa. Tapi bangunan baru masak udah seperti ini,” terangnya.

Sementara itu, Parno salah satu petuga pasar mengaku, ambrolnya plafon diduga ada luberan air. Sebab, di atas talang ada empat botol air mineral dan mengganggu aliran air. ”Bocor paling mas,” imbuhnya.

Diketahui bersama, Pasar Rakyat Blora Sido Makmur dibangun di atas tanah milik Pemkab Blora seluas 4,4 hektare. Biaya pembangunan murni dari ABPD Blora. Totalnya senilai Rp 52,7 miliar. Dilaksanakan bertahap. Mulai 2016 hingga selesai pada 2018.

]]>
Ali Mustofa Mon, 25 Feb 2019 07:55:24 +0700
<![CDATA[Ini Alasan Dishub Tak Kandangkan Angkutan Umum Tidak Layak Jalan]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/21/120772/ini-alasan-dishub-tak-kandangkan-angkutan-umum-tidak-layak-jalan https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/21/ini-alasan-dishub-tak-kandangkan-angkutan-umum-tidak-layak-jalan_m_120772.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/21/ini-alasan-dishub-tak-kandangkan-angkutan-umum-tidak-layak-jalan_m_120772.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/21/120772/ini-alasan-dishub-tak-kandangkan-angkutan-umum-tidak-layak-jalan

Petugas gabungan dari Dinas Perhubungan dan kepolisian merazia kendaraan penumpang maupun barang di Terminal Blora, ditemukan 27 kendaraan berdokumen sudah mati]]>

BLORA – Petugas gabungan dari Dinas Perhubungan dan kepolisian merazia kendaraan penumpang maupun barang di Terminal Blora kemarin. Hasilnya, petugas menemukan 27 kendaraan barang yang dokumen laik jalannya sudah mati. 

Razia itu digelar oleh Balai Sarana Prasarana Perhubungan Wilayah II, Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Tengah, Samsat, Satlantas Polres Blora, serta Dinas Perumahan Pemukiman dan Perhubungan (Dinrumkimhub) Blora.

Puluhan kendaraan penumpang dan barang dihentikan. Banyak yang dipersilakan jalan kembali setelah dokumennya lengkap dan memenuhi syarat. Namun, tak sedikit pula pengemudi yang kena tilang karena dokumen tak lengkap.

Pelanggaran itu diantaranya 27 buku laik jalan sudah mati, SIM pengemudi mati, tiga kendaraan tidak sesuai peruntukan. Para pengemudi kemudian ditilang. ”Banyak yang kita temukan. Mulai dari angkutan umum yang tidak punya izin trayek atau sudah mati, hingga Mobil Penumpang Umum (MPU) yang tidak memiliki izin trayek. Totalnya ada 31 MPU,” terang Kasubbag TU Balai Sarana Prasarana Perhubungan Wilayah II Suryono disela-sela operasi kemarin.

Menurutnya, kegiatan Dishub Provinsi Jawat Tengah itu untuk menyasar angkutan umum. Khususnya Bus Antarkota Dalam Provinsi (AKDP) dan angkutan umum lain di Blora. Untuk sementara, pihaknya memang hanya mengenakan tilang kepada pengemudi.

Memang, sempat muncul wacana untuk mengandangkan kendaraan. Namun masih dalam kajian. ”Sebab ini soal nasib orang banyak. Mereka juga punya keluarga. Butuh makan. Jadi harus benar-benar dipikirkan,” jelansya.

Suryono menambahkan, penilangan dilakukan sendiri oleh penyidik PNS. Meski demikian, pihaknya tetap berkoordinasi dengan instansi terkait lainnya. Seperti kepolisian dan kejaksaan.

]]>
Ali Mustofa Thu, 21 Feb 2019 15:42:36 +0700
<![CDATA[Pendaftar Pegawai Kontrak Guru K2 Terganjal Syarat S-1]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/20/120460/pendaftar-pegawai-kontrak-guru-k2-terganjal-syarat-s-1 https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/20/pendaftar-pegawai-kontrak-guru-k2-terganjal-syarat-s-1_m_120460.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/20/pendaftar-pegawai-kontrak-guru-k2-terganjal-syarat-s-1_m_120460.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/20/120460/pendaftar-pegawai-kontrak-guru-k2-terganjal-syarat-s-1

Sebanyak empat pendaftar Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap I 2019 dinyatakan gugur dalam seleksi administrasi.]]>

KOTA – Sebanyak empat pendaftar Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap I 2019 dinyatakan gugur dalam seleksi administrasi. Salah satunya ada jenjang pendidikan yang belum S1. Sehingga, total ada 515 peserta yang lolos.

Total formasi rekrutmen PPPK tahap I tahun 2019 di Blora sebanyak 550. Terdiri dari Penyuluh Pertanian berdasarkan surat keputusan menteri atau PPL (69 orang), tenaga kesehatan (23 orang), dan guru (458 orang).

Namun hingga batas akhir pendaftaran hanya 519 yang daftar. Sebanyak 31 orang absen. Dari 519 tersebut tersisih empat pendaftar. ”Ada empat yang tidak memenuhi syarat. Salah satu penyebabnya pendidikan tidak sesuai,” ucap Kepala Bidang Perencanaan Dan Administrasi Pegawai Rini Setyowati kemarin.

Bardi, ketua K2 Kabupaten Blora mengaku dari total guru sebanyak 458 orang yang mengikuti rekrutmen P3K tahap pertama. Rinciannya GTT TK (1 orang), GTT SKB (2 orang), GTT SD (391 orang) dan GTT SMP(64 orang).

Dari jumlah tersebut, hanya 431 yang mendaftar. Sebab ada beberapa syarat yang mungkin tidak terpenuhi. Misal belum S1 dan pernah mengajar tapi sempat berhenti. ”Mudah-mudahan kalau sudah lolos administrasi bisa lolos semua,” terangnya.

Diketahui bersama, penerimaan PPPK diinisisi oleh pemerintah pusat melalui Kementrian Pemberdayaan Aparatur Negara (Kemenpan-RB). Pemerintah membuka pendaftaran PPPK untuk 150 ribu formasi dalam dua fase. Fase pertama mulai dibuka pada Jumat kemarin. Ini dikhususkan untuk para tenaga honorer. Yaitu mulai dari guru, tenaga kesehatan, tenaga penyuluh pertanian, serta tenaga-tenaga fungsi teknis lainnya.

]]>
Ali Mustofa Wed, 20 Feb 2019 12:02:20 +0700
<![CDATA[Satgas TMMD Andalkan Gerobak Besi untuk Mobilisasi Material]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/20/120456/satgas-tmmd-andalkan-gerobak-besi-untuk-mobilisasi-material https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/20/satgas-tmmd-andalkan-gerobak-besi-untuk-mobilisasi-material_m_120456.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/20/satgas-tmmd-andalkan-gerobak-besi-untuk-mobilisasi-material_m_120456.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/20/120456/satgas-tmmd-andalkan-gerobak-besi-untuk-mobilisasi-material

Medan Desa Jurangjero, Bogorejo yang berat tak menyurutkan semangat menyelesaikan sasaran fisik TMMD Reguler ke-104. Anggota Kodim manfaatkan gerobak.]]>

BOGOREJO – Medan Desa Jurangjero, Kecamatan Bogorejo yang berat tak menyurutkan semangat menyelesaikan sasaran fisik TMMD Reguler ke-104. Anggota Kodim 0721/Blora dan warga memanfaatkan gerobak besi untuk mobilisasi material. Karena, lokasi pekerjaan tak bisa dijangkau kendaraan berat.

Bati Bhakti TNI Kodim Blora Peltu Suharyanto menjelaskan, kendaraan berat tak bisa masuk ke lokasi pekerjaan karena keterbatasan akses. Sehingga, distribusi material pengerjaan jalan dilakukan dengan gerobak besi secara bergiliran.

 ”Dengan alat itu material lancar dilangsir sehingga sangat mendukung pencapaian prestasi di sejumlah sasaran fisik TMMD,” jelasnya.

Sementara itu, salah seorang anggota Satgas TMMD Sertu Heru yang sehari-harinya mengatakan, medan yang berat tak jadi kendala bagi dirinya dan anggota TNI lain. Mereka juga sudah terbiasa menggunakan gerobak besi atau angkong. Sehingga, distribusi material tetap berjalan terus menerus.. 

Sebagaimana diketahui, sasaran fisik utama TMMD Reguler ke-104 Kodim 0721/Blora adalah mengeraskan jalan sepanjang 1,360 kilometer, dengan lebar 2,5 meter. Sebelumnya, jalan tersebut hanyalah jalan setapak, meski fungsinya sangat vital untuk aktivitas warga yang akan pergi ke kebun.

Kasminto, salah satu warga Desa Jurangjero menyatakan dirinya beserta warga lainnya akan selalu siap membantu TNI untuk menyelesaikan semua pekerjaan yang menjadi target TMMD. ”Pokoknya warga Desa Jurangjeo terus semangat sampai target pekerjaan selesai,” ungkap Karminto.

]]>
Ali Mustofa Wed, 20 Feb 2019 11:55:09 +0700
<![CDATA[Dinilai Tidak Layak, Gedung Sasana Bakhti Akhirnya Dibongkar]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/18/120065/dinilai-tidak-layak-gedung-sasana-bakhti-akhirnya-dibongkar https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/18/dinilai-tidak-layak-gedung-sasana-bakhti-akhirnya-dibongkar_m_120065.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/18/dinilai-tidak-layak-gedung-sasana-bakhti-akhirnya-dibongkar_m_120065.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/18/120065/dinilai-tidak-layak-gedung-sasana-bakhti-akhirnya-dibongkar

Gedung Sasana Bakhti yang berada di utara Alun-alun Blora mulai dibongkar kemarin. Rencananya akan dijadikan gedung pertemuan dan bioskop.]]>

KOTA – Gedung Sasana Bakhti yang berada di utara Alun-alun Blora mulai dibongkar kemarin. Rencananya akan dijadikan gedung pertemuan dan bioskop. Sebab saat ini dinilai sudah tidak layak dan relevan lagi.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olah Raga, Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Slamet Pamuji mengaku, tahun ini gedung itu ditutup. Rencananya memang akan dibongkar dan dibangun lagi. Namun, perencanaannya belum selesai.

”Ada beberapa usulan. Mulai gedung bioskop atau gedung pertemuan. Ini masih jaring beberapa masukan OPD dan lainnya. Kemarin inginnya gedung bioskop. Ada beberapa masukan untuk showroom produk kerajinan Blora. Di atasnya untuk gedung bioskop. Sehingga dibuat dua lantai,” terangnya.

Dia menambahkan, tahun ini penganggarannya hanya untuk perencanaan dan pembongkaran gedung sasana bakti. Untuk pembangunan dimungkinkan tahun depan. “Perubahan tidak mungkin. Kita masih mencari infestor kalau mau ada yang bangun. Tapi dengan skema yang ada,” tambahnya.

Slamet Pamuji menambahkan, pembongkaran hanya akan dilakukan untuk Gedung Sasana Bakhti. Sementara dua gedung lainnya tidak. Sebab setelah dicek asetnya terpisah. Saat ini pihaknya masih memilah-milah barang yang bisa dimanfaatkan. Seperti genteng dan kayu. Selanjutnya didata dan diinventarisir. Baru dilelang.

”Mestinya semuanya. Tapi setelah di telusuri di DPPKAD, asetnya terpisah. Sehingga barat tidak berani bongkar dulu,” terangnya.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Kudus, Gedung Sasana Bakhti sudah mulai ditutup seng. Pekerja juga sudah mulai melakukan aktivitas pembongkaran. Mulai genting, kayu, dan beberapa bagian bangunan lainnya.

]]>
Ali Mustofa Mon, 18 Feb 2019 13:57:47 +0700
<![CDATA[Ternyata, Rekrutmen Tenaga Kontrak Hanya untuk K2]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/18/120063/ternyata-rekrutmen-tenaga-kontrak-hanya-untuk-k2 https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/18/ternyata-rekrutmen-tenaga-kontrak-hanya-untuk-k2_m_120063.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/18/ternyata-rekrutmen-tenaga-kontrak-hanya-untuk-k2_m_120063.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/18/120063/ternyata-rekrutmen-tenaga-kontrak-hanya-untuk-k2

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora akhirnya membuka penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja. Namun, rekrutmen itu khusus guru honorer K2.]]>

KOTA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora akhirnya membuka penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Namun, rekrutmen tenaga P3K itu khusus untuk guru honorer K2.

Selama dua hari terakhir, ratusan guru honorer K2 memadati Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Blora. Mereka mengumpulkan berkas persyaratan ikut perekrutan P3K. Selanjutnya, hari ini K2 akan ke BKD untuk mengumpulkan berkas yang telah dikumpulkan di Dindik Blora.

Kabid Guru dan Tenaga Kependidikan Dindik Blora Endang Rukmiyati mengaku, pihaknya hanya bertugas untuk memverifikasi data K2 yang akan mendaftarkan diri sebagai P3K. Untuk itu, dia belum mengetahui berapa total yang ada. Sebab masih dalam proses pendataan.

”Kami dikabari juga mendadak. Dua hari ini terus lembur. Ini nasib orang banyak. Anggaran juga tidak ada,” imbuhnya.

Dia menambahkan, pendataan K2 tahap pertama ini khusus untuk guru honorer. Rinciannya Guru Tidak Tetap (GTT) TK satu, GTT SKB dua orang, GTT SD 391, dan GTT SMP 64 orang. Total ada 458 orang.

”Ini bisa berkurang. Misal dalam verifikasi ini ada guru yang pernah putus dalam mengajar, belum S1, dan lainnya. Kami sudah mewanti-wanti kepala sekolah untuk mengumumkan hal ini,” jelasnya. 

Ketua K2 Kabupaten Blora Bardi mengaku, perjuangan untuk memperjuangkan nasib K2 di Kabupaten Blora akhirnya bisa terkabul. Minimal dari pemerintah membuka pendaftaran penerimaan P3K. Sebab dari awal bupati sudah menyatakan tidak akan membuka penerimaan PPPK karena alasan anggaran.

”Alhamdulillah. Mudah-mudahan teman-teman bisa lolos semua. Karena rata-rata sudah tua. Ada juga yang berusia 56 tahun,” ucapnya.

Untuk sementara memang masih ada beberapa guru honorer yang belum bisa mendata. Sebab masih kesulitan KTP dan KK tidak sinkron. Ada juga KTP belum loading di Disdukcapil. ”Hari ini terakhir. Kalau memang ini hari terakhir tidak bisa daftar ya kita belum tahu. Ini tidak semuanya. Ada beberapa,” jelasnya.

Sementara itu, Erawati, salah satu K2 SD 1 Kunduran mengaku bersyukur perekrutan P3K bisa dibuka. ”Inginnya ya ASN. Bukan P3K. Tapi mau bagaimana lagi. Semoga yang ini lolos semua,” ucapnya.

]]>
Ali Mustofa Mon, 18 Feb 2019 13:53:56 +0700
<![CDATA[TMMD Kodim 0721/Blora Bedah Rumah Wujudkan Mimpi Warga]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/18/120062/tmmd-kodim-0721blora-bedah-rumah-wujudkan-mimpi-warga https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/18/tmmd-kodim-0721blora-bedah-rumah-wujudkan-mimpi-warga_m_120062.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/18/tmmd-kodim-0721blora-bedah-rumah-wujudkan-mimpi-warga_m_120062.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/18/120062/tmmd-kodim-0721blora-bedah-rumah-wujudkan-mimpi-warga

Jelang pelaksanaan TMMD Reguler ke-104 oleh Kodim 0721/Blora, warga antusias gotong royong dengan anggota TNI. Mereka bahu-membahu memperbaiki Rumah Tak Layak.]]>

BOGOREJO – Jelang pelaksanaan TMMD Reguler ke-104 oleh Kodim 0721/Blora, warga antusias gotong royong dengan anggota TNI. Mereka bahu-membahu memperbaiki Rumah Tak Layak Huni (RTLH) milik warga di Desa Jurangjero, Kecamatan Bogorejo.

Tampak gotong royong antara TNI bersama warga begitu semangat untuk menyiapkan segalanya di kegiatan yang sudah memasuki Pra TMMD. Tergambar rasa penuh semangat, tulus dan iklas terpancar di wajah Serda Suwarno, Babinsa Jurangjero dan warga desa binaannya saat membongkar rumah Suliat.

”Kegiatan gotong royong seperti ini sudah menjadi budaya warga Desa Jurangjero dalam membantu warga lainnya. Khususnya dalam hal membantu tetangga yang sedang membangun rumah. Saat  membantu rehabilitasi rumah Suliat, setiap harinya tidak kurang 10 warga ikut gotong royong,”jelas Serda Suwarno.

Warga merasa senang dengan program TMMD tersebut. Apalagi, mereka tak bekerja sendirian. Ada anggota dari Kodim 0721/Blora yang ikut bekerja sama. Selain rumah Suliat, bedah rumah juga akan menyasar beberapa RTLH di desa setempat.

Rasa bahagia dirasakan oleh Suliat dan keluarga. Sulastri, salah satu keluarga Suliat mengaku senang. Menurutnya, Suliat sudah lama bermimpi bisa membangun rumahnya. Hanya, keterbatasan ekonomi membuat mimpi itu belum terwujud. Hingga akhirnya diwujudkan oleh Kodim 0721/Blora lewat program TMMD Reguler ke-104.

”Alhamdulilah dengan adanya TMMD dari Kodim Blora impian saudara saya bakal terwujud, yakni mempunyai rumah yang layak huni,” ungkapnya.

]]>
Ali Mustofa Mon, 18 Feb 2019 13:50:50 +0700
<![CDATA[Kodim 0721/Blora Bersama Warga Mulai Kerjakan Plat Beton untuk Jalan]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/16/119676/kodim-0721blora-bersama-warga-mulai-kerjakan-plat-beton-untuk-jalan https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/16/kodim-0721blora-bersama-warga-mulai-kerjakan-plat-beton-untuk-jalan_m_119676.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/16/kodim-0721blora-bersama-warga-mulai-kerjakan-plat-beton-untuk-jalan_m_119676.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/16/119676/kodim-0721blora-bersama-warga-mulai-kerjakan-plat-beton-untuk-jalan

Personel Kodim 0721/Blora dan masyarakat harus kerja cepat dan ekstra. Untuk menyelesaikan pembuatan jalan di Desa Jurangjero, Kecamatan Bogorejo.]]>

BOGOREJO – Personel Kodim 0721/Blora dan masyarakat harus kerja cepat dan ekstra. Untuk menyelesaikan pembuatan jalan di Desa Jurangjero, Kecamatan Bogorejo. Oleh karena itu, mulai kemarin proses pengerjaan sudah dimulai dengan pembuatan plat beton.

Meski dihadang dengan medan sulit diperparah dengan cuaca yang sering tidak  bersahabat, sejumlah Kodim 0721/Blora warga Desa Jurangjero, Kecamatan Bogorejo tak mengenal lelah. Untuk mengejar target sejumlah sasaran fisik yang telah dicanangkan di TMMD Reguler ke-104 di desa setempat.

Terhitung mulai Jumat (15/2), anggota kodim bersama warga menggelar Pra-TMMD. Dengan memulai pengerjaan salah satu kegiatan fisik. Yakni, pembangunan jalan di desa setempat.

Bati Bhakti Kodim 0721/Blora, Peltu Haryanto mengungkapkan, dalam TMMD Reguler nantinya, sedikitnya ada empat plat beton yang akan dibangun. ”Hanya kami memang harus berhitung dengan waktu menyusul medan desa sasaran TMMD memang terbilang cukup ekstrem,” jelasnya.

Tak hanya medan yang sulit, tantangan bertambah ketika hujan turun. Dropping material ke lokasi pengerjaan bisa terkendala. Namun, pihaknya tetap yakin dan memberi dorongan kepada personel dan masyarakat agar tak menyerah. Sehingga, pengerjaan bisa selesai tepat waktu.

”Saat ini musim sangat tidak bersahabat, sering hujan. Mau tidak mau kita harus kejar-kejaran dengan cuaca,” imbuhnya. 

]]>
Ali Mustofa Sat, 16 Feb 2019 11:14:27 +0700
<![CDATA[Tahun Ini Pemkab Siap Garap Enam Pengerjaan Perbaikan Ruas Jalan]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/16/119674/tahun-ini-pemkab-siap-garap-enam-pengerjaan-perbaikan-ruas-jalan https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/16/tahun-ini-pemkab-siap-garap-enam-pengerjaan-perbaikan-ruas-jalan_m_119674.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/16/tahun-ini-pemkab-siap-garap-enam-pengerjaan-perbaikan-ruas-jalan_m_119674.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/16/119674/tahun-ini-pemkab-siap-garap-enam-pengerjaan-perbaikan-ruas-jalan

Pemkab Blora benar-benar serius mengerjakan proyek perbaikan jalan. Setidaknya, ada enam ruas jalan kabupaten yang akan dikerjakan tahun ini.]]>

KOTA – Pemkab Blora benar-benar serius mengerjakan proyek perbaikan jalan. Setidaknya, ada enam ruas jalan kabupaten yang akan dikerjakan tahun ini. Pemkab juga mengajukan peningkatan status lima ruas jalan, dari kabupaten ke jalan provinsi.

Tahun ini, Pemkab Blora merencanakan perbaikan enam ruas jalan kabupaten. Terdiri dari ruas Jalan Kamolan-Banjarejo, Badong-Kenduruan, Karangtalun-Banjarejo, Karangtalun-Sembongin, Kembang-Plosorejo, dan Banjarejo-Mojowetan. Salah satu dari keenam ruas tersebut, merupakan kelanjutan pekerjaan tahun lalu. Yakni ruas Jalan Kamolan-Banjarejo  yang pada 2018 dikerjakan dengan anggaran Rp 2,4 miliar.

Wakil Bupati Arief Rohman mengaku, pihaknya ingin agar lelangnya bisa segera selesai. Sehingga perbaikan bisa dimulai. Agar masyarakat dapat menikmati jalan bagus saat lebaran nanti. Targetnya, Jalan Kamolan-Banjarejo akan dibuat beton semua. Namun secara bertahap disesuaikan dengan kemampuan anggaran setiap tahunnya.

 ”Kami minta Kades Buluroto mengawal proses perencanaan pembangunan jembatan Sungai Lusi yang akan menghubungkan Desa Buluroto dengan Desa Tutup, Kecamatan Tunjungan. Tolong dibantu untuk kelancaran pembebasan lahannya,” pintanya dalam Musrenbang kemarin

Menurutnya, jembatan itu nanti akan menjadi jalur baru. Penghubung Banjarejo-Tunjungan. Pelajar dari Buluroto, Sendangwungu, Sumberagung, Mojowetan, dan sekitarnya yang sekolah di SMAN 1 Tunjungan, MAN, dan SMK Negeri 1 Blora tidak perlu berputar lewat Kota Blora. Sehingga kepadatan arus lalu lintas di Jembatan Kaliwangan akan semakin terurai.

Bupati Blora Djoko Nugroho menambahkan, pemkab sudah mengajukan peningkatan status beberapa ruas jalan kabupaten. Untuk dinaikkan jadi jalan provinsi. Diantaranya, Jalan Blora-Randublatung, Jalan Blora-Randublatung, Jalan Randublatung-Getas, Jalan Peting-Sumber-Menden-Medalem hingga perbatasan Bojonegoro, dan Jalan Jepon-Bogorejo hingga perbatasan Tuban.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Samgautama Karnajaya mengaku tahun ini ada beberapa jalan yang dibangun. Semuanya rigit beton. Tujuannya agar lebih awet. Tidak cepat rusak. Meski panjang yang dihasilkan lebih pendek dibanding Aspal.

”Setiap tahun rata-rata kita hanya bisa membangun sekitar 30 kilomter. Ini berbanding terbalik dengan banyaknya jalan yang rusak. Karena kita memang terbatas anggaran. Untuk itu mohon masyarakat bersabar,” ucapnya. 

]]>
Ali Mustofa Sat, 16 Feb 2019 11:03:26 +0700
<![CDATA[Antisipasi Temuan Beras Berulat Terulang Lagi, Dinsos P3A Lakukan Ini]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/15/119584/antisipasi-temuan-beras-berulat-terulang-lagi-dinsos-p3a-lakukan-ini https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/15/antisipasi-temuan-beras-berulat-terulang-lagi-dinsos-p3a-lakukan-ini_m_119584.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/15/antisipasi-temuan-beras-berulat-terulang-lagi-dinsos-p3a-lakukan-ini_m_119584.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/15/119584/antisipasi-temuan-beras-berulat-terulang-lagi-dinsos-p3a-lakukan-ini

Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Blora nampaknya tidak mau kembali kecolongan beras bantuan Pangan Non Tunai berulat.]]>

KOTA – Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Blora nampaknya tidak mau kembali kecolongan adanya beras bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) berulat. Untuk itu dalam waktu dekat ini pihaknya akan mengumnpulkan semua E-Warong  yang ada di Kabupaten Blora.

Diketahui bersama, bulan Januari kemarin, ada temuan beras BPNT Blora yang tidak layak konsumsi. Berasnya berula dan berkutu. Beras itu bersumber dari  E-Warong  Kecamatan Tunjungan.

”Pekan depan kita kumpulkan semua E-Warong. Kita beri pembinaan dan pengarahan,” terang Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Blora Sri Handoko kemarin.

Dia menambahkan, nantinya apabila E-Warong mendapatkan beras berulat, bau apek, berkutu, dan kualitas jelek bisa langsung menolak dan minta ganti kepada supplier. Begitu juga apabila mendapatkan telur yang busuk dan tidak layak konsumsi.

”E-Warong  harus tegas. Kalau tidak layak konsumsi tolak dan minta ganti. Ini untuk masyarakat kecil,” ucapnya.

Begitu juga dengan Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Apabila mendapat beras yang tak layak konsumsi bisa dikembalikan. Minta yang lebih bagus dan baik lagi. Karena hak KPM mendapat beras dan telur yang layak konsumsi.

KPM bisa meminta beras atau telur tidak sekaligus. Misal bulan ini telur saja, atau hanya beras. Bulan berikutnya telur bisa. Karena itu hak KPM. E-Warong  juga harus memberikan hak tersebut.

Dari pantauannya, Blora memang dibuat sistem paket. Namun secara aturan tidak diharuskan. Sebab ini lebih menguntungkan E-Warong. Memperkecil kerugian. ”KPM seharusnya bisa memilih beras yang baik. Meski ukurannya tidak 8,5 kilogram. Yang penting layak konsumsi,” tegasnya. 

]]>
Ali Mustofa Fri, 15 Feb 2019 15:46:45 +0700
<![CDATA[Perlancar Program TMMD, Kodim Datangkan Alat Berat Ratakan Lahan]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/15/119580/perlancar-program-tmmd-kodim-datangkan-alat-berat-ratakan-lahan https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/15/perlancar-program-tmmd-kodim-datangkan-alat-berat-ratakan-lahan_m_119580.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/15/perlancar-program-tmmd-kodim-datangkan-alat-berat-ratakan-lahan_m_119580.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/15/119580/perlancar-program-tmmd-kodim-datangkan-alat-berat-ratakan-lahan

Untuk memudahkan dan memperlancar pekerjaan program TMMD Reguler ke-104, Kodim 0721/Blora kerahkan alat berat. Ini dilakukan karena kondisi medan cukup berat.]]>

BOGOREJO Untuk memudahkan dan memperlancar pekerjaan program TMMD Reguler ke-104, Kodim 0721/Blora mengerahkan alat berat. Ini dilakukan karena kondisi medan yang cukup berat.

Ruas jalan di Desa Jurangjero, Kecamatan Bogorejo yang akan dibangun anggota Kodim Blora bersama warga kondisinya juga masih ‘perawan’. Jalan tersebut merupakan jalan setapak. Hanya bisa dilewati orang pejalan kaki. Kalau musim penghujan, kondisinya becek dan licin.

Kepada Desa Jurangjero Juwartik mengaku, kondisi jalan yang akan dijadikan sasaran fisik utama TMMD Kodim Blora merupakan akses utama. Yang menghubungkan dua desa. Yakni Desa Jurangjero dan warga Desa Nglengkir.

”Akses utama warga dua desa untuk menuju lahan garapan mereka. Sebagian warga Desa Jurangjero mempunyai lahan di Desa Nglengkir. Sebaliknya banyak warga Desa Nglengkir yang mempunyai lahan di desa kami,” jelasnya.

Terpisah, Bati Bhakti TNI Kodim 0721/Blora Peltu Suharyanto menjelaskan, melalui gelaran TMMD Reguler nanti, jalan setapak yang akan menghubungkan Desa Jurangjero ke Desa Nglengkir akan dilebarkan menjadi 2,5 meter. 

Untuk keperluan itu harus melebarkan lahan dengan memotong sejumlah pepohonan yang ada di kanan kiri jalan. ”Mengingat volume pekerjaan besar dan kondisinya perbukitan, sehingga kami harus mendatangkan alat berat untuk memperlancar pekerjaan tersebut,” jelasnya.

Dengan adanya ekskavator tersebut, cukup efektif untuk mencapai progres pekerjaan yang signifikan. Contohnya, begitu pohon yang ada di kanan kiri jalan dipotong, menyisakan banyak akar-akaran. Susah dibersihkan dengan cara manual. Sehingga perlu alat berat untuk membersihkannya.

”Pekerjaan meratakan tanah ini dilakukan sejauh 1.360 meter sesuai yang direncanakan,” ucapnya.

]]>
Ali Mustofa Fri, 15 Feb 2019 15:30:42 +0700
<![CDATA[Cegah Pernikahan Dini, Bupati: Libatkan Toga dan Tomas]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/15/119579/cegah-pernikahan-dini-bupati-libatkan-toga-dan-tomas https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/15/cegah-pernikahan-dini-bupati-libatkan-toga-dan-tomas_m_119579.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/15/cegah-pernikahan-dini-bupati-libatkan-toga-dan-tomas_m_119579.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/15/119579/cegah-pernikahan-dini-bupati-libatkan-toga-dan-tomas

Tingginya pernikahan dini di Kabupaten Blora berpengaruh terhadap angka perceraian yang juga tinggi. Karena itu, Pemkab Blora meminta semua pihak berperan serta]]>

KOTA – Tingginya pernikahan dini di Kabupaten Blora berpengaruh terhadap angka perceraian yang juga tinggi. Oleh karena itu, Pemkab Blora meminta semua pihak turut berperan dalam pencegahan pernikahan dini.

Bupati Blora Djoko Nugroho juga mengajak agar masyarakat bisa merencanakan pernikahannya secara matang. Agar menghasilkan generasi-generasi yang berkualitas. Semua elemen harus berperan dalam pencegahan pernikahan dini.

”Tantangan hidup ke depan semakin berat. Selain kuantitas, juga diperlukan kualitas yang baik. Ini diperlukan dari keluarga yang kita rencanakan. Semua harus bisa berperan dalam pencegahan pernikahan dini,” terangnya kemarin.

Hal itu disampaikan bupati dalam Orientasi Program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) bagi tokoh agama (Toga) dan tokoh masyarakat (Toma) Kabupaten Blora.

Semenatra itu, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dalduk KB) Kabupaten Blora Winarno mengaku, orientasi itu bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang program KKBPK. Khusunya bagi tokoh agama dan tokoh masyarakat. Serta kader-kader yang ada di Kabupaten Blora.

Diharapkan, kegiatan itu mampu meningkatkan peran serta tokoh agama dan tokoh masyarakat. Khususnya dalam upaya mengembangkan Program KKBPK di Blora. Sehingga dapat memberikan dampak-dampak positif.

”Jangan sampai masyarakat tidak tahu tentang Program KKBPK ini. Untuk itu, kami mengajak tokoh agama dan tokoh masyarakat agar nanti bisa mensosialisasikan di masing-masing kalangan masyarakat,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, bupati juga meminta masyarakat untuk menggiatkan kembali kegiatan sistem keamanan lingkungan (siskamling) guna mengantisipasi tindak terorisme. Seperti yang terjadi di Kota Semarang dan Kabupaten Grobogan beberapa waktu lalu.

”Kami minta masyarakat tetap tenang dan selalu waspada di manapun berada. Untuk mengantisipasi itu, masyarakat harus mengaktifkan kembali kegiatan warga di perkampungan. Seperti pos ronda, atau kegiatan siskamling.

]]>
Ali Mustofa Fri, 15 Feb 2019 15:23:32 +0700
<![CDATA[Pernah Disemprit Bawaslu, Perangkat Desa Ini Kembali Hadiri Kampanye]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/15/119509/pernah-disemprit-bawaslu-perangkat-desa-ini-kembali-hadiri-kampanye https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/15/pernah-disemprit-bawaslu-perangkat-desa-ini-kembali-hadiri-kampanye_m_119509.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/15/pernah-disemprit-bawaslu-perangkat-desa-ini-kembali-hadiri-kampanye_m_119509.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/15/119509/pernah-disemprit-bawaslu-perangkat-desa-ini-kembali-hadiri-kampanye

Kepala Dusun Jiken Nglencong, Desa/Kecamatan Jiken, Blora, Ahmat Muhaimin pernah dijatuhi sanksi oleh Bawaslu Blora. Sebab, dia terbukti menghadiri kampanye.]]>

BLORA - Kepala Dusun Jiken Nglencong, Desa/Kecamatan Jiken, Blora, Ahmat Muhaimin pernah dijatuhi sanksi oleh Bawaslu Kabupaten Blora. Sebab, dia terbukti menghadiri kampanye Sandiaga Uno di Desa Soko, Kecamatan Jepon, pada 11 Januari lalu. Namun, kemarin dia kembali menghadiri kampanye Calon Presiden Prabowo Subiyanto. Kali ini, dia tidak mengenakan seragam partai. Namun memakai batik dan kopiah.

Katua Panwascam Kota Slameta, mengungkapkan, Ahmat Muhaimin memang datang di lokasi kampanye. Namun, tidak aktif dan tidak memakai atribut partai. Cuma duduk di luar. Karena tidak mempunyai kewenangan memproses, selanjutnya temuan ini akan melaporkan ke Bawaslu Kabupaten Blora. ”ASN seharusnya tidak boleh ikut. Tidak diperkenankan mengikuti giat kampanye,” terangnya.

Dalam acara kemarin, pihaknya juga mengerahkan 28 pengawas desa dan dibantu panwascam. ”Acara hari ini (kemarin, Red) kondusif. Tertib dan aman,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Blora Lulus Mariyonan mengaku, pihaknya belum membaca laporan temuan hadirnya Ahmat Muhaimin dalam kampanye ini. Pihaknya akan mengkaji lebih lanjut.

Terkait rekomendasi pertama, pihaknya juga belum bisa memastikan apakah sudah sampai kepada yang bersangkutan atau tidak. Sebab, hingga saat ini dia belum mendapatkan tembusan atas rekomendasi sanksi tersebut.

Di mana isi rekomendasinya, meminta kepada Bupati Blora Djoko Nugroho agar memberikan sanksi sesuai dengan ketentuan perundang-undangan kepada Ahmat Muhaimin. Sebab, yang bersangkutan terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar ketentuan pasal 51 huruf j undang-undang nomor 6 tahun 2014 tentang Desa. Yakni, perangkat desa dilarang ikut serta dan/atau terlibat dalam kampanye pemilihan umum dan/atau pemilihan kepala daerah juncto ketentuan pasal 52 ayat (1) perangkat desa yang melanggar larangan sebagaimana dimaksud dalam pasal 51 dikenai sanksi administratif berupa teguran lisan dan/atau teguran tertulis.

Untuk itu, pihaknya akan mengawal dan menanyakan rekomendasi ini kepada bupati. Apakah sudah dilaksanakan atau belum.

Sementara itu, kepada Jawa Pos Radar Kudus, Ahmat Muhaimin mengaku, hingga kemarin belum diberikan sanksi oleh kepala desa atau yang lainnya. Dia juga mengaku salah, karena ikut menghadiri kampanye dan memakai seragam partai saat Sandiaga Uno hadir di Blora. ”Saya tidak menyalahkan Bawaslu. Itu sudah tugasnya. Tapi harus adil. Jangan pilih kasih,” jelasnya.

Dia mengaku, kedatangannya menghadiri kampanye Prabowo karena dia mendukung capres nomor urut 02 itu. Sebelum pemerintahan Joko Widodo dia sudah simpati dan mengenal Prabowo. ”Kali ini saya tidak pakai seragam partai. Mau disanksi silakan. Semua sudah saya persiapkan. Keluar dari perangkat saya juga sudah siap,” ucapnya.

]]>
Ali Mustofa Fri, 15 Feb 2019 10:11:41 +0700
<![CDATA[Satgas TMMD Bantu Warga Babat Pohon untuk Buka Jalan]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/14/119316/satgas-tmmd-bantu-warga-babat-pohon-untuk-buka-jalan https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/14/satgas-tmmd-bantu-warga-babat-pohon-untuk-buka-jalan_m_119316.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/14/satgas-tmmd-bantu-warga-babat-pohon-untuk-buka-jalan_m_119316.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/14/119316/satgas-tmmd-bantu-warga-babat-pohon-untuk-buka-jalan

Puluhan warga Desa Jurangjero dan Nglengkir, Kecamatan Bogorejo antusias menyambut gelaran bhakti TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-104.]]>

BOGOREJO – Puluhan warga Desa Jurangjero dan Nglengkir, Kecamatan Bogorejo antusias menyambut gelaran bhakti TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-104. Mereka memotong pepohonan yang ada di kanan dan kiri jalan, yang akan dibangun oleh Satgas TMMD bersama warga.

Meski pembukaan TMMD baru akan dilaksanakan pada 26 Februari 2019, warga bersama anggota Kodim 0721/Blora sudah mulai bekerja. Mereka menyiapkan sarana dan prasaranan untuk pembangunan jalan penghubung, antara Desa Jurangjerp dan Nglengkir.

Dengan dikomando Babinsa Jurangjero Serda Suwarno, puluhan warga setiap harinya antusias kerja bakti. Mereka memotong pepohonan yang ada di kanan kiri jalan yang kelak akan dibangun Satgas TMMD bersama warga.

Sudiyatmo, salah seorang tokoh masyarakat di Desa Jurangjero menyatakan, warga desanya siap membantu satgas TMMD sampai pekerjaan selesai. ”Semua itu sebagai tanda ucapan terima kasih kepada TNI dari Kodim Blora yang telah membangun desa kami,” jelasnya.

Menurutnya, program TMMD di desanya sangat bermanfaat bagi warga Jurangjero dan sekitarnya. Dicontohkan, salah satu sasaran fisik berupa pembangunan jalan sepanjang 1,3 kilometer lebih nantinya akan berdampak dengan meningkatnya perekonomian warga. ”Untuk itu kami warga Jurangjero siap membantu sampai akhir TMMD nanti,” tambahnya.

]]>
Ali Mustofa Thu, 14 Feb 2019 07:47:12 +0700
<![CDATA[Blora Masuk Zona Merah, Wagub: Libatkan Kades Update Data Kemiskinan]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/14/119315/blora-masuk-zona-merah-wagub-libatkan-kades-update-data-kemiskinan https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/14/blora-masuk-zona-merah-wagub-libatkan-kades-update-data-kemiskinan_m_119315.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/14/blora-masuk-zona-merah-wagub-libatkan-kades-update-data-kemiskinan_m_119315.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/14/119315/blora-masuk-zona-merah-wagub-libatkan-kades-update-data-kemiskinan

Tekad Pemkab Blora untuk menekan jumlah kemiskinan mendapatkan dukungan langsung dari Wakil Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Taj Yasin Maimoen.]]>

KOTA – Tekad Pemkab Blora untuk menekan jumlah kemiskinan mendapatkan dukungan langsung dari Wakil Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Taj Yasin Maimoen. Wagub meminta peran aktif kepala desa untuk memperbarui data kemiskinan. Karena itu akan jadi acuan pembangunan.

Selasa (12/2) kemarin Taj Yasin Maimoen beserta rombongan dari OPD terkait datang ke Blora. Menjalin sinergitas. Merumuskan bersama langkah yang tepat untuk penanggulangan kemiskinan.

Tingkat kemiskinan Kabupaten Blora masih masuk zona merah. Angkanya 11,90 persen. Peringkat 23 dari 35 Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah. Angka kemiskinannya lebih besar dari rata-rata Jawa Tengah (11,32 persen). Rata-rata Nasional (9,82 persen).

Dalam koordinasi dengan Pemkab Blora di Pendapa Rumah Dinas Bupati Blora, Tak Yasin mengungkapkan, data kemiskinan harus diperbarui. Karena, saat ini datanya banyak yang berubah dan tak sesuai dengan kondisi di lapangan.

Jika data kemiskinan valid, untuk merumuskan program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat juga bisa tepat. Program bantuan pemerintah pun akan tepat sasaran dan tepat guna.

”Kami minta seluruh kepada desa untuk membantu meng-update data kemiskinan. Se-Jawa Tengah kami targetkan selesai 28 Februari nanti. Setelah terangkum akan kita laporkan ke Kemensos agar datanya bisa diperbaiki,” lanjut Wagub.

Sebagai wujud keterbukaan, Taj Yasin juga meminta seluruh camat dan kepala desa bisa mengumumkan daftar keluarga miskin penerima bantuan pemerintah. Dengan cara menempelnya di kantor desa. Sampai RT-nya. Kalau perlu masing-masing rumah pasangi stiker keluarga miskin.

Bupati Blora Djoko Nugroho mengungkapkan, Pemkab Blora sendiri juga akan melakukan pendataan ulang tentang kemiskinan. Selain memperbaiki data kemiskinan, penanggulangan kemiskinan akan difokuskan pada 12 desa termiskin. Semuanya sudah didata dan tersebar di beberapa Kecamatan.

]]>
Ali Mustofa Thu, 14 Feb 2019 07:41:40 +0700
<![CDATA[Usai Disidak DPRD, Atap Puskesmas Jepon Bocor Akhirnya Diperbaiki]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/12/118952/usai-disidak-dprd-atap-puskesmas-jepon-bocor-akhirnya-diperbaiki https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/12/usai-disidak-dprd-atap-puskesmas-jepon-bocor-akhirnya-diperbaiki_m_118952.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/12/usai-disidak-dprd-atap-puskesmas-jepon-bocor-akhirnya-diperbaiki_m_118952.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/12/118952/usai-disidak-dprd-atap-puskesmas-jepon-bocor-akhirnya-diperbaiki

Dinas Kesehatan Kabupaten Blora melalui rekanan akhirnya menindaklanjuti temuan Komisi D DPRD Blora, terkait bocornya atap Puskesmas Jepon.]]>

JEPON – Dinas Kesehatan Kabupaten Blora melalui rekanan akhirnya menindaklanjuti temuan Komisi D DPRD Blora, terkait bocornya atap Puskesmas Jepon. Mulai kemarin, beberapa ruangan yang atapnya bocor sudah diperbaiki.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Kudus di lokasi, ada beberapa kerusakan yang sudah diperbaiki. Mulai dari bagian kamar mandi. Yang awalnya berbau tak sedap kini sudah tidak berbau. Berikutnya ruangan bagian penyimpanan obat. Kemarin sudah tidak ada air yang menetes. Sebelumnya ada tetesan air meski tidak hujan.

Imam Suroso, selaku pengawas proyek mengaku, kerusakan sudah mulai diperbaiki kemarin. Namun pihaknya masih menunggu satu sampai dua hari ke depan. Ini untuk antisipai saat hujan datang. Apakah masih bocor atau tidak. Kalau tidak, baru menutup plafon yang sudah rusak dan jebol.

”Ini masih dalam masa pemeliharaan. Batasnya antara Mei-Juni. Ini tak barke sek. Jadi belum tak tutup,” terangnya di lokasi.

Dia menambahkan, pembangunan gedung Puskesmas Jepon menghabiskan sekitar Rp 6,7 Miliar. Bangunan tersebut sebanarnya berisiko. Karena ketika lahan selesai diurug, tak dikeringkan dahulu. Melainkan langsung dibangun.

Saat itu, Imam mengaku sempat menanyakan ke kontraktor PT Satriamas Karyatama yang mengerjakan. Terkait risiko bangunan ambruk jika selesai diurug tak dikeringkan dahulu. ”Ambruk ya bejane,” ungkap Imam menirukan jawaban kontraktor.

Selain itu, jangka waktu pengerjaan juga mepet dengan deadline. Imam menyebutkan, pemasangan bata hanya 2,5 bulan sampai finishing. Alhasil, rekanan harus menerapkan sistem kerja lembur hingga pukul 21.00 selama 2,5 bulan itu.

Imam mengaku, pembangunan struktur telat karena kontraktor Semarang mau beli material eyel-eyelan dengan tukang ma mandornya. Nunggu acc Semarang. Sehingga tukang tenguk-tenguk. Sehingga pekerjaan telat. ”Pembangunan struktur hampir empat bulan. Mulai cor sumuran dan sampai cor kolom dak,” ucapnya.

]]>
Ali Mustofa Tue, 12 Feb 2019 10:05:59 +0700
<![CDATA[Masuk Zona Miskin, Puluhan Desa di Blora Butuh Perhatian Lebih]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/12/118951/masuk-zona-miskin-puluhan-desa-di-blora-butuh-perhatian-lebih https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/12/masuk-zona-miskin-puluhan-desa-di-blora-butuh-perhatian-lebih_m_118951.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/12/masuk-zona-miskin-puluhan-desa-di-blora-butuh-perhatian-lebih_m_118951.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/12/118951/masuk-zona-miskin-puluhan-desa-di-blora-butuh-perhatian-lebih

Wakil Gubernur Jawa Tengah (Jateng) bersama OPD terkait hari ini bertandang ke Blora. Tujuannya untuk sinkronisasi penanggulangan kemiskinan.]]>

KOTA – Wakil Gubernur Jawa Tengah (Jateng) bersama OPD terkait hari ini bertandang ke Blora. Tujuannya untuk sinkronisasi penanggulangan kemiskinan. Pemkab Blora sendiri sudah membuat terobosan untuk penanggulangan kemiskinan. Seperti pendampingan warga miskin oleh ASN.

Kepala Bappeda Samsul Arief melalui Kabid Pemerintahan dan Sosial Budaya mengungkapkan, acara juga akan dihadiri oleh seluruh Kepala OPD, BUMN, BUMD, Perbankan. Selain itu, 46 kepala desa (kades) yang wilayahnya masuk desa miskin juga hadir.

Untuk percepatan dalam menangani kemiskinan yang ada, Pemkab sudah melakukan beberapa trobosan. Mulai dari OPD harus ikut mengintervensi dan setiap ASN harus mendampingi warga miskin di lingkungannya.

Pemkab juga bekerja sama dengan perguruan tinggi. Mahbub mengaku, ada 46 desa miskin di Blora. Sudah didata oleh Universitas Gadjah Mada (UGM). Selanjutnya akan digunakan sebagai tempat KKN. Saat ini sudah ada enam desa miskin yang diberikan pendampingan oleh mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip).

Sementara itu, dalam Musrenbang RKPD 2020 tingkat Kecamatan Kunduran kemarin, Wakil Bupati Blora Arief Rohman mengaku, ada tiga hal yang menjadi fokus pembangunan pemkab tahun depan. Yaitu penekanan angka kemiskinan, pencegahan dan penanggulangan stunting, serta pemerataan infrastruktur.

”Saya tekankan sekali lagi agar pemerataan infrastruktur, permasalahan stunting, dan kemiskinan bisa masuk sebagai program prioritas. Untuk itu, pogram-program pendidikan dan pelatihan dapat diusulkan supaya bisa menekan angka kemiskinan di Kabupaten Blora,” terangnya.

Menurutnya, kemiskinan Kabupaten Blora akhir 2018 yang berada di angka 11,9% masih dapat ditekan lagi. Syaratnya, usulan-usulan yang dituangkan dalam Musrenbang benar-benar tepat sasaran. Memiliki dampak signifikan bagi kesejahteraan masyarakat.

Arief Rohman juga meminta agar dana desa dapat dipergunakan dengan sebaik mungkin dan transparan. Karena selain diawasi oleh pemerintah dan institusi berwenang, penggunaan dana desa juga menjadi perhatian masyarakat.

Mustofa, perwakilan Komisi C Bidang Pembangunan DPRD Blora yang hadir di Musrenbang tersebut menyatakan, bahwa Musrenbang harus disikapi dengan serius untuk dijadikan sebagai acuan pembangunan di desa-desa. Sehingga sesuai dengan sasaran dan prioritas pembangunan daerah.

]]>
Ali Mustofa Tue, 12 Feb 2019 10:00:01 +0700
<![CDATA[Dandim Gandeng Wartawan dalam Lomba TMMD Reguler ke-104]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/12/118948/dandim-gandeng-wartawan-dalam-lomba-tmmd-reguler-ke-104 https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/12/dandim-gandeng-wartawan-dalam-lomba-tmmd-reguler-ke-104_m_118948.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/12/dandim-gandeng-wartawan-dalam-lomba-tmmd-reguler-ke-104_m_118948.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/12/118948/dandim-gandeng-wartawan-dalam-lomba-tmmd-reguler-ke-104

Dandim 0721/Blora Letkol Inf Ali Mahmudi mendorong wartawan di Kota Sate iku lomba jurnalistik. Lomba yang dimaksud dalam rangka TMMD Reguler ke-104.]]>

KOTA – Dandim 0721/Blora Letkol Inf Ali Mahmudi mendorong wartawan di Kota Sate iku lomba jurnalistik. Lomba yang dimaksud dalam rangka TMMD Reguler ke-104 kategori perseorangan. Selain juara, harapannya bisa mengharumkan Blora.

Mantan Danseraider Pusdiklatpassus Kopassus itu menjelaskan, bahwa di gelaran TMMD Reguler akan digelar lomba jurnalistik dengan dua kategori. Pertama adalah antar Komandan Satuan Tugas (Dansatgas). Diikuti masing-masing Dandim yang melaksanakan TMMD Reguler

Kedua, kategori wartawan perseorangan (cetak, online, dan elektronik televisi). Kriteria penilaiannya adalah kualitas. Sehingga setiap wartawan diperbolehkan mengirimkan karya jurnalistiknya lebih dari satu. Selanjutnya dinilaikan ke juri lomba di Mabes TNI.

”Atas nama Kabupaten Blora, khususnya Kodim Blora, saya berharap para wartawan di Blora untuk mengikuti lomba jurnalisitik TMMD Reguler,” pintanya.

Untuk menyukseskan TMMD Reguler ke-104 di Desa Jurangjero, Kecamatan Bogorejo, Dandim menggelar silaturahmi dengan insan pers yang sehari-hari bertugas di Blora. Dalam silaturahmi itu, Dandim meminta dukungan publikasi seluruh kegiatan TMMD yang rencananya akan dibuka tanggal 26 Februari 2019.

Menurutnya, peran insan pers dalam pembangunan sangat penting. Baik pembangunan wilayah, maupun teritorial. Terlebih saat ini media sangat penting termasuk dalam  penyelenggaraan TMMD Reguler ke-104.

”Pers adalah mitra Kodim 0721 Blora dalam menyampaikan informasi maupun berita-berita. Khususnya dalam pelaksanaan TMMD ke-104,” katanya.

Tak hanya itu, dengan kehadiran pers, masyarakat dapat mengetahui tentang pengabdian Prajurit TNI selama bertugas dalam Satgas TMMD ke 104 maupun kegiatan lainnya. ”Di era sekarang, publikasi sangat penting. Jadi setiap momen perlu kiranya dipublikasikan,” jelasnya.

]]>
Ali Mustofa Tue, 12 Feb 2019 09:46:28 +0700
<![CDATA[TMMD Kodim 0721/Blora Bangun Jalan 1,3 Km dan Bedah Tiga Rumah]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/11/118792/tmmd-kodim-0721blora-bangun-jalan-13-km-dan-bedah-tiga-rumah https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/11/tmmd-kodim-0721blora-bangun-jalan-13-km-dan-bedah-tiga-rumah_m_118792.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/11/tmmd-kodim-0721blora-bangun-jalan-13-km-dan-bedah-tiga-rumah_m_118792.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/11/118792/tmmd-kodim-0721blora-bangun-jalan-13-km-dan-bedah-tiga-rumah

TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-104 kembali digelar. Sasarannya adalah Desa Jurangjero, Kecamatan Bogorejo, Blora, dengan memperbaiki jalan.]]>

KOTA – TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-104 kembali digelar. Sasarannya adalah Desa Jurangjero, Kecamatan Bogorejo, Blora. Di desa tersebut, anggota Kodim 0721/Blora memperbaiki jalan sepanjang 1,3 kilometer dan berbagai kegiatan fisik lainnya bersama masyarakat.

Dandim 0721/Blora Letkol Inf Ali Mahmudi melalui Kasdim Mayor Kav Hyasintus Waleng mengemukakan, target utama TMMD Reguler ke-104 tetap keterlibatan masyarakat secara maksimal.

Namun, di luar itu juga ada target lain. Yakni, harus bisa menjuarai lomba jurnalistik kategori Dansatgas. Dimana, dalam pelaksanaan TMMD Reguler ke-103 akhir tahun lalu, tiga Kodim di wilayah Kodam IV/Diponegoro berhasil memborong juara lomba jurnalistik.  Baik I, II, dan III. Juara I diraih Kodim Batang, juara II Kodim Rembang, dan juara III Kodim di wilayah Korem 072/Jogjakarta.

Untuk itu, Kodim Blora ingin mempertahankan sukses juara yang menjadi tradisi Kodam IV Diponegoro. Yakni selalu menjuarai lomba jurnalistik TMMD Reguler.  ”Target juara satu, terjelek jangan sampai keluar dari tiga besar,”  tandas Kasdim Hyasintus Waleng kemarin.

Berbagai persiapan pelaksanaan TMMD Reguler ke-104 di Desa Bogorejo sudah dilakukan oleh Kodim Blora. Mulai dari rapat dengan jajaran Pemkab Blora, sosialisasi ke warga, bahkan mulai Kamis (17/1) alat berat sudah diterjunkan ke lokasi.

Selain mengeraskan jalan sepanjang 1.366 Meter di Desa Jurangjero, Kecamatan Bogorejo, gelaran TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-104 Kodim 0721/Blora juga akan melakukan bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH)  milik beberapa warga desa setempat.

Kades Jurangjero Juwarti mengaku, ruas jalan tersebut merupakan akses utama warga Desa Jurangjero. ”Jika ruas jalan tersebut dibangun, manfaatnya cukup besar. Karena merupakan akses utama jalan warga. Yang jelas akan lebih mendekatkan warga Desa Jurangjero ke ibukota Kecamatan Bogorejo,” jelasnya.

Untuk bedah rumah, sementara akan ada tiga RTLH milik warga Desa Jurangjero yang akan dibedah dalam TMMD Reguler nanti. Selain itu, ada juga pembangunan talud dengan tinggi 2,5 meter sepanjang 150 meter. Kemudian pembangunan saluran air dan sejumlah kegiatan fisik lainnya.

]]>
Ali Mustofa Mon, 11 Feb 2019 13:24:26 +0700
<![CDATA[Baru Sebulan Ditempati, Atap Puskesmas Jepon Bocor, Nih Penyebabnya]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/11/118791/baru-sebulan-ditempati-atap-puskesmas-jepon-bocor-nih-penyebabnya https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/11/baru-sebulan-ditempati-atap-puskesmas-jepon-bocor-nih-penyebabnya_m_118791.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/11/baru-sebulan-ditempati-atap-puskesmas-jepon-bocor-nih-penyebabnya_m_118791.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/11/118791/baru-sebulan-ditempati-atap-puskesmas-jepon-bocor-nih-penyebabnya

Belum ada setahun, gedung Puskesmas Jepon yang selesai dibangun pada 2018 sudah bocor. Komisi D DPRD Blora akhirnya turun ke lapangan untuk mengecek kondisinya.]]>

JEPON – Belum ada setahun, gedung Puskesmas Jepon yang selesai dibangun pada 2018 sudah bocor. Komisi D DPRD Blora akhirnya turun ke lapangan untuk mengecek kondisinya. DPRD meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) responsif memperbaiki hal tersebut dan menegur rekanan yang membangun gedung.

Sekretaris Komisi D Dewan perwakilan Rakyat Daerah(DPRD) Blora, Santoso Budi Susetyo mengaku, bangunan Puskesmas Jepon perlu evaluasi. Banyak yang bocor. Padahal, puskesmas tersebut baru ditempati pada Januari 2019. ”Saya minta pihak puskesmas untuk inventarisasi, lalu laporan. Mumpung masih masa pemeliharaan,” terangnya.

Dia menambahkan, beberapa bagian yang mengalami kebocoran meliputi teras depan dan bagian dalam bangunan. Selain itu, tiang bendera sempat roboh. DPRD meminta agar Dinkes Blora responsif mengatasi masalah tersebut.

Sebelumnya, 14 Desember 2018 pihaknya juga sudah menyampaikan kepada Dinkes soal teras yang bocor. Namun tidak ada tanggapan dan tak ada perubahan. ”Fasilitas umum idealnya aman dan senyaman mungkin. Apalagi ini adalah fasilitas kesehatan. Yang tiap hari masyarakat banyak datang ke situ,” ucapnya.

Sekretaris Dinas Kesehatan Blora Lilik Hernanto yang juga menjabat sebagai Plt Dinas Kesehatan mengatakan, persoalan tersebut sudah disampaikan ke PPKom untuk diberitahukan kepada rekanan. Karena masih masa pemeliharaan sehingga ditanggung rekanan.

Dia mengaku tidak tau penyebab kebocoran puskesmas baru tersebut. Yang pasti rekanan sudah dikirim surat teguran untuk segera memperbaikinya. ”Masih masa pemeliharaan. Masih tangung jawab rekanan. Sampai Juli 2019 mendatang,” ucapnya.

]]>
Ali Mustofa Mon, 11 Feb 2019 13:18:09 +0700
<![CDATA[Korsleting Listrik, Rumah Wardi Terbakar, Kerugian Puluhan Juta]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/09/118538/korsleting-listrik-rumah-wardi-terbakar-kerugian-puluhan-juta https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/09/korsleting-listrik-rumah-wardi-terbakar-kerugian-puluhan-juta_m_118538.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/09/korsleting-listrik-rumah-wardi-terbakar-kerugian-puluhan-juta_m_118538.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/09/118538/korsleting-listrik-rumah-wardi-terbakar-kerugian-puluhan-juta

Kebakaran rumah kembali terjadi kemarin. Kali ini menimpa rumah Wardi, warga RT 07/RW 02, Desa Sarimulyo, Kecamatan Ngawen. Penyebab kebakaran diduga korsleting]]>

BLORA – Kebakaran rumah kembali terjadi kemarin. Kali ini menimpa rumah Wardi, warga RT 07/RW 02, Desa Sarimulyo, Kecamatan Ngawen. Penyebab kebakaran diduga karena korsleting listrik.

Kapolsek Ngawen AKP Joko Priyono mengungkapkan, kejadian itu bermula Jumat (8/2) sekitar pukul 11.30 kemarin. Kebakaran pertama kali diketahui oleh tetangga korban bernama Supadi.

Saat kejadian, pria berusia 43 tahun itu sedang mengeringkan padi di depan rumah korban. Jaraknya sekitar 10 meter dari rumah korban. Lalu, saksi itu melihat kepulan asap dari rumah korban.

Setelah dicek, ternyata rumah berukuran 9x10 sentimeter itu terbakar. Lalu, saksi meminta tolong ke warga sekitar untuk memadamkan api dengan alat seadanya. Sambil menunggu petugas pemadam kebakaran datang ke lokasi kejadian. ”Sekitar pukul 12.00 petugas Damkar datang. Api berhasil dipadamkan,” jelasnya.

Kapolsek menambahkan, tak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut. Namun, beberapa barang di dalam rumah hangus dilalap si jago merah. Seperti kasur, televisi, dan beberapa batang kayu jati. ”Kerugian sekitar Rp 20 juta. Tidak ada korban,” imbuhnya.

]]>
Ali Mustofa Sat, 09 Feb 2019 11:22:00 +0700
<![CDATA[Bupati Akan Sulap Kawasan Pasar Induk seperti Malioboro]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/09/118535/bupati-akan-sulap-kawasan-pasar-induk-seperti-malioboro https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/09/bupati-akan-sulap-kawasan-pasar-induk-seperti-malioboro_m_118535.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/09/bupati-akan-sulap-kawasan-pasar-induk-seperti-malioboro_m_118535.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/09/118535/bupati-akan-sulap-kawasan-pasar-induk-seperti-malioboro

Kondisi jalan di Pasar Induk Blora sudah lengang. Tak kumuh lagi. Belasan pohon besar sudah ditebang. Tinggal toko-toko selatan apsar induk masih beraktivitas.]]>

BLORA – Kondisi jalan di Pasar Induk Blora sudah lengang. Tak kumuh lagi. Belasan pohon besar sudah ditebang. Tinggal toko-toko selatan apsar induk Blora yang masih nampak aktivitas jual beli. Rencananya, jalan tersebut akan ditata ulang agar lebih menarik.

Bupati Blora Djoko Nugroho mengaku, rencananya setelah trotoar diperbaiki, jalan akan dibuat lebih menarik. Tak diaspal atau dicor. Melainkan akan diberi paving warna warni. Ini untuk menghidupkan kembali kota tua yang ada di lokasi tersebut.

”Nanti para pedagang juga akan saya undang di pendapa untuk mendukung dan mengimbangi penataan jalan,” terangnya kemarin.

Dia menambahkan, kawasan sekitar pasar akan disulap seperti Malioboro. Dikembalikan jadi kota tua. Sementara bekas Pasar Rel akan diperbaiki jalannya. Minimal diaspal. Sehingga rapi dan bersih. ”Itu kan kota lama. Tahun ini trotoar dan lampu. Semua toko nanti saya undang ke pendapa. Rencana saya biar mereka mengimbangi,” jelasnya.

Untuk bekas Pasar Induk, bupati mengaku akan dibuat pertokoan. Untuk sementara memang dikelilingi seng dahulu. Setelah trotoar diperbaiki baru dibangun pertokoan. ”Saya bikin toko kering dan perkantoran bank-bank. Sehingga jadi kawasan bagus,” harapnya.

]]>
Ali Mustofa Sat, 09 Feb 2019 10:51:51 +0700
<![CDATA[Terima Bantuan Tak Gratis, Belasan Petani Wadul ke Dewan]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/07/118184/terima-bantuan-tak-gratis-belasan-petani-wadul-ke-dewan https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/07/terima-bantuan-tak-gratis-belasan-petani-wadul-ke-dewan_m_118184.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/07/terima-bantuan-tak-gratis-belasan-petani-wadul-ke-dewan_m_118184.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/07/118184/terima-bantuan-tak-gratis-belasan-petani-wadul-ke-dewan

Belasan petani yang tergabung dalam organisasi Lidah Tani wadul kepada DPRD Blora kemarin. Mereka mengadu karena diminta membeli bantuan benih padi.]]>

BLORA - Belasan petani yang tergabung dalam organisasi Lidah Tani wadul kepada DPRD Blora kemarin. Mereka mengadu karena diminta membeli bantuan benih padi. Setelah audiensi dengan OPD terkait, pembelian benih itu ternyata menggunakan dana bantuan dari pemerintah juga.

Lukito, ketua Lidah Tani menyebutkan, baru kali ini organisasinya mendapat bantuan dari pemerintah. Sejak 11 tahun lalu. Terakhir, organisasi tersebut menerima bantuan pada 2008 dan diminta sejumlah uang. ”Lalu kami laporkan ke polisi,” terangnya.

Menurutnya, seharusnya sejak awal ada penjelasan yang rinci kalau bantuan benih itu tidak gratis. Agar tidak ada miskomunikasi. Untuk membuat sistem yang baik, Lukito menantang Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan untuk melakukan verifikasi ketat terkait bantuan-bantuan pemerintah ke kelompok-kelompok tani.

”Kami dengan senang hati dilibatkan untuk melakukan verifikasi kelompok-kelompok tani tersebut. Dan kami yakin, organisasi kami yang lebih tertib,” tandasnya.

Sementara itu, Subakir, bendahara ranting di Desa Temulus mengaku, tahun 2018 lalu tiba-tiba pihaknya di-drop benih padi gogo hingga dua kali. Tanpa penjelasan yang rinci. Baru kemudian bantuan uangnya ditransfer ke rekening.

”Kalau ada penjelasan dari awal, kita tidak masalah. Benihnya juga kurang bagus. Tingginya tidak rata dan lainnya,” ucpanya.

Menanggapi hal itu, Kepala Seksi Produksi Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Blora, Hendro Sulistiyono mengaku bahwa bantuan benih gogo itu tidak gratis. Tapi dibeli dengan uang bantuan dari pemerintah.

”Uang tersebut masuk ke rekening tiap kelompok tani. Lalu, uang tersebut dipakai untuk membayar benih padi gogo yang dikirimkan terlebih dulu,” terangnya.

Program bantuan benih tersebut berasal dari Kementerian Pertanian (Kementan). Berupa uang ke tiap kelompok tani. Ditransfer langsung. Lalu oleh pemerintahan provinsi, mengadakan lelang untuk menyediakan bibit. Setelah selesai, pemenang lelang mengirim benih-benih tersebut ke kelompok tani yang terdaftar mendapatkan bantuan.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Blora Bambang Susilo mengaku, persoalan tersebut hanya miskomunikasi. Yaitu antara Dinas Pertanian dengan para petani Lidah Tani. Sebab, benih padi gogo didatangkan terlebih dahulu. Baru kemudian bantuan uangnya ditransfer ke rekening. Selanjutnya benih baru disuruh untuk membayar. 

]]>
Ali Mustofa Thu, 07 Feb 2019 14:08:45 +0700
<![CDATA[Lawan Korupsi, ASN Setda Blora Teken Pakta Integritas]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/06/118001/lawan-korupsi-asn-setda-blora-teken-pakta-integritas https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/06/lawan-korupsi-asn-setda-blora-teken-pakta-integritas_m_118001.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/06/lawan-korupsi-asn-setda-blora-teken-pakta-integritas_m_118001.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/06/118001/lawan-korupsi-asn-setda-blora-teken-pakta-integritas

Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Blora menandatangani pakta integritas kemarin. Mereka berkomitmen mencegah Korupsi.]]>

KOTA – Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Blora menandatangani pakta integritas kemarin. Mereka berkomitmen mencegah Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN).

Penandatanganan dilakukan usai apel pagi yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Komang Gede Irawadi. Disaksikan oleh Wakil Bupati Arief Rohman. Kemudian diikuti oleh para staf ahli bupati, asisten Sekda, kabag, hingga kasubbag. Semuanya menandatangani pakta integritas secara bergantian.

Sekda Komang Gede Irawadi menyatakan, penandatanganan pakta integritas untuk kalangan ASN di lingkungan Setda ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan pakta integritas kepala OPD. Saat itu, para kepala OPD menerima Dokumen Pelaksanaan Anggaran  (DPA) dari Bupati Djoko Nugroho di Stadium Seni Budaya Tirtonadi bulan lalu.

Pihanya ingin semua ASN di jajaran Setda Blora juga ikut melakukan penandatanganan pakta integritas. Tidak hanya atasannya. ”Kebanyakan instansi yang lain hanya kepala OPD yang menandatangani pakta integritas di hadapan bupati. Sehingga kami merasa perlu meneruskannya sampai ke tingkat bawah,” ucapnya.

Menurutnya, acara itu sekaligus sebagai perjanjian kinerja agar dalam satu tahun anggaran ke depan bisa bekerja dengan lebih baik. Sesuai visi misi bupati dan wakil bupati. Serta sesuai dengan tujuan pembangunan yang tertuang dari RPJMD dan program kegiatan yang tersusun dalam APBD tahun berjalan.

Wakil Bupati Arief Rohman yang hadir dan menyaksikan langsung penandatanganan pakta integritas mengaku senang dan bangga atas apa yang dilakukan jajaran Setda Kabupaten Blora. Karena sudah berani menandatangani pakta integritas yang berisi komitmen bersama untuk bekerja lebih baik dan jauh dari KKN.

”Kami mewakili bapak bupati, mengapresiasi langkah Pak Sekda yang melakukan penandatanganan pakta integritas dan perjanjian kinerja hingga tingkat bawah. Mulai eselon II, III hingga IV. Ini sebagai bukti bahwa seluruh ASN kita siap meningkatkan kualitas kinerja dan taat pada peraturan perundang-undangan yang berlaku. Kami minta agar bisa diteruskan dan ditiru oleh OPD lainnya. Jangan Setda saja,” ungkapnya.

Menurutnya, pembangunan 2019 akan semakin baik dan jauh dari praktik KKN. Apabila semua ASN di Pemkab Blora menandatangani pakta integritas seperti itu. Lalu, memegang teguh apa yang sudah disepakati bersama.

]]>
Ali Mustofa Wed, 06 Feb 2019 15:40:03 +0700
<![CDATA[Belasan Motor Curian Ngendon di Polres Blora]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/06/118000/belasan-motor-curian-ngendon-di-polres-blora https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/06/belasan-motor-curian-ngendon-di-polres-blora_m_118000.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/06/belasan-motor-curian-ngendon-di-polres-blora_m_118000.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/06/118000/belasan-motor-curian-ngendon-di-polres-blora

Satu per satu kendaraan yang disita aparat kepolisian dari enam pelaku pencurian sepeda motor dikembalikan kepada pemiliknya, tinggal 18 yang belum diambil.]]>

KOTA – Satu per satu kendaraan yang disita aparat kepolisian dari enam pelaku pencurian sepeda motor dikembalikan kepada pemiliknya. Dari 38 unit kendaraan bermotor yang diamankan, tinggal 18 yang belum diambil oleh pemiliknya.

Kapolres Blora AKBP Antonius Anang Tri Kuswindarto melalui Kasatreskrim AKP Heri Dwi Utomo mengaku, kendaraan itu diamankan dari beberapa lokasi. Mulai dari wilayah hukum Polres Blora 18 TKP,  Pati 10 TKP, Kudus 20 TKP, dan Bojonegoro 15 TKP. 

”Bagi masyarakat yang merasa kehilangan kendaraan, silakan datang ke Polres Blora dengan membawa surat-surat kendaraan,” jelasnya.

Beberapa kendaran yang diserahkan yaitu Honda Vario tanpa plat nomor dengan nomor rangka: MH1KF1119FK296997, dan nomor mesin: KF11E1303238. Selanjutnya diserahkan kepada Alwin Januar Khatab, warga Kelurahan Balun, Kecamatan Cepu, Blora.

Berikutnya sepeda motor Honda CB 150R milik Saur Christian Bakara. Warga Perum Puri Permata Blora. Kemudian sepeda motor Honda Type NF125 milik Sono, warga Desa Jiken, Kecamatan Jiken, Blora.

Begitu juga dengan sepeda motor Merk Honda Beat yang diserahkan kepada Supriyono,warga Desa Bleboh, Kecamatan Jiken, Blora. Terakhir Sepeda motor Merk Honda Type NF125 TR diserahkan kepada Wahyu Harnyono, warga Kelurahan Balun, Kecamatan Cepu, Blora. ”Masih banyak lagi. Total yang sudah kami serahkan ada 20 unit,” jelasnya.

Diketahui bersama, Tim Resmob Satreskim Polres Blora, berhasil membekuk enam pelaku sepesialis pencurian sepeda motor. Dari tangan pelaku aparat kepolisian menyita 38 unit sepeda motor dan dua mobil Daihatshu Xenia dan Ayla.

Barang bukti tersebut disita dari lima orang pelaku dan satu penadah hasil curanmor.  Dalam aksinya mereka menggunakan kunci T. Lokasinya di Kudus, Pati, Blora, dan Bojonegoro (Jatim). Satu dari pelaku yang di tangkap merupakan pemain lama dan sudah empat kali masuk penjara atas kasus yang sama.

]]>
Ali Mustofa Wed, 06 Feb 2019 15:37:24 +0700
<![CDATA[Diserang Virus, Dindukcapil Pastikan Data Kependudukan Tak Hilang]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/06/117976/diserang-virus-dindukcapil-pastikan-data-kependudukan-tak-hilang https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/06/diserang-virus-dindukcapil-pastikan-data-kependudukan-tak-hilang_m_117976.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/06/diserang-virus-dindukcapil-pastikan-data-kependudukan-tak-hilang_m_117976.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/06/117976/diserang-virus-dindukcapil-pastikan-data-kependudukan-tak-hilang

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Rembang memastikan database sebanyak 633 ribu kependudukan tak hilang, meski sepakan ini virus menyerang server.]]>

KOTA – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dindukcapil) Kabupaten Rembang memastikan database sebanyak 633 ribu kependudukan tak hilang, meski sepakan ini virus yang menyerang server kependudukan belum teratasi. Saat ini, database kependudukan telah di-backup dengan dibantu peralatan yang dipinjam dari Kabupaten Pati.

Kepala Kantor Dinas Pendudukan dan Pencatatan Sipil (Dindukcapil) Kabupaten Rembang, Daenuri menyampaikan hingga Selasa masih proses pembenahan. Senin lalu, harus minta bantuan dari Pati. Karena server database tidak muat untuk dipindah. ”Makanya kami minta bantuan Dindukcapil Pati untuk dibantu menyimpan data,” ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Kudus, kemarin (5/2).

Menurutnya, total penduduk di Kabupaten Rembang mencapai 633 ribu sesuai by name by address. Untuk itu, solusinya harus ada penyimpanan lain. “Alhamdulillah backup yang kami lakukan berhasil disimpan,” katanya.

Sementara Muchlisin, Administrator Database, Bidang Pengelolaan Informasi dan Administrasi Kependudukan dan Pemanfaatan Data menyampaikan server terkena virus hari Selasa lusa. Begitu, mengetahui ada kerusakan langsung coba diatasi. Termasuk backup data jauh hari sudah dilakukan, sewaktu-waktu rusak tidak hilang.

”Kerusakan pada virtual windows. Kita install ulang Proxmox dan masukan virtual windows yang sudah kita backup. Ketika restore ternyata database e-KTP belum terkoneksi atau masih gangguan” katanya saat ditemui di kantornya kemarin.

Dia menambahkan, recovery tidak bisa instan. Sebab, database ukurannya besar. Paling tidak membutuhkan waktu setengah sampai sehari. Misalnya dimasukan pukul 21.00 malam hari, pukul 05.00 pagi dapat masuk.

Itu pun komputer harus on terus. Kalau jaringan putus harus ulang dari awal restore yang dilakukan. Sampai benar-benar normal. Tetapi belum cukup, masih ada yang harus dicek yakni koneksi.

Untuk mengetahui database dengan aplikasi tersambung ataupun sebaliknya. Kalau tidak baru dikonsultasikan di Jakarta. Agar tidak bolak-balik dan memakan waktu, pihaknya, meminjam virtual dari Pati. Karena sebelumnya serupa pernah rusak. Saat itu dibantu provinsi dengan mengganti versi dari Linux.

”Pati sudah punya virtual windows database kosongan. Makanya kami pinjam dan saat ini sudah kita masukan virtual windows. Kini tinggal proses memasukan database yang sudah ter-backup,” bebernya.

Dari pengecekan di komputer database ukuranya 671 GB. Backup sudah dilakukan sejak bulan Agustus silam. Tentu tidak sekadar di-recovery. Namun harus dicek menyeluruh aplikasi rekam cetak e-KTP. Kini proses copy sudah berlangsung.

]]>
Ali Mustofa Wed, 06 Feb 2019 14:10:09 +0700
<![CDATA[Dua Hari Pencarian Korban Tenggelam di Sungai Lusi Masih Nihil]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/04/117619/dua-hari-pencarian-korban-tenggelam-di-sungai-lusi-masih-nihil https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/04/dua-hari-pencarian-korban-tenggelam-di-sungai-lusi-masih-nihil_m_117619.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/04/dua-hari-pencarian-korban-tenggelam-di-sungai-lusi-masih-nihil_m_117619.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/04/117619/dua-hari-pencarian-korban-tenggelam-di-sungai-lusi-masih-nihil

Nasib nahas dialami Anwar, 18, warga RT 6/RW 1, Desa Karangtengah, Ngawen. Korban tenggelam dan terseret arus saat memasang jaring untuk menangkap udang.]]>

NGAWEN – Nasib nahas dialami Anwar, 18, warga RT 6/RW 1, Desa Karangtengah, Kecamatan Ngawen. Korban tenggelam dan terseret arus saat memasang jaring untuk menangkap udang pada Sabtu (2/2). Hingga kini, korban belum ditemukan.

Karena kondisi arus sungai sedang naik dan tanah sungai padas, korban terpeleset. Apalagi korban tidak bisa berenang. Akhirnya terseret arus.

Agung, salah satu anggota BPBD Kabupaten Blora mengaku, saat korban tenggelam ada pencari rumput yang melihat. Kemudian saksi mencari bantuan warga. Namun setelah kembali, korban sudah tidak terlihat lagi. Korban diduga terpeleset saat hendak memasang jaring untuk menangkap udang di Sungai Lusi, Ngawen. Karena tak bisa berenang, korban terseret arus sungai.

Pencarian oleh BPBD Blora belum membuahkan hasil. Rencananya, pencarian dilanjutkan hari ini. Melibatkan tim gabungan dari Basarnas Pos Jepara, BPBD Grobogan, kepolisian, TNI, dan masyarakat.

”Kita juga menerjunkan lima perahu karet. Dan menyusuri sungai hingga 15 kilometer. Dibantu BPBD Grobogan yangg melaksanakan penyisiran dari Bendungan Dumpil di Grobogan sampai wilayah Kecamatan Ngawen,” jelasnya.

Agung mengaku, ada beberapa kendala yang dihadapi petugas gabungan. Mulai dari arus sungai cukup deras dan dalam, serta banyak bambu dan hambatan di sekitar aliran sungai. Dia berharap korban segera ditemukan.

]]>
Ali Mustofa Mon, 04 Feb 2019 13:14:04 +0700
<![CDATA[Balai POM: Masyarakat Sudah Cerdas Pilih Makanan]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/04/117617/balai-pom-masyarakat-sudah-cerdas-pilih-makanan https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/04/balai-pom-masyarakat-sudah-cerdas-pilih-makanan_m_117617.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/04/balai-pom-masyarakat-sudah-cerdas-pilih-makanan_m_117617.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/04/117617/balai-pom-masyarakat-sudah-cerdas-pilih-makanan

Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Semarang mengajak masyarakat untuk cerdas memilih makanan. Juga dituntut lebih teliti tentang mutu suatu produk.]]>

KOTA - Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Semarang mengajak masyarakat untuk cerdas memilih makanan. Masyarakat juga dituntut lebih teliti tentang mutu suatu produk. Kemudian membiasakan diri mengenal dan memahami jenis, kegunaan, serta kandungan produk makanan.

Hal ini disampikan Kepala Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Semarang Syafriansah dalam acara Komunikasi, Informasi, Edukasi oleh BBPOM Semarang bersama Tokoh Masyarakat. Kegiatan tersebut digelar bersama Anggota Komisi IX DPR RI Umardjati Artojo di Kecamawan Ngawen kemarin.

”Sehat itu karena pangan sehat. Kita harus cerdas memilih pangan. Sebab, banyak yang sakit karena makan makanan yang tidak sehat,” ucapnya dihadapan ratusan peserta.

Dia mengaku kesadaran masyarakat soal makanan sehat sudah tinggi. Terbukti beberapa peserta bertanya  solusi kalau tidak menggunakan bahan pengawet. Mereka sadar akan bahaya mengonsumsi makanan berpengawet.

Acara kemarin juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan menambah pengetahuan masyarakat, dalam mengenal jenis pangan yang aman untuk dikonsumsi. Yakni bebas dari cemaran fisik maupun kimia. Serta produk yang telah memenuhi Sistem Manajemen keamanan pangan  dan hygiene sanitary certificate atau cara produksi pangan olahan yang baik dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI.

Menurutnya, konsumen mesti cermat membaca label. Salah satunya adalah pencantuman izin edar dari BPOM. Sehingga dapat dipastikan produk tersebut aman dikonsumsi. Pihaknya juga memberikan tips mengenai keamanan pangan yang terbagi atas empat hal.

Terdiri dari kenali pangan yang aman, beli pangan yang aman, baca label dengan seksama, dan pangan industri rumah tangga. ”Cermat dan teliti dalam memilih pangan yang aman merupakan kunci menjadi konsumen cerdas,” terangnya.

Asisten II Sekda Blora Suryanto mengaku, memilih pangan itu memang penting. Sebab, saat ini banyak makanan yang dicampur dengan berbagai obat pengawet. Untuk, itu masyarakat diminta lebih cerdas dan selektif dalam mengonsumsinya. ”Mari budayakan hidup bersih dan sehat. Jaga kebersihan, masak dengan benar dan teliti sebelum beli,” pintanya.

]]>
Ali Mustofa Mon, 04 Feb 2019 13:01:57 +0700
<![CDATA[Tim KKN Undip Angkat Potensi Desa Bantu Tekan Kemiskinan]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/04/117615/tim-kkn-undip-angkat-potensi-desa-bantu-tekan-kemiskinan https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/04/tim-kkn-undip-angkat-potensi-desa-bantu-tekan-kemiskinan_m_117615.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/04/tim-kkn-undip-angkat-potensi-desa-bantu-tekan-kemiskinan_m_117615.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/04/117615/tim-kkn-undip-angkat-potensi-desa-bantu-tekan-kemiskinan

Tim KKN Tematik Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang menggelar pelatihan kepada masyarakat di Desa Wado, Kecamatan Kedungtuban.]]>

KOTA - Tim KKN Tematik Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang menggelar pelatihan kepada masyarakat di Desa Wado, Kecamatan Kedungtuban. Tujuan pelatihan itu, diantaranya untuk mengurangi angka kemiskinan dan menekan kasus stunting.

 Pelatihan itu melibatkan anggota PKK desa setempat, Ikatan Remaja Masjid Al-Hadi (Irmaja), dan para pengurus serta santri Yayasan Pondok Pesantren Al-Azhar Jolotundo. Pesertanya melibatkan ratusan warga.

Koordinator Tim KKN Desa Wado, Andhika Mennix mengatakan, pelatihan yang digelar ada tiga jenis. Sesuai dengan tema “Pengentasan Kemiskinan dan Penurunan Angka Stunting”. Diantaranya bidang pendidikan dengan gerakan literasi sekolah untuk meningkatkan minat baca.

Kemudian di bidang kesehatan, mahasiswa Undip ini menggelar kelas balita sehat. Di bidang ekonomi, mereka menginisiasi pembentukan paguyuban budidaya lele dan pembuatan produk UMKM.

  ”Masyarakat sangat antusias dan berpartisipasi dalam setiap kegiatan yang kami adakan. Terlihat dari ramainya masyarakat yang hadir dari setiap kegiatan dan keaktifan mereka dalam bertanya. Mereka juga sangat antusias untuk mencoba produk-produk yang dihasilkan,” jelasnya.

Kasdi, kepala Desa Wado, Kecamatan Kedungtuban, berharap pelatihan ini dapat meningkatnya produktivitas dan meringankan beban perekonomian masyarakat. Sebab tujuan diterjunkannya Tim KKN tersebut memang untuk meningkatkan potensi yang ada di desa.

”Dengan adanya Tim KKN UNDIP yang telah melakukan pelatihan-pelatihan dengan keilmuannya masing-masing. Serangkaian programnya semoga dapat menambah wawasan dan motivasi untuk mengembangkan usaha. Sehingga dapat mengangkat perekonomian masyarakat Desa Wado,” ucapnya.

Menurutnya, masyarakat Desa Wado juga senang saat mengetahui adanya Tim KKN di desanya. Apalagi membawa banyak perubahan. Seperti membuat hand sanitizer dari daun sereh dan kersen.

Siti Fatoyah, Ketua PKK Desa Wado mengaku antusiasme warga untuk mengikuti pelatihan dari mahasiswa KKN Undip sangat tinggi. Apalagi ibu-ibu diberikan berbagai resep. ”Ini adalah ilmu baru bagi kita. Semoga ke depan bisa kami manfaatkan untuk membuat kegiatan baru yang positif dan membuat usaha baru bagi masyarakat kami”. ucapnya

]]>
Ali Mustofa Mon, 04 Feb 2019 12:54:06 +0700
<![CDATA[Pembongkaran Pasar Induk Blora Tunggu Lelang]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/02/117354/pembongkaran-pasar-induk-blora-tunggu-lelang https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/02/pembongkaran-pasar-induk-blora-tunggu-lelang_m_117354.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/02/pembongkaran-pasar-induk-blora-tunggu-lelang_m_117354.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/02/117354/pembongkaran-pasar-induk-blora-tunggu-lelang

Pasar Induk Blora sudah kosong. Tak ada pedagang. Barang dagangan juga sudah dipindahkan ke Pasar Rakyat Sido Makmur. Bangunan pasar sudah siap dibongkar.]]>

KOTA – Pasar Induk Blora sudah kosong. Tak ada pedagang. Barang dagangan juga sudah dipindahkan ke Pasar Rakyat Sido Makmur. Bangunan pasar sudah siap dibongkar. Namun, pembongkaran harus menunggu lelang terlebih dahulu.

Rencananya lokasi tersebut akan dibangun untuk pusat jajanan kering dan olahan lainnya. Sehingga dalam waktu dekat akan dibongkar dan dibuat bangunan baru. ”Nanti dilelang berdiri,” terang Setda Blora Komang I Gede Irawadi.

Kepala Bidang Penegak Perda Satpol PP Kabupaten Blora Suripto mengaku, pelaksanaan pengamanan relokasi pedagang dari pasar lama ke pasar baru berjalan lancar. Itu, tak lepas dari tindakan Satpol PP yang humanis. ”Kemarin kami bantu para pedagang untuk mengangkat peralatan dan dagangan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Kelistrikan dan Pertamanan Dinrumkimhub Langgeng Warsito mengaku, trotoar dengan pasar dan sekitar pasar akan segera dibangun. Diperbaiki lebih apik dan menarik. Pohon-pohon di sekitar pasar juga ditebang. Tidak semuanya. Hanya yang kelihatan sudah tua dan lapuk. ”Setelah lelang langsung dibenahi. Bangunan juga dibongkar. Tapi itu wilayah Dindagkop,” terangnya kemarin.

Sebelulmnya, bupati Djoko Nugroho menyatakan bekas pasar Induk Blora akan dibongkar. Dijadikan pertokoan. Pedagang yang hendak menempati kembali juga dipersilakan. Asal bayar dengan sistem sewa menyewa.

Tak hanya Pasar Induk Blora, bekas pasar Rel Ban juga bakal ditata. Yaitu dijadikan jalan besar. Bakal di hotmik. Biar bersih. Bekas Pasar Kaliwangan nanti juga dibangun untuk Kantor Kelurahan Mlangsen. 

]]>
Ali Mustofa Sat, 02 Feb 2019 13:18:22 +0700
<![CDATA[Bupati Ajak Petani Pakai Pupuk Organik biar Ramah Lingkungan]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/02/117353/bupati-ajak-petani-pakai-pupuk-organik-biar-ramah-lingkungan https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/02/bupati-ajak-petani-pakai-pupuk-organik-biar-ramah-lingkungan_m_117353.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/02/bupati-ajak-petani-pakai-pupuk-organik-biar-ramah-lingkungan_m_117353.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/02/117353/bupati-ajak-petani-pakai-pupuk-organik-biar-ramah-lingkungan

Pada panen raya kemarin, Bupati Blora Djoko Nugroho mengajak para petani untuk mengurangi penggunaan pupuk kimia. Sebab, jadi salah satu penyebab stunting.]]>

KOTA – Pada panen raya kemarin, Bupati Blora Djoko Nugroho mengajak para petani untuk mengurangi penggunaan pupuk kimia. Sebab, penggunaan pupuk kimia jadi salah satu penyebab stunting.

Bupati mencontohkan Kecamatan Kedungtuban yang menjadi lumbung padi. Namun, justru punya kasus stunting yang paling banyak. Sehingga, bupati berharap petani beralih dari pupuk kimia ke organik.

Seperti yang dilakukan oleh petani di Desa Bajo, Kecamatan Kedungtuban yang jadi lokasi panen raya kemarin. ”Semakin berkurang (Pupuk kimia, Red), sawahnya semakin subur dan berasnya semakin menyehatkan. Semoga tidak stunting lagi,” ungkap bupati.

Untuk itu, bupati meminta untuk penggunaan pupuk organik bisa terus digalakkan. Kemudian ditularkan kepada petani-petani lainnya. Agar Blora bisa lebih swasembada beras dan ramah lingkungan.

Dalam setahun, Kabupaten Blora bisa memproduksi gabah sebanyak 600 ribu ton. Atau sebanyak 450 ribu ton beras. Dari jumlah itu, yang dikonsumsi warga Blora hanya 23 persennya. ”Artinya 70 persen lebih kita jual keluar daerah. Jika hasil ini bisa ditingkatkan lagi dengan konsep organik, saya yakin Blora akan menjadi lumbung padi yang lebih besar dan menyehatkan,” imbuhnya..

Surat, ketua Kelompok Tani Bina Alamsri menyatakan, sawah yang sebelumnya menggunakan pupuk kimia hanya bisa menghasilkan gabah sebanyak tujuh ton per hektare. Namun setelah menggunakan pupuk organik yang ramah lingkungan, hasilnya mencapai delapan hingga sembilan ton per hektare.

Hasilnya tidak hanya untung dari segi jumlah panen. Namun, biaya produksi juga murah. Karena semua pupuknya dibuat sendiri. Sehingga tidak perlu beli pupuk kimia yang mahal. Tanahnya juga lebih subur. Karena unsur haranya semakin banyak akibat pemberian pupuk organik.

]]>
Ali Mustofa Sat, 02 Feb 2019 13:12:02 +0700
<![CDATA[Peringati HPN, Ketua DPRD Blora Njagong Bareng Wartawan]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/02/117352/peringati-hpn-ketua-dprd-blora-njagong-bareng-wartawan https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/02/peringati-hpn-ketua-dprd-blora-njagong-bareng-wartawan_m_117352.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/02/peringati-hpn-ketua-dprd-blora-njagong-bareng-wartawan_m_117352.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/02/117352/peringati-hpn-ketua-dprd-blora-njagong-bareng-wartawan

Memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2019, DPRD Kabupaten Blora duduk bersama dengan berbagai media kemarin. Mulai dari media cetak, online, serta televisi.]]>

KOTA Memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2019, DPRD Kabupaten Blora duduk bersama dengan berbagai media kemarin. Mulai dari media cetak, online, televisi, dan lainnya. Ketua DPRD Blora Bambang Susilo hadir langsung dalam pertemuan tersebut.

Dalam acara kemarin pihaknya memberikan kesempatan kepada awak media untuk mengutarakan unek-uneknya selama ini. Mulai dari minimnya sosialisasi saat kunjungan kerja (kunker), infrastruktur jalan, hingga persoalan lain seperti relokasi pedagang ke pasar baru.

Bambang Susilo mengaku mendukung adanya jalan lingkar dari Beran ke Pasar Rakyat Sido Makmur. Selain itu, dilengkapi lampu penerangan jalan dan keamanan. Pihaknya juga menyayangkan yang menerima blok kecil dan ada pedagang lama yang tidak mendapatkan kios. Sedangkan orang baru banyak yang mendapat kios.

”Kami kemarin sudah melakukan sidak di pasar baru dan menyayangkan bangunan yang kurang kokoh. Sudah kami laporkan ke kepala Dindagkop untuk dibenahi,” ucapnya.

Sedangkan terkait pemanfaatan bangunan Pasar Induk Blora, Bambang mengaku belum diajak bicara oleh bupati. Rencananya, memang akan dibuat petokoan dan pusat oleh-oleh khas Blora.

Bambang juga berpesan, agar awak media berhati-hati dalam menyikapi berita hoaks di tahun politik ini. Adanya UU ITE yang mengatur siaran berita, maka media diharap untuk hati-hati memilih berita yang akan disebarkan.

”Untuk media cetak, saya berharap lebih kreatif dalam menyampaikan berita. Sehingga pembaca tertarik untuk selalu membacanya,” imbuh Bambang. 

]]>
Ali Mustofa Sat, 02 Feb 2019 13:06:32 +0700
<![CDATA[Usai Divonis Bebas, Kamajaya Larung Rambut di Pantai Marina]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/02/117294/usai-divonis-bebas-kamajaya-larung-rambut-di-pantai-marina https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/02/usai-divonis-bebas-kamajaya-larung-rambut-di-pantai-marina_m_117294.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/02/usai-divonis-bebas-kamajaya-larung-rambut-di-pantai-marina_m_117294.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/02/117294/usai-divonis-bebas-kamajaya-larung-rambut-di-pantai-marina

Tawa Lie Kamadjaja langsung pecah begitu menjawab ucapan selamat dari koran ini kemarin. Terbahak-bahak. Sampai manggut-manggut. Kelihatan kepalanya yang gundul]]>

SEMARANG – Tawa Lie Kamadjaja langsung pecah begitu menjawab ucapan selamat dari koran ini kemarin. Terbahak-bahak. Sampai manggut-manggut. Topi petnya yang ikut bergetar dilepas. Kelihatan kepalanya yang gundul. Rambutnya baru saja dilarung di Pantai Marina Semarang.

Kemarin Kama – panggilannya – melanjutkan ritual menyusul kebebasannya dari tuntutan hukum oleh Pengadilan Negeri Blora Rabu lalu. Mantan Dirut PT Gendhis Multi Manis (GMM) Blora itu diantar oleh sekitar 15 orang ke laut Semarang. Keluarga, karyawan, dan kolega. Membuang rambutnya yang dipotong beberapa saat setelah mendapat vonis bebas. Mereka menyewa perahu.

Sebelumnya, laki-laki kelahiran Jakarta itu dituntut hukuman enam bulan karena dituduh mengedarkan gula tak ber-SNI (satandar nasional Indonesia). Setelah melalui 23 kali sidang , dia divonis bebas. Nama baiknya direhabilitasi. Barang bukti 24.990 zak gula putih masing-masing 50 kilogram dikembalikan kepadanya.

NAZAR: Rambut Kamajaya secara bergantian dicukur kemarin. (KAMADJAJA FOR RADAR KUDUS)

Bapak dua anak yang pernah bertemu mantan menteri BUMN Dahlan Iskan di rumahnya itu merasa dikriminilasiasi seperti halnya Dahlan. Ketika masih menjabat Dirut PT Industri Gula Nusantara (IGN) Kendal, Kama dituduh mencuri sepeda motor di perusahaannya. Tuduhan yang mengada-ada itu tidak terbukti. Kasusnya di SP3 (istilah untuk menghentikan perkara).

Ketika menjadi Dirut PT GMM dia dijadikan tersangka dengan tuduhan menimbun gula. Tuduhan itu juga tidak terbukti. Tuduhan beralih dengan mengedarkan gula tanpa SNI (Standar Nasional Indonesia). ”Saya punya SNI. Orang pabrik saya baru,” katanya dengan tertawa. Penyidikan ditangani Polda Jateng.

Begitu yakinnya tidak bersalah, Kama yang semasa menjadi Dirut GMM membiarkan rambutnya sampai mendekati pantat bernazar. Kalau bebas akan mencukur gundul rambutnya. Rabu lalu majelis hakim yang diketuai Dwi Ananda FW membebaskan Kama. Gema takbir, tangis dan tepuk tangan bercampur menyambut vonis tersebut.

Sidang itu diikuti oleh sekitar 150 pengunjung yang sebagian besar simpatisan Kama. Ada tokoh sedulur sikep (samin) dari Desa Kelopo Duwur, Kecamatan Banjarejo, Blora. Dihadapan kerabat, teman, dan karyawannya, Kama lantas melaksanakan nadar. Memotong rambut. Yang menyukur adalah orang-orang istimewa. Diawali istri, anak, pengacara, staf dan kolega. Total sekitar 30 orang. Kepala Kama menjadi plontos-tos.

Yang bernadar cukur gundul bukan hanya Kama. Tetapi juga kolega-koleganya. Sekitar 15 orang. Mereka melakaksanakan nazar itu setelah Kama gundul. Pengacaranya juga. ‘’Rambutnya dikumpulin. Hari ini dilarung,’’ katanya.

Sehari sebelumnya, Kamis (31/1), dia mengunjungi tokoh sedulur sikep (Samin) Lasiyo, di Dukuh Karangpace, Desa Klopoduruw, Kecamatan Banjarejo. Kemudian menghadap mantan Wakil Bupati Blora Abu Nafi, pengusaha dan tokoh muslim keturunan Tionghoa Susanto Rahardjo, dan sahabat lainnya. ‘’Saya juga ingin bertemu Pak Dahlan Iskan lagi,’’ ujarnya.

]]>
Ali Mustofa Sat, 02 Feb 2019 09:10:21 +0700
<![CDATA[Pemkot Prabumulih Belajar ke Blora untuk Kelola Sumur Minyak Tua]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/01/117161/pemkot-prabumulih-belajar-ke-blora-untuk-kelola-sumur-minyak-tua https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/01/pemkot-prabumulih-belajar-ke-blora-untuk-kelola-sumur-minyak-tua_m_117161.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/01/pemkot-prabumulih-belajar-ke-blora-untuk-kelola-sumur-minyak-tua_m_117161.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/01/117161/pemkot-prabumulih-belajar-ke-blora-untuk-kelola-sumur-minyak-tua

Pengelolaan sumur minyak tua oleh Pemkab Blora dilirik Pemkot Prabumulih, Provinsi Sumatera Selatan kemarin. Mereka datang belajar mengelola sumur tua.]]>

KOTA – Pengelolaan sumur minyak tua oleh Pemkab Blora dilirik Pemkot Prabumulih, Provinsi Sumatera Selatan kemarin. Mereka datang belajar mengelola sumur tua. Sebaliknya, Pemkab Blora juga belajar soal pengelolaan jaringan gas kota kepada Pemkot Prabumulih.

Kepada walikota Prabumulih, Bupati Djoko Nugroho mengungkapkan pengelolaan sumur minyak tua di Kota Sate merupakan yang terbaik. Paling patuh terhadap peraturan. Jadi, daerah melalui BUMD dan masyarakat yang tergabung dalam komunitas penambang lokal diberikan izin dari Pertamina untuk mengelolanya.

Momentum ini tak hanya digunakan bupati untuk bercerita tentang pengelolaan sumur minyak tua. Namun juga belajar tentang pengelolaan jaringan gas rumah tangga di Prabumulih. Pasalnya, ada juga program jaringan gas kota yang telah dikelola baik oleh BUMD dan menyasar ribuan sambungan rumah tangga.

”Kita di sini untuk saling belajar. Prabumulih belajar sumur minyak yang nanti akan dibahas oleh Direktur BUMD PT Blora Patra Energi (BPE). Sedangkan kita belajar gas kota ke Prabumulih, ”lanjutnya.

Walikota Prabumulih Ridho Yahya mengungkapkan, kedatangannya bersama ketu DPRD, perwakilan OPD terkait, dan BUMD terkait untuk mengetahui pengelolaan sumur minyak tua di Blora.

”Pasalnya, di wilayah kami warganya tidak diberi kesempatan oleh Pertamina untuk ikut mengelola minyak tua, ”ungkapnya.

Sementara itu, terkait jaringan gas rumah tangga, pihaknya menyampaikan bahwa di Prabumulih pada 2018 lalu mendapatkan tambahan 6.000 sambungan rumah tangga. Melengkapi ribuan sambungan sebelumnya.

Direktur BUMD PT BPE Christian Prasetya menyampaikan bahwa pihaknya mulai dipercaya oleh Pertamina dan mengantongi izin pengelolaan sumur minyak pada 2017 lalu.  Di bawah BUMD, ada perkumpulan penambang minyak dan kelompok penambang. Sumur yang dikelola ada di lapangan Ledok, Kecamatan Sambong. Total ada 196 titik. Namun yang beroperasi dan berproduksi ada 125 titik.

Agar minyak sumur tua ini bisa menyerap tenaga kerja lokal sekitar tambang, pihaknya sengaja memakai sistem timba pakai tripod atau menara kaki tiga. Jika ditimba dengan mesin maka pekerja minimal.

Dari jumlah sumur minyak sebelumnya, selama satu tahun di 2018 kemarin telah berhasil mengumpulkan minyak sebanyak 9.290.890 liter atau 58.430 barel. Jika dirata-rata setiap bulan, bisa menghasilkan minyak 775.000 liter atau 4.870 barel. 

”Lapangan migas yang terkait dengan kerusakan Lingkungan dan pencemaran tidak terjadi di Ledok. Di lingkungan sumur minyak tua kami, hutannya tetap dan dikelola dengan baik, ”terang Christian. 

]]>
Ali Mustofa Fri, 01 Feb 2019 13:48:15 +0700
<![CDATA[E-Warong Hanya Ditegur, Supplier Tak Tersentuh, Kok Bisa?]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/01/117124/e-warong-hanya-ditegur-supplier-tak-tersentuh-kok-bisa https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/01/e-warong-hanya-ditegur-supplier-tak-tersentuh-kok-bisa_m_117124.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/01/e-warong-hanya-ditegur-supplier-tak-tersentuh-kok-bisa_m_117124.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/01/117124/e-warong-hanya-ditegur-supplier-tak-tersentuh-kok-bisa

Adanya penemuan beras Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Blora yang berulat dan tak layak konsumsi membuat DPRD ikut bersuara. Komisi D akan mengagendakan sidak.]]>

KOTA Adanya penemuan beras Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Blora yang berulat dan tak layak konsumsi membuat DPRD ikut bersuara. Komisi D akan mengagendakan sidak ke penyuplai dan E-Warong. Sedangkan, E-Warong yang mendistribusikan beras berkutu itu hanya mendapat teguran dari OPD terkait.

Sekretaris Komisi D DPRD Blora Santoso Budi Susetyo mengaku prihatin dengan temuan teras tersebut. Menurutnya, supplier selaku penyuplai dan E-Warong harus dievaluasi. Bahkan, jika perlu ada sanksi tegas untuk penyuplai dan E-Warong. Karena, keluarga penerima manfaat (KPM) harusnya berhak menerima bantuan dengan layak.

”Pastinya program seperti ini ada pedoman umum, juklak, dan juknis untuk melindungi KPM. Jangan gunakan kesempatan untuk cari keuntungan sebanyak-banyaknya tanpa pedulikan aturan dan nasib KPM,” pintanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Blora, Sri Handoko mengaku sudah memberikan teguran kepada E-Warong Toko Barokah. Yaitu dengan mengganti beras yang berulat tersebut.

Handoko menambahkan, E-Warong Toko Barokah juga diberikan peringatan supaya tidak mengulanginya kembali. Soal supplier, pihaknya tidak mempunyai hak untuk memberikan peringatan. Dia hanya bisa memberikan arahan dan teguran kepada E-Warong. ”Kalau supplierbukan ranah saya. Kami tidak bisa masuk disana,” jelasnya.

Dia menilai, kondisi beras yang berulat karena suplaer kebanyakan mengambil untung. Sehingga kualitas beras tidak diperhitungkan. Handoko mengaku belum ada rencana untuk memberikan sanksi berat berupa pencabutan.

Hal ini diumpamakan seperti kasus raskin dahulu. Ketika ada temuan beras tak layak konsumsi, diberi waktu 1x24 jam untuk mengganti. Tidak langsung dicabut izinnya. ”Sama dengan ini. Kalau salah langsung dicabut ya tidak bisa. Diberikan peringatan kepada E-warong dulu. Kalau seperti ini lagi baru dilakukan tindakan yang tegas,” imbuhnya.

Sementara itu, Anggota DPRD lainnya, Joko Supratno mengungkapkan, pihaknya akan turun langsung ke lapangan untuk melihat perkembangan kasus tersebut. ”Saya selaku Komisi D berharap, ke depan E-Warong harus dikumpulkan lagi sebelum mendistribusikan beras kepada KPM,” ungkapnya. 

]]>
Ali Mustofa Fri, 01 Feb 2019 10:31:42 +0700
<![CDATA[Parah, Tiga Bulan Terpasang, Lampu Tenaga Surya Dipreteli Maling]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/01/31/116948/parah-tiga-bulan-terpasang-lampu-tenaga-surya-dipreteli-maling https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/01/31/parah-tiga-bulan-terpasang-lampu-tenaga-surya-dipreteli-maling_m_116948.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/01/31/parah-tiga-bulan-terpasang-lampu-tenaga-surya-dipreteli-maling_m_116948.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/01/31/116948/parah-tiga-bulan-terpasang-lampu-tenaga-surya-dipreteli-maling

Belum genap tiga bulan terpasang, komponen lampu penerangan jalan bertenaga surya hilang dicuri orang. Komponen lampu yang hilang tersebut berupa panel surya.]]>

PUCAKWANGI – Belum genap tiga bulan terpasang, komponen lampu penerangan jalan bertenaga surya hilang dicuri orang. Komponen lampu penerangan jalan yang hilang tersebut berupa panel surya, yang hilang di jalan perbatasan Blora. Tepatnya antara Pucakwangi dan Todanan.

Ahmad Suyanto, warga sekitar Pucakwangi kepada Jawa Pos Radar Kudus mengungkapkan, keberadaan lampu tersebut sejatinya sangat berguna bagi warga yang melintas perbatasan tersebut. Namun sayangnya ada saja orang jahil yang lebih mementingkan kepentingan sendiri dari pada kepentingan orang banyak.

”Sayang sekali memang, keberadaan penerangan jalan seperti itu sangat membantu. Namun, tiba-tiba sudah diambil orang,” katanya kesal.

Salah seorang warga, Nurul Huda, 24, mengungkapkan kekesalan yang senda. ”Sudah bagus diberi lampu penerangan jalan. Malah dijual. Dasar mental maling,” kata Huda menggerutu.

Di ruas Jalan Juwana – perbatasan Blora tersebut sedikitnya dipasang 20 unit lampu penerangan jalan bertenaga surya. Seperti diberitakan sebelumnya, pengadaan lampu penerangan jalan tersebut merupakan bantuan dari provinsi. Total pemasangan lampu baru ada sebanyak 377 titik, 20 diantaranya berada di ruas jalan perbatasan dengan Kabupaten Blora yang masuk wilayah Kecamatan Pucakwangi tersebut. Nilainya mencapai Rp 16 miliar. Masa pengerjaan seluruh lampu penerangan tersebut sekitar Agustus hingga awal Desember 2018 lalu.

Komponen yang dicuri pun sangat penting. Yaitu panel surya yang berfungsi mengambil energi matahari untuk menghidupkan lampu. Harganya pun fantastis. Untuk mendapatkan daya 50 watt harga panelnya bisa mencapai Rp 650 ribu. Dan lampu-lampu tersebut dayanya sekitar 150 watt. Jadi satu panel surya itu harganya sekitar Rp 2 juta.

Kasi Pelistrikan Bidan Kebersaihan dan Pertamanan pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Pati, Priyo mengatakan, sejauh ini belum mengetahui pasti. Pihaknya akan melakukan pengecekan. ”Namun jika benar hilang, itu akan menjadi kerugian rekanan. Sebab pemasangan lampu penerangan jalan bertenaga surya ini masih dalam tahap pemeliharaan oleh rekanan pemenang. Namun jika benar hilang tentu sangat disayangkan. Selain karena merusak fasilitas penerangan bagi masyarakat, komponen tersebut harganya juga mahal. Jutaan,” paparnya.

Hilangnya komponen lampu penerangan jalan juga disayangkan oleh salah satu anggota Komisi C DPRD Kabupaten Pati Suwito. Hal itu sangat disayangkan karena selama ini penerangan jalan menjadi salah satu sorotan masyarakat.

Namun, setelah pemerintah memberikan fasilitas penerangan jalan, malah dirusak dengan cara dicuri. ”Ini tentu sangat merugikan sekaligus sangat disayangkan betul. Ini fasilitas umum. Untuk kepentingan orang banyak juga,” paparnya.

Lanjut Suwito, hilangnya komponen fasilitas publik tersebut menunjukkan mental sebagian masyarakat yang belum terdidik, dan menyadari apa itu kepentingan bersama, yang seharusnya saling menjaga. 

]]>
Ali Mustofa Thu, 31 Jan 2019 10:58:01 +0700
<![CDATA[Lagi, Beras Bantuan KPM Berkutu dan Berulat Ditemukan di Dua E-Warong]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/01/30/116726/lagi-beras-bantuan-kpm-berkutu-dan-berulat-ditemukan-di-dua-e-warong https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/01/30/lagi-beras-bantuan-kpm-berkutu-dan-berulat-ditemukan-di-dua-e-warong_m_116726.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/01/30/lagi-beras-bantuan-kpm-berkutu-dan-berulat-ditemukan-di-dua-e-warong_m_116726.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/01/30/116726/lagi-beras-bantuan-kpm-berkutu-dan-berulat-ditemukan-di-dua-e-warong

Penemuan beras berulat Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) Blora terus bertambah. Sebelumnya ditemukan beras berkualitas tak bagus di E-Warong Toko Barokah.]]>

BLORA – Penemuan beras berulat Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) Blora terus bertambah. Sebelumnya ditemukan beras berkualitas tak bagus di E-Warong Toko Barokah, Desa Tutup, Kecamatan Tunjungan. Kemarin, Jawa Pos Radar Kudus kembali menemukan di Toko Bela, Desa Nglangitan, Tunjungan.

Warsi, pemilik E-Warong mengaku, baru mengetahui kalau beras yang belum diambil keluarga penerima manfaat (KPM) itu berulat. Namun, dia mengaku beras yang dia berikan beras yang bagus. Layak dikonsumsi. ”Ini ada lima karung Mas yang belum diambil,” terangnya kemarin.

Dia menuturkan, mengambil beras dari selepan desa setempat. Untuk satu karungnya dia beli dengan harga Rp 9.000. Sementara untuk telur 1 kg dijual dengan harga Rp 25 ribu. ”Isi berasnya 8,5 kg,” jelasnya.

TAK LAYAK KONSUMSI: Petugas dari Dinsos P3A Blora mengecek beras yang berulat di E-Warong yang berada di Kecamatan Tunjungan. (SUBEKAN/RADAR KUDUS)

Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Blora Sri Handoko, mengatakan, kemarin sudah memanggil pihak BNI dan E-Warong Toko Barokah. Hasilnya E-Warong diminta untuk mengganti beras yang berulat tersebut. Untuk sementara baru kepada dua KPM.

Handoko menjelaskan, E-Warong Toko Barokah juga diberikan peringatan supaya tidak mengulangi. Apabila kondisi beras jelek, apalagi berkutu harus berani menolak suplayer.

Menurutnya, pihaknya tidak mempunyai hak untuk memberikan peringatan kepada suplayer. Dia hanya bisa memberikan arahan dan teguran kepada E-Warong.

Mantan kepala Satpol PP Blora ini, menegaskan, apabila di daerah lain ada yang mendapatkan beras berulat, berkutu, bau apek, atau jelek diminta untuk melapor kepada E-Warong maupun dinas terkait. Jadi bisa segera ditindaklanjuti. ”Kalau laporan secara resmi dan tertulis. Serahkan kepada kami beserta buktinya. Nanti kami tindak lanjuti. Kemarin saya sudah terjun karena diperintah wabub untuk cek lapangan,” jelasnya.

Dia menilai, kondisi beras yang berulat karena suplayer kebanyakan mengambil untung. Jadi, kualitas beras tidak diperhitungkan.

Sementara itu, suplayer E-Warong Gagat Septian Tyaskoro dari UD. Josindo membantah kalau beras berkutu itu dari dirinya. ”Saumpama iya (itu beras dari saya), itu mungkin karena terlalu lama disimpan. Mungkin beras keluaran Oktober. Jadi, dari saya dulu bagus, karena kelamaan mungkin berulat,” terangnya.

Dia juga tidak percaya hasil yang didapat oleh Dinsos P3A Blora. Padahal, dinas sudah bertemu langsung dengan KPM yang bersangkutan. Hasilnya, menyatakan beras itu keluaran Januari, bukan beras lama. 

]]>
Ali Mustofa Wed, 30 Jan 2019 09:37:41 +0700
<![CDATA[Beras Bantuan KPM Bukannya Layak Konsumsi Malah Berkutu Berulat Lagi]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/01/29/116497/beras-bantuan-kpm-bukannya-layak-konsumsi-malah-berkutu-berulat-lagi https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/01/29/beras-bantuan-kpm-bukannya-layak-konsumsi-malah-berkutu-berulat-lagi_m_116497.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/01/29/beras-bantuan-kpm-bukannya-layak-konsumsi-malah-berkutu-berulat-lagi_m_116497.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/01/29/116497/beras-bantuan-kpm-bukannya-layak-konsumsi-malah-berkutu-berulat-lagi

Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) Blora tampaknya masih jauh dari harapan. BPNT yang diwujudkan beras dan telur diterima KPM dalam kondisi mengenaskan.]]>

BLORA – Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) Blora tampaknya masih jauh dari harapan. BPNT yang diwujudkan beras dan telur diterima Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dalam kondisi mengenaskan. Berasnya berbau tak sedap, berulat, dan berkutu. Sementara telurnya ada yang busuk.

Kondisi seperti itu ditemukan di Desa Tutup, Kecamatan Banjarejo, Blora. Warga penerima terpaksa tidak mengonsumsi. Ditukar kepada pedagang beras dengan yang lebih baik. Tentunya dapat lebih sedikit. Namun bisa dimakan dan layak untuk dikonsumsi.

Jumlah keluarga penerima manfaat (KPM) di Kabupaten Blora ada 75.534. Terdiri dari 40.052 KPM Program Keluarga Harapan (PKH) dan 35.582 KPM non-PKH. Setiap bulan, masing-masing KPM menerima bantuan senilai Rp 110 ribu. Mereka membelanjakan di masing-masing E-Warong yang sudah ditunjuk.

Sunarti, salah satu KPM mengaku, tiap bulan dia menerima beras 8,5 kg dan telur 1 kg. Bantuan itu diambil di E-Warong Toko Barokah. Karena tidak layak untuk dimakan dan dikonsumsi, dia terpaksa menukar di warung biasa. Meski mendapat beras lebih sedikit, namun yang penting bisa dikonsumsi untuk keluarganya.

”Sitik lah ndak apa-apa, Mas, yang penting layak dimakan. Anakku juga mau makan. Kalau ini (beras dari BPNT) sangat tidak layak. Berasnya hitam. Tidak ada rasanya. Kecil-kecil. Baunya apek. Saat dimasak juga masih apek. Mending sedikit tapi bisa untuk makan keluarga,” terangnya kemarin.

Dia menambahkan, bulan lalu dia juga mendapatkan telur yang diterimanya dalam kondisi busuk. Totalnya dua biji. Sementara saudaranya satu biji yang busuk. ”Saya buang.Tidak bisa dimakan. Mendingan bantuan uang, bisa kami belanjakan yang lebih baik. Tidak seperti ini,” terangnya.

Dia berharap, bagi Suplayer maupun E-Warong bisa membelanjakan uang Rp 110 ribu itu dengan beras yang layak dimakan. Begitu juga dengan telur yang bagus. Tidak seperti yang diterima selama ini. ”Inginnya ya beras yang baik, layak dimakan, dan bagus. Telur yang bagus juga. Uang Rp 110 itu juga banyak bagi kami,” jelasnya.

Karti, salah satu pedagang yang menerima penukaran beras tersebut mengaku, hampir tiap bulan dia menerima beras BPNT sekitar tiga karung. Selanjutnya, dijual kepada tengkulak atau selepan beras. Ada juga yang dipesan pembeli sekitar 70 kg tiap bulan untuk makan anjing.

Dia menuturkan, biasanya dia membeli beras dengan harga Rp 7.600. Selanjutnya dijual dengan harga Rp 7.800 per kilogramnya. ”Ini beras hasil bloweran. Lihat, udah tidak utuh dan kecil. Baunya juga apek. Bukan beras baru. Berkutu pula,” terangnya di hadapan Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Blora Sri Handoko.

Terpisah, Dina, istri pemilik E-Warong Toko Barokah mengaku, pihaknya tidak tahu menahu kalau ada beras seperti itu. Dia hanya mendapatkan dari suplayer. Seharusnya kalau ada KPM yang mendapatkan beras maupun telur rusak, bisa langsung komplain dan akan diganti dengan yang lebih baik.

”Sampai saat ini belum ada menerima komplain. Beras ini juga bagus (yang disebut lurah setempat dan Dinsos P3A Blora berbau apek, Red),” terangnya.

Menurutnya, kejadian ini akan dijadikan pelajaran untuk kedepannya. Apalagi pihaknya dari awal sudah memberitahukan kepada KPM, apabila ada keluhan bisa disampaikan langsung.

Sementara itu, Kepala Dinsos P3A Blora Sri Handoko mengaku, setelah mengcek di lokasi, ternyata temuan itu benar adanya. BPNT bulan ini berasnya berulat, apek, dan tidak layak konsumsi. ”Ini kami baru menyusun rekomendasinya dan berkoordinasi dengan BNI. Hasilnya nanti kami sampaikan kepada Setda Blora,” imbuhnya.

Sementara itu, Suplayer E-Warung Gagat Septian Tyaskoro dari UD Josindo membantah kalau beras berkutu itu dari dirinya. ”Seumpama iya, itu disimpannya sudah lama dari pembagian. Mungkin Oktober 2018,” kilahnya.

Dia juga tak percaya hasil yang didapat oleh Dinsos P3A Blora. Padahal, dinas sudah bertemu langsung dengan KPM yang bersangkutan. Hasilnya, menyatakan beras itu datang bulan ini. Bukan beras lama.

]]>
Ali Mustofa Tue, 29 Jan 2019 10:43:06 +0700
<![CDATA[Lestarikan Alam, Bupati Blora Beserta PPSDM Cepu Tanam 5.000 Pohon]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/01/28/116311/lestarikan-alam-bupati-blora-beserta-ppsdm-cepu-tanam-5000-pohon https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/01/28/lestarikan-alam-bupati-blora-beserta-ppsdm-cepu-tanam-5000-pohon_m_116311.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/01/28/lestarikan-alam-bupati-blora-beserta-ppsdm-cepu-tanam-5000-pohon_m_116311.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/01/28/116311/lestarikan-alam-bupati-blora-beserta-ppsdm-cepu-tanam-5000-pohon

Bupati Blora Djoko Nugroho mengikuti program menanam 5.000 pohon yang diinisiasi oleh Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi Cepu.]]>

CEPU – Bupati Blora Djoko Nugroho mengikuti program menanam 5.000 pohon yang diinisiasi oleh Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM Migas) Cepu. Dengan itu, bupati menunjukkan komitmen nyata untuk mendukung upaya pelestarian alam.

Program bertajuk Trees For The Future ini diselenggarakan di kawasan Mentul, Kecamatan Cepu kemarin. Penanaman itu merupakan sebuah langkah konkrit dalam upaya pelestarian alam dengan menghijaukan bumi kembali bagi masa depan generasi penerus.

Bupati Blora Djoko Nugroho mengungkapkan, pelesatarian alam bukanlah masalah kecil. Karena menyangkut masa depan anak bangsa. ”Saat kita menanam pohon, kita juga sedang menanam doa, menanam harapan, menanam kerja kita semuanya untuk keberlanjutan hidup generasi yang akan datang,” ungkapnya.

Wakhid Hasyim, kepala PPSDM Migas Cepu menjelaskan, penanaman 5.000 pohon kelengkeng itu juga menandai peringatan hari jadi ke-53 PPSDM. Penanaman itu bertujuan untuk menjaga kelestarian alam di wilayah Cepu.

”Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga Cepu tetap sejuk sekaligus mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan,” jelasnya 

Kepala BPSDM ESDM Ign Wiratmadja Puja menjelaskan, ke depan di kawasan Mentul ini akan dibangun Eco Park. Isinya bermacam-macam. Seperti waterboom dan pemancingan ikan. Selain itu ada jogging track, kebun buah, penangkaran rusa, perpustakaan, dan lapangan basket. ”Kita akan buat seperti Taman Mekarsari yang ada di Bogor,” jelasnya.

]]>
Ali Mustofa Mon, 28 Jan 2019 13:42:29 +0700
<![CDATA[Dongkrak Partisipasi Pemilih, KPU Blora Bentuk Puluhan Relawan]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/01/26/116044/dongkrak-partisipasi-pemilih-kpu-blora-bentuk-puluhan-relawan https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/01/26/dongkrak-partisipasi-pemilih-kpu-blora-bentuk-puluhan-relawan_m_116044.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/01/26/dongkrak-partisipasi-pemilih-kpu-blora-bentuk-puluhan-relawan_m_116044.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/01/26/116044/dongkrak-partisipasi-pemilih-kpu-blora-bentuk-puluhan-relawan

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Blora membentuk puluhan Relawan Demokrasi. Total ada 55 relawan yang bergabung. Tujuannya mendongkrak partisipasi pemilih.]]>

KOTA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Blora membentuk puluhan Relawan Demokrasi. Total ada 55 relawan yang bergabung. Tujuannya untuk mendongkrak partisipasi pemilih pada Pemilu April mendatang.

Ketua KPU Blora Muhammad Hamdun mengemukan, target jumlah partisipatif pemilih di Pemilu 2019 sebanyak 77,5 persen. Untuk itu, perlu membentuk relawan demokrasi. Tujuannya, membantu menyosialisasikan informasi tentang Pemilu kepada pemilih.

”Target partisipasi pemilih untuk pemilu 2019 adalah 77,5 persen. Ini bagi kami berat. Maka kami menggandeng beberapa elemen dan kami rekrut menjadi relawan demokrasi” jelasnya.

Nantinya, relawan demokrasi akan dibagi menjadi beberapa kelompok untuk melakukan sosialisasi. Disesuaikan basis masing-masing yang telah ditentukan oleh KPU. Seperti basis keluarga, pemilih pemula, pemuda, perempuan, disabilitas, marginal, agama, dan internet. Diharapkan sosialisasi ini bisa mengena ke seluruh lapisan masyarakat. Sehingga partisiapsi pemilih bisa terpenuhi.

”Tentunya, agar nanti bisa tersampaikan pesan pemilu di seluruh lapisan, relawan demokrasi kita bagi sesuai segmen masing-masing,” jelasnya.

]]>
Ali Mustofa Sat, 26 Jan 2019 13:11:36 +0700