Radar Kudus JawaPos.com | Grobogan RSS News Feed http://radarkudus.jawapos.com/rss/171/grobokan http://www.jawapos.com/images/radar-logo/radarkudus-logo1.png http://www.jawapos.com/images/radar-logo/radarkudus-logo1.png Radar Kudus JawaPos.com | Grobogan RSS News Feed http://radarkudus.jawapos.com/rss/171/grobokan id Thu, 18 Apr 2019 14:30:55 +0700 Radar Tulungagung <![CDATA[Tak Kunjung Ditempati, Shelter PGOT di Purwodadi Mangkrak]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/18/132517/tak-kunjung-ditempati-shelter-pgot-di-purwodadi-mangkrak https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/18/tak-kunjung-ditempati-shelter-pgot-di-purwodadi-mangkrak_m_132517.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/18/tak-kunjung-ditempati-shelter-pgot-di-purwodadi-mangkrak_m_132517.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/18/132517/tak-kunjung-ditempati-shelter-pgot-di-purwodadi-mangkrak

Pembangunan tahap pertama shelter khusus Pengemis Gelandangan dan Orang Terlantas (PGOT) dan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Jalan MH Thamrin.]]>

PURWODADI - Pembangunan tahap pertama shelter khusus Pengemis Gelandangan dan Orang Terlantas (PGOT) dan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Jalan MH Thamrin Kelurahan Danyang, Kecamatan Purwodadi milik Dinas Sosial (Dinsos) Grobogan rampung telah rampung setahun lalu. Namun, hingga kini gedung senilai Rp 1,3 miliar tersebut, tak kunjung ditempati, sehingga mangkrak.

Kasi Kesejahteraan Sosial Anak dan Lanjut Usia Dinsos Grobogan Jasmari mengatakan, pendirian shelter dilakukan secara bertahap. Tahap pertama yang dikerjakan sejak Juli lalu, pada 29 Oktober rampung dikerjakan.

Tahap pertama menggunakan anggaran Rp 1,389 miliar dari ABPD. Dipakai untuk pematangan tanah dan talud. Kemudian pembangunan gedung A lantai 1 dan B. Gedung tersebut merupakan unit pengelolaan dan gedung pendataan. “Tahun ini kami mengusulkan anggaran namun belumtapi tak dapat. Sehingga gedung mangkrak karena tak ada pekerjaan selama setahun. Kami sudah mengusulkan pengerjaan tahun depan, kemungkinan di dapat pada akhir tahun depan. Sehingga akan mangkrak cukup lama,” keluhnya.

Pada pengusulan tahap kedua, Dinsos mengusulkan sekitar Rp 2 miliar untuk pendirian ruang isolasi dan dapur. ”Harusnya tahun lalu yang diutamakan pendirian isolasi. Sehingga gedung bisa dipakai. Kalau yang sudah berdiri ini kan gedung pendataan atau kantor, namun belum ada sarana dan prasarana hingga saluran airnya. Sehingga belum bisa di tempati,” paparnya.

Rencananya pada tahap kedua nanti akan didirikan ruang isolasi, dapur dan perampungan gedung A lantai 2, pembangunan gedung C, finishing area, hingga pagar keliling gedung.

”Kami berharap pembangunan shelter ini segera rampung. Mengingat kami selalu kualahan membawa PGOT maupun ODGJ yang kami temukan di jalan. Lansia yang telantar pun kami harus membawa ke luar daerah, tak jarang mereka sudah penuh,” ungkapnya.

]]>
Ali Mustofa Thu, 18 Apr 2019 14:30:55 +0700
<![CDATA[Demi Pengamanan TPS, Koramil dan Polsek Lewati Jalan Berlumpur]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/18/132516/demi-pengamanan-tps-koramil-dan-polsek-lewati-jalan-berlumpur https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/18/demi-pengamanan-tps-koramil-dan-polsek-lewati-jalan-berlumpur_m_132516.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/18/demi-pengamanan-tps-koramil-dan-polsek-lewati-jalan-berlumpur_m_132516.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/18/132516/demi-pengamanan-tps-koramil-dan-polsek-lewati-jalan-berlumpur

Babinsa Jambangan Koramil 09/Gundih bersama Bhabinkamtibmas Polsek Geyer rela menempuh medan berat untuk menjaga pelaksanaan pengamanan pemilu.]]>

GEYER - Babinsa Jambangan Koramil 09/Gundih bersama Bhabinkamtibmas Polsek Geyer rela menempuh medan berat untuk menjaga pelaksanaan pengamanan pemilu. Hal tersebut dilakukan demi menjalankan tugas negara

Para petugas melewati medan tersebut dengan menggunakan sepeda motor. Mereka melintasi jalur yang licin dan sempat membuat Babinsa harus dibantu warga karena hampir terperosok.

”Kami patroli keliling untuk mengecek kesiapan 24 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang ada di Desa Jambangan ini. Medan di sini cukup sulit, karena gang kecil masih banyak yang tanah dan hanya bisa dilalui kendaraan roda dua. Itu pun harus dibantu dorong. Kalau kami jalan kaki, tentu akan menghabiskan waktu,” ujar Babinsa Jambangan Koramil 09/Gundih Koptu Agus Nurcahyo.

Medan yang paling berat saat petugas menuju TPS 21di Dusun Nduro. Sekiranya petugas harus menempuh jarak 1,5 kilometer untuk bisa menuju lokasi. Jalan pun becek dan masih tanah. Terlebih selepas hujan, sehingga petugas cukup sulit melalui medan tersebut.

“Ini menjadi jalan satu-satunya. Medan berat tidak menjadi rintangan bagi kami, demi terselenggaranya Pemilu yang aman, sejuk dan damai,” katanya.

Meski lokasi TPS berada di pelosok dan akses susah, lanjut dia, tak menuyurutkan antusias warga untuk berbondong-bondong datang ke TPS. Karena kesadaran warga di daerah tersebut untuk menyalurkan hak pilihnya cukup tinggi.

]]>
Ali Mustofa Thu, 18 Apr 2019 14:26:10 +0700
<![CDATA[Jelang Ramadan, Satlantas Evaluasi Titik Rawan dan Petakan Blackspot]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/16/132170/jelang-ramadan-satlantas-evaluasi-titik-rawan-dan-petakan-blackspot https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/16/jelang-ramadan-satlantas-evaluasi-titik-rawan-dan-petakan-blackspot_m_132170.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/16/jelang-ramadan-satlantas-evaluasi-titik-rawan-dan-petakan-blackspot_m_132170.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/16/132170/jelang-ramadan-satlantas-evaluasi-titik-rawan-dan-petakan-blackspot

Mendekati Ramadan, Unit Dikyasa Sat Lantas Polres Grobogan mulai melakukan pemetaan dan evaluasi titik rawan laka. Lantaran ada sejumlah jalan rawan laka.]]>

PURWODADI – Mendekati Ramadan, Unit Dikyasa Sat Lantas Polres Grobogan mulai melakukan pemetaan dan evaluasi titik rawan laka. Lantaran di Kabupaten Grobogan ini terdapat sejumlah jalan yang merupakan daerah rawan laka tersebut.

Kasat Lantas Polres Grobogan AKP I Putu Krisna Purnama melalui Kanit Dikyasa Iptu Umbarwati mengatakan, berbagai upaya dilakukan untuk bisa mengurangi angka kecelakaan. Terutama mengetahui blackspot, black site dan black area. Setelah itu pihkanya akan menambah sejumlah rambu lalu lintas di lokasi tersebut.

Sebelum melakukan peninjauan lokasi, guna mengetahui penyebab dan langkah tindak lanjut. Dilakukan rapat koordinasi (rakor) dengan berbagai instansi terkait untuk memetakan sejumlah titik.

Sedikitnya ada loma titik yang menjadi daerah lawan laka. Diantaranya di sepanjang jalan Desa Jatilor, Kecamatan Godong, Desa Ngeluk, Kecamatan Penawangan. Kemudian di sepanjang jalan Kecamatan Gabus, dan pom bensin Sukorejo Desa Krangganharjo, Kecamatan Toroh.

”Rata-rata lokasinya memiliki jalan lurus halus dengan bahu jalan rendah. Juga kurangnya penerangan pada malam hari. Selain itu, belum adanya marka jalan dan lampu penerangan,” imbuhnya.

Setelah meninjau lokasi, ke depan usaha yang dilakukan untuk menghilangkan black spot akan dilakukan instansi terkait tersebut. ”Ke depan akan memperketat razia. Terlebih pelajar yang masih mendominasi angka kecelakaan. Sehingga akan memperketat dalam pemeriksaan kendaraan. Kemudian meminta sekolah-sekolah menyediakan bus sekolah,” paparnya.

Sedangkan dari Dishub diminta menyediakan perlengkapan keselamatan jalan di sejumlah titik tersebut. Seperti lampu peringatan, rambu-rambu lalu lintas, serta marka jalan. ”Harapannya saat Ramadan nanti, angka laka bisa turun. Sehingga masyarakat menikmati mudik dengan lancar,” pungkasnya.

]]>
Ali Mustofa Tue, 16 Apr 2019 15:13:54 +0700
<![CDATA[Gara-gara Drainase Tersumbat, KBM di Purwodadi Tersendat]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/16/132168/gara-gara-drainase-tersumbat-kbm-di-purwodadi-tersendat https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/16/gara-gara-drainase-tersumbat-kbm-di-purwodadi-tersendat_m_132168.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/16/gara-gara-drainase-tersumbat-kbm-di-purwodadi-tersendat_m_132168.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/16/132168/gara-gara-drainase-tersumbat-kbm-di-purwodadi-tersendat

Kegiatan belajar mengajar (KBM) di sejumlah sekolah yang berada di sepanjang Jalan Diponegoro Purwodadi sempat tersendat. Lantaran, air masuk ke sekolah.]]>

PURWODADI – Kegiatan belajar mengajar (KBM) di sejumlah sekolah yang berada di sepanjang Jalan Diponegoro Purwodadi sempat tersendat. Lantaran, sejak Senin (15/4) dini hari sekitar pukul 00.30 air masuk ke sekolah dan menggenangi ruangan hingga siang.

Banjir terjadi diduga disebabkan drainase arah Jalan Diponegoro penuh dan mampet, sehingga air tak bisa mengalir. Bahkan, malah meluap hingga menggenangi sekolah.

”Banjir tertinggi dan bertahan lama baru kali ini terjadi. Biasanya setiap curah hujan tinggi halaman sekolah memang sering banjir tapi hanya sebentar surut. Banjir kali ini termasuk yang paling besar, pun lama surutnya,” ungkap Kepala MAN 1 Grobogan Suprapto.

Saat di pantau di lokasi, ada empat ruang kelas X dan empat ruang kelas XI yang terendam genangan air. Ketinggian mencapai 10 sentimeter. Meski sempat membuat KBM tersendat, siswa pun langsung di pindahkan ke ruang kelas XII yang saat ini kosong.

”Kebetulan kelas XII kosong, karena sudah selesai ujian, sehingga bisa dipakai untuk KBM kelas X dan XII yang kelasnya terendam. Jadi proses KBM bisa kembali normal,” ungkapnya.

Selain di MAN 1 Grobogan, banjir cukup tinggi juga menggenangi jalan samping MAN 1 Grobogan dan SMKN 1 Purwodadi menuju SMA Pancasila. Ketinggian air mencapai 30 meter, sehingga aktivitas siswa mau pun guru untuk bisa sampai ke SMA Pancasila tersendat.

Menurut Kepala MAN 1 Grobogan, kerapnya terjadi banjir di sepanjang jalan tersebut disebabkan pengaturan drainase yang kurang sempurna. Drainase mampet menyebabkan aliran air tak bisa mengalir sebagaimana mestinya.

”Saya baru berkoordinasi dengan kepala SMKN 1 Purwodadi untuk mengatasi permasalahan ini. Sebab, kalau setiap hujan sekolah banjir maka aktivitas KBM bisa lumpuh. Anak-anak tidak nyaman untuk belajar di sekolah,” ungkapnya.

Pihaknya berharap agar dinas terkait segera mengambil tindakan agar banjir serupa tidak terjadi lagi. ”Rencana ke depan, kami akan segera mungkin menghadap ke pemkab Grobogan untuk meminta solusi. Selama ini memang belum mengajukan surat secara resmi, namun kami akan segera mengadu soal ini,” ungkapaya.

]]>
Ali Mustofa Tue, 16 Apr 2019 15:08:55 +0700
<![CDATA[Amankan TPS, Polres Grobogan Terjunkan 738 Personel]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/16/132167/amankan-tps-polres-grobogan-terjunkan-738-personel https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/16/amankan-tps-polres-grobogan-terjunkan-738-personel_m_1555452589_132167.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/16/amankan-tps-polres-grobogan-terjunkan-738-personel_m_1555452589_132167.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/16/132167/amankan-tps-polres-grobogan-terjunkan-738-personel

Apel pergeseran pasukan dalam rangka pengamanan TPS Pemilu 2019 tingkat Polres Grobogan dipimpin oleh Kapolres AKBP Choiron El Atiq SH SIK MH di Mapolres.]]>

 PURWODADI – Apel pergeseran pasukan dalam rangka pengamanan TPS Pemilu 2019 tingkat Polres Grobogan dipimpin oleh Kapolres AKBP Choiron El Atiq SH SIK MH di halaman Mapolres kemarin. Apel tersebut personel Polres Grobogan yang ditugaskan pengamanan di TPS.

Dalam amanatnya Kapolres Grobogan AKBP Choiron mengingatkan kembali, pengamanan TPS ini merupakan rangkaian dari kegiatan kita mengamankan pemilu tahun 2019. Sebagai suatu pesta demokrasi yang diselenggarakan untuk memilih pimpinan nasional maupun perwakilan legislatif.

”Beberapa langkah telah kami yang dilakukan secara struktural, sistematis dalam rangka melaksanakan pengamanan ini. TNI dan Polri akan bersinergi,” kata Kapolres.

Lanjutnya lagi, langkah-langkah yang bersifat nasional maupun lokal termasuk tingkat Polres telah dilaksanakan. Mulai dari cipta kondisi dan memberikan tindakan ataupun langkah-langkah preventif. Misalanya himbauan, pendekatan, dan penggalangan masyarakat mampu berpartisipasi menyukseskan pemilu tahun 2019 ini berjalan dengan lancar, aman, dan kondusif.

”Itu semua dilakukan agar pelaksanaan pengamanan Pemilu dapat berjalan dengan lancar dan hari pelaksanakan pengecekan kesiapan pasukan pengamanan dan akan digeser kepada titik tempat pelaksanaan,” ujarnya.

Kapolres menambahkan, tempat yang paling penting dan krusial dalam pelaksanaan pemilu tahun 2019 yaitu tempat pemungutan suara sekaligus penghitungan suara. Sebab  tiga hari sebelum pemungutan suara, logistik akan digeser di TPS. Maka semua personel harus bergeser untuk mengamankan logistik tersebut sekaligus nanti melihat berorientasi pada tempat pemungutan suara di TPS.

”Kita melibatkan 738  personel, dalam pengamanan Pemilu 2019 ini. Semuanya akan ditempatkan untuk melakukan kegiatan di tempat-tempat pemilu yang sudah diatur dengan sistem pengamanan secara teknis,” terang dia.

Pengamanan di TPS agar bertanggung jawab terhadap tugasnya dan memastikan semua logistik Pemilu dalam keadaan lengkap. Pada saat pengamanan Pemilu nanti agar dapat memperlihatkan sikap netralitas sebagai anggota Polri yang tidak memihak. Serta bersikap professional dan jaga etika sehingga dapat menciptakan iklim yang menyejukkan dan membawa kedamaian.

”Tetap semangat dan jaga kesehatan, demi kelancaran dan keamanan pada pesta demokrasi untuk menentukan nasib bangsa Indonesia lima tahun ke depan,” tandasnya.

]]>
Ali Mustofa Tue, 16 Apr 2019 15:02:43 +0700
<![CDATA[Untuk Menarik Pengunjung, Disperindag Tambah Fasilitas Pusat Kuliner ]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/14/131755/untuk-menarik-pengunjung-disperindag-tambah-fasilitas-pusat-kuliner https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/14/untuk-menarik-pengunjung-disperindag-tambah-fasilitas-pusat-kuliner_m_1555207834_131755.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/14/untuk-menarik-pengunjung-disperindag-tambah-fasilitas-pusat-kuliner_m_1555207834_131755.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/14/131755/untuk-menarik-pengunjung-disperindag-tambah-fasilitas-pusat-kuliner

Setelah di tempati pedagang sejak awal tahun ini, pusat kuliner di eks stasiun lama Jalan Banyuono, Grobogan, terus dilakukan penambahan sarana dan prasarana.]]>

GROBOGAN - Setelah di tempati pedagang sejak awal tahun ini, pusat kuliner di eks stasiun lama Jalan Banyuono, Grobogan, terus dilakukan penambahan sarana dan prasarana. Tahun ini, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Grobogan menambah berbagai fasilitas. Agar menarik masyarakat berkunjung ke lokasi tersebut.

Kepala Disperindag Grobogan Karsono mengungkapkan, pusat kuliner yang berdiri di lahan milik PT KAI (Kerita Api Indonesia) memiliki luas 6.041 meter persegi itu dibangun sebanyak 70 shelter. Pembangunan itu menggunakan anggaran sebesar Rp 4,070 miliar.

Dana tersebut untuk rabat beton halaman, gedung bank mitra, IPAL, dan shelter. Tahun ini mendapatkan dana tambahan untuk menambah sarana sekitar Rp 615 juta. Dana itu untuk pembangunan musala, panggung hiburan, foodcourt, tempat pusat oleh-oleh khusus Grobogan, hingga tempat bermain anak.

Menurutnya, rencananya tahun ini mulai dikerjakan. Pendirian fasilitas tersebut dinilai penting. Mengingat untuk menarik pengunjung.

”Selama ini sudah ada beberapa komunitas atau pun kelompok tertentu mengadakan acara di sana. Tapi fasilitas yang kami beri belum lengkap, maka adanya panggung hiburan ini diharapkan bisa mengaktifkan pusat kuliner. Sehingga ada banyak acara yang tersaji di sana,” ungkapnya.

Diungkapkan, lahan milik PT KAI yang dipakai untuk pusat kuliner ini dikenakan biaya sewa sekitar Rp 246 juta per tahun. Biaya tersebut akan dibebankan pada pedagang yang menyewa kios. ”Kalau dihitung, pedagang harus bayar sewa 3,5 juta per tahun atau 300 ribu per bulannya,” jelasnya.

Menurutnya, sistem sewa diterapkan karena dinas dituntut menyumbang pemasukan ke daerah setelah menyewa lahan dari PT KAI. Keharusan adanya pemasukan itu berdasarkan saran dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). “Setiap uang APBD yang digunakan untuk komersial harus kembali,” jelasnya.

Selain pusat kuliner di eks stasiun lama, Disperindag juga akan mendirikan pusat kuliner di taman hijau kota dan di eks terminal lama. Kedua titik itu akan didirikan dan di tempati per akhir tahun ini.

]]>
Ali Mustofa Sun, 14 Apr 2019 01:46:32 +0700
<![CDATA[Wagub Jateng Salurkan Bantuan Bagi 9.762 Guru Ngaji, Ini Nominalnya]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/13/131731/wagub-jateng-salurkan-bantuan-bagi-9762-guru-ngaji-ini-nominalnya https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/13/wagub-jateng-salurkan-bantuan-bagi-9762-guru-ngaji-ini-nominalnya_m_1555200493_131731.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/13/wagub-jateng-salurkan-bantuan-bagi-9762-guru-ngaji-ini-nominalnya_m_1555200493_131731.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/13/131731/wagub-jateng-salurkan-bantuan-bagi-9762-guru-ngaji-ini-nominalnya

Rona bahagia terpancar dari wajah Suyatmi. Warga Purwodadi yang telah mengabdikan diri sebagai guru TPQ NU Nglejok sejak 1988 silam itu, terima bantuan intensif]]>

GROBOGAN – Rona bahagia terpancar dari wajah Suyatmi. Warga Kecamatan Purwodadi yang telah mengabdikan diri sebagai guru TPQ NU Nglejok sejak 1988 silam itu, baru saja menerima bantuan insentif guru keagamaan atau guru ngaji dari Pemprov Jateng. Bantuan ini diserahkan Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen di Pondok Pesantren (Ponpes) Riyadlotut Tholibin, Ngrebo, Kedungrejo, Grobogan, (13/4) lalu.

”Saya senang sekali teman-teman guru ustaz/ustazah mendapat bantuan semua. Mudah-mudahan ke depan terus mendapat bantuan insentif itu dan barokah untuk kita semua," ujarnya dengan senyum semringah saat menghadiri acara silaturahmi wakil gubernur Jawa Tengah dengan ustaz/ustazah Kabupaten Grobogan 2019. Sumiyati merupakan salah seorang dari 9.762 orang guru ngaji di Kabupaten Grobogan yang mendapat insentif tersebut tahun ini.

Kepala Bidang Pendidikan Diniyah dan Ponpes Kanwil Kemenag Provinsi Jateng Nur Abadi menjelaskan, tahun ini tercatat ada 171.131 guru ngaji di Jateng yang mendapatkan insentif. Pada 2020 jumlahnya bertambah menjadi 200.000 orang yang akan menerima bantuan itu. Khusus di Kabupaten Grobogan, penambahan jumlah penerima juga ada. ”Untuk Kabupaten Grobogan yang semula hanya 9.762 orang guru keagamaan menjadi 11.726 ustaz/ustazah," katanya.

Wagub Taj Yasin menjelaskan, bantuan insentif itu diberikan kepada guru madrasah diniyah (madin), TPQ, dan ustaz/ustazah sebagai wujud apresiasi atas perjuangan mereka mengajarkan ilmu agama dan mendidik karakter anak bangsa. Anggaran Rp 205,35 miliar dialokasikan oleh Pemprov Jateng untuk memberikan bantuan kepada 171.131 orang guru ngaji se-Jateng tahun ini. ”Insya Allah per tiga bulan ditransfer wonten rekening panjenengan masing-masing," jelasnya.

Gus Yasin -sapaan akrab wagub- menjelaskan, dirinya diberi amanah Gubernur Jateng Ganjar Pranowo untuk mengawal pendataan guru ngaji secara valid. Sebab, program ini salah satu pelaksanaan janji kampanye pasangan Gubernur Ganjar Pranowo dan Wagub Taj Yasin Maimoen.

Putera ulama kharismatik KH Maimoen Zubair itu berpendapat, keberadaan guru ngaji ibarat benteng bagi generasi muda. Melalui pendidikan budi pekerti luhur yang diberikan, generasi muda siap menghadapi ancaman radikalisme, terorisme, maraknya ujaran kebencian, berita bohong, dan fitnah yang marak terjadi belakangan ini.

”Meniko tali asih kagem guru ustaz/ustazah amargi panjenengan sampun ngajaraken kawula lan (ini tali asih untuk karena anda telah mengajarkan kami dan) putra-putri Indonesia bahwa pendidikan karakter niku (itu) sangat penting. Amargi (sebab) Indonesia sakmenika taksih (saat ini masih) perang. Mboten kaliyan (bukan dengan) penjajah, nanging kaliyan (tapi dengan) fitnah, hoax, radikalisme, lan (dan) terorisme," ujarnya.

Mantan anggota DPRD Provinsi Jateng itu menambahkan, selain bantuan insentif untuk guru ngaji, pada kesempatan itu juga diberikan apresiasi kepada para santri yang mampu menghafal Alquran. Ada pula program ekonomi pesantren (ekotren) agar pondok-pondok pesantren dapat mengembangkan jiwa wirausaha santri sekaligus menumbuhkan ekonomi di lingkungan ponpes. (lhr)

]]>
Ali Mustofa Sat, 13 Apr 2019 23:51:51 +0700
<![CDATA[Tak Miliki Jamban, Enam Kecamatan Ini Dapat Bantuan Dinkes]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/13/131636/tak-miliki-jamban-enam-kecamatan-ini-dapat-bantuan-dinkes https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/13/tak-miliki-jamban-enam-kecamatan-ini-dapat-bantuan-dinkes_m_1555141241_131636.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/13/tak-miliki-jamban-enam-kecamatan-ini-dapat-bantuan-dinkes_m_1555141241_131636.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/13/131636/tak-miliki-jamban-enam-kecamatan-ini-dapat-bantuan-dinkes

Dinas Kesehatan (Dinkes) Grobogan terus menargetkan peningkatan kualitas jamban. Sebab, sampai saat ini masyarakat masih ada yang memakai akses sanitasi dasar.]]>

PURWODADI – Dinas Kesehatan (Dinkes) Grobogan terus menargetkan peningkatan kualitas jamban. Sebab, sampai saat ini masyarakat masih ada yang memakai akses sanitasi dasar berupa jamban cemplung, kendati demikian, Grobogan dinyatakan Bebas Buang Air Besar Sembarangan (BABS) sejak 2016 silam.

Kepala Dinkes Grobogan Slamet Widodo melalui Kasi Kesehatan Lingkungan Jati Yuswaningsih mengatakan, peningkatan kualitas jamban penting dilakukan. Sebab masih banyak masyarakat yang memakai jamban semi permanen maupun sharing, yakni numpang ke tetangga.

”Maka, mulai tahun ini kami mengusulkan bantuan hibah air limbah melalui APBN untuk Jamban Sehat Permanen (JSP). Tahun ini pembangunan di enam kecamatan, yakni di Kecamatan Tawangharjo, Wirosari, Geyer, Toroh, Brati, dan Purwodadi,” jelasnya.

Nantinya, hibah yang diberikan berupa fisik. Karena baru 13 desa di enam kecamatan yang tahun ini mendapatkan bantuan. Tahun depan, pihaknya akan mengusulkan kembali. Sehingga peningkatan kualitas bisa segera terselesaikan.

”Tahun ini target secara umum untuk peningkatan kualitas akes layak mencapai 98 persen dengan akses dasar 2 persen. Namun, tahun ini baru bisa mencapai 65,44 persen,” jelasnya.

Menurutnya, suksesnya Bebas BABS utamanya harus didukung dengan perubahan perilaku dari masyarakat sendiri. Utamanya melalui pendekatan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM).

”Kami ingin merubah perilaku masyarakat dalam peningakatan akses sanitasi layak ini. Terpenting bisa berubah mindset agar tak kembali BABS ke bantaran sungai. Serta menggunakan akses semi permanen. Karena dapat membawa dampak buruk bagi kesehatan masyarakat,” jelasnya.

Dengan adanya program ini dinilai efektif, karena meningkatkan kebersihan dan pola hidup sehat bagi masyarakat. “Sangat penting dan bermanfaat untuk kesehatan masyarakat. Karena jamban merupakan suatu tempat pembuangan kotoran yang dapat berdampak bagi kesehatan masyarakat,” jelasnya.

Pihaknya berharap ke depan secara bertahap pembuatan JSP warga ini akan tuntas, sehingga tidak adanya warga yang mandi cuci kakus (MCK) menggunakan semi permanen mau pun sharing dengan tetangga. Sehingga menjadikan kebersihan lingkungan serta kesehatan masyarakat meningkat.

]]>
Ali Mustofa Sat, 13 Apr 2019 14:39:12 +0700
<![CDATA[Rusak dan Tertutup Akar, DPUR Rehab Trotoar di Jalan MT Haryono]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/13/131630/rusak-dan-tertutup-akar-dpur-rehab-trotoar-di-jalan-mt-haryono https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/13/rusak-dan-tertutup-akar-dpur-rehab-trotoar-di-jalan-mt-haryono_m_131630.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/13/rusak-dan-tertutup-akar-dpur-rehab-trotoar-di-jalan-mt-haryono_m_131630.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/13/131630/rusak-dan-tertutup-akar-dpur-rehab-trotoar-di-jalan-mt-haryono

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Grobogan tahun ini kembali melakukan penataan kota dengan memperbaiki beberapa titik trotoar.]]>

PURWODADI – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Grobogan tahun ini kembali melakukan penataan kota dengan memperbaiki beberapa titik trotoar. Salah satunya di Jalan MT Haryono. Trotoar di sepanjang jalan tersebut rusak dan dipenuhi akar pohon.

Kabid Pembangunan Peningakatan Jalan dan Jembatan DPUPR Grobogan Erry Subagyo mengatakan, di sepanjang Jalan MT Haryono banyak pepohonan hingga membentuk banyak akar. Adanya akar itu tentu akan mengganggu perbaikan trotoar.

”Sepanjang jalan tersebut memang cukup rindang. Sebelum diperbaiki, cabang pohon akan dipangkas. Kemudian sebagian akar akan dibuang karena mengganggu pengerjaan,” jelasnya.

Selain di MT Haryono dengan anggaran senilai Rp 2 miliar, perbaikan trotoar juga dilakukan di sepanjang Jalan R Suprapto senilai Rp 5 miliar dan Jalan Jenderal Sudirman tepatnya di depan Masjid Agung Baitul Makmur alun-alun Rp 400 juta dan Jalan Gatot Subroto Rp 500 juta.

Perbaikan trotoar di Jalan R Suprapto merupakan lanjutan pengerjaan di tahun lalu. Tahun lalu pengerjaan sampai perempatan traffic light Diskominfo. Rencananya, tahun ini melanjutkan sampai traffic light RS Panti Rahayu (Yakkum).

”Tapi khusus di depan RS Yakkum kemungkinan belum bisa diperbaiki. Mengingat di RS tersebut sedang ada pembangunan sehingga jalan masuk masih untuk lalu lalang kendaraan proyek. Kami masih koordinasi dengan RS tersebut,” paparnya.

Saat ini telah memasuki persiapan penandatanganan kontrak DED, serta memasuki SPK atau pencanangan teknis.

”Ketiga titik itu memasuki proses perencanaan teknis. Rencananya bulan ini sudah bisa dilelangkan. Karena target pekerjaan rampung sekitar November nanti,” ungkapnya.

Menurutnya, untuk desain akan berbeda di setiap titiknya. Meski begitu tak jauh berbeda dari sebelumnya (Red, sepanjang Jalan R Suprapto) yang telah dibangun tahun lalu.

”Kami masih meminta masukan ke beberapa tokoh. Mungkin menggunakan paving decoratif. Jika penataan sebelumnya sudah tersedia bangku-bangku di setiap sudut. Tahap kali ini belum bisa, namun tergantung ketersediaan anggaran,” paparnya.

]]>
Ali Mustofa Sat, 13 Apr 2019 14:23:34 +0700
<![CDATA[Ketua PBNU KH Said Aqil Siradj Ajak Warga Gunakan Hak Pilih di Pemilu]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/13/131585/ketua-pbnu-kh-said-aqil-siradj-ajak-warga-gunakan-hak-pilih-di-pemilu https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/13/ketua-pbnu-kh-said-aqil-siradj-ajak-warga-gunakan-hak-pilih-di-pemilu_m_131585.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/13/ketua-pbnu-kh-said-aqil-siradj-ajak-warga-gunakan-hak-pilih-di-pemilu_m_131585.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/13/131585/ketua-pbnu-kh-said-aqil-siradj-ajak-warga-gunakan-hak-pilih-di-pemilu

Ketua PBNU KH Said Aqil Sirodj mengajak semua warga Indonesia untuk menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu 2019 pada 17 April mendatang.]]>

PURWODADI – Ketua PBNU KH Said Aqil Sirodj mengajak semua warga Indonesia untuk menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu 2019 pada 17 April mendatang. Hal itu, diungkapkan oleh usai acara Tabligh Akbar Polres Bersalawat, di lapangan Mapolres setempat Kamis (11/04) malam.

”Bagi seluruh Bangsa Indonesia bagi yang punya hak pilih mari sukseskan Pemilu. Jangan ada yang tidak andil dalam Pemilu. Kesempatan lima tahun sekali. Kepercayaan kepada partai politik yang kita pilih dan calon presiden yang kita percayai. Golput bukan pilihan yang benar. Pilih capres sesuai hati nurani. Pilih wakil rakyat sesuai hati nurani,” kata Said Aqil Siradj.

Dalam kesempatan itu,  tentang nasionalisme dan agama harus bersatu dan tidak dapat dipisahkan. Untuk itu perlu untuk saling bergandengan tangan agar tidak terjadi perpecahan di dalam negeri.

”Jangan mudah mengatakan bid'ah atau mengkafirkan orang lain belum tentu apa yg mereka kerjakan itu salah dan juga belum tentu yang kita kerjakan itu benar, untuk itu perlu mempererat ukhuwah islamiyah supaya tetap terjaga kerukunan dalam umat beragama,” ujarnya.

Ditambahkan, tidak boleh ada permusuhan karena beda agama, mazhab, atau beda keyakinan.  Kecuali bagi mereka yang melanggar hukum.

Sementara itu, Kapolres Grobogan AKBP Choiron El Atiq mengatakan, kegiatan ini diselenggarakan untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dan menjelang pelaksanaan Pemilu tahun 2019.

”Diharapkan dapat tercipta situasi yang aman, damai dan sejuk di seluruh wilayah hukum Polres Grobogan. Baik sebelum, pada saat dan pasca Pilpres dan Pileg 2019,” ujar AKBP Choiron.

]]>
Ali Mustofa Sat, 13 Apr 2019 11:06:09 +0700
<![CDATA[Resahkan Warga, Karaoke Bariyo Dipaksa Tutup]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/13/131581/resahkan-warga-karaoke-bariyo-dipaksa-tutup https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/13/resahkan-warga-karaoke-bariyo-dipaksa-tutup_m_131581.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/13/resahkan-warga-karaoke-bariyo-dipaksa-tutup_m_131581.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/13/131581/resahkan-warga-karaoke-bariyo-dipaksa-tutup

Ratusan warga Desa Getasrejo, Grobogan mendatangi kafe karaoke Bariyo di Jalan Purwodadi-Pati Kamis malam (11/4), karena telah meresahkan warga.]]>

GROBOGAN – Ratusan warga Desa Getasrejo, Kecamatan Grobogan mendatangi kafe karaoke Bariyo di Jalan Purwodadi-Pati Kamis malam (11/4). Mereka mendatangi karaoke tersebut karena telah meresahkan warga lingkungan sekitar.

Saat didatangi warga, kafe karaoke sudah ditutup pemiliknya. Diduga informasi kedatangan warga telah bocor. Sehingga warga saat datang, karaoke dalam keadaan tutup. Kedatangan warga ini karena setelah 4 bulan warga menunggu tindakan aparat pemerintah Kabupaten Grobogan untuk menutup kafe karaoke Bariyo.

Ketua RT 5 Dusun Sanggrahan, Desa Getasrejo, Sarjono mengatakan, kedatangan ratusan warga ke tempat karaoke lakukan penutupan sendiri karena tempat hiburan tersebut berada di tengah pemukiman warga. Keberadaan itu, sangat mengganggu kenyamanan warga dan berdekatan dengan tempat ibadah.

”Warga sudah lama mengingatkan agar tempat hiburan ditutup. Sudah empat bulan agar karaoke Bariyo ditutup. Tetapi sampai sekarang belum ada tindakan,” kata Sarjono.

Protes warga yang dilakukan, kata Sarjono yakni memberikan surat protes untuk segera menutup kafe karaoke kepada Satpol PP, Bupati, DPMTSP, Disporabudpar dan Camat.

”Karena surat dari RT dan RW tidak ada tanggapan. Maka mendatangi langsung dengan menutup kafe karaoke sebagai ungkapan protes. Biar tidak beroperasi lagi,” ujarnya.

Hal sama juga diungkapkan Mutholib Ketua RT 6 Dusun Sanggrahan mengaku merasa tidak nyaman dengan kehadiran tempat hiburan karaoke Bariyo. Warga kemudian melakukan aksi protes kepada pemerintah Kabupaten Grobogan yang lamban dan membiarkan kafe karaoke di tengah warga masih terus beroperasi.

”Kami mendatangi karaoke Bariyo sebagai aksi protes tidak ada tanggapan dari pemerintah daerah,” terang dia. Sementara itu, dalam aksi mendatangi kafe karaoke mendapatkan pengamanan ketat dari aparat Polres Grobogan dan TNI serta Satpol PP Grobogan.

]]>
Ali Mustofa Sat, 13 Apr 2019 10:57:10 +0700
<![CDATA[Pansus I DPRD Grobogan Bahas Raperda Pembangunan Kepariwisataan]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/13/131577/pansus-i-dprd-grobogan-bahas-raperda-pembangunan-kepariwisataan https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/13/pansus-i-dprd-grobogan-bahas-raperda-pembangunan-kepariwisataan_m_131577.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/13/pansus-i-dprd-grobogan-bahas-raperda-pembangunan-kepariwisataan_m_131577.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/13/131577/pansus-i-dprd-grobogan-bahas-raperda-pembangunan-kepariwisataan

Pansus I DPRD Grobogan membahas tentang Raperda tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Grobogan bersama OPD terkait pada 5 dan 8 April lalu.]]>

GROBOGAN – Panitia Khusus (Pansus) I DPRD Grobogan membahas tentang Raperda tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Kabupaten Grobogan bersama OPD terkait pada 5 dan 8 April lalu. Pembahasan untuk raperda tersebut sudah hampir selesai setiap pasal Raperda yang dibuat.

Ketua Pansus I DPRD Grobogan Nur Ali Mursidi mengatakan, pembahasan Raperda tentang rencana induk pembangunan kepariwisataan Kabupaten Grobogan telah hampir selesai. Pembahasan secara teknis untuk Raperda telah dibahas dengan OPD terkait.

”Prosesnya hampir selesai. Raperda ini memberikan jaminan dan peraturan pengelolaan Pariwisata di Kabupaten Grobogan,” kata Nur Ali Mursidi.

Setelah pembahasan selesai, Pansus akan melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten/Kota yang telah menerapkan raperda tersebut. Hal itu, dilakukan sebagai pembanding dan belajar untuk pengelolaan pariwisata  di Kabupaten Grobogan yang beraneka ragam. Seperti wisata religi seperti  makam Ki Ageng Selo, makam Ki Ageng Tarub, dan makam Ki Ageng Getas Pendowo. Mereka adalah makam pendiri-pendiri raja-raja di Jawa.

Selain itu, juga ada wisata alam. Diantaranya wisata lumpur Bledug Kuwu, Goa Lawa, Goa Macan, air terjung Gulingan, air tejun Widuri dan wisata Purbakala di Desa Banjarejo, Gabus. Tidak hanya wisata alam, Kabupaten Grobogan juga mempunyai banyak wisata yang dikelola BUMDes yang sekarang digeliatkan.

”Rencana Kunker usulan ke Kabupaten Tuban. Harapanya bisa diaplikasikan dan menjadi rujukan untuk wisata,” terang dia.

Nur Ali Mursidi menambahkan, adanya Raperda tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Kabupaten Grobogan bisa menjadikan acuan dalam menerapkan, menginventarisir, dan acuan dalam pengelolaan wisata di Kabupaten Grobogan. Hasil dari Raperda bisa menjadikan semangat pengembangan pariwisata di Grobogan bisa meningkat.

”Pembahasan ini akan kami terus kita genjot. Agar penyelesaiannya untuk Raperda bisa cepat selesai dan disahkan,” tandasnya.

]]>
Ali Mustofa Sat, 13 Apr 2019 10:47:46 +0700
<![CDATA[Petakan Titik Rawan Bencana, Ini yang Dilakukan Babinsa]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/12/131415/petakan-titik-rawan-bencana-ini-yang-dilakukan-babinsa https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/12/petakan-titik-rawan-bencana-ini-yang-dilakukan-babinsa_m_131415.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/12/petakan-titik-rawan-bencana-ini-yang-dilakukan-babinsa_m_131415.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/12/131415/petakan-titik-rawan-bencana-ini-yang-dilakukan-babinsa

Guna mengantisipasi terjadinya bencana, Babinsa Koramil 17/Kradenan memutakhirkan peta lokasi rawan bencana di Desa Crewek, Kecamatan Kradenan.]]>

GROBOGAN – Guna mengantisipasi terjadinya bencana, Babinsa Koramil 17/Kradenan memutakhirkan peta lokasi rawan bencana di Desa Crewek, Kecamatan Kradenan. Itu diperlukan untuk menentukan langkah-langkah penanggulangan jika terjadi bencana.

Babinsa memantau wilayah binaannya yang rawan tanah longsor di RT 6 RW 5 Dusun Mojoroto, Desa Crewek, Kecamatan Kradenan. Babinsa memiliki kewajiban menguasai kondisi geografi di wilayahnya, untuk memetakan daerahnya yang terhadap bencana. Sehingga lebih waspada terhadap situasi yang berkembang. Terlebih saat intensitas hujan tinggi.

”Kami memiliki kebijakan untuk memutakhirkan informasi pada lokasi-lokasi bencana secara real time, untuk mengetahui perkembangan kondisi di lapangan. Tindakan yang diambil sebagai penanggulangan sementara dengan cara bersama-sama. Diantaranya membantu membuatkan tanggul dari bambu yang di anyam untuk menghambat longsor,” kata Sertu Ali Sodikin.

Diungkapkan, bencana tanah lonsor sewaktu-waktu dapat terjadi. Sebab itu, Babinsa harus siap dan tanggap untuk menghadapinya.  Melalui koordinasi dengan semua unsur terkait, mengingat tingginya curah hujan akhir-akhir ini. Sehingga perlu adanya antisipasi sejak dini terhadap potensi terjadinya bencana tanah longsor.

”Lokasi ini sebelumnya sudah rawan longsor. Sudah mendekati rumah warga. Maka harus dipantau jika ada perkembangan longsor. Serta persiapan yang dilakukan warga jika bahaya tersebut mengancam nyawa mereka,” paparnya.

Sedangkan di tempat terpisah, Danramil 17/Kradenan Kapten Inf Sukardi mengatakan, dengan intensitas hujan yang tinggi, khusus di wilayah Kecamatan Kradenan berpotensi terjadinya tanah longsor. Babinsa diperintahkan untuk terus mewaspadai dan dipantau setiap hari, terlebih saat hujan turun secara terus menerus dengan intensitas tinggi .

”Hal ini kami lakukan tidak menitik beratkan pada penanganan pasca bencana, tetapi lebih pada proses antisipasi dan pengurangan risiko bencana untuk masyarakat,” katanya. 

]]>
Ali Mustofa Fri, 12 Apr 2019 15:14:54 +0700
<![CDATA[Dinkes Sebut Kasus Demam Berdarah di Grobogan Turun Drastis]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/12/131414/dinkes-sebut-kasus-demam-berdarah-di-grobogan-turun-drastis https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/12/dinkes-sebut-kasus-demam-berdarah-di-grobogan-turun-drastis_m_131414.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/12/dinkes-sebut-kasus-demam-berdarah-di-grobogan-turun-drastis_m_131414.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/12/131414/dinkes-sebut-kasus-demam-berdarah-di-grobogan-turun-drastis

Kasus DBD sempat tinggi di awal tahun ini. Memasuki Maret lalu, kasus DBD mulai menurun. Namun, Dinkes memetakan hampir seluruh kecamatan ini endemis DBD.]]>

GROBOGAN – Kasus demam berdarah dengue (DBD) sempat tinggi di awal tahun ini. Memasuki Maret lalu, kasus DBD mulai menurun. Namun, Dinas Kesehatan (Dinkes) Grobogan memetakan hampir seluruh kecamatan di kabupaten ini endemis DBD.

Kepala Dinkes Grobogan Slamet Widodo melalui Pengelola Program Penyakit Menular Gunawan Cahyo mengatakan, Januari hingga Maret merupakan fase waspada. Tingginya kasus pada Januari lalu disebabkan intensitas hujan yang tak terlalu tinggi. Sehingga banyak endapan dan tempat untuk nyamuk berkembang biak.

”Per Maret hingga April ini kan intensitas hujan tinggi. Hujan hampir setiap hari, melalui intensitas tinggi ini membuat air mengalir. Maka akan jarang menemukan air yang mengendap, sehingga tidak bisa dipakai untuk nyamuk berkembang biak,” paparnya.

Januari lalu ada 230 kasus dan satu balita meninggal dunia karena terkena DBD. Kemudian, Februari sempat naik menjadi 244 kasus dan pada Maret menurun menjadi 30 kasus DBD.

Diungkapkan, hampir semua kecamatan di Kabupaten Grobogan merupakan endemis DBD. Penetapan daerah endemis dihitung dari adanya kasus berturut-turut selama tiga tahun. Diungkapkan, hampir semua daerah memiliki kasus DBD setiap tahunnya.

”Paling banyak kasus terjadi kasus di Kecamatan Gabus, Kradenan, Wirosari, dan Purwodadi. Keempat daerah ini termasuk paling endemis DBD. Namun pada dasarnya semua daerah endemis, maka kami waspada ke seluruh daerah,” ujarnya.

Meski begitu, Dinkes mengajak petugas di setiap puskesmas untuk bisa waspada dan bergerak ke hulu. Utamanya dalam pemberantasan sarang nyamuk (PSN). Pihaknya mulai menggencarkan Gerakan Satu Rumah Satu Jemantik (GSRSJ) yang pilot project-nya di Desa Ketro, Kecamatan Karangrayung dan Desa Pojok, Kecamatan Godong.

”Yang harus dibasmi adalah telur dan jentiknya. Karena telur bisa bertahan hingga satu tahun. Setelah musim penghujan dan adanya banyak genangan maka telur tersebut baru akan menetas. Inilah yang harus dibasmi. Kami mulai mengurangi fogging, karena hanya membuat nyamuk resisten,” tegasnya.

]]>
Ali Mustofa Fri, 12 Apr 2019 15:08:15 +0700
<![CDATA[Jadi Desa Wisata, De Bale Cingkrong Lestarikan Permainan Tradisional]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/11/131201/jadi-desa-wisata-de-bale-cingkrong-lestarikan-permainan-tradisional https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/11/jadi-desa-wisata-de-bale-cingkrong-lestarikan-permainan-tradisional_m_131201.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/11/jadi-desa-wisata-de-bale-cingkrong-lestarikan-permainan-tradisional_m_131201.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/11/131201/jadi-desa-wisata-de-bale-cingkrong-lestarikan-permainan-tradisional

Peresmian wisata De Bale Cingkrong di Desa Cingkrong, Purwodadi berlangsung meriah. Pembukaan wisata edukasi permainan tradisional ini dibuka Bupati Grobogan.]]>

GROBOGAN – Peresmian wisata De Bale Cingkrong di Desa Cingkrong, Kecamatan Purwodadi berlangsung meriah. Pembukaan wisata edukasi permainan tradisional tersebut dibuka secara langsung Bupati Grobogan Sri Sumarni dengan memotong pita dan penandatanganan prasasti kemarin.

Bupati dalam pembukaan tersebut memberikan apresiasi dan penghargaan wahana wisata yang dibentuk Pemerintah Desa Cingkrong setempat. Pariwisata yang dikelola oleh BUMDes setempat menjadikan geliat wisata Grobogan semakin meningkat. Pembukaan wisata tersebut juga dihadiri Forkopinda dan Kepala OPD terkait.

”Adanya wisata baru “De Bale Cingkrong” ini, mampu menjadi wisata mandiri yang dapat meningkatkan pendapatan bagi masyarakat desa dari sektor pariwisata. Saya berharap bisa menjadi mesin penggerak dalam bidang usaha pariwisata, dan menjadi tonggak awal majunya wisata dan menambah rasa kepedulian akan pariwisata,” kata Bupati Sri Sumarni usai melihat secara langsung wahana wisata terdiri dari permainan tradisional, angklung, dan naik bebek air secara langsung.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga melihat arena outbond yang dikembangkan dan air kolam renang. Kemudian menjajal kuliner Desa di wisata tersebut. Bupati menambahkan, wahana wisata  ‘De Bale Cingkrong’ merupakan salah satu upaya dalam pengembangan pariwisata yang memiliki daya saing. Dengan adanya destinasi wisata baru ini, masyarakat harus siap menerima pengunjung dan memberikan pelayanan yang baik kepada wisatawan. Masyarakat juga harus memiliki kesadaran wisata dan menjaga keseimbangan alam agar destinasi wisata tidak rusak.

”Wahana wisata baru ini bisa menggugah wisatawan untuk mengunjungi serta menikmati  berbagai destinasi wisata yang ada. Agar diminati, industri pariwisata secara periodik  dikenalkan dan dipromosikan kepada masyarakat,” tuturnya.

Kepala Desa Cingkrong Jasmi mengatakan, pembangunan wisata De Bale Cingkrong dimulai awal Januari 2019. Pembuatan pariwisata yang terletak di belakang Balai Desa setempat menggunakan dana desa sebesar Rp 500 juta untuk pembuatan BUMDes dengan luasan tiga ribu meter persegi.

”Konsepnya ada fun dan edu. Kita ada edu lalu lintas, edu, dan kreatif batik. Untuk fun ya kami ada aneka permainan zaman dahulu. Ada pula dermaga cinta dilengkapi bebek gowes, kolam renang anak, dan arena outbond.” Dia mengaku kontribusi yang masuk akan dimasukkan kas desa dan perawatan.

]]>
Ali Mustofa Thu, 11 Apr 2019 14:41:41 +0700
<![CDATA[Lama Mangkrak, Pasar Unggas di Nglejok Dibangun Lagi]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/11/131120/lama-mangkrak-pasar-unggas-di-nglejok-dibangun-lagi https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/11/lama-mangkrak-pasar-unggas-di-nglejok-dibangun-lagi_m_1554967737_131120.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/11/lama-mangkrak-pasar-unggas-di-nglejok-dibangun-lagi_m_1554967737_131120.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/11/131120/lama-mangkrak-pasar-unggas-di-nglejok-dibangun-lagi

Rencananya tahun ini pasar Unggas yang berada di Nglejok, Kelurahan Kuripan, Kecamatan Purwodadi akan dilakukan penyempurnaan bangunan.]]>

GROBOGAN – Rencananya tahun ini pasar Unggas yang berada di Nglejok, Kelurahan Kuripan, Kecamatan Purwodadi akan dilakukan penyempurnaan bangunan. Meski belum mulai dikerjakan, untuk menarik warga sekitar, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Grobogan mulai memasang gantungan burung.

Kepala Disperindag Grobogan Karsono mengungkapkan, hampir lima tahun pasar unggas yang berada di Nglejok mangkrak. Tahun ini akan mulai dilakukan penyempurnaan bangunan lama dengan melengkapi berbagai fasilitas.

Sebelumnya, pasar tersebut dibangun pada 2014 silam menggunakan APBD senilai Rp 4,2 miliar. Pasar tersebut berdiri diperuntukkan menampung pedagang yang ada di pasar Glendoh. Namun karena tak sesuai kapasitas, akhirnya tahun ini akan dilakukan rehab untuk menampung pedagang unggas yang ada di belakang GOR Simpang Lima.

”Awalnya bangunan itu hanya berisi 17 kios. Tahun ini akan ada penambahan namun dalam bentuk toko. Pedagang yang terdata di pasar unggas ada 30 orang, maka pembangunan kali ini akan dibuat sesuai jumlah pedagang yang sudah terdata,” ungkapnya.

Pasar yang telah berdiri itu akan dilakukan perubahan desain menyesuaikan dengan kebutuhan. Mulai dari penambahan toko, fasilitas penunjang seperti gantungan untuk lomba burung.

”Kami sengaja memasang gantungan untuk lomba burung ini lebih awal. Karena antusias warga sekitar. Adanya aktivitas di pasar Unggas yang mangkrak ini membuat pasar kembali ramai. Meski ramainya setiap ada perlombaan saja,” ujarnya.

Dijelaskan, setelah rehab pedangan di pasar unggas nantinya hanya akan ditarik restribusi pemakaian. ”Sesuai kesepakatan dengan pedagang, tempat ini akan multifungsi sekaligus untuk menarik masyarakat ke sini. Maka akan kerap diadakan berbagai perlombaan yang berpusat di sini,” imbuhnya.

Diungkapkan, perbaikan pasar Unggas ini dianggarkan senilai Rp 750 juta dari APBD. ”Rencananya akan dilakukan lelang pada triwulan kedua sekitar Juni, selanjutnya akan langsung dikerjakan,” paparnya.

]]>
Ali Mustofa Thu, 11 Apr 2019 09:11:39 +0700
<![CDATA[Dinkes: 55 Kasus TBC Kebal Kuat Jadi Prioritas, 22 Orang Tewas]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/09/130630/dinkes-55-kasus-tbc-kebal-kuat-jadi-prioritas-22-orang-tewas https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/09/dinkes-55-kasus-tbc-kebal-kuat-jadi-prioritas-22-orang-tewas_m_130630.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/09/dinkes-55-kasus-tbc-kebal-kuat-jadi-prioritas-22-orang-tewas_m_130630.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/09/130630/dinkes-55-kasus-tbc-kebal-kuat-jadi-prioritas-22-orang-tewas

Sebanyak 55 kasus Tuberkulosis (TBC) dan 22 kasus meninggal dunia. Terhitung hingga Maret lalu. Dinas Kesehatan Grobogan memprioritaskan penanganan kasus ini.]]>

PURWODADI – Sebanyak 55 kasus Tuberkulosis (TBC) dan 22 kasus meninggal dunia. Terhitung hingga Maret lalu. Dinas Kesehatan (Dinkes) Grobogan memprioritaskan penanganan kasus ini.

Pengelola Program Penyakit Menular Dinkes Grobogan Gunawan Cahyo mengatakan akan melakukan sosialisasi. Sebab tingginya kasus TBC kebal obat atau multidrug resistant (MDR).

Menurutnya, adanya 55 kasus TBC yang kebal obat disebabkan berbagai hal. ”Penanganan TBC kan butuh intensif dan waktu yang lama. Setidaknya, pengobatan awal membutuhkan waktu enam bulan. Mereka harus rutin minum obat. Namun, jika mereka tidak rutin meminum obat, putus minum dan menolak pengobatan maka risiko kuman akan menjadi resistan obat,” ujarnya.

Jika, selama enam bulan pasien tak kunjung sembuh, mereka akan dicek resistansi obat. Pemeriksaan itu bisa dilakukan di RSUD maupun di Puskesmas Gubug I. Kedua tempat tersebut telah memiliki alat pemeriksaan resistensi obat.

Setelah dilakukan pemeriksaan, jika ditemukan pasien yang mengalami TBC kebal obat., maka akan mendapatkan penanganan dengan dua tipe. Penanganan pertama dilakukan selama sembilan bulan.

”Selama sembilan bulan mereka harus rutin minum obat yang mereka dapat secara gratis dari Puskesmas. Selain obat, mereka mendapatkan injeksi selama empat bulan,” katanya.

Selain itu, tipe kedua dengan pengobatan selama dua tahun. Pasien akan minum obat rutin selama dua tahun dengan delapan bulan melakukan injeksi. ”Kasus kebal obat ini sudah menyebar di 22 wilayah puskesmas di Kabupaten Grobogan. Paling tinggi kasus di Puskesmas Karangrayung II. Ada 10 kasus yang sedang ditangani di sana,” ungkapnya.

 Selain kasus TBC kebal obat, kasus TBC reguler di Kabupaten Grobogan ada sekitar 1475 kasus per tahun lalu, sedangkan per Maret ini ada sekitar 256 kasus. Tiga diantaranya meninggal dunia.

]]>
Ali Mustofa Tue, 09 Apr 2019 10:13:41 +0700
<![CDATA[Antisipasi Kriminalitas, Polres Grobogan Giatkan Poskamling Lagi]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/09/130626/antisipasi-kriminalitas-polres-grobogan-giatkan-poskamling-lagi https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/09/antisipasi-kriminalitas-polres-grobogan-giatkan-poskamling-lagi_m_130626.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/09/antisipasi-kriminalitas-polres-grobogan-giatkan-poskamling-lagi_m_130626.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/09/130626/antisipasi-kriminalitas-polres-grobogan-giatkan-poskamling-lagi

Polres Grobogan menggelar apel Poskamling oleh Satbinmas Polres Grobogan yang dipimpin Kapolres AKBP Choiron El Atiq. Selain apel, ada lomba tek-tek kamling.]]>

PURWODADI – Polres Grobogan menggelar apel Poskamling oleh Satbinmas Polres Grobogan yang dipimpin Kapolres Grobogan AKBP Choiron El Atiq. Selain apel, ada lomba tek-tek kamling di halaman Mapolres.

Kapolres AKBP Choiron menyampaikan, apel kaposkamling ini sebagai evaluasi keberadaan Poskamling. Dengan digiatkannya Poskamling, maka akan tercipta keamanan dan ketertiban secara swakarsa di lingkungan masing-masing.

”Kami semua mengetahui, keberadaan Poskamling menjadi garda terdepan kekuatan masyarakat dalam upaya menjaga keamanan lingkungan tempat tinggal,” kata Kapolres.

Menurutnya kaposkamling dan seluruh perangkatnya telah terbukti berbuat dan berusaha untuk mewujudkan rasa aman yang menjadi kebutuhan seluruh lapisan masyarakat.  Khususnya pada waktu malam hari, sehingga berdampak pada terwujudnya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Grobogan seperti sekarang.

Kapolres menambahkan, keberadaan Poskamling masih relevan dan sangat diperlukan. Dengan demikian Poskamling sebagai salah satu bentuk pengamanan swakarsa keberadaannya telah memiliki tempat yang jelas dalam rangka menciptakan dan memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kapolres Grobogan menjelaskan, untuk menciptakan situasi kamtibmas khususnya di wilayah Kabupaten Grobogan ini perlu adanya peran serta berbagai pihak. Salah satunya peran para awak Poskamling. Perlu adanya sinergitas antara kepolisian dengan para awak Poskamling dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungannya. ”Jika menemui adanya gangguan kamtibmas, jangan segan untuk menghubungi Bhabinkamtibmas ataupun kepolisian terdekat,” tandasnya.

Usai Apel Kaposkamling diperagakan tek–tek kamling dari Desa Genengadal, Kecamatan Toroh binaan dari Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa Toroh.

]]>
Ali Mustofa Tue, 09 Apr 2019 09:59:13 +0700
<![CDATA[Peduli Sesama, Persit KCK Kodim dan Cabang Beranjangsana]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/09/130624/peduli-sesama-persit-kck-kodim-dan-cabang-beranjangsana https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/09/peduli-sesama-persit-kck-kodim-dan-cabang-beranjangsana_m_130624.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/09/peduli-sesama-persit-kck-kodim-dan-cabang-beranjangsana_m_130624.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/09/130624/peduli-sesama-persit-kck-kodim-dan-cabang-beranjangsana

Dalam rangka memperingati HUT ke- 73 Persit Kartika Chandra Kirana (KCK), Kodim 0717/Purwodadi dan Persit KCK cabang XXVIII melakukan anjangsana.]]>

PURWODADI – Dalam rangka memperingati HUT ke- 73 Persit Kartika Chandra Kirana (KCK), Kodim 0717/Purwodadi dan Persit KCK cabang XXVIII melakukan anjangsana. Selain silaturahim, anjangsana ini sekaligus memberi bantuan anggota yang tidak mampu.

Kodim 0717/Purwodadi Letkol Inf Asman Mokoginta beserta Ketua Persit KCK cabang XXXVIII Ny Dwi Asman Mokoginta melakukan anjangsana ke rumah istri alm Koptu Agus di Desa Sugihan, Kecamatan Toroh. Kemudian ke rumah ASN TNI Pujiyanto di Kelurahan Kalongan, Kecamatan Purwodadi yang sedang sakit.

”Anjangsana ini suatu kewajiban kami kepada sesama untuk saling membagi kasih terhadap sesama. Selain itu sebagai bentuk tali silaturahim dan perhatian organisasi persit kepada warakawuri, pun anggota yang sedang mengalami musibah,” jelas Dandim 0717/Purwodadi Letkol Inf Asaman Mokoginta.

Ketua Persit Cabang XXXVIII Ny Dwi Asman Mokoginta menambahkan, kegiatan anjangsana ini menjadi wujud nyata kepedulian Persit dalam membantu meringankan beban anggotanya. Serta sebagai wujud kebersamaan rasa senasib sepenanggungan.

”Persit menjadi sebuah kesatuan yang organisasinya diisi oleh istri-istri tentara sehingga kesatuan ini menjadikan sebuah keluarga besar. Kegiatan anjangsana ini bentuk perhatian organisasi Persit aktif kepada anak dan istri dari anggota TNI yang sudah meninggal dunia mau pun sedang sakit,” paparnya. Dalam anjangsana ini, pihaknya juga memberikan bantuan.

]]>
Ali Mustofa Tue, 09 Apr 2019 09:52:33 +0700
<![CDATA[Warga Dapil III Jateng Dukung Donny Jadi DPR RI Lagi Periode 2019-2024]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/09/130608/warga-dapil-iii-jateng-dukung-donny-jadi-dpr-ri-lagi-periode-2019-2024 https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/09/warga-dapil-iii-jateng-dukung-donny-jadi-dpr-ri-lagi-periode-2019-2024_m_130608.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/09/warga-dapil-iii-jateng-dukung-donny-jadi-dpr-ri-lagi-periode-2019-2024_m_130608.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/09/130608/warga-dapil-iii-jateng-dukung-donny-jadi-dpr-ri-lagi-periode-2019-2024

Ribuan warga Grobogan siap memenangkan anggota komisi XI DPR RI Donny Imam Priambodo menjadi anggota DPR RI kembali. Hal itu disampaikan Paguyuban Sedulur Toroh]]>

GROBOGAN – Ribuan warga Kabupaten Grobogan siap memenangkan anggota komisi XI DPR RI Donny Imam Priambodo menjadi anggota DPR RI kembali. Hal itu, disampaikan oleh Paguyuban Sedulur Toroh saat pertemuan di Pondok Dahar Cindelaras, Toroh, Senin (8/4) kemarin.

Anggota DPR RI dari dapil tiga meliputi Kabupaten Grobogan, Pati, Rembang dan Blora menjadi wakil rakyat yang bisa memenuhi aspirasi rakyat. Bukti nyata, memenuhi dan mengawal aspirasi rakyat. Yaitu mewujudkan kesejahteraan ekonomi kerakyatan.

Caleg DPR RI dari partai Nasdem nomor urut 9 ini mempunyai komitmen. Yakni meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah, memperkuat kelembagaan koperasi, mengembangkan mikro kecil dan menengah (UMKM), memperluas jaringan internet desa dan memberikan bantuan beasiswa serta melakukan pendampingan pendidikan dan pelatihan kewirausahaan.

Donny Imam Priambodo mengucapkan terima kasih atas dukungan dari paguyuban Sedulur Toroh yang mendukung dirinya untuk kembali maju di pesta demokrasi Pemilu 2019. Dirinya meminta restu dan dukungan dari warga Kabupaten Grobogan dan dari dapil tiga Kabupaten Pati, Rembang dan Blora untuk dapat kembali menjadi wakil rakyat pada periode 2019-2024.

”Saya ucapkan terima kasih dukungan dari warga Grobogan terutama warga Paguyuban Sedulur Toroh. Ini adalah amanah yang saya emban untuk mengawal mewujudkan kesejahteraan rakyat,” kata Donny.

Dikatakan, program lainya yang akan ditingkatkan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM). Tujuan akhirnya adalah terwujudnya ekonomi yang sejahtera. Kesejahteraan dari ekonomi rakyat adalah salah satu fokus kerja. Dirinya menilai kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia itu dapat dicapai jika ekonomi rakyat sejahtera,

”Caranya dengan meningkatkan SDM untuk membantu perekonomian,” ujarnya.

]]>
Ali Mustofa Tue, 09 Apr 2019 07:57:35 +0700
<![CDATA[34 Bintara Baru Dilatih Evakuasi Korban Tenggelam di Sungai Serang]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/09/130562/34-bintara-baru-dilatih-evakuasi-korban-tenggelam-di-sungai-serang https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/09/34-bintara-baru-dilatih-evakuasi-korban-tenggelam-di-sungai-serang_m_130562.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/09/34-bintara-baru-dilatih-evakuasi-korban-tenggelam-di-sungai-serang_m_130562.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/09/130562/34-bintara-baru-dilatih-evakuasi-korban-tenggelam-di-sungai-serang

Polres Grobogan menggelar latihan evakuasi korban tenggelam dan banjir. Latihan itu untuk mengasah keterampilan anggota dalam menolong sesama saat ada musibah.]]>

PURWODADI – Polres Grobogan menggelar latihan evakuasi korban tenggelam dan banjir. Latihan itu untuk mengasah keterampilan anggota dalam menolong sesama saat ada musibah. Latihan yang diikuti 34 bintara baru lulusan 2019 itu digelar di Sungai Serang Sabtu (3/4).

Puluhan peserta diajari cara berenang yang efisien dalam upaya mengevakuasi korban tenggelam. Tidak hanya itu, mereka juga diajari cara mengoperasikan perahu karet dengan menggunakan mesin dan dengan cara mendayung.

”Kami  memeragakan bagaimana tim SAR memberikan pertolongan bagi warga yang telenggelam dan terjebak dalam genangan air,” kata Kapolres Grobogan AKBP Choiron melalui Kaur Bin Ops Sabhara Iptu Salamun.

Iptu Salamun mengatakan, latihan ini bertujuan agar para bintara baru terus terasah kemampuannya dalam bidang SAR. Langkah tersebut sebagai antisipasi, jika sewaktu-waktu terjadi bencana banjir.

”Diharapkan dengan adanya latihan ini, anggota Polri terbiasa dan mampu melaksanakan tugas-tugas pertolongan serta penyelamatan korban tenggelam,” harapnya.

Dia menambahkan, selain menciptakan situasi aman dan kondusif, anggota Polri juga harus siap siaga dalam menanggulangi semua bencana. Jangan sampai bintara baru justru jadi korban dalam upaya penanggulanangan bencana karena kurangnya materi pelatihan SAR.

]]>
Ali Mustofa Tue, 09 Apr 2019 00:29:09 +0700
<![CDATA[Temukan Cincin, Warga Medang Kaget Ternyata Stampel Kuno Era Majapahit]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/08/130424/temukan-cincin-warga-medang-kaget-ternyata-stampel-kuno-era-majapahit https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/08/temukan-cincin-warga-medang-kaget-ternyata-stampel-kuno-era-majapahit_m_130424.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/08/temukan-cincin-warga-medang-kaget-ternyata-stampel-kuno-era-majapahit_m_130424.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/08/130424/temukan-cincin-warga-medang-kaget-ternyata-stampel-kuno-era-majapahit

Berbagai penemuan benda bersejarah kembali ditemukan warga Desa Banjarejo, Gabus pada Rabu (3/4) kemarin. Benda yang dikira cincin emas itu ternyata stempel.]]>

GABUS – Berbagai penemuan benda bersejarah kembali ditemukan warga Desa Banjarejo, Kecamatan Gabus pada Rabu (3/4) kemarin. Benda yang dikira cincin emas itu ternyata sebuah stampel emas. Sebab menurut penelitian, ukurannya terlalu kecil untuk disebut cincin.

Benda seberat 8.8 gram itu memiliki panjang dan tinggi sekitar dua sentimeter. Pada bagian atas berbentuk persegi empat dan di dalamnya ada 16 buah pahatan kotak-kotak kecil. Tepat di tengahnya terdapat satu kota yang ukurannya agak besar.

Semula benda temuan itu dikira sebuah cincin, karena memiliki lubang kecil seukuran pensil. Kemudian di samping lubang ini terdapat motif ukiran.

”Memang sepintas kalau dilihat mirip cincin kecil. Tetapi, kalau dimasuki jari lubang itu terlalu kecil. Setelah diteliti tim dari Balai Arkeologi (Balar) Jogjakarta yang kebetulan sedang melakukan penelitian di sini. Ternyata benda itu merupakan stampel kuno,” jelas Kades Banjarejo Taufik Achmad.

Meski demikian, stempel yang ditemukan warga bernama Sutrisno, 42, warga Dusun Medang di area persawahannya di Dusun Medang sedalam satu meter itu diperkirakan bukan milik seorang raja, tetapi penguasa di level bawahnya.

”Kalau diibaratkan di zaman sekarang, itu mungkin stempel bupati, camat atau kepala desa. Diperkirakan stempel itu peninggalan abad XIV-XIIX era Majapahit. Meski begitu, tim dari Balar masih melakukan kajian,” jelasnya.

Selanjutnya, benda temuan tersebut disimpan di rumah fosil dan akan dipajang untuk melengkapi temuan-temuan peninggalan situs medang sebelumnya. Hal itu sekaligus untuk memberikan pengetahuan baru bagi warga yang berkunjung ke rumah fosil.

]]>
Ali Mustofa Mon, 08 Apr 2019 15:45:56 +0700
<![CDATA[Empat Hari Hilang, Warga Nglobar Ditemukan Tewas di Bendungan Klambu]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/08/130421/empat-hari-hilang-warga-nglobar-ditemukan-tewas-di-bendungan-klambu https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/08/empat-hari-hilang-warga-nglobar-ditemukan-tewas-di-bendungan-klambu_m_130421.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/08/empat-hari-hilang-warga-nglobar-ditemukan-tewas-di-bendungan-klambu_m_130421.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/08/130421/empat-hari-hilang-warga-nglobar-ditemukan-tewas-di-bendungan-klambu

Warga Desa Pengante, Kecamatan Klambu digegerkan dengan adanya penemuan mayat di tumpukan sampah di Bendungan Klambu, Minggu (7/4). Jasad itu bernama Darno.]]>

PURWODADI –  Warga Desa Pengante, Kecamatan Klambu digegerkan dengan adanya penemuan mayat di tumpukan sampah di Bendungan Klambu, Minggu (7/4). Jasad itu bernama Darno, warga Desa Nglobar, Purwodadi. Korban diketahui sudah empat hari tak pulang ke rumah sebelum akhirnya ditemukan tak bernyawa.

Mayat diketahui berjenis kelamin laki-laki ditemukan sekitr pukul 07.15 WIB oleh warga sedang melintas di jembatan Bendungan Klambu. Informasi tersebut dilaporkan ke Mapolsek Klambu. Petugas dari Mapolsek tersebut langsung mengangkat mayat di atas jembatan Bendungan Klambu lama.

Mayat berjenis kelamin laki-laki tersebut diperkirakan berusia 50 tahun. Ciri-ciri mayat memiliki tinggi badan 165 centimeter, memakai kaus putih, memakai celana pendek warna biru. Saat ditemukan mayat terapung bercampur dengan sampah dengan kondisi terlentang dan badan sudah kaku. Kondisi mayat diperiksa petugas kesehatan Puskesmas Klambu. Selanjutnya mayat dibawa ke RSUD R Soedjati Purwodadi untuk dilakukan otopsi.

Kapolsek Klambu Iptu Supardi mengatakan, mayat yang ditemukan di Bendungan Klambu tidak memiliki identitas diri. Kondiis fisik badan korban tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. Setelah ditelusuri, jasad tersebut bernama Darno dengan usia 79 tahun. Warga Dusun Jambangan, Desa Nglobar, Kecamatan Purwodadi itu diketahui telah meninggalkan rumah selama empat hari.

”Saat ini kami masih lakukan penyelidikan. Sementara dari pemeriksaan tidak ditemukan luka penganiayaan,” kata Kapolsek Klambu Iptu Sumardi.

Diduga mayat yang ditemukan mengambang di Bendungan Klambu adalah korban tenggelam. Sebab, kondisi badan sudah kaku dan mulut terbuka. Selain itu, juga tak ada tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban.

Kapolsek menambahkan, setelah mendapatkan informasi tentang identitas korban, dari keluarga mendatangi ke RSUD R Soedjati Purwodadi. Pihak Polres Grobogan menyerahkan jasad korban kepada pihak keluarga untuk segera dimakamkan.

]]>
Ali Mustofa Mon, 08 Apr 2019 15:36:33 +0700
<![CDATA[Warga Temukan Cincin Emas Era Majapahit Seberat 8,8 Gram di Sawah]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/06/130078/warga-temukan-cincin-emas-era-majapahit-seberat-88-gram-di-sawah https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/06/warga-temukan-cincin-emas-era-majapahit-seberat-88-gram-di-sawah_m_1554530727_130078.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/06/warga-temukan-cincin-emas-era-majapahit-seberat-88-gram-di-sawah_m_1554530727_130078.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/06/130078/warga-temukan-cincin-emas-era-majapahit-seberat-88-gram-di-sawah

Adanya sejarah peradaban Medang Kamulan di Dusun Medang, Desa Banjarejo, terus memunculkan bukti-bukti. Berbagai penemuan telah didapat warga setempat.]]>

GROBOGAN – Adanya sejarah peradaban Medang Kamulan di Dusun Medang, Desa Banjarejo, terus memunculkan bukti-bukti. Berbagai penemuan telah didapat warga setempat. Di antaranya pada Rabu (3/4) lalu, warga menemukan cincin emas seberat 8,8 gram di persawahan milik warga.

Kepala Desa (Kades) Banjarejo Taufik Achmad mengungkapkan, sejarah Dusun Medang yang ada di desanya. Konon peradaban Medang Kamulan berada antara abad ke-12 hingga ke-17 Masehi. Hal itu dijelaskan petugas Balai Arkeologi Jogjakarta yang sempat melakukan penelitian benda-benda yang ditemukan.

Daerah Medang dulu merupakan bagian laut dalam. Sebelumnya, benda kuno yang sempat ditemukan seperti serpihan emas, lumpang batu, uang keping Tiongkok, fragmen yoni, artefak berbahan keramik dan tembikar, lesung bahkan adanya lokasi sawah yang diduga bekas lokasi kraton Medang Kamulan.

Kali ini, warga kembali menemukan cincin emas seberat 8,8 gram. Dengan besar 1,5 sentimeter. Benda kuno tersebut berada di kedalaman satu meter. Saat itu salah satu warga bernama Trisno, 42, sengaja mencari benda kuno di area sawah miliknya.

Dari situ, Taufik langsung melaporkan penemuan tersebut kepada tim peneliti dari Balai Arkeologi (Balar) Jogjakarta yang kebetulan sedang melakukan penelitian di Dusun Medang, Desa Banjarejo, sejak 20 Maret hingga 7 April mendatang.

“Mereka takjub dan langsung merespon untuk diidentifikasi. Keberadaan benda kuno tersebut diperkiraan peninggalan abad XIV-XIIX Era Majapahit. Sementara, semua penemuan dikumpulkan di rumah fosil,” ujarnya.

Kini cincin emas tersebut disimpan di rumah fosil dan akan dipajang untuk melengkapi temuan-temuan peninggalan situs medang sebelumnya. Hal itu sekaligus untuk memberikan pengetahuan baru bagi warga yang berkunjung ke rumah fosil.

Diungkapkan, sejak 2013 warga setempat kerap menemukan benda cagar budaya peninggalan masa lalu yang wujudnya perhiasan emas. Bahkan, 2015 sempat ditemukan fondasi bangunan kuno dari tahanan batu bata.

Menurutnya, banyak penemuan perhiasan emas sebelumnya seperti anting, dan cincin. Taufik berharap pihak terkait memperhatikan kompensasi bagi penemu benda prasejarah tersebut. Sebab benda-benda yang ditemukan tersebut memiliki nilai tinggi.

]]>
Ali Mustofa Sat, 06 Apr 2019 12:37:37 +0700
<![CDATA[Anggota Kodim dan Warga Bahu Membahu Selesaikan Sasaran Fisik KBM]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/06/130061/anggota-kodim-dan-warga-bahu-membahu-selesaikan-sasaran-fisik-kbm https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/06/anggota-kodim-dan-warga-bahu-membahu-selesaikan-sasaran-fisik-kbm_m_1554529583_130061.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/06/anggota-kodim-dan-warga-bahu-membahu-selesaikan-sasaran-fisik-kbm_m_1554529583_130061.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/06/130061/anggota-kodim-dan-warga-bahu-membahu-selesaikan-sasaran-fisik-kbm

Anggota Koramil 16/Pulokulon Kodim 0717/Purwodadi Tengah melaksanakan Karya Bhakti Mandiri (KBM) TNI Tahap III di Dusun Palem, Desa Pulokulon.]]>

PULOKULON - Anggota Koramil 16/Pulokulon Kodim 0717/Purwodadi Tengah melaksanakan Karya Bhakti Mandiri (KBM) TNI Tahap III di Dusun Palem, Desa Pulokulon, Pulokulon. Masyarakat setempat turut bahu membahu membantu berbagai sasaran fisik, kali ini mereka kompak mengerjakan pengecoran jalan.

Selama KBM berlangsung dilakukan pembangunan dan pengembangan sarana dan prasara fisik. Seperti pengecoran jalan sepanjang 400 meter, perbaikan musala, pembangunan poskamling, dan 10 jambanisasi.

Danramil 16/Pulokulon Kapten Inf Muh Jumar mengatakan, prajuritnya sigap membaur dengan masyarakat. Terlebih hal itu untuk mempercepat pengerjaan. Dari situ, warga selalu membantu setiap kegiatan yang dilakukan TNI dalam KBM tersebut.

”Pengecoran jalan ini merupakan sasaran utama. Sebelumnya jalan ini kecil dan masih bebatuan. Melalui perbaikan ini jalan menjadi lebar dan mulus. Harapannya bisa meningkatkan perekonomian dan pertanian di desa ini. Karena sudah bisa dilalui kendaraan roda empat dan mempercepat akses transportasi,” katanya.

Muh Jumar juga berharap dengan adanya program tersebut dapat mengedepankan budaya gotong-royong di masyarakat yang akhir-akhir ini mulai punah dimakan zaman. ”TNI dan warga tampak kompak di sana. Ini merupakan wujud dari abdi masyarakat bersatu dengan TNI. Jika semua dilaksanakan dengan bersama-sama setiap pekerjaan apapun akan cepat terselesaikan,” tambahnya.

Dengan diadakan kegiatan seperti KBM ini, ia berharap infrastuktur hingga beberapa pelosok desa dapat terbangun dengan baik. Serta mampu menjalin hubungan yang baik berkelanjutan dengan masyarakat. ”Sehingga mereka tak segan untuk meminta bantuan kepada jajaran TNI dalam setiap kegiatan apapun,” pungkasnya. 

]]>
Ali Mustofa Sat, 06 Apr 2019 10:53:43 +0700
<![CDATA[Polisi Tawangharjo Bantu Petani Kembangkan Padi Organik]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/05/129830/polisi-tawangharjo-bantu-petani-kembangkan-padi-organik https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/05/polisi-tawangharjo-bantu-petani-kembangkan-padi-organik_m_1554445247_129830.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/05/polisi-tawangharjo-bantu-petani-kembangkan-padi-organik_m_1554445247_129830.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/05/129830/polisi-tawangharjo-bantu-petani-kembangkan-padi-organik

Budi daya tanaman padi organik di Desa Tarub, Tawangharjo yang dilakukan KTT Harapan selalu didampingi Babinkamtibmas Polsek Tawangharjo Bripka Agung Suwiknya.]]>

TAWANGHARJO – Budi daya tanaman padi organik di Desa Tarub, Kecamatan Tawangharjo yang dilakukan KTT Harapan selalu didampingi Babinkamtibmas Polsek Tawangharjo Bripka Agung Suwiknya. Padi itu pertama kali dikembangkan di Lampung yang dulu terkenal dengan sebutan sertani.

Dengan bantuan dari salah satu anggota Polsek Tawangharjo, kini padi tersebut juga berusaha dikembangkan di Kabupaten Grobogan tepatnya di Desa Tarub, Kecamatan Tawangharjo, KTT Harapan dan W2O (Wes Wayahe Organik). Sebagian petani sudah mengembangkan padi MSP tersebut dengan luasan 5,5 hektare.  

”Padi MSP mempunyai tujuan petani diajak untuk mandiri di bidang benih, mandiri pupuk dan mandiri pestisida. Padi MSP bisa dikembang dengan full organik, semi organik (pencampuran organik dan kimia) serta full kimia. Namun dalam perkembangannya padi MSP lebih baik dikembangkan dengan full organik,” kata Agung Suwiknya.

Selain Padi MSP, kata Agung, juga mengembangkan pupuk organik. Bahan bakunya satu kilogram gula merah, hati batang pisang (lebih bagus batang pisang yang sudah berbuah), tiga buah ragi tape, empat botol Yakult yang akan jadi bakteri pengurai, air 10 liter yang tersedia dalam jeriken atau ember disertai penutupnya.

Semua bahan dicampur dan batang pisang dirajang kecil-kecil. Setelah itu disimpan di wadah yang tertutup rapat dan didiamkan selama 7-10 hari. Setelah itu pupuk siap digunakan. Cara pembuatan pupuk organik cair ini juga terus disosialisasikan kepada petani desa binaan. Diharapkan, petani kedepan tidak lagi ketergantungan dengan pupuk kimia yang harganya mahal.

Inilah yang mendapat apresiasi Kapolres Grobogan AKBP Choiron El Atiq, saat mengunjungi Bripka Agung Suwignyo. ”Saya bangga dan apresiasi Bripka Agung ini, selain sehari–hari berdinas, namun dia juga bisa mengembangkan Padi MSP dan pupuk cair organik sehingga bisa membantu para petani dalam produksi padi,” kata Choiron.

]]>
Ali Mustofa Fri, 05 Apr 2019 11:32:08 +0700
<![CDATA[Sebanyak 147 Ribu Rumah Tidak Layak Huni di Grobogan Tak Layak]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/05/129828/sebanyak-147-ribu-rumah-tidak-layak-huni-di-grobogan-tak-layak https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/05/sebanyak-147-ribu-rumah-tidak-layak-huni-di-grobogan-tak-layak_m_1554451614_129828.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/05/sebanyak-147-ribu-rumah-tidak-layak-huni-di-grobogan-tak-layak_m_1554451614_129828.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/05/129828/sebanyak-147-ribu-rumah-tidak-layak-huni-di-grobogan-tak-layak

Masih ada sekitar 147 ribu Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Grobogan. Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (Disperakim) tekan jumlah RTLH.]]>

PURWODADI – Masih ada sekitar 147 ribu Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kabupaten Grobogan. Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (Disperakim) Grobogan terus menekan jumlah RTLH. Tahun ini, mulai ada skema baru bantuan pembiayaan perumahan berbasis tabungan yang diberikan pusat.

Kabid Perumahan Disperakim Grobogan Ibnu Arly mengatakan, dari 1.682.723 RTLH se-Jawa Tengah, Grobogan termasuk tertinggi dengan 147.640 RTLH tersebut. Dari jumlah tersebut, sampai saat ini baru tertangani sedikitnya 1.916 RTLH di tahun lalu.

Berbagai bantuan telah diusulkan Disperakim. Mulai dari Dana Alokasi Khusus (DAK), Bankeu Pemdes, APBD, Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), hingga Dana Desa. Tahun ini ada skema bantuan baru melalui Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT).

”Dari beberapa pengusulan bantuan itu, ada yang ditolak antaranya BSPS. Sebelumnya kami mengsulkan 400 rumah yang akan diajukan perbaikan. Dana yang diberikan senilai Rp 17,5 juta per unit. Namun kami gagal mendapatkan,” keluhnya.

Meski gagal mendapat BSPS, tahun ini Grobogan mendapatkan tambahan bantuan melalui BP2BT. ”Bantuan ini dikhususkan untuk masyarakat berpenghasilan rendah, tidak memiliki penghasilan tetap. Sasarannya merupakan pedagang yang telah memiliki tabungan bank pelaksana. Melalui bantuan ini mereka mendapat bantuan uang muka dalam perolehan perumahan,” paparnya.

Ada sebanyak 45 orang yang mendapatkan bantuan tersebut. Mereka diwajibkan telah memiliki tabungan minimal enam bulan dan memiliki saldo minimal Rp 2 juta. Setelah memenuhi persyaratan itu, mereka diminta mendaftar.

Selain melalui BP2BT, setiap desa diwajibkan mengusulkan 10 unit melalui Dana Desa (DD). Tak hanya itu, pengusulan bantuan lain yang telah diterima antaranya bantuan melalui  DAK senilai Rp 17,5 juta per unit. Kini telah terdata ada 96 unit RTLH yang siap dilakukan rehab.

”Untuk DAK sasarannya yang berada di kota tanpa kumuh (KOTAKU) yakni di daerah kota seperti di Kelurahan Kuripan dan Kalongan,” ujarnya.

Kemudian, Bankeu Pemdes per unit Rp 10 juta. Dimana satu desa mendapatkan bantuan tiga rumah. Serta APBD Grobogan untuk 500 rumah. Meski berbagai bantuan didapat untuk RTLH. Belum mampu menyelesaikan penanganan RTLH di Grobogan.

”Kalau target dari pusat harusnya tahun ini rampung penanganan RTLH. Ternyata di lapangan masih sangat jauh, masih ada 147 ribu RTLH. Kami tak berani menargetkan, kami kerjakan seadanya secara bertahap,” ungkapnya.

]]>
Ali Mustofa Fri, 05 Apr 2019 11:19:21 +0700
<![CDATA[Hujan Deras Selama Dua Hari, Banjir Melanda Lima Desa di Grobogan]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/05/129826/hujan-deras-selama-dua-hari-banjir-melanda-lima-desa-di-grobogan https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/05/hujan-deras-selama-dua-hari-banjir-melanda-lima-desa-di-grobogan_m_129826.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/05/hujan-deras-selama-dua-hari-banjir-melanda-lima-desa-di-grobogan_m_129826.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/05/129826/hujan-deras-selama-dua-hari-banjir-melanda-lima-desa-di-grobogan

Akibat hujan deras yang terjadi pada Rabu malam sampai Kamis (3-4/4) menjadikan sungai Tuntang yang melewati Kecamatan Kedungjati dan Gubug meluap.]]>

GROBOGAN – Akibat hujan deras yang terjadi pada Rabu malam sampai Kamis (3-4/4) menjadikan sungai Tuntang yang melewati Kecamatan Kedungjati dan Gubug meluap. Akibat luapan itu, menjadikan lima desa terdampak limpasan air. Meliputi tiga desa di Kecamatan Kedungjati dan dua desa di Kecamatan Gubug.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Grobogan Endang Sulistyoningsih,  mengatakan, limpasan air yang melintasi desa tersebut hanya terjadi beberapa saat. Desa yang terdampak meliputi Desa Deras, Jumo, dan Wates, Kecamatan Kedungjati. Dua desa lain, Desa Ngroto dan Penadaran, Kecamatan Gubug.

”Banjir ini sempat menggenangi 62 rumah. Ketinggian air mencapai 10 sampai 30 sentimeter. Namun air hanya menggenangi beberapa saat, kemudian langsung surut,” kata Endang.

Untuk mencegah adanya luapan kembali. BPBD Grobogan melakukan pantauan titik limpasan. Selain itu meninggikan tanggul menggunakan karung berisikan tanah secara gotong royong. Yaitu dengan kerja sama warga, TNI, Polri, serta relawan dari PMI, Tagana, RAPI, linmas, dan lainnya.

”Tanggul yang terkena limpasan atau luapan air kami tinggikan dengan karung berisi tanah. Agar air tidak meluap lagi ketika banjir. Kami juga tingkatkan pengawasan di lapangan,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi air yang melimpas di lima desa berangsur surut. Meski demikian, pihaknya berharap warga tetap waspada. Selain itu, juga melakukan kesiagaan dengan pemantauan tanggul yang berada di sekitar sungai yang dianggap rawan.

”Pengawasan tetap kami lakukan di daerah limpasan. Jika sewaktu-waktu ada air limpasan langsung ditutup dengan karung berisi tanah,” imbuhnya. 

]]>
Ali Mustofa Fri, 05 Apr 2019 11:10:14 +0700
<![CDATA[Rawan Kecelakaan, Dishub Usulkan Tiga Palang Pintu Semiotomatis]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/04/129614/rawan-kecelakaan-dishub-usulkan-tiga-palang-pintu-semiotomatis https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/04/rawan-kecelakaan-dishub-usulkan-tiga-palang-pintu-semiotomatis_m_1554366488_129614.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/04/rawan-kecelakaan-dishub-usulkan-tiga-palang-pintu-semiotomatis_m_1554366488_129614.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/04/129614/rawan-kecelakaan-dishub-usulkan-tiga-palang-pintu-semiotomatis

Maraknya kecelakaan yang terjadi di perlintasan rel kereta api (KA) tanpa palang pintu, mendapat respon positif dari Dinas Perhubungan (Dishub) Grobogan.]]>

GROBOGAN – Maraknya kecelakaan yang terjadi di perlintasan rel kereta api (KA) tanpa palang pintu, mendapat respon positif dari Dinas Perhubungan (Dishub) Grobogan. Tahun ini, Dishub mengajukan anggaran untuk pemasangan palang pintu semiotomatis di tiga titik.

Kepala Dishub Grobogan Agung Sutanto melalui Kasi Pengujian Kendaraan Bermotor Khoirus Sa’id mengungkapkan, ada 143 perlintasan sebidang di jalur utara dan 21 perlintasan sebidang di jalur selatan. Dimana sebagian sudah ditutup dan ada sebagian dibuatkan palang pintu yang dijaga “pak ogah”.

”Sementara ini memang kami melakukan penutupan hingga pemberian palang pintu yang dijaga pak ogah, bersumber dari APBDes. Sebab sudah ada di juklak dan juknis, APBDes sehingga setiap desa bisa mengelola,” ujarnya.

Meski begitu, masih ada tiga titik prioritas yang diusulkan Dishub untuk pengadaan palang pintu semiotomatis. Rencananya 2020 pihaknya mengusulkan bantuan melalui keuangan provinsi di tiga titik. Yakni di Desa Sambung Kecamatan Godong, Desa Sedadi Kecamatan Penawangan, dan Desa Monggot Kecamatan Geyer.

Menurutnya, ketiga titik itu menjadi priotitas karena jalur besar yang kerap dilalui kendaraan antardaerah. ”Kemungkinan kami baru mendapat bantuan di satu titik di Desa Sambung Kecamatan Godong. Mengingat anggaran yang dibutuhkan untuk membuat palang pintu semiotomatis ini cukup besar. Sehingga kemungkinan diberi bantuan secara bertahap, tapi kami terus mengusulkan setiap tahunnya,” paparnya.

Dijelaskan, dalam pembuatan satu titik palang pintu semiotomatis dapat membutuhkan anggaran sekitar Rp 1,7 miliar. Itu untuk pendirian pos penjagaan dan palang pintu semiotomatis. Bahkan, jika mengalami kerusakan pada palang pintu akan membutuhkan biaya yang cukup besar, karena harus menggunakan alat dari luar negeri.

Sampai tahun ini, baru ada 14 titik palang pintu semiotomatis yang dibuat di perlintasan Kabupaten Grobogan. ”Sebelumnya 13 titik, tahun lalu ada tambahan satu sehingga sudah ada 14 titik,” katanya.

]]>
Ali Mustofa Thu, 04 Apr 2019 15:18:20 +0700
<![CDATA[Biar Blangko Tak Nganggur, Dispendukcapil Terapkan Jemput Bola E-KTP]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/04/129601/biar-blangko-tak-nganggur-dispendukcapil-terapkan-jemput-bola-e-ktp https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/04/biar-blangko-tak-nganggur-dispendukcapil-terapkan-jemput-bola-e-ktp_m_1554365276_129601.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/04/biar-blangko-tak-nganggur-dispendukcapil-terapkan-jemput-bola-e-ktp_m_1554365276_129601.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/04/129601/biar-blangko-tak-nganggur-dispendukcapil-terapkan-jemput-bola-e-ktp

Untuk mengejar pemenuhan rekam dan cetak e-KTP, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Grobogan kembali jemput bola ke desa-desa.]]>

GROBOGAN – Untuk mengejar pemenuhan rekam dan cetak e-KTP, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Grobogan kembali jemput bola ke desa-desa. Jemput bola ini dilakukan karena masih ada 11.600 penduduk yang belum rekam.

Ketersediaan blangko dimanfaatkan Dispendukcapil untuk mengejar pemenuhan rekam dan dimanfaatkan untuk mempercepat pelayanan. Sehingga sesuai rekam, tak menunggu lama maka akan langsung dicetak.

”Stok melimpah, pembuatan e-KTP bisa langsung jadi. Kami juga sudah tidak mencetak surat keterangan (suket). Meski stok blangko melimpah, tapi malah sepi pemohon. Maka sejak pekan lalu, kami kerahkan petugas untuk jemput bola ke desa-desa,” ujar Kepala Dispendukcapil Grobogan Moch Susilo.

Melalui jemput bola, sehari petugas mendapatkan rekam data sekitar 70-75 penduduk. ”Semua warga bisa kami layani. Bukan hanya khusus difabel dan lansia, namun semua yang belum rekam bisa rekam di desa yang sedang dilangsungkan rekam data tersebut,” tegasnya.

Dari 1.459.780 jumlah penduduk di Kabupaten Grobogan, sebanyak 1.082.505 merupakan penduduk yang wajib rekam. Sedangkan masih ada 11.600 penduduk yang belum rekam.

”Rata-rata mereka yang belum rekam memang warga yang merantau keluar kota, lansia, hingga difabel. Namun, untuk terus menekan jumlah warga yang belum rekam dengan melakukan jemput bola ini. Memang belum maksimal, setidaknya bisa sedikit mengurangi,” tandasnya.

]]>
Ali Mustofa Thu, 04 Apr 2019 14:46:45 +0700
<![CDATA[Temuan Makam di Masjid Baitul Makmur Diusulkan Jadi Cagar Budaya]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/04/129582/temuan-makam-di-masjid-baitul-makmur-diusulkan-jadi-cagar-budaya https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/04/temuan-makam-di-masjid-baitul-makmur-diusulkan-jadi-cagar-budaya_m_129582.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/04/temuan-makam-di-masjid-baitul-makmur-diusulkan-jadi-cagar-budaya_m_129582.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/04/129582/temuan-makam-di-masjid-baitul-makmur-diusulkan-jadi-cagar-budaya

Belasan makam yang ditemukan di belakang masjid Baitul Makmur Purwodadi beberapa waktu lalu perlu dirawat dengan baik. Salah satunya diusulkan jadi cagar budaya]]>

GROBOGAN – Belasan makam yang ditemukan di belakang masjid Baitul Makmur Purwodadi beberapa waktu lalu perlu dirawat dengan baik. Salah satunya, dengan mengusulkan jadi cagar budaya. Sebab, makam tersebut merupakan tokoh penyebar agama islam di Kabupaten Grobogan  yang didukung oleh tokoh besar.

”Makam yang ada di belakang masjid itu punya peran besar para leluhur yang bernasab dengan Rasulullah SAW,” kata tokoh agama Grobogan Ahmad Sambung Khoironi menirukan dari perintah Habib Luthfi bin Yahya dalam acara Grobogan Berzikir Merah Putih dalam Kebangsaan dalam rangka Hari Jadi Grobogan ke 293 di Alun-alun Purwodadi.

Dijelaskan, dari keterangan implisit yang disampaikan oleh Habib Lutfhi, Islam besar dimulai dari Kabupaten Grobogan. Dimana ada peradaban besar dan kemakmuran rakyat Grobogan dengan adanya makam orang besar yang berada di belakang masjid Baitul Makmur yang bisa jadi identitas.

”Situs (makam, Red) harus diselamatakan karena mempunyai identitas kebesaran menemukan kembali. Saya harapkan ini bisa dijadikan cagar budaya,” ujarnya.

Dia menambahkan, dari makam yang ditemukan ada beberapa makam. Yaitu Abdullah bin Muhammad bin Ali Mustofa bin Ahmad bin Muhammad. Makam tersebut berusia sekitar abad I dengan temuan batu nisan dari batu kapur barus.

”Tadi saya sudah sampaikan ke Bupati secara lisan. Nanti akan dikoordinasikan dengan instansi terkait. Bicarakan lebih lanjut,” tandasnya.

]]>
Ali Mustofa Thu, 04 Apr 2019 13:30:13 +0700
<![CDATA[Potong Kabel, Bocah Berusia 6 Tahun Ini Tewas Kesetrum Listrik]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/03/129354/potong-kabel-bocah-berusia-6-tahun-ini-tewas-kesetrum-listrik https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/03/potong-kabel-bocah-berusia-6-tahun-ini-tewas-kesetrum-listrik_m_129354.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/03/potong-kabel-bocah-berusia-6-tahun-ini-tewas-kesetrum-listrik_m_129354.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/03/129354/potong-kabel-bocah-berusia-6-tahun-ini-tewas-kesetrum-listrik

Ahmad Hanafi, warga Desa Teguhan, Kecamatan Grobogan ditemukan tergeletak di rumahnya. Pengawasan yang kurang membuat, bocah 6 tahun ini tewas usai motong kabel]]>

GROBOGAN Ahmad Hanafi, warga Desa Teguhan, Kecamatan Grobogan ditemukan tergeletak di rumahnya. Pengawasan yang kurang membuat, bocah 6 tahun ini tewas usai memotong kabel listrik sepanjang satu meter.

Kejadian itu terjadi sekitar pukul 20.00 jelang tidur. Sebelum kejadian, korban bersama ibunya sedang menonton televisi di dalam rumahnya. Saat itu, korban melihat kabel dan langsung bermain potongan kabel tersebut.

Selang beberapa menit, korban meminta dibuatkan teh ibunya yang bernama Siti Kurkayana, 33. Tak lama, saat ibunya kembali ke ruang tengah, tubuh anaknya sudah dalam keadaan terlentang di dekat televisi sambil memegang kabel yang tergubung pada stok kontak.

Melihat kejadian itu, ibu korban langsung berteriak meminta pertolongan. Setelah warga berdatangan, korban yang terlihat lemas segera dilarikan ke Puskesmas Grobogan. Namun, sesampainya di puskesmas, korban dinyatakan sudah meninggal dunia.

Sebelum dibawa kembali ke rumah. Petugas dari Polsek Grobogan mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Bahkan, setelah diperiksa tim Inafis Reskrim Grobogan dan tim medis Grobogan tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan.

Kapolsek Grobogan AKP Sucipto mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, tidak ada tanda kekerasan atau bekas penganiayaan pada tubuh korban.

”Meninggalnya korban murni diakibatkan terkena sengatan arus listrik. Selanjutnya, korban kami serahkan ke orang tua untuk dimakamkan. Kami imbau kepada orangtua untuk selalu memperhatikan anaknya. Jangan sampai jauh dari pantauan. Terlebih jika tak ada orang yang ada di sekitarnya saat hendak di tinggal pergi sebentar, maka lebih baik anak dibawa,” imbaunya.

]]>
Ali Mustofa Wed, 03 Apr 2019 13:02:31 +0700
<![CDATA[Perhutani Gundih Buka 9,8 Hektare Lahan untuk Wisata Alam]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/03/129352/perhutani-gundih-buka-98-hektare-lahan-untuk-wisata-alam https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/03/perhutani-gundih-buka-98-hektare-lahan-untuk-wisata-alam_m_129352.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/03/perhutani-gundih-buka-98-hektare-lahan-untuk-wisata-alam_m_129352.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/03/129352/perhutani-gundih-buka-98-hektare-lahan-untuk-wisata-alam

Area wisata di sekitar Waduk Kedung Ombo di Desa Rambat, Geyer segera terealisasi. Perhutani KPH Gundih telah membuka lahan seluas 9,8 hektare untuk wisata.]]>

GEYER – Area wisata di sekitar Waduk Kedung Ombo di Desa Rambat, Kecamatan Geyer segera terealisasi. Perhutani KPH Gundih telah membuka lahan seluas 9,8 hektare untuk objek wisata tersebut.

Pembangunan wisata tersebut berada sebelah barat wisata yang ditutup. Saat ini sudah dikerjasamakan dengan LMDH Rimba Makmur Desa Rambat untuk dijadikan wisata alam. ”Kerja sama dengan Perhutani sudah keluar. Kami tergetkan nanti lebaran bisa dibuka,” kata Rudi Teguh Aryanto, sekretaris LMDH Rimba Makmur kemarin.

Untuk merealisasikan hal tersebut, warga bersama anggota LMDH telah melakukan pembersihan lahan dan pembuatan akses jalan. Tujuannya untuk persiapan lokasi wisata dan pembuatan plot pedagang ikan bakar. Pembukaan wisata baru tersebut, karena sejak wisata Kedungombo ditutup, banyak warga yang kehilangan pekerjaannya.

”Pembukaan wisata baru ini, merupakan angin segar bagi warga. Mereka akan bisa berjualan ikan lagi,” ujarnya.

Dijelaskan, wisata baru tersebut akan dikelola oleh LMDH bersama BUMDes Desa Rambat. Rencananya di tahun 2019 desa akan mengucurkan dana sebesar Rp 50 juta untuk pengembangan wisata. Anggaran tersebut akan ditambah lagi tahun 2020 .

”Wisata ini akan mengandalkan pemandangan air, rintisan wisata alam dan kuliner Wonosari Kedungombo ini akan menyajikan kuliner ikan bakar khas Kedungombo, area bermain anak dan bumi perkemahan,” tandasnya. 

]]>
Ali Mustofa Wed, 03 Apr 2019 12:44:10 +0700
<![CDATA[Upgrade Alat, Dihub Grobogan Uji Kir Bakal Pakai Smart Card]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/03/129351/upgrade-alat-dihub-grobogan-uji-kir-bakal-pakai-smart-card https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/03/upgrade-alat-dihub-grobogan-uji-kir-bakal-pakai-smart-card_m_129351.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/03/upgrade-alat-dihub-grobogan-uji-kir-bakal-pakai-smart-card_m_129351.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/03/129351/upgrade-alat-dihub-grobogan-uji-kir-bakal-pakai-smart-card

Dishub terus melakukan perbaikan perangkat integritas sistem agar bisa memenuhi akreditasi B. Berbagai peralatan uji hingga smart card harus diberlakukan.]]>

TOROH – Dinas Perhubungan (Dishub) terus melakukan perbaikan perangkat integritas sistem agar bisa memenuhi akreditasi B. Berbagai peralatan uji hingga smart card yang harus diberlakukan per awal tahun depan mulai disiapkan Dishub.

Kepala Dishub Grobogan Agung Sutanto melalui Kasi Pengujian Kendaraan Bermotor Khoirus Sa’id mengungkapkan, anggaran akan mulai diusulkan di APBD-P tahun ini. Upgrade alat uji kir akan dilakukan bertahap hingga 2021 nanti. Mengingat anggaran yang dibutuhkan cukup besar.

Tahun ini, Dishub telah mengusulkan alat speedometer tester seharga Rp 750 juta. Kemudian tin tester Rp 5 juta dan sound level tester Rp 3 juta.

SMART CARD: Petugas memperlihatkan contoh smart card untuk uji kir. (INTAN M SABRINA/RADAR KUDUS)

”Saat ini peralatan yang kami miliki sudah cukup memadai namun belum lengkap. Kami telah memiliki enam peralatan untuk uji kir yakni, smoke dan COHC tester, axle play detector, head light tester, break tester, axle load tester, serta slide slip tester,” ujarnya.

Namun, ada beberapa peralat yang harus di-upgrade, seperti brake tester agar bisa difungsikan juga untuk speedometer tester. Namun tidak bisa terlaksana karena tipe alatnya ternyata tidak memungkinkan untuk di-upgrade. Sehingga harus membeli baru.

Selain itu, juga akan mengusulkan anggaran untuk pencetakan smart card sebagai bukti lulus uji. Jika sebelumnya masih menggunakan kertas, mulai tahun depan akan menggunakan smartd card yang dilengkapi chip.

”Sedikitinya kami usulkan Rp 150 juta untuk membeli printer, komputer, server, hingga smartphone. Nantinya bukti uji akan ada tiga yakni kartu uji, sertifikat lulus uji dan stiker hologram,” ungkapnya.

Menurutnya, perbaikan alat uji kir akan berlangsung secara bertahap. Jika tahun ini baru mengusulkan tiga alat senilai Rp 786 juta. Serta mengusulkan smart card. Maka tahun depan akan kembali mengusulkan alat uji kir yang lain seperti COHC teaster (emisi gas buang bensin), mesin diesel, dan headlight teaser.

Di tahun selanjutnya akan mengusulkan side slip teaster, timbangan hingga bright teaser. ”Setelah memenuhi akreditasi B untuk uji kir, ke depan kami akan ganti fokus ke terminal. Karena selama ini masih kurang mendapat perhatian,” keluhnya. 

]]>
Ali Mustofa Wed, 03 Apr 2019 12:37:40 +0700
<![CDATA[Roadshow ke Markas Kodim Purwodadi, Danrem Tegaskan Netralitas Pemilu]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/03/129350/roadshow-ke-markas-kodim-purwodadi-danrem-tegaskan-netralitas-pemilu https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/03/roadshow-ke-markas-kodim-purwodadi-danrem-tegaskan-netralitas-pemilu_m_129350.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/03/roadshow-ke-markas-kodim-purwodadi-danrem-tegaskan-netralitas-pemilu_m_129350.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/03/129350/roadshow-ke-markas-kodim-purwodadi-danrem-tegaskan-netralitas-pemilu

Komandan Korem (Danrem) 073/Makutaram Salatiga Kolonel Arm Moch Erwansjah beserta rombongan berkunjung ke Markas Kodim 0717/Purwodadi.]]>

PURWODADI – Komandan Korem (Danrem) 073/Makutaram Salatiga Kolonel Arm Moch Erwansjah beserta rombongan berkunjung ke Markas Kodim 0717/Purwodadi. Danrem melakukan tatap muka dengan prajurit dan ASN TNI hingga Persit KCK cabang XVIII.

”Saya sebagai pejabat baru di sini ingin berkenalan serta melihat secara langsung bagaimana kondisi satuan. Dari sembilan kodim, sudah ada delapan kodim yang saya sambangi,” ujar Danrem 073/Makutaram Kolonel Arm Moch Erwansjah.

Melalui kunjungan kerja (kunker) tersebut, danrem melihat langsung mengenai permasalahan yang ada di satuannya. Sehingga ke depan bisa berjalan dengan baik. Danrem juga bertemu dengan seluruh Forkopimda Grobogan.

Selain itu, dalam Kunker tersebut sekaligus untuk mengingatkan jajarannnya agar menjaga netralitas pada pesta demokrasi 17 April ini, sehingga bisa berjalan lancar dan kondusif.

”Ada dua kodim yang mendapatkan laporan jika tak ada kenetralan di sana. Kami pun langsung menurunkan petugas di lapangan untuk melakukan investigasi. Namun sejauh ini tidak terbukti,” tegasnya.

Danrem menegaskan, prajurit harus berkomitmen tetap netral. Dari lima pemilihan umum (Pemilu), pemilihan presiden (Pilpres) gaungnya paling santer. TNI harus berada dalam posisi netral tidak melibatkan diri dalam politik praktis.

”Kita ada UU TNI No 34 Tahun 2004 tentang TNI. Di dalamnya ditegaskan jati diri TNI. TNI sebagai prajurit profesional. Maka siapa pun presidennya harus nanti tetap loyal ke negara,” paparnya.

Danrem tidak memperkenankan prajutinya izin meninggalkan wilayah, kecuali hal-hal yang mendesak menjelas Pemilu mendatang. ”Tidak boleh izin meninggalkan wilayah dulu, kecuali memang ada hal yang penting sekali. Situasi seperti ini harus tetap aman dan kondusif,” tegasnya. 

]]>
Ali Mustofa Wed, 03 Apr 2019 12:31:01 +0700
<![CDATA[Ribuan Santri Keliling Kota Peringati Hari Jadi Kabupaten Grobogan]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/03/129348/ribuan-santri-keliling-kota-peringati-hari-jadi-kabupaten-grobogan https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/03/ribuan-santri-keliling-kota-peringati-hari-jadi-kabupaten-grobogan_m_129348.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/03/ribuan-santri-keliling-kota-peringati-hari-jadi-kabupaten-grobogan_m_129348.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/03/129348/ribuan-santri-keliling-kota-peringati-hari-jadi-kabupaten-grobogan

Ribuan santri, pelajar, dan pemuda Kabupaten Grobogan mengikuti pawai dan kirab bendera merah putih. Mereka berkeliling Kota Purwodadi dalam rangka hari jadi.]]>

PURWODADI – Ribuan santri, pelajar, dan pemuda Kabupaten Grobogan mengikuti pawai dan kirab bendera merah putih. Mereka berkeliling Kota Purwodadi dalam rangka hari jadi Kabupaten Grobogan. Setiap peserta membawa bendera dan berikat kepala merah putih.

Selain itu, pawai juga menampilkan kesenian pencak silat. Pawai mengambil rute dari makam Ki Ageng Getas Pendowo di Kelurahan Kuripan, Kecamatan Purwodadi sampai ke Alun-alun Purwodadi. Mereka juga membawa bendera panjang dan besar yang dibawa oleh Banser.

”Ini momen hari jadi Kabupaten Grobogan sekaligus untuk menguatkan kecintaan untuk NKRI,” kata Ketua PC Ansor Grobogan Sirojudin didampingi Sekretaris Fathoni.

Dijelaskan, kirab Merah Putih diinisiasi untuk menegaskan kembali bahwa Indonesia didirikan dan dibesarkan atas kesepakatan beberapa pihak. Termasuk ulama dan pemuda, dengan berbagai latar belakang.

”Kami ingin meneguhkan kembali NKRI rasa kebangsaan. Kami juga siap untuk mempertahankan Pancasila dan UUD 1945 sebagai dasar Negara Indonesia,” terang dia.

]]>
Ali Mustofa Wed, 03 Apr 2019 12:24:25 +0700
<![CDATA[Belasan Makam Situs Kuno Ditemukan di Bekas Timbunan Material]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/02/129176/belasan-makam-situs-kuno-ditemukan-di-bekas-timbunan-material https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/02/belasan-makam-situs-kuno-ditemukan-di-bekas-timbunan-material_m_129176.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/02/belasan-makam-situs-kuno-ditemukan-di-bekas-timbunan-material_m_129176.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/02/129176/belasan-makam-situs-kuno-ditemukan-di-bekas-timbunan-material

Belasan Makam Situs Kuno ditemukan di belakang masjid Baitul Makmur Alun-alun Purwodadi. Dari penggalian makam ada beberapa diantaranya berusia ratusan tahun.]]>

PURWODADI – Belasan Makam Situs Kuno ditemukan di belakang masjid Baitul Makmur Alun-alun Purwodadi. Dari pencarian, penelusuran, dan penggalian makam ada beberapa diantaranya yang usianya sudah ratusan tahun.

Makam-makam tersebut sebelum terkubur tanah dengan kedalaman satu meter. Setelah dicari keberadaanya ditemukan beberapa makam. Mulai makam sejak abad 6 hingga abad 16 Masehi. Bentuk makam masih asli berupa nisan bentuk kotak dari batu berwarna kuning. Batu tersebut dipahat sedemikian rupa sehingga membentuk kijing makam.

Ahmad Sambung Khoironi, tokoh agama Grobogan mengatakan, pencarian makam berawal dari perintah dari Habib Luthfi bin Yahya, Pekalongan. Dirinya mendapatkan amanat tersebut, kemudian melakukan penggalian informasi tentang makam situs kuno dari para pendahulu dan pahlawan di Kabupaten Grobogan.

”Dari dulu makam memang sudah ada. Hanya, dari tokoh kita melupakan. Saya tanya ke pak Bambang Pudjiono mantan bupati Grobogan tidak tahu dan tanya ke Kiai Mustain Dofir dia menjawab ada Kiai Suhadak meninggal saat zaman PKI,” kata Ahmad Sambung Khoiron saat meninjau makam situs kuno.

Makam yang berada di belakang masjid terlihat kosong dan hanya beberapa saja. Tempat tersebut sebelumnya diperuntukan untuk menumpuk material sisa bangunan. Setelah mendapatkan informasi, tim dari Ahmad Sambung Khoironi bersama pengurus Masjid Baitul Makmur melakukan pembongkaran gunungan tanah itu.

”Setelah kita bersihkan, ternyata ada banyak makam. Yang sangat luar biasa. Jadi kita membuka makam. Itu mengetahui kembali bagaimana sebenarnya makam yang ada di Kabupaten Grobogan. Disitu kita mengetahui, salah satunya makam situs yang bermarga Ba’abud yang kita temukan,” ujarnya.

Dari hasil temuan tersebut dilakukan konsultasi kepada sejarawan dan arkeologi benda kuno, Profesor Agus.Bangunan makam tersebut dari marga Ba’abud. Bangunan tersebut diperkirakan dari abad 9 Masehi.

”Bangunan makam masih utuh dan asli. Terbuat dari Batu Maros berwarna kuning dengan ornamen aslinya nisan kotak dan ada batu nisan dua,” terang dia.

Selain itu, ada temuan makam lainnya yang tertulis nama Raden Bagus R.B Prawiro Widjojo, lahir 1800 M dan meninggal 1861 M. Diketahui bahwa makam itu, adalah kaluarga Ronggo saudara Pangeran Diponegoro. Temuan situs lainya ditemukan ada makam Pangeran Wijil pada masa Pangeran Puger.

”Kami juga menemukan makam dengan batu nisan bulat dan pipih motif bunga. Dari ahli sejarah, makam itu sekitar abad 6. Untuk namanya saya belum tahu, menunggu Habib Lutfi besok pagi (hari ini Red),” terang dia.

Dia menambahkan, selain ditemukan adanya makam situs kuno, juga ada tiga makam pahlawan yang dibunuh PKI pada tahun 1965. Ketiganya dimakamkan berdampingan. Terdiri dari Machmoed, Dr Sjamsoe, dan Soejoto. Mereka meninggal saat gerakan G 30 S PKI.

”Dari keluarga sudah membenarkan itu adalah makam keluarganya. Anaknya sudah datang dan melihat secara langsung,” kata Zainal Arifin, petugas dari Kemenag Grobogan.

Ahmad Sambung Khoironi menambahkan, hasil temuan makam situs kuno yang merupakan pendahulu dan pahlawan bangsa Indonesia harus dilestarikan dan dijaga bersama. Sebagai upaya untuk menguri-nguri sejarah bangsa agar selalu ingat leluhur.

”Hasil temuan diharapkan bisa menjadi perhatian pemerintah daerah dan yang lainnya, untuk bisa merawat kembali serta sejarah yang ada di Kabupaten Grobogan,” tandasnya. 

]]>
Ali Mustofa Tue, 02 Apr 2019 14:44:12 +0700
<![CDATA[Puluhan Prajurit Kodim Purwodadi Naik Pangkat, Ini Pesan Dandim]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/02/129172/puluhan-prajurit-kodim-purwodadi-naik-pangkat-ini-pesan-dandim https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/02/puluhan-prajurit-kodim-purwodadi-naik-pangkat-ini-pesan-dandim_m_129172.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/02/puluhan-prajurit-kodim-purwodadi-naik-pangkat-ini-pesan-dandim_m_129172.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/02/129172/puluhan-prajurit-kodim-purwodadi-naik-pangkat-ini-pesan-dandim

Sebanyak 43 prajurit Kodim 0717/Purwodadi mendapatkan kenaikan pangkat. Kenaikan pangkat tersebut berlangsung di halaman makodim kemarin.]]>

PURWODADI – Sebanyak 43 prajurit Kodim 0717/Purwodadi mendapatkan kenaikan pangkat. Kenaikan pangkat tersebut berlangsung di halaman makodim kemarin

Dandim 0717/Purwodadi Letkol Inf Asman Mokoginta yang juga memimpin upacara korps raport kenaikan pangkat itu mengatakan, sebanyak 43 prajurit yang naik pangkat per periode ini terdiri dari perwira utama (pama), bintara, dan tamtama.

”Kenaikan pangkat kali ini diikuti 1 pama dari tetda ke lettu. Kemudian 34 bintara, lima tamtama dan penghargaan kenaikan pangkat untuk tiga prajurit jelang masa purnanya,” ujar dandim.

Saat sambutan Asman mengucapkan selamat kepada seluruh anggota yang mendapatkan kenaikan pangkat. Prajurit patut bersyukur, sebab mereka sudah bisa melalui berbagai proses kenaikan pangkat yang panjang.

”Berharap mereka dapat meningkatkan pengabdian dalam melaksanakan tugasnya. Kemudian meningkatkan keberhasilannya dan mampu menjalankan tugas dengan cepat, tepat dan cerdas,” ungkapnya.

Tak hanya itu, dengan kenaikan pangkat tersebut mereka mampu menambah semangat kerja dan tetap menjadi tentara yang baik. Terutama dalam kedinasan, keluarga, dan masyarakat.

”Semakin tinggi pangkat dan jabatan akan bertambah besar pula tugas dan tanggung jawab yang akan diemban. Sehingga semakin berat pula perjuangan dan pengorbanan agar tetap sukses dalam melaksanakan tugas,” tegasnya.

Masih menurutnya, ini bukanlah rutinitas atau hadiah. Melainkan suatu bentuk apresiasi atau wujud penghargaan negara kepada para prajurit atas integritas dan pengabdian yang baik, selama kurun waktu yang ditentukan serta keberhasilan dalam pelaksanan tugas yang dibebankan dan harus lulus tes kesamaptaan.

”Saya berpesan kepada seluruh anggota yang akan melaksanakan Uji Kenaikan Pangkat (UKP) di periode berikutnya. Agar menyiapkan dengan baik, sehingga harapannya ke depan, makin banyak anggota kita yang mampu mendapatkan kenaikan pangkat,” tegasnya.

]]>
Ali Mustofa Tue, 02 Apr 2019 14:33:27 +0700
<![CDATA[Datangi Kodim, Tim Kodam IV/Diponegoro Cek Program dan Anggaran]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/01/128911/datangi-kodim-tim-kodam-ivdiponegoro-cek-program-dan-anggaran https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/01/datangi-kodim-tim-kodam-ivdiponegoro-cek-program-dan-anggaran_m_128911.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/01/datangi-kodim-tim-kodam-ivdiponegoro-cek-program-dan-anggaran_m_128911.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/01/128911/datangi-kodim-tim-kodam-ivdiponegoro-cek-program-dan-anggaran

Tim Pengendalian Program (Dalprog) Kodam IV/Diponegoro melakukan kunjungan ke Kodim 0717/Purwodadi. Mereka melakukan pengawasan dan pengecekan program.]]>

GROBOGAN Tim Pengendalian Program (Dalprog) Kodam IV/Diponegoro melakukan kunjungan ke Kodim 0717/Purwodadi. Mereka melakukan pengawasan dan pengecekan program.

Ketua Tim Dalprog yang juga selaku Pabandyamin Sinteldam IV/Diponegoro Letkol Inf Hari Subagio itu didampingi sembilan perwira lainnya. Mereka langsung melakukan pengecekan dan pengawasan pelaksanaan program kerja dan anggaran kodim.

”Kegiatan dalprog ini bertujuan bukan untuk mencari kesalahan semata, namun menjadi forum konsultasi terhadap program kerja yang telah dilaksanakan maupun program yang akan dilaksanakan. Agar bisa lebih efektif dan efesien serta optimal dalam mencapai sasaran,” jelas Ketua Tim Dalprog Letkol Hari Subagio.

Menurutnya, kegiatan dalprog juga menjadi bagian dari upaya pimpinan untuk melihat sejauh mana kinerja satuan bawah, dalam merealisasikan program guna mendukung tugas pokok masing–masing satuan.

Di samping itu, kegiatan ini memiliki arti yang sangat penting. Karena selain dapat melihat kondisi secara langsung tentang kemajuan administrasi dan fisik setiap program dan kegiatan yang sedang berjalan, juga sekaligus dapat dimanfaatkan untuk melihat kondisi objektif Kodim 0717/Purwodadi.

Khususnya berbagai fasilitas, sarana, dan prasarana sehingga dari hasil peninjauan yang dilakukan saat ini, nantinya dapat menjadi bahan masukan bagi pimpinan TNI dalam proses perencanaan dan penganggaran pada tahun yang akan datang.

Sementara itu di saat evaluasi dalam kunjungan tersebut, Dandim 0717/Purwodadi Letkol Inf Asman Mokoginta menambahkan, melalui dalprog ini agar nantinya dapat memberikan masukan yang berharga untuk meningkatkan kualitas pengelolaan progam dan anggaran di Kodim 0717/Purwodadi.

”Dari temuan yang ada, kami beserta perwira staf yang lain akan membenahi dan memperbaikinya. Sehingga di perencanaan dan penganggaran ke depan bisa lebih baik,” paparnya.

Kegiatan Dalprog tersebut diakhiri dengan evaluasi dan tanya jawab dari masing-masing staf yang terkait, guna optimalisasi pelaksanaan program kerja tahun yang akan datang.

]]>
Ali Mustofa Mon, 01 Apr 2019 14:19:43 +0700
<![CDATA[Peneliti Balar Temukan Gerabah Situs Banjarejo di Kedalaman 140 Cm]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/30/128583/peneliti-balar-temukan-gerabah-situs-banjarejo-di-kedalaman-140-cm https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/30/peneliti-balar-temukan-gerabah-situs-banjarejo-di-kedalaman-140-cm_m_128583.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/30/peneliti-balar-temukan-gerabah-situs-banjarejo-di-kedalaman-140-cm_m_128583.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/30/128583/peneliti-balar-temukan-gerabah-situs-banjarejo-di-kedalaman-140-cm

Tim peneliti dari Balai Arkeologi (Balar) Jogjakarta di Situs Medang di Desa Banjarejo, Kecamatan Gabus, sudah menemukan beberapa benda peninggalan arkeologi.]]>

GROBOGAN – Tim peneliti dari Balai Arkeologi (Balar) Jogjakarta di Situs Medang di Desa Banjarejo, Kecamatan Gabus, sudah menemukan beberapa benda peninggalan arkeologi. Benda-benda temuan itu akan didata terlebih dahulu, baru kemudian diteliti secara mendalam.

Tim peneliti dari Balai Arkeologi (Balar) Jogjakarta melakukan penelitian di Dusun Medang, Desa Banjarejo, mulai 20 Maret hingga 7 April mendatang. Baru sembilan hari berada di lokasi, tim telah menemukan berbagai pecahan gerabah dan keramik.

Kepala Desa Banjarejo Achmad Taufik mengungkapan, tim yang terdiri dari 12 anggota itu melakukan penelitian di dua titik ekskavasi yang lokasinya di sebelah utara perkampungan Dusun Medang, Desa Banjarejo.

Dari penggalian itu didapatkan ratusan benda peninggalan arkeologi yang cukup padat. Seperti pecahan tembikar dan keramik dari masa silam. Penemuan pecahan tersebut didapat dari kedalaman 140 sentimeter.

”Baru-baru ini tim menemukan pecahan gerabah. Diperkirakan barang-barang itu usianya sudah ratusan tahun. Namun, tim belum bisa menjelaskan detail. Baru bisa menjelaskan setelah semua penelitian rampung. Sementara ini masih dalam tahap pendataan dan identifikasi,” ungkapnya.

Penelitian yang dilakukan hampir tiga pekan itu akan lebih difokuskan untuk mengungkap aktivitas kemaritiman di sekitar Selat Muria. Sebab, diduga daerah Banjarejo dulu menjadi bagian ujung selatan dari Selat Muria.

”Sebelum ini kan sudah banyak penemuan benda cagar budaya. Dari penemuan itu menjadi salah satu indikasi adanya aktivitas kemaritiman sekitar abad ke-XVI. Jauh sebelum menjadi daratan seperti sekarang,” katanya.

Pihaknya berharap, penelitian itu bisa berjalan dengan lancar, sehingga bisa mengungkap tabir sejarah masa silam yang ada di Banjarejo. Terlebih bisa menjadi wisata edukasi sejarah bagi pelajar di sekitar Kabupaten Grobogan.

]]>
Ali Mustofa Sat, 30 Mar 2019 12:23:40 +0700
<![CDATA[Satlantas Polres Gugah Kesadaran Tertib Lalin dengan Pengeras Suara]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/30/128573/satlantas-polres-gugah-kesadaran-tertib-lalin-dengan-pengeras-suara https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/30/satlantas-polres-gugah-kesadaran-tertib-lalin-dengan-pengeras-suara_m_128573.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/30/satlantas-polres-gugah-kesadaran-tertib-lalin-dengan-pengeras-suara_m_128573.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/30/128573/satlantas-polres-gugah-kesadaran-tertib-lalin-dengan-pengeras-suara

Menggunakan pengeras suara, Sat Lantas Polres Grobogan memberikan imbauan tertib berlalu lintas ke masyarakat. Cara itu dipilih untuk menggugah kesadaran warga.]]>

GROBOGAN – Menggunakan pengeras suara, Satlantas Polres Grobogan memberikan imbauan tertib berlalu lintas ke masyarakat. Cara itu dipilih untuk menggugah kesadaran masyarakat dalam membangun budaya tertib berlalu lintas.

Kegiatan yang dipimpin Kanit Dikyasa Satlantas Polres Grobogan Iptu Umbarwati itu digelar di sepanjang Jalan R Suprapto dan Jalan A Yani Kota Purwodadi. Menurutnya, tertib berlalu lintas merupakan salah satu solusi guna menekan tingginya angka pelanggaran dan kecelakaan. Kesadaran masyarakat menjadi tujuan utama Satlantas menggelar kegiatan tersebut.

”Kegiatan ini menyasar ke seluruh pengendara. Seperti pelajar, ojek, hingga pengendara yang membawa kendaraan umum yang membawa banyak nyawa. Sehingga harus lebih mengutamakan keselamatan,” paparnya.

Selama menggunakan pengeras suara itu, maka perhatian akan berpusat ke petugas. Mereka pun mengimbau agar pengguna jalan tertib berlalu lintas. Karena, salah satu penyebab kecelakaan karena tidak menaati peraturan.

Selain melakukan imbauan secara langsung ke masyarakat, Sat Lantas juga gencar melakukan imbauan melalui media daring dengan menyasar kaum milenial. Pihaknya kerap membuat konten berupa audio visual secara singkat, hingga foto-foto imbauan. ”Tentu akan jauh lebih mudah diingat,” katanya.

]]>
Ali Mustofa Sat, 30 Mar 2019 11:58:11 +0700
<![CDATA[Naik Motor Trail, Kapolres Blusukan ke Wilayah Perbatasan]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/30/128570/naik-motor-trail-kapolres-blusukan-ke-wilayah-perbatasan https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/30/naik-motor-trail-kapolres-blusukan-ke-wilayah-perbatasan_m_128570.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/30/naik-motor-trail-kapolres-blusukan-ke-wilayah-perbatasan_m_128570.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/30/128570/naik-motor-trail-kapolres-blusukan-ke-wilayah-perbatasan

Untuk memastikan situasi tetap kondusif dan aman jelang Pemilu 2019, Kapolres Grobogan AKBP Choiron El Atiq bersama jajaran turun langsung menggelar patroli.]]>

GROBOGAN – Untuk memastikan situasi tetap kondusif dan aman jelang Pemilu 2019, Kapolres Grobogan AKBP Choiron El Atiq bersama jajaran turun langsung menggelar patroli, sekaligus mengecek rute distribusi logistik Pemilu.

Kapolres Grobogan AKBP Choiron El Atiq memimpin secara langsung kegiatan tersebut dengan mengendarai motor trail di Desa Randurejo, Kecamatan Pulokulon. Desa tersebut berbatasan langsung dengan Kabupaten Sragen.

Kapolres menyampaikan bahwa apa yang dilakukan ini sebagai upaya memberikan rasa aman kepada warga. Salah satunya melihat kondisi desa perbatasan, untuk memastikan kondisinya baik secara ekonomi dan keamanannya.

”Kami akan terus melakukan pengawasan dan pemantauan agar desa perbatasan Grobogan ini tetap aman terkendali. Kami juga akan terus melakukan patroli di wilayah tersebut,”katanya, Jumat (29/3).

AKBP Choiron menambahkan, saat pelaksanaan Pemilu nanti, tentunya tugas polisi juga akan semakin berat. Mengingat pengawalan distribusi logistik di daerah perbatasan ini sendiri juga menjadi perhatian secara khusus. Untuk itu, pimpinan bersama jajaran melakukan pengecekan rute jalur yang nantinya akan dilewatinya. Mengingat medannya sendiri cukup cukup jauh dari kota kecamatan.

”Kami ingin melihat secara dekat bagaimana pengamanan yang dilakukan, khususnya pada saat distribusi logistik Pemilu 2019 ini. Kami berharap dengan melihat rutenya tentunya akan mengetahui secara langsung pengamanan yang akan dilakukan,” tandasnya.

]]>
Ali Mustofa Sat, 30 Mar 2019 11:51:35 +0700
<![CDATA[Tak Perlu Khawatir, Peserta BPJS Kesehatan Bisa Berobat Gratis]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/29/128345/tak-perlu-khawatir-peserta-bpjs-kesehatan-bisa-berobat-gratis https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/29/tak-perlu-khawatir-peserta-bpjs-kesehatan-bisa-berobat-gratis_m_128345.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/29/tak-perlu-khawatir-peserta-bpjs-kesehatan-bisa-berobat-gratis_m_128345.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/29/128345/tak-perlu-khawatir-peserta-bpjs-kesehatan-bisa-berobat-gratis

Manfaat BPJS Kesehatan dirasakan oleh pasien yang menjalani perawatan di rumah sakit. Mereka tidak perlu khawatir untuk menjalani perawatan.]]>

PURWODADI – Manfaat BPJS Kesehatan dirasakan oleh pasien yang menjalani perawatan di rumah sakit. Mereka tidak perlu khawatir untuk menjalani perawatan, karena semua telah ditanggung BPJS Kesehatan. Pelayanan di RSUD R Soedjati untuk pasien BPJS juga tak ada perbedaan dengan pasien umum.

Salah satu pasien BPKJS Kesehatan yang bergabung secara mandiri, Siti Ngaisah salah satunya. Warga Desa Boloh, Kecamatan Toroh tersebut bergabung dengan Program Jaminan Kesehatan Nasional –Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) pada pertengahan 2018 lalu.

Ketika itu, dirinya mengalami penyakit lambung dan pencernaan. Kemudian dirinya berobat ke RS Kariadi Semarang untuk menjalani operasi dengan biaya mandiri. Setelah operasi, dilakukan perawatan obat jalan di rumah. Selanjutnya dirinya mendaftar JKN-KIS.

”Punya JKN-KIS sangat bermanfaat bagi saya. Saat perawatan ke Puskesmas Toroh saya bisa dirujuk ke RSUD R Soedjati Purwodadi untuk pengobatan lanjutan,” kata Siti Ngaisah didampingi suaminya Sutarwijono saat perawatan di ruang bangsal.

Menurutnya layanan yang diberikan RSUD R Soedjati Purwodadi sangat baik. Tidak ada perbedaan antara pasien BPJS Kesehatan dengan pasien umum. Dirinya saat ini mendapatkan rawat inap untuk penyembuhan penyakit lambung.

”Saya terkena penyakit ini satu tahun yang lalu. Adanya BPJS kesehatan ini saya bisa berobat di RSUD R Soedjati Purwodadi karena sudah bisa berobat,” ujarnya.

Siti Ngaisah mengaku, selama menjalani perawatan sebagai pasien BPJS Kesehatan dirinya tidak mengalami kendala. Berobat dengan di opname di rumah sakit bisa dilayani dengan baik. ”Perhatiannya sama dengan pasien umum untuk obat dan perawatan,” terang dia.

Direktur RSUD R Soedjati Purwodadi Bambang Pudjianto mengatakan, pelayanan untuk pengobatan pasien BPJS Kesehatan tidak ada perbedaan dengan pasien umum lainnya. Bahkan pasien pengobatan BPJS di rumah sakit daerah itu terbilang mayoritas dibandingkan pasien mandiri. ”Pelayanan sama tidak ada perbedaan. Termasuk dengan obatnya yang diberikan,” ujarnya. 

]]>
Ali Mustofa Fri, 29 Mar 2019 14:14:08 +0700
<![CDATA[Dianggar Rp 6 Miliar, Simpang Lima Purwodadi Dipercantik Lagi]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/29/128342/dianggar-rp-6-miliar-simpang-lima-purwodadi-dipercantik-lagi https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/29/dianggar-rp-6-miliar-simpang-lima-purwodadi-dipercantik-lagi_m_128342.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/29/dianggar-rp-6-miliar-simpang-lima-purwodadi-dipercantik-lagi_m_128342.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/29/128342/dianggar-rp-6-miliar-simpang-lima-purwodadi-dipercantik-lagi

Pembenahan Simpang Lima Purwodadi tahap pertama telah rampung pada Desember lalu. Pengerjaan tahap kedua, akan dilakukan dalam waktu dekat ini.]]>

PURWODADI – Pembenahan Simpang Lima Purwodadi tahap pertama telah rampung pada Desember lalu. Pengerjaan tahap kedua, akan dilakukan dalam waktu dekat ini. Saat ini baru memasuki proses persiapan pelelangan.

Meski telah rampung pengerjaan, terpal penutup yang mengelilingi Simpang Lima sempat masih dibiarkan menutupi lokasi. Maret ini, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Grobogan mulai membuka terpal penutup. Setelah dibuka, Simpang Lima pun langsung dimanfaatkan sebagai sarana olahraga setiap sore.

”Kemarin sempat ada keluhan dari masyarakat. Karena ada terpal yang rusak sehingga membahayakan pengendara. Ya kami langsung buka saja. Sebentar lagi juga akan ada pengerjaan tahap kedua, sehingga akan ditutup kembali oleh pemenang lelang,” ungkap Kabid Tata Lingkungan DLH Grobogan Tri Retno Indriati.

Menurutnya, pengerjaan tahap kedua bulan ini telah memasuki proses persiapan pengadaan yang diserahkan ULP. Sehingga April nanti ditargetkan rampung lelang dan Mei mulai pengerjaan.

Pembenahan Simpang Lima dilakukan bertahap. Sebab untuk menyelesaikan semua bangunan, menurut Detail Engineering Design (DED) akan membutuhkan Rp 8 miliar. Tahap kedua ini DLH menganggarkan Rp 6,028 miliar yang akan dipakai untuk pengerjaan taman, jogging track, pengaturan drainase, pembersihan dan pemberian lampu sorot menara, street furniture, CCTV, hingga penanaman pohon.

”Beberapa pohon yang akan ditanam seperti ketapang, kencana, tabe buya, dan bungur kuning. Serta bunga kecil-kecil penghias taman. Sedangkan, street furniture seperti pemberian bangku-bangku di setiap titik,” imbuhnya.

Pemanfaatan Simpang Lima juga akan berbeda dari sebelumnya. Sebab pemanfaatannya nanti 80 persen pasif dan 20 persen aktif. Sehingga harapannya area tersebut bisa untuk beraktivitas olahraga, rekreasi, maupun edukasi. Namun tidak diperbolehkan ada kegiatan yag mendatangkan keramaian secara permanen. Bahkan tidak diperbolehkan dipakai untuk upacara. 

]]>
Ali Mustofa Fri, 29 Mar 2019 13:54:14 +0700
<![CDATA[DPRD Grobogan Bentuk Pansus 3 Bahas LKPJ Bupati Tahun Lalu]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/29/128339/dprd-grobogan-bentuk-pansus-3-bahas-lkpj-bupati-tahun-lalu https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/29/dprd-grobogan-bentuk-pansus-3-bahas-lkpj-bupati-tahun-lalu_m_128339.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/29/dprd-grobogan-bentuk-pansus-3-bahas-lkpj-bupati-tahun-lalu_m_128339.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/29/128339/dprd-grobogan-bentuk-pansus-3-bahas-lkpj-bupati-tahun-lalu

DPRD Grobogan membentuk Panitia Khusus (Pansus) 3 untuk membahas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) akhir tahun anggaran oleh bupati tahun 2018.]]>

KOTA – DPRD Grobogan membentuk Panitia Khusus (Pansus) 3 untuk membahas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) akhir tahun anggaran oleh bupati tahun 2018. Pansus itu dibentuk pada rapat paripurna ke enam. Purwadi terpilih sebagai ketua pansus 3.

Ketua DPRD Grobogan Agus Siswanto menyampaikan, LKPJ ini bertujuan untuk mengetahui efisiensi, efektivitas, produktivitas ,dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintah daerah, dalam kurun waktu satu tahun melalui pengawasan DPRD. Sehingga bisa terwujud sinergitas dan hubungan yang harmonis antara unsur penyelenggaraan pemerintah daerah.

”Saya harapkan dari pansus yang terdiri dari 15 anggota dewan ini bisa memberikan koreksi, saran, dan pendapat yang proporsional. Sebagai bahan evaluasi dalam penyelenggaraan pemerintah tahun berikutnya,” kata Agus Siswanto yang memimpin rapat paripurna Kamis (28/3).

Bupati Grobogan Sri Sumarni dalam laporannya menjelaskan, jumlah penduduk Kabupaten Grobogan pada 2018 tercatat sebanyak 1.459.780 jiwa. Selama tahun 2018 mengalami penurunan. Tahun 2018 pendidikan miskin tercatat sebesar 12,31 persen, mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 13,27 persen.

Sedangkan, realisasi APBD 2018 dari pendapatan daerah sebesar Rp 2.462.808.705.979  terealisasi sebesar 99,05 persen. Dengan komposisi pendapatan asli daerah sebesar 12,94 persen, dana perimbangan 62,34 persen, dan realisasi lain-lain pendapatan yang Sah 24,72 persen.

Untuk belanja daerah tahun anggaran 2018 sebesar Rp 2.533.500.206.365  terealisasi sebesar 92,58 persen. Dengan komposisi belanja tidak langsung sebesar 55,75 persen dan belanja langsung sebesar 44,25 persen dari total realisasi belanja daerah. 

Sementara belanja tidak langsung tahun 2018 dengan anggaran sebesar Rp 1.362.321.930.129 terealisasi sebesar 95,99 persen.  Sedangkan belanja langsung tahun 2018 sebesar Rp 1.171.178.276.236 terealisasi sebesar 88,62 persen.

”Untuk pembiayaan daerah realisasi APBD tahun 2018, terdapat surplus sebesar Rp 93.962.154.961 dan pembiayaan netto sebesar Rp 70.122.266.736. Sisa lebih pembiayaan anggaran sebesar Rp 164.084.421.697,” terang dia.

Menurutnya keberhasilan dalam pelaksanaan pembangunan yang dilakukan pemerintah daerah tidak terlepas dari peran dan dukungan dari semua pihak. ”Saya sangat terbuka menerima kritik, saran, dan masukan yang membangun dari semua pihak. Guna perbaikan atau peningkatan kinerja pemerintah daerah pada tahun mendatang,” ujarnya.

]]>
Ali Mustofa Fri, 29 Mar 2019 13:40:22 +0700
<![CDATA[Dampingi Petani, Babinsa Godong Operasikan Alat Panen Padi Modern]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/29/128338/dampingi-petani-babinsa-godong-operasikan-alat-panen-padi-modern https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/29/dampingi-petani-babinsa-godong-operasikan-alat-panen-padi-modern_m_128338.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/29/dampingi-petani-babinsa-godong-operasikan-alat-panen-padi-modern_m_128338.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/29/128338/dampingi-petani-babinsa-godong-operasikan-alat-panen-padi-modern

Babinsa Wanutunggal Koramil 04/Godong Serda Ngadiman mendampingi petani yang panen. Menariknya, babinsa ikut terjun langsung dengan mengoperasikanalat pertanian]]>

GODONG – Babinsa Wanutunggal Koramil 04/Godong Serda Ngadiman mendampingi petani yang panen. Menariknya, babinsa tersebut juga ikut terjun langsung dengan mengoperasikan alat pertanian yang dipakai untuk panen.

Panen padi kali ini dilakukan menggunakan mesin modern. Karena dirasa lebih efisien, serta harga jualnya lebih tinggi. Di desa ini, rata-rata hasil panen yang dihasilkan petani mencapai lima sampai enam ton per hektare.

”Warga mulai menggunakan alat modern seperti kombine dan blower. Harga padi per kilogram jika menggunakan blower berkisar Rp 3.900 sampai Rp 4 ribu. Sedangkan yang menggunakan kombine per kilogram kisaran Rp 4.200 sampai dengan Rp 4.400,” ujar Serda Ngadiman.

Selain itu, menurutnya panen menggunakan mesin lebih menghemat biaya per hektare dibanding cara tradisional. Sekaligus bisa menghemat jumlah tenaga kerja, karena panen ini dapat dioperasikan hanya dengan tiga hingga empat orang.

”Proses panen padi pun juga cepat selesai, sehingga para petani bisa segera menyiapkan masa tanam padi selanjutnya,” ungkapnya.

Sedangkan Sukirman selaku pemilik lahan menambahkan, jika panen padi menggunakan cara manual dengan memotong tangkai padi pakai pisau kecil, akan membutuhkan waktu cukup lama.

”Kami berterima kasih kepada TNI yang mau ikut pendampingan panen padi di sini. Pekerjaan pun bisa lebih cepat rampung,” paparnya.

]]>
Ali Mustofa Fri, 29 Mar 2019 13:36:06 +0700
<![CDATA[Kodim Purwodadi Resmi Tutup Program TMMD Sengkuyung]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/28/128174/kodim-purwodadi-resmi-tutup-program-tmmd-sengkuyung https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/28/kodim-purwodadi-resmi-tutup-program-tmmd-sengkuyung_m_128174.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/28/kodim-purwodadi-resmi-tutup-program-tmmd-sengkuyung_m_128174.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/28/128174/kodim-purwodadi-resmi-tutup-program-tmmd-sengkuyung

Kodim 0717/Purwodadi menutup program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung di Desa Asemrudung, Geyer. Berbagai sasaran fisik telah selesai dikerjakan.]]>

GEYER – Kodim 0717/Purwodadi menutup program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung di Desa Asemrudung, Kecamatan Geyer. Berbagai sasaran fisik telah selesai dikerjakan. Sehingga bisa meningkatkan perekonomian desa.

            Penutupan dilakukan langsung Dandim 0717/Purwodadil Letkol Inf Asman Mokoginta. Kegiatan yang berlangsung selama 30 hari itu memiliki sasaran fisik berupa pengecoran jalan 500 meter dengan lebar 2,50 meter dan tebal 0,15 meter. Kemudian rehab tiga unit musala, dua unit poskamling, hingga bantuan 10 jambanisasi.

Pengecoran kali ini diutamakan pada jalan penghubung antardesa. Pengecoran jalan tersebut merupakan akses utama di desa tersebut. ”Jika sebelumnya jalan berupa tanah dan bebatuan. Lalu sempat ditutup selama 30 hari untuk perbaikan. Mulai hari ini mereka sudah diperbolehkan melewati jalan yang sudah disulap jadi cor ini. Mudah- mudahan masyarakat mampu menjaga dan merawatnya. Bahkan bisa mendorong kemajuan ekonomi,” ujar dandim.

Selain itu, pembuatan 10 jambanisasi sangat membantu warga yang masih melakukan Buang Air Besar Sembarangan (BABS) menggunakan kakus di samping rumahnya. Program ini dinilai efektif, karena meningkatkan kebersihan dan pola hidup sehat bagi masyarakat.

”Bantuan ini cukup penting dan bermanfaat untuk kesehatan masyarakat. Karena jamban merupakan suatu tempat pembuangan kotoran yang dapat berdampak bagi kesehatan masyarakat. Terlebih jika mereka masih menggunakan kakus, BAB mengendap mengundang lalat dan menjadi sumber penyakit,” jelasnya.

Menurutnya, rata-rata masyarakat yang tidak memiliki jamban dikarenakan ketidakmampuannya membuat jamban sehat di rumahnya. Maka dengan program jambanisasi di TMMD Sengkuyung, diharapkan bisa bermanfaat.

]]>
Ali Mustofa Thu, 28 Mar 2019 15:08:38 +0700
<![CDATA[Ratusan Kades Terpilih Hasil Pilkades Akhirnya Dilantik Bupati]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/28/128150/ratusan-kades-terpilih-hasil-pilkades-akhirnya-dilantik-bupati https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/28/ratusan-kades-terpilih-hasil-pilkades-akhirnya-dilantik-bupati_m_128150.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/28/ratusan-kades-terpilih-hasil-pilkades-akhirnya-dilantik-bupati_m_128150.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/28/128150/ratusan-kades-terpilih-hasil-pilkades-akhirnya-dilantik-bupati

Sebanyak 222 kepala desa (kades) terpilih dari hasil Pilkades 22 November 2018 atau gelombang pertama resmi dilantik. Pelantikan sumpah dipimpin Bupati.]]>

PURWODADI – Sebanyak 222 kepala desa (kades) terpilih dari hasil Pilkades 22 November 2018 atau gelombang pertama resmi dilantik. Pelantikan dan pengambilan sumpah dipimpin oleh Bupati Grobogan Sri Sumarni di Pendapa Pemkab Grobogan kemarin.

Para kades terpilih dari 19 kecamatan diambil sumpah dan janji oleh bupati di hadapan para pemuka agama hingga Forkopimda. Mereka akan mengemban tugas selama periode 2019 hingga 2025 mendatang. Dari 222 kades terpilih tersebut, 22 diantaranya merupakan kades perempuan.

Bupati Grobogan Sri Sumarni mengatakan, pelantikan ini penting dan wajib didatangi kades terpilih. Bahkan, ada kades terpilih yang membawa kursi roda namun tampak bangga bisa menghadiri pelantikan tersebut.

Dalam sambutannya, bupati mengucapkan selamat ke kades terpilih. Melalui sumpah dan pelantikan itu dapat dimaknai sebagai titik awal melekatnya tugas, wewenang, dan kewajiban sebagai kades.

”Kalimat sumpah bukanlah sekadar untaian kata. Jika diresapi dan dipahami mempunyai makna beban tanggung jawab yang relatif berat. Amanah yang harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh,” tegasnya.

Pihaknya juga mengajak para kades untuk menjadi pemimpin yang bisa memberikan pelayanan baik serta bisa mengangkat martabat pemerintah. ”Bagi yang sudah pernah menjabat harus lebih berhati-hati untuk memperbaiki kinerja menjadi lebih baik. Jangan menyepelekan dan ngasal dalam bekerja,” ungkapnya.

 Bupati berpesan agar kades terpilih tidak jumawa. Kewajiban terdekat bisa menyatukan kembali seluruh elemen masyarakat. Mereka harus mendapatkan pelayanan tanpa ada sekat.

Hasil perolehan suara saat pemilihan lalu bukan sebagai alasan untuk bertindak diskriminatif. Karena semua masyarakat berhak memperoleh pelayanan yang sama. ”Bekerjalah dengan tulus dan ikhlas. Jujur serta mengedepankan kepentingan masyarakat desa,” imbuhnya.

Ke depan, bupati berharap para kades mampu membuat kebijakan publik yang unggul, tidak korupsi, dan tidak ngapusi. Terlebih dengan adanya dana desa, harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk membangun desa.

]]>
Ali Mustofa Thu, 28 Mar 2019 13:50:01 +0700
<![CDATA[Hari Ini 222 Kepala Desa Terpilih di Grobogan Dilantik Bupati]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/27/127940/hari-ini-222-kepala-desa-terpilih-di-grobogan-dilantik-bupati https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/27/hari-ini-222-kepala-desa-terpilih-di-grobogan-dilantik-bupati_m_127940.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/27/hari-ini-222-kepala-desa-terpilih-di-grobogan-dilantik-bupati_m_127940.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/27/127940/hari-ini-222-kepala-desa-terpilih-di-grobogan-dilantik-bupati

Sebanyak 222 kades terpilih gelombang satu periode 2019-2025 bakal dilantik Bupati Grobogan Sri Sumarni Rabu (27/3) di Pendapa kabupaten.]]>

PURWODADI – Sebanyak 222 kades terpilih gelombang satu periode 2019-2025 bakal dilantik Bupati Grobogan Sri Sumarni Rabu (27/3) di Pendapa kabupaten. Rinciannya dari jumlah sebanyak itu, terdiri dari 200 kades laki-laki dan 22 kades perempuan.

Kades terpilih yang dilantik usia termuda adalah Sholehaturidlo Kepala Desa Terpilih Penadaran, Kecamatan Gubug. Usianya 27 tahun. Sedangkan kades yang dilantik pendidikan S2 ada  dua orang, S1 ada DIII ada 5, DII ada 4, SMA ada 131 dan SMP ada 25 orang.

Kabag Pemdes Setda Grobogan Mundakir Walad mengatakan, pengucapan sumpah janji dan pelantikan kepala desa masa jabatan 2019-2025 dilakukan serentak gelombang satu sebanyak 222 kepala desa terpilih dilantik secara langsung oleh bupati. Usai pelantikan, mereka akan menandatangani pakta integritas dan dilanjutkan penyematan pangkat tanda jabatan oleh bupati.

”Usai pelantikan, kades terpilih akan mendapatkan SK jadi Kepala Desa. Mereka langsung bisa bekerja sesuai dengan mendapatkan SK Kepala Desa,” kata Mundakir Walad.

Mudakir menambahkan, selama prosesi acara pelantikan. Tamu undangan yang boleh masuk adalah Kepala Desa terpilih beserta istri, Ketua BPD Desa setempat dan Muspika masing-masing Kecamatan. Selain itu, warga yang menghantar akan menunggu di luar gerbang pendapa. Sebab, kades terpilih yang dilantik ada ratusan.

”Untuk masa jabatan kades enam tahun. Hasil dari pemilihan Kepala Desa tidak ada yang mundur, sakit atau meninggal dunia. Kades yang terpilih adalah pemenang dari Pilkades yang digelar pada September tahun 2018 lalu,” tandasnya. 

]]>
Ali Mustofa Wed, 27 Mar 2019 14:51:39 +0700
<![CDATA[Tingkatkan Kinerja, 50 Anggota Dewan Bintek ke Jogjakarta]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/27/127900/tingkatkan-kinerja-50-anggota-dewan-bintek-ke-jogjakarta https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/27/tingkatkan-kinerja-50-anggota-dewan-bintek-ke-jogjakarta_m_127900.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/27/tingkatkan-kinerja-50-anggota-dewan-bintek-ke-jogjakarta_m_127900.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/27/127900/tingkatkan-kinerja-50-anggota-dewan-bintek-ke-jogjakarta

Untuk meningkatkan kinerja dan fungsi tugas dewan. Pimpinan beserta para anggota DPRD Kabupaten Grobogan mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek).]]>

GROBOGAN –  Untuk meningkatkan kinerja dan fungsi tugas dewan. Pimpinan beserta para anggota DPRD Kabupaten Grobogan mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) tentang implementasi pelaksanaan fungsi pengawasan DPRD terhadap penganggaran berbasis kinerja serta UU Pemilu dan LHKPN di hotel Griya Persada Kaliurang, Jogjakarta selama empat hari, Minggu-Rabu (24-27/3).

Ketua DPRD Agus Siswanto yang memimpin rombongan menyebutkan, bintek kali ini memiliki nilai tambah dan sangat positif, apalagi untuk pelaksanaan tugas pimpinan dan anggota DPRD. Setiap anggota bisa langsung memahami implementasi untuk tugas dan fungi sebagai anggota DPRD.

”Pengawasan dan fungsi DPRD sangat penting untuk dipahami, agar berbagai pokok pikiran anggota dewan yang didasari pada aspirasi masyarakat bisa langsung dipahami,” kata Agus Siswanto.

Selama bintek tersebut diisi beberapa narasumber. Diantaranya Rudi Nugroho dari dosen UIN Jogyakarta, Teguh Yuwono dari konsultan politik dan akademisi. Andy Dwi Bayu Bawono dari akademisi, Anto Ikayadi dari kaloborasi integritas nasional. Dengan adanya bintek ini pelaksanaan kinerja anggota dewan dan pengelolaan keuangan yang lebih baik, sehingga peningkatan kualitas pelayanan publik dapat dicapai.

Materi yang diberikan dinamika politik 2019 dan strategi calon anggota legislatif  dan memenangkan Pemilu serentak 2019. Tata cara meningkatkan fungsi pengawasan dalam bidang anggaran, mewujudkan governance dan penegakan hukum melalui fungsi pengawasan DPRD. Mengetahui peraturan KPK nomor 7 tahun 2016 tentang tata cara, pengumuman dan pemeriksaan LHKPN.

Agus menambahkan, adanya bintek ini bisa meningkatkan kemampuan wakil rakyat dalam menjalankan tugas pokok fungsinya. Di mana transparanasi, akuntabilitas, dalam fungsinya membangun daerah.

”Fungsi anggota dewan sebagai pengawasan perlu adanya peningkatan agar bisa mengawal pembangunan daerah bisa lebih maju,” terang dia.

Selain itu, dewan bisa mengetahui Peraturan KPK  nomor 7 tahun 2016 dimana anggota DPRD mempunyai kewajiban melaporkan hara kekayaan dengan mengisi LHKPN. Sesuai dengan pasal 37 PKPU nomor 20 tahun 2018 jika nanti terpilih sebagai anggota DPRD wajib melaporkan harta kekayaan dan paling lambat 7 hari setelah terbitkannya keputusan KPU tentang penetapan calon anggota DPRD. Tanda terima diserahkan kepada KPU.

]]>
Ali Mustofa Wed, 27 Mar 2019 12:37:48 +0700
<![CDATA[Berhasil Bangun Jalan Beton dan Turunkan Angka Kemiskinan]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/22/126779/berhasil-bangun-jalan-beton-dan-turunkan-angka-kemiskinan https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/22/berhasil-bangun-jalan-beton-dan-turunkan-angka-kemiskinan_m_126779.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/22/berhasil-bangun-jalan-beton-dan-turunkan-angka-kemiskinan_m_126779.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/22/126779/berhasil-bangun-jalan-beton-dan-turunkan-angka-kemiskinan

Bupati Grobogan Sri Sumarni tepat tiga tahun memimpin Grobogan kemarin. Untuk memperingati itu, bupati lakukan tasyakuran, doa bersama, dan potong tumpeng.]]>

GROBOGAN – Bupati Grobogan Sri Sumarni tepat tiga tahun memimpin Grobogan kemarin. Untuk memperingati itu, bupati lakukan tasyakuran, doa bersama, dan potong tumpeng di rumah dinas bupati.

”Sudah barang tentu apa yang saya lakukan masih terdapat kekurangan. Saya optimistis karena kekompakan maka bisa membangun Kabupaten Grobogan. Agar lebih maju dan bermartabat,” kata Bupati Sri Sumarni.

Menurutnya iklim yang kondusif di Kabupaten Grobogan berpengaruh dalam kelancaran pembangunan. Pembangunan selama tiga tahun bisa dirasakan warga masyarakat. Terutama dalam tiga tahun terakhir ini.

Infrastruktur jalan terus digenjot. Hingga jalan kontruksi beton sudah menyambung di 280 desa dari 19 kecamatan. Warga tidak lagi kesulitan mengakses kota. Juga antar kabupaten. Pembangunan  ini juga mendukung pengentasan kemiskinan.

Bupati Sri Sumarni mengatakan, selama tiga tahun menjabat dirinya sudah lakukan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan. Itu semua untuk mendukung akses ekonomi. Progres pembangunannya juga terlihat. “Warga masyarakat bisa merasakan hasilnya sekarang,” tegasnya.

Ketika baru menjabat jalan kondisi baik pada 2015 sebesar 40,69 persen. Menjadi 72 persen pada akhir 2018. Pada 2019 ini akan menjadi 75 persen. Sesuai dengan RPJMD 2016-2021 jalan baik ditargetkan sampai 84,5 persen.

”Dulu warga di desa kelau ke kota kesulitan akses jalan. Sekarang semua jalan baik. Warga tidak kesulitan menjual hasil pertaniannya. Karena jalannya sudah mulus,” ujar ibu satu anak dan tiga cucu ini.

Pembangunan jaringan irigasi pengairan pertanian juga dibangun Sri Sumarni. Sampai akhir 2018 saluran irigasi yang baik mencapai 84 persen. Itu bisa mengaliri 170 ribu hektare lahan dari 230 ribu hektare lahan pertanian.

”Sistem pengairan ini untuk membantu petani menjadikan Kabupaten Grobogan sebagai kabupaten swasembada pangan,” tambah mantan Ketua DPRD Grobogan.

Selama tiga tahun, Sri Sumarni juga telah membangun pasar baru di Kabupaten Grobogan. Yaitu pasar Pagi di Jalan Gajah Mada Purwodadi. Pasar itu untuk menampung ratusan pedagang yang menempati pasar koplak dokar di Jalan Banyuono-Purwodadi. Area kumuh tersebut ditata dan disulap menjadi pusat kuliner Purwodadi. Menampung pedagang kaki lima (PKL) di Jalan R Soeprapto Purwodadi.

”Di 2018 lalu tidak hanya pasar di Kota Purwoadi. Kami juga telah membangun pasar Grobogan, Pasar Tegowanu, Pasar Wirosari, dan Pasar Kuwu. Ini semua membantu penataan pasar dan peningkatan perokonomian warga Pasare Resik Rejekine Apik,” tambahnya.

Keberhasilan pembangunan daerah, juga karena ada bantuan dana transfer dari pemerintah pusat terus meningkat. Pada 2017 dan 2018 telah terealisasi 256 Km jalan desa (sebagian besar konstruksi beton), 128 jembatan, 25 pasar desa, dan berbagai infrastruktur desa lainnya. Seperti embung, sumur, MCK, sarana pendidikan, kesehatan, olah raga, dan usaha ekonomi produktif lainnya.

Berbagai program yang sasarannya langsung mendukung upaya pengentasan kemiskinan juga terus dilakukan. Antara lain dalam dua tahun terakhir merehab 2.205 rumah tidak layak huni (RTLH), pendidikan dasar gratis, Jamkesda, fasilitasi UMKM, serta mengalokasikan belanja bantuan sosial sebesar Rp 11,5 miliar pada 2017. Sebesar Rp 20,6 miliar pada 2018.

”Investasi tumbuh dan meningkat dengan masuknya berbagai perusahaan besar. Seperti Pungkok, Malindo, Cargil, Formusa, Aparel, dan yang lainnya. Sehingga menyerap puluhan ribu tenaga kerja dan mendukung pertumbuhan ekonomi,” tandasnya.

Tidak hanya, fokus pembangunan lakukan penataan kota dan pembangunan ruang terbuka hijau (RTH). Juga terus dilakukan agar tidak ketinggalan dengan kota lain. Pada 2018 lalu telah dilakukan revitalisasi Simpang Lima Tahap I dengan anggaran Rp 5 miliar. Pembangunan pusat kuliner eks koplak. Dan pembangunan trotoar di Jalan R Soeprapto Purwodadi dengan anggaran sebesar Rp 8,5 miliar.

”Pada 2019 juga telah dianggarkan penataan kota. Yaitu untuk menyelesaikan revitalisasi simpang lima, pusat kuliner di kompleks taman hijau kota dan eks terminal, pembangunan taman segitiga emas, taman lansia, taman nglejok, trotoar R.Suprapto (lanjutan) dan trotoar MT Haryono, dan Jenderal Sudirman,” tandasnya.

Selama tiga tahun terakhir, berdasarkan data BPS persentase penduduk miskin Kabupaten Grobogan 2018 turun 12,31 persen. Angka kemiskinan di Kabupaten Grobogan lebih rendah dibandingkan angka kemiskinan di Jawa Tengah. Data terakhir selama tiga tahun berturut yaitu  2015 angka kemiskinan sama 13,58 persen. Pada 2016 menjadi 13,57 persen. Di 2017 angka kemiskian 13,27 persen dari 1,4 juta penduduk di Kabupaten Grobogan.

]]>
Ali Mustofa Fri, 22 Mar 2019 08:21:58 +0700
<![CDATA[Anggota DPR RI Imam Suroso Ajak Generasi Muda Ikuti Genre Ceria]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/22/126778/anggota-dpr-ri-imam-suroso-ajak-generasi-muda-ikuti-genre-ceria https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/22/anggota-dpr-ri-imam-suroso-ajak-generasi-muda-ikuti-genre-ceria_m_126778.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/22/anggota-dpr-ri-imam-suroso-ajak-generasi-muda-ikuti-genre-ceria_m_126778.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/22/126778/anggota-dpr-ri-imam-suroso-ajak-generasi-muda-ikuti-genre-ceria

Sosialisasi pembangunan keluarga generasi berencana (Genre Ceria) mengenai sosialisasi program pembangunan keluarga ceria bersama mitra kerja digelar kemarin.]]>

GROBOGAN – Sosialisasi pembangunan keluarga generasi berencana (Genre Ceria) mengenai sosialisasi program pembangunan keluarga ceria bersama mitra kerja tahun 2019 digelar di SMA N Toroh kemarin. Acara tersebut dihadiri Komisi IX DPR RI Imam Suroso dan Kepala BKKBN Jateng Wagino.

Selain itu, juga dihadiri Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan, dan Tim Pengawal dan Pengaman Pembangunan Pemerintah (TP4D) Kejati Jawa Tengah Firman dan BPKPP JAwa Tengah Alfiandri serta Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Indartiningsih.

Kepala BP3KAB Grobogan Indartiningsih menyatakan, sosialisasi Genre Ceria kepada siswa adalah program bertujuan menjadi bekal pada anak remaja untuk menyikapi dirinya. Yaitu bisa melakukan perencanaan kehidupan.

”Para siswa bisa tahu anak tidak boleh nikah dini, lakukan seks bebas, dan penggunaan narkoba,” ujarnya.

Anggota komisi IX DPR RI Imam Suroso menjelaskan, masyarakat masih banyak yang belum paham tentang Genre Ceria. Program yang disosialisasikan BKKBN ini sangat bagus karena bisa mengarahkan generasi muda untuk prestasi lebih cemerlang. ”Saya sangat senang program Genre Ceria. Bisa masuk sekolah. Siswa jadi tahu referensinya. Porgam ini harus ditingkatkan untuk menjauhkan anak dari pernikahan dini, seks bebas, dan narkoba,” ujarnya.

Kepala BKKBN Jawa Tengah Wagino menambahkan, program Genre Ceria salah satu program keluarga berencana dengan sasaran anak remaja. Menurutnya dengan perencanaan yang baik dan tahu apa yang dilarang maka anak bisa mengetahui dan menghindarinya.

”Jika anak tahu, maka mereka tidak akan lakukan seks bebas, pakai narkoba, dan menjauhkan anak untuk pernikahan dini. Harapanya anak bisa mengejar cita-cita dan belajar dengan semangat,” terang dia.

]]>
Ali Mustofa Fri, 22 Mar 2019 08:11:47 +0700
<![CDATA[Tutup KMB, Dandim: Pekerjaan Fisik Jadi Penguat Perekonomian Desa]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/22/126777/tutup-kmb-dandim-pekerjaan-fisik-jadi-penguat-perekonomian-desa https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/22/tutup-kmb-dandim-pekerjaan-fisik-jadi-penguat-perekonomian-desa_m_126777.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/22/tutup-kmb-dandim-pekerjaan-fisik-jadi-penguat-perekonomian-desa_m_126777.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/22/126777/tutup-kmb-dandim-pekerjaan-fisik-jadi-penguat-perekonomian-desa

KBM TNI Kodim 0717/Purwodadi di Desa Ringinharjo Kecamatan Gubug dinyatakan selesai. Pelaksanaan tersebut ditutup Kadispermades bersama Dandim dan Forkompinda.]]>

GUBUG - Karya Bhakti Mandiri (KBM) TNI Kodim 0717/Purwodadi di Desa Ringinharjo Kecamatan Gubug dinyatakan selesai. Pelaksanaan kegiatan tersebut ditutup Kadispermades Grobogan Sanyoto bersama Dandim 0717/Purwodadi dan Forkompinda Grobogan.

Kadispermades Sanyoto yang mewakili bupati Grobogan mengungkapkan rasa terima kasih kepada masyarakat desa setempat atas dukungannya kepada pemerintah selama ini. Terlebih selama 21 hari ini masyarakat kompak membantu TNI menyelesaikan berbagai sasaran fisik dan non fisik.

”Masih banyak program pembangunan yang perlu dukungan dari masyarakat. Karena gotong royong merupakan ciri khas wilayah Jawa ini. Tentu bisa menimbulkan berbagai manfaat utamanya guyup rukun,” ujarnya.

Banyak kegiatan dan manfaat dari kegiatan KBM ini. Di antaranya kegiatan sosial, penyuluhan, kegiatan pelayanan kesehatan, rehab musala, Jambanisasi dan pengecoran jalan desa

Dandim 0717/Purwodadi Letkol Inf Asman Mokoginta menambahkan jika KBM kali ini memiliki sasaran fisik pengecoran jalan sepanjang 400 meter dengan lebar 2,5 meter dan tebal 0,15 meter. Kemudian, pembuatan satu unit poskamling, rehab musala dan 10 unit jambanisasi.

”Saya ucapkan terima kasih kepada ibu bupati yang telah memberikan kepercayaan kepada kodim. Adanya ini bisa menambah kedekatan kami dengan masyarakat. Terima kasih juga kepada masyarakat di sini dapat membantu menyelesaikan program ini dengan baik dan maksimal,” ujarnya.

Meski begitu, dandim berpesan agar masyarakat mampu memelihara hasil fisik yang sudah dikerjakan selama ini. Usai acara penutupan dilanjutkan dengan kegiatan sosial kemasyarakatan seperti, KBKes dan pengobatan gratis. Kemudian pemberian alat sekolah bagi pelajar kurang mampu, pemberian sembako dan beras. Hingga membuka bazar murah yang paling diminati ibu rumah tangga. 

]]>
Ali Mustofa Fri, 22 Mar 2019 08:02:16 +0700
<![CDATA[Pembuatan Kartu Kuning di Disnakertrans Grobogan Sepi Pemohon]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/21/126602/pembuatan-kartu-kuning-di-disnakertrans-grobogan-sepi-pemohon https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/21/pembuatan-kartu-kuning-di-disnakertrans-grobogan-sepi-pemohon_m_126602.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/21/pembuatan-kartu-kuning-di-disnakertrans-grobogan-sepi-pemohon_m_126602.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/21/126602/pembuatan-kartu-kuning-di-disnakertrans-grobogan-sepi-pemohon

Sepanjang tahun ini para pencari kerja (pencaker) yang membuat kartu kuning (AK1) di Disnakertrans Grobogan masih terbilang sepi. Hanya ada 30 pemohon sehari.]]>

PURWODADI – Sepanjang tahun ini para pencari kerja (pencaker) yang membuat kartu kuning (AK1) di Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Grobogan masih terbilang sepi. Hanya ada 30 pemohon dalam sehari.

Kabid Penempatan Tenaga Kerja dan Transmigrasi Disnakertrans Grobogan Hadi Purmiyanto mengatakan, dimungkinkan terjadi kelonjakan selepas pelaksanaan ujian SMP maupun SMA.

”Kemungkinan Mei atau Juni akan ramai pemohon. Dimana setelah pelaksaan ujian dan selepas lebaran. Karena banyak warga yang boro pulang ke kampungnya,” ungkapnya.

Diketahui, tahun lalu pencari kartu kuning melonjak pada Juli yang mencapai 2.566 pemohon. Saat ramai, petugas bisa melayani pemohon mencapai 250-300 orang. Namun, sepanjang tahun ini Disnakertrans sepi pemohon kartu kuning. Data per Januari hingga Maret, baru ada 1.637 pemohon yang membuat kartu kuning.

Menurutnya, menurunnya pencaker disebabkan berbagai faktor. Salah satunya banyak yang melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Hingga sedang minimnya pembukaan lowongan kerja di pabrik-pabrik baik dalam maupun luar daerah.

”Biasanya yang mencari kartu kuning merupakan mereka yang baru lulus SMP dan SMA. Sehingga ramainya saat pasca kelulusan. Kalau sekarang malah didominasi para ibu yang ingin bekerja di pabrik tekstil di sekitaran Grobogan. Karena pabrik tersebut selalu membuka peluang kerja,” imbuhnya.

Salah satu pemohon Hendro mengaku ingin mendaftar di salah satu perusahaan besar di Kabupaten Grobogan. Perusahaan tersebut sedang membuka cukup banyak lowongan kerja. ”Pengennya daftar kerja di dalam kota dulu. Kebetulan lagi banyak lowongan. Makanya ini segera membuat kartu kuning saja dulu untuk melengkapi persyaratan kerja. Sekaligus menunggu terbitnya ijazah dari sekolah,” imbuhnya.

Meski menurunnya pencari kartu kuning, awal tahun ini, malah mengalami kenaikan jumlah pencaker yang mendaftar di luar negeri seperti Korea, Taiwan, Singapura, Malaysia dan Hongkong. Bahkan tahun ini ada dua warga yang menjadi TKI mandiri.

Gaji yang besar membuat pencari kerja (pencaker) lebih memilih bekerja ke luar negeri, dibanding bekerja di dalam negeri maupun di daerah sendiri yang UMR tergolong masih kecil.

]]>
Ali Mustofa Thu, 21 Mar 2019 13:56:52 +0700
<![CDATA[Becek saat Hujan, Jalan Desa Asemrudung Akhirnya Dicor Satgas TMMD]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/21/126587/becek-saat-hujan-jalan-desa-asemrudung-akhirnya-dicor-satgas-tmmd https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/21/becek-saat-hujan-jalan-desa-asemrudung-akhirnya-dicor-satgas-tmmd_m_126587.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/21/becek-saat-hujan-jalan-desa-asemrudung-akhirnya-dicor-satgas-tmmd_m_126587.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/21/126587/becek-saat-hujan-jalan-desa-asemrudung-akhirnya-dicor-satgas-tmmd

Tidak ada kata berat, letih dan lelah dalam pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) sengkuyung yang laksanakan di Desa Asemrudung, Kecamatan Geyer ini.]]>

GEYER – Tidak ada kata berat, letih dan lelah dalam pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) sengkuyung yang laksanakan di Desa Asemrudung, Kecamatan Geyer ini. Prajurit Kodim 0717/Purwodadi dan masyarakat kompak selesaikan pekerjaan fisik pengecoran. Jalan ini masih berupa tanah jadi becek saat musim hujan.

Berat sama dipikul ringan sama dijinjing, itulah yang dilaksanakan TNI anggota Koramil 09/Gundih bersama masyarakat. Berbagai sasaran fisik dikerjakan dengan cepat seperti pengecoran jalan rabat beton, rehab pos kamling, jambanisasi dan rehab musala.

Dandim 0717/Purwodadi Letkol Inf Asman Mokoginta mengatakan, jika suatu pekerjaan akan lebih baik bila dilaksanakan secara bergotong royong. Dengan kekompakan yang dilakukan prajuritnya ini maka tujuan pelaksanaan TMMD bisa tercapai.

”TMMD merupakan Operasi Bakti TNI, yang merupakan program terpadu tidak hanya membangun infrastruktur (fisik), akan tetapi juga membangun aspek sosial, kesehatan dan mempererat persaudaraan antar sesama (non fisik) agar kehidupan masyarakat lebih baik,” tuturnya.

Semangat gotong royong hendaknya terus dilestarikan sebagai warisan budaya bangsa yang sudah terbina dengan baik selama ini. Agar masyarakat tidak mudah dipecah belah oleh pihak manapun yang dapat merusak persatuan dan kesatuan bangsa.

Sedangkan, Kepala Dusun Asemrudung Martono merasa senang dan mengucapkan banyak terima kasih kepada anggota kodim dan jajarannya yang telah mengalokasikan program TMMD di desanya.

“Kegiatan TMMD ini bukan hanya domain TNI saja, akan tetapi kegiatan lintas sektoral yang melibatkan beberapa instasi pemerintahan. Bersama masyarakat secara sinergi dan berkesinambungan untuk membangun daerah pedesaan,” ujarnya.

Masyarakat Desa Asemrudung akan selalu mendukung program TNI demi menyejahterakan masyarakat di pedesaan agar tak terisolasi, sehingga bisa hidup lebih maju  dengan adanya pemerataan pembangunan.

“Masyarakat apabila terus bekerjasama dengan TNI tidak ada kata tidak bisa, semua permasalahan pasti akan dicarikan solusi penyelesaian. Seperti halnya yang dilakukan warganya untuk menyelesaikan pembangunan infrastruktur jalan Desa Asemrudung yang bahu membahu bersama TNI, berat sama dipikul ringan sama dijinjing,” pungkasnya. 

]]>
Ali Mustofa Thu, 21 Mar 2019 12:30:23 +0700
<![CDATA[Bupati: Pembangunan SDM dan Perekonomian Jadi Fokus Daerah]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/21/126585/bupati-pembangunan-sdm-dan-perekonomian-jadi-fokus-daerah https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/21/bupati-pembangunan-sdm-dan-perekonomian-jadi-fokus-daerah_m_126585.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/21/bupati-pembangunan-sdm-dan-perekonomian-jadi-fokus-daerah_m_126585.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/21/126585/bupati-pembangunan-sdm-dan-perekonomian-jadi-fokus-daerah

Pembangunan tahun 2019 di Kabupaten Grobogan akan difokuskan pada peningkatan sumber daya manusia (SDM) dan peningkatan perekonomian.]]>

 GROBOGAN – Pembangunan tahun 2019 di Kabupaten Grobogan akan difokuskan pada peningkatan sumber daya manusia (SDM) dan peningkatan perekonomian. Untuk itu, pekerjaan rumah tersebut harus didukung semua pihak dengan melakukan tahapan perencanaan tahunan dalam acara rembugan bareng  dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2020.

”Untuk tahun ini fokus pada  peningkatan kualitas sumber daya aparatur untuk memperkuat kualitas pelayanan publik di berbagai bidang. Terutama pendidikan dan kesehatan,” kata Bupati Sri Sumarni pembukaan Musrembang RKPD di gedung Riptaloka Setda Grobogan, Rabu (20/3) kemarin.

Dikatakan, tahun 2019 pembangunan pembangunan terus berjalan di semua bidang. Diantaranya lanjutan pembangunan rumah sakit di Wirosari dan Gubug, BLK, Pasar, jalan/jembatan, dan tentunya juga kegiatan fisik serta non fisik lainya.

Acara tersebut dihadiri Ketua DPRD Agus Siswanto, Forkopinda, seluruh Kepala OPD PD, seluruh Camat dan BUMN dan BUMD di Kabupaten Grobogan. Menurutnya diharapkan akan lebih menyempurnakan rancangan RKPD yang telah disusun, lebih mengerucut dan fokus, pada pencapaian sasaran dan target kinerja. Selain itu, bisa mendukung pencapaian tema Pembangunan Kabupaten Grobogan Tahun 2020 . Sebagaimana telah ditetapkan dalam RPJMD Tahun 2016 – 2021.

”Kami masih mempunyai banyak pula pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Persoalan kemiskinan, kematian ibu dan bayi, stunting, indek pembangunan manusia, laju inflasi, peningkatan kualitas SDM, pelayanan publik, masih perlu menjadi fokus perhatian yang harus diprioritaskan,” ujarnya.

Bupati menambahkan, persoalan tersebut tidak semua bisa diselesaikan dengan anggaran APBD Grobogan semua. Sebab, ada keterbatasan APBD. Di mana sebagian besar masih  bergantung pada dana transfer/bantuan pemerintah pusat maupun provinsi, sehingga diperlukan jalinan komunikasi yang baik, efektif dan dengan cara yang benar.

”Kami mengapresiasi atas penilaian pelaksanaan musrenbang kecamatan dan penghargaan hasil kreatifitas inovasi masyarakat pada tahun ini. Sehingga menjadikan semangat agar musrenbang bukan sekedar formalitas dan masyarakat diberikan ruang  untuk terus berinovasi,” ujarnya.

Selain itu, Bupati juga berharap dalam tiap tahap penyusunan perencanaan pembangunan, semakin berkualitas, yang akhirnya akan mendukung peningkatan predikat SAKIP, dan mempertahankan predikat WTP yang telah kita raih selama 3 tahun berturut-turut.

]]>
Ali Mustofa Thu, 21 Mar 2019 12:18:11 +0700
<![CDATA[Tiga Bulan, Wabah DBD di Grobogan Capai 342 Kasus]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/21/126581/tiga-bulan-wabah-dbd-di-grobogan-capai-342-kasus https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/21/tiga-bulan-wabah-dbd-di-grobogan-capai-342-kasus_m_126581.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/21/tiga-bulan-wabah-dbd-di-grobogan-capai-342-kasus_m_126581.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/21/126581/tiga-bulan-wabah-dbd-di-grobogan-capai-342-kasus

Tren kasus Demam Berdarah Dengeu (DBD) di Grobogan sempat tinggi pada Januari lalu. Setelah petugas gencar turun ke lapangan, selama dua bulan ini mulai turun.]]>

PURWODADI – Tren kasus Demam Berdarah Dengeu (DBD) di Kabupaten Grobogan sempat tinggi pada Januari lalu. Setelah petugas gencar turun ke lapangan, selama dua bulan ini perlahan kasus mulai turun.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Grobogan Slamet Widodo mengatakan, tingginya kasus biasanya saat memasuki musim hujan yakni selama Januari hingga Maret. Bahkan, disebut fase waspada.

”Kini kasus mulai turun. Sempat tinggi pada Januari dengan 229 kasus dan satu meninggal dunia. Kemudian Februari mulai turun menjadi 83 kasus, serta Maret per hari ini (Red, kemarin) ada 30 kasus,” ungkapnya.

Menurutnya, jumlah kasus sempat tinggi pada awal tahun disebabkan adanya peralihan musim kemarau ke penghujan. Saat intensitas hujan tinggi dan banyak genangan maka telur nyamuk akan menetas.

Adanya itu, dia bekerjasama dengan petugas yang ada di puskesmas untuk menggencarkan kebersihan dan menghindari adanya genangan air ke setiap sudut rumah. Petugas menggencarkan Gerakan Satu Rumah Satu Jemantik (GSRSJ) di setiap desa. Petugas memantau jentik di setiap rumah.

”Tren kasus ini menurun karena mulai ada kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan. Ini sangat berpengaruh terhadap kasus DBD,” jelasnya.

Selain itu, petugas Dinkes Grobogan bekerjasama dengan RS memetakan lokasi yang harus dilakukan fogging. ”Kami masih rutin melakukan fogging, tapi di lokasi yang ada kasus DBD saja. Karena di lokasi tersebut ada nyamuk dewasa yang terinfeksi dan harus dimusnahkan. Biasanya pelaksanaan fogging dilakukan dalam radius 200 meter dari kejadian,” ungkapnya.

Bahkan, pelaksanaan fogging harus memenuhi prosedur ketat. Petugas akan meminta data ke RS, kemudian melakukan penyelidikan epidemiologi (PE) di lokasi.  Untuk itu, pihaknya berharap kesadaran masyarakat agar tak mengandalkan fogging dalam menuntaskan kasus DBD. Namun harus menuntaskan dari sumber jentiknya, melalui pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dan GSRSJ.

”Yang harus dibasmi adalah telur dan jentiknya. Karena telur bisa bertahan hingga satu tahun. Setelah musim penghujan dan adanya banyak genangan maka telur tersebut baru akan menetas. Inilah yang harus dibasmi,” tegasnya.

]]>
Ali Mustofa Thu, 21 Mar 2019 12:06:32 +0700
<![CDATA[DPRD Bojonegoro Belajar ke Grobogan Soal Implementasi Kartu Tani]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/20/126302/dprd-bojonegoro-belajar-ke-grobogan-soal-implementasi-kartu-tani https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/20/dprd-bojonegoro-belajar-ke-grobogan-soal-implementasi-kartu-tani_m_126302.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/20/dprd-bojonegoro-belajar-ke-grobogan-soal-implementasi-kartu-tani_m_126302.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/20/126302/dprd-bojonegoro-belajar-ke-grobogan-soal-implementasi-kartu-tani

DPRD Grobogan mendapatkan kunjungan dari DPRD Kabupaten Bojonegoro. Mereka belajar tentang pertanian dan kartu tani yang penerapannya ada perbedaan.]]>

KOTA – DPRD Grobogan mendapatkan kunjungan dari DPRD Kabupaten Bojonegoro. Mereka belajar tentang pertanian dan kartu tani yang penerapannya ada perbedaan antara di Grobogan dan Bojonegoro.

Rombongan yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Bojonegoro Ahmad Sunjai tersebut diterima oleh Ketua Komisi B DPRD Grobogan Daryanto, di ruang sidang paripurna I DPRD setempat Selasa (19/3).

Selama pertemuan tersebut, kedua daerah masing-masing memaparkan peta dan hasil pertanian daerah. Kemudian memaparkan penggunaan kartu tani yang digunakan petani untuk menebus pupuk bersubsidi.

”Tujuan kami ke DPRD Grobogan untuk belajar tentang program pertanian di Grobogan yang saya nilai berhasil. Dan tentunya penggunaan kartu tani yang sudah diberlakukan secara nasional,” kata Wakil Ketua DPRD Bojonegoro Ahmad Sunjai.

Menurutnya dari hasil pertemuan tersebut akan diterapkan di Kabupaten Bojonegoro yang sudah menerapkan Kartu Tani terlebih dahulu. Kartu tani di Bojonegoro sudah kerja sama dengan BNI 46 dan dari pemerintah daerah sudah membuat kartu tani mandiri.

”Untuk area persawahan di Bojonegoro 60 persen dialiri dari sungai Bengawan Solo. Ditambah lagi ada 78 ribu hektare irigasi tadah hujan dan sumber mata air. Kami ini berusaha bagaimana meningkatkan kesejahteraan dengan bantuan kartu tani mandiri,” terang dia.

Ketua Komisi B DPRD Grobogan Daryanto mengatakan, kartu tani di Kabupaten Grobogan menggunakan RDKK yang diajukan ke Provinsi Jawa Tengah. Yaitu yang berasal dari E-RDKK untuk penggunaan kuota jumlah pupuk bersubsidi. ”Untuk lahan persawahan di Grobogan ada 82.580 hektare yang teraliri irigasi,” ujarnya.

Sementara itu, hasil penjualan panen padi di Grobogan tahun 2019 ini harga masih di atas harga yang ditetapkan oleh pemerintah. Sehingga petani masih untung. ”Kami dari Grobogan belum bisa menerapkan kartu tani mandiri. Karena anggaran APBD Grobogan masih kecil, belum besar seperti di Bojonegoro. APBD Bojonegoro mencapai 4,6 triliun dan Grobogan baru Rp 2,4 triliun,” ujarnya.

Selain itu, penerapan kartu tani di Grobogan juga masih mengalami kendala. Diantaranya masalah jumlah kebutuhan pupuk dan RDKK tidak sinkron. Petani juga terkendala dengan modal untuk mengisi kartu tani yang harus ada saldo uang di dalamnya. Kendala lainnya, para petani Grobogan belum melek teknologi sehingga pengambilan dengan kartu tani terkendala.

”Dari Pemkab Grobogan punya kebijakan, yang kesulitan pengambilan pupuk dengan kartu bisa membeli secara manual. Asalkan sudah masuk daftar RDKK,” tandasnya.

]]>
Ali Mustofa Wed, 20 Mar 2019 11:59:41 +0700
<![CDATA[Gara-gara Tak Rapi, Jenggot Anggota Polres Dicukur saat Apel]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/20/126299/gara-gara-tak-rapi-jenggot-anggota-polres-dicukur-saat-apel https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/20/gara-gara-tak-rapi-jenggot-anggota-polres-dicukur-saat-apel_m_126299.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/20/gara-gara-tak-rapi-jenggot-anggota-polres-dicukur-saat-apel_m_126299.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/20/126299/gara-gara-tak-rapi-jenggot-anggota-polres-dicukur-saat-apel

Tak disangka-sangka, beberapa anggota Polres Grobogan mendapatkan hukuman cukur jenggot akibat rambut tak rapi. Pemeriksaan dilakukan Kasi Propam Iptu Mujiyadi.]]>

PURWODADI – Tak disangka-sangka, beberapa anggota Polres Grobogan mendapatkan hukuman cukur jenggot akibat rambut tidak rapi. Pemeriksaan dilakukan Kasi Propam Iptu Mujiyadari, saat personel melaksanakan apel pagi di halaman Polres Grobogan.

Menurut Mujiyadari, pemeriksaan itu merupakan kegiatan rutin yang dilakukannya. Dengan tujuan sebagai kewajiban yang harus dilaksanakan dalam rangka memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

”Hasil pemeriksaan semuanya layak pakai. Hanya ada beberapa anggota yang rambut masih kurang rapi dan berjenggot. Seperti tadi kita lihat langsung saya minta cukur jenggot di tempat, untuk memberikan efek jera,” terang dia.

Selain itu, identitas dan kelengkapan surat kendaraan milik anggota juga ikut diperiksa. Tujuannya untuk menjadikan contoh ketertiban kepada masyarakat.”Ini tugas polisi sebagai pengayom, pelindung, dan pelayan masyarakat. Kami harus bersikap humanis dan disiplin dalam bekerja,” tandasnya. 

]]>
Ali Mustofa Wed, 20 Mar 2019 11:50:52 +0700
<![CDATA[Ban Pecah, Avanza Seruduk Truk Tangki Air, Tiga Pengendara Luka- Luka]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/20/126295/ban-pecah-avanza-seruduk-truk-tangki-air-tiga-pengendara-luka-luka https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/20/ban-pecah-avanza-seruduk-truk-tangki-air-tiga-pengendara-luka-luka_m_126295.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/20/ban-pecah-avanza-seruduk-truk-tangki-air-tiga-pengendara-luka-luka_m_126295.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/20/126295/ban-pecah-avanza-seruduk-truk-tangki-air-tiga-pengendara-luka-luka

Kecelakaan lalu lintas terjadi di jalan Purwodadi-Semarang, tepatnya di Desa Ngeluk, Kecamatan Penawangan kemarin. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 13.00.]]>

PENAWANGAN - Kecelakaan lalu lintas terjadi di jalan Purwodadi-Semarang, tepatnya di Desa Ngeluk, Kecamatan Penawangan kemarin. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 13.00 melibatkan tiga kendaraan. Di antaranya mobil avanza, truk tangki air, dan sepeda motor. Tiga pengendara luka-luka dalam kecelakaan ini.

Menurut informasi yang dihimpun, kecelakaan bermula ketika mobil Avanza dengan nopol AD 8452 AM yang dikemudikan Suparmin, 50, warga Kelurahan Kalongan Kecamatan Purwodadi melaju dari arah barat (Semarang) menuju Purwodadi (timur).

Sesampainya di lokasi kejadian, ban depan sebelah kanan mobil warna silver tersebut mendadak pecah. Akibat kejadian ini, mobil langsung oleng ke kanan hingga melewati marka jalan.

Namun, pada saat bersaamaan dari arah berlawanan terdapat truk tangki air isi ulang dengan nopol K 1301 JP yang dikemudikan Marjuki, 61, warga Desa Ngeluk, Kecamatan Penawangan.

Karena jarak sudah sangat dekat, tabrakan antarkedua kendaraan itu tidak bisa dihindari. Kerasnya benturan mengakibatkan truk tangki sempat terguling di tengah jalan. Selain itu, rangkaian ban belakang truk sempat patah dan terlepas. Sementara kondisi Avanza rusak parah di bagian depan dan posisinya juga melintang jalan.

Pada saat kedua kendaraan itu bertabrakan, ada sepeda motor Honda Supra dengan nopol K 3219 BF yang dikendarai Jumari, 34, warga Desa Jangkungharjo, Kecamatan Brati melaju dari arah barat dan posisi berada di belakang mobil Avanza. Sepeda motor pun akhirnya ikut menabrak mobil Avanza.

Kecelakaan tersebut mengakibatkan kedua pengemudi dan pengendara motor mengalami luka-luka. Ketiganya, selanjutnya dilarikan ke Puskesmas Penawangan yang lokasinya persis di sebelah selatan lokasi kejadian.

Kecelakaan tersebut juga mengakibatkan arus lalu lintas tersendat sekitar 45 menit. Kendaraan dari kedua arah baru bisa berjalan lancar setelah truk dan mobil itu diderek ke pinggir jalan. Upaya evakuasi kendaraan sempat terhambat menyusul turunnya hujan deras.

Kanit Laka Satlantas Polres Grobogan Iptu Chandra Bayu Septi menjelaskan, kecelakaan tersebut berawal dari pecahnya ban mobil Avanza tersebut sehingga kendaraan itu oleng dan sulit dikendalikan.

”Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Untuk korban luka sudah mendapat penanganan medis. Kami mengimbau pada para pengendara untuk memeriksa kondisi kendaraannya sebelum memulai perjalanan,” katanya.

]]>
Ali Mustofa Wed, 20 Mar 2019 11:29:21 +0700
<![CDATA[Kyriad Grand Master Luncurkan Fasilitas Bernanyi untuk Keluarga]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/19/126054/kyriad-grand-master-luncurkan-fasilitas-bernanyi-untuk-keluarga https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/19/kyriad-grand-master-luncurkan-fasilitas-bernanyi-untuk-keluarga_m_126054.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/19/kyriad-grand-master-luncurkan-fasilitas-bernanyi-untuk-keluarga_m_126054.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/19/126054/kyriad-grand-master-luncurkan-fasilitas-bernanyi-untuk-keluarga

Kyriad Grand Master Hotel Purwodadi membuat gebrakan baru. Hotel bintang tiga di Grobogan itu membuka tempat bernyanyi untuk keluarga.]]>

PURWODADI – Kyriad Grand Master Hotel Purwodadi membuat gebrakan baru. Hotel bintang tiga di Grobogan itu membuka tempat bernyanyi untuk keluarga dengan nama “Danau Bernyanyi”. Total, ada sembilan ruang bernyanyi yang sudah disiapkan manajemen hotel.

Danau Bernyanyi merupakan tempat bernyanyi yang berkonsep ramah untuk keluarga. Danau bernyanyi memiliki total 9 room yang berkapasitas 5-10 Orang. Pemilik Kyriad Grand Master Hotel Purwodadi Agus Siswanto mengungkapkan, pihaknya memang tak memakai kata karaoke untuk fasilitas baru itu.

”Mohon maaf, kita sengaja tidak pakai nama karaoke untuk menghilangkan kesan yang kurang enak, terutama bagi ibu-ibu. Terlebih, tempat bernyanyi ini memang konsepnya untuk keluarga,” katanya saat peresmian.

Menurutnya, penyediaan fasilitas baru dilakukan dengan beberapa alasan. Diantaranya, masukan dari para pelanggan yang menghendaki adanya fasilitas hiburan sehat bagi keluarga. Alasan lainnya, belum adanya fasilitas atau tempat bernyanyi untuk keluarga di Grobogan.

”Dari masukan pelanggan dan beberapa pihak lainnya itulah akhirnya kita bikin fasilitas baru ini,” jelasnya.

]]>
Ali Mustofa Tue, 19 Mar 2019 12:12:37 +0700
<![CDATA[Jelang Pemilu, Prajurit Digembleng Ilmu Teritorial, ini Tujuannya]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/19/126051/jelang-pemilu-prajurit-digembleng-ilmu-teritorial-ini-tujuannya https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/19/jelang-pemilu-prajurit-digembleng-ilmu-teritorial-ini-tujuannya_m_126051.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/19/jelang-pemilu-prajurit-digembleng-ilmu-teritorial-ini-tujuannya_m_126051.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/19/126051/jelang-pemilu-prajurit-digembleng-ilmu-teritorial-ini-tujuannya

Guna meningkatkan kemampuan prajurit dibidang ilmu teritorial, Kodim 0717/Purwodadi menggelar pembinaan kesiapan aparatur kewilayahan dan kemampuan teritorial.]]>

GROBOGAN – Guna meningkatkan kemampuan prajurit dibidang ilmu teritorial, Kodim 0717/Purwodadi menggelar pembinaan kesiapan aparatur kewilayahan dan kemampuan teritorial (Binsiap Apwil dan Puanter). Tujuannya, untuk meningkatkan kondusivitas wilayah Grobogan jelang Pemilu.

Dandim 0717/Purwodadi Letkol Inf Asman Mokoginta menjelaskan pentingnya penyegaran dan pendalaman materi sikap teritorial. Dandim menekankan tiga metode pembinaan teritorial (Binter). Kemudian lima kemampuan untuk bekal para aparatur kewilayahan dalam menjalankan tugas teritorial.

Menurut dandim, situasi akhir-akhir ini menjadi penekanan ia dalam memberikan pembinaan ke prajuritnya. Namun, suhu politik yang mulai menghangat karena mendekati waktu Pemilu, tak lepas dari kontribusi para Apkowil.

”Stabilitas keamanan wilayah Grobogan sampai sejauh ini menurut pengamatan dalam keadaan kondusif. Maka mari kita meningkatkan kemampuan agar mampu menjaga kinerja dan penguasaan wilayah demi menjaga kondusivitas wilayah. Sehingga bisa berlangsung sampai pelaksanaan ini selesai,” ungkapnya.

Selain mendapatkan ketegasan dari dandim, para prajurit juga mendapatkan pembekalan dari BPBD Grobogan tentang kondisi alam di Grobogan. Kemudian mereka juga mendapatkan materi tentang lima kemampuan teritorial, metode binter, dan penyusunan data wanwil.

”Kami harapkan semua berjalan dengan baik. Karena pengamanan Pemilu ini memang harus dipersiapakan prajurit dengan matang. Selain pembekalan, beberapa waktu lalu juga mengadakan simulasi baik internal personel maupun bersama Polres Grobogan,” tegasnya.

]]>
Ali Mustofa Tue, 19 Mar 2019 11:54:57 +0700
<![CDATA[Bupati Grobogan Serahkan SK Pengangkatan 470 CPNS]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/19/126049/bupati-grobogan-serahkan-sk-pengangkatan-470-cpns https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/19/bupati-grobogan-serahkan-sk-pengangkatan-470-cpns_m_126049.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/19/bupati-grobogan-serahkan-sk-pengangkatan-470-cpns_m_126049.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/19/126049/bupati-grobogan-serahkan-sk-pengangkatan-470-cpns

Bupati Grobogan Sri Sumarni menyerahkan SK dan SP CPNS tahun 2018 kepada 470 orang. Rincianya pelamar umum guru, kesehatan, teknis, dan tenaga honorer.]]>

GROBOGAN – Bupati Grobogan Sri Sumarni menyerahkan surat keputusan (SK) dan surat pengangkatan (SP) CPNS tahun 2018 kepada 470 orang. Rincianya pelamar umum guru 295, kesehatan 35, teknis 50, dan tenaga honorer 90 orang.

Dengan bertambahnya dukungan personil diharapkan menjadi energi baru dan harapan baru bagi Kabupaten Grobogan untuk terus  menjadi lebih  baik  dengan landasan Visi dan  Misi Kabupaten Grobogan.

”Saya minta anda untuk terus belajar dan memberikan perubahan. Baik dalam unit kerja ataupun bagi institusi,” kata Bupati Sri Sumarni usai penyerahan SK dan SP CPNS kemairn.

Sebagai birokrat, PNS harus memberikan perubahan kepada institusi. Yaitu perubahan tersebut harus menuju ke hal yang baik. Menurutnya CPNS harus mampu menambah ilmu dan memperbaiki diri sesuai dengan perkembangan zaman.

Termasuk melakukan kemudahan kinerja dengan memanfaatkan teknologi di institusi di mana ditempatkan. ”Makanya, CPNS harus terus memiliki disiplin memperbaiki diri. Jangan pernah merasa sudah lulus anda tidak perlu lagi membuktikan apa-apa dan continues learning menjadi penting,” terang dia.

Momentum hari jadi ke-293 Kabupaten Grobogan ini jadi sarana untuk berbenah. Yakni, membenahi semua kekurangan yang masih terlihat pada tahun-tahun sebelumnya. Khususnya, dalam masalah memberikan pelayanan prima pada masyarakat. 

”Dalam usianya yang hampir tiga abad ini, sudah banyak prestasi yang dicapai Kabupaten Grobogan. Baik di kancah Jawa Tengah maupun nasional. Hal itu tentunya sangat membanggakan,” imbuhnya.

Meski demikian, Bupati meminta agar semua prestasi yang sudah diraih itu tidak membuat semua pihak puas diri. Sebab, tantangan kedepan dirasa bakal semakin berat. Oleh sebab itu, dibutuhkan kerja keras dari semua pihak agar prestasi yang diraih Kabupaten Grobogan bisa meningkat lagi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

”Kepada seluruh kepala SKPD, saya minta saudara untuk membimbing CPNS baru ini untuk mengaktualisasikan diri. Sehingga dapat menjadi pendorong peningkatan kinerja organisasi. Sehingga kita dapat melayani masyarakat lebih baik dan membangun Grobogan,” tandasnya.

]]>
Ali Mustofa Tue, 19 Mar 2019 11:48:31 +0700
<![CDATA[Stok Lebih, PMI Grobogan Sumbang Darah ke Luar Daerah]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/19/126044/stok-lebih-pmi-grobogan-sumbang-darah-ke-luar-daerah https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/19/stok-lebih-pmi-grobogan-sumbang-darah-ke-luar-daerah_m_126044.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/19/stok-lebih-pmi-grobogan-sumbang-darah-ke-luar-daerah_m_126044.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/19/126044/stok-lebih-pmi-grobogan-sumbang-darah-ke-luar-daerah

Tercukupinya stok darah membuat PMI Grobogan mengirimkan kantong darah ke daerah lain. Bahkan, per bulan rutin mengirimkan stok ke PMI Jateng.]]>

GROBOGAN – Tercukupinya stok darah membuat PMI Grobogan mengirimkan kantong darah ke daerah lain. Bahkan, per bulan rutin mengirimkan stok ke PMI Jateng. Itu, berkat keaktifan mobil unit PMI keliling untuk mendekatkan diri ke pendonor.

Ketua Markas PMI Grobogan Djasman mengatakan, bulan lalu PMI mengirimkan sebanyak 400 kantong golongan darah O ke PMI Jateng. ”Kebetulan di sini stok darah O melimpah, sehingga kami bisa memenuhi untuk kebutuhan daerah lain yang stoknya tak tercukupi,” ujarnya.

Terpenuhinya stok darah itu dikarenakan adanya mobil unit PMI yang aktif berkeliling mencari pendonor. Selain di berbagai instansi, mereka juga berkoodinasi dengan komunitas hingga ke sekolah dan acara besar.

Dalam sehari PMI mampu mendapatkan kantong darah sekitar 40-50 kantong. Sedangkan darah keluar sekitar 40 kantong per hari. Selain setiap bulan stok darah dikirim ke PMI Jateng, PMI Grobogan hampir setiap harinya juga mengirimkan stok darah ke Bank Darah Rumah Sakit (BDRS).

 ”Meski kerap mengirim ke daerah lain, stok darah di sini masih aman. Terlebih untuk bulan ini, PMI Jateng belum meminta pengiriman sehingga stok masih melimpah. Kami mulai menjaga stok menjelang datangnya Ramadan pada Mei nanti,” paparnya.

Sampai hari ini stok darah yang ada di PMI sebanyak 92 kantong. Sebanyak 26 kantong untuk darah A, 19 kantong darah B, 12 kantong darah AB, dan 35 kantong darah O. Untuk darah AB memang sedikit, karena permintaan juga sedikit.

Dengan persediaan darah di Kabupaten Grobogan yang terbilang aman. Pihaknya berharap masyarakat terus membantu dengan melakukan donor darah. Sebab hampir mendekatinya Ramadan maka stok darah yang disimpan harus melimpah.

]]>
Ali Mustofa Tue, 19 Mar 2019 11:25:21 +0700
<![CDATA[Badan POM Bekali Warga untuk Waspada Obat dan Makanan Berbahaya]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/19/126008/badan-pom-bekali-warga-untuk-waspada-obat-dan-makanan-berbahaya https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/19/badan-pom-bekali-warga-untuk-waspada-obat-dan-makanan-berbahaya_m_126008.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/19/badan-pom-bekali-warga-untuk-waspada-obat-dan-makanan-berbahaya_m_126008.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/19/126008/badan-pom-bekali-warga-untuk-waspada-obat-dan-makanan-berbahaya

Masih banyak beredarnya sejumlah bahan berbahaya di dalam kosmetik dan obat-obatan, menimbulkan keresahan berbagai kalangan. Ini yang akan dilakukan BPOM.]]>

GROBOGAN - Masih banyak beredarnya sejumlah bahan berbahaya di dalam kosmetik dan obat-obatan, menimbulkan keresahan berbagai kalangan. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menggandeng anggota Komisi IX DPR RI Imam Suroso dan Sumarjanti Arjoso ikut mengemukakan masalah tersebut.

Sosialisasi itu berlangsung di dua tempat. Yakni di Gedung PGRI Grobogan dan di GOR Tegowanu Wetan. Dalam sosialisasi itu juga dihadiri Kapusdatin BPOM Roby Darmawan, Balai Besar POM di Semarang Asih Lisa Restanti, dan Kadinkes Grobogan Slamet Widodo.

Kepala Dinas Kesehatan Grobogan Slamet Widodo menyampaikan akses jual-beli sudah dipermudah melalui e-commerce. Tentu sebagai konsumen harus paham barang yang akan dibeli. Maka harus dicek nomor izin edar di Website hingga aplikasi BPOM terlebih dulu.

”Konsumen harus cek kemasan, label, cek izin edar dan kedaluwarsa. Jika semua terpenuhi baru boleh dikonsumsi,” tegasnya.

Menurutnya, sekarang ini banyak masyarakat yang mengidap penyakit aneh. ”Itu karena pengaruh bahan-bahan berbahaya yang masuk di obat maupun kosmetik yang mereka konsumsi,” tegasnya.

Sedangkan, Kapusdatin BPOM Roby Darmawan menyampaikan masyarakat harus mengingat nomor pengecekan melalui ponsel maupun website dan aplikasi. Terlebih setiap jenis (obat, pangan, kosmetik dan obat tradisional, Red) berbeda kode yang dimasukkan.

Pihaknya menyarankan kepada masyarakat supaya lebih jeli dengan cara mengecek nomor izin edar di aplikasi cek BPOM. ”Cek di aplikasi tersebut. Jika tak muncul keterangannya, itu berarti ilegal,” imbuhnya.

Dalam sosialisasi tersebut, masyarakat tak hanya mendapat ilmu mengenai bahaya obat dan makanan. Namun masyarakat disuguhi berbagai macam produk obat serta makanan yang mengandung bahan-bahan berbahaya.

Tak hanya itu, masyarakat juga dibekali bagaimana mengetahui obat-obatan dan juga makanan yang berbahaya untuk tidak dikonsumsi. ”Banyak produk pangan dan obat yang berbahaya. Celakanya ada beberapa brand kenamaan yang dipalsu. Makanya kegiatan sosialisai semacam ini perlu disuguhkan pada masyarakat luas,” ungkap Kl Asih Lisa dari Balai POM di Semarang.

]]>
Ali Mustofa Tue, 19 Mar 2019 09:03:23 +0700
<![CDATA[BKKBN Jateng Ajak Warga Cegah Pernikahan Usia Dini]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/19/125998/bkkbn-jateng-ajak-warga-cegah-pernikahan-usia-dini https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/19/bkkbn-jateng-ajak-warga-cegah-pernikahan-usia-dini_m_125998.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/19/bkkbn-jateng-ajak-warga-cegah-pernikahan-usia-dini_m_125998.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/19/125998/bkkbn-jateng-ajak-warga-cegah-pernikahan-usia-dini

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Jawa Tengah meminta warga tidak lakukan nikah muda. Hal itu diungkapkan perwakilan BKKBN Jawa Tengah.]]>

GROBOGAN –  Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Jawa Tengah meminta warga tidak lakukan nikah muda. Hal itu diungkapkan perwakilan BKKBN Jawa Tengah Rustam Adi saat melaksanakan program sosialisasi dan advokasi komunikasi, Informasi dan Edukasi  (KIE) program  Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) di Desa Warukaranganyar, Kecamatan Purwodadi, Sabtu (16/3) kemarin.

”Pasangan yang menikah di usia muda akan berdampak pada kesehatan, perekonomian, dan kematangan orang tua. Maka pernikahan dini harus dicegah dan dikendalikan agar tidak terjadi,” kata Rustam Adi.

Dijelaskannya, permasalahan pernikahan usia dini banyak terjadi di Kabupaten Grobogan. Hal itu dikarenakan proses perkawinan dilakukan terpaksa pada usia muda. Sebab, pasangan perempuan sudah hamil di luar nikah. Padahal perempuan baru berusia 15 tahun.

”Maka persoalan ini menjadikan rumah tangga belum matang. Usia hamil juga belum maksimal. Itu menjadikan persoalan perceraian tinggi,” ujarnya.

Untuk mencegah tersebut, BKKBN melakukan sosialisasi. Tujuannya kehamilan muda ditunda. Sampai siap untuk usia kehamilan. Yaitu di usia 21 tahun.  Sehingga program KB dianjurkan oleh warga masyarakat.

”Jadi program ini sangat baik. Untuk berikan penyadaran jika masih ada kayak ini tidak baik. Maka untuk kehamilan bisa ditunda dengan pakai alat kontrasepsi. Sehingga pasangan dapat mengelola ekonomi kesejahteraan bisa kelola. Ada program penggunaan alat KB IUD, implant, MOP dan MOW,” terang dia.

Anggota komisi IX DPR RI Sumarjati Aryoso menambahkan, program KB harus ditingkatkan di masyarakat. Yaitu dengan pemberian pemahaman penggunaan alat KB. Sehingga bisa mendukung program pemerintah dan kesejahteraan warga.

”Ayo kita sukseskan program KB. Salah satunya perencanaan matang untuk pembentukan keluarga,” terang dia. 

Acara sosialisasi tersebut dihadiri perwakilan Kades Warukaranganyar Susilo, Perwakilan BKKBN Jawa Tengah Rustam Adi, Marwati dari BPKP Jawa Tengah dan Firmansyah SH dari TP4D Jawa Tengah. Kemudian, anggota Komisi X DPR RI Sumarjati Aryoso.

]]>
Ali Mustofa Tue, 19 Mar 2019 08:10:25 +0700
<![CDATA[Peringati HUT ke-45, PPNI Gelar Jalan Sehat Berhadiah Mobil]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/19/125983/peringati-hut-ke-45-ppni-gelar-jalan-sehat-berhadiah-mobil https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/19/peringati-hut-ke-45-ppni-gelar-jalan-sehat-berhadiah-mobil_m_125983.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/19/peringati-hut-ke-45-ppni-gelar-jalan-sehat-berhadiah-mobil_m_125983.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/19/125983/peringati-hut-ke-45-ppni-gelar-jalan-sehat-berhadiah-mobil

Puncak peringatan HUT ke-45 Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) di tingkat Provinsi Jawa Tengah (Jateng) dipusatkan di Alun-alun Purwodadi.]]>

PURWODADI – Puncak peringatan HUT ke-45 Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) di tingkat Provinsi Jawa Tengah (Jateng) dipusatkan di Alun-alun Purwodadi. Acara itu berlangsung meriah. Sebanyak 12 ribu peserta dari berbagai daerah di Jateng mengikuti peringatan ini.

Di puncak acara ini, dimulai dengan jalan sehat. Keberangkatan dimulai dari Pendapa Grobogan menuju Jalan DI Panjaitan. Kemudian ke arah Jalan Siswamiharjo hingga ke R Suprapto untuk menuju finish ke alun-alun.

Selanjutnya, Bupati Grobogan Sri Sumarni memotong tumpeng yang diserahkan kepada Ketua PPNI Jateng Edi Wuryanto. Selanjutanya pengundian doorprize. Ada pula kegiatan donor darah dari PMI, hingga kemeriahan hiburan dangdut.

UNDIAN HADIAH: Bupati Grobogan Sri Sumarni mengundi hadiah dalam  HUT Ke-45 PPNI. (INTAN M SABRINA/RADAR KUDUS)

Ketua PPNI Jateng Edi Wuryanto mengatakan, PPNI dan pemerintah adalah mata sisi yang tidak bisa dipisahkan. Keduanya saling berkaitan. Untuk itu pihaknya berharap ke depan hubungan dengan masyarakat dan pemerintah semakin terjalin erat.

”Di usia yang baru ini menjadi usia yang matang bagi PPNI. Harapannya teman-teman perawat semakin memiliki kematangan berpikir dan bersikap,” tegasnya.

Pemilihan Grobogan menjadi tuan rumah, dia melanjutkan, karena Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) cukup tinggi. Maka ke depan perawat bisa membantu penurunan angka tersebut. Salah satunya dengan pembentukan komite keperawatan komunitas atau dikenal dengan ‘satu desa satu perawat’.

”Tentu harapan kami Grobogan bisa menjadi role model satu desa satu perawat. Dengan adanya perawat 24 jam melayani di desa tentunya akan memudahkan akses mereka untuk berobat,” paparnya.

TERBANGKAN BURUNG: PPNI bersama Bupati Grobogan Sri Sumarni menerbangkan burung sebagai simbol pembukaan acara. (INTAN M SABRINA/RADAR KUDUS)

Dalam momentum ulang tahun ini, Bupati Grobogan Sri Sumarni berpesan agar seluruh perawat semakin profesional dan maju. Namun tak hanya menjalankan fungsinya sebagai perawat saja, tapi menjadikan dirinya bermanfaat di lingkungan masyarakat.

”Pembangunan bidang kesehatan terus dilakukan dengan program nawacita untuk meningkatkan kualitas sehat. Pemerintah juga telah memberikan kemudahan melalui Kartu Indonesia Sehat (KIS), dimana 80 persen KIS telah berhasil disalurkan. Serta pemerintah telah menaikkan anggaran kesehatan sebanyak 5 persen atau sekitar Rp 10 triliun” ungkapnya.

Sedangkan, Ketua DPD PPNI Grobogan Puji Krisdiantoro mengungkapkan Kabupaten Grobogan merupakan kota pinggiran yang satu-satunya terpilih menjadi tuan rumah.

”Tentu menjadi keuntungan sendiri bagi kami untuk mengenalkan Grobogan ke seluruh perawat. Mereka jadi tahu kondisi serta kenyamanan yang ada di daerah ini. Harapannya menjadi wadah terjalinnya persaudaraan yang mendalam,” ungkapnya.

YEE DAPAT SEPEDA: Salah satu peserta mendapatkan sepeda dalam acara ini. (INTAN M SABRINA/RADAR KUDUS)
]]>
Ali Mustofa Tue, 19 Mar 2019 06:20:59 +0700
<![CDATA[Bulan Depan Lelang, Eks Terminal Lama Streil Mulai Mei]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/19/125982/bulan-depan-lelang-eks-terminal-lama-streil-mulai-mei https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/19/bulan-depan-lelang-eks-terminal-lama-streil-mulai-mei_m_125982.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/19/bulan-depan-lelang-eks-terminal-lama-streil-mulai-mei_m_125982.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/19/125982/bulan-depan-lelang-eks-terminal-lama-streil-mulai-mei

Bekas terminal lama di Jalan Brigjen Katamso mulai dikosongkan pada Mei mendatang. Itu, karena lokasi tersebut akan dibangun pusat kuliner.]]>

PURWODADI – Bekas terminal lama di Jalan Brigjen Katamso mulai dikosongkan pada Mei mendatang. Itu, karena lokasi tersebut akan dibangun pusat kuliner. Bulan depan, Pemkab Grobogan mulai melelangkan pembangunan pusat kuliner itu.

Sebelumnya, bangunan tersebut sempat dipakai Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk Tempat Pembuangan Sampah (TPS). Sejak 30 Desember tahun lalu, pengoperasionalan TPS sudah beralih ke TPS Plendungan. Sehingga eks terminal lama mulai dikosongkan.

Sambil menunggu lelang pembangunan pusat kuliner, tempat tersebut belum disterilisasikan. Namun, lokasi itu justru dipakai delman sebagai tempat istirahat. ”Kemungkinan Mei baru benar-benar bersih dan kosong. Sebab target pengerjaan di triwulan III,” ungkap Kabid Perdagangan Disperindag Grobogan Sri Rahayu.

Bulan ini baru memasuki pengajuan lelang, kemungkinan bulan depan baru dilelangkan. Diungkapkan, pendirian pusat kuliner itu menggunakan APBD senilai Rp 1,99 miliar dengan pembuatan DED senilai Rp 75 juta.

Anggaran senilai Rp 1,99 miliar itu rencananya, akan diperuntukkan membangun los terbuka, toilet, parkir, wastafel, etalase, foodcourt, hingga musala. Bangunan itu berdiri di lahan seluas 1.233 meter persegi.

”Rencananya akan menampung 35 Pedagang Kaki Lima (PKL) yang ada di sekitar Jalan Brigjen Katamso, Kolonel Sugiyono, dan Suhada. Tempat yang dibuat seperti los namun ada sekatnya. Satu blok seluas enam meter untuk menampung dua pedagang,” jelasnya.

Pemkab Grobogan melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) sudah melakukan pendataan PKL. Namun, masih banyak PKL yang belum mendapat tempat. ”Beberapa waktu lalu kami mendata PKL di alun-alun, eks terminal lama, MT Haryono, Jenderal Sudirman, dan di Segitiga Kencana. Hasilnya masih sisa 110 pedagang yang belum mendapat tempat,” keluhnya.

Meski begitu, pihaknya sudah berkoordinasi agar pemkab segera mencari tempat untuk relokasi PKL yang berada di zona merah tersebut. ”Kami sudah minta aset pemkab untuk dijadikan tempat penataan PKL. Semoga segera ada solusi secepatnya,” harapnya.

]]>
Ali Mustofa Tue, 19 Mar 2019 06:15:59 +0700
<![CDATA[Badan POM Jateng Minta Masyarakat Waspada Obat Ilegal]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/19/125980/badan-pom-jateng-minta-masyarakat-waspada-obat-ilegal https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/19/badan-pom-jateng-minta-masyarakat-waspada-obat-ilegal_m_125980.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/19/badan-pom-jateng-minta-masyarakat-waspada-obat-ilegal_m_125980.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/19/125980/badan-pom-jateng-minta-masyarakat-waspada-obat-ilegal

Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Jawa Tengah gencar melakukan sosialisasi ke masyarakat yang ada di Desa Geyer Kecamatan Geyer Minggu (17/3) kemarin.]]>

GEYER - Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Jawa Tengah gencar melakukan sosialisasi ke masyarakat yang ada di Desa Geyer Kecamatan Geyer Minggu (17/3) kemarin. Tujuannya untuk mengawasi banyaknya obat dan makanan yang bahaya bagi kesehatan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, hadir Kepala Pusdatin BPOM Roby Darmawan, Kepala Bala Besar POM Semarang Safriansyah, perwakilan Dinas Kesehatan Grobogan Ni Putu Sri Rahayu hingga tokoh masyarakat Sugeng Prasetyo.

Sosialisasi dengan tema ‘Kegiatan Komunikasi, Informasi dan Edukasi Obat dan Makanan yang Terpercaya Melalui Website BPOM’ itu bertempat di gedung PWRI Geyer.

WASPADA OBAT ILEGAL: Dinas Kesehatan meminta warga untuk waspada beredarnya obat ilegal. (INTAN M SABRINA/RADAR KUDUS)

Kepala Pusdatin BPOM Roby Darmawan mengungkapkan, saat ini memang masih marak peredaran makanan, minuman, dan obat-obatan yang membahayakan kesehatan masyarakat.

”Jadi harus berhati-hati dan antisipasi apabila membeli dan menemukan makanan dan obat-obatan yang membahayakan. Kalau menemukan bisa langsung melapor ke BPOM,” tegasnya.

Masyarakat diminta mengecek kepemilikan izin edar produk tersebut melalui website. Sebagai masyarakat cerdas harus melakukan cek klik seperti cek kemasan, label, izin edar dan kedaluwarsa sebelum mengkonsumsi.

”Kami juga tak bosan mengimbau agar memilih dan teliti apabila membeli makanan, minuman dan obat. Jangan karena tergiur dengan harga murah, lantas mengabaikan kesehatan,” ujarnya.

Tak hanya itu, masyarakat juga dibekali untuk mengetahui obat-obatan dan juga makanan yang berbahaya untuk tidak dikonsumsi. ”Banyak produk pangan dan obat yang berbahaya. Celakanya ada beberapa brand kenamaan yang dipalsu. Makanya kegiatan sosialisasi semacam ini perlu disuguhkan pada masyarakat luas,” tegasnya.

Sedangkan, Kabid Kesehatan Masyarakat Dinkes Grobogan Ni Putu Sri Rahayu menambahkan, selain dinkes yang terus proaktif melakukan inspeksi mendadak ke pasar tradisional maupun toko obat-obatan. Pihaknya berharap melalui pembekalan ini menjadi tanggung jawab bersama, adanya kesadaran masyarakat mengecek secara mandiri melalui website maupun aplikasi BPOM.

]]>
Ali Mustofa Tue, 19 Mar 2019 06:05:59 +0700
<![CDATA[Antisipasi Penyakit, Personel Polres Grobogan Dites Urine hingga EKG]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/14/125040/antisipasi-penyakit-personel-polres-grobogan-dites-urine-hingga-ekg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/14/antisipasi-penyakit-personel-polres-grobogan-dites-urine-hingga-ekg_m_125040.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/14/antisipasi-penyakit-personel-polres-grobogan-dites-urine-hingga-ekg_m_125040.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/14/125040/antisipasi-penyakit-personel-polres-grobogan-dites-urine-hingga-ekg

Semua anggota Polres Grobogan dicek kesehatan Tim Bid Dokkes Polda Jateng di aula Jananuraga Mapolres kemarin. Hal ini mengantisipasi serangan penyakit.]]>

GROBOGAN – Semua anggota Polres Grobogan dicek kesehatan Tim Bid Dokkes Polda Jawa Tengah di aula Jananuraga Mapolres kemarin. Pengecekan ini dilakukan untuk mengantisipasi berbagai serangan penyakit. Harapannya kondisi tubuh tetap sehat agar mampu memaksimalkan tugas dalam melayani masyarakat.

Ketua Tim Supervisi AKBP Supramu mengatakan, pemeriksaan kesehatan berkala ini meliputi pemeriksaan darah, urine, rontgen, EKG / Treadmil, gigi, fisik dan kesehatan jiwa.

”Ini untuk memastikan kondisi kesehatan seluruh personil serta untuk mencegah berbagai penyakit sejak awal. Apabila dalam hasil pemeriksaan ada penyakit, maka dapat secara dini diantisipasi dan diobati,” kata dia.

AKBP Supramu menjelaskan, jika ditemukan penyakit yang masih ringan maka penanganan akan dilaksanakan di Urkes Polres. Jika ditemukan penyakit dengan stadium lanjut bisa diarahkan ke ke Rumah Sakit Bhayangkara Semarang.

Kapolres Grobogan AKBP Choiron El Atiq di dampingi Perwira Urusan Kesehatan Polres Grobogan Ipda Hardono mengapresiasi kegiatan pemeriksaan kesehatan berkala yang di gencarkan Biddokes Polda Jawa Tengah.

Dengan kegiatan ini, dia bisa mengetahui kesehatan anggota menjelang pemilu 2019. Dengan begitu pengamanan dan pelayanan pemilu 2019 mendatang tidak terganggu.

”Kami  bersyukur dengan adanya kegiatan ini karena dengan adanya rikkes ini kita bisa mendeteksi kondisi tubuh. Karena tanpa disadari bisa saja mempunyai penyakit yang berbahaya bahkan bisa menyebabkan kematian,” ujarnya. 

]]>
Ali Mustofa Thu, 14 Mar 2019 15:25:56 +0700
<![CDATA[BKKBN Semangati Warga Pinggiran Gunakan KB ]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/14/125029/bkkbn-semangati-warga-pinggiran-gunakan-kb https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/14/bkkbn-semangati-warga-pinggiran-gunakan-kb_m_125029.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/14/bkkbn-semangati-warga-pinggiran-gunakan-kb_m_125029.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/14/125029/bkkbn-semangati-warga-pinggiran-gunakan-kb

BKKBN Jawa Tengah memberikan apresiasi kepada keluarga aktif penggunaan alat KB untuk membentuk keluarga sejahtera. Hal itu, diungkapkan oleh Ketua BKKBN Jateng]]>

GROBOGAN –  BKKBN Jawa Tengah memberikan apresiasi kepada keluarga aktif penggunaan alat KB untuk membentuk keluarga sejahtera. Hal itu, diungkapkan oleh Ketua BKKBN Jawa Tengah Wagino saat program sosialisasi dan advokasi KIE program KKBPK di Desa Wolo, Kecamatan Penawangan pada Jumat (8/3) lalu. 

”Keluarga di Desa Wolo, Kecamatan Penawangan sudah banyak menggunakan alat KB bagi perempuan. Saya berikan apresiasi. Tetapi perlu ditingkatkan lagi,” kata Kepala BKKBPN Jawa Tengah Wagino disela–sela menyerahkan hadiah doorprize kepada ibu rumah tangga yang aktif gunakan alat IUD, suntik, dan WOP.

Menurutnya program KB harus ditingkatkan di masyarakat. Yaitu dengan pemberian pemahaman penggunaan alat KB bisa dilakukan dengan perencanaan yang matang. Sehingga bisa mendukung program pemerintah dan kesejahteraan warga.

”Ayo kita sukseskan program KB. Salah satunya dengan perencanaan yang matang untuk pembentukan keluarga,” terang dia. 

Acara sosialisasi tersebut dihadiri Kades Wolo Ahmad Supriyono, Alfiandri AK dari BPKP Jawa Tengah dan Bambang Tedjo SH dari TP4D Jawa Tengah. Kemudian, perwakilan dari anggota Komisi X DPR RI Pariman dan  Ketua BP3KAB Indartiningsih serta Camat Penawangan Kasan Anwar.

Camat Penawangan Kasan Anwar mengatakan, laporan dari program KB basis tingkat kecamatan tahun 2019 dari 20 Desa terdiri 88 RW, 460 RT dan 21.309 KK. Jumlah penduduk ada 64.403 jiwa, laki-laki 32 .140 jiwa dan 32.261. perempuan. Dari jumlah penduduk itu, pasangan subur ada 16 ribu.

”Jumlah pasangan subur yang mengikuti program KB IUD ada 589 aksepto, MOW ada 760 aksptor, MOP ada 170 akseptor, kondom 253 akseptor, 2.073 implan, dan 7.000 gunakan KB suntik. Sedangkan penggunaan Pil KB ada 999 akseptor,” ujarnya.

Menurutnya dari total 12.258 pasangan subur. Masih ada tiga ribu pasangan yang belum gunakan program KB. Maka untuk itu,perlu kerja sama semua pihak untuk mensukseskan program KB.

”Masih banyaknya pasangan subur belum KB ini harus diberikan sosialisasi dan pembinaan secara intens agar porgam KB bisa berhasil di Kecamatan Penawangan,” tandasnya.

Kepala BP3AKB Indartiningsih mengatakan,  untuk menyukseskan progam KB maka diperlukan adanya pembuatan kampung KB setiap desa. Untuk pencananganan BKKBN sudah disipakan anggaran. Bisa juga lakukan secara mandiri. Selain itu, bisa menggunakan dana desa untuk pembuatanya. Diharapkan kampung KB dipinggiran bisa meningkatkan partisipasi masyarakat.

”Ada tiga program untuk perencanaan di masyarakat. Bina Keluarga Balita (BKB), Bina keluarga remaja (BKR), dan Bina Keluarga Lanjut Usia (BKL). Kami juga ajak dari generasi remaja untuk menyukseskan Genre Ceria,” tandasnya.

]]>
Ali Mustofa Thu, 14 Mar 2019 14:48:59 +0700
<![CDATA[Aksi Pantomim Siswa Meriahkan Pasar Rakyat Kocok Perut Penonton]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/13/124785/aksi-pantomim-siswa-meriahkan-pasar-rakyat-kocok-perut-penonton https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/13/aksi-pantomim-siswa-meriahkan-pasar-rakyat-kocok-perut-penonton_m_124785.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/13/aksi-pantomim-siswa-meriahkan-pasar-rakyat-kocok-perut-penonton_m_124785.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/13/124785/aksi-pantomim-siswa-meriahkan-pasar-rakyat-kocok-perut-penonton

Kegiatan di Pasar Rakyat Alun-alun Purwodadi berlangsung meriah kemarin. Berbagai kegiatan ditampilkan di sini. Mulai menyanyi, puisi, tari, hingga pantomim.]]>

PURWODADI - Kegiatan di Pasar Rakyat Alun-alun Purwodadi berlangsung meriah kemarin. Berbagai kegiatan ditampilkan di sini. Mulai menyanyi, puisi, tari, hingga pantomim.

Para siswa tampak antusias menunjukkan bakatnya masing-masing. Misalnya, pertunjukan tari. Mereka tampak kompak dengan kostum tradisional yang seragam. Dengan gemulai mereka memainkan sapu, bambu, hingga egrang bathok kelapa.

Tak kalah memukau suara merdu siswa yang bernyanyi juga mengundang decak kagum. Usia mereka antara tujuh hingga 13 tahun. Tetapi kepiawaian mereka patut diacungi dua jempol. Karena berani tampil di depan umum.

Suasana makin terhibur ketika salah satu siswa memainkan pantomim. Tingkah kocaknya membawakan cerita kebanjiran berhasil membuat penonton terpingkal. Merskipun tanpa suara. Hanya gerakan.

Kristiyan Pastaya, Guru Pendamping SDN 12 Purwodadi mengatakan kegiatan ini untuk mengisi rangkaian kegiatan pasar rakyat. Peserta yang mengikuti kegiatan ini sekitar 56 siswa. Mereka menampilkan berbagai pentas seni tadi.

”Itu dari kelas IV, V, VI. Kami tadi juga menampilkan geguritan. Karena sekarang kan jarang anak yang tau tentang puisi jawa,” katanya.

Ia mengapresiasi kegiatan ini. Karena bisa membawa anak belajar di luar kelas.

”Di sini kan ada belanja ya. Kan bisa melatih anak berbelanja. Ada beragam makanan tradisional juga,” ungkapnya.

Ia berharap kedepan agar kegiatan ini tetap diselenggarakan. Agar anak-anak mengetahui tentang seni dan bakat mereka bisa disalurkan. (vah)

]]>
Ali Mustofa Wed, 13 Mar 2019 14:03:43 +0700
<![CDATA[BKKBN Jateng Targetkan Setiap Desa di Grobogan Ada Kampung KB]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/13/124714/bkkbn-jateng-targetkan-setiap-desa-di-grobogan-ada-kampung-kb https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/13/bkkbn-jateng-targetkan-setiap-desa-di-grobogan-ada-kampung-kb_m_124714.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/13/bkkbn-jateng-targetkan-setiap-desa-di-grobogan-ada-kampung-kb_m_124714.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/13/124714/bkkbn-jateng-targetkan-setiap-desa-di-grobogan-ada-kampung-kb

Pembangunan kampung KB ditargetkan dilaksanakan di setiap desa di Kabupaten Grobogan. Hal itu untuk menyukseskan program KB di Kabupaten Grobogan.]]>

PURWODADI –  Pembangunan kampung KB ditargetkan dilaksanakan di setiap desa di Kabupaten Grobogan. Hal itu untuk menyukseskan program KB di Kabupaten Grobogan. Salah satu alasannya program KB di Grobogan peringkat paling bawah di Jawa Tengah.

”Kampung KB ini kami targetkan bisa dibentuk setiap desa. Tujuannya agar program KB untuk kesejahteraan masyarakat bisa merata dan meningkat,” kata Kepala Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Grobogan Indartiningsih dalam sosialisasi pembangunan keluarga generasi berencana (Genre Ceria) mengenai program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) digelar Desa Nglobar, Purwodadi, kemarin. 

Acara sosialisasi tersebut dimeriahkan dengan tarian SD N 1 Nambuhan. Hadir dalam acara itu Kades Nambuhan Suhadi, Alfiandri AK dari BPKP Jawa Tengah dan Bambang Tedjo SH dari TP4D Jawa Tengah. Kemudian BKKBN Provinsi Jawa Tengah Erna Sulistiyowati, anggota Komisi X DPR RI Imam Suroso dan anggota DPRD Grobogan Heru Santoso.

Indar menambahkan, kegiatan kampung KB setiap kabupaten ada. Untuk pencanangan BKKBN sudah anggaran. Bisa dilakukan secara mandiri. Ada anggaran KB. Selain itu, bisa gunakan dana desa untuk pembuatannya. Diharapkan dengan kampung KB dipinggiran bisa meningkatkan partisipasi masyarakat.

”Ada tiga program untuk perencanaan di masyarakat. Bina Keluarga Balita (BKB), Bina keluarga remaja (BKR) dan Bina Keluarga Lanjut Usia (BKL). Kami juga ajak dari generasi remaja untuk menyukseskan Genre Ceria,” tandasnya.

Kepala Desa Nambuhan Suhadi menyambut baik atas diresmikanya kampung KB di desanya. Menurutnya program tersebut bisa menjadikan warganya mengetahui perencanaan keluarga berencana dan penggunaan alat kontrasepsi KB. 

”Program kampung KB ini kami sambut baik karena bisa membantu mensejahterakan keluarga. Dan tentunya warga masyarakat mendapatkan dukungan dari pemerintah,” ujarnya.

Anggota DPR RI Imam Suroso menambahkan, program KB salah satu program pemerintah untuk mensukses keluarga sejahtera. Setiap keluarga bisa lakukan perencanaan keluarga dan penggunaan alat KB yang tepat bagi pasangan. Banyak program yang dilakukan dalam kampung KB. Di antaranya program bina keluarga lansia. Ada bina keluarga remaja.”Program kampung KB perlu disukseskan dalam menjadikan pembentukan keluarga sejahtera. Tentunya bisa mensukseskan program pemerintah,” tandasnya. 

]]>
Ali Mustofa Wed, 13 Mar 2019 09:39:10 +0700
<![CDATA[Nggak Kapok, Usai Direhabilitasi, Pria Ini Tertangkap Nyabu Lagi]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/12/124535/nggak-kapok-usai-direhabilitasi-pria-ini-tertangkap-nyabu-lagi https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/12/nggak-kapok-usai-direhabilitasi-pria-ini-tertangkap-nyabu-lagi_m_124535.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/12/nggak-kapok-usai-direhabilitasi-pria-ini-tertangkap-nyabu-lagi_m_124535.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/12/124535/nggak-kapok-usai-direhabilitasi-pria-ini-tertangkap-nyabu-lagi

Upaya rehabilitasi dari ketergantungan narkotika DK, 33, warga Kota Purwodadi dan AN, 41, warga Kecamatan Grobogan, sepertinya tak berguna.]]>

PURWODADI - Upaya rehabilitasi dari ketergantungan narkotika DK, 33, warga Kota Purwodadi dan AN, 41, warga Kecamatan Grobogan, sepertinya tak berguna. Buktinya, mereka ditangan oleh petugas Satres Narkoba Polres Grobogan, saat sedang asyik pesta sabu di salah satu rumah di Jalan Pangeran Puger, Kecamatan Grobogan, Senin (11/3).

Di hadapan Wakapolres Grobogan Kompol Dwi Hendro saat konferensi pers di Mapolres Grobogan. DK mengaku sudah lama mengonsumsi obat terlarang tersebut. Bahkan, dia sempat direhabilitasi di Gunung Pati Semarang. Namun, tiga bulan terakhir sebelum penangkapan, ia tergiur untuk menikmati barang haram tersebut.

“Saya membeli paket sabu-sabu seberat 0,5 gram tersebut di Semarang dengan harga Rp 1,5 juta. Kemudian saya gunakan bersama teman saya, AN ini di rumahnya. Saya dulu sempat direhabilitasi tetapi saya memakainya lagi untuk dopping badan,” kata pria bertubuh gemuk itu.

Waka Polres Grobogan Kompol Dwi Hendro membenarkan, keduanya ditangkap berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa di sebuah rumah di Kecamatan Grobogan dipergunakan untuk pesta sabu. Penangkapan kedua pelaku ini dilakukan pada Senin (11/2) pukul 02.30.

“Kami mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa di rumah tersangka AN kerap dipakai untuk nyabu. Kami langsung melakukan penggerebekan,” katanya

Wakapolres menjelaskan, dari penangkapan tersebut petugas mendapatkan barang bukti berupa narkoba jenis sabu seberat 0,2 gram dari tangan tersangka. Tersangka DK merupakan pengguna aktif narkoba.

“Saudara DK ini merupakan pengguna aktif. Dia menggunakan sabu sejak tahun 2001 dan pernah direhabilitasi selama satu tahun di sebuah panti rehabilitasi di Semarang. Nyatanya selama satu tahun tidak efektif. Selang dua bulan kemudian, saudara DK ini kambuh lagi dan tidak dapat menahan keinginannya untuk menggunakan sabu lagi,” jelasnya.

Selain menemukan paket sabu, petugas juga menyita satu set alat hisap (bong), dua buah korek api jenis gas, satu unit laptop, satu unit HP dan satu buah gunting. Atas perbuatannya, kedua tersangka ini dijerat dengan pasal 112 ayat (1) subsider pasal 127 ayat (1) UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkoba.

]]>
Ali Mustofa Tue, 12 Mar 2019 14:22:19 +0700
<![CDATA[Tegas! Bawa Muatan Berlebih, Truk Ini Ditilang Satlantas Grobogan]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/12/124526/tegas-bawa-muatan-berlebih-truk-ini-ditilang-satlantas-grobogan https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/12/tegas-bawa-muatan-berlebih-truk-ini-ditilang-satlantas-grobogan_m_124526.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/12/tegas-bawa-muatan-berlebih-truk-ini-ditilang-satlantas-grobogan_m_124526.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/12/124526/tegas-bawa-muatan-berlebih-truk-ini-ditilang-satlantas-grobogan

Satlantas Polres Grobogan melalui Unit Turjawali lakukan tindakan tegas kepada truk atau kendaraan yang membawa muatan berlebih Minggu (10/3) lalu.]]>

PURWODADI – Satlantas Polres Grobogan melalui Unit Turjawali lakukan tindakan tegas kepada truk atau kendaraan yang membawa muatan berlebih. Hal itu, untuk mengantisipasi tingginya angka kecelakaan akibat kendaraan kelebihan muatan Minggu (10/3) lalu.

Kasat Lantas Polres Grobogan AKP Panji Gedhe Prabawa mengatakan, penindakan yang dilakukan pihaknya bertujuan menertibkan kendaraan pengangkut barang yang melebihi muatan.

”Kendaraannya melebihi batas muatan. Ketinggiannya pun sangat membahayakan. Apa lagi di atasnya ada orang yang duduk. Karena itu kami lakukan tindakan tegas agar tidak terjadi kecelakaan,” katanya.

AKP Panji menjelaskan, kendaraan tersebut dari segi muatan sudah kelebihan dan tidak sesuai dengan batas yang telah ditentukan. “Untuk memberikan efek jera diberikan sanksi tilang,” jelasnya.

Satlantas Polres Grobogan juga menindak tegas kendaraan bak terbuka. Saat musim panen sering digunakan masyarakat untuk membawa penumpang orang. Padahal itu diperuntukkan membawa barang. Namun sejumlah kendaraan bak terbuka masih tetap membandel bawa penumpang. Di mana penggunaan kendaraan bak untuk mengangkut penumpang bertentangan dengan Undang-Undang Lalu Lintas.

”Kebiasaan menggunakan pickup mengangkut orang merupakan tradisi yang kurang baik. Ke depan semoga tidak ada lagi atau bisa dihilangkan. Karena sangat membahayakan penumpangnya,” ujarnya.

Dari pantauan di lapangan masih banyak terlihat kendaraan roda empat bak terbuka mengangkut orang usai memanen di daerah Penawangan.

]]>
Ali Mustofa Tue, 12 Mar 2019 14:10:51 +0700
<![CDATA[Bantu Kesejahteraan Warga, BKKBN Ajak Sukseskan Kampung KB]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/12/124521/bantu-kesejahteraan-warga-bkkbn-ajak-sukseskan-kampung-kb https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/12/bantu-kesejahteraan-warga-bkkbn-ajak-sukseskan-kampung-kb_m_124521.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/12/bantu-kesejahteraan-warga-bkkbn-ajak-sukseskan-kampung-kb_m_124521.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/12/124521/bantu-kesejahteraan-warga-bkkbn-ajak-sukseskan-kampung-kb

Sosialisasi pembangunan keluarga generasi berencana (Genre Ceria) mengenai program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga digelar Desa Nglobar]]>

PURWODADI –  Sosialisasi pembangunan keluarga generasi berencana (Genre Ceria) mengenai program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) digelar Desa Nglobar, Purwodadi, kemarin.  

Acara dimeriahkan dengan tarian SD N 1 Nambuhan. Acara tersebut juga Sekdes Desa Nglobar Mashari, Alfiandri AK dari BPKP Jawa Tengah dan Bambang Tedjo SH dari TP4D Jawa Tengah. Kemudian Kabid APPIN BKKBN Provinsi Jawa Tengah Rustam Adi, perwakilan Komisi X DPR RI diwakili Rasiman MM dan  anggota DPRD Grobogan Heru Santoso, serta Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Indartiningsih.

Sekdes Nglobar Mashari menyambut baik atas diresmikannya kampung KB di Desa Nglobar. Menurutnya program tersebut bisa menjadi menjadikan warganya mengetahui perencanaan keluarga berencana dan penggunaan alat kontrasepsi KB.  

”Program kampung KB ini kami sambut baik karena bisa membantu mensejahterakan keluarga. Dan tentunya warga masyarakat mendapatkan dukungan dari pemerintah,” ujarnya.

Kepala dinas BP3KAB Indartiningsih mengatakan, program KB merupakan salah satu program pemerintah untuk mensukses keluarga sejahtera. Yakni dengan adanya perencanaan keluarga dan penggunaan alat KB yang tepat bagi pasangan.

”Dalam kampung KB ada program bina keluarga lansia. Ada bina keluarga remaja. Saya minta Desa Nglobar bisa dibentuk. Libatkan keluarga yang masih remaja. Sehingga program KB bisa sukses dan bisa menekan angka pertumbuhan penduduk,” terang dia.

Kemudian Kabid APPIN BKKBN Provinsi Jawa Tengah Rustam Adi mengatakan, kegiatan kampung KB setiap kabupaten ada. Untuk pencananganan BKKBN sudah anggaran. Bisa lakukan secara mandiri. Ada anggaran KB .

”Diharapkan dengan kampung KB dipinggiran bisa meningkatkan partisipasi masyarakat. Melalui tiga program. Bina Keluarga Balita (BKB), Bina keluarga remaja (BKR) dan Bina Keluarga Lanjut Usia (BKL),” ujarnya.

Selain itu, adanya kampung KB ini sepenuhnya tidak kerja dari BKKBN. Namun, semua lintas sektoral. Yaitu dari Dinas PUPR, Dinas Kesehatan, tokoh agama, tokoh masyarakat dan yang lainya.  Kerja sama ini bisa menjadikan daerah pinggiran bisa terintregitas sama dengan daerah kota. Hasilnya bisa meningkatkan pertanian dan keluarga bisa sejahtera karena perekonomian meningkat.

”Kami juga ajak dari generasi remaja untuk menyukseskan Genre Asyik,” tandasnya.

]]>
Ali Mustofa Tue, 12 Mar 2019 13:59:24 +0700
<![CDATA[Bergembira Ria sambil Makan Jagung Bersama di HUT ke-293 Grobogan]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/11/124242/bergembira-ria-sambil-makan-jagung-bersama-di-hut-ke-293-grobogan https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/11/bergembira-ria-sambil-makan-jagung-bersama-di-hut-ke-293-grobogan_m_124242.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/11/bergembira-ria-sambil-makan-jagung-bersama-di-hut-ke-293-grobogan_m_124242.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/11/124242/bergembira-ria-sambil-makan-jagung-bersama-di-hut-ke-293-grobogan

Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-293 Grobogan makin semarak. Dua hari berturut-turut mulai 9-10 Maret digelar Panggung Gembira.]]>
GROBOGAN – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-293 Grobogan makin semarak. Dua hari berturut-turut mulai 9-10 Maret digelar Panggung Gembira. Dimeriahkan artis-artis dari Ibu Kota.  Kemarin, merupakan acara Panggung Gembira terakhir yang disiarkan live di stasiun televisi swasta nasional dari Alun-alun Purwodadi.

Sekitar pukul 07.00 warga sudah berkerumun di alun-alun. Di depan panggung sudah bersiap para penari berpakaian adat. Sementara di utara panggung sudah duduk bersila puluhan orang. Jika dilihat, sebagian dari mereka dari kalangan organisasi perangkat daerah (OPD) Grobogan. Ada juga ibu-ibu berpakaian kebaya yang menggendong dunak berisi jagung rebus. Serta pemain jathilan (kuda lumping) berbaris rapi.

Semakin meriah ketika host acara ini Indra Bekti, Chika Jessica, dan Jirayut turun ikut bergabung di kerumunan orang-orang yang bersila tadi. Sekitar pukul 07.30 acara dimulai. Instrumen lagu anak-anak ”Menanam Jagung” mulai dimainkan. Ibu-ibu pembawa jagung lalu membagikan kepada orang-orang yang duduk bersila itu. Mereka pun berjoget sembari memakan jagung.

Diikuti perempuan-perempuan berkostum ala-ala karnaval menyusul. Tak mau ketinggalan. Pemain-pemain kuda lumping juga ikut menari. ”Hak e... hak e... hak... ehak e,” teriakan penonton sambil berjoget mengangkat tangan mengiringi alunan musik yang perlahan berubah bernada hip-hop. Tak kalah menarik perhatian. Chicka Jessica, Indra Bekti, dan Jirayut juga ikut berjoget di tengah orang-orang yang membawa jagung. Mereka pun ikut makan jagung.

MEMBAUR: Chicka Jessica ikut makan jagung rebus di tengah kerumunan penonton kemarin. (VACHRI RINALDY LUTFIPAMBUDI/RADAR KUDUS)

Setelah selesai, Chicka, Indra, dan Jirayut naik ke panggung menyapa masyarakat Grobogan. ”Selamat ulang tahun Grobogan,” teriak Indra Bekti penuh semangat.

Tak hanya itu, acara juga diramaikan dengan game. Para penonton yang beruntung di tarik ke panggung untuk bernyanyi bersama. Ada juga penampilan dari Ridho Roma & Sonet 2 Band, Uut Permatasari, Ega DA, Rafly DA, Nabila Lida, Kania BP, Anna BP, dan Dhimas Tedjo.

Semakin seru dengan penampilan tari kreasi dari SMAN 1 Purwodadi dan Sanggar Ujangkana. Dengan apik dan kompak mereka menampilkan tari kreasi di atas panggung gembira. Acara pun selesai sekitar pukul 10.30 dan berjalan lancar. (vah)

BERGEMBIRA: Panggung Gembira yang digelar di Alun-alun Purwodadi dimeriahkan artis dan penyanyi Ibu Kota. (VACHRI RINALDY LUTFIPAMBUDI/RADAR KUDUS)
]]>
Ali Mustofa Mon, 11 Mar 2019 08:25:39 +0700
<![CDATA[Kelelahan, Bupati Grobogan Dilarikan ke Rumah Sakit]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/10/124103/kelelahan-bupati-grobogan-dilarikan-ke-rumah-sakit https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/10/kelelahan-bupati-grobogan-dilarikan-ke-rumah-sakit_m_124103.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/10/kelelahan-bupati-grobogan-dilarikan-ke-rumah-sakit_m_124103.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/10/124103/kelelahan-bupati-grobogan-dilarikan-ke-rumah-sakit

Rangkaian kegiatan Hari Jadi Grobogan ke-293 pada acara Panggung Gembira di Alun-alun Purwodadi dikejutkan dengan turunnya Bupati Sri Sumarni dari panggung.]]>
GROBOGAN – Rangkaian kegiatan Hari Jadi Grobogan ke-293 pada acara Panggung Gembira di Alun-alun Purwodadi dikejutkan dengan turunnya Bupati Grobogan Sri Sumarni dari panggung secara tiba-tiba. Turunya bupati dalam acara yang disiarkan langsung live televisi swasta nasional itu dikarenakan orang nomor satu di Grobogan kecapekan karena rangkaian kegiatan yang padat.

Kejadian itu, terjadi sekitar pukul 08.40 WIB. Ketika itu, Bupati menaiki kereta kuda untuk menuju panggung bersama dengan rombongan. Yaitu dari Forkopinda dan kepala OPD. Mereka memakai pakaian adat jawa dengan membawa grobog. Sebagaimana prosesi adat boyong grobog.

Bupati saat itu bersama Kapolres AKBP Choiron El Atiq, Kepala Kejari Grobogan Puji Asmoro Bangun, Ketua DPRD Agus Siswanto, Sekda Sumarsono dan Ketua PN Purwodadi. Mereka naik ke panggung.

Rombongan bupati dan Forkopinda tersebut disambut pembawa acara artis nasional Indra Bhekti, Jessica, dan Jirayut. Saat prosesi tanya jawab bupati dengan Indra Bhekti, bupati masih menjawab lugas dan singkat. Juga menyapa warga Grobogan dan penonton. Beberapa saat kemudian, bupati terlihat lemas dan langsung dipegang tanganya oleh Ketua DPRD Agus Siswanto di sampingnya.

Seketika itu, petugas Satpol PP Grobogan, ajudan serta pejabat langsung membantu untuk turun ke panggung. Bupati kemudian dibawa ke pinggir lapangan menggunakan kereta kuda. Selanjutnya masuk ke mobil dinas dan dipindah ke mobil ambulans untuk dilarikan ke Rumah Sakit Yakkum Panti Rahayu Purwodadi. Kemudian dibawa ke RS Tlogorejo Semarang.

MEMBAIK: Setelah mendapatkan perawatan Kesehatan Sri Sumarni membaik. (SIROJUL MUNIR/RADAR KUDUS)

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Grobogan Karsono mengatakan, turunya bupati dari atas panggung karena faktor kecapekan. Hal itu dikarenakan Bupati menghadiri acara rangkaian hari jadi yang sudah berjalan selama satu pekan terakhir.

”Ibu bupati kecapekan dan butuh istirahat. Kemarin malam (Jumat malam, Red) bupati tidak bisa menghadiri pasar rakyat di Alun-alun Purwodadi dan diwakilkan pak Sekda,” kata Karsono.

Sebelumnya, dalam sepekan terakhir acara khotmil Alquran, resik-resik kota pada Jumat (1/3). Kemudian Minggu mengikuti acara boyong grobog dan malam tirakatan (3/3). Selanjutnya Senin mengikuti acara upacara hari jadi ke-293 Grobogan. Dilanjutkan ziarah makam leluhur. Sedangkan Kamis menghadiri khitanan massal (7/3). Jalan sehat dan santunan petugas kebersihan Jumat (8/3) dan Panggung Gembira (8/3).

Sekda Grobogan Sumarsono menambahkan, kondisi kesehatan bupati kondisinya baik. Di mana Bupati kecapekan dalam mengikuti kegiatan rangkaian Hari Jadi ke-293 Grobogan.

”Mohon doa restu dari seluruh masyarakat Kabupaten Grobogan agar ibu (bupati, Red) agar bisa sehat kembali dan beraktivitas seperti sedia kala,” terang dia.

Sementara itu, kondisi Bupati Grobogan sudah membaik setelah dilakukan perawatan di RS Tlogotirto Semarang. Bupati juga sudah menemui keluarga dan berbicara tentang kondisi kesehatan dan sudah membaik. ”Kondisinya sudah baik dan hanya kecapekan saja. Butuh istirahat,” ujarnya.

Acara panggung gembira tersebut diramaikan artis ibu kota. Diantaranya Rita Sugiarto, Weni DA, Ical, Ridwan Lida, Aula DA, Dadali, Lilis BP, Eva BP, Selvi BP. Selain itu, acara juga diramaikan dengan 150 penari tayub, arak-arak boyong grobog dan tari batik.

KUAT: Bupati Grobogan Sri Sumarni sempat menyapa dan menyambut masyarakat di Panggung Gembira kemarin. (SIROJUL MUNIR/RADAR KUDUS)
]]>
Ali Mustofa Sun, 10 Mar 2019 09:05:44 +0700
<![CDATA[Guru di Grobogan Antusias Ikuti Pelatihan Menulis Artikel Populer]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/10/124100/guru-di-grobogan-antusias-ikuti-pelatihan-menulis-artikel-populer https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/10/guru-di-grobogan-antusias-ikuti-pelatihan-menulis-artikel-populer_m_124100.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/10/guru-di-grobogan-antusias-ikuti-pelatihan-menulis-artikel-populer_m_124100.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/10/124100/guru-di-grobogan-antusias-ikuti-pelatihan-menulis-artikel-populer

Menulis artikel populer di media massa semakin diminati kalangan guru. Kemarin Jawa Pos Radar Kudus memberikan pelatihan menulis pada para guru di Purwodadi.]]>

PURWODADI - Menulis artikel populer di media massa semakin diminati kalangan guru. Kemarin Jawa Pos Radar Kudus memberikan pelatihan menulis pada para guru di SMKN 1 Purwodadi. Pemateri diisi langsung Pimpinan Redaksi (Pimred) Radar Kudus Zainal Abidin.

Dengan runtut dan jelas Zaenal Abidin menyampaikan materi demi materi. Peserta juga antusias menyimak materi yang disampaikan.

”Kalau kamu bukan anak raja dan engkau bukan anak ulama besar, maka jadilah penulis,” kata pria yang akrab disapa Zainal ini mengutip Imam Al Ghazali.

Mulai alasan kenapa guru tak menulis, duka guru saat mulai menulis, hingga tips agar tulisan bisa terwujud juga ia sampaikan. Tak luput materi tentang teknik penulisan artikel juga dijelaskan dengan gamblang.

Erni, salah satu peserta pelatihan merasakan manfaat diadakannya kegiatan ini. Ia merasa wawasannya bertambah ketika mengikuti kelas ini.

”Ternyata sebenarnya tidak sulit. Hanya butuh kemauan. Kegiatan juga asyik. Memang benar kalau ingin menulis harus membaca dahulu,” ujarnya.

Safiin, Waka Humas SMKN 1 Purwodadi juga mengapresiasi diadakannya kegiatan ini. Menurutnya pelatihan ini berguna dalam meningkatkan kualitas guru. Terutama dalam penulisan artikel populer. Selain itu para guru juga mengetahui tentang cara menuangkan ide untuk menulis.

”Harapan dari kami, semoga kerja sama seperti ini terus berlanjut. Semoga kualitas pendidikan bisa meningkat. Karena ujung tombak pendidikan itu dari bapak ibu guru,” ungkapnya.

Sugiyanto, kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV juga memberikan apresiasi diadakannya pelatihan menulis ini. Ia mendukung penuh kegiatan ini karena dapat membantu guru meningkatkan kompetensi. Ia juga memberikan saran agar kegiatan semacam ini dilaksanakan secara periodik dan terus menerus.

”Ini sekaligus bisa membangkitkan kembali minat guru untuk menulis,” paparnya. (vah)

]]>
Ali Mustofa Sun, 10 Mar 2019 08:16:01 +0700
<![CDATA[Polda Jateng Periksa Hasil Kegiatan dan Serapan Anggaran Polres]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/09/123925/polda-jateng-periksa-hasil-kegiatan-dan-serapan-anggaran-polres https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/09/polda-jateng-periksa-hasil-kegiatan-dan-serapan-anggaran-polres_m_123925.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/09/polda-jateng-periksa-hasil-kegiatan-dan-serapan-anggaran-polres_m_123925.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/09/123925/polda-jateng-periksa-hasil-kegiatan-dan-serapan-anggaran-polres

Polres Grobogan menerima kunjungan Tim Pengawasan dan Pemeriksaan (Wasrik) dari Inspektorat Pengawasan Daerah (Itwasda) Polda Jawa Tengah tahap I 2019.]]>

PURWODADI – Polres Grobogan menerima kunjungan Tim Pengawasan dan Pemeriksaan (Wasrik) dari Inspektorat Pengawasan Daerah (Itwasda)  Polda Jawa Tengah tahap I 2019. Kedatangan tim itu untuk memeriksa laporan pelaksanaan tugas dan pertanggungjawaban serapan anggaran.

Tim tersebut dipimpin oleh Kompol Wawan dan disambut oleh Wakapolres Grobogan Kompol Dwi Hendro Pudiyanto. Mereka kemudian menuju Aula Mapolres Grobogan dan melakukan pemeriksaan.

Dalam kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh bagian, satuan fungsi, seksi, dan polsek jajaran yang ada di Polres Grobogan. Pemeriksaan tersebut meliputi hasil laporan pelaksanaan tugas yang sudah dilaksanakan dan laporan pertanggungjawaban terhadap anggaran yang sudah diserap.

Kapolres Grobogan AKBP Choiron El Atiq melalui Wakapolres Kompol Dwi Hendro mengatakan, bahwa Wasrik merupakan bentuk pengawasan pimpinan Polda Jawa Tengah untuk mengontrol kinerja polres jajaran. Terutama dari segi pelaksanaan dan pengendalian.

Wakapolres meminta seluruh anggota agar tidak takut menghadapi pemeriksaan yang dilakukan Tim Wasrik dari Itwasda Jateng. Dengan melaporkan semua kegiatan yang sudah dilaksanakan dan laporkan pula anggaran yang sudah diserap. ”Jika ditemukan suatu kesalahan jadikan suatu teguran dan segera lakukan perbaikan,” jelasnya.

]]>
Ali Mustofa Sat, 09 Mar 2019 09:53:11 +0700
<![CDATA[Beri Wadah Pelaku UMKM, Pemkab Grobogan Gelar Pasar Rakyat]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/09/123924/beri-wadah-pelaku-umkm-pemkab-grobogan-gelar-pasar-rakyat https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/09/beri-wadah-pelaku-umkm-pemkab-grobogan-gelar-pasar-rakyat_m_123924.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/09/beri-wadah-pelaku-umkm-pemkab-grobogan-gelar-pasar-rakyat_m_123924.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/09/123924/beri-wadah-pelaku-umkm-pemkab-grobogan-gelar-pasar-rakyat

Rangkaian kegiatan hari jadi Grobogan ke-293 masih berlanjut. Pemkab Grobogan menggelar pasar rakyat di Alun-alun Purwodadi. Total, ada 180 stan.]]>

PURWODADIRangkaian kegiatan hari jadi Grobogan ke-293 masih berlanjut. Pemkab Grobogan menggelar pasar rakyat di Alun-alun Purwodadi. Total, ada 180 stan yang akan memanjakan hasrat belanja masyarakat.

Para pedagang mulai memadati area pasar rakyat di Alun-alun Purwodadi kemarin. Pantauan Jawa Pos Radar Kudus, mereka sudah mulai menata barang dagangan mereka di stan masing-masing. Berbagai macam dagangan dijajakan di sini. Seperti pakaian, jam tangan, pernak-pernik perhiasan, makanan, hingga barang-barang elektronik. Mulai stan dari UMKM, swasta, sekolah, hingga OPD.

Makin siang pengunjung sudah mulai berdatangan. Padahal pasar ini belum diresmikan oleh bupati. Semakin malam suasananya makin ramai. Apalagi, ketika Bupati Grobogan Sri Sumarni datang dan membuka secara resmi pasar rakyat itu.

Bupati Grobogan Sri Sumarni mengungkapkan, pasar rakyat itu merupakan salah satu rangkaian kegiatan Hari Jadi ke-293 Kota Swieke. Pemkab sengaja menggelar pasar rakyat untuk memberi wadah bagi masyarakat. Baik mereka yang ingin berbelanja maupun UMKM di Kabupaten Grobogan.

”Pelaku UMKM bisa menjajakan produknya di pasar rakyat ini. Produknya bisa lebih dikenal,” ungkapnya.

Nur Hidayah, panitia pasar rakyat  mengatakan, persiapan sudah dilakukan sejak Minggu (3/3) lalu. Senin (4/3) pihaknya sudah mulai menata. Hingga siang kemarin masih melakukan penyelesaian.

”Setiap hari kami bekerjasama dengan Dinas Pendidikan. Jadi juga ada jadwal kunjungan sekolah. Mulai hari ini (Kemarin, Red) hingga 13 Maret nanti,” ujarnya. (vah)

]]>
Ali Mustofa Sat, 09 Mar 2019 09:38:56 +0700
<![CDATA[Selipkan 1,5 Gram Sabu di Pinggang Celana, Slamet Riyadi Diamankan]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/09/123923/selipkan-15-gram-sabu-di-pinggang-celana-slamet-riyadi-diamankan https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/09/selipkan-15-gram-sabu-di-pinggang-celana-slamet-riyadi-diamankan_m_123923.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/09/selipkan-15-gram-sabu-di-pinggang-celana-slamet-riyadi-diamankan_m_123923.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/09/123923/selipkan-15-gram-sabu-di-pinggang-celana-slamet-riyadi-diamankan

Seorang pria asal Jepara diamankan anggota Satresnarkoba Polres Grobogan. Pria bernama Slamet Riyadi, 42, warga Kecamatan Tahunan itu kedapatan membawa narkoba.]]>

PURWODADI – Seorang pria asal Jepara diamankan anggota Satresnarkoba Polres Grobogan. Pria bernama Slamet Riyadi, 42, warga Kecamatan Tahunan itu kedapatan membawa narkoba jenis sabu-sabu. Dia juga diketahui sebagai pengedar.

Penangkapan pelaku berawal saat petugas mendapatkan informasi jika di dekat sebuah rumah di Desa Karangrejo Kecamatan Grobogan kerap digunakan gerombolan orang untuk transaksi narkoba.

Adanya laporan itu, petugas Satresnarkoba langsung melakukan penggerebekan di lokasi sekitar pukul 23.00. Petugas mendapati ada seorang pria yang gerak-geriknya dinilai mencurigakan.

Setelah dilakukan penangkapan dan penggeledahan, polisi menemukan dua paket sabu seberat 1,2 gram yang diselipkan di pinggang celana sebelah kanan. Selain itu polisi juga menemukan sejumlah barang bukti lainnya.

Yakni, satu set alat hisap atau bong, satu pipet kaca dan potongan sedotan yang dimasukkan dalam bungkus rokok, plastik klip kecil, satu bungkus sedotan bengkok, enam korek gas, dan dua unit handphone.

Wakapolres Grobogan Kompol Dwi Hendro menyatakan, setelah ditangkap, pelaku mengakui jika barang tersebut miliknya dan hendak dipakai sendiri. Meski demikian, pihaknya masih terus melakukan pengembangan kasus tersebut. Sebab, pelaku diindikasikan sebagai pengedar, bukan sekedar pemakai.

”Tersangka dan barang bukti sudah kita amankan di mapolres. Kasus ini masih kita kembangkan lebih lanjut. Sabu yang kami temukan seberat 1,2 gram itu sudah dipakai. Sebelumnya dia membawa 1,5 gram yang dibeli seharga Rp 1,2 juta dari Jepara,” katanya.

]]>
Ali Mustofa Sat, 09 Mar 2019 09:08:38 +0700
<![CDATA[Tergerus Air Sungai, Jembatan Penghubung Dua Desa Ini Ambrol]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/06/123384/tergerus-air-sungai-jembatan-penghubung-dua-desa-ini-ambrol https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/06/tergerus-air-sungai-jembatan-penghubung-dua-desa-ini-ambrol_m_123384.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/06/tergerus-air-sungai-jembatan-penghubung-dua-desa-ini-ambrol_m_123384.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/06/123384/tergerus-air-sungai-jembatan-penghubung-dua-desa-ini-ambrol

Aktivitas penghubung jembatan Desa Godan dan Desa Kemadohbatur, Tawangharjo, Grobogan, putus sejak Kamis (14/2) hingga kemarin. Itu lantaran jembatan ambrol.]]>

GROBOGAN – Aktivitas penghubung jembatan Desa Godan dan Desa Kemadohbatur, Tawangharjo, Grobogan, putus sejak Kamis (14/2) hingga kemarin. Itu lantaran jembatan yang menghubungkan kedua desa tersebut ambrol. Jembatan tersebut akses pertanian satu-satunya di wilayah tersebut.

Salah satu warga Desa Kemadohbatur, Jarot Sugiarto mengungkapkan, jembatan tersebut ambrol pada sekitar pukul 16.00 Kamis (14/2). Di mana saat itu sungai tersebut meluap. Kemudian air menggerus pondasi jembatan. Juga talut di sisi barat sungai.

“Beberapa pekan ini intensitas hujan sangat tinggi. Akibatnya sungai meluap. Luapan sungai ini lalu menggerus tebing sungai dan talut. Serta pondasi jembatan di sebelah barat jembatan,” ungkapnya.

Padahal jembatan tersebut menghubungkan antar desa dan dusun yakni Dusun Getassari, Desa Kemadohbatur dan Dusun Karanggetas, Desa Godan. Menurut informasi, jembatan ini dibangun pada 1982. Menjadi akses pertanian. Kini, jembatan tersebut tidak bisa dilalui warga.

Warga pun terpaksa memutar sejauh empat kilometer untuk menghindari jembatan tersebut. Meskipun waktu tempuh yang dibutuhkan lebih lama. Terutama bagi para pelajar. Tak jarang, petani yang membawa kendaraan roda dua nekat menerabas sungai. Itu dilakukan ketika sungai surut.

Sedangkan, Kasi Rekonstruksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Slamet menambahkan BPBD siap membantu bronjong.

”Jembatan ini milik desa. Maka harus desa yang menganggarkan perbaikan. Tetap akan dibangun jembatan sementara. Desa sudah mengusulkan 100 lembar bronjong. Namun, kami bisanya membantu 25 lembar bronjong,” paparnya.

Nantinya, pengerjaan jembatan darurat itu akan dilakukan TNI dan warga setempat. ”Kami menginformasikan agar desa segera mengambil bronjong ini. Sehingga jembatan darurat bisa segera dikerjakan. Bahkan, kami siap mengirimkan logistik saat pengerjaan jembatan darurat,” ungkapnya.

Menurutnya, putusnya jembatan tersebut akibat kurangnya perhatian warga masyarakat setempat. Pasalnya, dalam tinjauan tersebut ditemukan rumpun bambu yang menjorok ke tengah sungai. Sehingga membuat aliran air menabrak tebing sungai dan tiang jembatan. Hingga akhirnya jembatan tersebut ambrol.

”Jembatan ini tidak sehari rusak, namun terlihat memang rusak secara bertahap dan sudah lama. Namun, baru kali ini ambrol mengingat intensitas hujan sedang tinggi,” katanya.

]]>
Ali Mustofa Wed, 06 Mar 2019 10:37:13 +0700
<![CDATA[Peringati Hari Jadi ke-293, Bupati Ziarah ke Makam Ki Ageng Selo]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/05/123096/peringati-hari-jadi-ke-293-bupati-ziarah-ke-makam-ki-ageng-selo https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/05/peringati-hari-jadi-ke-293-bupati-ziarah-ke-makam-ki-ageng-selo_m_123096.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/05/peringati-hari-jadi-ke-293-bupati-ziarah-ke-makam-ki-ageng-selo_m_123096.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/05/123096/peringati-hari-jadi-ke-293-bupati-ziarah-ke-makam-ki-ageng-selo

Rangkaian kegiatan Hari Jadi Grobogan masih berlanjut. Kemarin, digelar upacara peringatan hari jadi di Alun-alun Purwodadi. Sekaligus peringati satpol PP.]]>

GROBOGAN – Rangkaian kegiatan Hari Jadi Grobogan masih berlanjut. Kemarin, digelar upacara peringatan hari jadi di Alun-alun Purwodadi. Kegiatan ini sekaligus memperingati Hari Jadi ke-69 Satpol PP dan Hari Jadi ke-100 Pemadam Kebakaran (Damkar).

Upacara dipimpin Kapten Arh. Andi A’an Kunaifi dari Kodim 0717 Purwodadi. Sementara itu, di pendapa kabupaten dilaksanakan prosesi penyerahan lambang daerah. Dari Bupati Grobogan Sri Sumarni kepada Ketua DPRD Grobogan Agus Siswanto. Selanjutnya diserahkan kepada pasukan pembawa pataka lambang daerah.

Dengan kompak dan rapi pasukan pataka berjalan menuju area lapangan upacara. Bupati dan para rombongan juga menuju lapangan upacara. Lebih sakral lagi, karena ada dibacakan pula sejarah singkat Grobogan.

UCAPAN HUT: Direktur Jawa Pos Radar Kudus Baehaqi bersama (empat dari kiri) bersama pemimpin redaksi, manajer iklan, dan kabiro Grobogan beserta wartawan dan stafnya memberikan karangan bunga kepada B (M ULIN NUHA/RADAR KUDUS)

Diceritakan tentang pusat kerajaan Medang Kamulan yang berada di wilayah Banjerejo, Gabus, Grobogan. Kemudian muncul kerajaan-kerajaan di Jawa. Seperti Kahuripan, Kediri, Singosari, Majapahit, Demak, Mataram, hingga Nusantara mengalami penjajahan. Diceritakan juga tokoh-tokoh bersejarah dari Grobogan. Seperti Aji Saka, Ki Ageng Tatrub, Ki Ageng Selo, dan Ki Ageng Getas Pendowo.

Juga dikisahkan tentang Ki Ageng Selo yang terkenal dengan pepali-nya. Yang menginspirasi para tokoh sesudahnya dalam perilaku kepemimpinan. Antara lain Sultan Hadiwijaya, Panembahan Senopati, Sultan Agung, Pakubuwono, Prabu Mangkurat, Hamengkubuono I, dan Yosodipuro, seorang pujangga Kasunanan Surakarta.

Setelah pembacaan sejarah singkat. Bupati Grobogan yang menjadi inspektur upacara memasuki lapangan upacara. Para hadirin dan peserta upacara tampak hikmat mengikuti upacara. Dalam amanat inspektur upacara, Sri Sumarni mengajak para mendoakan para pendahulu yang berjuang membangun Grobogan. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang menciptakan situasi kondusif. Sehingga muncul rasa aman, nyaman, dan bangga sebagai warga Grobogan.

”Pembangunan di segala bidang terus kami galakkan. Termasuk penataan kota. Alhamdulillah atas kerja sama yang baik, Grobogan menerima berbagai penghargaan. Baik di tingkat provinsi maupun nasional,” ucapnya.

Usai upacara, rangkaian acara dilanjutkan dengan ziarah ke makam leluhur. Ada empat makam leluhur yang diziarahi. Makam Ki Ageng Selo, Ki Ageng Tarub, Ki Ageng Getas, dan Adipati Puger. Rombongan Bupati Grobogan Sri Sumarni menziarahi makam Ki Ageng Tarub dan Ki Ageng Selo.

Tokoh-tokoh ini merupakan tokoh penting dalam sejarah Grobogan. Masyarakat menyambut kedatangan bupati dengan antusias. Para siswa-siswa SD berjajar membentuk pagar betis di jalan memasuki area Makam Ki Ageng Tarub.

Acara ini juga dihadiri kepala desa se-Kecamatan Tawangharjo, guru-guru, pengurus makam, dan masyarakat. ”Inilah rangkaian kita nguri-uri budaya dan menghormati pendahulu. Semoga beliau-beliau diterima oleh Allah sebagai insan terbaik,” ucap Sri Sumarni.

Acara di makam ini, diisi dengan bancaan, berdoa, potong tumpeng, dan makan bersama. Rombongan kemudian melanjutkan ziarah ke Makam Ki Ageng Selo. Lokasinya tak jauh dari makam Ki Ageng Tarub. Tak kalah antusias. Masyarakat sekitar juga menyambut meriah kedatangan rombongan. Selain pagar betis para siswa, juga disambut tabuhan rebana ketika hendak memasuki area pemakaman.

Selain rombongan bupati, ada juga rombongan ketua DPRD Grobogan yang ziarah di Makam Ki Ageng Tarub. Setalah rombongan selesai semua, kemudian menuju pendapa untuk beramah tamah dan menyerahakan bantuan sosial. (vah)

]]>
Ali Mustofa Tue, 05 Mar 2019 07:33:05 +0700
<![CDATA[Gong Ditabuh, Bupati Disambut Ribuan Warga]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/04/122925/gong-ditabuh-bupati-disambut-ribuan-warga https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/04/gong-ditabuh-bupati-disambut-ribuan-warga_m_122925.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/04/gong-ditabuh-bupati-disambut-ribuan-warga_m_122925.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/04/122925/gong-ditabuh-bupati-disambut-ribuan-warga

Proses Boyong Grobog dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-293 dilakukan kemarin. Bupati Grobogan Sri Sumarni terlihat anggun mengenakan kebaya khas Jawa.]]>

GROBOGAN - Proses Boyong Grobog dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-293 dilakukan kemarin. Bupati Grobogan Sri Sumarni terlihat anggun mengenakan kebaya khas Jawa. Lengkap dengan konde dan jarik batiknya. Duduk seperti ratu di balai Desa Grobogan yang didesain nuansa Jawa klasik. Kursinya diapit gunungan wayang serta background ukiran kayu. Semakin kental. Para tamu dari DPRD, para kepala dinas, kepala desa, dan tamu undangan lainnya juga mengenakan pakaian adat jawa.

Pembawa acara juga menggunakan bahasa Jawa. Para gadis penari tradisional dengan gemulai mempersembahkan kepiawaian mereka di depan ibu bupati. Sementara di jalan Purwodadi-Pati sekitar balai desa sudah siap barisan depan gadis-gadis cantik barpakaian adat sembari menebar senyum.

Para gadis itu membawa keris dan bunga-bunga. Diikuiti  deretan pemuda berpakaian ala prajurit kerajaan. Seakan sedang mengawal tiga Grobog yang masing-masing di atas kereta kuda. Ada juga gunungan hasil pertanian seperti tomat, terong, gambas, kacang panjang, dan lain-lain. Lebih menarik lagi disusul barongan dan reog. 

MERIAH: Ribuan warga hadir dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-293 Grobogan. (DONI SETIYAWAN/RADAR KUDUS)

Rombongan para gadis tadi mulai memasuki pelataran balai desa. Dipimpin Kartiningsih, kepala kelurahan Grobogan yang anggun mengenakan kebaya merah. Pelahan langkah demi langkah menuju ke hadapan bupati. Membawa keris sambil menebar senyum kepada hadirin. Diiringi pula nada gamelan Jawa.

Diserahkannya penuh rasa hormat pusaka-pusaka itu kepada Sri Sumarni. Kemudian diletakkannnya dalam tempat seperti nampan kotak yang dibalut kain hitam. Kemudian Sumarsono, sekda Grobogan memberikan laporan bahwa Grobog pusaka sudah siap.

"Laporanmu tak tompo yen wes podo sakmekto dibudhalke (Laporanmu saya terima, setelah sudah dibubarkan, Red)," kata sri sumarmi. 

Prosesi boyong grobog pun dimulai dengan ditabuhkan gong oleh bupati. Berlangsung meriah. Para warga berjajar di sepanjang jalan. Kirab mulai berjalan. Bupati dan para pejabat lainnya diarak menggunakan kereta kuda. Dari Balai Desa Grobogan menuju pendapa kabupaten.

Memasuki area alun-alun sudah disambut rombongan berkostum prajurit kraton. Dengan rapi rombongan bergerak menuju alun-alun dengan diiringi tabuhan marching band. Di gerbang kabupaten sudah ditunggu rombongan lain. Terjadilah serah terima di pintu gerbang dan penyerahan pusaka di Pendapa Kabupaten Grobogan. 

Setelah prosesi tersebut bupati dan rombongan menuju Alun-alun Purwodadi. Begitu duduk mereka disambut pentas tari gambyong. Kemudian juga ada doa dari masing-masing pemuka agama. Dilanjutkan dengan prosesi potong tumpeng. Semakin meriah ketika para warga bergerombol merebut gunungan yang dibuat dari berbagai macam hasil bumi tadi.

Naryo ketua panitia, melalui Ismoyo wakil ketua panitia area Grobogan, mengatakan boyong Grobog ini memiliki sejarah penting. Merupakan simbol perpindahan pemerintahan dari Grobogan ke Purwodadi. Grobog merupakan tempat pusaka atau bahan pokok.

”Yang zaman dahulu dipakai oleh Pangeran Puger untuk menyimpan persenjataan. Karena ada pertempuran antara Grobogan dan wilayah sekitarnya,” jelasnya.

Sehingga itu menjadi asal mula nama Grobogan. Bupati Grobogan, Sri Sumarni berharap pada ulang tahun ke-293 ini Grobogan bisa menjadi lebih baik dan sejahtera.

”Mari kami bersama membangun kabupaten Grobogan lebih hebat. Ini merupakan tradisi (boyong Grobog, Red) yang perlu diuri-uri (dihidupkan, Red). Karena pendahulu kami membangun Grobogan ini dengan susah payah. Mari bersama melestarikan budaya,” tukasnya. (vah)

]]>
Ali Mustofa Mon, 04 Mar 2019 09:53:49 +0700
<![CDATA[Sambut Hari Jadi Grobogan, 100 Hafizah Khataman Quran]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/02/122692/sambut-hari-jadi-grobogan-100-hafizah-khataman-quran https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/02/sambut-hari-jadi-grobogan-100-hafizah-khataman-quran_m_122692.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/02/sambut-hari-jadi-grobogan-100-hafizah-khataman-quran_m_122692.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/02/122692/sambut-hari-jadi-grobogan-100-hafizah-khataman-quran

Ratusan hafizah berkumpul di Pendapa Kabupaten Grobogan kemarin. Mereka berkumpul dalam acara Khotmil Quran sebagai salah satu rangkaian Hari Jadi Grobogan.]]>

PURWODADIRatusan hafizah berkumpul di Pendapa Kabupaten Grobogan kemarin. Mereka berkumpul dalam acara Khotmil Quran yang merupakan salah satu rangkaian dalam Hari Jadi Grobogan. Bupati Grobogan Sri Sumarni turut hadir langsung dalam acara tersebut.

Ketua Panitia Khotmil Quran Muhammad Hidayat mengatakan, kegiatan itu diikuti sekitar 100 hafizah dari masing-masing perwakilan kecamatan se-Kabupaten Grobogan. Kegiatan ini diharapkan mampu menambah kecintaan masyarakat Grobogan. Dalam membaca, menghafal, dan mempelajari Al Quran. ”Berharap setiap tahun Kabupaten Grobogan mendapatkan manfaat dan berkah,” ucapnya.

Bupati Grobogan Sri Sumarni mengapresiasi penuh kegiatan itu. Di usia Grobogan yang menginjak 293 ini, ia mengajak untuk berdoa bersama. Agar Grobogan semakin baik, religius, dan semakin sejahtera. ”Untuk mewujudkan harapan tersebut dibutuhkan partisipasi semua. Sesuai dengan tema hari jadi. Inovasi dan kerja sama menuju Grobogan Hebat,” ujarnya.

Ia juga menambahkan agar senantiasa berhati-hati terhadap berita hoax yang beredar. Ia berpesan agar senantiasa bersatu dan tidak terpecah belah. ”Kita saling menghargai. Meskipun berbeda tetap satu juga. Kita bersatu, bergotong royong, dan bergandengan tangan,” menambahkan. (vah)

]]>
Ali Mustofa Sat, 02 Mar 2019 14:28:16 +0700
<![CDATA[HUT Ke-293 Grobogan, Pusaka Brawijaya hingga Angling Darma Dijamas]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/02/122657/hut-ke-293-grobogan-pusaka-brawijaya-hingga-angling-darma-dijamas https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/02/hut-ke-293-grobogan-pusaka-brawijaya-hingga-angling-darma-dijamas_m_122657.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/02/hut-ke-293-grobogan-pusaka-brawijaya-hingga-angling-darma-dijamas_m_122657.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/02/122657/hut-ke-293-grobogan-pusaka-brawijaya-hingga-angling-darma-dijamas

Sekitar pukul 09.00 orang pakaian serba hitam berkumpul di Museum Lokal Grobogan kemarin. Baju hitam dan celana hitam. Ada pula yang memakai peci hitam.]]>

GROBOGAN Sekitar pukul 09.00 orang pakaian serba hitam berkumpul di Museum Lokal Grobogan kemarin. Baju hitam dan celana hitam. Sebagai tutup kepala beberapa ada yang memakai peci hitam. Ada pula yang memakai kain yang diikat semacam blangkon. Mereka dari Paguyuban Kasepuhan Wijoyo Kusumo, Grobogan, yang hendak melakukan prosesi jamas pusaka.

Berbagai macam keris, arca, gentong, serta tombak mulai ditata di halaman museum. Berjajar rapi lengkap dengan nasi tumpeng dan lauk-pauknya. Dinyalakan pula dupa. Harum aromanya semakin menambah kesakralan acara perdana dalam rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-293 Grobogan ini. Selain jamas pusaka ini, kemarin juga diisi dengan khotmil Quran dan resik-resik kuto.

Setelah semua siap, para anggota Paguyuban Kasepuhan Wijoyo Kusumo berdiri berjajar menghadap pusaka-pusaka bersejarah itu. Ketua paguyuban, Sukardi atau yang akrab disapa Eyang Kardi berada di tengah. Diapit Ketua Seksi Jamas Pusaka Muryanto dan Herlambang, panitia seksi Jamas Pusaka.

BENDA KUNO: Anggota Paguyuban Kasepuhan Wijoyo Kusumo membersihkan Meriam Lela di Museum Lokal Grobogan. (VACHRI RINALDY LUTFIPAMBUDI/RADAR KUDUS)

Eyang Kardi mengatakan, ada banyak pusaka di Grobogan. Pusaka dari kasepuhan sendiri berjumlah 140 buah. Masih ada juga masyarakat-masyarakat yang memiliki. Ia juga memperkenalkan pusaka-pusaka yang dijamas kemarin.

Seperti keris peninggalan Brawijaya bernama Kiai Sengklat, Keris Pandawa Lima yang juga peninggalan Brawijaya, dan keris peninggalan Angling Darma. Selain benda pusaka, ada juga benda-benda bersejarah lain yang dijamas. Seperti gong peninggalan Sunan Kalijaga, peninggalan Ajisaka, peninggalan Ki Ageng Tarub, dan benda-benda lain yang ada di museum.

”Kegiatan ini sudah dimulai sejak 2007. Rutin setiap tahun dilaksanakan,” katanya.

Herlambang, panitia seksi Jamas Pusaka mengatakan, pada kegiatan ini penjamasan berfokus pada pusaka milik Pemkab Grobogan dan Paguyuban Wijaya Kusuma. Kegiatan ini bertujuan melestarikan peninggalan yang dimiliki Kabupaten Grobogan dan yang dimiliki masyarakat. Di dalam pusaka tersebut mengandung filosofi. Benda yang padat bisa disatukan menjadi sebuah harmoni dan keindahan.

”Pusaka itu dibuat sudah ratusan bahkan ribuan tahun lalu. Namun selayaknya sebagai warga negara, kita bersatu melestarikan. Ini juga sebagai wujud tak melupakan perjuangan pendahulu dan menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” jelasnya.

Para anggota paguyuban pun tampak sibuk. Membersihkan gamelan, arca, gentong, hingga meriam yang ada di dalam museum. Di luar juga sibuk membersihkan keris. Dipisahkan dari pegangannya kemudian diusap-usapkan dengan jeruk nipis dan dicelupkan dalam cairan khusus. (vah)

]]>
Ali Mustofa Sat, 02 Mar 2019 10:44:26 +0700
<![CDATA[Perbaikan Jalan Longsor di Desa Sumber Jatipohon Tunggu Lelang]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/27/121973/perbaikan-jalan-longsor-di-desa-sumber-jatipohon-tunggu-lelang https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/27/perbaikan-jalan-longsor-di-desa-sumber-jatipohon-tunggu-lelang_m_121973.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/27/perbaikan-jalan-longsor-di-desa-sumber-jatipohon-tunggu-lelang_m_121973.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/27/121973/perbaikan-jalan-longsor-di-desa-sumber-jatipohon-tunggu-lelang

Kondisi jalan yang longsor Pati-Purwodadi di Desa Sumber Jatipohon, Grobogan membahayakan. Pantauan Jawa Pos Radar Kudus kondisi bahu jalan sudah mulai ledok.]]>

GROBOGANKondisi jalan yang longsor Pati-Purwodadi di Desa Sumber Jatipohon, Grobogan makin membahayakan. Pantauan Jawa Pos Radar Kudus kondisi bahu jalan juga sudah mulai ledok. Apabila dilewati kendaraan berat dikhawatirkan bisa amblas. Perbaikan sendiri menunggu lelang bahan.

Jalan ini merupakan jalan provinsi. Sering dilewati kendaraan-kendaraan berat. Seperti truk dan mobil. Para warga setempat berjaga dari sisi barat dan timur. Sementara di tengah ada satu warga membawa rambu stop dan jalan.

Para warga mengatur dengan sistem buka-tutup. Sehingga kendaraan yang melintas bisa bergantian. Jika tidak akan menimbulkan kemacetan.”Ya seperti ini (bahu jalan,Red) sudah ledok. Untungnya ada pembatas jalannya. Jika tidak kemungkinan sudah longsor,” kata Agus Muntarim, salah satu warga yang bertugas menjaga jalan.

Ia menambahkan, kondisi longsor sudah dua bulan lalu. Saat itu memang curah hujan sedang tinggi. Sehingga tanah di pinggir jalan itu longsor. Bahkan sampai menimpa satu rumah warga. Pihak-pihak terkait juga sudah datang ke lokasi kejadian.

Karena membahayakan, diberikan rambu peringatan berjarak 50 meter sebelum di ruas jalan yang terdampak longsor. Agar tidak dilewati. Ini membuat lebar jalan yang bisa dilewati menyempit. Sehingga sulit berpapasan apabila ada kendaraan besar. Dan menimbulkan kemacetan.

”Lha itu mendapat keluhan dari sopir-sopir truk agar jalan ini dijaga. Karena kemarin-kemarin sempat macet. Sudah sekitar satu bulan kami menjaga,” imbuhnya.

Para warga menjaga penuh 24 jam. Mereka membentuk kelompok untuk bergantian menjaga. Sekitar tujuh hingga 10 warga dalam setiap jam jaga. Terkadang para pengendara yang lewat memberikan uang kepada mereka.

Purwadi, kasi Jalan dan Jembatan Balai Pelaksana Teknis Jalan (BPTJ) Wilayah Purwodadi 1 mengatakan, pihaknya sudah mengusulkan perbaikan ke pemerintah pusat. Saat ini, masih menunggu lelang bahan. (vah)

]]>
Ali Mustofa Wed, 27 Feb 2019 13:36:44 +0700
<![CDATA[Pembangunan Asrama BLK Grobogan Dianggar Rp 3 Miliar]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/27/121972/pembangunan-asrama-blk-grobogan-dianggar-rp-3-miliar https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/27/pembangunan-asrama-blk-grobogan-dianggar-rp-3-miliar_m_121972.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/27/pembangunan-asrama-blk-grobogan-dianggar-rp-3-miliar_m_121972.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/27/121972/pembangunan-asrama-blk-grobogan-dianggar-rp-3-miliar

Pembangunan gedung A dan B Balai Latihan Kerja (BLK) Grobogan telah rampung pada akhir tahun lalu. Tahun ini, BLK kembali merencanakan pembangunan gedung asrama]]>

PURWODADI – Pembangunan gedung A dan B Balai Latihan Kerja (BLK) Grobogan telah rampung pada akhir tahun lalu. Tahun ini, BLK kembali merencanakan pembangunan gedung asrama lewat Dana Bagi Hasil Cukai dan Hasil Tembakau (DBHCHT).

Kepala BLK Grobogan Widodo mengatakan, pembangunan BLK ini dilakukan secara bertahap, yakni tahap pertama untuk pengerjaan kontruksi tiga gedung senilai Rp 15 miliar sejak 2017.

Kemudian tahun lalu finishing gedung A dan B menggunakan Dana Intensif Daerah (DID) senilai Rp 5 miliar. Serta gedung C yang merupakan asrama senilai Rp 1 miliar menggunakan Dana Bagi Hasil Cukai dan Hasil Tembakau (DBHCHT).

”Tahun ini diusulkan Rp 3 miliar APBD untuk pendirian pagar keliling hingga asrama lantai satu dan tempat untuk workshop,” paparnya.

Maka, gedung yang sudah rampung dan bisa di tempati langsung dipakai untuk membuka program pelatihan. Rencananya ada 36 paket yang akan dibuka. Namun pelaksanaannya setiap semester bergantian. Untuk semester pertama ini membuka sembilan program.

Sembilan program yang telah dibuka adalah pemeliharaan sepeda motor, menjahit pakaian sesuai style, pengolahan ikan, tata kecantikan rambut, practical office, pembuatan hiasan busana, perakitan komputer, perawatan AC, dan tata rias.

”Semua yang masuk ke sini gratis. Kami ingin mengajak remaja di Grobogan memiliki skill. Namun yang ikut pelatihan ini bukan hanya warga sini. Ada yang dari Demak dan sekitaranya,” imbuhnya.

Setelah melakukan pelatihan kurang lebih 35 hari, mereka akan mengikuti seleksi bagi program yang sudah bekerja sama dengan perusahaan. Sehingga skill yang mereka pelajari langsung bisa tersalurkan di dunia kerja.

Tak hanya itu, selain bantuan fisik dari pemkab, BLK juga mendapat bantuan prasarana pelatihan dari Balai Besar Semarang hingga bantuan dari Kemenaker. Bantuan tersebut berupa barang dan dilakukan bertahap.

”Sejak 2010 ada bantuan satu paket berisi 16 mesin jahit dan 2017 kami mendapat bantuan peralatan otomotif. Kemudian tahun lalu mendapat satu paket peralatan jahit dan komputer satu paket. Bantuan tersebut dari pusat. Serta ada 16 unit komputer dari Balai Besar Semarang,” jelasnya.

]]>
Ali Mustofa Wed, 27 Feb 2019 13:27:56 +0700
<![CDATA[Resmi Dibuka, TMMD Sengkuyung Bangun Puluhan Jamban dan Poskamling]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/27/121971/resmi-dibuka-tmmd-sengkuyung-bangun-puluhan-jamban-dan-poskamling https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/27/resmi-dibuka-tmmd-sengkuyung-bangun-puluhan-jamban-dan-poskamling_m_121971.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/27/resmi-dibuka-tmmd-sengkuyung-bangun-puluhan-jamban-dan-poskamling_m_121971.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/27/121971/resmi-dibuka-tmmd-sengkuyung-bangun-puluhan-jamban-dan-poskamling

TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung tahap I Kodim 0717/Purwodadi di Desa Asemrudung Kecamatan Geyer resmi dibuka Bupati Grobogan Sri Sumarni kemarin.]]>

GEYER – TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung tahap I Kodim 0717/Purwodadi di Desa Asemrudung Kecamatan Geyer resmi dibuka Bupati Grobogan Sri Sumarni kemarin. Kegiatan yang berlangsung selama 30 hari ini diharapkan dapat mendorong kemajuan dan kesejahteraan ekonomi warga setempat.

Berbagai kegiatan fisik dan nonfisik akan dikerjakan prajurit kodim bersama masyarakat. Untuk sasaran fisik antara lain, pengecoran jalan 500 meter dengan lebar 2,50 meter dan tebal 0,15 meter. Kemudian rehab sebuah mushola, rehab Poskamling dan pembuatan 10 jamban.  

Selanjutnya sasaran nonfisik berupa penyuluhan pembekalan bela negara, wawasan kebangsaan, penyuluhan perilaku hidup bersih sehat (PHBS), dan penyuluhan pertanian. Juga penyuluhan kamtibmas, penyuluhan narkoba, pengobatan, dan KB gratis serta pasar murah.

 Bupati Grobogan Sri Sumarni mengungkapkan, kegiatan TMMD ini membuktikan adanya keselarasan antara program Pemkab dengan program TNI. Utamanya dalam pencapaian pembangunan di Grobogan.

”Berharap melalui kegiatan ini dapat menjadi pengikat hubungan erat antara pemerintah, TNI, dan masyarakat sebagai kekuatan utama dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” paparnya.

Serta seluruh masyarakat khususnya di Kecamatan Geyer ini bisa memanfaatkan momen ini agar bisa menumbuhkan kerja sama meningkatkan budaya gotong royong. ”Kami harapkan mereka bisa merawat hasil pembangunan yang kami buat bersama-sama ini,” himbaunya.

Sementara, Dandim 0717/Purwodadi Letkol Inf Asman Mokoginta menambahkan, program TMMD ini wujud nyata TNI AD untuk membantu pemerintah dalam hal membangun infrastruktur desa yang belum sempat dikerjakan pemerintah daerah. ”Dengan program ini, kami ingin rakyat lebih sejahtera dan mandiri,” pungkasnya.

]]>
Ali Mustofa Wed, 27 Feb 2019 13:17:30 +0700
<![CDATA[Diduga Keracunan Pestisida, Petani Ini Tewas di Lahan Sendiri]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/27/121918/diduga-keracunan-pestisida-petani-ini-tewas-di-lahan-sendiri https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/27/diduga-keracunan-pestisida-petani-ini-tewas-di-lahan-sendiri_m_121918.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/27/diduga-keracunan-pestisida-petani-ini-tewas-di-lahan-sendiri_m_121918.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/27/121918/diduga-keracunan-pestisida-petani-ini-tewas-di-lahan-sendiri

Diduga keracunan obat penyemprot padi, seorang petani bernama Akhmadi warga Desa Ngeluk, Penawangan ditemukan meninggal dunia usai menyemprot pestisida di sawah]]>

PENAWANGAN – Diduga keracunan obat penyemprot padi, seorang petani bernama Akhmadi warga Desa Ngeluk, Kecamatan Penawangan ditemukan meninggal dunia. Korban meninggal usai menyemprot pestisida di sawah miliknya.

Menurut informasi yang dihimpun, Senin (25/2) pagi kemarin korban berangkat ke sawah untuk membersihkan rumput dengan cara menyemprotkan pestisida. Nahas, tak lama melakukan semprotan sekitar tiga tangki, Akhmadi tergeletak tidak sadarkan diri.

Kejadian tersebut disaksikan salah satu warga yang kebetulan sawahnya bersebelahan dengan korban. Kusno melihat Akhmadi jatuh tersungkur di pematang sawah. Ia pun langsung bergegas menolong.

”Saya kaget tiba-tiba korban jatuh tersungkur di sawahnya setelah menyemprot habis tiga tangki. Padahal tak mengeluh apa-apa saat menyemprot,” katanya.

Selanjutnya Kusno meminta bantuan kepada beberapa warga yang kebetulan juga dekat dengan sawah korban. Mereka langsung membawa korban ke Puskesmas Penawangan I. Namun, sesampai di puskesmas korban dinyatakan meninggal dunia oleh dokter puskesmas.

Setelah diadakan pemeriksaan dan penyelidikan oleh  dokter yang di saksikan anggota Polsek Penawangan dan Babinsa Desa Ngeluk, tidak diketemukan adanya tanda tanda penganiayaan.

”Pernyataan dokter tadi menyatakan korban murni keracunan pestisida pembasmi rumput. Diduga kecapekan. Kemudian jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” ujarnya.

]]>
Ali Mustofa Wed, 27 Feb 2019 08:30:32 +0700
<![CDATA[Bapas Pati-IPWL Al Ma’laa Teken MoU Rehab Korban Narkotika]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/27/121917/bapas-pati-ipwl-al-malaa-teken-mou-rehab-korban-narkotika https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/27/bapas-pati-ipwl-al-malaa-teken-mou-rehab-korban-narkotika_m_121917.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/27/bapas-pati-ipwl-al-malaa-teken-mou-rehab-korban-narkotika_m_121917.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/27/121917/bapas-pati-ipwl-al-malaa-teken-mou-rehab-korban-narkotika

Balai Pemasyarakatan (Bapas) kelas II Pati menandatangani MoU dengan Institusi Penerima Wajib Lapor Pesantren Rehabilitasi Sosial Napza Al Ma’laa.]]>

PURWODADI – Balai Pemasyarakatan (Bapas) kelas II Pati menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) Pesantren Rehabilitasi Sosial Napza Al Ma’laa. MoU tersebut terkait progam rehabilitasi sosial korban penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat aditif (Napza).

Kepala Bapas Pati Giyanto mengatakan, kerja sama ini melingkupi pelayanan informasi edukasi Napza, pelayanan rehabilitasi sosial korban dan pecandu penyalahgunaan Napza,  reintegrasi dan bimbingan lanjutan  dan rehabilitasi sosial bagi korban penyalahgunaan Napza. Khususnya terhadap klien Bapas Pati yang terlibat tindak pidana narkotika setelah mendapat reintegrasi. 

Dijelaskan, kerja sama dengan IPWL diharapkan bermanfaat bagi klien Bapas Pati. Khususnya klien narkoba untuk dapat kembali berintegrasi di masyarakat. ”Semoga dengan terjalinnya kerja sama ini, kami dapat membantu untuk menyelamatkan khususnya klien Bapas Pati dari penyalahgunaan dan ketergantungan napza,” tandasnya.

Ketua IPWL Al Ma’laa Grobogan Djunaidi menambahkan, bahwa pecandu narkoba dapat lapor ke IPWL Al Ma’laa Grobogan Purwodadi tanpa diproses hukum untuk menjalani rehabilitasi. Selain itu, mereka pecandu narkoba mendapatkan keterampilan kerja dan modal bagi klien narkoba yang membutuhkan. ”Kami juga memberikan bimbingan fisik, sosial, mental, keterampilan, dan kegiatan rohani,” ujarnya.

]]>
Ali Mustofa Wed, 27 Feb 2019 08:22:34 +0700
<![CDATA[GOR Simpang Lima Dibikin Baru, Nasib PKL Semakin Tak Jelas]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/25/121488/gor-simpang-lima-dibikin-baru-nasib-pkl-semakin-tak-jelas https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/25/gor-simpang-lima-dibikin-baru-nasib-pkl-semakin-tak-jelas_m_121488.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/25/gor-simpang-lima-dibikin-baru-nasib-pkl-semakin-tak-jelas_m_121488.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/25/121488/gor-simpang-lima-dibikin-baru-nasib-pkl-semakin-tak-jelas

Rencana pembangunan Gedung Olah Raga (GOR) Simpang Lima semakin dimantapkan. Namun sayang, banyak pedagang kaki lima (PKL) yang belum terakomodir.]]>

PURWODADI – Rencana pembangunan Gedung Olah Raga (GOR) Simpang Lima semakin dimantapkan. Namun sayang, banyak pedagang kaki lima (PKL) yang belum terakomodir.

Pantauan Jawa Pos Radar Kudus bangunan GOR ini sudah mulai dibongkar. Karena terkendala beberapa alasan, Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan Pariwisata (Disporabudpar) Grobogan menggelar Focus Group Discussion (FGD) di ruang rapat Wakil Bupati Grobogan, Jumat (22/2) kemarin.

Dalam kegiatan ini dihadiri oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Seperti DPUPR, DPMPTSP, Dishub, Bappeda, KONI, Disperindag, DLH, dan Satpol PP. Serta dihadiri juga konsultan dan pedagang di sekitar GOR.

Acara ini membahas tentang dampak yang akan terjadi terkait pembangunan GOR. Salah satu  nasib pedagang kaki lima (PKL) yang belum terakomodir. Diantaranya PKL di jalan Tamrin dan di pangkalan truk yang masih satu kawasan dengan GOR.

Dalam hal ini perwakilan dari Disperindag mengusulkan agar PKL tersebut juga diperhatikan. Saat ini pihaknya sudah merencanakan relokasi pedagang pasar Burung. Yang juga berada di jalan Tamrin.

”Di pasar burung ada 34 pedagang. Rencananya akan di relokasi ke pasar Unggas. Sementara itu PKL jalan Tamrin ada 28 belum ada tempat relokasi. Karena taman kota akan diisi PKL dari jalan R. Suprapto dan Jalan Sutomo,” ujarnya.

Tri Retno Indriati perwakilan dari DLH juga mengusulkan hal serupa. Pihaknya sudah merencanakan pembangunan kios PKL di depan kantor DLH.

”Akan direncanakan membangun 180 kios. Itu untuk relokasi PKL dijalan R. Suprapto, Bunderan simpang lima, serta di jalan sutomo. Sedangkan PKL yang ada di jalan Tamrin, disebelah GOR juga harus dipikirkan,” ungkapnya.

Edi Santoso Sekertaris Disporabudpar Grobogan mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan terkait hal ini. Karena secara rinci dari rapat awal yang di fasilitasi memang PKL yang ada di kios GOR.

”Terkait pedagang di jalan Tamrin dan pangkalan truk nantinya harus diinventarisasi terlebih dahulu. Dalam mengambil kebijakan ini mungkin dari Satpol PP, Disperindag dan pihak terkait lainnya harus duduk bersama membicarakan ini,” jelasnya.

            Ngadino, Kepala Disporabudpar juga mengatakan hal serupa. Dari hasil rapat ini akan dilaporkan ke Sekda. ”Nanti tindak lanjutnya akan dibicarakan kembali mengenai pedagang-pedagang yang belum terakomodir. Masih ada beberapa PR tentang PKL.Tentunya akan dikoordinasikan dengan pihak terkait,” tukasnya. (vah)

]]>
Ali Mustofa Mon, 25 Feb 2019 10:23:25 +0700
<![CDATA[Menumpuk, Sampah di TPA Sanitary Landfill Disulap Jadi Gas Metan]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/25/121483/menumpuk-sampah-di-tpa-sanitary-landfill-disulap-jadi-gas-metan https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/25/menumpuk-sampah-di-tpa-sanitary-landfill-disulap-jadi-gas-metan_m_121483.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/25/menumpuk-sampah-di-tpa-sanitary-landfill-disulap-jadi-gas-metan_m_121483.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/25/121483/menumpuk-sampah-di-tpa-sanitary-landfill-disulap-jadi-gas-metan

Pemanfaatan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sanitary Landfill yang berada di Desa Ngembak, Kecamatan Purwodadi terus dikembangkan Dinas Lingkungan Hidup Grobogan.]]>

PURWODADI - Pemanfaatan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sanitary Landfill yang berada di Desa Ngembak, Kecamatan Purwodadi terus dikembangkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Grobogan. Bulan ini, mereka menargetkan pemanfaatan gas metan.

Kasi Penanganan Sampah DLH Grobogan Noer Rochman mengatakan, berbagai kendala masih dialami saat uji coba pemanfaatan gas metan. Meski sudah dicoba dinyalakan, namun gas metan belum bisa menyala.

Diungkapkan, selama ini di setiap zona di TPA memiliki enam cerobong titik pengumpul gas metan. Cerobong itu hanya untuk menangkap gas metan saja. Karena belum dimanfaatkan, gas metan masih bisa keluar bebas ke udara yang bisa mengancam lapisan ozon.

”Maka targetnya bulan ini kami bisa memanfaatkan gas metan tersebut. Kami sudah memasang alat untuk mengalirkan gas. Hingga membuat jaringan pemanfaatan gas metan menggunakan pipa-pipa yang dipasang dan salurkan ke kompor.

Pihaknya juga memasang jaringan blower sebagai filter, sehingga bisa menyalurkan gas tersebut ke kompor-kompor. Jika berhasil sementara akan dimanfaatkan energi rumah tangga biogas untuk lingkungan sekitar atau karyawan yang ada di lokasi. Kemudian baru akan disalurkan ke masyarakat sekitar.

”Kami sudah coba nyalakan beberapa kali, namun belum berhasil. Ternyata kami harus menutup cerobong yang ada di TPA itu. Sebab sampah yang tertampung di sana baru bisa menutupi setengah dari cerobong. Maka awal bulan ini kami proses penutupan cerobong dengan tanah. Setelah tertutup rapat, kami akan coba menyalakan lagi,” paparnya.

Pihaknya berharap gas metan bisa segera dimanfaatkan karena bisa membawa nilai cukup besar dalam penilaian Adipura. Untuk menunjang pemanfaatan itu DLH mendapatkan bantuan APBD senilai Rp 120 juta untuk pengembangan pemanfaatan gas metan di akhir tahun lalu. Serta bantuan tanah uruk untuk pengurukan sampah yang dilakukan setiap pekan.

Selain fokus pemanfaatan gas metan, dalam waktu dekat pihaknya juga akan membuat Ruang Terbuka Hijau (RTH) di sekitar TPA. Sehingga untuk menarik masyarakat sekitar berkunjung ke TPA.

]]>
Ali Mustofa Mon, 25 Feb 2019 10:07:14 +0700
<![CDATA[Cegah TKI Ilegal, Disnakertrans Bikin Layanan Terpadu]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/25/121481/cegah-tki-ilegal-disnakertrans-bikin-layanan-terpadu https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/25/cegah-tki-ilegal-disnakertrans-bikin-layanan-terpadu_m_121481.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/25/cegah-tki-ilegal-disnakertrans-bikin-layanan-terpadu_m_121481.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/25/121481/cegah-tki-ilegal-disnakertrans-bikin-layanan-terpadu

Layanan Terpadu Satu Atap akan dioperasionalkan. Tepatnya pada 12 Maret mendatang. Nantinya, pelayanan tersebut diperuntukkan pengumpulan berkas paspor CPMI.]]>

PURWODADI – Layanan Terpadu Satu Atap (LTSA) akan dioperasionalkan. Tepatnya pada 12 Maret mendatang. Nantinya, pelayanan tersebut diperuntukkan pengumpulan berkas paspor Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI).

Kabid Transmigrasi Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Grobogan Hadi Purmiyanto mengatakan, hadirnya LTSA ini bukanlah untuk sarana dan ajang penjaringan sebesar-besarnya TKI asal Grobogan. ”Namun lebih pada upaya layanan dokumen yang bertujuan untuk mengurangi dan mencegah banyaknya TKI ilegal yang tentunya merugikan Kabupaten Grobogan,” ujarnya.

 LTSA tersebut akan dilengkapi dengan pelayanan dari berbagai instansi terkait seperti Polres, Dinkes, Dipendukcapil, RSUD, BPJS ketenagakerjaan, Imigrasi, BP3TKI Jateng, dan satu bank daerah. Mereka akan melayani masyarakat dalam satu atap.

”Namun peruntukkannya hanya untuk melayani pengumpulan data atau administrasi, hingga proses verifikasi yang akan didapat Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) Grobogan. Sedangkan pendaftaran paspor untuk umum masih belum bisa,” ujarnya.

Sembari menunggu launching pada Maret nanti, petugas dari berbagai instansi yang akan ditugaskan untuk memberi pelayanan di LTSA akan melakukan studi banding ke daerah lain.

”Mereka belajar ke daerah lain. Kebetulan yang terdekat dari sini adalah Pati. Maka mereka akan studi banding ke Pati dalam waktu dekat ini. Selanjutnya, akan dilakukan ujicoba selama sepekan,” ungkapnya.

Selain itu, persiapan yang dilakukan dengan mengisi sarpras di dalam LTSA. Baru-baru ini, mendapatkan bantuan dari kemnaker senilai Rp 500 juta yang diperuntukkan untuk membeli sarana dan prasarana penunjang.

”Komplet untuk sarana dan prasarana. LTSA ini hanya belum memiliki alat pencetakan paspor saja. Namun, kami belum bisa mengajukan. Syarat untuk memajukan rumit dan kemungkinan kami tak bisa mendapatkannya,” keluhnya. 

]]>
Ali Mustofa Mon, 25 Feb 2019 09:56:50 +0700
<![CDATA[Pedagang Boyongan, GOR Simpang Lima Akhirnya Dibongkar]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/23/121119/pedagang-boyongan-gor-simpang-lima-akhirnya-dibongkar https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/23/pedagang-boyongan-gor-simpang-lima-akhirnya-dibongkar_m_121119.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/23/pedagang-boyongan-gor-simpang-lima-akhirnya-dibongkar_m_121119.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/23/121119/pedagang-boyongan-gor-simpang-lima-akhirnya-dibongkar

GOR Simpang Lima Purwodadi mulai dibongkar. Pembongkaran akhirnya bisa dimulai setelah para pedagang meninggalkan kios di kompleks GOR tersebut.]]>

GROBOGAN – GOR Simpang Lima Purwodadi mulai dibongkar. Pembongkaran akhirnya bisa dimulai setelah para pedagang meninggalkan kios di kompleks GOR tersebut. Pemkab Grobogan menargetkan pembongkaran selesai pada Maret. Kemudian dilanjutkan pembangunan GOR.

Sekretaris Disporabudpar Grobogan Edi Santoso mengatakan, pembongkaran sepenuhnya dilakukan oleh pihak rekanan pemenang lelang. ”Hasil dari bangunan ini akan menjadi milik pemenang lelang. Karena sudah ditentukan pemenang lelang aset Rp 707 juta,” katanya.

Dijelaskan, pembongkaran bangunan GOR Simpang Lima ditargetkan selesai Maret. Lalu, dilanjutkan dengan proses lelang untuk pembangunan GOR Simpang Lima tipe B. Anggaran pembangunan itu sebesar Rp 15 miliar. Rinciannya prasarana fisik Rp 13,8 miliar, sarana/peralatan Rp 566 juta, dan anggaran penunjang sebesar Rp 612 juta.

”Kami target pada 15 Maret 2019 selesai. Setelah itu, akan dilelang untuk rekanan yang membangun bangunan,” ujarnya.

Edi menambahkan, pembangunan GOR ini akan menambah luas bangunan dan tribun penonton memutar. Kemudian juga akan menambah beberapa fasilitas lainnya seperti ruang atlet, kamar mandi, ruang ganti, lahan parkir, pertokoan, dan kantor.

]]>
Ali Mustofa Sat, 23 Feb 2019 08:17:07 +0700
<![CDATA[Tahun Ini Pemkab Grobogan Bangun Rumah Sakit dan Rehab Lima Puskesmas]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/22/120997/tahun-ini-pemkab-grobogan-bangun-rumah-sakit-dan-rehab-lima-puskesmas https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/22/tahun-ini-pemkab-grobogan-bangun-rumah-sakit-dan-rehab-lima-puskesmas_m_120997.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/22/tahun-ini-pemkab-grobogan-bangun-rumah-sakit-dan-rehab-lima-puskesmas_m_120997.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/22/120997/tahun-ini-pemkab-grobogan-bangun-rumah-sakit-dan-rehab-lima-puskesmas

Pemkab Grobogan merencanakan pembangunan rumah sakit tipe D. Yaitu dengan meningkatkan status Puskesmas Gubug menjadi rumah sakit tipe D.]]>

GROBOGAN – Pemkab Grobogan merencanakan pembangunan rumah sakit tipe D. Yaitu dengan meningkatkan status Puskesmas Gubug menjadi rumah sakit tipe D. Pembangunannya direncanakan dimulai pada 2019 ini.

Bupati Grobogan Sri Sumarni mengungkapkan, peningkatan Puskesmas Gubug jadi rumah sakit tipe D sudah teranggarkan Rp 10 miliar. Selain itu, tahun ini pemkab juga melanjutkan pembangunan tahap kedua RSUD Ki Ageng Pendawa Wirosari. Anggarannya Rp 15 miliar.

”Proyek peningkatan status Puskesmas Gubug dan Pembangunan RSUD Ki Ageng Getas Pendawa Wirosari menggunakan anggaran APBD,” kata bupati usai meresmikan Puskesmas Kedungjati.

Bupati berharap dengan adanya dua rumah sakit tipe D yang dibangun pemerintah daerah, bisa mengurangi angka kematian ibu dan anak saat proses persalinan. Yang mana, angka kematian ibu dan anak masih menjadi pekerjaan rumah Pemkab Grobogan.

Tahun ini, Pemkab Grobogan merenovasi lima puskesmas. Terdiri dari Puskesmas Godong 1, Godong 2, Kradenan 1, Wirosari 1, dan Pulokulon 2. Anggaran untuk renovasi lima puskesmas itu berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK). Dengan anggaran total Rp 7,5 miliar.

Kepala Dinas Kesehatan Grobogan Slamet Widodo berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Tak hanya di bidang infrastruktur, namun petugas pelayanan kesehatan juga ditingkatkan. Saat ini ada sudah ada 13 puskesmas di Kabupaten Grobogan ini yang melayani rawat inap.

”Kami juga terus memberi pembinaan dan pengarahan pada petugas kesehatan untuk meningkatkan integritasnya dalam memberi pelayanan,” terang dia.

]]>
Ali Mustofa Fri, 22 Feb 2019 15:42:29 +0700
<![CDATA[Jembatan Ambrol, Jalan Penghubung Desa Lumpuh]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/20/120514/jembatan-ambrol-jalan-penghubung-desa-lumpuh https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/20/jembatan-ambrol-jalan-penghubung-desa-lumpuh_m_120514.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/20/jembatan-ambrol-jalan-penghubung-desa-lumpuh_m_120514.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/20/120514/jembatan-ambrol-jalan-penghubung-desa-lumpuh

Jembatan di Dusun Barahan Desa Tarub Kecamatan Tawangharjo sempat ambrol tergerus banjir pada Senin (11/2) lalu. Jembatan ini kini sudah tertangani.]]>

TAWANGHARJO - Jembatan di Dusun Barahan Desa Tarub Kecamatan Tawangharjo sempat ambrol tergerus banjir pada Senin (11/2) lalu. Jembatan yang menjadi penghubung Desa Tarub Kecamatan Tawangharjo dan Desa Sambirejo Kecamatan Wirosari itu kini tertangani dengan pembuatan jembatan darurat.

Babinsa Koramil 08/Tawangharjo Sertu Sugeng pun langsung meninjau jembatan di areal persawahan yang ambrol di sisi kanan dan kiri. Hal ini terjadi karena tergerus banjir akibat intensitas hujan yang tinggi hampir sebulan ini.

Dia menjelaskan, jembatan yang berukuran tujuh kali empat meter tersebut menjadi akses penghubung dua kecamatan. Juga akses utama masyarakat untuk membawa hasil pertanian.

”Kami selaku Babinsa langsung sigap jika ada kejadian di wilayah binaan. Setelah mendapat laporan dari kepala dusun,  saya juga langsung meninjau lokasi,” tuturnya.

Sedangkan Kadus Barahan Desa Tarub Siswanto mengatakan, akibat terputusnya jembatan ini akses jalan persawahan penghubung antara kedua desa tidak bisa dilalui oleh kendaraan bermotor sehingga lalu lintas sementara lumpuh.

”Aktivitas pertanian sempat tersendat. Petani yang melewati jalan tersebut harus berjalan kaki, sehingga memakan waktu yang relatif lama. Dengan adanya pemberitahuan ke Babinsa dan aparat terkait lainya diharapkan masalah ini cepat terselesaikan, karena akan berpengaruh terhadap perekonomian warganya,’ ujarnya.

Selang beberapa hari, babinsa dibantu warga langsung membuat jembatan alternatif dari bambu. Sehingga kembali melancarkan aktivitas warga dalam bertani. ”Besar harapan agar segera dibangun lagi jembatan permanen. Sebab jembatan bambu juga masih membahayakan jika musim hujan seperti ini licin,” keluhnya.

Ditambagkan, kegiatan membuat jembatan darurat di lokasi tersebut merupakan bagian dari tugas dan tanggung jawab aparat teritorial dalam melakukan pembinaan di wilayah, sehingga dapat terwujud kemanunggalan TNI dengan rakyat.

]]>
Ali Mustofa Wed, 20 Feb 2019 15:37:41 +0700
<![CDATA[Berhasil Ciduk Maling, Dua Polisi Ini Diganjar Reward]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/20/120508/berhasil-ciduk-maling-dua-polisi-ini-diganjar-reward https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/20/berhasil-ciduk-maling-dua-polisi-ini-diganjar-reward_m_120508.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/20/berhasil-ciduk-maling-dua-polisi-ini-diganjar-reward_m_120508.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/20/120508/berhasil-ciduk-maling-dua-polisi-ini-diganjar-reward

Dua anggota Polres Grobogan mendapatkan penghargaan atas prestasi yang didapatnya. Keduanya terdiri dari Kanit Turjawali Iptu Joko Susilo dan Brigadir Dedit Avo]]>

PURWODADI – Dua anggota Polres Grobogan mendapatkan penghargaan atas prestasi yang didapatnya. Keduanya terdiri dari Kanit Turjawali Iptu Joko Susilo dan Brigadir Dedit Avo Kurniawan. Mereka berhasil mengungkap kasus curanmor.

Pengungkapan tersebut berawal saat razia di Jalan Raya Purwodadi-Solo. Tepatnya di kawasan letter S, Kecamatan Toroh,Grobogan, Senin (4/2) lalu. Seorang pengendara dicurigai pelaku curanmor, karena tidak memiliki tanda pengenal dan usai digeledah mendapati adanya dua STNK dan kunci letter T. Selanjutnya, pelaku dilimpahkan ke Sat Reskrim untuk pengembangan lebih lanjut.

”Berawal kecurigaan kami saat melihat seorang pengendara sepeda motor yang melaju dari arah utara (Purwodadi) menuju ke Solo. Pelaku sempat berusaha balik arah menghindari razia. Anggota kami melakukan pengejaran dan berhasil menghentikan pengendara tersebut, ” ungkap Iptu Joko Susilo.

Wakapolres Grobogan Kompol Dwi Yuwono memberikan apresiasi kepada personel tersebut. Dia juga meminta yang bersangkutan untuk terus meningkatkan kinerja. Prestasi itu juga harus menjadi motivasi bagi personel lain.

”Tunjukkan prestasimu ketika melaksanakan tugas kepolisian dalam melindungi, melayani, dan mengayomi masyarakat. Jangan berpuas diri dan jadikanlah pemberian reward sebagai pemicu untuk lebih giat lagi dalam melaksanakan tugas dengan baik,” terang Kompol Dwi Hendro usai upacara Hari Kesadaran Nasional Senin (19/2).

]]>
Ali Mustofa Wed, 20 Feb 2019 15:17:44 +0700
<![CDATA[Relawan Pengusaha Muda Ambil Api Abadi Mrapen untuk Pembukaan Repnas]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/18/120037/relawan-pengusaha-muda-ambil-api-abadi-mrapen-untuk-pembukaan-repnas https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/18/relawan-pengusaha-muda-ambil-api-abadi-mrapen-untuk-pembukaan-repnas_m_120037.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/02/18/relawan-pengusaha-muda-ambil-api-abadi-mrapen-untuk-pembukaan-repnas_m_120037.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/02/18/120037/relawan-pengusaha-muda-ambil-api-abadi-mrapen-untuk-pembukaan-repnas

Pengambilan api abadi Mrapen di Desa Manggarmas, Godong dilakukan kemarin. Api ini diambil oleh Relawan pengusaha Muda Nasional (Repnas) Jawa Tengah.]]>

GODONG – Pengambilan api abadi Mrapen di Desa Manggarmas, Godong dilakukan kemarin. Api ini diambil oleh Relawan pengusaha Muda Nasional (Repnas) Jawa Tengah. Tujuannya untuk pembukaan Repnas. Bertajuk ‘Kirab Api Cinta untuk Jokowi’ yang akan dibawa keliling Jawa Tengah. Dimulai pada 17-24 Februari 2019 mendatang.

Ketua Repnas Jateng Wijaya Dahlan mengatakan, pengambilan api abadi sebagai simbol penyebaran semangat pengusaha muda di Indonesia. Yaitu dengan memberikan dukungan kepada capres Joko Widodo dan cawapres KH Ma’ruf Amin. ”Kirab Api Cinta Untuk Jokowi menjadi salah satu wujud dukungan kami kepada Pak Jokowi-Amin,”kata Wijaya.

Api abdai ini akan mengeliling 15 kota dan Kabupaten se Jawa Tengah. Yaitu dimulai dari Kabupaten Grobogan hingga ke Pekalongan. Rute yang dilewati dari Mrapen Grobogan, Demak, Semarang, Surakarta, Boyolali, Salatiga, Ambarawa, Temanggung, Wonosobo, Purworejo, Kebumen, Cilacap, Purwokerto, Tegal, Pekalongan.

Api yang dinyalakan obor tersebut dibawa oleh atlet dan pengusaha muda di Jawa Tengah dan nasional. Api yang dibawa akan terus dilakukan secara estafet di setiap wilayah dilewati. Sehingga api bisa finish di tempat pembukaan Repnas di Pekalongan yang akan dihadiri Capres Jokowi. ”Kami melibatkan semua masyarakat untuk berpartipasi. Yaitu untuk menyatukan visi misi sekaligus mengobarkan semangat dalam rangka membangun bangsa,”terang dia.

Selain itu, saat deklarasi, Repnas Jateng juga berencana menyerahkan rekor muri kepada Presiden Jokowi. Rekor Muri tersebut diraih oleh Repnas Jateng atas vlog pengusaha pendukung jokowi terbanyak di Indonesia. Kegiatan itu, akan diwujudkan nanti usai deklarasi di Pekalongan.

Dia menambahkan, dari hasil Pilpres pada tahun 2014 lalu bisa menjadi acuan untuk kemenangan Jokowi yaitu mendapatkan suara kemenangan selisih 6 juta. Sedangkan skala nasional selisih suara dari rivalnya mendapatkan 15 juta suara.

”Kita menyakini di Jawa Tengah insyaAllah perolehan suara bisa di atas 85 persen. Dan di Jawa Tengah adalah penyumbangan kemenangan untuk pak Jokowi. Kami mengambil Api Abadi karena menjadi api melambangkan keabadian, simbol keberanian, semangat dan perlawanan. Kami ingin penularan energi positif untuk kemenangan Jokowi Amin pada Pilpres 2019,” tandasnya.

Ketua DPC PDI P Grobogan Sri Sumarni menargetkan Kabupaten Grobogan bisa menang mutlak untuk kemenangan Jokowi-Amin. Dia meminta agar semua tim bergerak dan bergotong rotong serta kerja keras agar bisa mendapatkan perolehan suara terbanyak dan menang.

”Kami sangat yakin. Dari hasil survei internal capres Jokowi dan cawapres Amin Ma’ruf dapat 86 persen suara. Angka itu bisa ditingkatkan jadi 90 persen. Ini semua karena warga merasakan hasil pembangunan merata dari tingkat desa hingga kota,” tandasnya. 

]]>
Ali Mustofa Mon, 18 Feb 2019 12:00:45 +0700