Radar Kudus JawaPos.com | Jepara RSS News Feed http://radarkudus.jawapos.com/rss/168/jepara http://www.jawapos.com/images/radar-logo/radarkudus-logo1.png http://www.jawapos.com/images/radar-logo/radarkudus-logo1.png Radar Kudus JawaPos.com | Jepara RSS News Feed http://radarkudus.jawapos.com/rss/168/jepara id Tue, 16 Apr 2019 13:50:33 +0700 Radar Tulungagung <![CDATA[Mbak Rerie: Ratu Kalinyamat Sosok Perempuan Inklusif Kosmopolitan]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/16/132140/mbak-rerie-ratu-kalinyamat-sosok-perempuan-inklusif-kosmopolitan https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/16/mbak-rerie-ratu-kalinyamat-sosok-perempuan-inklusif-kosmopolitan_m_132140.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/16/mbak-rerie-ratu-kalinyamat-sosok-perempuan-inklusif-kosmopolitan_m_132140.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/16/132140/mbak-rerie-ratu-kalinyamat-sosok-perempuan-inklusif-kosmopolitan

Sosok Ratu Kalinyamat diperjuangkan untuk menjadi pahlawan nasional. Dari bukti yang dikumpulkan Yayasan Dharma Bakti Lestari, kisah Ratu Kalinyamat bukan mitos]]>

JAKARTA – Sosok Ratu Kalinyamat diperjuangkan untuk menjadi pahlawan nasional. Dari bukti yang dikumpulkan Yayasan Dharma Bakti Lestari, kisah Ratu Kalinyamat bukan mitos. Melainkan catatan sejarah yang memiliki sosok perempuan inklusif kosmopolitan.

Pembina Yayasan DBL Lestari Moerdijat sudah membentuk tim peneliti dan penulis naskah akademik dengan mempelajari literasi dan sumber-sumber asli. Gunanya untuk menepis anggapan bahwa Ratu Kalinyamat adalah mitos tentang ratu visioner tersebut.

Dalam keterangan tertulisnya Jumat (12/4) lalu, perempuan yang biasa disapa Mbak Rerie ini menyatakan, berdasarkan catatan sejarah yang ditulis bangsa Portugis menunjukkan bahwa Ratu Kalinyamat disebut sebagai Rainha de Jepara (Ratu Jepara). Di catatan itu memang ada. Jadi, bukan mitos dan bukan pula milik komunitas tertentu.

Pada dasarnya mitos dapat timbul sebagai catatan peristiwa sejarah yang terlalu dilebih-lebihkan. Mitos kerap disebarkan untuk menyampaikan pengalaman religius atau ideal untuk membentuk model sifat-sifat tertentu. Juga sebagai bahan ajaran dalam suatu komunitas.

Menurut Mbak Rerie, kehadiran Ratu Kalinyamat bukan milik komunitas Jepara saja, karena Ratu Kalinyamat merupakan sosok perempuan yang inklusif sekaligus kosmopolitan. Sebagai perempuan yang inklusif, menurut dia, Ratu Kalinyamat menempatkan dirinya ke dalam cara pandang orang lain atau kelompok lain dalam melihat dunia. Ratu Kalinyamat berusaha menggunakan sudut pandang orang lain atau kelompok lain dalam memahami masalah.

Hal inilah yang mendasari Ratu Kalinyamat membantu Sultan Johor dan Sultan Aceh menjaga kedaulatan lalu lintas perdagangan Nusantara dan antarpulau.

Sedangkan semangat kosmopolitan yang dimiliki Ratu Kalinyamat identik dengan keterbukaan, merangkul semua golongan, kepentingan, dan wacana setiap zaman. Kemampuannya dibuktikan dengan membangun armada maritim yang tak hanya berasal dari masyarakat Jepara, tetapi juga dari masyarakat Demak, Cirebon, dan Banten. Mereka juga berasal dari berbagai golongan.

”Kepentingan untuk memiliki jalur pelayaran dan perdagangan yang aman dan berdaulat menjadi cita-cita bersama antara Ratu Kalinyamat dengan Sultan Aceh dan Johor,” ujar Mbak Rerie.

Dia menilai, kepahlawanan Ratu Kalinyamat dapat diangkat secara nasional demi kepentingan bangsa Indonesia yang juga inklusif dan kosmopolitan. ”Hanya orang-orang tertentu yang mampu menjadi wacana setiap masyarakat Indonesia. Salah seorang itu adalah Ratu Kalinyamat,” katanya.

Lestari juga mengatakan, sisi kepahlawanan Ratu Kalinyamat dapat menjadikan masyarakat terlibat dalam pembangunan Indonesia secara aktif, kreatif, sekaligus holistik.

Malah, menurut dia, yang paling penting dari kepahlawanan Ratu Kalinyamat adalah dapat menjadi figur yang seharusnya menjadi panutan untuk membantu masyarakat. Terutama generasi muda, khususnya perempuan. Selain itu, mengeksplorasi identitas dirinya, sehingga kalangan muda dapat mengembangkan personal value yang positif.

]]>
Ali Mustofa Tue, 16 Apr 2019 13:50:33 +0700
<![CDATA[Lestarikan Wayang Kulit, Wabup Jepara Apresiasi Pepadi]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/15/131974/lestarikan-wayang-kulit-wabup-jepara-apresiasi-pepadi https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/15/lestarikan-wayang-kulit-wabup-jepara-apresiasi-pepadi_m_131974.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/15/lestarikan-wayang-kulit-wabup-jepara-apresiasi-pepadi_m_131974.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/15/131974/lestarikan-wayang-kulit-wabup-jepara-apresiasi-pepadi

Pagelaran wayang kulit semalam suntuk berlangsung di Alun-alun II Jepara, SabtuSabtu (13/4) malam. Kegiatan tersebut dimeriahkan dalang Ki Nuryanto.]]>

KOTA - Pagelaran wayang kulit semalam suntuk berlangsung di Alun-alun II Jepara, SabtuSabtu (13/4) malam. Kegiatan tersebut dimeriahkan dalang Ki Nuryanto dengan lakon Babare Jagad Raya.

Selain Pagelaran wayang ini diawali dengan pelantikan Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) Kabupaten Jepara periode 2019-2024. Pada periode ini, Pepadi diketuai oleh Hendroyono. Pelantikan pengurus Pepadi Kabupaten Jepara itu sendiri dilakukan oleh perwakilan Pepadi Provinsi Jawa Tengah.

Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Jepara, Zamroni Lestiaza mengatakan, pagelaran wayang semalam suntuk ini merupakan rangkaian dari Hari Jadi ke 470 Kabupaten Jepara. Tujuannya tak lain untuk melestarikan kesenian tradisional di Kabupaten Jepara.

Sementara itu, Wakil Bupati Jepara Dian Kristiandi yang hadir secara langsung mengapresiasi kegiatan pelestarian budaya atau seni dari pulau Jawa tersebut. Apalagi, wayang kulit yang masuk dalam kesenian tradisional ini jarang digelar di masyarakat.

Dia mengatakan, wayang merupakan salah satu warisan yang harus dilestarikan. Pemkab Jepara sendiri memberikan dukungan penuh untuk pelestarian wayang. Di antaranya dengan mengadakan pagelaran wayang secara rutin di wilayah Kabupaten Jepara. "Dalam satu tahun ada beberapa kali pagelaran wayang," katanya.

Andi juga mengapresiasi putra-putri daerah yang pada kesempatan tersebut dapat menampilkan seni wayang yang tidak kalah bagusnya dengan kelompok wayang lainnya.

Tak hanya itu, Andi juga mengucapkan selamat pada anggota Pepadi Jepara yang baru saja dilantik. "Harapannya melalui Pepadi ini, seni tradisional wayang bisa terus dilestarikan. Tak hanya itu harapannya ke depan juga semakin banyak inovasi dalam pagelaran wayang agar wayang bisa kembali populer di semua kalangan. Biasanya wayang digemari oleh orang tua, jika ada inovasi maka kesenian wayang juga bisa dinikmati oleh generasi muda," imbuhnya.

]]>
Ali Mustofa Mon, 15 Apr 2019 15:57:01 +0700
<![CDATA[Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan KKN, Unisnu Jepara Undang Kades]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/15/131972/evaluasi-pelaksanaan-kegiatan-kkn-unisnu-jepara-undang-kades https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/15/evaluasi-pelaksanaan-kegiatan-kkn-unisnu-jepara-undang-kades_m_131972.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/15/evaluasi-pelaksanaan-kegiatan-kkn-unisnu-jepara-undang-kades_m_131972.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/15/131972/evaluasi-pelaksanaan-kegiatan-kkn-unisnu-jepara-undang-kades

Penguatan Kerjasama Unisnu Jepara, Pemerintah Kabupaten Jepara dan Pemerintah Desa dalam rangka pemberdayaan masyarakat digelar di Gedung Pasca Sarjana Unisnu.]]>

TAHUNAN – Penguatan Kerjasama Unisnu Jepara, Pemerintah Kabupaten Jepara dan Pemerintah Desa dalam rangka pemberdayaan masyarakat digelar di Gedung Pasca Sarjana Unisnu Jepara pada Jum’at (5/4) lalu. Kegiatan diikuti 40 kepala desa se-Kabupaten Jepara yang tahun kemarin ditempati kegiatan Kuliah Kerja Nyata.

Sekretaris Pusat KKN Unisnu Khoirul Muslimin mengatakan, kegiatan ini bertujuan merekatkan hubungan Unisnu dengan pemerintah desa. Kegiatan tersebut dalam rangka  melaksanakan pemberdayaan KKN berdasarkan kebutuhan masyarakat, dan evaluasi pelaksanaan kegiatan KKN.

Dia menambahkan, pertemuan para kepala desa dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Unisnu Jepara untuk penyelaraskan program-program masyarakat dengan Unisnu. Dengan adanya sinergitas pembangunan, sehingga program-program KKN bisa bermanfaat untuk masyarakat desa.

“Saya berharap dengan adanya sinergitas ini, program-program KKN bisa dirasakan oleh masyarakat desa dan ada tindak lanjut program KKN pada tahap berikutnya,” katanya.

Sementara itu, Ketua LPPM Unisnu Purwo Adi Wibowo menuturkan, kegiatan sudah direncanakan dari tahun 2016 untuk mengundang para kepala desa yang ditempati KKN. Hal ini untuk menyampaikan keuntungan dan persoalan ketika para mahasiswa melakukan pengabdian di desa. Sehingga pihaknya bisa meningkatkan pelayanan masyarakat dalam melakukan pengabdian mahasiswa di desa.

Hadir sebagai narasumber Kabag Pemdes Setda Jepara, Eriza Yulianto menyampaikan peran perguruan tinggi, pemerintah dan pengusaha sangat penting dalam membangun desa. Tiga komponen masyarakat ini memilik peran masing-masing. Bila ketiganya akan bersinergi maka akan terwujud kemandirian desa.

Ketua Panitia KKN Tahun 2019 Hadi Ismanto memaparkan program-program KKN baik yang bersifat kelompok maupun individu hasil observasi sebelum penempatan peserta KKN di desa. Salah satu program yang sudah direalisasikan mahasiswa selama pengabdian yaitu festival kopi Tempur, festival dolanan anak Karanganyar Welahan, reboisasi dan penyerahan bibit tanaman, pengembangan Wisata (Taman Rolet, Taman Jrakah, Pantai Beringin, Gubug Orbit, pelatihan E-commerce, packaging dan labelisasi, branding produk baru dan pemasaran, pelatihan IT perangkat desa, pelatihan pembukuan UMKM.

Salah satu peserta, Kepala Desa Suwawal Timur Aziz Nur Rohman mengungkapkan, pengabadian mahasiswa di desa sangat dibutuhkan masyarakat desa. Karena dengan kehadiran mahasiswa banyak memberikan kontribusi dalam membangun desa. Hal itu karena background pendidikan mahasiswa beragam sehingga banyak masalah yang bisa teratasi dengan kahadiran mahasiswa.

Wakil Rektor II Hendro Martojo mengatakan, akademisi yang dalam ini adalah perguruan tinggi selaku center of knowledge,  dapat menjadi agen pelaksana terkait kegiatan pelatihan seperti pemasaran online, membimbing menyusunan anggaran, tata ruang desa, inkubasi bisnis, maupun  pendampingan usaha.

”Perguruan tinggi juga dapat menjadi agen peningkatan sumber daya manusia, dan juga menjadi agen diseminasi desain label produk makanan dan pengembangan UMKM desa,” katanya.

]]>
Ali Mustofa Mon, 15 Apr 2019 15:52:16 +0700
<![CDATA[Pengusulan Ratu Kalinyamat sebagai Pahlawan Nasional Libatkan Pakar]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/15/131916/pengusulan-ratu-kalinyamat-sebagai-pahlawan-nasional-libatkan-pakar https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/15/pengusulan-ratu-kalinyamat-sebagai-pahlawan-nasional-libatkan-pakar_m_131916.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/15/pengusulan-ratu-kalinyamat-sebagai-pahlawan-nasional-libatkan-pakar_m_131916.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/15/131916/pengusulan-ratu-kalinyamat-sebagai-pahlawan-nasional-libatkan-pakar

Dalam penyusunan naskah akademik, dasar pengusulan Ratu Kalinyamat sebagai Pahlawan Nasional, juga akan dilibatkan sejumlah pakar di Perguruan Tinggi Negeri.]]>

JEPARA – Dalam penyusunan naskah akademik, dasar pengusulan Ratu Kalinyamat sebagai Pahlawan Nasional, juga akan dilibatkan sejumlah pakar di Perguruan Tinggi Negeri di Indonesia. Hal ini disampaikan, Ketua Tim Yayasan Dharma Bakti Lestari Edi Hidayat. Selain para pakar akademik, juga dilibatkan para tokoh yang mempunyai referensi dan keterkaitan dengan Ratu Kalinyamat.

Dikatakan Edi, naskah akademik ini sangat penting. Karena akan menjadi dasar untuk melengkapi administrasi. Yang terdiri dari daftar riwayat hidup, uraian perjuangan, rekomendasi dari bupati atau gubernur dan biografi Ratu Kalinyamat. ”Naskah akademik ini disusun dengan melibatkan para penulis dan peneliti dari Undip, UGM, UIN Sunan Kalijaga dan dari Universitas Indonesia (UI),” kata dia.

Selain itu, nasakah akademik juga akan dilengkapi pakar pertahanan dari Universitas Pertahanan dan peneliti dari Pusat Arkeologi Nasional Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. “Masyarakat Jepara dari berbagai kalangan juga memberikan banyak data tambahan dalam melengkapi naskah akademik agar lebih berbobot secara ilmiah dan faktual,” ujarnya.

Pembina Yayasan DBL Lestari Moerdijat menambahkan, naskah akademik ini nantinya sebelum diajukan akan dibahas secara terbuka melalui forum diskusi baik di tingkat lokal di Jepara maupun di Jakarta dalam waktu dekat. Sebenarnya dari proses usulan pertama pada 2007 dan usulan kedua tahun 2009, syarat yang disampaikan hanya kurang sedikit saja. Dari informasi yang ada, hanya kurang dalam hal pembuktian mengenai keberadaan Ratu Kalinyamat dan kapan dia berperang melawan Portugis.

Pada pengajuan usulan yang saat ini kembali dirintis, tinggal dilengkapi saja. Tim sendiri dalam hal ini sudah mendapatkan beberapa bukti literatur mengenai eksistensi Ratu Kalinyamat. Dari perpustakaan di Portugal, ada enam buku yang menyebutkan kiprah Ratu Kalinyamat pada masanya.

Usulan ini disampaikan Pemkab Jepara ke Gubernur Jawa Tengah, melalui Dinas Sosial Provinsi Jateng. Selanjutnya, usulan tersebut dikaji oleh tim provinsi untuk mengulas secara detail, apakah usulan tersebut layak disampaikan ke pemerintah pusat atau tidak. Jika dari Provinsi Jawa Tengah menyatakan sudah siap, maka usulan tersebut akan dilanjutkan ke Presiden RI melalui Kementerian Sosial. Di tingkat nasional, ada tim pengkaji lagi yang akan melakukan kajian mengenai usulan ini. “Saya berharap setelah dilakukan perbaikan naskah akademik yang sebelumnya sudah dibuat, ajuan gelar pahlawan nasional ini bisa segera diberikan untuk Ratu Kalinyamat. Karena memang beliau layak mendapatkannya,” katanya.

]]>
Ali Mustofa Mon, 15 Apr 2019 09:40:19 +0700
<![CDATA[Pasien Katarak Manfaatkan Ambulans Gratis Sahabat Lestari Berobat]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/13/131734/pasien-katarak-manfaatkan-ambulans-gratis-sahabat-lestari-berobat https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/13/pasien-katarak-manfaatkan-ambulans-gratis-sahabat-lestari-berobat_m_1555201301_131734.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/13/pasien-katarak-manfaatkan-ambulans-gratis-sahabat-lestari-berobat_m_1555201301_131734.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/13/131734/pasien-katarak-manfaatkan-ambulans-gratis-sahabat-lestari-berobat

Ambulans gratis Sahabat Lestari mengantar pasien katarak ke RSI Sultan Agung Semarang (8/4) lalu. Lantaran, Soni harus menjalani operasi pada matanya.]]>

JEPARA – Ambulans gratis Sahabat Lestari mengantar pasien katarak ke RSI Sultan Agung Semarang (8/4) lalu. Soni Hidayat, 42, diantar ke RSI Sultan Agung Semarang lantaran harus menjalani operasi pada matanya.

Warga RT 1/RW 1, Desa Bugel, Kecamatan Kedung, Jepara, ini menderita katarak. Sehingga membutuhkan penanganan lebih lanjut. Sebelumnya, Soni melakukan pemeriksaan di RSI Kudus. Selanjutnya Soni dirujuk ke RSI Sultan Agung Semarang.

Soni pergi ke RSI Sultan Agung menggunakan armada ambulans gratis Sahabat Lestari. Dia juga berterima kasih karena sudah diberi kemudahan transportasi.

”Alhamdulillah saya bisa menikmati fasilitas ambulans gratis Sahabat Lestari. Jadi, saya bisa menghemat pengeluaran dan bisa saya gunakan untuk keperluan lain. Terima kasih Ibu Lestari Moerdijat yang menyediakan fasilitas ambulans gratis,” ujar Soni.

Sehari-hari Soni bekerja sebagai tukang parkir di Pasar Kalinyamatan. Sedangkan istrinya membuka warung di rumahnya. Beruntung, Soni memiliki kartu jaminan kesehatan bantuan dari pemerintah. Sehingga memudahkannya dalam mendapatkan pengobatan.

Sebelumnya, Soni juga pernah mengalami sakit ginjal yang mengharuskan dirinya menjalani pengobatan selama tiga bulan. Setelah sembuh, Soni harus kembali berobat lantaran penyakit kataraknya semakin parah dan harus segera dioperasi.

]]>
Ali Mustofa Sat, 13 Apr 2019 23:57:39 +0700
<![CDATA[Perwakilan Organisasi Wanita Antusias Bacakan Isi Surat RA Kartini]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/13/131591/perwakilan-organisasi-wanita-antusias-bacakan-isi-surat-ra-kartini https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/13/perwakilan-organisasi-wanita-antusias-bacakan-isi-surat-ra-kartini_m_1555130914_131591.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/13/perwakilan-organisasi-wanita-antusias-bacakan-isi-surat-ra-kartini_m_1555130914_131591.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/13/131591/perwakilan-organisasi-wanita-antusias-bacakan-isi-surat-ra-kartini

Puluhan perwakilan organisasi wanita di Kabupaten Jepara tampil dalam lomba membaca surat RA Kartini kemarin. Beragam ekspresi saat membaca surat Kartini.]]>

KOTA – Puluhan perwakilan organisasi wanita di Kabupaten Jepara tampil dalam lomba membaca surat RA Kartini kemarin. Beragam ekspresi saat membaca surat Kartini ditampilkan, mulai dari membaca dengan nada sendu hingga menggebu-gebu.

Para peserta tampak antusias. Selain mempersiapkan diri membaca para peserta juga menyiapkan penampilan mereka sebaik mungkin. Mereka berdandan dengan menggunakan busana yang menarik perhatian seperti kebaya dan lainnya.

Seorang peserta lomba, Lhera mengatakan, dia mewakili Harpi Melati Kabupaten Jepara. ”Baru kali pertama ikut lomba ini,” katanya kepada Jawa Pos Radar Kudus.

Lhera melanjutkan, dia membacakan salah satu surat RA Kartini pada sahabatnya Estella Zeehandelaar. Surat itu menceritakan kegelisahan dari RA Kartini akan masa depannya. Dia ingin menjadi sosok yang benar-benar memberi manfaat bagi sesama.

Mengenai surat yang dibacanya, Lhera menyampaikan, dia tak bisa memilih sendiri melainkan diacak dari panitia. ”Diacak satu hari sebelum lomba,” ujarnya yang tampil dengan busana kebaya hitam dengan bawahan lurik.

Sementara itu panitia kegiatan Kabid PPPA pada Dinas DP3A2KB Kabupaten Jepara, Mukaim mengatakan, ada tiga surat yang disiapkan panitia dalam lomba tersebut. ”Melalui lomba tersebut, peserta tidak sekadar membaca surat Kartini tapi bisa memahami dan menghayati apa yang disampaikan Kartini. Harapannya ide atau gagasan RA Kartini juga bisa diteruskan oleh perempuan pada generasi saat ini,” terangnya.

]]>
Ali Mustofa Sat, 13 Apr 2019 11:34:26 +0700
<![CDATA[Di Kirab kebangsaan, Ganjar Orasi Persatuan, Marzuqi Pimpin Salawat]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/13/131588/di-kirab-kebangsaan-ganjar-orasi-persatuan-marzuqi-pimpin-salawat https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/13/di-kirab-kebangsaan-ganjar-orasi-persatuan-marzuqi-pimpin-salawat_m_1555131390_131588.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/13/di-kirab-kebangsaan-ganjar-orasi-persatuan-marzuqi-pimpin-salawat_m_1555131390_131588.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/13/131588/di-kirab-kebangsaan-ganjar-orasi-persatuan-marzuqi-pimpin-salawat

Kirab dan tausiyah kebangsaan yang digelar di Jepara kemarin berlangsung semarak. Meski batal dihadiri Habib Lutfi, namun terlihat hadir Gubernur Jateng.]]>

KOTA – Kirab dan tausiyah kebangsaan yang digelar di Jepara kemarin berlangsung semarak. Meski batal dihadiri Habib Lutfi bin Yahya, namun terlihat hadir Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan wakilnya Taj Yasin.

Kirab tumpeng kebangsaan mulai Pendapa Kabupaten Jepara hingga Stadion Gelora Bumi Kartini. Dalam kirab itu, ada tumpeng berwarna merah dan putih yang diarak. Ada pula peserta arak-arakan yang mengenakan berbagai busana daerah serta pasukan pembawa bendera merah putih. Kirab ini juga diikuti para pelajar dari berbagai tingkatan di Jepara.

Setibanya di Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK), acara berlanjut dengan pemotongan tumpeng Ganjar Pranowo. Ganjar juga sempat menyampaikan pesan untuk menjaga kesatuan NKRI. Acara diakhiri dengan shalawat bersama Bupati Jepara, Ahmad Marzuqi.

Pada kesempatan itu, Ganjar Pranowo mengapresiasi warga Jepara yang menginisiasi kegiatan tersebut. ”Melalui kegiatan ini semua bersama-sama membangun kebersamaan, mengemukakan persatuan dan nilai-nilai kebangsaan,” katanya.

Ganjar menilai, kegiatan semacam ini diperlukan. ”Kita tentu merindukan suasana seperti ini di antara isu-isu politik yang membuat banyak hati tak nyaman. Di sini perbedaan bisa bersatu,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Maskur Zaenuri menyatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari sikap keprihatinan atas situasi yang berkembang menjelang pemilu. Pihaknya ingin mengajak agar perbedaan pilihan yang terlalu tajam tak berlarut-larut terjadi. “Kami berharap, kesadaran nilai-nilai kebangsaan lebih penting dari sekadar pilihan berbeda bisa dikedepankan,” ujarnya.

]]>
Ali Mustofa Sat, 13 Apr 2019 11:18:55 +0700
<![CDATA[TNI Bantu 22 Kloset bagi Warga Tak Mampu]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/13/131586/tni-bantu-22-kloset-bagi-warga-tak-mampu https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/13/tni-bantu-22-kloset-bagi-warga-tak-mampu_m_1555130086_131586.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/13/tni-bantu-22-kloset-bagi-warga-tak-mampu_m_1555130086_131586.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/13/131586/tni-bantu-22-kloset-bagi-warga-tak-mampu

Sebanyak 22 kloset dibagikan kepada warga di Desa Gelang, Keling Selasa (9/4) lalu. Pembagian dilakukan jajaran Koramil Keling. Babinsa juga ikut memasangnya.]]>

KELING – Sebanyak 22 kloset dibagikan kepada warga di Desa Gelang, Keling Selasa (9/4) lalu. Pembagian dilakukan jajaran Koramil Keling. Selain memberi bantuan kloset, Babinsa Serma Rosyidin juga ikut memasang kloset bagi penerima bantuan.

Tanpa canggung, Serma Rosyidin mengaduk semen dan pasir di belakang rumah warga RT 4 RW 2 Dukuh Watu Bengkah Desa Gelang, Keling, Tumijan. Usai mengaduk material, kloset dipasang di lokasi yang dikehendaki penerima bantuan. Dalam waktu sejam, kloset sudah terpasang.

Tumijan dan keluarga tak lagi buang air besar semarangan. Pasalnya jambanisasi program Koramil Keling sudah bisa dimanfaatkan. ”Sekarang tidak lagi pakai jamban di kebun. Sudah dibantu sanitasi jambannya lebih sehat. Terimakasih TNI,” kata Tumijan.

Komandan Kodim (Dandim) 0719/Jepara Letkol (Czi) Fachrudi Hidayat menjelaskan, jambanisasi tersebut merupakan program Karya Bakti TNI Semester 1 tahun 2019. Bantuan kepada warga untuk mendukung pemerintah mewujudkan masyarakat yang sehat.

Dengan jamban jongkok yang representatif, mampu mencegah bakteri yang menyebabkan penyakit tertentu. “Masih ada warga yang memiliki kemampuan finansial terbatas. Sehingga belum memiliki jamban yang sehat. Harapannya bisa memberi manfaat bagi keluarga yang menerima bantuan,” imbuhnya.

]]>
Ali Mustofa Sat, 13 Apr 2019 11:12:15 +0700
<![CDATA[Partai Demokrat Fasilitasi Nelayan Perahu Mesin di Pantai Bondo]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/13/131551/partai-demokrat-fasilitasi-nelayan-perahu-mesin-di-pantai-bondo https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/13/partai-demokrat-fasilitasi-nelayan-perahu-mesin-di-pantai-bondo_m_131551.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/13/partai-demokrat-fasilitasi-nelayan-perahu-mesin-di-pantai-bondo_m_131551.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/13/131551/partai-demokrat-fasilitasi-nelayan-perahu-mesin-di-pantai-bondo

Jajaran pengurus Partai Demokrat menemui masyarakat nelayan di Pantai Desa Bondo, Bangsri. Sebuah kapal mesin nelayan milik Partai Demokrat diserahkan nelayan.]]>

JEPARA – Jajaran pengurus Partai Demokrat menemui masyarakat nelayan di Pantai Desa Bondo, Bangsri, kemarin. Sebuah kapal mesin nelayan milik Partai Demokrat diserahkan kepada perwakilan nelayan untuk bisa dimanfaatkan melaut. Secara simbolis penyerahan diberikan kepada salah satu relawan militan Partai Demokrat, Usman, 64.

Usman sebelumnya menggunakan rakit yang terbuat dari potongan kayu. Setiap hari ia melaut dengan menggunakan pancing tangan. Uniknya, di rakit miliknya terdapat bendera Partai Demokrat. Ia mengaku sebagai pengagum Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Partai Demokrat. Hingga akhir tahun lalu, salah satu kader bertemu Usman di tengah laut.

Lalu dihubungkan kepada SBY, bahwa di Jepara ada militan Partai Demokrat. ”Lewat sambungan telepon saya berbicara langsung kepada beliau (SBY, Red). Saya sampaikan minta bantuan kapal nelayan supaya bisa melaut. Selama ini saya pakai rakit seadanya,” kata Usman.

Sekretariat Fraksi Partai Demokrat DPR RI Didik Mukrianto didampingi Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrat Jepara M. Latifun hadir pada acara silaturrahmi dengan nelayan tersebut. Hadir pula, tokoh-tokoh partai seperti Hendro Martojo dan Helmy Turmudzi.

Sekretariat Fraksi Partai Demokrat DPR RI Didik Mukrianto mengatakan, tekad dan kenekatan seperti itu semata-mata untuk dapat meneruskan kehidupan yang masih amat sulit di negeri ini. Hingga akhirnya ia meneruskan melaut menggunakan rakitnya.

”Beliau Pak Usman jadi inspirasi bagi kita. Keteguhannya dalam menyukupi kebutuhan keluarga patut dicontoh. Apalagi beliau simpatisan Partai Demokrat yang militan. Semoga kapal nelayan milik partai ini bisa dimanfaatkan Pak Usman dan nelayan lain untuk melaut,” katanya.

Sementara itu, M. Latifun menambahkan, Partai Demokrat mengapresiasi kecintaan Usman terhadap SBY dan Partai Demokrat. Hal ini membuktikan Partai Demokrat masih menjadi harapan besar rakyat termasuk nelayan dalam memperjuangkan nasib mereka. ”Masyarakat rindu masa pemerintahan SBY. Harapannya melalui perwakilan di legislatif bisa melanjutkan kebijakan yang memihak kepada masyarakat,” terangnya.

Terpisah, Usman bercerita mengenai bendera Partai Demokrat yang ada di rakitnya. Bendera itu ia dapat dari temannya. Usman menjelaskan, begitu kagumnya ia kepada SBY dan putranya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). ”Sing ora iso dilalekke seko Pak SBY iku wibawane,” jelasnya saat mengenang SBY saat menjabat sebagai Presiden RI ke-6.

Ia pun mengungkapkan begitu kagum dan begitu mengidolakan sosok SBY. Karena keterbatasan ekonomi, memaksanya hingga melaut dengan rakit yang ia dayung dengan tangannya sendiri. Karena ia tak mampu membuat atau membeli perahu bermesin.

]]>
Ali Mustofa Sat, 13 Apr 2019 08:57:08 +0700
<![CDATA[Temukan Bapak-Bapak Stroke, Gubernur Ganjar: Saiki Gowo Rumah Sakit!]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/13/131541/temukan-bapak-bapak-stroke-gubernur-ganjar-saiki-gowo-rumah-sakit https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/13/temukan-bapak-bapak-stroke-gubernur-ganjar-saiki-gowo-rumah-sakit_m_131541.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/13/temukan-bapak-bapak-stroke-gubernur-ganjar-saiki-gowo-rumah-sakit_m_131541.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/13/131541/temukan-bapak-bapak-stroke-gubernur-ganjar-saiki-gowo-rumah-sakit

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memberikan bantuan renovasi rumah tidak layak huni (RTLH) di RT 17/RW 4, Desa Batealit, Kecamatan Batealit, Jepara.]]>

JEPARA – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memberikan bantuan renovasi rumah tidak layak huni (RTLH) di RT 17/RW 4, Desa Batealit, Kecamatan Batealit, Jepara. Saat memberikan bantuan itu, Ganjar tidak sengaja menemukan seorang bapak-bapak bernama Muhtar, 65, yang terkena stroke. Namun, belum dibawa ke rumah sakit karena terkendala biaya. Padahal, Muhtar sudah menderita stroke sejak empat bulan lalu.

Seketika itu, Ganjar langsung memerintahkan agar pihak keluarga membawa Muhtar ke rumah sakit. Tanpa pikir panjang, Ganjar langsung meminta ajudannya untuk mencarikan ambulans terdekat dan membawa Muhtar berobat ke rumah sakit. ”Ayo saiki gowo ning rumah sakit (ayo sekarang bawa ke rumah sakit). Masalah biaya dipikir belakangan. Sudah punya Kartu Indonesia Sehat (KIS) kan?" tegasnya.

Awalnya, Ganjar datang ke salah satu rumah warga Batealit, Ali Maftukhin. Di rumah itu, Ganjar ingin memberikan bantuan renovasi RTLH kepada Ali, karena rumahnya belum layak huni. Selain memberikan bantuan RTLH, kedatangan Ganjar ke rumah Ali juga ingin menengok anak Ali, Sara Asyka Larasati yang menderita jantung bocor. Asyka yang baru berusia 14 bulan itu, harus dioperasi.

PEKA DENGAN RAKYAT KECIL: Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengawal Muhtar yang menderita stroke. Muhtar berangkat berobat ke rumah sakit dengan dibopong anaknya. (HUMAS SETDA PROVINSI JATENG FOR RADAR KUDUS)

Setelah memberikan bantuan RTLH dan hendak melanjutkan perjalanan, Ganjar diserbu warga untuk bersalaman dan berfoto bersama. Saat itu, tak sengaja ada salah satu warga yang mengatakan jika orang tua Ali Maftukhin juga sedang sakit parah. ”Itu bapaknya juga sakit, Pak. Kena stroke. Sudah empat bulan, tapi belum diperiksa ke rumah sakit," lapor warga.

Mendengar itu, Ganjar langsung masuk ke dalam rumah Muhtar yang berdempetan dengan rumah Ali. Di dalam rumah itu, Ganjar melihat Muhtar yang tergeletak di ranjang karena tidak bisa berjalan. ”Mas iki bapake sampean (Mas ini bapak sampean). Wis saiki digendong, gowo rumah sakit (sekarang gendong bapaknya, bawa ke rumah sakit). Gowo KTP sama KK-nya, biar didampingi dari bidan desa," kata Ganjar.

Ganjar meminta warga untuk saling memperhatikan keluarga dan tetangga. Jika ada yang sakit, warga diminta untuk saling membantu pengobatan ke rumah sakit. ”Nah, ini kebetulan ketahuan. Mudah-mudahan segera ditangani, cepat sembuh, dan semoga ini menjadi Jumat Berkah bagi keluarga Pak Ali ini. Ndilalah ini ambulans sudah siap, puskesmas sudah siap, dokternya juga sudah siap. Jadi benar-benar berkah," ucap Ganjar diamini warga dengan kompak.

Tak lupa, Ganjar berpesan kepada Ali untuk merawat orang tuanya itu. Hal itu merupakan kewajiban anak, karena dahulu saat kecil juga dirawat dengan baik. ”Saya titip pesan, dulu cilikane sampeyan digendong karo bapakmu-ibumu (dulu kecilmu sering digendong oleh bapak ibumu). Saiki gantian bapake sing digendong (sekarang gantian bapaknya digendong). Tolong diurusi ya, gantian saiki ngurusi bapake nganti sehat (gantian sekarang mengurusi orang tua sampai sehat)," pesan Ganjar.

Langsung saja Ali menggendong bapaknya masuk ke dalam ambulans. Didampingi keluarga dan beberapa warga, Ali membawa Muhtar menuju ke rumah sakit. ”Memang sakit sudah lama, sudah empat bulan kena stroke. Itu sudah tidak bisa jalan, tapi belum dibawa ke rumah sakit," kata Nanik Arifatun Asikoh, 33, keponakan Muhtar.

Nanik mengatakan, Muhtar belum dibawa ke rumah sakit karena terkendala biaya. Meskipun sudah memiliki KIS, namun keluarga menganggap pengobatan membutuhkan biaya besar. ”Senang sekali ini tadi langsung dikawal Pak Ganjar untuk berobat. Semoga paman saya bisa sembuh dan kembali sehat, bisa berjalan," ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Ganjar memberikan bantuan dua RTLH kepada warga Jepara. Bantuan pertama diberikan kepada keluarga Endi Ribowo di Desa Ngabul. Bantuan RTLH kedua diberikan kepada Ali Maftukhin.

Sebelumnya, Ganjar menyerahkan Bantuan Gubernur Tahun 2019 untuk perseorangan/lembaga penerima bantuan se-Kabupaten Jepara Tahun 2018 di Pendapa Rumah Dinas Bupati Jepara. Bantuan yang diserahkan antara lain untuk peningkatan jalan, penataan objek wisata, beasiswa, rehab RTLH, hingga bantuan keuangan pada 239 desa.

Pada rangkaian roadshow ini, Ganjar juga menyerahkan insentif pada guru ngaji di Jepara. Sebanyak 11.758 orang guru ngaji menerima insentif yang diserahkan di Ponpes Roudlotul Mubtadiin Balekambang.

Sebelumnya, penyerahan insentif sudah dilakukan di sejumlah daerah oleh Ganjar dan Wagub Taj Yasin. Antara lain di Kota Semarang, Kota dan Kabupaten Magelang, Purworejo, Banyumas, Banjarnegara, Kendal, Batang, dan Tegal. Pemberian insentif merupakan pelaksanaan janji kampanye Ganjar dan Taj Yasin.

Ganjar menyampaikan pemberian insentif merupakan bentuk dukungan dari Pemprov Jateng, agar para guru ngaji makin bermutu dan profesional dalam mendidik generasi bangsa. ”Ini hanya ucapan terima kasih. Semoga memberi bermanfaat," ucap Ganjar. (lhr)

]]>
Ali Mustofa Sat, 13 Apr 2019 08:33:57 +0700
<![CDATA[Danramil dan Babinsa Kompak Bantu Pasang Jamban di Rumah Warga]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/12/131358/danramil-dan-babinsa-kompak-bantu-pasang-jamban-di-rumah-warga https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/12/danramil-dan-babinsa-kompak-bantu-pasang-jamban-di-rumah-warga_m_1555040632_131358.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/12/danramil-dan-babinsa-kompak-bantu-pasang-jamban-di-rumah-warga_m_1555040632_131358.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/12/131358/danramil-dan-babinsa-kompak-bantu-pasang-jamban-di-rumah-warga

Karya Bhakti TNI Semester I tahun 2019 Koramil 03/Batealit Kodim Jepara diisi dengan kegiatan jambanisasi. Babinsa ikut memasang jamban di rumah warga.]]>

BATEALIT – Karya Bhakti TNI Semester I tahun 2019 Koramil 03/Batealit Kodim Jepara diisi dengan kegiatan jambanisasi. Babinsa di wilayah Koramil 03/Batealit turun langsung ikut memasang jamban di rumah warga penerima bantuan.

Seperti yang dikerjakan Babinsa Desa Ngasem, Batealit, Pelda Sugiyanto belum lama ini. Ia membantu warga RT 5/RW 7, Desa Ngasem, Batealit, Harun memasang klosed bantuan dari koramil. Bahkan, Danramil 03/Batealit Kapten Czi Dono Susilo secara langsung terjun membantu anggota dalam pembuatan jamban.

Kapten Czi Dono Susilo mengatakan, tujuan pembangunan jambanisasi yang dilaksanakan TNI ini, karena masih banyaknya masyarakat yang belum memiliki jamban sehat.

”Harapannya, dengan pembangunan beberapa jamban, masyarakat khususnya warga Desa Ngasem mampu merubah pola dan gaya hidup menjadi lebih sehat. Yang biasanya menjadikan sungai dan kebun sebagai tempat untuk buang hajat. Sekarang sudah ada jamban yang sehat,” tuturnya.

Ia menambahkan, dengan buang air besar sembarangan mempunyai dampak yang berbahaya. Karena sungai akan menjadi kotor. Hal ini  bedampak pada pencemaran lingkungan.

”Ini juga sebagai wujud dukungan kita kepada pemerintah dalam progam Open Defecation Free (ODF). Hal ini juga merupakan kepedulian TNI dalam menyejahterakan rakyat,” ujarnya.

Harun, warga yang mendapatkan bantuan jambanisasi mengucapkan terima kasih kepada TNI. Sebab, telah peduli dan membantu warga dalam pembuatan jamban. ”Kami sangat berterima kasih kepada bapak-bapak tentara yang sudah membangun jamban. Bagi kami, membuat jamban sangatlah tidak mungkin, karena keterbatasan ekonomi kami,” katanya.

]]>
Ali Mustofa Fri, 12 Apr 2019 10:17:37 +0700
<![CDATA[Porsema LP Maarif NU Lebih Kompetitif, Pertemukan MA, SMA, dan SMK]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/12/131355/porsema-lp-maarif-nu-lebih-kompetitif-pertemukan-ma-sma-dan-smk https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/12/porsema-lp-maarif-nu-lebih-kompetitif-pertemukan-ma-sma-dan-smk_m_1555038937_131355.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/12/porsema-lp-maarif-nu-lebih-kompetitif-pertemukan-ma-sma-dan-smk_m_1555038937_131355.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/12/131355/porsema-lp-maarif-nu-lebih-kompetitif-pertemukan-ma-sma-dan-smk

Pekan Olahraga dan Seni (Porsema) XI 2019 LP Maarif NU tingkat Jepara berlangsung di Kedung Sport Center, Bugel, Kedung, mulai Rabu (10/4) hingga kemarin.]]>

KEDUNG – Pekan Olahraga dan Seni (Porsema) XI 2019 LP Maarif NU tingkat Kabupaten Jepara berlangsung di Kedung Sport Center, Bugel, Kedung, mulai Rabu (10/4) hingga kemarin. Porsema tahun ini lebih gebyar, karena digabungnya seluruh satuan pendidikan yang ada di bawah naungan LP Ma’arif NU Jepara. Meliputi MA, SMA, dan SMK.

Ketua LP Ma’arif NU Jepara Fathul Huda menjelaskan, sebelumnya tiap satuan pendidikan menggelar seleksi tersendiri. Namun, tahun ini antara MA, SMA, dan SMK digabung menjadi satu. Penggabungan ini diharapkan lebih kompetitif, sehingga meningkatkan kualitas kompetisi. Sehingga nantinya bisa terpilih wakil terbaik untuk Porsema tingkat Provinsi Jawa Tengah.

”Tuan rumah kegiatan kali ini, MA Matholiul Huda Bugel. Butuh koordinasi ekstra untuk bisa menggandeng semua satuan pendidikan. Apalagi saat persiapan dan pelaksanaan, masing-masing lembaga masih disibukkan dengan kegiatan ujian,” katanya.

Porsema sendiri menjadi wahana menyalurkan bakat siswa di bidang olahraga dan seni. Juga untuk menjaring atlet berkemampuan tinggi yang akan menjadi wakil Jepara ke Porsema Jateng Juni mendatang. ”Kontingen Porsema Jepara ke Jateng untuk jenjang pendidikan di bawahnya, yakni MI/SD dan MTs/SMP sudah lebih dahulu terbentuk,” imbuhnya.

Untuk Porsema tingkat MA/SMK/MA ini, pesertanya berasal dari 59 satuan pendidikan  tingkat MA, SMA, dan SMK. Rinciannya, 38 MA, 17 SMK, dan empat SMA. Total peserta 1.560 siswa yang ambil bagian di 16 cabang olahraga dan 12 cabang seni.

]]>
Ali Mustofa Fri, 12 Apr 2019 10:05:56 +0700
<![CDATA[Bupati: Kunjungan Wisatawan ke Jepara Tembus 2,6 Juta Orang]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/12/131350/bupati-kunjungan-wisatawan-ke-jepara-tembus-26-juta-orang https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/12/bupati-kunjungan-wisatawan-ke-jepara-tembus-26-juta-orang_m_131350.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/12/bupati-kunjungan-wisatawan-ke-jepara-tembus-26-juta-orang_m_131350.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/12/131350/bupati-kunjungan-wisatawan-ke-jepara-tembus-26-juta-orang

Pembangunan infrastruktur dan pariwisata menjadi program prioritas pada 2018. Adanya perbaikan infrastruktur berdampak positif bagi pariwisata di Kota Ukir.]]>

KOTA - Pembangunan infrastruktur dan pariwisata menjadi program prioritas pada 2018. Adanya perbaikan infrastruktur berdampak positif bagi pariwisata di Kota Ukir. Salah satunya terkait makin banyaknya kunjungan wisatawan ke Jepara.

Pada tahun 2017 tercatat ada 2,190.231 kunjungan. Lalu pada 2018, naik menjadi 2.601.528 kunjungan. Hal ini disampaikan Bupati Jepara Ahmad Marzuqi kemarin.

Marzuqi menyatakan, meningkatnya kunjungan wisatawan itu berdampak pada kontribusi sektor pariwisata terhadap PDRB. Jika 2017 hanya 10,37 persen. Pada 2018 naik menjadi 12,7 persen atau Rp 3,276 miliar dari jumlah total PDRB 2018 yang mencapai Rp 25,865 miliar.

Marzuqi mengatakan, saat ini pada tahun ketiga kepemimpinannya fokus dan prioritas pembangunan sudah ditetapkan. Yakni optimalisasi pembangunan infrastruktur pariwisata didukung oleh pengembangan kualitas sumber daya manusia yang berdaya saing. Prioritas tersebut dimaksudkan untuk memperkuat ekonomi daerah berbasis pengembangan industri pariwisata yang didukung peningkatan kualitas SDM.

Lebih lanjut dia menjelaskan, pada tahun 2018 Pemkab Jepara telah berhasil menaikkan realisasi sebesar Rp 369,3 miliar atau naik menjadi 105,4 persen atau dari target anggaran sebesar Rp 350,3 miliar. Capaian realisasi ini juga lebih banyak dibanding tahun 2017 yakni sebesar Rp 331 miliar.

Marzuqi berharap, melalui pertumbuhan berbagai potensi unggulan daerah seperti sektor pariwisata membuka peluang-peluang pendapatan baru peningkatan PAD pendapatan baru peningkatan. "PAD penting karena menjadi indikator kemandirian daerah anggaran pada APBD penetapan 2019 telah dipatok Rp 359,893 miliar. Semoga realisasinya melebihi target seperti tahun-tahun sebelumnya," imbuhnya.

]]>
Ali Mustofa Fri, 12 Apr 2019 09:33:34 +0700
<![CDATA[Ambulans Gratis Sahabat Lestari Antar Siapa Saja untuk Berobat]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/12/131348/ambulans-gratis-sahabat-lestari-antar-siapa-saja-untuk-berobat https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/12/ambulans-gratis-sahabat-lestari-antar-siapa-saja-untuk-berobat_m_131348.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/12/ambulans-gratis-sahabat-lestari-antar-siapa-saja-untuk-berobat_m_131348.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/12/131348/ambulans-gratis-sahabat-lestari-antar-siapa-saja-untuk-berobat

Ambulans gratis Sahabat Lestari kembali mengantar seorang pasien untuk berobat. Kali ini tim ambulans gratis Sahabat Lestari mengantar Aan Zahroni, 38.]]>

JEPARA – Ambulans gratis Sahabat Lestari kembali mengantar seorang pasien untuk berobat. Kali ini tim ambulas gratis Sahabat Lestari mengantar Aan Zahroni, 38, untuk berobat ke RS. Ortopedi Prof. Dr. R. Soeharso, di Surakarta belum lama ini.

Aan menderita osteoarthritis atau yang lebih dikenal dengan pengapuran sendi. Kondisi ini umumnya terjadi saat tulang rawan yang seharusnya melindungi bagian ujung tulang mengalami kerusakan seiring berjalannya waktu. Sehingga Aan tidak bisa berjalan normal tanpa bantuan dari tongkat untuk menyangga tubuhnya.

Warga RT 03/RW 05, Desa Sukodono, Tahunan, Kabupaten Jepara ini, telah menjalani perawatan sebelumnya. Pada Rabu (10/4) lalu jadwal untuk kontrol. Tim ambulans gratis Sahabat Lestari dengan sigap mengantar Aan ke RS. Prof. Dr. R. Soeharso Surakarta.

Tim ambulans gratis mendapat kabar bahwa Aan butuh transportasi menuju Surakarta. Tim ambulans gratis Sahabat Lestari sudah berkomitmen untuk siap siaga membantu warga yang membutuhkan armada.

“Hal ini sesuai instruksi dari Ibu Lestari Moerdijat yang selalu menekankan kepada kami untuk siap melayani siapa pun. Untuk itu, begitu mendengar kabar bapak Aan, kami segera datang ke rumahnya dan siap mengantar Bapak Aan dan keluarga berobat,” kata Tim ambulans gratis Sahabat Lestari, Huda.

Sementara itu, pihak keluarga sangat bersyukur dengan adanya ambulans gratis Sahabat Lestari. Selain untuk memudahkan transportasi juga dapat menghemat biaya. “Alhamdulillah, kami sekeluarga sangat dimudahkan, kami ingin berterima kasih kepada tim ambulans gratis Sahabat Lestari dan Ibu Lestari Moerdijat. Selain lebih nyaman, kami juga hemat ongkos, karena ambulans gratis ini,” ujar Aan.

]]>
Ali Mustofa Fri, 12 Apr 2019 09:19:44 +0700
<![CDATA[Ini Alasan Kenapa Logistik Pemilu ke Karimunjawa Dikirim Lebih Awal]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/11/131207/ini-alasan-kenapa-logistik-pemilu-ke-karimunjawa-dikirim-lebih-awal https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/11/ini-alasan-kenapa-logistik-pemilu-ke-karimunjawa-dikirim-lebih-awal_m_131207.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/11/ini-alasan-kenapa-logistik-pemilu-ke-karimunjawa-dikirim-lebih-awal_m_131207.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/11/131207/ini-alasan-kenapa-logistik-pemilu-ke-karimunjawa-dikirim-lebih-awal

Pengiriman logistik Pemilu serentak 2019 ke wilayah Kepulauan Karimunjawa sudah dilakukan. Pengiriman logistik menggunakan Kapal Siginjai pagi kemarin.]]>

KOTA – Pengiriman logistik Pemilu serentak 2019 ke wilayah Kepulauan Karimunjawa sudah dilakukan. Pengiriman logistik menggunakan Kapal Siginjai pagi kemarin.

Hal ini disampaikan Komisioner KPU Jepara Divisi Sosialisasi, Pendidikan pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM Muhammadun. Muhammadun mengatakan, sebagaimana pemilihan umum sebelumnya pengiriman logistik ke wilayah terluar dari Kabupaten Jepara itu dilakukan lebih awal dibandingkan pengiriman logistik di wilayah lain yang baru akan dilakukan pada 12 April. Hal ini mengantisipasi cuaca buruk yang menghambat pengiriman logistik ke wilayah tersebut.

Muhammadun menyatakan dari KPU Kabupaten ke PPK Karimunjawa dikirim pagi kemarin tepatnya pukul 07.00 WIB. Menggunakan kendaraan PT POS. Kemudian menyeberang menggunakan Kapal Siginjai dari Dermaga Pantai Kartini Jepara. ”Untuk muat kotak suara ke armada PT Pos dilakukan Selasa (9/4) siang dilanjutkan masuk ke kapal Selasa malam,” katanya kepada Jawa Pos Radar Kudus.

Muhammadun melanjutkan, perjalanan diperkirakan selama 5 jam. Dijadwalkan tiba di Karimunjawa pukul 12.00 WIB. "Setelah tiba disimpan di kantor Kecamatan Karimunjawa," ujarnya.

Mengenai logistik yang dikirim, dia menjelaskan, ada 173 kotak. Yakni 160 kotak TPS dan 13 kotak PPK. Selain itu, dikirim 128 buah bilik yang akan didistribukan ke 32 TPS di seluruh wilayah Kepulauan Karimunjawa. "Ada 5 bilik untuk masing-masing TPS," ungkapnya.

Setelah sampai di Karimunjawa, dia menjelaskan, akan dilanjutkan dengan pendistribusian ke pulau-pulau kecil. Dari Karimunjawa ke Pulau Parang dan Pulau Nyamuk dijadwalkan pada 14 April, dari Kecamatan Karimunjawa ke Desa Karimunjawa dan Desa Kemujan pada 15 April serta dari Karimunjawa ke Pulau Genting pada 16 April pagi.

Disinggung mengenai jumlah pemilih di wilayah tersebut, Muhammadun menuturkan, total daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 6.929 pemilih. Jumlah tersebut tersebar di Desa Karimunjawa sebanyak 3.446 pemilih, Desa Kemujan sebanyak 2.248 pemilih, Desa Nyamuk sebanyak 415 pemilih serta di DesaParang ada sebanyak 820 pemilih. “Di Pulau Genting ada satu TPS dengan 216 pemilih, itu masuk Desa Karimunjawa,” pungkasnya.

]]>
Ali Mustofa Thu, 11 Apr 2019 14:58:35 +0700
<![CDATA[Peduli Lingkungan, Babinsa Bantu Warga Bangun Jamban]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/11/131193/peduli-lingkungan-babinsa-bantu-warga-bangun-jamban https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/11/peduli-lingkungan-babinsa-bantu-warga-bangun-jamban_m_1554967321_131193.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/11/peduli-lingkungan-babinsa-bantu-warga-bangun-jamban_m_1554967321_131193.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/11/131193/peduli-lingkungan-babinsa-bantu-warga-bangun-jamban

Bantuan jamban dari jajaran TNI tidak hanya sekadar pemberian sombolis kepada warga. Prajurit TNI bahkan membantu memasangkan jamban bantuan di rumah penerima.]]>

KOTA – Bantuan jamban dari jajaran TNI tidak hanya sekadar pemberian sombolis kepada warga. Prajurit TNI bahkan membantu memasangkan jamban bantuan di rumah penerima. Seperti Babinsa Desa Kedungcino, Jepara, Serma Budi Setiyawan yang terjun langsung memasang jamban di rumah warga RT 2/RW 1, Desa Kedungcino, Jepara, Parsinah, Senin (8/4).

Kegiatan tersebut merupakan pelaksanaan karya bakti semester I tahun 2019 oleh jajaran Koramil 01/ Mayong Kodim 0179 Jepara. Sebanyak 22 jamban didistribusikan di desa tersebut. “Kami sampaikan terima kasih kepada TNI yang bersedia turun langsung memberikan bantuan,” kata warga, Parsinah.

Danramil Jepara Kapten Chb Edi Susanto menjelasakan, program jambanisasi ini adalah upaya untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat. Khususnya kalangan menengah ke bawah untuk meningkatkan pola hidup sehat.

“Kita menghadirkan program ini sebagai upaya membantu masyarakat yang belum memiliki jamban ada dalam setiap rumah warga agar kesehatannya makin terjamin,” katanya.

Kegiatan itu sebagai bentuk keterlibatan TNI dalam membantu pemerintah. Program pemerintah yang menargetkan masyarakat terbebas dari buang air besar sembarangan, menurutnya harus didukung.

“Apa pun masalah yang ada di tengah masyarakat. Kami berusaha hadir. Dalam segala sektor,” imbuhnya.

]]>
Ali Mustofa Thu, 11 Apr 2019 14:21:38 +0700
<![CDATA[Data Mutakhir, Pulau di Karimunjawa Bertambah Lima Lagi]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/11/131134/data-mutakhir-pulau-di-karimunjawa-bertambah-lima-lagi https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/11/data-mutakhir-pulau-di-karimunjawa-bertambah-lima-lagi_m_1554959581_131134.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/11/data-mutakhir-pulau-di-karimunjawa-bertambah-lima-lagi_m_1554959581_131134.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/11/131134/data-mutakhir-pulau-di-karimunjawa-bertambah-lima-lagi

Saat ini Kecamatan Karimunjawa tercatat di administrasi Negara memiliki sekitar 27 pulau. Setelah didata ulang ternyata ada tambahan lima pulau.]]>

KOTA - Saat ini Kecamatan Karimunjawa tercatat di administrasi Negara memiliki sekitar 27 pulau. Setelah didata ulang ternyata ada tambahan lima pulau. Bupati Jepara Ahmad Marzuqi mengatakan kepulauan di Karimunjawa merupakan terbanyak se-Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

”Karimunjawa yang selalu kita dengarkan ada 27 pulau. Kemarin ada tambahan lima pulau. Tetapi yang sudah terdaftar ada tiga pulau. Berarti ada 30 pulau,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Kudus saat ditemui seusai buka luwur di makam Sultan Hadirin, Mantingan.

Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah (SPTN) II Karimunjawa, Sutris Haryanta mengatakan, pendaftaran pulau masuk dalam data terbaru dimungkinkan ada.

”Pada saat ini yang diakui dan dipublikasikan Kecamatan Karimunjawa terdiri dari 27 pulau. Nah ada beberapa pulau kecil yang belum masuk dihitung dalam gugusan 27 pulau tadi. Kalau yang tahu persis itu dari pihak kecamatan,” jelasnya.

Terpisah, Camat Karimunjawa sudah dihubungi Jawa Pos Radar Kudus tetapi belum merespon hingga berita ini dikirim.

Ahmad Marzuqi menambahkan terkait dengan wisata bahari di Karimunjawa termasuk salah satu daya tarik di Jepara. Sehingga hal ini sesuai dengan program yang pihaknya canangkan. Yang merupakan konsentrasi terhadap pengembangan potensi wisata.

”Jika wisata itu maju pasti yang lain juga akan diberikan maju oleh Allah subhanahu wa taala. Sektor pemerintahan, sektor ekonomi, dan yang lain juga akan maju,” imbuhnya.

Menurut Marzuqi, pariwisata alam berupa gunung dan laut sampai sekarang menjadi daya tarik para investor. ”Itu daratan. Belum pantainya. Pantai terpanjang di provinsi Jawa Tengah adalah Jepara. 83 kilometer. Hampir semua pasir putih dan menarik. Kemudian juga kepulauan Karimunjawa,” ungkapnya. (vah)

]]>
Ali Mustofa Thu, 11 Apr 2019 09:42:49 +0700
<![CDATA[Pembaca UUD 1945 saat Upacara Hari Jadi Jepara Dapat Apresiasi Bupati]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/11/131127/pembaca-uud-1945-saat-upacara-hari-jadi-jepara-dapat-apresiasi-bupati https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/11/pembaca-uud-1945-saat-upacara-hari-jadi-jepara-dapat-apresiasi-bupati_m_131127.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/11/pembaca-uud-1945-saat-upacara-hari-jadi-jepara-dapat-apresiasi-bupati_m_131127.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/11/131127/pembaca-uud-1945-saat-upacara-hari-jadi-jepara-dapat-apresiasi-bupati

Pemkab Jepara menggelar upacara peringatan Hari Jadi ke-470 Kabupaten Jepara kemarin pagi. Ada yang berbeda saat upacara ini. Bupati apresiasi pembaca UUD 1945.]]>

JEPARA – Pemkab Jepara menggelar upacara peringatan Hari Jadi ke-470 Kabupaten Jepara kemarin pagi. Ada yang berbeda saat upacara ini. Setelah Bupati Jepara Ahmad Marzuqi memberikan apresiasi kepada pembaca UUD 1945.

Marzuqi menilai petugas upacara itu, sudah melafalkan UUD dengan baik. ”Nanti silakan menghubungi ajudan saya untuk menerima apresiasi," katanya saat hendak mengakhiri sambutan.

Pembaca undang-undang itu, Ana Kurnyawati, salah satu staf Bidang Kebudayaan di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jepara. Ana mengatakan, dia baru ditunjuk sebagai petugas pembaca UUD 1945 beberapa hari jelang pelaksanaan upacara hari jadi. Saat itu dia hanya ditunjuk sebagai cadangan.

DAPAT APRESIASI BUPATI: Ana Kurnyawati saat membacakan UUD 1945 saat upacara hari jadi Jepara kemarin pagi (HUMAS SETDA JEPARA FOR RADAR KUDUS)

”Awalnya diminta Ibu Kasi Sejarah dan Kepurbakalaan sebagai pembaca UUD 1945. Sebenarnya tidak hanya saya yang ditunjuk. Ada dua orang. Saya justru tertulis sebagai cadangan," terangnya.

Ana mengaku hanya sekali berlatih di kantornya. ”Sebelumnya memang sudah hafal. Dulu saat SMA saya aktif di kegiatan pasukan khusus dan menjadi pembaca tata upacara bendera. Jadi berlatih intonasi saja (jelang upacara hari jadi Jepara)," ujarnya.

Namun saat geladi bersih upacara hari jadi Jepara beberapa saat sebelum upacara dimulai, dia justru yang terpilih sebagai pembacaan UUD 1945. ”Dipilih oleh Satpol PP yang mengkoordinasi petugas upacara. Kami (dua petugas yang ditunjuk melafalkan UUD 1945, Red) diminta melafalkan. Ternyata saya yang dipilih," terangnya.

Ana mengaku awalnya sempat grogi dan gemetar. Takut intonasinya tidak pas. Meski sudah pernah tampil di depan para pejabat, namun baru kali pertama ini bertugas saat upacara hari jadi Jepara. ”Saya biasanya tampil menari malah," tuturnya.

Disinggung mengenai hadiah apa yang didapatkannya, Ana mengaku belum mengetahui pasti. Sebab, dia belum menemui ajudan bupati. ”Baru besok (hari ini) saya ambil," imbuhnya.

Sementara itu, di akhir sesi upacara hari jadi Jepara ini, jajaran pimpinan Jawa Pos Radar Kudus menyampaikan ucapan selamat secara langsung pada bupati dan wakil bupati Jepara. Direktur Jawa Pos Radar Kudus Baehaqi hadir didampingi Pemimpin Redaksi Jawa Pos Radar Kudus Zainal Abidin, Manajer Iklan Ugik WP, Kepala Biro Jepara M Khoirul Anwar, dan karyawan lainnya. Direktur Jawa Pos Radar Kudus menyampaikan ucapan selamat dan memberikan karangan bunga untuk Bupati Jepara.

Bupati Jepara Ahmad Marzuqi sendiri mengapresiasi dan berharap jalinan kerja sama antara Jawa Pos Radar Kudus dan Pemkab Jepara bisa terus berjalan. ”Harapannya ke depan kerja sama yang sudah baik ini bisa terus ditingkatkan,” katanya.

Pada momentum ini pula, orang nomor 1 di Kota Ukir ini, mengajak seluruh masyarakat dan aparatur sipil negara (ASN) memaknai dengan menggelorakan semangat membangun Jepara lebih baik lagi. ”Tepat pada hari ini Jepara genap berusia 470 tahun. Segala pembangunan yang kita capai, semuanya adalah rangkaian dari usaha keras semua elemen masyarakat dalam membangun Jepara yang kita cintai,” katanya.

Marzuqi mengakui pelaksanaan Hari jadi Jepara kali ini, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Di antaranya meninggalnya ketua panitia sekaligus Kepala Disparbud Jepara Basuki Wijayanto saat Upacara Pencanangan Hari Jadi Jepara di Alun-alun Jepara beberapa waktu lalu.

Marzuqi menyatakan, ada 34 kegiatan yang disiapkan dalam rangkaian HUT Jepara di April ini. Sampai dengan akhir bulan masih banyak kegiatan-kegiatan besar yang dapat diikuti masyarakat. Seperti Bumi Kartini Expo 2019 yang menampilkan produk-produk unggulan Jepara, seperti produk kelautan dan perikanan. Juga ada layanan konsultasi dan konseling kekeratan dalam rumah tangga (KDRT) serta kekerasan terhadap anak pada 24-28 Apil di Alun-alun 2 Jepara.

Selain itu, akan digelar lomba fashion show baju adat pada 26 April. Disusul Festival Jungporo #1 dan pemecahan rekor Muri lomba perempuan mengukir terbanyak pada 27 April.

]]>
Ali Mustofa Thu, 11 Apr 2019 09:32:21 +0700
<![CDATA[Ratusan Siswa MA Mathalibul Huda Semangat Baca Koran Radar Kudus]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/11/131126/ratusan-siswa-ma-mathalibul-huda-semangat-baca-koran-radar-kudus https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/11/ratusan-siswa-ma-mathalibul-huda-semangat-baca-koran-radar-kudus_m_1554958927_131126.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/11/ratusan-siswa-ma-mathalibul-huda-semangat-baca-koran-radar-kudus_m_1554958927_131126.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/11/131126/ratusan-siswa-ma-mathalibul-huda-semangat-baca-koran-radar-kudus

Atmosfer literasi para siswa MA Mathalibul Huda begitu terasa kemarin. Bersama Radar Kudus sekitar 450 siswa kompak fokus ke arah berita sekolah itu yang dimuat]]>

MLONGGO - Atmosfer literasi para siswa Madrasah Aliyah (MA) Mathalibul Huda begitu terasa kemarin. Bersama Jawa Pos Radar Kudus sekitar 450 siswa kompak fokus ke arah berita sekolah itu yang dimuat kemarin. Lebih istimewa, penayangannya bersamaan HUT ke-470 Jepara kemarin. Sebelumnya, para siswa sudah siap menyambut kedatangan koran Radar Kudus kemarin pagi.

Setelah diumumkan koran ini datang, para pelajar berhijab dan berpeci hitam itu langsung turun ke halaman sekolah dengan tertib memenuhi area halaman. Ketua masing-masing kelas langsung menyerbu koran ini. Kemudian dibagikan ke kawan-kawan sekelasnya.

Para siswa tampak antusias menerima koran Jawa Pos Radar Kudus. Dibolak-balikkan koran ini, mulai berita Kudus, Grobogan, Blora, Pati, hingga liputan-liputan khusus Jawa Pos Radar Kudus edisi Hari Ulang Tahun (HUT) Jepara ke-470.

Kepala Sekolah MA Mathalibul Huda, Syaifun Nashir melalui Waka Kurikulum Kaloka mengatakan pihaknya mengapresiasi diadakannya kegiatan yang mendorong minat membaca para siswa-siswinya.

”Tujuannya (kegiatan gerakan literasi, Red) baik sekali. Bisa memberikan informasi-informasi kepada anak-anak (para siswa, Red),” ujarnya.

Ia menambahkan, dengan diadakannya kegiatan gerakan literasi ini bisa membuat para siswa madrasah lebih banyak membaca. Sehingga tidak kalah dengan sokolah-sekolah lainnya. Ia berharap acara serupa bisa senantiasa dikembangkan.

Kaloka juga berharap kegiatan gerakan literasi bisa diselenggarakan di mana saja. Baik di sekolah maupun dimasyarakat luas. ”Mungkin Jawa Pos bisa menyelenggarakan kegiatan semacam ini setiap tahunnya. Kami berterima kasih atas kerja samanya. Semoga nanti kegiatan ini bisa bermanfaat. Sehingga ke depan sekolah ini (MA Mathalibul Huda, Red) menjadi sekolah yang diidamkan oleh masyarakat di sekitar Jepara, provinsi, atau nasional,” imbuhnya.

]]>
Ali Mustofa Thu, 11 Apr 2019 09:30:37 +0700
<![CDATA[Kirab Hari Jadi ke-470 Jepara Tampilkan Ketangguhan Ratu Kalinyamat]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/10/130950/kirab-hari-jadi-ke-470-jepara-tampilkan-ketangguhan-ratu-kalinyamat https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/10/kirab-hari-jadi-ke-470-jepara-tampilkan-ketangguhan-ratu-kalinyamat_m_130950.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/10/kirab-hari-jadi-ke-470-jepara-tampilkan-ketangguhan-ratu-kalinyamat_m_130950.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/10/130950/kirab-hari-jadi-ke-470-jepara-tampilkan-ketangguhan-ratu-kalinyamat

Kirab dan buka luwur dalam rangkaian Hari Jadi ke-470 Jepara berlangsung semarak. Dalam kegiatan ini, ditekankan perjuangan leluhur dalam membangun Jepara.]]>

JEPARA Kirab dan buka luwur dalam rangkaian Hari Jadi ke-470 Jepara berlangsung semarak kemarin. Dalam kegiatan ini, ditekankan tentang perjuangan para leluhur dalam membangun Jepara. Seperti Ratu Kalinyamat, Sultan Hadirin, dan RA Kartini.

Bupati Jepara Ahmad Marzuqi mengatakan, kegiatan rutin setahun ini sebagai bentuk terima kasih kepada pendiri Kabupaten Jepara. Kabupaten yang berjuluk Kota Ukir ini, berdiri berbarengan dengan dinobatkannya Ratu Kalinyamat sebagai adipati Jepara kala itu. ”Pada tanggal 10 April 1549. Sampai saat ini sudah 470 tahun,” ujarnya.

Suasana perjuangan Ratu Kalinyamat begitu kental ketika melihat pertunjukan sendratari di halaman Pendapa Kabupaten Jepara kemarin. Para penari perempuan berbaris rapi di utara pendapa dengan kostum prajurit era kerajaan Jawa klasik. Mereka memegang keris, golok, dan busur panah.

KIRAB: Bupati Jepara Akhmad Marzuqi beserta Istri dan Wabup Dian Kristiandi beserta istri berjalan dalam kirab. (DONY SETIAWAN/RADAR KUDUS)

Di selatan pendapa, rombongan prajurit pria berjalan perlahan sembari menari menuju depan pendapa. Tak lama kemudian, prajurit perempuan ikut berbaur menari perang. Di tengah tabuhan kendang dan gamelan beritme cepat datang sosok perempuan anggun menunggang kuda putih. Sorot matanya tajam, tetapi keanggunan tetap terjaga. Dialah sosok Ratu Kalinyamat.

Perlahan ia berjalan menuju pendapa yang dihadiri bupati dan wakil bupati Jepara. Juga Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jepara. Sosok yang berperan menjadi Ratu Kalinyamat itu, menyerahkan luwur kepada Bupati Jepara Ahmad Marzuqi. Dari bupati kemudian diserahkan ke camat Tahunan. Selanjutnya dikirab menuju Makam Sultan Hadirin di Mantingan.

Sesampai di Mantingan, bupati, wakil bupati, forkopimda, dan hadirin lain berdoa di makam leluhur Jepara itu. Kemudian mengganti luwur dan menaburkan bunga.

Ahmad Marzuqi menuturkan, kegiatan ini sebagai bentuk syukur. Hingga sekarang, Jepara diberikan situasi yang kondusif.

Dia menuturkan, janji Allah siapa yang bisa bersyukur maka akan ditambahkan nikmat. Nikmat itu banyak sekali. Di antaranya ketenteraman, kedamaian, dan nikmat gemahripah loh jinawi. ”Murah sandang murah pangan. Syukur-syukur rakyate iso mabur tanpo lar, jajan tanpo bayar. Heee...,” candanya.

Ia berharap, ke depan Jepara lebih maju. Terkhusus dalam bidang pariwisata. ”Jika pariwisata maju, sektor lain juga akan maju. Seperti sektor pemerintahan dan ekonomi,” imbuhnya. (vah)

]]>
Ali Mustofa Wed, 10 Apr 2019 14:34:26 +0700
<![CDATA[Kampanyekan Clean The Ocean, Caleg Nasdem Bersihkan Pantai Tegalsambi]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/10/130876/kampanyekan-clean-the-ocean-caleg-nasdem-bersihkan-pantai-tegalsambi https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/10/kampanyekan-clean-the-ocean-caleg-nasdem-bersihkan-pantai-tegalsambi_m_1554880064_130876.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/10/kampanyekan-clean-the-ocean-caleg-nasdem-bersihkan-pantai-tegalsambi_m_1554880064_130876.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/10/130876/kampanyekan-clean-the-ocean-caleg-nasdem-bersihkan-pantai-tegalsambi

Tumpukan sampah berupa ranting dan plastik berserakan di Pantai Desa Tegalsambi. Caleg Partai Nasdem bersama Komunitas Sahabat Lestari kampanye clean the ocean.]]>

JEPARA – Tumpukan sampah berupa ranting dan plastik berserakan di Pantai Desa Tegalsambi, Tahunan, Jepara, baru-baru ini. Dua caleg dari Partai Nasdem bersama Komunitas Sahabat Lestari menginisiasi kampanye clean the ocean.

Dua caleg tersebut, Lestari Moerdijat, caleg DPR RI Dapil Jateng 2 nomor urut 1 dan Farah Elfiratun, caleg DPRD Jepara Dapil 1 Jepara nomor urut 3. Puluhan relawan bersama caleg dan Sahabat Lestari membersihkan sampah yang berserakan di pantai.

Sebelum bersihkan pantai, peserta clean the ocean menyambut kedatangan dua relawan Sahabat Lestari yang menyeberangi lautan. Mereka Gentiel dan Lorentz. Dari Karimunjawa sampai pesisir Jepara. Jarak yang ditempuh sekitar 90 kilometer. Dibutuhkan waktu 20 jam untuk sampai ke pesisir Jepara. Selama perjalanan keduanya juga mengambil sampah yang dijumpai di atas permukaan laut.

Gentiel dan Lorentz diantar oleh lima perahu nelayan di tengah Laut Karimunjawa Sabtu (6/4) lalu. Sampai di Jepara Minggu (7/4). ”Paling banyak kami jumpai sampah plastik di laut. Sangat disayangkan. Kesadaran masyarakat dalam hal kebersihan masih sangat minim,” kata dua relawan asal Belgia ini.

Sementara itu, Lestari Moerdijat mengungkapkan, pihaknya sangat gencar membuat kegiatan yang bersifat sosial. Termasuk giat lingkungan. Ketika ada kampanye bersih laut dan pantai, dukungan penuh diberikan untuk kesuksesan acara tersebut.

”Apapun kegiatan yang mengedukasi masyarakat tentang kebersihan lingkungan harus didukung,” tuturnya.

Sementara itu, Farah Elfiratun menambahkan, potensi wisata di Jepara terletak pada keindahan pantai dan lautnya. Terutama di Karimunjawa. Namun masih banyak dijumpai sampah yang terbawa arus di tepi pantai. Hal ini menandakan tingkat kesadaran masyarakat terhadap sampah masih minim.

”Masyarakat harus terus diedukasi tentang pentingkanya peduli sampah. Imbasnya pada lingkungan. Juga pada masa depan genarasi penerus,” tuturnya.

]]>
Ali Mustofa Wed, 10 Apr 2019 10:37:58 +0700
<![CDATA[Sampah Berserakan, DLH Jepara Canangkan Program Desa Mandiri Sampah]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/09/130666/sampah-berserakan-dlh-jepara-canangkan-program-desa-mandiri-sampah https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/09/sampah-berserakan-dlh-jepara-canangkan-program-desa-mandiri-sampah_m_130666.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/09/sampah-berserakan-dlh-jepara-canangkan-program-desa-mandiri-sampah_m_130666.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/09/130666/sampah-berserakan-dlh-jepara-canangkan-program-desa-mandiri-sampah

Kondisi sampah semakin menumpuk dalam hitungan jam. Padahal, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jepara sudah membersihkan setiap pagi. Tetapi siang kumuh kembali.]]>

KOTA – Kondisi sampah semakin menumpuk dalam hitungan jam. Padahal, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jepara sudah membersihkan setiap pagi. Tetapi siang kumuh kembali. Hal tersebut mengharuskan DLH Jepara melakukan regulasi pengelolaan sampah lewat program desa mandiri sampah.

”Diambil pukul 08.00 nanti pukul 10.00 sudah penuh kembali (di TPS dan sejumlah sudut pasar). Padahal sebelumya sudah diambil dan sudah bersih. Tidak bertahan lama. Nanti pukul 14.00 juga penuh lagi (sampah, Red),” kata Kepala Seksi (Kasi) Kebersihan dan Persampahan (DLH) Jepara Lulut Andi Ariyanto kepada Jawa Pos Radar Kudus beberapa waktu lalu.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Kudus di berbagai titik terdapat sampah-sampah yang berserakan. Seperti di titik tempat pembuangan sementara (TPS) Terminal Lama Jepara. Sampah-sampah sudah tercecer keluar TPS. Bahkan, beberapa ada yang tercecer di jalan. Meskipun tidak banyak.

Di salah satu sudut Pasar II Jepara juga demikian. Sampah-sampah juga berceceran. Kebanyakan didominasi sampah plastik.

Lulut mengatakan, kurangnya kesadaran akan kebersihan dari beberapa oknum masyarakat yang membuat sampah semakin menumpuk. Seperti membuang sampah di sembarang tempat.

”Sampah perlu ditangani semuanya. Yang dilayani pemerintah tidak hanya di kota. Biasanya mereka (oknum tidak bertanggung Jawab, Red) membawa cangkingan plastik kemudian dibawa ke TPS. Kalau tidak ada TPS di desa, dibuang ke pasar. Kalau tidak ya di sungai. Padahal itu bisa merusak lingkungan,” ujarnya.

Perilaku tersebut dinilai karena ketidaktahuan, ketidakpekaan, atau ketidakmauan. Menyikapi hal ini pihaknya berencana membuat program desa mandiri sampah. ”Salah satu paketnya dengan penjemputan, pengolahan, dan kemandirian masyarakat,” katanya.

Selain itu, pihaknya juga berencana mendirikan pusat daur ulang sampah. Yang akan didirikan satu lokasi di setiap kecamatan. (vah)

]]>
Ali Mustofa Tue, 09 Apr 2019 11:44:58 +0700
<![CDATA[Perempuan Ujung Tombak Pembentukan Karakter Anak]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/09/130663/perempuan-ujung-tombak-pembentukan-karakter-anak https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/09/perempuan-ujung-tombak-pembentukan-karakter-anak_m_130663.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/09/perempuan-ujung-tombak-pembentukan-karakter-anak_m_130663.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/09/130663/perempuan-ujung-tombak-pembentukan-karakter-anak

Rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-470 Jepara sudah berlangsung. Kemarin, di Gedung Serba Guna Jepara digelar seminar Hari Kartini ke-140.]]>

KOTARangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-470 Jepara sudah berlangsung. Kemarin, di Gedung Serba Guna Jepara digelar seminar Hari Kartini ke-140 bertajuk ”Dengan Semangat Kartini Kita Mewujudkan Keluarga Berkualitas, Berkarakter, Maju, dan Berdaya Saing”. Kedekatan sosok perempuan dengan keluarga dan melihat banyaknya tantangan di dalamnya menjadi latar belakang diangkat tema ini.

”Karena sosok perempuan sangat dekat dengan keluarga yang mendidik, membesarkan anak, dan mengelola rumah tangga. Jadi, keluarga yang kokoh dan berkualitas akan terwujud karena ada perempuan yang tangguh di dalam keluarga,” kata Inah Nuroniah, kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Jepara yang sekaligus panitia penyelenggara.

Pendidikan informasi teknologi (IT) di era globalisasi juga menjadi topik bahasan dalam kegiatan ini. Penyalahgunaan internet bisa menjerumuskan anak pada perilaku negatif. Seperti konten pornografi, bahaya kesehatan di depan komputer, dan kecanduan game.

”Perkembangan seorang anak tergantung pada sikap orang tua anak sejak dini. Salah satunya dalam memberikan bimbingan dan mengawasi anak dalam menggunakan media informasi secara terarah,” ujarnya.

Kegiatan ini diikuti sekitar 200 peserta. Mereka terdiri dari organisasi wanita; organisasi perangkat daerah (OPD); perwakilan guru BP; dan dua anak didik SMP, SMA, SMK; serta atak putus sekolah dan  pendamping.

Sebagai pembicara, hadir pula psikolog Kuraike Kharismawan. Dalam materinya, ia menyampaikan tentang komposisi pengguna internet di Indonesia berdasarkan usia. Ada 132,7 juta pengguna internet. Sejumlah 24,4 juta atau 18,4 persen merupakan pengguna berusia 10-24 tahun.

Selain itu, juga dipaparkan korban-korban yang mengalami kekerasan anak. Baik itu kekerasan fisik, emosional, maupun seksual. Tak hanya itu, isu tentang penyalahgunaan narkoba juga disampaikan pada seminar ini.

Diharapkan, perempuan mampu memberikan pengaruh kepada dunia, baik ketika berada di depan kendali maupun ketika berada di balik kendali orang lain. ”Perempuan juga sangat signifikan dalam memberikan pemahaman dan pendidikan kepada anak-anak dan anggota keluarga tentang karakter positif,” imbuhnya. (vah)

]]>
Ali Mustofa Tue, 09 Apr 2019 11:32:47 +0700
<![CDATA[Keberatan Dipasangi Pagar, Komisi D DPRD Jepara Turun Tangan]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/09/130659/keberatan-dipasangi-pagar-komisi-d-dprd-jepara-turun-tangan https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/09/keberatan-dipasangi-pagar-komisi-d-dprd-jepara-turun-tangan_m_130659.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/09/keberatan-dipasangi-pagar-komisi-d-dprd-jepara-turun-tangan_m_130659.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/09/130659/keberatan-dipasangi-pagar-komisi-d-dprd-jepara-turun-tangan

Aduan masyarakat Dukuh Poncol, Kelurahan Bulu, Kota Jepara, ditanggapi langsung anggota DPRD Jepara. Setelah sebelumnya menyampaikan permohonan audiensi.]]>

KOTA – Aduan masyarakat Dukuh Poncol, Kelurahan Bulu, Kota Jepara, ditanggapi langsung anggota DPRD Jepara. Setelah sebelumnya menyampaikan permohonan audiensi pada pihak dewan, jajaran Komisi D mendatangi warga Dukuh Poncol untuk mendengarkan aspirasi mereka secara langsung.

Audiensi itu digelar di rumah Faozan Mustofa, warga di RT 3/RW 4. Hadir belasan warga, lurah Bulu, dinas terkait, hingga jajaran Komisi D DPRD Jepara.

Dalam audiensi itu, Faozan menyatakan, warga merasa keberatan adanya pemasangan pagar duri tajam di sepanjang ruas jalan di lingkungan RT 3/RW 4 oleh kantor Balai Besar Perikanan Budidaya Air Payau (BBPBAP) Jepara. Jarak antara pagar dengan jalan juga dinilai terlalu dekat. ”Pemasangannya juga tidak lurus. Ada yang jaraknya 1 meter. Ada juga yang jaraknya hanya 70 sentimeter,” katanya.

Hal itu menyulitkan warga, terlebih saat memiliki hajat. ”Jalan ini juga buntu. Jadi warga kesulitan, karena jika ada hajat atau ada tumpukan material jalan sudah tertutup, sehingga warga yang rumahnya di ujung tidak bisa lewat. Untuk itu, kami meminta kebijakannya agar pagar bisa dibuat mundur, sehingga jalan lebih luas,” ungkapnya.

Sebelumnya warga sudah melayangkan surat pernyataan keberatan dan telah diadakan pertemuan koordinasi antara warga dengan kepala BBPBAP Jepara. Namun tak jua ada titik temu. ”Dengan adanya permasalahan ini, warga yang aktif sebagai staf di kantor BBPBAP juga cemas. Karena itulah kami meminta audiensi dengan pihak DPRD Jepara,” ungkapnya.

Sapan, lurah Bulu mengatakan, dulunya tanah yang sekarang ditempati warga merupakan lambiran yang juga masuk dalam aset Sapan. Namun, kala itu ada 13 warga yang diberikan tempat dan bisa membangun tempat tinggal atas kebijakan kepala BBPAP yang lama.

Pada pertemuan itu, sempat terjadi adu argumen antara warga dengan lurah. Hal ini dikarenakan beda pendapat antara keduanya. Salah satunya terkait status tanah.

Menanggapi hal ini, Ketua Komisi D DPRD Jepara Masykuri menyatakan, perlu diadakan pertemuan lanjutan. Pertemuan itu akan menghadirkan warga, lurah, hingga kepala BBPAP Jepara secara langsung. ”Akan ada mediasi lagi antara warga, lurah, dan kepala BBPAP. Supaya semuanya jelas,” katanya.

Masykuri menambahkan, pada pertemuan mendatang lurah Bulu juga diminta membawa peta desa. ”Kalau di desa tidak ada silahkan minta ke Dinas Tata Ruang atau BPN (Badan Pertanahan Nasional). Nanti bisa terlihat semuanya status tanah dan sebagainya,” imbuhnya.

]]>
Ali Mustofa Tue, 09 Apr 2019 11:22:45 +0700
<![CDATA[Kirab Hari Jadi ke-470 Jepara Libatkan 100 Penari dari 15 Kecamatan]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/09/130615/kirab-hari-jadi-ke-470-jepara-libatkan-100-penari-dari-15-kecamatan https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/09/kirab-hari-jadi-ke-470-jepara-libatkan-100-penari-dari-15-kecamatan_m_130615.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/09/kirab-hari-jadi-ke-470-jepara-libatkan-100-penari-dari-15-kecamatan_m_130615.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/09/130615/kirab-hari-jadi-ke-470-jepara-libatkan-100-penari-dari-15-kecamatan

Kirab dalam rangka Hari Jadi ke-470 Jepara akan digelar siang ini. Ratu Kalinyamat masih menjadi tokoh utama yang akan dihadirkan dalam kirab.]]>

JEPARA - Kirab dalam rangka Hari Jadi ke-470 Jepara akan digelar siang ini. Ratu Kalinyamat masih menjadi tokoh utama yang akan dihadirkan dalam kirab. Ada sekitar 100 penari yang akan mendampingi tokoh Ratu Kalinyamat dan menyemarakkan gelaran tersebut.

Salah satu tim dari Dewan Kesenian Daerah (DKD) Kabupaten Jepara Chlara Vitha. Dia ikut menyiapkan sendratari kirab tersebut. Vitha mengungkapkan kirab kali ini akan menampilkan sendratari bertajuk Laskar Kalinyamat. "Seperti tahun lalu, namun ada yang berbeda," katanya kepada Jawa Pos Radar Kudus.

Tahun lalu, ada lima pasukan yang ditampilkan. Namun tahun ini hanya ada tiga pasukan. Yakni pasukan wedung, pasukan gendewa, dan pasukan silat. Ditambah ada pembawa umbul-umbul.

Meski pasukannya berkurang, namun kali ini penari-penari yang tampil lebih merata. "Kami melibatkan 100 orang penari. Itu merata dari hampir seluruh kecamatan di Jepara. Semua kecamatan kecuali Karimunjawa. Karena lokasinya jauh," ungkapnya.

Penari-penari itu diambil dari para pelajar SMA sederajat dari berbagai kecamatan. "Tentunya ada seleksi dan kami latih secara khusus," tuturnya.

Chlara menyampaikan, untuk sendratari Ratu Kalinyamat ini latihan intensif digelar sekitar 1,5 bulan. Sendratari ini sendiri akan diawali dengan masuknya Demang I dan pasukan umbul-umbul. Setelahnya ada penampilan Demang II yang menjemput prajurit wanita Semangkin dan Prihatin. Barulah setelah itu Ratu Kalinyamat muncul.

Usai sendratari Laskar Kalinyamat itu tampil akan dilanjutkan dengan arak-arakan Forkopimda menuju Makam Mantingan Jepara untuk prosesi buka luwur. Namun tahun ini Ratu Kalinyamat dan para prajurit hanya berjalan dari pendapa sampai Tugu Kartini. Sementara Forkopimda dari Tugu Kartini akan menaiki VW yang telah disediakan sampai ke Makam Mantingan. Di sana akan disambut oleh Sanggar Sajojo Karangrandu Pecangaan.

]]>
Ali Mustofa Tue, 09 Apr 2019 09:09:32 +0700
<![CDATA[Gelar Kampanye Clean the Ocean, Relawan Lestari Moerdijat Tempuh 90 Km]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/09/130614/gelar-kampanye-clean-the-ocean-relawan-lestari-moerdijat-tempuh-90-km https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/09/gelar-kampanye-clean-the-ocean-relawan-lestari-moerdijat-tempuh-90-km_m_130614.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/09/gelar-kampanye-clean-the-ocean-relawan-lestari-moerdijat-tempuh-90-km_m_130614.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/09/130614/gelar-kampanye-clean-the-ocean-relawan-lestari-moerdijat-tempuh-90-km

Dua Caleg dari Partai NasDem bersama Komunitas Sahabat Lestari menggelar kampanye clean the ocean di laut dan pantai di sekitar Kepulauan Karimunjawa.]]>

JEPARA - Dua Caleg dari Partai NasDem bersama Komunitas Sahabat Lestari menggelar kampanye clean the ocean di laut dan pantai di sekitar Kepulauan Karimunjawa, Kabupaten Jepara. Dua relawan Sahabat Lestari sebrangi lautan dari Karimunjawa sampai pesisi Jepara.

Jarak yang ditempuh sekitar 90 kilometer. Dibutuhkan waktu 20 jam untuk sampai ke pesisir Jepara. Kegiatan ini digelar sebagai upaya untuk menjaga kelestarian dan kebersihan lingkungan di kawasan destinasi andalan Jawa Tengah bahkan juga Indonesia ini.

Dua caleg yang menginisisasi kegiatan ini yakni Lestari Moerdijat, Caleg DPR RI Dapil Jateng 2 nomor urut 1 dan Farah Elfiratun Caleg DPRD Kabupaten Jepara Dapil 1 Jepara nomor urut 3. Sedangkan relawan yang mengayuh kano dari Karimunjawa menuju Ocean View Hotel adalah Gentiel dan Lorentz. Mereka adalah perwakilan dari Sahabat Lestari yang bertugas mengayuh kano sekaligus mengambil sampah yang ada di lautan. Acara pelepasan Gentiel dan Lorentz diantar oleh lima perahu nelayan di tengah Laut Karimunjawa Sabtu (6/4). Sampai di Jepara Minggu, (7/4).

“Kegiatan ini dilakukan dalam rangka menjaga kebersihan laut dan pantai yang ada di pesisir Jepara, terutama di sekitar Laut Karimunjawa. Ratusan warga Karimunjawa ikut terlibat dalam kegiatan ini,” kata Ketua Penyelenggara, Farah Elfiratun.

Sementara itu, Lestari Moerdijat menyebut, kampanye tersebut untuk menjaga lingkungan ini juga untuk mendukung potensi wisata yang ada di Karimunjawa. Terlebih objek ini menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Jawa Tengah.

Sebelumnya, fokus perhatian Lestari Moerdijat terhadap dunia pariwisata juga dilakukan di Demak, yakni dengan mendampingi dan membina ojek dan becak wisata di kompleks Masjid Agung Demak.

Lestari Moerdijat memberikan bantuan berupa rompi untuk komunitas penarik ojek dan becak wisata di Kabupaten Demak. Menurut dia, ini dilakukan untuk mendorong penguatan citra wisata dan menjadi salah satu daya tarik wisatawan di Demak. 

]]>
Ali Mustofa Tue, 09 Apr 2019 08:58:50 +0700
<![CDATA[Kelenteng Hok Tek Bio Gelar Pertunjukan Wayang Potehi Sebulan Penuh]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/08/130391/kelenteng-hok-tek-bio-gelar-pertunjukan-wayang-potehi-sebulan-penuh https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/08/kelenteng-hok-tek-bio-gelar-pertunjukan-wayang-potehi-sebulan-penuh_m_130391.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/08/kelenteng-hok-tek-bio-gelar-pertunjukan-wayang-potehi-sebulan-penuh_m_130391.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/08/130391/kelenteng-hok-tek-bio-gelar-pertunjukan-wayang-potehi-sebulan-penuh

Perayaan ulang tahun Kongco Hian Thian Siang Tee di kelenteng Hian Thiang Siang Tee berlangsung meriah. Tak hanya arak-arakan patung dewa, juga atraksi reog.]]>

WELAHAN - Perayaan ulang tahun Kongco Hian Thian Siang Tee di kelenteng Hian Thiang Siang Tee berlangsung meriah. Tak hanya arak-arakan patung dewa dan pertunjukan atraksi barongsai, liong, dan reog. Di kelenteng yang disinyalir sebagai kelenteng tertua se Indonesia ini juga dimeriahkan pertunjukan wayang Potehi selama sebulan penuh.

Rangkaian acara sendiri sudah di mulai sejak (2/4) lalu. Pada (4/4) dilaksanakan pertunjukan Liong Samsi dan Reog Ponorogo. Sebagai penerimaan dan penyambutan Kiem Sien Kiem dari luar kota.

Jumat (5/4) kemarin diselenggarakan Kongco Jut Bio (keliling kelenteng). Setelah arca dewa didoakan di altar kelenteng, kemudian diarak berkeliling kompleks pasar dan pemukiman warga welahan menuju Kelenteng Hok Tek Bio. Arak-arakan juga dimeriahkan pertunjukan liong, barongsai, dan ondel-ondel.

Kegiatan ini bertujuan untuk memohon kepada Tuhan sang maha pencipta untuk memberikan limpahan rizki, ketentraman, kedamaian. Serta sebagai tolak bala agar terhindar dari bencana.

Rangkaian acara ini masih berlanjut. Setelah diarak menuju kelenteng Hok Tek Bio, dewa-dewa tersebut diberikan pertunjukan wayang Potehi. Di depan kelenteng hok tek bio sudah disiapkan panggung kecil berukuran sekitar 3x4 meter unrtuk panggung pertunjukan.

Acara wayang ini dimulai sekitar pukul 15.00 hingga 17.00. Kemudian malamnya dilanjutkan kembali mulai pukul 19.30 hingga 23.00.

Woto, penjaga kelenteng mengatakan kegiatan ini akan dilaksanakan selama satu bulan mendatangkan grup wayang potehi dari Surabaya “Lima Merpati”.

”Wayang potehi itu bersambung ceritanya. Jumat (5/4) kemarin pertama digelar,” ujarnya.

Keunikan dari wayang Potehi sendiri memiliki dua dalang. Tidak seperti wayang kulit Jawa, yang dimainkan satu dalang. Pembantu dalang menjalankan wayang, sementara dalang bertugas berbicara sesuai kisah yang disajikan.

Rian, salah satu anggota Lima Merpati mengatakan, grup wayangnya membawakan lakon Sun Bin Bang Kwan.

”Ceritanya ini paling sampai setengah bulan. Jadi nanti kalau sebulan mungkin ada dua lakon,” ujarnya. (vah)

]]>
Ali Mustofa Mon, 08 Apr 2019 13:46:16 +0700
<![CDATA[Lestari Moerdijat Bagikan Rompi ke Komunitas Tukang Ojek dan Becak]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/08/130378/lestari-moerdijat-bagikan-rompi-ke-komunitas-tukang-ojek-dan-becak https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/08/lestari-moerdijat-bagikan-rompi-ke-komunitas-tukang-ojek-dan-becak_m_130378.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/08/lestari-moerdijat-bagikan-rompi-ke-komunitas-tukang-ojek-dan-becak_m_130378.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/08/130378/lestari-moerdijat-bagikan-rompi-ke-komunitas-tukang-ojek-dan-becak

Kepedulian Lestari Moerdijat pada masyarakat juga ditunjukkan ke kalangan tukang ojek dan tukang becak. Ia membagikan rompi kepada komunitas tukang ojek.]]>

DEMAK – Kepedulian Lestari Moerdijat pada masyarakat juga ditunjukkan ke kalangan tukang ojek dan tukang becak. Kemarin perempuan yang akrap disama Rerie ini membagikan rompi kepada komunitas tukang ojek dan tukang becak yang ada di kawasan Masjid Agung Demak.

Tujuan aksi sosialnya ini merupakan sebagai bentuk kepedulian dan komitmennya dalam melakukan pembinaan ojek dan becak wisata di Kota Wali.

Pembina Sahabat Lestari, Lestari Moerdijat melalui tim sahabat lestari, Hendi mengatakan, pembagian rompi yang dilakukan oleh politisi Partai Nasdem ini juga sebagai bentuk komitmen untuk mendorong citra wisata dan menjadi daya tarik para wisatawan di Demak.

Hal ini ditengarai karena adanya rasa persaudaraan dan senasib sepenanggungan pengemudi ojek dan becak di sekitar objek wisata. Calon legislatif (caleg) DPR RI Dapil II Jateng nomor urut satu ini berharap bukan hanya komunikasi secara jangka pendek.

”Namun sebagai komitmen Ibu Rerie untuk melakukan pembinaan secara jangka panjang kepada warga yang ada di Kabupaten Demak,” tukasnya.

Para tukang ojek pun makin terlihat rapi dengan mengenakan rompi berwarna biru tua pemberian Lestari ini. (vah)

]]>
Ali Mustofa Mon, 08 Apr 2019 12:12:57 +0700
<![CDATA[Lestari Moerdijat Gelar Kampanye Clean of Ocean di Karimunjawa]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/08/130356/lestari-moerdijat-gelar-kampanye-clean-of-ocean-di-karimunjawa https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/08/lestari-moerdijat-gelar-kampanye-clean-of-ocean-di-karimunjawa_m_130356.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/08/lestari-moerdijat-gelar-kampanye-clean-of-ocean-di-karimunjawa_m_130356.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/08/130356/lestari-moerdijat-gelar-kampanye-clean-of-ocean-di-karimunjawa

Calon anggota legislatif (caleg) Partai Nasdem berkomitmen menjaga kebersihan laut. Di antara langkahnya dengan menggelar kampanye bersih lautan di Karimunjawa.]]>

JEPARA – Calon anggota legislatif (caleg) Partai Nasional Demokrat (Nasdem) berkomitmen menjaga kebersihan laut. Di antara langkahnya dengan menggelar kampanye bersih lautan (clean of ocean) di Kepulauan Karimunjawa, Kabupaten Jepara, Sabtu (6/4) lalu. Bersama ratusan warga dan Sahabat Lestari, clean of ocean ditandai dengan membersihkan pantai di Pulai Bobi, Karimunjawa.

Kemudian dilanjutkan dengan pelepasan kano relawan Sahabat Lestari yang dikayuh dari Karimunjawa menuju Ocean View Hotel oleh Gentiel dan Lorentz. Kedua relawan tersebut memungut sampah selama perjalanan. Kampanye yang bertujuan untuk menjaga kelestarian lingkungan perairan Karimunjawa ini, diinisiasi Caleg DPR RI Dapil 2 Jateng nomor ururt 1 Lestari Moerdijat dan Caleg DPRD Dapil 1 Jepara nomor urut 3 Farah Elfirajun.

”Acara tersebut dilakukan dalam rangka menjaga kebersihan laut dan pantai di pesisir Jepara. Terutama di sekitar Laut Karimunjawa,” kara Farah.

Menurutnya, potensi wisata di Jepara terletak pada keindahan pantai dan lautnya. Terutama di Karimunjawa. Namun masih banyak dijumpai sampah yang terbawa arus di tepi pantai. Hal ini menandakan tingkat kesadaran masyarakat terhadap sampah masih minim.

”Masyarakat harus terus diedukasi tentang pentingkanya peduli sampah. Imbasnya pada lingkungan. Juga pada masa depan genarasi penerus,” tuturnya.

Sementara itu, Duta Sahabat Lestari Raeshard Octaviansha mengamini pentingnya edukasi kepedulian lingkungan kepada masyarakat. Sahabat Lestari yang bergerak di berbagai bidang, salah satunya lingkungan gencar mengadakan sosialisasi. Seperti bahaya kampanye penggunaan sedotan plastik, tanam pohon mangrove, dan bersih pantai.

]]>
Ali Mustofa Mon, 08 Apr 2019 10:32:10 +0700
<![CDATA[Dukung Program Jambanisasi, Kodim Serahkan 22 Kloset untuk Warga]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/06/130068/dukung-program-jambanisasi-kodim-serahkan-22-kloset-untuk-warga https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/06/dukung-program-jambanisasi-kodim-serahkan-22-kloset-untuk-warga_m_130068.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/06/dukung-program-jambanisasi-kodim-serahkan-22-kloset-untuk-warga_m_130068.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/06/130068/dukung-program-jambanisasi-kodim-serahkan-22-kloset-untuk-warga

Program jambanisasi yang dilakukan dalam karya bhakti TNI merupakan salah satu bukti kecintaan TNI kepada rakyat. Yaitu menyerahkan kloset gratis kepada warga.]]>

MAYONG - Program jambanisasi yang terus-menerus dilakukan dalam karya bhakti TNI merupakan salah satu bukti kecintaan TNI kepada rakyat. Hal tersebut disampaikan oleh Danramil 05/Mayong Kodim 0719/Jepara Kapten Inf Nur Khamid saat menyerahkan kloset kepada 22 orang warga secara simbolis di Balai Desa Pancur Mayong pada Kamis (4/4) lalu.

Kapten Inf Nur Khamid menambahkan program jambanisasi ini adalah upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Khususnya kalangan menengah ke bawah. Tujuannya meningkatkan pola hidup sehat.

“Kami menghadirkan program ini sebagai upaya membantu masyarakat yang belum memiliki jamban. Agar kesehatannya makin terjamin,” katanya.

Pihaknya menjelaskan jambanisasi yang dilaksanakan oleh Koramil 05/Mayong sebagai upaya membantu pemerintah dalam mengentaskan Buang Air Besar Sembarangan (BABS). Dan sebagai bentuk kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Sementara Kepala Desa Pancur Noor Rofiq, menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak TNI dari Koramil 05/Mayong yang sudah menyerahkan sebanyak 22 kloset. Ia berharap progam jambanisasi TNI ini dapat menciptakan kondisi Desa Pancur menjadi ramah lingkungan. Terhindar dari berbagai macam penyakit.

”Semoga jambanisasi ini dapat meringankan beban warga, menjadikan desa Pancur menjadi desa yang bebas BABS,” ujarnya.

]]>
Ali Mustofa Sat, 06 Apr 2019 11:33:15 +0700
<![CDATA[Dinilai Merugikan Nelayan, Reklamasi Pantai Prawean Kini Dihentikan]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/06/130045/dinilai-merugikan-nelayan-reklamasi-pantai-prawean-kini-dihentikan https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/06/dinilai-merugikan-nelayan-reklamasi-pantai-prawean-kini-dihentikan_m_1554524278_130045.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/06/dinilai-merugikan-nelayan-reklamasi-pantai-prawean-kini-dihentikan_m_1554524278_130045.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/06/130045/dinilai-merugikan-nelayan-reklamasi-pantai-prawean-kini-dihentikan

Reklamasi Pantai Prawean, kini mandek karena penolakan dari para aktivis Paguyuban Pelestarian Alam Pantai Bandengan dan Forum Pergegerakan Peduli Jepara.]]>

KOTA - Reklamasi Pantai Prawean, Jepara, kini mandek karena penolakan dari para aktivis Paguyuban Pelestarian Alam Pantai Bandengan dan Forum Pergegerakan Peduli Jepara. Penolakan tersebut dilakukan karena upaya reklamasi dinilai akan merugikan para nelayan setempat. Karena lahan berlabuh perahu bisa berkurang.

Pantauan Jawa Pos Radar Kudus, di area pantai terdapat tanah lapang luas. Serta ada alat berat yang tidak dioprasikan. Sementara di sekitar bibir pantai terdapat pemecah gelombang yang terbuat dari kolong beton. Pantai Prawean juga memiliki pasir putih.

Purbo Widodo, Ketua Paguyuban Pelestarian Alam Pantai Bandengan mengatakan, pantai Prawean merupakan tempat para nelayan yang hendak dibikin tempat wisata oleh pihak swasta.

Ia menambahkan, dua bulan lalu sudah diadakan pertemuan di balai desa untuk audiensi bersama danramil, kapolsek, BPD, tokoh masyarakat, tokoh agama, termasuk para nelayan. Tetapi masih belum mendapatkan keputusan yang pasti.

”Diberikan janji satu pekan akan ada pertemuan kembali. Tetapi sampai sekarang belum ada. Makanya kami mencoba akan audiensi kembali. Rencananya pekan depan,” ujarnya.

Semenjak Februari lalu kegiatan reklamasi sudah dihentikan. ”Keluhan dari nelayan ya mereka merasa terjepit. Jika itu dibangun (reklamasi,Red) dia (nelayan,Red) mau kemana. Tambatan perahu harus di daerah pasir. Agar perahu tidak rusak,” katanya.

Tri Rahardian, Forum Pergerakan Peduli Jepara mengatakan, kegiatan reklamasi ini dinilai tidak sesuai dengan Perpres Nomor 51 Tahun 2016. Serta Peraturan Daerah (perda) Kabupaten Jepara No. 2/2011. Tentang rencana tata ruang wilayah kabupaten jepara tahun 2011-2031.

”Dasarnya kami bergerak dari situ (perda dan perpres,Red),” ujarnya.

]]>
Ali Mustofa Sat, 06 Apr 2019 09:50:59 +0700
<![CDATA[Puluhan Siswa SD Beradu Aksi Pantomim dalam FLS2N Jepara]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/06/130038/puluhan-siswa-sd-beradu-aksi-pantomim-dalam-fls2n-jepara https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/06/puluhan-siswa-sd-beradu-aksi-pantomim-dalam-fls2n-jepara_m_1554523592_130038.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/06/puluhan-siswa-sd-beradu-aksi-pantomim-dalam-fls2n-jepara_m_1554523592_130038.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/06/130038/puluhan-siswa-sd-beradu-aksi-pantomim-dalam-fls2n-jepara

Puluhan pelajar tingkat sekolah dasar (SD) tampil berpantomim. Mereka membawakan cerita tentang aku dan alam serta teknologi yang menjadi tema utama kali ini.]]>

Siswa SD se-Indonesia beradu aksi pantonim - ANTARA News ...

KOTA - Puluhan pelajar tingkat sekolah dasar (SD) tampil berpantomim. Mereka membawakan cerita tentang aku dan alam serta teknologi yang menjadi tema utama kali ini.

Tak hanya melakukan gerakan khas pantomim, para pelajar itu juga tampil all-out. Mereka menghias wajah dengan coretan tebal dan memakai pakaian ala pemain pantomim profesional.

Salah satu peserta lomba pantomim dalam Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) Tingkat Kabupaten Jepara tersebut, Nuraya Musyarifah mengatakan, dia senang bisa mendapat kesempatan tampil berpantomim. Pelajar dari SD Negeri 1 Kedungleper itu juga terlihat santai dan bersemangat saat tampil. ”Senang karena bisa bertemu dengan pemain dan menyaksikan penampilan peserta dari sekolah lain,"tuturnya.

Sementara itu, salah satu juri Kustam Ekajalu mengatakan, pantomim bisa dijadikan wadah untuk para pelajar SD menuangkan ekspresi. Selain itu juga menumbuh kembangkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Pada lomba kali ini temanya aku dan alam (masalah tentang lingkungan hidup, satwa, limbah dan air), juga tentang teknologi (tentang gawai, internet dan robot). "Para peserta bisa mengembangkan sesuai kreativitas dan imajinasinya serta menjadi inspirasi sebagai penyelesaian masalah," ungkapnya.

Kustam melanjutkan, pantomim ini mirip dongeng, hanya saja tanpa suara dan dialog. "Penggambaran penuh lewat gerakan, unik dan tentunya menarik untuk dicoba kepada siswa,” terangnya.

Untuk kriteria penilaian lomba, yaitu konsepnya harus imajinatif, kreatif dan inspiratif. Gerak, teknik tubuh terjadi harmonisasi, ekspresi dan wawasan harus berkepedulian lingkungan. “Ini yang terpenting, anak harus tau dan peduli terhadap lingkungan,” katanya.

Dari hasil penilaian tim dewan juri, juara I diraih oleh Hana Tri Wikrama (SD N 1 Kawak), juara II Muhammad Arga (SD N 1 Bulu Jepara) dan Juara III Erlangga Darojati (SD N Mangunan Tahunan). Untuk peringkat pertama, berhak mewakili Kabupaten Jepara maju dalam lomba FLS2N, tingkat Provinsi Jawa Tengah.

]]>
Ali Mustofa Sat, 06 Apr 2019 09:28:25 +0700
<![CDATA[Lestari Moerdijat Peduli Pelestarian Budaya Lokal]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/06/130031/lestari-moerdijat-peduli-pelestarian-budaya-lokal https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/06/lestari-moerdijat-peduli-pelestarian-budaya-lokal_m_130031.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/06/lestari-moerdijat-peduli-pelestarian-budaya-lokal_m_130031.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/06/130031/lestari-moerdijat-peduli-pelestarian-budaya-lokal

Dalam rangka ikut melestarikan budaya di Indonesia, Sahabat Lestari turut berkontribusi di beberapa kegiatan seputar sosial budaya. Di antaranya Pesta Baratan.]]>

JEPARA – Dalam rangka ikut melestarikan budaya di Indonesia, Sahabat Lestari turut berkontribusi di beberapa kegiatan seputar sosial budaya. Di antaranya mengenai Pesta Baratan di Jepara dan mengunjungi sentra batik di Kudus.

Pesta Baratan bukan hanya perkara nguri-uri budaya, tetapi juga sebagai cara untuk mempererat nilai-nilai sosial. Pesta Baratan merupakan sebuah festival yang digelar di Jepara dalam rangka memperingati perjuangan Ratu Kalinyamat (Ratu Jepara) serta menyambut datangnya bulan Ramadan.

Lestari Moerdijat, pembina Sahabat Lestari pada beberapa kesempatan menyatakan, Pesta Baratan sengaja digelar sebagai rasa syukur masyarakat menyambut nisfu Sya’ban. Kegiatan tersebut juga sudah menjadi agenda rutin. ”Bahkan, agenda yang menjadi daya tarik para wisatawan untuk datang ke Jepara. Ini akan diatur melalui perda (peraturan daerah) yang tengah disiapkan DPRD Jepara,” katanya.

Dalam gelaran Pesta Baratan, peran serta masyarakat sangat dibutuhkan. Terlebih generasi milenial. Mengingat berkembangnya globalisasi yang membawa budaya populer turut meredupkan kecintaan terhadap budaya lokal. Oleh karena itu, Pesta Baratan selalu diikuti peserta yang merupakan kaum milenial. Hal ini dimaksudkan agar anak-anak muda semakin mencintai budayanya sendiri.

Selain Pesta Baratan, salah satu fokus Lestari Moerdijat di bidang budaya adalah batik. Dalam beberapa kesempatan, Mbak Rerie –sapaan akrab Lestari Moerdijat- terlihat mengenakan batik. Kecintaannya terhadap batik memang luar biasa. Tak kurang dari 3.000 lembar kain batik telah dikoleksinya.

Beberapa waktu lalu, Lestari Moerdijat juga mengunjungi sentra batik di Kudus. Dalam kunjungannya itu, Mbak Rerie menyampaikan, bahwa batik memiliki filosofi yang dalam. Setiap goresan yang dilukis dalam sehelai kain memiliki makna. Jadi, nilai-nilai itu patut dijaga agar tidak luntur.

”Karena itulah saya berada di sini untuk mendukung usaha sentra batik Kudus. Ingin mengangkat dan memperkenalkan kepada publik, sekaligus mempromosikan agar masyarakat lebih tertarik untuk mengenakan batik,” tegas calon legislatif (caleg) DPR RI dari Partai Nasdem Dapil II Jateng nomor urut 1 ini.

Sementara itu, beragam kegiatan yang telah dilakukan Sahabat Lestari tidak jauh dari isu sosial budaya. Selaku pembina, Lestari Moerdijat menyampaikan globalisasi yang mau tidak mau diterima masyarakat dapat mengikis nilai-nilai sosial budaya yang telah melekat di masyarakat. Dengan berbagai partisipasinya, diharapkan masyarakat semakin mecintai budaya dan terus melestarikannya. 

]]>
Ali Mustofa Sat, 06 Apr 2019 09:13:07 +0700
<![CDATA[Arak-arakan Dewa-Dewi di Jepara Berlangsung Meriah]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/06/130027/arak-arakan-dewa-dewi-di-jepara-berlangsung-meriah https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/06/arak-arakan-dewa-dewi-di-jepara-berlangsung-meriah_m_1554522266_130027.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/06/arak-arakan-dewa-dewi-di-jepara-berlangsung-meriah_m_1554522266_130027.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/06/130027/arak-arakan-dewa-dewi-di-jepara-berlangsung-meriah

Perayaan ulang tahun Kongco Hian Thian Siang Tee di klenteng Hian Thiang Siang Tee berlangsung meriah kemarin. Ini merupakan tradisi tahunan.]]>

WELAHAN - Perayaan ulang tahun Kongco Hian Thian Siang Tee di kelenteng Hian Thiang Siang Tee berlangsung meriah kemarin. Ini merupakan tradisi tahunan di kelenteng yang disinyalir sebagai kelenteng tertua di Indonesia.

Rangkaian acara sendiri sudah di mulai sejak (2/4) lalu. Kemarin malam (4/4) sekitar pukul 18.00 dilaksanakan pertunjukan Liong Samsi dan Reog Ponorogo. Sebagai penerimaan dan penyambutan Kiem Sien Kiem dari luar kota.

Sekitar pukul 13.00 diselenggarakan Kongco Jut Bio (kelililing klenteng). Setelah arca dewa didoakan di altar kelenteng. Kemudian diarak berkeliling kompleks pasar dan pemukiman warga welahan menuju Klenteng Hok Tek Bio.

Tak hanya arca dewa, arak-arakan juga dimeriahkan pertunjukan liong, barongsai, dan ondel-ondel. Makin meriah dengan tabuhan genderang dan gong.

Kegiatan ini bertujuan untuk memohon kepada Tuhan sang maha pencipta memberikan limpahan rizki, ketentraman, dan kedamaian. Serta sebagai tolak bala agar terhindar dari bencana. Woto, Penjaga Kelenteng mengatakan ada 13 kio (tandu untuk arca,Red) yang disiapkan kelenteng Hiang Thian Siang Tee.

”Ada tamu dari luar kota. Seperti Palembang, Padang yang membawa Kio juga,” katanya.

Ia menambahkan ada sekitar 40 kelenteng dari dalam maupun luar pulau Jawa yang berpartisipasi dalam acara ini. Tamu-tamu juga sudah mulai datang dari kemarin. Mereka membawa patung-patung dari kelenteng asalnya.

Warga tampak antusias menikmati acara ini, sembari mengabadikan lewat kamera ponselnya. Beberapa saat pembawa Kio berhenti sambil menggoyang-goyangkan tandu berisi patung-patung dewa itu. Semakin atraktif dengan pertunjukan orang membawa bendera besar kemudian memainkan seperti gerakan kungfu. (vah)

]]>
Ali Mustofa Sat, 06 Apr 2019 09:08:09 +0700
<![CDATA[Belitung Timur dan Bondo Sepakati Strategi Pengembangan Pariwisata]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/05/129851/belitung-timur-dan-bondo-sepakati-strategi-pengembangan-pariwisata https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/05/belitung-timur-dan-bondo-sepakati-strategi-pengembangan-pariwisata_m_1554447794_129851.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/05/belitung-timur-dan-bondo-sepakati-strategi-pengembangan-pariwisata_m_1554447794_129851.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/05/129851/belitung-timur-dan-bondo-sepakati-strategi-pengembangan-pariwisata

Potensi pariwisata di Desa Bondo, Bangsri, Jepara, menjadi perhatian bagi khalayak. Baik dalam maupun luar Jepara. Kemarin, Kades Belitung Timur studi banding.]]>

BANGSRI - Potensi pariwisata di Desa Bondo, Bangsri, Jepara, menjadi perhatian bagi khalayak. Baik dalam maupun luar Jepara. Kemarin, segenap Kepala desa dan perangkat desa se-kabupaten Belitung Timur melakukan studi banding ke desa ini. Kegiatan ini diikuti sekitar 125 peserta.

Kepala Desa Bondo Purwoto memperkenalkan potensi pariwisata di desanya. Seperti Pantai Bondo, telaga sejuta akar dan wisata religi yang ada. Ia juga memaparkan tentang inovasi pemerintah desa dalam meningkatkan pendapatan asli desa.

Seperti faktor-faktor yang mempengaruhi peningkatan PADes. Seperti sumber daya manusia, sumber daya alam, partisipasi masyarakat, tata kelola pemerintahan, dan komitmen.

”Permasalahannya saya pikir tidak jauh beda. Yang terpenting bawasannya orang hidup itu yang penting bisa aman. Pemimpin daerah tersebut bisa membuat situasi kondusif,” ujarnya.

Camat Bangsri, M. Torik Alamsyah mengatakan, pihaknya memahami Desa Bondo tak luput dari kekurangan. Lewat kegiatan ini ia berharap kedua pihak bisa saling berdiskusi agar bisa membuahkan hasil yang baik.

”Kelebihan desa bapak, ibu (Belitung Timur,Red) bisa ditularkan di sini (Bondo,Red). Agar bisa saling melengkapi,” ujarnya.

Sahri, camat Kelapa Kampit, Belitung Timur, mengungkapkan merasa bangga berkunjung ke Jepara. Ia juga mengapreasiasi penyambutan di desa Bondo. ”Sudah menginjak umur 53 tahun. Baru ini hadir di tempat kelahiran tokoh emansipasi wanita,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan, bahwa daerahnya memiliki potensi pantai. Tetapi masih ada yang belum tersentuh oleh pengembangan.

Ketua Badan Perwailan Desa (BPD) Bondo Sulistyo juga memaparkan materi tentang penyelenggaraan pemerintah desa. Ia juga memaparkan strategi dan kebijakan. Berupa penguatan masyarakat dan pengembangan SDM, pertumbuhan ekonomi yang berbasis pada ekonomi lokal dan kelestarian lingkungan, serta optimalisasi aparatur. Selain itu disampaikan juga mengenai arah kebijakan. Mulai pembangunan insfrastruktur desa, sektor kesehatan, pertanian, hingga peningkatan ekonomi masyarakat.

]]>
Ali Mustofa Fri, 05 Apr 2019 13:38:03 +0700
<![CDATA[Tamara Geraldine Konsisten Andil Mencerdaskan Kehidupan Bangsa]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/05/129850/tamara-geraldine-konsisten-andil-mencerdaskan-kehidupan-bangsa https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/05/tamara-geraldine-konsisten-andil-mencerdaskan-kehidupan-bangsa_m_1554446505_129850.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/05/tamara-geraldine-konsisten-andil-mencerdaskan-kehidupan-bangsa_m_1554446505_129850.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/05/129850/tamara-geraldine-konsisten-andil-mencerdaskan-kehidupan-bangsa

Mengakhiri blusukannya di dapil Jepara, Tamara Geraldine menggelar kampanye akbar di Gedung Haji Jepara. Tamara masih konsisten menyuarakan kehidupan bangsa.]]>

KOTA - Mengakhiri blusukannya di dapil Jepara, Tamara Geraldine menggelar kampanye akbar di Gedung Haji Jepara kemarin. Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini masih konsisten menyuarakan tekadnya untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

”Mencerdaskan itu memberi tahu yang tidak tahu. Bangsa itu siapa. Tetangga kita itu bangsa. Nenek kita itu bangsa. Sing buta huruf itu bangsa. Berarti kalau besok kita kasih tahu tentang pemilu. Tentang sesuatu yang mereka tidak tahu. Kita sudah aktif mendukung pemerintah mencerdaskan kehidupan bangsa,” ujarnya.

Perempuan berkacamata ini mengimbau pada perempuan di dapil yang ia kunjungi harus turut aktif mencerdaskan kehidupan bangsa. Menurutnya cara untuk mencerdaskan kegidupan bangsa dengan menggosip.

”Tapi topiknya harus yang hits. Jangan ngrasani wong (ngomongin orang). Topik paling hits adalah pemilu,” ucapnya.

Kepada para pemuda, ia mengimbau agar memiliki visi dan misi dalam melihat potensi desa dan peluang bisnis. Tamara juga mengimbau para warga agar tidak tergiur dengan serangan fajar dan politik uang. Karena menurutnya, hal tersebut berpotensi menjadikan wakil rakyat sebagai koruptor.

Ketua Tim Pemenangan Tamara Lafiq menyampaikan hingga kemarin Tamara sudah bertatap langsung kepada para waraga sekitar 25.000 se-Dapil Jawa Tengah II.

”Ini bukti Caleg DPR RI yang mau terjun ke masyarakat se-Jateng II. Kemenangan Mbak Tamara sudah bisa mencerdaskan masyarakat. Masyarakat supaya tahu cara memilih yang benar,” katanya.

Ia juga menyampaikan hadirin yang datang di gedung haji kemarin ada sekitar 1.300 orang.Tamara sudah memulai blusukannya ini sejak September lalu.

Caleg DPR RI nomor urut lima ini menargetkan minimal setiap hari bertemu 500 orang. Yang akan diberi pengarahan agar cerdas dalam pemilu. Dalam satu hari ia membagi empat desa. Dari dapil Demak, Kudus, dan Jepara.

Dalam sosialisasinya kemarin, ia juga menyapa hangat para relawannya. Perempuan berambut pendek itu mengajak hadirin bernyanyi bersama hingga sesi foto bersama. Setelah dari Jepara, ia akan bertolak ke Demak.

]]>
Ali Mustofa Fri, 05 Apr 2019 13:32:06 +0700
<![CDATA[Besok Reog Ponorogo Ikut Arakan Kiem Sien]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/05/129844/besok-reog-ponorogo-ikut-arakan-kiem-sien https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/05/besok-reog-ponorogo-ikut-arakan-kiem-sien_m_1554450438_129844.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/05/besok-reog-ponorogo-ikut-arakan-kiem-sien_m_1554450438_129844.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/05/129844/besok-reog-ponorogo-ikut-arakan-kiem-sien

Puncak perayaan ulang tahun Kongco Hian Thian Siang Tee, Kelenteng Welahan Hian Thiang Siang Tee berlangsung besok. Puluhan Kiem Sien bakal diarak.]]>

JEPARA – Puncak perayaan ulang tahun Kongco Hian Thian Siang Tee, Kelenteng Welahan Hian Thiang Siang Tee berlangsung besok. Puluhan Kiem Sien atau arca dewa dari berbagai kota bakal diarak. Tidak hanya arca dewa, arak-arakan juga dimeriahkan dengan reog Ponorogo.

Puluhan peserta dari Yayasan Kelenteng mengarak kirab pusaka pada Hari Ulang Tahun (HUT) ke-2570 Kelenteng Hian Thian Siang Tee Welahan. Setiap perwakilan Kelenteng dari seluruh daerah di Indonesia mengarak Kiem Sin masing-masing. Kemarin malam untuk menyambut Kiem Sien dari berbagai kota ada pertunjukan Liong Samsi dan Reog Ponorogo.

Prosesi arak-arakan dimulai setelah pusaka dan arca di doakan di altar kelenteng. Kemudian diarak mengelilingi kompleks kelenteng sejauh dua kilometer. Kegiatan ini bertujuan untuk memohon kepada Tuhan sang maha pencipta untuk memberikan limpahan rizki, ketentraman, dan kedamaian. Serta sebagai tolak bala sehingga terhindar dari segala bencana.

Panitia Penyelenggara Woto mengungkapkan, kegiatan ini dimaksudkan supaya masyarakat Welahan dan Jepara sehat dan diberi keselamatan serta umumnya bagi bangsa Indonesia. “Untuk peserta pada tahun ini datang dari berbagai kota seluruh penjuru Indonesia,” ungkapnya.

Sudah disiapkan Kio (tandu untuk mengangkat pusaka) sejumlah 13 buah. Ada sekitar 40 klenteng dari dalam maupun luar pulau Jawa yang akan berpartisipasi dalam acara ini. Beberapa tamu juga sudah datang. Seperti tamu dari Tegal, Pemalang, dan Pekalongan yang datang Rabu (3/3) sore. Mereka membawa patung-patung dari klenteng asalnya. 

]]>
Ali Mustofa Fri, 05 Apr 2019 13:17:17 +0700
<![CDATA[Rayakan Isra Mikraj, Bupati: Hormati Tiga Kelompok Manusia]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/05/129829/rayakan-isra-mikraj-bupati-hormati-tiga-kelompok-manusia https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/05/rayakan-isra-mikraj-bupati-hormati-tiga-kelompok-manusia_m_129829.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/05/rayakan-isra-mikraj-bupati-hormati-tiga-kelompok-manusia_m_129829.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/05/129829/rayakan-isra-mikraj-bupati-hormati-tiga-kelompok-manusia

Peringatan Isra Mikraj di halaman kantor Setda Jepara berlangsung khusyuk dan meriah kemarin malam. Pengunjung memenuhi halaman kantor.]]>

JEPARA – Peringatan Isra Mikraj di halaman kantor Setda Jepara berlangsung khusyuk dan meriah kemarin malam. Pengunjung memenuhi halaman kantor. Bahkan sampai meluber ke jalan di depan kantor Setda Jepara.

Acara bertajuk ”Jepara Bersalawat” ini, menghadirkan Habib Ali Zaenal Abidin Assegaf dari Pekalongan. Acara juga dihadiri Bupati Jepara Ahmad Marzuqi, Wakil Bupati Jepara Dian Kristiandi, dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jepara.

Bupati Jepara Ahmad Marzuqi dalam sambutannya mengingatkan tentang amanat Rasulullah, agar menghormati tiga kelompok manusia. Pertama, untuk menghormati al’alim (orang yang berilmu), karena seseorang diberikan ilmu oleh Allah lewat orang-orang yang berilmu.

Kedua, menghormati orang tua. ”Karena beliau (orang tua, Red) penyebab lahirnya kita. Maka kita wajib menghormati dan memuliakan (orang tua),” ujarnya. Ketiga, menghormati kepada orang yang hafal Alquran. ”Karena mereka (para penghafal Alquran, Red) merupakan keluarga Allah di dunia. Kalau kita tidak menghormati, maka Azab Allah akan menimpa,” tegasnya.

Ia juga berharap masyarakat Jepara untuk meningkatkan kebaikan. ”Mari bekerja sama mewujudkan  Jepara yang lebih baik,” ajaknya.

Habib Ali Zaenal Abidin Assegaf sebelum memulai memimpin salawat, berpesan dengan semangat bersalawat berharap negara Indonesia selalu dalam lindungan Allah. ”Mudah-mudahan negara ini dijauhkan dari musibah. Dijauhkan dari perpecahan dan dijauhkan dari permusuhan. Semoga yang ada di bumi Indonesia hanya kedamaian, ketenteraman, dan kerukunan. Allahumma aamiin,” ungkapnya.

Rebana mulai ditabuh, lantunan salawat bersama diikuti para hadirin. Beberapa tembang seperti Turi Putih dan Assalamualaika Ya Rasulullah terdengar merdu.

Tak ketinggalan tembang Alangkah Indahnya Hidup Ini turut menjadikan suasana menjadi syahdu. Para hadirin menghidupkan lampu di ponselnya masing-masing. Halaman setda pun bak kejatuhan bintang.

Ada juga sesi pembagian 291 nasi tumpeng. Kemudian tumpeng tersebut dikepung empat hingga lima orang. Para hadirin pun makan bersama. (vah)

]]>
Ali Mustofa Fri, 05 Apr 2019 11:19:26 +0700
<![CDATA[Keluarga Korban Tabrak Lari Sambut Baik Sahabat Lestari]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/05/129824/keluarga-korban-tabrak-lari-sambut-baik-sahabat-lestari https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/05/keluarga-korban-tabrak-lari-sambut-baik-sahabat-lestari_m_129824.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/05/keluarga-korban-tabrak-lari-sambut-baik-sahabat-lestari_m_129824.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/05/129824/keluarga-korban-tabrak-lari-sambut-baik-sahabat-lestari

Kedatangan Sahabat Lestari disambut baik keluarga Immamudin, warga Desa Mlaten, Demak, Rabu (3/4) malam. Kedatangan ini untuk memberikan dukungan.]]>

DEMAK – Kedatangan Sahabat Lestari disambut baik keluarga Immamudin, warga Desa Mlaten, Kecamatan Mijen, Demak, Rabu (3/4) malam. Kedatangan Sahabat Lestari untuk memberikan dukungan dan menyampaikan bela sungkawa atas meninggalnya Arum Sari Fitria, 15, putri pasangan Immamudin dan Musa’amah.

Tim Sahabat Lestari, Hendi menyampaikan, pihaknya memberikan semangat dan doa kepada keluarga yang ditinggalkan agar tabah menerima musibah yang sedang menimpa mereka. Putri kesayangan pasangan Immamudin dan Musa’amah ini, meninggal dunia setelah terlibat tabrak lari terjadi di Jalan Gajah, Demak, Jawa Tengah, pada Senin (1/4) lalu. ”Korban akan menghadiri acara kampanye akbar Sahabat Lestari dan Partai Nasdem di Kudus. Namun di tengah perjalanan terlibat kecelakaan,” ujarnya.

Sementara itu, Immamudin menyampaikan terima kasih kepada Sahabat Lestari yang berkenan datang ke kediamannya. Ia berharap anaknya mendapatkan tempat yang layak di alam kubur. Kepada keluarganya ia juga berharap bisa menerima dan tabah. ”Terima kasih sudah jauh-jauh datang ke sini,” katanya.

Ia menceritakan, putrinya saat akan pergi ke Kudus sempat berpamitan. Tapi tidak mengatakan secara jelas tujuannya ke mana. Korban izin kepada neneknya. Fitria pergi bersama Rizky Afrizal Ramadhan, 13, teman Arum Sari Fitria.

Sekitar pukul 13.00 mereka begegas pergi ke Kudus. Tepat di Jalan Gajah, Demak, keduanya ditabrak lari oleh kendaraan truk tronton. Baru pada pukul 18.00 keluarga korban dapat informasi dari RSUD Sunan Kalijaga Demak. Bahwa korban telah meninggal dunia. Sedangkan Rizky mengalami koma. ”Kami sekeluarga sempat kaget. Syok berat mendengar kabar itu,” paparnya.

Setelah dimakamkan ibu korban, Musa'amah sempat tidak percaya dan tidak rela bahwa anaknya telah pergi untuk selama-lamanya. Dua hari Musa'amah tidur di samping makam anaknya itu.

”Kondisi ibu korban masih syok dan sekarang sudah dibujuk suaminya agar bisa tidur di rumah,” kata Hendi.

Sementara Rizky mengalami luka sobek di kaki dan benturan kepala bagian belakang. Dia sempat koma dua hari. Sampai saat ini kesadaranya belum stabil. ”Semoga kelurga yang mengalami musibah mendapatkan kesabaran. Kami hanya bisa memberikan dukungan moral supaya kuat menghadapi ujian,” tandasnya.

]]>
Ali Mustofa Fri, 05 Apr 2019 11:02:06 +0700
<![CDATA[Jelang HUT Kongco Hian Thian Siang Tee, Dewa Luar Kota Berdatangan]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/04/129580/jelang-hut-kongco-hian-thian-siang-tee-dewa-luar-kota-berdatangan https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/04/jelang-hut-kongco-hian-thian-siang-tee-dewa-luar-kota-berdatangan_m_129580.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/04/jelang-hut-kongco-hian-thian-siang-tee-dewa-luar-kota-berdatangan_m_129580.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/04/129580/jelang-hut-kongco-hian-thian-siang-tee-dewa-luar-kota-berdatangan

Jelang hari ulang tahun (HUT) ke-2570 Kongco Hian Thian Siang Tee, Kelenteng Hian Thiang Siang Tee Welahan sudah mempersiapkan tradisi tahunan ini.]]>

WELAHAN Jelang hari ulang tahun (HUT) ke-2570 Kongco Hian Thian Siang Tee, Kelenteng Hian Thiang Siang Tee Welahan sudah mempersiapkan tradisi tahunan ini. Tamu-tamu dari kelenteng lain pun sudah berdatangan. Mereka membawa patung dewa dari kelenteng masing-masing.

Rangkaian acara sudah di mulai Selasa (2/4). Malam nanti sekitar pukul 18.00 akan dilaksanakan pertunjukan Liong Samsi dan Reog Ponorogo. Sebagai penerimaan dan penyambutan Kiem Sien Kiem dari luar kota. Sementara besok sekitar pukul 12.00 ada Kongco Jut Bio (kelililing kelenteng) berkeliling Welahan menuju Kelenteng Hok Tek Bio, Welahan.

Pantauan Jawa Pos Radar Kudus, kemarin di Kelenteng Hian Thiang Siang Tee dan Hok Tek Bio sudah melakukan berbagai persiapan. Sudah disiapkan Kio atau tandu untuk mengangkat pusaka sejumlah 13 buah.

”Hari ini (kemarin,Red) persiapan menata perlengkapan Kio. Nantinya diarak pada Jumat. Nanti juga ada tamu dari luar kota. Seperti Palembang, Padang yang membawa Kio juga,” kata Woto, penjaga Kelenteng Hian Thiang Siang Tee.

Ada sekitar 40 kelenteng dari dalam maupun luar pulau Jawa yang akan berpartisipasi dalam acara ini. Beberapa tamu juga sudah datang. Seperti tamu dari Tegal, Pemalang, dan Pekalongan yang datang kemarin sore. Mereka membawa patung-patung dari kelenteng asalnya.

Sesampainya sampai di kelenteng Hok Tek Bio, patung tersebut diangkat. Dengan diiringi tabuhan gong kecil, genderang, dan gamelan. Patung-patung itu kemudian dibawa ke teras kelenteng. Para pembawa patung menundukkan kepala sebagai bentuk penghormatan.

Setelah di Kelenteng Hok Tek Bio, patung-patung dewa dibawa berjalan kaki menuju kelenteng Hian Thiang Siang Tee yang berjarak sekitar 20 meter. Di barisan pertama ada orang yang memukul gong kecil adi. Kemudian diikuti pembawa bendera dan pembawa patung.

Sesampainya di Kelenteng Hian Thiang Siang Tee, dilakukan serah terima dan penghormatan. Selanjutnya patung-patung tersebut diletakkan di dalam kelenteng. Kemeriahan juga terasa di jalan menuju kelenteng. Sudah dipasang baliho dan pedagang penjual pernak-pernik khas Tiongkok. Seperti baju dan barongsai mini. (vah)

]]>
Ali Mustofa Thu, 04 Apr 2019 13:20:41 +0700
<![CDATA[Kementerian ESDM Bantu Sumur Bor, Ribuan Warga Terlayani Air Bersih]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/04/129576/kementerian-esdm-bantu-sumur-bor-ribuan-warga-terlayani-air-bersih https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/04/kementerian-esdm-bantu-sumur-bor-ribuan-warga-terlayani-air-bersih_m_129576.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/04/kementerian-esdm-bantu-sumur-bor-ribuan-warga-terlayani-air-bersih_m_129576.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/04/129576/kementerian-esdm-bantu-sumur-bor-ribuan-warga-terlayani-air-bersih

Masyarakat Desa Sukosono, Kecamatan Kedung mendapatkan bantuan sumur bor dari Kementerian ESDM. Dengan bantuan tersebut, 2592 warga terlayani air bersih.]]>

KEDUNG – Masyarakat Desa Sukosono, Kecamatan Kedung mendapatkan bantuan sumur bor dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Dengan bantuan tersebut, 2592 warga terlayani air bersih.

Bantuan sumur bor itu dibangun dengan kedalaman hingga 125 meter pada 2018 lalu. Penyerahannya sendiri dilakukan akhir pekan lalu.

Kabag Pembangunan dan Pengadaan Barang/Jasa Setda Jepara Hery Yulianto mengatakan, dengan diserahkannya bantuan tersebut kebutuhan dasar akan air bersih dapat terpenuhi.

Dia melanjutkan, berdasarkan data sampai akhir 2017 lalu masih terdapat 17,56 persen dari 1,2 juta warga Jepara yang belum bisa menikmati air bersih dengan layak dan berkelanjutan. Karena itulah, bantuan sumur bor dari kementerian ini sangat bermanfaat.

Hery melanjutkan, pada tahun anggaran 2018 Kementerian ESDM telah menganggarkan sebanyak 506 unit sumur bor yang tersebar di seluruh Indonesia. Khusus Kabupaten Jepara mendapatkan bantuan dua unit sumur. Yakni di Desa Blingoh, Kecamatan Donorojo dan di Desa Sukosono, Kecamatan Kedung.

Sementara itu Sekretaris Badan Geologi Kementerian ESDM RI Antonius Ratdomopurbo mengatakan, pembangunan dua sumur bor tersebut menelan biaya hingga Rp 800 juta rupiah. Mengingat anggarannya yang cukup besar, dia berharap agar sumur bor tersebut bisa dimanfaatkan dan dirawat dengan baik. ”Supaya benar-benar bisa memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Camat Kedung, Sisnanto Rusli menyatakan, bantuan tersebut diharapkan bisa dimanfaatkan dengan baik. Terutama saat musim kemarau. ”Kami menyampaikan terima kasih karena infrastruktur dibangun di wilayah kami,” ujarnya.

Unit sumur bor yang dibangun di Kabupaten Jepara pada tahun 2018 tersebut, memiliki spesifikasi teknis kedalaman 75 hingga 125 meter, dengan debit rata-rata 1,8 liter/detik, konstruksi pipa besi galvanis diamater 6 inchi, pasokan listrik dari genset dengan kapasitas 12 kVA, dan menggunakan pompa selam (submersible) 3 PK. Dilengkapi pula dengan rumah genset, rumah pompa, dan bak penampungan air berkapasitas 5000 liter. Dengan debit air rata-rata 1,8 liter/detik, setiap sumur bor mampu melayani kebutuhan air bersih sampai dengan 2592 jiwa.

]]>
Ali Mustofa Thu, 04 Apr 2019 13:08:30 +0700
<![CDATA[Gunakan Si Kumisku, Tiga Kecamatan di Jepara Jadi Percontohan]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/04/129575/gunakan-si-kumisku-tiga-kecamatan-di-jepara-jadi-percontohan https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/04/gunakan-si-kumisku-tiga-kecamatan-di-jepara-jadi-percontohan_m_129575.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/04/gunakan-si-kumisku-tiga-kecamatan-di-jepara-jadi-percontohan_m_129575.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/04/129575/gunakan-si-kumisku-tiga-kecamatan-di-jepara-jadi-percontohan

Tahun ini tiga kecamatan di Kabupaten Jepara mulai menerapkan sistem aplikasi manajemen administrasi kependudukan (Si Kumisku) di desa.]]>

KOTA – Tahun ini tiga kecamatan di Kabupaten Jepara mulai menerapkan sistem aplikasi manajemen administrasi kependudukan (Si Kumisku) di desa. Dengan diterapkannya sistem tersebut, banyak manfaat yang didapatkan. Salah satunya, Pemkab Jepara mampu menghemat anggaran hingga puluhan juta rupiah.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Jepara, Sri Alim Yuliatun mengatakan, tiga kecamatan yang saat ini sudah mendapatkan bimbingan teknis dan siap melaksanakan sistem tersebut yakni Kecamatan Jepara, Kecamatan Tahunan dan Kecamatan Karimunjawa. ”Pada tahap pertama memang tiga kecamatan terlebih dahulu,” katanya kepada Jawa Pos Radar Kudus.

Sri Alim melanjutkan, untuk Kecamatan Jepara dan Tahunan dipilih karena berada di pusat kota dan masyarakatnya sudah maju. Sementara untuk Karimunjawa, dipilih karena lokasinya jauh sehingga diharapkan sistem ini bisa memudahkan.

Adanya sistem ini, lanjutnya, sebenarnya dikarenakan beberapa masalah yang ditemukan di lapangan sebelumnya saat masih menggunakan formulir manual. Mulai dari pelaporan peristiwa kependudukan masih manual dan tidak konsisten, masih banyak laporan kependudukan yang tidak akurat, dan tidak sesuai dengan kenyataan. Juga data peristiwa kependudukan tidak update, anggaran untuk pengadaan formulir kependudukan jumlahnya banyak dan membutuhkan anggaran yang cukup, kurang efektif dan efisien hingga pengisian formulir masih manual dan tidak akurat.

Karena itulah dengan adanya aplikasi ini diharapkan mampu mengatasi berbagai persoalan tersebut. Di sisi lain tujuannya demi terbangunnya database kependudukan yang sesuai dengan kondisi di masyarakat.

Salah satu manfaat yang sudah tampak, dikatakan Sri Alim, yakni soal anggaran. Dengan peralihan tersebut pihaknya bisa menghemat anggaran hingga puluhan juta. ”Pada 2018 lalu harus menyediakan anggaran sebesar Rp 97 juta untuk pengadaan formulir kependudukan, namun tahun ini jumlahnya berkurang yakni hanya di angka Rp 69 juta saja. Ini baru tiga kecamatan yang akan menerapkan, jika semua kecamatan sudah menerapkan tentunya akan bisa lebih hemat lagi dan anggaran bisa dialihkan pada kegiatan lain yang lebih membutuhkan,” urainya.

Sri Alim menjelaskan, pihaknya berharap desa-desa nantinya bisa bergerak secara mandiri menyediakan sarana dan prasarana yang dibutuhkan. Terlebih ini untuk pelayanan masyarakat.

Mengenai antusias kecamatan sendiri, Sri Alim menambahkan, berdasarkan hasil bimbingan teknis yang telah digelarnya baru-baru ini kecamatan-kecamatan tersebut antusias. ”Kecamatan lainnya yang belum kami harapkan juga bisa segera dilakukan bimtek dan menerapkan sistem serupa,” imbuhnya.

]]>
Ali Mustofa Thu, 04 Apr 2019 13:01:05 +0700
<![CDATA[Perbaikan Talut Kanal Ambrol di Potroyudan Terkendala Cuaca]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/04/129574/perbaikan-talut-kanal-ambrol-di-potroyudan-terkendala-cuaca https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/04/perbaikan-talut-kanal-ambrol-di-potroyudan-terkendala-cuaca_m_129574.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/04/perbaikan-talut-kanal-ambrol-di-potroyudan-terkendala-cuaca_m_129574.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/04/129574/perbaikan-talut-kanal-ambrol-di-potroyudan-terkendala-cuaca

Pengerjaan perbaikan talut kanal yang ambrol di jalan RT5/ RW 5, Kelurahan Potroyudan, Jepara masih dalam tahap pemasangan rangka besi.]]>

KOTA – Pengerjaan perbaikan talut kanal yang ambrol di jalan RT5/ RW 5, Kelurahan Potroyudan, Jepara masih dalam tahap pemasangan rangka besi. Cuaca hujan yang sering mengguyur Kota Ukir menjadi kendala bagi pekerja proyek.

Pasalnya, konstruksi perbaikan talut menggunakan betonisasi. Sehingga komposisi beton juga berpengaruh jika hujan dengan intensitas tinggi turun. Perbaikan talut menggunakan beton dengan panjang 34 meter dan tinggi 4,3 meter.

”Jika cuaca bersahabat pengerjaan bisa sesuai target. Hasilnya pun maksimal,” kata Mukayin, Pengawas Lapangan perbaikan talut Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Jepara.

Selain itu, konstruksi talut akan dibuat tembok sejajar 30 sentimeter. Konstruksi dibuat dengan bahan beton karena melihat debet air sungai yang besar. Selain itu diharapkan dengan konstruksi beton akan lebih kuat.

Diperkirakan sekitar 1,5 hingga dua bulan pekerjaan dengan anggaran sekitar Rp 198 juta ini akan rampung. Pantauan Jawa Pos Radar Kudus perbaikan talut kemarin sudah dipasang kerangka. Pengisian material beton juga sudah mulai dilakukan. Pengerjaan perbaikan dimulai dari sisi barat.

Diketahui, talut yang ambrol tersebut, sebelumnya konstruksi talut berupa batu. Bukan beton. Tinggi talut sekitar empat meter. Saat ambrol terlihat tanah yang menjadi penyangga jalan beton tergerus sebagian. Tanah tergerus menjorok ke dalam. Sekitar satu meter.

Selain di lokasi tersebut, tahun lalu, beberapa titik talut di Sungai Kanal juga mengalami kerusakan. Setidaknya terdapat tiga titik kerusakan talut. Pergerakan tanah di salah satu area Taman Kanal juga mengakibatkan pagar ambrol sepanjang 11 meter.

Kerusakan tersebut mulai diperbaiki Oktober tahun lalu. Konstruksi yang sebelumnya berupa batu diganti beton. Dua titik kerusakan di sisi selatan sungai. Sedangkan di sisi utara sungai ada satu titik kerusakan yang selesai diperbaiki akhir tahun lalu.

]]>
Ali Mustofa Thu, 04 Apr 2019 12:53:04 +0700
<![CDATA[Pelantikan Sekda dan Kadinas Jepara Tunggu Hasil Koordinasi KASN]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/04/129529/pelantikan-sekda-dan-kadinas-jepara-tunggu-hasil-koordinasi-kasn https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/04/pelantikan-sekda-dan-kadinas-jepara-tunggu-hasil-koordinasi-kasn_m_129529.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/04/pelantikan-sekda-dan-kadinas-jepara-tunggu-hasil-koordinasi-kasn_m_129529.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/04/129529/pelantikan-sekda-dan-kadinas-jepara-tunggu-hasil-koordinasi-kasn

Dua proses lelang jabatan di lingkungan Kabupaten Jepara memasuki tahapan konsultasi dan koordinasi dengan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).]]>

JEPARA -  Dua proses lelang jabatan di lingkungan Kabupaten Jepara memasuki tahapan konsultasi dan koordinasi dengan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Baik lelang jabatan sekretaris daerah maupun lelang enam kepala dinas. Bupati Jepara Ahmad Marzuqi putuskan pemenang lelang jabatan setelah rekomendasi dari KASN turun.

Pada seleksi terbuka pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Pemerintah Kabupaten Jepara 2019, sebanyak 17 peserta tersingkir. Tersisa 18 peserta yang dinyatakan lolos. Tiga pendaftar terbaik tiap jenis jabatan yang lolos dipertimbangkan bupati untuk dipilih salah satu sebagai kepala dinas.

Sedangkan pada seleksi terbuka pengisian Sekda Jepara, dari lima peserta ada tiga yang sudah direkomendasikan ke bupati. “Tinggal menunggu hasil koordinasi dan konsultasi dengan KASN. Pejabat yang bersangkutan sebagai peserta sesuai dengan aturan yang berlaku atau tidak. Hanya sebatas rekomendasi,” kata Marzuqi saat ditemui di ruang kerjanya belum lama ini.

Koordinasi dan konsultasi ini diagendakan berlangsung sampai 18 hari. Terhitung mulai 2 April sampai 20 April mendatang. Usai turun hasil konsultasi dan koordinasi, pansel mempersiapkan penetapan dan pelantikan hingga 29 April mendatang. Baru dilaksanakan pelantikan pada 30 April.

Marzuqi mengatakan, ia akan memutuskan siapa pejabat yang tepat mengisi jabatan yang dilelangkan. Berbagai proses seleksi mulai dari administrasi, uji kompetensi, uji gagasan, hingga wawancara akan menjadi pertimbangan. Termasuk rekam jejak tiap pejabat menjadi pertimbangannya.

“Memutuskan siapa yang tepat memang sulit. Tapi untuk keberlangsungan pelayanan pemerintahan harus melalui seleksi. Tidak sembarangan. Butuh pertimbangan matang soal keputusan,” terangnya.

Salah satu kriteria yang ia terapkan sebagai pejabat pembina kepegawaian adalah mampu menjabarkan visi dan misinya bersama Wakil Bupati Dian Kristiandi. Menurutnya, sekda maupun kepala dinas bisa membaca arah kebijakannya. Sehingga bisa diimplementasikan melalui program di tiap dinas.

“Kompetensi yang kami utamakan. Bukan sudut pandang subjektif saat menentukan,” tandasnya.

]]>
Ali Mustofa Thu, 04 Apr 2019 11:06:08 +0700
<![CDATA[Sahabat Lestari Beri Dukungan Moral ke Keluarga Korban Tabrak Lari]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/04/129517/sahabat-lestari-beri-dukungan-moral-ke-keluarga-korban-tabrak-lari https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/04/sahabat-lestari-beri-dukungan-moral-ke-keluarga-korban-tabrak-lari_m_129517.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/04/sahabat-lestari-beri-dukungan-moral-ke-keluarga-korban-tabrak-lari_m_129517.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/04/129517/sahabat-lestari-beri-dukungan-moral-ke-keluarga-korban-tabrak-lari

Duka mendalam disampaikan Sahabat Lestari kepada keluarga remaja perempuan, MRS, warga Desa Mlaten, Kecamatan Mijen, Demak, kemarin.]]>

DEMAK – Duka mendalam disampaikan Sahabat Lestari kepada keluarga remaja perempuan, MRS, warga Desa Mlaten, Kecamatan Mijen, Demak, kemarin. Sahabat Lestari datang ke rumah duka untuk memberikan dukungan moral kepada kelurga yang ditinggalkan MRS.

Tim Sahabat Lestari, Hendi, menyampaikan pihaknya menyampaikan bela sungkawa kepada keluarga. Diketahu MRS meninggal dunia setelah terlibat tabrakan lari terjadi pada Senin (1/4) di Jalan Gajah, Demak, Jawa Tengah. MRS bersama rekannya berboncengan menuju Kudus.

“Kami berkunjung ke kediaman untuk memberikan dukungan moral kepada kelurarga,” katanya.

Perjalanan dari Demak ke Kudus yang merenggut nyawa MRS itu menjadi perhatian lebih Sahabat Lestari. Pasalnya korban akan menghadiri kampanye akbar Calon legislatif DPR RI Partai NasDem Dapil II Jateng Nomor Urut 1,  Lestari Moerdijat, di Lapangan Rendeng, Kabupaten Kudus.

“Mendengar ada warga Demak kecelakaan saat menghadiri kampanye akbar Lestari Moerdijat, kami segera cek kebenaran kabar tersebut. Kemudian kami tindak lanjuti dengan mendatangi keluarga,” paparnya.

Pihaknya turut prihatin dengan pelaku tabrak lari yang tidak bertanggung jawab. Akibat kejadian itu, ibu korban sempat viral di media sosial karena diketahui sedang berbaring di atas makam MRS.

“Kami ikut bersedih. Karena kasih sayang seorang ibu kepada anak tidak akan pernah hilang. Meski sudah dimakamkan ibu korban menunjukkan rasa sayangnya dengan menunggui makam sambil terbaring. Semoga korban diberikan tempat yang layak. Sedangkan kelurga yang ditinggalkan diberikan kekuatan,” tandasnya.

]]>
Ali Mustofa Thu, 04 Apr 2019 10:00:26 +0700
<![CDATA[Cegah Kebocoran, Pajak Hotel dan Restoran di Jepara Dikaji Ulang]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/03/129365/cegah-kebocoran-pajak-hotel-dan-restoran-di-jepara-dikaji-ulang https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/03/cegah-kebocoran-pajak-hotel-dan-restoran-di-jepara-dikaji-ulang_m_129365.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/03/cegah-kebocoran-pajak-hotel-dan-restoran-di-jepara-dikaji-ulang_m_129365.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/03/129365/cegah-kebocoran-pajak-hotel-dan-restoran-di-jepara-dikaji-ulang

Kepatuhan hukum wajib pungut pajak harus terus ditekankan. Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah didorong agar pajak yang dipungut dari hotel dan restoran.]]>

KOTA – Kepatuhan hukum wajib pungut pajak harus terus ditekankan. Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) didorong agar pajak yang dipungut dari hotel dan restoran (wajib pungut pajak) disetor ke negara. Salah satu caranya pemerintah daerah bisa membuat perangkat pengawasan untuk memastikan hal ini. Pengelolaan pajak hotel dan restoran diharapkan bisa dikaji ulang.

Hal ini disampaikan Koordinator Wilayah VIII KPK RI Adlinsyah Malik Nasution dalam sosialisasi pengawasan wajib pajak daerah secara elektronik bersama KPK kemarin. Laki-laki yang akrab disapa Choky itu menyebut pentingnya kepatuhan hukum wajib pungut pajak hotel dan restoran. ”Jika tidak bisa dipidana,” katanya.

Choky mencontohkan, sebuah rumah makan yang menyetor pungutan pajak Rp 15 juta per bulan kepada negara. Namun setelah dibuatkan alat kontrol, riilnya mencapai Rp 160 juta per bulan. ”Coba sebesar ini kebocorannya. Saya juga pernah melakukan analisis setoran pajak dari sebuah hotel di sebuah daerah. Setoran tertingginya Rp 400 juta. Setelah dipantau dengan alat kontrol ternyata Rp 1,4 miliar. Yang Rp 1 miliar menguap kemana coba?” ungkapnya.

KPK mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui cara ini. BPKAD Kabupaten Jepara didorong memastikan wajib pungut pajak untuk memungut dan menyetorkan pajak sesuai realisasi yang didapat. ”Wajib pungut pajak mengambil governance tax dari pengguna jasa 21 persen dimana yang 10 persen untuk pajak daerah. Kalau ada hotel setor pajak Rp 600 ribu per hari artinya pendapatannya hanya Rp 6 juta. Apa mungkin cuma segitu,” terangnya.

Sekda Jepara Sholih menyatakan, penerimaan daerah dari sektor pajak perlu dukungan aparatur yang tangguh, sistem memadai, dan perangkat penegakan hukum yang baik. Hal ini diperlukan untuk memberi kepastian tidak adanya kebocoran penerimaan pajak. Selain itu penerimaan pajak bisa lebih optimal.

Sepanjang 2018, realisasi pajak daerah di Kabupaten Jepara tercapai 106 persen dari target Rp 98.8 miliar. Capaian itu setara Rp 104,9 miliar. Tahun ini pendapatan pajak daerah ditarget Rp 111,7 miliar. Hingga akhir Maret, sudah terealisasi 19.19 persen atau Rp 21 miliar lebih.

Kepala BPKAD Kabupaten Jepara Lukito Sudi Asmara mengatakan, saat ini pembayaran sebelas pajak daerah di Kabupaten Jepara semakin mudah. Wajib pajak bisa membayar pajak kapan pun dan di mana pun. Saat ini sudah ada dua bank yang bekerja sama dengan Pemkab Jepara sebagai penerima pembayaran pajak daerah.

Selain PBB-P2, selengkapnya terdapat 11 jenis pajak daerah yang bisa dibayar melalui bank dan bisa dipantau secara real time. Mulai dari Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), pajak hotel, restoran, hiburan, reklame, dan pajak penerangan jalan. Juga pajak mineral bukan logam dan batuan, pajak air tanah, dan pajak burung walet.

Saat ini juga sudah diluncurkan host to host, pembayaran ini sudah terkoneksi dengan sistem di BPKAD. Setelah koneksi ini, pengawasan pajak daerah secara elektronik segera diterapkan.  ”Sejak 10 April 2017 Pemkab Jepara sudah menerapkan pelaporan dan pembayaran pajak daring. Saat ini transaksi nontunai pada pos belanja sudah diterapkan 100 persen. Sedangkan pos pendapatan dilakukan bertahap. Host to host pembayaran pajak daerah PBB P2 yang diluncurkan Pemkab Jepara sendiri dilengkapi alat monitoring pengawasan pajak secara real time yang terkoneksi dengan sistem BPKAD. Ada taping box di BPKAD untuk pengawasan. Selain itu bank yang sudah mengikat kerja sama juga memberi bantuan aplikasi monitoring pajak,” imbuhnya.

]]>
Ali Mustofa Wed, 03 Apr 2019 14:18:27 +0700
<![CDATA[Jelang Pemilu, Ribuan Warga Jepara Belum Rekam E-KTP]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/03/129357/jelang-pemilu-ribuan-warga-jepara-belum-rekam-e-ktp https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/03/jelang-pemilu-ribuan-warga-jepara-belum-rekam-e-ktp_m_129357.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/03/jelang-pemilu-ribuan-warga-jepara-belum-rekam-e-ktp_m_129357.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/03/129357/jelang-pemilu-ribuan-warga-jepara-belum-rekam-e-ktp

Jelang pemilihan umum (Pemilu) serentak masih ada ribuan warga Jepara yang belum melakukan perekaman E-KTP. Kategori pemula sampai kemarin masih ada 2.120.]]>

KOTA - Jelang pemilihan umum (Pemilu) serentak masih ada ribuan warga Jepara yang belum melakukan perekaman E-KTP. Kategori pemula sampai kemarin masih ada 2.120. Kategori non-pemula masih ada 3.793. Sampai kemarin (2/4). Sejumlah 53.520 sudah terekam. Hal tersebut membuat Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Jepara harus mengebut guna menutup kekurangan.

Seperti baru-baru ini, perekaman E-KTP yang dilakukan di Balai Desa Ngabul, Tahunan, Jepara. Pantauan Jawa Pos Radar Kudus, antusiasme masyarakat tampak besar. Ratusan warga berdesak-desakan ketika melakukan pendaftaran.

Petugas juga sibuk mengatur antrean agar tetap rapi. Kepala Dinas Dukcapil Jepara Sri Alim Yuliatun melalui Kepala Seksi (Kasi) Identitas Penduduk Nur Akhmad mengatakan, total warga yang mendapatkan pelayanan perekaman KTP di Balai Desa Ngabul sejumlah 354 orang.

Sejumlah 130 warga melakukan perekaman baru. Dan 224 orang mengajukan cetak untuk perubahan elemen data. Seperti KTP rusak, hilang, dan perubahan status.

Jumlah KTP yang berhasil dicetak langsung di lokasi kegiatan sebanyak 165 orang. Terdiri dari tujuh orang hasil rekam baru print ready record (PRR). Dan 158 orang karena perubahan data.

”Sisanya diambil di sini (kantor Dukcapil Jepara, Red) sekitar dua hari sampai tiga hari. Ini tadi (kemarin, Red) baru saja ada yang mengambil. Sisa yang belum tercatak bisa ambil di sini. Terus yang perekaman baru maksimal dua pekan,” jelasnya.

Ia menambahkan, selanjutnya pihaknya juga melakukan kegiatan serupa. Hari ini akan dilakukan dilakukan perekaman di papasan, Bangsri. Jum’at (5/4) akan dilakukan perekman di Tahunan, Sabtu (6/4) akan dilakukan perekaman di Kalipucang Wetab, Welahan, dan Minggu (7/4) akan dilakukan perekaman di Alun-alun dua Jepara bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jepara.

”Menjelang pemilu ini kami memang intens melakukan pelayanan keliling. Kami juga ada pelayanan Bed to Bed. Jika ada yang sakit tidak bisa ke sini (kantor Dukcapil Jepara,Red) bisa kami layani di rumah,” ucapnya. (vah)

]]>
Ali Mustofa Wed, 03 Apr 2019 13:37:22 +0700
<![CDATA[Ini Faktor Penyebab Minat Baca Anak di Jepara Kurang dari Satu Persen]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/03/129356/ini-faktor-penyebab-minat-baca-anak-di-jepara-kurang-dari-satu-persen https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/03/ini-faktor-penyebab-minat-baca-anak-di-jepara-kurang-dari-satu-persen_m_129356.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/03/ini-faktor-penyebab-minat-baca-anak-di-jepara-kurang-dari-satu-persen_m_129356.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/03/129356/ini-faktor-penyebab-minat-baca-anak-di-jepara-kurang-dari-satu-persen

Minat baca anak-anak di Kabupaten Jepara hanya berkisar kurang dari angka satu persen. Minat baca yang kurang ini disinyalir karena minimnya budaya literasi.]]>

JEPARA – Minat baca anak-anak di Kabupaten Jepara hanya berkisar kurang dari angka satu persen. Minat baca yang kurang ini disinyalir karena minimnya budaya literasi di kalangan pelajar. Padahal fasilitas perpustakaan di Kota Ukir sudah cukup terpenuhi.

Wakil Bupati Jepara Dian Kristiandi mengungkapkan, selama ini pihaknya sudah mengupayakan peningkatan fasilitas bacaan anak-anak. Bahkan prestasi di Jepara dalam hal perpustakaan dibilang mentereng. Pasalnya menjadi perpustakaan terbaik nasional.

“Tapi budaya membaca di kalangan masyarakat maupun anak-anak masih minim. Tinggal bagaimana dinas terkait mendorong pembiasaan membaca. Tentunya disertai komitmen sekolah dan orang tua,” katanya saat ditemui di ruang kerjanya kemarin.

Untuk menambah fasilitas penunjang minat baca, tahun ini Jepara menerima satu mobil perpustakaan keliling dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. Mobil ini menambah lima perpustakaan keliling yang sudah ada sebelumnya.

Keberadaan mobil perpustakaan keliling ini, menurut Andi nantinya lebih memaksimalkan operasional di seluruh wilayah kecamatan, dan sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Jepara. Berbagai macam buku disediakan dalam mobil perpustakaan keliling ini. Mulai dari buku umum hingga buku keagamaan. Ada pula perpustakaan elekstronik untuk menggaet minat literasi anak-anak di Jepara.

“Semoga saja akan menambahkan minat baca daripada anak-anak sebagai generasi penerus ini,” ujar Andi.

Selain itu, lanjut dia, perpustakaan keliling juga diharapkan bisa memudahkan masyarakat untuk lebih meningkatkan minat baca. Terlebih, dapat menaikkan persentase minat baca anak-anak yang berada di kisaran satu persen. Andi juga mengharapakan para petugas pengelola, mampu mengelola dan mengoperasionalkan mobil perpustakaan keliling dengan baik dan benar.

“Minat baca utamanya anak-anak di Jepara yang kita tahu. Cukup prihatin. Hanya di kisaran kurang satu persen dari warga Jepara yang ada saat ini,” katanya.

Saat ini koleksi buku di perpustakaan daerah ada 82.936 eksemplar dengan 39.923 judul buku. Tahun lalu, jumlah koleksi buku sebanyak 81.406 dengan 37.680 judul buku. Artinya, terjadi peningkatan yang cukup signifikan.

(Plt) Kepala Diskarpus Ony Sulistijawan mengatakan, secara umum minat baca bisa dilihat dari kunjungan literasi ke perpustakaan. Jika 2017 jumlah pengunjung menurun dibanding 2016, di 2018 kembali meningkat dari 166.445 orang menjadi 168.527 pengunjung. Peningkatan ini salah satu di antaranya disebabkan semakin baiknya fasilitas yang diberikan kepada pengunjung. “Namun secara spesifik data minat baca seluruh warga Jepara butuh kajian mendalam. Tapi sudah ada upaya mengenalkan budaya literasi melalui fasilitas yang saat ini dimiliki pemkab,” tuturnya.

]]>
Ali Mustofa Wed, 03 Apr 2019 13:23:06 +0700
<![CDATA[Kasat Lantas Polres Jepara Lukiran dengan Grobogan]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/02/129168/kasat-lantas-polres-jepara-lukiran-dengan-grobogan https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/02/kasat-lantas-polres-jepara-lukiran-dengan-grobogan_m_129168.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/02/kasat-lantas-polres-jepara-lukiran-dengan-grobogan_m_129168.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/02/129168/kasat-lantas-polres-jepara-lukiran-dengan-grobogan

Enam jabatan perwira di Polres Jepara mengalami pergeseran. Serah terima jabatan (sertijab) berlangsung di halaman Endra Dharmalaksana Polres Jepara kemarin.]]>

KOTA – Enam jabatan perwira di Polres Jepara mengalami pergeseran. Serah terima jabatan (sertijab) berlangsung di halaman Endra Dharmalaksana Polres Jepara kemarin. Salah satu pejabat setingkat kepala satuan (kasat) bertukar tempat. Kasat Lantas Polres Jepara lukiran dengan kasat Lantas Polres Grobogan.

Sertijab diikuti Kasat Lantas AKP I Putu Bagus Krisna Purnama yang bertugas di Polres Grobogan. Sedangkan posisi kasat Lantas Polres Jepara diisi AKP Panji Gedhe Prabawa. Yang sebelumnya menjabat sebagai Kasat Lantas Polres Grobogan.

Selain jabatan kasat Lantas, juga terjadi pergeseran pada beberapa jabatan perwira. Di antaranya AKP Hari Jatmiko. Sebelumnya sebagai kasat Intelkam Polres Jepara menjadi kabag Ren Polres Jepara. Sedangkan posisi kasat Intelkam Polres Jepara diisi Iptu Adhi Purnomo. Dia sebelumnya menjabat sebagai kaur Binops Satintelkam Polres Jepara.

Ada pula perwira Polres Jepara yang pindah ke Polda Jawa Tengah. Kapolsek Mayong AKP Hendrik Irawan mengemban jabatan baru sebagai kasi Intelair Subditgakum Dit Polair Polda Jawa Tengah. Sedangkan posisi kapolsek Mayong digantikan AKP Aliet Alphard. Sebelumnya menjabat sebagai kanit Lantas Polsek Tugu Polrestabes Semarang.

Lalu, AKP Urip Prihadi menjadi kapolsek Kedung. Sebelumnya, ia menjabat sebagai kasubbag Sarpras Bag Sumda Polres Jepara. Jabatan kasubbag Sarpras Bag Sumda Polres Jepara diisi Iptu Ahmad Saerobah yang sebelumnya menjadi Paurlog Subbag sarpras Bag Sumda Polres Jepara.

Sedangkan Iptu M. Syaifuddin yang sebelumnya menjadi pejabat sementara kasat Sabhara Polres Jepara resmi menjadi kasat Sabhara Polres Jepara. Iptu Lukman Fuadi yang sebelumnya menjadi pejabat sementara kasat Polair Polres Jepara resmi menjadi kasat Polair Polres Jepara.

Kapolres Jepara AKBP Arif Budiman selain memberikan ucapan selamat kepada pejabat Polres Jepara juga mengingatkan jabatan baru itu menjadi tantangan ke depan. ”Tugas baru otomatis beban tugas baru pula. Bagaimana caranya menciptakan terobosan dan inovasi untuk memberikan pelayanan dan menciptakan keamanan bagi masyarakat,” tandasnya.

]]>
Ali Mustofa Tue, 02 Apr 2019 14:14:04 +0700
<![CDATA[Final, 17 Peserta Lelang Jabatan Kepala Dinas di Jepara Tersingkir]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/02/129126/final-17-peserta-lelang-jabatan-kepala-dinas-di-jepara-tersingkir https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/02/final-17-peserta-lelang-jabatan-kepala-dinas-di-jepara-tersingkir_m_129126.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/02/final-17-peserta-lelang-jabatan-kepala-dinas-di-jepara-tersingkir_m_129126.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/02/129126/final-17-peserta-lelang-jabatan-kepala-dinas-di-jepara-tersingkir

Sebanyak 17 peserta seleksi terbuka pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama Pemerintah Kabupaten Jepara Tahun 2019 tersingkir. Tersisa 18 peserta yang lolos.]]>

KOTA -  Sebanyak 17 peserta seleksi terbuka pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama Pemerintah Kabupaten Jepara Tahun 2019 tersingkir. Tersisa 18 peserta yang dinyatakan lolos. Tiga pendaftar terbaik tiap jenis jabatan yang lolos diumumkan kemarin. Ada enam jabatan kepala dinas pada pengisian tersebut.

Sebelum diumumkan, sebanyak 35 calon kepala dinas yang akan mengisi enam posisi telah melaksanakan uji gagasan. Selanjutnya, pansel merekomendasikannya kepada bupati. Kemudian ditentukan tiga peserta terbaik tiap jenis jabatan. Setiap posisi jabatan akan ditentukan bupati satu peserta yang akan menjadi kepala dinas.

“Setelah diumumkan hasilnya dikonsultasikan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) untuk mendapatkan rekomendasi penetapan dan pelantikan jabatan pimpinan tinggi pratama,” kata ketua panitia yang juga Sekda Jepara Sholih melalui Kabid Perencanaan dan Pengembangan SDM pada Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jepara Sridana Paminto kemarin.

Koordinasi dan konsultasi ini diagendakan berlangsung sampai 18 hari. Terhitung mulai hari ini sampai 20 April. Usai turun hasil konsultasi dan koordinasi, pansel mempersiapkan penetapan dan pelantikan hingga 29 April. Baru dilaksanakan pelantikan pada 30 April.

“Jadwal sudah kami susun dari awal. Sampai dengan tahapan pengumuman hasil seleksi tidak ada perubahan. Tinggal menunggu rekomendasi KASN. Semoga tanggalnya tidak meleset,” imbuhnya.

Sebelumnya, uji gagasan makalah dan wawancara calon enam kelapa dinas berlangsung mulai 25-26 Maret lalu. Setiap peserta presentasi menghadapi lima penguji selama setengah jam. Tahapan ini berlangusng di ruang kerja Sekda Jepara.

Proses uji gagasan ini, setiap peserta masuk ke dalam ruang seleksi. Satu per satu. Secara bergantian peserta keluar masuk ruangan setelah melaksanakan penilaian. Tiap peserta menghadapi lima penguji. “Lima penguji itu sekaligus panitia seleksi yang dipimpin langsung Sekda Jepara Sholih,” katanya.

Kelima penguji tersebut di antaranya, Sekda Jepara Sholih, Kepala Badan Kepegawaian Daerah Jepara Diyar Susanto, Ketua MUI Jepara Mashudi, akademisi Universitas Negeri Surakarta Tuhana, dan tokoh masyarakat Moch. Effendi.

Uji gagasan tersebut menguji peserta dalam hal program yang ditawarkan jika terpilih menjadi kepala dinas. “Sebelumnya peserta telah membuat makalah mengenai program di dinas yang dilamar. Gagasannya dalam makalah akan diujikan,” jelasnya.

]]>
Ali Mustofa Tue, 02 Apr 2019 11:14:44 +0700
<![CDATA[Ketua Baru, Saatnya Momentum NPC Jepara Bangkit]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/01/128906/ketua-baru-saatnya-momentum-npc-jepara-bangkit https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/01/ketua-baru-saatnya-momentum-npc-jepara-bangkit_m_128906.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/01/ketua-baru-saatnya-momentum-npc-jepara-bangkit_m_128906.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/01/128906/ketua-baru-saatnya-momentum-npc-jepara-bangkit

Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) National Paralympic Committee (NPC) Jepara digelar. Dalam Musorkab itu, juga digelar pemilihan ketua NPC Jepara.]]>

KOTA – Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) National Paralympic Committee (NPC) Jepara digelar. Dalam Musorkab itu, juga digelar pemilihan ketua NPC Jepara periode 2019-2024. Secara aklamasi, Asrori terpilih sebagai ketuanya.

Habisnya masa bakti kepengurusan serta melegalisasi NPC Jepara merupakan latar belakang dari acara ini. Agar para atlet difabel memiliki wadah yang bisa ditempati. Miftahun Faizin, Ketua Panitia mengatakan, kedepan pihaknya berharap kepemimpinan terbaik dapat mengawali program.

”NPC Jepara ini baru bangkit kembali. Ini titik awal bangkitnya NPC Kabupaten Jepara,” ujarnya.

Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jepara Sutejo, yang diwakili Ketua Bidang Organisasi KONI Jepara Imron Rosyadi mengatakan, pihaknya berharap kepengurusan NPC Jepara bisa memberikan laporan pertanggungjawaban. Berupa kegiatan sebagai organisasi olahraga. ”Organisasi olahraga jika tidak ada kegiatan sama saja tidur,” katanya.

Pemilihan pemimpinan baru periode 2019-2024 ini, diharapkan bisa memilih pimpinan yang kober dan disiplin. Sinergi antara ketua dan pengurus organisasi juga ia tekankan. ”Jika pengurusnya bagus, atletnya juga akan bagus,” imbuhnya.

Dalam Musorkab itu, Asrori dipercaya memimpin NPC Jepara selama lima tahun ke depan. Dia terpilih menjadi ketua NPC Jepara untuk periode 2019-2024. Asrori terpilih setelah menang secara aklamasi.

Ketua NPCI Jawa Tengah yang diwakili Kepala Bidang Organisasi, Kliwon mengimbau agar seluruh atlet giat berlatih.Selain itu, pemilihan ketua NPC Jepara kali ini diharapkan memilih pemimpin yang kredibel.

”Selama ini atlet dari jepara menunjukkan prestasi yang sangat gemilang. Untuk NPC Jepara ada pesan dari ketua NPC.  Agar (para atlet, Red) diberikan apresiasi semangat juang yang tinggi. Baik support pendanaan maupun bentuk pelatihan. Agar dapat lebih berprestasi. Ketua yang terpilih harus bisa mencetak atlet yang sebaik-baiknya,” ujarnya.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga yang diwakili Kabid Pemuda dan Olahraga, Ali Hidayat mengapresiasi atlet Jepara yang dalam ajang Peparprov mampu menduduki peringkat 11 se-Jawa Tengah.

”Kami bangga. Kami melihat sendiri para atlet yang berlaga. Kami tetap men-support untuk NPC Jepara ke depan. Dalam kegiatan pelajar tetap kami fasilitasi. Atlet dari Jepara tidak dapat dipandang sebelah mata,” jelasnya. (vah)

]]>
Ali Mustofa Mon, 01 Apr 2019 14:07:01 +0700
<![CDATA[DPRD Jepara Bentuk Empat Pansus Bahas Laporan Bupati]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/01/128895/dprd-jepara-bentuk-empat-pansus-bahas-laporan-bupati https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/01/dprd-jepara-bentuk-empat-pansus-bahas-laporan-bupati_m_128895.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/01/dprd-jepara-bentuk-empat-pansus-bahas-laporan-bupati_m_128895.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/01/128895/dprd-jepara-bentuk-empat-pansus-bahas-laporan-bupati

DPRD Kabupaten Jepara membentuk empat panitia khusus (pansus) untuk membahas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati Jepara tahun lalu.]]>

KOTA – DPRD Kabupaten Jepara membentuk empat panitia khusus (pansus) untuk membahas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati Jepara tahun lalu. Laporan tersebut sudah disampaikan oleh bupati kepada DPRD lewat rapat paripurna pada Jumat (29/3).

Rapat paripurna itu dipimpin Wakil Ketua DPRD Kabupaten Jepara Pratikno didampingi Purwanto. Dari eksekutif, hadir para pimpinan perangkat daerah dan direksi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Untuk pembahasan LKPj ini, pimpinan dewan Pratikno menyampaikan, DPRD Kabupaten Jepara membentuk empat panitia khusus (Pansus). Pansus I membahas bidang penyelengaraan pemerintahan dan keuangan, pansus II bidang ekonomi, pansus III bidang kesra dan pansus IV membahas tugas pembantuan serta infrastruktur. ”Pansus tersebut diberi waktu pembahasan selambatnya 30 hari sejak penyampaian,” pungkasnya.

Di awal rapat, Marzuqi memaparkan postur APBD 2018. Mulai dari pendapatan, belanja, pembiayaan, hingga sisa lebih penghitungan anggaran. Pendapatan daerah tahun 2018 direncanakan Rp 2.263.819.000 dapat direalisasikan sebesar Rp 2.255.843.022.157.

”Adapun perinciannya PAD dari target Rp 350.307.839.000 tercapai Rp 369.330.454.700, dana perimbangan dari target sebesar Rp 1.355.376.807.000 tercapai Rp 1.339.634.292.620 dan lain-lain pendapatan yang sah direncanakan sebesar Rp 558.135.012.000 dapat direalisasikan Rp 546.878.274.837,” jelasnya.

Sementara untuk belanja daerah yang awalnya direncanakan sebesar Rp 2.410.277.498.000 dapat direalisasikan sebesar Rp 2.300.574.121.504. Rinciannya belanja langsung dari rencana Rp 1.118.567.417.000 terealisasi Rp 1.062.788.454.467 atau 95 persen. Sementara belanja tidak langsung dari rencana Rp 1.291.710.081.000 terealisasi Rp 1.237.785.667.037.

”Dari pembiayaan daerah, penerimaan pembiayaan daerah dari rencana Rp 161.457.840.000 terealisasi 166.987.611.000,” imbuhnya.

Marzuqi juga menyampaikan capaian di berbagai bidang. Mulai dari pendidikan, kesehatan, lingkungan hidup, perekonomian daerah, kelautan dan perikanan, pemberdayaan perempuan dan anak serta soal budaya baca masyarakat.

Prestasi-prestasi selama setahun penuh juga disampaikan. Di antaranya capaian sekolah adiwiyata, penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak, anugerah Parahita Ekapraya Tingkat Utama, penghargaan best of the best perpustakaan daerah serta yang lainnya.

]]>
Ali Mustofa Mon, 01 Apr 2019 13:50:29 +0700
<![CDATA[Pembangunan Citywalk di Jalan Pemuda Jepara Terkendala Anggaran]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/30/128586/pembangunan-citywalk-di-jalan-pemuda-jepara-terkendala-anggaran https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/30/pembangunan-citywalk-di-jalan-pemuda-jepara-terkendala-anggaran_m_128586.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/30/pembangunan-citywalk-di-jalan-pemuda-jepara-terkendala-anggaran_m_128586.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/30/128586/pembangunan-citywalk-di-jalan-pemuda-jepara-terkendala-anggaran

Setelah pembangunan citywalk di jalan Kartini, Pemerintah Jepara merencanakan pembangunan yang sama di Jalan Pemuda. Namun kini belum menemukan titik terang.]]>

KOTA – Setelah pembangunan citywalk di jalan Kartini, Pemerintah Kabupaten Jepara merencanakan pembangunan yang sama di Jalan Pemuda. Namun rencana pembangunan citywalk di jalan Pemuda hingga kini belum menemukan titik terang. Hal ini terkait sumber dananya yang belum jelas.

Sepanjang jalan Pemuda merupakan jalan utama menuju pusat Kota Jepara. Setiap kendaraan yang memasuki wilyah kota, pasti melewati jalan ini. Dari arah Kudus, jalan pemuda dimulai dari depan Gedung DPRD Jepara sampai tugu Kartini. Jalan ini yang rencananya akan dibuat konsep citywalk. Sama seperti jalan Kartini. Mulai dari tugu Kartini  sampai Masjid Agung Kabupaten Jepara.

Konsep city walk di Jalan Kartini terdapat rest area, pohon berwarna-warni, serta jalan khsusus penyandang disabilitas. Selain itu ada pula taman untuk mempercantik jalan. Apabila city walk yang akan dibangun di jalan Pemuda sama seperti jalan Kartini, perlu kajian yang mendalam.

Hal ini terkait lebar jalan, drainase, hingga problem dengan masyarakat. Mengingat jalan ini merupakan jalan utama menuju pusat kota. Berbeda dengan jalan Kartini, sepanjang jalan Pemuda banyak pemukiman warga.

Bupati Jepara Ahmad Marzuqi mengatakan, pihaknya terkendala anggaran untuk merealisasikan citywalk. Saat ini pihaknya fokus pengembangan infrastruktur penunjang pariwisata. Juga pembangunan Pasar Bangsri.

Diakuinya, jalan pemuda jika dipoles akan menjadi ikon baru di wilayah Kota Ukir. Rencana penataan ini juga untuk menyelamatkan aset daerah. Karena di atas saluran air yang masih menjadi aset daerah dimanfaatkan warga sekitar. Baik sebagai jalan masuk bahkan didirikan bangunan semi permanen.

”Konsep pembangunan sudah siap. Hanya kendala anggaran dan komunikasi dengan warga. Kami masih menunggu kejelasan sumber dana,” ungkapnya.

]]>
Ali Mustofa Sat, 30 Mar 2019 13:11:16 +0700
<![CDATA[Unisnu Jepara Gembleng Puluhan Pokdarwis di Watu Lawang]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/29/128350/unisnu-jepara-gembleng-puluhan-pokdarwis-di-watu-lawang https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/29/unisnu-jepara-gembleng-puluhan-pokdarwis-di-watu-lawang_m_128350.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/29/unisnu-jepara-gembleng-puluhan-pokdarwis-di-watu-lawang_m_128350.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/29/128350/unisnu-jepara-gembleng-puluhan-pokdarwis-di-watu-lawang

Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LPPM) Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara selenggarakan Training of Trainers di Pendapa Balaidesa Tanjung Pakis Aji.]]>

JEPARA - Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LPPM) Universitas Islam Nahdlatul Ulama (Unisnu) Jepara menyelenggarakan Training of Trainers di Pendapa Balaidesa Tanjung Pakis Aji Jepara baru-baru ini. Kegiatan dibuka oleh Kasie Tata Kelola Destinasi Wisata Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jepara, Nadjamudin Eka Sasmaka. Peserta TOT simulasi menjadi pemandu wisata di objek wisata Watu Lawang, Desa Tanjung.

Menurut Ketua Panitia Ali Sofwan kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia bagi masyarakat desa dalam pengelolaan desa wisata. Terutama wisata yang dikelola Badan Usaha Milik Desa. Untuk itu pihaknya mendatangkan narasumber yang profesional di bidangnya.

Di antaranya, Ketua LPPM Unisnu Purwo Adi Wibowo; Ahli Komunikasi, Khoirul Muslimin; Direktur BUMDes Wisata Winongsari, Deswita Jawa Tengah, Suroso; ASITA Jepara, Samsul Arifin; Dewan Riset Daerah Sikhunal Azhar, dan Lakpesdam NU Jepara Santi Andriyani.

Pelatihan ini diikuti 22 peserta dari berbagai daerah. Di antaranya Pokdarwis Desa Tanjung, Pokdarwis Desa Gelang, Pokdarwis Desa Gemulung, Karang Taruna Bhakti Kusuma Desa Manyargading, dan Pokdarwis Gelora Panora Kudus.

Ali menambahkan, dalam pelatihan tersebut materi pertama soal mapping potensi daya tarik desa wisata sebagai basis pengembangan oleh Samsul Arifin. Kemudian, filosofi trainer dan teknik mengajar disampaikan Santi Andriyani.

Materi motivasi pengembangan desa disampaikan Suroso, disambung dengan materi Penyusunan Program Rencana Pemasaran Desa Wisata. Pada sesi terakhir, pengembangan pemandu lokal sebagai ujung tombak promosi desa wisata oleh Khoirul Muslimin. Setelah materi, ada simulasi menjadi pemandu wisata di tempat TOT dan di objek wisata Watu Lawang.

Sementara itu, Ketua LPPM Purwo Adi Wibowo berharap agar kegiatan ini dapat memberikan pengetahuan akademis, praktis dalam merancang rintisan desa wisata, dan juga memberikan wadah bagi masyarakat yang ingin belajar mengenai pengelolaan potensi desa dan pengembangan desa wisata.

Salah satu peserta, Farida merasa senang mendapatkan kesempatan sebagai peserta dalam acara tersebut. Ia menyatakan pelatihan ini memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang pengelolaan potensi desa yang bisa dimanfaatkan menjadi destinasi desa. “Saya sangat senang mengikuti pelatihan ini, karena mendapatkan banyak ilmu, dan pengalaman dari berbagai daerah tentang pengalaman mengelola daerah wisata,” ujar Ida yang dinobatkan oleh panitia menjadi peserta teraktif.

]]>
Ali Mustofa Fri, 29 Mar 2019 14:38:02 +0700
<![CDATA[Empat Tahun Dibangun, Akhirnya Gedung Mapolres Diresmikan Kapolda]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/29/128349/empat-tahun-dibangun-akhirnya-gedung-mapolres-diresmikan-kapolda https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/29/empat-tahun-dibangun-akhirnya-gedung-mapolres-diresmikan-kapolda_m_128349.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/29/empat-tahun-dibangun-akhirnya-gedung-mapolres-diresmikan-kapolda_m_128349.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/29/128349/empat-tahun-dibangun-akhirnya-gedung-mapolres-diresmikan-kapolda

Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol. Condro Kirono resmikan gedung baru Mapolres Jepara kemarin. Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti.]]>

KOTA – Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol. Condro Kirono resmikan gedung baru Mapolres Jepara kemarin. Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan menekan tombol sirine bersama Kapolres Jepara, AKBP Arif Budiman, Bupati Jepara Ahmad Marzuqi, dan Ketua DPRD Jepara Junarso. Gedung Mapolres Jepara itu akhirnya bisa digunakan, setelah dibangun secara bertahap sejak 2016.

Pembangunannya dimulai dengan peletakan batu pertama yang dilakukan oleh Condro Kirono. Di bawah kepemimpinan empat kapolres berbeda, akhirnya proses pembangunannya bisa diselesaikan.

Kapolres Jepara AKBP Arif Budianto menyatakan, secara keseluruhan pembangunan menelan biaya mencapai Rp 9,4 miliar. Pada masa kepemimpinan Kapolres AKBP Fajar Budianto, rencana pembangunan gedung baru ini diajukan ke Pemkab Jepara.

Kemudian pada masa kepemimpinan Kapolres AKBP Samsyu Arifin peletakan batu pertama dilakukan. Proses pembangunan selanjutnya dilakukan oleh Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adi Nugroho yang saat ini menjabat sebagai Kapolres Magelang. Terakhir pada saat dirinya menjabat sebagai Kapolres Jepara, gedung sudah berdiri dan tinggal melakukan pengisian mebeler serta prasarana lainnya.

 “Terima kasih kepada masyarakat Jepara melalui pemerintah kabupaten dan anggota dewan yang sudah membantu proses pembangunan. Bangunan ini akan kami manfaatkan sebaik mungkin untuk melayani masyarakat,” kara Arif.

Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol. Condro Kirono mengatakan dengan diresmikannya gedung baru tersebut kinerja jajaran Polres Jepara semakin meningkat. Pada tahun 2017 wilayah Polda Jawa Tengah hanya satuPolres yang menerima penghargaan sebagai Wilayah Bebas Korupsi (WBK). Lalu pada  2018 Polres Jepara dengan kondisi bangunan lama telah meraih perhargaan sebagai Wilayah Bebas Korupsi (WBK).

“Dengan terbangunnya kantor Polres Jepara yang baru saya harap untuk meningkatkan program dan kinerja dalam meraih status sebagai Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM),” katanya.

Sementara itu, Bupati Jepara Ahmad Marzuqi meminta, gedung baru yang megah ini bisa menjadi rumah yang baik untuk semuanya. Rumah baru ini harus bisa memberikan segala kebaikan bagi masyarakat Jepara.

“Tentu saja yang dimaksud di sini adalah bisa menjadi tempat pelayanan yang baik bagi masyarakat Jepara,”ujar Ahmad Marzuqi. 

]]>
Ali Mustofa Fri, 29 Mar 2019 14:31:36 +0700
<![CDATA[Dukungan Ratu Kalinyamat sebagai Pahlawan Nasional Menguat]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/29/128289/dukungan-ratu-kalinyamat-sebagai-pahlawan-nasional-menguat https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/29/dukungan-ratu-kalinyamat-sebagai-pahlawan-nasional-menguat_m_128289.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/29/dukungan-ratu-kalinyamat-sebagai-pahlawan-nasional-menguat_m_128289.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/29/128289/dukungan-ratu-kalinyamat-sebagai-pahlawan-nasional-menguat

Dukungan Ratu Kalinyamat untuk menyandang gelar pahlawan nasional terus menguat. Setelah dikeluarkan rekomendasi dari Bupati, ditindaklanjuti dengan seminar.]]>

SEMARANG – Dukungan Ratu Kalinyamat untuk menyandang gelar pahlawan nasional terus menguat. Setelah dikeluarkan rekomendasi dari Bupati Jepara Ahmad Marzuqi, ditindaklanjuti dengan seminar regional di Hotel Aston In Semarang (26/03) lalu. Hadir dalam diskusi ini, Guru Besar Universitas Gajah Mada (UGM) Prof. Dr. Suryo, Ketua Tim Pengusulan Prof Dr. Ratno Lukito, dan pengamat militer dan pertahananan Connie Rahakundi Bakrie.

Connie Rahakundini mengungkapkan, Ratu Kalinyamat merupakan panglima perang asal Jepara yang berani melawan penjajah Portugis. Tokoh perempuan ini, menyerang Portugis dengan membuat aliansi. Dia juga memiliki kekuatan ekonomi, politik, dan militer yang kuat. Dia melampaui kekuatan di zamannya.

Menurutnya, Ratu Kalinyamat memiliki kejayaan pada abad ke-15. Jepara menjadi sumber kekuatan galangan, pertahanan, dan perdagangan terbesar di Asia Tenggara. ”Waktu itu belum ada departemen pertahanan, tapi sudah mampu membuat industri seperti itu. Kapalnya sudah seperti kapal perang induk Amerika yang bisa membawa 1.000 prajurit,” katanya.

Dalam diskusi regional itu, telah disepakati bahwa kepahlawanan Ratu Kalinyamat di bidang kemaritiman. Untuk pengusulan ke Kementerian Sosial, kali ini akan melibatkan penyusunan akademik dari dua perguruan tinggi UGM dan Undip Semarang. ”Dua perguruan tinggi ini yang sudah melakukan kajian Ratu Kalinyamat beberapa tahun lalu,” tuturnya.

Ada sumber-sumber primer yang sudah didapatkan. Termasuk buku dari Portugis yang menyatakan tentang peran dan kekuasaan Ratu Kalinyamat dan dijadikan sebagai naskah akademik. ”Kalau dulu kita belum ada sumber primer, hanya memakai kutipan-kutipan. Saat ini sudah ada buku penunjangnya,” paparnya.

Dari segi regulasi, setelah naskah akademik disusun oleh tim, pakar sejarah dan akademisi, akan dimintakan rekomendasi kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Selanjutnya, di tingkat provinsi akan dikaji, kemudian diusulkan kepada pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial.

Lestari Moerdijat, pembina Yayasan Dharma Bakti Lestari menargetkan, April mendatang naskah akademik sudah rampung. Jadi, bisa digunakan untuk usulan gelar pahlawan untuk 2019. ”Naskah akademik ini kunci yang membedakan dengan sebelumnya. Sekarang sudah ada sumber primernya,” tandasnya. 

]]>
Ali Mustofa Fri, 29 Mar 2019 09:09:08 +0700
<![CDATA[Hari Ini Kapolda Jateng Resmikan Gedung Baru Polres Jepara]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/28/128104/hari-ini-kapolda-jateng-resmikan-gedung-baru-polres-jepara https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/28/hari-ini-kapolda-jateng-resmikan-gedung-baru-polres-jepara_m_128104.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/28/hari-ini-kapolda-jateng-resmikan-gedung-baru-polres-jepara_m_128104.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/28/128104/hari-ini-kapolda-jateng-resmikan-gedung-baru-polres-jepara

Jajaran Polres Jepara mulai menempati gedung baru. Peresmian gedung secara resmi berlangsung hari ini. Kapolda Jateng diagendakan meresmikan gedung tersebut.]]>

JEPARA – Jajaran Polres Jepara mulai menempati gedung baru. Peresmian gedung secara resmi berlangsung hari ini. Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono diagendakan meresmikan gedung baru tersebut.

Semua unit sudah memanfaatkan bangunan tiga lantai tersebut. Pemanfaatan itu untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kantor mapolres yang berada berada di belakang pagar utama sudah dirobohkan. Begitu juga dengan bangunan di halaman mapolres. Saat ini bekas bangunan ditata kembali untuk memperluas halaman.

Pembangunan gedung dan penataan Mapolres Jepara bersumber dari anggaran daerah. Sebagian penataan juga diambilkan dari Polres Jepara. Untuk pembangunan gedung menghabiskan sekitar Rp 9 miliar. Seluruhnya bersumber dari APBD Jepara.

“Kami sampaikan terima kasih kepada Pemkab Jepara atas dukungannya selama ini. Sehingga fasilitas yang telah dibangun bisa kami manfaatkan untuk palayanan kepada masyarakat,” kata Kapolres Jepara AKBP Arif Budiman melalui Paur Subbag Humas Polres Jepara.

Sehari setelah peresmian juga akan mendatangkan budayawan, Emha Ainun Najib bersama grup musik Kyai Kanjeng. Menurutnya, kegiatan tersebut untuk mendinginkan masyarakat dalam bentuk ngaji bareng. Polarisasi akibat pesta demokrasi bisa dipersatukan lagi.

“Harapannya pengajian bersama Cak Nun nanti bisa memberikan pencerahan terutama dalam menghadapai kontestasi politik saat ini. Hal ini untuk menciptakan suasana yang aman dan kondusif,” tandasnya.

]]>
Ali Mustofa Thu, 28 Mar 2019 10:06:08 +0700
<![CDATA[Sahabat Lestari Kembali Berikan Pengobatan Gratis ke Warga]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/28/128100/sahabat-lestari-kembali-berikan-pengobatan-gratis-ke-warga https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/28/sahabat-lestari-kembali-berikan-pengobatan-gratis-ke-warga_m_128100.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/28/sahabat-lestari-kembali-berikan-pengobatan-gratis-ke-warga_m_128100.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/28/128100/sahabat-lestari-kembali-berikan-pengobatan-gratis-ke-warga

Ratusan warga antusias mengikuti pemeriksaan gratis di posko kesehatan Sahabat Lestari di Desa Cabean, Kecamatan Demak, Kabupaten Demak, belum lama ini.]]>

DEMAK  - Ratusan warga antusias mengikuti pemeriksaan gratis di posko kesehatan Sahabat Lestari di Desa Cabean, Kecamatan Demak, Kabupaten Demak, belum lama ini. Meski berdesakan, mereka tertib antre. Setelah warga yang mendaftar dipanggil petugas. Mereka mendapatkan pelayanan kesehatan dan pengobatan gratis dari tim medis Sahabat Lestari.

Pengobatan gratis ini merupakan inisiasi Dewan Pembina Sahabat Lestari, Lestari Moerdijat. Kegiatan di Desa Cabean, Kecamatan Demak, Kabupaten Demak tersebut, adalah rangkaian dari Program Layanan Kesehatan Gratis Bersama Sahabat Lestari yang sudah digelar sebanyak 49 kali di Kabupaten Demak. Pada Kegiatan layanan kesehatan ini berhasil melayani 195 warga.

Koordinator Pidi Winata mengungkapkan, layanan kesehatan tersebut untuk mempermudah masyarakat. Meski sudah ada puskesmas, sebagian warga ada yang kesulitan mengakses kesehatan. Mulai dari kendala transportasi dan keadaan ekonomi.

“Kami hadir untuk memberikan layanan kesehatan, berupa pemeriksaan dan pengobatan gratis bagi warga Kabupaten Demak,” katanya.

Acara layanan kesehatan dan pengobatan gratis di sertai cek kolesterol, gula darah asam urat dan penyakit umum lainnya. Setelah melalui pemeriksaan, warga mendapatkan obat sesuai diagnosa dari  tim medis.

Ratusan warga semakin antusias ketika artis ibukota sekaligus Duta Perempuan Sahabat Lestari Eddies Adellia hadir di acara tersebut. Bersama tim medis Sahabat Lestari juga memberikan tips kesehatan dan sosialisasi pentingnya menjaga kesehatan. Sahabat Lestari juga menyediakan hiburan musik dangdut untuk menambah semangat dan antusias warga.

"Cuaca yang kadang panas dan didominasi hujan ini saya harapkan bapak ibu jaga kesehatan. Konsumsi makanan sehat seperti sayur dan buah. Tidak perlu jauh-jauh membeli. Manfaatkan buah dan sayuran di sekitar kita," kata Eddies yang mewakili Lestari Moerdijat, Calon Legislatif DPR RI Dapil 2 Jawa Tengah.

Salah satu warga, Riyanto, berharap kegiatan layanan kesehatan tetap berlanjut. Tidak hanya sekali diadakan. "Saya mengucapkan terima kasih ke ibu Lestari Moerdijat yang telah menyelenggarakan acara layanan kesehatan, tentunya acara ini sangat bermanfaat untuk warga," paparnya.

]]>
Ali Mustofa Thu, 28 Mar 2019 09:45:05 +0700
<![CDATA[Belasan Rumah di Kedungmalang Hancur Diterjang Puting Beliung]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/25/127450/belasan-rumah-di-kedungmalang-hancur-diterjang-puting-beliung https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/25/belasan-rumah-di-kedungmalang-hancur-diterjang-puting-beliung_m_127450.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/25/belasan-rumah-di-kedungmalang-hancur-diterjang-puting-beliung_m_127450.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/25/127450/belasan-rumah-di-kedungmalang-hancur-diterjang-puting-beliung

Angin puting beliung menerpa Desa Kedungmalang, Kedung, Jepara, Sabtu (23/3) malam. Sebanyak 12 rumah atapnya hancur. Beberapa teras rumah warga terangkat.]]>

JEPARA - Angin puting beliung menerpa Desa Kedungmalang, Kedung, Jepara, Sabtu (23/3) malam. Sebanyak 12 rumah atapnya hancur. Beberapa teras rumah warga terangkat. Rusak. Sementara delapan orang mengalami luka. Sebanyak 10 rumah di RT 6/RW 3 porak-poranda. Dua rumah di RT 5/RW 3.

Pantauan Jawa Pos Radar Kudus, Desa Kedungmalang ini berada di dekat laut. Lokasi paling parah berada di RT 6/RW 3. Atap beberapa rumah hancur. Bahkan ada beberapa teras terangkat karena tersapu angin.

Berdasarkan keterangan warga, kejadian mulai sekitar pukul 21.00 kemarin malam. Diawali dengan suara gemuruh seperti helikopter. Kemudian tampak angin berputar dari arah laut. Saat itu warga setempat sedang beristirahat di dalam rumah.

”Kondisi (desa Kedungmalang,Red) malam itu masih ramai. Masih ada kendaraan lalu-lalang. Kalau suara gemuruhnya itu terdengar dari arah barat daya kemudian angin muser warna putih gitu. Terus ujug-ujug (tiba-tiba) genteng-genteng terangkat,” kata Nur Soleh, salah satu warga.

Karena terkena angin, kondisi atap belakang rumahnya sudah amblong. Kemudian atap teras rumah juga terangkat angin. Ia menaksir mengalami kerugian sekitar Rp 15 juta.

Fahmi, warga lainnya mengatakan melihat pusaran angin yang lewat di jalan sekitar perkampungan malam itu. ”Saya keluar ketika warga sedang ribut berteriak. Ketika keluar saya lihat pusaran besar setelah itu bercampur hujan. Kalau tingginya (angin, puting beliung,Red) saya kurang tahu. Yang jelas lebar diameternya melebihi atap ini,” katanya sembari menunjukkan atap rumah berukuran sekitar 5x5 meter.

Melihat kejadian itu para warga sontak panik dan berfokus menyelamatkan diri. Ada yang berbencar berlarian. Ada juga yang memilih berlindung di dalam rumah. Listrik malam itu juga sempat padam.

”Kalau saya malam itu memilih di dalam rumah,” imbuhnya.

Musibah seperti ini tidak terjadi kali ini saja. Sekitar tiga bulan lalu juga terjadi hal serupa. Tetapi tidak separah kali ini. ”Kemarin (tiga bulan lalu,Red) juga pernah ada angin besar. Tapi tidak puting beliung. Hanya badai dari arah Timur. Tidak sampai menyerang rumah, hanya gubug-gubug gudang garam saja,” ujar Nur Soleh

Ia menambahkan sebagian warga ada yang mengungsi, sebagian juga ada yang menetap. ”Tadi pagi (kemarin,Red) sudah ada tentara, polisi, SAR, ke sini bersih-bersih bersama,” manambahkan.

Arwin, kepala BPBD Jepara mengatakan, pihaknya sudah melakukan tindakan. Dengan melakukan asesmen dan memberikan bantuan kebutuhan dasar. (vah)

]]>
Ali Mustofa Mon, 25 Mar 2019 14:30:01 +0700
<![CDATA[Usai Fogging, Sahabat Lestari Kunjungi Grebeg Pasar di Kedungmalang]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/25/127423/usai-fogging-sahabat-lestari-kunjungi-grebeg-pasar-di-kedungmalang https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/25/usai-fogging-sahabat-lestari-kunjungi-grebeg-pasar-di-kedungmalang_m_127423.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/25/usai-fogging-sahabat-lestari-kunjungi-grebeg-pasar-di-kedungmalang_m_127423.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/25/127423/usai-fogging-sahabat-lestari-kunjungi-grebeg-pasar-di-kedungmalang

Kegiatan sosial yang biasa dilakukan Sahabat Lestari kembali digelar kemarin. Setelah fogging di Desa Wonosobo, Kedung, dilanjutkan dengan grebeg pasar.]]>

JEPARA - Kegiatan sosial yang biasa dilakukan Sahabat Lestari kembali digelar kemarin. Setelah fogging di Desa Wonosobo, Kedung, dilanjutkan dengan grebeg pasar di Desa Kedungmalang, Kedung. 

Kegiatan diawali dengan pengasapan di pemukiman warga Desa Wonosobo, Kedung. Duta Sahabat Lestari Eddies Adellia yang mewakili Lestari Moerdijat ikut mendampingi petugas keliling kampung. Pengasapan tersebut untuk mencegah penyebaran demam berdarah di lingkungan warga. 

"Sebelumnya di Demak dan Jepara pengasapan seperti ini juga sudah kami lakukan. Supaya masyarakat terhindar dari demam berdarah," kata Eddies.

Setelah fogging di Desa Wonosobo selesai, dilanjutkan fogging ke Desa Kedungmalang,  Kedung. Jaraknya sekitar enam kilometer dari desa sebelumnya. Selain memantau jalannya fogging, Eddies juga menyapa masyarakat dan menyampaikan salam dari Lestari Moerdijat. Sebagai duta lingkungan, ia juga mengajak masyarakat untuk hidup sehat.

"Pola hidup dalam keseharian memengaruhi tingkat kesehatan masyarakat. Kebersihan lingkungan harus diperhatikan. Supaya lingkungan terhindar dari nyamuk yang menyebabkan demam berdarah.

Menjelang sore, sekitar pukul 16.00, tim Sahabat Lestari melanjutkan kegiatannya dengan mengunjungi pasar ikan desa setempat. Desa yang berbatasan dengan Kabupaten Demak ini didominasi masyarakat nelayan. Kesehariannya tidak bisa jauh dari laut dan ikan. "Kami ingin memperkenalkan Sahhabat Lestari dengan masyarakat secara lebih luas," imbuhnya.

Saat asyik berdialog dengan warga, salah satu pedagang memberikan resep untuk memasak kepada Eddies. Supaya ikan yang masih segar ini semakin enak untuk disantap. "Wah, langsung diberi trik dan resep memasak ikan yang enak dari ahlinya, " kata Eddies. 

]]>
Ali Mustofa Mon, 25 Mar 2019 12:13:35 +0700
<![CDATA[Peringati Hari Jadi Jepara, 470 Perempuan Siap Pecahkan Rekor Mengukir]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/23/127099/peringati-hari-jadi-jepara-470-perempuan-siap-pecahkan-rekor-mengukir https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/23/peringati-hari-jadi-jepara-470-perempuan-siap-pecahkan-rekor-mengukir_m_127099.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/23/peringati-hari-jadi-jepara-470-perempuan-siap-pecahkan-rekor-mengukir_m_127099.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/23/127099/peringati-hari-jadi-jepara-470-perempuan-siap-pecahkan-rekor-mengukir

Sebanyak 470 pengukir perempuan akan dihadirkan oleh Pemkab Jepara, 27 April mendatang, bertempat di Alun-alun 2 Jepara. Kegiatan ini bertajuk Festival Kartini.]]>

KOTA - Sebanyak 470 pengukir perempuan akan dihadirkan oleh Pemkab Jepara, 27 April mendatang, bertempat di Alun-alun 2 Jepara. Kegiatan bertajuk Festival Kartini 2019 itu, digadang-gadang akan memecahkan dan menciptakan rekor baru, lomba ukir perempuan terbanyak.

Kapala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Jepara, Ratib Zaini mengungkapkan lomba ukir dengan peserta perempuan ini merupakan upaya menduniakan ukiran khas Jepara agar tidak diklaim oleh daerah maupun negara lain. Rekor serupa sebelumnya, kata Ratib, pernah diciptakan oleh Jepara tahun 2010 dengan 502 peserta, namun campuran antara laki-laki dan perempuan.

Dikatakannya, kegiatan ini sekaligus juga sebagai peringatan Hari Jadi Ke-470 Jepara. “Kalau yang rekor 470 nanti sebagaimana tahun ini Hari Jadi Ke-470 Jepara. 470 pengukir ini seluruhnya perempuan,” ujarnya.

Pemecahan rekor nanti akan dibuat juga 470 karya seni ukir dengan melibatkan berbagai asosiasi pelaku industri perkayuan. Di antaranya Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI), Asosiasi Perajin Kayu Jepara (APKJ), serta melibatkan para ahli ukir se-Jepara.

Pada saat momen tersebut, pemkab juga mengundang seluruh warga Jepara dan sekitarnya untuk turut menikmati pameran produk unggulan Jepara. Selain itu terdapat pula bazar khusus layanan konsultasi dan konseling, dan hiburan Festival Jungporo #1 bertajuk bukan sembarang musik biasa, serta banyak lagi pertunjukan lainnya.

Ditanya terkait sertifikat ukir Jepara. Kapala Disperindag Kabupaten Jepara ini mengatakan, bahwa pada bulan ini sudah diajukannya ke Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP). Ia berharap pada tahun ini sertifikat tersebut dapat terselesaikan. Sehingga orang-orang di luar Jepara tahu, jika mencari referensi tentang ukir yang dituju adalah Jepara. “Makanya itu kita kejar dan mudah-mudahan tahun ini bisa, dan sudah kita notariskan juga,” ungkap Ratib. 

]]>
Ali Mustofa Sat, 23 Mar 2019 13:25:04 +0700
<![CDATA[Bupati Sudah Kantongi Tiga Nama Calon Sekda Jepara, Ini Kriterianya]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/23/127093/bupati-sudah-kantongi-tiga-nama-calon-sekda-jepara-ini-kriterianya https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/23/bupati-sudah-kantongi-tiga-nama-calon-sekda-jepara-ini-kriterianya_m_127093.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/23/bupati-sudah-kantongi-tiga-nama-calon-sekda-jepara-ini-kriterianya_m_127093.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/23/127093/bupati-sudah-kantongi-tiga-nama-calon-sekda-jepara-ini-kriterianya

Bupati Jepara Ahmad Marzuqi sudah kantongi tiga nama calon sekda. Tiga nama tersebut diserahkan oleh tim panitia seleksi pekan lalu.]]>

KOTA – Bupati Jepara Ahmad Marzuqi sudah kantongi tiga nama calon sekda. Tiga nama tersebut diserahkan oleh tim panitia seleksi pekan lalu. Satu dari tiga peserta akan dipilih bupati sebagai Sekda Jepara. Syaratnya, mampu menerjemahkan visi dan misinya dalam bentuk program kerja yang realistis.

Marzuqi mengakatakan, jabatan sekda harus bisa mengontrol semua perangkat daerah. Meski bupati dan wakil bupati sebagai pimpinan daerah, sekda sebagai tangan panjangnya. Oleh karena itu, ia tidak sembarangan menentukan sekda.

“Harus paham apa tugasnya. Sekda bisa terjemahkan visi dan misi pimpinan daerah atau tidak. Dituangkan dalam bentuk program kerja di setiap perangkat daerah,” katanya.

Berbagai tahapan seleksi akan menjadi pertimbangannya dalam menetukan sekda. Kemampuan dan rekam jejak calon sekda bisa dilihat selama pelaksanaan seleksi. Mulai administrasi, uji kompetensi, dan uji gagasan/makalah serta wawancara.

Setelah disampaikan  ke bupati, hasil tersebut dikoordinasikan pansel kepada Gubernur Jawa Tengah hingga 5 April mendatang. Tidak berhenti di situ, koordinasi juga dilakukan ke Komisi Aparatur Sipil Negara. Pansel diberi waktu 21–29 April mendatang untuk penetapan dan persiapan pelantikan. “Akhir April diagendakan pelantikan. Karena Mei Sekda Jepara Sholih memasuki purna tugas,” jalasnya.

Calon Sekda Jepara telah dipilih tim panitia seleksi  untuk direkomendasikan kepada Jepara Ahmad Marzuqi. Dari lima pendaftar, dua peserta dinyatakan belum memenuhi syarat. Hanya ada tiga pejabat yang diajukan ke bupati.

Pejabat yang tidak lolos di antaranya, Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jepara, Trisno Santosa dan Kepala Dinas Perhubungan Jepara, Deni Hendarko. Sedangkan tiga pejabat yang direkomendasikan ke bupati adalah Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jepara, Diyar Susanto, Asisten III, Edy Sujatmiko, dan Inspektur Jepara, Akhmad Junaidi. 

]]>
Ali Mustofa Sat, 23 Mar 2019 12:55:30 +0700
<![CDATA[Kapolres Jepara Sebut Jumlah Ikan Hiu Mati Mendadak di Medsos Lebay]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/23/127072/kapolres-jepara-sebut-jumlah-ikan-hiu-mati-mendadak-di-medsos-lebay https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/23/kapolres-jepara-sebut-jumlah-ikan-hiu-mati-mendadak-di-medsos-lebay_m_127072.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/23/kapolres-jepara-sebut-jumlah-ikan-hiu-mati-mendadak-di-medsos-lebay_m_127072.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/23/127072/kapolres-jepara-sebut-jumlah-ikan-hiu-mati-mendadak-di-medsos-lebay

Mencuatnya kasus hiu mati mendadak di penangkaran Pulau Menjangan Besar, Karimunjawa, turut ditanggapi Kapolres Jepara AKBP Arif Budiman.]]>

JEPARA – Mencuatnya kasus hiu mati mendadak di penangkaran Pulau Menjangan Besar, Karimunjawa, turut ditanggapi Kapolres Jepara AKBP Arif Budiman. Dia menyorot soal jumlah hiu mati yang beredar di mesia sosial (medsos) yang terkesan melebih-lebihkan hingga asumsi penyebab kematian hiu-hiu tersebut.

AKBP Arif mengatakan, yang beredar di medsos hiu yang mati mencapai angka ratusan ekor. Ada pula yang menyebut 110 ekor. Bahkan, ada mencapai angka fantastis 190 ekor. Namun menurutnya, jumlah itu tidak tepat.

Dia menjelaskan, di penangkaran hiu Pulau Menjangan Besar, Karimunjawa, itu ada dua kolam. Satu kolam berisi 47 ekor ikan hiu dengan berbagai macam ikan. Satu kolam lain juga berisi hiu dengan jumlah sembilan ekor. ”Dari 47 ekor hiu di kolam pertama yang mati 45 ekor. Sisa dua ekor yang kemudian dipindahkan ke kolam kedua. Memang ada ikan-ikan lain, semisal ikan kakak tua yang ikut mati,” katanya kepada Jawa Pos Radar Kudus.

Saat ini, dia menyatakan, pihaknya sudah melakukan pendalaman sekaligus juga pemeriksaan pada saksi-saksi utamanya para penjaga. Sedangkan penanganan kasus ini, saat ini sudah ditangani Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jateng. ”Adapun perkembangan yang kami monitor sampai saat ini masih dilakukan pemeriksaan ke laboratorium untuk sampel daging ikan dan sampel air,” jelasnya.

AKBP Arif juga mengungkap fakta jika penangkaran itu sudah pernah diberikan teguran oleh BTN Karimunjawa pada 2018 lalu. ”Karena di sana pernah ada korban, sehingga pengelola diminta untuk melakukan penghentian aktivis wisata,” terangnya.

Fakta-fakta yang telah dikumpulkan pihak kepolisian itu, dikatakannya, akan turut mendukung dan menjadi bagian untuk mengungkap kasus tersebut.

Dia menambahkan, saat ini proses penyelidikan masih berjalan. Untuk itu, dia mengimbau semua pihak agar tidak perlu memberikan asumsi atau kesimpulan prematur yang justru menambah ketidakjelasan kasus ini.

”Pihak kepolisian sendiri belum berani menyimpulkan penyebab kematian hiu-hiu itu. Semuanya menunggu hasil pemeriksaan di laboratorium dan penyelidikan,” imbuhnya.

]]>
Ali Mustofa Sat, 23 Mar 2019 11:34:18 +0700
<![CDATA[Lestari Moerdijat: Ratu Kalinyamat Bawa Jepara Gapai Kejayaan Maritim]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/23/127040/lestari-moerdijat-ratu-kalinyamat-bawa-jepara-gapai-kejayaan-maritim https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/23/lestari-moerdijat-ratu-kalinyamat-bawa-jepara-gapai-kejayaan-maritim_m_127040.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/23/lestari-moerdijat-ratu-kalinyamat-bawa-jepara-gapai-kejayaan-maritim_m_127040.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/23/127040/lestari-moerdijat-ratu-kalinyamat-bawa-jepara-gapai-kejayaan-maritim

Yayasan Dharma Bakti Lestari (YDBL) saat ini masih melengkapi berkas pengajuan Ratu Kalinyamat sebagai pahlawan nasional. Mulai dari rekomendasi bupati.]]>

JEPARA Yayasan Dharma Bakti Lestari (YDBL) saat ini masih melengkapi berkas pengajuan Ratu Kalinyamat sebagai pahlawan nasional. Mulai dari rekomendasi bupati, kajian akademik, hingga dari sisi arkeologi. Keteladanan perjuangan dan kejayaan maritim di bawah kepemimpinan Ratu Kalinyamat menjadi alasan pengajuan gelar pahlawan nasional itu.

Pembina YDBS Lestari Moerdijat, menceritakan, sejak Pangeran Hadirin wafat, takhta Kerajaan Jepara jatuh di tangan istrinya, Ratu Kalinyamat. Sejak saat itu, Ratu Kalinyamat terus membangun dan mengembangkan Kerajaan Jepara hingga terkenal dengan kekuatan maritim dan armada perangnya.

Bahkan disebutkan, puncak kejayaan Kerajaan Jepara terjadi di bawah kepemimpinan Sang Ratu. ”Selama 30 tahun memimpin, Jepara tumbuh menjadi pusat perdagangan dan bandar pelabuhan di Pantai Utara Jawa,” terang perempuan yang akrab disapa Mbak Rerie ini.

Sekitar 1549-1579 pada masa kepemimpinan Ratu Kalinyamat, Jepara menjadi kerajaan dengan kekuatan maritim yang hebat. Hal ini, terbukti Raja Johor di Malaka yang meminta bantuan dan ajakan untuk membantu melawan Portugis.

Ratu Kalinyamat menyambut positif permintaan Raja Johor tersebut. Kemudian mengirimkan ribuan pasukan dan armada perang. Sebab, Portugis dinilai telah sewenang-wenang. ”Selain itu hubungan baik Jepara dan Malaka dan banyaknya warga Jepara yang tinggal di Malaka juga menjadi pertimbangan Ratu Kalinyamat,” ujarnya.

Keberhasilan Ratu Kalinyamat menjadikan Jepara sebagai kota maritim dan pusat perdagangan di pantai utara Jawa, belum membuat sosok Ratu Kalinyamat dikenal publik. Sang Ratu pun belum bergelar sebagai pahlawan nasional. Padahal kiprah dan dedikasinya untuk nusantara terbilang besar.

Melihat hal tersebut, YDBL bekerja sama dengan pemerintah setempat berusaha mengusulkan gelar pahlawan nasional untuk Ratu Kalinyamat. Untuk itu, YDBL mengajak semua masyarakat Indonesia, khususnya warga Jepara untuk bersama-sama mendukung pemberian gelar kepahlawanan kepada Ratu Kalinyamat. ”Pekan depan ada seminar nasional yang akan membahas kajian terkini tentang Ratu Kalinyamat,” imbuhnya.

]]>
Ali Mustofa Sat, 23 Mar 2019 09:37:02 +0700
<![CDATA[Saatnya Ratu Kalinyamat Jadi Pahlawan Nasional]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/22/126835/saatnya-ratu-kalinyamat-jadi-pahlawan-nasional https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/22/saatnya-ratu-kalinyamat-jadi-pahlawan-nasional_m_126835.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/22/saatnya-ratu-kalinyamat-jadi-pahlawan-nasional_m_126835.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/22/126835/saatnya-ratu-kalinyamat-jadi-pahlawan-nasional

Proses pengajuan Ratu Kalinyamat sebagai pahlawan nasional oleh Yayasan Dharma Bakti Lestari (YDBL) berlanjut. Pekan depan seminar nasional bakal digelar.]]>

KOTA Proses pengajuan Ratu Kalinyamat sebagai pahlawan nasional oleh Yayasan Dharma Bakti Lestari (YDBL) berlanjut. Pekan depan seminar nasional bakal digelar di Semarang. Setelah sebelumnya mendapatkan rekomendasi dari Bupati Jepara Ahmad Marzuqi untuk kelengkapan berkas.

Perwakilan YDBL di Jepara Nur Hidayat, mengatakan, seminar tersebut bakal dihadiri Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Bupati Jepara Ahmad Marzuqi, dan Bupati Blora Djoko Nugroho. Ketiganya menjadi narasumber pada seminar tersebut. ”Data pendukung literasi dan arkeologi akan dipaparkan pada seminar nantinya,” katanya.

Usulan gelar pahlawan nasional untuk Ratu Kalinyamat dilakukan setelah beberapa kali diadakan focus group discussion (FGD) dengan tema ”Menghidupkan Kembali Gagasan Menjadikan Ratu Kalinyamat sebagai Pahlawan Nasional” oleh YDBL yang juga disetujui seluruh lapisan masyarakat Jepara.

Beberapa fakta sejarah pernah dijadikan alasan penolakan pengajuan sebelumnya. Salah satunya konflik politik dengan Arya Penangsang dan peristiwa bertapanya Ratu Kalinyamat. Kementerian Sosial juga menganggap kisah Ratu Kalinyamat hanya sebatas mitos dan sejarah lokal dari mulut ke mulut.

”Tapi, saat ini sudah ada literasi yang bisa menjadi rujukan. Saatnya Ratu Kalinyamat menasional. Kajian-kajian sejarah dan arkeologi saat ini cukup menjadi data pendukung pengajuan kali ini,” ujarnya.

Sebelumnya, berdasarkan surat permohonan dari YDBL, bupati Jepara memberikan rekomendasi Ratu Kalinyamat untuk diusulkan mendapat gelar pahlawan nasional. Surat rekomendasi dari bupati Jepara itu, sudah diterima YDBL Senin (18/3) lalu. Langkah selanjutnya adalah segera melengkapi berkas persyaratan yang diperlukan.

Nur Hidayat, mengatakan, ada keinginan kuat masyarakat Jepara terkait pemberian gelar pahlawan nasional untuk Ratu Kalinyamat. Itu harus diperjuangkan. Selain rekomendasi, berbagai kegiatan guna menunjang usulan gelar pahlawan telah dilakukan.

Di antaranya mengunjungi situs peninggalan Ratu Kalinyamat. Kemudian kajian akademik yang dilakukan baik sejarawan maupun budayawan.

”Kami juga telah menggelar diskusi dengan berbagai elemen masyarakat. Mereka sepakat bahwa gelar pahlawan layak disematkan pada Ratu Kalinyamat,” katanya.

Sebelumnya, Pemkab Jepara sudah dua kali mengusulkan gelar pahlawan untuk Ratu Kalinyamat kepada pemerintah pusat. Namun usulan yang dilakukan pada 2005 dan 2016 itu, tidak membuahkan hasil. 

]]>
Ali Mustofa Fri, 22 Mar 2019 13:54:25 +0700
<![CDATA[Tahun Lalu BTN Karimunjawa Tutup Wisata Hiu Gara-gara Ini]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/22/126832/tahun-lalu-btn-karimunjawa-tutup-wisata-hiu-gara-gara-ini https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/22/tahun-lalu-btn-karimunjawa-tutup-wisata-hiu-gara-gara-ini_m_126832.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/22/tahun-lalu-btn-karimunjawa-tutup-wisata-hiu-gara-gara-ini_m_126832.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/22/126832/tahun-lalu-btn-karimunjawa-tutup-wisata-hiu-gara-gara-ini

Sebelum mencuat kasus matinya puluhan hiu di penangkaran Pulau Menjangan Besar, Karimunjawa, lokasi itu memang telah berkurang pengunjungnya.]]>

JEPARA – Sebelum mencuat kasus matinya puluhan hiu di penangkaran Pulau Menjangan Besar, Karimunjawa, lokasi itu memang telah berkurang pengunjungnya. Hal ini lantaran pihak Balai Taman Nasional (BTN) Karimunjawa melakukan penutupan aktivitas wisata ke tempat tersebut pada Juni 2018 lalu.

Sebelum dilakukan penutupan oleh pihak BTN Karimunjawa, lokasi itu menawarkan atraksi wisata berenang dengan ikan hiu. Pengunjung bisa berenang hingga berfoto bersama hiu-hiu jinak di kolam tersebut.

Biro-biro wisata Karimunjawa juga menawarkan kolam penangkaran hiu Pulau Menjangan Besar dalam paket tour laut. Lokasi tersebut menjadi favorit selain aktivitas snorkeling dan diving yang biasanya dilakukan di lautan Karimunjawa.

Kepala BTN Karimunjawa Agus Prabowo, mengatakan, kolam tersebut pada mulanya adalah keramba untuk budidaya ikan seperti jenis kerapu, badong, dan lainnya. Seiring dengan meningkatnya jumlah wisatawan yang datang ke Karimunjawa, keramba tersebut menjadi destinasi dan atraksi wisata yang diminati wisatawan. ”Keramba kemudian dipugar menjadi kolam pemeliharaan sekaligus untuk kegiatan wisata,” katanya kepada Jawa Pos Radar Kudus.

Agus melanjutkan, pihaknya menilai aktivitas wisata di lokasi tersebut tidak dilengkapi perizinan sebagaimana mestinya. Bahkan sempat pula ada korban. ”Pada 13 Maret 2016 seorang pengunjung asal Jogjakarta terluka akibat digigit hiu saat berenang,” ujarnya.

Karena itulah pada 8 Juni 2018 melalui surat kepala BTN diperintahkan pada pemilik penangkaran hiu untuk menghentikan kegiatan wisata alam di lokasi tersebut. ”BTN Karimunjawa juga telah berkoordinasi dengan Pemkab Jepara dan menegaskan kembali kebijakan penghentian kegiatan wisata hiu tersebut.

Hal ini juga dikatakan Djati Utomo, salah satu pengelola biro perjalanan wisata ke Karimunjawa. Dia menyatakan, sejak ditutup 2018 lalu, pihaknya sudah tak lagi membawa wisatawan untuk berkunjung ke sana. ”Memang sudah lama tidak ke sana, sejak ditutup,” katanya.

Hal serupa juga disampaikan pengelola biro perjalanan wisata ke Karimunjawa lain, Hasanuddin. Dia menuturkan, sudah dua tahun terakhir atraksi wisata berenang bersama hiu tak dimasukkan dalam tour laut para wisatawan.

”Lokasi itu kami lewati. Selanjutnya kami ganti dengan wisata di lokasi-lokasi lain di Karimunjawa. Saat ini lokasi menarik kan tidak hanya di pulau-pulaunya. Namun di daratan Karimunjawa juga sudah banyak dibuka lokasi yang menarik,” ujarnya.

Terpisah, Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Jepara Zamroni Lestiaza, mengatakan, penangkaran hiu di Kepulauan Karimunjawa memang salah satu menjadi destinasi wisata yang sebelumnya banyak dikunjungi. Hal ini karena di sana ada atraksi unik yang jarang ditemui di tempat lain. ” Lokasi itu menjadi salah satu tujuan wisata dan sudah banyak dikenal wisatawan,” katanya.

Namun, mengenai legalitas penangkaran hiu itu, pihaknya tidak mengetahui secara pasti dan masih menjadi pertanyaan. ”Tapi yang jelas pihak BTN Karimunjawa melakukan penutupan lokasi itu untuk aktivitas wisata,” jelasnya.

Zamroni tak memungkiri kadangkala antara pariwisata dan lingkungan memang bertolak belakang. ”Karena itu segala sesuatunya harus disikapi dengan bijak,” terangnya.

Dengan adanya kasus hiu-hiu mati di penangkaran Pulau Menjangan Besar, Karimunjawa, itu, pihaknya menilai sudah waktunya dikaji kembali. ”Penyebabnya (matinya puluhan hiu, Red) juga belum jelas. Apakah karena siklus airnya atau karena apa. Mengelola hiu tentunya susah dan memerlukan treatment khusus,” tuturnya.

Sementara disinggung mengenai dampak untuk pariwisata di Karimunjawa, Zamroni mengaku, secara umum dampaknya tidak terasa signifikan. Sebab, ketika datang ke Karimunjawa wisatawan bisa secara langsung melihat biota laut di lokasi-lokasi lain. ”Masih banyak lokasi wisata lain yang menarik. Termasuk melihat biota laut di lokasi lain,” imbuhnya.

]]>
Ali Mustofa Fri, 22 Mar 2019 13:43:30 +0700
<![CDATA[Dua Orang Tersingkir, Ini Tiga Nama Calon Sekda Jepara Lolos Seleksi]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/22/126810/dua-orang-tersingkir-ini-tiga-nama-calon-sekda-jepara-lolos-seleksi https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/22/dua-orang-tersingkir-ini-tiga-nama-calon-sekda-jepara-lolos-seleksi_m_126810.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/22/dua-orang-tersingkir-ini-tiga-nama-calon-sekda-jepara-lolos-seleksi_m_126810.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/22/126810/dua-orang-tersingkir-ini-tiga-nama-calon-sekda-jepara-lolos-seleksi

Calon Sekda Jepara telah dipilih tim panitia seleksi untuk direkomendasikan kepada Bupati Jepara Ahmad Marzuqi. Dari lima pendaftar, dua peserta tidak lolos.]]>

JEPARA Calon Sekda Jepara telah dipilih tim panitia seleksi untuk direkomendasikan kepada Bupati Jepara Ahmad Marzuqi. Dari lima pendaftar, dua peserta dinyatakan belum memenuhi syarat. Dengan demikian, ada tiga pejabat yang diajukan ke bupati.

Pejabat yang tidak lolos itu, Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jepara Trisno Santosa dan Kepala Dinas Perhubungan Jepara Deni Hendarko. Sedangkan tiga pejabat yang direkomendasikan ke bupatia, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jepara Diyar Susanto, Asisten III Edy Sujatmiko, dan Inspektur Jepara Akhmad Junaidi.

”Pansel (panitia seleksi) telah rekomendasikan tiga pejabat sesuai hasil proses seleksi sebelumnya,” kata Ketua Pansel Mohamad Arief Irawan melalui Kabid Pengembangan dan SDM Badan Kepegawain Daerah Sridono Paminto.

Sebelum ditentukan tiga pejabat yang direkomendasikan ke bupati, pansel menggelar serangkaian seleksi. Mulai administrasi, uji kompetensi, uji gagasan atau makalah, serta wawancara. Mulai awal pendaftaran, pengisian calon sekda diikuti lima pejabat. Kelimanya lolos administrasi sampai uji kompetensi.

Selanjutnya, ketiga calon sekda yang lolos itu, mengikuti seleksi terakhir berupa uji gagasan dan wawancara. Hasil dari seleksi tersebut dipertimbangkan pansel untuk memilih tiga calon terbaik. Lalu disampaikan kepada bupati. ”Tiga pejabat terbaik disampaikan. Namun pada hasil akhir akan diumumkan dan ditetapkan satu pejabat terpilih,” ujarnya.

Setelah disampaikan ke bupati, hasil tersebut dikoordinasikan dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo paling lambat 5 April mendatang. Tidak berhenti di situ, koordinasi juga dilakukan ke Komisi Aparatur Sipil Negara. Pansel diberi waktu 21-29 April mendatang untuk penetapan dan persiapan pelantikan.

”Akhir April diagendakan pelantikan. Karena Mei mendatang Sekda Jepara Sholih memasuki purna tugas,” jalasnya.

]]>
Ali Mustofa Fri, 22 Mar 2019 11:22:12 +0700
<![CDATA[Cegah Abrasi, Persit Tanam 4.000 Mangrove di Pantai Pungkruk]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/21/126617/cegah-abrasi-persit-tanam-4000-mangrove-di-pantai-pungkruk https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/21/cegah-abrasi-persit-tanam-4000-mangrove-di-pantai-pungkruk_m_126617.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/21/cegah-abrasi-persit-tanam-4000-mangrove-di-pantai-pungkruk_m_126617.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/21/126617/cegah-abrasi-persit-tanam-4000-mangrove-di-pantai-pungkruk

Sempat gerimis, tak menghalangi istri Panglima Kodam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi, Septian Yudi Prastiwi, melakukan penghijauan di kawasan pesisir.]]>

MLONGGO – Sempat gerimis, tak menghalangi istri Panglima Kodam (Pangdam) IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi, Septian Yudi Prastiwi, melakukan penghijauan di kawasan pesisir. Berseragam hijau, Septian bersama puluhan pengurus cabang dan ranting Persit Kartika Chandra Kirana, melakukan penanaman mangrove di Pantai Pungkruk, Desa Mororejo, Kecamatan Mlonggo, pada Rabu (20/3) pagi.

Ada sekitar 4.000 batang mangrove, yang ditanam Ketua Persit Kartika Chandra Kirana, bersama anggota Persit kartika Chandra Kirana, dan anggota Kodim 0719 Jepara, pagi itu.  “Sangat disayangkan, jika pantai yang indah ini, rusak terkena abrasi. Mudah-mudahan, lima tahun yang akan datang, mangrove ini sudah tumbuh lebat, dan bisa dinikmati masyarakat,” kata dia.

Penanaman mangrove, dimulai sekitar pukul 08.00 WIB, rombongan diterima langsung oleh Dandim 0719 Jepara, Letkol Czi Fachrudi Hidayat ST dan istri. Selanjutnya, mereka menyisir pantai dan melakukan penanaman mangrove. ”Kita ikat kencang, agar tidak terkena ombak,” katanya.

Minimnya ruang hijau dan perilaku orang-orang yang membuang sampah sembarangan menjadi faktor utama rusaknya lingkungan. Saat ini, Pantai Pungkruk, menjadi salah satu jujugan wisatawan, terlebih dengan adanya beberapa fasilitas umum yang telah dibangun oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara.

Tidak hanya itu, usai melakukan penanaman mangrove, mereka juga mengambil sampah-sampah, dari bahan plastik yang bertebaran di sepanjang pantai tersebut. Setidaknya pagi itu, mereka berhasil mengumpulkan hampir sepuluh kantong plastik besar berisi sampah. ”Kalau pantainya bersih, kan jadi nyaman, apalagi Jepara terkenal dengan wisata pantainya” kata dia.

 Dalam kesempatan itu, Septian juga memberikan tali asih kepada masyarakat, yang kebetulan tengah memunguti sampah plastik di sepanjang pantai. Usai melakukan penanaman mangrove, dan bersih pantai, mereka juga berkesempatan melakukan penanaman pohon trembesi di kawasan taman Pantai Mororejo. ”Mudah-mudahan tumbuh besar, menjadi peneduh disini,” tutur dia.

]]>
Ali Mustofa Thu, 21 Mar 2019 15:29:51 +0700
<![CDATA[Penyebab Matinya Puluhan Hiu di Penangkaran Karimunjawa Masih Misteri]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/21/126564/penyebab-matinya-puluhan-hiu-di-penangkaran-karimunjawa-masih-misteri https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/21/penyebab-matinya-puluhan-hiu-di-penangkaran-karimunjawa-masih-misteri_m_126564.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/21/penyebab-matinya-puluhan-hiu-di-penangkaran-karimunjawa-masih-misteri_m_126564.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/21/126564/penyebab-matinya-puluhan-hiu-di-penangkaran-karimunjawa-masih-misteri

Misteri kematian puluhan hiu di kolam penangkaran hiu Pulau Menjangan Besar, Karimunjawa, masih belum terungkap. Saat ini, pemilik masih menunggu hasil lab.]]>

JEPARA – Misteri kematian puluhan hiu di kolam penangkaran hiu Pulau Menjangan Besar, Karimunjawa, masih belum terungkap. Saat ini, pemilik penangkaran Tjoen Ming hanya bisa menunggu hasil laboratorium keluar untuk memastikan penyebab kematian hiu-hiunya itu.

Tjoen Ming mengaku, estimasi hasil lab keluar sekitar 21 hari. ”Sampel daging hiu dan air baru saya kirim ke laboratorium kurang dari sepekan. Jadi masih harus menunggu (hasilnya),” katanya kepada Jawa Pos Radar Kudus kemarin.

Dia menjelaskan, pihaknya mengirim sampel berupa empat potong daging hiu, dua botol air dalam kolam, serta dua botol air luar kolam. Sementara itu, hiu dan ikan lainnya yang mati sudah dimusnahkan dengan cara dibakar.

Dia menuturkan, pihak laboratorium di Jogjakarta yang ditujunya sendiri belum memberikan informasi lebih lanjut tentang kematian hiu-hiu itu. Apakah disebabkan penyakit atau diracun. ”Namun indikasinya memang bukan karena penyakit, karena tidak mungkin serentak mati semua,” terangnya.

Mengenai aktivitas wisata di kolam penangkaran hiu sendiri, Tjoen Ming mengatakan, sejak awal tahun hingga saat ini terbilang sepi. Hal ini tak lain karena cuaca yang tidak menentu. ”Di sini tidak hanya ada kolam penangkaran hiu, tetapi ada pula penginapan. Namun dari awal tahun hingga sekarang sepi, karena cuaca buruk dan belum stabil,” katanya.

Tjoen Ming berharap, pemerintah bisa lebih perhatian. Sebab, selama ini upayanya mengembangkan penangkaran ikan hiu juga memberi kontribusi pada pariwisata Karimunjawa.

Sementara itu, disinggung mengenai awal mula dirinya membuka penangkaran hiu itu, dia menceritakan, bermula saat dirinya masuk ke Karimunjawa pada 1962 silam. Awalnya, dia tidak memiliki niatan khusus untuk menangkarkan hiu. Saat itu, dia diminta untuk mengangkat kapal yang terdampar di terumbu karang Karimunjawa. ”Dulu masih sepi,” katanya.

Sekitar lima tahun kemudian, dia mencoba mengembangkan hiu di Karimunjawa. Yakni hiu karang hitam (carcharinus melanopterus) dan hiu karang putih (triaenodong obesusi). Awalnya dia hanya memiliki tiga ekor hiu. Kemudian berkembang dan saat ini jumlahnya sudah mencapai ratusan.

Saat ini dia telah memiliki karyawan yang bertugas mengelola penangkaran hiu miliknya. Namun, dia masih rutin datang ke Karimunjawa setiap dua pekan sekali.

Upaya yang dilakukannya tak bisa dibilang mudah. Dulunya setiap dua pekan sekali warga Kota Semarang ini, berlayar dengan perahu tradisional dari Pelabuhan Tanjung Mas, Semarang, hingga ke Karimunjawa. ”Dulu susah (transportasi), tidak seperti sekarang ini. Untuk ke Karimunjawa butuh waktu berminggu-minggu dengan menggunakan perahu layar,” urainya.

Kini, penangkaran hiu miliknya itu, menjadi daya tarik tersendiri di Karimunjawa. Selain sebagai lokasi wisata, penangkaran hiu miliknya juga banyak didatangi untuk keperluan penelitian. Banyak juga peneliti asing yang datang ke sana.

Dia juga sering mendapatkan penghargaan, karena kepeduliannya dalam melestarikan hiu. Salah satunya, dia mendapat penghargaan dari Politeknik Maritim Negeri Indonesia atas pengabdiannya di bidang konservasi satwa laut.

Terpisah, Kepala Balai Taman Nasional Karimunjawa Agus Prabowo, menyatakan, kolam milik Tjoen Ming untuk penangkaran hiu tersebut, pada mulanya keramba untuk budidaya ikan seperti jenis kerapu, badong, dan lainnya. Pemilik juga memelihara beberapa ekor hiu. Seiring dengan meningkatnya jumlah wisatawan yang datang ke Karimunjawa, keramba tersebut menjadi destinasi dan atraksi wisata. 

]]>
Ali Mustofa Thu, 21 Mar 2019 10:49:20 +0700
<![CDATA[Bupati Jepara Rekomendasikan Ratu Kalinyamat sebagai Pahlawan Nasional]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/21/126551/bupati-jepara-rekomendasikan-ratu-kalinyamat-sebagai-pahlawan-nasional https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/21/bupati-jepara-rekomendasikan-ratu-kalinyamat-sebagai-pahlawan-nasional_m_126551.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/21/bupati-jepara-rekomendasikan-ratu-kalinyamat-sebagai-pahlawan-nasional_m_126551.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/21/126551/bupati-jepara-rekomendasikan-ratu-kalinyamat-sebagai-pahlawan-nasional

Yayasan Dharma Bakti Lestari menerima rekomendasi dari Bupati Jepara Ahmad Marzuqi untuk pengusulan Ratu Kalinyamat menjadi pahlawan nasional.]]>

JEPARA – Yayasan Dharma Bakti Lestari menerima rekomendasi dari Bupati Jepara Ahmad Marzuqi untuk pengusulan Ratu Kalinyamat menjadi pahlawan nasional. Rekomendasi tersebut akan jadi modal tambahan yayasan untuk mengajukan Ratu Kalinyamat menjadi pahlawan nasional.

Pembina Yayasan Dharma Bakti Lestari, Lestari Moerdijat melalui perwakilan Yayasan Dharma Bakti Lestari di Jepara Nur Hidayat, menyampaikan, surat rekomendasi dari bupati Jepara sudah diterima Senin (18/3) lalu. Pihaknya akan segera melengkapi berkas-berkas persyaratan pengajuan pahlawan.

”Gagasan Ibu Lestari Moerdijat rupanya disambut baik Pak Bupati. Surat rekomendasi sudah turun. Segera akan kami lengkapi berkas persyaratan yang lain,” ujar Nur Hidayat.

Sejumlah rangkaian kegiatan usulan gelar pahlawan nasional untuk Ratu Kalinyamat sudah dilakukan. Misalnya, mengunjungi situs yang diduga peninggalan Ratu Kalinyamat. Kajian akademik juga dilakukan dengan melibatkan sejumlah sejarawan dan budayawan.

”Forum diskusi dengan organisasi dan elemen-elemen masyarakat juga sudah kami lakukan. Forum itu sepakat gelar pahlawan nasional memang layak diberikan untuk Ratu Kalinyamat,” kata Nur Hidayat.

Dia juga akan menggelar seminar nasional untuk mengupas sosok Ratu Kalinyamat. Pihaknya tengah mengumpulkan sejumlah berkas persyaratan pendukung, agar misi tersebut terlaksana.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara sudah dua kali mengusulkan Ratu Kalinyamat menjadi pahlawan nasional. Namun, usaha yang dilakukan pada 2005 dan 2016 itu, tak membuahkan hasil.

Bupati Jepara Ahmad Marzuqi, mengatakan, pihaknya berterima kasih kepada Yayasan Dharma Bakti Lestari yang telah menginisiasi kembali pengajuan tersebut. ”Ada permohonan masuk langsung saya rekomendasikan. Tanpa pikir panjang,” katanya.

Menurutnya, sudah saatnya perjuangan yang sebelumnya telah diupayakan pemkab dilanjutkan dan disempurnakan. Pihaknya siap membantu terkait dokumen penunjang. Semua elemen masyarakat juga bakal digerakkan untuk mendukung upaya tersebut. 

]]>
Ali Mustofa Thu, 21 Mar 2019 09:40:31 +0700
<![CDATA[Wabup Dian Kristiandi Dorong Pule Jadi Desa Wisata]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/21/126550/wabup-dian-kristiandi-dorong-pule-jadi-desa-wisata https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/21/wabup-dian-kristiandi-dorong-pule-jadi-desa-wisata_m_126550.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/21/wabup-dian-kristiandi-dorong-pule-jadi-desa-wisata_m_126550.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/21/126550/wabup-dian-kristiandi-dorong-pule-jadi-desa-wisata

Wakil Bupati Jepara Dian Kristiandi bersama jajarannya berkunjung ke Desa Pule, Mayong, kemarin. Kunjungannya tersebut untuk memantau infrastruktur.]]>

JEPARAWakil Bupati Jepara Dian Kristiandi bersama jajarannya berkunjung ke Desa Pule, Mayong, kemarin. Kunjungannya tersebut untuk memantau infrastruktur dan memberikan dukungan kepada warga sekitar yang sedang mengembangkan desa wisata.

Dengan melihat potensi alam yang dimiliki desa tersebut, Dian Kristiandi mendorong kepada masyarakat Desa Pule untuk menjadikan desanya sebagai desa wisata. ”Kita sudah melihat bersama-sama, kalau misalkan di sini dibangun gardu pandang, tentu akan sangat menarik. Sebab keindahan alamnya sangat mendukung,” kata wabup yang akrab disapa Andi ini kemarin.

Sebagai langkah prioritasnya, yaitu memperbaiki infrastruktur jalan. Khususnya jalan yang menuju lokasi wisata di Desa Pule. Jadi, bisa menarik banyak masyarakat dan wisatawan yang datang. ”Saat ini sudah ada embrio, Ikada Pule. Kami tinggal mendorong, agar mimpi masyarakat menjadikan Pule sebagai desa wisata dapat terwujud,” jelasnya.

Dengan menjadi desa wisata, tentu saja akan mampu memberdayakan masyarakat dan lingkungannya. Termasuk produk lokal dan UMKM yang ada di sana ikut berkembang. ”Yang penting desa harus menyiapkan sumber daya yang ada, termasuk pariwisata,” tuturnya.

Wabup berharap, ada kesiapan mental dari lingkungan. Pihaknya memberikan support dan dorongan, agar Desa Pule sebagai desa wisata akan menginspirasi desa lain di sekitarnya. ”Mudah-mudahan ini akan menginspirasi desa sekitar,” katanya.

Kepala Desa Pule Sodiq berharap, dengan adanya kunjungan wabup ini, menjadi semangat baru masyarakat untuk mewujudkan harapannya tersebut. ”Kami juga berharap dibantu infrastruktur perbaikan jalan dan penerangan jalan,” tuturnya.

Saat ini yang sudah mulai dikembangkan, di antaranya kolam ikan, kebun pepaya, kebun jeruk, dan produk unggulan desa. Produk unggulan itu dijajakan kepada wisatawan, seperti keripik singkong dan olahan makanan tradisional lainnya.

Upaya mewujudkan desa wisata ini, tidak hanya sekali ini. Sebelumnya, wabup juga sudah mengunjungi sejumlah tempat yang berpotensi untuk dikembangkan sebagai desa wisata. Seperti Desa Papasan, Kecamatan Bangsri, dengan wisata buahnya. Selain itu, Desa Blingoh Kecamatan Donorojo, dan Desa Karanggondang, Kecamatan Mlonggo dengan kampung wisata tani.

]]>
Ali Mustofa Thu, 21 Mar 2019 09:34:37 +0700
<![CDATA[Jalani Fit and Proper Test, Dewan Berondong Pertanyaan Calon DPJ]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/20/126343/jalani-fit-and-proper-test-dewan-berondong-pertanyaan-calon-dpj https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/20/jalani-fit-and-proper-test-dewan-berondong-pertanyaan-calon-dpj_m_126343.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/20/jalani-fit-and-proper-test-dewan-berondong-pertanyaan-calon-dpj_m_126343.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/20/126343/jalani-fit-and-proper-test-dewan-berondong-pertanyaan-calon-dpj

Sekitar 22 orang calon anggota Dewan Pendidikan Jepara (DPJ) menjalani tahapan fit and proper test di ruang Komisi C DPRD Jepara kemarin.]]>

KOTA – Sekitar 22 orang calon anggota Dewan Pendidikan Jepara (DPJ) menjalani tahapan fit and proper test di ruang Komisi C DPRD Jepara kemarin. Selain mempresentasikan hasil makalah peserta juga diberondong pertanyaan dari tim penguji.

Jalannya tahapan seleksi ini dimulai dengan memanggil empat peserta secara bersamaan ke dalam ruangan. Sedangkan di luar ruangan peserta lain antre menunggu panggilan. Anggota dewan yang terlibat pada tahapan seleksi ini di antaranya, Sunarto, Edy Ariyanto, Agus Sutisna, Sugiyono, dan Ahmad Sholikhin.

Tiap peserta diberi kesempatan presentasi makalah yang dibuat mengenai strategi meningkatkan kualitas pendidikan di Jepara. Setelah peserta presentasi sekitar empat menit, anggota dewan giliran memberondong berbagai pertanyaan kepada peserta.

“Kami harus tahu sejauh mana peserta ini menguasai permasalahan pendidikan di Jepara. Lalu apa yang harus dilakukan selaku DPJ jika terpilih,” kata Ketua panitia, Sunarto yang juga Ketua Komisi C DPRD Jepara ini.

Beberapa pertanyaan yang dilontarkan kepada peserta mulai dari kesenjangan tugas guru pegawai negeri sipil dan guru tidak tetap. Upaya perlindungan hukum kepada guru dan peserta didik. Hingga sinergitas antar anggota DPJ untuk menguatkan lembaga tersebut.

Dikatakan Sunarto, para calon anggota DPJ, harus memiliki pengalaman atau ketokohan dari salah satu unsur meliputi, pakar pendidikan, penyelenggara pendidikan, pengusaha, organisasi profesi, organisasi berbasis kekhasan agama atau sosial budaya, pendidikan bertaraf internasional, pendidikan berbasis keunggulan lokal hingga organisasi sosial kemasyarakatan. “Yang pasti bersedia mendedikasikan tenaga dan pikirannya, untuk kemajuan pendidikan di Jepara,” paparnya.

Usai menjalani tes, akan dipilih sebelas peserta terbaik untuk diajukan kepada Bupati Jepara Ahmad Marzuqi. Selanjutnya akan dibuatkan surat keputusan. Agendanya akan dilantik pada 8 April mendatang sebagai pengurus DPJ periode 2019-2024.

 Menurutnya, DPJ harus segera dibentuk, lantaran telah habisnya masa kepengurusan lama sejak November 2018. Di bawah kepengurusan Nurul Aini. Sehingga perlu segera dibentuk kepengurusan baru. Kepengurusan baru dibutuhkan agar DPJ bisa tetap memberikan kontrol terhadap proses pendidikan di Jepara.

“Ada sistem pengelolaan yang harus diubah. Sarananya juga harus memadai. Maka kami koordinasi dengan dinas terkait supaya DPJ baru nanatinya menjalankan tugas dengan baik,” tandasnya.

]]>
Ali Mustofa Wed, 20 Mar 2019 13:42:16 +0700
<![CDATA[PT PLN Salurkan Tegangan SUTT 150 kV Tanjung Jati - Sayung]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/20/126341/pt-pln-salurkan-tegangan-sutt-150-kv-tanjung-jati-sayung https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/20/pt-pln-salurkan-tegangan-sutt-150-kv-tanjung-jati-sayung_m_126341.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/20/pt-pln-salurkan-tegangan-sutt-150-kv-tanjung-jati-sayung_m_126341.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/20/126341/pt-pln-salurkan-tegangan-sutt-150-kv-tanjung-jati-sayung

PT. PLN (Persero) berhasil memberikan tegangan (energize) pada jalur transmisi Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Tanjung Jati – Sayung.]]>

KEMBANG – PT. PLN (Persero) berhasil memberikan tegangan (energize) pada jalur transmisi Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Tanjung Jati – Sayung. Secara simbolis, energize dilakukan di komplek PLTU Tanjung jati, Desa Tubanan, Kembang, kemarin.

Hal ini menandakan PT PLN (Persero) kembali memperkuat keandalan sistem kelistrikan di Jawa Tengah. Acara tersebut sekaligus sebagai ungkapan syukur menandai akan beroperasinya SUTT 150 kV Tanjung Jati – Sayung.  Hadir dalam acara tersebut, Direktur Bisnis PT PLN (Persero) Regional Jawa Bagian Tengah, Amir Rosyidin dan jajarannya.

Jalur transmisi SUTT 150 kV Tanjung Jati – Sayung ini akan menyalurkan energi listrik dari Pusat Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tanjung Jati di Jepara menuju Gardu Induk (GI) Sayung di Demak. Selain memperkuat sistem kelistrikan, penyaluran energi ini akan menambah pasokan listrik untuk melayani kebutuhan pelanggan masyarakat umum maupun untuk pengembangan sektor industri.

SAKSIKAN: General Manager PT. PLN (Persero) Unit Induk Kit TJB Komang Pramita memberikan ucapan selamat. Tersambungnya energize SUTT 150 kV ini tambah keandalan (ZAINAL ABIDIN/RADAR KUDUS)

General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah II (PLN UIP JBT II), Eko Priyantono Aviantoro, yang menangani pekerjaan pembangunan ini menjelaskan SUTT 150 kV Tanjung Jati – GI 150 kV Sayung ini sudah dimulai sejak 2009 lalu. Sempat mengalami berbagai kendala. Akibatnya, proyek ini berhenti beberapa tahun. Setelah melalui upaya panjang bersama berbagai pihak, energize berhasil dilakukan. “Waktu yang dibutuhkan satu bulan 23 hari. Setelah penyelesaian penarikan kabel dan pembersihan jalur oleh tim khusus di bawah pimpinan Manajer PLN UP3 Semarang, Sih Riyanto,” katanya. 

BAGIAN DARI PAHLAWAN: Tim Sapu-sapu UPP JJBT 3 Tanjung Jati-Sayung dapat penghargaan. Tim ini salah satu yang berjuang di lapangan dalam pemasangan SUTT. (ZAINAL ABIDIN/RADAR KUDUS)

Direktur Bisnis PT PLN (Persero) Regional Jawa Bagian Tengah, Amir Rosyidin menyampaikan apresiasinya kepada semua pihak yang telah membantu keberhasilan energize. “Syukur alhamdulillah nyaris sepuluh tahun proses pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan ini bisa dituntaskan. Sehingga memperkuat sistem kelistrikan utama di Jawa  Tengah,” paparnya.

SUTT 150 kV ini membentang sepanjang 68,648 kms dengan ditopang 214 tower. Menyalurkan daya listrik sebesar 150 kv dari PLTU Tanjung Jati menuju Gardu Sayung, Demak. Dengan konduktor 150 kV CCT2x TACSR 520/67 mm2, OPGW & AS 70. Cakupan wilayahnya dari Kabupaten Demak hingga Kabupaten Jepara.

LENGKAP: Kapolres Jepara AKBP Arif Budiman, beserta para kapolsek yang terlintasi SUTT 150 kV, perwakilan dari Kodim 0719/Jepara, dan perwakilan dari Polda Jateng mendapat apresiasi penghargaan dari PT PLN (Persero) Regional Jawa Bagian Tengah. (ZAINAL ABIDIN/RADAR KUDUS)

Dalam acara tersebut juga PT PLN (Persero) memberikan penghargaan kepada sejumlah pihak. Di antaranya Kapolres Jepara, Dandim 0719/Jepara, Kapolsek Kembang, Kapolsek Bangsri,  yang telah berperan serta penyelesaian proyek ini.

PEDULI: Sebagai ungkapan rasa syukur Direktur Bisnis PT PLN (Persero) Regional Jawa Bagian Tengah Amir Rosyidin (paling kanan) dan General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah II (PLN UIP JBT II) Eko Priyantono Aviantoro (paling kiri) memberikan santunan anak yatim. (ZAINAL ABIDIN/RADAR KUDUS)
]]>
Ali Mustofa Wed, 20 Mar 2019 13:35:44 +0700
<![CDATA[Puluhan Hiu di Penangkaran Karimunjawa Mati Misterius, Diduga Diracun]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/20/126281/puluhan-hiu-di-penangkaran-karimunjawa-mati-misterius-diduga-diracun https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/20/puluhan-hiu-di-penangkaran-karimunjawa-mati-misterius-diduga-diracun_m_126281.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/20/puluhan-hiu-di-penangkaran-karimunjawa-mati-misterius-diduga-diracun_m_126281.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/20/126281/puluhan-hiu-di-penangkaran-karimunjawa-mati-misterius-diduga-diracun

Puluhan hiu di penangkaran hiu Pulau Menjangan Besar, Karimunjawa, mati mendadak. Pemilik penangkaran menduga, hiu-hiu itu mati akibat diracun.]]>

JEPARA – Puluhan hiu di penangkaran hiu Pulau Menjangan Besar, Karimunjawa, mati mendadak. Pemilik penangkaran menduga, hiu-hiu itu mati akibat diracun. Saat ini, pemilik telah melapor pada pihak kepolisian dan membawa sampel untuk dicek di laboratorium.

Pemilik penangkaran Minarno (Tjoen Ming) menceritakan, hiu mati mendadak ini terjadi pada Kamis (7/3) lalu. Sekitar pukul 04.00, salah satu penjaga di kolam penangkaran hiu Pulau Menjangan Besar bangun hendak ke kamar kecil. Kemudian melihat hiu-hiu menggelepar.

Penjaga tersebut kemudian membangunkan penjaga lain dan melihat hiu-hiu sudah mati. Ikan-ikan kecil dan terumbu karang di dua kolam itu juga mati. ”Sekitar pukul 05.00, penjaga melaporkan kejadian tersebut pada saya melalui telepon. Karena saya tidak berada di tempat saat itu,” kata Tjoen Ming kepada Jawa Pos Radar Kudus kemarin.

TRAGIS: Bangkai hiu-hiu di dua kolam penangkaran Pulau Menjangan Besar, Karimunjawa, Jepara, mati mendadak. Bangkai ini kemudian dibakar agar tak menyebarkan penyakit. (TJOEN MING FOR RADAR KUDUS)

Tjoen Ming melanjutkan, semua hiu dari dua kolam penangkaran mati. Jumlahnya mencapai 100 ekor. Tak hanya hiu, ikan-ikan kecil dan terumbu karang yang ada di dua kolam itu, juga ikut mati.

”Hiu-hiu yang mati itu semua indukan. Usianya kira-kira 40 tahun. Kalau hiu yang anakan selalu saya pindah dan tempatkan di kolam terpisah di bagian belakang, supaya tidak berebut makanan. Hiu anakan semuanya masih hidup,” ungkapnya.

Tjoen Ming mengaku kaget mendengar laporan dari penjaga penangkaran hiu miliknya. Sebab, dia menilai hiu indukan daya tahannya tinggi dan tidak mudah mati. ”Karena itu saya menduga seperti ada yang ”mengerjai”. Karena warna air di kolam penangkaran dan di luar kolam berbeda,” jelasnya.

Laki-laki yang mengembangkan penangkaran hiu sejak 1966 itu, menyampaikan, dia kemudian meminta penjaga mengambil sampel daging hiu dan air kolam untuk dibawa ke laboratorium. ”Saya sudah melapor pada pihak kepolisian (Polda Jateng). Hiu-hiu itu kemudian kami bakar supaya tidak menimbulkan penyakit,” ujarnya.

Disinggung mengenai kerugian yang dialaminya, Tjoen Ming mengaku tidak bisa menaksir. ”Selama ini saya tidak pernah jual ikan. Kalau ada yang minta indukan untuk dikembangkan justru saya kasih. Bukan masalah nominal, tetapi saya sangat kecewa karena hiu-hiu itu saya rawat sejak kecil dan sudah jinak,” katanya.

Terpisah, Saptagus Karnanejeng Rahmadi, camat Karimunjawa saat dikonfirmasi, mengatakan, pihaknya belum mengetahui secara pasti mengenai kasus ini. ”Kewenangannya tidak di kami. Jadi, belum bisa berkomentar,” ujarnya.

Sementara itu, dari pihak Balai Taman Nasional (BTN) Karimunjawa membenarkan kejadian ini. Kepala BTN Karimunjawa Agus Prabowo, menyatakan, pihaknya menerima informasi terkait adanya hiu mati secara mendadak yang terdapat di kolam pemeliharaan hiu di Pulau Menjangan Besar pada Selasa (12/3) lalu.

Pihak BTN Karimunjawa juga telah melakukan pengecekan langsung ke lokasi. Namun, sesampainya di lokasi mereka tidak menjumpai hiu mati. Sebaliknya, ada 10 ekor hiu hidup di kolam berjaring.

Pihak BTN Karimunjawa kemudian menggali keterangan lebih lanjut dari penjaga kolam penangkaran. ”Jumlah hiu yang dijumpai mati di dasar kolam ada sebanyak 40 hingga 45 dan dua ekor masih bisa diselamatkan dengan memindahkan ke keramba lain,” ujarnya.

Dia menambahkan, pemilik telah melaporkan pada pihak kepolisian dan mengambil sampel untuk dibawa ke laboratorium. ”Itu untuk memastikan penyebab kematian hiu-hiu tersebut,” imbuhnya.

]]>
Ali Mustofa Wed, 20 Mar 2019 10:34:02 +0700
<![CDATA[Sahabat Lestari Latih Warga Kreasikan Olahan Kue]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/20/126273/sahabat-lestari-latih-warga-kreasikan-olahan-kue https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/20/sahabat-lestari-latih-warga-kreasikan-olahan-kue_m_126273.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/20/sahabat-lestari-latih-warga-kreasikan-olahan-kue_m_126273.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/20/126273/sahabat-lestari-latih-warga-kreasikan-olahan-kue

Sahabat Lestari memberikan pelatihan kepada hampir 100 ibu-ibu baru-baru ini. Tujuannya, agar mereka mandiri dengan berwirausaha di bidang kuliner.]]>

DEMAK – Sahabat Lestari memberikan pelatihan kepada hampir 100 ibu-ibu baru-baru ini. Tujuannya, agar mereka mandiri dengan berwirausaha di bidang kuliner. Ibu-ibu rumah tangga di Desa Tlogopandogan, Kecamatan Gajah, Kabupaten Demak, itu mendapatkan materi berupa cara-cara untuk mengolah panganan dengan sentuhan kreasi kekinian.

Peserta dari kaum ibu dan remaja putri di desa itu, diberikan cara jitu dalam berkreasi dan berinovasi mengolah adonan kue. Acara tersebut merupakan acara rutin yang diselenggarakan komunitas Sahabat Lestari. Juga tak lepas atas inisiasi langsung dari pembina Sahabat Lestari, Lestari Moerdijat.

Koordinator Sahabat Lestari Demak Siswo Prawoto, mengatakan, untuk pelatihan kali ini ibu-ibu diajari membuat onde-onde kacang hijau dan kue pukis.

”Ini bisa menjadi bekal bagi ibu-ibu untuk membuka peluang usaha dalam bidang kuliner. Sehingga bisa ikut menyokong ekonomi keluarga,” katanya.

Dua jenis makanan ini, menurut dia, tidak membutuhkan bahan yang sulit dicari. Dengan demikian warga bisa langsung mempraktikkan.

”Kegiatan pelatihan kreasi dan usaha kecil menengah bertujuan untuk membuat ibu-ibu lebih kreatif dan diharapkan bisa membuat kue sendiri,” ujarnya.

Ia menyatakan, pelatihan seperti ini sudah sering digelar oleh komunitas Sahabat Lestari. Di Demak, kegiatan digelar secara berpindah-pindah ke beberapa desa, sehingga bisa melatih lebih banyak ibu-ibu.

”Alhamdulillah kegiatan ini sudah terselenggara di beberapa tempat di Demak. Masyarakat sangat merespon baik kegiatan positif ini,” terangnya.

Sementara itu, Lestari Moerdijat menyatakan, kegiatan ini digelar sebagai wujud kepedulian terhadap perempuan agar lebih produktif. Sekaligus bisa melakukan kegiatan positif dan membuka peluang usaha. 

]]>
Ali Mustofa Wed, 20 Mar 2019 09:57:47 +0700
<![CDATA[Pansus DPRD Jepara Mulai Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/19/126013/pansus-dprd-jepara-mulai-bahas-ranperda-penyelenggaraan-perhubungan https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/19/pansus-dprd-jepara-mulai-bahas-ranperda-penyelenggaraan-perhubungan_m_126013.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/19/pansus-dprd-jepara-mulai-bahas-ranperda-penyelenggaraan-perhubungan_m_126013.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/19/126013/pansus-dprd-jepara-mulai-bahas-ranperda-penyelenggaraan-perhubungan

Panitia Khusus (Pansus) 2 DPRD Jepara mulai membahas rancangan peraturan daerah (Ranperda) tentang Penyelenggaraan Perhubungan di ruang serbaguna DPRD Jepara.]]>

KOTA - Panitia Khusus (Pansus) 2 DPRD Jepara mulai membahas rancangan peraturan daerah (Ranperda) tentang Penyelenggaraan Perhubungan di ruang serbaguna DPRD Jepara kemarin. Pembahasan ranperda ini dipimpin Ketua Pansus 2 Agus Sutisna.

Agus mengungkapkan, ranperda terebut disusun untuk memenuhi payung hukum perhubungan darat di Kota Ukir. Karena selama ini belum ada perda yang mengatur penyelenggaraan perhubungan. ”Bersama dengan tim pansus dan Dinas Perhubungan Jepara kami susun ranperda perhubungan untuk bisa dijadikan perda tahun ini,” katanya.

Mendesaknya penyusunan ranperda ini, karena amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014. Sebagai turunannya, di daerah harus ada regulasi yang mengatur. Namun, Jepara hanya memiliki perturan bupati (perbup). Bukan perda. ”Jika rencana ini sudah diperdakan, perbup-perbup yang ada tentang perhubungan menyesuaikan dengan perda yang telah disahkan,” ujarnya.

Salah satu pembahasan teknis penyelenggaraan perhubungan adalah transportasi umum berbasis online. Perkembangan transportasi yang dipadukan dengan digital ini, terdapat dua bagian yang akan mengaturnya. Di antaranya terkait pemenuhan fasililas dan sistem online-nya. ”Terkait dengan fasilitas, Dishub Jepara sebagai lembaga yang bertanggung jawab. Sedangkan sistem online Dinas Komunikasi dan Informatika yang bertanggung jawab,” jelasnya.

Terkait dengan regulasi ini, ia mencotontohkan perda mencakup pemenuhan rambu dan uji kelayakan kendaraan oleh Dishub Jepara. Selama ini kendaraan seperti mobil yang digunakan sebagai alat transportasi online belum terkontrol. Salah satunya dari sisi kelayakan. Maka di dalam perda diatur uji kelayakan kendaraan. ”Nantinya bisa mengintegrasikan data kendaraan dengan perusahaan penyedia jasa transportasi online. Misal kendaraannya tak layak bisa terdeteksi perusahaan,” ujarnya.

Jika sudah ada regulasinya, Pemkab Jepara bisa memanggil perusahaan dan pemilik kendaraan untuk mengikuti sosialisasi. Saat uji kelayakan dikhususkan di akhir pekan, suapaya tak berbarengan dengan kendaraan umum lain. Bahkan digratiskan. ”Itu contoh teknisnya. Aturannya ada di rancangan perda ini. Dari study banding yang kami lakukan di Sleman gambarannya seperti itu,” paparnya.

]]>
Ali Mustofa Tue, 19 Mar 2019 09:37:38 +0700
<![CDATA[Repnas Jepara Solid Dukung Paslon 01 Jokowi-Ma’ruf Amin]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/19/126010/repnas-jepara-solid-dukung-paslon-01-jokowi-maruf-amin https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/19/repnas-jepara-solid-dukung-paslon-01-jokowi-maruf-amin_m_126010.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/19/repnas-jepara-solid-dukung-paslon-01-jokowi-maruf-amin_m_126010.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/19/126010/repnas-jepara-solid-dukung-paslon-01-jokowi-maruf-amin

Relawan Pengusaha Muda Nasional (Repnas) Jepara deklarasikan dukungannya kepada pasangan calon (paslon) presiden dan wakil presiden Joko Widodo-Ma’ruf Amin.]]>

KOTA – Relawan Pengusaha Muda Nasional (Repnas) Jepara deklarasikan dukungannya kepada pasangan calon (paslon) presiden dan wakil presiden Joko Widodo-Ma’ruf Amin.  Acara yang digelar di Gedung Wanita Jepara Minggu (17/3) lalu ini, diikuti seribuan peserta. Para pengusaha bersama karyawan masing-masing solid dukung paslon nomor urut 01 itu.

Mereka berasal dari karyawan-karyawan perusahaan milik owner anggota Repnas Jepara. Terdapat 14 perusahaan yang ikut berpartisipasi pada acara ini. Mulai dari perusahaan mebel, perhotelan, kuliner, dan jenis usaha lain. Deklarasi yang mengambil tema ”Pesta Demokrasi” ini, dipandu pembawa acara Fona dan Lia.

Acara dimulai dengan laporan Ketua Panitia Acara yang juga Sekjend Repnas Jepara Luqi Hermawanti. Dilanjutkan dengan sambutan dari perwakilan Tim Kampanye Daerah Andang Wahyu Triyanto. ”Selama empat tahun terakhir Jokowi dan jajaran pemerintah berhasil menyukseskan program pembangunan. Juga program-program lain yang sudah terbukti pro rakyat. Untuk itu, semua elemen masyarakat patut bersyukur. Mari bersatu menangkan kembali untuk periode selanjutnya,” katanya.

Acara dilanjut pembacaan deklarasi dukungan kepada paslon 01 oleh Ketua Repnas Jepara Eric Linerdo. Dengan adanya deklarasi ini, Eric berharap dukungan kepada paslon 01 di Kota Ukir semakin kuat. ”Acara ini untuk menarik dukungan dan memantabkan para calon pemilih agar memilih paslon 01,” kata owner Syailendra Hotel ini.

Sementara pada sesi pendidikan politik yang dibawakan oleh relawan Gilang Dhielafararez, ada hal yang mengagetkan peserta. Sebab, dari tengah-tengah kerumunan peserta, muncul seorang haters Jokowi. Kemudian berteriak antipati. Lalu dijelaskan oleh Gilang pemahaman salah satu peserta itu salah. ”Termakan oleh kabar bohong yang menyudutkan presiden. Jadi informasi harus disaring dulu,” kata Gilang.

Adegan itu ternyata memang bagian dari sesi tersebut, untuk memberikan kesan berbeda kepada peserta. Pada sesi hiburan, peserta dibuat terpukau penampilan suara emas dari relawan Veronica yang membawakan lagu Benderaku.

Pada akhir acara ditutup dengan flashmob Goyang Jokowi Gaspol dan ada bazar murah. Beberapa tim kreatif yang terlibat di antaranya Simbolon, Lisa, Agung, dan Nannies.

]]>
Ali Mustofa Tue, 19 Mar 2019 09:21:50 +0700
<![CDATA[Ramai Sejak Pagi, Ratusan Warga Gagal Cetak E-KTP Gara-gara Ini]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/19/125996/ramai-sejak-pagi-ratusan-warga-gagal-cetak-e-ktp-gara-gara-ini https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/19/ramai-sejak-pagi-ratusan-warga-gagal-cetak-e-ktp-gara-gara-ini_m_125996.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/19/ramai-sejak-pagi-ratusan-warga-gagal-cetak-e-ktp-gara-gara-ini_m_125996.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/19/125996/ramai-sejak-pagi-ratusan-warga-gagal-cetak-e-ktp-gara-gara-ini

Layanan perekaman KTP elektronik (e-KTP) di Rumah Jagong komplek alun-alun Jepara diserbu warga. Ratusan orang mengantre untuk mendapatkan layanan tersebut.]]>

KOTA – Layanan perekaman KTP elektronik (e-KTP) di Rumah Jagong komplek alun-alun Jepara diserbu warga. Ratusan orang mengantre untuk mendapatkan layanan tersebut.

Sejak pukul 05.00 WIB warga sudah memadati lokasi. Setelah menunggu sekitar dua jam, layanan dibuka. Saat layanan baru dibuka, suasana cukup ramai. Sebagian bahkan berdesak-desakan untuk mengumpulkan persyaratan dan memperoleh antrean awal.

Warga yang belum melakukan perekaman dan belum memiliki e-KTP hanya diminta untuk mengumpulkan fotokopi kartu keluarga sebagai syarat untuk mendapatkan layanan.

Usai mengumpulkan fotokopi KK, mereka diminta keluar dan menunggu dipanggil satu persatu untuk melakukan perekaman. Selain melayani pembuatan e-KTP baru, layanan juga dibuka untuk warga yang e-KTP hilang, rusak hingga perubahan data. Layanan dibuka hingga pukul 11.00 WIB dengan mengerahkan 6 petugas mulai dari di bagian pengumpulan syarat, perekaman dan lainnya.

Sebenarnya pihak Disdukcapil Kabupaten Jepara menargetkan bisa langsung mencetak KTP elektronik usai warga melakukan perekaman. Hanya saja hal tersebut gagal dilakukan lantaran jaringan error. KTP elektronik cetak akan diberikan melalui kecamatan maksimal dua pekan mendatang.

Hal ini disampaikan Kepala Disdukcapil Jepara melalui Kasi Identitas Penduduk, Noor Akhmad. Ia mengatakan, layanan ini dikhususkan bagi warga yang saat ini belum memegang e-KTP. Tujuannya tak lain sebagai percepatan cakupan perekaman serta cetak e-KTP. Terlebih sebulan lagi akan digelar Pilkada di Jepara.

”Jangan sampai ada yang kehilangan hak pilih karena tidak memiliki e-KTP,” katanya kepada Jawa Pos Radar Kudus.

Sebelumnya pihaknya menargetkan jumlah perekaman data baru sebanyak 250. Namun antusias warga cukup tinggi hingga jumlah perekaman data baru yang dilakukan kemarin mencapai sekitar 500. ”Rata-rata usia pemula yang sebelumnya belum pernah memiliki e-KTP,” tuturnya.

Sementara itu salah satu warga yang turut mengantre untuk mendapatkan layanan, Fadia Fara mengatakan, dia sengaja datang pagi-pagi untuk mendapatkan layanan perekaman e-KTP tersebut. Dia bahkan rela mengantre dengan kondisi kaki sakit.

Sebenarnya dia berharap e-KTP bisa dicetak hari itu juga sebagaimana yang disampaikan pihak Disdukcapil sebelumnya. ”Tapi tidak masalah karena dijanjikan dua pekan lagi dan bisa diambil di kecamatan,” tutur pelajar SMKN 3 Jepara ini.

Pada layanan perekaman e-KTP ini, tampak pula para lansia dan difabel. Mereka mendapatkan prioritas tanpa antre dan langsung dilayani. Mengenai capaian perekaman e-KTP sendiri saat ini sudah lebih dari 800 ribu orang atau sekitar 90 persen. 

]]>
Ali Mustofa Tue, 19 Mar 2019 07:55:30 +0700
<![CDATA[Bus Ziarah Maut, Terguling di Cirebon, Dua Penumpang Meninggal]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/18/125835/bus-ziarah-maut-terguling-di-cirebon-dua-penumpang-meninggal https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/18/bus-ziarah-maut-terguling-di-cirebon-dua-penumpang-meninggal_m_125835.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/18/bus-ziarah-maut-terguling-di-cirebon-dua-penumpang-meninggal_m_125835.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/18/125835/bus-ziarah-maut-terguling-di-cirebon-dua-penumpang-meninggal

Bus Putra Jelita Jaya Nopol K 1599 AL sarat penumpang terguling di ruas Tol Kanci – Pejagan. Dua penumpang bus tersebut meninggal dunia.]]>

CIREBON -  Bus Putra Jelita Jaya Nopol K 1599 AL sarat penumpang terguling di ruas Tol Kanci – Pejagan. Dua penumpang bus tersebut meninggal dunia. Bus yang membawa rombongan peziarah asal Jepara tersebut mengalami insiden di KM 227.700 A termasuk Desa Kalimeang, Karangsembung, sekitar pukul  17.15 WIB kemarin.

Data yang berhasil dihimpun Radar, bus tersebut melaju dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah. Saat itu sopir bus, M Tohari, 37, warga Desa Blingoh, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Jepara, diduga kurang antisipasi dan kurang hati-hati sehingga saat tiba di TKP. Bus tersebut mengalami oleng ke sisi kiri dan kemudian terguling dan masuk ke row di sisi jalan tol.

“Kalau untuk penyebab pasti kecelakaan masih kami lakukan pendalaman. Tapi untuk dugaan sementara kecelakaan ini terjadi karena sopir kurang antisipasi dan kurang hati-hati, dalam kecelakaan itu ada dua penumpang meninggal dunia,” ujar Kanit Laka Polres Cirebon, Iptu Endang K saat dihubungi Radar Cirebon, kemarin.

Dijelaskannya, dari hasil pemantauan petugasnya, saat kecelakaan tersebut sedang turun hujan meskipun tidak lebat. Jalan pun lurus dan beraspal bagus sementara lingkungan sendiri kanan kiri lokasi kecelakaan tersebut adalah areal persawahan.

“Dari analisa tersebut besar kemungkinan jika kecelakaan tersebut adalah dari faktor pengemudi yang kurang hati-hati, tapi sekali lagi tetap masih kami lakukan penyelidikan. Saksi-saksi saat ini masih kita mintai keterangan juga,” imbuhnya.

Ditambahkan Endang, identitas dua korban yang meninggal dalam insiden tersebut adalah Moh Dani Abdilah, 9, dan Sugiati, 39, keduanya merupakan warga Desa Bugel, Kedung, Jepara. Sementara untuk korban luka Nurul Afrisah, 30, warga Desa Surodadi, Jepara, Riyanto, 37, warga Desa Bugel, dan Sopiatun, 50, warga Desa Wonosobo, Kecamatan Kedung, Jepara.

“Untuk korban meninggal saat ini dievakuasi ke kamar mayat RS Gunung Jati. Sementara untuk korban luka-luka kami larikan ke RS terdekat. Untuk korban luka saat ini dalam kondisi sadar dan dalam penanganan medis, kategorinya luka ringan,” tambahnya.

Dari pantuan Radar sendiri, kondisi jalan di Tol Kanci – Pejagan arah Jateng dipenuhi banyak lubang. Puluhan lubang tersebut bertebaran dari mulai wilayah Kanci hingga Pejagan, Brebes. Bahkan, keberadaan lubang yang ditambah tidak adanya penerangan jalan membuat jalanan tersebut berpotensi menimbulkan kecelakaan.

Erwan A Pamungkas, Kepala Cabang PT Semesta Marga Raya (SMR) yang merupakan pengelola ruas tol tersebut menyebut kategori kerusakan yang terjadi di tol tersebut tidak parah dan masih aman untuk dilintasi.

“Kalau banyak tidak, tapi ya lumayan jumlahnya. Masih aman dilintasi,”ujarnya.

Dikatakannya, Intensitas hujan yang turun membuat jumlah lubang yang ada bertambah semakin cepat sementara AMP (alat yang di dalamnya ada pembuat aspal dan dioperasikan dengan mobil pick up, Red) tidak setiap hari diproduksi.

“Dari pelaksana nutup lubangnya kecil, baru Jumat kemarin bisa nutup lubang dengan kapasitas besar. Ini terus dilakukan dan dilaksanakan,” imbuhnya.

Menurutnya, perbaikan ruas tol tersebut dilakukan oleh vendor dan bukan oleh PT SMR. Pelaksananya adalah PT Adhi Karya.

“Perbaikan tentu seluruhnya, tapi untuk awal kami optimalkan arah Jakarta. Mudah-mudahan cepat selesai,” bebernya.

Sementara itu, salah satu kerabat korban yang selamat, Alfi Reza mengatakan saudaranya warga Desa Bugel diketahui selamat. Ia adalah Siti yang ikut rombongan bus. Usai kejadian, sempat telefon keluarga mengabari kondisinya selamat. “Sempat memberi kabar kalau selamat. Kami bersyukur. Tapi informasi lain kami tidak tahu. Karena hanya beberapa saat ditelfon,” tuturnya. (dri)

]]>
Ali Mustofa Mon, 18 Mar 2019 12:31:58 +0700
<![CDATA[Pengusaha Jepara Deklarasikan Dukungan ke Paslon 01 Jokowi-Ma'ruf]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/18/125811/pengusaha-jepara-deklarasikan-dukungan-ke-paslon-01-jokowi-maruf https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/18/pengusaha-jepara-deklarasikan-dukungan-ke-paslon-01-jokowi-maruf_m_125811.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/18/pengusaha-jepara-deklarasikan-dukungan-ke-paslon-01-jokowi-maruf_m_125811.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/18/125811/pengusaha-jepara-deklarasikan-dukungan-ke-paslon-01-jokowi-maruf

Ratusan warga berkaos putih kombinasi merah antusias menyanyikan berbagai yel-yel di Gedung Wanita Jepara kemarin. Hal ini berlangsung saat deklarasi dukungan.]]>

KOTA – Ratusan warga berkaos putih kombinasi merah antusias menyanyikan berbagai yel-yel di Gedung Wanita Jepara kemarin. Hal ini berlangsung saat deklarasi dukungan terhadap pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden Indonesia nomor urut 01 oleh Relawan Pengusaha Nasional (Repnas) Jepara.

Ketua Repnas Jepara, Eric Linerdo mengatakan deklarasi yang digelar tersebut untuk meneguhkan kembali kepercayaan masyarakat kepada Joko Widodo. Karena selama ini Indonesia banyak mengalami perubahan yang baik di bawak kepemimpinan Jokowi. “Bersama masyarakat Jepara kami sampaikan dukungan dalam bentuk deklarasi ini,” katanya.

Kepercayaan masyarakat selama ini, menurutnya harus terus dijaga. Apalagi pelaksanaan pemungutan suara semakin dekat. Sehingga elektabilitas pasangan Joko Widodo – Ma’ruf Amin tetap di atas hingga pelaksanaan pemilu. “Jokowi tidak hanya memberikan janji. Tapi bukti,” imbuhnya.

Pada acara tersebut selain pengarahan kepada relawan, juga diadakan hiburan musik dan undian hadiah. Permainan juga dipandu oleh Farah Elfirajun. Teriakan yel-yel relawan semakin membuat meriah acara tersebut. Riuh relawan semakin bergema di dalam gedung ketika salah satu artis ibu kota Raeshard Octaviansha menyampaikan pesan kepada relawan. “Mari kita jaga suara untuk paslon 01. Kerja nyata telah terbukti,” imbuh perwakilan Sahabat Lestari ini.

Salah satu relawan Repnas, Gilang Dhielafararez juga tak kalah semangat memberikan pengarahan di depan ratusan relawan. Namun di tengah pidatonya, ada salah satu perempuan naik ke atas panggung. Ia menolak ajakan untuk berpartisipasi pada pemilihan umum 17 April mendatang. Salah satunya karena kabar Jokowi lebih mementingkan infrastruktur. Ia menganggap Indonesia tidak butuh infrastruktur.

Lalu Gilang memberikan penjelasan kepada perempuan tersebut bahwa infrastruktur untuk mempermudah mobilitas barang. Sehingga harga stabil. Bahkan bahan bakar  di seluruh Indonesia memiliki harga yang sama berkat infrastruktur yang terjangkau.

“Maka jangan mudah terpengaruh dengan kabar bohong. Dan kita jangan sampai sebar kabar bohong,” tandasnya.

Sosialisasi itu dikemas dalam bentuk drama antara perempuan tersebut dengan Gilang. Hal ini untuk menarik perhatian relawan. Supaya memahami pesan yang disampaikan secara berkesan.

]]>
Ali Mustofa Mon, 18 Mar 2019 11:00:05 +0700
<![CDATA[Ratakan Bangunan Lama, Polres Jepara Tempati Gedung Tiga Lantai]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/16/125508/ratakan-bangunan-lama-polres-jepara-tempati-gedung-tiga-lantai https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/16/ratakan-bangunan-lama-polres-jepara-tempati-gedung-tiga-lantai_m_125508.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/16/ratakan-bangunan-lama-polres-jepara-tempati-gedung-tiga-lantai_m_125508.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/16/125508/ratakan-bangunan-lama-polres-jepara-tempati-gedung-tiga-lantai

Jajaran Polres Jepara mulai menempati gedung Mapolres baru dalam beberapa pekan terakhir. Sedangkan bangunan lama telah diratakan dengan tanah.]]>

KOTA – Jajaran Polres Jepara mulai menempati gedung Mapolres baru dalam beberapa pekan terakhir. Sedangkan bangunan lama telah diratakan dengan tanah.

Semua unit sudah memanfaatkan bangunan tiga lantai tersebut untuk memberikan pelayanan. Hanya Satreskrim dan pelayanan Surat Izin Mengemudi (SIM) yang masih menggunakan bangunan lama. Kantor mapolres yang berada berada di belakang pagar utama sudah dirobohkan. Begitu juga dengan bangunan di halaman mapolres. Saat ini bekas bangunan ditata kembali untuk memperluas halaman.

Seperti yang terlihat kemarin. Bekas bangunan lama yang telah rata ditata beberapa pekerja. Tanah dan beberapa material bangunan yang berserakan ditutup dengan batako. Sehingga tampak lebih rapi.

Pembangunan gedung dan penataan Mapolres Jepara bersumber dari anggaran daerah. Sebagian penataan juga diambilkan dari Polres Jepara. Untuk pembangunan gedung menghabiskan sekitar Rp 9 miliar yang bersumber dari APBD Jepara.

“Kami sampaikan terima kasih kepada Pemkab Jepara atas dukungannya selama ini. Sehingga fasilitas yang telah dibangun bisa kami manfaatkan untuk palayanan kepada masyarakat,” kata Kapolres Jepara AKBP Arif Budiman melalui Paur Subbag Humas Polres Jepara, Ipda Edy Purwanto.

Meski sudah ditempati, peresmian bakal digelar pada 28 Maret mendatang. Direncanakan Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Condro Kirono hadir dalam acara itu. Sehari setelah peresmian juga akan mendatangkan budayawan, Emha Ainun Najib bersama grup musik Kyai Kanjeng.

“Harapannya pengajian bersama Cak Nun nanti bisa memberikan pencerahan terutama dalam menghadapai kontestasi politik saat ini. Hal ini untuk menciptakan suasana yang aman dan kondusif,” tandasnya.

]]>
Ali Mustofa Sat, 16 Mar 2019 14:23:21 +0700
<![CDATA[Kadisparbud Pingsan saat Apel Pencanangan HUT Jepara, Lalu Meninggal]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/16/125479/kadisparbud-pingsan-saat-apel-pencanangan-hut-jepara-lalu-meninggal https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/16/kadisparbud-pingsan-saat-apel-pencanangan-hut-jepara-lalu-meninggal_m_125479.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/16/kadisparbud-pingsan-saat-apel-pencanangan-hut-jepara-lalu-meninggal_m_125479.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/16/125479/kadisparbud-pingsan-saat-apel-pencanangan-hut-jepara-lalu-meninggal

Tragedi terjadi saat apel pencanangan penyelenggaraan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-470 Kabupaten Jepara dan Hari Kartini di alun-alun kemarin.]]>

JEPARA – Tragedi terjadi saat apel pencanangan penyelenggaraan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-470 Kabupaten Jepara dan Hari Kartini di alun-alun kemarin. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Kadisparbud) Jepara Basuki Wijayanto pingsan di tengah membacakan laporan pencanangan penyelenggaraan HUT Kabupaten Jepara. Dia akhirnya meninggal setelah mendapat perawatan di Rumah Sakit Umum (RSU) Kartini Jepara.

Awalnya, pada pukul 06.45 apel dimulai seperti biasa. Petugas upacara saat itu dari Disparbud Jepara. Kepala Bidang (Kabid) Pemasaran Pariwisata Disparbud Florentina Budi Kurniawati bertindak sebagai pemimpin apel. Sedangkan Bupati Ahmad Marzuqi bertindak sebagai pembina apel.

Usai laporan pemimpin apel, sekitar pukul 06.50 dilanjutkan laporan pencanangan penyelengaraan Hari Jadi Jepara dan Hari Kartini 2019 oleh Basuki Wijayanto. Awalnya, pembacaan laporan berjalan biasa saja. Namun, saat pembacaan memasuki lembar keempat atau tepatnya pada laporan rangkaian kegiatan, tiba-tiba terhenti sekitar lima detik. Padahal laporan itu masih ada empat lembar lagi atau totalnya delapan lembar.

Basuki terlihat membungkuk sambil memegang dada kirinya. Raut mukanya meringis. Namun, dia masih tetap mencoba berdiri di tengah lapangan. Setelah selang beberapa detik dia mengatakan sudah tidak kuat melanjutkan. ”Ehem, saya sudah tidak kuat,” kata Basuki pelan.

Melihat kejadian itu, Wakapolres Jepara Kompol Pranandya Subiyakto yang berada di barisan pimpinan perangkat daerah berlari ke tengah lapangan. Lalu menghampiri dan merangkul Basuki.

Dia dipapah dibantu berjalan meninggalkan arena apel. Baru beberapa langkah, terlihat ia sudah tidak mampu melangkah.

Kemudian Asisten III Setda Jepara Edy Sujatmiko, Kepala Dishub Deni Hendarko, serta peserta upacara yang berada di depan berlari menghampiri Basuki yang dipapah wakapolres. Lalu, mereka membopong Basuki keluar lapangan. Kemudian ditandu ke dalam mobil ambulans untuk dilarikan ke Rumah Sakit Umum (RSU) Kartini Jepara.

”Pak Basuki terlihat pucat dan lemas. Saat saya bopong ke luar lapangan, nafasnya sudah megap-megap dan suaranya sudah grok... grok...,” kata Wakapolres Jepara Pranandya kepada Jawa Pos Radar Kudus.

Tidak sempat terjadi kekacauan dalam upacara tersebut. Laporan kegiatan kemudian dilanjutkan dibacakan Asisten 3 Setda Jepara Edy Sujatmiko.

Sesampainya di RSUD RA Kartini, Basuki sudah tidak sadarkan diri. Sesuai prosedur pemeriksaan paru-paru dan jantung dilakukan tim medis. Kondisi Basuki sempat membaik. Namun, tidak lama kondisi jantungnya kembali melemah. Hingga akhirnya menghembuskan nafas terakhir sekitar pukul 07.20.

Menurut Direktur RSU Kartini Jepara Dwi Susilowati, Basuki meninggal lantaran penyakit jantung. ”Jantung dan paru-paru sudah kami periksa,” katanya.

Sementara itu, salah satu staf Disparbud Jepara Windi Novia Ratri Wardhani, mengatakan, beberapa hari yang lalu Basuki sempat memberikan pesan kepadanya. ”Tiba-tiba dalam sebuah kesempatan Pak Basuki berpesan begini: ’Kalau bekerja pakai hati. Pekerjaan itu tentang rasa. Teruslah memberikan yang terbaik’,” katanya menirukan pesan dari Basuki.

Menurutnya, sosok Basuki adalah pemimpin yang melayani dengan hati. Tidak pernah menunjukkan raut muka galak dan marah. ”Saya bersaksi beliau orang baik,” ujarnya. Dia menambahkan, memang Senin lalu Basuki mengeluhkan sesak nafas. Lalu Selasa minta teman staf untuk memijat.

Sementara itu, informasi meninggalnya Basuki diterima Bupati Jepara Ahmad Marzuqi saat hendak melepas peserta jalan sehat pencanangan HUT Jepara. Dia kemudian menyusul ke RSU Kartini Jepara. ”Kita doakan, semoga beliau diterima di sisi Allah SWT,” kata Marzuqi.

]]>
Ali Mustofa Sat, 16 Mar 2019 12:47:48 +0700
<![CDATA[Sahabat Lestari Gelar Pengobatan Gratis di Desa Mangunrejo]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/16/125431/sahabat-lestari-gelar-pengobatan-gratis-di-desa-mangunrejo https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/16/sahabat-lestari-gelar-pengobatan-gratis-di-desa-mangunrejo_m_125431.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/16/sahabat-lestari-gelar-pengobatan-gratis-di-desa-mangunrejo_m_125431.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/16/125431/sahabat-lestari-gelar-pengobatan-gratis-di-desa-mangunrejo

Ratusan warga antre di posko kesehatan Sahabat Lestari di Dukuh Paseban, Desa Mangunrejo, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Demak, baru-baru ini.]]>

DEMAK – Ratusan warga antre di posko kesehatan Sahabat Lestari di Dukuh Paseban, Desa Mangunrejo, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Demak, baru-baru ini. Mereka mendapatkan pelayanan kesehatan dan pengobatan gratis dari tim medis Sahabat Lestari.

Pengobatan gratis ini, merupakan inisiasi Lestari Moerdijat, Dewan Pembina Sahabat Lestari. Kegiatan di Dukuh Paseban, Desa Mangunrejo, tersebut, merupakan rangkaian Program Layanan Kesehatan Gratis Bersama Sahabat Lestari yang sudah digelar 47 kali di Kabupaten Demak. Pada kegiatan layanan kesehatan ini, berhasil melayani 170 warga.

Koordinator kegiatan Pidi Winata, mengungkapkan, layanan kesehatan tersebut untuk mempermudah masyarakat mendapatkan pengobatan. Meski sudah ada puskesmas, sebagian warga ada yang kesulitan mengakses kesehatan. Mulai dari kendala transportasi hingga kondisi ekonomi.

”Kami hadir untuk memberikan layanan kesehatan, berupa pemeriksaan dan pengobatan gratis bagi warga Kabupaten Demak,” katanya.

Acara layanan kesehatan dan pengobatan gratis disertai cek kolesterol, gula darah asam urat, dan penyakit umum lain. Setelah melalui pemeriksaan, warga mendapatkan obat sesuai diagnosa dari  tim medis.

Ratusan warga semakin antusias ketika artis ibu kota sekaligus Duta Sahabat Lestari Raeshard Octaviansha hadir di acara tersebut. Bersama tim tim medis Sahabat Lestari, dia juga memberikan tips kesehatan dan sosialisasi pentingnya menjaga kesehatan. Tim medis juga menjelaskan tentang gejala penyakit dislipidemia.

”Namanya mungkin asing bagi bapak-ibu. Sering mengeluh nyeri kepala dan rasa tegang di otot leher? Hindari makan-makanan yang banyak mengandung lemak, seperti gorengan dan lemak daging. Perbanyak makan sayur dan buah," kata Raeshard.

Salah satu warga, Langgeng berharap, kegiatan layanan kesehatan tetap berlanjut. Tidak hanya sekali diadakan. ”Saya mengucapkan terima kasih kepada Ibu Lestari Moerdijat yang telah menyelenggarkan acara layanan kesehatan ini. Tentunya acara ini sangat bermanfaat untuk warga," paparnya.

]]>
Ali Mustofa Sat, 16 Mar 2019 09:57:11 +0700
<![CDATA[Tingkatkan Kualitas SDM, 125 Pejabat Ikuti Pelatihan SPSE Versi 4.3]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/14/124983/tingkatkan-kualitas-sdm-125-pejabat-ikuti-pelatihan-spse-versi-43 https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/14/tingkatkan-kualitas-sdm-125-pejabat-ikuti-pelatihan-spse-versi-43_m_124983.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/14/tingkatkan-kualitas-sdm-125-pejabat-ikuti-pelatihan-spse-versi-43_m_124983.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/14/124983/tingkatkan-kualitas-sdm-125-pejabat-ikuti-pelatihan-spse-versi-43

Sosialisasi Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) versi 4.3 diikuti 125 orang kemarin. Terdiri Kelompok kerja (Pokja) pemilihan, Pejabat Pembuat Komitmen.]]>

KOTA – Sosialisasi Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) versi 4.3 diikuti 125 orang kemarin. Terdiri Kelompok kerja (Pokja) pemilihan, Pejabat Pembuat Komitmen (PPKom), dan Pejabat pengadaan seluruh perangkat daerah di Kabupaten Jepara. Kemudian, dinas/kantor/badan vertikal yang ada di Kabupaten Jepara, di antaranya KPU, BPS, Kemenag, RSUD Kelet, dan BPN.

Bertempat di salah satu hotel di Pantai Tirta Samudra, Bandengan Jepara, acara tersebut dibuka secara resmi oleh Wabup Jepara Dian Kristiandi, Rabu (13/3). Kegiatan yang digelar Bagian Pembangunan dan Pengadaan Barang/Jasa Setda Jepara ini, menghadirkan narasumber dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) dan salah satu vendor dari e-katalog.

Dikatakan Dian Kristiandi, aplikasi SPSE versi 4.3 disamping merupakan instrumen turunan dari diberlakukannya Perpres 16/2018. Bertujuan juga untuk mewujudkan penyelenggaraan pengadaan barang/jasa pemerintah secara elektronik yang efisien, efektif, transparan, terbuka, bersaing, adil, dan akuntabel.

Khusus di Kabupaten Jepara, aplikasi SPSE versi 4.3 sudah siap dan terintegerasi langsung dengan Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) sejak awal tahun ini. Dengan tujuan agar sistem baru ini dapat diimplementasikan pada tahun ini juga.

Karenanya, dirinya berharap dalam pelaksanaan pengadaan barang/jasa di masing-masing perangkat daerah dapat berjalan dengan baik, menghasilkan barang/jasa yang berkualitas, dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, dan sesuai rencana yang diinginkan. ”Kedepankan terus tertib administrasi, tertib fisik, tertib mutu kualitas, tertib waktu, dan tertib keuangan,” kata Waki Bupati Jepara.

Pernyataan senada sebelumnya juga disampikan Kepala bagian (Kabag) Pembangunan dan Pengadaan Barang/Jasa Setda, Hery Yulianto. Dia berharap setelah terlaksananya kegiatan sosialisasi, proses pengadaan barang/jasa pemerintah bisa segera terlaksana. Sehingga pembangunan di Kabupaten Jepara bisa segera berproses.

Untuk bisa menggunakan aplikasi SPSE versi 4.3 ini, para PPKom, Pokja Pemilihan, dan Pejabat pengadaan diwajibkan melakukan aktivasi ulang sertifikat digital terlebih dahulu. ”Segera lakukan aktivasi ulang secara langsung di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kabupaten Jepara, dalam hal ini di Diskominfo Jepara,” imbau Hery.

]]>
Ali Mustofa Thu, 14 Mar 2019 11:40:28 +0700
<![CDATA[Anggota GOW Jepara Rias Ibu-Ibu dalam Setengah Jam]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/14/124975/anggota-gow-jepara-rias-ibu-ibu-dalam-setengah-jam https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/14/anggota-gow-jepara-rias-ibu-ibu-dalam-setengah-jam_m_124975.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/14/anggota-gow-jepara-rias-ibu-ibu-dalam-setengah-jam_m_124975.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/14/124975/anggota-gow-jepara-rias-ibu-ibu-dalam-setengah-jam

Salah satu anggota Gabungan Organisasi Wanita Jepara bergegas duduk di depan puluhan anggota lainnya. Kemudian sebuah kain digunakan perias menutupi bagia badan]]>

KOTA – Salah satu anggota Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Jepara bergegas duduk di depan puluhan anggota lainnya. Kemudian sebuah kain digunakan perias menutupi bagian badan mulai dari leher hingga ke bawah. Selama setengah jam wajah anggota GOW yang sebelumnya tanpa riasan, disulap menjadi wajah yang anggun.

Praktik rias itu diberikan oleh pemateri rias kepada anggota GOW Jepara belum lama ini. Puluhan ibu-ibu anggota Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Jepara antusias mengikuti pelatihan rias di kompleks Pendapa Wakil Bupati Jepara. Kegiatan tersebut rutin digelar setiap sebulan sekali. Selain GOW, juga melibatkan Harpi Melati dan Tiara Kusuma sebagai pemateri rias.

Ketua GOW Jepara Hesti Nugroho mengatakan, perempuan harus selalu tampil cantik dan menarik. Namun dalam make-up juga disesuaIkan dengan karakter wajah dan kulit. Ada teknik dan cara tertentu dalam rias wajah. Harapannya anggota GOW dan wanita Jepara secara umum mampu tampil cantik dan anggun.

”Dengan tampil cantik dan menarik, perempuan Jepara tidak meninggalkan keanggunannya sebagai perempuan Jawa,” kata sosok yang saat ini mencalonkan diri menjadi anggota legislatif.

Selain membekali anggotanya dengan kemampuan berhias, Hesti juga menanamkan nilai kepedulian sosial. Sebelumnya, organisasi yang terdiri dari berbagai organisasi wanita di Jepara ini tercatat pernah melaksanakan kegiatan sosial. Di antaranya berkunjung ke tempat pengungsian korban tanah longsor di Desa Kunir, Keling dan berpartisipasi bersih pantai Blebak belum lama ini. 

]]>
Ali Mustofa Thu, 14 Mar 2019 10:59:29 +0700
<![CDATA[Di-Deadline 31 Maret 2019, Empat Ribu Wajib Pajak Belum Lapor SPT]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/14/124970/di-deadline-31-maret-2019-empat-ribu-wajib-pajak-belum-lapor-spt https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/14/di-deadline-31-maret-2019-empat-ribu-wajib-pajak-belum-lapor-spt_m_124970.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/14/di-deadline-31-maret-2019-empat-ribu-wajib-pajak-belum-lapor-spt_m_124970.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/14/124970/di-deadline-31-maret-2019-empat-ribu-wajib-pajak-belum-lapor-spt

Wajib pajak (WP) di Kota ukir yang harus menyampaikan surat pemberitahuan tahunan pajak sebanyak 37.538. Sedangkan yang telah menyampaikan SPT sebanyak 33.519.]]>

KOTA – Wajib pajak (WP) di Kota ukir yang harus menyampaikan surat pemberitahuan tahunan (SPT) pajak sebanyak 37.538. Sedangkan yang telah menyampaikan SPT sebanyak 33.519. Atau 89,29 persen sudah menyampaikan SPT. Masih ada 4.019 WP yang belum menyampaikan laporan.

 Kepala Seksi Pemeriksaan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Jepara Puji Mumpuni mengatakan, Maret merupakan bulannya pajak. Setiap 31 Maret, merupakan batas akhir SPT tahunan pribadi. Aparatur sipil negara, TNI dan Polri wajib sampaikan SPT tahunannya melalui e-filing.

”Ini untuk memberikan sosialisasi, agar tidak terjadi kesalahan dalam pelaporan nanti,” katanya di depan puluhan perwakilan perangkat daerah, saat mengikuti Pekan Panutan SPT Tahunan di Pendapa Jepara kemarin.

Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Jepara, diharapkan segera melaporkan surat pemberitahuan (SPT) tahunan, untuk pajak 2018 sebelum 31 Maret 2019. Hal ini disampaikan Bupati Jepara Ahmad Marzuqi, melalui Asisten III Setda  Jepara Edy Sujatmiko. Kegiatan itu, juga dihadiri Inspektur Kabupaten Jepara Akhmad Junaidi, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Jepara, Lukito Sudi Asmara, pimpinan perangkat daerah, camat, dan bendahara kantor.

”Tinggal dua pekan lagi, silakan bagi yang belum melaksanakan kewajibannya untuk segera melaporkan pajak tahunannya,” kata dia.

Sebelumnya, Bupati Ahmad Marzuqi dan Wakil Bupati Dian Kristiandi, sudah melaporkan SPT tahunan terlebih dulu pada 12 Maret 2019. Sedangkan Sekda Jepara Sholih, melaporkan pajaknya lebih awal, pada akhir Februari lalu. ”Saya harapkan ini, bisa dijadikan contoh seluruh ASN, agar jangan sampai terjadi keterlambatan membayar pajak,” kata dia.

Edy juga menyampaikan pentingnya pajak bagi pembangunan di Kabupaten Jepara. Dengan membayar pajak tahunan, tentu saja akan berpengaruh terhadap proses pembangunan di Kota Ukir. Pajak perorangan yang terkumpul, akan dikembalikan lagi ke daerah. Lewat dana perimbangan, dana bagi hasil pajak, dana alokasi khusus (DAK), maupun dana alokasi umum (DAU). ”Semakin tinggi pajak yang kita bayarkan, dana bagi hasil yang diterima juga semakin besar,” katanya.

]]>
Ali Mustofa Thu, 14 Mar 2019 10:50:23 +0700
<![CDATA[Yayasan Dharma Bakti Lestari Seminarkan Kajian Sejarah Ratu Kalinyamat]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/14/124955/yayasan-dharma-bakti-lestari-seminarkan-kajian-sejarah-ratu-kalinyamat https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/14/yayasan-dharma-bakti-lestari-seminarkan-kajian-sejarah-ratu-kalinyamat_m_124955.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/14/yayasan-dharma-bakti-lestari-seminarkan-kajian-sejarah-ratu-kalinyamat_m_124955.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/14/124955/yayasan-dharma-bakti-lestari-seminarkan-kajian-sejarah-ratu-kalinyamat

Yayasan Dharma Bakti Lestari telah melaksanakan dua kali focus group discussion. Keduanya mengangkat isu meneguhkan kembali Ratu Kalinyamat sebagai pahlawan.]]>

JEPARA Yayasan Dharma Bakti Lestari telah melaksanakan dua kali focus group discussion. Keduanya mengangkat isu meneguhkan kembali Ratu Kalinyamat sebagai pahlawan nasional awal pekan lalu. Selanjutnya akan digelar seminar nasional dan audiensi dengan Pemerintah Kabupaten Jepara dalam lanjutan upaya pengajuan gelar pahlawan nasional.

Pembina Yayasan Dharma Bakti Lestari Lestari Moerdijat melalui Nur Hidayat mengatakan target penyelesaian kajian dan penyusunan berkas pengajuan selesai April. Karena Agustus 2019 batas akhir penganugerahan gelar pahlawan. “FGD suah kami laksanakan. Dokumentasinya akan kami himpun sebagai salah satu berkas pendukung. Lalu kami akan audiensi dengan Pemkab Jepara dan menggelar seminar nasional,” tuturnya.

Sambil menjalin komunikasi dengan pemkab, pihaknya juga menyiapkan kajian akademis sebagai pelengkap administrasi pengajuan. Sebelumnya, telah dikaji Universitas Gajah Mada (UGM) dan Universitas Diponegoro (Undip). Hasil itu akan disempurnakan dengan mengevalusi penolakan dari pusat pada pengajuan tahun 2005 lalu.

“Pengajuan tahun ini harapannya bisa terwujud dengan kerja sama semua kalangan masyarakat. Kami butuh dukungan tidak mungkin berjalan sendiri,” katanya.

Sebelumnya, Lestari Moerdijat sempat melakukan pertemuan dan diskusi dengan juru kunci makam Sultan Hadlirin Ratu Kalinyamat. Juga diikuti pengurus yayasan pengelola kawasan makam Kalinyamat dan milenial penggiat sejarah Jepara yang bergabung dalam Yayasan Lembayung Kalinyamatan.

Lestari juga mengungkapkan tindak lanjut niatnya mengusulkan Ratu Kalinyamat sebagai pahlawan nasional. "Dalam rangka proses mengusulkan hal itu (Ratu Kalinyamat jadi pahlawan nasional) sangat dibutuhkan kerja sama yang berkesinambungan antara masyarakat, pemerintah daerah, dan para penggiat sejarah agar proses pengajuan bisa disetujui Pemerintah Pusat," lanjut Lestari Moerdijat.

Pengurus yayasan KH Ali Syafii menyambut baik ide Lestari Moerdijat tersebut. Ia pun siap mendukung keinginan Lestari Moerdijat untuk mengangkat Ratu Kalinyamat sebagai pahlawan nasional.

"Semoga keinginan dan usaha Ibu Lestari Moerdijat untuk mengusulkan Ratu Kalinyamat sebagai pahlawan nasional bisa segera terwujud. Kami sebagai pengurus yayasan siap membantu total dan siap untuk menyediakan semua bukti yang diperlukan dalam pengajuan tersebut," katanya.

]]>
Ali Mustofa Thu, 14 Mar 2019 09:20:06 +0700
<![CDATA[Pemkab Dukung Pengajuan Gelar Pahlawan Nasional untuk Ratu Kalinyamat]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/13/124735/pemkab-dukung-pengajuan-gelar-pahlawan-nasional-untuk-ratu-kalinyamat https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/13/pemkab-dukung-pengajuan-gelar-pahlawan-nasional-untuk-ratu-kalinyamat_m_124735.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/13/pemkab-dukung-pengajuan-gelar-pahlawan-nasional-untuk-ratu-kalinyamat_m_124735.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/13/124735/pemkab-dukung-pengajuan-gelar-pahlawan-nasional-untuk-ratu-kalinyamat

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara mendorong pemberian gelar pahlawan nasional untuk Ratu Kalinyamat oleh Yayasan Dharma Bakti Lestari.]]>

KOTA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara mendorong pemberian gelar pahlawan nasional untuk Ratu Kalinyamat oleh Yayasan Dharma Bakti Lestari. Sebelumnya, upaya ini sudah pernah dilakukan, namun belum disetujui pemerintah pusat, lantaran perjuangan Kalinyamat dianggap, masih sebagai mitos.

“Kami juga sudah pernah mengusulkan kepada pemerintah pusat. Tahun 2005 bersama pusat penelitian dari Universitas Diponegoro dan tahun 2016 bersama UGM (Universitas Gajah Mada),” ujar Bupati Jepara Ahmad Marzuqi dalam sambutannya yang dibacakan Kabag Kesra Pemkab Jepara Suhendro, Minggu, (10/3) pada Focus Group Discussion meneguhkan Ratu Kalinyamat sebagai pahlawan nasional.

Bupati Jepara mengaku kecewa lantaran usulannya tak diterima pemerintah pusat. Alasan penolakan gelar pahlawan nasional bagi Ratu Kalinyamat bukan didasarkan sepak terjangnya dalam mengusir penjajah, pemberdayaan ekonomi, dan politik yang menjadi poin penting dalam perjuangannya. Tapi malah justru tapa wuda sinjang rekma yang dinilai salah tafsir. “Alasannya tapa wuda sinjang rekma. Kalimat itu kiasan. Jadi yang dimaksud itu bukan bertapa tanpa busana, tapi yang dimaksud itu Ratu Kalinyamat meninggalkan urusan keduniawian,” kata Marzuqi.

Sebagai seorang raja, lanjut Marzuqi, Ratu Kalinyamat meninggalkan kerajaan. Menanggalkan kemewahan sebagai ratu. Kemudian mengasingkan diri ke tempat terpencil. “Ini adalah perjuangan yang sangat luar biasa. Jadi jangan hanya dilihat tapa wuda sinjang rekma karena ada perbedaan penafsiran,” ungkapnya.

Penganugerahan pahlawan nasional, seharusnya lebih didasarkan pada sejauh mana peran sang tokoh dalam perjuangan nasional pada zamannya, kepeloporannya, patriotismenya, dan nasionalismenya. “Saya pikir tulisan penulis Portugis, Diego de Couto menggambarkan Ratu Kalinyamat sebagai Ratu Jepara yang berkuasa. Apalagi ia sudah dua kali menyerang Portugis di Malaka, 1550 dan 1574,” kata dia. 

Penulis Buku Ratu Kalinyamat Hadi Priyanto mengatakan, sesuai Undang Undang No. 20 tahun 2009 tentang Gelar, Tanda Jasa dan Kehormatan, pada pasal 1 ayat 3, ratu Kalinyamat dinilai memenuhi unsur tersebut. Di antaranya, pernah memimpin dan melakukan perjuangan bersenjata, atau perjuangan politik melawan penjajah, melahirkan pemikiran besar yang berguna bagi pembangunan bangsa, serta menghasilkan karya besar untuk bangsa dan negerinya. “Kita tentu ingin jadikan Ratu Kalinyamat bukan saja sebagai tokoh lokal Jepara yang secara kultural hanya mewarnai perkembangan Jepara, tapi secara de facto dan de jure ketokohannya layak menjadi milik bangsa Indonesia,” tuturnya.

]]>
Ali Mustofa Wed, 13 Mar 2019 11:48:42 +0700
<![CDATA[Harijanto Arbi Gelar Operasi Katarak Gratis bagi Warga di Jepara]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/13/124726/harijanto-arbi-gelar-operasi-katarak-gratis-bagi-warga-di-jepara https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/13/harijanto-arbi-gelar-operasi-katarak-gratis-bagi-warga-di-jepara_m_124726.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/13/harijanto-arbi-gelar-operasi-katarak-gratis-bagi-warga-di-jepara_m_124726.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/13/124726/harijanto-arbi-gelar-operasi-katarak-gratis-bagi-warga-di-jepara

Setelah menggelar operasi katarak di Kudus, Harijanto Arbi kembali menggelar kegiatan serupa di Jepara. Warga dari Kudus dan Demak juga boleh ikut.]]>

JEPARA – Setelah menggelar operasi katarak di Kudus, Harijanto Arbi kembali menggelar kegiatan serupa di Jepara. Meski digelar di Kota Ukir, warga dari Kudus dan Demak juga boleh ikut. Progam Bakti Harijanto Arbi Berbakti Untuk Negeri itu mengutamakan penderita katarak dari warga kurang mampu.

Operasi Katarak Gratis Bakti Harijanto Arbi di Jepara ini hasil kerja sama dengan PT Sido Muncul, Tolak Angin, RS Graha Husada dan Persatuan Dokter Mata Indonesia (Perdami). Kegiatan sosial itu akan digelar Sabtu (30/3) mendatang. Lokasinya di RS Graha Husada, Jalan MH Thamrin No 14, Panggang, Jepara.

”Kudus, Jepara dan Demak adalah tempat saya lahir dan dibesarkan. Saya  ingin berbuat sesuatu untuk banyak orang terlebih di tiga kabupaten itu. Operasi katarak, operasi bibir sumbing, ini hanya langkah awal. Semoga ke depan saya bisa membawa manfaat lebih besar lagi,” kata Harijanto Arbi.

Meski digelar di Jepara, layanan ini juga bisa diakses oleh lansia maupun warga kurang mampu dari kabupaten Demak, Kudus, maupun daerah lainnya. Yang terpenting calon pasien memenuhi berbagai syarat yang ditentukan.

Mulai dari fotokopi KTP dan KK, tidak hipertensi, tak punya riwayat penyakit jantung, tidak menderita asma atau batuk kronik, serta usia minimal 40 tahun. Dan pasien juga harus menyertakan surat keterangan tidak mampu (SKTM) dari pihak berwenang.

”SKTM boleh diganti dengan Kartu Indonesia Sehat (KIS) atau yang sejenis. Intinya pasien harus berasal dari kalangan kurang mampu, karena itu prioritas,” jelas Harijanto Arbi.

Pendaftaran Operasi Katarak Gratis Bakti Harijanto Arbi ini dibuka hingga Jumat (22/3) mendatang. Sebelum operasi, calon pasien akan dilakukan screening oleh tim dokter yang ditunjuk Perdami. Proses tersebut untuk memastikan layak tidaknya pasien tersebut dioperasi katarak.

”Pendaftaran bisa menghubungi 085647114607 (Lana - tim Posko Harijanto Arbi) atau 085336644400 (Erwin - RS Graha Husada),” timpalnya.

Legenda bulu tangkis Indonesia ini berharap, operasi katarak gratis itu bisa membantu banyak lansia. Karena, banyak lansia yang mengalami gangguan penglihatan. Mereka tak bisa melihat wajah anak cucunya. ”Ada juga yang tak bisa menghadiri pengajian bahkan tak mampu lagi membaca huruf dan ayat kitab suci karena serangan katarak,” harap Harijanto Arbi.

Seperti pengalaman Fathonah, perempuan berusia 65 yang telah mengikuti operasi katarak gratis. Usai dioperasi, penglihatannya kembali normal. Lansia warga Kudus ini juga sudah bisa kembali membaca Alquran di usia senjanya.

”Sebuah kebahagiaan besar bagi saya jika bisa menghadirkan senyum cerah di wajah kakek nenek dari kalangan kurang mampu,” tandas pemilik Smash 100 Watt ini. (lia)

]]>
Ali Mustofa Wed, 13 Mar 2019 10:55:49 +0700
<![CDATA[Tiga Jabatan Kepala Dinas Pemkab Jepara Direbut 22 Orang]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/12/124557/tiga-jabatan-kepala-dinas-pemkab-jepara-direbut-22-orang https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/12/tiga-jabatan-kepala-dinas-pemkab-jepara-direbut-22-orang_m_124557.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/12/tiga-jabatan-kepala-dinas-pemkab-jepara-direbut-22-orang_m_124557.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/12/124557/tiga-jabatan-kepala-dinas-pemkab-jepara-direbut-22-orang

Pendaftar enam jabatan kepala dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jepara mencapai 36 orang. Semua pendaftar dinyatakan memenuhi syarat.]]>

KOTA – Pendaftar enam jabatan kepala dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jepara mencapai 36 orang. Setelah panitia memverifikasi berkas administrasi pendaftar, kemarin diumumkan hasilnya. Semua pendaftar dinyatakan memenuhi syarat.

Tiga dinas paling banyak peminat pendaftar. Yaitu sebanyak 14 pegawai berebut dua kepala dinas. Masing-masing tujuh pegawai. Yaitu di posisi kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah, Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Dan Diskop UKM Nakertrans. Satu jabatan kepala Dinas Lingkungan Hidup diperebutkan delapan pegawai.

Sisanya tidak terlalu banyak. Yaitu di posisi kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Kepala dinas Pendidikan dan Olahraga, dan Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan.

Usai dinyatakan lolos, seluruh peserta mengikuti tahapan selanjutnya. Yakni uji kompetensi. Uji kompetensi akan digelar pada Rabu - Jumat (13-15/3) di Hotel Baron Indah, Surakarta. Jika saat pelaksanaan peserta tidak mengikuti atau tidak hadir dalam tahapan uji kompetensi dianggap mengundurkan diri. Atau dinyatakan gugur pada seleksi terbuka pengisian enam jabatan kepala dinas.

Usai diumumkan, peserta yang lolos akan mengikuti seleksi uji kompetensi. Dilanjutkan uji gagasan dan wawancara. Jika semua tahapan sudah selesai, panitia seleksi akan memilih tiga pendaftar terbaik dari tiap jabatan. Kemudian direkomendasikan ke Bupati Jepara Ahmad Marzuqi.

“Nama yang direkomendasikan tidak langsung diputuskan. Namun dibawa ke Komisi Aparatur Sipil Negara untuk dikonsultasikan,” tutur Kabid Perencanaan dan Pengembangan SDM pada Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jepara Sridana Paminto kemarin.

Dari hasil rekomendasi KASN, bupati memutuskan satu dari tiga pendaftar yang menduduki jabatan kepala dinas. Pengajuan rekomendasi ke KASN untuk memastikan prosedur dan syarat dari pejabat yang bersangkutan tidak menyalahi regulasi.

“Keputusan akhir ada di bupati selaku pejabat pembina pegawai di lingkungan Pemkab Jepara,” tandasnya.

]]>
Ali Mustofa Tue, 12 Mar 2019 15:31:15 +0700
<![CDATA[Masyarakat Sepakat Ratu Kalinyamat Jadi Pahlawan Nasional]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/11/124229/masyarakat-sepakat-ratu-kalinyamat-jadi-pahlawan-nasional https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/11/masyarakat-sepakat-ratu-kalinyamat-jadi-pahlawan-nasional_m_124229.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/11/masyarakat-sepakat-ratu-kalinyamat-jadi-pahlawan-nasional_m_124229.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/11/124229/masyarakat-sepakat-ratu-kalinyamat-jadi-pahlawan-nasional

Dukungan gagasan pengajuan Ratu Kalinyamat sebagai pahlawan nasional mengalir dari berbagai unsur. Masayarakat Kota Ukir sepakat dengan pengajuan tersebut.]]>

JEPARA – Dukungan gagasan pengajuan Ratu Kalinyamat sebagai pahlawan nasional mengalir dari berbagai unsur. Selain Yayasan Dharma Bakti Lestari yang tahun ini memulai gagasan itu, Yayasan Sultan Hadlirin, Yayasan Lebayung, Lesbumi, dan berbagai kalangan masyarakat Kota Ukir sepakat dengan pengajuan tersebut.

Hal ini terungkap pada focus group discussion (FGD) yang diikuti berbagai unsur masyarakat dan kelompok di RM Maribu kemarin. Pengajuan yang pernah dilancarkan pada 2005 dan 2016 lalu gagal. Tahun ini Yayasan Dharma Bakti Lestari yang di-pandegani Lestari Moerdijat kembali mengusulkan.

Dari pengajuan sebelumnya, pusat dalam hal ini Kementerian Sosial RI menolak, karena ada satu hal yang dianggap tidak memenuhi syarat. Yakni topo wudo sinjang retno yang dilakukan Ratu Kalinyamatan. Penafsiran istilah tersebut dimaknai secara harfiah, seakan-akan Ratu Kalinyamat bertapa tanpa memakai selembar kain pun.

”Padahal makna dari kiasan itu, meninggalkan semua kemewahan kerajaan dan kekuasannya sebagai ratu. Ingin menyepi introspeksi diri mendekatkan diri kepada Allah,” ujar Nur Hidayat, perwakilan Yayasan Dharma Bakti Lestari.

Di sisi lain, secara substansi sosok Ratu Kalinyamat harus diperjuangkan sebagai pahlawan. Pemahaman dan visinya mengenai poros maritim membuat industri perkapalan di Jepara -baik kapal perang maupun kapal dagang- tumbuh dan berkembang dengan pesat. Di bawah kepemimpinan Ratu Kalinyamat, Jepara kerap dimintai bantuan untuk mengusir kolonial Portugis yang mulai mencengkeram sejumlah wilayah di nusantara.

”Pada kesempatan ini, Yayasan Dharma Bakti Lestari mengajak Pemerintah Kabupaten Jepara dan segenap warga Jepara, serta semua pihak terkait untuk bersama-sama menggelorakan kembali usulan pemberian gelar pahlawan nasional. Terlebih untuk mengingatkan semua pihak, bahwa sudah pantas dan saatnya gelar pahlawan nasional diberikan kepada Ratu Kalinyamat,” imbuhnya.

Gelar itu bukan saja penghargaan kepada sang ratu, tetapi penghargaan bagi segenap perempuan Indonesia. Juga sebuah bukti, bahwa visi poros maritim yang dijalankan oleh Presiden Joko Widodo adalah sebuah keniscayaan.

Alamsyah, peneliti dari Universitas Diponegoro, mengatakan, dibutuhkan literatur kajian sebelumnya untuk dihimpun. Kemudian ditelaah apa kekurangan pengajuan sebelumnya. Hingga ditolak oleh pemerintah pusat. ”Dengan berkumpulnya semua elemen masyarakat Jepara dan menyepakati pengajuan ini sangat bagus. Dokumentasi dan laporan ini bisa menjadi bahan untuk melengkapai berkas pengajuan,” tuturnya.

Sementara itu, Bupati Jepara Ahmad Marzuqi mendukung penuh upaya tersebut. Berkas-berkas yang sebelumnya diajukan bisa dikaji lagi. ”Kami sudah mengajukan. Tahun ini ada pihak yang mengajukan lagi. Kami mewakili masyarakat Jepara menyampaikan terima kasih. Pasti kami dukung,” katanya.

]]>
Ali Mustofa Mon, 11 Mar 2019 06:59:51 +0700
<![CDATA[Miliki E-KTP, 27 WNA di Jepara Tak Masuk DPT Pemilu 2019]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/09/123989/miliki-e-ktp-27-wna-di-jepara-tak-masuk-dpt-pemilu-2019 https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/09/miliki-e-ktp-27-wna-di-jepara-tak-masuk-dpt-pemilu-2019_m_123989.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/09/miliki-e-ktp-27-wna-di-jepara-tak-masuk-dpt-pemilu-2019_m_123989.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/09/123989/miliki-e-ktp-27-wna-di-jepara-tak-masuk-dpt-pemilu-2019

Keberadaan warga negara asing (WNA) yang memiliki kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) di Jepara dipastikan tidak masuk daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu.]]>

KOTA –  Keberadaan warga negara asing (WNA) yang memiliki kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) di Jepara dipastikan tidak masuk daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu 2019 mendatang. Di kota Ukir terdapat 27 WNA yang memiliki e-KTP.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jepara, Subchan Zuhri, memastikan tidak ada WNA yang tercatat sebagai pemilih. Berdasarkan koordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Jepara tercatat ada 27 WNA yang memegang e-KTP.

”Dari data Disdukcapil ada 27 WNA yang memiliki e-KTP. Semuanya tidak ada yang masuk DPT,” kata Subchan kemarin.

Meski memiliki e-KTP, kata Subchan, WNA yang tinggal di Jepara tidak bisa memilih pada Pemilu 2019. Sebab, syarat menjadi pemilih yaitu warga negara Indonesia (WNI). Bagi pemilih yang sudah tercatat di dalam DPT, katanya, saat tiba hari pemilihan pada 17 April 2019, maka harus membawa formulir C6 berikut kartu  identitas ketika datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS). Hal itu untuk memastikan data pemilih di formulir C6 dan di e-KTP dengan kartu identitas yang dibawa sama.

”Bagi yang sudah tercatat DPT, pemilih membawa C6 dan menunjukkan identitas, misalnya surat keterangan sudah melakukan perekaman e-KTP,  Kartu Keluarga, Paspor, atau surat izin mengemudi,” lanjutnya.

Sementara bagi yang belum tercatat di DPT, kata Subchan, saat mencoblos harus menunjukkan e-KTP. Nantinya akan dicatat sebagai pemilih khusus. 

]]>
Ali Mustofa Sat, 09 Mar 2019 12:32:18 +0700
<![CDATA[Mr Leonard C. Sebastian: Toleransi Menguatkan Islam di Indonesia]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/09/123985/mr-leonard-c-sebastian-toleransi-menguatkan-islam-di-indonesia https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/09/mr-leonard-c-sebastian-toleransi-menguatkan-islam-di-indonesia_m_123985.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/09/mr-leonard-c-sebastian-toleransi-menguatkan-islam-di-indonesia_m_123985.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/09/123985/mr-leonard-c-sebastian-toleransi-menguatkan-islam-di-indonesia

Indonesia tidak akan mengalami nasib yang sama seperti Syuriah dan beberapa negara di timur tengah. Kehancuran negara di timur tengah itu berkaitan ekstremis.]]>

TAHUNAN – Indonesia tidak akan mengalami nasib yang sama seperti Syuriah dan beberapa negara di timur tengah. Kehancuran beberapa negara di timur tengah itu berkaitan dengan ekspansi kelompok-kelompok radikal atau ekstremis. Hal ini disampaikan dalam kuliah umum Islamic Contestation in Indonesia: Reading Islamic Politics Direction and Militant Movement, Mr Leonard C. Sebastian kemarin di ruang seminar, Unisnu Jepara. Acara yang dibuka Rektor Unisnu Sa’dullah Assa’idi itu diikuti puluhan dosen dan mahasiswa Unisnu.

Mr Leonard juga memberikan alasan, Indonesia memiliki DNA toleransi yang tinggi. Jika ada pihak yang mengkhawatirkan nasib Indonesia seperti negara di timur tengah, ia tidak setuju. ”Selama saya melakukan penelitian di Indonesia, ancaman itu masih bisa diredam. Ada dua organisasi yang kuat saat ini. Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah,” ujar narasumber asal Singapura ini.

Namun dengan perkembangan teknologi saat ini, tantangannya yakni menjaga, mempertahankan, dan menyebarkan landasan toleransi itu kepada generasi muda. Karena tidak bisa dipungkiri, anak muda sekarang lebih tertarik belajar agama dengan ustadz media sosial atau YouTube. ”Karena lebih cepat. Nah peran organisasi ini mengembalikan pola pikir generasi penerus untuk belajar kepada ahlinya. Sehingga tidak mudah terpengaruh,” tuturnya.

]]>
Ali Mustofa Sat, 09 Mar 2019 12:26:53 +0700
<![CDATA[Pemuda Bunyikan Kentongan di Awal Tawur Agung]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/07/123572/pemuda-bunyikan-kentongan-di-awal-tawur-agung https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/07/pemuda-bunyikan-kentongan-di-awal-tawur-agung_m_123572.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/07/pemuda-bunyikan-kentongan-di-awal-tawur-agung_m_123572.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/07/123572/pemuda-bunyikan-kentongan-di-awal-tawur-agung

Ratusan Umat Hindu Jepara melakukan ritual Mecaru atau Tawur Agung di Pura Dharma Loka, Desa Plajan, Pakis Aji, kemarin. Ini dilakukan sebelum Hari Raya Nyepi.]]>

PAKISAJI - Ratusan Umat Hindu Jepara melakukan ritual Mecaru atau Tawur Agung di Pura Dharma Loka, Desa Plajan, Pakis Aji, kemarin. Prosesi tersebut dilakukan sebagai rangkaian ritual sebelum memasuki Hari Raya Nyepi yang jatuh pada hari ini.

Dalam acara tersebut didatangkan pendharma wacana, Puspo Rinanjoyo. Umat Hindu mulai dari anak-anak sampai orang dewasa memadati pura di jalan utama desa tersebut. Sebelum memasuki pura, pengunjung diberikan wewangen yang terdiri dari bunga warna-warni dan daun pandan. Bunga tersebut digunakan dalam sembahyang selama Tawur Agung berlangsung.

Sementara di depan bagian utama pura beberapa pinandite berdoa sebagai awal prosesi Tawur Agung. Sesaji dan lima ayam disiapkan. Tumpukan bambu dan kayu juga dibakar. Beberapa pemuda membunyikan kentongan dari bambu menjelang doa awal Tawur agung dibacakan.

Pada saat penyampaian darma wacana, Puspo Rinanjoyo mengajak umat hindu di Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka ke 1941 dengan menghargai perbedaan. Terutama dalam menyikapi pesata demokrasi tahun ini. Dengan berbagai rangkaian Nyepi, harapannya umat Hindu ambil bagian dalam mensukseskan tema nasional Nyepi.

“Tahun ini mengambil tema Melalui Catur Berata Penyepian Kita Sukseskan Pemilu 2019,” katanya.

Usai penyepian, umat Hindu diharapkan bisa bersikap bijaksana mengahadapi perhelatan politik. Mampu menyikapi perbedaan bangsa yang harus saling menghormati. Perbedaan dalam hal politik bukan penghalang menyatukan kekuatan bangsa. “Justru dengan perbedaan saling menguatkan,” tuturnya.

Saat Nyepi, umat Hindu melakukan tapa brata pe-Nyepian atau empat pantangan yang tidak boleh dilakukan.Tapa brata ini terdiri dari amati karya atau tidak bekerja, amati lelungan atau tidak bepergian, amati geni atau tidak menyalakan api, dan amati lelanguan atau tidak bersenang-senang.

]]>
Ali Mustofa Thu, 07 Mar 2019 10:22:31 +0700
<![CDATA[Stok Logistik BPBD Jepara Menipis, Kini Andalkan Bantuan Provinsi]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/06/123403/stok-logistik-bpbd-jepara-menipis-kini-andalkan-bantuan-provinsi https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/06/stok-logistik-bpbd-jepara-menipis-kini-andalkan-bantuan-provinsi_m_123403.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/06/stok-logistik-bpbd-jepara-menipis-kini-andalkan-bantuan-provinsi_m_123403.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/06/123403/stok-logistik-bpbd-jepara-menipis-kini-andalkan-bantuan-provinsi

Sejak awal tahun hingga akhir bulan Februari tahun ini, intensitas bencana yang terjadi di Kota Ukir cukup tinggi, membuat logistik yang dimiliki BPBD menipis.]]>

KOTA – Sejak awal tahun hingga akhir bulan Februari tahun ini, intensitas bencana yang terjadi di Kota Ukir cukup tinggi. Tingginya kejadian bencana di Jepara selama awal tahun ini membuat logistik yang dimiliki Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Jepara menipis. Untuk antisipasi kebutuhan logistik bencana selama setahun ke depan, andalkan bantuan droping logistik dari BPBD Provinsi Jawa Tengah.

Sebagian logisitik pangan maupun nonpangan sebelum didrop dari provinsi sudah habis. Seperti stok beras yang awalnya 25 kilogram, habis sejak Januari. Akhir pekan lalu, beberapa logistik didrop ke BPBD Jepara. Sehingga bisa untuk mencukupi kebutuhan logistik sembilan bulan ke depan. “Kami perkirakan bisa untuk persediaan kebutuhan kebencanaan,” kata Kepala Pelaksana Harian BBPBD Jepara Arwin Noor Isdiyanto kemarin.

Logistik yang didrop merupakan pengajuan Desember 2018. Namun baru dikirim ke Jepara awal bulan ini. Jika logistik tersebut dikirim awla tahun, pengadaan logisitik yang bersumber dari anggaran daerah bisa digunakan untuk antisipasi logistik bencana di bulan tersisa tahun ini. Namun saat bencana terjadi sejak awal tahun lalu, logistik yang didistribusikan berasal dari sisa tahun lalu dan pengadaan dari anggaran daerah. “Kami maksimalkan yang ada,” imbuhnya.

Tercatat selama Januari terjadi 64 kejadian bencana dan musibah lain. Dari kejadian tersebut 23 di antaranya adalah banjir, tanah longsor, dan puting beliung. Sisanya musibah lain seperti tenggelam, pohon tumbang, keracunan, dan kejadian lainnya.

Kemudian pada Februari lalu, tercatat ada 12 kejadian musibah. Di antaranya kebakaran dan longsor, masing-masing satu kejadian. Sedangkan sepuluh kejadian lain antara lain penemuan mayat, pohon tumbang, tersambar petir, dan rumah roboh.

“Dari setiap kejadian kami berikan bantuan logistik dasar baik pangan maupun nonpangan. Penyaluran bantuan berdasarkan hasil assessment di lapangan,” katanya.

]]>
Ali Mustofa Wed, 06 Mar 2019 11:33:19 +0700
<![CDATA[Pura-pura Bantu Tambal Ban, Empat Pemuda Bejat Perkosa Gadis 14 Tahun]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/06/123402/pura-pura-bantu-tambal-ban-empat-pemuda-bejat-perkosa-gadis-14-tahun https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/06/pura-pura-bantu-tambal-ban-empat-pemuda-bejat-perkosa-gadis-14-tahun_m_123402.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/06/pura-pura-bantu-tambal-ban-empat-pemuda-bejat-perkosa-gadis-14-tahun_m_123402.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/06/123402/pura-pura-bantu-tambal-ban-empat-pemuda-bejat-perkosa-gadis-14-tahun

Alih-alih memberi pertolongan pada seorang gadis, empat pemuda justru cekoki gadis tersebut dengan miras jenis gingseng. Empat pemuda itu ajak indehoy gadis.]]>

KOTA – Alih-alih memberi pertolongan pada seorang gadis, empat pemuda justru cekoki gadis tersebut dengan miras jenis gingseng. Sebelumnya, gadis berusia 14 tahun, sebut saja Mawar  meminta tolong untuk menambal ban sepeda motor yang sedang dikendarai. Sebagai bentuk imbalan pertolongan, empat pemuda itu ajak indehoy gadis di bawah umur tersebut.

Kejadian bermula saat korban bermain ke Pantai Pungkruk Desa Mororejo, Kecamatan Mlonggo, belum lama ini. Kasus tersebut diungkap Satreskrim Polres Jepara yang berhasil meringkus pemuda asal Jepara karena perlakuan bejatnya mencabuli gadis di bawah umur. Pelaku pencabulan itu adalah JS alias Pocong, 22, FM alias Kempot, 26, keduanya warga Desa Jambu Barat, Mlonggo, dan satu lagi yaitu SH alias Togok, 25, warga Desa Sinanggul Mlonggo. Dan seorang lagi yang kini masih buron yaitu tersangka J alias Blorok, 20.

Kasatreskrim Polres Jepara AKP Mukti Wibowo menjelaskan, awalnya korban, Mawar, 14 warga Desa Jambu Barat, Mlonggo, bersama mereka jalan-jalan dengan mengendarai sepeda motor di Pantai Pungkruk Desa Mororejo kecamatan setempat. Namun saat itu ban motor yang dikendarainya bocor dan korban menelepon FM alias Kempot (tersangka).

”Tersangka FM yang saat itu bersama temannya yaitu JS dan SH serta J, langsung membawa motor ke bengkel. Sambil menunggu tambal ban selesai para tersangka mengajak korban ke Pantai Pungkruk. Di sana korban dipaksa untuk minum-minuman keras. Apabila tidak mau diancam kuncinya tidak dikembalikan,” ungkap Mukti.

Lebih lanjut, Mukti menjelaskan, dengan keadaan terpaksa akhirnya korban meminum miras jenis gingseng hingga keadaan tak berdaya. Hingga akhirnya para tersangka melakukan perbuatan pencabulan terhadap korban di sekitar Pantai Pungkruk.

Tidak puas sampai di situ, korban dibawa ke sebuah gubuk di pinggir sungai di Desa Sinanggul dan kembali dicabuli. Bahkan tersangka JS nekat memperkosa korban.

”Kami sudah tetapkan tersangka dan ditahan. Pelaku dijerat pasal 81 Jo Pasal 76D dan atau pasal 82 Jo Pasal 76E UU RI No 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI No 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak,” ungkapnya.

]]>
Ali Mustofa Wed, 06 Mar 2019 11:26:50 +0700
<![CDATA[Waduh, Ditutup Besok, Lelang Jabatan Enam Kadis Sepi Peminat]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/06/123389/waduh-ditutup-besok-lelang-jabatan-enam-kadis-sepi-peminat https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/06/waduh-ditutup-besok-lelang-jabatan-enam-kadis-sepi-peminat_m_123389.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/06/waduh-ditutup-besok-lelang-jabatan-enam-kadis-sepi-peminat_m_123389.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/06/123389/waduh-ditutup-besok-lelang-jabatan-enam-kadis-sepi-peminat

Lelang enam jabatan kepala dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jepara telah dibuka sejak 20 Februari lalu. Namun hingga kemarin belum ada pendaftar.]]>

KOTA – Lelang enam jabatan kepala dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jepara telah dibuka sejak 20 Februari lalu. Namun hingga kemarin belum ada pendaftar. Padahal pendaftaran akan ditutup Kamis (7/3) mendatang.

Enam posisi tersebut adalah Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Kepala Dinas Koperasi Usaka Kecil Menengah, Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala dinas Pendidikan dan Olahraga, dan Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan.

“Ada kemungkinan calon pendaftar mempersiapkan berkas. Setelah dipastikan beres, baru datang ke posko pendaftaran,” kata Kabid Perencanaan dan Pengembangan SDM pada Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jepara, Sridana Paminto kemarin.

Setiap lelang jabatan, Sridana menjelaskan, persyaratan administrasi sangat penting untuk keberlanjutan tahapan berikut. Meski pendaftar secara persyaratan memenuhi namun secara administrasi tidak lingkap bakal dinyatakan tidak memenuhi syarat.

“Lebih baik dipersiapkan secara matang administrasinya. Lalu daftar dengan datang langsung ke posko dan daftar secara online,” imbuhnya.

Dibukanya lelang jabatan enam kepala dinas tersebut karena beberapa pertimbangan. Di antaranya posisi kepala dinas yang kosong dan mendekati masa pensiun. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang akan memasuki masa pensiun. Kemudian Kepala Dinas Koperasi Usaka Kecil Menengah, Tenaga Kerja dan Transmigrasi kosong. Karena Trisno Santosa yang menjabat sebelumnya dimutasi menjadi Sekretaris DPRD Jepara.

Ada pula Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu kosong. Akhmad Junaidi yang menjabat sebelumnya mutasi menjadi Inspektur Jepara. Sementara Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga, dan Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan juga dalam kekosongan.

“Masing-masing jabatan kepala dinas minimal ada empat pendaftar. Karena pada akhir seleksi ada tiga yang harus lolos untuk diajukan ke bupati. Kalau di awal pendaftaran hanya tiga atau kurang, maka akan diperpanjang. Khusus untuk jabatan yang belum memenuhi kuota minimal pendaftar,” paparnya.

]]>
Ali Mustofa Wed, 06 Mar 2019 10:58:07 +0700
<![CDATA[Mari Dukung Ratu Kalinyamat Jadi Pahlawan Nasional Melalui Petisi Ini]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/06/123374/mari-dukung-ratu-kalinyamat-jadi-pahlawan-nasional-melalui-petisi-ini https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/06/mari-dukung-ratu-kalinyamat-jadi-pahlawan-nasional-melalui-petisi-ini_m_123374.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/06/mari-dukung-ratu-kalinyamat-jadi-pahlawan-nasional-melalui-petisi-ini_m_123374.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/06/123374/mari-dukung-ratu-kalinyamat-jadi-pahlawan-nasional-melalui-petisi-ini

Kelanjutan upaya pengajuan Ratu Kalinyamat sebagai pahlawan nasional ditandai dengan gerakan penandatanganan petisi. Petisi tersebut ditujukan kepada Presiden.]]>

JEPARA – Kelanjutan upaya pengajuan Ratu Kalinyamat sebagai pahlawan nasional ditandai dengan gerakan penandatanganan petisi. Petisi tersebut ditujukan kepada Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.

Hal ini sesuai dengan kesepakatan Yayasan Dharma Bakti Lestari, Yayasan Lembayung Kalinyamatan, Komunitas Mas dan Mbak Jepara, Lesbumi NU Jepara, serta beberapa tokoh masyarakat Jepara. Mereka ingin menghidupkan kembali gagasan menjadikan Ratu Kalinyamat sebagai Pahlawan Nasional yang berasal dari Jepara.

Ratu Kalinyamat tokoh perempuan terbukti melampaui zamannya. Dengan menjadi seorang wanita yang menguasai bidang politik, ekonomi dan militer. Tiga hal yang sama sekali jauh dari gambaran perempuan Jawa saat itu.

“Ayo dukung dan sebarkan petisi ini agar Ratu Kalinyamat bisa didorong menjadi salah satu Pahlawan Nasional Indonesia. Kenali lebih jauh Ratu Kalinyamat melalui http://tiny.cc/ratukalinyamat,” kata Yayasan Dharma Bakti Lestari, Lestari Moerdijat

Menurutnya, Jepara tak hanya memiliki seorang Raden Ajeng Kartini, pejuang dan pelopor kebangkitan kaum perempuan Indonesia. Namun jauh sebelumnya telah melahirkan perempuan hebat lainnya, yaitu Ratu Kalinyamat.

Terlahir dengan nama Retna Kencana, Ratu Kalinyamat adalah salah satu putri dari Raja Demak, Sultan Trenggana, sekaligus cucu dari Raden Patah, pendiri kerajaan Islam pertama di Jawa. Setelah suaminya, Pangeran Hadirin wafat, Ratu Kalinyamat dinobatkan menjadi penguasa Jepara pada 10 April 1549. Meski menjadi penguasa, Ratu Kalinyamat tak melupakan kodratnya sebagai seorang perempuan. Tidak hanya cantik, Ratu Kalinyamat juga cerdas, berpengetahuan luas, memiliki jiwa kepemimpinan yang andal dan piawai berdiplomasi.

Di masa pemerintahannya, Jepara merupakan pusat perdagangan, kekuatan militer, pelabuhan utama bagi ekspor impor. Ratu membangun pelabuhan penyokong di sekitar Jepara. Sekaligus menginisiasi industri ukiran di Jepara. Sehingga bisa berkembang dengan luar biasa. “Ratu juga berhasil membangun kekuatan angkatan laut yang besar sekaligus membangun pakta pertahanan dengan Cirebon, Banten, Palembang, Aceh, Malaka di bagian barat, Makassar, Tidore, dan Maluku di bagian timur,” paparnya.

Pemahaman dan visinya mengenai poros maritim membuat industri perkapalan di Jepara - baik kapal perang maupun kapal dagang- tumbuh dan berkembang dengan pesat. Di bawah kepemimpinan Ratu Kalinyamat, Jepara kerap dimintai bantuan untuk mengusir kolonial Portugis yang mulai mencengkram sejumlah wilayah di Nusantara. Setidaknya tercatat, Ratu Kalinyamat tiga kali mengirim pasukan angkatan lautnya ke Malaka pada 1551, Maluku pada 1565, dan ke Kesultanan Aceh pada 1573.

“Pada kesempatan ini, Yayasan Dharma Bakti Lestari mengajak Pemerintah Kabupaten Jepara dan segenap warga Jepara serta semua pihak terkait untuk bersama-sama menggelorakan kembali usulan pemberian gelar pahlawan Nasional. Terlebih untuk mengingatkan semua pihak. Bahwa sudah pantas dan saatnya gelar Pahlawan Nasional diberikan kepada Ratu Kalinyamat,” imbuhnya.

Gelar itu bukan saja penghargaan kepada sang ratu, tetapi penghargaan bagi segenap perempuan Indonesia, dan sebuah bukti bahwa visi poros maritim yang dijalankan oleh Presiden Joko Widodo adalah sebuah keniscayaan.

]]>
Ali Mustofa Wed, 06 Mar 2019 10:02:38 +0700
<![CDATA[Sehari Lima Orang Terjangkit Demam Berdarah di Jepara]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/05/123146/sehari-lima-orang-terjangkit-demam-berdarah-di-jepara https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/05/sehari-lima-orang-terjangkit-demam-berdarah-di-jepara_m_123146.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/05/sehari-lima-orang-terjangkit-demam-berdarah-di-jepara_m_123146.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/05/123146/sehari-lima-orang-terjangkit-demam-berdarah-di-jepara

Serangan demam berdarah dengue (DBD) merajalela di Jepara. Dalam dua bulan terakhir sudah 300 orang terkena penyakit ini. Rata-rata sehari lima orang terkena.]]>

KOTA - Serangan demam berdarah dengue (DBD) merajalela di Jepara. Dalam dua bulan terakhir sudah 300 orang terkena penyakit ini. Atau rata-rata sehari ada lima orang yang terkena  DBD.

SEMPROT: Petugas Dinas Kesehatan Jepara melakukan foging di daerah terdampak DBD belum lama ini. (DIAN FOR RADAR KUDUS)

Dari jumlah tersebut empat orang di antaranya meninggal dunia. Jika dibandingkan dengan catatan tahun lalu, tahun ini mengalami kenaikan drastis. Dalam 12 bulan pada 2018 hanya 206 kasus dan dua orang meninggal dunia. Sementara di 2019, memasuki akhir Febuari ada 300 kasus lebih. Empat orang di antaranya meninggal.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara M. Fakhrudin mengungkapkan berdasarkan dat tersebut kasus DBD tidak bisa dianggap remeh. Surat edaran mengenai kewaspadaan dini kasus DBD telah disebar ke seluruh wilayah Jepara. “Mulai perangkat daerah, camat, petinggi desa dan kepala puskesmas. Mereka didorong melakukan upaya-upaya pencegahan,” paparnya.

Manurutnya, gerakan-gerakan massal untuk membasmi perkembangan nyamuk Aides Aegyti harus kembali digalakan. Program Gertak (gerakan serentak) DBD dan pemberantasan sarang nyamuk (PSN), setiap hari Jumat dan Minggu, sudah dilaksanakan. “Program lain gerakan melakukan 3 M (menguras, menutup, dan mendaur ulang), ditambah pengoptimalan program satu rumah satu jumantik,” imbuhnya.

Empat orang sudah menjadi korban. Mereka merupakan dua orang warga Desa Krapyak, Tahunan; warga Desa Daren, Nalumsari; serta warga Tiga Juru, Mayong.

Sedangkan untuk daerah terjadinya kasus, paling tinggi saat ini terjadi di Bangsri I  dengan 40 kasus. Kemudian disusul Donorojo dengan 32 kasus, Kembang 32 kasus, Tahunan 30 kasus, dan Keling I 25 kasus. “Dengan cuaca yang masih dominan hujan, ada kemungkinan jumlahnya terus meningkat. Tentu ini sudah ditekan dengan pembasmian jentik nyamuk setiap pekan,” tandasnya.

]]>
Ali Mustofa Tue, 05 Mar 2019 10:53:45 +0700
<![CDATA[DPRD Menindaklanjuti Penyaluran Zakat lewat Baznas]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/05/123127/dprd-menindaklanjuti-penyaluran-zakat-lewat-baznas https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/05/dprd-menindaklanjuti-penyaluran-zakat-lewat-baznas_m_123127.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/05/dprd-menindaklanjuti-penyaluran-zakat-lewat-baznas_m_123127.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/05/123127/dprd-menindaklanjuti-penyaluran-zakat-lewat-baznas

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jepara menindaklanjuti penyaluran zakat melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Jepara tahun ini.]]>

KOTA – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jepara menindaklanjuti penyaluran zakat melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Jepara tahun ini. Hal ini dilakukan setelah mengetahui hasil audiensi Baznas dengan DPRD Jepara belum lama ini.

Ketua DPRD Jepara Junarso mengatakan pihaknya akan melaksanakan rapat koordinasi dengan komisi dan fraksi pekan ini. Koordinasi tersebut terkait komitmen dewan untuk menyalurkan zakat tahun ini melalui Baznas. “Kami dorong semua anggota dewan untuk salurkan zakat lewat Baznas Jepara,” tuturnya.

Dari total perolehan Rp 2,5 miliar lebih pada 2018 zakat dari anggota DPRD tercatat Rp 13,6 juta. Yang sudah menyalurkan lewat Baznas anggota Komisi C. Pihaknya mengimbau kalangan legislatif untuk menyalurkan zakat melalui lembaga tersebut. “Tidak tercatat di Baznas belum tentu tidak salurkan zakat. Ada kemungkinan disalurkan melalui selain Baznas,” paparnya.

Dari hasil penghimpunan zakat tersebut, berbagai kegiatan sosial telah dilaksanakan. Hal ini sebagai bentuk penyaluran zakat. Mulai pengobatan gratis, bedah rumah, dan kegiatan sosial lainnya. “Bentuk penyaluran di lapangan sudah jelas bermanfaat. Tidak ada alasan lain untuk menyalurkan zakat ke Baznas,” imbuhnya.

Ketua Komisi C, Sunarto juga akan memberi dukungan agar penyaluran zakat dan sedekah aparatur di Jepara, dilakukan melalui Baznas. “Payung hukum yang baru diterbitkan bupati itu, kan, senjata. Baznas silahkan menggunakan senjata ini untuk optimalisasi. Apalagi manfaat Baznas sudah benar-benar dirasakan masyarakat,” tandasnya.

Payung hukum dimaksud adalah Perbup Nomor 4 tahun 2019, tentang Tata Cara Pemungutan Zakat Bagi ASN yang Beragama Islam. Melalui Perbup ini, ASN bergaji minimal 1 nisab setara Rp 3,5 juta, dikenakan zakat profesi sebesar 2,5 persen. Sedangkan yang bergaji di bawah nisab, dianjurkan infaq sebesar 1,5 persen.“Dengan perbup ini zakat yang dihimpun Baznas akan meningkat. Di luar ASN juga bisa digarap. Termasuk kami-kami anggota dewan,” jelasnya.

Sebelum penerbitan Perbup ini, ASN menjadi andalan penghimpunan zakat dan sedekah oleh Baznas. Dari total Rp 2,5 miliar yang dihimpun tahun lalu, hampir 100 persen berasal dari ASN.

Sementara itu, Ketua Baznas Jepara Masun Duri mengungkapkan, dana ini disalurkan ke delapan asnaf atau golongan penerima zakat dalam berbagai program. Pihaknya  telah menyerahkan bantuan kepada 31 orang dalam bentuk pemberdayaan UKM. Per orang Rp 7 juta. Bentuknya Rp 6 juta untuk peralatan berdagang bakso atau mie ayan, dan Rp 1 juta dalam bentuk modal,” katanya.

]]>
Ali Mustofa Tue, 05 Mar 2019 10:08:43 +0700