Radar Kudus JawaPos.com | Kudus RSS News Feed http://radarkudus.jawapos.com/rss/167/kudus http://www.jawapos.com/images/radar-logo/radarkudus-logo1.png http://www.jawapos.com/images/radar-logo/radarkudus-logo1.png Radar Kudus JawaPos.com | Kudus RSS News Feed http://radarkudus.jawapos.com/rss/167/kudus id Wed, 24 Apr 2019 13:33:29 +0700 Radar Tulungagung <![CDATA[17 Mobil Batik Kudus Resmi Dilaunching Bupati, Begini Penampakannya]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/24/133564/17-mobil-batik-kudus-resmi-dilaunching-bupati-begini-penampakannya https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/24/17-mobil-batik-kudus-resmi-dilaunching-bupati-begini-penampakannya_m_133564.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/24/17-mobil-batik-kudus-resmi-dilaunching-bupati-begini-penampakannya_m_133564.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/24/133564/17-mobil-batik-kudus-resmi-dilaunching-bupati-begini-penampakannya

Bupati Kudus M Tamzil gencar melakukan promosi batik Kudus. Salah satunya dengan me-launching 17 mobil batik milik kabag dan camat pada Senin (22/4) lalu.]]>

KUDUS – Bupati Kudus M Tamzil gencar melakukan promosi batik Kudus. Salah satunya dengan me-launching 17 mobil batik milik kepala bagian (kabag) dan camat pada Senin (22/4) lalu. Maka usai launching, mobil batik itu diarak melewati jalan utama kabupaten. Selain mengenalkan ke masyarakat, juga menandai telah diresmikannya mobil batik Kudus.

Didampingi mobil Dinas Perhubungan, 17 mobil dinas itu akhirnya melakukan arak-arakan. Dimulai dari depan pendapa usai diberangkatkan Bupati Kudus M Tamzil. Kemudian melewati Simpang Tujuh, Jalan A Yani, lalu Jalan Ramelan, dan kembali lagi ke Pendapa Kabupaten Kudus.

Bupati Kudus M Tamzil mengatakan, promosi batik ini dilakukan agar masyarakat bisa mengetahui motif-motif batik Kudus. Ada kapal kandas, parijoto, dan beberapa motif lainnya. Setelah mengetahui, orang nomor 1 di Kabupaten Kudus ini, berharap warga Kudus mulai mengenakan batik Kudus.

LAUNCHING: Bupati Kudus M Tamzil memberikan penjelasan saat launching mobil batik Kudus. (M ULIN NUHA/RADAR KUDUS)

Untuk memulainya, Tamzil mewajibkan aparatur sipil negara (ASN) untuk mengenakan batik Kudus dua kali sepekan. Ini sebagai upaya melestarikan batik Kudus. ”Kami harus memberi contoh yang baik bagi masyarakat. Biar batik Kudus terus lestari, maka kami yang memulainya terlebih dahulu,” tuturnya.

Terkait mobil dinas baru itu, dia memang memberi kejutan kepada kepala bagian dan camat dengan mobil baru. Tujuannya, agar mereka bekerja lebih giat dan disiplin. Selain itu, juga bisa menunjang kebutuhan kerja. ”Mobil baru, desain baru, dan semangat baru. Semoga kinerja mereka semakin baik,” katanya.

Sementara itu, Plt Bagian Umum Bambang Widyanarko mengaku senang mendapat fasilitas mobil baru ini. Apalagi dihias dengan motif klasik merak katleya. Selain unik, modifikasi ini beda dengan daerah lain. Dengan begitu keberadaan mobil ini mudah diketahui dari modivikasi batik Kudus. Juga mempromosikan batik Kudus. ”Saya pilih motifnya sendiri. Kok sepertinya cocok. Semoga masyarakat tahu motif batik Kudus,” ungkapnya.

]]>
Ali Mustofa Wed, 24 Apr 2019 13:33:29 +0700
<![CDATA[Gubernur Ganjar Pranowo Siap Tindak Tegas Perusahaan yang Abai K3]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/24/133545/gubernur-ganjar-pranowo-siap-tindak-tegas-perusahaan-yang-abai-k3 https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/24/gubernur-ganjar-pranowo-siap-tindak-tegas-perusahaan-yang-abai-k3_m_133545.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/24/gubernur-ganjar-pranowo-siap-tindak-tegas-perusahaan-yang-abai-k3_m_133545.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/24/133545/gubernur-ganjar-pranowo-siap-tindak-tegas-perusahaan-yang-abai-k3

Gubernur Jawa Tengah Ganjar menyatakan akan menindak tegas perusahaan-perusahaan besar yang tidak memperhatikan Keselamatan dan Kesehatan Kerja karyawannya.]]>

JAKARTA – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyatakan akan menindak tegas perusahaan-perusahaan besar yang tidak memperhatikan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) para karyawannya. Sebab, sudah saatnya BUMN, BUMD, dan perusahaan besar menjadikan unsur K3 menjadi prioritas.

”Jika ada perusahaan mengabaikan unsur K3 ini, maka Pemprov Jateng siap ambil tindakan tegas. Tetapi, perlakuan tindakan tegas ini sedikit berbeda dengan cara penanganan terhadap perusahaan menengah ke bawah,” kata Ganjar usai menerima penghargaan sebagai Pembina terbaik K3 dari Kementerian Ketenagakerjaan.

Penghargaan K3 dari Kementerian Ketenagakerjaan tersebut, merupakan kali kelima yang diraihnya. Penyerahan penghargaan diserahkan oleh Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri di Ruang Birawa Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Senin malam (22/4).

Ganjar menegaskan, saat ini yang perlu dilakukan adalah memastikan pengawas-pengawas penegakan K3 memiliki integritas. ”Kita mesti dorong pengawas bisa memiliki integritas, supaya tidak kalah dengan perusahaan-perusahaan yang diawasi terkait unsur K3,” paparnya.

Sementara untuk perusahaan-perusahaan skala menengah ke bawah, perlu pendampingan untuk penerapan K3. Pihaknya akan lebih mengedepankan edukasi dan pembinaan ketimbang penindakan terhadap perusahaan-perusahaan menengah ke bawah yang belum bisa sepenuhnya menerapkan K3.

”Perusahaan-perusahaan menengah ke bawah ini, mungkin saja ada faktor ketidakmampuan peralatan atau tidak mampu secara teknis. Untuk itu mereka butuh pendampingan. Secara umum perusahaan-perusahaan di Jateng sudah bagus kesadarannya dalam penerapan K3. PR-nya hanya bagaimana kita terus bisa menyosialisasikan ke banyak perusahaan untuk mereka bisa menyiapkan dan melaksanakan K3,” bebernya.

Sementara itu, Hanif Dhakiri mengungkapkan, saat ini masih banyak perusahaan yang menggangap penerapan K3 sebagai sebuah beban. Padahal, menurutnya, pelaksanaan dan penerapan K3 itu merupakan sebuah investasi bagi perusahaan.

”Tanpa bosan saya mengajak seluruh pihak agar penerapan K3 bisa terlaksana dengan baik di tempat kerja di seluruh Indonesia. Saya prihatin angka kecelakaan kerja hingga saat ini masih tinggi. Data tahun lalu menyebutkan ada 157 ribuan kasus di Indonesia. Kebanyakan terjadi di jalan raya saat para pekerja pergi-pulang bekerja. Terutama mereka yang mengendarai sepeda motor,” kata Hanif.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Jateng Wika Bintang menjelaskan, ada 155 perusahaan yang menerima penghargaan K3 pada tahun ini. Ke-155 perusahaan tersebut terdiri atas 46 perusahaan memperoleh penghargaan kecelakaan nihil (zero accident), 26 perusahaan meraih penghargaan Program Pencegahan Dan Penanggulangan (P2) HIV/AIDS, 27 perusahaan meraih penghargaan Sistem Manajemen K3 (SMK3) dan perusahaan penyelenggara pelayanan kesehatan kerja, serta perusahaan yang telah membentuk panitia pembinaan keselamatan kerja ketiga sejumlah 167 perusahaan.

Untuk diketahui, perusahaan yang wajib sertifikasi Sistem Manajemen (SMK3) merupakan perusahaan-perusahaan yang sudah mempekerjakan karyawan/pekerja/buruh lebih dari 100 orang. Selain itu, perusahaan yang karyawannya kurang dari 100 orang tetapi mempunyai potensi bahaya tinggi, maka wajib menerapkan SMK3 dengan dibuktikan sertifikat SMK3.

”Jumlah perusahaan di Jateng yang menerima terus meningkat. Pada 2017 terdapat 124 perusahaan yang menerima penghargaan berbagai kategori. Pada 2018 meningkat menjadi 132 perusahaan,” kata Wika Bintang yang turut mendampingi Ganjar Pranowo saat menerima penghargaan.

Pada penyerahan penghargaan dari Kemenaker pada perusahaan-perusahaan di Indonesia itu, terdapat 1.052 perusahaan penerima penghargaan kecelakaan nihil, 172 perusahaan meraih penghargaan program (P2) HIV/AIDS, 1.566 perusahaan meraih penghargaan SMK3 dan perusahaan penyelenggara pelayanan kesehatan kerja, serta perusahaan yang telah membentuk panitia pembinaan keselamatan kerja ketiga sejumlah 167 perusahaan. Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada 17 gubernur di Indonesia selaku pembina K3. (lhr/ida)

]]>
Ali Mustofa Wed, 24 Apr 2019 12:17:39 +0700
<![CDATA[Pamerkan Batik Kudus, Talk show Perempuan Berkarya Berlangsung Meriah]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/23/133408/pamerkan-batik-kudus-talk-show-perempuan-berkarya-berlangsung-meriah https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/23/pamerkan-batik-kudus-talk-show-perempuan-berkarya-berlangsung-meriah_m_133408.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/23/pamerkan-batik-kudus-talk-show-perempuan-berkarya-berlangsung-meriah_m_133408.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/23/133408/pamerkan-batik-kudus-talk-show-perempuan-berkarya-berlangsung-meriah

Talk show Perempuan Berkarya dalam rangka memeringati hari kelahiran RA. Kartini berlangsung meriah dan penuh makna di Pendapa Kabupaten Kudus kemarin.]]>
KUDUS – Talk show Perempuan Berkarya dalam rangka memeringati hari kelahiran RA. Kartini berlangsung meriah dan penuh makna di Pendapa Kabupaten Kudus kemarin. Dalam talk show para narasumber sepakat batik Kudus perlu dilestarikan. Caranya dengan membuat batik Kudusan dengan harga terjangkau. Acara yang diselenggarakan Jawa Pos Radar Kudus bersama PT. Nojorono Tobacco International (NTI) dan Pemkab Kudus itu diawali launching mobil dinas yang dibalut dengan stiker bergambar batik Kudus.

Sebelum peluncuran itu, para pegawai perempuan di lingkungan Pendapa Kabupaten Kudus kompak menggunakan kebaya dengan bawahan motif batik maupun songket. Mereka terlihat anggun. Pakaian ini dipakai dalam rangka apel pagi memeringati kelahiran RA. Kartini pukul 6.30 kemarin.

Apel dipimpin langsung Bupati Kudus M. Tamzil didampingi istri Rina Budhy Ariani beserta Wakil Bupati Kudus Hartopo beserta isri Mawar.

Bupati Kudus Tamzil menyampaikan pesan dicanangkan para aparatur sipil negara (ASN) tiap Rabu mengenakan batik Kudus. Sementara adanya mobil dinas berbatik Kudus ini maka batik Kudus bisa dikenal masyarakat luas.

”Ayo lestarikan batik Kudus, karena bagian dari warisan budaya,” pesannya.

Menurutnya sejarah batik juga ada kaitan RA. Kartini. RA. Kartini pernah membatik dan hasilnya dipamerkan di Belanda.

CANTING: Istri Wabup Kudus Mawar Hartopo, dan istri Bupati Kudus Rina Budhy Ariani menyanting di depan Pendapa Kabupaten Kudus kemarin. (M. ULIN NUHA/RADAR KUDUS)

Acara kemudian dilanjut dengan nyanting bersama.Dilakukan Istri Bupati Kudus Rina Budhy Ariani, didampingi istri Wakil Bupati Kudus Mawar. Presiden Direktur PT Nojorono Tobacco International Stefanus JJ Batihalim bersama dengan Direktur Jawa Pos Radar Kudus Baehaqi dan Head of Corporate Brand dan Marketing Communications PT Nojorono Tobacco International (NTI) Amelia Santoso juga melakukan hal sama.

Di sekitar lokasi talk show ada sepuluh stan batik karya perempuan. Untuk memeriahkan acara dilaksanakan lomba memasukkan benang dalam jarum, menggulung stagen dan vlog.

Usai membatik sekitar 10 menit, dilanjutkan Talk Show Perempuan Berkarya. Hadir dalam talk show itu tokoh inspiratif juga desainer kebanggaan Indonesia Intan Avantie, peneliti batik dan antropolog dari Universitas Indonesia (UI) Notty J Mahdi, desainer muda alumni SMK NU Banat Nia Faradiska Nur Faiza, dan perajin batik Kudus Ummu Asiyati.

Dalam sambutannya Direktur Radar Kudus Baehaqi menjelaskan perhatiannya terhadap batik dibuktikan perusahaan yang ia pimpin. Salah satunya seluruh karyawan di Radar Kudus telah memakai batik. Di antaranya batik Lasem. Baehaqi juga menjelaskan secara singkat beberapa sejarah batik. Di antaranya batik Kudus, batikl Lasem, dan lainnya.

LUWES: Dari kiri Head of Corporate Brand, Marketing Communications PT NTI Amelia Santoso, Direktur Jawa Pos Radar Kudus Baehaqi, Presiden Direktur PT NTI Stefanus JJ Batihalim, (M. ULIN NUHA/RADAR KUDUS)

Sementara Presiden Direktur PT NTI Stefanus JJ Batihalim menyampaikan batik merupakan warisan budaya yang perlu dilestarikan. Melalui talk show ini membuka pikiran kaum perempuan untuk berkarya. Seperti dicontohkan RA. Kartini yang memiliki misi jiwa untuk menjadi pendidik.

Istri Bupati Kudus Rina Budhy Ariani Tamzil mengatakan, sejak 2005 saat Tamzil menjabat bupati pada periode pertama menggagas adanya pelatihan batik. Saat itu dalam rangka membudayakan batik Kudus, seluruh jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) di Kudus diwajibkan memakai batik Kudus sebagai seragam yang dipakai dua hari dalam satu minggu.

”Kami sudah memberikan imbauan kepada seluruh OPD beserta jajarannya untuk dapat berseragam batik Kudus dua hari dalam satu minggu,” tambahnya.

Peneliti batik dan Antropolog Universitas Indonesia (UI) Notty J Mahdi bercerita sejarah batik pesisir sampai menunjukkan contoh-contoh batik pesisir milik temannya yang didapat dari Myanmar. Di penghujung acara, Notty menyampaikan motif Kudus yang khas perlu dicari detailnya. Di mana di daerah lain tidak ada.

”Seperti motif kapal kandas sebenarnya di Indramayu juga ada motif yang sekilas sama,” jelasnya.

Batik, lanjutnya, mempunyai banyak filosofi, sejarah dari penciptanya. Motif Batik Kudus terinspirasi  dari budaya Tiongkok, Jawa, dan Eropa. Warna dari batik Kudus  perpaduan antara biru Pekalongan, merah Lasem, dan cokelat Solo. ”Sehingga memunculkan warna kuning Kudus yang biasa disebut lemah teles,” ucapnya.

HIDUPKAN BATIK: Dari kiri perajin batik Kudus Ummu Asiyati, peneliti batik dan antropolog UI Notty J Mahdi, desainer Indonesia Intan Avantie, dan desainer alumni SMK NU Banat Nia Faradsika Nur Faiza. (M. ULIN NUHA/RADAR KUDUS)

Kemudian, giliran Intan Avantie menceritakan kehidupannya hingga bisa sukses sampai saat ini. Sejak masih duduk di bangku SD, Intan sudah belajar berbisnis kreatif. Dengan memanfaatkan barang-barang bekas di lingkungan sekitarnya. Dia jadikan pernak-pernik.

”Saya ambil barang-barang yang tidak terpakai. Seperti kabel warna-warni, saya buat kerajinan. Lalu saya jual ke teman-teman,” ungkapnya.

Ketika SMP, Intan mulai membuat baju. Utamanya baju wisuda. Sasarannya kakak kelas yang hendak wisuda. Karyanya disukai oleh kakak kelasnya. Hingga dia mendapat beasiswa untuk melanjutkan pendidikan di Jakarta selama tiga tahun.

Baru setahun berjalan, Intan tak betah dengan suasana di Jakarta. Dia minta pulang ke Semarang. ”Orang tua saya tidak pernah menekankan harus dapat nilai bagus saat sekolah. Yang penting saya cinta dengan apa yang saya lakukan," jelasnya.

Hingga kini, sudah tak terhitung banyaknya karya baju yang didesain Intan Avantie. Bahkan sejak sekitar 2010 lalu, desain bajunya dipakai oleh Miss Universe hingga sekarang. Dalam talk show itu Intan Avantie juga memamerkan koleksi karyanya yang diperagakan oleh beberapa model.

Selain koleksi baju karya Intan Avantie, busana hasil rancangan siswi SMK NU Banat juga turut dipamerkan. Juga diperagakan oleh beberapa model.

]]>
Ali Mustofa Tue, 23 Apr 2019 16:09:39 +0700
<![CDATA[Beradu Fisik dengan Peziarah, Fotografer Menara Diskorsing Dua Bulan]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/23/133328/beradu-fisik-dengan-peziarah-fotografer-menara-diskorsing-dua-bulan https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/23/beradu-fisik-dengan-peziarah-fotografer-menara-diskorsing-dua-bulan_m_133328.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/23/beradu-fisik-dengan-peziarah-fotografer-menara-diskorsing-dua-bulan_m_133328.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/23/133328/beradu-fisik-dengan-peziarah-fotografer-menara-diskorsing-dua-bulan

Enam Oknum fotografer menara terpaksa harus diskorsing sekitar hampir dua bulan oleh pihak kepolisian. Mereka tidak diperkenankan foto mulai 22 April-6 juni.]]>

KOTA – Enam Oknum fotografer menara Kudus terpaksa harus diskorsing sekitar hampir dua bulan oleh pihak kepolisian. Mereka tidak diperkenankan foto mulai 22 April-6 juni 2019 mendatang. Hukuman ini diberikan lantaran mereka sempat beradu fisik dengan peziarah pada Minggu (21/4) kemarin.

Kapolsek Kota AKP Khoirul Naim mengatakan, atas kejadian ini pihaknya telah memberikan pembinaan kepada keenam oknum fotografer menara itu. Kemarin, sekitar pukul 09.00, pihaknya mengumpulkan mereka di ruang Kepala Desa Kauman.

”Mereka berenam sudah mengaku bersalah dan sanggup untuk tidak mengulangi atau melakukan perbuatan yang mengganggu kenyamanan peziarah,” kata Naim.

Terkait kronologi, Naim menjelaskan, keributan yang terjadi sekitar pukul 13.30 itu hanya berawal dari salah komunikasi antara rombongan peziarah dan para oknum fotografer Menara. Proses tawar menawar yang tidak terbangun dengan baik akhirnya menimbulkan salah satu okmum fotografer marah. Yang kemudian mulai mendorong pihak peziarah dan dibalas oleh mereka. ”Sebenarnya hanya masalah komunikasi saja,” katanya.

Tak hanya pihak kepolisian yang bergerak cepat merespon kejadian ini. Pemerintah Kabupaten Kudus juga turun tangan kemarin sore. 

Wakil Bupati Kudus Muhammad Hartopo bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) meninjau sekaligus pembinaan kepada fotografer yang ada di kawasan wisata menara tersebut. ”Kami ingin melihat langsung kondisi yang ada di lapangan. Permasalah ini kami pastikan dapat terselesaikan dengan baik dan tidak terjadi lagi di kemudian hari,” kata Hartopo.

Dalam kesempatan itu, Hartopo menginstruksikan Disbudpar untuk merangkul paguyuban fotografer di kawasan menara. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan pembinaan agar bisa berjalan lebih baik. Termasuk tentang pengurusan izin.

”Di mata wisatawan, para fotografer ini adalah bagian dari wajah Pemkab Kudus. Semangat dalam memberikan pelayanan yang baik kami lakukan. Harapannya, kami berikan pelayanan yang maksimal kepada para wisatawan. Sehingga mereka akan membawa kenangan yang baik saat meninggalkan Kudus,” ujarnya.

Sektor pariwisata menjadi salah satu pilar pendapatan daerah di kabupaten Kudus. Sudah seharusnya ada sinergi yang positif antara pemkab, pihak swasta, dan warga masyarakat untuk bersama-sama mengembangkan sektor andalan kabupaten Kudus ini.

”Pemerintah daerah, menjamin keamanan serta kenyamanan tamu tamu para wisatawan yang berkunjung di Kabupaten Kudus. Kami berharap wisatawan yang datang tidak terpengaruh oleh kejadian ini,” pungkasnya.

]]>
Ali Mustofa Tue, 23 Apr 2019 09:01:28 +0700
<![CDATA[UMK Kudus Terima Dua Motor Listrik PLN di Seminar TechnoCamp 2019]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/23/133327/umk-kudus-terima-dua-motor-listrik-pln-di-seminar-technocamp-2019 https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/23/umk-kudus-terima-dua-motor-listrik-pln-di-seminar-technocamp-2019_m_133327.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/23/umk-kudus-terima-dua-motor-listrik-pln-di-seminar-technocamp-2019_m_133327.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/23/133327/umk-kudus-terima-dua-motor-listrik-pln-di-seminar-technocamp-2019

Ratusan mahasiswa UMK menghadiri kegiatan Seminar Nasional bertajuk Penerapan Teknologi di Era Revolusi Industri 4.0 Menuju Indonesia Emas 2045 kemarin.]]>

BAE – Ratusan mahasiswa Universitas Muria Kudus (UMK) menghadiri kegiatan Seminar Nasional bertajuk Penerapan Teknologi di Era Revolusi Industri 4.0 Menuju Indonesia Emas 2045 kemarin. Kegiatan itu merupakan rangkaian acara TechnoCamp 2019.  

Acara yang diselenggarakan oleh Fakultas Teknik Universitas Muria Kudus, itu mengundang pembicara Komang Parmita. Dia General Manager PLN Unit Induk Pembangkit Tanjung Jati B Jepara.

Rektor UMK, Suparyono, dalam sambutannya mengapresiasi, Komang yang telah membagikan ilmu kepada para mahasiswanya. Dia menambahkan, perkembangan Revolusi Industri 4.0 ditandai dengan munculnya teknologi artificial intelegence.

”Tahun 2045 waktunya mahasiswa bisa membawa Indonesia menjadi negara yang maju. Itu menjadi tugas generasi muda saat ini, bukan generasi usia 40-50 tahun,” ungkap Suparyono.

Sementara itu narasumber seminar bertajuk Penerapan Teknologi di Era Revolusi Industri 4.0 Menuju Indonesia Emas 2045, Komang Parmita, menyampaikan materi Pemanfaatan Teknologi di PLTU Tanjung Jati B untuk Menopang Revolusi Industri 4.0. Dia mengenalkan teknologi terapan terkini dalam pengoperasian PLTU.

”Kami terus mengembangkan teknologi agar PLTU semakin efisien, handal, dan ramah lingkungan. Sebab PLTU merupakan backbone sistem kelistrikan nasional,” paparnya. Saat ini inovasi sudah dilakukan. Komang menyebutkan, berbagai macam peralatan sudah dikendalikan dari jarak jauh dan real time.

Selain menyampaikan materi seminar, Komang juga memberikan semangat kepada peserta seminar yang hadir. Dia menyampaikan, setiap transformasi dalam diri manusia dimulai dari mengubah pola pikir yang diterapkan dalam diri masing-masing.

Di akhir acara PLN UIK TJB menyerahkan bantuan berupa dua unit motor listrik kepada UMK. ”Semoga bisa bermanfaat untuk operasional kampus dan juga jadi bahan riset, siapa tau lahir motor listrik dari Kudus,” pungkas Komang. (gal)

]]>
Ali Mustofa Tue, 23 Apr 2019 08:47:00 +0700
<![CDATA[Bahas LKPJ Bupati Tahun 2018, DPRD Kudus Langsung Bentuk Pansus]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/23/133323/bahas-lkpj-bupati-tahun-2018-dprd-kudus-langsung-bentuk-pansus https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/23/bahas-lkpj-bupati-tahun-2018-dprd-kudus-langsung-bentuk-pansus_m_133323.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/23/bahas-lkpj-bupati-tahun-2018-dprd-kudus-langsung-bentuk-pansus_m_133323.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/23/133323/bahas-lkpj-bupati-tahun-2018-dprd-kudus-langsung-bentuk-pansus

DPRD Kabupaten Kudus langsung membentuk pansus guna membahas Laporan Keterangan dan Laporan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Kudus 2018.]]>

JATI – DPRD Kabupaten Kudus langsung membentuk pansus guna membahas Laporan Keterangan dan Laporan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Kudus 2018. Total, ada empat pansus yang dibentuk oleh pimpinan DPRD.

Sidang paripurna dengan agenda penyampaian LKPJ Bupati Kudus 2018 digelar kemarin. Ketua DPRD Kabupaten Kudus Achmad Yusuf Roni memimpin langsung sidang tersebut. Dihadiri oleh 25 anggota DPRD.

 Sedangkan dari unsur Pemkab Kudus, Bupati Kudus M Tamzil tak bisa hadir dalam sidang kemarin. Wakil Bupati Hartopo yang mewakilinya. Bersama beberapa pimpinan OPD terkait.

Laporan tersebut disampaikan oleh Hartopo di hadapan anggota DPRD. Ditemui usai sidang paripurna, Hartopo berharap serapan anggaran untuk tahun anggaran 2019 bisa lebih baik dibanding sebelumnya.

”Tahun ini saya berharap serapan anggaran bisa lebih maksimal. Artinya, apa yang sudah direncanakan itu bisa terakomodir semua. Untuk tahun ini, prioritas kami masih di sektor infrastruktur,” jelasnya.

Selesai sidang paripurna dengan agenda penyampaian LKPJ tersebut, dilanjutkan dengan sidang paripurna untuk membentuk panitia khusus (pansus). Pansus tersebut yang akan membahas LKPJ Bupati Kudus 2018.

Total, ada empat pansus yang dibentuk. Proses pembentukan pansus sendiri berlangsung dengan lancar. Meskipun sempat ada beberapa masukan dari anggota DPRD, terkait susunan wakil ketua pansus.

Dalam susunan yang dibacakan oleh ketua DPRD, Pansus I dipimpin oleh Mardijanto. Politisi dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Mukhasiron memimpin Pansus II. Anggota Fraksi PDI Perjuangan Hendrik Marantek menjadi ketua Pansus III. Sedangkan pansus IV dipimpin oleh Sayyid Yunanta.

”Sebelumnya pimpinan DPRD telah menyampaikan surat ke fraksi-fraksi terkait pembentukan pansus LKPJ bupati,” ungkap Ketua DPRD Kudus Achmad Yusuf Roni.

Ketua Pansus I Mardijanto mengungkapkan, pihaknya punya waktu sekitar sepekan untuk membahas LKPJ bupati yang telah disampaikan kemarin. Untuk Pansus I, ada 17 bidang yang jadi pembahasan.

”Saya yakin dengan waktu yang diberikan sekitar sepekan, Pansus I sudah menyelesaikan pembahasan ini,” jelas pria yang juga ketua Komisi A DPRD Kudus ini.

Disinggung poin mana saja yang kira-kira perlu masukan dari Pansus I, Mardijanto belum bisa membeberkan. Dia bersama tim di Pansus I akan mencermati terlebih dahulu LKPJ itu dan membahasnya. Termasuk, berapa serapan anggaran di setiap OPD yang ditangani oleh Pansus I.

]]>
Ali Mustofa Tue, 23 Apr 2019 08:28:05 +0700
<![CDATA[Peringati Hari Bumi, Matikan AC saat Jendela Terbuka]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/22/133152/peringati-hari-bumi-matikan-ac-saat-jendela-terbuka https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/22/peringati-hari-bumi-matikan-ac-saat-jendela-terbuka_m_133152.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/22/peringati-hari-bumi-matikan-ac-saat-jendela-terbuka_m_133152.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/22/133152/peringati-hari-bumi-matikan-ac-saat-jendela-terbuka

Drama treatrikal tentang sampah, bumi, dan manusia berhasil mencuri perhatian puluhan pengunjung car free day di Simpang Tujuh Kudus kemarin.]]>

KOTA Drama treatrikal tentang sampah, bumi, dan manusia berhasil mencuri perhatian puluhan pengunjung car free day di Simpang Tujuh Kudus kemarin. Kegiatan ini untuk memperingati hari Bumi dengan mengajak mematikan AC saat jendala terbuka.

Tak hanya treatrikal, kampanye tentang kepedulian lingkungan juga digiatkan menjelang peringatan hari Bumi diperingati hari ini. Komunitas Muria Research Center (MRC) Indonesia, yang merupakan pemrakarsa kegiatan ini juga memberikan tips menjaga bumi dari diri sendiri.

Seperti ajakan membuang sampah pada tempatnya, hemat air, hemat kertas, pengurangan sampah plastik, hingga tips menghemat listrik. Seperti mencabut charger telepon genggam dari stop kontak, atau mematikan AC saat jendela terbuka.

”Kalau dibuka (Jendela,Red) berarti manfaatnya tidak dirasakan untuk kita. Jadi sia-sia, dari AC itu tidak terasa dan listriknya tetap menyala,” kata Nanda Oktina, Koordinator acara bertajuk Aksi Peduli Bumi ini.

Tips-tips tersebut dituliskan dalam selebaran yang dibagikan kepada para pengunjung CFD. Nanda menambahkan, tujuan dari aksi ini untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang manfaat bumi yang selama ini banyak dirasakan manfaatnya.

Tapi sebagian oknum tak bertanggung jawab kurang peduli terhadap kelestarian bumi sendiri. Lewat aksi ini diharapkan kepedulian semakin tumbuh.

 ”Salah satunya dengan aksi nyata. Misal tidak membuang sampah sembarangan. Kita bisa menjaga bumi dari ancaman bencana. Banyak sekali bencana yang dapat ditimbulkan,”ujarnya. (vah)

]]>
Ali Mustofa Mon, 22 Apr 2019 14:12:05 +0700
<![CDATA[Talk Show Perempuan Berkarya Gandeng Kaum Millennial untuk Produktif  ]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/22/133107/talk-show-perempuan-berkarya-gandeng-kaum-millennial-untuk-produktif https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/22/talk-show-perempuan-berkarya-gandeng-kaum-millennial-untuk-produktif_m_133107.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/22/talk-show-perempuan-berkarya-gandeng-kaum-millennial-untuk-produktif_m_133107.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/22/133107/talk-show-perempuan-berkarya-gandeng-kaum-millennial-untuk-produktif

Rasa peduli terhadap budaya harus ditumbuhkan sejak dini. Pesan itu yang ingin disampaikan PT Nojorono Tobacco International dalam Talk Show Perempuan Berkarya.]]>

KUDUS – Rasa peduli terhadap budaya harus ditumbuhkan sejak dini. Pesan itu yang ingin disampaikan PT Nojorono Tobacco International dalam acara yang di kemas dengan tajuk Talk Show Perempuan Berkarya, hari ini.

Amelia Santoso, Head of Corporate Brand & Marketing Communications, PT Nojorono Tobacco International ingin terus mengingatkan kepada kaum perempuan khususnya generasi millenial di area Kudus dan sekitarnya untuk terus berkarya. Seperti halnya semangat RA Kartini.

”Dalam acara Talk Show Perempuan Berkarya ini nanti, kami meyajikan  fashion show hasil karya generasi millennial yaitu dari siswi SMK NU Banat Kudus. Selain itu, kami juga menghadirkan tokoh inspiratif perempuan yang hasil karyanya sudah mengharumkan Indonesia di kancah international” jelasnya.

”Kami berharap, melalui acara ini, akan semakin banyak perempuan yang bisa menginspirasi perempuan lainnya. PT NojoronoTobacco International, mengajak perempuan untuk terus belajar, berdaya dan berkarya dengan talenta masing-masing,” imbuhnya.

Menurut T Sugiyanto, PR and CSR Manager PT Nojorono Tobacco International, acara talk show ini merupakan bentuk kepedulian PT Nojorono Tobacco International terhadap budaya asli kota Kudus. ”Sudah menjadi tugas untuk terus mengingatkan generasi muda yang ada di kota Kudus dan sekitarnya ini, agar lebih peduli terhadap budaya asli daerah,” tuturnya.

Menurut Zulfa, staf pengajar di SMK Banat NU Kudus, fashion show yang dibawakan oleh siswanya bertemakan dandangan. ”Busana yang dibawakan merupakan representasi tradisi dandangan. Ide awalnya diambil dari keunikan-keunikan tradisi dandangan. Yakni, kereweng, santri dan menara,” jelasnya.

Kereweng (gerabah mainan anak dari tanah liat) merupakan salah satu gerabah yang sering dipasarkan para pedagang dandangan. Kereweng  ini dicat dengan berbagai macam warna yang segar.

Keunikan dandangan lainnya dalah santri. Kota Kudus merupakan salah satu kota yang menjadi alternatif untuk menimba ilmu. Kaitannya dengan tradisi dandangan, kebanyakan para santri diberikan kelonggaran waktu untuk bisa menikmati dan berpartisipasi dalam tradisi dandangan. Ciri khas santri di kudus adalah mengenakan baju kurung dan juga sarung.

Dan yang terakhir adalah menara, seluruh kegiatan tradisi dandangan berpusat di menara. Sebagaimana diketahui Menara Kudus berdampingan Masjid Al Aqsho Kudus. Menara dengan ornamen-ornamen dan arsitektur dari batu bata yang unik dan khas menjadikan menara sangat ikonik di kota Kudus. Dari ketiga hal unik tersebut maka diwujudkanlah dalam bentuk busana muslimah.

Dalam peragaan busana nanti akan dibawakan tujuh siswi SMK NU Banat. Yakni Alenda Syifa Junaedi, Lina Miftakhul Jannah, dan Diva Sabrina Anastasya. Selain itu masih ada Novi Nidya Larasati, Ratnaningrum, Silfia  Nabila Ardyani dan Rania. (lia)

]]>
Ali Mustofa Mon, 22 Apr 2019 10:59:20 +0700
<![CDATA[Talk Show Perempuan Berkarya Diawali Launching dan Parade Mobil Batik]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/22/133081/talk-show-perempuan-berkarya-diawali-launching-dan-parade-mobil-batik https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/22/talk-show-perempuan-berkarya-diawali-launching-dan-parade-mobil-batik_m_133081.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/22/talk-show-perempuan-berkarya-diawali-launching-dan-parade-mobil-batik_m_133081.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/22/133081/talk-show-perempuan-berkarya-diawali-launching-dan-parade-mobil-batik

Memperingati Hari Kartini, Jawa Pos Radar Kudus bersama PT Nojorono Tobacco International (NTI) dan Pemkab Kudus menggelar talk show tentang batik.]]>

KUDUS – Memperingati Hari Kartini, Jawa Pos Radar Kudus bersama PT Nojorono Tobacco International (NTI) dan Pemkab Kudus menggelar talk show tentang batik bertemakan Perempuan Berkarya. Acara ini tak hanya mengupas batik oleh sejumlah pakar.

Narasumber yang bakal hadir, Intan Avantie, prancang busana kenamaan; Ada Notty J. Mahdi, pengamat dan antropolog dari Universitas Indonesia; Ummu Asiati, pelaku usaha batik Kudus; dan Nia Faradiska Nor Isfaiza, desainer muda Kudus. Nia Faradiska Nor Isfaiza sendiri, merupakan desainer muda yang berhasil meraih juara nasional dalam acara Sakura Collection Indonesia di Bali

”Mereka bakal memberikan penjelasan dan mengungkap sejarah batik Kudus yang selama ini masih terjadi simpang siur. Kemudian agar masyarakat luas tahu, acara ini dibuka untuk umum. Jadi, sangat dipersilakan kehadirannya di Pendapa Kabupaten Kudus,” kata Ketua Panitia Andhika Yusli.

MOBIL CAMAT: Mobil yang bakal di launching saat talk show hari ini. (DONNY SETYAWAN/RADAR KUDUS)

Rangkaian acara talk show ini, akan ada peragaan busana batik Kudus klasik yang dikombinasikan dengan kebaya karya Intan Avantie. Terdiri dari motif pagi sore burung hong keranjang bunga-bunga wisteria yang tercipta pada pada 1940, merak Jowo latar kembang randu yang tercipta pada 1940, pagi sore negeri liris dlorong bunga anggrek tercipta pada 1930, dan sarunggaling latar beras kecer tercipta pada 1960. Empat batik tulis klasik Kudusan tersebut, merupakan koleksi pembatik Kudus Ummu Asiyati. Selain itu, juga ada peragaan busana dari siswa SMK NU Banat Kudus.

Namun sebelum talk show, terlebih dahulu ada launching mobil batik oleh Bupati Kudus M. Tamzil. Mobil ini diperuntukkan untuk dinas para camat di Kabupaten Kudus. Setelah di-launching rencananya ada iring-iringan atau parade mobil mengitari Alun-alun Simpang 7 Kudus.

Tak hanya itu, beragam acara juga akan disajikan dalam acara ini. Setelah launching mobil juga ada beberapa perlombaan. Meliputi memasukkan benang ke dalam lubang jarum, menggulung stagen, dan vlog. Selain itu, juga ada beberapa stan yang menyajikan beragam produk batik baik dari Kudus, Pati, dan Lasem (Rembang), serta produk UMKM.

CSR Manager PT Nojorono Tobacco International T. Sugiyanto menambahkan, batik menjadi salah satu produk budaya yang dimiliki Kudus. Kota Kretek pernah menjadi pusat niaga batik dari berbagai kota di Jawa Tengah.

”Dari dulu Kudus juga punya satu motif batik yang melegenda, motif kapal kandas. Motif itu yang menjadi ikon batik Kudus. Ini juga penting untuk dilestarikan. Kalau perlu dipatenkan sebagai motif asli milik Pemkab Kudus,” ungkapnya.

Dia berharap acara ini bisa memberikan dampak positif. Yaitu menularkan pelestarian batik ke perusahaan-perusahaan lain. Utamanya di Kabupaten Kudus.

Sementara itu, Rina Budhi Ariani, istri Bupati Kudus M Tamzil mengatakan, sejarah batik Kudus terkesan masih simpang siur. Untuk itu, dengan acara talk show ini, diharapkan bisa mengungkap sejarah batik Kudus yang sebenarnya.

”Kami mengundang para ahlinya, seperti perajin batik asli Kudus, peneliti batik, dan desaine sekaligus tokoh inspiratif. Supaya bisa mengungkap sejarah batik Kudus yang sesungguhnya. Juga memberikan inspirasi kepada perempuan untuk perhatian dengan warisan budaya. Yakni mengenakan baju-baju batik yang bisa didesain menawan, elegan, dan memesona,” imbuhnya.

]]>
Ali Mustofa Mon, 22 Apr 2019 09:20:58 +0700
<![CDATA[Lomba Vlog Meriahkan Talk Show Perempuan dan Batik, Ini Cara Daftarnya]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/20/132837/lomba-vlog-meriahkan-talk-show-perempuan-dan-batik-ini-cara-daftarnya https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/20/lomba-vlog-meriahkan-talk-show-perempuan-dan-batik-ini-cara-daftarnya_m_132837.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/20/lomba-vlog-meriahkan-talk-show-perempuan-dan-batik-ini-cara-daftarnya_m_132837.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/20/132837/lomba-vlog-meriahkan-talk-show-perempuan-dan-batik-ini-cara-daftarnya

Talk show perempaun dan batik bertema Perempuan Berkarya pada Senin (22/4) di Pendapa Kabupaten Kudus akan dimeriahkan beberapa kegiatan.]]>

KUDUS – Talk show perempaun dan batik bertema Perempuan Berkarya pada Senin (22/4) di Pendapa Kabupaten Kudus akan dimeriahkan beberapa kegiatan. Salah satunya ada lomba vlog untuk siswa SMP/MTs, SMA/SMK, dan mahasiswa. Acara ini, digelar untuk memeriahkan Hari Kartini.

Kegiatan ini dibuka umum. Untuk mengukuti, terlebih dahulu calon peserta mendaftar di kantor Jawa Pos Radar Kudus, Jalan Lingkar Utara, No. 17, Desa Bacin, Bae, Kudus.

Ketua Panitia Andhika Yusli mengatakan, lomba vlog mengandung pesan tentang perempuan dan/atau batik. ”Bagi yang suka nge-vlog bisa langsung daftar dan gratis. Ada hadiah uang tunai dan pemenang akan diumumkan dalam pemberitaan di koran Jawa Pos Radar Kudus,” ungkapnya.

Untuk kriteria syarat dan ketentuan lomba di antaranya durasi video dua hingga tiga menit, wajib menghadiri technical meeting, konten vlog pada saat acara berlangsung, diunggah ke Youtobe dan share di Instragram (IG) dan Facebook, serta pengiriman paling lambat tiga hari setelah acara.

”Kami juga ada pamflet lomba vlog. Kalau meminta informasi lebih lengkap bisa datang ke kantor Jawa Pos Radar Kudus atau kontak person yang sudah tercantum pada pamflet (082242868553 atas nama Santi),” terangnya.

Dia menjelaskan, acara talk show ini merupakan kerja sama Jawa Pos Radar Kudus dengan PT Nojorono Tobacco International (NTI). Tujuannya untuk lebih mengenalkan batik.

Di menjelaskan, talk show tersebut mengundang tokoh inspiratif Intan Avantie yang merupakan putri perancang busana terkenal Anne Avantie. Intan Avantie juga merupakan desainer muda kebanggaan Indonesia yang khusus mendesain kebaya dan batik.

Dia menuturkan, selain ada lomba vlog; peserta juga disuguhi bisa fashion show rancangan Intan Avantie; stan-stan produk khas Kudus seperti batik, kerajinan, dan kopi Muria. Acara utamanya akan mengupas tuntas tentang batik dan serba-serbinya.

Andhika menambahkan, even ini sebagai bukti tekad untuk ikut lebih mengenalkan batik kepada generasi milenial. Generasi milenial menjadi target dalam acara ini. Sebab, generasi inilah yang nantinya memegang nasib kebudayaan yang dimiliki bangsa Indonesia. ”Ketika mereka memiliki tingkat kecintaan yang tinggi, maka dipastikan budaya akan lestari,” imbuhnya.

]]>
Ali Mustofa Sat, 20 Apr 2019 14:27:07 +0700
<![CDATA[Motif Batik Kudusan Ditampilkan di Talk Show Perempuan Berkarya]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/20/132835/motif-batik-kudusan-ditampilkan-di-talk-show-perempuan-berkarya https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/20/motif-batik-kudusan-ditampilkan-di-talk-show-perempuan-berkarya_m_132835.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/20/motif-batik-kudusan-ditampilkan-di-talk-show-perempuan-berkarya_m_132835.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/20/132835/motif-batik-kudusan-ditampilkan-di-talk-show-perempuan-berkarya

Talk Show Perempuan dan Batik yang dilaksanakan PT Nojorono kerja sama dengan Jawa Pos Radar Kudus serta Pemkab Kudus di Pendapa Kabupaten Kudus.]]>

KUDUS – Talk Show Perempuan dan Batik yang dilaksanakan PT Nojorono kerja sama dengan Jawa Pos Radar Kudus serta Pemkab Kudus di Pendapa Kabupaten Kudus akan dilaksanakan pada Senin (22/4). Kegiatan ini bagian dari usaha memeringati Hari Kartini.

Dalam acara itu juga akan ditampilkan beberapa batik tulis klasik Kudusan. Di antaranya motif pagi sore Burung Hong Keranjang Bunga-bungaWisteria tercipta tahun 1940, Merak Jowo Latar Kembang Randu tercipta tahun 1940, pagi sore Negeri Liris Dlorong Bunga Anggrek tercipta tahun 1930, Sarunggaling latar Beras Kecer tahun tercipta1960.

Menurut CSR Manager PT Nojorono Tobacco International T. Sugiyanto batik menjadi salah satu budaya dimiliki Kudus. Kudus pernah jadi pusat niaga batik dari berbagai kota di Jawa Tengah.

”Dari dulu Kudus juga punya satu motif batik yang melegenda. Yakni, motif Kapal Kandas. Motif itu  yang menjadi ikon dari batik Kudus. Ini juga penting untuk dilestarikan. Kalau perlu dipatenkan sebagai motif asli milik Pemkab Kudus,” ungkapnya.

Dia berharap acara itu bisa memberikan dampak positif. Yaitu menularkan pelestarian batik ke perusahaan-perusahaan yang lain. Utamanya di Kabupaten Kudus.

Harapan PT Nojorono batik Kudus tetap lestari. Sehingga PT Nojorono juga bisa bersinergi dengan Pemkab Kudus secara baik. Sudah sering dilakukan oleh PT Nojorono menggelar kegiatan-kegiatan yang menyemarakkan Kudus.

Hal itu patut mendapat apresiasi sebagai tanda bahwa perusahaan tersebut benar-benar ikut membangun Kudus.

Dalam rangkaian acara Talk Show tersebut akan ada perancangan busana batik dari Intan Avantie. Beberapa motif Batik Kudus akan ditampilkan di acara itu.

Empat batik tulis Klasik Kudusan tersebut merupakan koleksi dari pembatik Kudus Ummu Asiyati. T Sugiyanto mengatakan, motif Klasik Kudus dibuat kembali oleh Ummu untuk melestarikan kembali.

”Saat ini empat batik tersebut dikirimkan ke Intan Avantie yang nantinya akan dikolaborasikan dengan kebaya karyanya. Kami ingin menunjukkan batik klasik sekalipun masuh diminati desainer dan menjadikan karyanya makin disukai khalayak nusantara bahkan internasional,” tandasnya.

]]>
Ali Mustofa Sat, 20 Apr 2019 14:18:26 +0700
<![CDATA[Talk Show Perempuan Berkarya Bakal Ungkap Sejarah Batik Kudus]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/20/132827/talk-show-perempuan-berkarya-bakal-ungkap-sejarah-batik-kudus https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/20/talk-show-perempuan-berkarya-bakal-ungkap-sejarah-batik-kudus_m_1555744489_132827.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/20/talk-show-perempuan-berkarya-bakal-ungkap-sejarah-batik-kudus_m_1555744489_132827.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/20/132827/talk-show-perempuan-berkarya-bakal-ungkap-sejarah-batik-kudus

Talk show Perempuan dan Batik yang dilaksanakan PT Nojorono berkerjasama dengan Jawa Pos Radar Kudus dan Pemkab Kudus bakal mengungkap sejarah batik Kudus.]]>

KUDUS – Talk show Perempuan dan Batik yang dilaksanakan PT Nojorono berkerjasama dengan Jawa Pos Radar Kudus dan Pemkab Kudus bakal mengungkap sejarah batik Kudus. Acara ini sendiri digelar di Pendapa Kabupaten Kudus pada Senin (22/4) mendatang.

Beberapa narasumber yang berkompeten di bidang batik dan desain dihadirkan. Di antaranya perajin batik Kudus Ummu Asiyati, tokoh inspiratif desainer kebanggaan Indonesia Intan Avantie, dan peneliti batik dan antropolog Universitas Indonesia (UI) Notty J Mahdi.

Menurut Rina Budhi Ariani, istri Bupati Kudus M Tamzil, sejarah batik Kudus terkesan masih simpang siur. Dengan acara talk show Perempuan dan Batik ini, diharapkan bisa mengungkap sejarah batik Kudus yang sebenarnya.

”Kami mengundang para ahlinya, seperti perajin batik asli Kudus. Kemudian peneliti batik dan tokoh inspiratif sekaligus desainer kondang. Supaya bisa mengungkap sejarah batik Kudus yang sesungguhnya. Diharapkan bisa memberikan inspirasi kepada perempuan untuk perhatian dengan warisan budaya, yakni mengenakan baju-baju batik. Nantinya juga bisa didesain dengan menawan, elegan, dan memesona,” ungkapnya.

Sementara itu, Head of Corporate Brand dan Marketing Communications PT Nojorono Tobacco International (NTI) Amelia Santoso mengatakan, talks show ini diharapkan membuka pikiran kaum perempuan untuk berkarya. Seperti dicontohkan RA Kartini yang memiliki misi jiwa untuk menjadi pendidik.

”Pendidik sejatinya adalah manusia yang memberdayakan manusia lain menjadi lebih baik. Dengan misi yang sama, kami PT Nojorono Tobacco International menghadirkan kesempatan bagi para perempuan yang berkarya untuk memberi inspirasi untuk terus belajar, berdaya, dan berkarya dengan talenta mereka masing-masing,” terangnya.

CSR Manager PT Nojorono Tobacco International T. Sugiyanto menambahkan, batik menjadi salah satu budaya yang dimiliki Kudus. Kota Kretek sendiri pernah jadi pusat niaga batik dari berbagai kota di Jawa Tengah.

”Dari dulu Kudus juga punya satu motif batik yang melegenda. Yakni motif kapal kandas. Motif itu yang menjadi ikon batik Kudus. Ini juga penting untuk dilestarikan. Kalau perlu dipatenkan sebagai motif asli milik Pemkab Kudus,” ungkapnya.

Dia berharap, acara ini bisa memberikan dampak positif. Yaitu menularkan pelestarian batik ke perusahaan-perusahaan yang lain. Utamanya di Kabupaten Kudus. ”Kami berharap batik Kudus tetap lestari. Sehingga PT Nojorono juga bisa bersinergi dengan Pemkab Kudus secara baik,” imbuhnya. 

]]>
Ali Mustofa Sat, 20 Apr 2019 13:48:06 +0700
<![CDATA[Ketua DPC PDIP Kudus Musthofa Optimistis Banteng Gondol 12 Kursi Dewan]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/20/132784/ketua-dpc-pdip-kudus-musthofa-optimistis-banteng-gondol-12-kursi-dewan https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/20/ketua-dpc-pdip-kudus-musthofa-optimistis-banteng-gondol-12-kursi-dewan_m_132784.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/20/ketua-dpc-pdip-kudus-musthofa-optimistis-banteng-gondol-12-kursi-dewan_m_132784.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/20/132784/ketua-dpc-pdip-kudus-musthofa-optimistis-banteng-gondol-12-kursi-dewan

Perolehan kursi dari beberapa partai mulai bermunculan. Ada yang mantap menyebutkan perolehan kursi, ada juga yang masih ragu menyebutkan perolehan kursi DPRD.]]>

KOTA  – Perolehan kursi dari beberapa partai mulai bermunculan. Ada yang mantap menyebutkan perolehan kursi, ada juga yang masih ragu atau belum berani menyebutkan perolehan kursi DPRD Kabupaten Kudus. Misalnya saja Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kudus optimistis mendapat 12 kursi dari total 45 kursi. Jumlah itu terbanyak dari semua partai.

Ketua DPC PDIP Kudus, Musthofa mengatakan, menarget mendapatkan 12 kursi. Namun, dia tidak bisa memastikan. Mengingat rekapitulasi penghitungan suara begitu lama. ”Semenjak saya pimpin, PDIP ada kenaikan. Dari enam mampu menembus sembilan kursi DPRD Kabupaten,” katanya.

Dia menambahkan, dengan sistem sanint league lebih menguntungkan atau banyak kesalahan. Pengamatan Musthofa, hampir disetiap TPS banyak mengalami kerusakan surat suara. Ketika ditanya temuan itu, dia akan melakukan perekapan C1.

Sedangkan Ketua Bidang Pemenang Pemilu (Bapilu) partai Golkar Jhony, menargetkan, calegnya bisa memenangkan sembilan kursi DPRD Kabupaten. Padahal sebelumnya lima tahun lalu Golkar hanya menduduki empat kursi saja. ”Caleg-caleg menyumbang suara untuk memenuhi target kemenangan target partai Golkar,”katanya

Untuk Partai Gerindra Kudus memprediksi mampu merebut 7-9 kursi anggota DPRD Kabupaten Kudus. Wakil Ketua OKK Partai Gerindra Kabupaten Kudus Zamroni Noor mengaku, untuk tahun ini pihaknya memang menargetkan ada kenaikan hasil.

”Target kami di DPRD Kabupaten Kudus sekitar 7-9 kursi. Pokoknya ada peningkatan dibanding tahun lalu,” jelasnya. Diketahui pada pemilu April 2014 lalu, Partai Gerindra mendapat lima kursi di DPRD Kabupaten Kudus.

Terkait hasil perolehan suara, saat ini pihaknya belum berani bicara banyak. Sebab, perhitungan masih dilakukan di tingkat kecamatan. Meskipun demikian, pihaknya tetap optimis atas target yang dipasang. ”Gambaran kasar kami sudah ada. Tapi kami masih menunggu keputusan resmi dari KPU. Sampai saat ini kami tetap optimis bisa mengisi target itu,”ujarnya.

Terkait jumlah kader yang mencalonkan diri, tahun ini mengalami penurunan. Pada saat pemilu 2014 lalu kader DPC Partai Gerindra Kabupaten Kudus yang mencalonkan diri sebanyak 45 orang. Jumlah tersebut berkurang satu angka pada pemilu tahun ini. ”Tahun ini yang maju di pileg ada 44 orang,” imbuhnya. Dirincikan, jumlah tersebut tersebar di seluruh dapil di Kabupaten Kudus. Dapil I 10 valeg, dapil II dan III 11 caleg, dan dapil IV 12 caleg.

Sedangkan untuk Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menargetkan 4 kursi DPRD Kudus. Ketua DPC PPP Kudus Ulwan Hakim tahun ini menargetkan 4 kursi anggota DPRD Kudus. Namun melihat situasi, kemungkinan PPP akan mendapatkan 3 kursi. Padahal pada 2014 lalu, partai ini menargetkan mampu memperoleh 4 – 6 kursi di DPRD. ”Tahun ini cukup berat,” tuturnya.

Terkait perolehan suara di Dapil II Kaliwungu-Gebog, dia mengatakan ada 11 jatah. Untuk PPP 1, PDIP 2, PAN 1, dan PKB 2. Kemudian ada Gerinda 1, Golkar 1, PKS 1, dan Nasdem 1.

 Untuk Partai Amanat Nasional (PAN) menargetkan empat kursi dalam DPRD Kudus. Sekertaris Dewan Pimpinan Daerah (PDD) PAN Kudus Hemdro RK mengatakan target kursi ditargetkan setiap Dapil satu calon legislatif (Caleg). ”Target kursi memang satu dapil satu (Caleh,Red) memang realistislah,” ujarnya.

Sedangkan Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kudus Teguh Santoso mengatakan, masih menunggu hasil perhitungan suara tingkat kecamatan. Kalau target satu daerah pemilhan (Dapil) hanya satu kursi.

”Dapil II kosong karena sejak awal tidak ada perwakilan perempuan yang nyaleg. Namun kami belum bisa memastikan siapa yang lolos. Belum berani. Tunggu pengumuman resminya,” ungkapnya.

Hal ini berbeda dengan yang diungkapkan ketua umum DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Setia Budi Wibowo. Dia justru optimis mendapatkan empat kursi. Sebenarnya, ditargetkan dapat lima kursi.

Sedangkan partai Nasional Demokrat (Nasdem) menargetkan 4 kursi dan Demokrat 3 kursi. Dua partai lainnya yakni Hanura dan PKB belum perkiraannya masing simpang siur. Sementara menargetkan masing-masing dua kursi. (gal/vah)

]]>
Ali Mustofa Sat, 20 Apr 2019 11:20:20 +0700
<![CDATA[Pesan Perdamaian dan Melayani Umat di Jumat Agung]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/20/132764/pesan-perdamaian-dan-melayani-umat-di-jumat-agung https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/20/pesan-perdamaian-dan-melayani-umat-di-jumat-agung_m_132764.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/20/pesan-perdamaian-dan-melayani-umat-di-jumat-agung_m_132764.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/20/132764/pesan-perdamaian-dan-melayani-umat-di-jumat-agung

Jumat Agung merupakan Hari Jumat sebelum Minggu Paskah. Hari itu merupakan hari peringatan penyaliban Yesus Kristus dan salah satu dari Hari Tri Suci.]]>

KUDUS –  Jumat Agung merupakan Hari Jumat sebelum Minggu Paskah. Hari itu merupakan hari peringatan penyaliban Yesus Kristus dan salah satu dari Hari Tri Suci. Sedangkan rangkaian peringatan Paskah meliputi Kamis Putih, Jumat Agung, dan misa kebangkitan Yesus yang kerap dikenal dengan sebutan Malam Paskah. Ketiga hari ini merupakan hari-hari penting saat menjelang Hari Paskah.

Untuk misa Jumat Agung yang dijalani umat Kristiani di Gereja Injil di Tanah Jawa (GITJ) Kudus yang dipimpin Pendeta Herin Kahadi Jayanto. Dia menyampaikan kepada umatnya perdamaian itu sangat penting.

”Indonesia beragam suku, budaya, agama, dan sebagainya. Bagaimana kita harus menempatkan diri untuk saling toleransi. Kita juga mengingat pengorbanan Yesus menjadi pelayan umatnya. Hal ini menunjukkan kebesaran hati dan memberikan contoh agar hidup berdampingan itu untuk rukun, agar damai sejahtera,” ungkapnya.

LAMBANG MELAYANI UMAT: Jemaat membasuh kaki jemaat lain saat peryaan Paskah di GITJ Jepara kemarin. (ENGURUS GITJ JEPARA FOR RADAR KUDUS)

Misa Jumat Agung merupakan peringatan untuk mengenang peristiwa Yesus wafat di kayu salib. Peringatan ini biasanya diwarnai ibadah jalan salib. Sebelumnya juga ada perjamuan Kudus, para jemaat dibagikan satu potong roti tawar putih berbentuk kotak kecil dan gelas kecil berisi anggur merah.

”Ini melambangkan pengorbanan untuk umatnya. Kematian Tuhan Yesus Kristus mengajarkan kepada umat Kristiani, agar teguh memberi diri bagi pelayanan kasih dan keadilan di mana pun berada,” terangnya.

Dia juga berpesan, umat Kristiani harus menjadi pembawa kebenaran dan terang yang penuh kasih bagi sesama. Baik di lingkungan masyarakat maupun bangsa. Pengorbanan Tuhan Yesus Kristus menegaskan, bahwa umat Kristiani harus makin taat dan rajin menceritakan tentang kemuliaan dan kuasa Tuhan bagi alam ciptaan-Nya.

”Jangan kita hanya cari aman. Kita harus menjadi bagian dalam pelayanan kepada sesama. Kita hidup untuk bersaksi tentang Tuhan Yesus Kristus sebagai penebus dan juru selamat dunia melalui kata dan perbuatan,” ungkapnya.

Di Jepara, menjelang perayaan paskah, Gereja Indonesia Tanah Jawa (GITJ) Jepara melangsungkan ibadah Kamis Putih (18/4). Bersamaan dengan itu, dilakukan pula ritual basuh kaki para jemaat. Tujuannya, untuk meneladani Yesus yang mau merendahkan diri dan melayani semua umat.

Basuh kaki dilakukan setelah sebelumnya digelar kebaktian. Pada basuh kaki itu, jemaat dibagi menjadi dua kelompok. Yakni kelompok perempuan dan kelompok laki-laki.

Pendeta Herodion Noto Widi Susabda mengatakan, ibadah Kamis Putih yang dilakukan kemarin malam ini, sebagai persiapan Jumat Agung kemarin. Pada Kamis Putih itu, pihaknya juga menggelar pembasuhan kaki. ”Kami meneladani Sang Kristus. Ia telah mencontohkan dengan merendahkan diri dan mengasihi. Maka sudah menjadi tugas kita untuk meneladani dan saling melayani antar sesama pejabat,” katanya.

Pendeta GITJ Jepara Danang Kristiawan menyampaikan, di GITJ Jepara basuh kaki sudah dilaksanakan sejak 2007. ”Basuh kaki ini sesuai dengan ajaran Yesus, untuk mencintai sesama,” ungkapnya.

Melalui basuh kaki tersebut, jemaat diajarkan untuk bukan hanya merangkul yang mencintai, tapi juga merangkul orang yang membenci sebagaimana inti dari ajaran Yesus.

Pada kesempatan tersebut, pihaknya juga menggagas agar para jemaat berdonasi. Melalui Puasa Paskah pihaknya mengajak jemaat untuk berderma. ”Mengurangi jatah makan, kemudian uang jatah makan itu dikumpulkan untuk membantu jemaat lain yang sedang kesusahan,” tuturnya.

Pada kemarin pagi dilaksanakan kebaktian Jumat Agung. Pendeta Danang Kristiawan menyampaikan renungan berdasarkan firman Tuhan dari Ibrani 10:16-25.

Pendeta Danang menyampaikan renungan tentang menghargai pengorbanan. ”Pagi ini kita belajar tentang pengurbanan Yesus: Pengurbanan Yesus itu sempurna, pengurbanan Yesus itu menyatukan kembali manusia dengan Allah; memberi jalan masuk kepada Allah. Apa yang harus kita lakukan sebagai respon terhadap pengurbanan Yesus? Kita harus termotivasi untuk mengarahkan hidup kepada Yesus, teguh dalam pengharapan serta membangun persekutuan.

Kalau kita memang sungguh-sungguh menghargai pengorbanan Yesus marilah kita wujudkan pembaruan hidup dalam praktik hidup sehari-hari,” katanya.

Pada kebaktian itu, juga dilayani sakramen Baptisan Orang Percaya untuk 13 orang yang mengaku percaya kepada Tuhan Yesus sebagai juru selamat, didukung persembahan pujian Pemuda GITJ Jepara. Dilayani pula sakramen Perjamuan Kudus bagi jemaat.

]]>
Ali Mustofa Sat, 20 Apr 2019 09:24:42 +0700
<![CDATA[Tutup Road Show, Gubernur Jateng Bagikan Bantuan di Kudus]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/17/132313/tutup-road-show-gubernur-jateng-bagikan-bantuan-di-kudus https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/17/tutup-road-show-gubernur-jateng-bagikan-bantuan-di-kudus_m_132313.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/17/tutup-road-show-gubernur-jateng-bagikan-bantuan-di-kudus_m_132313.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/17/132313/tutup-road-show-gubernur-jateng-bagikan-bantuan-di-kudus

Kunjungan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam membagikan bantuan sampai di Kabupaten Kudus kemarin. Kudus merupakan penutup dari rangkaian kunjungannya.]]>

KUDUS – Kunjungan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam membagikan bantuan sampai di Kabupaten Kudus kemarin. Ia mengatakan, Kudus merupakan penutup dari rangkaian kunjungannya. Kunjungan ini merupakan rangkaian panjang dari 35 kabupaten kota. Di Kota Kretek ia memberikan bantuan rumah tidak layak huni (RTLH) dan bantuan intensif kepada 8.000 guru madrasah dan guru ngaji.

”Saya tutup di Kudus. Jadi, seluruh kegiatan yang kami lakukan untuk menyerahkan seluruh bantuan termasuk menjelaskan untuk apa porsi-porsi yang ada. Terus kami juga merespon apa yang selalu selama saya menjelang kunjungan ini lapor ke saya,” kata Ganjar.

Seperti laporan di bidang kesehatan, pendidikan, dan rumah tak layak huni. ”Hari ini (kemarin, Red) kami serahkan semuanya. Sekaligus ngecek persiapan untuk pemilu besok (hari ini, Red). Alhamdulillah sudah siap. Mudah-mudahan lancar,” katanya saat ditemui seusai acara di Pendapa Kabupaten Kudus.

Titik-titik kunjungan Ganjar di Kudus di antaranya di Desa Glagahwaru, Undaan; Pondok Pesantren Assa’idiyah, Mejobo; dan Desa Perambatan Kidul, Kaliwugu. Dalam kunjungannya itu, ia menyerahkan bantuan RTLH dan menyerahkan bantuan intensif guru keagamaan.

Kemudian kegitannya dilanjutkan ke Pendapa Kabupaten Kudus sekitar pukul 17.00. Tujuannya, untuk bersilaturahim dengan perorangan atau lembaga penerima bantuan.

Bupati Kudus Muhammad Tamzil mengatakan, terkait kegiatan gubernur untuk menyerahkan bantuan kepada masyarakat dari pemerintah provinsi ini, pihaknya berharap masyarakat bisa memanfaatkan bantuan dengan baik. ”Tadi di lapangan secara langsung menyerahkan (bantuan) RTLH di dua titik. Kemudian bantuan untuk guru ngaji dan madrasah jumlahnya 8.000 orang,” ungkapnya.

Ia menambahkan, ada banyak varian bantuan yang diserahakan. Seperti bantuan desa, guru, dan insfrastruktur. (vah)

]]>
Ali Mustofa Wed, 17 Apr 2019 06:37:08 +0700
<![CDATA[Mensos RI: 93,2 Persen Keluarga Nyatakan Puas terhadap PKH]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/16/132137/mensos-ri-932-persen-keluarga-nyatakan-puas-terhadap-pkh https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/16/mensos-ri-932-persen-keluarga-nyatakan-puas-terhadap-pkh_m_132137.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/16/mensos-ri-932-persen-keluarga-nyatakan-puas-terhadap-pkh_m_132137.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/16/132137/mensos-ri-932-persen-keluarga-nyatakan-puas-terhadap-pkh

Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan sebesar 93,2 persen KPM Program Keluarga Harapan menyatakan puas terhadap program bansos.]]>

Jakarta - Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan sebesar 93,2 persen Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) menyatakan puas terhadap program bansos yang bertujuan menekan angka kemiskinan di Indonesia.

Ia menjelaskan berdasarkan survei independen MicroSave Consulting Indonesia dalam kerangka kerjasama antara Kementerian Sosial RI dan Bill & Melinda Gates Foundation (BMGF) menunjukkan 93 persen puas terhadap keteraturan penerimaan dana bansos PKH ke dalam rekening, 92 persen puas terhadap respon Contact Center PKH dalam menanggapi aduan, 94 persen puas terhadap pendampingan oleh Pendamping PKH, 93 persen puas terhadap kemudahan menjangkau lokasi pencairan bansos, dan 94 persen menyatakan puas terhadap kemudahan bertransaksi di lokasi pencairan bansos. 

"Sebanyak 86 persen KPM mengetahui bahwa bansos ini merupakan program prioritas pemerintah pusat. Mereka juga dapat menjelaskan dengan baik pemanfaatan bantuan sosial sebagaimana yang disyaratkan pemerintah," tutur Menteri.

Hal ini tampak pada hasil survei dimana sebanyak 74 persen responden menggunakan dana bansos PKH untuk pembelian peralatan sekolah, 67 persen untuk biaya sekolah, 58 persen untuk biaya transportasi ke sekolah, 54 persen untuk membeli makanan tambahan, 42 persen biaya ekstrakurikuler sekolah, dan 33 persen untuk biaya masuk sekolah di tahun ajaran baru.

Capaian yang positif juga tampak pada metode penyaluran bansos secara non tunai menggunakan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS). Sebanyak 77 persen KPM menggunakan KKS untuk berbagai transaksi perbankan dan 23 persen menggunakan untuk tarik tunai bansos PKH.

"Bagi 86 persen KPM PKH, rekening KKS adalah rekening pertama mereka, dan 23 persen KPM PKH memanfaatkan rekening KKS untuk transaksi keuangan mereka yang mana memberikan kontribusi signifikan terhadap Inklusi Keuangan,” terangnya.

Mensos melanjutkan dari survei ditemukan bahwa sebanyak 18 persen KPM PKH tidak melakukan pencairan dana sekaligus. Hal ini menunjukkan perilaku menabung dan upaya mendorong keuangan inklusif untuk rakyat miskin telah menunjukkan hasil positif.

Survei tersebut, lanjutnya, juga menunjukkan bahwa 98 persen KPM lebih memilih metode penyaluran non tunai melalui KKS dibandingkan dengan cara sebelumnya melalui kantor pos. Melalui KKS, penerima PKH lebih melek transaksi bank melalui ATM, mereka juga tidak mengeluarkan biaya pencairan, sehingga menerima dana bansos utuh.

"Sekitar 64 persen pencairan dana PKH dilakukan penerima manfaat melalui ATM bank dibandingkan Agen Bank sebesar 14 persen dan e-Warong sebanyak 2,4 persen," tutur Mensos.

Di bidang kesehatan, 92 persen KPM mengakses rumah sakit/puskesmas untuk mendapatkan layanan kesehatan, 48 persen KPM menggunakan KB, sementara hanya 26 persen Non KPM PKH yang menggunakan KB.

Di bidang pendidikan 78 persen anak-anak KPM PKH hadir di sekolah secara reguler dan 10 persen anak-anak KPM PKH berprestasi di bidang akademik 5 persen, olah raga 4 persen, seni budaya 1 persen.

Dari sisi pendampingan, sebanyak 79 persen KPM PKH telah mendapatkan sesi Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) secara regular setiap bulannya.

Dampak bansos pada pengeluaran bulanan keluarga menunjukkan total pengeluaran bulanan KPM PKH 3,8 persen lebih tinggi dari non-KPM PKH. Pengeluaran bulanan non-makanan KPM PKH cenderung lebih tinggi 11,8 persen dari non-KPM PKH. Hal ini menunjukkan bahwa program PKH secara tidak langsung membantu meningkatkan pendapatan KPM yang tercermin dari tingkat pengeluaran rumah tangga.

Dampak terhadap hasil terkait perilaku kesehatan yakni 12,1 persen KPM PKH cenderung pergi ke layanan kesehatan pemerintah untuk berbagai masalah kesehatan dan menggunakan fasilitas Keluarga Berencana (KB) 8,4 persen lebih banyak daripada penerima manfaat non-PKH.

Demikian pula, Lansia yang menerima PKH 8,8 persen lebih mungkin datang ke fasilitas kesehatan daripada non penerima manfaat

Studi dilakukan di 15 provinsi dan mencakup 28 kota/kabupaten di Indonesia. Untuk keperluan analisis data, survei dibagi di tiga wilayah bagian yakni Wilayah Barat (meliputi Sumatera Barat dan Sumatra Utara, Kepulauan Riau, Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur), Wilayah Tengah (meliputi seluruh pulau Jawa), dan Wilayah Timur (meliputi Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, NTT dan Papua).

Jumlah responden adalah 2.903 dengan 1.466 KPM PKH dan 1.437 dari kontrol group (non-KPM PKH), serta ditambah 25 In-depth interview. Kontrol grup adalah kelompok non penerima sebagai perbandingan untuk kelompok penerima PKH. Data KPM PKH dan non-KPM PKH diambil dari Basis Data Terpadu (BDT) yang berada pada 11--20 percentil.

Mensos mengatakan hasil survei ini bersifat independen dan dapat berlangsung berkat dukungan dari BMGF dan mitra kerjanya di Indonesia yakni MicroSave Consulting (MSC) dan difasilitasi Inke Maris & Associates (IMA).

BMGF adalah Yayasan amal Bill dan Melinda Gates, yang merupakan yayasan pribadi dengan kantor pusat di Seatlle, AS, yang mencurahkan perhatiannya pada upaya pengentasan kemiskinan di banyak negara di Afrika, Asia, Amerika Latin.

"Kami sangat mengapresiasi bantuan ini guna mengevaluasi pelaksanaan PKH kedepannya agar semakin baik dalam penyaluran dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat. Ujungnya adalah angka kemiskinan dapat terus menurun di akhir tahun 2019,” harap Menteri Agus. (sonny)

]]>
Ali Mustofa Tue, 16 Apr 2019 13:31:14 +0700
<![CDATA[Tak Ada Lapak UMKM, Jumlah Pedagang Dandangan Menyusut]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/15/131943/tak-ada-lapak-umkm-jumlah-pedagang-dandangan-menyusut https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/15/tak-ada-lapak-umkm-jumlah-pedagang-dandangan-menyusut_m_131943.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/15/tak-ada-lapak-umkm-jumlah-pedagang-dandangan-menyusut_m_131943.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/15/131943/tak-ada-lapak-umkm-jumlah-pedagang-dandangan-menyusut

Dua pekan lagi tradisi dandangan akan kembali digelar. Tahun ini, konsep dandangan tak jauh beda dengan tahun-tahun sebelumnya. Hanya saja jumlah lapak bekurang]]>

KOTA – Dua pekan lagi tradisi dandangan akan kembali digelar. Tahun ini, konsep dandangan tak jauh beda dengan tahun-tahun sebelumnya. Hanya saja jumlah lapak bekurang. Jika sebelumnya lapak yang disediakan mencapai 400-an, kini hanya disediakan 230 lapak.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Perdagangan Sudiharti melalui Kabid Pedagang Kaki Lima (PKL) Sofyan Duhri. Pengurangan ini merupakan dampak dari tidak disediakannya lapak untuk UMKM. ”Tahun ini tidak ada karena anggarannya juga tidak ada,” ujarnya.

Selain karena alasan itu, Sofyan juga mengungkapkan ada lokasi yang tidak lagi digunakan sebagai lokasi dandangan. Jalan Pemuda yang tahun lalu digunakan sebagai lokasi perluasan dandangan sekarang tidak digunakan. Pertimbangannya karena sepi pengunjung. ”Setelah kami evaluasi, ternyata memang tidak efektif. Kasihan pedagang kalau sepi,” imbuhnya.

Tahun ini lokasi yang digunakan sebagai lokasi dandangan meliputi Jalan Sunan Kudus, Jalan Madureksan, Jalan Kiai Telingsing, Jalan Pangeran Puger, jalan Wahid Hasyim, jalan KHA. Dahlan, jalan Ramelan, jalan Menara dan Jalan Kudus–Jepara.

Berkurangnya jumlah lapak yang disediakan, pihaknya berharap masyarakat bisa semakin nyaman. Selain itu juga agar ketersediaan kantong parkir bisa lebih luas. Sehingga nantinya tak ada masyarakat yang nekat membawa sepeda motornya masuk dalam kawasan dandangan yang steril dari kendaraan.

Sofyan menyebut, dari 230 lapak yang disediakan sudah diserbu pedagang. Sampai sekarang sekitar 60 persen lapak sudah terisi. Ketika nanti permintaan melonjak, pedagang akan ditempatkan di Jalan Ramelan. ”Jalan Ramelan nanti digunakan untuk menampung luberan pedagang,” katanya.

Terkait tarif retribusi lapak, ia mengatakan, sesuai dengan Peraturan Bupati Nomor 12 Tahun 2012 Tentang Pemakaian Kekayaan Daerah. Dimana setiap meternya ditarif Rp 2 ribu per hari. Tarif ini belum termasuk retribusi sampah dan biaya sewa listrik. Berdasarkan Perbub Nomor 12 Tahun 2010 tentang Retribusi Sampah, tarif setiap meter persegi sebesar Rp 60.

]]>
Ali Mustofa Mon, 15 Apr 2019 12:23:02 +0700
<![CDATA[Sambut Hari Kartini, Remaja Masjid Agung Gelar Festival Seni Islami]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/15/131939/sambut-hari-kartini-remaja-masjid-agung-gelar-festival-seni-islami https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/15/sambut-hari-kartini-remaja-masjid-agung-gelar-festival-seni-islami_m_131939.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/15/sambut-hari-kartini-remaja-masjid-agung-gelar-festival-seni-islami_m_131939.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/15/131939/sambut-hari-kartini-remaja-masjid-agung-gelar-festival-seni-islami

Dalam rangka menyambut hari Kartini dan menambah kunjangan ke masjid, remaja Masjid Agung Kudus menggelar Festival Seni Islami Putri kemarin.]]>

KOTA – Dalam rangka menyambut hari Kartini dan menambah kunjangan ke masjid, remaja Masjid Agung Kudus menggelar Festival Seni Islami Putri kemarin. Kegiatan bertempat di Masjid Agung Kudus ini diikuti seluruh masjid dan musala se- Kabupaten Kudus.

Kegiatan itu diikuti oleh sembilan grup rebana. Satu grupnya terdiri dari 12 hingga 15 orang. Sedangkan untuk Dai 20 orang. Lalu untuk MTQ ada 20 orang.

Alifia Pusfita salah sorang anggota grup rebana El Luna mengatakan, timnya menyiapkan latihan hanya tiga hari saja. Pada waktu tampil ia membawakan dua lagu. Jamalu dan Ustazi. Timnya mengikuti kegiatan ini untuk memeriahkan acara saja. ”Saya niatnya hanya menyiarkan islam. Jika bersAlawat orang bisa cinta kepada Nabi Muhammad,” katanya.

Sementara itu, Sekertaris Panitia Festival Islami Putri, Futuhal Hidayah, menngungkapkan, Tujuan dari kegiatan itu, yakni membumikan tilawah. Rebana sebagai seni untuk membangkitkan cinta kepada Nabi Muhammad SAW sekaligus menyebarkan agama islam. ”Visi kami agar remaja bisa memakmurkan masjid di seluruh Kabupaten Kudus. Serta kegiatan ini diharapkan mengkikis paham radikal,” ungkapnya.

Puncak dari acara ini akan diselenggarakan pada 22 April 2019. Yang bertempat di aula Masjid Agung Kudus. Puncak kegiatan itu akan melakukan seminar keperempuanan. Seminar itu akan membahas penanganan kanker bagi remaja dan pramenopause. Untuk pembicaranya akan mendatangkan dokter spesialis.

Sedangkan untuk remaja putra akan digelar bulan syaban. Juga ada akan menggelar tabuh bedug dhandang. (gal)

]]>
Ali Mustofa Mon, 15 Apr 2019 12:06:05 +0700
<![CDATA[Sukses Menjawab Pertanyaan Bupati, Anak PAUD Ini Dapat Hadiah]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/14/131756/sukses-menjawab-pertanyaan-bupati-anak-paud-ini-dapat-hadiah https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/14/sukses-menjawab-pertanyaan-bupati-anak-paud-ini-dapat-hadiah_m_1555207427_131756.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/14/sukses-menjawab-pertanyaan-bupati-anak-paud-ini-dapat-hadiah_m_1555207427_131756.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/14/131756/sukses-menjawab-pertanyaan-bupati-anak-paud-ini-dapat-hadiah

PAUD Harapan Bangsa, Jetis Kapuan, Jati, Kudus genap berusai delapan tahun kemarin. PAUD berdiri 13 April 2011 ini mengundang Bupati Kudus M Tamzil sebagai tamu]]>

KUDUS - PAUD Harapan Bangsa, Jetis Kapuan, Jati, Kudus genap berusai delapan tahun kemarin. PAUD berdiri 13 April 2011 ini mengundang Bupati Kudus M Tamzil beserta istri Rina Budi Ariyani sebagai tamu. Itu spesial memperingati sewindu berdirinya PAUD. Tamzil di acara itu sempat memberikan pertanyaan ke siswa. Kemudian memberikan hadiah.

Acara yang digelar pukul 08.00 kemarin itu memberikan suguhan drum band yang dimainkan oleh anak-anak PAUD Harapan Bangsa. Itu sebagai bentuk penyambutan kepada Bupati Kudus M Tamzil bersama sang istri. Saat bupati beserta istri dan rombongan tiba di area PAUD, anak-anak mulai menambuh drum. Ada pula suguhan barongan. Antusiasme anak-anak beserta orang tua dan guru menyambut kedatangan bupati dan istri sangat tampak.

Satu demi satu anak-anak menyalami bupati beserta istri. Tak terkecuali guru dan orang tua murid. Bahkan ada pula yang meminta foto. Sesampainya di tempat acara, bupati dan istri disuguhkan tarian Kretek yang ditampilkan dua orang alumni PAUD Harapan Bangsa. Selepas itu, pemilik Yayasan PAUD harapan Bangsa Rajimah turut memberikan sambutan. Menurutnya, kegiatan harlah semacam ini adalah kegiatan yang positif.

Kepala Sekolah PAUD Harapan bangsa Ely Suparytinah ingin mengajak anak bermain sambil belajar di acara Harlah ini. ”Kami ajak anak untuk bermain juga. Karena kalau belajar terus anak menjadi bosan,” terangnya.

Bupati M Tamzil juga memberikan sambutan di acara itu. Orang nomor satu di Kudus itu mengucapkan selamat untuk Harlah PAUD Harapan Bangsa yang kedelapan. ”Selamat untuk PAUD Harapan Bangsa yang genap berusia sewindu,” terang M Tamzil.

Pada kesempatan itu pula, bupati berinteraksi dengan memberikan pertanyaan kepada anak-anak sekaligus memberikan hadiah. Beberapa pertanyaan diajukan oleh M Tamzil sembari bergurau dengan anak-anak. Seperti bertanya soal nama hingga mengajak bernyanyi dan bertanya bunyi do'a sebelum makan.

Sementara itu, Rina Budi Ariyani, istri dari Bupati Kudus M Tamzil menyambut baik kegiatan ini. ”Kegiatan seperti ini terbilang positif dan bagus bagi anak-anak usia dini,” imbuhnya. (vga)

]]>
Ali Mustofa Sun, 14 Apr 2019 01:49:09 +0700
<![CDATA[Abdul Aziz Komitmen Perjuangkan Reaktifasi Rel Semarang-Rembang]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/14/131737/abdul-aziz-komitmen-perjuangkan-reaktifasi-rel-semarang-rembang https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/14/abdul-aziz-komitmen-perjuangkan-reaktifasi-rel-semarang-rembang_m_1555200820_131737.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/14/abdul-aziz-komitmen-perjuangkan-reaktifasi-rel-semarang-rembang_m_1555200820_131737.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/14/131737/abdul-aziz-komitmen-perjuangkan-reaktifasi-rel-semarang-rembang

Anggota Komisi D DPRD Jateng Abdul Aziz berkomitmen kuat untuk memperjuangkan reaktifasi rel kereta api di Jateng. Salah satunya jalur Semarang-Rembang.]]>

SEMARANG – Anggota Komisi D DPRD Jateng Abdul Aziz berkomitmen kuat untuk memperjuangkan reaktifasi rel kereta api di Jawa Tengah (Jateng). Salah satunya jalur Semarang-Rembang yang selama ini sudah tidak berfungsi lagi. Langkah tersebut sebagai uapaya mempercepat koneksi antardaerah sekaligus mengurangi angka kemacetan di Jateng.

Komitmen tersebut sebagai upaya untuk mendukung kebijakan presiden bahwa conectivity dan daya saing infrastruktur sangat penting. Reaktivasi jalur rel kereta api menjadi solusi sebagai transportasi masal yang lebih efisien dan biaya lebih murah. ”Justru kami melihat, pilihan conectivity di situ lebih tepat berbasis sosial budaya dan lingkungan, dan itu adalah kereta api," katanya.

Ketua Panitia Khusus (Pansus) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) DPRD ini mengatakan, di Jateng sudah banyak jalur rel kereta api yang tak dipakai. Aktivasi jalur kereta Semarang-Jogjakarta-Banyumas harus segera dibangun sebagai penyangga jalur rel sisi utara (Semarang-Tegal-Banyumas) yang padat. Sementara jalur Semarang-Kudus-Rembang-Bojonegoro akan menjadi penyangga jalur rel tengah (Semarang-Purwodadi-Bojonegoro) jika proyek kereta cepat Jakarta-Surabaya ingin segera diwujudkan. ”Dengan begitu, proyek kereta cepat Jakarta-Surabaya yang masuk Jateng dimungkinkan dengan tidak perlu membangun trek baru lagi. Cukup menggunakan double track yang ada," ujarnya.

Kang Aziz dengan tegas juga menolak pembangunan tol Bawen-Jogjakarta. Karena secara geografis, jalan tol ruas Bawen-Jogjakarta, ekuivalen dengan jalan tol ruas Solo-Jogjakarta yang masih dalam proses pembangunan. Selain itu, jalur yang akan dilewati jalan tol masuk dalam area rawan gempa bumi. Banyak struktur lempung di jalur tersebut. "Dan yang utama, pembangunan jalan tol akan mengorbankan sekitar 350 hektare lahan basah di Jateng. Penolakan ini juga mempertimbangkan eksploitasi jutaan kubik material untuk pembangunan jalan di kawasan tersebut," tambahnya. (fth)

]]>
Ali Mustofa Sun, 14 Apr 2019 00:01:20 +0700
<![CDATA[Peringati Isra Mikraj, KH Anwar Zahid Ajak Regenerasi Ukir Sejarah]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/13/131730/peringati-isra-mikraj-kh-anwar-zahid-ajak-regenerasi-ukir-sejarah https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/13/peringati-isra-mikraj-kh-anwar-zahid-ajak-regenerasi-ukir-sejarah_m_1555223716_131730.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/13/peringati-isra-mikraj-kh-anwar-zahid-ajak-regenerasi-ukir-sejarah_m_1555223716_131730.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/13/131730/peringati-isra-mikraj-kh-anwar-zahid-ajak-regenerasi-ukir-sejarah

Mubarokfood menggelar pengajian Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW di aula Mubarokfood kemarin. Pengajian itu menghadirkan KH Anwar Zahid.]]>

KUDUS – Mubarokfood menggelar pengajian Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW di aula Mubarokfood kemarin. Pengajian itu menghadirkan ulama ternama asal Kabupaten Bojonegoro KH Anwar Zahid. Dalam tausiyahnya, kiai yang terkenal dengan Qulhu ae Lek ini, berpesan agar meneladani sosok Rasulullah. Juga mengajak menjadi manusia yang memberikan perubahan ke depan.

Pengajian yang dimulai pukul 10.00 ini dihadiri ratusan karyawan Mubarokfood. Tak hanya itu, juga turut mengundang puluhan warga binaan Rutan Kelas II B Kudus. Para tamu undangan yang tak kebagian tempat di aula, rela duduk di lantai bawah. Mereka menyaksikan lewat layar proyektor yang disediakan oleh panitia.

Sebelum acara dimulai, Syatta Imtiyaaz Thuvaila turut menghibur para hadirin yang hadir. Putri pasangan HM Hilmy (Dirut Mubarokfood) dan Hj Nujumullaily itu, menyanyikan dua lagu. Yaitu Din Assalam dan Ya Jamallu. Tak hanya Syatta, karyawan Mubarokfood turut andil memeriahkan acara. Mereka unjuk gigi dengan menampilkan rebana.

HADIR PENGAJIAN: Warga binaan Rutan Kelas II B Kudus turut hadir di pengajian ini. (DONNY SETYAWAN/RADAR KUDUS)

KH Anwar Zaid dalam tausiyahnya berpesan, peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW tak hanya diperingati setahun sekali. Namun harusnya diperingati setiap hari. Bahwasanya itu bentuk kecintaan dan ingat kepada Rasulullah. Sebab, Isra Mikraj merupakan turunnya wahyu perintah salat lima waktu. ”Ketika menjalankan salat kita sering melakukannya begitu cepat. Paling dua menit. Sedangkan ibu-ibu dandan bisa berjam-jam. Bagaimana itu (salat, Red) memperbaiki jiwa kalian. Salat harus khuyuk. Jangan tergesa-gesa,” pesannya.

Kiai yang terkenal pintar melucu ini juga mengingatkan untuk senantiasa meneladani sifat Rasulullah. Jika meneladani hal tersebut, manusia akan sukses di dunia maupun akhirat.

Proses regenarasi juga diungkapkannya. Regenerasi yang baik akan mengukir sejarah ke depan. Salah satu penghambat membentuk generasi unggul adalah penggunaan smartphone secara berlebihan.

”Seperti halnya yang diterapkan Mubarokfood. Produknya sudah menembus pasar luar negeri. Itu adalah bentuk regenerasi yang baik,” katanya.

Terpisah, Direktur Utama Mubarokfood HM Hilmy mengatakan, momentum Isra Mikraj dimanfaat untuk membangun karakter sesuai pesan-pesan Nabi Muhammad SAW dan syariat Islam. Hal itu diharapkan menjadi pesan spiritual bagi keluarga dan karyawan Mubarokfood serta masyarakat yang turut hadir.

Hilmy juga berharap, warga binaan yang hadir bisa menjadi lebih baik. Bisa mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dia juga berharap, SDM yang berkualitas bisa bermunculan sesuai visi misi Mubarokfood. Melalui kegiatan bernuasa religi. ”Kami ikhtiyari dengan kegiatan-kegiatan yang bernuansa religi, seperti pengajian, ” katanya.

Setelah memberikan tausiyah, KH Anwar Zahid mengunjungi ke museum Jenang Kudus. Beliau melihat koleksi museum di lantai II. Selanjutnya beliau mengisi pengajian di Masjid Agung Kudus pada pukul 15.00.

Pengajian Isra Mikraj di Masjid Agung Kudus dihadiri ribuan warga. Warga memadati halaman Masjid Agung Kudus hingga keluar masjid. Pengajian itu juga dihadiri Bupati Kudus M Tamzil, Kapolres Kudus AKBP Saptono, dan Dirut Mubarokfood.

Kepala Yayasan Masjid Agung Kudus Noor Badri mengatakan, pengajian Isra Mikraj ini rutin digelar. Sebab, acara semacam ini sebagai pendorong keimanan dan ketaqwaan masyarakat Kudus. Sehingga mampu mengarah pada Islam yang rahmatan lil alamin.

Dia menambahkan, menjelang puasa Masjid Agung akan menyelenggarakan beragram kegiatan. Di antaranya, pentas puisi islami dan seminar tentang perempuan. ”Dengan adanya kegiatan itu, kami berharap bisa memakmurkan masjid," katanya. (gal)

]]>
Ali Mustofa Sat, 13 Apr 2019 23:48:43 +0700
<![CDATA[Pasar Kliwon Bakal Manjakan Pengunjung dengan Penambahan Fasilitas AC]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/13/131565/pasar-kliwon-bakal-manjakan-pengunjung-dengan-penambahan-fasilitas-ac https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/13/pasar-kliwon-bakal-manjakan-pengunjung-dengan-penambahan-fasilitas-ac_m_131565.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/13/pasar-kliwon-bakal-manjakan-pengunjung-dengan-penambahan-fasilitas-ac_m_131565.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/13/131565/pasar-kliwon-bakal-manjakan-pengunjung-dengan-penambahan-fasilitas-ac

Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus terus berupaya untuk meningkatkan fasilitas di sejumlah pasar tradisional. Salah satunya pasar Kliwon.]]>

KOTA – Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus terus berupaya untuk meningkatkan fasilitas di sejumlah pasar tradisional. Salah satunya pasar Kliwon. Setelah adanya eskalator, kini pasar yang mendapat penghargaan sebagai pasar ramah difabel itu akan ditambah AC.

Wacana ini disampaikan Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus Sudiharti kemarin. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk semakin memanjakan pengunjung. Sehingga kenyamanan mereka saat berada di Pasar Kliwon terjamin. ”Rencananya kami akan aplikasikan secara bertahap. Mulai dari blok A dulu,” katanya.

Pengadaan mesin pendingin ruangan itu akan dianggarkan dalam APBD. Terkait biaya listriknya, nanti akan dibebankan kepada para pedagang. Hal ini diakuinya telah dikomunikasikan kepada para pedagang. Mereka pun menyambutnya dengan positif.

Terkait anggaran yang dibutuhkan untuk merealisasikan hal ini memang tidak sedikit. Namun hal itu tetap akan diupayakan. Saat ini rencana tersebut masih dalam tahap pematangan konsep. Dalam rinciannya, setiap 15 meter pemasangan membutuhkan dana sekitar Rp 134 juta.

”Kami belum bisa merealisasikannya. Sebab belum ada anggarannya. Nanti akan kami anggarakan dalam anggaran perubahan. Semoga bisa terealisasi tahun ini,” jelasnya.

Sudiharti berpesan, ketika rencana ini terealisasi, pihaknya berharap baik pedagang dan pengunjung dapat bersifat kooperatif. Artinya, mereka harus ikut menjaga dan merawat fasilitas yang sudah disediakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus. ”Kami harap semua bisa ikut bertanggung jawab agar bisa awet,” ujarnya.

]]>
Ali Mustofa Sat, 13 Apr 2019 09:42:38 +0700
<![CDATA[Bupati Kudus: Lagi Darurat? Tinggal Tekan 112, Beres Deh!]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/12/131417/bupati-kudus-lagi-darurat-tinggal-tekan-112-beres-deh https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/12/bupati-kudus-lagi-darurat-tinggal-tekan-112-beres-deh_m_131417.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/12/bupati-kudus-lagi-darurat-tinggal-tekan-112-beres-deh_m_131417.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/12/131417/bupati-kudus-lagi-darurat-tinggal-tekan-112-beres-deh

Bupati Kudus M Tamzil terus melakukan peningkatan pelayanan masyarakat. Kemarin, Tamzil me-launching Unit Siaga Gawat Darurat dan Bencana 112 atau U-Garuda 112]]>

KOTA  Bupati Kudus M Tamzil terus melakukan peningkatan pelayanan masyarakat. Kemarin, Tamzil me-launching Unit Siaga Gawat Darurat dan Bencana 112 atau U-Garuda 112. Ini nomor tunggal panggilan siaga darurat untuk semua penanganan. Mulai dari bencana alam, kecelakaan, kebakaran, gangguan keamanan, kedaruratan medis, kegawatdaruratan lainnya.

Tamzil secara resmi meluncurkan U-Garuda 112 di kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus. Pada peresmian itu turut hadir Ketua Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kudus Rina Budhy Ariani, perwakilan dari Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, jajaran Forkopimda, camat, para OPD dan elemen masyarakat.

Dia mengatakan, layanan darurat itu sangat dibutuhkah oleh masyarakat Kudus. Selain cepat juga memudahkan warga menyelesaikan permasalahannya. Tamzil menambahkan, dengan menekan tombol 112 masyarakat akan cepat terlayani. Pasalnya layanan itu terkoneksi langsung dengan polisi, damkar, tenaga kesehatan, dan Basarnas.

”Ketika ada keluarga yang terkena stroke akan cepat terlayani. Kurang dari 10 menit akan ada pertolongan pertama. Bahkan jika ada anak kurang gizi juga bisa menghubungi nomor ini,” katanya.

Dia mengimbau kepada warga agar tidak menyalahgunakan nomor ini. Jika tidka dalam kondisi darurat tidak usah menghubungi nomor ini, apalagi untuk main-main. ”Tolong ya ini dibedakan kalau 112 ini hanya untuk darurat. Misalnya mau melahirkan. Tapi jangan mengadu cari jodoh. Meskipun belum punya jodoh juga darurat,” katanya. Warga pun tertawa mendengar candaannya.

Dia mengatakan, nantinya operator call center segera tanggap dalam menjawab panggilan. Pasalnya akan sia-sia saja ketika layanan ini sudah beroperasi nantinya. Tamzil menambahkan akan dilakukan pelatihan untuk meningkatkan SDM terkait layanan U-Garuda 112 itu.

MONITORING: Bupati Kudus M Tamzil dan Ketua PKK Kudus Rina Budhy Ariani sedang motinor pantauan lalu lintas. (KOMINFO FOR RADAR KUDUS)

Penggunaan layanan 112 ini  cukup mudah. Hanya tinggal memencet 112, kemudian melakukan panggilan. Jika dianggap darurat masyarakat bisa memencet angka 1. Setelah ada jawaban, masyarakat tinggal mengadu kepada operator. Nantinya akan ada petugas dari kecamatan terdekat dari lokasi, yang sigap melayani. Hingga saat ini baru ada tiga operator seluler yang bisa menggunakan layanan 112 ini. Satu diantaranya masih dalam upaya penyempurnaan jaringan. ”Nantinya akan ada petugas yang datang ke rumah jenengan. Misalnya ada bencana nanti BPBD yang datang. Ada pencurian, maka pak Polisi yang datang,” tuturnya.

Selain melaunching U-Garuda 112, Tamzil juga memberikan kartu indonesia sehat (KIS) kepada warga yang belum ikut menjadi peserta BPJS sekitar 40 ribu warga. Semua Hal ini untuk menuju Universal Health Coverage (UHC) di Kudus. ”Sesuai laporan sudah ada UHC sebanyak 96 persen di Kudus. Ini patut diapresiasi,” terangnya.

Sementara itu, Dirjen Penyelenggara Pos dan Informatika Kemenkominfo RI yang diwakili Kasi Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Telekomunikasi Khusus Agung Setyo Utomo mengatakan, Kudus sudah menjadi kota yang 34 dari 514 kabupaten kota yang telah menggunakan layanan 112. Sedangkan di Jawa Tengah Kudus jadi ke empat yang menggunakan layanan ini.

 ”Dengan satu nomor akan mempermudah masyarakat menghafal. Bahkan layanan ini gratis ketika masyarakat melakukan panggilan,” katanya. (gal)

CEK KESIAPAN: Bupati Kudus M Tamzil mengecek kesiapan petugas U-Garuda 112. (DONNY SETYAWAN /RADAR KUDUS)
]]>
Ali Mustofa Fri, 12 Apr 2019 15:30:56 +0700
<![CDATA[Tahun Ini Bangunan Eks Kudus Plaza yang Terbakar akan Dirobohkan]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/12/131373/tahun-ini-bangunan-eks-kudus-plaza-yang-terbakar-akan-dirobohkan https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/12/tahun-ini-bangunan-eks-kudus-plaza-yang-terbakar-akan-dirobohkan_m_1555055300_131373.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/12/tahun-ini-bangunan-eks-kudus-plaza-yang-terbakar-akan-dirobohkan_m_1555055300_131373.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/12/131373/tahun-ini-bangunan-eks-kudus-plaza-yang-terbakar-akan-dirobohkan

Pemkab Kudus sedang mengkaji nilai jual besi yang berada di bangunan eks Kudus Plaza. Kajian ini menyusul adanya rencana perobohan bangunan tersebut.]]>

JATI – Pemerintah Kabupaten Kudus sedang mengkaji nilai jual besi yang berada di bangunan eks Kudus Plaza. Kajian ini menyusul adanya rencana perobohan bangunan tersebut. Besi-besi tua tersebut nanti akan dijual dengan sistem lelang.

Hal itu disampaiakan oleh Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Kudus Eko Djumartono. Ia mengatakan, ketika tidak ada perubahan, bangunan yang dahulu terbakar itu akan dirobohkan tahun ini.

”Di dalam bangunan itu kan masih banyak besi-besi yang bisa dijual. Jadi, ini kami sedang kaji nilainya untuk nanti dilelang. Biar bisa masuk dalam kas daerah,” jelasnya.

Dalam penaksiran nilai jual besi-besi kerangka bangunan yang berdiri sekitar 1991 itu, ia mempercayakan pada Kantor Jasa Penilai Publik (JPP) Semarang. Hal ini dilakukan agar mendapat nilai taksiran harga yang sesuai di pasaran.

”Untuk lelangnya, kami nanti akan bekerjasama dengan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL),” imbuhnya.

Sejak terbakar pada 22 Februari 2018 lalu, aktivitas di Kudus Plaza bisa dibilang lumpuh. Meskipun sekarang Matahari Departement Strore sudah beroperasi kembali di lantai II Kudus Extention Mall, namun keramaian di lokasi tersebut berkurang. Pedagang yang semula berjualan di kios lantai I banyak yang tutup. Terlihat hanya beberapa gelintir yang nekat berjualan di bawah bangunan yang sudah tak indah lagi.

Bupati Kudus Muhammad Tamzil mengatakan, saat ini sudah ada beberapa calon investor yang melirik untuk menyewa dan membangun Kudus Plaza. Rapat terkait hal ini sudah beberapa kali digelar. Namun belum ada keputusan final.

”Kami masih menunggu keputusan dari calon investor. Rencananya akan dibangun untuk mall lagi,” ujarnya.

Terkait putusan untuk merobohkan bangunan Kudus Plaza ini, juga karena pertimbangan hasil hammer test yang dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kudus beberapa waktu lalu. Hasilnya, bangunan yang berdampingan dengan Pasar Bitingan itu sudah tidak layak digunakan. Ketika tidak dirobohkan sangat berisiko.

]]>
Ali Mustofa Fri, 12 Apr 2019 11:20:55 +0700
<![CDATA[Gantikan BPJS Kelas III Gratis, Ratusan Warga Kudus Terima JKN-KIS]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/12/131370/gantikan-bpjs-kelas-iii-gratis-ratusan-warga-kudus-terima-jkn-kis https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/12/gantikan-bpjs-kelas-iii-gratis-ratusan-warga-kudus-terima-jkn-kis_m_1555044260_131370.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/12/gantikan-bpjs-kelas-iii-gratis-ratusan-warga-kudus-terima-jkn-kis_m_1555044260_131370.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/12/131370/gantikan-bpjs-kelas-iii-gratis-ratusan-warga-kudus-terima-jkn-kis

Ratusan warga Kudus secara resmi menerima bantuan Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) sebagai pengganti BPJS kelas III gratis.]]>

KUDUS Ratusan warga Kudus secara resmi menerima bantuan Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Bantuan itu bersumber dari APBD Kabupaten Kudus. Program itu merupakan pengganti BPJS kelas III gratis. 

Pada 1 Februari 2019 Kabupaten Kudus telah melaksanakan Universal Healt Coverage (UHC). Yang ditetapkan oleh Perbub No IV Tahun 2019, tentang pemberian bantuan iuran jaminan kesehatan nasional. Data pencapaian progres itu, mencapai 95,97 persen. Dari total penduduk Kudus 843.847 jiwa, yang sudah tercapai 809.823 jiwa.

Bupati Kudus Muhammad Tamzil mengatakan, penyelenggaraan bantuan KIS itu dana dari bagi hasil cukai rokok. Pemkab menanggung semua biaya pengobatan masyarakat. Sehingga, masyarakat tak perlu risau ketika sakit.

Jika belum terdaftar, Tamzil menyarakan agar masyarakat datang langsung ke puskesmas terdekat. Tinggal menunjukkan KTP beserta KK. Pasalnya kartu tersebut dua hingga tiga hari sudah jadi. ”Dari dana bagi hasil cukai rokok, masyarakat terjamin kesehatannya jika sakit,” katanya.

Tamzil juga meminta kepala desa untuk menyosialisasikan program itu. Jika ada warga yang belum terdaftar, harap dilayani secara maksimal. Dengan meminta KTP dan KK warga, guna didaftarkan ke Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus.

Camat Kaliwungu Muhammad Fitriyanto mengapresiasi pembagian Kartu Indonesia Sehat (KIS) itu. Program itu memudahkan masyarakat yang kurang mampu. Saat ini layanan itu sudah berjalan di Kecamatan Kaliwungu. Setiap masyarakat diberikan kemudahan. Ketika tak punya BPJS bisa menggunakan KTP dan KK saat berobat di Puskesmas. Setelah itu, petugas mendaftarkan pasien guna mendapatkan KIS.

Dia mengimbau kepada kepala desa untuk menyosialisasikan program itu ke setiap warganya. Bahkan, jika diperlukan kades mengantarkan warganya sampai puskesmas. Sampai saat ini, camat yang biasa disapa Aan itu mengatakan, masih ada beberapa warga yang belum mengetahui detail program itu.

”Kendalanya warga yang sudah PHK kebanyakan belum memindahkan BPJS-nya secara mandiri. BPJS masih dibayar oleh pabrik,” katanya. (gal)

]]>
Ali Mustofa Fri, 12 Apr 2019 11:11:21 +0700
<![CDATA[Bangun Sinergitas, Kapolres Kudus Kunjungi Mubarokfood]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/12/131367/bangun-sinergitas-kapolres-kudus-kunjungi-mubarokfood https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/12/bangun-sinergitas-kapolres-kudus-kunjungi-mubarokfood_m_1555043767_131367.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/12/bangun-sinergitas-kapolres-kudus-kunjungi-mubarokfood_m_1555043767_131367.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/12/131367/bangun-sinergitas-kapolres-kudus-kunjungi-mubarokfood

Dalam rangka membangun sinergitas dan menjalin silaturahim, Kapolres Kudus AKBP Saptono beserta jajarannya berkunjung ke PT Mubarokfood Cipta Delicia.]]>

KOTA – Dalam rangka membangun sinergitas dan menjalin silaturahim, Kapolres Kudus AKBP Saptono beserta jajarannya berkunjung ke PT Mubarokfood Cipta Delicia kemarin. Dalam kunjungannya kali ini banyak hal yang disampaikan kepada PT Mubarokfood Cipta Delicia sebagai salah satu pelaku usaha di Kabupaten Kudus. Salah satunya jaminan keamanan dari pihak kepolisian. ”Sebagai pengampu di bidang keamanan, saya tentu juga akan menjamin keamanan terhadap kegiatan usaha di Kudus,” katanya.

Saptono berharap dengan silaturahim yang terjalin baik, rasa nyaman dan aman bisa dirasakan PT Mubarokfood Cipta Delicia Kudus. Sehingga dalam menjalankan usahanya bisa berkembang dan tidak menuai hambatan. ”Saya harapkan ketika semuanya aman, bisa turut serta mendorong upaya pengembangan perekonomian di Kudus,” ucapnya.

Dirut PT Mubarokfood Cipta Delicia Muhammad Hilmy berterima kasih kepada Kapolres Kudus. Dikatakannya, selama ini Polres Kudus telah banyak membantu PT Mubarokfood Cipta Delicia. Terlebih ketika banyak agenda kunjungan ke Museum Jenang yang parkirnya sering memakan jalan. ”Kami berterima kasih dan mohon maaf banyak merepotkan selama ini,” katanya.

Dalam kesempatan siang kemarin, Hilmy juga meminta doa restu agar pengembangan Museum Jenang bisa berjalan lancar. Museum Jenang yang sebelumnya sudah ditambah juga sudah dibangun gusjigang X-Building ini rencananya akan ditambah Galeri alquran 30 juz. Selain itu juga akan ada galeri Asmaul Husna, visualisasi ka’bah lengkap dengan replika kiswahnya, Paviliun Nitisemito, Replika Omah Kapal, ruang Trilogi Ukhuwwah dan perpustakaan lengkap dengan patung Sostrokartono. ”Saat ini pembangunan sudah berjalan, Insya Allah jelang lebaran, pengunjung sudah bisa menikmatinya,” katanya.

]]>
Ali Mustofa Fri, 12 Apr 2019 10:52:05 +0700
<![CDATA[Pakai TPS Mobile, Pasien Rumah Sakit Dapat Sisa Surat Suara Pemilu]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/12/131364/pakai-tps-mobile-pasien-rumah-sakit-dapat-sisa-surat-suara-pemilu https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/12/pakai-tps-mobile-pasien-rumah-sakit-dapat-sisa-surat-suara-pemilu_m_1555052278_131364.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/12/pakai-tps-mobile-pasien-rumah-sakit-dapat-sisa-surat-suara-pemilu_m_1555052278_131364.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/12/131364/pakai-tps-mobile-pasien-rumah-sakit-dapat-sisa-surat-suara-pemilu

Teknis pemilu di rumah sakit menuai kritik. Hal ini dikhawatirkan pasien rumah sakit kehabisan surat suara. Perkaranya pasien tak sewaktu-waktu bisa mengurus A5]]>

KOTA Teknis pemilihan umum (pemilu) di rumah sakit menuai kritik. Hal ini dikhawatirkan pasien rumah sakit kehabisan surat suara. Perkaranya pasien tak sewaktu-waktu bisa mengurus A5. Sementara pasien yang belum membawa A5 bisa memilih selama surat suara dari TPS masih tersedia.

Regulasi pemungutan suara di rumah sakit di fasilitasi dengan Tempat Pemungutan Suara (TPS) mobile. TPS ini melayani di rumah sakit, tahanan, dan polres. Hal ini disampaikan saat rapat koordinasi tahapan pemungutan dan penghitungan suara pemilu 2019 kemarin.

”Jika ada pasien yang belum membawa A5, sepanjang surat suara masih tersedia di TPS masih bisa mengeluarkan A5. Sepanjang surat suara masih tersedia,” kata Divisi Teknis Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kudus, Dhani Kurniawan.

Menanggapi hal ini perwakilan dari rumah sakit Mardi Rahayu memberikan evaluasi terhadap regulasi pemungutan suara bagi pasien rumah sakit. Ia berharap lima tahun ke depan regulasi ini bisa diperbaiki. Berdasarkan evaluasinya, pemilihan umum lima tahun lalu masih banyak pasien yang tidak bisa menggunakan hak suaranya. ”Karena orang sakit tidak sewaktu-waktu bisa mengurus A5,” ungkapnya.

Menanggapi hal ini, Ketua KPU Kudus Naily Syarifah mengatakan pihaknya terkendala dengan aturan yang mengikat tentang pelayanan khusus di rumah sakit. ”Hal ini sudah menjadi catatan sejak 2014. Pada 2019 juga menjadi catatan yang demikian. Harapan kita semua di 2024 nanti akan ada perubahan peraturan. Kami akan memaksimalkan agar semua bisa terlayani,” ujarnya.

Sementara itu, karyawan rumah sakit akan diarahkan ke TPS dekat dengan rumah sakit. Seperti rumah sakit Mardirahayu akan disebar di desa Jati wetan dan tanjung karang. ”Dari instansi (rumah sakit,Red) yang hari itu masuk bisa dibikin shift di dalam shift. Jadi bergantian menggunakan hak pilihnya,” tambah Dhani Kurniawan.

]]>
Ali Mustofa Fri, 12 Apr 2019 10:43:22 +0700
<![CDATA[Pemasangan Lantai Jembatan Tanggulangin Ditarget Selesai Empat Hari ]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/11/131189/pemasangan-lantai-jembatan-tanggulangin-ditarget-selesai-empat-hari https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/11/pemasangan-lantai-jembatan-tanggulangin-ditarget-selesai-empat-hari_m_1554965245_131189.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/11/pemasangan-lantai-jembatan-tanggulangin-ditarget-selesai-empat-hari_m_1554965245_131189.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/11/131189/pemasangan-lantai-jembatan-tanggulangin-ditarget-selesai-empat-hari

Setelah line 5 jembatan terpasang, kini pekerja mulai mengebut pengerjaan dengan memasang plat deck. Ditargetkan terpasang dalam waktu 3 hingga 4 hari ke depan.]]>

KOTA  Setelah line 5 jembatan terpasang, kini pekerja mulai mengebut pengerjaan dengan memasang plat deck atau lantai jembatan. Pemasangan itu ditargetkan terpasang dalam waktu 3 hingga 4 hari ke depan.

Lantai jembatan yang memeliki tebal 1,15 mili itu saat ini dipasang pada sisi Demak. Tinjauan Jawa Pos Radar Kudus pekerja baru memasang main girder (MG) 6. Setelah beres, proses selanjutnya pembesian. Lalu dilakukan pengecoran pada lantai jembatan. Pekerja sempat mengalami kendala saat melakukan pemasangan. Penyebabnya lantai jembatan memantulkan sinar matahari.

Selain pemasangan lantai jembatan, juga dilakukan pengecoran pada oprit di bagian Demak. Pengerjaan itu terus dikebut. Pihak proyek juga melakukan pengencangan baut di gelagar baja.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Underpass Karangsawah dan Jembatan Kolonel Sunandar C Alik Mustaqim mengatakan, saat ini pengerjaan terfokus pada pemasangan plat deck. Dia menargetkan pengerjaan itu hingga 3 sampai 4 hari. ”Saat pemasangan plat deck, kami tak memberlakukan Contraflow lalu lintas. Itu diberlakukan kembali ketika dilakukan proses pengecoran,” katanya

Alik menargetkan pengecoran lantai jembatan dilakukan pada 23 dan 24 April nanti. Dia juga melakukan penambahan pekerja. Demi mengerjar target pengerjaan. Saat ini jumlah pekerja ada sekitar ratusan.

Pemasangan lantai jembatan sangat efektik dilakukan pada malam hari. Pasalnya ketika siang hari plat deck memantulkan sinar matahari. Penambahan penerangan akan kami lakukan. Sampai sejauh ini pengerjaan masih on track,” kata Alik Mustaqim.

Sebelumnya jembatan tersambung pada Jumat (5/4). Namun pada Selasa (2/\4) sempat mengalami kendala. Yaitu, stok baut ukuran 110 habis. Baut itu digunakan menyambung main girder (MG) 5 dengan MG 6. Kemudian pihak proyek harus menunda proses penyambungan jembatan. Serta menunggu kiriman baut dari Tangerang. (gal)

]]>
Ali Mustofa Thu, 11 Apr 2019 13:23:13 +0700
<![CDATA[Terapkan Pendidikan Antikorupsi, Pakar Hukum Apresiasi Gubernur Jateng]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/11/131118/terapkan-pendidikan-antikorupsi-pakar-hukum-apresiasi-gubernur-jateng https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/11/terapkan-pendidikan-antikorupsi-pakar-hukum-apresiasi-gubernur-jateng_m_131118.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/11/terapkan-pendidikan-antikorupsi-pakar-hukum-apresiasi-gubernur-jateng_m_131118.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/11/131118/terapkan-pendidikan-antikorupsi-pakar-hukum-apresiasi-gubernur-jateng

Sejumlah pakar hukum di Jawa Tengah mengapresiasi kebijakan progresif Gubernur Ganjar dalam dua periode ini. Khususnya, penerapan pendidikan antikorupsi.]]>

SEMARANG – Sejumlah pakar hukum di Jawa Tengah mengapresiasi kebijakan progresif Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dalam dua periode ini. Khususnya, penerapan pendidikan karakter dan antikorupsi kepada para pelajar di sekolah. Jateng menjadi pionir dalam upaya mitigasi korupsi sejak usia dini di Indonesia.

Pakar hukum sekaligus Rektor Universitas Diponegoro (Undip) Prof Dr Yos Johan Utama mengatakan, apa yang dilakukan gubernur merupakan langkah konkret dalam upaya pencegahan praktik korupsi.

Dengan pendidikan karakter dan antikorupsi yang diberikan kepada pelajar, generasi penerus bangsa ke depan akan menjadi agen perubahan dan aktor untuk menghilangkan praktik korupsi di Indonesia. ”Saya sangat mengapresiasi apa yang dilakukan gubernur Jateng dalam upaya mitigasi korupsi sejak dini. Pendidikan karakter dan antikorupsi kepada anak-anak sejak usia dini memang sangat penting dilakukan saat ini," katanya baru-baru ini.

Yos Johan menuturkan, pihaknya secara pribadi maupun institusi Undip akan mendukung penuh upaya gubernur dalam pembelajaran antikorupsi sejak usia dini. Dirinya siap membantu Pemprov Jateng jika memang dibutuhkan. ”Kami akan dukung penuh untuk tercapainya tujuan dari pendidikan karakter dan antikorupsi ini," tegasnya.

Di lain sisi, Pakar Hukum Universitas Negeri Semarang (Unnes) Dr Ali Masyhar mengatakan, pendidikan antikorupsi memang sudah lama dicanangkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Jika sekarang Jateng menerapkannya, maka itu hal yang sangat positif. ”Ini gayung bersambut, kebijakan gubernur Jateng tentang pentingnya pendidikan antikorupsi ini menjawab cita-cita KPK. Ini sangat positif," katanya.

Ali yang juga menjabat staf ahli Rektor Unnes bidang hukum ini menambahkan, selama ini korupsi itu masih sekitar suap, mengambil uang rakyat, atau jual beli jabatan. Padahal, bibit-bibit korupsi telah terjadi sejak usia dini.

”Penyadaran-penyadaran pada anak itu yang sangat penting dilakukan. Misalnya hal-hal kecil, menyontek karena ingin memperoleh nilai baik secara instan, tidak peduli dengan proses, berbohong, itu sebenarnya bibit-bibit perilaku korupsi. Nah, kalau hal-hal kecil semacam ini dibiarkan, tentu karakter ke depan akan terbentuk buruk. Makanya saya sangat mendukung penuh penerapan pendidikan antikorupsi kepada anak sekolah ini," tegasnya.

Meski baru proses uji coba dan hanya memasukkan pendidikan antikorupsi pada setiap mata pelajaran, Ali menilai langkah itu sudah sangat progresif. ”Harapan saya ke depan tidak hanya dimasukkan pada mata pelajaran, namun bisa dibuat kurikulum sendiri tentang pendidikan antikorupsi. Harus ada blue print-nya, agar pelaksanaannya sesuai dengan tujuan yang dicita-citakan," tutupnya.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo telah menandatangani Peraturan Gubernur (Pergub) tentang Pelaksanaan Pendidikan Karakter dan Antikorupsi di Sekolah-Sekolah. Bekerja sama dengan KPK, Jateng menjadi provinsi pertama yang menerapkan program itu. ”Per Juni 2019 ada 10 provinsi yang mulai menerapkan kurikulum pendidikan antikorupsi. Kami para gubernur diminta membuat pergubnya. Kayaknya Jateng yang pertama. Karena pergub sudah saya teken pekan lalu,” kata Ganjar saat meninjau UNBK di SMAN 1 Maos, Cilacap, Senin (8/4) lalu.

Pergub ini, selain mengatur teknis penerapan dan lembaga pelaksana, juga perihal kerja sama, monitoring evaluasi dan pelaporan, serta pembiayaan. Kurikulum pendidikan antikorupsi, sangat penting karena sekolah merupakan tempat ditempanya calon pemimpin bangsa. Setiap satuan pendidikan harus disiapkan menjadi tempat untuk menyemai manusia unggul dalam akademik maupun karakter.

Kondisi ini disadari karena perilaku koruptif ditandai hilangnya nilai-nilai jujur, peduli, mandiri, disiplin, tanggung jawab, kerja keras, sederhana, berani, dan adil dari dalam diri individu. ”Sederhananya begini, pendidikan antikorupsi tidak berdiri sendiri sebagai mata pelajaran, tapi diintegrasi ke dalam mata pelajaran yang relevan, juga kurikuler, co-kurikuler, dan ekstrakurikuler. Diterapkan juga model-model hubungan sesama warga sekolah yang mencerminkan perilaku antikorupsi. Jadi, antikorupsi harus menjadi kebiasaan sejak dini, yang kemudian menjadi nafas dalam hubungan sosial kemasyarakatan,” jelasnya.

Untuk pelaksanannya, Pemprov Jateng telah menunjuk 23 sekolah di 23 kabupaten/kota sebagai piloting sekolah penyelenggara pendidikan berintegritas yang melaksanakan program pendidikan antikorupsi. Sekolah-sekolah inilah yang akan menjadi titik penerapan pendidikan antikorupsi.

”Secara bertahap akan dilakukan replikasi ke sekolah lain, sehingga nanti semua sekolah di Jateng akan menerapkan kurikulum ini. Kami akan mendorong dan menerapkan keterbukaan informasi publik dengan menerapkan transparansi data pendidikan dan pengelolaan satuan pendidikan. Kemudian dapat diakses masyarakat melalui portal-portal informasi,” imbuhnya.‎ (lhr/ida)

]]>
Ali Mustofa Thu, 11 Apr 2019 09:01:38 +0700
<![CDATA[Cak Imin Ajak Masyarakat Jaga Persatuan Jelang Pemilu]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/11/131117/cak-imin-ajak-masyarakat-jaga-persatuan-jelang-pemilu https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/11/cak-imin-ajak-masyarakat-jaga-persatuan-jelang-pemilu_m_1554953711_131117.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/11/cak-imin-ajak-masyarakat-jaga-persatuan-jelang-pemilu_m_1554953711_131117.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/11/131117/cak-imin-ajak-masyarakat-jaga-persatuan-jelang-pemilu

Wakil Ketua MPR RI Muhaimin Iskandar (Cak Imin) mengajak elemen masyarakat untuk tidak terpecah belah menjelang pemilu 2019. Juga jangan terpengaruh berita hoax]]>

KUDUS – Wakil Ketua MPR RI Muhaimin Iskandar (Cak Imin) mengajak elemen masyarakat untuk tidak terpecah belah menjelang pemilu 2019. Dia mengingatkan agar tidak juga terpengaruh hoax yang kerap kali bertebaran di media sosial.

Hal itu disampaikan oleh politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) saat menghadiri Nusantara Bertauhid di Pondok Tahfidz Yanbu’ul Quran Kudus kemarin. Kegiatan itu dihadiri oleh ratusan santri dari berbagai daerah di eks-Karesidenan Pati. Acara Nusantara Bertauhid itu dimulai dari pukul 08.00 hingga 11.00. Para santri begitu kompak. Ia memakai pakaian serba putih dan sarung cokelat. Mereka berdoa sangat khusuk ketika mengikuti jalannya acara. Kegiatan Nusantara Bertauhid dihadiri pula, KH Ulin Nuha Arwani, kemudian KH Ulin Albab Arwani.

Dalam sambutannya, Muhaimin Iskandar, mengatakan, melalui kegiatan Nusantara Bertauhid ini, Ia mengajak semua masyarakat yang hadir berdoa, supaya Indonesia bisa dijauhkan dari perpecahan. Sehingga memunculkan situasi aman kondusif, ketika pemilu serentak berlangsung.

Masa pemilu yang kian dekat ini, Cak Imin menjelaskan banyak ujaran kebencian, fitnah dan ancaman perpecahan terjadi di mana-mana. Ia meminta agar masyarakat yang hadir tak menjadi bagian dari hal tersebut. Dia berharap masyarakat menjadi bagian penenang tegaknya politik.

“Kegiatan Nusantara Bertauhid yakni, khataman, dzikir, shalawatan. Guna  mengawal negara Indonesia yang memiliki hajat besar. Yaitu pemilu pada 17 April nanti. Supaya diberikan situasi yang aman dan kondusif,” katanya.

Adapun Tujuan dari Nusantara Mengaji. Yang pertama untuk penghafalan, pengajaran dan pengalaman nilai-nilai Al Quran. Melalui Al Quran, segala sesuatu perjuangan dan bentuk usaha akan diberikan kemudahan.  Sehingga berimbang, antara doa dan usaha.

Kemudian tujuan yang kedua, kegiatan tersebut merupakan perjuangan politik islam. Entah itu dari jalur eksekutif maupun legislatif. Dengan dibungkus dalam satu gerakan, yaitu Nusantara Mengaji. Cak Imin

“Nusantara Mengaji punya cita-cita, yakni disetiap masjid dan mushola ada satu hafidz,” ungkapnya.

Selain itu Cak Imin juga meminta doa restu kepada masyarakat yang hadir, untuk mendoakan Caleg-caleg PKB yang menghadiri kegiatan Nusantara Bertauhid. Supaya diberikan kelancaran Allah saat pemilu nanti. (gal)

]]>
Ali Mustofa Thu, 11 Apr 2019 08:59:00 +0700
<![CDATA[Rancang Ulang, Disdikpora: Atap Stadion Wergu Wetan Kini Standar PSSI]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/11/131113/rancang-ulang-disdikpora-atap-stadion-wergu-wetan-kini-standar-pssi https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/11/rancang-ulang-disdikpora-atap-stadion-wergu-wetan-kini-standar-pssi_m_1554955103_131113.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/11/rancang-ulang-disdikpora-atap-stadion-wergu-wetan-kini-standar-pssi_m_1554955103_131113.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/11/131113/rancang-ulang-disdikpora-atap-stadion-wergu-wetan-kini-standar-pssi

Sempat roboh diterpa angin, atap stadion Wergu Wetan dipastikan aman. Sebab Disdikpora Kudus telah merancang ulang atap tribun sesuai standar PSSI.]]>

KOTA Sempat roboh diterpa angin, atap stadion Wergu Wetan dipastikan aman. Sebab Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus telah merancang ulang atap tribun sesuai standar PSSI.

Kasi Peningkatan Prestasi dan Sarpas Olahraga Disdikpora Subarkah membenarkan telah merancang ulang tribun sisi utara dan selatan. Bahkan ada penambahan tiang penyangga segala. Hal itu untuk memastikan atap betul-betul kokoh dan aman saat angin kencang. Selain itu tembok stadion juga diberikan lubang angin. Tujuannya agar saat angin bisa menerobos keluar tribun.

Subarkah juga mengimbau bagi suporter Persiku, agar tak takut pergi menyaksikan laga di stadion Wergu Wetan. Pasalnya keselamatan penonton sangat dijamin. Sebab setiap membeli tiket akan diasuransikan.

”Sebelumnya memang atap yang ambruk itu, ada kesalahan rancangan pembangunan. Lubang ventilasi angin yang ditutup merupakan salah satu penyebabnya,” katanya. Di 2019 ini pembangunan stadion Wergu Wetan dihentikan. Kemudian dilanjutkan kembali pada 2020.

Nantinya kapasitas stadion Wergu Wetan akan mencapai 20 ribu penonton. Itu sudah sesuai dengan standar dari PSSI. ”Ketika sudah selesai ini cilikane Jati Diri Semarang. Serta penambahan papan skor digital akan dilakukan juga,” ungkapnya.

Sebelumnya atap Stadion Wergu Wetan ambruk diterpa angin pada September 2018 lalu. Padahal atap stadion itu baru dibangun dua bulan. Bupati Kudus M Tamzil dan Wakil Bupati Kudus HM Hartopo sidak ke lapangan dan menemukan spesifikasi galvalum tidak sesuai dan membahayakan. Tak disangka, sore hari atap stadion ambruk. (gal)

]]>
Ali Mustofa Thu, 11 Apr 2019 08:48:12 +0700
<![CDATA[5 Kecamatan di Indramayu Terendam, Kemensos Kirimkan Bantuan Darurat]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/10/130966/5-kecamatan-di-indramayu-terendam-kemensos-kirimkan-bantuan-darurat https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/10/5-kecamatan-di-indramayu-terendam-kemensos-kirimkan-bantuan-darurat_m_130966.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/10/5-kecamatan-di-indramayu-terendam-kemensos-kirimkan-bantuan-darurat_m_130966.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/10/130966/5-kecamatan-di-indramayu-terendam-kemensos-kirimkan-bantuan-darurat

Kementerian Sosial RI mengirimkan bantuan logistik untuk warga terdampak banjir akibat meluapnya Sungai Cimanuk, Kabupaten Indramayu.]]>

Jakarta - Kementerian Sosial RI mengirimkan bantuan logistik untuk warga terdampak banjir akibat meluapnya Sungai Cimanuk, Kabupaten Indramayu.

"Untuk perlindungan warga terdampak banjir di Indramayu, Kemensos telah mendorong logistik ke lokasi bencana dan sudah mulai disalurkan mulai kemarin," kata Menteri Sosial RI Agus Gumiwang Kartasasmita, di Jakarta, Selasa malam.

Ia mengatakan bantuan logistik disalurkan bertahap berupa lauk pauk, makanan anak, mie instan, family kit, kids ware, food ware, perlengkapan Tagana, tenda gulung, kasur lipat, paket sandang, dan selimut. Total bantuan mencapai Rp 482.225.775.

BANTU WARGA: Tim Tagana menyiapkan makanan di dapur umum untuk warga terdampak banjir akibat meluapnya Sungai Cimanuk, Indramayu. (istimewa)

Banjir di Indramayu terjadi sejak Senin, 8 April 2019 merendam lima kecamatan yakni Indramayu, Sindang, Lohbener, Cantigi, Pasekan. Ketinggian air bervariasi mencapai 1 meter.

Tim Kemensos mencatat sampai dengan Selasa siang (9/4) sebanyak 11.079 jiwa/3.310 KK terdampak dan ribuan jiwa mengungsi.

Akibat banjir sebanyak 3.206 unit rumah terendam. Hingga Selasa malam warga bertahan di rumah-rumah keluarga dan fasilitas umum dan tempat lainnya.

Bupati Indramayu telah mengeluarkan Surat Keputusan Pernyataan Darurat selama dua pekan atau 14 hari. Terhitung mulai 8 sampai dengan 21 April 2019.

"Tim Kementerian Sosial telah berada di lokasi bersama dengan Dinsos Provinsi Jawa Barat untuk pendorongan logistik dan Dinsos Indramayu tentang langkah langkah yang harus dilakukan," tutur Menteri.

Sebanyak 32 personel Taruna Siaga Bencana (TAGANA) Indonesia dikerahkan untuk membantu evakuasi, distribusi logistik, mendirikan dan mengelola Dapur Umum.

"Untuk pemenuhan kebutuhan makan warga telah didirikan Dapur Umum sejak Senin malam yakni di Desa Plumbon dengan kapasitas produksi 3.200 bungkus per hari," kata Mensos.

Kemudian, lanjutnya, atas pertimbangan teknis maka pada Selasa malam dipindahkan ke Kecamatan Pasekan di Balai Desa Pagirikan untuk menjangkau warga terdampak sekaligus agar lokasi dapur umum aman dari banjir.

"Seiring dengan telah terbitnya SK Tanggap Darurat, maka Pemkab Indramayu nantinya dapat mengajukan ke Bulog untuk mengeluarkan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) higga 100 ton," katanya.

]]>
Ali Mustofa Wed, 10 Apr 2019 15:17:25 +0700
<![CDATA[Terima SK Pengangkatan, 412 CPNS di Kudus Langsung Bertugas]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/10/130903/terima-sk-pengangkatan-412-cpns-di-kudus-langsung-bertugas https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/10/terima-sk-pengangkatan-412-cpns-di-kudus-langsung-bertugas_m_1554873127_130903.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/10/terima-sk-pengangkatan-412-cpns-di-kudus-langsung-bertugas_m_1554873127_130903.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/10/130903/terima-sk-pengangkatan-412-cpns-di-kudus-langsung-bertugas

Sebanyak 412 calon pegawai negeri sipil nasional (CPNS) 2018, menerima surat keputusan (SK) yang secara simbolis diserahkan Bupati Kudus M. Tamzil.]]>

KOTA – Sebanyak 412 calon pegawai negeri sipil nasional (CPNS) 2018, menerima surat keputusan (SK) yang secara simbolis diserahkan Bupati Kudus M. Tamzil di depan Pendapa Kabupaten Kudus.

Bupati Tamzil berpesan kepada CPNS yang telah menerima SK, mampu mengabdi dengan ikhlas, dan memberikan pelayan terbaik untuk masyarakat. Dia juga menyampaikan, gaji pertama berikan kepada ibumu karena yang sudah melahirkan, mendidik, dan mendoakan sehingga bisa menjadi CPNS.

”Selamat bagi CPNS yang hari ini (kemarin, Red) menerima SK, jangan pernah merasa puas. Kalau sudah menjadi pegawai harus terus meningkatkan prestasi, dan kinerja yang baik. Selamat bertugas dan berikan pelayanan terbaik untuk masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kudus Yuli Tri Nugroho melalui Kabid Diklat dan Pengembangan Pegawai Tulus Tri Yatmika mengatakan, usai mendapatkan SK mendapatkan pembekalan dari BKPP terkait peraturan kepegawaian dan berkas penunjang yang perlu dilengkapi.

”Setelah ini, nantinya mereka akan diserahkan ke organisasi perangkat daerah (OPD) masing-masing. Untuk guru nanti diserahkan Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kudus, lalu tenaga kesehatan ke Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) dan Nantinya dari OPD terkait akan mengirim mereka ke unit penugasan,” terangnya.

Terkait latihan dasar (latsar) CPNS, Tulus mengungkapkan pihaknya telah bekerjasama dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Tengah untuk melaksanakan pelatihan yang rencana mulai diselenggarakan Senin (29/4) April hingga akhir 2019.

”Pelatihan ini bersifat wajib diikuti oleh semua CPNS, yang akan dibagi kedalam 11 gelombang. Pelaksanaannya akan dilakukan di balai diklat Desa Menawan, Gebog,” terangnya.

]]>
Ali Mustofa Wed, 10 Apr 2019 11:59:40 +0700
<![CDATA[Lepas 552 Wisudawan, Semua Lulusan UMK Kudus Siap Hadapi Era 4.0]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/10/130899/lepas-552-wisudawan-semua-lulusan-umk-kudus-siap-hadapi-era-40 https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/10/lepas-552-wisudawan-semua-lulusan-umk-kudus-siap-hadapi-era-40_m_1554872720_130899.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/10/lepas-552-wisudawan-semua-lulusan-umk-kudus-siap-hadapi-era-40_m_1554872720_130899.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/10/130899/lepas-552-wisudawan-semua-lulusan-umk-kudus-siap-hadapi-era-40

UMK Kudus hari ini mewisuda 552 mahasiswa dari semua Program Studi baik S1 maupun S2. Semua lulusan disiapkan untuk mampu menghadapi revolusi industri era 4.0.]]>

KOTA – Universitas Muria Kudus (UMK) hari ini mewisuda 552 mahasiswa dari semua Program Studi baik S1 maupun S2. Semua lulusan disiapkan untuk mampu menghadapi revolusi industri era 4.0 dan berdaya saing global.

Dalam sambutannya, Rektor UMK Dr. Suparnyo, S.H., M.S. memaparkan bekal apa saja yang harus dimiliki oleh mahasiswa dalam menghadapi Era Revolusi Industri 4.0. Menurut Rektor, lulusan UMK harus menambah literasi baru, yaitu Literasi Data atau kemampuan untuk membaca, analisis, dan menggunakan informasi Big Data di dunia digital.

Yang kedua yakni literasi teknologi, yaitu lulusan UMK harus mampu memahami cara kerja mesin, aplikasi teknologi (Coding, Artificial Intelligence, & Engineering Principles). Dan yang ketiga adalah Literasi Manusia meliputi Humanities, Komunikasi, dan Desain.

”Di kampus ini semua lulusan telah mendapatkan keterampilan di bidang komputer, bahasa Inggris dan kewirausahaan, sehingga bisa menjadi modal dalam memasuki Revolusi Industri 4.0.” ungkap Rektor UMK dalam sambutan wisuda hari ini.  

Menurut Rektor, dengan modal keterampilan kewirausahaan, Mahasiswa lulusan UMK mampu menciptakan lapangan kerja sendiri dan tidak menggantungkan pada lapangan kerja yang sangat terbatas saat ini. Keterampilan (hard skills maupun soft skills) juga harus terus dikembangkan agar mampu bersaing dengan tenaga kerja terampil lainnya, baik dari dalam negeri maupun dengan negara ASEAN dan bahkan dengan negara di belahan dunia lain.

Setidaknya ada tiga ciri dominan di era Revolusi Industri 4.0 yakni digitalisasi, otomatisasi, dan kecerdasan buatan atau artificial intelligence. ”Ke depan dan sebentar lagi, segala sesuatu dalam kehidupan manusia berubah menjadi serba digital, serba otomatis, bahkan serba bisa dibuat,” ungkapnya.

Revolusi industri menurut rektor, menjadi penyebab utama berubahnya tatanan kehidupan manusia. Sesuatu yang akan terjadi ketika revolusi industri 4.0 menurut Hasil studi McKinsey tahun 2016, menyatakan banyak pekerjaan di Indonesia yang berpotensi akan tergantikan oleh mesin. Sebanyak 60 persen pekerjaan di dunia akan mengalami otomatisasi, dan 30 persen pekerjaan di dunia akan digantikan dengan mesin teknologi tinggi.

Dalam wisuda kali ini, juga ada dua mahasiswa peraih beasiswa Bidikmisi yang memperoleh nilai cumlaude. Yakni Farid Anharul Ilmi asal Kudus, mahasiswa Sistem Informasi Manajemen dengan IPK 3.66 dan Farid Hidayat Asal Jepara dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Program Studi Bimbingan Konseling dengan IPK 3.87. Farid Hidayat juga diberi kesempatan untuk memberikan sambutan mewakili wisudawan dan wisudawati. Masih ada mahasiswa berbakat di bidang musik lainnya yang turut mengisi acara wisuda yakni Yusuf Bregas Kartiko yang membacakan janji wisuda.

Prosesi wisuda ke-62 Ini juga ada yang berbeda dari biasanya. Karena mengangkat tema keragaman budaya Indonesia juga kesetaraan. Menurut ketua panitia Wisuda Rina Fiati, S.T.,M.Cs., dalam wisuda kali ini panitia menyajikan karnaval kecil. ”Panitia  mengenakan pakaian adat dari ragam budaya nusantara. Karena wisuda kali ini sekaligus untuk memperingati hari kartini,” jelasnya.

]]>
Ali Mustofa Wed, 10 Apr 2019 11:49:26 +0700
<![CDATA[PNM Bersama ASDP Berikan Pelatihan Pembukuan ke Paguyuban Konveksi]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/10/130890/pnm-bersama-asdp-berikan-pelatihan-pembukuan-ke-paguyuban-konveksi https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/10/pnm-bersama-asdp-berikan-pelatihan-pembukuan-ke-paguyuban-konveksi_m_1554876288_130890.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/10/pnm-bersama-asdp-berikan-pelatihan-pembukuan-ke-paguyuban-konveksi_m_1554876288_130890.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/10/130890/pnm-bersama-asdp-berikan-pelatihan-pembukuan-ke-paguyuban-konveksi

Usaha mikro kecil menengah (UMKM) khususnya paguyuban konveksi di Desa Padurenan, Gebog, mendapatkan pelatihan pembukuan dan pasar online.]]>

GEBOG – Usaha mikro kecil menengah (UMKM) khususnya paguyuban konveksi di Desa Padurenan, Gebog, mendapatkan pelatihan pembukuan dan pasar online. Kegiatan tersebut diselenggarakan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Persero bersama dengan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero).

Pelatihan diselenggarakan di rumah Ulil Absor dan dihadiri sekitar 50 pelaku usaha konveksi yang merupakan mitra bina PT ASDP Indonesia Ferry (Persero).

Kepala Cabang PT PNM Dodik Dwi Ersana menjelaskan, kegiatan ini bentuk sinergi dengan PT ASDP yang memiliki program kemitraan dan bina lingkungan (PKBL).

”Melalui program PKBL ada dana pembiayaan untuk membantu peningkatan pendapatan pelaku usaha. Sekaligus memberikan pelatihan. Salah satu pelatihannya yakni pembukuan. Ini diberikan sebab pelaku usaha rata-rata belum memiliki pembukuan sehingga berdampak pada peminjaman permodalan di perbankan. Maka inilah yang menjadi sasaran kami,” terangnya.

Dia juga menjelaskan, PT PNM merupakan badan usaha milik negara (BUMN) bergerak di bidang jasa manajemen. Bersinergi dengan PT ASDP Indonesia Ferry untuk memberikan pelatihan kepada pelaku usaha khususnya industri kecil menengah (IKM), dengan tujuan ada peningkatan omzet.

”Usaha-usaha kecil ini rata-rata jarang disentuh perbankan, karena dianggap omzet masih rendah dan pembukuan juga tidak teratur. Adanya pembiayaan dan pelatihan bagi IKM diharapkan ada perubahan omzet dan perbaikan pembukuan,” ungkapnya.

Dia juga menerangkan, kalau PT PNM juga membidangi pinjaman permodalan. Mulai dari unit layanan modal mikro (ultra mikro) dan membina ekonomi keluarga sejahtera (Mekaar) yang diperuntukkan kelompok usaha para ibu dengan jumlah maksimal ada 10 orang.

”Kalau program Ultra untuk individu, dan kedua program tersebut diperuntukkan bagi sudah memiliki usaha, atau yang baru memulai usaha,” ungkapnya.

Sementara itu, Perwakilan PKBL PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Dadan Hermawan, mengatakan, kegiatan di Kudus baru kali pertama, namun untuk kabupaten se Indonesia, Kudus merupakan kabupaten ke empat.

”Kami perusahaan BUMN  jasa angkutan penyeberangan dan pengelola pelabuhan penyeberangan untuk penumpang, kendaraan, dan barang. Namun, memiliki program PKBL untuk membantu peningkatan IKM,” terangnya.

]]>
Ali Mustofa Wed, 10 Apr 2019 11:17:29 +0700
<![CDATA[Buka Kelas Baru, Yamaha Harapan Musik Kudus Gelar Annual Concert 2019]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/09/130603/buka-kelas-baru-yamaha-harapan-musik-kudus-gelar-annual-concert-2019 https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/09/buka-kelas-baru-yamaha-harapan-musik-kudus-gelar-annual-concert-2019_m_130603.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/09/buka-kelas-baru-yamaha-harapan-musik-kudus-gelar-annual-concert-2019_m_130603.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/09/130603/buka-kelas-baru-yamaha-harapan-musik-kudus-gelar-annual-concert-2019

Dalam rangka membuka kelas baru, Yamaha Harapan Musik Kudus menggelar Yamaha Anual Concert di Ballroom Hotel Gripta, pada Sabtu (06/04).]]>

KUDUS – Dalam rangka membuka kelas baru, Yamaha Harapan Musik Kudus menggelar Yamaha Annual Concert di Ballroom Hotel Gripta, pada Sabtu (06/04). Acara tersebut dimeriahkan penampilan solo gitaris Jubing Kristanto asal Jakarta.

Konser tersebut berlangsung dari pukul 15.00 hingga 20.30. Ada sekitar 103 murid diberikan kesempatan untuk tampil. Usia mereka masih tergolong anak-anak. Namun skill bermusiknya tak bisa dipandang remeh. Para murid tampak enjoy memainkan alat musiknya. Mereka ada yang bermain solo piano, drum, sexophone, biola, piano, lalu gitar dan vokal.

Jubing Kristanto sangat ditunggu penampilannya. Jubing tampil dengan gitar akustik andalanya. Ia berhasil memukau ratusan murid Yamaha Harapan Musik dan penonton yang hadir. Dia membawakan empat lagu. Jari-jemarinya begitu lincah memetik gitar. Dia memainkan lagu Bunda denga versi akustik. Bahkan lagu berjudul Kopi Dangdut ditampilkan pada malam itu. Tak hanya itu, Jubing juga memberikan workshop bermain gitar kepada siswa Yamaha Harapan Musik Kudus.

Pimpinan Yamaha Harapan Musik Kudus, Thomas Adi Winarto, mengatakan, kegiatan itu diadakan untuk mengasah kemampuan siswanya, serta mengasah kreatifitas. Agar nantinya bisa percara diri. Sebelum tampil siswa mengampu pendidikan musik di Yamaha Harapan Musik Kudus terlebih dahulu.

Para siswa dibekali ilmu yang mempuni. Thomas mengatakan, Pendidikan di Yamaha sangat menyesuaikan usia. Bahkan kurikulum Yamaha diakui di seluruh dunia. Sementara di Indonesia kurikulum Yamaha merupakan kurikulim musik terbaik. Kurikulum Yamaha musik sudah diakui oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Muhadjir Effendy. Dengan membuka kegiatan bertajuk Music Time, yang merupakan progam kunjungan belajar musik gratis. Diperuntukan di SD Negeri.

“Ketika ada siswa yang kursus di Yamaha Musik Kudus, lalu orang tuanya kerja di luar negeri, bisa berpindah tempat kursus ke Yamaha Musik negara tersebut. Siswa tersebut bisa melanjutkan kursusnya di sana, ” ungkapnya.

Thomas mengharapan, diselenggarakannya konser tersebut mampu menarik minat masyarakat untuk belajar musik di usia dini. Pasalnya dengan bermain musik otak kanan dan otak kiri seimbang. Bahkan bisa meraih ranking di kelas.

“Rata-rata begitu kebanyakan siswa yang bermain musik mendapatkan ranking. Sebab otak kanan dan kiri mereka seimbang,” paparnya.

Sementara itu Direktur Yamaha Harapan Musik Kudus, Steve Aditya Winarto, mengungkapkan, belajar musik di tempatnya, siswa akan diberikan fasilitas yang mempuni. Pembelajaran berbasis teknologi. Setiap siswa akan diberikan materi secara online. Mereka akan diberikan tablet satu persatu saat berlangsung pembelajaran.

Saat ini Steve membuka kelas baru. Yakni Music Friends Course. Kelas ini memlili keunggalan, yaitu harganya yang bersahabat. Bahkan program itu berbasis teknologi. Sedangkan untuk konsep kelas dilakukan secara berkelompok. Dengan tujuan agar bisa bersosialisasi dengan sesama siswa.

“Harapanya kelas ini bisa menambah pengalaman siswa dan meningkatkan kepercayaan diri para siswa,” katanya.

Kedepannya Yamaha Harapan Musik Kudus, ingin melakukan ekspansi kebeberapa kota di Karesidenan Pati. Yakni di Kota Jepara dan Pati. Steve juga akan melakukan program Kemedikbud. Dengan turun secara langsung ke SD dan SMP untuk memberikan pendidikan musik secara cuma-cuma.

“Kemarin kami memberikan workshop di SD Unggulan. Kedepannya kami ingin memberikan pendidikan musik secara merata di sekolah yang ada di Kudus,” harapnya. (gal)

]]>
Ali Mustofa Tue, 09 Apr 2019 07:13:09 +0700
<![CDATA[Punya Hak Pilih, Warga di Jalma Sehat Belum Dapat Sosialisasi Pemilu]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/09/130601/punya-hak-pilih-warga-di-jalma-sehat-belum-dapat-sosialisasi-pemilu https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/09/punya-hak-pilih-warga-di-jalma-sehat-belum-dapat-sosialisasi-pemilu_m_130601.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/09/punya-hak-pilih-warga-di-jalma-sehat-belum-dapat-sosialisasi-pemilu_m_130601.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/09/130601/punya-hak-pilih-warga-di-jalma-sehat-belum-dapat-sosialisasi-pemilu

Sejumlah warga gangguan jiwa yang menjalani pemulihan di Jalma Sehat mengaku belum pernah mendapatkan sosialisasi terkait pelaksanaan Pemilu April mendatang.]]>

JEKULO – Sejumlah warga gangguan jiwa yang menjalani pemulihan di Jalma Sehat mengaku belum pernah mendapatkan sosialisasi terkait pelaksanaan Pemilu April mendatang. Padahal mereka yang berjumlah 48 itu mendapatkan hak untuk memilih.

Hal ini disampaikan oleh salah satu pengurus Yayasan Jalma Sehat Sugiyanto. Saat ditemui di lokasi yang berada di Desa Bulung Kulon, Kecamatan Jekulo ia mengaku selama ini belum pernah ada pendataan terkait hal ini.

”Setahu saya belum pernah ada yang ke sini untuk hal itu,” katanya.

Hingga saat ini, pihaknya pun mengaku belum mendapatkan formulir C6 bagi para warga di Jalma Sehat. Ketika nanti formulir C6 itu sudah didapatkan, pihaknya tetap akan memberikan kesempatan untuk warga di Jalma Sehat untuk memberikan hak suaranya.

”Boleh. Beberapa kali saya bicara dengan beberapa dari mereka yang bisa diajak berkomunikasi, mereka juga bersedia untuk memilih pada pemilu nanti. Bahkan ada yang sangat bersemangat,” ujarnya.

Sementara itu, Komisioner KPU Kudus Miftahurrohmah mengatakan, pihaknya memang belum membagikan formulir C6. Pembagian tersebut akan diberikan maksimal H-3 Pemilu.

”Penulisan C6 masih menunggu salinan daftar pemilih tetap (SDPT) setelah penetapan daftar pemilih tetap hasil perbaikan (DPTHP) 3 RI,” katanya.

Saat ini total DPTHP di Kabupaten Kudus sebanyak 630.618 jiwa. Terdiri dari 310.632 laki-laki dan 319.984 perempuan. 

]]>
Ali Mustofa Tue, 09 Apr 2019 06:56:44 +0700
<![CDATA[Berstandar PSSI, Disdikpora Jamin Atap Stadion Wergu Wetan Kokoh]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/09/130600/berstandar-pssi-disdikpora-jamin-atap-stadion-wergu-wetan-kokoh https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/09/berstandar-pssi-disdikpora-jamin-atap-stadion-wergu-wetan-kokoh_m_130600.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/09/berstandar-pssi-disdikpora-jamin-atap-stadion-wergu-wetan-kokoh_m_130600.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/09/130600/berstandar-pssi-disdikpora-jamin-atap-stadion-wergu-wetan-kokoh

Dinas Pendidikan Kepumadaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus, menjamin keamanan tribun stadion Wergu Wetan, tempat berlaga Persiku Kudus itu.]]>

KUDUS – Dinas Pendidikan Kepumadaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus, menjamin keamanan tribun stadion Wergu Wetan, tempat berlaga Persiku Kudus itu. Pihak Disdikpora telah merancang ulang atap tribun sesuai standar PSSI.

Kasi Peningkatan Prestasi dan Sarpas Olahraga, Disdikpora, Subarkah mengatakan, merancang ulang tribun sisi utara dan selatan. Dia mengaku, menambahkan konsul tiang penyangga pada tribun stadion. Sementara itu, tembok juga diberikan lubang angin. Agar ketika ada angin bisa menerobos keluar tribun. Sehingga tak menggumpal, yang berakibatkan atap stadion terbang lagi.

Subarkah juga mengimbau bagi suporter Persiku, agar tak takut pergi menyaksikan laga di stadion Wergu Wetan. Pasalnya keselamatan penonton sangat dijamin. Dengan setiap membeli tiket akan diasuransikan.

“Sebelumnya atap yang ambruk salah merancang pembangunan. Lubang ventilasi angin yang ditutup merupakan salah satu penyebabnya,” katanya.

Di 2019 ini pembangunan stadion Wergu Wetan dihentikan. Kemudian dilanjutkan kembali pada 2020. Subarkah menyatakan, akan dilakukan pembangunan tribun yang melingkari stadion Wergu Wetan.

Nantinya kapasitas stadion Wergu Wetan akan mencapai 20 ribu penonton. Itu sudah sesuai dengan standart dari PSSI. Subarkah mendaulat,  Stadion Wergu Wetan ketika sudah selesai, sebagai mininya stadion Jati Diri Semarang. Sebab punya tribun yang melingkar.

“Ketika sudah selesai ini cilikane Jati Diri Semarang. Serta penambahan papan skor digital akan dilakukan juga,” ungkapnya.

Sementara itu Joko pekerja Stadion Wergu Wetan, mengatakan, spesifikasi pembangunan atap tak dirubah. Hanya saja ditambahkan konsul atau penyangga atap stadion. Dia juga menjamin keselamatan penonton. Pasalnya dengan ditambahkan tiang penyangga tersebut akan lebih kuat.

“Penambahan konsul menjadikan lebih kuat. Sebelumnya atap tak ada tiang penyangganya,” ungkapnya.

Sebelumnya atap Stadion Wergu Wetan ambruk diterpa angin pada Selasa (6/11/18). Atap stadion itu sebelumnya baru dibangun dua bulanan. Wakil Bupati Kudus HM Hartopo melakukan sidak ke lapangan. Ia mendapat temuan di lapangan, spesifikasi galvalum yang digunakan 0,3 milimeter. Sedangkan ketebalan besi berwarna hijau untuk kontruksi atap memiliki ketebalan 0,7 milimeter. (gal)

]]>
Ali Mustofa Tue, 09 Apr 2019 06:50:40 +0700
<![CDATA[Gara-gara Ini Gerobak PKL Depan Matahari Disita Dinas Perdagangan]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/09/130594/gara-gara-ini-gerobak-pkl-depan-matahari-disita-dinas-perdagangan https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/09/gara-gara-ini-gerobak-pkl-depan-matahari-disita-dinas-perdagangan_m_130594.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/09/gara-gara-ini-gerobak-pkl-depan-matahari-disita-dinas-perdagangan_m_130594.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/09/130594/gara-gara-ini-gerobak-pkl-depan-matahari-disita-dinas-perdagangan

Dinas Perdagangan Kudus baru-baru ini mengambil dua gerobak dari pedagang kaki lima (PKL) yang dulunya berjualan di depan Matahari.]]>

KOTA – Dinas Perdagangan Kudus baru-baru ini mengambil dua gerobak dari pedagang kaki lima (PKL) yang dulunya berjualan di depan Matahari. Hal ini dikarenakan, gerobak tersebut tak dipakai lagi.

Kepala Dinas Perdagangan Kudus Sudiharti melalui Kabid PKL Sofyan Dhuhri mengatakan, gerobak PKL yang diambil hanya diletakkan di ruko Agus Salim dan tidak terawat. Setelah ditelusuri milik PKL yang dulu berjualan di depan Matahari.

”Pasca kebakaran tidak ada lagi yang berjualan, dan gerobak yang kami temukan ternyata pedagangnya sudah berjualan lagi di lapangan Porma, Desa Megawon, Jati. Sebenarnya, sudah ada dua yang kami ambil tapi sudah diberikan lagi ke PKL lain yang membutuhkan,” terangnya.

Sofyan mengatakan, ada empat gerobakan yang sudah diambil dinas. Dan, untuk gerobak lainnya tidak tahu keberadaannya. Dia menjelaskan, PKL depan Matahari dibuka 2012, dan jumlahnya ada 16 PKL, namun berkurang sedikit demi sedikit.

Dia menambahkan, kondisi secara keseluruhan masih bagus, dan dua gerobak yang saat ini berada di dinas, dipermak yakni dicat ulang dan akan diberikan kepada PKL lainnya rencana PKL alun-alun Simpang Tujuh.

”Memang PKL depan Matahari sebelum kebakaran tinggal lima PKL, kemudian setelah kebakaran mereka tidak lagi berjualan, karena kondisi yang tidak memungkinkan. Tapi, kami juga berupaya untuk terus update informasi, ada beberapa yang masih digunakan jualan tapi di tempat lain, namun ada beberapa yang kami kehilangan jejak,” tandasnnya.

Sofyan menambahkan, aturannya dulu pada saat pemberian gerobak yang tidak digunakan jualan selama satu bulan, maka akan diambil kembali. Kalau ada yang dinas ketahui keberadaan gerobak sudah tidak terpakai lagi maka diambil.

]]>
Ali Mustofa Tue, 09 Apr 2019 06:20:17 +0700
<![CDATA[Tahun Ini Disbudpar Ajukan Lima Ahli untuk Masuk Tim Cagar Budaya]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/09/130582/tahun-ini-disbudpar-ajukan-lima-ahli-untuk-masuk-tim-cagar-budaya https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/09/tahun-ini-disbudpar-ajukan-lima-ahli-untuk-masuk-tim-cagar-budaya_m_130582.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/09/tahun-ini-disbudpar-ajukan-lima-ahli-untuk-masuk-tim-cagar-budaya_m_130582.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/09/130582/tahun-ini-disbudpar-ajukan-lima-ahli-untuk-masuk-tim-cagar-budaya

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Kudus tahun ini akan membentuk Tim Ahli Cagar Budaya (TACB). Tim tersebut bertugas mendata cagar budaya.]]>

KUDUS – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Kudus tahun ini akan membentuk Tim Ahli Cagar Budaya (TACB). Tim tersebut bertugas mendata cagar budaya yang ditetapkan, maupun masih diduga.

Kabid Kebudayaan Disbudpar Kabupaten Kudus Sutiyono mengatakan, proses yang dilakukan saat ini adalah pengajuan lima orang untuk menjadi TACB. Rencananya lima orang tersebut akan mengikuti ujian assesmen pada April. Setelah itu baru mendapatkan surat keputusan (SK) TACB tingkat kabupaten.

”Cagar budaya yang sudah terdaftar maupun belum akan menjadi cagar budaya tingkat kabupaten,” ungkapnya.

Nantinya semua benda cagar budaya akan didata ulang. Meskipun pendataan tersebut ditetapkan oleh Badan Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3), akan didata ulang oleh tim TACB. Sedangkan kriteria TACB punya keahliahan khusus. Seperti ahli arkeolog, arsitek, sejarahwan, dan ahli hukum.

Untuk jumlah cagar budaya yang terdaftar kali ini, Sutiyono mengatakan ada 162. Ada benda cagar budaya yang belum masuk pendataan, seperti temuan fosil. Temuan tersebut didapatkan oleh warga sekitar Gunung Pati Ayam.

”Data tersebut ditunjukkan pada 2018 lalu. Dengan terbentuknya TACB diharapkan akan bertambahnya cagar budaya di Kota Kudus,” ungkapnya.

Adapun kriteria benda cagar budaya mempunyai ciri-ciri tertentu. Seperti benda itu memiliki usia 50 tahun lebih. Punya gaya tertentu seperti Islam, Hindu, dan purbakala. Serta memiliki muatan sejarah, pendidikan, dan agama. (gal)

]]>
Ali Mustofa Tue, 09 Apr 2019 02:21:26 +0700
<![CDATA[Disnaker Kudus Saring UMKM untuk Ikut Even Wirausaha Jateng]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/09/130577/disnaker-kudus-saring-umkm-untuk-ikut-even-wirausaha-jateng https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/09/disnaker-kudus-saring-umkm-untuk-ikut-even-wirausaha-jateng_m_130577.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/09/disnaker-kudus-saring-umkm-untuk-ikut-even-wirausaha-jateng_m_130577.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/09/130577/disnaker-kudus-saring-umkm-untuk-ikut-even-wirausaha-jateng

Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Kudus memfasilitasi koperasi dan UMKM untuk andil dalam even wirausaha. Rencananya Disnaker akan mengikutsertakan UMKM.]]>

KUDUS – Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Kudus memfasilitasi koperasi dan UMKM untuk andil dalam even wirausaha. Rencananya Disnaker akan mengikutsertakan UMKM dalam kegiatan Hari Jadi Kota Kudus dan Jawa Tengah. Namun, hanya UMKM yang telah disaring dan memenuhi kriteria yang diikutkan even tersebut.

Kepala Disnaker Kabupaten Kudus Bambang Tri Waluyo mengatakan, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi untuk bisa mengikuti even di tingkat Jateng. Seperti, packaging atau kemasan barang harus menarik. Lalu sudah bersertifikasi halal. Serta merek dagang sudah didaftarkan izinnya.

Ketika sudah memenuhi hal tersebut, Bambang mengatakan, akan mengikutsertakan ke even HUT Jawa Tengah dan HUT Koperasi. ”Bila sudah dipenuhi kami akan menggaet para pelaku usaha ke even. Rencana dilaksanakan pada Agustus, ” katanya.

Tak menutup kemungkinan, Bambang juga memberikan ruang kepada startup dan pelaku UMKM yang sedang berkembang. Nantinya, ia ikut sertakan dalam pameran yang diselanggarakan di Balai Jagong. Pameran itu diadakan untuk memperingati hari jadi Kota Kudus.

Saat ini Bambang juga melakukan pengembangan produk UMKM. Ia menyasar pemberian materi packaging produk UMKM. Kemudian, membantu pemasaran, mengadakan pameran dan memban packaging produk. Pengajuan sertifikasi halal dan lisensi merek dagang, juga diupayakan oleh Disnaker saat ini. Sehingga, UMKM bisa naik kelas. ”Semisal dari usaha mikro menjadi usaha kecil, kemudian menjadi usaha menengah,” katanya. (gal)

]]>
Ali Mustofa Tue, 09 Apr 2019 01:54:56 +0700
<![CDATA[Meski Kepanasan, Ribuan Santri Khusuk Ikuti Istighotsah Kebangsaan]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/08/130358/meski-kepanasan-ribuan-santri-khusuk-ikuti-istighotsah-kebangsaan https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/08/meski-kepanasan-ribuan-santri-khusuk-ikuti-istighotsah-kebangsaan_m_130358.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/08/meski-kepanasan-ribuan-santri-khusuk-ikuti-istighotsah-kebangsaan_m_130358.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/08/130358/meski-kepanasan-ribuan-santri-khusuk-ikuti-istighotsah-kebangsaan

Ribuan santri Kudus yang hampir semua memakai baju putih memadati kawasan Alun-alun Simpang 7 Kudus kemarin. Mereka berbondong-bondong datang sejak subuh.]]>

KUDUS – Ribuan santri Kudus yang hampir semua memakai baju putih memadati kawasan Alun-alun Simpang 7 Kudus kemarin. Mereka berbondong-bondong datang sejak subuh untuk mengikuti istighotsah kebangsaan yang digelar Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum Nahdlatul Ulama (LPBH NU) Kabupaten Kudus ini.

Acara ini sekaligus menjadi acara penutupan dari rangkaian peringatan hari lahir (harlah) NU. Ribuan santri tersebut, melafalkan zikir dan selawat nabi. Meskipun mereka kepanasan dan hanya duduk lesehan beralaskan selembar plastik. Sebab, acara ini selesai hingga sekitar pukul 11.00.

Selain istighotsah juga dilaksanakan deklarasi istighotsah kebangsaan yang dipimpin KH Em Nadjib Hassan. Deklarasi itu berisi tentang tekad untuk tetap dalam bingkai dalam satu kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Selain itu, juga menolak hoax, politisasi isu suku agama ras dan antargolongan (SARA), radikalisme, intoleransi, dan politik uang. Selain itu, mengajak masyarakat menggunakan hak pilih dan menciptakan suasana yang aman, damai, serta kondusif.

KH Maksum AK, perwakilan panitia mengatakan, istighotsah umum ini digelar dengan harapan penyelenggaraan pilpres dan pileg bisa aman dan lancar. ”Istighotsah adalah doa yang baik. Doa agar pemilu berjalan aman dan tentram,” katanya dalam sambutannya.

Sementara itu, Bupati Kudus Muhammad Tamzil berujar, keberagaman ragam suku, ras, maupun agama jangan sampai terjadi perpecahan. Nilai toleransi menjadi hal yang dapat digunakan untuk menciptakan keharmonisan berbangsa dan bernegara.

”Mbah Sunan Kudus mengajarkan perbedaan adalah rahmat. Tidak seharusnya perbedaan menjadikan diri kita saling menjauh. Oleh karena itu, saya berharap acara pagi ini mampu menyatukan kembali semangat persatuan, semangat kebersamaan, dan semangat untuk saling menghargai sesama anak bangsa,” katanya.

Tamzil juga mengajak masyarakat untuk selalu menjaga kondusivitas wilayah Kudus jelang pemilu. Ia harap masyarakat ikut berpartisipasi dalam pemilu dengan datang ke TPS memberikan hak suaranya. ”Ajak sanak saudara, tetangga untuk berbondong-bondong ke TPS. Satu suara sangat bermanfaat bagi bangsa ini”, ujarnya.

Gubernur Jawa tengah Ganjar Pranowo yang diwakili Kabag Dikbudpora Keagamaan Setda Provinsi Jateng Slamet Iwan Ihwandi mengatakan, jelang pemilu ini berita hoax dan ujaran kebencian semakin marak, sehingga masyarakat harus berhati-hati. Masyarakat diminta untuk selalu menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. ”Jelang pemilu persatuan harus tetap dijaga. Istighotsah adalah kegiatan yang baik,” katanya.

Istighotsah ini juga diisi dengan adanya sejumlah stan pameran berskala ekspor. Mulai dari makanan, pakaian, dan produk kerajinan. Stan-stan ini terlihat ramai dikunjungi masyarakat.

]]>
Ali Mustofa Mon, 08 Apr 2019 10:44:04 +0700
<![CDATA[Jalan Alternatif Penghubung Dua Desa Rusak, Akses Warga Terhambat]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/06/130086/jalan-alternatif-penghubung-dua-desa-rusak-akses-warga-terhambat https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/06/jalan-alternatif-penghubung-dua-desa-rusak-akses-warga-terhambat_m_130086.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/06/jalan-alternatif-penghubung-dua-desa-rusak-akses-warga-terhambat_m_130086.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/06/130086/jalan-alternatif-penghubung-dua-desa-rusak-akses-warga-terhambat

Jalan alternatif penghubung dua Desa Peganjaran dan Bae, Kecamatan Bae, rusak parah. Padahal kerusakan yang terjadi hampir setahun lebih.]]>

BAE – Jalan alternatif penghubung dua Desa Peganjaran dan Bae, Kecamatan Bae, rusak parah. Padahal kerusakan yang terjadi hampir setahun lebih. Hal ini menyebabkan akses warga cukup terhambat.

Pantauan Jawa Pos Radar Kudus jalan yang berada di utara Polsek Kota, keadaannya cukup memprihatinkan. Jalan itu merupakan jalan kabupaten dengan panjang kurang lebih 800 meter. Namun kerusakan yang terparah berada di Desa Peganjaran.

Aspal sepanjang jalan alternatif di Desa Panjang mulai terkelupas. Serta lubang jembatan terlihat lebar. Namun sudah ada perbaikan. Jalan alternatif itu pula sangat minim penerangan. Penerangan hanya menggunakan lampu warga sekitar. Hal berbeda terlihat di jalan alternatif yang melalui Desa Bae. Jalan tesebut minim kerusakan.

Suriah seorang warga sekitar, mengungkapkan, jalan alternatif itu sudah mengalami kerusakan selama satu tahun lebih. Ia juga menyayangkan minimnya penerangan jalan. Pasalnya hingga saat ini masih menggunakan penerangan dari rumah warga sekitar. Dia mengharapkan jalan tersebut segera cepat dilakukan perbaikan. ”Semoga cepat dilakukan perbaikan. Serta diberikan lampu penerangan jalan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Peganjaran Munaji mengatakan, jalan tersebut sering diajukan selama musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang). Namun belum ada tindak lanjut hingga saat ini. Tak hanya itu, dia juga mengajukan agar dibangunkan talut. Pasalnya ketika debit air hujan tinggi, volume air menggerus material yang di pinggir jalan. Hal itu menyebabkan material jalan tergerus. ”Saya mengajukan jalan tersebut untuk dicor beton. Pasalnya setiap diaspal sering mengelupas,” katanya.

Terpisah Camat Bae Mintoro mengatakan, jalan tersebut merupakan kewenangan dari dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Saat ini yang sudah dilakukan perbaikan adalah jembatan yang berada di jalan alternatif tersebut. Pasalnya lubang jembatan cukup besar. ”Lubang jembatang semakin lebar, perbaikan dilakukan pada Rabu,” katanya. (gal)

]]>
Ali Mustofa Sat, 06 Apr 2019 13:20:43 +0700
<![CDATA[Semarang Bakal Punya LRT, Begini Penjelasan Gubernur Ganjar Pranowo]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/06/130043/semarang-bakal-punya-lrt-begini-penjelasan-gubernur-ganjar-pranowo https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/06/semarang-bakal-punya-lrt-begini-penjelasan-gubernur-ganjar-pranowo_m_130043.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/06/semarang-bakal-punya-lrt-begini-penjelasan-gubernur-ganjar-pranowo_m_130043.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/06/130043/semarang-bakal-punya-lrt-begini-penjelasan-gubernur-ganjar-pranowo

Pemerintah pusat sedang mengebut pembangunan moda transportasi masal LRT. Setelah Palembang dan Jakarta, pemerintah siap membangun proyek di beberapa daerah.]]>

SEMARANG – Pemerintah pusat sedang mengebut pembangunan moda transportasi masal Light Rail Transit (LRT). Setelah Palembang dan Jakarta, pemerintah siap membangun proyek itu di beberapa daerah, seperti di Surabaya, Bandung, dan Medan.

Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo mengatakan, sebenarnya tidak hanya tiga daerah itu yang akan dibangun LRT. Namun Jawa Tengah juga siap membangun moda transportasi masal itu. ”Di Jawa Tengah sudah ada rencana itu. Bahkan tinggal realisasi. Tepatnya di Kota Semarang. Pak Wali (Wali Kota Semarang) Hendrar Prihadi sudah menyiapkan itu sejak lama. Maketnya juga sudah dikeluarkan," katanya kemarin.

Dia melanjutkan, proyek LRT di Kota Semarang masih terus dikebut. Saat ini, pihaknya sudah mendapatkan informasi jika proyek itu masuk dalam pembahasan pembiayaan. ”Itu sudah dibicarakan pembiayaannya dengan pusat. Karena ada beberapa mekanisme yang akan dilakukan. Bisa dari pusat pembiayaannya atau dari investor," paparnya.

Dia menjelaskan, pembicaraan terkait LRT di Kota Semarang sudah lama dilakukan. Bahkan, dirinya sangat mendukung program itu, karena Kota Semarang memang sangat membutuhkan. ”Pak Wali sudah bicara dengan saya, minta dukungan. Saya dukung penuh karena Semarang memang sudah perlu," jelasnya.

Disinggung pembangunan LRT di daerah lain, Ganjar menerangkan, jika yang sangat mendesak adalah LRT yang menghubungkan Solo dan Jogjakarta. ”Kalau mau dibuat, Solo Jogja itu penting, agar nyambung," paparnya.

Namun secara keseluruhan, Ganjar mengaku siap mendukung penuh jika ada program pembangunan LRT dari pemerintah pusat di Jawa Tengah. Menurutnya, LRT adalah salah satu program unggulan transportasi umum.

”Kalau ada di Jateng ya bagus. Kami sangat setuju. Karena kita mesti mengembangkan transportasi masal. Banyak negara maju, transportasi bukan pribadi. Kita saja yang pribadi. Kalau ndak punya mobil diejek. Padahal itu yang menyebabkan pencemaran tinggi dan kemacetan luar biasa. Kalau transportasi umumnya bagus, pasti luar biasa," pungkasnya.

Sekadar diketahui, rencana pembangunan LRT di Kota Semarang mencuat pada akhir 2018 lalu. Rencananya, LRT tersebut akan dibangun dengan rute Bandara Achmad Yani Semarang menuju kawasan Tugu Muda.

Direktur Keselamatan Dirjen Perkeretaapian Kemenhub Edi Nursalam dalam focus group discussion (FGD) di Kota Semarang 2018 lalu mengatakan, proyek LRT di Kota Semarang masih dalam tahap kajian. ”LRT Semarang masih tahap kajian. Memang terkendala pendanaan. Rutenya sudah siap, studi dan DED (detail engineering design) sudah. Tinggal investornya siapa?" kata Edi saat itu.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi sendiri mengatakan, jika pembangunan LRT Semarang memiliki nilai investasi senilai Rp 200 miliar per kilometer. ”Nantinya, skema biayanya dengan kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU)," ucapnya. (lhr/ida)

]]>
Ali Mustofa Sat, 06 Apr 2019 09:46:10 +0700
<![CDATA[Trade Center Akhirnya Resmi Disewa Rp 12 Miliar selama 20 Tahun]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/06/130029/trade-center-akhirnya-resmi-disewa-rp-12-miliar-selama-20-tahun https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/06/trade-center-akhirnya-resmi-disewa-rp-12-miliar-selama-20-tahun_m_1554525516_130029.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/06/trade-center-akhirnya-resmi-disewa-rp-12-miliar-selama-20-tahun_m_1554525516_130029.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/06/130029/trade-center-akhirnya-resmi-disewa-rp-12-miliar-selama-20-tahun

Trade Center Kudus yang dibangun menghabiskan dana sekitar Rp 12,46 miliar pada tahun 2017 lalu, akhirnya resmi disewakan selama 20 tahun.]]>

KOTA – Trade Center Kudus yang dibangun menghabiskan dana sekitar Rp 12,46 miliar pada tahun 2017 lalu, akhirnya resmi disewakan. Bangunan dengan luas sekitar 2.180 meter persegi itu disewakan kepada PT Ritelindo Sukses Makmur senilai Rp 12 miliar. Persewaan ini selama 20 tahun.

Kepala Dinas Perdagangan Kudus Sudiharti melalui Kabid Fasilitasi Perdagangan, dan Promosi Imam Prayitno menjelaskan, sudah ada teken perjanjian kontrak selama 20 tahun dengan nominal nilai Rp 12, 953 miliar.

”Tapi dibayarkan per tahun senilai Rp 647.672.412 per tahun. Namun, setiap tiga tahun sekali akan ada penyesuaian besaran sewa berdasarkan nilai inflasi tahunan, dengan begitu pemerintah kabupaten (Pemkab) selaku pihak pertama, dan penyewa sebagai pihak kedua sama-sa tidak ada yang dirugikan,” terangnya.

Menurut Imam, bangunan Trade Center Kudus sebenarnya belum tuntas, banyak bagian yang perlu ditambah, dan dibenahi agar bisa digunakan oleh penyewa sebagai area publik. Oleh karena itu, dalam perjanjian sewa juga dijelaskan poin-poin pembangunan sebagai invenstasi yang akan dilengkapi penyewa.

”Ada yang akan diserahkan ke Pemkab setelah perjanjian sewa selesai seperti pagar luar, instalasi penerangan halaman, sedangkan ada yang tetap menjadi milik investor atau penyewa seperti pos parkir, instalasi listrik, instalasi AC kompresor,” terangnya.

Imam mengatakan, dalam perjanjian itu diatur agar setelah sewa selesai, hak-haknya menjadi jelas. Nilai investasi untuk komponen yang nanti diserahkan ke Pemkab ada sekitar Rp 3,69 miliar. Adapun yang dibawa atau kembali ke investor sebanyak Rp 40,225 miliar.

Adanya perjanjian sewa tersebut, investor atau penyewa bisa langsung melakukan investasi pembangunan gedung agar bisa segera digunakan. Rencananya, gedung Trade Center akan digunakan sebagai gedung bioskop dengan konsep yang mereka tentukan sendiri.

]]>
Ali Mustofa Sat, 06 Apr 2019 09:12:02 +0700
<![CDATA[Ribuan Buruh Rokok Gentong Gotri Kudus Terima Pesangon 25 Persen]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/06/130024/ribuan-buruh-rokok-gentong-gotri-kudus-terima-pesangon-25-persen https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/06/ribuan-buruh-rokok-gentong-gotri-kudus-terima-pesangon-25-persen_m_1554526266_130024.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/06/ribuan-buruh-rokok-gentong-gotri-kudus-terima-pesangon-25-persen_m_1554526266_130024.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/06/130024/ribuan-buruh-rokok-gentong-gotri-kudus-terima-pesangon-25-persen

PT Gentong Gotri akhirnya bersedia membayarkan uang pesangon bagi pekerjanya meski tidak penuh. Perusahaan hanya mampu membayar 25 persen dari nominal anjuran.]]>

JATI – PT Gentong Gotri akhirnya bersedia membayarkan uang pesangon bagi pekerjanya meskipun tidak penuh. Perusahaan hanya mampu membayarkan 25 persen dari nominal anjuran dari Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian, Koperasi, dan UKM. Dari yang seharusnya dibayarkan Rp 40,2 miliar, kini hanya mampu dibayar Rp 10,3 miliar. Nantinya dana itu akan dibayar setiap bulan selama dua tahun.

Kemarin, sebanyak 1.124 buruh borong PT Gentong Gotri menerima uang pesangon. Ribuan buruh yang pabriknya sudah berhenti beroperasi sejak 2013 lalu itu terlihat antusias. Sejak pagi mereka rela mengantre dan berpanasan menunggu giliran. Adegan berdesakan pun tak bisa dihindarkan, hingga menyebabkan kaca pintu di salah satu ruang di gedung Lingkungan Industri Kecil (LIK) pecah.

Beberapa buruh terlihat mukanya berdarah karena terkena pecahan kaca. Namun kejadian ini tak menyurutkan langkah mereka untuk tetap antre untuk mendapatkan hak yang sudah ditunggu sejak lama. Meskipun uang JHT yang diberikan tidak penuh.

Kuasa Hukum buruh PT Gentong Gotri Daru Handoyo mengungkapkan, berdasarkan hasil mediasi yang dilaksanakan beberapa waktu lalu, perusahaan memang hanya sanggup membayar 25 persen dari nominal yang dianjurkan.

”Dari mediator menganjurkan perusahaan bisa membayarkan uang pesangon sebesar Rp 40,2 miliar. Namun perusahaan hanya sanggup membayar sebesar Rp 10,3 miliar karena kondisinya memang tidak memungkinkan,” jelasnya.

Jumlah tersebut akan dibagikan kepada 1.151 pekerja di PT. Gentong Gotri. Terdiri dari 1.124 pekerja borong dan 27 pekerja bulanan. Jumlah uang pesangon yang diterima masing-masing pekerja bergantung pada lamanya masa kerja.

”Jumlah uang pesangon yang diterima tidak bisa sama. Kalau yang saya lihat tadi rata-rata sekitar Rp 300 ribu – Rp 470 ribu tiap bulannya,” katanya.

Uang pesangon tersebut tidak dibagikan sekaligus. Perusahaan akan membayarkannya setiap bulan selama 24 kali. Uang pesangon yang diberikan kemarin baru untuk pekerja borongan.

Parmi, 50, salah satu buruh yang sudah mendapatkan uang JHT mengaku senang akhirnya haknya bisa diberikan. Sambil tersenyum-senyum ia menggenggam erat uang yang baru saja diterimanya. ”Alhamdulillah, setelah menunggu lama akhirnya saya bisa menerima uang pesangon,” katanya.

Perempuan yang berjilbab hitam ini mengaku sudah bekerja sebagai buruh giling di PT Gentong Gotri itu selama 20 tahun. Kemarin ia menerima uang pesangon sebesar Rp 300 ribu. Uang itu akan digunakannya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

]]>
Ali Mustofa Sat, 06 Apr 2019 09:02:23 +0700
<![CDATA[Kebutuhan Dokter Umum di Kudus Belum Terpenuhi, Begini Tanggapan DKK]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/05/129823/kebutuhan-dokter-umum-di-kudus-belum-terpenuhi-begini-tanggapan-dkk https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/05/kebutuhan-dokter-umum-di-kudus-belum-terpenuhi-begini-tanggapan-dkk_m_1554451065_129823.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/05/kebutuhan-dokter-umum-di-kudus-belum-terpenuhi-begini-tanggapan-dkk_m_1554451065_129823.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/05/129823/kebutuhan-dokter-umum-di-kudus-belum-terpenuhi-begini-tanggapan-dkk

Kebutuhan dokter untuk Puskesmas di Kudus belum bisa terpenuhi hingga sekarang. Padahal pihak DKK Kudus telah membuka lowongan tenaga kontrak untuk dokter umum.]]>

KOTA – Kebutuhan dokter untuk Puskesmas di Kudus belum bisa terpenuhi hingga sekarang. Padahal pihak Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus telah membuka lowongan tenaga kontrak untuk dokter umum. Namun hingga kini lowongan ini tak banyak diminati.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus Joko Dwi Putranto melalui Kabid Sumber Daya Kesehatan Mustianik menyampaikan, kebutuhan dokter untuk menunjang pelayanan Puskesmas mencapai 35 dokter. Sayang hingga sat ini kebutuhan dokter masih tetap kurang. Sebab hanya ada 11 orang yang mendaftar.

Dari pendaftar tersebut, satu orang mengundurkan diri dan satu lagi tidak hadir saat seleksi. Jadi hanya sembilan dokter pelamar yang memenuhi syarat kelulusan.

”Meski pendaftar kurang, kami tetap melakukan seleksi sesuai standar. Ternyata memang dari sembilan itu, semuanya layak dan lolos,” kata Mustianik.

Kekurangan dokter ini diakui Mustianik menjadi salah satu kendala kurang optimalnya pelayanan di Puskesmas rawat inap. Sebab belum banyak dokter jaga yang siap 24 jam. Padahal, pelayanan Puskesmas harus jalan terus. Saat ini Puskesmas hanya melakukan  optimalisasi melalui dokter yang sudah ada, seperti melalui pemberitahuan lewat telepon kalau ada pasien darurat, istilahnya on call.

Dia mengaku, tenaga dokter memang sulit, terlebih saat ini kontraknya sampai akhir 2019 meskipun nanti ada kemungkinan kontrak lagi tahun berikutnya. Menurutnya, dari 19 Puskesmas di Kudus, yang melayani rawat inap berjumlah 10 Puskesmas, dan buka selama 24 jam.

Puskesmas selain membutuhkan dokter, juga membutuhkan tambahan apoteker. Hal ini juga peminat lowongan Apoteker di bawah DKK juga minim.

Mustianik mengatakan, dari 14 Apoteker yang dibutuhkan, hanya ada 11 pelamar yang mendaftar dan memenuhi standar. ”Kekurangan apoteker ini belum menjadi kendala berarti, karena optimalisasi apoteker yang sudah ada telah dilakukan oleh semua Puskesmas. Sebibsa mungkin kami melakukan optimalisasi yang telah ada. Nah, hal ini berbeda dengan dokter. Posisi dokter memang diharapkan ada dan standby di Puskesmas,” terang Mustianik.

Selain itu, pihkanya juga membuka lowongan untuk dokter gigi sebanyak tiga formasi. Ketiganya terpenuhi sesuai jumlah pendaftar. Adapun formasi untuk perawat gigi hanya dua orang yang memenuhi syarat dari lima pendaftar. Sehingga, dipilih dua yang terbaik berdasarkan hasil seleksi.

”Untuk pelayanan gigi, baik dokter maupun perawatnya sudah terpenuhi dan terisi semua, jadi kalau ke puskesmas, sudah ada pelayanan gigi,” ungkapnya.

]]>
Ali Mustofa Fri, 05 Apr 2019 11:00:58 +0700
<![CDATA[Stok Baut Habis, Jembatan Kolonel Sunandar C Gagal Tersambung]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/05/129819/stok-baut-habis-jembatan-kolonel-sunandar-c-gagal-tersambung https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/05/stok-baut-habis-jembatan-kolonel-sunandar-c-gagal-tersambung_m_1554451346_129819.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/05/stok-baut-habis-jembatan-kolonel-sunandar-c-gagal-tersambung_m_1554451346_129819.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/05/129819/stok-baut-habis-jembatan-kolonel-sunandar-c-gagal-tersambung

Line 5 jembatan Kolonel Sunandar C gagal menyambung kemarin. Perkaranya baut yang digunakan untuk menyambung main girder (MG) 5 dan 6 habis.]]>

KOTA Line 5 jembatan Kolonel Sunandar C gagal menyambung kemarin. Perkaranya baut yang digunakan untuk menyambung main girder (MG) 5 dan 6 habis. Terpaksa penyambungan ditunda.

Dikron selaku Surveyor mengatakan, baut yang akan digunakan itu masih dalam perjalanan pada siang kemarin. Baut tersebut dikirim dari Tangerang. Maka, pihaknya menargetkan hari ini line 5 bisa menyambung. ”Diusahakan akan tersambung hari ini. Namun kami juga memperhatikan cuaca dan kesanggupan pekerja di lapangan,” katanya.

Dikron mengatakan, saat ini pihaknya sudah melakukan pengecoran oprit atau jalan pendekat di sisi Demak. Kendati dicor, jalan masih bisa dilalui. Sedangkan pengerjaan drainase juga sedang digarap. Berikut dengan pengencangan baut pada gelagar baja. (gal)

]]>
Ali Mustofa Fri, 05 Apr 2019 10:43:52 +0700
<![CDATA[Jalan Alternatif Penghubung Dua Desa Rusak]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/05/129816/jalan-alternatif-penghubung-dua-desa-rusak https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/05/jalan-alternatif-penghubung-dua-desa-rusak_m_129816.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/05/jalan-alternatif-penghubung-dua-desa-rusak_m_129816.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/05/129816/jalan-alternatif-penghubung-dua-desa-rusak

BAE – Jalan alternatif penghubung dua Desa Peganjaran dan Bae, Kecamatan Bae, rusak parah. Padahal kerusakan yang terjadi hampir setahun lebih.]]>

BAE – Jalan alternatif penghubung dua Desa Peganjaran dan Bae, Kecamatan Bae, rusak parah. Padahal kerusakan yang terjadi hampir setahun lebih. Hal ini menyebabkan akses warga cukup terhambat.

Pantauan Jawa Pos Radar Kudus jalan yang berada di utara Polsek Kota, keadanya cukup memprihatinkan. Jalan itu merupakan jalan kabupaten dengan panjang kurang lebih 800 meter. Namun kerusakan yang terparah berada di Desa Peganjaran.

Aspal sepanjang jalan alternatif di Desa Panjang mulai terkelupas. Serta lubang jembatan terlihat lebar. Namun sudah ada perbaikan. Jalan alternatif itu pula sangat minim penerangan. Penerangan hanya menggunakan lampu warga sekitar. Hal berbeda terlihat di jalan alternatif yang melalui Desa Bae. Jalan tesebut minim kerusakan.

Suriah seorang warga sekitar, mengungkapkan, jalan alternatif itu sudah mengalami kerusakan selama satu tahun lebih. Ia juga menyayangkan minimnya penerangan jalan. Pasalnya hingga saat ini masih menggunakan penerangan dari rumah warga sekitar. Dia mengharapkan jalan tersebut segera cepat dilakukan perbaikan. ”Semoga cepat dilakukan perbaikan. Serta diberikan lampu penerangan jalan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Peganjaran Munaji mengatakan, jalan tersebut sering diajukan selama musyawarah perecanaan  pembangunan (Musrenbang). Namun belum ada tindak lanjut hingga saat ini. Tak hanya itu, dia juga mengajukan agar dibangunkan talut. Pasalnya ketika debit air hujan tinggi, volume air menggerus material yang di pinggir jalan. Hal itu menyebabkan material jalan tergerus. ”Saya mengajukan jalan tersebut untuk dicor beton. Pasalnya setiap diaspal sering menglupas,” katanya.

Terpisah Camat Bae Mintoro mengatakan, jalan tersebut merupakan kewenangan dari dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat  (PUPR). Saat ini yang sudah dilakukan perbaikan adalah jembatan yang berada di jalan alternatif tersebut. Pasalnya lubang jembatan cukup besar. ”Lubang jembatang semakin lebar, perbaikan dilakukan pada Rabu,” katanya. 

]]>
Ali Mustofa Fri, 05 Apr 2019 10:34:59 +0700
<![CDATA[Giatkan Literasi, Desa Terban Lestarikan Permainan Tradisional]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/05/129805/giatkan-literasi-desa-terban-lestarikan-permainan-tradisional https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/05/giatkan-literasi-desa-terban-lestarikan-permainan-tradisional_m_129805.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/05/giatkan-literasi-desa-terban-lestarikan-permainan-tradisional_m_129805.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/05/129805/giatkan-literasi-desa-terban-lestarikan-permainan-tradisional

Untuk mengantisipasi ketergantungan gadget, anak-anak di Desa Terban, diajak untuk sadar literasi. Melalui pemuda setempat, anak-anak dibuatkan ruang baca.]]>

KUDUS - Untuk mengantisipasi ketergantungan gadget, anak-anak di Desa Terban, Kecamatan Jekulo diajak untuk sadar literasi. Melalui pemuda setempat, anak-anak dibuatkan ruang baca yang berisi buku-buku dan permainan tradisional. Namanya Ruang Baca Pengilon. Taman baca ini difungsikan untuk menggiatkan literasi sekaligus merawat permainan tradisional.

Pengelola Ruang Baca Pengilon Asri Candra Puspita mengatakan, tak hanya ada buku-buku saja yang ada di Ruang Baca Pengilon. Di sana juga ada sejumlah permainan tradisional yang saat ini sudah jarang dimainkan anak-anak.

”Di sini menjadi tempat untuk bersosialisasi dengan teman sebaya dan memainkan permainan bersama. Ya bermain sambil belajar,” jelasnya.

Sebenarnya, konsep awal yang ia rancang bersama suaminya Imam Khanafi adalah membuat Perpustakaan. Namun karena dirasa terlalu berat akhirnya ia memilih untuk mengambil konsep bermain dan belajar. Dengan pendekatan permainan tradisional. Seperti petak umpet, congklat, betengan, lompat tali dan gasing.

Hadirnya Ruang Baca Pengilon di RT 01/RW 03 Dukuh Ngrangit, Desa Terban disambut baik masyarakat sekitar. Bahkan Sulikin, salah satu warga bersedia rumahnya dijadikan sebagai tempat untuk Ruang Baca Pengilon.

”Ketika mendapatkan izin dari mertua untuk menempatkan ruang baca di halaman rumah, saya sangat senang, seketika itu konsep ruang baca segera kami jalankan,” katanya.

LITERASI: Camat Jekulo Dwie Yusie Sasepti saat berkunjung dan menemani anak-anak Desa Terban belajar di Ruang Baca Pengilon. (Donny setyawan/radar kudus)

Terkait agendanya, Ruang Baca Pengilon ada dua kali agenda yang diadakan dalam sepekan. Bersama dengan teman-temannya ia melakukan mendampingan langsung kepada anak-anak. Jadi ketika mereka ada kesulitan bisa ditanyakan dan langsung dipecahkan. ”Selain dua kali seminggu, saat liburan anak-anak juga diajak main bersama,” imbuhnya.

Beberapa kegiatan Ruang Baca Pengilon antara lain pegenalan profesi orang dewasa, bermain bersama dengan anak kota, membuat keterampilan bersama dan bermain permainan tradisional dengan pendamping.

Untuk pengenalan profesi Ruang Baca Pengilon udah kedatangan tamu Camat Jekulo, Ketua DPRD Kudus, dan Rotary Club Kudus yang mewadahi para pengusaha. Asri juga menambahkan soal pengenalan profesi orang dewasa, selain berdiskusi soal profesi tamu yang datang anak diajak bermain bersama permainan tradisional. Ke depan ruang baca pengilon ingin menjadi museum anak-anak yang menampung semua hal tentang anak dan permainannya.

”Banyak macam permainan anak-anak sekarang jarang di temui dan diganti dengan gadget. Hal ini justru membawa dampak tidak baik bagi perkembangan anak, baik untuk perkembangan kreatifitas anak maupun perkembangan jiwa sosialnya. Dengan alasan itulah ruang baca kami berdiri. Tujuannya untuk bermain sambil belajar,” kata Asri.

EDUWISATA: Gardu pandang yang dapat dimafaatkan pengunjung untuk melihat temuan fosil purba yang masih menempel di tanah. (Donny setyawan/radar kudus)

Asri memberikan contoh ketika bermain congklak, anak-anak akan dilatih jujur, sabar, berhitung serta mengatur strategi. Kegiatan mengambil biji congklak dan memasukkannya ke tiap lubang melatih anak untuk mengasah kemampuan motorik halusnya. Selain itu, lanjut Asri kegiatan tersebut dapat membuat tangan anak menjadi lebih luwes sehingga anak akan lebih siap untuk belajar menulis.

”Bermain congklak juga mampu mengasah kecerdasan otak kiri. Dalam permainan, pemain harus mengumpulkan biji congklak yang lebih banyak dari lawannya agar dapat menang. Hal tersebut membuat anak akan mengatur strategi dan melakukan perhitungan dalam proses bermainnya,” jalas Asri.

Selain anak-anak, ruang baca juga berkeinginan mengajak ayah dan ibu untuk bisa bermain permainan tradisional, sehingga mereka bisa main bersama anak-anak mereka. Dengan adanya Ruang Baca Pengilon, Asri berharap dapat bermain bersama dengan seluruh anak-anak Indonesia, khususnya di Kudus, sehingga kelestarian permainan terjaga, beserta nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. 

WISATA ALAM: Wartawan Jawa Pos Radar Kudus sedang berfoto di depan Gua Dalem. Salah satu gua yang dimiliki Desa Terban yang rencananya akan dikembangkan menjadi wisata alam yang menarik wisatawan. (Donny setyawan/radar kudus)
]]>
Ali Mustofa Fri, 05 Apr 2019 09:48:38 +0700
<![CDATA[Mengenal Situs Purbakala Patiayam di Kaki Gunung Muria]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/05/129800/mengenal-situs-purbakala-patiayam-di-kaki-gunung-muria https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/05/mengenal-situs-purbakala-patiayam-di-kaki-gunung-muria_m_129800.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/05/mengenal-situs-purbakala-patiayam-di-kaki-gunung-muria_m_129800.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/05/129800/mengenal-situs-purbakala-patiayam-di-kaki-gunung-muria

Desa Terban letaknya terbilang cukup jauh dari pusat Kota Kudus. Meskipun begitu, potensi dan keelokannya tak kalah dengan daerah kota.]]>

Desa Terban letaknya terbilang cukup jauh dari pusat Kota Kudus. Meskipun begitu, potensi dan keelokannya tak kalah dengan daerah kota. Banyak potensi wisata yang dimiliki. Mulai dari wisata edukasi hingga wisata alam. Sehingga ia tak kehilangan daya tarik untuk dikunjungi wisatawan.

NAMA Desa Terban, Jekulo cukup terkenal se-Karesidenan Pati. Sebab desa ini menjadi satu-satunya desa yang memiliki destinasi edukasi fosil bernama wisata situs Purbakala Patiayam. Ribuan fosil binatang purba disimpan dan dipelihara di sana. Fosil-fosil purba itu diantaranya gigi geraham, pecahan tengkorak manusia purba, gading Stegodon hingga kerang laut purba.

Dengan banyaknya temuan ini, menjadikan situs Purbakala Patiayam ini cukup kaya akan informasi tentang sejarah. Ini juga yang akhirnya menjadikan daya tarik tersendiri bagi masyarakat untuk berkunjung ke sana.

Kepala Desa Terban Agil Widodo mengatakan, tak dipungkiri saat ini wisata di Desa Terban yang lebih banyak dikenal masyarakat memang situs Purbakala Patiayam yang pengelolaannya dibantu oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Kudus.

SAMBUT WISATAWAN: Patung gajah purba yang berada di pintu masuk kawasan situs purbakala Patiayam menyambut setiap kehadiran wisatawan yang berkunjung. (DONNY SETIAWAN/RADAR KUDUS)

Selain display fosil yang ada di situs Purbakala Patiayam, masyarakat juga bisa melihat secara langsung fosil gajah purba yang masih menempel di tanah. Untuk menikmati ini, disediakan gardu pandang yang lokasinya tak jauh dari situs Purbakala Patiayam.Tak hanya situs Purbakala, Desa Terban memiliki sejumlah destinasi wisata lainnya yang tak kalah menarik. Agil Dodi itu mengatakan, banyak destinasi wisata terutama wisata alam yang dimiliki Desa Terban. Diantaranya Sendang Pengilon, Goa Jepang, Gou Dalem, Air Terjun Grenjengan, Mbelik Tayem, hingga Ruang Baca Pengilon yang direncanakan akan jadi museum anak-anak.

Dia tak memungkiri jika banyak warga yang tidak tahu destinasi wisata alam di Terban. Selain tidak banyak dipromosikan, juga kurang perhatian dari Pemkab. Misalnya saja akses menuju lokasi yang sulit serta anggaran penunjang menjadi faktor penentu. Ibarat peribahasa, tak ada gading yang tak retak. Maksdunya, pasti tidak ada yang sempurna, tentu banyak kekurangannya. Namun pihaknya tetap tetap berusaha ”Akses untuk ke beberapa lokasi tersebut belum terbentuk,” ujarnya.

Ke depan, Pemerintah Desa Terban berencana untuk mengembangkan tempat-tempat tersebut menjadi destinasi wisata yang layak untuk dikunjungi masyarakat luas. Namun saat ini pihaknya mengaku masih terkendala terkait pembangunan akses jalan. ”Kami agak kesusahan karena lahan akses untuk jalan itu sebagian besar milik perhutani,” katanya.

Namun ia tak menyerah dalam berbagai kesempatan rapat dengan Pemerintah Daerah, hal ini selalu dibicarakannya. Ia berharap Pemkab Kudus bisa memberikan bantuan terkait permasalahan yang dihadapi ini.

PELIHARA FOSIL: Petugas situs Purbakala Patiayam sedang melakukan pemeliharaan fosil temuan yang disimpan di situs purbakala Patiayam (DONNY SETIAWAN/RADAR KUDUS)
]]>
Ali Mustofa Fri, 05 Apr 2019 09:26:42 +0700
<![CDATA[Perjuangkan Kesetaraan, Guru Inpassing Deklarasi PGIN]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/04/129598/perjuangkan-kesetaraan-guru-inpassing-deklarasi-pgin https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/04/perjuangkan-kesetaraan-guru-inpassing-deklarasi-pgin_m_1554364883_129598.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/04/perjuangkan-kesetaraan-guru-inpassing-deklarasi-pgin_m_1554364883_129598.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/04/129598/perjuangkan-kesetaraan-guru-inpassing-deklarasi-pgin

Guru-guru swasta menghadiri undangan kegiatan deklarasi Perkumpulan Guru Inpassing Nasional (PGIN) di Pendapa Rumah Dinas Wakil Bupati Jalan Diponegoro.]]>

KOTA – Guru-guru swasta menghadiri undangan kegiatan deklarasi Perkumpulan Guru Inpassing Nasional (PGIN) di Pendapa Rumah Dinas Wakil Bupati Jalan Diponegoro. Wadah yang memperjuangan Guru Inpassing Jateng 35 kabupaten/kota yang sudah dideklarasikan 23 kabupaten/kota.

Wakil Bupati Kudus Hartopo mengatakan PGIN ini untuk asosiasi semua guru swasta yang ingin menyetarakan dengan aparatur sipil negara (ASN). Pemerintah hanya memfasilitasi mengangkat ASN, tapi yang memperjuangan asosiasi PGIN ini.

”Kami pribadi PGIN ini memberikan manfaat yang baik,  segala problem dan update aturan-aturan pengangkatan ASN bisa terakomodir. Tidak jalan sendiri-sendiri,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua PGIN Wilayah Jawa Tengah Hadi Sutikno mengatakan, tiga hal yang diperjuangkan PGNI yakni keterbatasan umur, masa kerja, dan satuan pemerintah rata-rata 99 persen dari guru swasta.

”Inpassing ini sudah sama dengan ASN dari golongan dan gaji cuma bedanya masih swasta. Kami perjuangkan tentang aturan-aturan terkait penerimaan ASN dari guru swasta yang sudah inpassing. Kudus yang sudah tergabung menjadi anggota PGNI sebanyak 960 dari total 1050 guru,” terangnya.

]]>
Ali Mustofa Thu, 04 Apr 2019 14:38:59 +0700
<![CDATA[Kejar Target Rekam E-KTP, Pelayanan Disdukcapil Hari Libur Tetap Buka]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/04/129592/kejar-target-rekam-e-ktp-pelayanan-disdukcapil-hari-libur-tetap-buka https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/04/kejar-target-rekam-e-ktp-pelayanan-disdukcapil-hari-libur-tetap-buka_m_1554364346_129592.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/04/kejar-target-rekam-e-ktp-pelayanan-disdukcapil-hari-libur-tetap-buka_m_1554364346_129592.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/04/129592/kejar-target-rekam-e-ktp-pelayanan-disdukcapil-hari-libur-tetap-buka

Dalam rangka mengejar target perekaman e-KTP jelang pemilu, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kudus tetap membuka pelayanan di hari libur.]]>

KOTA – Dalam rangka mengejar target perekaman e-KTP jelang pemilu, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kudus tetap membuka pelayanan di hari libur. Mulai kemarin hingga hari H pemilu, setiap hari libur kerja pelayanan e-KTP tetap dilayani. Ini untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat dalam memenuhi hak konstitusinya.

Plt Kepala Disdukcapil Kabupaten Kudus Ahmad Sofyan mengatakan, piket hari libur nasional dan hari Sabtu-Minggu akan dilaksanakan mulai pukul 08.00-14.00 setiap harinya. Bahkan untuk H-1 pemilu Disdukcapil melayani 24 jam penuh.

”Mulai hari ini kami sudah bagi petugas piket yang melayani masyarakat, agar bisa tetap menggunakan hak suaranya di pemilu mendatang,” katanya.

Meskipun jumlah yang belum melakukan perekaman terbilang cukup rendah, namun pihaknya merasa hal ini tetap perlu dilakukan. Agar target perekaman bisa segera tuntas. Bahkan kalau bisa sebelum pemilu dilaksanakan.

Berdasarkan data yang ada di Disdukcapil Kudus saat ini jumlah warga yang belum melakukan perekaman sekitar 1.836 jiwa. Jumlah tersebut hanya sekitar 0,29 persen dari jumlah total penduduk sebanyak 850.312 jiwa. ”Untuk pelayanan jemput bola tetap kami lakukan juga,” imbuhnya.

Pihaknya berharap apa yang telah diupayakan Disdukcapil Kudus bisa dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat Kudus. Sehingga nantinya pelaksanakaan pemilu bisa lancar dan sukses.

]]>
Ali Mustofa Thu, 04 Apr 2019 14:25:24 +0700
<![CDATA[Tak Banyak Janji, Tamara Geraldine Tolak Serangan Fajar]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/04/129589/tak-banyak-janji-tamara-geraldine-tolak-serangan-fajar https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/04/tak-banyak-janji-tamara-geraldine-tolak-serangan-fajar_m_1554365391_129589.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/04/tak-banyak-janji-tamara-geraldine-tolak-serangan-fajar_m_1554365391_129589.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/04/129589/tak-banyak-janji-tamara-geraldine-tolak-serangan-fajar

Caleg DPR RI dari Partai PDI-P Dapil Jateng II Tamara Geraldine menggelar kampanye akbar di dua kota kemarin. Kegiatan dimulai dengan senam bersama simpatisan]]>

KOTA Caleg DPR RI dari Partai PDI-P Dapil Jateng II Tamara Geraldine menggelar kampanye akbar di dua kota kemarin. Kegiatan dimulai dengan senam bersama simpatisan di  Pantai Seribu Ranting Jepara. Kampanye akbar Caleg DPR RI PDI-P Dapil Jateng II nomor urut 5 itu berlanjut di Gedung Graha Idola di Kudus. Dalam sosialisasi tersebut, mantan artis ibukota itu tak banyak memberikan janji. Ia hanya mengajak masyarakat untuk cerdas menjadi pemilih.

”Saya tidak berani memberikan janji karena saya takut ngecewain. Ngecewain kalau saya tidak jadi, atau bahkan jika besok saya tidak bisa bangun. Semuanya pasti kecewa dengan janji saya,” kata Tamara.

Meskipun tidak banyak janji yang diobral Tamara, namun perempuan berambut pendek ini memiliki semangat dan tekad yang tinggi. Tekad untuk mencerdaskan masyarakat, terutama yang berada di dapilnya. Setiap hari ia memiliki target untuk bertemu sedikitnya 500 orang yang bisa dibuat melek pemilu. ”Setidaknya saya bisa menggagalkan nenek-nenek untuk golput. Saya yakinkan mereka bahwa untuk memilih siapapun tidak ada sangkutpautnya dengan halal haram,” jelasnya.

Dalam acara yang juga sebagai kampanye pemenangan capres Jokowi-Ma’ruf dengan pengurus DPC Projo Kudus dan pengurus PAC se-Kabupaten Kudus itu, Tamara juga menginginatkan agar tidak memilih calon pemimpin yang hanya mengandalkan uang. Ketika calon pemimpin seperti itu tetap dipilih, maka masyarakatlah yang mempersilakan koruptor masuk ke parlemen.

”Terima saja serangan fajarnya, tapi jangan coblos. Cegat dia bantu pemerintah bersih dari luar perlemen. Pilih wakil rakyat yang ada dan kelihatan. Tanyakan dia sanggup atau tidak menjalankan visinya. Kalau sanggup pilih. Kalau saya ditanya saya tegas menjawab sanggup,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, ratusan simpatisan yang hadir diberikan buku Jokowi yang dikemasnya dalam bentuk buku saku. Juga digelar sosialisasi surat suara dan goyang gaspol Jokowi Jempol.

Dengan upaya untuk bertemu minimal 500 orang setiap harinya, ia optimis bisa meraih kemenangan di Pemilu April mendatang. Hingga sekarang terhitung sudah 13 ribu orang yang ditemui dan diberikan sossialisasi. Target sampai Kamis (7/4) mendatang, Tamara sudah bisa bertemu 22 ribu orang di dapil Jateng II yakni di Kudus, Jepara dan Demak. ”Program saya mencerdasakan desa dan memperkuat desa. Anak-anak muda harus bisa melihat semua peluang usaha,” ujarnya. (vah)

]]>
Ali Mustofa Thu, 04 Apr 2019 14:14:38 +0700
<![CDATA[Hari Ini Line 5 Jembatan Kolonel Sunandar C Nyambung]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/03/129338/hari-ini-line-5-jembatan-kolonel-sunandar-c-nyambung https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/03/hari-ini-line-5-jembatan-kolonel-sunandar-c-nyambung_m_129338.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/03/hari-ini-line-5-jembatan-kolonel-sunandar-c-nyambung_m_129338.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/03/129338/hari-ini-line-5-jembatan-kolonel-sunandar-c-nyambung

Hari ini line 5 jembatan Kolonel Sunandar C menyambung. Padahal seharusnya kemarin bisa menyambung. Penyebabnya pengerjaan penyambungan sempat terhenti.]]>

KOTA Hari ini line 5 jembatan Kolonel Sunandar C menyambung. Padahal seharusnya kemarin bisa menyambung. Penyebabnya pengerjaan penyambungan sempat terhenti. Pasalnya stok baut penyambung antara main girder (MG) 5 dan 6 hampir habis.

Surveyor Dikron menjelaskan, stok baut ukuran 110 memang menitip. Padahal baut itu digunakan untuk menyambung MG 5 dan 6.

Sebelumnya, pihak proyek salah membeli baut. Yang dibutuhkan ukuran 110, yang dibeli ukuran 120. ”Pengerjaan tetap lanjut pemasangan girdernya. Pasalnya kami targetkan tersambung besok,” katanya.

Ia mengupayakan pengiriman baut akan dilakukan secepatnya. Sekarang ini pihak prokyek lebih berkonsentrasi penyambungan jembatan. Pasalnya jembatan itu ditargetkan bisa dilalui H- 15 lebaran.

Setelah menyambung, Dikron mengatakan, menata pot bearing atau dudukan jembatan. Proses itu dilakukan akan memakan waktu 2 hingga 3 hari. Setelah itu akan dilakukan pemasangan plat deck  yang digunakan untuk pengecoran beton. Lalu dilakukan pengecakan baut. Ketika baut dirasa sudah kencang, baru dilakukan pengecoran. 

Humas Teddy Rahman mengatakan, diperkirakan line 5 tersambung besok. Tak lupa pengerjaan pembangunan drainase air sepanjang 279 meter serta pelebaran jalan ditargetkan selesai hingga satu minggu.

 Teddy mengatakan ratusan pekerja dikerahkan untuk semua lini. Penambahan jam kerja juga dilakukan, dengan harapan pekerjaan selesai target. ”Jembatan selesai cepat tepat waktu. Dengan memperhatikan kualitas yang telah disepakati,” katanya.

Saat ini jalan pendekat jembatan dari Demak menuju Kudus memiliki lebar 7 meter. Sementara akan dilakukan pelebaran, agar sama dengan oprit jembatan. Setelah dilakukan pelebaran, nantinya jalan pendekat Demak menuju Kudus akan memiliki lebar 9.75 meter. (gal)

]]>
Ali Mustofa Wed, 03 Apr 2019 11:10:44 +0700
<![CDATA[Peringati Isra Mikraj, Pemkab Hadirkan Kiai Budi hingga Tari Sufi]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/03/129336/peringati-isra-mikraj-pemkab-hadirkan-kiai-budi-hingga-tari-sufi https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/03/peringati-isra-mikraj-pemkab-hadirkan-kiai-budi-hingga-tari-sufi_m_129336.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/03/peringati-isra-mikraj-pemkab-hadirkan-kiai-budi-hingga-tari-sufi_m_129336.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/03/129336/peringati-isra-mikraj-pemkab-hadirkan-kiai-budi-hingga-tari-sufi

Pemerintah Kabupaten Kudus menggelar peringatan Isra Mikraj Nabi Muhamamd SAW kemarin sore. Acara ini dihadiri oleh KH. Amin Maulana Budi Raharjo dari Semarang.]]>

KOTA – Pemerintah Kabupaten Kudus menggelar peringatan Isra Mikraj Nabi Muhamamd SAW kemarin sore. Bertempat di Pendopo Kabupaten Kudus, acara ini dihadiri oleh KH. Amin Maulana Budi Raharjo dari Semarang. Tak hanya itu, Pemkab juga menyuguhkan tari Sufi dan dendangan salawat dari grup rebana Al Hihu Kudus untuk menghibur masyarakat yang datang.

Dalam acara pengajian sore kemarin, Bupati Kudus Muhammad Tamzil mengingatkan kembali tentang perintah salat yang selalu digaungkan ketika peringatan ini dilaksanakan. Ia pun mengajak masyarakat Kudus untuk taat beribadah.

”Kami berharap masyarakat Kudus bisa senantiasa meningkatkan iman dan ketaqwaan kepada Allah SWT,” ujarnya.

Ajakan itu tak lain dalam rangka untuk mewujudkan misinya sebagi pemimpin Kudus. Yakni mewujudkan masyarakat Kudus yang religius. Ia juga berterima kasih dan kembali meminta restu masyarakat Kudus untuk melanjutkan tugasnya sebagai Kepala Daerah.

”Kami sudah melewati masa tugas enam bulan pada 24 Maret lalu. Ke depan kami harap bisa terus melanjutkan dan melaksanakan tugas dengan baik sebagai Kepala Daerah,” tuturnya.

Tamzil juga berharap dukungan dari masyarakat Kudus untuk bisa menjaga kondusifitas Kota Kudus. Apalagi sekarang waktu pelaksanaan pemilu sudah semakin dekat. Masyarakat diminta untuk bersikap bijak. Jangan sampai mudah diadu domba dan percaya berita bohong. ”Harapannya pilres dan pileg nanti bisa amanah dan kondusif,” katanya.

]]>
Ali Mustofa Wed, 03 Apr 2019 11:03:18 +0700
<![CDATA[UMKI Gelar Kuliah Umum Kebangsaan Hadirkan Staf Khusus Kepresidenan]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/03/129331/umki-gelar-kuliah-umum-kebangsaan-hadirkan-staf-khusus-kepresidenan https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/03/umki-gelar-kuliah-umum-kebangsaan-hadirkan-staf-khusus-kepresidenan_m_129331.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/03/umki-gelar-kuliah-umum-kebangsaan-hadirkan-staf-khusus-kepresidenan_m_129331.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/03/129331/umki-gelar-kuliah-umum-kebangsaan-hadirkan-staf-khusus-kepresidenan

Universitas Muhammadiyah Kudus Indonesia gelar kuliah umum bertemakan ”Kehidupan Beragama dan Berbangsa di Era 4.0”. Acara ini mendatangkan stafsus kepresidenan]]>

KUDUS – Universitas Muhammadiyah Kudus Indonesia (UMKI) menggelar kuliah umum bertemakan ”Kehidupan Beragama dan Berbangsa di Era 4.0”. Acara ini mendatangkan narasumber dari staf khusus Kepresidenan Republik Indonesia (RI) Dr. Hj. Siti Ruhaini Dzuhayatin bersama staf khususnya Herman Dodi Isdarmadi. Mereka merupakan perwakilan Muhammdiyah yang menjadi staf khusus kepresidenan. Sedangkan narasumber narasumber ketiga yakni Drs. H. Tafsir, M.Ag.

Rektor UMKI Rusnoto, mengatakan, pihaknya mulai mencoba berkomunikasi dengan tatanan pemerintah. Melalui kuliah umum diulas mengenai membuka wawasan kebangsaan, keagamaan, dan pemerintah kepada warga Muhammadiyah. ”Sekaligus menyampaikan tentang pemilihan umum (pemilu),” terangnya.

Ditambahkan, melalui pemilu yang menentukan nasib Indonesia untuk lima tahun mendatang, civitas akademika dan masyarakat diharapkan mendapatkan pencerahan. Untuk itu, warga Muhammadiyah memiliki pengetahuan tambahan dalam menentukan sikap kebangsaan.

Sementara itu, sejak ditetapkan menjadi universitas, pihaknya mengembangkan institusi ini berbasis digitalisasi dengan teknologi informasi. Dia menjelaskan, pembelajaran mendatang akan mengedepankan teknologi digital seperti kuliah e-learning dan pengembangan kampus di daerah domisili. Tujuannya, mendekatkan jangkauan mahasiswa. ”Wilayah domisili ini meliputi Kudus, Pati, Jepara, Grobogan, dan Demak,” jelasnya.

Dia juga menyampaikan, September 2019 mendatang akan memulai kuliah program studi baru matematika, pendidikan guru sekolah dasar (PGSD), hukum, ekonomi syariah, ekonomi akuntansi, teknologi industri, ilmu komputer, dan sistem informasi.

”Kami sudah melakukan promosi dan pengenalan ke berbagai lapisan masyarakat . Melalui ekspo dan sinergi pengabdian kepada masyarakat dengan pendekatan pendidikan kesehatan atau penyuluhan,” jelasnya.

Bulan ini, pihaknya juga akan mengikuti ekspo tingkat Jawa Tengah di Gedung Wanita Semarang. Termasuk mengikuti ekspo lingkup kabupaten juga. ”Rencananya pada 2020 nanti kami juga mengikuti ekspo internasional di Surakarta,” ujarnya.

UMKI juga bakal memiliki gedung convention hall dua lantai dengan kapasitas 4.000 orang. Kemudian pada 2020 mendatang juga membangun gedung kampus. ”Kami akan terus melakukan pengembangan untuk memajukan universitas. Baik dari sisi fasilitas maupun SDM (sumber daya manusia),” imbuhnya.

]]>
Ali Mustofa Wed, 03 Apr 2019 09:58:14 +0700
<![CDATA[Matikan Lampu, @HOM Hotel Kudus Ikut Kampanyekan Earth Hour 2019]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/02/129122/matikan-lampu-athom-hotel-kudus-ikut-kampanyekan-earth-hour-2019 https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/02/matikan-lampu-athom-hotel-kudus-ikut-kampanyekan-earth-hour-2019_m_129122.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/02/matikan-lampu-athom-hotel-kudus-ikut-kampanyekan-earth-hour-2019_m_129122.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/02/129122/matikan-lampu-athom-hotel-kudus-ikut-kampanyekan-earth-hour-2019

Earth Hour merupakan program kampanye global yang dicetuskan oleh WWF. Tujuannya untuk mengajak individu, komunitas, praktisi bisnis, untuk turut peduli iklim.]]>

KOTA – Earth Hour merupakan program kampanye global yang dicetuskan oleh WWF. Tujuannya untuk mengajak individu, komunitas, praktisi bisnis, dan pemerintah di seluruh dunia untuk turut peduli terhadap perubahan iklim. Program ini dirayakan secara serempak di seluruh dunia, pada 30 maret 2019 lalu. Gerakan ini berupa mematikan listrik dan alat elektronik yang tidak terpakai selama satu jam. Tujuannya untuk meningkatkan kesadaran akan perlunya tindakan serius dalam menghadapi perubahan iklim.

Gerakan Earth Hour telah mengajak warga dunia melakukan aksi melawan perubahan iklim. Untuk itu @HOM Hotel Kudus juga mengkampanyekan ini. Tepat pukul 20.30 – pukul 21.30 seluruh lampu di sekitar hotel dipadamkan selama 1 jam.

Selain melibatkan staff hotel, tamu hotel juga diajak untuk terlibat dalam kegiatan ini. Mereka diajak memadamkan listrik kamar selama satu jam.

Menjelang pemadaman lampu, para tamu menikmati hidangan makan malam di Malabar resto.  Lalu bersama-sama mengelilingi lilin yang telah dibentuk di lobby hotel. ”Kami sangat mendukung kegiatan Earth Hour yang diadakan WWF. Kami berharap dapat menginspirasi para tamu dan khalayak umum untuk terus menjaga bumi demi masa depan anak dan cucu di masa yang akan datang. Mari jaga bumi demi masa depan yang lebih baik,” tutur Ahmad Mutohar selaku General Manager @HOM Hotel Kudus.

]]>
Ali Mustofa Tue, 02 Apr 2019 10:56:54 +0700
<![CDATA[Puluhan Kuliner Khas Kudus Tersaji di Kampanye Akbar Lestari Moerdijat]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/02/129116/puluhan-kuliner-khas-kudus-tersaji-di-kampanye-akbar-lestari-moerdijat https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/02/puluhan-kuliner-khas-kudus-tersaji-di-kampanye-akbar-lestari-moerdijat_m_129116.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/04/02/puluhan-kuliner-khas-kudus-tersaji-di-kampanye-akbar-lestari-moerdijat_m_129116.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/04/02/129116/puluhan-kuliner-khas-kudus-tersaji-di-kampanye-akbar-lestari-moerdijat

Caleg DPR RI Dapil Jateng II Nomor Urut 1, Lestari Moerdijat menggelar kampanye akbar, Minggu (31/3) lalu. Kampanye akbar yang digelar di Lapangan Rendeng Kudus]]>

KUDUS - Caleg DPR RI Dapil Jateng II Nomor Urut 1, Lestari Moerdijat menggelar kampanye akbar, Minggu (31/3) lalu. Kampanye akbar yang digelar di Lapangan Rendeng Kabupaten Kudus ini digadang-gadang menjadi kampanye terbesar di Jawa Tengah.

SALAMI WARGA: Caleg DPR RI Dapil Jateng II Nomor Urut 1, Lestari Moerdijat sedang menyalami pengunjung dalam kampanye akbar yang digelar di Lapangan Rendeng Kudus. (SAHABAT LESTARI FOR RADAR KUDUS)

Selain menggelar kampanye,  Lestari Moerdijat juga menggelar pesta rakyat dengan menyajikan puluhan masakan khas Kudus dan nusantara. Hal ini dilakukan untuk memperkenalkan makanan khas Kudus dan Nusantara. Tujuannya memberdayakan usaha kecil, mikro, dan menengah bagi masyarakat sekitar.

Berbagai makanan yang disajikan di antaranya ada bakso malang,  soto,  lontong, opor ayam,  sate,  ayam geprek, dan makan lain. Makanan ini disediakan secara gratis untuk peserta kampanye.

“Acara ini tidak sekadar kampanye. Ada upaya memberdayakan masyarakat. Sehingga kegiatan ini memberi kemanfaatan,” ujar Lestari Moerdijat.

Antusiasme warga yang datang juga sangat luar biasa. Diperkirakan sekitar 50.000 orang datang. Sehingga membuat kemacetan di beberapa titik menuju lokasi.

Kampanye akbar ini turut dimeriahkan oleh Group Orkes Melayu New Palapa dengan sejumlah artis terkenal,  di antaranya Jihan Audy,  Wiwik Sagita,  Anggita Rahma,  Brodin,  Gerry Mahessa.

Lestari Moerdijat juga memboyong 18  artis ibu kota. Seperti Anisa Bahar, Bertrand Antoline, Kristina Dangdut, Raeshard Oktaviansha, Helena Andrian, Livy Andriany, Miranda Vera, Ajeng Kartika, Sylvia Fully, Jonathan Frizzy, Afdhal Yusman, Eddies Adelia, Roman D’Man, Krisna Mukti, Nafa Urbach dan Ageng Kiwi.

Selain untuk bertemu dengan pendukung dan simpatisan, kampanye akbar ini juga diharapkan dapat mengumpulkan suara dalam gelaran pesta demokrasi pada 17 April mendatang. Lestari Moerdijat juga meminta restu kepada masyarakat konstituen untuk bisa maju dalam gelaran Pileg dan Pemilu 2019.

]]>
Ali Mustofa Tue, 02 Apr 2019 10:10:29 +0700
<![CDATA[Asyiknya Wisata Edukasi di Taman Pendapa Kudus, Begini Penampakannya]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/30/128568/asyiknya-wisata-edukasi-di-taman-pendapa-kudus-begini-penampakannya https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/30/asyiknya-wisata-edukasi-di-taman-pendapa-kudus-begini-penampakannya_m_128568.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/30/asyiknya-wisata-edukasi-di-taman-pendapa-kudus-begini-penampakannya_m_128568.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/30/128568/asyiknya-wisata-edukasi-di-taman-pendapa-kudus-begini-penampakannya

Ketua Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Rina Budhy Ariani serius membangkitkan peran PKK di Kudus. Satu per satu programnya terlaksana.]]>

KOTA – Ketua Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Rina Budhy Ariani serius membangkitkan peran PKK di Kudus. Satu per satu programnya terlaksana. Salah satunya dengan mengajak anak-anak berwisata edukasi di kebun sayur belakang Pendapa Kabupaten Kudus. Selain taman dan kebun, di sana juga ada beberapa binatang yang dipelihara. Misalnya angsa dan merak. Rencananya akan menambah peliharaan kijang.

Sebelumnya, Rina dan anggota PKK lainnya menanam aneka sayur di belakang Pendapa Kudus. Ada terong ungu, terong hijau, cabai, tomat, dan aneka sayuran lainnya. Selain menambah keasrian, tanaman ini kaya akan vitamin dan bermanfaat untuk tubuh.

Dalam terong ungu ada kandungan vitamin C, serta, kalium, dan Fitonutrein. Kandungannya mampu menjaga kesehatan jantung, mencegah kanker, hingga meningkatkan fungsi otak. Bagus untuk anak-anak. Sedangkan manfaat tomat cukup banyak. Bisa menjaga kesehatan mata, mengatasi gangguan pencernaan, dan beberapa manfaat lain yang bagus untuk anak-anak.

AJARI AMBIL TERONG: Rina Budhy Ariani ajari siswa TK Pertiwi Kudus mengambil terong menggunakan gunting. (KOMINFO FOR RADAR KUDUS)

Kemarin, Bunda PAUD Kudus sekaligus Ketua PKK Kudus Rina Budhy Ariani menerima 90 siswa TK Pertiwi Kudus yang berwisata edukasi. Selain mendampingi, Rina juga menjelaskan beberapa manfaat sayuran. ”Ayo kita petik tomat, terong, kacang panjang dan aneka sayuran ini,” kata Rina bersemangat. ”Ayo,” kata anak-anak serempak. Ada yang memetik menggunakan gunting. Ada juga yang langsung ambil dari tangkainya. ”Ayo dimakan tomatnya,” kata Rina kepada salah satu siswa. ”Gomen, gak bisa makan,” kata seorang anak polos. Rina tertawa mendengar jawaban jujur anak. Gomen rupanya berarti sariawan atau bibir pecah-pecah.

Rina mengatakan, kegiatan ini bermanfaat bagi anak. Sebab sejak dini anak harus diberi pemahaman manfaat sayur dan buah. Agar anak mau makan sayur. ”Biasanya anak-anak kan sulit makan sayur. Maunya hanya makan siap saji,” katanya. Selain itu dengan wisata edukasi ini, anak-anak lebih mengenal lingkungan sekitar. Suasana yang nyaman dan asri akan merangsang kerja otak.

Dia juga mengatakan, kegiatan ini juga telah mengintegrasikan Pokja II dengan Pokja III. Suksesnya kegiatan ini tampaknya akan berlanjut seterusnya. Maka, setiap Jumat, kebun belakang Pendapa dibuka untuk wisata edukasi. ”Jadwalnya sudah padat. Setiap jumat kami menerima kunjungan TK. Di belakang juga bakal ada kebun binatang mini yang bisa dijadikan wisata edukasi anak,” tuturnya. Dia berharap program PKK sampai ke masyarakat dan dapat bermanfaat untuk seluruh keluarga di Kudus.

]]>
Ali Mustofa Sat, 30 Mar 2019 11:39:24 +0700
<![CDATA[Gara-gara Ini Pengumuman Peserta Lolos PPPK Menggantung]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/30/128542/gara-gara-ini-pengumuman-peserta-lolos-pppk-menggantung https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/30/gara-gara-ini-pengumuman-peserta-lolos-pppk-menggantung_m_128542.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/30/gara-gara-ini-pengumuman-peserta-lolos-pppk-menggantung_m_128542.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/30/128542/gara-gara-ini-pengumuman-peserta-lolos-pppk-menggantung

Pengumuman hasil seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2019 molor hingga sebulan. Jadwal awal pengumuman ini, dilakukan pada Jumat (1/3).]]>

KUDUS – Pengumuman hasil seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2019 molor hingga sebulan. Jadwal awal pengumuman ini, dilakukan pada Jumat (1/3) lalu. Kemudian Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB) dalam surat surat bernomor B/281/S.SM.01.00/2019 menyatakan mengundur jadwal pengumuman pada Selasa (12/3).

Namun, hingga kini pengumuman tersebut, masih menggantung. Sebab, hingga saat ini belum juga keluar. Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Kudus tidak bisa memprediksikan kemoloran jadwal pengumuman seleksi PPPK ini.

Masih sama saat ditemui beberapa waktu lalu, Kepala BKPP Kudus Yuliono Tri Nugroho masih belum bisa menjelaskan banyak hal terkait ini. ”Belum ada perkembangan lagi soal PPPK,” katanya.

Terkait jumlah formasi terbaru yang diajukan ke Kemen PAN-RB, pihaknya enggan untuk membeberkan. Namun, beberapa waktu lalu Wakil Bupati Kudus Muhammad Hartopo sempat menyebutkan jumlah formasi PPPK.

Hartopo memperkirakan, dari 210 pendaftar akan ada sekitar 70-72 honorer K2 yang lolos pada proses seleksi PPPK. Angka yang lolos itu, hanya sekitar 33 persen dari jumlah peserta yang mendaftar. Padahal pada usulan pertama BKPP mengusulkan ada 245 formasi untuk PPPK di Kabupaten Kudus.

”Ini masih perkiraan saja. Untuk jumlah pastinya kami belum tahu. Karena sampai saat ini dari BKN (Badan Kepegawaian Nasional) belum mengumumkan hasil seleksinya,” katanya belum lama ini.

Terkait soal penganggaran PPPK, Hartopo mengaku, Pemkab Kudus membutuhkan dana Rp 5 miliar. Dana ini rencananya akan dialokasikan dalam APBD Perubahan 2019. ”Rekrutmen PPPK ini diharapkan dapat mengurangi kebutuhan CPNS dan mengurangi tenaga honorer di lingkungan Pemkab Kudus,” ujarnya.

Seleksi kompetensi penerimaan PPPK 2019 di Kudus telah diselenggarakan Sabtu (23/2) lalu di SMKN 1 Kudus. Dari 212 peserta yang mendaftar, ada 210 yang mengikuti seleksi kompetensi. Dua peserta lainnya dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) administrasi.

Terkait penundaan pengumuman hasil seleksi PPPK 2019, Kemen PAN-RB memberikan beberapa alasan sebagai pertimbangan. Masing-masing pemkab diminta menyampaikan usulan ulang kebutuhan formasi. Usulan ini menyesuaikan kemampuan keuangan daerah dan jumlah peserta yang memenuhi nilai passing grade untuk masing-masing kelompok jabatan.

Alasan lain yang diungkapkan yakni masing-masing pemkab juga harus mengusulkan jabatan-jabatan yang menjadi prioritas secara proporsional.

]]>
Ali Mustofa Sat, 30 Mar 2019 10:40:10 +0700
<![CDATA[Terima SK CPNS Pemprov Jateng, Hikmat Topang Tubuh di Skateboard]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/30/128512/terima-sk-cpns-pemprov-jateng-hikmat-topang-tubuh-di-skateboard https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/30/terima-sk-cpns-pemprov-jateng-hikmat-topang-tubuh-di-skateboard_m_128512.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/30/terima-sk-cpns-pemprov-jateng-hikmat-topang-tubuh-di-skateboard_m_128512.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/30/128512/terima-sk-cpns-pemprov-jateng-hikmat-topang-tubuh-di-skateboard

Mohamad Hikmat tak memiliki sepasang kaki. Untuk berpindah tempat, lelaki kelahiran Sukabumi, 16 Mei 1993 ini, harus menopangkan tubuhnya dengan skateboard.]]>

SEMARANG – Mohamad Hikmat tak memiliki sepasang kaki. Untuk berpindah tempat, lelaki kelahiran Sukabumi, 16 Mei 1993 ini, harus menopangkan tubuhnya dengan skateboard dan menggunakan kedua tangannya untuk mengayuh. Termasuk ketika ia dipanggil ke atas panggung untuk menerima SK pengangkatan CPNS dari Gubernur Jateng Ganjar Pranowo di halaman kantor Gubernur Jateng kemarin, bersama 1.841 CPNS lain.

Hikmat sendiri, lolos menjadi CPNS dan akan menjadi pengajar di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Batang. Dia mengaku tak menaruh harapan bisa lolos menjadi CPNS. Yang ada di benaknya hanyalah bisa merasakan menjalani tes CPNS. Ia sempat pesimistis, karena untuk bisa menjalani sejumlah tes, banyak perjuangan yang harus dia lalui.

”Karena untuk berjalan saja saya harus pakai skateboard,” ujar pria yang sempat tertinggal kereta dan harus bermalam di Stasiun Tawang usai menjalani tes CPNS di Stadion Pandanaran Wujil, Ungaran, ini.

Ia pun terkejut ketika namanya masuk ke dalam daftar peserta yang diterima bersama 12 difabel lain. Putra tukang tensi keliling dari kampung ke kampung ini, sangat berterima kasih karena ternyata pemerintah memberikan perhatian kepada para penyandang difabel.

Setelah diterima, dia harus melakukan pemberkasan di Semarang. Warga Kampung Cicau RT 3/RW 5, Desa Selaawi, Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, ini harus meninggalkan profesinya sebagai pengemudi taksi online dengan mobil yang dimodifikasi. ”Saya tinggal di Jakarta bersama kakak,” ujar alumni Jurusan Pendidikan Luar Biasa Universitas Islam Nusantara Bandung 2017 itu yang sempat merasakan susahnya mencari pekerjaan pada 2012 ini.

Ia juga akan menggunakan pengalamannya menjadi tenaga pengajar di SLB Ajiterep Cimahi, SLB Adzkia, SLB Budi Nurani, SLB Bakti Pertiwi, dan tenaga lepas di kantor BPJS. Semua itu, akan menjadi modal untuk menjadi CPNS di Jateng.

Kepada Hikmat dan difabel lain, Ganjar Pranowo berpesan agar mereka memiliki semangat tinggi dan terus menjaga integritas. Kepada mereka, Ganjar menaruh harapan besar untuk dapat mencetak siswa-siswi berkarakter dan berkepribadian baik. ”Selain guru, ada juga tenaga fungsional dan beberapa tenaga teknis. Ada juga yang berkebutuhan khusus,” jelasnya.

Sebagai abdi negara, Gubernur menekankan agar mereka setia menjaga NKRI dan Pancasila. Tak lupa Gubernur juga meminta agar mereka tetap menjaga integritas. Melalui pelayanan yang mudah, murah dan cepat kepada masyarakat. ”Ini kami tunjukkan penerimaan secara fair. Tadi saya sempat menanyakan apakah ada kolusi, apakah ada yang mbayar, yang prosesnya tak benar. Semuanya clear,” jelasnya. ”Putrane Pak Sekda saja nggak ketrima. Ini kami tunjukkan bahwa kita fair,” timpalnya.

Tidak berhenti pada pengangkatan, pemerintah memiliki Pekerjaan Rumah untuk meningkatkan kualitas putra-putri terpilih ini. Peningkatan kapasitas SDM, dikatakan Gubernur, akan dilakukan melalui sejumlah pelatihan. Baik di dalam, maupun luar negeri. ”Kemarin ada salah satu staf dari Biro Perekonomian yang baru lulus dari New Zealand. Mereka ternyata di sana bisa jadi the best,” terangnya. (lhr/sga/ida)

]]>
Ali Mustofa Sat, 30 Mar 2019 08:11:06 +0700
<![CDATA[Setahun setelah Terbakar, Matahari Store Dibangun Lagi Tahun Ini]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/29/128306/setahun-setelah-terbakar-matahari-store-dibangun-lagi-tahun-ini https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/29/setahun-setelah-terbakar-matahari-store-dibangun-lagi-tahun-ini_m_128306.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/29/setahun-setelah-terbakar-matahari-store-dibangun-lagi-tahun-ini_m_128306.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/29/128306/setahun-setelah-terbakar-matahari-store-dibangun-lagi-tahun-ini

Setahun lebih nasib bangunan Kudus Plaza alias Matahari Kudus tak jelas. Usai terbakar pada 22 Februari 2018 lalu, bangunan ini menyisakan sedikit aktivitas.]]>

KUDUS – Setahun lebih nasib bangunan Kudus Plaza alias Matahari Kudus tak jelas. Usai terbakar pada 22 Februari 2018 lalu, bangunan yang berhadapan dengan Tugu Identitas Kudus itu, hanya menyisakan sedikit aktivitas perdagangan di kios-kios lantai I. Selebihnya, di lantai II dan III menyisakan bangunan gosong yang membuat tak sedap pemandangan kota.

Kini, nasib bangunan yang lantai II dan III terbakar habis itu sudah memiliki titik terang. Rencananya, tahun ini bangunan tua yang didirikan sekitar tahun 1991 itu, akan dirobohkan dan dibangun kembali menjadi pusat perbelanjaan lagi.

Hal ini disampaikan oleh Bupati Kudus Muhammad Tamzil saat ditemui dalam acara lomba desa di Desa Temulus, Kecamatan Mejobo, kemarin. Dia membenarkan tentang rencana pemkab yang akan merobohkan bangunan yang menjadi mal tertua di Kota Kudus tersebut.

”Mau dibongkar dan dibangun lagi yang bagus,” kata Tamzil.

Diakuinya, saat ini sudah ada beberapa calon investor yang melirik untuk menyewa dan membangun Kudus Plaza. Dalam hal ini, beberapa kali pihaknya sudah menggelar rapat. Namun, keputusan final belum bisa diambil. Terkait peruntukannya, lokasi tersebut akan kembali dibangun pusat perbelanjaan.

”Kami masih menunggu keputusan dari calon investor,” ujarnya.

Keputusan untuk merobohkan bangunan Kudus Plaza ini, mengingat pertimbangan hasil uji kekuatan beton yang dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kudus beberapa waktu lalu. Di mana bangunan yang berdampingan dengan Pasar Bitingan itu, dinyatakan sudah tidak layak digunakan.

Berdasarkan keterangan yang disampaikan oleh Kepala Seksi (Kasi) Tata Bangunan pada Dinas PUPR Kabupaten Kudus Supriyadi, meskipun lantai I dinilai masih relatif utuh, namun bangunan tersebut sangat berisiko untuk ditempati lagi. Apalagi untuk menampung masa yang besar.

”Banyak beton yang sudah mengelupas dan juga adanya kebocoran pelat. Ini akibat terlalu lama terbakar,” katanya beberapa waktu yang lalu.

Bupati Kudus menambahkan, tak hanya Kudus Plaza yang akan dibangun pada tahun ini. Beberapa bangunan lain yang ada di Kota Kretek juga dikatakan akan dibangun. Di antaranya Taman Bojana dan Gedung Ngasirah.

]]>
Ali Mustofa Fri, 29 Mar 2019 10:55:39 +0700
<![CDATA[Kepras Jalan Penghubung Rahtawu - Soco Butuh Tiga Bulan]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/28/128126/kepras-jalan-penghubung-rahtawu-soco-butuh-tiga-bulan https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/28/kepras-jalan-penghubung-rahtawu-soco-butuh-tiga-bulan_m_128126.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/28/kepras-jalan-penghubung-rahtawu-soco-butuh-tiga-bulan_m_128126.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/28/128126/kepras-jalan-penghubung-rahtawu-soco-butuh-tiga-bulan

Dalam realisasi jalan tembus Desa Rahtawu – Soco akan menghindari tebing-tebing yang curam. Pertimbangan faktor keamanan menjadi hal yang harus diperhatikan.]]>

GEBOG – Dalam realisasi jalan tembus Desa Rahtawu – Soco akan menghindari tebing-tebing yang curam. Pertimbangan faktor keamanan menjadi hal yang harus diperhatikan dalam pembuatan jalan pengubung dua desa ini. Sebab, diprediksikan pembuatan jalan baru di hutan tidak mudah. Dibutuhkan waktu sekitar tiga bulan untuk menyelesaikannya.

Hal ini disampaikan oleh Dandim 0722 Kudus Letkol Inf Sentot Dwi Purnomo kemarin. ”Memang ada beberapa medan yang terjal, kita akan cari jalan putar. Kami akan hindari beberapa daerah yang curam. Pembangunan akan lakukan di lereng,” katanya.

Secara umum, perealisasian jalan tembus Rahtawu-Soco tidak ada masalah. Dalam waktu dekat ini pihak-pihak yang bersangkutan akan segera menggelar rapat. Dimana akan dibahas tentang teknis pelaksanaan dan anggaran yang dibutuhkan. ”Minggu ini rancangan programnya sudah ada,” ucapnya.

Jika tidak ada hambatan, pengerjaan akan dimulai pertengahan tahun depan. Pembangunan jalan akan masuk dalam TMMD reguler tahun 2020 mendatang. Selain membuat jalan baru, nantinya juga akan melebarkan jalan perintis yang sudah ada sebelumnya. Pembuatan jalan direncanakan akan dibangun sepanjang empat sampai lima kilometer. Dengan lebar jalan mencapai enam meter. ”Kami akan membuka dan melebarkan jalan perintis,” ujarnya.

Wacana akses jalan tembus Desa Rahtawu menuju Desa Soco sendiri sudah digaungkan awal 2018 lalu. Perbukitan pada rangkaian Pegunungan Muria, Desa Rahtawu, Kecamatan Gebog diwacanakan dapat dialihfungsikan sebagai jalan penyambung menuju Desa Soco, Kecamatan Dawe.

Dikatakan Sentot, pengerjaan jalan penghubung Desa Rahtawu, Kecamatan Gebog menuju Desa Soco, Kecamatan Dawe diperkirakan memakan waktu tiga bulan. Ratusan personel gabungan juga akan dikerahkan dalam pengerjaannya nanti. Penguatan dari batalion untuk jumlah personel tentunya dilakukan mengingat berskala besar.

”Selain untuk membuka perputaran perekonomian, jalur ini juga akan jadi jalur evakuasi bencana,” jelasnya.

Sementara Bupati Kudus Muhammad Tamzil mendukung perealisasian jalan tembus Rahtawu-Soco. Pihaknya siap menyuport segala hal baik teknis maupun non teknis terkait perealisasian tersebut. ”Pemerintah daerah siap menyokong anggarannya,” katanya.

]]>
Ali Mustofa Thu, 28 Mar 2019 11:45:09 +0700
<![CDATA[Pengerjaan Oprit Demak – Kudus Ditarget Selesai Sepekan]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/28/128125/pengerjaan-oprit-demak-kudus-ditarget-selesai-sepekan https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/28/pengerjaan-oprit-demak-kudus-ditarget-selesai-sepekan_m_128125.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/28/pengerjaan-oprit-demak-kudus-ditarget-selesai-sepekan_m_128125.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/28/128125/pengerjaan-oprit-demak-kudus-ditarget-selesai-sepekan

Jembatan Kolonel Sunandar C akan diperlebar. Maka pihak pekerja kini mulai melakukan pengecoran jalan pendekat jembatan. Pengerjaan itu di sisi bagian Demak.]]>

KOTA – Jembatan Kolonel Sunandar C akan diperlebar. Maka pihak pekerja kini mulai melakukan pengecoran jalan pendekat jembatan. Pengerjaan itu dilakukan di sisi bagian Demak. Tepatnya arah Demak – Kudus.

Humas Teddy Rahman mengatakan, pengecoran oprit dan pembangunan saluran air akan dilakukan sepanjang 279 meter. Akses jalan dari Demak menuju Kudus saat ini hanya mempunyai lebar 7 meter. Karena lebar jalan dengan lebar jembatan tidak sesuai, maka akan dilakukan penambahan menjadi 9.75 meter. Begitu sebaliknya dari sisi Kudus. ”Maka kami akan melakukan pelebaran jalan,” ungkapnya.

Untuk pengerjaanya, Teddy menarget selesai dalam sepekan. Sedangkan untuk pengecoran jalan dilakukan pengerjaan selama tiga hari tanpa berhenti. Sebab mempengaruhi kualitas beton. ”Untuk pengerjaannya dilakukan 34 orang,” katanya.

Sementara untuk progres jalan pendekat di sisi Kudus dilakukan penyamaan ketinggian jalan. Pengerjaan itu dilakukan hingga depan SPBU Tanggulangin. Pasalnya jalan sebelumnya ketinggiannya sangat rendah dari Jembatan Kolonel Sunandar C.

Pihak proyek juga meminta maaf kepada pengguna jalan karena mengalami kendala dalam perjalanan. Pasalnya pekerjaan akan dikebut karena ditargetkan jembatan bisa dilalui saat lebaran 2019. Ia juga mengimbau kepada pengguna agar memilih jalur alternatif ketika hendak ke Kudus. Pihak proyek juga telah memasang papan informasi terkait pengerjaan proyek yang di letakkan di Jalan Lingkar Demak.

Progres Jembatan Kolonel Sunandar C ini sudah tersambung line empat. Saat ini gelagar baja itu ditarik ke arah barat. Sedangakan untuk pengerjaan line ke lima akan dilakukan paling cepat hari ini, dan paling lambat Jumat (29/3) mendatang.

Diprediksi nanti selama pengerjaan line kelima akan terjadi penumpukan kendaraan dari arah Demak maupun Kudus. Pasalnya pihak proyek masih memanfaatkan ruas jembatan Tanggulangin A. (gal)

]]>
Ali Mustofa Thu, 28 Mar 2019 11:33:02 +0700
<![CDATA[Berprestasi, Ratusan ASN di Kabupaten Kudus Naik Pangkat]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/28/128119/berprestasi-ratusan-asn-di-kabupaten-kudus-naik-pangkat https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/28/berprestasi-ratusan-asn-di-kabupaten-kudus-naik-pangkat_m_128119.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/28/berprestasi-ratusan-asn-di-kabupaten-kudus-naik-pangkat_m_128119.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/28/128119/berprestasi-ratusan-asn-di-kabupaten-kudus-naik-pangkat

Ratusan ASN yang bekerja di lingkungan Kudus naik pangkat per 1 April 2019. Meski masih beberapa hari lagi, SK kenaikan pangkat tersebut sudah jadi.]]>

KOTA – Ratusan aparatur sipil negara (ASN) yang bekerja di lingkungan Kabupaten Kudus naik pangkat per 1 April 2019. Meski masih beberapa hari lagi, surat keputusan (SK) kenaikan pangkat tersebut sudah jadi. Bupati Kudus Muhammad Tamzil menyerahkannya secara langsung kepada 596 ASNnya.

”Kenaikan pangkat ini merupakan hadiah karena kalian berprestasi,” kata Tamzil kepada ratusan ASN yang naik pangkat tersebut.

Sebagai abdi negara, seorang ASN dituntut bisa selalu memberikan kualitas terbaik dalam pelayanan kepada masyarakat. Kepada ratusan ASN itu, Tamzil berpesan agar bisa tetap berkontribusi baik bahkan lebih. Tuntutan serba cepat, mudah dan transparan juga harus dilakukan.

”Di era media sosial ini masyarakat tentu ingin dilayani cepat, mudah dan transparan. Jadi kita harus melakukan yang terbaik untuk bisa mendapat tempat di hati masyarakat,” ungkapnya.

Pesan ini tak hanya untuk ASN yang naik pangkat saja, melainkan juga berlaku untuk seluruh ASN di lingkungan Kabupaten Kudus. Penyempurnaan pelayanan harus selalu dilakukan. Sebab itu merupakan kunci utama keberhasilan pemerintah.

Jelang pelaksanaan pemilu yang semikn dekat ini, Tamzil tak henti-hentinya mengingatkan kepada seluruh ASN agar tetap menjaga netralitas. Semuanya diharap tidak terlibat langsung dalam kampanye salah satu calon.

”Saya minta semuanya menjaga netralitas dan tidak ada yang terkena sanksi apapun selama Pilpres dan Pileg,” tutupnya. 

]]>
Ali Mustofa Thu, 28 Mar 2019 11:01:08 +0700
<![CDATA[Awasi Politisasi Tempat Ibadah, Ini yang Dilakukan Kapolres]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/27/127933/awasi-politisasi-tempat-ibadah-ini-yang-dilakukan-kapolres https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/27/awasi-politisasi-tempat-ibadah-ini-yang-dilakukan-kapolres_m_127933.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/27/awasi-politisasi-tempat-ibadah-ini-yang-dilakukan-kapolres_m_127933.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/27/127933/awasi-politisasi-tempat-ibadah-ini-yang-dilakukan-kapolres

Semakin mendekati waktu penyelenggaraan pemilu, Kapolres Kudus bersama jajaran kepolisian resor Kudus rutin menyambangi masjid-masjid di Kudus.]]>

KUDUS - Semakin mendekati waktu penyelenggaraan pemilu, Kapolres Kudus bersama jajaran kepolisian resor Kudus rutin menyambangi masjid-masjid di Kudus. Selain untuk beribadah bersama masyarakat, juga sekaligus mengawasi tindak politisasi tempat ibadah.

"Kami lakukan rutin setiap pekan. Masjid adalah tempat ibadah sehingga masjid dengan alasan apapun tidak boleh untuk berpolitik," kata Saptono.

Pihaknya juga mengajak masyarakat untu menjaga toleransi beragama, agar di wilayah Kudus tetap kondusif. Tak hanya itu Polres Kudus juga memberikan bantuan karpet untuk masjid dan santunan kepada anak-anak yatim serta anak cacat permanen di sekitar Masjid Darussalam Desa Garung Kidul Kecamatan Kaliwungu.

"Semoga bisa memberikan manfaat bagi mereka," ujarnya.

Bupati Kudus berpesan kepada masyarakat agar bisa ikut menjaga situasi tetap kondusif di wilayah Kudus. Dikatakannya, tahun 2019 merupakan tahun politik yang harus disikapi dengan baik. Semua kalangan harus berperan dalam menjaga kondusifitas daerah. Maka dari itu, pihaknya berharap semua pihak dapat melaksanakan peran dan kontribusinya sesuai peran masing-masing.

”Kami minta masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam menjaga situasi kondusif,” katanya.

Beberapa waktu yang lalu sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh agama menggelar deklarasi tolak politisasi tempat ibadah yang dilakukan oleh tokoh-tokoh agama yang dipimpin oleh ketua Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Kudus, Muhammad Ihsan. Ia bersama pemuka agama lainnya semakat untuk tidak mempolitisasikan tempat ibadah.

”Kami forum kerukunan umat beragama beserta organisasi masyarakat Kabupaten Kudus menyatakan menolak segala bentuk politisasi terhadap tempat ibadah,” katanya.

Seluruh takmir masjid di Kabupaten yang berjumlah 687 orang mendukung apa yang dilakukan oleh FKUB. Mereka bertekad untuk mengembalikan masjid kepada fungsi aslinya.

]]>
Ali Mustofa Wed, 27 Mar 2019 14:37:59 +0700
<![CDATA[Meski Berbahaya, Warga Tetap Nekat Masuk Logung lewat Jalan Tikus]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/27/127887/meski-berbahaya-warga-tetap-nekat-masuk-logung-lewat-jalan-tikus https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/27/meski-berbahaya-warga-tetap-nekat-masuk-logung-lewat-jalan-tikus_m_127887.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/27/meski-berbahaya-warga-tetap-nekat-masuk-logung-lewat-jalan-tikus_m_127887.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/27/127887/meski-berbahaya-warga-tetap-nekat-masuk-logung-lewat-jalan-tikus

Sejumlah warga kembali nekat memasuki bendungan Logung melalui jalan tikus kemarin. Rupanya warga memasuki bendungan melalui Desa Kandangmas, Dawe.]]>

 JEKULO Sejumlah warga kembali nekat memasuki bendungan Logung melalui jalan tikus kemarin. Rupanya warga memasuki bendungan melalui Desa Kandangmas, Dawe. Meski dipersiapkan untuk wisata, hingga kini, bendungan Logung belum dibuka untuk umum. Area itu harus steril.

Tidak ada tanda peringatan membuat warga tetap nekat memasuki bendungan itu. Padahal bendungan memiliki kedalaman air cuku bervariasi. Untuk pinggirnya saja bisa mencapai dua meter. Bahkan kontruksi tanah yang berada di bendungan cukup rawan. Melewatinya harus hati-hati.

Namun, kemarin, dijumpai orang sedang memancing di pinggir bendungan Logung. Ada juga seorang ibu mengajak anaknya melihat bendungan secara dekat. Ia juga tak memberikan pengawasan ketat kepada anaknya.

Warga nekat itu bersama Sri Wahyuni. Dia mengaku, sering mengajak anaknya melihat bendungan Logung secara dekat. Meski tak diperbolehkan, dia mengaku nekat datang melalui jalur tikus. ”Kalau Sore dan Minggu banyak orang memadati bendungan Logung,” ungkapnya.

Sukarno yang memiliki kebun di dekat bendungan mengaku, menjelang sore hari dan akhir pekan banyak dipadati warga. Mereka datang melalui jalan pintas agar bisa mendekati bendungan Logung itu.

Petugas safty officer bendungan Logung, Guntur Prayogo mengatakan, pernah menjumpai warga yang nekat masuk. Mereka nekat masuk dengan menerobos persawahan di sisi selatan bendungan. Lalu para warga tersebut nekat memanjat lewat tangga bendungan yang berada di sebelah selatan.

”Saya pernah menegur warga yang nekat masuk. Agar menjaga keselamatan mereka. Sebab wilayah ini harus steril,” katanya.

Guntur juga mengimbau pihak Pemkab agar melakukan perawatan pada Bendungan Logung nantinya. Sementara untuk di area dalam bendungan harus seteril dari masyarakat luar. Guntur juga mengimbau Pemkab untuk menjaga kebersihan air bendungan yang nanti disinyalir terdapat tumpukan sampah. Serta mempersiapkan aliran irigasi ke sawah warga sekitar. (gal)

]]>
Ali Mustofa Wed, 27 Mar 2019 11:46:01 +0700
<![CDATA[Kampanye Terbuka di Kudus, Partai NasDem akan Hadirkan Artis Ibu Kota]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/27/127872/kampanye-terbuka-di-kudus-partai-nasdem-akan-hadirkan-artis-ibu-kota https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/27/kampanye-terbuka-di-kudus-partai-nasdem-akan-hadirkan-artis-ibu-kota_m_1553829966_127872.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/27/kampanye-terbuka-di-kudus-partai-nasdem-akan-hadirkan-artis-ibu-kota_m_1553829966_127872.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/27/127872/kampanye-terbuka-di-kudus-partai-nasdem-akan-hadirkan-artis-ibu-kota

Calon DPR RI Dapil Kudus, Jepara, Demak dari Partai Nasdem, Lestari Moerdijat dan DPW Partai Nasdem Jateng akan mengadakan kampanye terbuka pada di Rendeng.]]>

KUDUS -  Calon DPR RI Dapil Kudus, Jepara, Demak dari Partai Nasdem, Lestari Moerdijat  dan DPW Partai Nasdem Jawa Tengah akan mengadakan kampanye terbuka di Lapangan Rendeng Kudus Minggu (31/3). Kampanye itu akan dihadiri artis ternama Ibu Kota.

Ketua Dewan Pemimpin Wilayah (DPW) Partai Nasdes Jawa Tengah Setio Maharso ketika mengadakan konferensi press di Rumah Makan Garuda menjelaskan, kampanye terbuka itu sekaligus kampanye terbesar Partai Nasdem Jawa Tengah dalam rangka menyambut Pileg dan Pilpres 2019. Diperkirakan kampanye tersebut akan dihadiri kurang lebih 30.000 peserta. Terdiri dari, pengurus partai, kader partai dan masyarakat umum. Sementara konsep yang diangkat adalah berupa kampanye kreatif sekaligus kampanye damai.

Ketua Dewan Pemimpin Wilayah (DPW) Partai Nasdem Jawa Tengah, Setyo Maharso, mengatakan, kegiatan Kampanye terbuka itu akan dilakukan Minggu (31/3) pukul 12.00. Dalam kampanye itu juga memperkenalkan visi dan misi Partai Nasdem kepada masyarakat.

“Partai Nasdem adalah partai tanpa mahar. Serta kami mengusung slogan ora Nasdem ora marem,” katanya.

Setyo juga optimistis Nasdem bisa memenuhi  target perolehan kursi dewan pada April nanti. Untuk target Jawa Tengah DPR RI menargetken 10 kursi. Itupun termasuk dari 10 Dapil. Kemudian di DPRD provinsi menargetkan 13 Dapil. Sedangkan target DPRD kabupaten kota, ditargetkan satu fraksi, atau sekitar empat kursi.

Rencananya kampanye terbuka Lestari Moerdijat dan Partai Nasdem akan dimeriahkan berbagai atraksi hiburan gratis. Yang menghadirkan kelompok orkes Melayu New Pallapa, serta dimeriahkan juga beberapa artis dangdut ternama, seperti Jihan Audy, Wiwik Sagita, Gerry Mahesa, Bordim Anisa Rahma, dan lain-lain.

Selain itu kampanye juga akan dihadiri oleh 15 artis Ibu Kota yang sekaligus merupakan kader dan caleg Partai Nasdem. Di antaranya, Agen Kiwi, Betrand Antoline, Afdhal Yusman, Livy Andriany, Miranda Vera, Ajeng Kartika, Sylvia Fully, Eddies Adelia, Raeshard Oktaviansyah, Jonathan Frizzy, Iman Dman dan Chris John.

Sedangkan Tokoh Nasional Partai Nasdem yang akan berorasi dalam kampanye tersebut di antaranya, Lestari Moerdijat, Siswono Yudohusodo, Setyo Maharso dan beberapa pengurus DPP Partai Nasdem.

Setyo mengatakan tujuan dari kampanye terbuka itu untuk mengenalkan dan mendekatkan Partai Nasdem beserta Calegnya dengan konstituen dan masyarakat umum. Terutama di Dapil 2 Jawa Tengah. Serta memberikan dukungan kepada Capres Joko Widodo dan Cawapres KH. Ma’aruf Amin. (gal)

]]>
Ali Mustofa Wed, 27 Mar 2019 09:53:45 +0700
<![CDATA[Kementerian Perindustrian Latih IKM Perbaiki Kemasan Produksi]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/26/127721/kementerian-perindustrian-latih-ikm-perbaiki-kemasan-produksi https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/26/kementerian-perindustrian-latih-ikm-perbaiki-kemasan-produksi_m_127721.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/26/kementerian-perindustrian-latih-ikm-perbaiki-kemasan-produksi_m_127721.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/26/127721/kementerian-perindustrian-latih-ikm-perbaiki-kemasan-produksi

Kementerian Perindustrian memberikan pelatihan wirausaha. Pelatihan ini berlangsung pada 25-29 Maret 2019 di Kudus, agar IKM bisa berkembang.]]>

KOTAKementerian Perindustrian memberikan pelatihan wirausaha. Pelatihan ini berlangsung pada 25-29 Maret 2019 di Kudus. Acara bimbingan teknis dilaksanakan agar Industri Kecil Menengah (IKM) bisa berkembang.

Sebanyak sembilan (IKM) yang berasal dari Kudus dan Demak hadir di acara tersebut. Mereka terdiri dari Bimtek IKM olahan hasil pertanian di Demak, Bimtek IKM gula semut di Kudus, Bimtek IKM makanan ringan di Demak, Bimtek IKM Konveksi di Demak, Bimtek Batik di Demak, Bimtek sepatu di Demak, Bimtek IKM alat rumah tangga di Demak, Bimtek IKM alat rumah tangga di Kudus, dan Bimtek IKM Aisinta di Kudus.

Hadir pada acara itu Kepala Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian, Koperasi dan UKM Kabupaten Kudus Bambang Tri Waluyo, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kabupaten Demak yang diwakili oleh Kepala Bidang Kusdarmawan, Direktur IKM Pangan Barang dari Kayu dan Furniture Sri Yunianti, dan peserta IKM yang berjumlah 225.

Direktur IKM Pangan Barang dari Kayu dan Furniture Sri Yunianti mengatakan, Kementerian Perindustrian juga mengadakan program restrukturasi mesin untuk meningkatkan teknologi dan produktivitas IKM. ”Ada 25 sampai 35 persen yang dapat digunakan oleh wirausahawan baru yang usahanya sudah maju,” terangnya.

Sri juga menambahkan daerah Kudus dan Demak memiliki potensi wirausaha baru. Kementerian Perindustrian membimbing IKM agar mampu memproduksi produk yang baik sesuai prosedur. Yang terpenting, katanya, legalitas izin edar dan sertifikasi halal harus terpenuhi.

Disinggung soal sulitnya pemasaran produk yang masih menjadi momok wirausahawan, Sri menekankan agar wirausahawan membuat produk yang bagus. ”Kami akan lihat dulu kemasan produk mereka. Kalau kemasan belum bagus akan kami perbaiki karena kami punya tim yang memiliki tugas melakukan pengecekan kemasan di Kementerian Perindustrian,” terangnya. (vga)

]]>
Ali Mustofa Tue, 26 Mar 2019 15:24:27 +0700
<![CDATA[Diyakini Mengandung Berkah, Air Panguripan Diperebutkan Warga]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/26/127668/diyakini-mengandung-berkah-air-panguripan-diperebutkan-warga https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/26/diyakini-mengandung-berkah-air-panguripan-diperebutkan-warga_m_127668.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/26/diyakini-mengandung-berkah-air-panguripan-diperebutkan-warga_m_127668.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/26/127668/diyakini-mengandung-berkah-air-panguripan-diperebutkan-warga

Rangkaian acara Ta’sis Masjid Al Aqsha Menara Kudus sudah mencapai tahapan Kirab Banyu Panguripan kemarin. Kirab itu dimulai dari Pendapa Kabupaten Kudus.]]>

KUDUS – Rangkaian acara Ta’sis Masjid Al Aqsha Menara Kudus sudah mencapai tahapan Kirab Banyu Panguripan kemarin. Kirab itu dimulai dari Pendapa Kabupaten Kudus hingga Menara Kudus. Total peserta yang mengikuti kirab ada 33 peserta yang merupakan perwakilan dari sumber air di Kota Kretek.

Bupati Kudus M Tamzil beserta Wakil Bupati (Wabup) HM Hartopo menunggang kuda untuk memimpin jalannya kirab banyu panguripan. Kuda yang ditunggangi Tamzil bewarna putih. Sedangkan kuda Hartopo berwarna cokelat. Mereka berdua menunggangi kuda dari pendapa hingga Menara Kudus. Tak ketinggalan Kapolres AKBP Saptono dan Dandim 0722/Kudus Sentot Dwi Purnomo juga ikut menunggang kuda.

Sedangkan peserta kirab tampil begitu apik kemarin. Mereka menghias atribut dengan cara kreatif, sesuai dengan ciri khas daerahnya. Gentong yang berisi air dari mbelik masing-masing ditaruh di atas songkro dan didorong dari Pendapa Kabupaten Kudus hingga Menara Kudus. Peserta kirab rata-rata mengenakan pakaian adat Jawa. Ada yang memakai kain lurik, kebaya, dan pakaian serba hitam.

Air yang diarak dari Pendapa Kabupaten Kudus, kemudian dipersatukan di depan Menara Kudus. Sebelum pemersatuan air itu, digelar 19 kali khataman Alquran. Dilanjutkan doa Banyu Panguripan. Ketika proses penyatuan sempat berhenti karena azan Ashar. Jajaran Forkompinda yang hadir melaksanakan Salat Asar berjamaah di Masjid Al Aqsha.

Setelah proses doa selesai, kemudian ada pembagian air kepada masyarakat yang datang. Mereka rela berebut air itu sampai berdesak-desakan. Untuk menghindari kejadian itu, panitia membagikan air yang sudah didoakan ke dalam gentong kecil kepada pemangku mbelik. Lalu masyarakat di arahkan ke masing-masing mbelik yang berjajar di Jalan Menara Kudus.

Ketua Yayasan Masjid, Menara, dan Makam Sunan Kudus (YM3SK) H Em Nadjib Hasan, mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan untuk memperingati berdirinya Masjid Al Aqsha Menara Kudus dan Negeri Kudus. Yakni pada 19 Rajab 956 Hijriah. Ini sesuai dengan prasasti yang tertera di atas pengimaman masjid. ”Jadi, Masjid Menara Kudus dan Negeri Kudus keberadaannya tak bisa dipisahkan,” katanya.

Dia menjelaskan, total keseluruhan mbelik (sumber air) yang tercatat di Kudus ada 50. Tetapi tak semuanya ikut kirab. Sebab, ada kendala biaya dan teknis. Ia berharap, ke depan Pemkab Kudus menganggarkan dana untuk kegiatan ini. Sehingga acara ini benar-benar milik masyarakat Kudus.

Dia menambahkan, dalam dakwah penyebaran agama Islam, para Walisongo sering menggunakan air sebagai media dakwah. Seperti halnya Sunan Kudus punya Banyu Panguripan, Sunan Kalijaga memiliki Sumur Jalatundo, dan Sunan Drajat punya Sumur Kotak.

Sementara itu, Bupati Kudus M Tamzil menyatakan mendukung penuh kegiatan Ta’sis ke-484 Masjid Al Aqsha Menara Kudus. Dia berterima kasih kepada pengurus YM3SK yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Dari kegiatan itu, bisa menjadi destinasi wisata baru kedepannya. ”Saya berharap kegiatan seperti ini bisa menjadi agenda tahunan,” katanya.

Risma, salah satu warga yang hadir mengaku, datang sejak pukul 14.00. Ia datang untuk menyaksikan kirab dan meminta air panguripan. Dia berpendapat, air tersebut mengandung keberkahan. Sebab, air itu ditemukan para leluhur. Selain itu, saat acara ini juga ada 19 kali khataman Alquran dan didoakan.

Setelah dilakukan Kirab Banyu Panguripan ini, juga ada Pasamuan Ta’sis Masjid Al Aqsha Menara Kudus. Acara ini dihadiri KH Mustofa Bisri (Gus Mus), KH Saifudin Luthfi, dan budayawan Sosiawan Leak. (gal)

]]>
Ali Mustofa Tue, 26 Mar 2019 12:46:00 +0700
<![CDATA[Kampanye Terbuka Lestari Moerdijat Dimeriahkan 15 Artis Ibu Kota]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/26/127635/kampanye-terbuka-lestari-moerdijat-dimeriahkan-15-artis-ibu-kota https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/26/kampanye-terbuka-lestari-moerdijat-dimeriahkan-15-artis-ibu-kota_m_127635.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/26/kampanye-terbuka-lestari-moerdijat-dimeriahkan-15-artis-ibu-kota_m_127635.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/26/127635/kampanye-terbuka-lestari-moerdijat-dimeriahkan-15-artis-ibu-kota

Kampanye terbuka peserta Pemilu 2019 dimulai 24 Maret lalu. Caleg DPR RI Dapil 2 Jateng dari Partai Nasdem Lestari Moerdijat akan gelar kampanye terbuka.]]>

KUDUS – Kampanye terbuka peserta pemilihan umum (Pemilu) 2019 dimulai 24 Maret lalu. Caleg DPR RI Dapil 2 Jawa Tengah (Jateng) dari Partai Nasional Demokrat Lestari Moerdijat akan menggelar kampanye terbuka di lapangan Rendeng, Kota, Kabupaten Kudus, pada 31 Maret mendatang. Sebelum menggelar kampanye terbuka, hari ini diagendakan konferensi pers.

Rencananya kampanye terbuka Lestari Moerdijat akan dimeriahkan 15 artis ibu kota. Di antaranya, Ageng Kiwi, Betrand Antoline, Afdhal Yusman, Livy Andriany, Miranda Vera, Ajeng Kartika, Sylvia Fully, Eddies Adelia, Raeshard Oktaviansyah, Jonathan Frizzy, Iman Dman, dan Chris John.

Caleg nomor urut 1 ini, sudah tidak asing lagi bagi warga Jepara, Kudus, dan Demak. Sebab, sudah beberapa kali bertemu langsung dengan warga di tiga daerah pemilihannya tersebut. Baik saat temu relawan maupaun kegiatan sosial yang sudah menjadi kegiatan rutin caleg yang akrab disapa Mbak Rerie ini.

”Pada kampanye terbuka nanti, simpatisan, relawan, dan mayarakat bakal bertemu dengan Mbak Rerie yang selama ini menginisiasi berbagai kegiatan sosial di wilayah Jepara, Kudus, dan Demak. Bahkan, dihibur belasan artis ibu kota,” kata perwakilan tim pemenangan, Hendi kepada Jawa Pos Radar Kudus kemarin.

Beberapa kegiatan yang rutin dilaksanakan selama dua tahun terakhir di antaranya, pelatihan rias, pelatihan kuliner, layanan kesehatan gratis, penyediaan ambulans gratis, pelatihan jahit, fogging, penghijauan, dan berbagai kegiatan lain yang diinisiasi Mbak Rerie. ”Sebelum ada pencalegan, Mbak Rerie sudah aktif di kegiatan sosial,” imbuhnya.

Sebagai caleg Dapil 2 Jateng, program peningkatan kualitas keluarga dan perempuan menjadi perhatian lebih baginya. Menurutnya, kualitas keluarga baik secara kesehatan maupun pendidikan memengaruhi kemajuan bangsa.

”Mulai dari kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan perempuan jadi program-program unggulan Mbak Rerie. Harapannya, bisa memacu peningkatan kualitas keluarga yang mendorong kemajuan generasi penerus,” tandasnya.

]]>
Ali Mustofa Tue, 26 Mar 2019 11:07:58 +0700
<![CDATA[Taman Pendapa Kudus Bakal Dibuka untuk Edukasi]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/26/127617/taman-pendapa-kudus-bakal-dibuka-untuk-edukasi https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/26/taman-pendapa-kudus-bakal-dibuka-untuk-edukasi_m_127617.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/26/taman-pendapa-kudus-bakal-dibuka-untuk-edukasi_m_127617.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/26/127617/taman-pendapa-kudus-bakal-dibuka-untuk-edukasi

Bupati Kudus M Tamzil dan Bunda PAUD Kudus Rina Budhy Ariani memang super sibuk. Setiap akhir pekan selalu ada acara. Keduanya tidak suka menunda pekerjaan.]]>

KUDUS  – Bupati Kudus M Tamzil dan Bunda PAUD Kudus Rina Budhy Ariani memang super sibuk. Setiap akhir pekan selalu ada acara. Usut punya usut, keduanya memang tidak suka menunda pekerjaan. Maka, setiap ada waktu, meski hari libur, keduanya akan tetap mengikuti kegiatan. Misalnya saja menghadiri kegiatan jalan sehat Muslimat NU se-Kabupaten Kudus pada (23/3) lalu.

Sejak subuh keduanya mulai bersiap. Mandi, berberes, dan sarapan. Tepat pukul 06.00 keduanya bersiap. Dengan mengenakan kaos olahraga, keduanya lantas menuju venue.

Kedatangan keduanya disambut meriah. Sebanyak 200 siswa dari PAUD, RA., dan TK Muslimat NU membawakan tarian penyemangat. Tamzil yang sedari tadi bertepuk tangan tiba-tiba berjalan mendekati penari lantas memotret. ”Saya kira yang nari hanya gurunya. Eh rupanya anak-anaknya juga menari,” tuturnya. Sebanyak 4000 siswa hadir dalam kegiatan jalan sehat ini.

BERANI PROTES: Rina Budhy Ariani dan M Tamzil sedang memangku penari cilik. Kedua penari cilik itu berani protes ketika Tamzil lupa menyebut anak TK dalam kegiatan jalan sehat. (NOOR SYAFAATUL UDHMA/RADAR KUDUS)

Tamzil mengatakan, anak-anak memang seharusnya diajak ke luar. Agar anak berani dan bisa berinteraksi dengan lingkungan. ”Anak-anak diajak bermain saja. Tidak usah diajari hitungan. Biarkan anak-anak menikmati masa kecilnya dengan bermain,” saran Tamzil kepada guru-guru di 125 lembaga Muslimat NU.

Tak jauh berbeda, Rina Budhy Arini juga mengapreasi kegiatan ini. Harapan ke depan anak-anak bisa diajak mengenal lingkungan. Baik ke tempat wisata maupun taman. ”Rencananya taman yang ada di belakang Pendapa akan dibuka untuk anak-anak. Kami dari PKK sudah menanam berbagai tanaman. Anak-anak bisa melihat berbagai macam tanaman sekaligus berccocok tanam. Ini pasti seru,” tuturnya.

Selain itu, anak-anak juga diajarkan untuk membuang sampah pada tempatnya. Kebiasaan yang baik ini harus ditanamkan sejak kecil agar anak terbiasa. ”Siapa lagi yang akan menjaga lingkungan kalau tidak anak-anak kami ini,” katanya. Usai menasihati, anak-anak mulai mengambil sampah di sekitar mereka.

MAIN KERETA BERSAMA: Rina Budhy Ariani bersama istri Wabup Mawar Hartopo dan istri Sekda Kudus sedang bermain kereta bersama anak-anak. (NOOR SYAFAATUL UDHMA/RADAR KUDUS)
]]>
Ali Mustofa Tue, 26 Mar 2019 09:26:30 +0700
<![CDATA[Rina Budhy Ariani: Jangan Batasi Diri Karena Kamu Perempuan]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/26/127612/rina-budhy-ariani-jangan-batasi-diri-karena-kamu-perempuan https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/26/rina-budhy-ariani-jangan-batasi-diri-karena-kamu-perempuan_m_127612.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/26/rina-budhy-ariani-jangan-batasi-diri-karena-kamu-perempuan_m_127612.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/26/127612/rina-budhy-ariani-jangan-batasi-diri-karena-kamu-perempuan

Bupati Kudus M Tazmil dan istri Rina Budhy Ariani konsisten untuk menjadikan Kudus lebih baik. Keduanya berusaha untuk menyempurnakan sembilan program kerja.]]>

Bupati Kudus M Tazmil dan istri Rina Budhy Ariani konsisten untuk menjadikan Kudus lebih baik. Keduanya berusaha untuk menyempurnakan sembilan program kerja saat kampanye. Harapannya tercipta Kudus yang religius, cerdas, dan sejahtera.

KUDUS – Jangan membatasi diri karena menjadi perempuan. Begitulah pesan Ketua Pendidikan Kesejehteraan Keluarga (PKK) Kudus Rina Budhy Arini kepada perempuan Kudus. Baginya perempuan harus mandiri, serba bisa, dan bisa diandalkan. Maka, dalam Pembukaan Pelatihan Pemberdayaan Melalui Kelompok Ekonomi Perempuan (KEP) pada (22/3) lalu, Rina mengajak perempuan untuk berkarya.

POTRET: Ketua PKK kudus sekaligus Bunda PAUD Rina Budhy Ariani sedang berpose di Pendapa Kudus. (NOOR SYAFAATUL UDHMA/RADAR KUDUS)

Dalam kegiatan itu, Rina tak ingin ada perempuan yang tidak produktif. Perempuan harus bisa bekerja dan melakukan hal sama seperti laki-laki. Dengan memiliki pekerjaan dan mampu berkarya, perempuan akan mampu menjadi inspirasi bagi anak dan keluarganya. Juga bisa membantu perekonomian keluarga.

”Kalau bisa membantu suami kan jauh lebih baik. Maka, kami latih perempuan Kudus untuk bisa berkarya. Untuk itu perempuan jangan membatasi diri karena seorang perempuan. Harus bisa mandiri dan berdaya saing,” katanya.

Rina menjelaskan, dalam KEP kali ini ada 70 kelompok yang lolos seleksi. Setiap kelompok ada 16 orang. Perempuan-perempuan ini dilatih dan diberi motivasi untuk bisa berkarya dalam bidang apapun. Jika 70 kelompok ini aktif dan ingin maju, maka akan diarahkan mendapatkan modal usaha dari Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian, Koperasi, dan UMK. ”Sebetulnya yang mengajukan pelatihan ini cukup banyak. Bisa dikatakan membeludak. Maka ada seleksinya. Yang belum ikut pelatihan ini bisa ikut tahap berikutnya,” tuturnya.

Tidak hanya, dia juga gencar mengharuskan ibu-ibu untuk memberi ASI eksklusif untuk anaknya. Juga mengajak ibu-ibu untuk aktif dalam PKK agar keluarga semakin harmonis dan sejahtera. ”Peran ibu tidak hanya sekedar masak dan melahirkan. Tetapi harus bisa menjadi contoh yang baik bagi keluarga. Tidak hanya soal pendidikan, keuangan, tetapi juga keharmonisan keluarga,” katanya. 

]]>
Ali Mustofa Tue, 26 Mar 2019 08:29:51 +0700
<![CDATA[Kembangkan Sport Tourism Kudus, Ini yang Dilakukan Bupati]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/26/127608/kembangkan-sport-tourism-kudus-ini-yang-dilakukan-bupati https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/26/kembangkan-sport-tourism-kudus-ini-yang-dilakukan-bupati_m_127608.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/26/kembangkan-sport-tourism-kudus-ini-yang-dilakukan-bupati_m_127608.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/26/127608/kembangkan-sport-tourism-kudus-ini-yang-dilakukan-bupati

Bupati Kudus M Tamzil gencar mempromosikan sport tourism. Saat kampanye, lelaki yang dikenal sebagai bapak Persiku ini getol ingin menaikkan kasta Persiku.]]>
KUDUS  –  Bupati Kudus M Tamzil gencar mempromosikan sport tourism. Saat kampanye, misalnya, lelaki yang dikenal sebagai bapak Persiku ini getol ingin menaikkan kasta Persiku di Liga 1. Selain itu juga dibuktikan dengan terselenggaranya berbagai kegiatan sport di Kudus. Awal menjabat, dia membuat kegiatan jalan sehat sebanyak dua kali bersama Jawa Pos Radar Kudus. Acara itu sukses. Sebab diikuti 10 ribu orang. Hal ini tidak terlepas dari ide brilian Tamzil untuk mengembangkan sport tourism di Kudus.

Minggu (24/3) kemarin, Tamzil juga menghadiri kegiatan jalan sehat. Kegiatan ini dalam rangka HUT ke-46 SPSI Kudus. Dihadiri seribu Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) berlangsung meriah. ”Ya, warga Kudus bebas melaksanakan kegiatan bermanfaat di Simpang Tujuh. Apalagi kegiatannya bermanfaat seperti jalan sehat ini. Ini dalam rangka mengembangkan sport tourism di Kudus,” katanya. Dia didampingi Wabup Kudus Hartopo membuka kegiatan itu.

SEMANGATI ANAK : M Tamzil dan Rina Budhy Ariani menyemangati anak untuk jalan sehat. (NOOR SYAFAATUL UDHMA/RADAR KUDUS)

Tidak hanya kegiatan jalan sehat, dia juga terus menyemangati Persiku agar naik kasta. Juga mendukung kegiatan sport di Kudus. ”Ada offroad, trabas, anggar, hingga kegiatan sport lainnya tentu kami dukung. Hal ini sebagai bentuk keserius kami membangun Kudus,” terangnya.

Selain sport, Tamzil juga terus berupaya membenahi tunjangan guru non-PNS di Kudus. Juga memberikan pelatihan dan modal usaha bagi warga Kudus. ”Pekerjaan kami masih banyak. Namun kami akan selesaikan semuanya sebelum lima tahun berakhirnya masa jabatannya,” paparnya.

POTRET: M Tamzil sedang memotret penari cilik dalam acara jalan sehat bersama Muslimat NU. (NOOR SYAFAATUL UDHMA/RADAR KUDUS)
]]>
Ali Mustofa Tue, 26 Mar 2019 08:19:11 +0700
<![CDATA[Ta’sis Menara Kudus Dimeriahkan Terbang Kolosal dan Pesta Kuliner]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/25/127442/tasis-menara-kudus-dimeriahkan-terbang-kolosal-dan-pesta-kuliner https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/25/tasis-menara-kudus-dimeriahkan-terbang-kolosal-dan-pesta-kuliner_m_127442.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/25/tasis-menara-kudus-dimeriahkan-terbang-kolosal-dan-pesta-kuliner_m_127442.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/25/127442/tasis-menara-kudus-dimeriahkan-terbang-kolosal-dan-pesta-kuliner

Mendekati Ta’sis Menara Kudus panitia disibukkan membuat artistik kirab dan panggung utama persis di depan masjid. Pembukaan ta’sis dilaksanakan kemarin.]]>

KUDUS – Mendekati Ta’sis Menara Kudus panitia disibukkan membuat artistik kirab dan panggung utama persis di depan masjid.

Pembukaan ta’sis Menara Kudus kemarin. Panitia Ta’sis Menara Kudus tengah sibuk, mempersiapakan perlengkapan artistik untuk kirab dan panggung utama di depan Menara Kudus.

Pada Pukul  11.00 panita yang berada di halaman sekretariatan Yayasan Masjid Menara dan Makam Sunan Kudus (YM3SK), tengah sibuk mempersiapkan properti kirab. Para relawan, melukis mural di atas payung yang berukuran besar. Ada pula pemasangan panggung dan umbul-umbul. Tak ketinggalan tombak yang jumlahnya 19 sudah siap digunakan untuk kirab.

Kesibukan panitia juga terlihat di depan Menara Kudus. Mereka tengah sibuk mempersiapkan panggung acara pembukaan Ta’sis Menara Kudus. Stand juga sudah selesai didirikan, nantinya stand tersebut digunakan untuk festival 23 kuliner khas Kota Kretek.

Aris selaku panitia ta’sis mengungkapkan, pengerjaan properti untuk kirab sudah dilakukan 80 persen. Pengerjaan itu ditaksir sesuai dengan rencana awal. Pihak panitia juga tak menambahkan relawan. Pasalnya 60 relawan sudah cukup membatu pengerjaan properti kirab. “Saat ini fokus di properti dan penyiapan panggung Jagong Gusjigang di gedung YM3SK,” katanya.

Sedangkan Fahrudin panitia Ta’sis mengungkapkan, pengerjaan panggung dilakukan lima orang. Nantinya panggung itu akan digunakan pembukaaan Ta’sis Menara Kudus. Panitia juga akan membagi banyu panguripan kepada masyarakat yang datang.

Rangkaian kegiatan pada Minggu (24/03) pembukaan ta’sis pada pukul 10.00. Disamping itu juga ada pula festival kuliner yang diadakan hingga pukul 22.00. Lalu diadakan pula terbang kolosal dan jagong gusjigang. Kemudian pada Senin (25/03) diadakan kirab banyu panguripan, khataman Alquran. Lalu malamnya dilanjutkan dengan parade shalawat hadrah dan pasamuan ta’sis Masjid Al-Aqsha Menara Kudus. (gal)

]]>
Ali Mustofa Mon, 25 Mar 2019 13:22:49 +0700
<![CDATA[Ta’sis Menara Kudus Dimeriahkan Terbang Kolosal dan Pesta Kuliner]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/25/127430/tasis-menara-kudus-dimeriahkan-terbang-kolosal-dan-pesta-kuliner https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/25/tasis-menara-kudus-dimeriahkan-terbang-kolosal-dan-pesta-kuliner_m_127430.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/25/tasis-menara-kudus-dimeriahkan-terbang-kolosal-dan-pesta-kuliner_m_127430.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/25/127430/tasis-menara-kudus-dimeriahkan-terbang-kolosal-dan-pesta-kuliner

Mendekati Ta’sis Menara Kudus panitia disibukkan membuat artistik kirab dan panggung utama persis di depan masjid kemarin. Pembukaan ta’sis Menara Kudus kemarin]]>

KUDUS – Mendekati Ta’sis Menara Kudus panitia disibukkan membuat artistik kirab dan panggung utama persis di depan masjid kemarin.

Pembukaan ta’sis Menara Kudus kemarin. Panitia Ta’sis Menara Kudus tengah sibuk, mempersiapakan perlengkapan artistik untuk kirab dan panggung utama di depan Menara Kudus.

Pada Pukul  11.00 panita yang berada di halaman sekretariatan Yayasan Masjid Menara dan Makam Sunan Kudus (YM3SK), tengah sibuk mempersiapkan properti kirab. Para relawan, melukis mural di atas payung yang berukuran besar. Ada pula pemasangan panggung dan umbul-umbul. Tak ketinggalan tombak yang jumlahnya 19 sudah siap digunakan untuk kirab.

Kesibukan panitia juga terlihat di depan Menara Kudus. Mereka tengah sibuk mempersiapkan panggung acara pembukaan Ta’sis Menara Kudus. Stand juga sudah selesai didirikan, nantinya stand tersebut digunakan untuk festival 23 kuliner khas Kota Kretek.

Aris selaku panitia ta’sis mengungkapkan, pengerjaan properti untuk kirab sudah dilakukan 80 persen. Pengerjaan itu ditaksir sesuai dengan rencana awal. Pihak panitia juga tak menambahkan relawan. Pasalnya 60 relawan sudah cukup membatu pengerjaan properti kirab. “Saat ini fokus di properti dan penyiapan panggung Jagong Gusjigang di gedung YM3SK,” katanya.

Sedangkan Fahrudin panitia Ta’sis mengungkapkan, pengerjaan panggung dilakukan lima orang. Nantinya panggung itu akan digunakan pembukaaan Ta’sis Menara Kudus. Panitia juga akan membagi banyu panguripan kepada masyarakat yang datang.

Rangkaian kegiatan pada Minggu (24/03) pembukaan ta’sis pada pukul 10.00. Disamping itu juga ada pula festival kuliner yang diadakan hingga pukul 22.00. Lalu diadakan pula terbang kolosal dan jagong gusjigang. Kemudian pada Senin (25/03) diadakan kirab banyu panguripan, khataman Alquran. Lalu malamnya dilanjutkan dengan parade shalawat hadrah dan pasamuan ta’sis Masjid Al-Aqsha Menara Kudus. (gal) 

]]>
Ali Mustofa Mon, 25 Mar 2019 12:37:50 +0700
<![CDATA[Kenakan Payung Hitam, Perayaan Ta’sis Menara Kudus ke-484 Resmi Dibuka]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/25/127427/kenakan-payung-hitam-perayaan-tasis-menara-kudus-ke-484-resmi-dibuka https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/25/kenakan-payung-hitam-perayaan-tasis-menara-kudus-ke-484-resmi-dibuka_m_127427.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/25/kenakan-payung-hitam-perayaan-tasis-menara-kudus-ke-484-resmi-dibuka_m_127427.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/25/127427/kenakan-payung-hitam-perayaan-tasis-menara-kudus-ke-484-resmi-dibuka

Hujan yang mengguyur tak melunturkan semangat panitia Ta’sis Menara Kudus membuka perayaan Ta’sis Masjid Al Aqsha Menara Kudus yang ke-484 kemarin.]]>

KUDUS -  Hujan yang mengguyur tak melunturkan semangat panitia Ta’sis Menara Kudus membuka perayaan Ta’sis Masjid Al Aqsha Menara Kudus yang ke-484 kemarin. Hajatan itu berlangsung di depan halaman Menara Kudus.

Jajaran panitia Ta’sis Menara Kudus dan elemen Pemkab Kudus berdiri di atas panggung dengan latar belakang Menara Kudus. Mereka semua berpayung hitam. Berteduh dari rintik air hujan. Jumlah payung yang dikenakan serupa dengan hari lahir Masjid Aqsha Menara Kudus, yakni 19 Radjab.

Setelah dilakukan acara pembukaan kemudian dilanjutkan doa bersama. Tujuannya agar diberikan kelancaran selama berlangsungnya acara. Kemudian dilanjutkan pemukulan bedug yang dipimpin langsung oleh pengurus Yayasan Masjid Makam Menara Sunan Kudus (YM3SK) H. Em Nadjib Hassan.

Pengurus yayasan YM3SK H. Em Nadjib Hassan, mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan sesuai dengan prasasti yang tertera di atas mihrab pengimaman. Ia menjelaskan Sunan Kudus pada waktu itu mendirikan masjid Menara Kudus beserta Negeri Kudus. Yang didirikan pada 19 Radjab 956 Hijriah.

“Jadi masjid menara Kudus dan Negeri Kudus, keberadaannya tak bisa dipisahkan,” katanya.

Sedangkan kegiatan Ta’sis 2019 ini mengangkat tema air. Yakni Banyu Panguripan. Sebanyak 33 mbelik akan ikut andil dalam kegiatan kirab besok. Nadjib menjelaskan, air tersebut memiliki manfaat bagi kehidupan masyarakat. Nantinya air tersebut akan disatukan di depan Menara Kudus. Bahkan dibagikan kepada masyarakat.

“Karena mengangkat tema air sebijak mungkin menyikapi pembukaan yang diguyur oleh hujan. Air ini diterima dengan senang dan rendah hati,” ungkapnya.

Adapun rangkaian acara Ta’sis adalah festival 34 kuliner khas Kudus, Terbang Kolosal. Lalu kirab Banyu Panguripan yang diadakan besok dan Jagongan Gusjigang dilaksanakan nanti malam. (gal)

]]>
Ali Mustofa Mon, 25 Mar 2019 12:26:40 +0700
<![CDATA[RSUD Kudus Siapkan 45 Kamar Khusus Bagi Caleg Gagal yang Stres]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/25/127401/rsud-kudus-siapkan-45-kamar-khusus-bagi-caleg-gagal-yang-stres https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/25/rsud-kudus-siapkan-45-kamar-khusus-bagi-caleg-gagal-yang-stres_m_127401.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/25/rsud-kudus-siapkan-45-kamar-khusus-bagi-caleg-gagal-yang-stres_m_127401.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/25/127401/rsud-kudus-siapkan-45-kamar-khusus-bagi-caleg-gagal-yang-stres

Rumah sakit umum daerah (RSUD) dr Loekmonohadi Kudus menyiapkan ruang khusus untuk menampung para calon legislatif (Caleg) yang kalah dalam pemilu April nanti.]]>

KUDUS – Rumah sakit umum daerah (RSUD) dr Loekmonohadi Kudus menyiapkan ruang khusus untuk menampung para calon legislatif (Caleg) yang kalah dalam pemilu April nanti. Selain sel-sel reguler yang bearda di ruang Cempaka 1, pihak RSUD juga menyediakan sel khusus yang ber-AC.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Bidang Pelayanan RSUD dr Loekmonohadi Kudus Aris Jukisno. Sel-sel khusus tersebut dipersiapkan khusus untuk para peserta pemilu yang mengalami gangguan jiwa karena gagal nyaleg.

“Meskipun masih sekitar satu bulan lagi pelaksanaan pemilu, kami sudah persiapkan jauh-jauh hari,” jelasnya.

Saat ini ada sebanyak 38 tempat tidur yang telah disedikan di ruang Cempaka 1 RSUD dr Loekmonohadi. Ketika kapasitas ini penuh, pihak rumah sakit akan menambah jumlah bed menjadi 40 hingga 45 unit.

”Ketika memang banyak caleg yang stres, tidak menutup kemungkinan apabila kami harus menambah jumlah tempat tidur,” ujarnya.

Dijelaskannya, selain mempersiapkan ruang ber-AC RSUD dr Loekmonohadi juga menyediakan ruangan kelas III dan kelas III dan kelas I. Dengan dua dokter spesialis gangguan jiwa dan 17 paramedis.

Bagi pasien yang mengalami gangguan jiwa, pihak rumah sakit tidak langsung memasukkan ke ruang Cempaka 1. Para pasien akan mendapat perawatan lebih dahulu. Yakni dengan mengenal identitas dari para pasien.

“Bagaimana gejalanya tidak serta merta dimasukkan ke Cempaka 1. Mungkin gangguannya pusing, atau tidak bisa tidur, dan sebagainya,” jelasnya.

Selain layanan rawat jiwa, RSUD Kudus juga memberikan pelayanan konsultasi psikologi untuk para caleg. Mereka bisa berkonsultasi kepada psikiater yang dimiliki RSUD Kudus.

Keberadaan tenaga psikiater ini, katanya, juga bermanfaat untuk memberikan pendampingan terhadap pasien yang memang butuh tenaga psikolog maupun psikiater. ”Semoga apa yang kami lakukan ini bisa membantu,” katanya.

Untuk RSUD Loekmono Hadi Kudus memberikan pelayanan secara regional. Artinya tidak hanya pasien dari Kudus saja. Melainkan juga wilayah di luar Kudus. Seperti, Demak, Jepara, Blora, dan Pati.

]]>
Ali Mustofa Mon, 25 Mar 2019 10:21:34 +0700
<![CDATA[Dinas PUPR Gelontor Rp 60,25 Miliar untuk Perawatan Jalan dan Jembatan]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/25/127393/dinas-pupr-gelontor-rp-6025-miliar-untuk-perawatan-jalan-dan-jembatan https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/25/dinas-pupr-gelontor-rp-6025-miliar-untuk-perawatan-jalan-dan-jembatan_m_127393.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/25/dinas-pupr-gelontor-rp-6025-miliar-untuk-perawatan-jalan-dan-jembatan_m_127393.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/25/127393/dinas-pupr-gelontor-rp-6025-miliar-untuk-perawatan-jalan-dan-jembatan

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kudus pada 2019 ini akan menyelenggarakan 16 kegiatan pembangunan jalan dan jembatan.]]>

KUDUS – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kudus pada 2019 ini akan menyelenggarakan 16 kegiatan pembangunan jalan dan jembatan. Proyek perawatan itu senilai  Rp 60,25 miliar.

Kepala Dinas PUPR Heru Subiyantoko melalui Kasi Jembatan Teguh Adi Rustanto mengatakan, anggaran infrastruktur puluhan miliar juga dialokasikan untuk perbaikan talud. Untuk proyek jembatan dianggarkan sebesar Rp 13,85 miliar. Adapun jumlah yang diperbaiki lima jembatan.

Sedangkan proyek jalan Teguh, mengatakan menganggarkan sebesar Rp 46,4 miliar. Yang meliputi 10 jalan beserta satu talud. Anggaran jalan diperbanyak karena mengingat aduan masyarakat, karena mendapati jalan yang rusak.

“Kalau jembatan direnovasi, pasalnya melihat umur dan kontruksi jembatan,” ungkapnya.

Untuk pembagiannya Teguh menjelaskan, proyek jalan dijalankan dengan anggaran yang bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) Rp 16 miliar. Lalu dana bantuan gubernur (bangub) sebesar Rp 25 miliar dan dana bagi hasil cukai tembakau (DBHCT) sebesar Rp 5,4 miliar.

Bagi proyek jembatan pembagiannya terdiri dari, DBHCT sebesar Rp 3,75 miliar. Sedangkan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebesar Rp 38 miliar. Sedangkan DAK mendapat suguhan dana Rp 6,8 miliar.

Titik pengerjaan dilakukan di Losari Logung, Tanjung Rejo, Kandang Mas, lalu Mbeji Turus dan Ngembal Rejo Kemang Krompol. Sementara titik proyek jembatan dilakukan di Jembatan Lingkar Tenggara Kirig, lalu Hadiwarno Njojo, Garung Lor Getas Rabi, Jembatan Karang Rowo Lare Rejo Satu, dan Jembatan Pedawang (Perum Graha).

“Rata-rata jembatan dianggarkan Rp 1 miliar. Sedangkan Jembatan Lingkar Tenggara Rp 500 juta,” ungkapnya. (gal)

]]>
Ali Mustofa Mon, 25 Mar 2019 09:36:23 +0700
<![CDATA[Ratusan Personel Siap Amankan Pemilu di Kudus, Wabup Cek Bedil]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/23/127086/ratusan-personel-siap-amankan-pemilu-di-kudus-wabup-cek-bedil https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/23/ratusan-personel-siap-amankan-pemilu-di-kudus-wabup-cek-bedil_m_127086.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/23/ratusan-personel-siap-amankan-pemilu-di-kudus-wabup-cek-bedil_m_127086.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/23/127086/ratusan-personel-siap-amankan-pemilu-di-kudus-wabup-cek-bedil

Usai melaksanakan apel gelar pasukan dalam rangka pengamanan jelang pemilu 2019, sejumlah senjata milik kepolisian resor Kudus dicek.]]>

JEKULO – Usai melaksanakan apel gelar pasukan dalam rangka pengamanan jelang pemilu 2019, sejumlah senjata milik kepolisian resor Kudus dicek. Polres Kudus bersama sejumlah pihak satuan pengamanan yang ada di Kabupaten Kudus berpatroli gabungan keliling kota Kudus kemarin. Patroli ini dipimpin langsung oleh kapolres Kudus dan Dandim 0722.

Kapolres Kudus AKBP Saptono mengungkapkan, pihaknya mengaku sudah menyiapkan sebanyak 600 personel kepolisian untuk bertugas mengamankan jalannya pemilu April mendatang. Sejumlah personil kepolisian tersebut akan dibantu oleh sekitar 200 personel dari TNI.

”Perkuatan personel sudah kami lakukan. Kami pastikan semuanya sudah siap untuk mengamankan jalannya pemilu mulai masa kampanye terbuka yang jadwalnya sebentar lagi, hingga nanti saat perhitungan suara,” jelasnya.

Menurut Saptono, semua daerah di Kudus tidak ada daerah khusus yang berpotensi rawan konflik. Meskipun begitu, pihaknya merasa masih perlu mewaspadai adanya potensi hal buruk yang mungkin akan terjadi.

”Patroli yang kami gelar ini sebagai langkah awal untuk mengamankan kampanye terbuka. Semoga semuanya nanti bisa berjalan aman dan lancar,” jelasnya.

Di Kudus memang dikategorikan daerah tidak rawan konflik, namun pihak kepolisian menyebutkan ada beberapa daerah yang perlu diwaspadai. Daerah seperti di Kecamatan Gebog dan Dawe menjadi daerah yang dikategorikan sebagai daerah rawan bencana. ”Terkait ini, kami sudah berkoordinasi dengan pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD),” ujarnya.

Kabag Ops Polres Kudus Jodi SM mengatakan, pihaknya sudah membuat plotting terkait penugasan tim pengamanan di masing-masing TPS. ”Semuanya sudah siap, distribusinya tinggal menunggu instruksi dari KPU Kudus,” ujarnya saat ditemui usai apel gelar pasukan di Mapolres Kudus kemarin.

Sementara itu Wakil Bupati Kudus Muhammad Hartopo mengatakan, sinergi pemerintah daerah, TNI, dan Polri menjadi sebuah keharusan. Hal ini untuk mewujudkan Kudus tetap aman jelang pelaksanaan Pemilu. ”Jelang pemilu aman, hari H aman dan setelahnya juga aman,” katanya.

]]>
Ali Mustofa Sat, 23 Mar 2019 12:32:15 +0700
<![CDATA[Kembangkan Kreasi Makanan dan Pertahankan Jajanan Tradisional Damaran]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/22/126843/kembangkan-kreasi-makanan-dan-pertahankan-jajanan-tradisional-damaran https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/22/kembangkan-kreasi-makanan-dan-pertahankan-jajanan-tradisional-damaran_m_126843.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/22/kembangkan-kreasi-makanan-dan-pertahankan-jajanan-tradisional-damaran_m_126843.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/22/126843/kembangkan-kreasi-makanan-dan-pertahankan-jajanan-tradisional-damaran

Dengan luas sekitar 117 hektar, Desa Damaran hanya memiliki jumlah penduduk sekitar 1.264 jiwa. Meskipun begitu, masyarakat desa ini terbilang cukup kreatif.]]>

KUDUS - Dengan luas sekitar 117 hektar, Desa Damaran hanya memiliki jumlah penduduk sekitar 1.264 jiwa. Meskipun begitu, masyarakat desa ini terbilang cukup kreatif. Hampir sebagian besar penduduk di desa ini memilih untuk mendirikan usaha mandiri di bidang kuliner. Mulai dari usaha catering, cokelat kreasi, hingga jajanan tradisional.

Dari sederet usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di bidang kuliner, jajanan tradisional, dan makanan basah menjadi andalan. Bahkan bisa dibilang pedagang di pasar jajanan pagi yang berada di gang 4 Desa Panjunan Kudus didominasi oleh produk dari desa ini. ”Biasanya mereka memang menjual produk jajanan tradisionalnya di sana,” kata Kepala Desa Damaran Moh. Said Romadlon kemarin.

DAMPINGI PKK: Mawar Hartopo, istri Wakil Bupati Kudus Hartopo saat melakukan pendampingan dalam kegiatan Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di Desa Damaran (DONNY SETYAWAN/RADAR KUDUS)

Beberapa jajanan yang diproduksi oleh warga Desa Damaran diantaranya apem, jajanan kering, hingga jamu rempah jowo. Meskipun UMKM yang dijalankan warganya terbilang cukup maju dan lancar, saat ini dirasa masih perlu ada pendampingan dari desa. Menurutnya, masyarakat masih perlu diberikan pembinaan untuk menjadikan produknya lebih berkualitas dan bernilai jual tinggi.

”Pihak desa tak akan melepas tanggung jawab untuk pengembangan dan pengawasan. Kami telah bekerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja Perindustrian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disnaker Perinkop dan UKM) Kabupaten Kudus,” katanya.

Dalam hal ini, edukasi terhadap warga pelaku UMKM terus dilakukan. Salah satu yang ditekankan yakni tentang higienitas, kemasan produk yang menarik, hingga cara-cara pemasaran modern.

”Saat ini beberapa sudah mulai mengaplikasikannya. Terutama anak-anak muda, sudah mulai memasarkan jajanan tradisional melaui online,” katanya.

SIMULAI POLA ASUH: Ibu-ibu PKK di Desa Damaran menerapkan simulasi terkait pola asuh yang baik (DONNY SETYAWAN/RADAR KUDUS)

Saat ini keberadaan jajanan tradisional sudah mulai jarang ditemui. Dengan terus mendukung warganya untuk terus bergiat di usaha ini, diharapkan mampu memberikan andil dalam penyelamatan tradisi lokal yang telah ada.

Dikatakannya, selain UMKM di bidang makanan di Desa Damaran, Kecamatan Kota ini juga terdapat beberapa produk UMKM yang tak kalah produktif. Diantaranya yakni konveksi mukena, produksi kain pel, hingga rumah fotografi dan video production. 

PAMERKAN PRODUK UMKM: Salah satu pelaku UMKM di Desa Damaran memamerkan produknya di acara lomba desa beberapa waktu lalu (DONNY SETYAWAN/RADAR KUDUS)
]]>
Ali Mustofa Fri, 22 Mar 2019 15:08:03 +0700
<![CDATA[Langgengkan ‘Manganan’ di Makam Mpu Janas]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/22/126841/langgengkan-manganan-di-makam-mpu-janas https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/22/langgengkan-manganan-di-makam-mpu-janas_m_126841.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/22/langgengkan-manganan-di-makam-mpu-janas_m_126841.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/22/126841/langgengkan-manganan-di-makam-mpu-janas

Desa Damaran, Kecamatan Kota menjadi salah satu desa yang memiliki situs bersejarah. Yakni berupa makam petilasan. Diantaranya makam Mpu Janas.]]>

KUDUS - Desa Damaran, Kecamatan Kota menjadi salah satu desa yang memiliki situs bersejarah. Yakni berupa makam petilasan. Makam petilasan tersebut diantaranya makam Mpu Janas yang terletak di wilayah RT 1/RW 1 Desa Damaran. Makam mbah Kyai Adji atau Jaratan Selo yang terletak di wilayah RT 3/RW1 Desa Damaran. Dan makam Mbah Dipo Kusuma yang terletak di wilayah RT 1/RW 2 Desa Damaran.

Dari tiga makam petilasan tersebut, Makam Mpu Janas yang paling menarik perhatian. Sebab sering didatangi warga untuk ‘manganan’ atau selametan. Saat manganan, warga membawa ingkung, nasi, dan lauk pauk lainnya yang sudah dimasak di rumah. Bekal itulah yang nantinya didoakan di makam itu, untuk selanjutnya disantap bersama. 

Tidak ada ada prosesi khusus dalam manganan. Sama seperti selametan pada umumnya. ”Biasanya setiap ada yang mau menikah, keluarganya akan melaksanakan manganan di makam ini, ”kata Kepala Desa Damaran Moh. Said Romadlon.

Pantuan Jawa Pos Radar Kudus bangunan makam yang berukuran sekitar 8 x 8 meter ini tampak seperti bangunan pura. Berbentuk seperti joglo, dengan gapura yang berasal dari batu bata yang ditumpuk. Tak lupa ornamen piring keramik juga turut menghiasi dinding muka bangunan ini.

Wajah makam Mpu Janas ini berubah setelah direhabilitasi oleh desa pada 2016 lalu. Pemerintah Desa Damaran secara khusus menganggarkan pembangunan situs desa ini menggunakan anggaran dana desa. Tak tanggung-tanggung dana sebesar Rp 56.974.000 dikucurkan untuk mempercantik tempat ini. ”Dulu itu hanya batu, jadi kami lakukan pembangunan yang lebih layak,” kata Said.  

Masyarakat sekitar percaya, Kyai Janas murid Sunan Kudus yang berasal dari Jawa Timur dan terkenal dengan sebutan pandegong. Sebutan itu disematkan karena ia dikenal sebagai ahli menempa logam menjadi gong. Tak hanya masyarakat di desa setempat saja yang datang untuk berdoa di sana. Masyarakat di luar desa ini juga kerap dijumpai datang kemari.

Salah satunya yakni Bupati Kudus Muhamamd Tamzil. Ketika berkunjung di Desa Damaran, Tamzil mengaku pernah berdoa di tempat ini. Tak hanya sekali, dia ingat betul pernah mendatangi tempat ini sebanyak dua kali.

Dikatakannya, situs ini akan dikembangkan lagi. Sehingga nantinya diharapkan bisa menjadi salah satu destinasi wisata bagi masyarakat luas. Makam Kyai Janas terletak di belakang pasar Jember atau kira-kira 100 meter utara pasar Jember. ”Kami akan pikirkan untuk pengembangan ke arah itu,” tandasnya.

]]>
Ali Mustofa Fri, 22 Mar 2019 14:52:37 +0700
<![CDATA[Tiga Hari Lagi Kirab Banyu Panguripan Diarak]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/22/126837/tiga-hari-lagi-kirab-banyu-panguripan-diarak https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/22/tiga-hari-lagi-kirab-banyu-panguripan-diarak_m_126837.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/22/tiga-hari-lagi-kirab-banyu-panguripan-diarak_m_126837.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/22/126837/tiga-hari-lagi-kirab-banyu-panguripan-diarak

Kegiatan Ta’asis Menara Kudus tinggal dua hari lagi. Semua gentong sudah dikirimkan panitia Ta’asis ke setiap mbelik. Jumlah awal yang ditaksir 50 mbelik.]]>

KUDUS – Kegiatan Ta’asis Menara Kudus tinggal dua hari lagi. Semua gentong sudah dikirimkan panitia Ta’asis ke setiap mbelik. Jumlah awal yang ditaksir 50 sumber mata air atau mbelik, berkurang menjadi 33.

Aris selaku panita Ta’asis mengatakan, gentong dikirim kepada pemangku mbelik sejak Kamis. Sedangkan jumlah mbelik yang andil dan terverifikasi hanya berjumlah 33 mbelik. Itupun tak menutup kemungkinan peserta bisa bertambah.

Aris juga mengimbau pada pihak mbelik, batas akhir konfirmasi ikut andil dalam kegiatan kirab pada 25 Maret, dilakukan hari ini. Sebagian mbelik yang belum terkonfirmasi, yakni, Nglumpit Pedak, Kedung Sari, Gebog dan Mbelik Asem.

”Kemungkinan peserta kirab bisa bertambah. Batas konfirmasi akhir dilakukan hari ini,” katanya.

Sejumlah relawan juga terlihat sibuk di halaman sekretariat Yayasan Masjid Menara dan Makam Sunan Kudus (YM3SK). Mereka menyiapkan properti pada kegiatan Ta’asis Menara Kudus nanti. Para relawan mengerjakan payung dari bahan kertas dan dilukis. Ada juga yang mempersiapkan tombak, yang jumlahnya 19. Itu bentuk simbolik dari hari jadi Menara Kudus yang jatuh 19 Rajab.

Aris mengungkapkan, persiapan kali ini mencapai 70 persen. Sekarang ini panggung sudah didirikan di halaman parkir sekertariat YM3SK. Sedangkan untuk jumlah relawan ada 60 orang. Relawan itu dari perguruan tinggi dan ponpes di sekitar Menara Kudus.

Kendala yang dihadapi dari pihak panitia adalah jumlah relawan. Nantinya jika memang perlu dibutuhkan akan ditambah lagi relawan dari ponpes. ”Di lapangan nanti saat kirab kami sangat membutuhkan relawan relatif banyak,” ungkapnya.

Rangkaian acara Ta’asis pada 24 Maret akan diadakan Jagong Gusjigang, bertempat di Gedung Menara. Diadakan pula Festival Kuliner Tradisional di pada 24 dan 25 Maret. Sedangkan untuk kirab Banyu Panguripan diselenggarakan pada 25 Maret 2019. (gal)

]]>
Ali Mustofa Fri, 22 Mar 2019 14:28:41 +0700
<![CDATA[Line 4 dan 5 Jembatan Tanggulangin Nyambung Akhir Maret]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/22/126836/line-4-dan-5-jembatan-tanggulangin-nyambung-akhir-maret https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/22/line-4-dan-5-jembatan-tanggulangin-nyambung-akhir-maret_m_126836.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/22/line-4-dan-5-jembatan-tanggulangin-nyambung-akhir-maret_m_126836.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/22/126836/line-4-dan-5-jembatan-tanggulangin-nyambung-akhir-maret

Pelaksana pembangunan proyek Tanggulangin C, PT Duta Mas Indah melakukan percepatan pengerjaan jembatan. Pengerjaan jembatan ditargetkan tersambung akhir Maret.]]>

JATI Pelaksana pembangunan proyek Tanggulangin C, PT Duta Mas Indah melakukan percepatan pengerjaan jembatan. Pengerjaan penyambungan jembatan ditargetkan tersambung akhir Maret. Lalu pengecoran dilakukan sebelum pemilu 2019.

Pejabat Pembuat Keputusan (PPK) Underpass Karangsawah Alik Mustaqim mengatakan, proses penyambungan jembatan line 4 dan 5 ditargetkan tersambung pada akhir Maret nanti. dia mengungkapkan kendala yang dihadapi adalah faktor cuaca. Jika terjadi hujan ia akan menghentikan perkerjaan.

Untuk total pekerja dilakukan oleh 60 orang. Sedangkan untuk proses penyambungan dikerjakan sekitar 25 orang. Alik mengaku, pada saat ini pengerjaan tak terkendala masalah tenaga. Sehingga tak menambahkan pekerja.

”Kemungkinan bisa ditambahkan pekerja. Tergantung pengerjaan yang terjadi lapangan nanti,” ungkapanya.

Proses pengecoran pada Jembatan Tanggulangi C akan dipercepat pula. Alik menargetkan pengecoran bisa dilakukan sebelum pemilu 17 April nanti. Pasalnya mengantisipasi pekerja yang hendak pulang saat pemilu.  Ketika hal itu terjadi, maka pengecoran jembatan akan dimulai lagi sekitar tanggal 19 April.

”Yang lama itu memasang kerangka cornya. Sedangkan pengecoran bisa dilakukan dua hari tanpa henti,” tuturnya.

Sekarang ini, proses pengerjaan sedang menyambung girder pada line 4 dari sisi Demak dan Kudus. Pengerjaan saat ini pemasangan main girder (MG) 6 dari arah Demak dan MG 5 dari sisi Kudus. (gal)

]]>
Ali Mustofa Fri, 22 Mar 2019 14:17:01 +0700
<![CDATA[Ada Pemasangan Girder di Jembatan Tanggulangin, Arus Lalu Lintas Macet]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/21/126568/ada-pemasangan-girder-di-jembatan-tanggulangin-arus-lalu-lintas-macet https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/21/ada-pemasangan-girder-di-jembatan-tanggulangin-arus-lalu-lintas-macet_m_126568.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/21/ada-pemasangan-girder-di-jembatan-tanggulangin-arus-lalu-lintas-macet_m_126568.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/21/126568/ada-pemasangan-girder-di-jembatan-tanggulangin-arus-lalu-lintas-macet

Kemacetan di perbatasan Kabupaten Kudus dan Demak, tepatnya di sekitar Jembatan Tanggulangin kembali terjadi. Hal ini diperparah dengan pengguna jalan ngeblong.]]>

KUDUS – Kemacetan di perbatasan Kabupaten Kudus dan Demak, tepatnya di sekitar Jembatan Tanggulangin kembali terjadi. Hal ini diperparah dengan pengguna jalan yang nekat ngeblong saat lalu lintas padat. Terutama bus. Kemacetan ini, disebabkan oleh pemasangan satu girder di Jembatan Tanggulangin C.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Kudus sekitar pukul 16.00 kemarin, kemacetan terjadi mulai dari Hotel Griptha hingga melewati Jembatan Tanggulangin atau masuk ke Kabupaten Demak. Kendaraan dari Kudus berjajar tiga sap untuk melewati Jembatan Tanggulangin. Kemacetan ini hingga sejauh sekitar 1 kilometer.

Selain di lajur jalan utara ke selatan (Kudus-Demak), kemacetan juga terjadi di lajur barat ke timur atau Jalan Lingkar Selatan kendaraan menumpuk hingga Proliman Tanjung. Jaraknya sekitar 500 meter.

Triyanto, 40, salah satu pengguna jalan, mengatakan, adanya kemacetan ini, dia sering menjumpai pengendara jalan yang nekat ngeblong alias menerobos jalur yang tidak semestinya dengan melawan arus. ”Kalau ngeblong itu terjadi ketika tak ada polisi bertugas. Namun ketika ada polisi, pengendara tak berani,” ungkapnya.

Hal senada juga diungkapkan Rahman, pengguna jalan lain. Ia kerap menjumpai kendaraan yang ngeblong saat terjadi kemacetan. Itu terjadi saat tak ada polisi yang berjaga. ”Saat ada polisi bus yang ngeblong pernah ada yang disuruh atret polisi. Pelanggaran ini sering terjadi di daerah Karanganyar, Demak,” katanya.

Terpisah, Kanit Satlantas Polres Demak Setyo, mengatakan, pihaknya sering menjumpai pelanggaran dari pengguna jalan. Mereka nekat masuk ke lajur timur. Padahal seharusnya dari selatan (Demak) harus menggunakan jalur barat.

Pihaknya sudah melakukan penilangan bagi pengguna jalan yang melanggar lalu lintas tersebut. Terutama yang ngeblong. Tak hanya itu, ia juga meminta pengguna jalan atret sampai penggalan ujung jalan. Kemudian dipaksa masuk jalur yang semestinya (jalur barat). Tindakan ini, agar pengguna jalan yang ngeblong merasa jera.

Sementara itu, Kanit Patwal Polres Kudus Iptu Sulis, menyatakan, pembukaan arus lalu lintas (contra flow) dilakukan pukul 17.00-17.30. Dalam waktu tersebut, pengguna jalan dari Demak menuju Kudus diperbolehkan masuk menggunakan jalur timur. ”Ini dikarenakan proyek pembangunan jembatan hanya melakukan pemasangan satu gilder (baja landasan jembatan),” terangnya.

Tepisah, Alik Mustaqim, Pejabat Pembuat Keputusan (PPK) Underpass Karangsawah -pihak yang bertanggung jawab pembangunan Jembatan Tanggulangin C- meminta maaf atas terganggunya arus lalu lintas di sekitar Jembatan Tanggulangin ini. Dia berharap, pengguna jalan memaklumi karena adanya kegiatan proyek pembangunan Jembatan Tanggulangin C itu.

”Minta doanya saja supaya jembatan bisa dipercepat pembangunannya. Targetnya sudah bisa dilalui saat Lebaran nanti,” ungkapnya. (gal)

]]>
Ali Mustofa Thu, 21 Mar 2019 11:06:14 +0700
<![CDATA[Undian Pembagian Lapak Dinilai Bermasalah, Pedagang Pasar Kirig Protes]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/20/126359/undian-pembagian-lapak-dinilai-bermasalah-pedagang-pasar-kirig-protes https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/20/undian-pembagian-lapak-dinilai-bermasalah-pedagang-pasar-kirig-protes_m_126359.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/20/undian-pembagian-lapak-dinilai-bermasalah-pedagang-pasar-kirig-protes_m_126359.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/20/126359/undian-pembagian-lapak-dinilai-bermasalah-pedagang-pasar-kirig-protes

Puluhan pedagang di pasar Prapat Desa Kirig, Mejobo, protes karena merasa tak adil pembagian lapak kepada Dinas Perdagangan Kudus kemarin.]]>

MEJOBO – Puluhan pedagang di pasar Prapat Desa Kirig, Mejobo, protes karena merasa tak adil pembagian lapak kepada Dinas Perdagangan Kudus kemarin. Mereka meluapkan kekesalannya pada saat Kabid Pengelolaan Pasar Andi Imam Santoso bersama Kasi Pendapatan, Ketertiban, dan Kebersihan Moch. Kaden menyambangi pasar tersebut.

Salah satu pedagang Yanti, mengatakan, protes ini sebetulnya dipicu oleh ketidakpuasan beberapa pedagang karena tempatnya tidak dapat berdampingan. Pedagang yang memiliki dua tempat itu, ternyata tidak memasukkan satu berkas tetapi dua berkas. Sehingga ketika diundi maka lapak yang diterima tidak dapat berdampingan.

Sebetulnya lanjut Yanti, pihak Dinas Perdagangan sudah menyosialisasikan masalah pengundian kepada para pedagang sebanyak dua kali. Ia dan pedagang yang memiliki dua atau lebih los untuk melaporkan. Sehingga bila diundi maka lapaknya akan berdampingan.

”Ya sebenarnya yang bermasalah pedagang yang memiliki dua lapak. Mereka protes karena lapak mereka tidak bisa berdampingan saat diundi.Makanya mereka protes. Nah, ujung-unjungnya berpengaruh juga dengan pedagang lainnya yang sudah sesuai aturan pengundian,” tegasnya.

Sementara itu, salah satu pedagang yang protes Tumijah, mengatakan, tidak terima atas hasil pengudian lapak yang dilakukan Dinas Perdagangan. Menurutnya, sebagai pedagang yang telah lama berjualan di pasar tersebut, ia menginginkan agar tata letak lapak pedagang bisa kembali lagi seperti sediakala. ”Saya pinginnya memperoleh tempat seperti dulu, karena saya udah lama berdagang di sini,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kudus Sudiharti melalui Kabid Pengelolaan Pasar Andi Imam Santoso mengatakan, saat ini pihaknya masih mencari solusi. Ditegaskannya, semua pedagang yang biasa berjualan di pasar Prapat akan mendapatkan tempat.

”Kami tidak akan memasukkan pedagang baru. Untuk itu, meminta kepada pedagang yang merasa belum mendapatkan tempat agar bersabar, karena semua pedagang nantinya dapat berjualan di lokasi yang baru di bangun,” ungkapnya. 

]]>
Ali Mustofa Wed, 20 Mar 2019 14:40:29 +0700
<![CDATA[Gus Muwafiq Ajak Masyarakat Kudus Jaga Persatuan Jelang Pemilu]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/19/126075/gus-muwafiq-ajak-masyarakat-kudus-jaga-persatuan-jelang-pemilu https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/19/gus-muwafiq-ajak-masyarakat-kudus-jaga-persatuan-jelang-pemilu_m_1553067698_126075.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/19/gus-muwafiq-ajak-masyarakat-kudus-jaga-persatuan-jelang-pemilu_m_1553067698_126075.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/19/126075/gus-muwafiq-ajak-masyarakat-kudus-jaga-persatuan-jelang-pemilu

Cuaca yang begitu dingin disertai rintik hujan, terasa hangat ketika Gus Muwafiq memaparkan mauidhoh hasanahnya, Minggu (17/03). Ia mengajak jaga persatuan.]]>

KUDUS -  Cuaca yang begitu dingin disertai rintik hujan, terasa hangat ketika Gus Muwafiq memaparkan mauidhoh hasanahnya, Minggu (17/03). Ia mengajak ratusan masyakat Kudus yang menghadiri Tablig Akbar di Alun-alun Kudus, agar tak termakan hoax dan menjaga persatuan menjelang pemilu 2019.

Pada mauidhoh hasanahnya, Gus Muwafiq mengatakan, agar selalu merawat Indonesia. Karena Indonesia itu terdiri dari suku, bahasa, kebudayaan yang berbeda. Kyai Asal Jogjakarta ini juga menegaskan, bila orang Indonesia tak mengerti prinsip, maka Indonesia akan terpecah belah.

Sementara untuk menanggulangi hoax, masyarakat harus pintar menelaah berita yang dikomsumsi sehari-harinya. Masyarakat dituntut menggunakan akal sehatnya untuk memerangi berita hoax tersebut.

” Semangat persatuan dalam menghadapi perbedaan harus selalu kita jaga demi menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ungkapnya.

Acara Tabligh Akbar itu juga dihadiri oleh Bupati Kudus Tamzil dan jajaran Forkopimda. Dalam sambutannya, Tamzil menghimbau masyarakat Kudus agar tak terpancing berita hoax. Masyarakat Kudus diharapkan tak golput saat pemilu 2019 April nanti.

”Masyarakat Kudus harus ikut andil mengawasi penghitungan suara nanti, agar meminimalisir kecurangan. Serta cerdas dalam menentukan pilihan, pasalnya ini akan berpengaruh lima tahun kedepan,” katanya.

Sedangkan Kapolres Kudus Saptono, dalam sambutannya, mengatakan, menjelang pemilu diharapkan masyarakat kudus tetap kondusif. Agar tercipta pemilu yang aman, sehat, damai dan sejuk. Ia juga menjamin kebebasan pilihan masyarakat, pihak Polisi maupun TNI tak ada upaya melakukan intervensi.

”Kami menjamin kebebasan masyarakat menentukan hak pilihnya. Serta menghimbau jangan golput nanti,” ungkapnya.

Acara tabligh akbar tersebut dimeriahkan pula dengan tari Sufi. Para penari tampil di bawah rintik hujan dan cuaca yang dingin. Ada pula penampilan rebana yang mengiringi penampilan para penari. Acara tersebut berakhir pada pukul 00.00 wib, dengan ditutup doa yang dipimpin KH. Maksum AK. (gal).

]]>
Ali Mustofa Tue, 19 Mar 2019 14:36:30 +0700
<![CDATA[Dewan Komitmen Tingkatkan Integritas untuk Wujudkan Good Governance]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/19/126040/dewan-komitmen-tingkatkan-integritas-untuk-wujudkan-good-governance https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/19/dewan-komitmen-tingkatkan-integritas-untuk-wujudkan-good-governance_m_126040.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/19/dewan-komitmen-tingkatkan-integritas-untuk-wujudkan-good-governance_m_126040.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/19/126040/dewan-komitmen-tingkatkan-integritas-untuk-wujudkan-good-governance

Sebanyak 45 anggota DPRD Kabupaten Kudus akhir pekan lalu mengikuti workshop di Hotel Horison Nindya, Semarang. Ada beberapa hal yang jadi fokus workshop itu.]]>

SEMARANG – Sebanyak 45 anggota DPRD Kabupaten Kudus akhir pekan lalu mengikuti workshop di Hotel Horison Nindya, Semarang. Ada beberapa hal yang jadi fokus workshop itu. Salah satunya, peningkatan integritas anggota DPRD.

Ketua DPRD Kabupaten Kudus Achmad Yusuf Roni mengungkapkan, bimtek atau workshop itu merupakan agenda rutin untuk peningkatan kapasitas anggota dewan. Sebelumnya, semua anggota DPRD Kudus juga mengikuti workshop sebelum penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Derah (RPJMD). Tentunya, bimtek disesuaikan dengan kondisi yang akan dihadapi oleh para anggota DPRD.

TINGKATKAN INTEGRITAS: Anggota DPRD Kabupaten Kudus mengikuti workshop untuk meningkatkan integritas guna mendukung terwujudnya good governance. (HUMAS DPRD KUDUS FOR RADAR KUDUS)

Akhir pekan lalu, mulai 15-17 Maret 2019, semua anggota DPRD kembali mengikuti bimtek. Pada workshop yang digelar di Semarang itu, lebih ditekankan pada peningkatan integritas anggota DPRD. Workshop sendiri mengambil tema “Prinsip-Prinsip Good Governance dalam Menopang Terwujudnya Pemerintahan yang Maju,”.

”Bimtek ini, tentunya kita laksanakan dengan materi-materi yang update. Disesuaikan dengan perkembangan dinamika politik dan aturan-aturan yang ada. Kali ini tentang bagaimana menciptakan budaya integritas. Nah sebelumnya, mengkaji tentang perda RPJMD. Kebetulan momennya dekat dengan penyusunan RPJMD,” jelasnya.

Karena workshop itu berkaitan dengan peningkatan integritas, salah satu narasumbernya merupakan mantan pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ada juga dari unsur akademisi dan motivator. Bimtek itu juga dibuka langsung oleh Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Mohammad Arief Irwanto.

Para anggota DPRD Kudus diberi trik bagaimana meningkatkan budaya integritas. Termasuk mencermati titik-titik mana yang rawan penyalahgunaan kewenangan. Agar, anggota DPRD bisa menjalankan tugas dan fungsinya sesuai dengan regulasi.

”Mantan pegawai KPK kita hadirkan, materinya lebih ke bagaimana upaya-upaya pencegahan,” imbuh politikus PDIP ini.

Yusuf berharap, selesai workshop selama tiga hari itu, anggota DPRD Kudus bisa meningkatkan integritas dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Baik sebagai wakil rakyat maupun mitra pemerintah.

]]>
Ali Mustofa Tue, 19 Mar 2019 11:12:47 +0700
<![CDATA[Jelang UNBK, Makam Sunan Kudus Ramai Diziarahi Siswa]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/18/125867/jelang-unbk-makam-sunan-kudus-ramai-diziarahi-siswa https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/18/jelang-unbk-makam-sunan-kudus-ramai-diziarahi-siswa_m_125867.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/18/jelang-unbk-makam-sunan-kudus-ramai-diziarahi-siswa_m_125867.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/18/125867/jelang-unbk-makam-sunan-kudus-ramai-diziarahi-siswa

Menjelang Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang diselenggarakan April nanti, kawasan Makam Sunan Kudus dipadati pengunjung kemarin.]]>

 KOTA Menjelang Ujian Nasional Berbasis Komputer  (UNBK) yang diselenggarakan April nanti, kawasan Makam Sunan Kudus dipadati pengunjung kemarin. Para pengunjung didominasi oleh siswa SMA sederajat.

 Kepadatan terlihat sejak pukul 09.00 dari parkiran hingga depan Menara Kudus. Ada puluhan siswa yang memakai seragam lengkap akan berziarah. Sedangkan di depan Menara ada siswa yang selesai berziarah peziarah dan memilih mengabadikan potret mereka di depan Menara Kudus. Kepadatan terus berlanjut hingga hari petang. Diperkirakan hingga pukul 20.00 akan semakin padat.

Rizka salah satu siswi dari MA Alma’ruf Kudus mengatakan, kedatangan mereka untuk berziarah menjelas ujian. Mereka berdoa agar diberikan kelancaran saat UNBK nanti. Supaya nantinya bisa lulus dengan nilai maksimal dan bisa diterima diperguruan tinggi favorit.

”Kami juga melakukan upaya maksimal dengan belajar lebih giat. Serta kami juga tak lupa untuk berdoa agar usaha kami juga lancar,” ungkapnya.

Pengurus YM3SK, Denny Nur Hakim mengungkapkan, kedatangan pengunjung tiap harinya mampu mencapai 1000 hingga 1500 orang perharinya. Jumlah itu hanya yang tercatat dibuku tamu saja. Sedangkan di lapangan bisa lebih dari itu. Karena peziarah yang datang ada yang tak mengisi buku tamu.

”Jumlah pengunjung belum bisa dipastikan. Kalau akhir pekan jumlah peziarah bisa meningkat. Apalagi menjelang UNBK ini, peziarah banyak didominasi anak sekolah,” ungkapnya.

Terpisah Kordinator Terminal Bakalan Krapyak Rosikan, menuturkan, jumlah bus peziarah kemarin mencapai 40 bus. Itu pun disaat pagi hari. Ia memprediksi jumlah pengunjung bisa meningkat ketika sore sampai malam. Rosi juga menyatakan, ketika menjelang bulan Ramadan bus yang terparkir mampu mencapai 150 per harinya. ”Ketika hari biasa bus mencapai 10 unit saja perhari. Di akhir pekan dan dua minggu bulan Rajab jumlah peziarah diprediksi akan naik drastis,” ungkapanya. (gal)

]]>
Ali Mustofa Mon, 18 Mar 2019 15:38:53 +0700
<![CDATA[Bagi-bagi Uang jelang Pemilu, Caleg Dimakan Barongsai]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/18/125866/bagi-bagi-uang-jelang-pemilu-caleg-dimakan-barongsai https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/18/bagi-bagi-uang-jelang-pemilu-caleg-dimakan-barongsai_m_125866.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/18/bagi-bagi-uang-jelang-pemilu-caleg-dimakan-barongsai_m_125866.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/18/125866/bagi-bagi-uang-jelang-pemilu-caleg-dimakan-barongsai

Tim barongsai dari federasi olahraga barongsai indonesia Kudus beraksi di car free day kemarin. Barongsai ini menampilkan visualisasi untuk menolak politik uang]]>

KOTA – Tim barongsai dari federasi olahraga barongsai indonesia (Fobi) Kudus beraksi di car free day kemarin. Berbeda dengan aksi yang dipentaskan biasanya, barongsai ini menampilkan visualisasi untuk menolak politik uang. Aksi yang berjudul barongsai makan caleg ini cukup menyita perhatian masyarakat yang ada di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus.

Ketua Bawaslu Kudus Wahibul Minan melalui Koordinator Divisi Hukum, Data, dan Informasi Bawaslu Kudus Bahrudin mengungkapkan, menjelang penyelenggaraan Pemilu yang hanya tinggal sebulan ini, pihaknya gencar menghimbau masyarakat untuk menolak politik uang. Bekerja sama dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) di Kudus, Bawaslu menggelar acara sosialisasi dan deklarasi tolak potik uang seperti yang dilakukan kemarin.

”Tak henti kami ajak masyarakat kampanye tolak poitik uang, hoax, isu sara, dan ujaran kebencian,” katanya.

Selain aksi teatrikal, pihaknya juga melakukan deklarasi tolak politik uang. Ia mengajak pemerintah, dan masyarakat untuk berkomitmen menolak money politik. Pihaknya juga menghimbau agar bisa melaporkan jika menemukan tindakan yang dimaksudkan.

Aksi teatrikal barongsai mulanya diwarnai dengan aksi bagi-bagi lembaran putih yang diibaratkan sebagai uang kertas oleh dua orang yang berperan sebagai caleg. Dengan mengenakan topeng dengan berpakaian warna biru dan merah, mereka berkeliling mendatangi warga. Kedua caleg tak henti-hentinya membagikan uang seraya meminta warga memilihnya di pemilu kelak.

Tak lama kemudian datang dua barongsai. Kemudian, kedua caleg yang sedang asyik bagi uang, dikejar barongsai. Keduanya lari terbirit-birit namun barongsai berhasil memburunya. Barongsai kemudian memakan para caleg. ”Kami bersama Bawaslu Kudus akan mengawal pemilu di Kudus. Kami berharap pemilu nanti bisa berjalan lancar dan kondusif, tanpa politik uang, hingga isu sara,” pungkas ketua panitia Miftahun umam.

]]>
Ali Mustofa Mon, 18 Mar 2019 15:27:49 +0700
<![CDATA[Aksi Free Style Reza SS di Milenial Road Safety Bikin Deg-degan]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/18/125864/aksi-free-style-reza-ss-di-milenial-road-safety-bikin-deg-degan https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/18/aksi-free-style-reza-ss-di-milenial-road-safety-bikin-deg-degan_m_125864.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/18/aksi-free-style-reza-ss-di-milenial-road-safety-bikin-deg-degan_m_125864.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/18/125864/aksi-free-style-reza-ss-di-milenial-road-safety-bikin-deg-degan

Puncak acara Milenial Road Safety Festival Kudus yang diselenggarakan oleh Polres Kudus berlangsung meriah. Aksi free style oleh Reza SS paling meriah.]]>

KOTA – Puncak acara Milenial Road Safety Festival Kudus yang diselenggarakan oleh Polres Kudus berlangsung meriah. Dari sederatan acara, aksi free style oleh Reza SS menjadi aksi yang paling menyedot perhatian massa yang berjumlah ribuan itu. Dengan sangat lincah stunt rider tersebut menunjukkan kemampuan untuk beratraksi dengan motornya.

Salah satu penonton, Andi, 25, mengaku terpukau dengan penampilan Reza SS. Secara gamblang ia mengungkapkan rasa kagumnya. ”Keren sekali, saya baru pertama kali lihat aksi semacam ini secara langsung,” katanya.

Tak hanya aksi free style, peragaan safety riding yang dipraktikkan oleh Satlantas Polres Kudus juga tak kalah menyita perhatian masyarakat. Tim dari satlantas Polres Kudus memberikan contoh cara berkendara yang baik. Mulai dari menggunakan helm dan memakai kendaraan yang lengkap. Hingga memberikan contoh berkendara melewati jalur zig zag.

Kapolres Kudus AKBP Saptono mengatakan, acara Milenial Road Safety Festival Kudus ini bertujuan untuk mengajak kaum milenial untuk bisa menjadi pelopor kesalamatan berlalu lintas. Maka dari itu kemarin, Polres Kudus bersama jajaran forkopimda dan masyarakat melakukan deklarasi tertib berlalu lintas.

”Selain bisa tertib utnuk berlalu lintas, deklarasi ini kami harapkan bisa menurunkan angka kecelakaan lalu lintas yang saat ini masih didominasi oleh kaum milenial,” katanya.

Dalam acara tersebut, Saptono juga mengaku sengaja menggandeng komunitas motor di Kudus untuk turut memeriahkan acara. Tak hanya sekadar itu, komunitas motor tersebut juga diharapakan bisa menjadi turut figur bagi masyarakat dalam berkendara.

”Komunitas motor ini kami harap bisa jadi pelopor untuk tertib berkendara. Sehingga bisa jadi figur bagi masyarakat,” imbuhnya.

Kapolres dengan tegas melarang anak di bawah umur untuk berkendara. Selain secara autran memang tidak diperbolehkan, kontrol emosi dan etika  juga bisa membahayakan pengendara lainnya. ”Kebanyakan anak usia tersebut ketika diijinkan untuk berkendara oleh orang tuanya, etika dan sopan satun dan respek mereka di jalan kurang. Dan memang tidak boleh karena mereka tidak memiliki SIM,” katanya.

Bupati Kudus Muhammad Tamzil, berharap acara ini bisa benar-benar tepat sasaran. Sehingga angka kecelakaan di Kudus bisa berkurang. Tertib berlalu lintas menurutnya, menjadi sangat penting untuk keselamatan diri dan pengendara lain. ”Pemkab Kudus juga terus berupaya melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah, hingga ke tingkat desa,” katanya.

Acara yang didukung penuh oleh PT. Nojorono ini juga turut menghadirkan hiburan lainnya bagi masyarakat Kudus. Band kenamaan asal Jakarta bernama Souljah semakin menambah kesemarakan acara puncak Milenial Road Safety Festival Kudus. Selian itu juga menghadirkan band pendukung Astroboy, Sumory komunitas motor, marching band dari SMK Wisuda Karya, flash mob, hingga aksi free style.

]]>
Ali Mustofa Mon, 18 Mar 2019 15:12:49 +0700
<![CDATA[Diberi Tips Bikin Artikel Populer, Guru Antusias Ikuti Pelatihan]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/18/125862/diberi-tips-bikin-artikel-populer-guru-antusias-ikuti-pelatihan https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/18/diberi-tips-bikin-artikel-populer-guru-antusias-ikuti-pelatihan_m_125862.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/18/diberi-tips-bikin-artikel-populer-guru-antusias-ikuti-pelatihan_m_125862.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/18/125862/diberi-tips-bikin-artikel-populer-guru-antusias-ikuti-pelatihan

Hari terakhir pelatihan guru menulis yang dilaksanakan pusat belajar guru (PBG) bersama dengan Jawa Pos Radar Kudus berlangsung seru.]]>

KOTA Hari terakhir pelatihan guru menulis yang dilaksanakan pusat belajar guru (PBG) bersama dengan Jawa Pos Radar Kudus berlangsung seru. Peserta diberikan materi yang lebih detail. Juga menyelipkan permainan-permainan menarik agar peserta fokus.

Pelatihan dibagi dua sesi. Sesi pertama disampaikan Eko Nur Budi. Materi yang disampaikan berkaitan dengan swasunting dan pentingnya menulis sebagai syarat kenaikan pangkat.

”Ya, kelemahan guru pada saat menulis itu kurang referensi, sehingga isi atau bahan tulisan yang dibuat ada yang kurang tepat. Maka, guru juga dituntut untuk rajin membaca, tidak hanya siswa,” ujarnya.

Dia, menambahkan, animo menulis dibutuhkan sejalan peningkatan profesi yang berhubungan dengan karir dan pangkat. Hal ini terkait dengan aturan pengembangan keprofesian berkelanjutan (PKB).

Ditambahkan, kenaikan pangkat syaratnya harus terpenuhi pengembangan diri, dan publikasi ilmiah salah satunya penulisan artikel. Namun, menulis masih menjadi momok dan sulit untuk menuangkan ide-ide.

”Maka, adanya pelatihan ini mampu memberikan motivasi, dan semangat untuk menulis. Saya juga tak hanya menyampaikan secara teori, tapi peserta praktik menulis yang dibagi dalam beberapa kelompok,” ungkapnya.

Untuk sesi selanjutnya, pemateri dari Redaktur Jawa Pos Radar Kudus Noor Syafaatul Udhma. Dia menyampaikan materi lebih kepada konsentrasi menulis dan tips agar tidak moody.

”Ya, saya ajarkan peserta menulis itu bukan sesuatu yang sulit. Misalnya moody, bisa melakukan hal yang disukai. Misalnya memasak, makan, membaca, atau mendengarkan musik. Setelah mood baik, baru menulis,” terangnya usai memberi games konsentrasi.

Menurutnya, peserta guru menulis semangatnya sudah mulai ada. Terbukti, dengan aktif bertanya dan semi-semi curhat kalau bad mood (rasa bosan) selalu menghampiri. Namun, dalam materi kedua lebih pada tips-tips untuk bisa fokus menulis, jadikan sebuah kesenangan. 

]]>
Ali Mustofa Mon, 18 Mar 2019 14:57:16 +0700
<![CDATA[Sepekan Jelang Kirab Banyu Kauripan, Pembuatan Gentong Dipercepat]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/18/125859/sepekan-jelang-kirab-banyu-kauripan-pembuatan-gentong-dipercepat https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/18/sepekan-jelang-kirab-banyu-kauripan-pembuatan-gentong-dipercepat_m_125859.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/18/sepekan-jelang-kirab-banyu-kauripan-pembuatan-gentong-dipercepat_m_125859.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/18/125859/sepekan-jelang-kirab-banyu-kauripan-pembuatan-gentong-dipercepat

Sepekan menjelang kirab Bayu Kauripan, pembuatan gentong dipercepat. Hingga kemarin, pengerjaan sudah mencapai 80 persen, dan akan dikirim ke beberapa desa.]]>

KOTA – Sepekan menjelang kirab Bayu Kauripan, pembuatan gentong dipercepat. Hingga kemarin pengerjaan sudah mencapai 80 persen. Nantinya gentong tersebut akan dikirim ke beberapa desa yang memiliki sumber mata air atau mbelik. Sepekan lagi desa yang memiliki mbelik mengikuti kirab Bayu Kauripan di Alun-alun Simpang Tujuh.

Divisi Artistik Ta’asis Menara Kudus, Aris mengatakan, pihaknya menargetkan gentong tersebut selesai pada hari Kamis. Setelah itu, akan dilakukan pengiriman ke beberapa desa yang ikut dalam kirab Banyu Kauripan. Sedangkan untuk tahap pengiriman ke desa baru dilakukan 30 persen.

Aris menuturkan, gentong tersebut sepenuhnya sudah selesai dibuat di perajin. Namun pengerjaan yang dilakukan di Menara Kudus hanya untuk mempercantik. Pihak panitia memberikan goresan corak dan warna pada gentong tersebut.

”Untuk satu gentong biasanya dikerjakan dua orang. Sedangkan waktu pengerjaan bisa mencapai 4 jam,” tuturnya.

Aris juga membentuk tim khusus, guna menyosialisasikan tentang kirab banyu kauripan tersebut. Dengan dikerahkannya tim tersebut, ia berharap bisa mempersatukan pemangku mbelik. Sehingga mereka bisa ikut berkontribusi mengikuti kegiatan kirab di tanggal 25 Maret nanti. ”Ini ibarat ngumpulke balung kecer untuk dapat memeriahkan acara kirab nantinya,” katanya.

Sementara itu Abdul Jalil mengatakan, sebelum sumber mata air diarak menuju Menara Kudus akan dibarengi dengan khataman alquran sebanyak 19 kali. Tepat pada pembacaan doa khataman alquran itu, dijadwalkan air yang diarak sudah sampai di Menara Kudus.

Tujuan dari kegiatan itu, Jalil, menjelaskan, sebagai pengenalan tentang prasasti, baik teks dan konteksnya. Untuk menggali instrumen penggerak budaya berupa air dan makanan, termasuk situasi sosial-politik saat didirikannya ‘negeri’ Kudus. Juga sebagai upaya refleksi, untuk senantiasa mempertahankan Kudus tetap pada khiththanya. ”Nanti akan dibahas lebih lanjut pada Jagong Gusjigan, di tanggal 24 Maret,” katanya. (gal)

]]>
Ali Mustofa Mon, 18 Mar 2019 14:46:29 +0700
<![CDATA[Petik Pidato Bung Karno di Apel Kebangsaan, Ganjar: Jaga NKRI!]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/18/125854/petik-pidato-bung-karno-di-apel-kebangsaan-ganjar-jaga-nkri https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/18/petik-pidato-bung-karno-di-apel-kebangsaan-ganjar-jaga-nkri_m_125854.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/18/petik-pidato-bung-karno-di-apel-kebangsaan-ganjar-jaga-nkri_m_125854.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/18/125854/petik-pidato-bung-karno-di-apel-kebangsaan-ganjar-jaga-nkri

Lagu Bagimu Negeri mengiringi penyerahan simbol kebangsaan oleh para tokoh nasional kepada generasi muda. Apel Kebangsaan ini digelar di Lapangan Pancasila.]]>

SEMARANG - Lagu Bagimu Negeri mengiringi penyerahan simbol kebangsaan oleh para tokoh nasional kepada generasi muda. Pada Apel Kebangsaan di Lapangan Pancasila Semarang, Minggu (17/3) siang, simbol kebangsaan diserahkan dengan harapan semangat cinta tanah air dapat terus dilanjutkan. Para tokoh memberikan simbol di atas panggung utama, dari kanan kiri panggung bendera merah putih raksasa dibentangkan di antara ribuan warga yang sudah memadati lapangan sejak pagi. Masih dalam iringan lagu Bagimu Negeri, warga menepi memberikan ruang kepada lambang negara itu.  Beberapa warga larut dalam suasana yang cukup  menyentuh. Acara kemudian ditutup dengan pembacaan deklarasi menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) diikuti pembebasan ratusan ekor merpati putih dari sangkar.

Sebelumnya, sejumlah tokoh dan para ulama, termasuk Gubernur Ganjar Pranowo menyerukan orasi kebangsaan di hadapan ribuan hadirin. Mereka datang dari seluruh penjuru Provinsi Jawa Tengah dan kompak mengenakan ikat kepala merah putih. Sesuai tema Apel Kebangsaan ”Kita Merah Putih”.

Dalam orasinya, Gubernur Ganjar mengutip pidato Bung Karno saat pertama dilantik menjadi presiden RI. Dikatakan, sejak republik ini berdiri, ancaman terbesar sejatinya bukan dari luar. Melainkan pertikaian antarwarga sendiri.

NKRI KUAT: Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Wagub Gus Yasin, Forkopimda Jateng, dan tokoh nasional hadir dalam Apel Kebangsaan di Lapangan Pancasila Semarang kemarin. (RADAR SEMARANG)

”Lihat bangsa kita sekarang ini. Fitnah, hoaks merajalela. Tuduh menuduh. Apakah fitnah dan hoax akan kita biarkan? Apakah permusuhan yang merusak sendi-sendi kebangsaan akan kita biarkan? Saya yakin semua berkata tidak,” teriak gubernur.

Tidak cukup berkata tidak. Perlu aksi nyata dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Oleh sebab itu, gubernur mengajak segenap masyarakat Indonesia untuk menjaga lisan dan jari dalam berdemokrasi. Ia mengajak untuk senantiasa mengingat ajaran leluhur menjaga persatuan Indonesia.

”Boleh berbeda pendapat, tapi harus saling hormat. Jangan sampai perbedaan pilihan menghancurkan persaudaraan kita. Kita adalah merah putih. Kita Indonesia,” pesannya.

Menjaga kesatuan bangsa menjadi hal penting. Jangan sampai, hanya karena pemilu masyarakat Indonesia terpecah belah. Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Prof Mahfud MD dalam orasinya mengatakan, justru pemilu adalah cara untuk menyatukan NKRI. ”Saat ini kita apel merah putih. Mari berwatak, berjiwa dan berlaku merah putih. Simbol berani melawan ketidakadilan, melawan korupsi. Kita juga harus putih agar kita bersih dari perilaku korupsi,” ajak dosen Universitas Islam Indonesia (UII) Jogjakarta ini. Ajakan yang sama disampaikan KH Maimoen Zubaer dalam orasinya. Ia mengajak warga menjaga persatuan dan kesatuan di Jawa Tengah dan Indonesia.

Semangat menjaga persatuan juga dikobarkan Habib Luthfi bin Yahya. Melalui orasinya, ulama kharismatik dari Pekalongan ini juga membakar semangat massa. ”Apakah kalau sudah berkumpul seperti ini, kita ragu dengan kekuatan Indonesia?” ujarnya sembari mengepalkan tangan dan meminta massa menjawab dengan tegas.

Ia mengibaratkan seperti lautan yang setiap detik dimasuki air dalam jumlah besar yang membawa sampah dan semacamnya. Habib mengatakan bahwa laut selalu meminggirkan segala sesuatu yang hendak mengotorinya. ”Begitu pula kita. Seperti lautan harus bisa menyingkirkan hal-hal yang mengotori persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia,” pesannya.

Kini, kata Habib Luthfi, mejadi tanggung jawab semua orang untuk memberikan kontribusi untuk mempertahankan persatuan dan kesatuan yang sudah diperjuangkan pendahulu bangsa.

Sementara Gus Muwafiq menyebut apel kebangsaan telah menunjukkan bahwa bangsa ini ada dengan keberagamannya. Ia pun mengajak untuk menjaga merah putih yang selama ini menyatukan dari Sabang sampai Merauke. ”Kibarkan bendera Indonesia. Boleh mengibarkan bendera apapun. Sandingkan dengan merah putih. Tapi jangan untuk mengganti Merah Putih,” ujar Gus Muwawiq dalam acara yang dipandu MC Desta dan Vincent itu.

Tidak hanya melalui orasi, pesan kebangsaan juga disampaikan lewat penampilan pengisi acara. Seperti Slank yang mengajak untuk memerangi hoax. Ia menilai hoax dapat merusak persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Di sela penampilannya, Bimbim, pentolan Slank, meminta para Slankers dan tamu undangan agar tidak menggubris para penebar hoax.

”Yang selalu ngasih energi negatif, yang selalu nge-hoax, jangan diladenin,” ujarnya kepada para Slankers dari berbagai wilayah. Di atas panggung, Slank juga sempat membawakan lagu Ku Tak Bisa bersama Gubernur Ganjar Pranowo bersama wakilnya, Taj Yasin Maimoen.

Sebelumnya, grup Band Letto juga mengajak masyarakat Indonesia untuk menjaga kewarasan berpikir. Menurutnya, musuh bersama masyarkat Indonesia adalah ketidakwarasan dan kebodohan.  ”Kita nyanyi bersama untuk Indonesia. Kita tunjukkan kita semua bersaudara,” ujar Noe, vokalis Letto.  

Apel kebangsaan ini memang diikuti oleh seluruh elemen masyarakat tanpa terkecuali. Termasuk para difabel, salah satunya Muhammad Hilal Fadlullah dari Semarang yang dipercaya membacakan Pancasila di hadapan puluhan ribu warga. Hadir dalam Apel Kebangsaan tokoh lintas agama, Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono, Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi, Ketua DPRD Jateng Rukma Setyabudi, Wakil Ketua DPRD Jateng Ahmadi, Ketua MUI Jateng KH Ahmad Daroji, KH Munif Zuhri,  dan lainnya. Sementara Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto batal hadir.

Selain di Lapangan Simpang Lima, panggung Apel Kebangsaan "Kita Merah Putih" juga berdiri di Jalan Pahlawan. Di atas panggung ini, tampil Tarian Dewi Kwan Im 1000 Tangan, Tarian Kerukunan Umat oleh Forum Kerukunan Umat Beragama, pedangdut Nella Kharisma dan band lokal Rockstar Bandengan. Dalam acara yang dipandu MC Budi dan Anita itu, Ganjar sempat naik ke atas panggung dan berduet dengan Nella Kharisma menyanyikan lagu Sayang.

Sedangkan di atas panggung pendukung di Jalan Ahmad Yani, dibuka dengan tarian kebangsaan dan atraksi barongsai dari Paguyuban Satya Budi Dharma. Tampil juga Gamelawan feat Gafa Rock yang membawakan lagu dengan lirik berbahasa Jawa dan menggunakan gamelan sebagai alat musik utamanya. Juga penampilan Congkrok 17 dan ditutup perform Virsha. Virsha menyampaikan pesan jika perbedaan bukan alasan untuk saling menjatukan harus tetap damai.

Panggung di Jalan Pandanaran tak kalah meriahnya. Di panggung ini tampil band Armada menjadi obat pelega bagi penggemarnya. Band yang terkenal dengan lagu Asal Kau Bahagia ini mampu mengajak fans setianya mengikuti lagu tersebut dari awal sampai akhir, bahkan sampai berakhirnya acara. Vokalis Armada Band Rizal Armada membawakan 10 lagu mampu membius penonton yang kebanyakan ABG serta ibu muda. Tidak hanya itu, mereka mendokumentasikan konser tersebut dengan menggunakan HP android miliknya. Sebelum tampil band Armada, di panggung Jalan Pandanaran dimeriahkan Tarian Bhineka Shantinata dari Parisadha Hindu Dharma Indonesia (PHDI) dilanjutkan dengan penampilan umat Kristen, dan Andromeda Band dengan vokalis Daniel atau Bongseng dan Tata Item. (lhr/sga/cr4/cr5/hid/aro)

]]>
Ali Mustofa Mon, 18 Mar 2019 14:24:09 +0700
<![CDATA[Cegah Penyebaran DBD, Sahabat Lestari Lanjutkan Program Fogging]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/18/125809/cegah-penyebaran-dbd-sahabat-lestari-lanjutkan-program-fogging https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/18/cegah-penyebaran-dbd-sahabat-lestari-lanjutkan-program-fogging_m_125809.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/18/cegah-penyebaran-dbd-sahabat-lestari-lanjutkan-program-fogging_m_125809.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/18/125809/cegah-penyebaran-dbd-sahabat-lestari-lanjutkan-program-fogging

Sahabat Lestari Kudus kembali beraksi memberantas penyebaran demam berdarah dengue (DBD) di Kudus. Baru-baru ini, giliran Desa Purwosari yang di-fogging.]]>

KUDUS - Sahabat Lestari Kudus kembali beraksi memberantas penyebaran demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Kudus. Baru-baru ini, giliran Desa Purwosari, Kudus, yang di-fogging.

Merebaknya DBD di Kudus membuat keprihatinan beberapa pihak. Salah satunya Sahabat Lestari Kudus. Sebagai bentuk kepeduliannya, Sahabat Lestari Kudus menggelar penyemprotan sarang nyamuk secara gratis. Bahkan, aksi fogging disaksikan oleh Artis Raeshard Octaviansha sebagai Duta Sahabat Lestari.

"Untuk fogging kali ini kami lakukan di  Desa Purwosari, Kudus. Fogging menyeluruh dari mulai halaman hingga masuk ke rumah," ujar Raeshard.

Kegiatan ini bentuk kepedulian Sahabat Lestari Kudus tentang pemberantasan DBD. Sebab, di Kudus angka DBD cukup tinggi. ”Kegiatan ini juga atas laporan warga sekitar yang membutuhkan bantuan fogging dari Sahabat Lestari Kudus,” ungkapnya.

Jika ada warga yang menginginkan desanya mendapatkan fogging dari Sahabat Lestari dapat menghubungi Sahabat Lestari melalui sosial media.

"Warga Kudus dapat salam dari Mbak Rerie. Beliau juga menyampaikan semoga foggingnya dapat bermanfaat untuk warga. Sehingga warga dapat terhindar dari DBD," tambah pesinetron ganteng ini.

Sebelumnya, Sahabat Lestari Kudus sudah melakukan fogging di Kecamatan Gebog. Kegiatan ini akan berlanjut selama satu bulan penuh. Untuk titik selanjutnya, tim ini akan menyisir Kecamatan Undaan. Meliputi Desa Wates, Ngemplak, Karangrowo, Larikrejo, Lambangan, dan Terang Mas. Dilanjutkan di beberapa desa di Kecamatan Dawe.

]]>
Ali Mustofa Mon, 18 Mar 2019 10:43:44 +0700
<![CDATA[Syatta Imtiyaaz Thuvaila Meriahkan Istighotsah di Alun-Alun Kudus]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/18/125806/syatta-imtiyaaz-thuvaila-meriahkan-istighotsah-di-alun-alun-kudus https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/18/syatta-imtiyaaz-thuvaila-meriahkan-istighotsah-di-alun-alun-kudus_m_125806.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/18/syatta-imtiyaaz-thuvaila-meriahkan-istighotsah-di-alun-alun-kudus_m_125806.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/18/125806/syatta-imtiyaaz-thuvaila-meriahkan-istighotsah-di-alun-alun-kudus

Syatta Imtiyaaz Thuvaila tampil memukau memainkan musik relegi dalam acara zikir dan doa bersama di Alun-alun Simpang 7 Kudus Sabtu (16/3).]]>

KOTA – Syatta Imtiyaaz Thuvaila tampil memukau memainkan musik relegi dalam acara zikir dan doa bersama di Alun-alun Simpang 7 Kudus Sabtu (16/3). Sosok yang akrab disapa Syatta ini beraksi di hadapan sekitar 26 ribu siswa SD, SMP, dan SMA/SMK se-Kabupaten Kudus. Juga para tokoh agama dan para petinggi di Kabupaten Kudus.

Diberitakan sebelumnya sekitar 26 ribu siswa-siswi itu mengikuti zikir dan doa bersama. Peserta zikir terdiri dari jenjang SD, SMP, hingga SMA dan SMK sederajat. Acara ini diselenggarakan oleh Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam (AGPAI) Kabupaten Kudus. Kegiatan itu dalam rangka menguatkan mental siswa untuk menghadapi ujian nasional (unas).

Dengan memakai busana muslim serba putih, Syatta yang tak lain adik dari Binta itu tampil menarik dan komunikatif di depan para hadirin. Putri pasangan HM Hilmy (Dirut Mubarokfood) dan Hj Nujumullaily ini berhasil mengajak para tamu dan peserta istighotsah untuk turut bersalawat.

Setelah itu dilanjutkan dengan bermain biola plus satu lagu Nisa Sabyan yang berjudul Yaa Maulana. Para siswa dan tamu yang hadir dalam acara itu terlihat ikut bersenandung.

Syatta yang kini duduk di kelas VI SD Nawa Kartika ini sebelumnya dikenal sudah mempunyai segudang prestasi. Di antaranya juara II nasional lomba pidato pentas Pendidikan Agama Islam (PAI) tahun 2017 di Banda Aceh, juara II lomba story telling eks-Karisidenan Pati pada tahun yang sama. Juara I salawat bernada se-Kabupaten Kudus pada 2015, juara I baca puisi se-Kabupaten Kudus pada 2015, juara berbagai lomba MTQ, dan menyanyi di Kabupaten Kudus.

Seperti yang diketahui kemarin, ribuan siswa SD, SMP, SMA /SMK mengikuti istigosah bersama supaya diberikan kemudahan dan kelancaran menghadapi Ujian Nasional. Selain dihadiri Bupati Kudus, HM Tamzil juga para pejabat ASN, Ketua MUI dan sejumlah ulama. (gal)

]]>
Ali Mustofa Mon, 18 Mar 2019 10:38:27 +0700
<![CDATA[PBG dan Radar Kudus Kerja Sama Pelatihan Menulis Artikel Populer]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/18/125767/pbg-dan-radar-kudus-kerja-sama-pelatihan-menulis-artikel-populer https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/18/pbg-dan-radar-kudus-kerja-sama-pelatihan-menulis-artikel-populer_m_125767.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/18/pbg-dan-radar-kudus-kerja-sama-pelatihan-menulis-artikel-populer_m_125767.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/18/125767/pbg-dan-radar-kudus-kerja-sama-pelatihan-menulis-artikel-populer

Pusat Belajar Guru (PBG) dan Jawa Pos Radar Kudus bekerja sama berbagi ilmu penulisan kepada para guru di lantai II gedung PBG kemarin.]]>

KUDUS – Pusat Belajar Guru (PBG) dan Jawa Pos Radar Kudus bekerja sama berbagi ilmu penulisan kepada para guru di lantai II gedung PBG kemarin. Menulis memang disyaratkan untuk menunjang karir guru. Kegiatan ini digelar dua hari.

Sekitar 100 guru ikut dalam kegiatan ini. Dengan adanya pelatihan ini, tulisan guru bisa dimuat di media cetak. Selanjutnya bisa menghasilkan poin penilaian yang nantinya bisa untuk kenaikan karir.

Sementara pembukaan dihadiri Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kudus Joko Susilo, Kepala Pengelola PBG Imam Santoso, dan Direktur Jawa Pos Radar Kudus. Sebagai pemateri di hari pertama kemarin, ada Pemimpin Redaksi (Pemred) Jawa Pos Radar Kudus Zaenal Abidin dan Endang Siwi Ekoati, kepala SMPN 3 Bae sekaligus penulis dan penggerak literasi. Sedangkan di hari kedua hari ini, pelatihan akan diisi Eko Nur Budi, ketua redaktur jurnal PBG sekaligus guru SMAN 1 Kudus.

Imam Santoso mengatakan, pelatihan menulis ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan pengetahuan secara ilmiah. Baik kepada para guru maupun kepada khlayak luas. Serta mampu menunjang kepangkatan guru.

”Saat ini, program dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengharuskan satu guru membuat satu buku. Mau tidak mau guru dituntut menghasilkan karya itu," katanya.

Kabid Pendidikan Dasar (Dikdas) Disdikpora Kudus Suharto, mengaku, pihaknya sangat mengapresiasi kegiatan pelatihan guru menulis ini. Ia mengharapkan guru di Kabupaten Kudus bisa lebih eksis lewat karya tulisnya.

”Dengan menulis selain bisa menunjang kepangkatan guru, nilai positif lainnya mampu eksis dengan memberikan pesan poitif lewat sebuah tulisan,”ungkapnya.

Zainal Abidin memberikan treatment yang apik dan enak dicerna kepada guru yang hadir pagi itu. Ia mengatakan, menulis tak melulu soal gagasan yang rumit. Bahan tulisan bisa didapatkan dari kegiatan sehari-hari. Dari hal terkecil yang ada di sekitar lingkungan.

Zainal juga memberikan trik kepada peserta untuk meluangkan waktu setiap hari membaca artikel atau buku. Dari situlah kemampuan penulisan mampu terasah dengan baik. Selain itu, ia juga memberikan teknik dan penciptaan ide tulisan.

”Bapak-ibu guru untuk meningkatkan kemauan menulis, anggaplah menulis itu sebagai cinta bapak-ibu kepada istri atau suami. Maka dari situlah akan menepis keraguan untuk menulis,” ujarnya.

Antusiasme ditujukan peserta pelatihan. Di antaranya banyak peserta yang bertanya. Di antaranya, Erna 42, guru SMA 2 Bae. Ia mengaku sangat tertarik mengikuti kegiatan ini. Dia juga ingin eksis dengan tulisannya dimuat di media cetak, terutama di Jawa Pos Radar Kudus. Ke depan ia ingin menularkan ilmu menulisnya kepada muridnya di sekolah.

”Lewat tulisan saya bisa berbagi kepada siapapun, terutama murid saya. Semoga ke depan bisa mengajarkan materi ini (penulisan, Red) di sekolah,” ungkapnya. (gal)

]]>
Ali Mustofa Mon, 18 Mar 2019 08:46:41 +0700
<![CDATA[Ketua JPNU Ida Fauziah: Perempuan NU Tak Terpengaruh Hoax]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/16/125520/ketua-jpnu-ida-fauziah-perempuan-nu-tak-terpengaruh-hoax https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/16/ketua-jpnu-ida-fauziah-perempuan-nu-tak-terpengaruh-hoax_m_125520.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/16/ketua-jpnu-ida-fauziah-perempuan-nu-tak-terpengaruh-hoax_m_125520.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/16/125520/ketua-jpnu-ida-fauziah-perempuan-nu-tak-terpengaruh-hoax

Kaum perempuan Nahdlatul Ulama (NU) diminta untuk tidak terpancing berita yang tidak benar atau hoax. Apalagi sekarang ini hawa politik semakin panas.]]>

JATI – Kaum perempuan Nahdlatul Ulama (NU) diminta untuk tidak terpancing berita yang tidak benar atau hoax. Apalagi sekarang ini hawa politik semakin panas, tetap damai menjaga negara kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Hal ini disampaikan ketua umum Jaringan Perempuan Nahdlatul Ulama (JPNU) pusat Ida Fauziah dalam rakor JPNU kemarin (15/3) di Gedung Muslimat NU, Jati. Rakor diikuti perwakilan pengurus Muslimat, Fatayat, dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU).

”Sampai saat ini masih ada sembilan jutaan masyarakat yang percaya akan fitnah-fitnah. Apalagi ada pihak-pihak tertentu yang menyebarkan fitnah tersebut dari rumah ke rumah warga,” ungkapnya.

Ditambahkan, kebohongan dimunculkan terus menerus, bisa saja membuat orang percaya. Namun perempuan-perempuan NU harus cerdas. Bisa mengetahui yang  benar. Juga jeli untuk menanggapi berita-berita yang menyebarkan fitnah.

Dalam acara rakor dihadiri juga ketua Pimpinan Cabang NU (PCNU) Kudus KH. Asrofi Masyitoh. Dia mengungkapkan, perempuan NU ini pintar-pintar, dan harus tabayun menyikapi berita yang menyukut emosi.

”Ibu-ibu Muslimat, Fatayat punya jamaah pengajian. Melalui majelis taklim bisa menekan rasa emosi dan menggali ilmu yang benar,” terangnya.

Selain memberikan pesan kepada jaringan perempuan NU, juga dilakukan sosialisasi cara pencoblosan kartu suara yang sah. Peserta yang hadir dibagikan contoh kartu suara.

”Ini penting bagi perempuan. Terutama yang usianya separuh baya. Dengan kegiatan ini diharapkan perempuan tidak golput dan memberikan hak suaranya saat pemilihan umum (Pemilu),” imbuh Ida usai mengisi acara rakor. 

]]>
Ali Mustofa Sat, 16 Mar 2019 15:03:44 +0700
<![CDATA[Lagi, Dua Tahun Dibangun, Granit Menara Kudus Mengelupas]]> http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/16/125519/lagi-dua-tahun-dibangun-granit-menara-kudus-mengelupas https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/16/lagi-dua-tahun-dibangun-granit-menara-kudus-mengelupas_m_125519.jpg https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/thumbs/m/radarkudus/news/2019/03/16/lagi-dua-tahun-dibangun-granit-menara-kudus-mengelupas_m_125519.jpg http://radarkudus.jawapos.com/read/2019/03/16/125519/lagi-dua-tahun-dibangun-granit-menara-kudus-mengelupas

Rampung sekitar akhir 2017 lalu, granit di kawasan menara Kudus sudah mengelupas. Pengelupasan ini sudah terjadi berkali-kali. Padahal granit ini buatan India.]]>

KOTA Rampung sekitar akhir 2017 lalu, granit di kawasan menara Kudus sudah mengelupas. Pengelupasan ini sudah terjadi berkali-kali. Padahal granit satu ini buatan India yang harganya cukup mahal. Namun Dinas Pekerjaan  Pengelupasan ini mengklaim pengelupasan ini lantaran tidak kuat menahan beban.

Beberapa pekan ini, perawatan di kawasan Menara – Madurekso atau Masjid Menara Kudus gencar dilakukan. Satu titik selesai, mengerjakan di titik lain. Perawatan itu dilakukan sekitar 50 meter. Ditemui pula granit yang hilang sekitar 10 meter ke selatan dari pengerjaan.

Wahyudi, salah satu warga mengatakan, terpaparnya sinar matahari dan air diduga penyebab mengelupasnya granit tersebut. Tak heran perawatan itu sering dilakukan petugas.

Ia berharap perawatan bisa cepat selesai. Pasalnya jalan tersebut merupakan kawasan yang ramai. ”Meskipun ada sebagian terkelupas, namun petugas sigap melakukan perawaatan,” katanya.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kudus Heru Subiyantoko melalui Kasi Jalan Binamarga PUPR Umi Feriyanti mengatakan, penyebab dari terkelupasnya jalan Menara – Madurekso disebabkan faktor mobil yang melewati jalan tersebut. Karena material tak kuat menahan beban kendaraan berat.

Umi juga menjelaskan faktor kecepatan pengendara jalan juga mempengaruhi pengelupasan itu. Sedangkan untuk perawatan jalan, sebenarnya tak boleh dilalui selama 1x24 jam. Karena ditakutkan material semen belum benar-benar melekat.

Sedangkan untuk anggaran dana tak ada alokasi khusus dalam merawat jalan Menara- Madurekso. Besaran dana yang dikeluarkan yakni Rp 5 miliar. Dana ini sudah termasuk perawatan jalan se Kabupaten Kudus.

 Ia juga mengimbau bagi pengguna mobil agar tak melewati jalan tersebut. Ditakutkan akan membuat kondisi jalan semakin parah. Selain itu kawasan itu sebetulnya khusus untuk pedestrian atau peziarah. Jadi memang mengkhawatirkan jika terus menerus dilalui kendaraan. Apalagi yang bebannya cukup berat. ”Ada rambu-rambu mobil dilarang masuk kawasan tersebut. Tetapi karena tidak ada petugas di lapangan, mobil nekat masuk ke jalan Menara- Madurekso,” katanya. (gal)

]]>
Ali Mustofa Sat, 16 Mar 2019 14:59:09 +0700