Selasa, 23 Apr 2019
radarkudus
icon featured
Hukum & Kriminal

Simak Nih! Nasib Pencuri Kotak Amal Masjid saat Tertangkap Warga

12 April 2019, 14: 59: 16 WIB | editor : Ali Mustofa

TAK BERKUTIK: Kapolres Grobogan AKBP Choiron El Atiq meminta keterangan tersangka pencuri kotak amal masjid yang berhasil diringkus.

TAK BERKUTIK: Kapolres Grobogan AKBP Choiron El Atiq meminta keterangan tersangka pencuri kotak amal masjid yang berhasil diringkus. (SIROJUL MUNIR/RADAR KUDUS)

PURWODADI – Pemuda bernama Heri Sugiarto nekat mencuri kotak amal di masjid. Ironisnya, aksi itu tak hanya sekali dilakukan. Pria berusia 26 tahun itu sudah enam kali mencuri kotak amal di masjid.

Biasanya, tersangka menjalankan aksinya dini hari. Dalam menjalankan aksinya, tersangka pura-pura istirahat dan tiduran di masjid sambil mengawasi keadaan sekitar. Tersangka kemudian mematikan lampu masjid agar tidak terlihat. Selanjutnya mengeluarkan tang untuk mencungkil kotak amal.

Aksi pencurian yang terakhir dilakukan di Masjid Baitus Solihin pada Senin (25/3). Namun, aksi tersebut diketahui oleh seorang warga dan diteriaki maling. Warga pun menangkap tersangka dan menjadi sasaran amukan. Selanjutnya baru diserahkan ke Polsek Toroh.

Tersangka Heri Sugiarto mengaku mencuri kotak amal di masjid sudah enam kali. Di masjid yang berbeda-beda. Yaitu di masjid Desa Sukorejo, Danyang, Simpang Lima Purwodadi, dan Toroh. Cara mengambilnya dengan mencongkel kotak amal, kemudian mengambil uangya.

Dia mengaku mengambil uang di kotak amal karena motif ekonomi. Dirinya mencuri saat keadaan di masjid sepi dan lengah. Kotak amal yang diambil biasanya berada di luar masjid. Jika kotak amal kecil, pelaku biasanya membawa kabur juga kotak itu. ”Paling banyak uangnya ada Rp 200 ribu sampai Rp 1 juta. Uangya saya buat makan sehari-hari,” kata dia.

Kapolres AKBP Choiron El Atiq mengimbau agar pihak masjid meningkatkan pengamanan dengan memasang kamera CCTV dan meletakkan kotak amal di dalam masjid. Sehingga tidak mudah diambil oleh orang yang tak bertanggung jawab. ”Tersangka kami amankan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” terangnya.

(ks/mun/lid/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia