Rabu, 24 Apr 2019
radarkudus
icon featured
Inspirasi

Perdalam Tari untuk Jadi Pelatih

23 Maret 2019, 09: 12: 31 WIB | editor : Ali Mustofa

Fifi Aulia Puspitasari

Fifi Aulia Puspitasari (WISNU AJI/RADAR KUDUS)

DARA bernama lengkap Fifi Aulia Puspitasari ini, cinta kesenian daerah. Hal ini ditunjukkan lewat keterampilan menari sejak masih kecil. Hal ini dilakukan untuk nguri-uri kebudayaan Jawa. Untuk itu, saat punya waktu luang, dia isi dengan mengasah skill menarinya.

Fifi mengaku, ia suka menari awalnya sekadar melihat pertunjukan-pertujukan. Dari situlah ia tertarik mendalami. Hingga akhirnya memutuskan untuk belajar.

”Alhamdulillah orang tua support. Lalu, saya difasilitasi untuk berlatih di sanggar,” ungkap perempuan kelahiran Rembang, 16 Desember 1999 tersebut.

Dari situlah ilmunya diasah. Ia mulai mempelajari teori dan kemudian diikuti latihan gerakan. Kali pertama belajar, ia mengaku kaku. Namun lama-kelamaan luwes setelah terbiasa latihan.

Setiap kali latihan, ia ikuti dengan evaluasi. Saat ada kekurangan, ia tidak segan bertanya dengan guru pembimbing. Karena ini tidak sekadar menyalurkan hobi. Lebih dari itu, juga melatihnya menjadi perempuan feminin.

”Alhamdulillah usaha dan kerja keras tidak mengkhianati hasil. Kini, saya menguasai beberapa jenis-jenis tari tradisional dari berbagai daerah,” ucapnya.

Setelah menguasai sejumlah tari tradisional, warga Kecamatan Pamotan ini, kemudian mengikuti sejumlah lomba. Kebetulan ia diminta mewakili sekolahnya. Hasilnya, ia pun pernah mendapatkan juara terbaik.

Juara yang didapat itu, dari lomba tari tingkat Kabupaten Rembang. Namun, Fifi tidak puas dengan prestasi itu saja. Sebaliknya, ini menjadikannya terus memacu untuk memperdalam tari.

”Saya ingin skill menari terus berkembang. Syukur-syukur ke depan dapat menjadi seorang pelatih di kampung halaman saya,” imbuhnya. 

(ks/noe/lin/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia