Selasa, 23 Apr 2019
radarkudus
icon featured
Grobogan

Becek saat Hujan, Jalan Desa Asemrudung Akhirnya Dicor Satgas TMMD

21 Maret 2019, 12: 30: 23 WIB | editor : Ali Mustofa

GOTONG ROYONG: Prajurit Kodim 0717/Purwodadi bersama masyarakat mengecor jalan di Desa Asemrudung, Kecamatan Geyer. Kegiatan ini merupakan pelaksanaan TMMD kodim setempat.

GOTONG ROYONG: Prajurit Kodim 0717/Purwodadi bersama masyarakat mengecor jalan di Desa Asemrudung, Kecamatan Geyer. Kegiatan ini merupakan pelaksanaan TMMD kodim setempat. (INTAN M SABRINA/RADAR KUDUS)

GEYER – Tidak ada kata berat, letih dan lelah dalam pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) sengkuyung yang laksanakan di Desa Asemrudung, Kecamatan Geyer ini. Prajurit Kodim 0717/Purwodadi dan masyarakat kompak selesaikan pekerjaan fisik pengecoran. Jalan ini masih berupa tanah jadi becek saat musim hujan.

Berat sama dipikul ringan sama dijinjing, itulah yang dilaksanakan TNI anggota Koramil 09/Gundih bersama masyarakat. Berbagai sasaran fisik dikerjakan dengan cepat seperti pengecoran jalan rabat beton, rehab pos kamling, jambanisasi dan rehab musala.

Dandim 0717/Purwodadi Letkol Inf Asman Mokoginta mengatakan, jika suatu pekerjaan akan lebih baik bila dilaksanakan secara bergotong royong. Dengan kekompakan yang dilakukan prajuritnya ini maka tujuan pelaksanaan TMMD bisa tercapai.

”TMMD merupakan Operasi Bakti TNI, yang merupakan program terpadu tidak hanya membangun infrastruktur (fisik), akan tetapi juga membangun aspek sosial, kesehatan dan mempererat persaudaraan antar sesama (non fisik) agar kehidupan masyarakat lebih baik,” tuturnya.

Semangat gotong royong hendaknya terus dilestarikan sebagai warisan budaya bangsa yang sudah terbina dengan baik selama ini. Agar masyarakat tidak mudah dipecah belah oleh pihak manapun yang dapat merusak persatuan dan kesatuan bangsa.

Sedangkan, Kepala Dusun Asemrudung Martono merasa senang dan mengucapkan banyak terima kasih kepada anggota kodim dan jajarannya yang telah mengalokasikan program TMMD di desanya.

“Kegiatan TMMD ini bukan hanya domain TNI saja, akan tetapi kegiatan lintas sektoral yang melibatkan beberapa instasi pemerintahan. Bersama masyarakat secara sinergi dan berkesinambungan untuk membangun daerah pedesaan,” ujarnya.

Masyarakat Desa Asemrudung akan selalu mendukung program TNI demi menyejahterakan masyarakat di pedesaan agar tak terisolasi, sehingga bisa hidup lebih maju  dengan adanya pemerataan pembangunan.

“Masyarakat apabila terus bekerjasama dengan TNI tidak ada kata tidak bisa, semua permasalahan pasti akan dicarikan solusi penyelesaian. Seperti halnya yang dilakukan warganya untuk menyelesaikan pembangunan infrastruktur jalan Desa Asemrudung yang bahu membahu bersama TNI, berat sama dipikul ringan sama dijinjing,” pungkasnya. 

(ks/int/him/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia