Sabtu, 20 Apr 2019
radarkudus
icon featured
Kudus

Aksi Free Style Reza SS di Milenial Road Safety Bikin Deg-degan

18 Maret 2019, 15: 12: 49 WIB | editor : Ali Mustofa

MILENIAL SAFETY RIDING: Dari atraksi free style, formasi polwan safety riding hingga hiburan band disajikan untuk para milenial di area car free day Simpang Tujuh Kudus kemarin.

MILENIAL SAFETY RIDING: Dari atraksi free style, formasi polwan safety riding hingga hiburan band disajikan untuk para milenial di area car free day Simpang Tujuh Kudus kemarin. (DONNY SETYAWAN/RADAR KUDUS)

KOTA – Puncak acara Milenial Road Safety Festival Kudus yang diselenggarakan oleh Polres Kudus berlangsung meriah. Dari sederatan acara, aksi free style oleh Reza SS menjadi aksi yang paling menyedot perhatian massa yang berjumlah ribuan itu. Dengan sangat lincah stunt rider tersebut menunjukkan kemampuan untuk beratraksi dengan motornya.

Salah satu penonton, Andi, 25, mengaku terpukau dengan penampilan Reza SS. Secara gamblang ia mengungkapkan rasa kagumnya. ”Keren sekali, saya baru pertama kali lihat aksi semacam ini secara langsung,” katanya.

Tak hanya aksi free style, peragaan safety riding yang dipraktikkan oleh Satlantas Polres Kudus juga tak kalah menyita perhatian masyarakat. Tim dari satlantas Polres Kudus memberikan contoh cara berkendara yang baik. Mulai dari menggunakan helm dan memakai kendaraan yang lengkap. Hingga memberikan contoh berkendara melewati jalur zig zag.

Kapolres Kudus AKBP Saptono mengatakan, acara Milenial Road Safety Festival Kudus ini bertujuan untuk mengajak kaum milenial untuk bisa menjadi pelopor kesalamatan berlalu lintas. Maka dari itu kemarin, Polres Kudus bersama jajaran forkopimda dan masyarakat melakukan deklarasi tertib berlalu lintas.

”Selain bisa tertib utnuk berlalu lintas, deklarasi ini kami harapkan bisa menurunkan angka kecelakaan lalu lintas yang saat ini masih didominasi oleh kaum milenial,” katanya.

Dalam acara tersebut, Saptono juga mengaku sengaja menggandeng komunitas motor di Kudus untuk turut memeriahkan acara. Tak hanya sekadar itu, komunitas motor tersebut juga diharapakan bisa menjadi turut figur bagi masyarakat dalam berkendara.

”Komunitas motor ini kami harap bisa jadi pelopor untuk tertib berkendara. Sehingga bisa jadi figur bagi masyarakat,” imbuhnya.

Kapolres dengan tegas melarang anak di bawah umur untuk berkendara. Selain secara autran memang tidak diperbolehkan, kontrol emosi dan etika  juga bisa membahayakan pengendara lainnya. ”Kebanyakan anak usia tersebut ketika diijinkan untuk berkendara oleh orang tuanya, etika dan sopan satun dan respek mereka di jalan kurang. Dan memang tidak boleh karena mereka tidak memiliki SIM,” katanya.

Bupati Kudus Muhammad Tamzil, berharap acara ini bisa benar-benar tepat sasaran. Sehingga angka kecelakaan di Kudus bisa berkurang. Tertib berlalu lintas menurutnya, menjadi sangat penting untuk keselamatan diri dan pengendara lain. ”Pemkab Kudus juga terus berupaya melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah, hingga ke tingkat desa,” katanya.

Acara yang didukung penuh oleh PT. Nojorono ini juga turut menghadirkan hiburan lainnya bagi masyarakat Kudus. Band kenamaan asal Jakarta bernama Souljah semakin menambah kesemarakan acara puncak Milenial Road Safety Festival Kudus. Selian itu juga menghadirkan band pendukung Astroboy, Sumory komunitas motor, marching band dari SMK Wisuda Karya, flash mob, hingga aksi free style.

(ks/daf/mal/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia