Kamis, 21 Mar 2019
radarkudus
icon featured
Kudus

Nekat Ngeblong saat Macet, Polantas Paksa Pengendara Putar Balik

Imbas Pembangunan Jembatan Tanggulangin

14 Maret 2019, 13: 18: 57 WIB | editor : Ali Mustofa

MACET PARAH: Beberapa pengendara nekat ngeblong melawan arus saat kemacetan di Tanggulangin Kudus kemarin. Itu imbas pembangunan jembatan itu.

MACET PARAH: Beberapa pengendara nekat ngeblong melawan arus saat kemacetan di Tanggulangin Kudus kemarin. Itu imbas pembangunan jembatan itu. (GALIH ERLAMBANG WIRADINATA/Radar Kudus)

KUDUS – Kemacetan parah terjadi di jalan sekitar pembangunan Jembatan Tanggulangin C kemarin. Bahkan pengendara dari Demak ke Kudus nekat masuk ke jalur sisi timur yang merupakan jalur Kudus ke Semarang. Polisi lalu lintas memaksa para pengeblong itu putar balik kembali ke jalur seharusnya.

Pantauan Jawa Pos Radar Kudus di depan Pasar Karanganyar, Demak, bus dan mobil nekat masuk ke jalur sisi timur atau berlawanan arah. Sehingga melawan arus kendaraan yang akan menuju Kudus ke Semarang. Didapati bus Shantika bernomor polisi K 1557 CB nekat ngeblong masuk ke sisi sebelah timur jalan. Bus itu mulai ngeblong dari depan SD 1 Karanganyar.

Tak hanya itu, pengguna jalan di belakang bus juga ikut ngeblong mengikuti bus Shantika. Imbasnya lalu lintas dari Kudus menuju Semarang macet. Pengguna jalan yang ngeblong tersebut melakukannya hingga di depan SPBU Karanganyar. Mereka ngeblong memanfaatkan bahu jalan yang lengang.

Rudi salah satu warga setempat mengatakan, pengguna jalan sering ngeblong tersebut. Mereka nekat melakukan tindakan itu karena tak sabar menunggu arus lalu lintas yang macet. Bahkan tindakan itu dilakukan berulang kali. 

Rudi juga mengecam tindakan tersebut. Karena akan menambah kemacetan kian memanjang. ”Berulang kali mereka ngeblong. Tindakan itu dilakukan karena tak ada polisi yang bertugas,” katanya.

Kanit Satlantas Polres Demak Setyo mengatakan, pihaknya juga sering menjumpai pelanggaran dari pengendara. Mereka nekat masuk ke lajur timur. Setyo sudah melakukan penilangan bagi pengguna jalan yang melanggar lalu lintas. Tak hanya itu, ia juga meminta pengguna jalan antre sampai penggalan ujung jalan. Tindakan itu agar pengguna jalan merasa jera.

”Kami kenakan tilang bagi yang melanggar. Serta menyuruh mereka yang melanggar untuk atret (kembali ke jalur seharusnya, Red),” katanya.

Sementara itu kondisi lalu lintas pada pukul 19.00 masih terpantau macet. Dari arah Demak maupun dari arah Kudus. Dari arah Kudus menuju Demak kemacetan terjadi hingga Proliman Tanjung. Sedangkan dari arah Demak menuju Kudus kemacetan hingga SD 1 Karanganyar ke selatan. (gal)

(ks/zen/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia