Rabu, 24 Apr 2019
radarkudus
icon featured
Pati

Sewa Kos untuk Simpan Perempuan dan Miras, Dua Pasangan Mesum Diciduk

13 Maret 2019, 15: 32: 04 WIB | editor : Ali Mustofa

DIAMANKAN: Petugas mengamankan pasangan tak resmi dan barang bukti miras milik penghuni kos di Kecamatan Margorejo kemarin.

DIAMANKAN: Petugas mengamankan pasangan tak resmi dan barang bukti miras milik penghuni kos di Kecamatan Margorejo kemarin. (DOK POLSEK MARGOREJO)

MARGOREJO – Razia kos-kosan di wilayah hukum Margorejo terus digencarkan Polsek Margorejo pada razia kemarin siang. Petugas mengamankan dua pasang tak resmi yang berada di dalam kamar kos. Petugas juga mengamankan puluhan miras yang akan dijual oleh penghuni kos.

Kegiatan kepolisian yang ditingkatkan itu menyasar kos di wilayah Kecamatan Margorejo. Petugas menyasar salah satu kos di Desa/Kecamatan Margorejo. Razia dilaksanakan pukul 10.00 menyasar kos milik Sahlan. Saat petugas datang dan menggeledah kos-kosan tersebut, ada dua pasang yang tak resmi berada di dalam kos.

Dua pasangan tak resmi tersebut tak bisa membuktikan buku nikah. Selain itu, identitas KTP milik pelaku yang disita petugas alamatnya berbeda dan bukan pasangan suami istri. Mereka tengah berduaan berada di dalam kamar kos. Selain memergoki dua pasangan tak resmi, petugas juga menyita miras dari salah satu pelaku, Karmi, warga Pati.

Pelaku itu menyewa kos dengan modus menyimpan perempuan dan miras yang akan dijual. Polisi menyita 48 botol miras jenis congyang di sepeda motor milik pelaku yang diparkir di depan kamar kos pelaku. Petugas langsung mengamankan para pelaku ke Mapolsek Margorejo.

“Dua pasang yang kami temukan di dalam kamar kos diberikan pembinaan. Sementara pemilik miras kami akan proses dengan tindak pidana ringan (tipiring),” tegas Kapolres Pati AKBP Jon Wesly Arianto melalui Kapolsek Margorejo AKP Endah Setianingsih kemarin.

Endah mengatakan, operasi itu untuk mengantisipasi penyakit masyarakat khususnya praktik prostitusi terselubung di wilayah hukum Polsek Margorejo. Ia terus melakukan operasi kos-kosan supaya tak ada penyalahgunaan kos. Selain dibina, pelaku juga menandatangani surat pernyataan untuk tak menyalahgunakan kos lagi.

“Banyak yang menyalahgunakan kos di wilayah Margorejo. Kami berharap dengan gencarnya operasi ini, tidak ada penyalahgunaan kos lagi,” jelasnya.

(ks/put/him/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia