Kamis, 21 Mar 2019
radarkudus
icon featured
Pendidikan

Meretas Asa Mendulang Prestasi melalui PILAH

13 Maret 2019, 09: 50: 09 WIB | editor : Ali Mustofa

Vivi Nur Azizah, S.Sn.; Guru Multimedia SMK Negeri 1 Purwodadi

Vivi Nur Azizah, S.Sn.; Guru Multimedia SMK Negeri 1 Purwodadi (Dok. Pribadi)

KEBUTUHAN dan tantangan dunia kerja semakin kompleks. Menuntut tenaga kerja sebagai sumber daya manusia harus mampu berkompetisi. Bekal kompetensi profesional sangat dibutuhkan.

Pendidikan di bangku sekolah dan perguruan tinggi diharapkan mampu melahirkan generasi bangsa berkarakter kuat, terampil, kreatif, inovatif, imajinatif, dan peka. Kemampuan itu tentu dalam hal kearifan lokal dan technoprenership.

Guru salah satu komponen sangat penting di dunia pendidikan. Karena guru jadi salah satu variabel peningkatan SDM.

Lalu bagaimana mengelola proses pembelajaran yang sesuai dengan tujuan yang akan dicapai. Salah satu langkah nyata yaitu menumbuhkan jiwa kompetisi yang sehat, melatih berpikir kritis, mengembangkan karakter, dan membentuk insan berjiwa kompetitif. Sesuai kebutuhan era global ini.

Guru juga harus mampu meningkatkan citra dan kualitas sekolah di mata publik. Salah satu caranya mengikutkan peserta didik dalam berbagai ajang lomba kompetensi.

Meretas Asa Mendulang Prestasi melalui PILAH salah satu upaya penulis memberikan pelayanan prima dan semaksimal mungkin kepada peserta didik. Tujuannya menghantarkan mereka mencapai hasil yang diharapkan.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) kata pilah berarti memisah, membagi. Dapat juga diartikan memilih untuk disendirikan.

Seperti halnya arti kata pilah strategi “PILAH” yang dimaksud yaitu tahapan pembelajaran berbasis kompetensi maupun mengikuti pendidikan atau pelatihan tertentu dengan langkah kerja sebagai berikut. P merupakan (p)emberian informasi kepada peserta didik. Biasanya didapatkan dari undangan yang ditujukan ke sekolah setelah didisposisikan kepada guru pembimbing. Itu dapat diinformasikan saat pembelajaran di kelas maupun papan informasi.

Huruf I merupakan seleks(i) dan persiapan untuk menjaring bakat dan minat yang telah dimiliki peserta didik sebelumnya. Di mana peserta didik yang dipilih adalah peserta didik yang memiliki keunggulan kompetensi teori dan praktik sesuai bidang lomba yang diikuti.

Kemudian L proses (l)atihan khusus dan terprogram guna pemantapan peserta sebelum mengikuti lomba dilakukan secara intensif setidaknya setiap hari disempatkan untuk pertemuan sesuai dengan target yang telah dijadwalkan.

A (a)ntar dan dampingi pada saat perlombaan berlangsung.Karena guru bukan hanya sebagai pembimbing melainkan tim solid dari awal hingga akhir. Itu untuk menjaga kondisi fisik maupun psikologis pengarah saat kebingungan, dan menyusun strategi menghadapi lawan.

Terakhir H merupakan (h)asil dan evaluasi setelah lomba berlangsung. Itu untuk mengetahui pencapaian yang telah didapat selama ini dimana puncak dari sebuah lomba adalah pengumuman.

Hasil yang diperoleh para peserta didik yang berprestasi berupa piala, sertifikat dan hadiah lainnya. Sekolah memberikan penghargaan berupa beasiswa bebas SPP sesuai ketentuan dimaksudkan untuk memacu semangat para peserta didik untuk terus beprestasi.

Prestasi yang telah diraih oleh peserta didik berpengaruh besar terhadap citra sekolah dan memacu siswa untuk menunjukkan performa yang terbaik. Di antara hasil yang pernah penulis bimbing sebagai berikut. Juara 1 Telkomsel Branding Competition Branch Semarang 2011. Juara harapan Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK XXI mata lomba Graphic Design Technology Jawa Tengah 2012. Juara 2 Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK XXII mata lomba Graphic Design Technology Jawa Tengah 2013. Juara 1 Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK XXIV mata lomba Graphic Design Technology Jawa Tengah 2015. Juara 1 Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK mata lomba Graphic Design Technology Kabupaten Grobogan 2016. Juara 2 Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK XXIV mata lomba Graphic Design Technology Nasional 2017. Juara 3 Lomba Animasi Nasional D’Animatic Dinus 2017 dan Juara 1 Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK mata lomba Graphic Design Technology Kabupaten Grobogan 2018. Hasil yang pernah penulis capai menjadi guru selama delapan tahun di SMK Negeri 1 Purwodadi adalah pernah menjadi juara II Lomba Keahlian Guru SMK Tingkat Nasional tahun 2017.

Keberhasilan “Meretas Asa Medulang Prestasi Melalui PILAH” selama ini mampu meningkatkan kompetensi dan karakter peserta didik. Terlebih lagi mendongkrak popularitas sekolah dan memotivasi semua siswa untuk terus berprestasi dalam segala bidang. Menjadi seorang guru bukanlah hal yang mudah, meraih segala sesuatu butuh perjuangan di mana di dalam perjuangan pasti akan ada pengorbanan yang luar biasa yang harus direlakan. Pikiran, tenaga, waktu, materi dan sebagainya. Semangat berkarya dan berinovasi untuk guru dimanapun kami mengabdi untuk selalu mencerdaskan anak bangsa. (*)

(ks/zen/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia